<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>PEMBELAJARAN BIOLOGI by Muftiari Safanti Yasmine</title>
      <link>https://padlet.com/afasafanti/a0yi4od6ovryky4y</link>
      <description>Biologi Kelas 10</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-12-31 08:31:11 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-12-31 10:56:33 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f52c.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>KEANERAGAMAN HAYATI</title>
         <author>afasafanti</author>
         <link>https://padlet.com/afasafanti/a0yi4od6ovryky4y/wish/2430875156</link>
         <description><![CDATA[<div>Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman pada makhluk hidup yang menunjukkan adanya variasi bentuk, penampilan, ukuran, serta ciri-ciri lainnya. Keanekaragaman hayati disebut juga biodiversitas (biodiversity), meliputi keseluruhan berbagai variasi yang terdapat pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem di suatu daerah. Keanekaragaman ini terjadi karena adanya pengaruh faktor genetik dan faktor lingkungan yang memengaruhi fenotip (ekspresi gen). secara garis besar keanekaragaman hayati dibagi menjadi 3 tingkat yaitu sebagai berikut:&nbsp;<br><br>1. keanergaman gen<br>Gen adalah substansi kimia sebagai factor penentu sifat keturunan. Keanekaragaman gen adalah keanekargaman individu dalam satu jenis atau spesies makhluk hidup. Keanekaragaman gen menyebabkan bervariasinya susunan genetik sehingga berpengaruh pada genotip (sifat) dan fenotip (penampakan luar) suatu makhluk hidup Keanekaragaman gen menunjukkan adanya variasi susunan gen pada individu-individu sejenis&nbsp;<br><br>2. Keanergaman jenis<br>Keanekaragaman jenis menunjukkan seluruh variasi yang terdapat pada mahluk hidup antar jenis. Perbedaan antar jenis pada mahluk hidup yang termasuk pada satu keluarga (family) lebih mencolok sehingga lebih mudah diamati daripada perbedaan individu dalam satu spesies. Contoh keanekaragaman jenis dapat dilihat dari keluarga kacang-kacangan. Ada kacang kapri, kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kaang kedelai dan kacang panjang.&nbsp;<br><br>3. keaneragaman ekosistem<br>Keanekaragaman ekosistem merupakan keanekaragaman suatu komunitas yang terdiri dari hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme di suatu habitat. Keanekaragaman ekosistem ini terjadi karena adanya keanekaragaman gen dan keanekaragaman jenis (spesies).contoh keanekargaman ekosistem : sawah, hutan, pantai.&nbsp;<br><br>Supaya lebih dimengerti lagi, simaklah vidio berikut ini&nbsp;<br>https://youtu.be/hM4VdZVXKgQ</div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/hM4VdZVXKgQ" />
         <pubDate>2022-12-31 08:47:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/afasafanti/a0yi4od6ovryky4y/wish/2430875156</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EKOSISTEM</title>
         <author>afasafanti</author>
         <link>https://padlet.com/afasafanti/a0yi4od6ovryky4y/wish/2430897114</link>
         <description><![CDATA[<div>Ekosistem adalah interaksi antar organisme dalam sebuah komunitas yang dengan lingkungannya terjadi antar hubungan. Jadi di dalam ekosistem tidak hanya meliputi komunitas organisme atau faktor biotik saja tetapi juga ada faktor abiotik, misalnya cahaya matahari, batuan, tanah, udara, dan air.&nbsp;<br><br>1. Komponen Ekosistem&nbsp;<br>Komponen biotik adalah komponen ekosistem yang tergolong mahluk hidup. Menurut perananya komponen biotik dibedakan menjadi produsen, konsumen, dekomposer dan detritivor.&nbsp;<br>a. Produsen : yaitu organisme yang mampu mensintesis senyawa organik dari bahan senyawa an organik dengan bantuan energi matahari.&nbsp;<br>b. konsumen : organisme yang memperoleh bahan organik dari organisme lain.&nbsp;<br>c. dekomposer : di sebut juga pengurai yaitu organisme yang mampu merombak sisa produk organisme/organisme yang telah mati menjadi senyawa anorganik.&nbsp;<br>d. detritivor : organisme yang memakan serpihan-serpihan organik dari suatu organisme.&nbsp;<br>Komponen abiotik adalah komponen materi yang tergolong makhluk tak hidup, misalnya : cahaya matahari, tanah, air, kelembaban , dan iklim.&nbsp;<br>2. Interaksi antar komponen ekosistem<br>Interaksi antar komponen ekosistem dapat merupakan interaksi antar biotik dengan biotik ataupun biotik dengan abiotik.