<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>P.D.K.T | CHALLENGES KATA 2025 by PANKATA</title>
      <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4</link>
      <description>Halo teman-teman! Silakan unggah dokumentasi reading report di kolom sesuai sekolah masing-masing ya, dengan cara seperti berikut.
1. Salah satu anggota kelompok menambahkan postingan pada kolom sesuai sekolah dan isi subjek &quot;Kelompok ... - Day ...&quot; (Contoh: Kelompok 2 - Day 4).
2. Kirim postingan yang sudah berisikan subjek tersebut.
3. Masing-masing anggota kelompok dapat update reading report di postingan yang sudah dibuat, dengan edit postingan tersebut.
4. Reading report dapat diunggah dengan format:
Nama panggilan (Judul Buku / Halaman yang Dibaca)
Refleksi/hal yang didapat 

Selamat membaca!</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-09 13:38:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-04 01:21:05 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kelompok 1 - Day 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3522351520</link>
         <description><![CDATA[<p>Syalomitha ( atomic habits/ 1-20)</p><p>Refleksi:</p><p>...</p><p><br></p><p>Nicella (Tetap segar di tengah rutinitas/ 1-27)</p><p>Refleksi:</p><p>...</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-17 12:54:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3522351520</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 - Day 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3525052089</link>
         <description><![CDATA[<p>Elia (Satu Jawaban 'Ya' / 1-10) </p><p>Refleksi :</p><p>Panggilan hidup itu tidak dapat terelakkan, memiliki panggilan yang kuat sangat penting dalam menciptakan hidup yang signifikan. Jika kita tahu hal yang kita sukai dan melakukan sesuatu yang menurut kita menjadi panggilan kita maka kita akan mampu melakukan nya tanpa kekhawatiran yang berlebih dan dapat memberikan dampak yang besar bagi sekitar. </p><p><br></p><p>Lionel (KUAT DI DALAM TUHAN. Kecakapan Hidup Bagi Pria Remaja. / 5-16)</p><p>Dari pelajaran ini, saya sadar bahwa saya diciptakan Allah secara unik dan berharga. Ia mengenal saya luar dan dalam, bahkan sebelum saya lahir. Tubuh saya adalah pemberian-Nya yang harus dijaga dan dihargai. Saya juga belajar bahwa perubahan dalam tubuh saya adalah bagian dari rencana-Nya untuk mempersiapkan saya menjadi dewasa. Di tengah banyaknya godaan dan kebohongan dunia, saya diajak untuk tetap hidup dalam kebenaran dan menjaga kekudusan diri. Seksualitas adalah anugerah yang indah, tapi hanya akan indah jika dijalani sesuai kehendak Tuhan, dalam pernikahan. Saya ingin terus belajar menjaga diri dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya.</p><p><br></p><p>Lea (Is it Bad or Good Habits / 1-4) </p><p>Dari bab ini, kita diajak buat ngaca sama aktivitas harian kita, apa yang kita lakukan itu kebiasaan aja, atau udah jadi rutinitas yang punya arah? Misalnya, bangun tidur langsung buka HP, itu kebiasaan. Tapi kalau bangun tidur terus saat teduh, doa, baca Firman Tuhan itu contoh rutinitas yang dibangun dengan kesadaran dan tujuan rohani.</p><p>Kita diajarin buat hidup dengan bijaksana, seperti di Efesus 5:15-16, “Perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup... pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini jahat.” Artinya, Tuhan pengen kita gak cuma ngelakuin sesuatu karena udah terbiasa, tapi karena sadar dan punya tujuan untuk memuliakan Dia lewat hal-hal kecil sekalipun.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-21 12:44:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3525052089</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3525126233</link>
         <description><![CDATA[<p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: Cerita ini tentang Sarah Darer Littman yang baru nemuin tujuan hidupnya setelah ngalamin depresi berat dan dirawat di rumah sakit jiwa. Lewat nulis jurnal, dia belajar nerima diri sendiri dan bangun hidupnya pelan-pelan “bata demi bata.” Sekarang dia bersyukur karena dari masa terberatnya, dia malah nemuin arti hidup yang sebenarnya.</p><p><br></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: Sarah mengalami depresi di usia 38 tahun dan dirawat di rumah sakit jiwa. di sana, ia menyadari bahwa selama ini ia hidup hanya untuk menyenangkan orang lain. menulis jurnal membantunya menyembuhkan luka batin dan membangun kembali jati diri. kini, kisah hidupnya menginspirasi orang lain untuk bangkit.</p><p><br></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: cerita “Bata demi Bata” karya Sarah Darer Littman mengisahkan perjalanan pribadi sang penulis saat menjalani pemulihan emosional di pusat rehabilitasi. setelah diminta membuat garis waktu hidupnya, ia tersadar betapa kuat dirinya telah bertahan dari berbagai luka dan trauma. kesadaran itu menjadi titik balik, di mana ia mulai membangun kembali dirinya secara perlahan dan sadar ...bata demi bata... dengan menilai bagian mana dari dirinya yang sehat dan mana yang perlu ditinggalkan. proses itu membawanya kembali pada dunia menulis, dan lewat kisah-kisah yang ia bagi, ia tak hanya menyembuhkan diri sendiri, tapi juga menguatkan banyak orang lain.</p><p>#BrickbyBrick</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: Sarah yang mengalami gangguan kesehatan tentang kejiwaan, mengalami suatu depresi mendalam hingga ia di rawat dirumah sakit jiwa, namun perlahan-lahan ia mulai membangun kembali semangatnya dan perlahan mulai kembali menjadi pribadi yang lebih baik, ia mulai mencoba untuk menerima diri dan menjalani hidup sebaik baiknya setelah iya melalui masa terburuknya, namun melalui masa terburuknya itu ia mendapatkan pengalaman serta menemukan jalan keluar dari masa sulit yang ia lalui.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: Seorang wanita baru menemukan tujuan hidupnya setelah depresi dan dirawat di rumah sakit jiwa di usia 38 tahun. Dari situ, dia mulai mengenal dirinya sendiri, berhenti pura-pura kuat, dan pelan-pelan membangun hidupnya kembali lewat menulis. Justru dari masa tergelap itulah, dia akhirnya menemukan kekuatan dan makna hidup yang sebenarnya.</p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: Yang aku dapatkan dari buku ini adalah, seorang wanita umur 38 tahun yang mengalami depresi, yang berusaha untuk menyenangkan orang lain selama hidupnya. Sampai tidak ingat siapa diri nya sebenarnya, wanita itu menuliskan berbagai kejadian kehidupan yang dia alami selama hidupnya. Perlahan lahan, bata demi bata, saat wanita ini menghimpun setiap proses yang dia alami dalam hidupnya. Hal itu membuatnya semangat dalam menggapai impian dalam menulis, dan menyadari bahwa Tuhan memberikan bakat dan kemampuan untuk mengungkanpkan diri lewat menulis.</p><p><br></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: Seorang wanita yang akhirnya menemukan makna hidupnya setelah mengalami banyak kejadian pasang surut di usia 38 tahun. Selama ini ia selalu berusaha menyenangkan dan menjadi apa yang orang bayangkah terhadapnya hingga kehilangan jati diri. Tembok yang ia bangun seumur hidup, hancur dalam semalam, dia mencoba kuat untuk membangun tembok itu perlahan-lahan. Dia tidak bida mengungkapkan dia butuh bantuan dan hanya memendamnya sendiri, hingga akhirnya dokter menyadari itu dan memaksanya untuk mengungkapkannya. Melalui proses pemulihan, ia belajar menulis untuk mengenali pikiran dan perasaannya, lalu perlahan membangun kembali dirinya “bata demi bata” dengan lebih kuat. Pengalaman pahit itu justru membawanya pada tujuan hidup, menjadi penulis, dan memberi inspirasi bagi banyak orang.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 53-55)</p><p>Refleksi: Ada seorang pasangan hidup, istrinya suka mengeluh bahwa perabotan di ruang tamunya seperti sofa, kursi dan meja terlihat sangat lusuh dan tidak enak diliat di mata. Tetapi saat istrinya membaca Alkitab Rasul Paulus "Aku belajar puas dengan apapun yang kumiliki" dirinya pun tersadar. Pada akhirnya dia berjanji untuk merasa puas. Betapa leganya aku menyerahkan kepada Tuhan segala yang kuinginkan, dan berhenti sampai di situ! Setiap kali aku tergoda untuk mulai mengomel lagi, aku berterima kasih kepada Tuhan atas segala yang telah diberikannya kepadaku dan banyaklah yang telah kuperoleh!</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 2-5)</p><p>Refleksi: Seorang perempuan menemukan arti hidupnya setelah melewati berbagai pengalaman naik turun di usianya yang ke-38. Selama ini, ia selalu berusaha memenuhi harapan serta keinginan orang lain dan menjadi sosok yang mereka inginkan, sampai' lupa siapa dirinya yang sebenarnya. Ia berusaha tegar kuat dan perlahan membangun kembali fondasi hidupnya sedikit demi sedikit. Ia merasa kesulitan untuk menyuarakan kebutuhannya dan memilih menyimpan segalanya dalam dirinya sendiri. Dalam proses penyembuhan, ia juga menulis berbagai cerita sebagai cara untuk memahami isi pikirannya dan perasaannya. Lewat proses itulah ia perlahan lahan menemukan kembali jati dirinya, membangun ulang, bata demi bata. Pengalaman yang sangat sakit itu malah membuatnya bangkit dan mengerti apa itu makna hidup yang sebenarnya. Terkadang kita memiliki pengalaman yang sangat sakit dalam kehidupan, tetapi kita harus membuat kegagalan itu menjadi keberhasilan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-21 14:31:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3525126233</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 - Day 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3525732295</link>
         <description><![CDATA[<p>Cheryl (Limitless / 1-8) </p><p>Refleksi :</p><p>Dalam kehidupan, ketika dihadapkan pada saat-saat sulit dan orang-orang yang menyakiti hati kita, kita bisa memilih untuk tinggal dalam kekecewaan dan kekurangan kita, merasa getir, marah, atau sedih. Tetapi kita juga bisa memilih untuk belajar dari pengalaman itu, melangkah maju dan mengambil tanggung jawab atas kebahagiaan kita sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-22 05:14:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3525732295</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526058533</link>
         <description><![CDATA[<p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Yang aku dapet dari bacaan itu tu kadang kita sendiri yang bikin stres gara-gara suara di kepala yang terus ngejatuhin diri. Begitu sadar kalau itu cuma diri sendiri, kita bisa pilih buat berhenti nyalahin diri kita sendiri dan mulai ngomongin hal-hal yang positif biar hidup kita lebih ringan dan tenang tanpa beban.</p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Oyaa yang aku dapatkan tadi sih, jangan biarkan suara kecil negatif dan masa lalu mempengaruhi rencana kita untuk masa depan.</p><p><br></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Yang aku dapatkan adalah, kekuatan kata-kata yang dapat mengubah seseorang, dari tukang pijit yang merasa ada perbedaan dari Harriet, membujuk supaya Harriet bisa menceritakan kegusarannya hingga ternyata David (si tukang pijit) tau kalo Harriet menyimpan hal-hal yang belum terselesaikan sebelumnya, namun Harriet hanya memendam itu hingga menjadi sebuah trauma di bulan April, di bulan ulang tahunnya dimana ia kembali mengingat hal yang menjadi trauma tersebut. Dari situ aku mengerti bahwa kita bisa mengubah hal-hal yang belum kita selesaikan menjadi sebuah motivasi untuk lebih baik, bukan dijadikan keterpurukan.</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Yang aku dapetin dari cerita ini, kadang perasaan negatif yang menumpuk butuh waktu tertentu untuk mulai sembuh seperti sesi pijat dalam cerita ini yang menjadi pemicu kesadaran. Dan menerima diri sendiri dengan segala kekurangan dan kegagalan adalah langkah penting menuju kesehatan mental dan kebahagiaan.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Yang aku dapetin adalah kitaa fokus ke masa depan dan jangan menoleh ke masalalu walaupun kita ada pemikiran negatif di masalalu, tetap lah komitmen untuk selalu berfikir positif dan selalu fokus ke masa yang akan datang.</p><p><br></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Penyesalan sehari cukuplah sehari.</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Yang didapat dari cerita tadi adalah, untuk mengalami perubahan kita tidak dapat terus menerus melihat ke belakang, mungkin banyak dari kejafian kejadian masa lalu yang tidak terlupakan karena suatu masalah, namun pasti setiap masalah yang ada memiliki solusi yang baik, untuk menemukan solusi tersebut ialah untuk tidak melihat kebelakang dan fokus untuk merubah apa yang dijalani dalam hal yang baik, serta tidak meremehkan diri sendiri untuk melakukan perubahan, terkadang kita sering memandang rendah diri kita sendiri, namun justru itu yang menghancurkan, langkah awal untuk mengalami perubahan adalah memiliki pemikiran yang positif untuk maju dan terus menghadap apa yang kita akan hadapi dan tidak menghadap belakang.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 170-174)</p><p>Refleksi: Kita tidak perlu memikirkan bahwa jika orang membantu atau memberikan kita sesuatu, kita harus balas budi yang sepantara atau bahkan melebihi itu. Jika dibantu oleh orang lain jangan langsung berpikir bahwa "ini orang mau hadiah lebih keknya". Cukup dengan berterima kasih orang lain akan merasa senang dan merasa dihargai. Kadang - kadang hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah membiarkan orang lain membantu kita dan mengucapkan "Terima kasih" sudah cukup.</p><p><br></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 6-9)</p><p>Refleksi: Yang dari aku dapet itu, pentingnya berdamai dengan diri sendiri dan mengubah suara hati yang negatif menjadi positif. tokoh belajar untuk menerima diri, berhenti menyalahkan, dan mulai memberikan dukungan serta kasih sayang pada dirinya sendiri.</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4152941511/0f921da9df4f48371beb78b078d6e056/IMG_20250722_WA0039.jpg" />
         <pubDate>2025-07-22 13:29:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526058533</guid>
      </item>
      <item>
         <title>semua anak smansev - day 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526090543</link>
         <description><![CDATA[<p>maaf Kami belum mulai challenge karena terkendala mencari buku :)</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-22 14:10:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526090543</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526091638</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan &amp; Sahabat 2/ 1-17)</p><p>Refleksi: Nahum 3:5-7 menunjukkan bahwa Allah dapat menjadi lawan ketika kita menjadi pribadi yang tidak menghargai Tuhan. Sebaliknya, jika Allah di pihak kita, tidak ada satu kuasa pun yang dapat melawan. "Tidak ada orang yang terlalu gagal sampai Tuhan tidak sanggup memberkatinya; tapi tidak ada orang yang terlalu sukses sampai Tuhan tidak sanggup menjatuhkannya."</p><p><br></p><p>2. Chintya: I KNOW I CAN (1-11) </p><p>Refleksi:Dari kisah KH. ABDURRAHMAN WAHID,meskipun memiliki keterbatasan penglihatan,beliau tetap semangat belajar dan bisa menjadi Presiden. Dari beliau,saya belajar bahwa "keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita dan berbuat baik bagi orang lain."</p><p><br></p><p>3. Aci : Filosofi Teras (1-14)</p><p>Refleksi : Stres, dan kecemasan dapat berdampak buruk bagi kehidupan manusia, bahkan hingga kematian. Kita harus mencari dan mengenali sumber stres, lalu meresponsnya dengan respons yang lebih positif, maka kita bisa melawan stres tersebut. Kita juga bisa mencatat hal-hal yang bisa atau pernah membuat kita bahagia dalam hidup kita, lalu melakukan aktivitas tersebut untuk mengurangi stres dan kecemasan.</p><p><br></p><p>4. Nasya : Hidup Bersama Firman Yesaya–Kidung Agung (12-14)</p><p>Refleksi : yg saya dapat adalah ketika kita berbuat dosa, dosa  itu mendukakan hati tuhan,merusak harkat manusia sebagai bangsa maupun individu. dosa akan di hukum dan tuhanlah yg akan di muliakan, TUHAN akan melindungi org yg percaya kepadanya dan menjadi anak yg sungguh sungguh untuk mengikut TUHAN</p><p><br></p><p>5. Karell : Hidup Bersama Firman Yosua - ester (15-25)</p><p>Refleksi : Kitab yosua berisikan tentang komitmen bangsa israel (pasal 1-5), yosua adalah gambaran dari tuhan yesus kristus yang menang atas dosa dan iblis. yosua juga memberikan teladan bagi kita seperti ia senang bangun pagi, berdoa dan merenungkan firman tuhan setiap harinya</p><p><br></p><p>    6.Bernice : Manage Your Mind ( Pentingnya Hubungan)</p><p>Refleksi : Hubungan adalah sumber utama kebahagiaan, ketika hubungan tidak berjalan dengan maka kita bisa merasa salah paham , Jadi jika hubungan kita ingin bekerja paling baik maka jadilah dirimu sendiri dalam hubungan , hubungan dimana kita jadi diri sendiri tampaknya akan terasa lebih nyaman dan lebih bahagia.