<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>STUDI KASUS MK REKAYASA DESAIN by Viola Malta Ramadhani</title>
      <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o</link>
      <description>Silakan anda jelaskan MENGGUNAKAN BAHASA ANDA SENDIRI. Saya tidak menerima jawaban yang terlalu ilmiah, terlalu banyak copas teori. Saya hanya ingin jawaban jujur pandangan anda. Tidak akan ada jawaban yang benar dan salah. YANG SALAH ADALAH JIKA ANDA COPAS, MENCONTEK JAWABAN TEMAN, ATAU MENJAWAB DENGAN BANTUAN AI, ATAU MELAKUKAN HAL-HAL TIDAK TERPUJI LAINNYA UNTUK BERPENDAPAT MENGENAI STUDI KASUS INI --&gt; &quot;Beberapa waktu yang lalu, jagad dunia maya sempat dihebohkan dengan adanya prototype usulan rancangan rumah subsidi terbaru yang dilaunching oleh Lippo Group. Prototipe tersebut dirancang untuk 2 tipe yaitu tipe LB 14 m² (LT 25 m²) dan tipe LB 23,4 m² (LT 26,3 m²). Prototype ini dirancang untuk menjadi salah satu bentuk adaptasi terhadap kebutuhan hunian layak di perkotaan padat. Namun, desain ini menimbulkan pro kontra dengan alasan yang cukup beragam dari masyarakat. Bagaimana tanggapan anda terkait 2 tipe prototype rumah subsidi tersebut? Apakah anda pihak yang pro atau kontra?&quot;</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-09-10 13:13:02 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-11 01:43:54 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/712058414/5c1c1bd7766aea9a6d5447e327fb128d/rumah_subsidi_14_meter.jpeg</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579076423</link>
         <description><![CDATA[<p>Rumah Subsidi seperti itu tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, namun saya lebih PRO dengan adanya perumahan seperti ini, menurut saya rumah dengan ukuran 14m2 ditengah kota besar lebih baik jika dibandingkan dengan kost 1 kamar yang harga sewa nya bisa sampai jutaan perbulan, maka akan lebih baik jika memiliki cicil rumah sendiri daripada kost sewa perbulan yang pada akhirnya tidak membuahkan sebuah kepemilikan aset. Melihat kelengkapan rumah dan harga cicilan yang rendah, rumah seperti itu cocok untuk pekerja yang belum menikah, ataupun baru menikah, yang berada di kota besar dan tiap harinya masih kost atau kontrak. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:08:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579076423</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579082512</link>
         <description><![CDATA[<p>Pendapat saya mengenai rumah subsidi  dengan tipe LB 14 m2 LT 25 m2 dan tipe LB 23,4 dan LT 26,4, Saya termasuk ke pendapat yang kontra. menurut saya rumah subsidi dengan tipe tersebut terlalu sempit dan kecil untuk berkeluarga. Rumah dengan tipe tersebut hanya cocok untuk berkehidupan sendiri. Untuk beraktivitas didalam rumah tersebut sangat terbatas, tidak bisa untuk bergerak bebas. Dengan ukuran segitu, jika dirumah biasa mungkin hanya seluas kamar utama. Pemerintah harus mencari solusi untuk rumah subsidi, bukan mengecilkan ukuran rumah, seperti mengecilkan bunga, atau memperpanjang angsuran.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:10:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579082512</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579089893</link>
         <description><![CDATA[<p>(Firut Salwa Afridi) </p><p>Saya di pihak kontra karena dari berita yang sudah beredar juga sudah banyak pro kontra. Dan sesuai SNI yang saya baca ketika berita beredar setiap penghuni +- 7 m2 dan jika rumah tsb digunakan untuk keluarga maka sudah tidak memenuhi SNI. Solusi dari saya Seharusnya pemerintah mengkaji dahulu sebelum melakukan program tsb dengan mempertimbangkan kemanusiaan dan kenyamanan penghuni dan masyarakat yanh menjadi target dari program tersebut.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:14:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579089893</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579096911</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya terkait rumah subsidi dengan ukuran LB 14 m2 (LT 25 m2) dan tipe LB 23,4 mz (LT 26,3 m2) sangat ekonomis namun dengan ukuran tersebut sangat terbatas dan menyusahkan ruang gerak sehari-hari. Tapi rumah ini dapat digunakan untuk orang orang yang kebutuhannya memang mencari rumah dengan harga yang terjangkau, dan cicilan rendah. Jadi saya setuju dengan pengadaan rumah subsidi ini karena pemerintah juga dapat membantu masyarakat yang berpenghasilan kurang dan belum memiliki rumah sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:17:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579096911</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579103303</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdasarkan dari paparan masalah tersebut dan dari apa yang saya ketahui mengenai berita tersebut, saya kurang setuju dengan prototipe yang diajukan oleh lippo grup. Alasan saya kurang setuju yang pertama adalah karena luas bangunan yang terlalu sempit untuk tinggal, baik sendiri maupun bersama keluarga. Dengan luas bangunan dan tata ruang yang sempit seperti itu akan membuat ketidaknyamanan saat berkegiatan di dalam rumah. Dari segi harga dan lokasi, saya meyakini dengan teori ada harga ada kualitas. Selain itu, sebagai gen z saya setuju dengan bangunan hunian yang minimalis dan mampu menunjang kebutuhan sehari-hari, tetapi prototipe dari lippo grub tersebut menurut saya terlalu kecil untuk ditinggali. Jadi kesimpulannya, menurut pribadi saya  kurang setuju dengan prototipe tersebut karena hunian terlalu sempit dan kurang nyaman untuk ditinggali, meskipun harga yang ditawarkan sangat murah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:20:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579103303</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579107410</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya pro dengan dengan prototipe yang dirancang untuk 2 tipe tersebut, karena setelah liat video tadi juga dijelaskan kalo misalnya target dari proyek tersebut adalah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan juga dengan harga segitu mendapatkan rumah ditengah kota menurut saya sudah bagus. Saya juga yakin orang yang akan membeli rumah tersebut akan mempertimbangkan segala aspek sebelum memutuskan untuk tinggal dirumah tsb.</p><p>Proyek ini  bisa membantu dan bermanfaat untuk target masyarakat yg disebutkan tadi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:21:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579107410</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579109133</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya pribadi kurang setuju dengan rumah subsidi tipe LB 14 m² dengan LT 25 m² dan tipe LB 23.4 m² dengan LT 26.3 m² dikarenakan dengan luas bangunan yang sudah di sebutkan diatas terlalu sempit untuk beraktivitas sehari-hari dan dengan ukuran sekecil itu, semua aktivitas campur jadi satu sehingga seperti tidak ada privasi nya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:22:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579109133</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rijalrizqiii09</author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579109944</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari permasalahan yang viral tersebut mengenai rumah subsidi yang berada di tengah kota dengan harga terjangkau. Saya sebenernya memiliki dua pandangan terhadap kasus tersebut, saya melihat dari segi perekonomian masyarakat Indonesia yang menengah kebawah dan juga pandangan mengenai segi layak huni. Karena hanya boleh satu pendapat maka Saya memilih sangat setuju dengan desain prototipe tersebut dikarenakan dari desain tersebut merupakan solusi efektif bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah, apalagi hunian tersebut berada ditengah kota, mengingat biaya hidup di kota jakarta yang begitu mahal apalagi masyarakat perantau dari luar jakarta yang hidup dijakarta untuk bekerja. Jadi saya menilai bahwa ini merupakan solusi efektif dan realistis sebagai wujud nyata dari upaya memberikan solusi bagi permasalahan klasik masyarakat menengah ke bawah di Indonesia yaitu, sulitnya memiliki hunian layak dengan harga terjangkau di pusat kota.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:23:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579109944</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579111417</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari masalah rumah subsidi dengan ukuran LB 14m2 (LT 25m2) dan tipe LB 23,4m2 (26,3m2). Saya pribadi kurang setuju untuk layout maupun dengan harga tersebut. Terlalu kecil dan sempit apalagi ruang tamu jadi satu dengan dapur dan tempat laundry, apakah itu bisa menjadikan rumah itu aman dan nyaman? jelas tidak bagi saya kenapa gitu, karena untuk sudah berkeluarga sangat tidak worth it untuk ditempati ya dikarenakan itu apakah sudah nyaman dan aman maupun privasi nya juga sangat kurang, untuk akses aktifitas