<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>kelompok 1 Sejarah by Annisa Rahmi</title>
      <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa</link>
      <description>Kelompok :
- Afifah Nayla Ramadhani
- Ainur Ridho Muharram
- Annisa Rahmi
- Dian Aisyah
- Divana Claudya Azzahra
- Fadhilla Nur Zahra</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-08 04:38:37 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-06 13:49:49 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Sejarah Agama Hindu</title>
         <author>annisarahmi141428</author>
         <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726449794</link>
         <description><![CDATA[<div>Agama hindu muncul di india sekitar tahun 3192 SM sampai 1300 SM. Agama ini tumbuh bersama kehadiran bangsa Arya yang mendesak kehadiran bangsa Dravida. Terjadilah percampuran budaya dari kedua bangsa tersebut sehingga menghasilkan kebudayaan hindu. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://images.fineartamerica.com/images-medium-large-5/trimurti-three-forms-in-sanskrit-everett.jpg" />
         <pubDate>2021-09-09 01:06:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726449794</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perkembangan agama hindu di India</title>
         <author>annisarahmi141428</author>
         <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726471227</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan agama hindu di India dibagi menjadi empat fase :<br>1. Zaman Weda (1500 SM)<br>Zaman ini dimulai ketika bangsa Arya berada di Punjab di lembah Sungai Sindhu,<br>sekitar 2500-1500 SM. Bangsa Arya telah memiliki peradaban tinggi, yang mereka anggap sebagai penguasa alam semesta mereka sebut Trimurti, terdiri<br>dari Brahma (pencipta alam), Wisnu (pernellhara alam), dan Siwa. Munculnya kitab weda.<br><br>2. Zaman Brahmana (1000-750 SM)<br>Pada zaman ini, kekuasaan kaum brahmana amat besar dalam kehidupan keagamaan. Mulai disusun tata cara upacara keagamaan yang teratur dalam sesuatu yang kemudian disebut Kitab Brahmana, namun weda masih menjadi pedoman tata cara upacara agama ini.<br><br>3. Zaman Upanisad (750-500 SM)<br>Zaman ini adalah zaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama, yaitu zaman orang berfilsafat atas<br>dasar Weda.<br><br>4. Zaman Buddha (500 SM-300 M)<br>Putra Raja Suddhodana yang bernama Siddharta menafsirkan Weda dari sudut logika dan mengembangkan sistem yoga dan semadhi sebagai jalan untuk mendekatkan diri dengan Tuhan.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://1.bp.blogspot.com/-oOYWnf5oDXM/UBtbM_wxqLI/AAAAAAAABQc/opF4fwJHg5Q/s1600/rigweda.jpg" />
         <pubDate>2021-09-09 01:14:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726471227</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kasta Hindu-Budha </title>
         <author>dianasiah874</author>
         <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726541454</link>
         <description><![CDATA[<div>Kasta terbagi menjadi 4 yaitu kasta Brahmana, kasta ksatria, kasta waisya, kasta sudra. <br><strong>1. Kasta Brahmana<br></strong>Kasta Brahmana adalah kasta tertinggi, kaum brahmana bertugas menjalankan upacara upacara keagamaan. <br><br><strong>2. kasta ksatria<br></strong>Kasta ksatria adalah kasta yang bertugas menjalankan perintah, seperti:raja,bangsawan,dll.<br><br><strong>3.kasta waisya<br></strong>Kasta waisya adalah kasta dari rakyat biasa yaitu, petani dan pedagang.&nbsp;<br><br><strong>4.kasta sudra<br></strong>Kasta sudra adalah kasta dari golongan hamba sahya dan para budak.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://3.bp.blogspot.com/-4RNkkM75aAM/WD7ito2F8YI/AAAAAAAAHzU/bnSrAMPWEggcVfI7XvAcOdFTMioZFCs9gCLcB/s1600/Kasta+dalam+agama+Hindu.JPG" />
         <pubDate>2021-09-09 01:40:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726541454</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teori Masuknya Hindu-Buddha ke Indonesia</title>
         <author>fadhilanurzahra</author>
         <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726571789</link>
         <description><![CDATA[<div><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Indonesia&nbsp; memiliki jalur perlayaran yang sangat strategis berhubungan dengan bagian Barat dan Timur, Indonesia juga termasuk ke jalur perdagangan yang strategis. Pertama kali Indonesia dan India bertemu adalah pada 1 M. Dengan masuknya banyak pelayaran tidak bisa dihindari adanya pengenalan budaya, agama, dan bahasa-bahasa dari negara lain. Berikut adalah beberapa Teori bagaimana masuknya Agama dan kebudayaan Hindu-Buddha.<br><br>1. Teori Waisya<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; oleh N.J.Krom, datangnya India ke Indonesia adalah melalui jalur perdagangan. Mereka tinggal di Indonesia bahkan sampai ada yang menikah dengan orang Indonesia. Dengan itu mereka aktif melakukan hubungan sosial baik dengan masyarakat umum maupun kepala desa, dengan itu mereka menyebarkan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Teori ini diragukan karena kebudayaan Hindu banyak terdapat di wilayah pedalaman Indonesia sedangkan jika mereka melakukan melewati jalur perlayaran meskinya harus terdapat di wilayah wilayah perdagangan seperti di pelabuhan maupun pusat kota&nbsp;<br><br>2. Teori Kesatria<br>&nbsp; &nbsp; oleh F.D.K Bosch, pada masa lampau India sering terjadi peperangan antar golongan. Banyak prajurit yang kalah ataupun jenuh memilih untuk meninggalkan India, dan salah satu tujuan mereka setelah meinggalkan India adalah Indonesia. Dengan begini terjadilah penyebaran budaya dan agama hindu di Indonesian. Tidak adanya bukti tertulis menjadi kelemahan dari teori ini.