<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Peristiwa Pasca Proklamasi Kemerdekaan by </title>
      <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1</link>
      <description>kelompok 3</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-02-01 13:01:55 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-03-14 15:18:09 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Penandatanganan kapitulasi antara Jepang dan Sekutu.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151682053</link>
         <description><![CDATA[<div>penandatanganan dokumen pernyataan resmi kekalahan jepang di lakukan di atas kapal USS Missouri yang sedang berada di Teluk<br>Tokyo pada tanggal 2 September 1945. Dua orang perwakilan Jepang,<br>satu dari perwakilan sipil dan satu dari perwakilan militer,<br>menandatangani dokumen tersebut sebagai tanda resminya pengalihan<br>kekuasaan semua wilayah jajahan Jepang kepada Sekutu.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://2.bp.blogspot.com/-qUQ1pUf6-6M/XACuBPIVp9I/AAAAAAAAA64/i3HcgBTeIFwrdd5E02oWVunpp6H9JfgkQCLcBGAs/s640/sshot-334.png" />
         <pubDate>2021-02-02 03:09:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151682053</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tentara AFNEI tiba di Indonesia.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151693294</link>
         <description><![CDATA[<div>AFNEI adalah bagian dari tentara Sekutu yang khusus<br>dikirim ke Indonesia untuk melakukan beberapa tugas, yaitu:<br>• Mengambil alih kekuasaan Indonesia dari tangan Jepang.<br>• Mengembalikan para tentara Jepang yang masih di Indonesia untuk kemudian di pulangkan ke<br>Jepang.<br>• Menangkap para penjahat perang.<br>• Membebaskan tawanan sekutu yang di tahan Jepang. Kedatangan AFNEI ini sebenarnya sudah diawali dengan dikirimnya Mayor Greenhalgh beserta<br>pasukannya ke Jakarta pada tanggal 14 September 1945. pada tanggal 29 September 1945, kapal penjelajah<br>Cumberland yang membawa pasukan AFNEI lainnya berlabuh di Tanjung Priok.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://i21.servimg.com/u/f21/16/67/34/85/11245.jpg" />
         <pubDate>2021-02-02 03:16:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151693294</guid>
      </item>
      <item>
         <title>queena 6 voli</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151695513</link>
         <description><![CDATA[<div>PENDATANGANAN KAPITULASI<br>pendatangan dokumen pernyataan resmi di lakukan di atas kapal USS misouri pada tanggal 2 september 1945.Perwakilan militer mendatangani dokumen pengalihan kekuasaan semua wilayah jajahan jepang.<br>TENTARA AFNEI TIBA DI INDO<br>AFNEI adalah tentara sekutu yang di kirim ke indonesia untuk bertugas mengambil alih kekuasaan indonesia dari tangan jepang dll.Kedatangan AFNEI diawali mayor greenhalgh pada tanggal 14 september 1945.<br>PERTEMPURAN MEDAN AREA<br>Pada tanggal 9 oktober 1945 paukan AFNEI membonceng tentara NICA.Tentara NICA sewenang wenang dan sombong  dan pada 13 oktober 1945 jadilah pertempuran .<br>PALAGAN AMBARAWA<br>Pertempuran ambarawa terjai pada 21 november 1945.Pertempuran i ni pecah karena dari tindakan AFNEI dan NICA.Pertempuran AFNEI memakan banyak korban.<br>PERTEMPURAN SURABAYA<br>Pada tanggal 20 oktober1945 tentara AFNEI mendarat ke semarang di pimpin oleh jenderal Betheli.Pada tangggal 10 november 1945 pecah lah pertempuran besar di surabaya.<br>PINDAHAN IBU KOTA DARI JAKARTA KE YOGYAKARTA<br>Pada tanggal 3 januari 1946 Ir.soekarno rapat darurat untuk memindahkan ibukota. Pada tanggal 4 januari 1946 ibukota pun di pindahkan ke yogyakarta.<br>BANDUNG LAUTAN API<br>Pasukan sekutu memasuki kota bandung pada bulan oktober 1945.Sekutu mengeluarkan ancaman kepada orang bandung untuk menyerahkan senjata nya.Lalu mereka akhir nya membakar bagian bandung selatan.