<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Pertemuan ke 2 IPS-02 by Si nyamin</title>
      <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-11-13 14:31:12 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-03-25 02:54:10 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Fatwa Chulaidar Rasyidi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442626</link>
         <description><![CDATA[<div>Guru tidak hanya melatih kecerdasan pada siswa. Namun, guru juga mendidik siswa untuk melatih budi pekerti luhur agar dapat hidup dan bersosialiasi dengan orang lain. Dalam menanamkan budi pekerti luhur, keluargalah yang memiliki peran dalam menanamkan sifat budi pekerti luhur kepada anaknya. Sedangkan, sekolah memiliki peran dalam membentuk budi pekerti luhur tersebut</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:12:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442626</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ega Ode Ariyanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442698</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut KHD: Keluarga tempat utama melatih karakter kecerdasan budi pekerti anak. Kemudian guru membantu siswa dalam menemukan kecerdasan budi pekerti.<br>Budi pekerti atau watak merupakan kodrat manusia.<br>Mulai dari meniru orang disekitar dan kemudian mengenal tulisan anak akan mengembangkan apa yang telah ia pelajari.<br>Adapun watak peserta didik juga bermacam-macam. Misalnya: peserta didik belum mampu membaca dan menulis harus didampingi guru dan diberikan pengertian bahwa membaca dan menulis merupakan hal yang penting.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:12:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442698</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MUHAMMAD FATHURRIJAL AZIZ</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442753</link>
         <description><![CDATA[<div>dalam video tersebut di jelaskan mengenai sebuah permasalahan dimana ada salah sat siswa yang merasa pandai sendiri dalam kelompoknya sehingga tidak mau bekerja dengan teman kelompok lain. hal tersebut terjadi karena dalam pembelajaran hanya terfokuskan pada pemberian pengetahuan kognitif saja, tanpa diimbangi dengan pemeberian budi pekerti pada siswa.&nbsp;<br>budi pekerti sendiri merupakan hasil dari gabungan dari kognitif dan afektif sehingga menghasilkan psikomotorik. sehingga peserta didik ketika sudah dibekali budi pekerti, mereka akan merasakan kegelisahan ketika mereka melihat ketidak jujuran.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442753</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Astin Nur Afiani </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442914</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada&nbsp;video tersebut dapat dipahami bahwa lingkungan keluarga merupakan komponen utama dalam membentuk sikap atau Budi pekerti siswa yang positif karena keluarga merupakan lingkungan yang bersinggungan langsung dengan siswa. Selain dari itu perlu ada dukungan mungkin muncul dari guru sehingga antara lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah saling bersinergi untuk menciptakan karakter positif yang benar-benar tertanam pada siswa.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>muhammad chusaini alfin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442916</link>
         <description><![CDATA[<div>Medidik dan melatih kecerdasan budi pekerti, implementasi siswa yang mengikuti lomba cerdas cermat, kurang kolaborasi antar kelompok dan cenderung individualis sebagai perpaduan antara cipta kognitif dan rasa afektif sehingga menghasilkan karsa psikomotorik. Wawasan kejujuran perasaan gelisah afektif, dan menghasilkan watak budi pekerti jujur psikomotorik. Bagian biologis adalah rasa. Intelegible seperti daya serap peserta didik.&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>Khd menjelaskan keluarga adalah tempat utama yang paling baik dalam melatih watak murid/ sebagai penyempurna budi pekerti anak. Sedangkan sekolah berfungsi untuk membantu membetuk budi pekerti murid. Murid bisa menumbuhkan cara berpikir sesuai dengan ajaran kita sebagai pendidik dengan demikian pendidik juga berperan penting dalam pengembangan budi pekerti anak.</div><div>Dengan tuntunan dan dampingan yang tepat kitab isa mengupayakan mengembangkan kecerdasan peserta didik. Dengan memahami kodrat anak sebagai individu kita sebagai pendidik harus mengembangkan potensinya peserta didik khususnya dalam kecerdasan budi pekerti..&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442916</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Winda Fajriana </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442943</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442943</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dita Famela Aisyiyah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442952</link>