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-22 14:12:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526091638</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526149975</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 3-10)</p><p>Refleksi :</p><p>Setiap orang memiliki kebiasan yang berbeda beda, dan kebiasaan itu sepertinya kita lakukan secara sadar tapi ternyata kita tanpa sadar melakukan itu nah itu yg namanya kebiasaan. Kebiasaan itu bisa baik dan buruk, jika kebiasaan kita baik itu bisa membuat hidup kita lebih sehat, bahagia dan produktif, tapi jika kebiasaan itu buruk itu bisa menimbulkan tantangan yg lebih besar saat bekerja. Kebiasaan itu bukan dihilangkan tapi mengubahnya menjadi lebih baik karna kebiasaan itu gabisa dihilangin tpi bisa dirubah. Cara untuk mengubah kebiasaan itu engga bisa pake formula apapun karna tiap orang memiliki kebiasaan yg berbeda beda pula yg di dorong oleh keinginan yg berbeda beda juga.</p><p><br></p><p>Tian ( Berdiri Teguh di Tengah Badai / 265-269) </p><p>Refleksi : </p><p>Penguatan adalah karunia Tuhan yang membantu seseorang bersabar dan berjuang, serta sebagai hadiah ketika kita membantu orang lain. Di seluruh Alkitab, kita berulang kali di ingatkan untuk saling menguatkan sesama anggota keluarga Tuhan, dalam Roma 12 mencatat "penguatan" sebagai karunia Roh. Kemudian Paulus menulis di dalam 1 Tesalonika 5:11 "karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan".</p><p><br></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 7-18)</p><p>Refleksi : </p><p>Yang bisa ak ambil klo kita itu harus ngelawan roh sifat (sifat malas, mabuk, pemarah dll) yang "ganggu" dengan cara menggunakan pikiran dan kehendak Kristus dan juga tentang bagaiman kita harus semakin peka dengan tanda' yg Tuhan berikan kepada kita mengenai hari akhir.</p><p><br></p><p>Evan ( Anda Punya Pertanyaan ALLAH Punya Jawaban / 36-37) </p><p>Refleksi : </p><p>Jika Allah Mencintai Kita , Mengapa Kita Mati? Kematian itu merupakan hasil dari dosa yang dihasilkan manusia dan tidak akan terelakkan. Kematian adalah jalan sukar  menuju Surga . Allah membiarkan kita mati karena dia sungguh mencintai kita , bukan karena Dia tidak mencintai kita , kematian di istilahkan seperti sebuah pembedahan , dan ALLAH itu sendiri ahli bedahnya.</p><p><br></p><p>Daniel (Hidup Sederhana Halaman / 1–6)</p><p>Refleksi:</p><p>Di halaman awal, penulis mengajak kita untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan menyadari bahwa kebahagiaan itu bisa ditemukan dari hal-hal kecil dan sederhana di sekitar kita. Hidup tidak harus penuh ambisi dan tergesa-gesa. Aku jadi sadar, sering kali aku terlalu fokus sama apa yang belum dimiliki, padahal banyak hal yang sudah cukup dan layak disyukuri. Mulai sekarang aku ingin lebih sadar dan menikmati momen, bukan cuma mengejar target.</p><p><br></p><p>Ela (Berdiri Teguh di Tengah Badai / pendahuluan)</p><p>Refleksi:</p><p>Di pendahuluan ini aku menyadari bahwa di setiap kehidupan memang terdapat masalah dan pencobaan.Bahkan ada iman nya yang teguh di tengah pencobaan itu,bahkan juga iman nya dapat tergoyahkan.Namun aku membaca cerita dari tokoh " *Roy Pontoh* " ini seseorang yang mempertahankan iman nya,dia tetap membela Kristus Yesus di saat dia diinterogasi "siapakah engkau" lalu beliau menjawab "Aku adalah Prajurit Kristus".</p><p>Dia selalu menjawab hal itu tanpa ada penyangkalan sama sekali walaupun akhirnya dia tewas karena dipenggal tangan nya dan kepala nya ditebas,sehingga mayat nya dibuang di selokan.</p><p> *Hal ini mengajarkan bahwa kita perlu mencontoh untuk memiliki iman yang tetap teguh di tengah pencobaan kehidupan ini.*</p><p><br></p><p>Finnes (Inspirasi harian dari gua singa / pendahuluan)</p><p>Refleksi: </p><p>Ketika kita sedang melewati badai kehidupan, ingatlah Ibrani 12:2 " Marilah kita melakukan dengan mata yang tertuju pada Yesus". Kita bisa melihat "Kisah Badai" yang paling signifikan pada alkitab adalah terdapat pada Markus pasal 4, ketika Yesus menyuruh murid-murid-Nya untuk menyebrang ke seberang laut. Setelah menenangkan badai, Dia menegur murid murid-Nya karena "ketidakpercayaan" mereka. Karena mereka terfokus pada badai dan tidak pada Yesus. Iman kita tetap kuat selama kita mengarahkan mata kita tetap tertuju pada Yesus.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-22 15:42:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526149975</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 5 - DAY 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526150727</link>
         <description><![CDATA[<p>Bima(The Baron Son/1-5 Refleksi:</p><p>jadi, kita harus ada pengorbanan, ketekunan, kesabaran, kesopanan, dan tekad untuk mendapatkan pengetahuan dan bisa mencapai tujuan yang mulia.</p><p><br></p><p>Jacinda(Cacing dan kotoran kesayangannya/15-17)</p><p>Refleksi: </p><p>kita hidup berdampingan, jika ada orang yang memiliki masalah kita harus saling menolong, bisa saja itu berdampak pada diri kita juga.</p><p><br></p><p>Sharon(The art of solitude; what I think about when I'm on my own/1-3)</p><p>Refleksi: </p><p>Orang yang selalu ada dan baik kamu dalam kondisi buruk atau enggak itu diri kamu sendiri. Terkadang tuh kita gak mau buat mengenal diri kita sendiri yang malah buat kita gampang gagal dan mudah menyerah. Cobalah buat lihat cermin dan amati banyak hal yang dapat kamu pelajari tentang diri mu sendiri dari rasa takut, panik dan motivasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-22 15:43:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526150727</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 9 - Day 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526182434</link>
         <description><![CDATA[<p>Maaf, kelompok kami belum selesai dibentuk dan terkendala mencari buku yang sesuai. Terima kasih 🙏🏻🙏🏻</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-22 16:45:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526182434</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 9 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526182998</link>
         <description><![CDATA[<p>Galuh (Magnet Berpikir Positif/12-32) </p><p>Refleksi :</p><p>Harapan, kesehatan, kesuksesan dan kebahagiaan adalah hal yang diberi Tuhan secara gratis, namun walau demikian kita tetap harus mengusahakannya. Di sisi lain keajaiban itu hanya bisa kita dapat berdasarkan kemahakuasaan Tuhan. Tuhan banyak memberi keajaiban dalam hidup kita. Namun di tengah tengah itu juga ada penderitaan, darimana datangnya? </p><p>yang pertama, unsur internal, dapat datang dari pikiran negatif, tidak adanya usaha untuk memperbaiki keadaan, ketidakmauan menerima takdir, kesulitan bersyukur, dan keyakinan yang rendah pada Tuhan. Selain Internal ada juga unsur eksternal, ada melanggar aturan dan norma, konflik dengan orang lain, dan orang yang tidak mengusahakan takdir Tuhan. Yang pasti di dalam menghadapi masalah kita harus tetap berpegang teguh pada Tuhan dan tetap tenang. </p><p><br></p><p>kalimat yang memotivasi saya :</p><p>- "Tuhan mempersilahkan setiap orang untuk berusaha melampaui takdirnya"</p><p>- "Kesuksesan itu bukan hanya tentang harta, mamun juga bagaimana kita bisa  menikmati apa yang kita miliki"</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>heaven (How to Win Friends and Influence People / Dale Carnegie / x-4) halaman 3-9</p><p><br></p><p>refleksi:</p><p>aku belajar bahwa mengkritik orang lain tidak selalu membawa perubahan positif, malah sering menimbulkan dendam dan membuat orang semakin defensif. kita perlu belajar memahami orang dari sudut pandangnya, karena semua orang cenderung membenarkan dirinya sendiri. aku jadi sadar bahwa lebih baik memberi apresiasi atau pendekatan yang lembut daripada langsung mengkritik, supaya hubungan tetap baik dan pesan kita bisa diterima.</p><p><br></p><p><br></p><p>Sabrina (Knock Knock ... Are You There God? / 10-30)</p><p>Refleksi: </p><p>Saat saya membaca hari ini, saya kembali diingatkan banyak hal tentang bersyukur. Seperti bersyukur akan tubuh kita yang sehat tanpa kekurangan satu apapun, bersyukur atas aktivitas yang bisa lancar, bersyukur atas orang-orang di sekitar dan lain sebagainya. </p><p>Tidak hanya itu, saya juga merasa kembali ditegur tentang seakan "menuhankan" barang yang sering kita gunakan(hp, dompet, dll). Seharusnya, kita bersikap untuk lebih membutuhkan dan bersyukur kepada Tuhan daripada barang-barang tersebut. </p><p>Terakhir, buku ini sangat menolong saya untuk memperhatikan hal kecil, terus bersykur, berdoa setiap saat(bahkan saat di toilet/sedang mencuci) dan bisa terus mempermuliakan Tuhan apapun keadaan yang kita alami.</p><p><br></p><p><br></p><p>Abe (Kisah-Kisah Paling Mengharukan di Dunia / Akhmad Sirodz / X-3)</p><p><br></p><p>Refleksi :</p><p>Cerita ini tentang Zhang Da, seorang anak berusia 10 tahun di China yang ditinggal ibunya dan merawat ayahnya yang sakit seorang diri. Ia tetap sekolah, bekerja keras, bahkan belajar menyuntik demi kesembuhan sang ayah. Inti cerita ini adalah ketulusan, tanggung jawab, dan perjuangan luar biasa seorang anak. Refleksinya, seberat apapun hidup, jangan menyerah, karena dengan usaha dan kasih sayang, selalu ada jalan keluar.</p><p><br></p><p><br></p><p>Benjamie (Filosofi Teras / Henry Manampiring / X-4) </p><p><br></p><p>Di awal buku Filosofi Teras (halaman 1–20), saya mulai memahami bahwa banyak masalah emosional saya berasal dari fokus yang salah: terlalu memikirkan hal-hal di luar kendali, seperti pendapat orang atau hasil suatu usaha. Konsep dikotomi kendali yang dijelaskan membuat saya sadar pentingnya membedakan mana yang bisa saya atur dan mana yang harus saya terima. Refleksi ini membantu saya lebih tenang menghadapi hidup, dengan berfokus pada pikiran dan tindakan saya sendiri daripada mencoba mengendalikan segalanya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Nathaniel(21 ciri pokok seorang pemimpin/John C. Maxwell)</p><p><br></p><p>Halaman awal menceritakan tentang kisah hidup Bill Lear,pembuat pesawat jet terbang yang berani mengambil resiko dengan mengecek kecacatannya pada uji coba di udara.Saya belajar bahwa karakter bukanlah bakat,melainkan dibentuk.Karakter jugalah yang menentukan siapa diri kita sebenarnya,itulah mengapa kita tak pernah dapat memisahkan karakter seorang pemimpin dan karakternya</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-22 16:47:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526182998</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 DAY 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526707610</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>MISYA</strong></p><p><em>Challenge KATA DAY 2</em></p><p>Yesus adalah pribadi yang sempurna, Ia tidak berdosa tetapi Dia mau dibaptis oleh Yohanes. Yesus dibaptis bukan karena dosa-Nya melainkan karena dosa-dosa kita. Dia datang kedunia untuk menghapuskan dan membawa dosa-dosa kita dikayu salib untuk ditebusNya. </p><p>Ketika di dunia, Yesus melakukan pelayanan yang mulia, selama pelayananNya Yesus juga sempat menghadapi pencobaan. Sama halnya kita manusia, ketika kita memilih untuk mengikut Kristus dan melayaniNya, pasti jalannya juga ga mudah, akan banyak pencobaan. Tapi disitulah kita harus bisa survive sampai akhir sebagai tanda kita setia sama Tuhan, karena disetiap proses itu Tuhan juga ga pernah lepas tangan buat kita.</p><p><br></p><p><strong>GOSYEN</strong></p><p>Kita tidak bisa mengukur standart rohani kita dengan membandingkan dengan orang lain. Bukan karena si A tidak serohani kita, kita bisa menilai diri kita lebih rohani (bukan pengukur yang akurat) bukan karena kita ke gereja tiap minggu, memberi uang persembahan, tidak minuman keras, mendengar radio kristen, tidak melihat film porno lalu kita menilai diri kita sebagai pengikut Kristus. Pengukuran dpt dilakukan melalui latar belakang keluarga dan pengetahuan alkitab</p><p><br></p><p><strong>ELOI</strong></p><p>Yang Diharapkan dari Seorang Pemimpin Hebat</p><p>Orang-orang yang dipimpin sering kali enggan menyampaikan harapan mereka secara langsung. Karena itu, pemimpin perlu membuka ruang dialog dan memahami kebutuhan tim. Ada empat hal utama yang biasanya diharapkan dari seorang pemimpin:</p><p>1. Memberi Inspirasi</p><p>Pemimpin yang menginspirasi mendorong orang untuk percaya bahwa mereka mampu melakukan lebih dari yang mereka bayangkan. Inspirasi lahir dari keteladanan nyata — lewat integritas, kerja keras, dan kesederhanaan, bukan hanya dari kata-kata.</p><p>2. Terus Bertumbuh</p><p>Pemimpin perlu terus belajar dan menyesuaikan diri agar tetap relevan. Pertumbuhan pribadi berdampak langsung pada arah dan kualitas kepemimpinan.</p><p>3. Autentik</p><p>Pemimpin yang jujur dan apa adanya lebih mudah dipercaya dan diteladani. Menjadi diri sendiri jauh lebih berdampak daripada berpura-pura jadi orang lain.</p><p>4. Peka Terhadap Kehendak Tuhan</p><p>Pemimpin yang sejati memimpin sejalan dengan Tuhan. Seperti Yosua, pemimpin harus memegang komitmen untuk tetap berada di pihak Tuhan.</p><p>📖 "Segala sesuatu yang kau perintahkan kepada kami akan kami lakukan dan ke mana pun kau suruh kami pergi akan kami pergi. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu."</p><p>— Yosua 1:16,18</p><p>Pesan akhirnya: Jadilah pemimpin yang menginspirasi, bertumbuh, jujur, dan sejalan dengan Tuhan — karena itulah yang sungguh diharapkan dari seorang pemimpin.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 05:31:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3526707610</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 -Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527004463</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>1) elin ( Pertobatan Paul/1-9)</p><p>refleksi:</p><p>menceritakan latar belakang saul yang mengancam dan melukai para pengikut Yesus sebelum menjadi Paul yang dikenal sekarang.</p><p><br></p><p>2) jane ( Pergerakan Allah di Dalam Manusia/1-9)</p><p>refleksi:</p><p>menjelaskan bagaimana pergerakan Allah di perjanjian lama hanya bergerak bersama manusia dan di antara manusia, perjanjian baru dan sampai sekarang ini Tuhan mulai bergerak di dalam manusia</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 13:08:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527004463</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527022351</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan &amp; Sahabat 2/ 17-25)</p><p>Refleksi: Habakuk 3:16-19. Sebagai orang percaya, Yesus ialah sumber sukacita, sorak-sorai dan kekuatan yang membuat kita teguh berdiri demi kemuliaanNya. Bukan berarti bebas dari tantangan dan pergumulan, namun belajar bersukacita dalam segala hal. Jangan biarkan iblis mencuri sukacita kita.</p><p><br></p><p>2.Chintya(I KNOW I CAN/12-18) </p><p>Refleksi: Dari kisah Helen Keller mengajarkan kita bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah.Dengan semangat,ketekunan dan bimbingan yang tepat,kita bisa meraih hal-hal besar dalam hidup.Ia menjadi inspirasi bahwa segala rintangan bisa diatasi jika kita memiliki kemauan dan keyakinan yang kuat.Hellen Adam Keller juga menyampaikan,"orang yang tidak pernah berusaha melakukan sesuatu pekerjaan maka ia tak akan pernah berhasil."</p><p><br></p><p>3. Karell : Hidup Bersama Firman Yosua - ester (25-40)</p><p>Refleksi :</p><p>Ada saatnya tuhan melakukan keajaiban tetapi ia tidak pernah membuang-buang mukjizat. Jika kita melakukan hal-hal yg dapat kita lakukan, dia akan melakukan hal hal yang mustahil bagi kita. saat yang lain berusha memenangkan wilayah² tertentu Yosua tetap menaati prinsip prinsip iman, Yosua belajar bagaiman meraih kemenangan dari kekalahannya, Kemenangan menghasilkan langkah pengabdian baru, Yosua tetap mematuhi apa yg diperintahkan oleh Musa sebab 'ketaatan akan firman adalah rahasia keberhasilan.</p><p><br></p><ol start="4"><li><p>Aci (Filosofi Teras / 16-20)</p></li></ol><p>Refleksi : Negative thinking memang bisa membuat seseorang sulit merasakan damai, dan ancaman pada kesehatan fisik sendiri. Tapi, positive thinking juga tidak baik untuk kita, karena sama saja dengan "menipu" pikiran kita, beranggapan seolah-olah kita sudah mencapai apa yang kita inginkan, dan melemahkan kegigihan dalam berusaha mencapainya. Mental contrasting(menggabungkan positive thinking dengan memikirkan hambatan-hambatan yang akan ditemui) bisa membuat seseorang memperoleh pencapaian yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang hanya memikirkan hal² positif ataupun hal² negatif saja.</p><p><br></p><ol start="5"><li><p>Ruben : keselamatan tuhan memenuhi tuntutan hukum taurat.</p></li></ol><p>Refleksi: namun, bagaimana mungkin tuhan yang Kudus mengampuni orang yang bersalah? Apakah itu selaras dengan hukum taurat jika para hakim membebaskan para pembuat kejahatan, masyarakat kita akan hancur berantakan. Namun, tuhan  sang pembuat hukum dan sang hakim memenuhi tuntutan hukum nya sendiri mati bagi kita dan membayar hukuman bagi dosa dosa kita sang hakim sekarang menjadi sang juru selamat!