<br>PERUNDINGAN LINGKARJATI<br>Pada 10 november 1946 diadakan prundingan antara Indonesia dan Belanda.Tapi hasil perundingan merugikan indonesia .<br>PUPUTAN MARGARANA<br>Pada tanggal 17 agustus tahun 1945 Gusti ngurah memerintahkan untuk membentuk pasukan tentara untuk mengambil wilayah di bali dari tangan belanda.<br>AGENSI MILITER BELANDA<br>Pada tanggal 21 juli 1947 Belanda menyerang serentak daerah Indonesia.Penyerangan Belanda tersebut di kenal sebagai agensi militer belanda 1.<br>PERJANJIAN REVILLE<br>Perjanjian reville berlangsung pada tanggal 17 januari 1948 .Hal terbelakangi penyerangan belanda terhadap wilayah indonesia  .<br>AGENSI MILITER BELANDA 2<br>Belanda terus melanjak indonesa padahal, indonesia sedang mengalami banyak masalah .Perundingan perundingan terus di lakukan .Pada tanggal 18 desember 1948 belanda menyatakan tidak terkait lagi dengan perjanjian reville.<br>SERANGAN UMUM 1 MARET<br>Pada 1 maret 1949 mereka berhasil menduduki yogyakarta selama 6jam.Agensi militer ini tidak menguntungkan bagi Belanda.<br>PERJANJIAN ROEM ROIJEN<br>Perjanjian roem roijen adalah perjanjian antara indonesia dan belanda.konferensi meja bubar dilaksanakan pada tanggal 14april 1949.<br>KONFERENSI MEJA BUBAR<br>Konferensi meja bubar dilaksanakan di den haag belanda pada tanggal 2 november 1949.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-02 03:17:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151695513</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pertempuran Medan Area </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151699336</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada tanggal 9 Oktober 1945 Pasukan AFENI tiba Medan dengan membonceng tentara NICA. Melihat gelagat yang kurang baik, para pemuda di sana segera membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Perkiraan para pemuda itu ternyata benar. Tentara NICA bebuat sewenang-wenang dan sombong sehingga pertempuran pun pecah pada tanggal 13 Oktober 1945. Pertempuran ini merupakan awal dari perjuangan bersenjata bagi rakyat di Medan. Pertempuran ini dikenal dengan nama Pertempuran Medan Area. Bentrokan antara rakyat</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-02 03:20:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151699336</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Palagan ambarawa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151700331</link>
         <description><![CDATA[<div>Pertempuran Ambarawa terjadi tanggal 21 November 1945. Pecahnya pertempuran ini bermula<br>dari tindakan AFNEI dan NICA yang membebaskan interniran Belanda di Magelang dan Ambarawa<br>tanpa berunding terlebih dahulu dengan pihak republik. Ketika datang ke Semarang tanggal 20 Oktober 1945, tujuan AFNEI adalah<br>untuk mengurus tawanan perang dan tentara Jepang yang ada di sana. Pada tanggal 12 Desember 1945, para pejuang kembali menyerang AFNEI secara serempak pada<br>waktu yang bersamaan. Pertempuran berlangsung selama empat hari. Akhirnya pada tanggal 15<br>Desember 1945, pasukan AFNEI yang merupakan tentara Inggris dapat diusir dari Ambarawa.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://portalambarawa.files.wordpress.com/2015/11/palagan2.jpg" />
         <pubDate>2021-02-02 03:20:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151700331</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pertempuran Surabaya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151824479</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada tanggal 20 Oktober 1945, pasukan AFNEI mendarat di Semarang<br>dipimpin oleh Brigadir Jenderal Betheli. Kemudian pada tanggal 25<br>Oktober 1945 pasukan AFNEI, di bawah komando Brigadir Jenderal<br>A.W.S. Mallaby mendarat di Surabaya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-02 04:32:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1151824479</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vira 6 voli</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1163778429</link>