         <description><![CDATA[<div>sebagai pendidik kita harus dapat mendidik dan melatih kecerdasan budi pekerti. bagimana kita dapat menumbuhkan jiwa empati, mengerti satu sama lain terhadap sesama. dalam menumbukan budi pekerti kita juga harus mengaitkan dengan intellegibel dengan budi pekerti siswa. kita harus dpat menumbuhkan menggali kecerdasan budi pekerti pada peserta diidk agar bisa menjadi manusia yang baik dan mengerti. untuk menumbuhkan watak budi pekerti keluarga adalah sebagai poin utama. karena didalam keluarga kita diajarkan semua hal dari awal sebagai pembentuk karakter kita. kita sebagai guru tidak hanya mengajarkan tentang kognitif saja melainkan kita juga harus bisa menumbuhkan dari segi afektif dan psikomotorik merekaa. agar mereka dapat hidup bermasyrakat dengan baik dan bijak</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395442952</guid>
      </item>
      <item>
         <title>FEBTY ANDINI DWI ROSITA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443027</link>
         <description><![CDATA[<div>Guru tidak boleh fokus akademik saja, namun penerapan budi pekerti juga penting agar peserta didik tidak menjadi individu yang sombong dan tidak mau menghargai orang lain. Selain lingkungan sekolah, lingkungan keluarga juga berperan penting dalam pemberian pendidikan berbudi pekerti yang baik. Dengan penerapan budi pekerti yang baik harapannya peserta didik mampu merefleksikan dirinya menjadi individu yang santun dan menghargai orang lain serta mampu mengembangkan dirinya sesuai potensi, bakat, dan minat yang dimilikinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443027</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. LATIF RINALDI ATKAN S.A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443123</link>
         <description><![CDATA[<div>Mendidik dan melatih budi pekerti dalam gagasan pendidiakan Ki Hajar Dewantara.&nbsp;<br>Definisi Budi Pekerti bulatnya Cipta/Kognitif, rasa/Afektif, dan Psikomotorik di mana setiap komponen saling memiliki relevansinya masing-masing.&nbsp;<br>Aspek Budi Pekerti juga dipengaruhi faktor biologis (Rasa) dan berhubungan fundamental dengan Intelegable (kemampuan menyerap pengetahuan).&nbsp;<br>semuanya bergantung pada pendidikan yang diberikan dan diakomodasi. Jenis Pendidikan ada 3 yaitu: Pendidikan formal, non formal, dan informal. pendidikan formal berada di sekolah ataupun institusi formil,. pendidikan non formal dari training atau kepelatihan skills, sedangkan pendidikan informal&nbsp; yaitu keluarga.<br>pembentukan karakter budi pekerti dapat maksimal jika modeling di dalam keluarga dibiasakan dan menjadi produk akhdi tengah masyarakat majemuk.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443123</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Achmad Zainollah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443128</link>
         <description><![CDATA[<div>Kecerdasan yang ditekankan pada pemikiran KHD berkenaan dengan kecerdasan budi pekerti, yakni kecerdasan yang memadukan cipta rasa dan karsa. Kecerdasan tersebut terbentuk dari keluarga sebagai laboratorium awal peserta didik.&nbsp;Guru betujuan untuk memunculkan watak atau kecerdasan budi pekerti tersebut dengan upaya menjadi fasilitator dalam menuntun peserta didik. Dalam upaya guru menjadi fasilitator sebagai upaya menuntun kodrat anak perlu memiliki rasa empati dan lebih mengenal peserta didik baik dari segi kebutuhan dan minat. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443128</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nafi Alin Burhannudin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443187</link>