</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 13:36:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527022351</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527101080</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 11-15)</p><p>Refleksi :</p><p>Kebiasaan itu sebenernya bisa diubah tapi tergantung tiap orang2 itu. Kita juga bisa membuat kebiasaan dengan menganalisis tiga bagian yaitu pemicu, perilaku, dan hasil kebiasaan. Saat kita mempunyai kebiasaan kita juga harus memahami lingkaran kebiasaan itu agar seimbang dan lakukanlah kebiasaan yg bermanfaat bagi diri sendiri.</p><p><br></p><p>Tian (Berdiri teguh di tengah badai / 275-276)</p><p>Refleksi: </p><p>Menjadi pengikut Yesus Kristus bukan hanya soal menerima berkat tetapi juga perlu komitmen yang penuh, keberanian, dan keteguhan hati dalam menghadapi penderitaan dan tantangan iman. Banyak orang ingin menjadi Kristen karena berkat, tapi banyak orang yang tidak siap menghadapi peperangan rohani. Orang percaya dipanggil untuk hidup seperti prajurit disiplin, fokus terhadap tujuan, dan rela berkorban demi menjalankan kehendak Tuhan. Komitmen sejati kepada Kristus menuntut totalitas, bukan setengah hati.</p><p><br></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 19-27)</p><p>Refleksi : </p><p>Rencana Tuhan atau Rencana Iblis? pastinya rencana Tuhan, namun seringkali kita malah mengikuti rencana iblis dan hal itu melukakan hati Tuhan. masih sama kayak kemaren mengenai tanda' Tuhan udah sangat gamblang buat nyadarin kita dan itu ada di Alkitab, tapi masih aj kita mengabaikan hal itu. ko bisa si melukakan hati Tuhan? manusia kl disuruh milih antara scroll tik tok sm SaTe mungkin banyak yg milik scrolling, sering kali kita tu milih buat stay di zona nyaman, hal' kyk gini yg buat hati Tuhan sedih dan buat iblis ketawa puas. jadi lagi, Tuhan pengen kita itu lebih tekun didalam dia dengan penuh percaya dan tulus, karena memang hari esok itu memang benar adanya.</p><p><br></p><p>Daniel (Hidup Sederhana / 7–10)</p><p>Refleksi:</p><p>Di halaman ini membahas tentang leyeh-leyeh, yaitu aktivitas santai tanpa merasa bersalah. Penulis mengingatkan bahwa diam, istirahat, atau tidak melakukan apa-apa bukanlah hal buruk. Justru dari situ kita bisa menemukan kembali ketenangan, kreativitas, dan kejernihan pikiran. Aku jadi belajar bahwa kita tidak harus terus sibuk untuk merasa berharga. Terkadang, memberi waktu untuk diri sendiri beristirahat adalah bentuk self-love yang sesungguhnya.</p><p><br></p><p>Finnes (inspirasi dari gua singa / 24-25)</p><p> *keberanian, kasih dan tanpa kekerasan.* </p><p>Refleksi: Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan: lakukanlah apa yang baik bagi semua orang. sedapat dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang. Belajar untuk tidak takut, untuk tidak membenci, dan untuk tidak menyakiti.</p><p><br></p><p>Evan ( anda punya pertanyaan , ALLAH punya jawaban / 88-92) </p><p>Refleksi : </p><p>Apa yang dapat kita lakukan untuk masuk surga? Banyak Orang yang memberikan tanggapan bahwa jika ingin masuk surga kita wajib berbuat baik dan tidak berbuat kriminal / kejahatan , padahal Allah merupakan sang Maha Pengasih , Dia Mengasihi segala umatnya tanpa memandang rendah , kunci utama untuk dapat memahami cara masuk surga yaitu lupakan lah dirimu , namun lebih fokus pada pemuliaan Allah karena itulah yang akan kita lakukan nanti di surga , dan hendaknya kita mempercayai dan yakin serta tulus bahwa Tuhan Allah adalah juruselamat yang sejati , karena oleh kita percaya kepadanya maka kita akan diberikan kehidupannya yang kekal di surga. Amin...</p><p><br></p><p>Ela ( Juruselamat Kita yang Unik / 1-12) </p><p>Refleksi : </p><p>Pada ayat firman Tuhan "Dan ketahuilah aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman"</p><p>Firman Tuhan ini selalu menguatkan dalam kehidupan kita disaat kita mempunyai masalah atau pencobaan.</p><p>Tuhan tak akan pernah meninggalkan kita sekalipun kita pernah meninggalkan Dia...</p><p>Dia senantiasa setia untuk selalu menyertai kita sampai selama lama nya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 15:46:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527101080</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 7 - day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527118554</link>
         <description><![CDATA[<p>ciaa - Message of act ( 53-57)</p><p>setiap kebaikan atau perbuatan baik sekecil apapun memiliki dampak yang mungkin tidak bisa langsung dilihat, di dunia kebaikan dinilai sebagai tanda pada manusia. seperti jika dia berbuat baik maka akan dinilai baik pula, namun jangan disalah gunakan untuk berbuat jahat.</p><p><br></p><p>Veda - Mematahkan Belenggu Ketakutan ( 1 - 24 ) </p><p>Ketakutan yang pertama diawali dengan ketakutan Adam dan Hawa yang melanggar perintah Tuhan tapi meskipun begitu kita diajarkan untuk tidak takut karena di dalam Alkitab sudah sering disebutkan kata " jangan takut " sebab Tuhan dan Firmannya adalah kebenaran </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 16:20:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527118554</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527242964</link>
         <description><![CDATA[<p>Elia (Satu Jawaban 'Ya' / 11-22) </p><p>Refleksi :</p><p>panggilan kita dan bagaimana kita menjawab nya adalah milik kita sendiri, jangan biarkan hal lain mengecohnya. Mimpi dan ide bisa berubah seiring waktu, harapan bisa pupus, dan tugas datang silih berganti. Tapi jika kita benar benar terpanggil untuk melakukan sesuatu, kita akan tetap menjawab 'ya' bahkan saat kita tidak puas dengan tugas itu.</p><p><br></p><p>Lionel (KUAT DI DALAM TUHAN. Kecakapan Hidup Bagi Pria Remaja. / 17-24)</p><p>Saya belajar bahwa karakter sangat penting dan bisa dilatih. Seperti Ayub, saya ingin jadi pribadi yang jujur, takut Tuhan, dan menjauh dari kejahatan. Saya juga sadar bahwa setiap pilihan punya akibat, jadi saya harus berpikir matang sebelum bertindak. Tuhan ingin saya bertanggung jawab atas keputusan saya sendiri. Selain itu, teman-teman punya pengaruh besar dalam hidup saya. Karena itu, saya ingin dikelilingi oleh teman-teman yang baik, yang bisa saling mendukung dalam kebaikan—seperti Daud dan Yonatan. Saya juga mau belajar jadi teman yang baik, bukan cuma ikut-ikutan, tapi jadi pengaruh yang positif.</p><p><br></p><p>Lea (Is it Bad or Good Habits / 5-14) </p><p>Kebiasaan terbentuk melalui tiga elemen: sinyal, rutinitas, dan reward (penghargaan). Sinyal adalah pemicu, rutinitas adalah tindakan berulang, dan reward adalah hasil yang dirasakan setelah melakukannya. Kebiasaan yang baik bisa membantu hidup lebih teratur dan damai, sedangkan kebiasaan buruk bisa membuat kita terjebak dan sulit berubah.</p><p>Namun, perubahan tetap mungkin terjadi. Dengan memahami bagaimana kebiasaan terbentuk, kita bisa mengubah rutinitasnya namun tetap mempertahankan sinyal dan reward-nya.</p><p>Ada banyak manfaat dari rutinitas yang baik kaya hari lebih terkendali, lebih produktif, pikiran tenang, mood lebih baik, relasi terjaga, fokus meningkat dan masihh banyak lagi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 22:15:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527242964</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3 DAY 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527246180</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Challenge KATA DAY 3 </em></p><p><em>Misya</em></p><p>Kedatangan Allah adalah kabar baik. Tuhan juga mengharapkan kita anak-anakNya mau untuk bertobat dan percaya. Bertobat yang berarti meninggalkan dosa dan percaya adalah menyerahkan seluruh kehidupan kita kepada Bapa. Allah ingin kita mengikutiNya, mau untuk dipimpin Allah karena dengan kita tidak berdiri diatas kemampuan diri sendiri melainkan diatas skenario Tuhan, semua bakal aman. Walaupun mengikut Yesus memang ga mudah dan harus banyak yang direlakan, tapi semua sudah diatur olehNya.</p><p><br></p><p>Gosyen</p><p>Belajar untuk tidak hanya sekedar menjadi penggemar tapi pengikut Kristus. Penggemar biasanya salah mengartikan antara kekaguman dan kesetiaan malah mereka ngertinya, kagum = setia. Mereka sering mengaku sebagai pengikut Kristus. Padahal kalo menurut saya, seorang yang menjadi teladan, contoh yang baik, menjadi garam dan terang, mengabarkan injil itulah yang disebut pengikut Kristus. Jadi tunjukkan dirimu melalui aksi bahwa anda adalah pengikut Kristus yg sejati</p><p><br></p><p>Grace </p><p>Hidup maksimal itu merupakan tanggung jawab setiap pemimpin muda. Untuk mencapainya tidak bisa instan, tapi harus melalui proses, usaha, dan mau kemauan untuk terus belajar. Seorang pemimpin harus bisa membawa diri untuk berkembang supaya bisa membawa dampak baik juga buat orang lain. Kalau pemimpinnya saja tidak bertumbuh maka yang dipimpin juga bisa ikut mandek. Tapi dengan pertolongan dari Tuhan kita bisa dimampukan untuk jadi pemimpin yang bertanggung jawab dan hidup maksimal sesuai yang Tuhan mau.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 22:29:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527246180</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 5✨ DAY 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527246428</link>
         <description><![CDATA[<p>Sharon(The art of solitude; what I think about when I'm on my own/4-6)</p><p>Refleksi: </p><p>Kedamaian tuh memberikan rasa yang bebas gitu kayak gak ada yang bisa menghentikan diri ku terus kedamaian juga ngasih aku rasa yang lebih bahagia lagi.</p><p><br></p><p>Catherine (si cacing &amp; kotoran kesayangannya) </p><p>hal 18-19</p><p>Refleksi: </p><p>dalam pernikahan kita harus berhenti untuk memikirkan diri kita sendiri, dan mulai memikirkan pasangan. hubungan dalam pernikahan seharusnya berpikir mengenai "kita".</p><p><br></p><p>Diva (Hemat Emosi)</p><p>hal 8-10</p><p>Refleksi :  </p><p>Sejak zaman dulu nenek moyang sudah berteori bahwa perasaan itu bersatu dengan pikiran, makan dari itu kita harus memiliki pikiran yang benar untuk menuntun kita melakukan tindakan yang disebabkan oleh perasaan.</p><p><br></p><p>Judul buku : The Baron Son</p><p>Halaman : 6-7</p><p>Refleksi : Yang pertama,jangan pernah kehilangan rasa percaya pada pembimbingmu. Yang kedua,jangan sia siakan napasmu dengan mengajarkan hal-hal ini kepada orang yang tidak menunjukkan minat atau pun kemampuan ajaran ini. Yang terakhir,janganlah pernah hidup bertentangan dengan ajaran ini,tidak peduli bagaimanapun keadaan kalian,apakah sedang senang maupun susah.</p><p><br></p><p>Daniel (merawat luka batin) </p><p>hal :1-12</p><p>Refleksi : eekhm..luka batin / depresi bkn hnya gangguan perasaan tapi jga otak tbh yg mengalami respons sakit karena luka batin / depresi,kadang kita mengalami kejadian buruk yang seakan terjadi terus menerus sehingga menyebabkan rasa putus asa dan lelah, dan dari itu luka batin akan menyebabkan kehilangan perasaan,ini bisa mnjadi menyakitkan dan bisa membuat tidak mampu mempertahankan diri, akan godaan bunur diri dll.</p><p><br></p><p>Diva (Hemat Emosi) </p><p>hal 1-7</p><p> Refleksi: </p><p>Setiap manusia pasti pernah mengalami emosi, emosi itu adalah hal yang bisa dirasakan, diluapkan oleh semua orang.</p><p>emosi bisa berasal dari perasaan orang ataupun trauma dimasalalu. </p><p>walaupun kalian sedang merasa marah, sedih, atau trauma lebih baik diceritakan atau di luapkan dengan cara yang baik yaitu dengan melukis ataupun yg lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 22:30:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527246428</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527299734</link>
         <description><![CDATA[<p>Sharing (Senin, 22 Juli 2025)</p><p>1. Hanum (Apakah Pekerjaanmu Untuk Tuhan) = Terdapat banyak pendapat mengenai bagaimana kita melakukan pekerjaan kita seturut panggilan Allah. Apakah dengan mengasihi sesama, melakukan pekerjaan dengan sukacita dan hati yang jujur atau dengan kriteria kriteria yang lain. Banyak pendapat yang telah diutarakan oleh beberapa aliran yang ada dengan masing masing pendapat yang berbeda. Namun semua itu tetap memiliki satu tujuan yaitu pekerjaan sebagai suatu cara melayani Tuhan, dan setiap pekerjaan memiliki faktor dan bentuk yang berbeda sesuai dengan apa pekerjaan yang kita lakukan</p><p>2. Carissa (Suara Alfa Omega) = Ungkapan syukur umat Tuhan dalam perjanjian lama diwujudkan dengan mempersembahkan korban sajian. Korban sajian bukan sekedar berbicara tentang korban dari hal materi tetapi juga mencakup sikap hati pada saat memberikan persembahan syukur kepada Tuhan. Kita dapat memberikan persembahan yang terbaik dan tidak asal-asalan untuk Tuhan, persembahan yang kita berikan harus lahir tulus dari hati yang mengasihi Tuhan serta digerakkan oleh Roh Kudus sebagai pembimbing. Jadi persembahan yang tulus dari hati ini lah yang berkenan dihadapan Tuhan.</p><p>3. Alyn (Suara Alfa Omega) = Tuhan ingin kita semua menjadi ciptaan yang menunjukkan kemuliaan Kristus dalam hidup kita sebagai umat-Nya. Tuhan Yesus memberikan keteladanan dengan pengorbanan diri-Nya di kayu salib. Selama hidup sebagai manusia di dunia, sangat banyak yang menjadi panduan di dalam hidup kita yaitu dengan mengikuti Tuhan Yesus, kita akan mengetahui "Jalan Kebenaran" dan tahu tujuan hidup ini yang pada akhirnya mencapai kekekalan di Surga yang mulia, ada damai dan ketenangan jiwa karena ada di jalan yang bebar bersama Tuhan Yesus.</p><p>4. Evano (Karya Anugerah) = Tuhan mengajak kita untuk menyelami bagaimana kasih dan anugerah Allah membalikkan keadaan hidup yang dulu dikendalikan oleh kebiasaan - kebiasaan buruk menjadi sebuah kehidupan baru yang berakar dalam Kristus. Di sinilah kita melihat bahwa keselamatan bukan buah usaha manusia, melainkan pemberian dari Allah yang membangkitkan kita bersama Kristus. Proses ini bukanlah titik tiba, melainkan perjalanan pertobatan yang terus-menerus ditandai oleh buah-buah pertumbuhan rohani, kesaksian nyata, dan pelayanan yang lahir dari ucapan syukur atas anugerah yang menebus dan memperbarui seluruh identitas kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 00:24:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527299734</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 9 Day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527303971</link>
         <description><![CDATA[<p>Benjamie (Filosofi Teras / Henry Manampiring / X-4) </p><p>Melanjutkan ke halaman 21–40, saya semakin menyadari bahwa banyak reaksi negatif kita sebenarnya berasal dari "pikiran yang tidak sehat" atau distorted thinking. Buku ini menekankan bahwa emosi negatif seperti marah, iri, atau cemas, bukan berasal dari situasi, tapi dari cara kita menafsirkan situasi tersebut. Saya mulai merenung, ternyata selama ini saya sering mengizinkan pikiran negatif mengambil alih tanpa saya sadari. Dari bagian ini, saya belajar pentingnya melatih kesadaran untuk menguji pikiran-pikiran saya sendiri: apakah itu rasional dan membantu, atau justru memperkeruh keadaan. Filosofi Teras memberi saya harapan bahwa ketenangan bukan hadiah, melainkan hasil latihan mengelola pikiran secara terus-menerus.</p><p>Galuh (Magnet Berpikir Positif/33-42) </p><p>Refleksi :</p><p>Penderitaan yang datang dapat ditaklukkan, meskipun akan sulit tapi kita harus yakin kita bisa mengalahkan penderitaan tersebut. Cara cara menghilangkan penderitaan :</p><p>- Menarik napas dalam dalam : agar pikiran fresh dan hati tenang. </p><p>- Meneguhkan niat : Niat adalah kekuatan yang akan membantu kita dalam menghentikan laju penderitaan. </p><p>- Yakinkan diri : mungkin sulit di awal, namun sesungguhnya keyakinan itu akan muncul ketika kita sudah mulai melangkah, kalau kita merasa langkah kita kurang tepat, jangan mundur, tapi carilah jalan alternatif nya. </p><p>- Selalu semangat memperbaiki keadaan : Motivasi itu penting, karena itu merupakan dorongan psikologis yang melahirkan sikap semangat. </p><p>Hal hal yang menghambat keberhasilan menaklukkan penderitaan :</p><p>- malas : salah satu alasan kehancuran manusia. </p><p>- Jalan buntu : kalau ketemu jalan buntu apa harus mundur? No, cari jalan lain, dan fokus pada tujuan mu. Ingat, jangan berhenti, selesaikan sampai tuntas. </p><p>- Tidak dapat berpikir : hindari pikiran negatif, belajar berpikir positif. </p><p>- Gengsi meminta bantuan : kelemahan tak perlu ditutupi, tetapi diselesaikan, salah satu nya meminta pertolongan sesama. </p><p>manfaat terbebas dari penderitaan :</p><p>1. telah melangkah ke tahap selanjutnya. </p><p>2. mencapai titik awal kebahagiaan. </p><p>3. berhasil melalui proses berat. </p><p>4. lebih matang menyikapi kondisi, dan kenyataan.</p><p>Abe (Kisah-Kisah Paling Mengharukan di Dunia / Akhmad Sirodz / X-3)</p><p>Refleksi :</p><p>Tiga kisah yang telah saya baca menceritakan tentang betapa besarnya cinta dan pengorbanan dalam keluarga yang sering tidak kita sadari. Saya sering lebih menghargai kebaikan orang asing, padahal orang tua, saudara, atau orang terdekatlah yang selalu ada untuk kita dalam suka maupun duka. Dari kisah-kisah ini, saya belajar bahwa cinta dalam keluarga itu tidak selalu terlihat jelas, tapi selalu terasa lewat perhatian dan pengorbanan mereka. Saya jadi sadar, penting banget untuk lebih menghargai mereka selagi masih ada, karena cinta mereka adalah hal paling berharga yang kita punya.