         <description><![CDATA[<div>PENANDATANGANAN KAPITULASI <br>Pendatanganan dokumen pernyataan resmi kekalahan Jepang resmi di lakukan di atas kapal uss misteri pada tanggal 2 September 1945.dua orang perwakilan sipil dan satu perwakilan militer, menandatangani dokumen sebagai tanda resminya pengalihan kekuasaan semua wilayah jajahan. TENTARA AFNEI TIBA DI INDO AFNEI adalah tentara Sekutu yang dikirim ke Indonesia untuk bertugas mengambil alih kekuasaan Indonesia dari tangan Jepang dll. Kedatangan AFNEI ini sebenarnya sudah diawali dengan dikirimnya mayor greeanhalg beserta pasukannya ke Jakarta pada tanggal 14 September 1945.pada tanggal 29 September 1945,kapal penjajah Cumberland yang membawa pasukan AFNEI lainnya berlabuh di tanjong priok<br>PERTEMPURAN MEDAN AREA</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-04 14:05:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1163778429</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pemindahan Ibukota dari Jakarta ke Yogyakarta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180091918</link>
         <description><![CDATA[<div>Sejak kedatangan AFNEI yang dibonceng NICA, para pemimpin Indonesia menganggap situasi<br>Jakarta sudah tidak aman dan tidak kondusif untuk menjadi ibukota negara. Akhirnya, pada tanggal<br>3 Januari 1946, Ir. Soekarno menggelar rapat darurat untuk memindahkan ibukota negara. Kota<br>yang dianggap paling aman adalah Yogyakarta. Pada tanggal 4 Januari 1946, secara diam-diam, Ir<br>Soekarno dan seluruh pejabat RI pada saat itu secara diam-diam meninggalkan Jakarta dengan menggunakan kereta api malam.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://sulselonline.com/wp-content/uploads/2019/12/ibu-kota-negara-baru-jadi-provinsi-sendiri.jpg" />
         <pubDate>2021-02-09 02:47:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180091918</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bandung Lautan Api</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180097194</link>
         <description><![CDATA[<div>Pasukan Sekutu memasuki Kota Bandung pada bulan<br>Oktober 1945. Di Bandung, Sekutu mengeluarkan<br>ancaman agar orang-orang Bandung menyerahkan senjata<br>hasil lucutan dari tentara Jepang.Selain itu juga, Sekutu<br>meminta pihak pejuang dan rakyat meninggalkan kota<br>Bandung. Dengan alasan penjagaan keamanan.Ultimatum itu tidak dihiraukan oleh para pejuang<br>sehingga sering terjadi bentrokan dengan pihak Sekutu.Setelah ultimatum pertama tidak dihiraukan. Datang ultimatum yang kedua pada tanggal<br>23 Maret 1946. Isinya meminta segera mengosongkan seluruh Kota Bandung. Pemerintah Republik<br>Indonesia di Jakarta memerintahkan agar ultimatum kedua dipatuhi oleh masyarakat Bandung.Akhirnya, para pejuang yang tergabung dalam TRI (Tentara Republik Indonesia) di Bandung<br>dengan berat hati meninggalkan Kota Bandung menuju arah selatan, yakni ke Baleendah,<br>Dayeuhkolot, Soreang dan daerah lain di sekitarnya.Sebelum meninggalkan Kota Bandung, pejuang-<br>pejuang Republik melancarkan serangan umum ke arah posisi Sekutu di Bandung Utara.<br>Pada tanggal 24 Maret 1946, mereka membakar semua bangunan dan barang yang ada di Kota<br>Bandung bagian selatan.Pada peristiwa ini gugur dua orang anggota TRI yang dipercaya untuk meledakkan gudang mesiu<br>milik Sekutu. Mereka yang gugur bernama Mohammad Toha dan Mohammad Ramdan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://image.slidesharecdn.com/bandunglautanapi-160327131829/95/bandung-lautan-api-7-638.jpg?cb=1459084753" />
         <pubDate>2021-02-09 02:51:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180097194</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perundingan Linggarjati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180106403</link>
