<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>PKP Kelompok 5 &quot;Model Komunikasi Menurut Para Ahli&quot; by IVANA SANDRA SEKAR PUTERI</title>
      <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-03-23 12:35:12 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-03-23 16:23:27 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Shannon &amp; Weaver</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342528177</link>
         <description><![CDATA[<div>Dikemukaan Claude Shannon dan Warren Weaver dalam bukunya <em>Mathematical theory of communication. </em>Menekankan pada penyampaian pesan berdasarkan tingkat kecermatan. Model Shannon dan Weaver mengasumsikan bahwa sumber informasi menghasilkan pesan untuk dikomunikasikan. Menganggap bahwa komunikasi adalah fenomena statis dan satu arah. Pada model komunikasi ini terdapat konsep <em>entropy, redundancy, noise, dan channel capacity</em>. <em>Redundancy</em> adalah pengulangan kata yang dapat menyebabkan rendahnya <em>entropy</em>. Melibatkan tujuh (7) komponen komunikasi, yaitu <strong><em>information source</em></strong><em> </em>(sumber informasi), <strong><em>message </em></strong>(pesan), <strong><em>transmit </em></strong>(alat/saluran penyampaian), <strong><em>signal </em></strong>(tanda, sinyal), <strong><em>receiver </em></strong>(alat penerima), <strong><em>destination </em></strong>(sasaran penerima pesan), <strong><em>noise source</em></strong> (sumber gangguan). </div><ul><li>Proses komunikasi dimulai dengan adanya suatu sumber informasi</li><li>Sumber informasi tersebut kemudian membentuk serangkaian pesan untuk dikomunikasikan melalui alat/saluran penyampaian pesan tertentu</li><li>Pesan yang disampaikan tersebut berbentuk sinyal atau tanda (kata-kata verbal, lisan, tertulis, gambar, dll)</li><li>Sinyal tersebut diterima melalui alat penerima tertentu dan menjadi pesan yang diterima oleh pihak sasaran penerima</li><li>Dalam prakteknya, proses penyampaian pesan tidak terlepas dari adanya gangguan atau noise yang timbul dari sumber gangguan. Gangguan tersebut misalnya gangguan fisik seperti gaduh, suara bising, gangguan telepon, sinyal dll.</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:37:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342528177</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Berlo</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342529364</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada tahun 1960, David K Berlo mengembangkan sebuah model baru dalam bukunya The Process of Communication. Model ini tampak seperti pandangan komunikasi aristosteles. Model Berlo ini memusatkan perhatian pada proses komunikasi. Berlo menyatakan bahwa pemaknaan ada pada manusia bukan kata kata. Dengan kata lain pemaknaan dari sebuah pesan ada pada gerak tubuh para komunikan bukan pada pesan itu sendiri. Model komunikasi  sebagai bagian dari komunikasi. Model komunikasi Berlo sering digunakan sebagai acuan umum proses komunikasi bermedia. Model ini berbeda dengan model lain karena ada komponen yang terdapat di dalamnya menyebutkan istilah “channels” untuk media dalam komunikasi bermedia. Dalam model komunikasi David K.Berlo, diketahui bahwa komunikasi terdiri dari 4 Proses Utama yaitu SMCR (Source, Message, Channel, dan Receiver). <br> 1) Source (Sumber) Sumber adalah seseorang yang memberikan pesan atau dalam komunikasi dapat disebut sebagai komunikator. <br> 2) Message (Pesan) Pesan adalah isi dari komunikasi yang memiliki nilai dan disampaikan oleh seseorang (komunikator). Pesan bersifat menghibur, informatif, edukatif, dan persuasif.<br> 3) Channel (Media dan saluran komunikasi) Sebuah saluran komunikasi terdiri atas 3 bagian. Lisan, tertulis dan elektronik. Media disini adalah sebuah alat untuk mengirimkan pesan tersebut. Misal secara personal (komunikasi interpersonal), maka media komunikasi yang digunakan adalah panca indra atau bisa memakai media telepon, telegram, handphone yang bersifat pribadi.