<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title> EKSTERIOR XI MIPA 4 by Yunanto Hendriatmoko</title>
      <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu</link>
      <description>Carilah referensi gambar desain eksterior untuk rencana gambar perspektif 2 titik lenyap desain eksterior sesuai tema masing2</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-03-26 22:31:21 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-05-08 01:17:28 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Contoh dari Bu Rima</title>
         <author>tanyayunanto</author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2532089184</link>
         <description><![CDATA[<div>Rumah modern adalah salah satu konsep yang hadIr lebih awal di antara konsep yang populer saat ini. Kemunculannya pada Abad Pertengahan, sekitar abad ke-19 dan ke-20, yang hadir bersamaan dengan perkembangan industri, sebagai inovasi alternatif gaya tradisional atau klasik di masa itu.<br>Ada beberapa karakteristik yang membedakan rumah modern dengan rumah kontemporer.</div><div>Pertama, dari visual eksterior, rumah modern memiliki bentuk yang simetris, dengan atap datar. Rumah modern juga kerap menggunakan model jendela besar, untuk memaksimalkan pencahayaan di dalam rumah.</div><div>Kemudian, hunian modern biasanya menerapkan konsep terbuka, sehingga memberikan kesan lega. Kesan ini dibentuk lewat berbagai pengaturan, misalnya dengan minim sekat sehingga ruangan menjadi lebih lapang.</div><div>Dari segi warna, rumah modern juga mengedepankan nilai kesederhanaan, dengan pemilihan warna putih, abu-abu atau warna netral lainnya. Meski kesannya monton, namun jangan salah, warna itulah yang membuat rumah modern terlihat lebih tenang dan nyaman.<br><br>dst....</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1994106359/f7d0ad7c2dd6d286b4e5d41b21bfb416/desain_rumah_mewah_dan_modern_terbaru_2.jpg" />
         <pubDate>2023-03-26 22:34:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2532089184</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jastin Infando_21</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2542960843</link>
         <description><![CDATA[<div>Mengutip dari The Spruce, desain rumah modern adalah gaya ruang yang mengutamakan fungsi dan bentuk ramping pada ornamennya. Interior jenis ini ditemukan dari hasil modifikasi desain <em>Victorian</em> atau <em>Gothic Revival </em>serba putih, sehingga terlihat sederhana dan tidak membosankan. Berikut ini beberapa karakteristik desain rumah modern, antara lain: (1) Ornamen yang minimalis, ornamen adalah hiasan rumah yang berfungsi untuk meningkatkan keindahan. (2) Atap serambi yang datar, penggunaan atap dengan struktur horizontal atau datar, tetapi tetap besar bertujuan untuk mendapatkan pencahayaan, ventilasi, dan tampilan arsitektur menjadi lebih estetik. (3) Dinding Kaca dan Jendela Besar, rumah bergaya modern biasanya menggunakan banyak kaca dan jendela besar. Tujuannya adalah untuk membuat cahaya alami masuk ke dalam rumah. Sebab, kesan ruangan bisa menjadi sempit jika tidak ada cahaya matahari yang masuk. (4) Ruang yang Luas, perlu membuat denah ruang yang saling terhubung satu sama lain dan tidak terhalang oleh pintu agar menambahkan kesan luas. (5) Bahan Bangunan Modern, bahan bangunan yang sering digunakan pada desain rumah modern adalah baja, besi, balok beton, dan kaca. Hal ini dikarenakan baja termasuk ke material yang sangat kokoh, balok beton tahan akan api, serta besi yang tahan terhadap segala cuaca dan anti rayap. (6) Tersambung ke Area Luar Rumah, desain rumah modern juga mengutamakan konsep terbuka. Di area tersebut, kamu bisa meletakkan beberapa tanaman hijau, memasang rumput sintetis, atau membuat kolam renang agar suasana tetap sejuk. (7) Tata Letak Perabot Asimetris, asimetris adalah desain yang memiliki sisi berbeda. Misalnya, di dalam ruang tamu&nbsp; memiliki sofa 3 dudukan di ujung sebelah kanan, sedangkan meja dan lampu diletakkan di ujung sebelah kiri.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794939628/1804f3164fc1e85b75e07421fc3b8476/desain_eksterior_rumah_hook_minimalis_modern_tropis.jpeg" />
         <pubDate>2023-04-04 01:18:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2542960843</guid>
      </item>
      <item>
         <title>GANIS GALUH PINASTI 16 XI MIPA 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548119784</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><mark>DESAIN INTERIOR MINIMALIS MODERN </mark></strong></div><div>Mengutip pufikhomes.com, gaya interior minimalis adalah pendekatan desain yang ditandai dengan penghematan dalam dekorasi. Konsep desain ini bisa dicapai melalui penggunaan furniture fungsional dan benda-benda interior, bentuk geometris, serta kombinasi yang biasanya tidak lebih dari dua warna dasar.&nbsp;</div><blockquote><strong><em>Desain minimalis adalah desain yang dipreteli, menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, hingga hanya meninggalkan elemen-elemen pentingnya saja</em></strong>.&nbsp;</blockquote><div>Minimalisme tidak bisa dilepaskan dari pemikiran terkenal seorang Ludwig Mies Van der Rohe, yaitu “Less is More”. Ia adalah salah seorang tokoh arsitektur modern dunia. Menurut sang Arsitek, yang lebih dikenal dengan sebutan “Mies,” untuk menciptakan “tulang” interior, ia banyak menggunakan bahan-bahan modern seperti baja industri dan juga kaca, sembari tetap menekankan pada ruang terbuka dan kesederhanaan. Banyak yang percaya bahwa konsep desain modern minimalis sangat erat dengan gaya minimalis karena prinsipnya yang meminimalisir penggunaan elemen-elemen non-fungsional. Tetapi, interpretasi terhadap konsep “Less is More” pada interior minimalis sebenarnya sangatlah luas dan bisa diaplikasikan pada berbagai elemen dan aspek desain interior itu sendiri.</div><div><br>Pertanyaan pentingnya, seperti apa sebenarnya penampilan dari ruangan-ruangan dengan penerapan gaya minimalis?<br><br>Berikut saya ringkaskan ke dalam 4 poin:<br><br>1. Gaya Geometris</div><div>Garis kuat menjadikan interior minimalis tetap menarik. Desainer biasanya banyak bereksplorasi dengan berbagai macam bentuk-bentuk, baik dari segi bentuk ruangan, bentuk furniture, hingga bentuk pola yang diterapkan pada interior. Namun, dalam konsep interior yang simpel ini, penggunaan bentuk-bentuk ini justru dibuat lebih sederhana. Eksplorasi bentuk lebih diutamakan pada ergonomi, kenyamanan, dan fungsi, bukan pada estetika desain.<br><br>2. Meminimalisir penggunaan perabotan<br>Oleh sebab interior minimalis lebih mengutamakan fungsi, pertimbangkan untuk mulai mengurangi berbagai perabotan dengan fungsi pendukung yang dalam keseharian tidak terlalu sering digunakan. Konsep interior ini ‘hanya’ fokus pada penggunaan perabotan utama yang memang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas di ruangan tersebut. Misal, jika Anda memiliki sebuah kursi di sudut ruangan, tetapi&nbsp; pada kenyataannya kursi tersebut tidak pernah dipakai, hapus kursi tersebut dalam daftar perabotan pilihan.<br><br>3. Penggunaan warna-warna monokrom<br>Elemen warna merupakan salah satu elemen interior yang kerap menjadi senjata saat mengeksplorasi konsep modern minimalis. Namun, pemilihan perpaduan warna ini tidak mengacu pada unsur estetika, tetapi lebih mengutamakan pada tingkat kenyamanan dari ruangan itu sendiri. Pada akhirnya, jangan heran jika Anda menemui banyak sekali warna-warna netral seperti putih yang dominan pada konsep interior ini.<br><br>4. Utamakan Fungsi<br>Hal yang satu ini merupakan esensi dari konsep less is more. Seperti telah disinggung sebelumnya, salah satu kunci dari konsep desain interior modern minimalis adalah pengutamaan pada aspek fungsional. Maka dari itu hindari bentukan desain dan penataan elemen ruangan yang tidak berdasarkan aspek fungsi dan peruntukannya. Menyuntikkan elemen yang sama sekali tidak menambah atau menunjang fungsi dari ruangan sangat tidak direkomendasikan pada konsep desain interior ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2016993330/ac3427cd1e943b23b80be7c315dea2bf/IMG_20230410_032720_148.jpg" />
         <pubDate>2023-04-09 20:36:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548119784</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ilham Yusuf Wi&#39;am (19) XI MIPA 4</title>
         <author>yusufwiam</author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548195230</link>
         <description><![CDATA[<div>Dikutip dari rumah.com, desain vintage merupakan barang dari era lain yang memiliki nilai penting dan dapat dikenali. Gaya vintage ini bisa diterapkan pada desain interior, dekorasi dan area lainnya. Desain vintage sangat populer pada masa kini dan barang-barang vintage telah meningkat nilai harganya.<br>Pada rumah, vintage merupakan gaya desain yang memberikan suasana atmosfer ruang yang klasik dengan tambahan elemen yang cenderung antik. Hal tersebut bisa ditunjukan dengan kehadiran barang-barang lama, perabotan antik pada berbagai era di masa lalu, hingga koleksi langka lainnya.<br><br>Ciri khas dari desain vintage sangat beragam. Anda dapat memadu padankan konsep tersebut baik dari furnitur hingga pemilihan warna.:<br>A. <strong>Furnitur Antik Menjadi Ciri Khas Vintage</strong>. Pemilihan furnitur antik merupakan ciri khas dari desain vintage. Baik dari jam dinding hingga hiasan meja sangat mempengaruhi konsep vintage di rumah anda<br>B. <strong>Permainan Warna</strong>. Desain vintage umumnya didominasi dengan warna-warna lembut atau warna pastel seperti hijau telur asin, biru muda, oranye, kuning, merah, pink, dan akuamarin<br>C. <strong>Unsur Barang Elektronik Bergaya Retro</strong>. Barang elektronik bergaya retro dapat menjadi unsur kuat bagi gaya vintage dalam desain interior. Baik di ruang tamu, ruang keluarga hingga kamar pribadi dapat diletakkan barang elektronik retro yang berbau vintage.<br>Hunian bergaya vintage sangat cocok untuk Anda yang menyukai interior klasik dan elegan.<br><br>Jika Anda melihat konsep vintage hanya dari dekorasi yang berbau antik. Ternyata pengaplikasian desain vintage tak hanya itu saja. Anda dapat menggunakan unsur lain dalam penggunaan unsur vintage seperti berikut ini:<br>A. <strong>Padukan dengan Desain Lain</strong>. Tak hanya konsep vintage, anda dapat memadukan konsep desain lainnya dalam pembuatan gaya vintage.<br>B. <strong>Pakai Unsur Kayu</strong>. Unsur kayu dapat menjadi konsep vintage yang klasik dan juga hangat. Padukan dengan warna vintage yang berunsur kayu agar senada.<br>C. <strong>Tambahkan Ornamen Foto Hitam Putih</strong>. Foto keluarga dengan hitam putih dapat mendukung gaya vintage di ruangan anda. Atau tambahkan lukisan hitam putih agar terkesan vintage yang lebih kental.<br>D. <strong>Berkreasi dengan Barang Vintage Sendiri</strong>. Jika anda mempunyai barang vintage yang sudah diwariskan dari keluarga anda, barang tersebut dapat menjadi ciri khas dari gaya vintage di rumah anda.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2016901165/cb03db51ca2b9d326c49b61d1e50fdfc/9b5ffb439be962cbc2e95d4b8ab55a39.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 00:15:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548195230</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sulton Maulidina Alif (XI MIPA 4/35) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548220863</link>