</p><p>heaven (how to win friends and influence people / dale carnegie / x-4) Halaman 10–19</p><p>refleksi:</p><p>yang aku pelajari dari bacaan ini adalah betapa pentingnya menahan diri untuk tidak langsung mengkritik atau menghakimi orang lain, bahkan ketika mereka jelas-jelas melakukan kesalahan. contohnya seperti abraham lincoln yang menulis surat marah kepada jenderalnya, tapi pada akhirnya tidak pernah mengirimkan surat itu karena sadar bahwa kemarahan hanya akan menghancurkan semangat, bukan membangun.</p><p>kisah evangeline cory booth juga menunjukkan bahwa pendekatan penuh kasih, bahkan kepada penjahat, bisa jauh lebih mengubah hati daripada kemarahan atau kekerasan. kadang yang orang lain butuhkan hanyalah seseorang yang mau mendengarkan, bukan yang menghakimi.</p><p>bagian yang paling menyentuh bagiku adalah tulisan father forgets, tentang seorang ayah yang menyadari bahwa ia terlalu sering menuntut anaknya sempurna, tanpa menyadari betapa tulus dan berharganya anak itu. ini bikin aku berpikir: jangan-jangan aku juga terlalu sering menilai orang lain (termasuk diriku sendiri) hanya dari kekurangannya.</p><p>dari semua itu, aku sadar bahwa kebiasaan mengkritik atau menyalahkan itu mudah, tapi memahami dan memaafkan itu butuh karakter. dan justru di situlah letak kedewasaan dan pertumbuhan kita. mulai sekarang, aku mau belajar untuk lebih mendengar, memahami, dan memberi ruang bagi orang lain untuk berubah—tanpa harus dihancurkan oleh kritik.</p><p>Sabrina (Knock Knock ... Are You There God? / 31-42)</p><p>Refleksi: </p><p>Pada halaman 31-42 ini membahas beberapa bab, yang tentunya berbeda-beda pokok pembahasannya. </p><p>[31-33] Saya merenungkan bahwa memang berpindah agama adalah pilihan masing-masing. Semua itu tentang pertumbuhan iman seseorang. Untuk apa mereka stay dengan agama awal jika tidak bertumbuh. Kita harus bisa tetap memeluk mereka dengan sepenuh kasih</p><p>[34-36] Memang betul definisi indah bagi kita dan Tuhan berbeda. Pemikiran-pemikiran Tuhan sendiri itu juga out of the box. Jadi, kita sebagai umatnya yang percaya harus fokus dengan rancangan Tuhan walaupun terasa berat. Namun, Tuhan selalu menyertai kita dan kita tidak pernah sendirian.</p><p>[37-49] Kadang-kadang, kita itu bisa aja salah dalam komunikasi sama orang lain maupun Tuhan. Seperti kita yang kurang memahami apa maksud maksud dari Tuhan. Jadi, tugas kita adalah meminta anugerah-Nya sebab Tuhan tidak pernah keliru.</p><p>[40-42] Seringkali kita merasa khawatir tentang suatu hal di dalam kehidupan kita. tapi di situ Tuhan juga mau memberikan kita ketenangan dan memberikan kita pengharapan baru. Jadi, kita masih percaya kepada Tuhan sebab Ia memegang kendali atas hidup kita dan ia yang merancangkan masa depan kita. </p><p>Godbless 🤍🕊️</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 00:29:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527303971</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 7 - Day 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527566134</link>
         <description><![CDATA[<p>(Sharing kamis 24 Juli 2025 )</p><p>1.Veda -Mematahkan Belenggu Ketakutan (25-27) </p><p>Refleksi = Fakta ketakutan yang sebenarnya adalah rasa khawatir atau keraguan pada kita terkait hal yang benar atau hal yang salah kemudian rasa ini semakin menumpuk dan membuat ketakutan pada diri kita semua tapi meskipun begitu tenang saja karena Tuhan pasti akan mengarahkan kita dan menguatkan kita untuk tidak takut lagi </p><p>2. Elice - Kasih itu selalu benar (13-16) </p><p>Refleksi = Tuhan selalu memberikan ujian dengan mengelilingi diri kita dengan segala macam orang dan Dia sengaja membentuk diri kita untuk berinteraksi dengan segala macam orang bahkan mereka yang menguji kesabaran kita. Dan kita menyesuaikan diri dengan orang lain, membantu orang lain, bekerja melalui kesulitan bersama orang lain, menikmati hubungan dengan orang lain, menghibur orang lain, dan membimbing orang lain menuju Kristus adalah tujuan yang merupakan alasan penciptaan diri kita.</p><p>3.Leo - chicken soup for the grandparent's soul (14 - 23)</p><p>refleksi = pentingnya peran kakek-nenek dalam keluarga sebagai penjaga tradisi, pemberi teladan.mengingatkan agar kita menghargai keberadaan kakek-nenek dan mendengarkan cerita mereka selagi masih ada waktu, karena cerita itu menjadi bagian dari sejarah keluarga,karena keluarga adalah Anugerah Tuhan.</p><p>4.ciaa - massage of act (59-63)</p><p>mengajarkan bahwa hidup yang bermakna bukan soal seberapa banyak yang kita miliki, tapi seberapa banyak kebaikan yang kita sebarkan. Dan saat kkra menabur kebaikan dunia akan perlahan berubah, bisa dimulai dari diri kita sendiri</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 04:38:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527566134</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527932287</link>
         <description><![CDATA[<p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: Seseorang yang menerima afirmasi negatif dan berujung memiliki penyakit autoimun. Dari penyakit tersebut, dia mengambil pelajaran bahwa apapun hal yang sedang kita hadapi, perlulah untuk menghadapinnya dengan kebahagiaan, jangan sampai pikiran negatif mempengaruhi diri kita, serta diri kita perlu untuk menyaring pikiran negatif yang masuk, tidak asal di terima dan di pendam.</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: Tentang pikiran yang buruk mengurung dan mempengaruhi kita. Kuncinya kita bisa dengan terus bahagia. Apapun yang yang terjadi, hadapilah dengan kebahagiaan.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: Kita bisa mengatur tempo kita supaya tdk terjerumus ke hal negatif, intinya kita harus berpikir positif supaya tidak menyebabkan suatu "penyakit".</p><p><br></p><p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: Kita harus hidup dengan positif. Hidup positif dimulai dari pikiran kita dahulu, karena pikiran ada kunci dari segalanya. </p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: Kalo misal kita berpikir negatif terus maka hasilnya tidak baik, perbanyak pikiran positif karena bisa berdampak baik bagi hidup kita.</p><p><br></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: Kita harus menyaring pikiran-pikiran negatif, karena pikiran negatif muncul ketika cemas. Ketika pemikiran negatif muncul, kita harus memfilter kata-kata yang masuk dan ingin mempengaruhi kita, berikan afirmasi positif pada diri kita. Tips dari Damai: berikan afirmasi positif untuk diri sendiri.</p><p><br></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: Kita harus sadar dan terima pikiran negatif, dan berganti ke pikiran yang realistis yaitu pikiran positif.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 98-101)</p><p>Refleksi: Dengan mencari berkat yang diperoleh setiap hari, pikiranku terpusat pada kebaikan dan bukan pada kekecewaan. Dengan memikirkan cara untuk membantu seseorang, pikiranku terpusat pada orang lain dan bukan saja pada masalahku yang remeh temeh. Cara ini membantuku untuk menyadari banyak hal dalam hidupku. Saat ini aku jadi lebih berterima kasih, dan mengucapkan terima kasih bukan saja hal yang kulakukan pada acara Thanksgiving di bulan November, melainkan sudah menjadi gaya hidupku sepanjang tahun.</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 10-13)</p><p>Refleksi: yang saya pelajari dari bacaan itu adalah musuh terbesar bisa berasal dari dalam diri sendiri, yaitu pikiran negatif dan rasa tidak percaya diri. Dan  belajar menyayangi dan menghargai diri sendiri adalah langkah penting menuju penyembuhan dan kedamaian.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4156647786/e26957d7bd62374382344aeed8d62f84/IMG_20250724_WA0011.jpg" />
         <pubDate>2025-07-24 13:50:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527932287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 -Day 2 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527951727</link>
         <description><![CDATA[<p>1) elin ( Pertobatan Paul/1-9)</p><p>refleksi:</p><p>menceritakan latar belakang saul yang mengancam dan melukai para pengikut Yesus sebelum menjadi Paul yang dikenal sekarang.</p><p><br></p><p>2) jane ( Pergerakan Allah di Dalam Manusia/1-9)</p><p>refleksi:</p><p>menjelaskan bagaimana pergerakan Allah di perjanjian lama hanya bergerak bersama manusia dan di antara manusia, perjanjian baru dan sampai sekarang ini Tuhan mulai bergerak di dalam manusia</p><p><br></p><p>3) elisya (Adven-Natal: Sapaan Damai Sejahtera dari Allah/2-5)</p><p>refleksi:</p><p>Adven-Natal bukan hanya soal rohani, tapi juga tentang damai dan keadilan sosial. Yesus datang menyapa semua, termasuk yang miskin dan tersisih. Kita diajak bertobat, peduli sesama, dan membawa damai dalam hidup berbangsa.</p><p><br></p><p>4) nathan (Renungan Harian: Kesetiaan-Nya Tak Pernah Berubah/1)</p><p>Refleksi: Dari renungan hari ini, diceritain kalo Allah itu selalu setia sama manusia. Sejauh apapun umat-Nya dari pada-Nya, Tuhan selalu ada di setiap jalan hidup kita dan mau menuntun asal kita ikuti kehendak Firman-Nya. Kalau berbuat dosa, ya berbalik kepada Tuhan. Tuhan selalu mau mengampuni dan mengasihi asal kita bener² ingin bertobat. Tuhan itu setia.</p><p><br></p><p>5) Shelomytha (Percaya Diri Itu Mudah/1-4) </p><p>refleksi: </p><p>mengajak untuk menghargai diri sendiri. Dan penampilan bukan hanya soal pakaian, namun juga sikap dan perilaku. Buku ini mengajak kita untuk meninggalkan kebiasaan buruk, dengan memperbaiki diri dan menumbuhkan bahwa kita layak percaya diri apa adanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 14:18:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527951727</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 -Day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527952489</link>
         <description><![CDATA[<p>1) elin ( Pertobatan Paul/10-16)</p><p>refleksi:</p><p>Tuhan menampakkan diri kepada saul saat saul akan pergi menuju Damakus untuk membawa dan menangkap pengikut Yesus yang ada pada kota tersebut.</p><p><br></p><p>2) elisya (Adven Natal: Menghayati Damai Sejahtera, Mengamalkan Pancasila/5-7)</p><p>refleksi:</p><p>Gereja diajak menghayati iman yang aktif dan peduli terhadap bangsa. Adven-Natal jadi waktu untuk memaknai damai sejahtera Allah dan mengamalkan nilai Pancasila demi hidup yang adil, rukun, dan penuh kasih.</p><p><br></p><p>3) nathan (Renungan Harian: Membangun Mezbah Keluarga/2)</p><p>Refleksi: Dari renungan hari ini diajarkan, kalau mezbah keluarga atau pertemuan anggota keluarga di dalam Tuhan itu sesuatu yang penting. nggak harus terlalu formal atau berdurasi panjang. yang penting, setiap anggota keluarga merasakan kehadiran Tuhan di tengah² mereka. mezbah keluarga bisa berbentuk sharing, pendalaman Alkitab, atau semudah ngobrol tentang apa saja yang sudah dilalui seharian, dan bagaimana Tuhan menolong. kalo kita rajin bersekutu di dalam Tuhan, hidup kita jadi lebih teguh dan kukuh secara rohani dan jiwa, dan dewasa dalam karakter.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 14:19:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527952489</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 -Day 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527952968</link>
         <description><![CDATA[<p>1) Arsen ( The Magic/15-19)</p><p>refleksi:</p><p>Menjelaskan tentang syukur yang dapat dengan ajaib mengubah relasi kita menjadi menyenangkan dan penuh makna, terlepas dari apapun keadaan kita saat ini.</p><p><br/></p><p>2) Elin (Pertobatan Paul/17-25)</p><p>Refleksi :</p><p> Di Damaskus, Tuhan berbicara kepada seorang murid bernama Ananias dalam sebuah penglihatan. Tuhan menyuruh Ananias menemui Saulus dan menyembuhkannya. Awalnya Ananias takut karena tahu reputasi buruk Saulus, tetapi Tuhan berkata:"Dia adalah alat pilihan-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain.", dsri hal ini bahwa ketaatan kepada Tuhan lebih penting daripada rasa takut. Meskipun Ananias ragu dan takut kepada Saulus karena masa lalunya, ia tetap mengikuti perintah Tuhan. Karena ketaatannya, Saulus disembuhkan, dibaptis, dan diubahkan menjadi Paulus—rasul besar yang membawa banyak orang kepada Kristus.</p><p><br/></p><p>3) elisya (Adven Natal: Menghayati Damai Sejahtera, Mengamalkan Pancasila/8-9)</p><p>refleksi:</p><p>Gereja dipanggil untuk menghadirkan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam hidup nyata, termasuk lewat pengamalan Pancasila. Immanuel bukan hanya di dalam gereja, tapi juga dalam menjaga persatuan, keadilan, dan damai bagi bangsa. Pertobatan berarti berani hadir dan aktif demi kebaikan bersama.</p><p><br/></p><p>4) nathan (Renungan Harian: Hidup dalam Ketakutan/3)</p><p>Refleksi: dari renungan hari ini diberitahu, kalo kata Rasul Petrus, kita harus hidup dalam ketakutan. di saat orang lain bilang "kalo takut berarti pengecut!", kita harus tetap takut sama Tuhan, apapun kondisinya. Tuhan itu mulia. Tuhan udah berkorban dan berfirman untuk kita semua, dengan kasih. tapi ketika kita memilih untuk mengabaikanNya bahkan menginjak² kemuliaanNya; walaupun benar Tuhan itu baik: Tuhan itu juga Mahakudus dan Mahaadil. Maka, kita harus terus memegang ketetapan-ketetapanNya, saling mengasihi, dan menyebarkan FirmanNya. tapi jangan sampe kita melakukan hal² di atas karena alasan sedangkal "takut masuk neraka", jangann. utamanya lebih ke supaya kita bisa hidup di dalam Tuhan, dan ga kehilangan arah hidup menuju kemuliaanNya.</p><p><br/></p><p>5) Jane (Pergerakan Allah dalam Manusia/16-19)</p><p>manusia diciptakan dlm keadaan yg memerlukan keselamatan, seperti tanaman yg perlu sinar, pupuk, air yg itu adalah “keselamatan” tanaman, sama seperti kita perlu Yesus yg memenuhi segala keperluan kita, </p><p>&gt;Dia adl matahari kita (mazmur 84:12), udara kita (yoh 20:22), air hidup kita (yoh 4:10), makanan kita (yoh 6:35)</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 14:20:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527952968</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527959139</link>
         <description><![CDATA[<p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: dari yang aku dapet dari itu, fokuslah pada apa yang kamu miliki, bukan pada yang belum kamu miliki.</p><p>dengan tekad, usaha, dan dukungan orang tercinta, mimpi bisa tercapai meskipun sulit.</p><p><br></p><p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: Kita jangan terlalu fokus pada apa yang hilang, tapi bersyukur dan memanfaatkan apa yang masih kita miliki. Dengan sikap ini, kita bisa bangkit dari situasi sulit, menemukan chance baru, dan meraih masa depan yang lebih baik.</p><p><br></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: Seorang wanita mengalami masa sulit setelah suaminya terkena PHK dan ia sendiri kehilangan pekerjaannya. Ia merasa ragu dan takut untuk memulai kembali kuliah yang sempat tertunda, terutama karena biaya dan waktu yang terbatas. Namun, dengan dukungan suaminya, ia membuat daftar hal-hal yang ia miliki sebagai pengingat untuk tetap bersyukur dan semangat. Meski penuh perjuangan dan pengorbanan, akhirnya ia berhasil menyelesaikan kuliahnya dalam dua tahun dan meraih gelar sarjana, membuktikan bahwa ketekunan dan fokus pada hal positif dapat membawa hasil yang membahagiakan.</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: Fokus pada apa yang dimiliki, bukan yang hilang, bisa memberi kekuatan luar biasa. Kehilangan bukan akhir dari segalanya, tapi bisa jadi awal dari sesuatu yang lebih baik.</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: Yang dapat diambil dari bacaan pada hari ini adalah, seringkali bahwa diri kita sering meragukan diri sendiri, bahkan seringkali pemikiran kita membuat kita merasa jatuh dan merasa tidak percaya diri, namun perlahan lahan, jika kita mengubah oemikiran kita dari "aku tidak bisa" menjadi " aku pasti bisa" kita akan mencapai hal yang kita mungkin mustahil bagi kita, babyak faktor lain yang membuat dirikita semakin jatuh ke dalam lubang keputusasaan namun yang perlu kits lakukan adalah terus fokus untuk apa yang kita miliki bukanapa yang kita tidak miliki.</p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: Fokus pada apa yanng kamu miliki, banyak bersyukur. Dan berani bangkit, usaha lagi untuk mencapai apa yang diinginkan.</p><p><br></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: Seorang wanita di-PHK setelah 22 tahun kerja. awalnya terpuruk, tapi setelah melihat iklan kuliah di koran, ia mulai berpikir positif. ia membuat daftar aset dirinya (otak, semangat, kesehatan) dan menghitung cara membiayai kuliah. meski penuh tantangan, ia berhasil menyelesaikan kuliah dan lulus sarjana. daftar itulah yang menjadi penyemangatnya untuk bangkit dan sukses.</p><p>---</p><p>jangan biarkan satu kegagalan menghapus seluruh masa depan. kamu punya lebih banyak dari yang kamu kira.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 14-18)</p><p>Refleksi: mungkin kalo dari aku Kita jangan terlalu fokus pada apa yang hilang, tapi bersyukur dan memanfaatkan apa yang masih kita miliki. Dengan sikap ini, kita bisa bangkit dari situasi sulit, menemukan chance baru, dan meraih masa depan yang lebih baik, janganlah pikiran mu yang negatif menghambat masa depan mu.