         <description><![CDATA[<div>Karena perlawanan rakyat Indonesia terhadap keberadaan<br>NICA yang ingin menguasai kembali Indonesia yang tak kunjung<br>berhenti, pada tanggal 10 November 1946 diadakanlah perundingan<br>antara Indonesia-Belanda.Perundingan diadakan di Linggarjati,<br>sebelah selatan Cirebon. Pihak Indonesia dipimpin oleh Perdana<br>Menteri Sutan Syahrir, pihak Belanda dipimpin olen Van Mook.<br>Perundingan selesai pada tanggal 15 November 1946.Naskah<br>hasil perundingan resmi ditandatangani pemerintah kedua negara<br>pada tanggal 25 Maret 1947. Tapi hasil perundingannya merugikan Indonesia. Adapun hasil<br>perundingan Linggarjati adalah:<br>- Belanda hanya mengakui wilayah Indonesia secara de facto atas Jawa, Sumatera, dan<br>Madura.<br>- Pihak Indonesia dan Belanda sepakat membentuk Republik Indonesia Serikat.<br>- Indonesia harus ikut dalam Uni Indonesia Belanda yang dipimpin oleh Belanda.<br>- Belanda harus meninggalkan wilayah RI paling lambat tanggal 1 Januari 1949.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 02:57:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180106403</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Puputan Margarana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180108868</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada tanggal 17 Agustus 1945, I Gusti Ngurah Rai diperintahkan untuk<br>membentuk Tentara Keamanan Rakyat di Bali sebagai upaya untuk<br>menghadang agresi Belanda yang ingin kembali menguasai Bali.Pada awalnya Belanda berusaha membujuk I Gusti Ngurah Rai untuk<br>bergabung dan bekerja sama dengan pasukan Belanda. Namun tentu saja hal<br>itu ditolak mentah-mentah.Akibat penolakan itu, Belanda kemudian mengirim<br>pasukannya untuk mengepung pasukan I Gusti Ngurah Rai di Tabanan, namun<br>ternyata pasukan tersebut sudah berpindah tempat ke sebuah desa<br>bernama Desa Marga. Belanda mengejar dan pada tanggal 20 Nobember<br>1946 terjadilah pertempuran sengit.Pasukan I Gusti Ngurah Rai berhasil memukul mundur pasukan<br>Belanda.<br>Namun ternyata pertempuran belum usai. Belanda kembali datang dengan membawa bala<br>bantuan pasukan dan peralatan tempur modern, termasuk pesawat tempur. Pasukan yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai pun akhirnya terdesak ke sebuah daerah terbuka. Saat itulah I Gusti<br>Ngurah Rai mengeluarkan perintah puputan atau bertempur habis-habisan.I Gusti Ngurah<br>Rai bersama pasukannya gugur dalam peristiwa tersebut, yang kemudian dikenal sebagai peristiwa<br>Puputan Margarana.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 02:59:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180108868</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agresi Militer Belanda I</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180115179</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada tanggal 21 Juli 1947, Belanda menyerang secara serentak daerah-daerah Indonesia.<br>Penyerangan Belanda tersebut dikenal sebagai Agresi Militer Belanda I. Tujuan penyerangan ini<br>adalah untuk menguasai wilayah-wilayah perkebunan dan minyak di Jawa dan Sumatera. Dalam agresi<br>tersebut Belanda berhasil menguasai wilayah-wilayah strategis Indonesia, terutama wilayah yang<br>kaya akan hasil rempah, hasil tambang, dan wilayah pesisir yang memiliki pelabuhan.Australia dan India mengecam agresi militer Belanda tersebut. Wakil-wakil mereka di PBB<br>mendesak agar masalah Indonesia dibahas dalam sidang Dewan Keamanan. PBB menerima tanggapan<br>wakil kedua negara tersebut. Tembak-menembak pun dihentikan, setelah PBB memerintahkannya.<br>Perundingan bersama Dewan Keamanan dilakukan. Akhirnya, tercetuslah keputusan gencatan senjata<br>antara kedua belah pihak. Keputusan gencatan senjata diumumkan pada tanggal 5 Agustus 1947 dan<br>dianggap secara resmi berakhir pula agresi militer Belanda I tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 03:03:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180115179</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perjanjian Renville</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180117892</link>