         <description><![CDATA[<div>sumber: pin home.id<br>vintaege adalah pada segala sesuatu yang usang dan lama, serta berasal dari kenangan di masa lalu.&nbsp;</div><div>Vintage banyak digunakan dalam berbagai segi kehidupan, seperti otomotif, fashion, barang-barang, hingga rumah. Dibandingkan gaya lainnya, gaya vintage seolah membawa kita kembali ke masa lalu.&nbsp;</div><div>&nbsp;Konsep vintage memiliki daya pikat yang besar yang tetap bertahan sampai saat ini. Tidak hanya pada hunian, banyak juga restoran dan kafe bertema jadul dengan konsep membawa suasana khas tempo dulu.&nbsp;<br><br></div><div><strong>Ciri Khas dan Karakteristik Rumah Vintage</strong><br><br></div><div><strong>Nuansa Jadul </strong><br><br></div><div>Ciri utama rumah vintage adalah kesan jadul yang ditampilkan. Kesan ini bisa ditampilkan melalui penggunaan material, pemilihan aksesoris, hingga furnitur yang digunakan. Umumnya bahan atau material dasar desain vintage adalah bahan <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/kayu-bengkirai/">kayu </a>dan memiliki model jadul.&nbsp;</div><div><br></div><div>Nuansa jadul juga bisa ditampilkan dengan penggunaan kursi goyang dengan kayu yang melingkar yang populer di masa lampau.<br><br></div><div>Model vintage bisa mengambil dari model yang populer di masa lampau atau model modern yang terkesan lusuh. Desain furnitur vintage tak harus benar-benar barang dari masa lalu.<br><br></div><div>Namuh, desain dari masa lampau yang diaplikasikan kembali saat ini, juga bisa dikategorikan sebagai vintage.&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>Penggunaan Furnitur Antik</strong><br><br></div><div>Furnitur antik terkadang harus berusia puluhan hingga ratusan tahun. Selama memiliki model dan tampilan yang kuno, maka furnitur itu bisa dikategorikan sebagai vintage.<br><br></div><div>Furnitur vintage, terbagi menjadi dua kelompok. Pertama, furnitur original dengan model yang populer di masa lampau, seperti meja, kursi, dan lemari <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/jengki/">jengki </a>yang populer pada tahun 1950 hingga 1970-an.<br><br></div><div>Selanjutnya ada juga furnitur dengan model modern yang terkesan lusuh. Furnitur ini sengaja dibuat dengan mengecat ulang dan memberikan efek <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/cat-epoxy/">cat </a>mengelupas di beberapa bagian untuk menciptakan kesan vintage.</div><div><strong>Permainan Warna </strong></div><div>Karakteristik yang paling mudah ditebak dari desain vintage artinya adalah penggunaan warnanya. Desain vintage umumnya didominasi dengan warna-warna lembut atau warna pastel seperti hijau telur asin, biru muda, orange, kuning, merah, pink, dan aquamarine.</div><div>Anda bisa menerapkan warna-warna tersebut pada dinding, lemari TV, dekorasi, sofa bed, hingga peralatan makan. &nbsp;<br><br></div><div><strong>Dekorasi yang Khas </strong></div><div>Dekorasi juga menjadi hal lain yang bisa menampilkan kesan vintage. Salah satu dekorasi yang bisa Anda gunakan pada desain vintage adalah kehadiran vas bunga dengan beberapa tangkai bunga, telepon jadul, kotak musik, lampu kuno, tempat lilin, buku, dan patung.</div><div>Selain itu, hadirkan pula <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/cermin-cembung/">cermin </a>antik yang biasanya berbentuk persegi atau oval dengan bingkai dari kayu yang memiliki ukiran cantik.</div><div>Jangan lupakan jam analog yang digantung di dinding atau jam berukuran besar yang lengkap dengan bandul. Anda bisa meletakannya di ruang tamu atau ruang keluarga.&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>Unsur Barang Elektronik Bergaya Retro </strong></div><div>Selanjutnya, ciri rumah vintage adalah hadirnya barang-barang elektronik bergaya <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/retro/">retro </a>seperti radio, TV cembung, dan oven untuk dapur.</div><div>Anda bisa mencari barang-barang ini di pasar barang antik atau membongkar koleksi barang elektronik milik kakek dan nenek. Jika barang-barang tersebut sudah tidak bisa berfungsi, Anda masih bisa meletakkannya di dalam ruangan sebagai dekor ruangan.</div><div><strong>Bentuk Plafon </strong></div><div>Bagian rumah yang bisa menunjukan desain vintage adalah plafon yang beragam. Pada sejumlah hunian dengan desain vintage, bagian plafonnya berbentuk datar ditutupi dengan material kayu sehingga ruangan terlihat rapi.&nbsp;</div><div>Selain itu, ada pula rumah yang bentuk plafonnya dibiarkan terekspos sehingga memperlihatkan struktur kayu penopang. Kesan yang berhasil diciptakan oleh penggunaan desain plafon vintage adalah kesan yang klasik dan lebih luas.</div><div><strong>Keunggulan Rumah Vintage</strong></div><div>Hunian bergaya vintage saat ini banyak digunakan karena memberikan terasa hangat, elegan, dan unik. Terkadang Anda tidak perlu membeli barang vintage karena bisa saja mendapatkan warisan dari rumah kakek dan nenek. &nbsp;</div><div>Berikut ini beberapa kelebihan dari hunian bergaya vintage:&nbsp;</div><div><br></div><div>Memberikan tampilan yang organik pada rumah.</div><div>&nbsp;Cocok untuk pencinta tema oldies dan kolektor barang-barang antik.</div><div>Desain interior bergaya vintage dapat dipadukan dengan desain interior lainnya seperti desain interior modern, retro, minimalis, industrial, dan juga rustic.&nbsp;</div><div>Salah satu desain yang tak lekang oleh waktu.&nbsp;</div><div>Menampilkan kembali estetika elegan masa lampau di dalam kehidupan modern&nbsp;<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2011897026/3f5b4a4b4c6449a5e3829d9db5ac4bfa/images___2023_04_17T080258_888.jpeg" />
         <pubDate>2023-04-10 00:42:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548220863</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinni Agnesti (10 / XI MIPA 4)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548239615</link>
         <description><![CDATA[<div>sumber : www.rumah.com<br>Desain kontemporer artinya adalah gaya arsitektur yang terus berkembang, di mana perubahannya membuat desain ini sulit untuk didefinisikan dengan gambaran yang pasti. Rumah dengan desain kontemporer artinya rumah yang berfokus pada sisi estetika maupun elemen yang sedang tren atau bersifat kekinian.</div><div><br></div><div>Rumah kontemporer di era 1920-an banyak dipengaruhi gerakan <em>art deco</em>, sedangkan di dekade 1970-an, rumah kontemporer cenderung bergaya bohemian.Saat ini, bukan hanya desain minimalis yang jadi tren, elemen alam yang ramah lingkungan pun menjadi bagian dari desain rumah kontemporer.</div><div>Fungsi Elemen Alam dalam rumah kontemporer:</div><ul><li>Memberi pencahayaan natural</li><li>Sebagai bagian dari estetika desainnya</li><li>Membuat ruang terasa teduh</li><li>Menambah kesan asri yang nyaman</li><li>Menyegarkan suasana tempat tinggal</li><li>Memberi kesan <em>eco-home</em> dan <em>eco-friendly</em></li></ul><div>Ada beberapa kesamaan antara desain rumah kontemporer, minimalis, maupun modern. Seperti garis struktur bangunan yang tegas, serta kesan terbuka di bagian interiornya</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2011886261/eeb08a2ea0e08f8e29648ef25c8eac53/9E1C149A_9789_47CE_A52D_FBF663E43793.jpeg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:02:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548239615</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Falah Julian Praja/13(XI MIPA 4)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548245659</link>
         <description><![CDATA[<div>dikutip dari tiperumah.id , Secara umum vintage adalah sesuatu yang sudah sudah usang dan lama, serta berasal dari kenangan di masa lalu. Oleh karena itu, rumah yang menggunakan desain vintage akan terlihat kuno, meskipun kesan modern tetap saja Anda.Untuk interior rumah, konsep vintage merupakan desain dengan suasana dan atmosfer ruangan yang unik dan klasik. Gaya vintage menggambarkan keglamoran area 1940-an, sebuah desain yang menawarkan nostalgia dengan memasukkan elemen-elemen antik ke dalamnya. Perpaduan dekorasi antik dengan hadirnya barang jadul, perabotan antik sampai koleksi yang terbilang langka.<br>karakter rumah vintage bisa diketahui dari beberapa hal di bawah ini :<br><strong>1. Kesan Jadul dan Kuno</strong><br>Salah satu karakteristik dari rumah vintage adalah kesan jadul dan kuno yang ditampilkan. Kesan tersebut bisa dilihat jelas dari penggunaan material, pemilihan aksesoris, termasuk furniture yang digunakan.<br><strong>2. Model Vintage</strong><br>Umumnya model vintage diambil dari model yang populer di masa lampau. Terkadang juga diambil dari model modern yang terkesan lusuh. Sedangkan furniture untuk rumah vintage tidak benar-benar harus merupakan barang dari masa lalu.<br><strong>3. Furniture Antik</strong><br>Meskipun asalnya rumah vintage menggunakan furniture antik yang berusia berusia puluhan tahun bahkan ratusan tahun, namun tidak menutup kemungkinan usia furniture lebih sedikit dari itu. Selama model dan tampilan kuno, maka furniture tersebut dapat dikategorikan sebagai vintage.<br><strong>4. Furniture Modern Terkesan Lusuh</strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Terkadang furniture yang digunakan merupakan furniture dengan model yang modern, namun sengaja dicet ulang dengan menghadirkan efek cat mengelupas di beberapa bagian. Tujuannya agar kesan vintage bisa tercipta.<br><strong>5. Warna yang Digunakan</strong><br>Selain karakter di atas, warna vintage termasuk karakter yang paling menonjol dan mudah ditebak. Dalam hal ini, warna-warna yang umumnya digunakan untuk desain vintage adalah warna-warna lembut dan pastel, misalnya warna biru muda, pink, orange, kuning, hijau telur asin, dan merah.<br><strong>6. Dekorasi</strong><br>Untuk menampilkan kesan vintage pada dekorasi rumah, umumnya digunakan beberapa perabot yang menonjol untuk itu, seperti vas bunga yang berisikan beberapa tangkai bunga, lampu kuno, buku, tempat lilin, telepon jadul, dan semisalnya.<br><br><strong>Keuntungan Rumah Vintage</strong><br>Desain rumah vintage memiliki keuntungan dan keunggulan tersendiri, yaitu :<br>1. Tampilan rumah terlihat lebih organik.<br>2. Mudah dipadukan dengan desain interior lainnya, misalnya desain interior modern, rustic, retro, industrial, dan minimalis.<br>3. Desainnya tetap cocok dari waktu ke waktu.<br>4. Sangat cocok bagi para pencinta tema oldies maupun kolektor barang-barang antik.<br>5. Menghadirkan kesan estetika elegan pada masa lampau ke dalam kehidupan modern.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017085875/9261c3d014af6b4b45e4482463e0dfe5/26367494_3d_red_vintage_house_exterior_design_in_isolated_background.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:10:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548245659</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Neila Anindita Styandari (28/XI MIPA 4)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548246563</link>
