<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Mengenal Tradisi Masyarakat by Annisa Putri</title>
      <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg</link>
      <description>Disini kita akan belajar untuk memahami makna dari simbol-simbol yang sering muncul dalam sebuah tradisi masyarakat.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-09-27 07:28:12 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-11-09 02:48:56 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365915979</link>
         <description><![CDATA[<div>https://youtu.be/L2ysuw52BS0https://youtu.be/L2ysuw52BS0<br><br>- What?<br>Mangongkal holi adalah sebuah tradisi membongkar kembali tulang-belulang dan menempatkannya kembali ke suatu tempat, tepatnya di sebuah tugu. Ini adalah salah satu upacara yang dianggap sakral bagi kehiduan masyarakat Batak Toba. Upacara Mangokal Holi ini memiliki proses panjang mulai dari penggalian hingga pada proses pesta yang membutuhkan waktu sangat panjang hingga ber hari-hari lamanya.<br>- Why?<br>Karena upacara mangokal holi merupakan bentuk ekspresi penghormatan masyarakat Batak Toba terhadap leluhur upacara ini juga bertujuan untuk mengeratkan tali kekerabatan di antara keluarga atau marga.<br>- Who?<br>Upacara Adat Batak Mangongkal Holi dilakukan oleh sekelompok marga untuk mendirikan monumen atau kuburan bagi nenek moyang mereka. Kuburan yang baru bisanya berbentuk monumen Tugu sebagai penanda asal muasal nenek moyang atau leluhur dari rumpun marga tersebut.<br>- Where?<br>Dilakukan di sekitaran Danau Toba<br>- When?<br>1 tahun setelah meninggal dan sudah menjadi tulang belulang.<br>Secara umum, tidak ada aturan pasti mengenai waktu pelaksanaan Mangokal Holi. Akan tetapi, orang-orang dari suku Batak biasanya melangsungkan tradisi ini setelah bermimpi berjumpa leluhur atau tetua yang sudah meninggal dan memohon untuk dipindahkan tulang belulangnya ke tempat yang lebih tinggi.<br>- How?<br>Sebelum Mangokal Holi dimulai, sekelompok orang dari marga tersebut akan meminta izin keluarga istri untuk melakukan penggalian kuburan. Setelahnya, kuburan leluhur akan digali untuk diambil tulang belulangnya.<br><br>Tulang belulang tersebut akan dicuci bersih lalu ditempatkan di sebuah peti yang nantinya akan diletakkan di sebuah tugu. Dalam upacara tersebut, hidangan berupa nasi dan daging kerbau juga dihidangkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1870868791/1269c59f7f30ada958ddecca48f680f8/Wymn_Preset___82__0565956_.mp4" />
         <pubDate>2022-11-02 02:18:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365915979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>tradisi potong jari yang dilakukan oleh suku Dani yang berada di Pegunungan Tengah, Papua, tradisi ini melambangkan ungkapan kesedihan bagi perempuan (terkhusus perempuan patubaya) di suku Dani yang kehilangan anggota keluarganya, tradisi ini pertama kali di temukan pada tahun 1900-1940. Alat yang di gunakan adalah kapak batu / pisau atau dengan cara mengigit jari mereka hingga putus  mereka mempercayai memotong jari tangan adalah simbol kerukunan, kebersatuan dan kekuatan dari manusia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365916623</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-02 02:18:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365916623</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365919766</link>
         <description><![CDATA[<div>Who : Suku Mentawai di Kalimantan<br>What : Tradisi yang menunjukan kecantikan ala Suku Mentawai , seperti&nbsp;<br>- Runcing Gigi<br>- Tato<br>- memanjangkan Telinga<br><br>When : Diperkirakan tradisi&nbsp; ini sudah ada berbarengan dengan eksistensi pertama kali suku tersebut mendiami Kepulauan Mentawai sekitar tahun 500 SM<br><br>Where : Di Pedalaman pulau Kalimantan<br><br>Why : Mereka melakukan tersebut sebagai simbol kecantikan perempuan dalam perspektif suku mentawai. Semakin banyak tato dan bergigi runcing, juga semakin panjang cuping telinganya berarti kecantikannya bertambah dan terlihat molek. Selain itu juga menjadi simbol keseimbangan tubuh dan jiwa.<br><br>How : Proses Peruncingan Gigi menggunakan alat yang terbuat dari besi atau kayu yang sudah diasah. Tidak memakai alat bius.<br><br>Untuk proses membuat tato/titi, tinta yang dipakai berasal dari arang kayu atau bekas pembakaran yang dihaluskan, lalu dicampur dengan perasan tebu.<br>Beragam motif yang dilukis pada tubuh tak sembarang. Tato di Mentawai disebut sebagai titi atau tiktik, yakni identitas. Selayaknya identitas, pada tato yang tertera tergambar mulai dari tanah asal, status sosial, hingga seberapa hebat seorang pemburu.<br><br>Sedangkan Proses untuk mendapatkan 'titi'&nbsp; termasuk menjalani sejumlah upacara adat dan juga pantangan yang tidak semua orang sanggup melewatinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1870841706/0b2930db619431add02f30849fbb7330/Tradisi_Kecantikan_Suku_Mentawai.mp4" />