harian sangat susah yang dikarenakan sangat kecil untuk ditempati. Dan untuk ingin tinggal sendiri di perkotaan rumah subsidi ini sangat cocok untuk ya sekedar untuk tempat beristirahat maupun melepas lelah setelah seharian bekerja dikota besar</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:23:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579111417</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579112299</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Dari spesifikasi 2 prototype rumah bersubsidi yang usulkan oleh Lippo Grup saya termasuk pihak pro, dengan bentuk salah satu solusi terhadap kebutuhan hunian kayak di perkotaan padat dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan tempat layak. Dengan harga 600 ribu tiap bulan dan kelengkapan perabotan menurut saya dapat membantu mengurangi pengeluaran masyarakat, dan juga mungkin untuk mereka yang merantau jauh dapat mendapatkan tempat tinggal yang cukup untuk bekerja dan dapat menabung.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:24:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579112299</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>malikysw</author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579117956</link>
         <description><![CDATA[<p>Ketika ditanya terkait Pro atau Kontra, menurut saya cukup sulit dan saya menempatkan diri saya pada posisi Pro karena kenapa ?, </p><p>Pada sisi positifnya.. hal ini merupakan suatu upaya untuk membantu masyarakat dengan pendapatan rendah sehingga dapat memiliki rumah, dapat dilihat pada comment youtube Bahwa terdapat masyarakat yang setuju akan hal ini dikarenakan dapat membantu pada kehidupan masyarakat ditengah kota.</p><p><br></p><p>Sedangkan untuk Sisi Negative Hunian ini dinilai melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2021 yang menentapkan luas tanah minimum untuk rumah tapak adalah 60 meter persegi. Menurut standar lembaga PBB &amp; (WHO), luasan rumah minimal 9 meter persegi per jiwa. Apabila rumah dihuni oleh empat orang, maka minimal luasan bangunannya adalah 36 meter persegi.  Sehingga rumah subsidi ini terlalu kecil untuk di tinggali</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/655176014/05047ad6fb3ff5692b7be8eff14d388e/1000222803.jpg" />
         <pubDate>2025-09-11 01:26:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579117956</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579118417</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya terkait progam subsidi tersebut saya di pihak kontra, karena dengan melihat luasan tersebut sangat tidak nyaman untuk di tinggali bersama keluarga yang lebih dari 2 orang. Dari pada membuat ruamh subsidi dengan luasan tersebut saya prefer untuk membangun rumah susun di kawasan tersebut</p><p>Muhammad Rio Revaldi R S</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:26:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579118417</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579120094</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya tidak setuju karena rumah subsidi tersebut memiliki luas tanah dan luas bangunan yang kecil hal tersebut membuat orang yang menempati rumah tersebut tidak nyaman, karena rumah yang bagus itu adalah rumah yang bisa membuat nyaman orang yang menempatinya. Saran saya luas bangunan bisa diperbesar lagi dan di buat bertingkat. Hal tersebut untuk mengatasi masalah ketersediaan lahan yang kurang. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:27:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579120094</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579120276</link>
         <description><![CDATA[<p>saya kurang setuju dengan rumah yang berukuran terlalu kecil dikarenakan rumah dengan ukuran 14m2 ditempati keluarga yang mempunyai anak tidak ada tempat untuk bermain atau ruang untuk bermain di dalam rumah, mungkin dapat diakali seperti rumah yang ukurannya 24m2 yang mempunyai lantai 2, namun menurut saya juga kurang cukup ruang gerak dan terlalu bahaya untuk yang mempunyai anak.