         <description><![CDATA[<div>sumber : <mark>repository.unika.ac.id</mark></div><div>“Arsitektur Kontemporer adalah suatu gaya arsitektur yang bertujuan untuk mendemonstrasikan suatu kualitas tertentu terutama dari segi kemajuan teknologi dan juga kebebasan dalam mengekspresikan suatu gaya arsitektur, berusaha menciptakan suatu keadaan yang nyata- terpisah dari suatu komunitas yang tidak seragam.”</div><div><br><mark>RumahCom</mark> – Arsitektur kontemporer merupakan salah satu alternatif desain hunian yang inovatif. Selain estetik dengan desainnya yang modis dan kekinian, rumah kontemporer artinya juga mengakomodir kebutuhan penghuninya untuk bisa tinggal dengan selaras dengan alam.<br>Seperti sebutannya, kontemporer artinya ‘pada masa kini’. Lebih dari sekadar mengagumkan saat dipandang, rumah kontemporer pun menawarkan kenyamanan yang dibutuhkan manusia di era saat ini, termasuk kemudahan akses di ruang terbatas, tanpa merusak alam sekitar.<br><br>Fungsi Elemen Alam dalam rumah kontemporer<br>• Memberi pencahayaan natural<br>• Sebagai bagian dari estetika desainnya<br>• Membuat ruang terasa teduh<br>• Menambah kesan asri yang nyaman<br>• Menyegarkan suasana tempat tinggal<br>• Memberi kesan eco-home dan eco-friendly<br><br>Ada beberapa kesamaan antara desain rumah kontemporer, minimalis, maupun modern. Seperti garis struktur bangunan yang tegas, serta kesan terbuka di bagian interiornya.<br><br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1781596513/bc70d41c25ac269caeab73f6d6de24a3/ae3d8fbd1eb6926567560eb32ee8931b.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:11:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548246563</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MUHAMMAD IKHSAN XIA4 (25)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548246981</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><mark>DESAIN EKSTERIOR VINTAGE</mark></strong><strong> <br></strong><br>Desain vintage adalah gaya desain yang terinspirasi oleh era sebelumnya, dengan menampilkan elemen-elemen klasik seperti pola, warna, dan gaya yang mirip dengan desain zaman dahulu. Desain vintage dapat diterapkan dalam berbagai konteks dan menunjukkan nilai-nilai keindahan dan keunikan dari masa lalu<br><br>Karakteristik rumah vintage sebagai berikut : <br><strong>1. Kesan Jadul dan Kuno</strong><br>Salah satu karakteristik dari rumah vintage adalah kesan jadul dan kuno yang ditampilkan. Kesan tersebut bisa dilihat jelas dari penggunaan material, pemilihan aksesoris, termasuk furniture yang digunakan.<br><strong>2. Model Vintage</strong><br>Umumnya model vintage diambil dari model yang populer di masa lampau. Terkadang juga diambil dari model modern yang terkesan lusuh. Sedangkan furniture untuk rumah vintage tidak benar-benar harus merupakan barang dari masa lalu.<br><strong>3. Furniture Antik</strong><br>Meskipun asalnya rumah vintage menggunakan furniture antik yang berusia berusia puluhan tahun bahkan ratusan tahun, namun tidak menutup kemungkinan usia furniture lebih sedikit dari itu. Selama model dan tampilan kuno, maka furniture tersebut dapat dikategorikan sebagai vintage.<br><strong>4. Furniture Modern Terkesan Lusuh</strong>&nbsp; Terkadang furniture yang digunakan merupakan furniture dengan model yang modern, namun sengaja dicet ulang dengan menghadirkan efek cat mengelupas di beberapa bagian. Tujuannya agar kesan vintage bisa tercipta.<br><strong>5. Warna yang Digunakan</strong><br>Selain karakter di atas, warna vintage termasuk karakter yang paling menonjol dan mudah ditebak. Dalam hal ini, warna-warna yang umumnya digunakan untuk desain vintage adalah warna-warna lembut dan pastel, misalnya warna biru muda, pink, orange, kuning, hijau telur asin, dan merah.<br><strong>6. Dekorasi</strong><br>Untuk menampilkan kesan vintage pada dekorasi rumah, umumnya digunakan beberapa perabot yang menonjol untuk itu, seperti vas bunga yang berisikan beberapa tangkai bunga, lampu kuno, buku, tempat lilin, telepon jadul, dan semisalnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2012264702/4541679caa5b6280c29f42ad473559db/images__7_.jpeg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:11:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548246981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>zukhruf ridwan (xi mipa 4/36)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548250579</link>
         <description><![CDATA[<div>"rumah vintage" adalah rumah yang dirancang untuk mempertahankan gaya dan karakteristik arsitektur klasik yang dibuat pada masa lalu, seperti rumah gaya kolonial, rumah bergaya Art Deco, atau rumah bergaya Mid-Century Modern. Berikut adalah beberapa karakteristik utama rumah vintage:<br><br>1. Arsitektur yang khas: Rumah vintage biasanya memiliki arsitektur yang khas dan mencerminkan gaya arsitektur dari masa lalu. Beberapa contoh arsitektur khas pada rumah vintage adalah gaya Craftsman, Victorian, Mid-Century Modern, dan Art Deco.<br><br>2. Material bangunan yang khas: Material yang digunakan pada rumah vintage juga khas dan bisa dilihat pada eksterior dan interior rumah. Beberapa material khas pada rumah vintage adalah kayu, batu bata, keramik, kaca patri, dan logam.<br><br>3. Warna-warna khas: Warna-warna khas juga sering kali digunakan pada rumah vintage, seperti warna-warna pastel, warna-warna yang lembut, atau warna-warna yang cerah. Warna-warna khas ini menciptakan suasana nostalgik dan tenang di dalam rumah.<br><br>4. Pintu dan jendela khas: Rumah vintage sering kali memiliki pintu dan jendela yang khas, seperti jendela kaca patri dengan warna-warna khas atau pintu dengan desain ornamen khas.<br><br>5. Dekorasi yang khas: Dekorasi pada rumah vintage juga mencerminkan gaya dari masa lalu, seperti lampu gantung bergaya Tiffany, perabotan antik, benda-benda kerajinan tangan, dan benda-benda ornamen khas.<br><br>6. Fungsi ruang yang khas: Rumah vintage juga memiliki fungsi ruang yang khas dan biasanya memiliki ruang-ruang yang terpisah, seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dan ruang kerja.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017104033/4096c93b0c98ca4813ff46492eb5514d/IMG_20230410_080558.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:15:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548250579</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Callista Zahra Aghnia (XI MIPA / 06)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548257660</link>
         <description><![CDATA[<div>Apa itu Desain Minimalis?<br>Menurut interiordesign.id&nbsp;</div><div>Minimalis adalah tren desain yang dimulai pada abad ke-20 dan berlanjut hingga sekarang. Ini <mark>adalah gagasan desain yang dipreteli, menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, hingga hanya meninggalkan elemen-elemen pentingnya saja.</mark></div><div>Pernyataan terkenal untuk desain minimalis berasal dari seorang arsitek bernama Ludwig Mies van der Rohe: “Less Is More.”.<br>Moto lain datang dari seorang desainer, Buckminster Fuller: “Doing more with less.”.<br><br>Prinsip-prinsip penting desain interior minimalis dan bagaimana cara menerapkannya ke dalam rumah.<br>1. Minimalis bisa berarti ruang yang luas dengan minimal&nbsp;furniture&nbsp;dan juga detail.<br>2. Elemen utama gaya ini adalah memerhatikan bentuk, warna, dan tekstur.<br>3. Furniture, kain, atau partisi kaca memainkan peran sebagai room separator.<br>4. Dalam aksen, desain minimalis modern dibuat pada bentuk geometris dan asimetris yang tajam. Perabotan harus memiliki bentuk yang ramping dan dilapisi dengan lapisan warna netral.<br>5. Jumlah aksesori minimal.<br>6. Lantai harus terbuat dari bahan yang mudah dalam perawatan serta dibersihkan seperti kayu, linoleum, atau genteng.<br>7. Putih adalah warna utama untuk gaya ini. Putih membentuk dasar untuk dinding, lantai, dan&nbsp;furniture.<br>8. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih warna netral seperti beige, abu-abu, hijau muda.<br>9. Untuk aksen, Anda bisa menggunakan warna cerah, tetapi dibatasi hanya satu.<br>10. Wall art&nbsp;dan beberapa detail besar pada dinding.<br>11. Jendela besar yang biasanya tidak memiliki tirai atau corak, menciptakan efek ringan.<br><br>Simpulan : <mark>Prinsip dasar desain interior minimalis adalah tetap fokus pada garis yang bersih, permukaan keras, dan perabotan rendah. Namun, akhir-akhir ini kita juga melihat tepi yang lebih lembut, lebih banyak warna, dan juga tekstur yang bervariasi.</mark></div><div>Gaya interior minimalis masih merupakan pilihan paling banyak digunakan saat ini. Menjadikannya sebagai salah satu konsep desain, terutama desain interior, yang paling populer.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794953513/cd24a4ed656f7b1e04c51e210d1aa892/Desainrumahminimalisunik_scaled.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:21:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548257660</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alfarizki XI MIPA 4/1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548257739</link>