<br> 4) Receiver (Penerima Pesan) Penerima adalah orang yang mendapatkan pesan dari komunikator melalui media. Penerima adalah elemen yang penting dalam menjalankan sebuah proses komunikasi. Karena, penerima menjadi sasaran dari komunikasi tersebut. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:37:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342529364</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Melvin De Fleur</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342530989</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut Defleur, komunikasi bukanlah sebuah pemindahan makna. Komunikasi terjadi dengan seperangkat komponen operasi di dalam sistem teoritis, dengan konsekuensinya adalah isomorpis diantara internal penerima kepada seperangkat simbol kepada sumber dan penerima. Model ini merupakan model komunikasi massa. Dengan menyisipkan perangkat media massa (mass medium device) dan perangkat umpan balik (feedback device). Model ini menggambarkan sumber (source), pemancar(transmitter), penerima (receiver), dan tujuan (destination) sebagai fase yang terpisah dalam proses komunikasi massa, serupa dengan fase–fase yang digambarkan Schramm. Fungsi dari penerima dalam model Defleur adalah menerima informasi dan menyandikannya. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:38:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342530989</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HUB</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342532887</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut Hiebert, Ungurait, dan Bohn komunikasi berbentuk seperti lingkaran yang terus berputar secara dinamis. Lingkaran berbentuk seperti gelombang yang bergerak karena aksi reaksi.</div><div>komponen yang berada dalam model media ini berupa:</div><ol><li>Komunikator	: komunikator adalah orang yang berperan dalam menyampaikan berita atau pesan, dalam komunikasi massa, orang yang dianggap komunikator berupa perwakilan dari institusi atau gabungan dari beberapa pihak.</li><li>Codes : merupakan sistem simbol yang digunakan untuk menyampaikan pesan. simbol - simbol ini berisi konten informasi yang akan dipaparkan, codes terdiri dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, ataupun grafik. </li><li>Gatekeepers : merupakan pihak yang menentukan informasi merupakan informasi penting atau tidak, dan juga memastikan bahwa berita akurat atau tidak. </li><li>Media massa : merupakan wadah untuk menyalurkan berita atu informasi kepada jumlah yang banyak. media massa terdiri atas media cetak, yaitu surat kabar dan majalah, media elektronik, yaitu televisi dan radio, dan media online, atau internet.</li><li>Regulator : merupakan peran yang mengawasi pemberitaan pada media massa dan menjamin bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang layak. Perbedaan antara gatekeeper dan regulator adalah bahwa gatekeeper bekerja dibawah institusi yang menyampaikan pesan, sedangkan regulator berada di luar orang yang bersangkutan.</li><li>Filter : karena media massa bersifat heterogen, dimana masyarakat terdiri atas beda usia, latar belakang, budaya, jenis kelamin, dan ketertarikan yang berbeda maka penyaringan informasi setiap individu berbeda.</li><li>Audience : merupakan sasaran utama dalam kegiatan komunikasi dalam jumlah yang besar.</li><li> <em>Feedback </em>: merupakan salah satu hal yang paling penting dalam komunikasi menurut pernyataan HUB, dimana komunikasi bersifat dua arah dan tidak akan lengkap bila tidak ada respon atau tanggapan. karena bentuk model komunikasi HUB ini lingkaran maka informasi yang akan disebar luaskan juga bergantung dengan tanggapan dari audiens.</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:38:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342532887</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gamble &amp; Gamble</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342533914</link>