&nbsp;<br>a. Interaksi antara komponen biotik dengan biotik Interaksi ini bisa terjadi antar organisme, antar populasi, dan antar komunitas.&nbsp;<br>b. Interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik&nbsp;<br>3. Macam-Macam Ekosistem&nbsp;<br>Secara garis besar ekosistem dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air Laut.&nbsp;<br>4. Aliran Energi Dalam Ekosistem&nbsp;<br>Aliran energi merupakan rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, konsumen primer, konsumen tingkat tinggi, sampai ke saproba di dalam tanah. Siklus ini berlangsung dalam ekosistem.&nbsp;<br><br>untuk lebih jelasnya silahkan di simak vidio berikut ini<br>https://youtu.be/YQcRnaYyOhs</div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/YQcRnaYyOhs" />
         <pubDate>2022-12-31 10:46:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/afasafanti/a0yi4od6ovryky4y/wish/2430897114</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PERUBAHAN LINGKUNGAN</title>
         <author>afasafanti</author>
         <link>https://padlet.com/afasafanti/a0yi4od6ovryky4y/wish/2430899219</link>
         <description><![CDATA[<div>Permasalahan lingkungan selalu ada sepanjang umur manusia karena manusia sering tidak bijak dalam memanfaatkan alam sehingga lingkungan mengalami perubahan yang tidak sesuai peruntukannya. Isu global lingkungan saat ini antara lain global warming menyebabkan beberapa dampak yang sekarang sudah dirasakan, antara lain kenaikan suhu rata-rata atmosfir dan naiknya permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub.&nbsp;<br><br>1. Perubahan Lingkungan&nbsp;<br>Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai lingkungan fisik yang mendukung kehidupan serta proses-proses yang terlibat dalam aliran energi dan siklus materi. Karenanya keseimbangan lingkungan secara alami dapat berlangsung apabila komponen yang terlibat dalam interaksi dapat berperan sesuai kondisi keseimbangan serta berlangsungnya aliran energi dan siklus biogeokimia.&nbsp;<br>Keseimbangan lingkungan dapat terganggu jika terjadi perubahan berupa pengurangan fungsi dari komponen atau hilangnya sebagian komponen yang dapat menyebabkan putusnya rantai makanan dalam ekosistem di lingkungan itu.&nbsp;<br>Perubahan lingkungan yang menyebabkan kerusakan lingkungan bisa terjadi karena faktor alam maupun faktor manusia.&nbsp;<br>a) Kerusakan Lingkungan Karena Faktor Manusia&nbsp;<br>b) Perubahan Lingkungan Karena Faktor Alam&nbsp;<br><br>2. Pencemaran lingkungan&nbsp;<br>Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.&nbsp;<br>Berdasarkan tempat terjadinya pencemaran dibedakan menjadi:&nbsp;<br>a. Pencemaran Air&nbsp;<br>b. Pencemaran Tanah<br>c. Pencemaran Udara<br><br>3. Jenis-jenis Limbah&nbsp;<br>Berdasarkan sifatnya limbah digolongkan menjadi 5, yaitu:&nbsp;<br>1) Limbah cair&nbsp;<br>Limbah cair mengacu pada semua lemak, minyak, lumpur, air pencuci, limbah deterjen, dan air kotor yang telah dibuang. Mereka berbahaya dan beracun bagi lingkungan kita dan ditemukan di industri maupun rumah tangga. Air limbah, demikian sering disebut, adalah segala limbah yang ada dalam bentuk cair.&nbsp;<br>2) Limbah padat&nbsp;<br>Limbah padat adalah semua sisa sampah padat, lumpur, dan yang ditemukan di rumah tangga Anda dan lokasi industri dan komersial.&nbsp;<br>3) Limbah organik&nbsp;<br>Sampah organik mengacu pada limbah daging, kebun, dan makanan busuk. Jenis sampah ini banyak ditemukan di rumah-rumah. Seiring waktu, mereka terurai dan berubah menjadi kotoran oleh mikroorganisme.&nbsp;<br>4) Limbah daur ulang&nbsp;<br>Semua barang yang dibuang seperti logam, furnitur, sampah organik yang dapat didaur ulang termasuk dalam kategori ini.<br>5) Limbah berbahaya&nbsp;<br>Limbah berbahaya mencakup bahan yang mudah terbakar, korosif, beracun, dan reaktif. Singkatnya, mereka adalah limbah yang menimbulkan ancaman signifikan atau potensial bagi lingkungan kita.&nbsp;<br><br>Untuk lebih jelasnya, silhkan simak video berikut ini<br>https://youtu.be/YUopPupUkGU</div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/YUopPupUkGU" />
         <pubDate>2022-12-31 10:56:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/afasafanti/a0yi4od6ovryky4y/wish/2430899219</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