         <description><![CDATA[<div>Desain vintage mengacu pada desain yang menampilkan gaya dan estetika dari masa lampau, biasanya berkaitan dengan periode antara tahun 1920 hingga 1980-an. Desain vintage dapat meliputi banyak hal, seperti tipografi gaya, warna, bentuk, dan tekstur yang khas pada masa itu. Desain ini sering kali mencerminkan nostalgia dan mengingatkan pada waktu yang lebih sederhana atau romantis, dan dapat menjadi pilihan populer dalam desain produk, iklan, atau pemasaran untuk menarik perhatian pelanggan yang menginginkan sentuhan unik dan berbeda dari desain modern. Meskipun desain vintage terinspirasi dari masa lalu, mereka sering kali diadaptasi dengan elemen-elemen modern untuk menciptakan tampilan yang lebih segar dan relevan bagi audiens masa kini<br><br>Desain interior bergaya minimalis memang sering menjadi andalan masyarakat modern. Namun, sebenarnya ada berbagai gaya interior lainnya yang tak kalah menarik. Salah satu yang paling istimewa adalah desain interior vintage yang identik dengan kesan klasik.<br><br>Jika Anda bosan dengan interior yang terkesan biasa saja, gaya vintage bisa menjadi alternatif yang tepat. Padu padannya juga tidak sulit dan dapat disesuaikan dengan selera Anda. Jadi, Anda hanya perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini untuk merealisasikan nuansa vintage di rumah.<br><br>1. Menggunakan Dinding Berwarna Pastel<br>Desain Ruangan Vintage Warna Pastel. Warna-warna pastel merupakan ciri khas desain interior vintage yang sangat berbeda dengan gaya minimalis. Anda bebas memilih warna-warna pastel seperti peach, hijau telur asin, biru, kuning lembut, dan variasi warna pastel lainnya. Pemilihan warna-warna tersebut akan membuat ruangan terkesan lebih terang.<br><br>2. Identik dengan Furniture Retro. Gaya vintage di rumah juga juga harus dilengkapi dengan furniture yang modelnya bernuansa retro. Anda harus meluangkan waktu lebih banyak untuk berburu furniture bergaya tradisional. Untungnya, saat ini sudah banyak produsen memproduksi furniture berkualitas bergaya vintage, sehingga Anda tak akan kesulitan memilih yang terbaik sesuai dengan kebutuhan interior rumah Anda.<br><br>3. Memiliki Ukiran Furniture yang Khas. Tahukah Anda kalau ternyata interior vintage juga identik dengan ukiran? Aneka ukiran pada furniture, pajangan, atau perabot lainnya memberikan kesan elegan dan mewah. Itulah sebabnya Anda harus cermat memilih furniture maupun perabot yang modelnya serasi dengan interior rumah. Selain itu, butuh waktu dan kecermatan ekstra untuk membersihkan berbagai perabot yang penuh ukiran. Proses membersihkannya harus dilakukan secara seksama agar bersih maksimal tanpa merusak perabot tersebut.<br><br>4. Dihiasi dengan Ornamen Unik. Berbeda dengan gaya desain lainnya, gaya interior vintage mengutamakan ornamen dekorasi unik yang belum tentu diminati semua orang. Misalnya vas bunga, guci, dan cermin berukuran besar. Bentuk-bentuk ornamen dekorasi tersebut juga terbilang unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Tak jarang pula ornamen dekorasi interior vintage membuat ruangan jadi terkesan instagramable dan tidak monoton.<br><br>5. Adanya Motif Warna pada Perabot. Jika Anda menyukai benda-benda yang penuh warna dan motif, kemungkinan besar Anda menyukai rumah bernuansa vintage. Salah satu ciri khas gaya vintage adalah motif-motif penuh warna pada perabot. Anda bebas memilih perabot berupa peralatan makan, sarung bantal sofa, dan taplak meja dengan motif-motif mencolok yang penuh warna. Kalau bosan dengan dinding yang polos, Anda juga bisa memasang wallpaper bermotif untuk memperkuat kesan vintage.<br><br>6. Memakai Material Lantai yang Terkesan Hangat. Interior bernuansa vintage kurang cocok menggunakan material keramik warna putih untuk lantai. Sebagai gantinya, material lantai yang terkesan hangat bisa diaplikasikan sebagai pilihan terbaik. Anda dapat memilih ubin aneka motif, parket, atau lantai kayu. Material lantai yang istimewa tersebut membuat Anda harus lebih cermat merawatnya supaya tidak mudah tergores, rapuh, atau retak. Jangan lupa menyiapkan material pajangan dengan motif yang sama untuk mengantisipasi kejadian lantai rusak di kemudian hari.<br><br>7. Cocok Dipadukan dengan Interior Lain. Jika Anda tidak menginginkan nuansa interior vintage yang terkesan berat, Anda bisa memadukannya dengan gaya lain. Gaya vintage cukup mudah dipadukan dengan kesan minimalis, rustic, maupun industrial. Misalnya, Anda dapat menampilkan kesan vintage dari penggunaan furniture retro. Sedangkan dinding dan elemen ruangan lainnya bisa menggunakan nuansa minimalis atau rustic yang terkesan lebih ringan. Perpaduan ini akan membuat interior rumah Anda terkesan lebih unik dibandingkan hunian lainnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017094585/64c9eb21bd5ff37a79ce0dae2a84dbbc/verawaty_xmkg____CHoq01NnUoZ____.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:21:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548257739</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Haqqi Ghafur(24) XI MIPA 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548262432</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Retro adalah teknik mengulang gaya yang pernah populer pada masa lalu, terutama tahun 1970-an sampai tahun 1990-an. &nbsp;<br></strong><br></div><div><strong>Apa itu Retro?</strong></div><div>Retro adalah teknik mengulang gaya atau <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/memphis/">desain </a>yang pernah populer pada masa lalu, terutama tahun 1970-an sampai tahun 1990-an. &nbsp;<br><br></div><div>Istilah retro berasal dari kata dalam bahasa Inggris yaitu <em>retrograde</em> yang berarti <em>style </em>masa lalu. Retro berawal di Perancis, pada awal tahun 1970-an.<br><br></div><div>Gaya retro mulai banyak dipakai untuk mengenang, menjual, menawarkan, dan membuat perhatian publik pada karya cipta yang mengingatkan kembali gaya masa lalu.&nbsp;<br><br></div><div>Lalu, apa bedanya retro dan <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/vintage/">vintage</a>? Meski sama-sama menampilkan kesan jadul, retro dan vintage memiliki perbedaan yaitu pada era dan warna.&nbsp;<br><br></div><div>Era desain vintage dimulai dari tahun 1020-an hingga 1060-an, sedangkan <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/vintage/">desain </a>retro muncul pada era 1970-an hingga tahun 1990-an. Jika vintage didominasi warna-warna lembut atau pastel, retro memiliki ciri khas warna cerah dan hangat. Gaya desain ini bisa menunjukkan kepribadian penghuninya yang mandiri serta ceria.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017075919/bdcb0c237bb35209a94d99afea687008/353.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:26:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548262432</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Callista Zahra Aghnia (XI MIPA 4 / 06)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548262979</link>
         <description><![CDATA[<div>Apa itu Desain Minimalis?<br>Menurut interiordesign.id <br>Minimalis adalah tren desain yang dimulai pada abad ke-20 dan berlanjut hingga sekarang. Ini <mark>adalah gagasan desain yang dipreteli, menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, hingga hanya meninggalkan elemen-elemen pentingnya saja.</mark><br>Pernyataan terkenal untuk desain minimalis berasal dari seorang arsitek bernama Ludwig Mies van der Rohe: “Less Is More.”.<br>Moto lain datang dari seorang desainer, Buckminster Fuller: “Doing more with less.”.<br><br>prinsip-prinsip penting desain interior minimalis dan bagaimana cara menerapkannya ke dalam rumah.<br>1. Minimalis bisa berarti ruang yang luas dengan minimal&nbsp;furniture&nbsp;dan juga detail.<br>2. Elemen utama gaya ini adalah memerhatikan bentuk, warna, dan tekstur.<br>3. Furniture, kain, atau partisi kaca memainkan peran sebagai room separator.<br>4. Dalam aksen, desain minimalis modern dibuat pada bentuk geometris dan asimetris yang tajam. Perabotan harus memiliki bentuk yang ramping dan dilapisi dengan lapisan warna netral.<br>5. Jumlah aksesori minimal.<br>6. Lantai harus terbuat dari bahan yang mudah dalam perawatan serta dibersihkan seperti kayu, linoleum, atau genteng.<br>7. Putih adalah warna utama untuk gaya ini. Putih membentuk dasar untuk dinding, lantai, dan&nbsp;furniture.<br>8. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih warna netral seperti beige, abu-abu, hijau muda.<br>9. Untuk aksen, Anda bisa menggunakan warna cerah, tetapi dibatasi hanya satu.<br>10. Wall art&nbsp;dan beberapa detail besar pada dinding.<br>11. Jendela besar yang biasanya tidak memiliki tirai atau corak, menciptakan efek ringan.<br><br>Simpulan : <mark>Prinsip dasar desain interior minimalis adalah tetap fokus pada garis yang bersih, permukaan keras, dan perabotan rendah. Namun, akhir-akhir ini kita juga melihat tepi yang lebih lembut, lebih banyak warna, dan juga tekstur yang bervariasi.</mark></div><div>Gaya interior minimalis masih merupakan pilihan paling banyak digunakan saat ini. Menjadikannya sebagai salah satu konsep desain, terutama desain interior, yang paling populer.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794953513/a3bf9635794b94151549d75e2ca70d8e/Desainrumahminimalisunik_scaled.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:26:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548262979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Salsa Nadia Inkavela (XI MIPA 4/34)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548271733</link>
