<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Interaksi sosial by KENNETH REINHART JOACHIM</title>
      <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-08-21 07:12:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-08-24 07:24:20 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Pengertian Interaksi </title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667248441</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="http://sites.psu.edu/siowfa15/wp-content/uploads/sites/29639/2015/09/handshake.jpg" />
         <pubDate>2023-08-21 07:17:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667248441</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667251231</link>
         <description><![CDATA[<div>Interaksi sosial merupakan suatu kejadian yang melibatkan dua orang atau lebih dan terjalin hubungan saling mempengaruhi satu sama lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-21 07:20:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667251231</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ciri-ciri interaksi sosial</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667253886</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>Terdapat pelaku yang lebih dari satu orang.</li><li>Terdapat suatu proses komunikasi yang dilakukan  secara lisan maupun isyarat.</li><li>Terdapat dimensi waktu </li><li>Memiliki maksud dan tujuan-tujuan tertentu.</li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://saintif.com/wp-content/uploads/2020/07/contoh-interakasi-sosial.png" />
         <pubDate>2023-08-21 07:23:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667253886</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Faktor pendorong interaksi sosial</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667275339</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Imitasi yaitu <strong>meniru perilaku orang lain</strong>.<br>&nbsp; Contoh: justin meniru gaya selebrasi ronaldo<br>2.Identifikasi yaitu <strong>dorongan untuk menjadi identik (sama) dengan orang lain</strong>. <br>&nbsp; &nbsp;Contoh: Odoh melakukan operasi plastik untuk menjadi&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;mirip barbie<br>3.Sugesti<br>4.Simpati yaitu <strong>rasa peduli pada seseorang dengan cara membayangkan </strong>rasanya berada di posisi orang yang dikasihani<strong><br>&nbsp; &nbsp; </strong>Contoh: Mengucapakan rasa berbelasungkawa pada orang yang sedang berduka</div><div><strong><br>5.Empati sama dengan simpati namun bedanya </strong>&nbsp;Empati tidak hanya membayangkan rasanya berada di posisi orang yang dikasihani, namun turut ikut merasakan perasaan yang sedang orang tersebut alami.<br>&nbsp; &nbsp;Contoh: Merasakan perasaan sedih ketika teman gagal dalam ujian sekolah dan mengajarkannya agar tidak kembali gagal</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.nesabamedia.com/wp-content/uploads/2019/10/Faktor-Pendorong-Interaksi-Sosial.jpg" />
         <pubDate>2023-08-21 07:47:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2667275339</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Interaksi sosial disasosiatif</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669616439</link>
         <description><![CDATA[<div>Bentuk interaksi sosial yang terjadi akibat adanya proses diasosiasi meliputi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kompetisi"><strong>persaingan</strong></a><strong>, </strong><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kontravensi"><strong>kontravens</strong>i</a>, dan <strong>pertentangan</strong><br><br><strong>A. Persaingan:</strong> merupakan usaha untuk mencapai tujuan dengan cara menentang pihak lawan tanpa disertai ancaman dan kekerasan. Contoh, persaingan untuk mendapat peringkat pertama di kelas.&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>B. Kontravensi:</strong> merupakan proses sosial yang berada diantara persaingan dan konflik, yakni perasaan tidak suka yang disembunyikan. Contoh, fitnah.</div><div><br></div><div><strong>C. Conflict/pertentangan:</strong> merupakan upaya mencapai&nbsp; tujuan dengan cara menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan. Contoh, perkelahian antarteman.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://2.bp.blogspot.com/-5nPL8V5h21U/VrWfsZdZt_I/AAAAAAAAAcM/OmaFKWLR-JI/s1600/Pengertian%2BProses%2BInteraksi%2BSosial%2BDisosiatif.jpg" />
         <pubDate>2023-08-23 04:08:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669616439</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Interaksi sosial asosiatif</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669621420</link>