         <description><![CDATA[<div>Michael W. Gamble dan Teri Kwal Gamble (1986) mengemukakan, bahwa komunikasi massa komunikator dalam komunikasi massa menggunakan peralatan modern untuk menyebarkan informasi dan pesan secara cepat dan luas, melalui media modern seperti: surat kabar, majalah, televisi, media massa, dan sebagainya. Sebagai sumber, umumnya komunikator massa berupa  organisasi formal Dengan kata lain, komunikator tidak berasal dari seseorang, tetapi lembaga yang biasanya berorientasi pada keuntungan bukan organisasi suka rela.<br><br>Model komunikasi massa yang dikemukakan oleh Gamble dan Gamble dapat  dijadikan pembeda antara komunikasi massa dengan komunikasi secara umum, yaitu menggunakan media massa dan terdapat gatekeeper dalam model ini. </div><div><br>Michael W. Gamble dan Teri Kwal Gamble (1986) menerangkan bahwa sesuatu dapat didefinisikan sebagai komunikasi massa jika mencakup:<br>1. Komunikator mengandalkan peralatan modern dan teknologi yang ada untuk menyebarkan pesan secara luas dan menyeluruh<br>2. Komunikator bermaksud mencoba berbagi informasi dan pengertian dengan banyak orang yang tidak saling mengenal<br>3. Pesan bersifat publik yang bisa didapatkan dan diterima banyak orang. <br>4. Sebagai sumber, biasanya komunikator massa berupa organisasi formal seperti perkumpulan, ikatan, dan sebagainya<br>5. Komunikasi dikontrol oleh <em>gatekeeper </em>yang berarti pentapis informasi, yaitu pengontrolan yang dilakukan oleh suatu lembaga atau sejumlah orang sebelum informasi disebarluaskan<br>6. Umpan balik dari audience sifatnya tertunda atau tidak langsung</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:38:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342533914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maletzke</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342535765</link>
         <description><![CDATA[<div>Model komunikasi sosio-psikologi yang menekankan 4 komponen utama, yaitu <em>communicator</em>, <em>message</em>, <em>medium</em>, dan <em>receiver</em>. Model ini menempatkan dua komponen tambahan antara media dan penerima, yaitu tekanan (kendala) dari media dan citra medium pada diri komunikan. Khalayak dalam melakukan pencarian informasi, disebabkan oleh kebutuhan rasa ingin tahu (<em>need cognition</em>) dan gaya intuisi seseorang (<em>personal cognition style</em>). Model komunikasi yang dikembangkan oleh Maletzke cenderung mirip dengan model SMCR Berlo. Menurut Maletzke, keempat komponen dalam komunikasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu:</div><ul><li>Komunikator : citra diri komunikator, kepribadian, team work, organisasi, lingkungan sosial, penekanan dan pembatasan dari saluran media</li><li>Pesan : pemilihan dan struktur isi pesan, penekanan dan pembatasan</li><li>Penerima : citra penerima, struktur kepribadian, penerima sebagai bagian dari audience, dan lingkungan sosial penerima</li><li>Media : jenis persepsi yang diminta dari penerima, sejauh mana penerima terikat pada media spasial dan ketepatan waktunya, konteks sosial, dan perbedaan waktu</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:39:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342535765</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bryant &amp; Wallace</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342536899</link>
         <description><![CDATA[<div>Model ini khas untuk mengamati model arus pesan dalam media radio dan televisi. Selain itu, ada juga umpan balik dari komunikan kepada komunikator dalam model ini. Di mana komunikator dan komunikan memiliki seperangkat nilai, motivasi, perasaan, dan sikap tertentu yang berasal dari lingkungannya dan mempengaruhi proses penerimaan dan penyebaran pesan pesannya. Oleh karena itu, model ini dipandang masih terlalu umum dalam menggambarkan proses komunikasi massa.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:39:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342536899</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Black and whitney</title>
         <author>sandraputeri28</author>
         <link>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342608809</link>