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 34-37)</p><p>Refleksi: Aku begitu sibuk dengan kemarahanku terhadap apa yang tidak kumiliki sehingga aku tidak menyadari apa kuperoleh .Waktu yang hilang karena pergumulanku dengan kesedihan mengajariku tentang berbagi rasa, kekuatan, dan belas kasih. Ketika aku merasa terbebani, suara bijak di dalam diriku selama ini siap membimbingku. Aku hanya perlu memperhatikan. Saat itu di lantai bawah gereja telah mengubah keyakinanku dan membantuku menjadi orangtua yang lebih baik, manusia yang lebih baik sesuai dengan kebutuhanku. Aku teramat bersyukur karenanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 14:30:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527959139</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527981522</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 16-23)</p><p>Refleksi :</p><p>Kebiasaan lebih membentuk diri daripada rutinitas, jika kita sering melakukan sesuatu yg kurang baik bagi tubuh lalu mau mengubahnya, itubukan rutinitas tapi kebiasaan dan tidak bisa di rubah begitu saja. Jadi perlu belajar mengendalikan kebiasaan kita agar kita bisa pelan² mengubah nya ke kegiatan yg bermanfaat. Proses pembelajaran/pengalaman yg di peroleh oleh seorang individu di pertahankan merupakan salah satu teori psikologis yang dipelajari.</p><p><br/></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 28-34) </p><p>Refleksi : </p><p>Tuhan ingin kita menjadi garam dunia dengan cara mewartakan kabar baik, namun seringkali kita masih saja tidak ikut andil dalam hal ini, mewartakan injil termasuk dalam pelayanan, pelayanan membutuhkan hati yg tulus, karena ketika hati kita tulus kita melakuakn dg tidak berat hati, ada suatu perumpamaan dimana seorang anak menabur hp, dan beberapa saat kemudian ia mendapatkan hp yg lebih bagus, lalu seorang anak lainnya mendengar hal itu dan melakukannya tanpa ada hadirat Tuhan, tentu saja anak itu tidak menuai apa apa. Jangan sampai kita melakukan sesuatu hanya untuk mendapatkan suatu imbalan, terutama dlm pelayanan, jangan hanya mengharapkan pujian tetapi hati kita berfokus, bagaiman jika kita berakhir seperti ayub? daud? dan yusuf? yg mereka dapatkan hanyalah sebuah "kesialan", nah didalam hal ini kita juga di uji bagaimana keteguhan iman dan kesetiaan kita dalam melayani-Nya.</p><p><br/></p><p>Ela (Respons Terhadap Penganiayaan / 33-50)</p><p>Refleksi :</p><p>Di bagian ini aku diingatkan dengan Tuhan Yesus...bahwa aku harus *tetap bersukacita dalam pencobaan* bahkan masalah yang ku alami saat ini.Dan percayaa bahkan yakin lah bahwa Tuhan Yesus selalu beserta dengan kita sampai selama lama nya.Tuhan juga tidak akan membiarkan Anak-Nya menderita,dia senantiasa menyertai kita.Dan Tuhan juga *tidak akan memberikan pencobaan di luarr kekuatan kita* .Disaat kehidupan kita mengalami suatu masalah,bukan berarti Tuhan ingin kita menderita.Namun Dari situlah *kepribadian dan iman kita dapat terbentuk* kembali.</p><p><br/></p><p>Finnes (Insipirasi dari gua singa / 22-23)</p><p>Refleksi: </p><p>*iman yang membawa harapan.* Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Seringkali kita berfikir kalau beriman adalah kewajiban kita, atau sebagai sesuatu untuk membalas Tuhan. Pada kekuatan kita sendiri. Tidak ada sesuatu pun yang dapat kita berikan kepada Tuhan. Kita harus bersandar penuh ketika kita menerima iman sebagai Hadian istimewa dari Tuhan.</p><p>Kami akan mengungkapkan tipu daya setan dan menunjukan bagaimana dengan iman kita dapat mengalami pemulihan pengharapan kita oleh Tuhan - "oksigen roh manusia."</p><p><br/></p><p>Evan ( Anda punya pertanyaan ALLAH punya jawaban / 95-98 ) </p><p>Refleksi : </p><p>Apakah setiap dosa dapat diampuni? Ingat bahwasanya Allah mengampuni semua pelanggaran kita dan sia juga mengampuni dosa yang kita lakukan berulang kali , Allah juga mempertegas dalam "Doa Bapa Kami" , " Ampunilah kami akan kesalahan kami , seperti kami pun mengampuni orang yang bersalah kepada kami" Bahwa sesungguhnya Tuhan Mengampuni dosa dosa jika itu disesali oleh umat nya dan terbuka hati dan tangannya untuk menerima pengampunan dari Allah , namun jika kita tidak pernah menyesali dosa² yang kita lakukan serta tidak terbuka hati dan tangan , maka kita tidak akan dapat menerima pemberian , dan pengampunan yang sejati dari Tuhan.</p><p><br/></p><p>Daniel (Hidup Sederhana / 11–17)</p><p>Refleksi:</p><p>Pada halaman ini dibahas tentang meditasi dan menjadi kanak-kanak. Meditasi diajarkan sebagai cara untuk menenangkan pikiran dan hadir penuh di saat ini, bukan sekadar duduk diam, tapi benar-benar menyadari napas dan keberadaan. Lalu penulis juga mengajak kita melihat dunia dengan cara anak-anak—penuh rasa ingin tahu, polos, dan mudah bahagia. Aku jadi sadar, semakin dewasa, kita sering lupa caranya bersyukur dan menikmati hal-hal kecil. Refleksi ini mengajarkanku untuk memperlambat hidup, menikmati detik demi detik, dan melihat dunia dengan hati yang ringan.</p><p><br/></p><p>Tian (berdiri teguh ditengah badai / 280-281) </p><p>Refleksi:</p><p>Paulus bilang kalau Yesus ga bangkit, maka iman kita sia-sia dan kita yang paling kasihan. Tapi karena Yesus benar-benar bangkit, kita punya harapan yang kuat buat masa depan, bahkan di tengah penderitaan. Kita belajar untuk tidak hidup buat diri sendiri lagi, tapi untuk Yesus. Artinya, hidup kita sekarang harus nyambung sama realitas kebangkitan itu, bahwa ada kemenangan setelah salib, ada pun kehidupan setelah penderitaan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 15:06:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527981522</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527982327</link>
         <description><![CDATA[<p>Cheryl (Limitless / 8-20) </p><p>Refleksi : Kita tidak perlu menyelesaikan segala sesuatu sendiri, karena Tuhan sanggup menolong. Kita hanya perlu percaya, berserah, dan sabar menantikan pertolongan-Nya, sebab bersama Tuhan segala sesuatu mungkin terjadi. Jika saat ini ada keputusan besar atau beban yang sedang dihadapi, serahkanlah kepada Tuhan dan biarkan Dia membimbing langkah kita ke depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 15:07:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527982327</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 - Day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527984667</link>
         <description><![CDATA[<p>Cheryl (Limitless / 21-32) </p><p>Refleksi : Harapan itu bisa muncul bahkan di saat-saat yang paling sulit sekalipun. Itu jadi tanda bahwa Tuhan tetap hadir dan menyertai kita. Karena itu, jangan menyerah. Teruslah melangkah maju dan berani bermimpi. Percayalah bahwa hidupmu bisa jadi lebih baik. Kejar impianmu dengan sepenuh hati, pakai seluruh kekuatan dan kemampuan yang kamu punya, karena Tuhan akan berjalan bersamamu.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 15:11:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3527984667</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3528017526</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan &amp; Sahabat 2/ 27-38)</p><p>Refleksi: Zefanya 3:9-18, terkhusus ayat 15-18, menyatakan bahwa Yesus Kristus ialah pahlawan yang memberikan kemenangan, di mana Ia menunjukkan kasihNya bukan setelah kita bertobat, melainkan saat kita masih berdosa. Hal ini membuat kita perlu mencontoh kepahlawanan Yesus, dengan tidak menjadi penonton/penjilat/pengkhianat, belajar berserah, membuang roh "keakuan", serta siap untuk diajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 16:21:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3528017526</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 5😜 - DAY 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3528138073</link>
         <description><![CDATA[<p>Diva ( Hemat Emosi )</p><p>hal : 13-16</p><p>Refleksi :</p><p>Sesungguhnya tuhan itu udh memberi kita wujud yang sebaik-baiknya dan seutuh-utuhnya, dan emosi itu sudah menyatu dengan raga kita tapi emosi dan pikiran selalu berdampingan.</p><p>karena itu ada sebuah kata “pikiran itu pelita hati” dari pepatah tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa apa yang kita pikiran itu bisa menghasilkan suatu tindakan entah baik atau buruk. maka dari itu kita juga harus menjaga pikiran kita sebaik-baiknya tuhan menjaga kita.</p><p><br></p><p>Catherine (si cacing &amp; kotoran kesayangannya) </p><p>hal 20-21</p><p>Refleksi: </p><p>kita harus belajar buat mendengarkan dan memahami orang yang berbeda pandangan atau keyakinan dengan kita. dengan begitu kita bisa hidup berdampingan &amp; saling menghargai</p><p><br></p><p> Sharon(The art of solitude; what I think about when I'm on my own/7-10)</p><p>Refleksi: </p><p>Semua hal dapat kamu kerjakan tanpa adanya rasa takut dan hujatan. Tapi dengan kebahagiaan dapat menggambarkan atau menunjukkan dirimu sendiri lebih keren dan ceria</p><p><br></p><p>Daniel (merawat luka batin) </p><p>hal :12 - 19</p><p>Refleksi :  biopsikososial yg menyebabkan atau penyebab depresi diakibatkan interaksi kompleks antara genetik,anatomi dan fungsional otak keseluruhanny terjadi dalam konteks nya masing²  saling berinteraksi hingga menyebabkan luka batin / depresi, trauma masa lalu karenanya sering dimarahi ortu, juga 1 penanda bisa muncul depresi dan depresi itu interaksi kompleks tidak bisa disederhanakan dengan satu dua hal, sebagaimana hal kompleks lain di dunia kita ini</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 22:40:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3528138073</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3528794471</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia mengaturmu / 24-27)</p><p>Refleksi :</p><p>Kadang sebuah kebiasaan dapat menjadi sebuah keberuntungan, seseorang yang amnesia parah yg bahkan tidak mengingat dia sudah sarapan apa belum karena kebiasaan dia tidak sepenuhnya menjadi linglung, karna kebiasaan dia masih bisa menjalani hari². Dia juga kemudian berlatih untuk mengelompokkan benda sepasang, awal2 tingkat keberhasilannya hanya sedikit tetapi karna sering berlatih lama2 semakin tinggi tingkat keberhasilannya. Jadi jangan pernah menyerah utk suatu kesulitan tetapi berusaha lah terus hingga bisa.</p><p><br></p><p>Finnes (inspirasi dari gua singa/ 18-20)</p><p>Refleksi: </p><p>*dapatkah anda tidur sementara angin kuat berhembus?*</p><p>Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Filipi 4:6-7</p><p>Kita mengamankan diri kita terhadap badai hidup dengan cara menenggelamkan diri kita dalam Firman Tuhan, taat pada Firman Tuhan dan menaruh iman dan percaya pada kebaikan Tuhan. Kita tak perlu mengerti, kita hanya perlu menggenggam tangan-Nya untuk memiliki damai di tengah badai kehidupan kita.</p><p><br></p><p>Daniel (Hidup Sederhana / 18–25)</p><p>Refleksi:</p><p>Pada bagian ini dibahas tentang teh, menyendiri, dan museum. Minum teh digambarkan sebagai momen sederhana yang bisa memberi ketenangan dan kehangatan. Lalu tentang menyendiri, penulis menyampaikan bahwa sendiri bukan berarti kesepian, tapi kesempatan untuk mengenal diri lebih dalam. Bagian tentang museum mengajak kita untuk belajar dari masa lalu dan menghargai waktu. Aku jadi belajar bahwa hidup nggak harus terus ramai dan cepat. Kadang, dengan melambat dan menikmati waktu sendiri, kita bisa menemukan kedamaian dan makna yang lebih dalam.</p><p><br></p><p>Evan ( Anda punya pertanyaan ALLAH punya jawaban / 99-100) </p><p>Refleksi : </p><p>*Apakah Cinta Allah Berkurang Jika Saya Berdosa?* Tentunya kecintaan Tuhan Allah Kepada Kita umatnya tidak akan berkurang karena Allah Sang Pengasih , IA memberikan cintanya pada umatnya tanpa batas  namun manusia sendirilah yang terkadang mempersulit diri untuk percaya akan Cinta Kasih Allah Yang Maha Besar , Ingtlah bahwa tiada satupun manusia yang dapat menghentikan Cinta Allah Yang Terpancar dari diri-Nya...</p><p><br></p><p>Ela (Membangun karakter melalui Penganiayaan / 52-57)</p><p>Refleksi:</p><p>Tuhan selalu mengajarkanku disaat aku mengalami suatu masalah entah itu kehilangan seseorang terdekat,atau masalah dengan diri sendiri, bahkan membuat kita benar benar khawatir dan terpuruk akan kondisi itu.Tuhan mengijinkan itu terjadi dalam kehidupan kita karena Dia ingin menguji Iman Kita apakah kita ini setia,Ingin membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik, bahkan Tuhan ingin menyempurnakan kita.</p><p> *Setiap pencobaan pasti akan selalu ada pengalaman yang sangat berharga dalam kehidupan kita.*</p><p><br></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 35-40)</p><p>Refleksi : </p><p>*Satu masa, Dua masa dan setengah masa*</p><p>membahas kapan si masa itu akan datang? masa. masa adalah suatu tolak ukur yg tidak pasti. Dalam hal ini membahas ttg, Masa kebangkitan/Revival massal, masa dimana kita umatnya akan bertarung melawan si perusak (iblis) dengan kuasa keselamatan dari Allah. Nanti ada masa banyak org mencari' Tuhan (Wales Revival) lalu melihat orang yang tiba tiba bertobat (Azusa Street) dam hal ini akan dipahami oleh org bijak namun tidak dg org fasik. Ditangan kita ada pilihan. Kita hendak memilih apa yang akan kita tabur? dan pada saatnya nanti akan kita tuai. jadi janganlah salah menabur supaya tidak ada sesal saat menuai dihari esok.</p><p><br></p><p>Tian ( Berdiri teguh di tengah badai / 6-7) </p><p>Refleksi:</p><p>Kebangkitan Yesus jadi dasar iman kita. Itu bukan cuma cerita lama, tapi sesuatu yang berpengaruh langsung ke hidup kita sekarang. Lewat kebangkitan-Nya, Yesus ngasih Roh Kudus buat memperlengkapi kita. Jadi kita bukan cuma percaya aja, tapi juga punya kuasa dan pengharapan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-25 14:40:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3528794471</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Day 5 - Kelompok 7 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529081569</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Veda -Mematahkan Belenggu Ketakutan( 29 - 34 )</p><p>Mungkin kita di sini masih merasa ketakutan dengan segala hal tapi ingat jangan takut pada hal hal itu karena pada dasarnya Tuhan menghubungkan kita dengan iman bukan dengan ketakutan </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 06:56:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529081569</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Day 6 - Kelompok 7 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529084245</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Veda - Mematahkan Belenggu Ketakutan ( 35 - 42 ) </p><p>Di sini kita diajarkan untuk bijak memilih teman karena terkadang teman yang salah itu dapat membawa benih ketakutan </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 07:02:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529084245</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529182287</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan dan Sahabat 2/ 39:50)</p><p>Refleksi: Hagai 1:2-14, membicarakan tentang Yesus sebagai Tuhan yang membangun bait Allah. Seperti bangsa Israel dalam kitab Hagai, seringkali kita terlalu fokus pada urusan pribadi dan melupakan rancangan dan campur tangan Tuhan. Kita dapat membangun bait Allah dengan pemahaman dan pengertian tentang rancangan Allah bagi hidup kita, siap berkorban, fokus kepada Tuhan dan tidak diri sendiri, berani membereskan yang belum beres, dan bersemangat.</p><p><br/></p><p>2. Karell (hidup bersama firman Yosua- Ester) 40-45</p><p>Refleksi :</p><p>Yosua– sudah seberapa banyak pencapaian yang tuhan izinkan untuk kita raih, selalu masih banyak wilayah dalam kehidupan yang perlu di taklukan. Dalam kehidupan Kristiani kita tidak pernah tinggal diam; kalau bukan maju, berarti kita sedang mundur. Yosua selalu berhati hati dalam mengikuti peraturan² yang di tetapkan musa. "Ketaatan pada Firman menjamin Keberhasilan</p><p> Yosua 1:8"</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 14:03:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529182287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529182438</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1. Chika (Yesus Tuhan dan Sahabat 2/ 51-61)</p><p>Refleksi: Zakharia 1:7-17 menunjukkan bagaimana Allah mengutus dan memberikan penghiburan dalam pengutusanNya. Tertulis pula dalam Amanat Agung, bahwa setiap yang percaya diutus oleh Bapa, dan dalam prosesnya, kita akan dipulihkan, didewasakan, dimurnikan, dan dijadikan semakin tangguh di dalamNya. Meskipun akan muncul masalah dalam pengutusan, namun Allah dapat senantiasa memakai talenta diri kita jika kita mau taat.</p><p><br/></p><p>2.Chintya (I KNOW I CAN/19-35) </p><p>Refleksi:Dari kisah Ludwig Van Beethoven dan Nick Vujicic,mereka menunjukkan kepada semua orang bahwa mereka bisa terus menghadapi dunia meski memiliki keterbatasan.Mereka juga membuktikan bahwa meskipun memiliki keterbatasan,mereka tidak pernah berhenti bermimpi atau berkarya.Kisah mereka mengajarkan kita bahwa dalam hidup,yang terpenting bukanlah kondisi fisik,tapi bagaimana cara kita memilih hidup dengan sikap positif,semangat pantang menyerah,dan keyakinan bahwa setiap orang memiliki tujuan dan makna.</p><p><br/></p><p>3. Nasya ( Hidup bersama firman 14-16 )</p><p>Refleksi : dari bacaan yg saya dapat adalah kita tidak perlu menanti masa yg akan datang untuk bida menikmati berkat berkat ini sebab TUHAN dapat memberikannya sekarang. dan memberkati kita dengan hadiratnya</p><p><br/></p><p>4. Karell (Hidup Bersama Firman Yosua-Ester) 46-50</p><p>Refleksi :</p><p>Hakim- Hakim. Kitab tentang tidak adanya raja. Tuhan adalah raja mereka, tetapi bangsa israel menolak untuk menaati-Nya. Ketidaktaatam mereka menyebabkan kekalahan (pasal 1-2), hukuman (pasal 3-16), dan keruntuhan (pasal 17-21). setelah kematian yosua pindahlah dua setengah suku. pada akhirnya israel mengikuti cara hidup bangsa lain dan menyembah ilah-ilah mereka, hingga Tuhan harus menghajar mereka dan membawa mereka kembali.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4169568394/18acd781d4ae63f2398b1a6bbbbff277/IMG_20250726_WA0185.jpg" />