         <description><![CDATA[<div>Bentuk interaksi sosial yang terjadi akibat adanya proses <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Asosiasi">asosiasi</a> meliputi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kerja_sama">kerja sama</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Akomodasi">akomodasi</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Asimilasi_(sosial)">asimilasi</a> berikut penjelasan dan contohnya<br><strong>A. Kerja sama (cooperation)</strong></div><div>Merupakan&nbsp; usaha individu maupun kelompok untuk mencapai&nbsp; tujuan bersama. Contoh, gotong royong.&nbsp;</div><div><br><strong>B</strong>.<strong>Akomodasi (upaya untuk meredakan konflik)</strong></div><div><strong>Koersi:</strong> cara meredakan konflik yang dipaksakan secara fisik dan psikologis oleh salah satu pihak yang lebih kuat . Contoh, perbudakan. <br><strong>Kompromi:</strong> cara meredakan konflik melalui kedua belah pihak agar tercapai suatu penyelesaian. Contoh, pihak A dan pihak B melakukan kesepakatan untuk menyelesaikan konflik. <br><strong>Arbitrasi:</strong> cara meredakan konflik melalui pihak ketiga yang dipilh oleh kedua belah pihak dan pihak ketiga mempunyai kemampuan untuk memutuskan penyelesaian konflik. Contoh, penyelesaian konflik melalui pengadilan. <br><strong>Mediasi:</strong> cara meredakan konflik melalui pihak ketiga, namun pihak ketiga netral dan hanya sebagai penasihat saja. Contoh, guru menjadi mediator ketika dua siswa berkonflik.<br><strong>Konsiliasi</strong>: cara meredakan konflik dengan mempertemukan keinginan&nbsp; pihak yang bertikai untuk mencapai kesepakatan. Contoh, dua warga yang berkonflik menunjuk RT sebagai konsiliatornya. <br><strong>Toleransi</strong>: cara meredakan konflik dengan saling menghormati .<br><strong>Stalemate</strong>: penyelesaian konflik dimana pihak-pihak yang bertikai berada pada kekuatan yang seimbang sehingga akhirnya pertikaian berhenti pada titik tertentu. <br><strong>Ajudikasi</strong>: cara meredakan konflik melalui pengadilan. Contoh, kasus pencurian.<br><strong>Gencatan senjata</strong>: cara meredakan konflik dengan penangguhan permusuhan untuk jangka waktu tertentu. Contoh, gencatan senjata antara Israel dan Palestina <br><br><strong>C. Asimilasi:</strong> percampuran dua atau lebih unsur kebudayaan yang berbeda menjadi kebudayaan baru, namun ciri khas kebudayaan masing-masing hilang/pudar. Contoh, pernikahan beda etnis.&nbsp;</div><div><br><strong>D. Akulturasi: </strong>percampuran dua atau lebih unsur kebudayaan yang berbeda menjadi kebudayaan baru , namun ciri khas kebudayaan masing-masing masih kelihatan. Contoh, candi Borobudur dari agama Budha dan kebudayaan Magelang.</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://i.ytimg.com/vi/9ETa1yAAmrY/hqdefault.jpg" />
         <pubDate>2023-08-23 04:14:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669621420</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kontak sosial</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669629094</link>
         <description><![CDATA[<div><em>Kontak positif</em>: kontak yang mengarah pada integrasi/kerjasama</div><div><em>Kontak negatif</em> : kontak yang mengarah pada pertentangan/konflik/disintegrasi</div><div><br></div><div><em>Kontak primer</em> : interaksi yang terjadi bila para&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;peserta interaksi bertemumuka ( contoh: Guru menasehati murid di kelas)</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-23 04:23:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669629094</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kontak skunder: Bila interaksi melalui perantara</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669634591</link>
         <description><![CDATA[<div><em>- Kontak skunder langsung</em> ( contoh: Budi sedang meeting dengan mawar</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i.pinimg.com/originals/7e/fb/24/7efb2477230e858029ff472096deba36.jpg" />
         <pubDate>2023-08-23 04:30:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669634591</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kontak skunder: Bila interaksi melalui perantara</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669640626</link>
         <description><![CDATA[<div><em>- Kontak skunder tidak langsung</em> ( Contoh: ibu sarah menginformasikan Jadwal les melalui Sreng )</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-23 04:33:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669640626</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Syarat terjadinya interaksi sosial</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669643852</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Kontak sosial<br>2.Komunikasi</div>]]></description>
         <enclosure url="https://image.freepik.com/free-photo/students-chatting-in-the-classroom_1098-2844.jpg" />
         <pubDate>2023-08-23 04:37:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669643852</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tahap penting komunikasi</title>
         <author>kennethjoachim2110</author>
         <link>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669653492</link>
         <description><![CDATA[<div>. Encoding:&nbsp;</div><div>&nbsp;pada tahap ini gagasan/program yang akan disampaikan diwujudkan dalam bentuk kalimat atau gambar.</div><div>&nbsp;2. Penyampaian</div><div>&nbsp;gagasan/program yang sudah diwujudkan dalam kata-kata atau gambar disampaikan.</div><div>3. Decoding</div><div>&nbsp;proses mencerna dan memahami kalimat atau gambar menurut pengalaman yang dimiliki.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://1.bp.blogspot.com/-iF0AAWdjjcU/XYtQJLg4fdI/AAAAAAAAByY/xNwEevvF9qUeHCzf_CKFLoMlKEl3fJNgwCLcBGAsYHQ/s1600/Jalur%2BProses%2Bkomunikasi.png" />
         <pubDate>2023-08-23 04:47:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kennethjoachim2110/agosqdczflcyhj5m/wish/2669653492</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