         <description><![CDATA[<div>Interiordesign.id – Desain minimalis adalah salah satu gaya desain yang paling signifikan abad sekarang. Ini mungkin bukanlah yang paling populer, tetapi memiliki pengaruh ke hampir segala bidang. Pengaruh desain minimalis bisa dibilang menembus lebih banyak bidang daripada hampir semua tren seni atau gaya desain lainnya.<br><br>Hampir semua memiliki pengaruh desain minimalis. Dari desain antarmuka (user interface), desain perangkat keras, desain mobil, film, dan game, hingga desain web, dan tidak terkecuali desain interior. Semua bidang tersebut dipengaruhi oleh gerakan minimalisme.<br><br>Kita mungkin tidak menyadari secara pasti apa itu minimalisme? Namun, besar kemungkinan saat ini kita justru sedang mengakrabi dan bahkan intim dengan desain minimalis. Ponsel pintar, perangkat lunak, atau antarmuka aplikasi, desain brosur yang disajikan secara grafis, atau hanya sekadar duduk-duduk santai pada sebuah sofa atau kursi. Sebuah ruang hidup dengan karakter dan tampilan minimalis.<br>Ada banyak sekali alasan mengapa minimalisme mampu menembus begitu banyak bidang namun kurang dikenal daripada desain pop art atau sejenisnya. Alasan yang paling prinsipil adalah karena minimalis memang lebih merupakan prinsip daripada sekadar sebuah gaya visual.<br><br>Akibatnya, karena minimalis merupakan prinsip dan arah desain, desainer di luar arsitektur, dan atau industri desain, dapat menerapkan dan mengadopsi prinsip-prinsip desain minimalis.<br><br>Minimalisme tidak mencolok dan wah, namun lebih mengedepankan kesederhanaan. Minimalisme memiliki pengaruh yang besar dan sangat luas.<br><br><strong>Apa itu Desain Minimalis?</strong><br>Minimalis adalah tren desain yang dimulai pada abad ke-20 dan berlanjut hingga sekarang. Ini adalah gagasan desain yang dipreteli, menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, hingga hanya meninggalkan elemen-elemen pentingnya saja.<br><br>Pernyataan terkenal untuk desain minimalis berasal dari seorang arsitek bernama Ludwig Mies van der Rohe: “Less Is More.”.<br>Moto lain datang dari seorang desainer, Buckminster Fuller: “Doing more with less.”.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017117189/fed389c8fc818cc1ede26cbaa2108971/images__1_.jpeg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:35:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548271733</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Annisa Nurindah Pramesti (XI MIPA 4/02) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548277078</link>
         <description><![CDATA[<div>Desain minimalis adalah gaya desain grafis yang berciri hanya menggunakan elemen-elemen penting untuk membuat visualisasi simpel, namun berkesan.<br>Konsep desain rumah bergaya minimalis ini jika dilihat sekilas, menampilkan kesan rumah yang amat sederhana, namun rumah ini terlihat sangat elegan serta nyaman ditempati oleh sebuah keluarga. Sebab tujuan dari rumah ini memberikan kenyamanan bagi pemiliknya.<br>Desain rumah bergaya minimalis memang mengutamakan kesan sederhana di tiap penampilannya, dan dapat dilihat lewat tampilan interior dan eksterior rumahnya. Untuk eksterior rumah bergaya minimalis sederhana biasanya memanfaatkan bentuk geometris dengan sentuhan garis-garis. Dimana lewat penggunaan garis horizontal dan vertikal ini bisa dihadirkan dengan tegas sekaligus berulang-ulang lewat tampilan eksterior rumah. Selain itu, bentuk segiempat pun bisa menjadi favorit untuk menampilkan tema tersebut.<br>Rumah minimalis cenderung memiliki atap yang berbentuk miring atau datar, dengan kemiringan cukup dalam. Sementara pada tampilan depan rumahnya, biasanya sering terdapat bingkai segiempat terbuat dari material beton dengan tujuan untuk menegaskan bentuk rumah itu sendiri. Sementara dalam desain interiornya, lebih mengutamakan pemanfaatan setiap ruangan yang ada dalam rumah tersebut.<br>Umumnya rumah bergaya minimalis dibangun di atas tanah atau lahan dengan luas areanya cukup kecil. Dengan begitu tampilan ruangan kerap didesain multifungsi atau memiliki manfaat ganda. Selain itu, ruangannya juga tidak terdapat sekat sehingga terlihat lebih lega dan leluasa.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794953513/9dbd05a4037992615c0af632198928a8/IMG_20230410_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:41:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548277078</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Orbi Faustina/ XI A 4 (30)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548279442</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut New York Film Academy, minimalis adalah gaya desain grafis yang berciri hanya menggunakan elemen-elemen penting untuk membuat visualisasi simpel, namun berkesan. Kini model rumah minimalis menjadi incaran, karena sudah banyak arsitek di Indonesia yang membuat desain rumah minimalis dengan harga yang terjangkau, hemat perabotan, dan memiliki pencahayaan yang baik.<br>Umumnya rumah minimalis mengedepankan konsep rumah yang fungsional. Hal ini tentunya tidak hanya dari segi eksteriornya saja melainkan juga desain interiornya. Rumah minimalis memiliki ciri tata ruang yang sederhana, polos, dan efisien. Dengan mengoptimalkan jendela kaca, membuat rumah minimalis sederhana tidak memiliki banyak sekat atau pembatas. Sekat, pilar, atau pembatas akan membuat ruangan semakin sempit saat tidak benar-benar dibutuhkan sehingga tak sesuai dengan konsep minimalis yang mengutamakan efisiensi ruang.&nbsp;<br>Ciri khas rumah minimalis lainnya adalah di pemilihan cat yang biasanya menggunakan warna warna yang kalem. Seperti, warna putih atau krem. Jadi, bukan warna-warna yang mencolok atau mentereng. Hal ini dilakukan untuk semakin memperdalam kesan kesederhanaannya.&nbsp;<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794935142/1e7efb0f1337d517065eeff3d4988afa/20230410_081123.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:44:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548279442</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Meira Wahyu Atiiqoh/22/XI MIPA 4 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548279772</link>
         <description><![CDATA[<div>RumahCom – Mungkin kita sudah sering mendengar gaya “kontemporer” ketika hendak memilih desain interior. Sejumlah pengembang juga ada yang menerjemahkan model eksterior fasadnya dengan tema kontemporer. Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan gaya kontemporer?<br><br>Banyak orang yang dengan mudah memaknai desain kontemporer dengan desain modern. Ya, memang ada beberapa elemen dari desain modern yang bisa diadaptasi menjadi gaya kontemporer. Akan tetapi keduanya memiliki perbedaan yang jelas.<br><br>Artikel yang dinukil dari Homedit.com berikut ini akan menjelaskan semua tentang desain kontemporer. Mulai dari ciri khasnya sampai dengan jenis-jenis campuran dengan gaya yang lainnya.<br><br>Bagaimana desain kontemporer berhubungan dengan gaya yang lainnya?<br><br>Karena sifat desain kontemporer yang selalu berevolusi, sangat mudah untuk mencampurkan gaya ini dengan gaya yang lain. Berikut ini beberapa jenis campuran gaya kontemporer dengan yang lainnya.<br><br>Kontemporer + Modern – Ruang bergaya kontemporer seringkali disandingkan dengan elemen dari desain modern. Untuk membuat ruangan tersebut terlihat berkesan kontemporer, perabot modern (sofa rendah, karpet tebal) bisa dicampur dengan perabot non-modern seperti keramik concrete dan dinding dengan cat grafis&nbsp;<br><br>Kontemporer + Tradisional – Perabot tradisional bisa berkesan kontemporer jika dikombinasikan dengan elemen yang cerah. Sebagai contoh, kayu berwarna keemasan, karpet bermotif ombre, serta warna abu cerah yang bisa membawa nuansa kontemporer ke dalam tren tradisional.<br><br>Kontemporer + Eklektik – Gaya eklektik terlihat cocok digabungkan dengan dengan desain kontemporer karena karakter mereka yang mencampurkan banyak gaya (mix and not match) ke dalam satu ruangan. Sebagai contoh, coba kombinasikan sofa berikut dengan meja kopi serta karpet Maroko untuk mencampur kedua gaya ini.<br><br>Kontemporer + Pedesaan – Gaya yang didominasi oleh kayu kayuan juga bisa dikombinasikan dengan desain kontemporer dengan mengabungkan strategis inklusi. Sebagai contoh pilihan garis lurus serta lapisan cozy di pilihan warna netral.<br><br>Seperti apa karakter dari desain kontemporer?<br><br>Tren dinamis yang merupakan karakter utama dari desain kontemporer membuatnya terkesan berubah-ubah setiap waktu. Akan tetapi, kami akan coba menjelaskan beberapa tipe elemen desain yang memberi sentuhan gaya kontemporer.<br><br>Pilihlah warna netral dan gelap,Garis yang jelas dan halus,Karya seni warna warni,Penyimpanan yang rapi,Color blocking,Nuansa nyaman dan cozy juga Motif dan pola<br><br>Hindari warna pop yang cerah,feminim dan minimalis<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2011886579/6addc28a331ca44ef1f852c2d025a884/1681089995085.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 01:44:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548279772</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CITRA LARASATI MASIDAYU XI MIPA 4/08</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548297904</link>
         <description><![CDATA[<div>Ketika mengerjakan proyek rumah modern&nbsp; satu ini, firma desain “Evolution Design” mendapatkan tantangan untuk mengintepretasi bentuk gerakan lokal ke dalam sebuah desain rumah modern&nbsp; dan lahirlah rumah modern “Flexhouse”.<br><br></div><div>Dengan struktur seperti roti sandwich, rumah ini didominasi dengan warna putih dan tekstur seperti anyaman.&nbsp; Struktur yang seperti snadwich ini juga memberikan rumah modern minimalis banyak ruang untuk dijadikan teras.<br><br>Bukaan yang banyak juga membuat setiap ruang yang ada di dalam rumah modern&nbsp; ini menyatu dengan lingkungan. Rumah modern ini menghadap langsung ke danau Zurich.<br><br>Salah satu konsep desain yang kini sedang diminati oleh banyak orang ialah desain modern. Desain ini, menawarkan tampilan yang tampak sederhana, namun bisa terlihat elegan dan kekinian. <br><br>Berikut terdapat empat ciri khas dari <a href="https://www.idntimes.com/life/diy/nisa-meisa-zarawaki/desain-eksterior-ala-american-farmhouse-c1c2?q=eksterior%20rumah">eksterior rumah</a> modern.<br>1. Garis tegas dan bersih<br>Ciri khas utama yang bisa langsung dilihat dari eksterior rumah modern ialah dengan menekankan garis tegas yang&nbsp; bersih.<br>2. Dominasi palet warna hitam dan putih</div><div>Eksterior rumah modern identik dengan pemilihan cat sederhana yang kontras. Biasanya warna yang digunakan didominasi oleh warna hitam dan putih. Warna putih digunakan untuk sebagian besar tembok rumah, sedangkan warna hitam lebih diprioritaskan pada kusen dan aksesoris lainnya. Meskipun terlihat minim warna, namun kombinasi antara dua warna tersebut dapat membuat eksterior rumah terlihat elegan.&nbsp;<br>3. Eksterior sederhana<br>Untuk menciptakan eksterior modern, kamu perlu membatasi dekorasi pada tampilan luarnya. Sebab desain ini memiliki ciri khas untuk menjaga eksteriornya agar tetap terlihat sederhana. Terlebih, kamu perlu menghindari ornamen yang berbau klasik.<br><br></div><div>Walupun eksterior rumah tampak sederhana, namun desain modern bisa menciptakan tampilan luar yang indah dan menawan. Biasanya desain ini mempercantik eksteriornya dengan memilih jendela kaca besar, permainan garis dan kombinasi warna hitam dan putih serta sedikit sentuhan warna netral lainnya.</div><div>4. Bahan ramping<br>Desain rumah modern biasanya memperbanyak lapisan dari bahan yang ramping untuk dipasang pada eksteriornya. Terlebih, material ramping dari kaca mendominasi tampilan luar pada rumah. Memperbanyak material kaca bisa menjadi dekorasi yang sempurna untuk menciptakan desain rumah yang tampak modern.&nbsp;<br><br></div><div>Selain material kaca desain ini biasanya juga memilih tiang penyangga dari besi berukuran ramping, plat baja dan kusen pintu yang tampak ringan. Pemasangan bahan ramping meminimalisir kesan dekorasi berlebihan pada eksterior rumah.&nbsp;<br><br></div><div>Pada intinya desain rumah modern tidak menyukai dekorasi, warna dan pernak-pernik yang berlebihan. Apalagi elemen atau ornamen khas yang terdapat pada desain rumah zaman dahulu.&nbsp;<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017126463/b8a5168f69cf8cc6c3ba16f4e6287a7a/Rumah_Modern_Minimalis_Flexhouse.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 02:02:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548297904</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadia Amelia Putri (XI MIPA 4/ 27)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548300213</link>