         <pubDate>2025-07-26 14:03:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529182438</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 -Day 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529201150</link>
         <description><![CDATA[<p>1)Richard (Science of being well /1-20)</p><p>refleksi:</p><p>*Prinsip tentang kesehatan*</p><p>Di suatu hari,ada tempat dimana tulang orang orang kudus di simpan,orang orang banyak berdatangan hanya untuk menyentuh tulang orang kudus untuk kesembuhan,dan mereka sembuh..setelah itu,ada seseorang yang mencuri tulang orang kudus itu..karena orang orang banyak ingin mendapatkan kesembuhan dengan menyentuh tulang itu,pendeta dll mencari tulang pengganti,yaitu tulang seorang pembunuh yang dikubur bertahun-tahun.dan hasilnya sama,yaitu orang-orang yang menyentuh itu sembuh... Sebenarnya,yang menyembuhkan itu diri mereka sendiri,karena mereka percaya bahwasanya mereka akan sembuh jika menyentuh tulang itu.tetapi,percaya dan mempunyai iman untuk sembuh itu belum cukup,harus ada aksi-aksi sebagai tambahan agar kesembuhan itu ada..contoh:</p><p>A ingin diet agar langsing,maka A harus percaya dan berusaha dengan memakan makanan seperti sayuran,mengurangi makanan junk food,yang berdaging dan olahraga..</p><p><br/></p><p>2) Elin (Pertobatan Paul/26-38)</p><p>Refleksi: perjalanan pertobatan saulus yang sekarang telah menerima hidup yang baru dengan nama Paulus, banyak cobaan yang harus dilalui paulus dalam menerima hidupnya yang baru</p><p><br/></p><p>3) elisya (Damai Sejahtera di Bumi Pancasila/9)</p><p>refleksi:</p><p>Damai sejahtera dari Allah harus diperjuangkan, bukan hanya dirasakan. Sebagai orang beriman, kita dipanggil mencintai dan menjaga Indonesia dengan hidup yang penuh damai, adil, dan takut akan Tuhan. Menjadi Kristen sejati juga berarti menjadi Pancasilais sejati.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 15:02:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529201150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 -Day 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529201490</link>
         <description><![CDATA[<p>1)Richard ( Sciences of being well/20-43)</p><p>refleksi:</p><p>•Langkah pertama seseorang untuk menjadi sehat adalah percaya,langkah kedua adalah mengembangkan pola makan, minum,tidur,napas yang baik.maka orang itu akan hidup dengan baik juga. </p><p><br/></p><p>•Dalam buku science of being well kita mempunyai 2 hal yang harus dipertimbangkan,.</p><p>1.bagaimana cara untuk berpikir dengan iman.</p><p>2.Cara mengaplikasikannya ke dalam diri kita sendiri untuk mempercepat prinsip untuk sehat menjadi sesuatu aktivitas yang bermanfaat</p><p><br/></p><p>2) elisya (Pengantar Masa Adven/10)</p><p>refleksi:</p><p>Adven adalah masa penantian dan persiapan menyambut kelahiran Yesus dan kedatangan-Nya kembali. Dalam proses ini, kita diajak mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh sambil tetap peka pada situasi bangsa. Harapannya, iman kita makin kuat dan mampu mewujudkan damai Allah di tengah tantangan Indonesia saat ini.</p><p><br/></p><p>3)elin (Pertobatan paul/39-42)</p><p>Refleksi: saulus sepenuhnya telah menerima Tuhan sebagai juru selamat dan pemimpin dengan dibaptis nya dan Tuhan memberikan nama sebagai Paulus yang artinya rendah hati.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 15:03:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529201490</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529204029</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 28-34)</p><p>Refleksi :</p><p>Sebenarnya cara membuat kebiasaan baru itu sangat mudah, yaitu dengan langkah kecil yang sederhana. Mungkin awalnya kita berpikir bahwa motivasi dan tujuan lah yg membuat kita mau menciptakan kebiasaan baru tapi nyatanya motivasi mendorong kita utk memecahkan masalah sekaligus bukannya, memulai dgn rutinitas baru yg kecil. Langkah pembentukan kebiasaan : (1) Membuat awal yg baik, kita hrus memiliki motivasi yg kuat dan tekad yg bulat, pikiran ragu tdk akan menghasilkana kebiasaan yg baik. (2) Terus berlatih, penundaan dan gangguan harus dihindari ksrena melemahkan pembentukan kebiasaan baru, perubahan kecil yg biasanya tidak disadari bisa saja lebih bermakna dari pada perubahan besar, saat melakukan 1% kebiasaan baik/buruk spt ada kekuatan pada sebuah kemenangan dr terus berlatih kebiasaan baru. Itu sebabnya "menguasai kebiasaan" lebih penting daripada mencapai hasil tertentu.</p><p><br/></p><p>Daniel (Hidup Sederhana / 26–35)</p><p>Refleksi:</p><p>Pada bagian ini penulis membahas tentang pentingnya waktu hening, jalan kaki, dan hidup dengan sadar. Kita diajak untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan memberikan ruang bagi keheningan agar bisa mendengar isi hati sendiri. Jalan kaki juga digambarkan sebagai kegiatan sederhana yang bisa menyegarkan tubuh dan pikiran. Selain itu, penulis mengingatkan agar kita menjalani hidup dengan kesadaran penuh, tidak terburu-buru, dan tidak hanya berfokus pada tujuan akhir. Aku jadi sadar bahwa momen-momen kecil dalam hidup itu sangat berharga kalau kita benar-benar hadir dan menikmatinya.</p><p><br/></p><p>Evan ( anda punya pertanyaan ALLAH punya jawaban / 137-139) </p><p>Refleksi :</p><p>*Bagaimana kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik?* </p><p>Ada beberapa bantuan praktis untuk menjadi pribadi yang lebih baik diantaranya ;</p><p>1. Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati </p><p>2. Mengasihi sesama , seperti Allah telah mengasihi kita</p><p>3. Menjadi pribadi yang peka terhadap suara hati &amp; bertindak segera</p><p>4. Percayakan pikiranmu kepada Allah , begitu juga tindakanmu</p><p>5. Jika engkau memiliki kesusahan / sesama mu mengalami kesusahan kita perlu saling menguatkan &amp; mencari sahabat yang ingin selalu mengajak engkau untuk mendekat pada *Tuhan*</p><p>6. Jadilah orang yang *jujur* terhadap dirimu sendiri &amp; pada *Allahmu*</p><p>7. Berdoalah , mendekatkan dirimu kedalam hadirat *Allah* melalui doa , karena *Allah* merupakan sumber segala *Kebaikan*</p><p><br/></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 41-47)</p><p>Refleksi : </p><p>Masa Mikhael atau Masa Yoel. </p><p>Pada kutipan ini dibahas mengenai bagaimana detailnya ttg generasi mihkael, generasi ini digambarkan seperti kuda dan berapi api. Apa maksudnya? ketika kuda lahir kedunia ia langsung berlari. generasi ini akan terus berlari dengan api yg berkobar didalamnya dan tidak ada kata cukup, karena mereka sadar bahwa hanya memiliki waktu yg sedikit. Dan generasi akan gemertakan seperti kereta-kereta. Setiap org memiliki keretanya sendiri yang membuat kita tidakk terbatas oleh apapun juga.</p><p><br/></p><p>Finnes (Inspirasi harian dari gua singa / 21-23)</p><p>Refleksi: </p><p>*iman yang membawa harapan*</p><p>Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Yohanes 4:5</p><p>Seringkali kita berpikir kalau beriman adalah kewajiban kita, atau sebagai sesuatu untuk membalas Tuhan. Pada kenyataannya, kita bahkan tidak dapat beriman dengan kekuatan kita sendiri. Tidak ada sesuatu apapun yang dapat kita berikan kepada Tuhan. Kita harus bersandar penuh kepada Tuhan didalam segala hal, bahkan soal iman kita. Setan ingin untuk melemahkan kita dan menciptakan keputusan lewat penganiayaan atau penderitaan. Dan kita harus dapat mengalami pemulihan pengharapan kira oleh Tuhan.</p><p><br/></p><p>Tian ( berdiri teguh di tengah badai / 8-9) </p><p>Refleksi:</p><p>Yesus tu ngga cuma ngasih kita tugas, tapi juga bekal buat ngejalaninnya. Dia bilang, semua kuasa di surga dan di bumi udah dikasih ke Dia yang artinya, Dia punya otoritas penuh. Nah, sebelum Dia naik ke surga, Dia nitipin misi ke kita semua: supaya kita pergi dan ngajarin orang-orang buat kenal Tuhan, dibaptis, dan hidup sesuai ajaran-Nya.</p><p>Kadang kita mikir, “Wah, keknya berat banget tugasnya,” tapi Yesus sendiri udah janji dan buktiin kalau Dia punya kuasa, bukan cuma di surga tapi juga di bumi. Jadi kita nggak sendirian. Dia minta kita percaya dan jalan bareng Dia.</p><p><br/></p><p>Ela ( Kesederhanaan Gereja / 61-80) </p><p>Refleksi: </p><p>Gereja itu bukan sebagai tempat bangunan saja.Namun Gereja ini juga merupakan sebuah Rumah Tuhan Yesus.Jadi semisal kita mengalami pencobaan atau masalahh yg dihadapi sebaiknya kita datang dan beribadah Kepada-Nya.</p><p>Karena Gereja ini terbuka untuk Umat Kristen yang benar benar serius datang kepada Tuhan.Saat datang ke gereja pun,kita tak perlu berpenampilan mewah,yang penting kita sudah menyiapkan hati kitaa dan siap untuk memuji memuliakan nama Tuhan beserta mendengarkan kebenaran Firman-Nya. *Tuhan tak melihat fisik dan penampilannya kita,namun Tuhan melihat kesungguhan Hati kita.*</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 15:15:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529204029</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3 DAY 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529204281</link>
         <description><![CDATA[<p>Grace : kesetiaan Tuhan Yesus kepada orang orang yang dilayani. <em>Terbukti saat Yesus lelah dengan kesibukannya dan baru bangun, Ia sudah dicari banyak orang, Yesus tetap setia mengajar mereka</em></p><p>Eloi : </p><p>Misya : Melayani Tuhan itu memang kadang cape, seperti halnya Tuhan Yesus yang mau melayani Bapa dengan menyerahkan seluruh waktu, tenaga, bahkan diriNya. Tapi kita harus tetap setia dengan Allah, tetap mengutamakan Allah dengan menjaga relasi kita dengan Tuhan. Agar pelayanan yang kita lakukan, dan diri kita sendiri itu tidak kekeringan.</p><p>Azra : Disaat murid nya sedang panik, Tuhan tetap tenang dan tidak panik karena ditengah kesibukan nya ia tetap berdoa kepada Bapa. Walaupun godaan nya sangatlah besar Tuhan tetap memilih untuk menyelesaikan pekerjaan nya. Yesus tetap setia kepada panggilan dan misi yang diberikan Allah Bapa kepada nya.</p><p>Gosyen : melayani itu capek dan itu adalah hal yang wajar. Yesus saja butuh istirahat setelah lama melayani orang banyak. Tapi apa yang Ia lakukan? Setelah Yesus tidur Ia bangun pagi dan berdoa dan kembali melanjutkan pelayananNya. Dan Tujuan pelayanan Yesus disini bukan sekedar menyembuhkan tetapi untuk mengabarkan injil (utama)</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4162857078/5d20fb9c0f164ac3ff0b62a868be81ae/IMG_20250724_123047.jpg" />
         <pubDate>2025-07-26 15:16:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529204281</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 - Day 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529216394</link>
         <description><![CDATA[<p>Sharing (Rabu, 23 Juli 2025)</p><p>1. Hanum (Apakah Pekerjaan Anda Bagian dari Pekerjaan Allah) = Terkadang kita melakukan suatu pekerjaan dengan berbagai motivasi yang selalu kita impikan dan harapan. Namun dalam pekerjaan itu pasti kita akan merasa kecewa dengan ketidaksempurnaan yang kita lakukan. Perlu kita sadari bahwa ada Allah, ada dunia yang sedang ia pulihkan melalui kita, yang meskipun tidak sempurna namun sangat berharga bagi sesama kita. Dan apa yang menjadi panggilan Allah melalui apa yang kita kerjakan tidak akan pernah berakhir sia sia dan akan selalu bermakna selamanya.</p><p>2. Alyn (Suara Alfa Omega) = Paulus mengingatkan kepada orang Korintus untuk mengambil kesempatan yang ada, yaitu meninggalkan kebiasaan yang lama dan yang tidak berguna bagi pertumbuhan iman. Demikian juga bagi kita yang mau mengambil kesempatan untuk mengalami perubahan di dalam kehidupan, mari tetap teguh, terus melangkah bersama Tuhan yang selalu setia untuk menopang dan memberi kekuatan kepada kita.</p><p>3. Carissa (Suara Alfa Omega) = Keselamatan merupakan persembahan pendamaian antara manusia dan Allah. Keselamatan datang melalui pengorbanan dan adanya hubungan yang dipulihkan antara Allah dan umat-Nya. Korban keselamatan dalam Perjanjian Lama menjadi gambaran dari pengorbanan Yesus di kayu salib. Yesus Kristus adalah Anak Domba Allah yang dikorbankan untuk membawa pendamaian serta keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Pengorbanan Yesus membuka jalan bagi setiap kita untuk memiliki hubungan yang kekal dengan Allah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 16:01:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529216394</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 - Day 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529216592</link>
         <description><![CDATA[<p>Sharing (Kamis, 24 Juli 2025)</p><p>1. Hanum (Apakah pekerjaanmu bagian dari pekerjaan Allah/halaman 31-32) : Penciptaan merupakan hasil kerja karya Allah yang sangat agung. Bahkan Allah juga bekerja menciptakan dunia ini, sehingga pekerjaan bukanlah merupakan suatu hal yang jahat, namun merupakan salah satu bagian dari hal yang Allah lakukan dalam karya penciptaan sorgawi dan duniawi.</p><p>2. Alyn (Suara Alfa Omega/halaman 5-7) : kita harus sering untuk berbagi kasih kepada semua orang di sekitar kita, dan kita juga harus tetap bersyukur kepada Tuhan atas berkat yang telah Dia berikan kepada kita setiap harinya. Percayalah itu cukup dan tidak terlalu sedikit. Bagian kita adalah dengan hikmat mengelola berkat yang ada saat ini dengan bijak. Dan jikalau kita berelimpahan berkat, janganlah kita meninggikan diri kita/sombong. Seorang pelayan Tuhan yang benar tidak mencari perhatian, penghormatan dan pujian dari manusia.</p><p>3. Carissa (Suara Alfa Omega/halaman 21-22): Konsekuensi adalah akibat atau hasil dari tindakan yang dilakukan. Konsekuensi dapat berupa dampak langsung dari suatu perbuatan atau pertanggungjawaban atas pelanggaran aturan. Dengan keselamatan yang kita peroleh melalui pengorbanan Tuhan Yesus bukan berarti kita dapat berlaku dengan seenak hati tanpa merasa bersalah. Tetapi tetap akan ada konsekuensi atau ada tanggung jawab yang harus kita pertanggungjawabkan. Kita harus serius dan jangan bermain-main dengan dosa. Mari jalani hidup ini dengan tetap bergantung pada pimpinan Tuhan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 16:02:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529216592</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 - Day 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529216688</link>
         <description><![CDATA[<p>Sharing (Jumat, 25 Juli 2025)</p><p>1. Alyn (Suara Alfa Omega/halaman 8-15) : Jangan hanya ingin di nilai baik oleh pemimpin rohani lalu kita rajin dengan berbagai kegiatan. Yang benar adalah kita di selamatkan sehingga kasih itulah yang memotivasi kita untuk bertindak benar dalam kehidupan kita. Kita juga harus selalu dapat mengenal Allah, maka kita semakin tau apa kehendak dan rencana-Nya atas kehidupan kita. Maka dengan kita semakin mengenalnya, Tuhan Yesus senantiasa memberikan sukacita dan damai sejahtera yang berkelimpahan di dalam hidup ini.</p><p>2. Carissa (Suara Alfa Omega/halaman 23-24): Sebagai orang percaya, kita telah ditebus dengan darah yang mahal dan memiliki jaminan keselamatan. Namun hal ini tidak berarti bahwa kita boleh hidup dengan bebas tanpa aturan. Oleh karena itu kita harus hidup berbeda dengan dunia yang diwujudnyatakan dalam hidup benar di hadapan Allah.Tuhan Yesus juga menuntut kita untuk selalu hidup dalam Kebenaran serta menjauhi dosa.</p><p>3. Hanum (Apakah Pekerjaan Anda Bagian dari pekerjaan Allah?)(33-34) : Dalam penciptaan yang dituliskan dalam Kitab Kejadian menunjukkan, bagaimana bekerja untuk menciptakan dan memelihara ciptaannya. Ia juga menugaskan manusia untuk menaklukan alam dan mengembangkan nya bukan karna ciptaan nya itu buruk namun karna ciptaan itu baik dan perlu digali potensi yang lebih dalam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 16:03:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529216688</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3 DAY 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529217179</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><em>CHALLENGE KATA DAY 6</em></strong><br>Misya <br>Ketika Yesus datang hidup kita akan diubahkan. Kita orang-orang berdosa yang mau disembuhkan oleh tabib rohani yaitu Allah agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Pengajaran mengenai Yesus dimasa sekarang sangat diperlukan agar banyak orang-orang berdosa disadarkan, bertobat dan diselamatkan, karena dizaman ini dunia semakin jauh dari Tuhan, sama halnya dengan zaman itu yang terdapat dikitab Markus.</p><p><br></p><p>Gosyen <br>Ketika kita memutuskan untuk mengikut Yesus ada sesuatu yang harus dikorbankan. Seperti kisah Nikodemus yang menjadi penggemar rahasia dan pengagum Yesus yang rela datang kepada Yesus saat malam hari supaya tidak dipergoki orang lain. Itulah yang biasanya disukai penggemar, mereka senang mengikut Yesus, datang saat ada maunya saat senangnya aja tanpa mau melakukan perubahan atau menerima dampak yang kurang baik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-26 16:05:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529217179</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Day 7 - Kelompok 7 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529370730</link>