         <description><![CDATA[<div>Mendidik dan melatih kecerdasan budi pekerti&nbsp;<br><br>Mendidik tidak hanya kognitif tapi perilaku rendah hati dan kerja sama. inilah yang dimaksud budi pekerti karena budi pekerti dari cipta, karsa dan karya maka watak dan budi pekerti dapat mencegah perilaku yang tidak baik yang tidak sesuai dengan perilaku di masyarakat.<br><br>Keluarga adalah tempat terbaik melatih dan menyempurnakan watak anak agar siap menjalani kehidupan di masyarakat<br>sedangkan sekolah membantu menemukan kecerdasan budi pekerti&nbsp;peserta didik<br><br>pengaruh keadaan lingkungan akan menentukan perilaku peserta didik karena peserta didik menggunakan indera untuk meniru perilaku di lingkungannya<br><br>salah satu cara membantu murid yang malu memberikan pendapat kita bisa membantunya dengan melatih dengan memahami kodat murid agar murid mampu berefleksi untuk mengenal dirinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443187</guid>
      </item>
      <item>
         <title>LINA VINKA KHARIMAH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443189</link>
         <description><![CDATA[<div>Mendidik dan melatih kecerdasan budi pekerti<br>Budi pekerti Menurut KHD<br>Budi pekerti : keluarga merupakan tempat utama dalam melatih karakter murid. Keluarga menjadi proses penyempurna menjadi sempurna, agar siap menjalani dimasyarakat<br>Kita sebagai pendidik ikut membantu murid menemukan budi pekerti dengan tuntunan<br>Menemani proses belajarnya, mendampinginya untuk menuntun budi pekerti<br>Tuntunan dan pendampingan yang tepat membuat murid mampu memahami dan memaknai pentingnya membaca,menulis,berhitung bagi dirinya<br>Murid perlu bisa merefleksikan tentang dirinya agar dapat memahami karakternya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443189</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rima Widyastuti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443224</link>
         <description><![CDATA[<div>seorang pendidik jangan berfokus pada penguatan penguasaan materi pada peserta didik, namun juga harus meningkatkan perilaku rendah hati dan kerja sama pada diri peserta didik. Dengan penanganan yang tepat. Seseorang yang memiliki budi pekerti, kemungkinan berbohongnya lebih kecil dibandingkan yang tidak memiliki budi pekerti. Keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan budi pekerti dari seseorang. Namun sebagai pendidik, kita juga turut membantu untuk membentuk budi pekerti seorang peserta didik. Seorang peserta didik dapat merubah watak atau karakternya dari lingkungan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443224</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Riko Febrianto </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443440</link>
         <description><![CDATA[<div>Modul mendidik dan melatih kecerdasan budi pekerti<br>contoh awal ibu guru handa mendaftarkan peserta didiknya untuk mengikuti perlombaan, namun salah satu peserta didiknya tidak mau berdiskusi dengan temannya sehingga dalam perlombaan mengalami kekalahan. Dari yang dilakukan oleh bu hana terlalu fokus lomba dan lupa mengajarkan perilaku rendah hati dan bekerja sama.<br>dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa kerjsama dan budi pekrti perku diterapkan dalam proses pendidikan.<br><br>terdapat 3 fokus dalam budi pekerti yakni<br>1. wawasan tentang kejujuran (kognitif)<br>2. persaan gelisah (afektif)<br>3. berprilaku jujur (psikomotorik)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443440</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CINDY SEPTIANA CHOIRUNNISA </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443526</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam video tersebut nampaknya pendidikan budi pekerti ini sudah mulai langka di telinga generasi baru bangsa kita karena memang pada saat ini sulit ditemukan dalam pembelajaran di sekolah- sekolah mulai tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. Walaupun sebenarnya masih ada atau diajarkan namun karena memiliki porsi yang sangat kecil bahkan porsi yang kecil tersebut terkadang hanya sebagai formalitas dalam format penilaian sehingga saya menganggapnya ditiadakan pada pembelajaran di sekolah-sekolah.<br><br></div><div>Pendidikan budi pekerti yang sebenarnya merupakan bagian penting dalam rangka melestarikan budaya bangsa kita yang luhur yakni budaya ketimuran serta sebagai pembentuk moral, perilaku, perangai, tabiat serta akhlaq yang baik dan bijak berdasarkan paduan akal dan perasaan yang baik juga terpuji bahkan menghindarkan diri dari perilaku tercela dan buruk.