         <description><![CDATA[<div>Industrial artinya adalah konsep desain yang memberikan kesan berkesan setengah jadi atau unfinished. Konsep industrial terlihat unik, to-the-point, dan apa adanya ini terinspirasi dari berbagai komponen industri.&nbsp;<br><br>Gaya ini identik dengan gaya interior pabrik industri pada abad ke-19. Sejarah konsep industrial adalah dari orang Eropa di mana mereka seringkali menggunakan bangunan pabrik yang tidak digunakan sebagai hunian.<br><br>Mereka akan membiarkan tampilan bangunannya tanpa dipol atau diubah sedikitpun. Inspirasi dari sebuah gaya industri sangat erat pada gaya mentah yang terlihat di gudang , pabrik, atau struktur industri lainnya.&nbsp;<br><br>Hal ini ditunjukkan dengan tampilan detail arsitektur yang nampak terbuka seperti penggunaan batu bata tanpa plester. Sementara detail pada bangunan industri sering menggunakan bahan batu bata, logam, atau bahan daur ulang lainnya.<br>Ciri Khas dan Konsep Industrial<br>1.Bahan<br>&nbsp;konsep industrial yang unik akan sangat terlihat pada material yang digunakan. Jika Anda ingin memakai gaya ini, hindari penggunaan bahan yang memberikan kesan mewah seperti kain sutra.&nbsp;<br>2.Warna<br>Warna juga merupakan elemen penting dalam menerapkan konsep rancangan bergaya industri.<br>3.Garis&nbsp;<br>Ciri khas gaya industrial selanjutnya yaitu adanya garis lurus dan struktur tegas.&nbsp;<br>4.Furnitur&nbsp;<br>Kunci utama sebuah rumah industrial adalah Kesederhanaan.&nbsp;<br>5.Aksesoris dan Dekorasi&nbsp;<br>Untuk memberikan kesan sederhana dan minimalis, penggunaan aksesoris atau dekorasi termasuk jarang pada desain rumah industrial.<br>Kelebihan Desain interior<br>1.Terjangkau, karena pemilihan material dan furniture tidak perlu mewah.&nbsp;<br>2.Bebas bereksplorasi dan bisa menyesuaikan tampilan menggunakan furnitur dan dekorasi yang benar-benar unik.<br>3.Kontras antara modern dan klasik bisa bersanding secara harmonis.&nbsp;<br>4.Ramah lingkungan, karena pendekatan yang menggunakan bahan daur ulang ulang, minim cat, dan tidak selalu membutuhkan sistem bahan bakar dan tenaga yang boros.&nbsp;<br>5.Leluasa dan nyaman.<br>Sementara itu, kekurangan rumah industri adalah pemilihan material, furnitur, dan lainnya yang memerlukan perjuangan ekstra.&nbsp;<br><br>Sebab, gaya industrial tidak hanya menampilkan keunikan, tetapi harus memiliki konsistensi agar tidak menjadikannya terlihat murahan.<br><br>Pencarian bahan dan dekorasi juga mungkin lebih sulit, tetapi tentunya hasilnya juga akan sangat memuaskan saat ditekuni hingga tuntas.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2011877646/c4b4cc4654b71d364c7149f0de544edc/fasad_rumah_industrial_1024x769.jpg" />
         <pubDate>2023-04-10 02:05:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2548300213</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RIRIN SETYANINGSIH XI MIPA 4 (32) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556132930</link>
         <description><![CDATA[<div>Pengertian Konsep industrialGaya desain interior industri (bahasa Inggris: Industrial design) adalah seni terapan di mana estetikadan usability(kemudahan dalam menggunakan suatu barang) suatu barang disempurnakan. Desaininterior industri menghasilkan kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, ataugaris dan warna, atau gabungannya, yang berbentuk 3 atau 2 dimensi, yang memberi kesan estetis,dapat dipakai untuk menghasilkan produk, barang, komoditas industri atau kerajinan tangan. Gayaindustrial biasanya menggunakan warna-warna monokromatik dan terkesan maskulin. Material yangdigunakan biasa juga memakai bahan-bahan yang didaur ulang atau bahan-bahan industri seperti kaca,besi dan alumunium yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan elemen interior yang menarik.Gaya desain interior industrial memang memiliki penggemarnya sendiri. Bagi para penggemar yangingin suasana huniannya tampil rough dan maskulin, pilihan gaya desain ini sangat mewakili pribadiAnda yang adventurous! Desain interiornya berkutat pada pemilihan material yang tampak apa adanyaseperti dinding batu bata ekspos, lantai beton, material yang ada difinishing dengan menonjolkanbentuk dan tekstur alaminya. Tampilan akhirnya adalah suasana yang misterius dan sedikit keras tapi&nbsp; tetap cozy</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794951131/eb904a569450d62afbab2ff969d8184a/IMG_20230417_WA0003.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:02:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556132930</guid>
      </item>
      <item>
         <title>GANIS GALUH PINASTI 16 XI MIPA 4 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556133345</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><mark>DESAIN INTERIOR MINIMALIS MODERN</mark></strong><br><em>Mengutip pufikhomes.com,</em> gaya interior minimalis adalah pendekatan desain yang ditandai dengan penghematan dalam dekorasi. Konsep desain ini bisa dicapai melalui penggunaan furniture fungsional dan benda-benda interior, bentuk geometris, serta kombinasi yang biasanya tidak lebih dari dua warna dasar.&nbsp;</div><blockquote>Desain minimalis adalah desain yang dipreteli, menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, hingga hanya meninggalkan elemen-elemen pentingnya saja.&nbsp;</blockquote><div>Minimalisme tidak bisa dilepaskan dari pemikiran terkenal seorang Ludwig Mies Van der Rohe, yaitu “Less is More”. Ia adalah salah seorang tokoh arsitektur modern dunia. Menurut sang Arsitek, yang lebih dikenal dengan sebutan “Mies,” untuk menciptakan “tulang” interior, ia banyak menggunakan bahan-bahan modern seperti baja industri dan juga kaca, sembari tetap menekankan pada ruang terbuka dan kesederhanaan. Banyak yang percaya bahwa konsep desain modern minimalis sangat erat dengan gaya minimalis karena prinsipnya yang meminimalisir penggunaan elemen-elemen non-fungsional. Tetapi, interpretasi terhadap konsep “Less is More” pada interior minimalis sebenarnya sangatlah luas dan bisa diaplikasikan pada berbagai elemen dan aspek desain interior itu sendiri.<br><br>Pertanyaan pentingnya, seperti apa sebenarnya penampilan dari ruangan-ruangan dengan penerapan gaya minimalis?<br><br>Berikut saya ringkaskan ke dalam 4 poin :&nbsp;</div><ul><li>Gaya Geometris</li></ul><div>Garis kuat menjadikan interior minimalis tetap menarik. Desainer biasanya banyak bereksplorasi dengan berbagai macam bentuk-bentuk, baik dari segi bentuk ruangan, bentuk furniture, hingga bentuk pola yang diterapkan pada interior. Namun, dalam konsep interior yang simpel ini, penggunaan bentuk-bentuk ini justru dibuat lebih sederhana. Eksplorasi bentuk lebih diutamakan pada ergonomi, kenyamanan, dan fungsi, bukan pada estetika desain.</div><ul><li>Meminimalisir penggunaan perabotan</li></ul><div>Oleh sebab interior minimalis lebih mengutamakan fungsi, pertimbangkan untuk mulai mengurangi berbagai perabotan dengan fungsi pendukung yang dalam keseharian tidak terlalu sering digunakan. Konsep interior ini ‘hanya’ fokus pada penggunaan perabotan utama yang memang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas di ruangan tersebut. Misal, jika Anda memiliki sebuah kursi di sudut ruangan, tetapi&nbsp; pada kenyataannya kursi tersebut tidak pernah dipakai, hapus kursi tersebut dalam daftar perabotan pilihan.</div><ul><li>Penggunaan warna-warna monokrom</li></ul><div>Elemen warna merupakan salah satu elemen interior yang kerap menjadi senjata saat mengeksplorasi konsep modern minimalis. Namun, pemilihan perpaduan warna ini tidak mengacu pada unsur estetika, tetapi lebih mengutamakan pada tingkat kenyamanan dari ruangan itu sendiri. Pada akhirnya, jangan heran jika Anda menemui banyak sekali warna-warna netral seperti putih yang dominan pada konsep interior ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2023029722/1027a8ddec83fed9f54774c4b9f03657/images.jpeg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:03:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556133345</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fathin Fathia XI MIPA 4 (14) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556137439</link>
         <description><![CDATA[<div>Desain rumah gaya industrial merupakan soal ekspos dan memamerkan komponen. Selain itu tampak elemen struktural sebuah bangunan.<br><br>Bangunan yang menggunakan konsep industrial berbeda dengan bangunan-banguanan seperti biasanya. Karena konsep bangunan tersebut tidak menampakan elemen struktur bangunan yang terlihat rapi. Seperti tembok yang diplester ataupun yang lainnya.<br><br>Namun desain ini membiarkannya dalam bentuk batu bata ekspos agar terlihat lebih alami. Akan tetapi hal ini lebih membuat kesan rumah menjadi estetik dan juga klasik.<br><br>Penerapan desain arsitektur industrial lebih mementingkan penyesuaian fisik bangunan dengan berbagai teknik desain sehingga karakter asli bangunan tak dihilangkan.<br><br>Meskipun terkesan sedikit suram, namun sebetulnya gaya industrial memberi tampiran khas yang modern, sederhana, namun penuh estetika.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2023022686/f9411680739f4f0e9be8d074cc804cce/IMG_20230417_075213.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:07:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556137439</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Melisa Pratiwi XI MIPA 4 (23)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556140624</link>