         <description><![CDATA[<p>Mematahkan Belenggu Ketakutan ( 43 - 48 ) </p><p>Dari benih benih ketakutan muncullah buah buah ketakutan yang semakin membuat manusia jatuh ke dalam ketakutan tapi meskipun begitu jangan takut karena jika sudah terlanjur mengalami hal seperti ini bukan berarti kita sendiri tapi masih ada Tuhan yang bisa kita dekati </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-27 04:53:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529370730</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529506766</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 34-42)</p><p>Refleksi :</p><p>Langkah pembentukan kebiasaan : (3) Memilih lingkungan yang tepat, kebiasaan lebih mudah diubah jika tidak terkba isyarat eksternal yg mereka kenali, makanya pengaruh lingkungan sangat penting. (4) Jangan berhenti sampai tujuan tercapai, kebiasaan dapat terbentuk butuh waktu yg cukup lama, jadi kita harus jadikan perilaku baru ini sebagai rutinitas dalam rentang waktu tersebut. Perlu juga mencari tau apa saja kelemahan yg membuat kita sulit untuk membentuk kebiasaan baru itu agar kita bisa secara optimal dalam proses pembentukan kebiasaan. </p><p><br></p><p>Ela ( Kristus Dimuliakan dalam Pola yang Berbeda-beda / 81-90) </p><p>Refleksi : </p><p>Meskipun kita ini menjalani kehidupan yang berbeda beda dengan satu sama lain.Tetapi Tuhan tak pernah membedakan kita diantara banyaknya manusia.Tuhan selalu adil memperlakukan kita.Dan Dia tak akan pernah membeda bedakan,bagi Dia semua manusia itu setara dan istimewa.</p><p><br></p><p>Finnes (Insipirasi harian dari gua singa/ 33-35)</p><p>Refleksi:</p><p>*Tuhan yang mengatur* </p><p>Batu yang dibuang oleh tukang tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal ini terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Mazmur 118:22-23</p><p>Kita seringkali berfikir bahwa hidup kita dia sia. Namun arti hidup tidak terletak pada apa yang dihasilkan, tetapi pada apa yang dapat Tuhan hasilkan dari hidup kita. Sukses bukan tentang pencapaian atau pun tentang yang dapat kita hasilkan dari diri kita, melainkan tentang penempatan, atau apa yang dapat Tuhan hasilkan dari diri kita. Kita dapat mengambil pelajaran dari beberapa gereja yang teraniaya, bahwa tak apa meninggal tanpa begitu mengerti akan arti kehidupan kita. Kita dapat bersandar dalam kepercayaan bahwa Tuhan telah memakai kita untuk membantu didalam membangun kerajaan kekal-Nya.</p><p><br></p><p>Daniel (Hidup Sederhana / 35–40)</p><p>Refleksi:</p><p>Di bagian ini penulis mengangkat tentang hujan, kucing, dan kopi  hal-hal sederhana yang sering kita temui, tapi bisa membawa rasa damai dan hangat kalau kita mau menikmatinya. Hujan bukan cuma air yang turun, tapi juga momen untuk merenung. Kucing mengajarkan kita tentang hidup tenang dan santai, sementara secangkir kopi bisa jadi teman refleksi di pagi hari. Aku jadi sadar bahwa kebahagiaan tidak harus dicari jauh-jauh. Sering kali, itu ada di sekitar kita  dalam hal-hal kecil yang sering kita abaikan.</p><p><br></p><p>Evan ( anda punya pertanyaan ALLAH punya jawaban / 145-146) </p><p>Refleksi :</p><p>*Bagaimana pandangan Allah tentang Bunuh Diri?* Menurut kitab suci , kita harus mencintai dan mengasihi diri sendiri &amp; sesama , serta pada (Kel 20 ) pada Kitab Suci telah ditegaskan "Jangan Membunuh atau Bunuh diri"</p><p>Bunuh diri pun juga terhitung sebagai dosa , Menurut Allah "orang yang melakukan bunuh diri  adalah orang yang menyerah dan dipenuhi dengan depresi. Agar umat yang memiliki niat Bunuh Diri tersebut bertobat  dan ingin memiliki harapan , maka mereka harus membuka mata &amp; tetap harus memandang Allah</p><p><br></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 49-51)</p><p>Refleksi : </p><p>membahas tentang bagaimana strategi menghadapi peperangan roh, dikatakan bahwa kita harus membangun tembok pertahanan untuk menghadapi hal ini, tembok seperti apa? dituliskan pada Alkitab yaitu tembok pujian, tembok firman Tuhan, tembok ratapan, dll. Namun, ini membutuhkan dasar pada Alkitab, terkadang kita hanya membaca Alkitab dan sekedar membaca tidak mengerti maksudnya, jadi butuh sedikitnya 5 kali untuk benar' memahami isi dari Alkitab tersebut karena disebutkan bahwa iblis lebih hafal betul mengenai setiap ayat di Alkitab tapi mereka tidak paham apa makna sebenarnya dari ayat tersebut. Ketika iblis melontarkan ayat dan kita mengatakan "oh ya? apakah benar?" ini akan menjadi masalah karena kita tidak mengerti mengenai firman Tuhan. Dan ketika kita tidak memahami alkitab dg betul kita akan lebih mudah dibodohi oleh iblis</p><p><br></p><p>Tian (Panggilan kita yang unik "apakah kita memang harus menderita"/ 13-16) </p><p>Refleksi:</p><p>Sebagai orang Kristen, ternyata kita ga dipanggil buat hidup enak terus. Malah sebaliknya, kita dipanggil buat ikut jejak Yesus, termasuk mengalami penderitaan kayak yang Dia alami. Yesus sendiri udah kasih contoh gimana menghadapi penolakan, dibenci, bahkan sampai dikorbanin. Jadi, kalau kita ngalamin hal yang sama, itu bukan karena Tuhan ninggalin, tapi justru karena kita lagi jalan di jalur yang benar yaitu jalurnya Yesus.</p><p>Yesus udah bilang juga, dunia bakal benci kita kayak dunia benci Dia. Bahkan akan ada orang yang mikir mereka melakukan hal baik demi Tuhan, padahal sebenarnya mereka lagi nganiaya pengikut Yesus. Realitanya emang pahit sih, ga semua orang bakal suka sama kita cuma karena iman kita.</p><p>Kadang kita mikir, “Lho, kan aku percaya Tuhan, masa sih masih aku harus susah juga?” Tapi justru Alkitab bilang, penderitaan itu bukan hal aneh buat orang percaya. Bahkan, banyak yang ngalamin itu karena mereka setia sama Yesus. Jadi bukan soal kita salah jalan, tapi justru karena kita ada di jalan yang benar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-27 13:35:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529506766</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529523131</link>
         <description><![CDATA[<p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: yang aku dapet dari itu</p><p>dengan percaya diri, sikap positif, dan keberanian untuk mencoba hal baru, seseorang bisa mencapai apa pun yang diimpikan, terutama jika di dukung sama orang² terdekat.</p><p><br></p><p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: Inti dari bacaan itu ngomongin kalau dukungan sama pikiran positif itu penting banget dari kecil, tokoh tersebut selalu disemangatin orang tuanya buat percaya diri ngejar mimpi. punya pikiran positif bikin kita berani coba hal baru dan bikin banyak kesempatan kebuka.</p><p><br></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: bacaan kali ini mengajarkan ku bahwa bukungan, sikap dan afirmasi positif dari orang terdekat dan lingkungan sekitar kita mampu memberikan kepercayaan diri yang kuat, bahkan dari ungkapan sederhana mampu memberikan keyakinan dan kepercayaan diri jika kita mampu mencapai banyak hal.</p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: Berpikir dan bersikap secara positif dan bukan negatif, dengan berperilaku positif itu akan mendorong segala keberanian dan percaya diri. Dan diperlakukan orang dengan positif dan baik (terutama kedua orang tua kita) itu akan mendorong kita untuk lebih semangat dan bisa menyehatkan mental seseorang.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: kalo dari aku sih  kalau dukungan sama pikiran positif itu penting banget dari kecil, tokoh tersebut selalu disemangatin orang tuanya buat percaya diri ngejar mimpi. punya pikiran positif bikin kita berani coba hal baru dan bikin banyak kesempatan kebuka, dan kita juga haru semangat untuk mengejar semua itu gaisss.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 263-266)</p><p>Refleksi: Memusatkan perhatian pada sasaran akhir,  sungguh membantuku dalam menghadapi ketidaknyamanan sementara yang kualami. Dan sebagai usahaku ke depannya, aku tahu bahwa kekuatan dan kebahagiaan yang kuperoleh dari upaya untuk menjalani hidup sebaik mungkin akan membuat langkah majuku satu per satu pasti jauh lebih me-muaskan.</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: Dari bacaan tersebut, kita perlu belajar untuk memiliki suatu keberanian, tidak hanya keberanian namun juga bersikap positif pada apapun juga, keberanian yang kita jalani pasti mendapat kan dukungan dari orang orang sekitar, begitu sebaliknya, kita harus bersikap positif terhadap ambisi dari orang orang sekitar.</p><p><br></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: Cerita ini adalah kisah nyata dari Syndee A. Barwick, yang sejak kecil selalu dikelilingi oleh orangtua yang penuh dukungan dan sikap positif. sejak usia 4 tahun, orangtuanya selalu meyakinkannya bahwa dia bisa menjadi apa saja yang dia impikan—penari, dokter hewan, seniman, penulis, dan lainnya. dukungan ini membentuk mentalitas positif dan berani mencoba hal-hal baru, mulai dari menjelajahi eropa sendirian, bekerja di dunia musik sebagai manajer band, hingga memulai bisnis dan mengejar mimpinya sebagai penulis. meski mengalami jatuh bangun dalam hidup, ia tetap yakin karena memiliki pondasi mental yang kokoh—berkat kasih sayang dan kepercayaan penuh dari orangtuanya.</p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>dukungan dan keyakinan dari orang yang mencintai kita bisa menjadi pondasi paling kuat untuk berani bermimpi dan melangkah, bahkan saat dunia meragukan kita—karena kadang, satu suara yang percaya padamu bisa lebih keras dari seribu ketakutan dalam dirimu.</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 19-24)</p><p>Refleksi: Ketika anak didukung dalam mimpinya, sekecil atau sebesar apa pun itu, ia akan tumbuh dengan rasa percaya diri dan keberanian untuk mencoba. Untuk maju dan mewujudkan impian, kita perlu keberanian untuk mengambil langkah, walaupun itu menakutkan atau tidak pasti.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-27 14:26:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529523131</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529524038</link>
         <description><![CDATA[<p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 25-28)</p><p>Refleksi: dari yg aku dapet</p><p>bisa belajar buat lebih bnyk bersyukur dan ngelihat hal-hal dari sisi yang lebih positif. kadang kita ngerasa capek, sendirian, atau iri sama hidup orang lain, tapi ternyata di balik itu semua ada banyak hal yang patut disyukuri. intinya, perasaan nelangsa itu wajar, tapi jangan berlarut², lebih baik ubah cara pandang, dan sadar kalau banyak hal yang kita punya sekarang sebenernya udah cukup buat bikin kita merasa beruntung.</p><p><br></p><p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif /25-28)</p><p>Refleksi: Cerita ini mengajarkan kita semua untuk melihat keadaan dengan rasa syukur, bukan berfokus pada kekurangan, karena rasa bersyukur akan membuat kita merasa lebih beruntung.</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 25-28)</p><p>Refleksi: Yang didapat dari bacaan yang ada adalah</p><p>Keadaan mungkin tidak sebaik yang terlhat, namun jika kita mengubah cara pandang kita  kearah yabg positif kita dapat menemukan sisi baik dari suatu keadaan yabg terjadi, tidak semua keadaan yabg kita alami sepenuhnya buruk, hanya cara kita memandang keadaan yang kita alami. </p><p><br></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 25-28)</p><p>Refleksi: Cerita tersebut mengingatkan kita supaya melihat segala keadaan dari sudut pandang postif. Orang yang melihat dari sudut pandang negatif akan berat menghadapinya, sedangkan orang yang melihat dari sudut pandang positif akan ringan hatinya. Stay positif.</p><p><br></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 25-28)</p><p>Refleksi: cerita ini menggambarkan bagaimana seseorang mengubah cara pandangnya dari merasa "malang" karena sering ditinggal suami bekerja, menjadi merasa beruntung karena melihat pengorbanan sang suami sebagai bentuk cinta. dengan perspektif yang lebih positif, hubungan menjadi lebih sehat dan hati lebih damai.</p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>kebahagiaan bukan soal apa yang kita alami, tapi dari sudut mana kita memilih untuk melihatnya—karena rasa syukur bisa mengubah beban menjadi berkah.</p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 25-28)</p><p>Refleksi: Belajar untuk lebih banyak bersyukur dan ngelihat hal2 lain sebagai sisi yang positif. Ttp Disyukuri walaupun itu sebuah beban bagi diri kita.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 25-28)</p><p>Refleksi: jadi crita ini kembali mengingatkan untuk kita selalu berfikir dan melihat dari sudut pandang yang positif, agar pikiran dan hati nya damai sejahtera.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 419-423)</p><p>Refleksi: Pesan dari cerita ini adalah bahwa alam dapat menjadi tempat penyembuhan dan pemulihan batin, terutama melalui aktivitas sederhana seperti memancing. Kegiatan tersebut tidak hanya mendekatkan seseorang pada dirinya sendiri dan menenangkan pikiran, tapi juga bisa menjadi sarana berbagi, mendukung, dan menyembuhkan orang lain yang sedang terluka, seperti para tentara dan purnawirawan. Lewat kebersamaan, keramahan, dan kemurahan hati banyak orang, pengalaman di alam terbuka ini membawa harapan dan perubahan positif, membuktikan bahwa "air melarutkan bekas luka."</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 25-28)</p><p>Refleksi: Kadang kita terlalu fokus pada kekurangan, sampai lupa bersyukur apa yang kita miliki. Mengeluh tidak membuat keadaan membaik, tapi ketika kita mulai bersyukur, hati menjadi lebih bahagia.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-27 14:29:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529524038</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3 DAY 7 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529562345</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Challenge KATA day 7</em></p><p><strong>Gosyen</strong></p><p>Nikodemus berada dalam posisi sulit. Mengikuti Yesus dan meninggalkan posisinya yang berkuasa, kehilangan rasa hormat, rekan rekan, mata pencaharian, pemasukan, keluarga, relasi atau cukup menjadi penggemar. Tetapi itulah yang Yesus mau, Ia menginginkan perubahan besar dalam hidup kita. Ketika kita memilih untuk mengikut Yesus disitu kita mempersilahkan Yesus campur tangan dalam hidup kita. </p><p>Mengikut Yesus emang banyak yang harus dikorbankan dan membuatku merenung... Apakah mengikut Yesus telah membuat hidupku terganggu?</p><p>Nikodemus perlu dilahirkan kembali tetapi itu bukanlah hal yang mudah baginya. Walaupun ia sudah menghafal alkitab, sekali lagi Tuhan tidak mengukur dari tindakan rohani dan ritual agama nikodemus. </p><p>Yesus tidak ingin hubungan yang sekedar percaya atau tau arti Yesus baginya. Yesus tidak mau nikodemus waktu malam hari saja tetapi juga waktu siang</p><p><br></p><p><strong><em>Misyayayaya</em></strong></p><p>Ketika Yesus semakin terkenal dengan pelayanannya saat itu, Dia mendapat banyak serangan. Memang kadang ketika kita semakin memilih untuk melayani Allah dan berjalan di track yang benar akan banyak sekali perlawanan ataupun serangan baik dari internal maupun eksternal. Sama halnya dengan Allah saat itu, Dia memilih untuk teguh dijalan yang benar ketika masa itu adanya Hukum Taurat yang kebenarannya dibelokkan oleh orang Farisi. Itu juga bisa dilihat didunia saat ini, banyak hal yang melenceng dari Firman Allah dan dunia melihatnya bahwa itu hal yang benar. Tapi sebagai anak-anakNya yang sudah memutuskan untuk mengikutiNya kita harus tau mana track yang benar dan track yang salah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-27 17:01:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529562345</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529623291</link>