<br><br>3. Teori Brahmana<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; oleh J.C van Leur, para Brahmana datang ke Indonesia karena undangan dari pemimpin suku dalam rangka melegitimasi kekuasaan mereka sehingga setaraf dengan raja raja di India. Adanya teori ini dikarenakan adanya sisa sisa peninggalan kerajaan kerajaan bercorak Hindu di Indonesia, banyak ditemuka prastasi berbahasa Sanskerta dan huruf Pallawa. Prasasti seperti itu hanya di temukan di kitab suci Weda dan golongan Brahmana saja yang mengerti dan menguasainya. Ini masih di ragukan kebenarannya di karenakan para pendeta Hindu pantang menyebrangi lautan.<br><br>4. Teori Arus Balik<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; oleh G. Coedes, Indonesia mempunyai kepentingan dan datang ke India, seperti mempelajari agama Hindu dan Buddha. Habis dari India mereka membawa pengetahuan dan kebudayaan yang mereka temui dan dengan di India. Teori ini masih memerlukan lebih banyak bukti untuk memeperkuat kebenarannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1328335151/becf471810c219c81ba6b624c2619d9c/padlet_image_picker_file_1b670258_cdec_4d50_94d6_de047c257e2e.png" />
         <pubDate>2021-09-09 01:51:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726571789</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ainurmuharam7</author>
         <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726647806</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>teori yang paling kuat dan lemah <br><br></strong>teori yang paling kuat adalah teori waisya ? Dikarenakan pada teori tersebut memiliki<br>sebuah teori yang dapat dianggap paling relevan<br>dengan struktur yang terjadi pada Indonesia masa lalu.<br>Dikarenakan Indonesia pada masa lalu lebih sering<br>terjadi perdagangan yang dimana apabila dilakuka<br>sebuah perdagangaan, maka perdagangan tersebut<br>akan berjalan dalam waktu cukup lama dikarenakan<br>apabila pedagang tersebut menggunakan mata angin<br>untuk kembali ke negaranya, maka diperlukan waktu<br>sekitar kurang lebih 6 bulan untuk kembali.<br><br>teori yang paling lemah&nbsp;adalah&nbsp;teori ksatria? karena tidak ada bukti kolonialisasi antara indonesia dengan india dan tidak ditemukan peninggalan dan bukti bahwa kerajaan di indonesia ditaklukan oleh&nbsp;ksatria india&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-09 02:20:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726647806</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Agama Buddha</title>
         <author>afifahnayila</author>
         <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726854285</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Agama Buddha lahir ketika Siddartha Gautama sedang beristirahat di bawah pohon bodhi dan mendapatkan Pencerahan (Kesadaran Sempurna).&nbsp;<br>Buddha menemukan bahwa hidup ini adalah penderitaan (ketidakpuasan). Penderitaan atau pengalaman ketidakpuasan itu disebabkan oleh nafsu keinginan (keserakahan), ketidaksukaan (kebencian), dan kebodohan (kegelapan, kurangnya kebijaksanaan). Ada keadaan damai, yakni tidak ada penderitaan atau pengalaman ketidakpuasan, yang disebut Pencerahan atau Nirwana. Melalui Pencerahan, manusia bisa bebas dari penderitaan atau perasaan ketidakpuasan.<br><br>Namun, Pencerahan itu dapat dicapai hanya dengan melakukan dan menghayati delapan jalan mulia (delapan jalan kebenaran), yaitu Pandangan Benar, Pikiran Benar, Ucapan Benar, Perilaku Benar, Penghidupan Benar, Usaha Benar, Perhatian Benar, dan Konsentrasi Benar.&nbsp;<br>Sepeninggal Buddha, para penganutnya menyebarkan ajarannya dan lahirlah agama Buddha dengan kitab sucinya, yakni Tripitaka. Agama ini berkembang sangat pesat di India di bawah Raja Ashoka.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://1.bp.blogspot.com/-TQpvtCNftYQ/VBl6Vh0YK7I/AAAAAAAAFf4/0AQGPBxynPg/s1600/Candi+Borobudur2.jpg" />
         <pubDate>2021-09-09 03:41:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1726854285</guid>
      </item>
      <item>
         <title>8 Jalan Kebenaran Ajaran Buddha.                         1.Pengertian Benar (samma-ditthi). 2.Pikiran Benar (samma-sankappa)3.Ucapan Benar (samma-vaca)4.Perbuatan Benar (samma-kammanta)5.Pencaharian Benar (samma-ajiva)6.Daya-upaya Benar (samma-vayama)7.Perhatian Benar (samma-sati)8.Konsentrasi Benar (samma-samadhi)</title>
         <author>divanaclaudya</author>
         <link>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1729398749</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-09 23:49:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/annisarahmi141428/afsl3zwqv5ppq1sa/wish/1729398749</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