         <description><![CDATA[<div>Perjanjian Renville berlangsung pada tanggal 17 Januari 1948.<br>Hal ini dilatarbelakangi penyerangan Belanda terhadap wilayah-<br>wilayah Indonesia secara terus menerus dalam Agresi Militer<br><br>Belanda I. Karena itu, PBB kemudian menfasilitasi sebuah<br>perundingan untuk menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda<br>dengan membentuk Komisi Tiga Negara (KTN), yang terdiri dari<br>Australia yang akan mendampingi Indonesia dalam perundingan,<br>Belgia sebagai pendamping Belanda, dan Amerika Serikat sebagai<br>penengah.<br><br>Perundingan dilaksanakan tanggal 8 Desember 1947 di atas kapal perang Angkatan Laut<br>Amerika Serikat, USS Renville yang sedang berlabuh di Teluk Jakarta.Delegasi Indonesia<br>dipimpin oleh Mr. Amir Sjarifuddin dan delegasi Belanda dipimpin oleh R. Abdulkadir<br>Widjojoatmodjo, seorang Indonesia yang memihak Belanda. Hasil perundingan Renville adalah:<br>- Wilayah Republik Indonesia diakui Belanda antara lain: Jawa Tengah, Yogyakarta dan<br>Sumatera.<br>- Pasukan TNI harus ditarik mundur dari wilayah-wilayah yang tidak diakui sebagai wilayah<br>Indonesia.<br>- Republik Indonesia akan menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat.<br>- RIS memiliki kedudukan sejajar dengan Uni Indonesia Belanda.<br><br>Modul Kelas 4, 5, dan 6/2020/2021/SD Mutiara Bunda Halaman 205<br>Pada tanggal 17 Januari 1948, kedua belah pihak menandatanganinya. Perjanjian tersebut<br>menyebabkan kedudukan Indonesia terkurung oleh daerah pendudukan Belanda. Rakyat Indonesia<br>sangat tidak menyetujui hasil tersebut. Mereka mengajukan protes keras sehingga menyebabkan<br>Kabinet Amir Sjarifuddin jatuh.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 03:06:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180117892</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agresi Militer Belanda II</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180120961</link>
         <description><![CDATA[<div>Belanda terus saja menekan Indonesia. Padahal, Indonesia pada saat itu sedang mengalami<br>banyak masalah. Beberapa di antaranya adalah masalah pertikaian akibat Perjanjian Renville di<br>kalangan republik dan pemberontakan PKI yang hendak mengubah Republik Indonesia menjadi<br>negara komunis. Masalah ini menyebabkan Belanda mendapat peluang untuk lebih menekan<br>Indonesia.<br>Perundingan-perundingan sering dilakukan. Akan tetapi, pihak yang selalu diuntungkan adalah<br>Belanda. Bahkan, pada tanggal 18 Desember 1948, Belanda menyatakan tidak terikat lagi dengan<br>Perjanjian Renville.<br>Pada tanggal 19 Desember 1948 pukul 06.00 WIB, Agresi Militer Belanda II mulai dilakukan.<br>Pesawat-pesawat tempur Belanda langsung menyerang Yogyakarta yang merupakan ibukota RI saat<br>itu. Dengan segera, Belanda menguasai Lapangan Terbang Maguwo dan kemudian seluruh Kota<br>Yogyakarta.<br>Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta serta beberapa pejabat tinggi yang waktu<br>itu ada di Yogyakarta ditangkap dan ditawan Belanda. Kedua pimpinan bangsa Indonesia itu oleh<br>Belanda diperlakukan sebagai tawanan perang. Presiden Soekarno dibuang ke Prapat (Sumatra<br>Utara) dan Wakil Presiden Moh. Hatta ke Pulau Bangka.Penawanan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia tidak menyebabkan pihak Indonesia mengalah<br>kepada Belanda. Kekuasaan dan pemerintahan tetap dipegang oleh bangsa Indonesia. Pada saat<br>terjadi penyerangan oleh Belanda, pemerintah telah menugasi Menteri Kemakmuran, Mr.