         <pubDate>2022-11-02 02:21:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365919766</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365941928</link>
         <description><![CDATA[<div>• Apa &amp; Dimana<br>Ritual Ma'nene merupakan salah satutradisi yang dilakukan suku Toraja di Sulawesi Selatan (Sulsel). Tradisi ini berupa membersihkan jenazah yang telah meninggal puluhan bahkan ratusan tahun atau yang telah berbentuk mumi.</div><div>&nbsp;<br>• Kapan</div><div>Tradisi ini dilakukan setiap ada anggota keluarga dari masyarakat Toraja yang meninggal dunia. Seluruh keluarga almarhum berkumpul dan warga sekaligus wisatawan ikut menyaksikan.</div><div>&nbsp;</div><div>• Siapa<br>Pada awalnya, tradisi Ma’nene ini berasal dari seorang yang menjadi pemburu binatang bernama Pong Rumasek ia menemukan mayat dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Lalupong memakaikan baju yang layak kepada mayat tersebut. Setelah itu Pong menjadi mudah untuk mendapatkan hewan buruan. Hal ini membuatnya merasa bahwa jasad dari orang yang sudah meninggal tetap layak untuk mendapat perawatan dan juga penghormatan. Masyarakat Baruppu kemudian mewarisinya dan masih terus ada hingga saat ini.<br><br></div><div>&nbsp;</div><div>&nbsp;• Kenapa</div><div>Kenapa tradisi ma'nene dilakukan?</div><div>untuk menghormati leluhur yang sudah lebih dulu meninggal dunia. Menurutnya, suku Toraja memang sangat menjaga dan menghormati leluhur. Masyarakat Toraja itu selalu memperhatikan leluhurnya.</div><div>&nbsp;<br>• Bagaimana</div><div>Bagaimana cara orang Toraja mengawetkan mayat? Masyarakat Toraja punya ramuan khusus untuk mengawetkan mayat. Selepas jasad mengering akan di simpan di dalam peti. Peti jenazah kemudian dimasukkan ke dalam Patane dan liang bukit berbatu. Cara pemakaman khas masyarakat Toraja.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1844278557/da2aa8efb95c4a05e1c9442d32d428bd/trim_1D0969C0_5C03_4826_9895_7E2CCAE884B9.MOV" />
         <pubDate>2022-11-02 02:38:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365941928</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365941930</link>
         <description><![CDATA[<div>Tradisi perang tomat di kabupaten lembang&nbsp;<br><br></div><div>Perang ini dinamakan ‘Rempung Tarung Adu Tomat’ atau ‘Perang Tomat’. Satu peristiwa perang yang berkaitan dengan makna ngaruwat ( ruwatan). Ngaruwat sendiri esensinya merupakan membersihkan diri dari hal yang buruk, atau membuang sifat-sifat busuk yang ada dalam setiap individu, atau dengan kata lain “miceun rereged, geugeuleuh keukeumeuh.”&nbsp;<br><br></div><div>Perang tomat mulai dilaksanakan secara rutin sejak tahun 2012 di Kampung Cikareumbi RW03 Desa Cikidang Kecamatan Lembang dan sejak itu telah digelar secara rutin saat bulan Agustus atau September setiap tahun. Lebih tepatnya, Perang Tomat dilaksanakan di Kampung Cikareumbi RW03 Desa Cikidang Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat<br><br></div><div>Perang tomat dirayakan oleh warga sekitar kampung Cikareumbi Lembang, yang mayoritas peserta merupakan petani tomat. Pada awalnya, perang tomat terjadi sebagai wujud paduan ungkapan kreasi seni di balik penderitaan masyarakat petani tanaman tomat, dari ketidakberdayaan situasi rendahnya penghargaan terhadap hasil panen, sebagai bentuk ekspresi semangat, kegembiraan, dan sebagai wujud syukur telah diberikan air yang melimpah kepada warga RW03 Kampung Cikareumbi Desa Cikidang yang diwujudkan dalam bentuk kesenian .<br><br></div><div>Makna simbolis dari interaksi perang tomat tersebut merupakan ungkapan membuang sial segala macam hal-hal buruk dalam diri masyarakat. Hal ini, kata beliau, juga berlaku dalam tanaman yang di mana telah terserang penyakit sehingga membusuk.<br><br><a href="https://drive.google.com/drive/folders/1-3RajTrNBSXE7KZXgIGivzyUZ3WFbyRs">https://drive.google.com/drive/folders/1-3RajTrNBSXE7KZXgIGivzyUZ3WFbyRs</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1870836162/b02eba64c802b5981b9c42948117d97e/tomato_war.jpg" />
         <pubDate>2022-11-02 02:38:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365941930</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365943542</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1844278557/15f93e4c8832aeac915f0208f4bbff71/9BFF97A5_FE7D_4FF0_A74A_461EF29C3B9D.jpeg" />
         <pubDate>2022-11-02 02:39:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2365943542</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2375984489</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1870841706/a323a910189c2212bf92e9ac177fdfee/images.jpg" />
         <pubDate>2022-11-09 01:48:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2375984489</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2375986263</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/oQxVxptRwHs" />
         <pubDate>2022-11-09 01:49:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/belajarsosiologi5/939ac2rov8ktprtg/wish/2375986263</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