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:27:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579120276</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579120551</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Berdasarkan studi kasus tersebut saya memiliki 2 pandangan. Pro dalam segi program kerjanya, menurut saya program rumah subsidi ini baik untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang masih banyak tinggal di kolong jembatan maupun pinggir sungai. Namun, jika kita bandingkan dengan ukuran rumah ideal yang dari segi kebutuhan ruang dan sirkulasi udara. Saya memposisikan diri saya sebagai tim Kontra. Dilihat dari segi ruang pergerakan, sirkulasi udara, dan penataan ruangan, rumah dengan ukuran segini sangat tidak ideal untuk tinggal lebih dari 1 orang. Jika rumah ini difungsikan untuk hunian keluarga yang setidaknya ada anggota keluarga berjumlah 4 orang, rumah ini akan terlalu sempit dan akan berpengaruh juga terhadap kondisi kesehatan. </p><p>Kesimpulannya saya berada si posisi lebih ke tim Kontra, pemerintah perlu mempertimbangkan lagi tidak hanya dari segi ukuran dan kebutuhan ruangan, tetapi juga perlu mempertimbangkan aspek kenyamanan dan kesehatan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:27:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579120551</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579122744</link>
         <description><![CDATA[<p>Tanggapan saya Mengenai rumah subsidi terbaru yang dilaunching oleh lippo group adalah pro. Mengingat semakin tahun, lahan yang tersedia semakin berkurang. Jika setiap tahun penggunaan lahan semakin banyak, maka kita sebagai generasi sekarang tidak bisa memberikan penggunaan lahan kosong pada gererasi setelahnya. Dengan penggunaan lahan yang minim, maka kita juga ikut sedikit bertanggung  jawab terhadap lingkungan. Moh Samsul Maarif</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:28:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579122744</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579123048</link>
         <description><![CDATA[<p>Silvana Norvitasari </p><p><br/></p><p>Saya tidak setuju dengan prototype ukuran 2 rumah tersebut. Menurut pendapat saya, rumah dengan ukuran 14 m² tidak cocok ditinggal i oleh seseorang yang berkeluarga karena jauh dari unsur kenyamanan. Salah satu hal yang menjadi fokus pendangan saya adalah penyimpanan barang maupun pakaian, saya rasa untuk penyimpanan 2 orang yang sudah berkeluarga akan sangat sulit.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:28:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579123048</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579123053</link>
         <description><![CDATA[<p>Kontra</p><p>Karena untuk ukuran rumah subsidi itu terlalu kecil jika hanya luasan 14m atau 23,4m, karena kurang layak untuk jangka panjang seperti jika bertambah nya anggota keluarga, dan mungkin bisa menyebabkan keterbatasan ruang gerak serta sirkulasi udara yg kurang baik. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:28:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579123053</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579123062</link>
         <description><![CDATA[<p>Untuk hunian type LB 14 m² (LT 25 m²) dan type LB 23,4 m² (LT 26,3 m²) saya berada di pihak kontra. Dengan mengedepankan hunian yang nyaman, hunian type LB 14 m² ini sangat memperlihatkan nuansa yang sesak. Sehingga tidak cocok untuk hunian pribadi maupun keluarga. Pada hunian type mezzanine, bisa dipikirkan kembali untuk jumlah kamar. Kamar lantai 1 bisa digunakan untuk menjadi dapur sehingga kamar hanya terletak pada lantai 2. Hal itu dapat memperlihatkan hunian yang nyaman karena ruang bernafas lebih besar. Namun, type mezzanine ini juga tidak cocok apabila di tinggali lebih dari 2 orang.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:28:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579123062</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579125704</link>
         <description><![CDATA[<p>pendapat saya setuju mengenai hunian subsisdi tersebut, hunian tersebut merupakan pilihan yang approve bagi seseorang yang masih hidup sendiri belum berkeluarga, dalam keseharian waktu dihabiskan dengan bekerja lalu rumah tersebut digunakan hanya untuk tidur malam. Dari segi tata letak yang ditengah kota menjadikan alternatif kemudahan menuju tempat bekerja ataupun kuliah, untuk nilai harga masih tergolong terjangkau di daerah tengah kota dibandingkan ngekost ataupun sewa apartemen. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:30:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579125704</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>yulyadeitya2205227</author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579127272</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya setuju dengan prototype rumah subsidi dengan target pasar masyarakat berpenghasilan rendah dengan cicilan mulai dari 500rb per bulan di pusat kota, dibandingkan denngan mengontrak, tetapi menurut saya dengan luasan seperti itu kurang dari segi kenyamanan dan aksesbilitas dalam rumah, dikarenakan area yang cukup sempit. Jadi saran saya, lebih baik untuk luasan minimal gunakan yang tipe 2 agar penghuni dapat mengelola area tidur di lantai bawah menjadi ruang tambahan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:30:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579127272</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579128445</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya tim KONTRA, walaupun menekankan harga tapi saya tidak setuju jika mengorbankan kenyamanan. Rumah subsidi seperti itu hanya cocok digunakan untuk sendiri, tidak cocok ditinggali untuk berkembang dan berkeluarga. Rumah dengan ukuran seperti ini juga tidak layak jika digunakan untuk jangka panjang. Apalagi untuk saya pribadi yang tidak menyukai tempat yang sempit. Menurut saya pemerintah harus menemukan solusi lain terkait masalah ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:31:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579128445</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579129769</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya tidak setuju karena menurut saya pribadi rumah dengan ukuran yang terlalu kecil kurang nyaman dan tidak memadai bagi keluarga .Meskipun telah dirancang sesuai standar, tinggal di hunian dengan luas yang sangat terbatas dengan ukuran rumah yang cukup kecil dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah kenyamanan. Rumah dengan ukuran semungil itu, menurut saya, lebih cocok untuk dihuni oleh individu atau pasangan muda tanpa anak, bukan sebagai hunian jangka panjang bagi keluarga.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:31:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579129769</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>wisnuaripamungkas2205227</author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579131353</link>
         <description><![CDATA[<p>menurut pendapat saya dari kedua desain tersebut sangat lah bagus akan tetapi saya sebagai tim kontra kurang setuju dengan ukuran rumah yang hanya 14 m2. Desain ini lebih mirip ke kamar kost atau hanya untuk orang yang masih belum berkeluarga dibandingkan rumah hunian, sehingga kurang layak untuk di keluarga dan jangka panjang. Selain itu untuk aspek ventilasi, pencahayaan alami, dan fleksibilitas ruang masih sangat minim sehingga menurunkan kualitas hidup penghuni. Akan tetapi menegaskan bahwa keterjangkauan harga tidak boleh mengorbankan kenyamanan, kesehatan, dan standar hunian yang manusiawi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:32:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579131353</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579131531</link>
         <description><![CDATA[<p>Terus terang, saya agak kurang soal rumah subsidi tipe 14 m² dan 23,4 m² ini. Di satu sisi mungkin ini bisa jadi solusi buat masyarakat berpenghasilan rendah yang sulit punya rumah sendiri, apalagi di kota besar. Tapi di sisi lain, ukuran sekecil ini tu rasanya nggak layak, apalagi kalau untuk keluarga.</p><p>Rumah bukan cuma soal punya tempat tinggal, tapi juga kenyamanan, privasi, dan ruang hidup yang manusiawi. Kalau terlalu kecil, malah bisa bikin stres dan nggak sehat. Jadi, menurut saya, idenya oke asal tetap ada standar kelayakan jangan sampai murah tapi nggak layak huni.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:32:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579131531</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579132382</link>
         <description><![CDATA[<p>Pendapat saya terkait rumah subsidi tersebut saya berada di pihak PRO. Meskipun rumah tersebut terkesan kecil namun karena target dari rumah subsidi adalah masyarakat berpenghasilan rendah jadi menurut  saya dapat menjadi solusi di ekonomi sekarang, karena membeli rumah sendiri adalah hal yang cukup sulit. Dengan desain dan kelengkapan rumah tersebut cocok untuk hunian masyarakat yang belum berkeluarga dan masih mulai merintis untuk bekerja.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:33:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579132382</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579133481</link>