<br>Sjarifuddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di<br>Bukittinggi Sumatra Barat.TNI telah keluar dari Kota Yogyakarta dan melakukan perang gerilya dipimpin<br>oleh Jenderal Sudirman. Para penduduk juga telah diungsikan ke luar kota dan beberapa daerah<br>penting di dalam kota dibumihanguskan. Dengan demikian, Belanda hanya mampu menguasai Kota<br>Yogyakarta dalam keadaan kosong.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 03:08:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180120961</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Serangan Umum 1 Maret</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180124717</link>
         <description><![CDATA[<div>Dengan dikuasainya Yogyakarta dan ditawannya pemimpin-pemimpin Indonesia, Belanda<br>mengumumkan kepada dunia bahwa Republik Indonesia sudah tidak ada lagi. Tentu saja pengumuman<br>Belanda ini membuat marah TNI dan rakyat.<br>Karena itulah, untuk membuktikan kepada dunia internasional bahwa Republik Indonesia masih<br>berdiri, pada tanggal 1 Maret 1949.Sebenarnya, agresi militer ini bagi Belanda tidak menguntungkan. Semua pihak, baik dari dalam<br>maupun luar negeri mengecam tindakan Belanda ini. Dewan Keamanan PBB pun mulai membahasnya.<br>Oleh karena tekanan politik dari negara lain dan perlawanan TNI yang dibantu rakyat sangat gencar,<br>akhirnya pihak Belanda mau menerima perintah Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan agresi<br>militernya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 03:11:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180124717</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perjanjian Roem-Roijen</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180129077</link>
         <description><![CDATA[<div>Perjanjian Roem-Roijen adalah perjanjian antara Belanda dan Indonesia<br>yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan kedua negara sebelum<br>Konferensi Meja Bundar dilaksanakan. Dilaksanakan pada tanggal 14 April 1949<br>di Hotel Des Indes, Jakarta.<br>Nama perjanjian ini diambil dari nama perwakilan kedua negara, yaitu<br>Mohammad Roem yang merupakan perwakilan dari Indonesia, dan Herman van<br>Roijen yang menjadi perwakilan Belanda.<br><br>Isi Perjanjian Roem-Roijen adalah sebagai berikut:<br>1. Tentara bersenjata Republik Indonesia harus menghentikan aktivitas<br>gerilya.<br>2. Pemerintah Republik Indonesia turut serta dalam Konferensi Meja<br>Bundar (KMB).<br>3. Dikembalikannya ibukota negara ke Yogyakarta.<br>4. Tentara bersenjata Belanda harus menghentikan operasi militer dan<br>membebaskan semua tahanan politik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 03:14:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180129077</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konferensi Meja Bundar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180129910</link>
         <description><![CDATA[<div>Konferensi Meja Bundar (KMB) dilaksanakan di kota Den<br>Haag Belanda pada tanggal 23 Agustus – 2 November 1949.<br>Isi dari Konferensi Meja Bundar adalah:<br>1. Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia<br>Serikat (RIS) sebagai sebuah negara yang merdeka.<br>2. Dibentuknya Uni Indonesia-Belanda untuk bekerja<br>sama dengan status sukarela dan sederajat.<br>3. Republik Indonesia Serikat akan mengembalikan hak<br>milik Belanda dan memberikan hak-hak serta izin baru untuk perusahaan-perusahaan<br>Belanda.<br>4. Republik Indonesia Serikat harus membayar semua utang Belanda yang dari tahun 1942.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-09 03:15:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galuhpuspita82682/9m732iqmblky0pw1/wish/1180129910</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