&nbsp;<br><br></div><div>Pentingnya pendidikan budi pekerti bagi kita dan generasi penerus kita agar dapat tetap menjunjung tinggi budaya atau tradisi luhur bangsa kita dan kebaikan hidup bersama. Apabila semua orang sadar&nbsp; dan mau memahami serta mengamalkan nilai-nilai dan budi luhur dalam kehidupannya sehari-hari dengan baik dan benar sehingga anak akan menirukan perilaku tersebut maka tidak akan lagi krisis moral dalam negara kita ini.&nbsp;<br><br>Adapun 3 faktor penentu keberhasilan Pendidikan budi pekerti yaitu dapat dilihat pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443526</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muspita Devi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443604</link>
         <description><![CDATA[<div>sebagai pendidik tidak hanya mengajar saja namun perlunya mendidik siswa menjadi lebih baik dengan membantu menemukan budi pekerti dan memperbaiki budi pekerti siswa yang kurang baik. selain dari pendidik peran terbesar adalah dari keluarga, karena keluarga merupakan rumah pertama dan utama siswa untuk melatih kecerdasan budi pekertinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443604</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KAMALIA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443624</link>
         <description><![CDATA[<div>Guru tidak hanya mengajar melainkan mendidik. sebagai pendidik kita dihadapi oleh karakter peserta didik yang beragam. dapat dikatakan tidak hanya mengajarkan pengetahuan namun menjadikan peserta didik yang berbudi pekerti yang luhur. karena pentingnya peserta didik berkarakter, untuk menyempurnakan proses belajar. dalam video yang ditampilkan. dalam mencerdaskan budi pekerti peserta didik yaitu cipta, rasa, dan karsa. ketiga komponen ini diterapkan kepada siswa agar terjadi keseimbangan dalam tujuan pembelajaran. selain itu juga keluarga merupakan lingkungan awal yang baik atau sempurna dalam menyempurnakan kecerdasan budi pekerti. dimana diusia 3-4 tahun anak dalam proses memahami melalui panca indera nya yang kemudian menghasilkan ketrampilan dari apa yang ana amati. Mewujudkan peserta didik sebagai manusia merdeka yang berpendidikan dalam pengetahuann serta menjadi cerdas berbudi pekertinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:13:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443624</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mohtar Rosyid </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443727</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam video tersebut menjelaskan bahwa Budi Pekerti (Watak) merupakan Hasl dari bersatunya Gerak pikiran, perasaan, dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan&nbsp; suatu tenaga.<br>kemudian budi pekerti juga perpaduan antara cipta, rasa dan karsa.<br>artinya sebagai pendidik guru harus memberikan teladan sehingga dapat mengembangkan pikiran, perasaan dan kemauan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi supaya mendapatkan predikat selamat dan bahagia .<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:14:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395443727</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agung Widiyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395444356</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Melatih kecerdasan Budi pekerti dari Ki Hajar Dewantara</strong><br>Jadi dalam video tersebut terdapat kasus dalam sebuah lomba cerdas cermat ada anak yg tidak mementingkan rekannya dia hanya memikirkan dirinya, dia merasa pintar.<br>Dari kasus tersebut perlu adanya bimbingan/perhatian dari guru dalam hal aspek afektif, karena apabila aspek kognitif saja yang dikembangkan maka dia akan merasa pintar sendiri dan egois.<br><br>Jadi peran guru disini sangat penting untuk membangun kecerdasan afektif yang salah satunya adalah Budi pekerti yang harus ditanamkan.<br>Tidak hanya itu, tugas tersebut perlu ada kerjasama antara guru dan keluarga, karena keluarga adalah lingkungan pertama anak untuk membangun karakter positif mereka.<br><br>Dalam video tersebut juga dijelaskan bahwa seorang guru harus bisa menuntut peserta didik dalam belajarnya, guru harus bisa mengembangkan potensi terbaik dari peserta didik seperti membaca, menulis, berhitung. Selain itu juga peserta didik didorong untuk berani mengemukakan pendapat dan harus mengedepankan Budi pekerti.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:14:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395444356</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurul Izzah Sofiyah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395444822</link>