         <description><![CDATA[<div>J. Black dan F. C. Whitney (1988)  mengatakan bahwa Komunikasi massa merupakan proses penyebaran pesan kepada masyarakat luas dan banyak yang bersifat anonim dan heterogen. Selain itu, komunikasi massa juga berfungsi sebagai media informasi, hiburan, persuasi dan transmisi budaya. Sehingga komunikasi massa merupakan proses yang menggambarkan bagaimana komunikator secara profesional yang menggunakan media dalam menyebarkan pesan yang bersifat inovatif, menghibur, dan persuasif kepada para komunikan yang luas dan heterogen dengan harapan dapat memberikan efek tertentu<br><br>Salah satu fungsi komunikasi yaitu :<br>1. To inform :  Kehadiran komunikasi massa membantu proses penyebaran informasi atau berita. Dalam fungsi informasi, berita yang disajikan menjadi komponen paling penting.<br>2. To entertain : Masyarakat menggunakan media massa untuk mencari hiburan. Pada jam-jam prime time acara televisi yang bersifat hiburan (entertainment) memiliki viewers paling tinggi, sebab digunakan oleh masyarakat untuk berkumpul dan melepas lelah setelah melakukan aktivitas seharian. <br>3. To persuade :  Dalam komunikasi massa tindakan persuasi sangat banyak dilakukan, apalagi di dalam media massa. Jika ditelaah baik-baik jika pada awalnya maksud tulisan adalah sebuah informasi, namun jika amati lebih dalam terdapat fungsi persuasi di dalamnya. Apalagi dengan banyaknya media baru (new media) seperti facebook, twitter, instagram, menggunakan media ini untuk mempersuasi masyarakat luas secara cepat dan terbilang mudah. <br>4. Transmission of the culture :  dalam melakukan komunikasi massa, diperlukan aspek budaya meliputi tiga hal, yakni ide atau gagasan, aktivitas, dan benda-benda hasil kegiatan. Ide yang diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya termasuk budaya. Artinya, ide sebagai sebuah warisan merupakan unsur dalam budaya. Transmisi budaya media massa bisa memperkuat kesepakatan nilai-nilai sosial yang ada dalam masyarakat. Di samping itu, media juga berperan untuk selalu memperkenalkan ide-ide perubahan yang perlu dilakukan masyarakat secara terus-menerus.<br><br>Unsur-unsur yang terdapat pada komunikasi menurut Black and Whitney adalah :<br>1. Source : Proses komunikasi dimulai atau berawal dari sumber (source) atau pengirim pesan atau komunikator, yaitu di mana gagasan, ide, atau pikiran disampaikan kepada pihak lainnya. Komunikator komunikasi massa pada media cetak adalah para<a href="https://image.slidesharecdn.com/komunikasiblackandwhitney-141124073646-conversion-gate01/95/teori-komunikasi-black-and-whitney-2-638.jpg?cb=1416814642"> </a>pengisi rubrik , reporter , redaktur, pemasanng iklan, dan lain lain . sedangkan pada media elektronik komunikatornya adalah para pengisi program , pemasok program, penulis naskah, produser, aktor dll.<br>2. Message : Pesan merupakan informasi yang ingin disampaikan dari sumber kepada audience.<br>3. Feedback : Umpan balik atau feedback adalah tanggapan atau respon dari penerima pesan yang membentuk dan mengubah pesan yang akan disampaikan sumber. Umpan balik menjadi tempat perputaran arah dari arus komunikasi. Artinya, sumber pertama kemudian menjadi penerima, sementara penerima pertama menjadi sumber baru. Umpan balik yang terjadi di media komunikasi massa black and whitney adalah umpan balik tidak langsung atau umpan balik tertunda, jadi komunikan memberikan reaksi kepada komunikator dalam jangka waktu tertentu dan tidak langsung seperti dalam komunikasi tatap muka. <br>4. Audience : Penerima atau receiver yang menjadi sasaran atau target dari pesan. Menurut Black and Whitney, audiens bersifat anonim, berjumlah besar, dan heterogen. Audiens yang bersifat heterogen maksudnya individu individu dalam audiens mewakili berbagai katagori sosial. Meskipun beberapa media membidik audiens dengan karakteristik tertentu, masing masing individu pun akan heterogen. Audiens yang bersifat anonim maksudnya meskipun mengetahui karakteristik umum khalayaknya , komunikator biasanya tidak mengetahui identitas komunikan nya ,dan pada siapa dia berkomunikasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-23 12:54:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sandraputeri28/8xk83jfqy3wqk1r0/wish/1342608809</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