         <description><![CDATA[<p>saya memilih kontra, menurut saya Luas bangunan 14–23 m² terlalu sempit untuk dihuni dalam kehidupan sehari-hari dan kualitas hidup menurun, malah menimbulkan stres. Tapi untuk rumah dengan luas 14-23m² terasa terlalu minimalis untuk jadi solusi jangka panjang, khususnya bagi kehidupan keluarga. Fasilitas dasar memang ada, tapi kenyamanan, kualitas hidup, ekspansi keluarga adalah pertimbangan penting juga hak asasi manusia untuk hidup layak.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:33:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579133481</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579135712</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya menyetujui rumah subsidi yang dirancang oleh Lippo Group hadir dengan dua tipe, yaitu tipe berukuran 14m2 dan 23m2 di atas lahan sekitar 25 m2, berlokasi di tengah kota dengan harga sekitar harga 100 juta rupiah. Rumah rirancang dengan ruang yang efisien dan memanfaatkan untuk kebutuhan penghuni, sehingga tetap fungsional meski dengan ukuran terbatas. Bangunan yang kecil metode konstruksi lebih sederhana, sehingga waktu pembangunan lebih cepat dan biaya bisa ditekan. Hal tersebut berimbas langsung pada sisi finansial, di mana harga jual rumah dapat dipatok jauh lebih rendah dibanding rumah konvensional (dengan ukuran yang sama dan berada di tengah kota). Rumah subsidi juga memberikan cicilan bulanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah maupun milenial yang mencari hunian pertama.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:34:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579135712</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579136209</link>
         <description><![CDATA[<p>rumah subsidi yang direncanakan lippo group, bisa dibilang tidak efektif, karena dengan luas lahan tersebut, dapat menimbulkan lingkungan yang tidak sehat, kenapa? dengan luas lahan yang kecil dan volume yang banyak dapat menyebabkan lingkungan kumuh, juga dapat memicu berbagai penyakit, dengan ukuran rumah tersebut tidak cocok dihuni oleh keluarga, lebih cocok dihuni sendiri atau tidak lebih dari 2 orang. terlebih perumahan ini dibangun di tengah Kota Jakarta yang kondisi lingkungannya sudah sangat memprihatinkan. lahan hijau kurang, polusi dimana mana, sampah menggunung. Hal ini sesuai dengan asumsi bahwa sektor konstruksi menjadi penyumbang terbesar terhadap penghunaan energi dan limbah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:34:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579136209</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579136571</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya lebih ke kontra, karena rumah subsidi dengan ukuran 14–23 m² menurut saya terlalu sempit sehingga privasi penghuni jadi kurang terjaga. Misalnya kalau ada tamu datang, ruang pribadi seperti kamar bisa langsung terlihat karena semua serba terbatas. ruang yang terbatas membuat sulit punya area pribadi untuk beristirahat dengan nyaman. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:35:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579136571</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579138505</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya tidak setuju karena rumah subsidi tersebut memiliki luas tanah dan luas bangunan yang kecil hal tersebut membuat orang yang menempati rumah tersebut tidak nyaman, karena rumah yang bagus itu adalah rumah yang bisa membuat nyaman orang yang menempatinya. Saran saya luas bangunan bisa diperbesar lagi dan di buat bertingkat. Hal tersebut untuk mengatasi masalah ketersediaan lahan yang kurang.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:36:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579138505</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dariosyahputra</author>
         <link>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579154716</link>
         <description><![CDATA[<p>saya berpendapat setuju untuk 2 prototipe yang di buat dari lippo group ini, karena menurut saya pribadi dengan rumah sekecil itu namun berada di tengah kota yang dimana lokasi yang cukup strategis dari mana-mana akan membuat nilai jual yang tinggi nantinya. dan rumah ini juga sangat cocok untuk yang berencana menjadikannya sebagai tujuan investasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 01:44:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/violaramadhanift/9s7e9qn7ec5b921o/wish/3579154716</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