         <description><![CDATA[<div>Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan. Desain Industri dihasilkan oleh pendesain adalah seorang atau beberapa orang yang menghasilkan Desain Industri.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794933696/25a7bfb8a5413833d2383ec003de7fe3/IMG_20230417_WA0003.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:09:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556140624</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ida Ayu Sita Maheswari Arianti (XI MIPA 4/17)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556142167</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Ada banyak kesalahpahaman dalam desain kontemporer, sehingga membuat beberapa orang menyamakannya dengan desain modern atau bahkan minimalis&nbsp;<br><br>Desain rumah kontemporer adalah gaya arsitektur yang terus berkembang, di mana perubahannya membuat desain ini sulit untuk didefinisikan dengan gambaran yang pasti.&nbsp;<br><br>Desain ini termasuk ke dalam salah satu bentuk modern dari desain arsitektur, yang lebih mirip sebagai penggabungan dari berbagai gaya dan aliran desain rumah.<br><br>Dalam hal ini, desain kontemporer lebih berfokus pada sisi estetika yang sedang tren, sesuatu yang terasa seperti desain “zaman now.”&nbsp;<br><br>Ada beberapa ciri khusus dari desain rumah kontemporer, salah satunya adalah garis melengkung pada bagian eksteriornya.<br><br>Selain itu, kesan ramah lingkungan juga sering ditemukan pada bagian fasad rumah bergaya kontemporer.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2023029041/d70d1ae164288bd466a9a04de415152b/b07dd4bbd382fd0687de40224d75c213.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:11:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556142167</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Intan Gita Safitri XI MIPA 4 (20)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556149376</link>
         <description><![CDATA[<div>Gaya desain industrial yaitu karakter bangunan yang identik dengan penggunaan material yang berbahan dasar metal, dan dinding bata dengan lantai dasar biasanya menggunakan kayu,beton, ataupun semen. Karakteristik ruangan ini yaitu memberikan kesan unfinished. Biasanya tipe desain ini populer digunakan untuk cafe-cafe. Tetapi sekarang sudah mulai banyak orang menggemari tipe desain ini untuk diterapkan untuk dekorasi rumah/residensial.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794933696/be23041e5ed068aac5ba83a320372537/IMG_20230417_WA0004.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:17:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556149376</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556167434</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Bisma Andhika XI MIPA 4 (05)<br><br></strong>Gaya Retro adalah suatu jenis desain ruang yang tekniknya mengulang gaya yang pernah populer pada masanya&nbsp; yang berkembang antara tahun 1930-1970.<br><br>Ciri khas gaya retro adalah sifatnya yang atraktif.<br>Tujuan dari penggunaan desain interi<br>Retro&nbsp; ini memang untuk memunculkan memori yang berkaitan dengan gaya-gaya yang berkembang pada masa itu&nbsp; <br><br>Karena menggunakan dasar atau referensi masa lalu,maka gaya retro terbagi dalam beberapa jenis sesuai dengan gaya yang berkembang pada masa tersebut. Misalnya gaya retro art deco yang menggunakan konsep desain pada tahun 1930.<br><br><strong><br></strong><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2023030077/5c2807069bee5da42a50f7b648091b6b/rumahkolonialbelandajadul12.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:31:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556167434</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ario wahyu priyadi Xl Ipa 4(04)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556168190</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Arsitektur modern</strong> atau <strong>arsitektur modernis</strong> adalah sebuah istilah yang ditujukan untuk sekelompok gaya <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Arsitektur">arsitektur</a> yang muncul pada paruh pertama abad ke-20 dan menjadi dominan setelah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II">Perang Dunia II</a>. Ini berdasarkan pada teknologi pembangunan baru, terutama penggunaan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kaca">kaca</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Baja">baja</a> dan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Beton">beton</a>; dan setelah penolakan dari gaya <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_Beaux-Arts">Beaux-Arts</a> dan <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_neoklasik">arsitektur neoklasik</a> tradisional yang menjadi populer pada abad ke-19. <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_modern#cite_note-FOOTNOTETietz19996-10-1"><sup>[1]</sup></a> Di antara gerakan terpenting dalam <a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Sejarah_arsitektur&amp;action=edit&amp;redlink=1">sejarah arsitektur</a>, yang kurang lebih secara langsung memengaruhi semua arsitektur dan perencanaan kota <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-20">abad ke-20</a>, dikenang sebagai Master of the Movement <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Le_Corbusier">Le Corbusier</a> , <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ludwig_Mies_van_der_Rohe">Ludwig Mies van der Rohe</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Walter_Gropius">Walter Gropius</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Frank_Lloyd_Wright">Frank Lloyd Wright</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Alvar_Aalto">Alvar Aalto</a>, tetapi juga orang Italia <a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Giovanni_Michelucci&amp;action=edit&amp;redlink=1">Giovanni Michelucci</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Gio_Ponti&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gio Ponti</a> , <a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Gualtiero_Galmanini&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gualtiero Galmanini</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/w/index.php?title=Franco_Albini&amp;action=edit&amp;redlink=1">Franco Albini</a>.Desain modern sendiri hanya merujuk pada satu <strong>gaya desain tertentu yang sedang berkembang dan hanya digunakan pada satu periode tertentu</strong>. Desain ini pun memiliki ciri khas dan karakteristik tampilan ruangan yang bersih, rapi, dan cenderung minim dekorasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2023036545/0b887a1868d4864be70c9b88e62fae9d/3d_rendering_large_modern_contemporary_house_wood_concrete__1_.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:32:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556168190</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RAHMAD ADI KUNCORO (31) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556168557</link>
         <description><![CDATA[<div>Rumah modern adalah salah satu konsep yang hadIr lebih awal di antara konsep yang populer saat ini. Kemunculannya pada Abad Pertengahan, sekitar abad ke-19 dan ke-20, yang hadir bersamaan dengan perkembangan industri, sebagai inovasi alternatif gaya tradisional atau klasik di masa itu.<br>Rumah modern memiliki andil besar dalam melahirkan konsep rumah minimalis atau rumah kontemporer pada umumnya saat ini. Karena itu pula, rumah modern penampakannya mirip dengan rumah kontemporer sehingga seringkali dianggap sama.<br>Namun rumah modern sebenarnya lebih cocok mengacu pada gaya retro, yang merupakan manifestasi dari gaya modern yang sebenarnya. Nilai utama dari gaya arsitektur modern adalah kesederhanaan. Nilai itu diterapkan dalam bentuk bangunan yang umumnya minim dekorasi, serta penggunaan warna-warna yang netral seperti putih atau abu-abu.<br>Dari segi warna, rumah modern juga mengedepankan nilai kesederhanaan, dengan pemilihan warna putih, abu-abu atau warna netral lainnya. Meski kesannya monton, namun jangan salah, warna itulah yang membuat rumah modern terlihat lebih tenang dan nyaman.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2023045011/5ee593a5ef9ac801651b53c2fa68996e/IMG_20230417_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2023-04-17 01:32:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556168557</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadila Dewi Aisa (12 XI MIPA 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556295079</link>
         <description><![CDATA[<div>Konsep industrial merupakan salah satu gaya desain dimana rancangannya terfokus pada desain ala pabrik dengan adanya material ekspos, tampilan interior yang tampak tidak selesai, ataupun tampilan mekanikal yang tampak memukau. Desain Industrial memiliki beberapa kelebihan yaitu, desainnya lebih ramah terhadap lingkungan, membuat sirkulasi udara di dalam bangunan lebih lancar,&nbsp;<br>memberikan kesan sederhana,&nbsp;<br>hemat biaya,&nbsp;<br>memberikan kesan hangat dan nyaman.&nbsp;<br><br>Ciri khas dari desain industrial adalah : Over-Expose, Salah satu ciri utama bangunan industrial adalah over expose. Artinya banyak hal yang dibiarkan “terlihat” dan ditata sedemikian rupa sehingga tampak rapi, berkonsep, dan bergaya.<br>Dalam desain industrial selalu memadukan unsur kayu dan logam,Interaksi tekstur kayu dengan permukaan kasar dan metal atau logam berkilau, sedikit berwarna hitam, warna emas, atau tembaga merupakan ciri lain desain industrial.<br>Selanjutnya adalah identik dengan warna monokrom,&nbsp;<br>Selain dibiarkan polos dan terekspos, elemen-elemen pada bangunan industrial hanya akan ditampilkan dengan warna monokrom atau warna bumi seperti cokelat, abu-abu, dan hijau kusam.&nbsp;<br>Dalam desain industrial banyak yang menggunakan material daur ulang,Material upcycle dan recycle merupakan ciri utama pada bangunan industrial. Upcycle merupakan barang bekas yang dimodifikasi baru, sedangkan recycle adalah proses daur ulang barang bekas untuk digunakan kembali.&nbsp;<br>Yang terakhir adalah desain lantai, desain lantai yang digunakan lebih unik. Karena, rumah berkonsep industrial sangat menghindari penggunaan lantai granit atau keramik karena tampilannya tak sesuai dengan kesan dari gaya industrial.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017128397/1ba57ac7d8144330f7f025f78cf46b6d/images.jpeg" />
         <pubDate>2023-04-17 03:18:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2556295079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dian nur kusumaningsih (MIPA4/09)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581202807</link>