         <description><![CDATA[<div>Budi Pekerti Ki Hajar Dewantara<br>1. Kecerdasan budi pekerti sangat dibutuhkan peserta didik dalam kehidupannya, karena kecerdasan ini tidak hanya memuat aspek afektif saja tetapi perpaduan kognitif, afektif dan psikomotorik.<br>2. Keluarga merupakan madrasah pertama dalam menciptakan kecerdasan budi pekerti<br>3. Peran guru dalam penerapan budi pekerti Ki Hajar yaitu, menuntun peserta didik untuk dapat melakukan refleksi diri hingga menemukan pembelajaran bermakna seperti menemukan jati dirinya dan menjadi pribadi yang lebih baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:14:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395444822</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Januar Ramadhani Herdianza</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395445251</link>
         <description><![CDATA[<div>Melatih Kecerdasan Budi Pekerti Peserta Didik<br><br>Dalam kasus dalam video tersebut bahwasannya ada seorang siswa yang mengikuti lomba cerdas cermat, sayangnya dia tidak mau untuk bekerja sama karena beranggapan bahwa teman nya tidak lebih pintar dari dia. Akhirnya guru tersebut kecewa karena tidak menanakam budi pekerti kepada peserta didik dan hanya fokus kepada kecerdasan pelajara.<br>Menurut saya sebagai guru kita harus menanamkan pembelajaran budi pekerti yang baik kepada peserta didik dengan saling menghargai pendapat dan bekerja sama. Agar peserta didik memiliki budi pekerti yang baik dan keluarga juga menjadi tempat utama dalam pembentukan budi pekerti peserta didik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:15:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395445251</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pangestu gusti putri </title>
         <author>gustiputripangestu</author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395445866</link>
         <description><![CDATA[<div>Budi pekerti merupakan hasil dari bersatunya gerak pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan suatu tenaga.<br><br>Penanaman nilai-nilai budi pekerti perlu disoroti dan diperhatikan lebih oleh pendidik. sehingga anak akan berkembang dengan memiliki kehidupan yang bermoral</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:15:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395445866</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dwi Novita Anggraini</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395445890</link>
         <description><![CDATA[<div>Mendidik dan mencerdaskan peserta didik salah satunya dengan menumbuhkan  kecerdasan budi pekerti yang baik. Tidak hanya pengetahuan kognitif peserta didik yang diperhatikan akan tetapi sikap budi pekerti peserta didik yg juga diperhatikan. Agar pengetahuan kognitif dan budi pekerti peserta didik dapat berimbang. Kecerdasan budi pekerti dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya. Oleh karena itu pendidik dapat memberikan pembiasan pembiasaan yang baik agar dapat dirasakan, dilakukan dan dikembangkan oleh peserta didik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:15:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395445890</guid>
      </item>
      <item>
         <title>YOYOK SUBROTO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395459814</link>
         <description><![CDATA[<div>Budi pekerti</div><div>Mendidik dan melatih kecerdesan budi pekerti</div><div><br></div><div>Pendaftaran lomba cerdas cermat , wuri menggangap dirinya adalah paling pintar dan tidak menghiraukan teman lainya tanpa berdiskusi.</div><div><br></div><div>Guru berfikiran bahwa wuri hanya berfokus pada prestasi saja tidak mengerti akan budi pekerti luhur terhadap orang lain.</div><div><br></div><div>Maka sebagai guru harus mengajak siswa untuk tidak hanya berfikir tentang dirinya saja, tetapi belajar jujur dan budi pekerti luhur untuk bisa hidup bersosial dengan manusia lain.</div><div><br></div><div>Keluarga tempat utama untuk melatih karakter anak untuk menjalani hidup bermasyarakat. Dan disekolah kita sebagai guru juga diharuskan untuk mengembangkan pola budi pekerti anak untuk lebih baik lagj selain mengembangkan kognitif anak.