         <description><![CDATA[<div>Rumah dengan desain kontemporer artinya rumah yang berfokus pada sisi estetika maupun elemen yang sedang tren atau bersifat kekinian. Rumah kontemporer di era 1920-an banyak dipengaruhi gerakan art deco, sedangkan di dekade 1970-an, rumah kontemporer cenderung bergaya bohemian<br><br>Dalam desain sendiri, kontemporer menggambarkan sesuatu yang fleksibel dan selalu berubah. Sebab, seiring dengan berjalannya waktu, maka material dan model baru terus tercipta. Biasanya konsep satu ini akan memadukan beberapa gaya pilihan yang bisa disesuaikan dengan desain hunian.<br><br>Rumah kontemporer didesain tanpa banyak sekat antar ruangan. Biasanya, cukup menggunakan furnitur yang menjadi sebagai pemisah antara ruangan satu dengan lainnya. Teknologi juga menjadi salah satu item yang menjadi ciri khas dari rumah kontemporer.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2042068917/fb1d67296de6da6ddf49c56badcd542f/0d0cba8404cc60b8e0cdfb8fc7efb1a9.jpg" />
         <pubDate>2023-05-08 00:41:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581202807</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rizky Alya Putri XI MIPA 4 (33)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581205839</link>
         <description><![CDATA[<div>Rumah minimalis sederhana memiliki ciri tata ruang yang sederhana, polos, dan efisien dengan volume ruang bertingkat. Bentuk sederhana, denah lantai terbuka, dinding interior minimal, area penyimpanan sederhana, dan penekanan pada keleluasaan pandangan adalah ciri khas dari denah rumah minimalis.</div><ul><li>Karakteristik rumah minimalis yang dapat Anda lihat dari luar adalah intensitas penggunaan kaca. Jendela besar ini dimaksudkan agar udara dan sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalam rumah. Dengan begitu, tingkat kelembaban dalam rumah akan selalu terjaga. Selain itu, pencahayaan alami juga mampu memberi penekanan dan nilai estetika lebih pada furnitur yang terpapar cahaya.</li><li>Dengan mengoptimalkan jendela kaca, membuat rumah minimalis sederhana tidak memiliki banyak sekat atau pembatas. Sekat, pilar, atau pembatas akan membuat ruangan semakin sempit saat tidak benar-benar dibutuhkan sehingga tak sesuai dengan konsep minimalis yang mengutamakan efisiensi ruang. </li></ul><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1794933535/c6a9c3c5b166bcd47902db1fde6d5764/430e5c7ca5b39c85dfd5f78e1ad60d8b.jpg" />
         <pubDate>2023-05-08 00:44:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581205839</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Meira Wahyu Atiiqoh/22</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581240166</link>
         <description><![CDATA[<div>Rumah kontemporer tak hanya berfokus pada sesuatu yang unik dan terkesan futuristik saja. Rumah kontemporer justru merupakan salah satu desain yang menerapkan prinsip eco home sebagai daya tariknya.<br>Tak selalu berupa elemen alam seperti pepohonan, ciri eco-home di rumah kontemporer adalah adanya ruang terbuka. Bukaan dalam rumah berfungsi sebagai salah satu akses udara segar dan sirkulasi udara.<br>Sebelum kita masuk ke pembahasan mengenai karakteristik rumah kontemporer, perlu diketahui perbedaan antara rumah kontemporer dengan rumah berdesain minimalis dan modern. Berikut ini penjelasannya:<br>Perbedaan rumah kontemporer dengan rumah desain minimalis<br>Rumah kontemporer kerap disamakan dengan desain minimalis Skandinavia, yang menampilkan tona natural, garis yang tegas dan dekorasi yang sederhana. Berbeda dengan rumah desain minimalis, rumah kontemporer tak terbatas pada itu saja.<br>Di rumah kontemporer, Anda akan menemukan beberapa elemen alami seperti kursi rotan, atau detail industrial seperti lampu gantung besi. Anda bahkan bisa menemukan aksen bohemian pada permadani Maroko di rumah kontemporer.<br>Jadi, perbedaan rumah kontemporer dengan rumah desain minimalis terletak pada fleksibilitas desain dan tata ruangnya.<br>Perbedaan rumah kontemporer dengan rumah desain modern<br>Orang juga kerap menyamakan rumah kontemporer dengan yang berdesain modern. Padahal desain modern mengacu pada desain yang muncul di awal hingga pertengahan abad ke-20, sedangkan kontemporer artinya secara spesifik mengacu pada desain kekinian tertentu.<br>Lebih fleksibel daripada sekadar modern, desain kontemporer artinya juga meminjam banyak elemen dari berbagai gaya. Itulah mengapa rumah berdesain kontemporer menghasilkan tampilan yang lebih segar dan unik, serta merepresentasikan tren suatu era atau dekade yang spesifik.<br>Jadi, perbedaan rumah kontemporer dengan rumah desain minimalis terletak pada era yang direpresentasikannya. Jika rumah dengan desain modern mencakup era yang lebih luas, rumah kontemporer secara spesifik mewakili tren suatu era.<br>Itulah tadi perbedaan antara rumah kontemporer dengan rumah berdesain minimalis dan rumah berdesain modern. Untuk lebih jelasnya, berikut ini sederet karakteristik rumah kontemporer yang lebih dari sekadar estetika:<br>Pencahayaan natural rumah kontemporer<br>Jendela dan bukaan yang besar merupakan hal yang lazim ditemukan pada rumah dengan desain kontemporer. Ini membuat pencahayaan natural yang maksimal di dalam ruang-ruangnya.<br>Pilihan warna netral rumah kontemporer<br>Pilihan warna netral menjadi bagian dari desain rumah kontemporer. Penggunaan warna-warna netral seperti putih, hitam, krem, dan grayscale merupakan salah satu ciri dari desain kontemporer.<br>Dekorasi minimalis rumah kontemporer<br>Dekorasi di rumah kontemporer lebih sedikit, atau menjadikannya pusat perhatian dalam ruang. Misalnya Memasang lukisan atau karya seni lain berukuran yang besar di dinding.<br>Elemen alam pada rumah kontemporer<br>Material natural seperti kayu, batu-batu alam, atau memasukan tanaman ke dalam tata ruang merupakan bagian dari karakter rumah kontemporer. Rumah kontemporer bahkan kerap menerapkan penggunaan tanaman pada bagian rumah yang cenderung tak lazim seperti atap.<br>Elemen industrial pada rumah kontemporer<br>Kesan industrial dari penggunaan beton, atau besi tanpa finishing juga kerap diaplikasikan pada desain rumah kontemporer. Biasanya elemen industrial ini dipadukan dengan detail minimalis sehingga berkesan kekinian atau kontemporer.<br>Kesan futuristik rumah kontemporer<br>Rumah kontemporer kerap berkesan futuristik atau seperti berasal dari masa depan. Ini karena perpaduan elemen alam dan industrial, serta garis desain minimalis, menghasilkan bentuk bangunan yang unik</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2037953729/dae7b41427259dff9e51358bf93d1069/1681089595313.jpg" />
         <pubDate>2023-05-08 01:15:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581240166</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fira Anggara Suraning Tyas (15) XI MIPA 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581242198</link>
         <description><![CDATA[<div>sumber<br><strong>Interiordesign.id-<br><br>a.Definisi Kontemporer</strong></div><div><br></div><div>Kamus besar bahasa indonesia (KBBI) mendefinisikan istilah kontemporer sebagai pada waktu yang sama; semasa; sewaktu; pada masa kini; dewasa ini. Hal tersebut dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang mengacu pada hal-hal ‘saat ini.’</div><div>Merujuk definisi kontemporer menurut KBBI tersebut, bagaimana pun, desain kontemporer mengacu pada dekorasi interior yang lebih mutakhir. Bahkan sebuah gaya desain yang disebut kontemporer di tahun 2000an, tidak akan lagi dianggap ‘kontemporer’ pada masa kini atau masa yang akan datang. Desain kontemporer tahun 2000an bisa dianggap dan telah menjadi sebuah gaya desain interior vintage pada saat sekarang.Gaya interior kontemporer ini menampilkan suasana ruang yang rapi dan bersih. Sebuah gaya desain yang bisa dikatakan merepresentasikan masa kini.&nbsp;</div><div><br></div><div>Yang paling menarik dalam gaya desain interior ini adalah gaya ini akan selalu terus berkembang. Anda dapat terus memperbarui konsep desain interior kontemporer sesuai tren yang ada.</div><div><br></div><div><strong>b.Istilah Kontemporer dalam Seni &amp; Desain</strong></div><div><br></div><div>Istilah “kontemporer” dalam seni dan desain populer di tahun 1970an dan mengacu pada desain masa kini. Diawali sebagai penggabungan berbagai gaya, secara bertahap desain kontemporer mengembangkan eksklusivitasnya sendiri.</div><div>Desain kontemporer tidak saja meminjam beberapa elemen dan unsur dari modernisme atau gaya modern, namun juga mengambil beberapa elemen dari art deco, dekonstruktivisme, futuristik dan beberapa gaya interior lainnya.</div><div><br></div><div><strong>c. Ciri Khas Gaya Desain Interior Kontemporer</strong></div><div><br></div><div>Interior kontemporer menggunakan banyak garis yang terlihat ramping dan kontras. Bisa dipadukan dengan penggunaan bahan sutra, beludru, linen atau wol pada bantal, bedcover, dan beberapa perabotan lainnya. Hal tersebut untuk menghilangkan kesan kaku dan menampakan aksen yang lebih menarik.</div><div>Material seperti baja, krom, nikel biasanya digunakan untuk perangkat keras, lampu dan beragam aksesori, dengan pilihan warna hitam sebagai aksen yang menonjol. Furnitur berukuran besar biasanya tidak mendapatkan tempat dalam interior kontemporer.</div><div>Sebaliknya, furniture kayu berwarna terang atau gelap sering sekali digunakan. Furniture berlapis pada interior kontemporer mampu memberikan tampilan yang nyaman dan lembut.</div><div><br></div><div>Pencahayaan menjadi salah satu ciri khas dan merupakan faktor sangat penting pada interior kontemporer. Pencahayaan digunakan untuk fokus pada elemen atau dinding aksen atau karya seni. Floor lamp, lampu track, biasanya merupakan pilihan paling populer.</div><div><br></div><div>Gaya desain interior kontemporer lebih memilih untuk tidak membawa dan memertahankan kesan dan ciri gaya desain interior pada era sebelumnya. Kenyataannya, interior kontemporer lebih memilih untuk menunjukkan diri dan tampil dalam ‘kedewasaan’ masa sekarang. Pada sisi lainya, desain interior kontemporer juga tidak menampilkan kesan futuristik atau masa depan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2042062621/c56c8761554dc1815dd68f7daa875a1b/A8320CF9_C927_48AF_B567_2EE379384005.jpeg" />
         <pubDate>2023-05-08 01:17:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tanyayunanto/9rh0yy6py7lmrtdu/wish/2581242198</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