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 11:28:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395459814</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ikrima Nida Kencana Wati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395548023</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam video tersebut dapat diketahui bahwasanya Budi pekerti merupakan perpaduan antara Cipta (kognitif), Karsa (afektif) sehingga menciptakan Karya (psikomotor), Budi Pekerti yang baik diawali dari Pendidikan keluarga yang baik. Peran orang tua adalah sebagai guru, penuntun suri teladan untuk menumbuhkan karakter anak. Agar tercapai keselarasan atau keseimbangan Budi Pekerti, maka harus tercipta keselarasan dan keseimbangan antara Cipta, Rasa dan Karya pada kehidupan manusia.<br><br></div><div>Menurut saya, sebagai seorang guru, pendidik harus mengimplementasikan pembelajaran yang menjunjung nilai-nilai budi pekerti. Seperti semboyan yang sangat dikenal dari Ki Hajar Dewantara, "Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Di depan memberi contoh, di tengah membangu Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Di depan memberi contoh, di tengah membangun semangat dan di belakang memberikan dorongan<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 12:52:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395548023</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Palupi Hapsari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395553416</link>
         <description><![CDATA[<div>Pendidikan&nbsp;Budi pekerti merupakan perpaduan dari cipta (kognitif), rasa (afektif), psikomotorik. Pendidikan budi pekerti menurut Ki Hajar dewantara keluarga merupakan tempat utama bagi anak untuk dapat menumbuhkan karakter budi pekerti (keluarga memiliki peran yang dominan dalam pembentukan karakter anak, sebagai proses penyempurna budi pekerti anak). Selain peran keluarga pendidik juga memiliki peran untuk dapat mengembangkan kecerdasan budi pekerti anak dengan menuntun kecerdasan pikiran peserta didik, menemani proses belajae, membantu dan mengendalikan budi pekerti peserta didik yang lebih baik lagi. Sehingga peserta didik dapat menanamkan sikap budi pekerti sesuai dengan nilai nilai dan norma yang ada dalam masyarakat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 12:57:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395553416</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Winda Fajriana </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395554389</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam Vidio menjelaskan terkait mendidik dalam melatih kecerdasan Budi pekerti.<br>Dalam contoh Vidio tadi diterangkan tentang penanaman Budi pekerti yang kurang seimbang dengan penanaman terkait pengetahuan. Dalam cerita kisah lomba cerdas cermat dlterlihat terdapat perwujudan karakter yang tidak baik yg ditampilkan oleh salah satu siswa.<br>Dengan begitu penanam Budi pekerti sangatlah penting dan sama pentingnya dengan pengajaran terkait pengetahuan.<br><br>Salah satu penanaman Budi pekerti pertama dalam diri individu yaitu berasal dari penanaman Budi pekerti dari keluarga. Karena keluarga adalah tempat pertama individu bisa berkembang nya Budi pekerti pertama</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 12:58:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395554389</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Moh Habibul Mubin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395556164</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam Video tersebut dapat diketahui menurut KHD, budi pekerti, atau watak atau karakter merupakan perpaduan antara gerak pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga. Budi pekerti juga dapat diartikan sebagai perpaduan antara Cipta (kognitif), Karsa (afektif) sehingga menciptakan Karya (psikomotor).<br><br>Menurut saya, sebagai seorang guru atau pendidik kita tidak&nbsp; hanya atau harus fokus dalam hal intelegensi namun sebagai pendidik kita harus membantu murid untuk menemukan budi pekertinya.<br>Dengan pengetahuan sebagai pendidik kita membimbing peserta didik untuk mengkonstruk karakter peserta didik agar supaya baik dalam intelegensi dan biologisnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-23 12:59:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nyaminsi/adcd71bp7190psg6/wish/2395556164</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