         <description><![CDATA[<p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: </p><p>- resolusi cerita:</p><p>cerita ini nunjukin gimana Linda, yang awalnya jatuh banget karena sakit rematik parah, bisa bangkit lagi karena <strong>semangatnya yang luar biasa</strong>. meskipun badannya sakit dan geraknya terbatas, dia <strong>nggak nyerah</strong>. justru dari titik terendah itu, dia mulai nulis lagi, nemuin cara buat terus produktif, dan akhirnya bisa <strong>bikin hidupnya jadi lebih berarti</strong>. dari yang awalnya cuma bertahan, sekarang dia <strong>hidup dengan tujuan dan kebahagiaan baru</strong>.</p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>- refleksi buat kita:</p><p>dari cerita Linda, kita bisa belajar kalau <strong>pikiran negatif itu cuma bikin hidup makin berat</strong>. hidup emang nggak selalu mudah, tapi <strong>cara kita ngadepin masalah itu yang nentuin hasil akhirnya</strong>. kalau kita milih buat tetap positif, cari hal baik di tengah kesusahan, dan dikelilingi orang-orang yang suportif, pelan-pelan hidup kita juga bisa berubah. jadi, <strong>jangan terus-terusan mikir yang buruk</strong>—mulai sekarang <strong>coba lihat sisi terang dari hidup, sekecil apa pun itu</strong>.</p><p><br></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: yg bisa di dapetin dari buku ini adalah semangat buat terus jalanin hidup walaupun lagi sakit atau ngerasa terbatas. penulisnya milih buat nggak nyerah, malah nyari cara biar tetap bisa berkarya dan bermanfaat.</p><p>intinya, pikiran negatif bisa bikin makin terpuruk, tapi kalau kita coba mikir positif dan fokus ke hal-hal baik, hidup bisa jadi lebih ringan dan berarti.</p><p><br></p><p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: Kata kata hari ini jangan biarin sakit atau masalah ngehentikan langkah kita. Kalau pikiran kita positif, kita bisa nemuin cara buat tetep jalan dan nikmatin hidup.</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: Kita jangan menyerah terhadap keadaan yang kita memiliki, janganlah diri kita yang dihsncurkan oleh keadaan menyerahkan diri begitu saja, kita perlu untuk terus melangkah lebih depan lagi, serta dslsm melakangkah kita hsrus menjalaninya dengan pikiran positif agar mendapatkan semangat untuk terus maju.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 83-87)</p><p>Refleksi: Makna cerita ini adalah bahwa meskipun sering kali kita merasa kurang percaya diri atau tidak puas dengan perubahan fisik akibat usia dan pengalaman hidup, kita sebaiknya belajar untuk lebih menerima dan mensyukuri tubuh beserta segala "bekas lukanya". Setiap bagian tubuh, meski tak lagi sempurna, menyimpan cerita: tentang tawa, perjuangan, kebahagiaan, hingga pengorbanan untuk keluarga dan orang terkasih. Dengan mensyukuri semua yang dimiliki, kita bisa menjalani hidup dengan sikap lebih positif dan bahagia, tidak lagi terpaku pada kekurangan, melainkan pada semua berkah dan pengalaman berharga yang telah diberikannya pada kita.</p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: Pentingnya berpikir positif, dengan berpikir positif Linda dapat menjalani hidup jauh lebih baik dibandingkan berpikir negatif yang makin membebani pikiran. Dari penyakit Linda, Linda jg memberikan inspirasi kepada sesama pengidap penyakit yang Linda alami. Dan Linda makin menyibukkan diri dengan menulis yang membuat hatinya senang sehingga Linda merasakan berkurangnya nyeri dari tubuh Linda.</p><p><br></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: Jangan biarkan keterbatasan yang kita punya menghancurkan kehidupan kita. Ubah cara berpikir kita, gantikan pikiran cemas dan gelisah dengan hal-hal positif, jadikan setiap kesusahan dan kesenangan sebagai peluang untuk terus maju dan berkembang menjadi lebih baik. Jalani hidup yang ceria dan nikmati kesehatan.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: jadi kita harus selalu berfikir positif agar kita dapat menjalani  hari hari kita dengan sukacita, dan jangan selalu berfikir negatif itu akan membuat mu ga akan pernah maju dan gagal.</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 29-33)</p><p>Refleksi: Tidak semua cinta diungkapkan secara langsung. Kadang perhatian kecil atau senyuman anak cukup menjadi bentuk penghargaan. Dan cinta sejati dalam keluarga adalah ketika kita memberi dengan tulus, tanpa berharap balasan yang sama, tapi karena kita ingin melihat mereka bahagia.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-27 22:48:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3529623291</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530118201</link>
         <description><![CDATA[<p>• Lea (57 Sen yang Nilainya Tak Ternilai) </p><p>Refleksi : Ketulusan dan niat baik, sekecil apa pun, bisa berdampak besar dan menginspirasi banyak orang. Kisah gadis kecil yang memberi 57 sen dengan niat tulus untuk membantu anak-anak lain dengan pembangunan gereja menunjukkan bahwa kasih, kepedulian, dan iman yang sederhana bisa menjadi kekuatan luar biasa.</p><p>• Jeovana (You're Not Enough (And That's Okay) – Allie Beth Stuckey)</p><p>Refleksi : Buku ini menyadarkan bahwa standar dunia sering menuntut kita untuk selalu cukup dan kuat sendiri, padahal manusia memang lemah dan terbatas. Penulis mengingatkan bahwa kita tidak diciptakan untuk mengandalkan diri sendiri, melainkan untuk bersandar pada Tuhan. Refleksi pribadi dari buku ini adalah bahwa penerimaan diri bukan berarti pasrah, tetapi percaya bahwa kasih dan anugerah Tuhanlah yang cukup.</p><p>• Anjani (The Purpose Driven Life - by Rick Warren)</p><p>Refleksi : Buku ini membawa pembacanya pada perjalanan rohani untuk menemukan bahwa hidup bukan tentang ambisi pribadi, melainkan tentang memenuhi tujuan yang telah Tuhan tetapkan. Melalui 40 hari refleksi, buku ini menuntun hati untuk semakin dekat kepada Tuhan, mengarahkan hidup agar terpusat pada ibadah, pertumbuhan iman, pelayanan, dan kasih kepada sesama. Dalam perjalanannya, pembaca diajak untuk melihat bahwa setiap pengalaman hidup baik suka maupun duka adalah bagian dari rencana ilahi yang mendewasakan dan memurnikan jiwa. </p><p>• Arsenius (Tidak ada Kasih yang Lebih Besar-Danielle Steel)</p><p>Refleksi : Buku ini berfokus pada aspek spiritual dan teologis dari kasih, menekankan bahwa Tuhan menunjukkan kasih-Nya dengan menjadi manusia dan berkorban demi umat manusia. Studi ini menguraikan bagaimana seharusnya orang percaya mencerminkan kasih Yesus dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hubungan dengan sesama dan dalam menghadapi kesulitan. </p><p>• Rachel (The Broken Way - Ann Voskamp)</p><p>Refleksi : Meskipun membahas tentang kehancuran, buku ini tidak pesimis. Sebaliknya, Voskamp menunjukkan bahwa sukacita yang berlimpah dapat ditemukan di tengah-tengah kehancuran, ketika kita menerima kasih karunia Tuhan dan belajar untuk hidup dalam persekutuan dengan-Nya dan dengan orang lain. </p><p>• Kevin (Victory Over the Darkness – Neil T. Anderson)</p><p>Refleksi: Buku ini mengajarkan bagaimana identitas kita di dalam Kristus adalah kunci untuk mengatasi "kegelapan" seperti rasa bersalah, trauma, atau kebiasaan buruk. Saya belajar bahwa kemenangan bukan sekadar usaha manusia, tetapi hasil dari memahami siapa kita di hadapan Tuhan—anak-anak yang telah dibebaskan oleh kasih karunia. Ini mengubah cara saya memandang pergumulan sehari-hari.</p><p>teman-teman ini contohnya ya, bisa dilanjutkann</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 13:30:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530118201</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530169209</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 43-51)</p><p>Refleksi :</p><p>Karakter kita terbentuk dari didikan, binaan, kebiasaan, dan latihan yg dilakukan berulang ulang, sehingga menciptakan findasi yg mendasaru potensi dan respons tindakan kita. Kebiasaan² tersebut dpt menjadi perilaku alam bawah sadar kita yg akhirnya terbentuklalh sesuatu yg disebut karakter. Kita terbentuk oleh lingkungan di sekitar kita, namun ketika lingkungan itu memiliku efek negatif lebih dominan, itu saatnya kita berubah. Memahami kebiasaan merupakan hal yg penting karena erat kaitannya dgn kesehahtan dan kesejahteraan manusia. Membangun pemahaman ttg kebiasaan membantu kita mengubah perilaku yg tidak diinginkan dan membantu orang lain utk memenuhi tujuan mereka utk kehidupan yg sehat dan produktif.</p><p><br/></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 52-55)</p><p>Refleksi : </p><p>masih sm kayak kemaren, tidak ad org yg berperang tanpa membawa senjata. Dalam menghadapi peperangan roh kita juga membutuhkan senjata, senjata seperti apa? sikap tubuh pun bisa jadi senjata. Bagaimana manusia tidak bisa memahami ttg perang? kesalahan sekecil apapun akan menjadi fatal, yaitu kematian. Kita harus memiliki hati pahlawan, hati pahlawan? contohnya triwira, ketika semua org berlari, ia akan tetep didaerahnya dan berjaga' disitu, karena sesungguhnya perwira sejati tidak akan mudah terbawa arus. Kembali membahas garam dunia, Tuhan ingin kita benar' menggarami seluruh dunia, setiap sudut tempat didunia. Tuhan ingin kita menjadi perwira yg menabur garam, harus tetap konsisten menabur, tidak mungkin "hari ini ak perwira, besok ak tidak" . Maka disinilah dibahas tentang konsistensi dalam melakukan suatu hal, in this case berarti Tuhan pengen kita itu tetap konsisten didalam-Nya, dari melakukan berdoa, pelayanan dll.</p><p><br/></p><p>Ela ( Gereja yang beroperasi / 91-101) </p><p>Refleksi: </p><p>Gereja yang beroperasi bukan berarti di renovasi namun Gereja ini dihadiri oleh jemaat jemaat yang benar benar serius ingin memuji nama-Nya.Bukan hanya karena kehadiran nya saja tapi hatinya pun siap untuk menerima dan merasakan hadirnya Roh Kudus di altar gereja tersebut.Dan jangan terpicu oleh lingkungan sekitar.</p><p>Lihatlah diri kita dan Tuhan Yesus sudah menanti anak anak-Nya untuk berbalik ke arah jalan kebenaran nya.</p><p>Milikilah hati yang benar benar tulus untuk mengenal-Nya.</p><p><br/></p><p>Daniel (Hidup Sederhana / 40–48)</p><p>Refleksi:</p><p>Pada bagian ini penulis membahas tentang cahaya pagi, kesendirian yang damai, dan pentingnya mengambil waktu untuk mengisi ulang diri. Pagi hari digambarkan sebagai waktu yang penuh harapan dan ketenangan, apalagi saat disambut dengan sinar matahari yang lembut. Kesendirian bukan lagi sesuatu yang perlu dihindari, melainkan waktu berharga untuk kembali terhubung dengan diri sendiri. Aku jadi belajar bahwa memulai hari dengan tenang, tanpa tergesa-gesa, bisa membuat pikiranku lebih jernih dan hatiku lebih damai. Kadang, berhenti sebentar adalah cara terbaik untuk melanjutkan hidup dengan lebih baik.</p><p><br/></p><p>Tian ( Berdiri teguh di tengah badai / 33-35) </p><p>Refleksi:</p><p>Iman itu gak selalu mulus jalannya. Kadang justru diuji habis-habisan. Tapi dari kisah Abdul (tokok utama yang yg ada di bacaan) , kita bisa belajar tentang keberanian buat pegang teguh iman, walaupun harus ngorbanin banyak hal. Dan yang paling penting, kita diingatkan untuk terus berani hidup benar, bukan “jika” penganiayaan datang, tapi “ketika” itu terjadi, karena itu bagian dari ikut Yesus.</p><p><br/></p><p>Evan ( anda punya pertanyaan ALLAH punya jawaban / 145-146) </p><p>Refleksi :</p><p>*Dapatkah seseprang menjadi orang baik tanpa percaya akan kristianitas ?* Ya, anda dapat menjadi pribadi yang baik tanpa harus percaya akan kristianitas.  Sebenarnya jika ingin menjadi orang baik itu sudah pasti akan menjadi sebuah alasan untuk percaya akan kristianitas adalah ajaran benar , dengan demikian , hanya menjadi "orang baik" bila dibandingkan dengan menjadi seorang seperti yang digambarkan Allah bagi kita , ibarat kutu dihadapan seekor kuda</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 14:50:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530169209</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 5😜 - DAY 7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530170610</link>
         <description><![CDATA[<p>Bima(The Baron Son)</p><p>halaman :8-10</p><p>refleksi : "Kemiskinan bukanlah semata-mata takdir, melainkan sering kali cerminan dari cara berpikir. Namun, kekayaan sejati hanya bisa diraih jika kita memiliki tujuan yang pasti, semangat yang menyala, serta hati yang tetap berbelas kasih kepada sesama, meski berada di puncak kejayaan."</p><p><br/></p><p> Diva (Hemat Emosi)</p><p>hal: 18-19</p><p>Refleksi :</p><p>aku adalah seorang dengan kepribadian tipe A (tegas, lugas, berani, cepat mengambil keputusan) memang benar aku adalah orang dengan tipe yang ingin cepat selesai. Tapi, terkadang aku tidak memikirkan hal yang aku putuskan dengan baik, maka dari itu kita sebagai manusia harus menyelaraskan antara pikiran dan ego dengan benar agar tidak salah mengambil keputusan.</p><p><br/></p><p> Sharon(The art of solitude; what I think about when I'm on my own/11-14)</p><p>Refleksi: </p><p>Kalau kita punya banyak waktu luang tuh sebaiknya cari megiatan yang berguna. Sebenernya didalam diri kita tuh kita bisa membuat suatu hal yang sangat berguna hal itu ngasih kebahagiaan tersendiri apalagi bergunanya bukan cuman diri sendiri tapi juga bagi orang lain</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 14:53:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530170610</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 5 - DAY 8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530177099</link>
         <description><![CDATA[<p> Sharon(The art of solitude; what I think about when I'm on my own/15-19)</p><p>Refleksi: </p><p>Coba deh kamu gak pegang hp dan lakukan hal yang lebih bermanfaat kalau dilakukan terus menerus kamu gak bakal buang waktu yang percuma. Dari hal sederhana kayak gitu membantu mengatur sistem dirimu</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 15:04:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530177099</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 9 day 4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530340422</link>
         <description><![CDATA[<p>Benjamie (Filosofi Teras / Henry Manampiring / X-4) </p><p><br></p><p>Pada halaman 41–60, saya mulai melihat bagaimana ajaran Stoik bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi kritik, kegagalan, dan rasa kecewa. Penulis menjelaskan bahwa seseorang yang memahami Filosofi Teras tidak akan mudah tersinggung karena ia tahu bahwa harga dirinya tidak ditentukan oleh opini orang lain. Ini menyentuh saya secara pribadi, karena saya sering merasa tidak cukup baik hanya karena komentar orang lain. Dari bagian ini, saya belajar bahwa nilai diri harus datang dari dalam dari konsistensi kita dalam bertindak sesuai prinsip, bukan dari validasi luar. Ini membuat saya ingin lebih fokus membangun karakter daripada sekadar citra.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>heaven (how to win friends and influence people / dale carnegie / x-4) halaman 21-30</p><p><br></p><p>refleksi:</p><p><br></p><p>dari bacaan ini, aku jadi sadar kalau semua orang sebenarnya butuh banget yang namanya penghargaan yaitu pujian yang tulus dan perhatian kecil atas hal baik yang mereka lakukan. kadang kita lupa bahwa satu kalimat positif bisa ngasih efek besar ke orang lain.</p><p><br></p><p>cerita tentang charles schwab lumayan nempel di kepala. dia bisa jadi pemimpin hebat bukan karena galak atau suka ngatur, tapi karena tahu cara ngangkat orang lain lewat pujian dan kepercayaan. dari situ aku mikir, ternyata kekuatan kita tuh bukan dari mengkritik, tapi dari cara kita memperlakukan orang lain dengan hormat dan tulus.</p><p><br></p><p>kadang aku sendiri juga terjebak buat fokus ke kesalahan orang. padahal, kaya yang ditulis di buku ini, bahkan hewan pun lebih nurut kalau dipuji. masa iya manusia engga?</p><p><br></p><p>bacaan ini ngajarin aku buat lebih peka dan murah hati dalam kasi pujian. karena satu kata baik dari kita itu justru yang mereka butuhin buat semangat lagi. dan siapa tau, itu juga bisa ngerubah hatiku sendiri</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Nathaniel William Atyaananda(21 ciri pokok seorang pemimpin/John C. Maxwell)</p><p><br></p><p>refleksi:</p><p><br></p><p>pada halaman 9-16 menceritakan tentang kedua politikus yang saling bersaing untuk memimpin.Meskipun memiliki kemampuan yang mumpuni,yang membedakan mereka berdua adalah karismanya.Orang pertama memberikan kesan bahwa ia adalah orang terpandai,namun,orang kedua memberikan kesan bahwa andalah orang yang terpandai.</p><p><br></p><p>saya mempelajari bahwa Karisma adalah kemampuan untuk menarik orang lain kepada anda.Karisma tidak bisa didapat secara alami,melainkan dibangun</p><p><br></p><p>untuk membentuk karisma tersebut dapat dilakukan hal tersebut:</p><p><br></p><p>1. memberikan fokus anda kepada orang lain</p><p><br></p><p>2. memberikan kesan pertama yang baik</p><p><br></p><p>3. membagikan ilmu sebanyak banyaknya</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Nathaniel William Atyaananda(21 ciri pokok seorang pemimpin/John C. Maxwell)</p><p><br></p><p>refleksi:</p><p><br></p><p>halaman 17-24 menceritakan tentang seniman berbakat yang dimintai karya diluar keahliannya.Namun dengan adanya komitmen, beliau berhasil menyelesaikan karya tersebut selama 4 tahun penuh dan bahkan sampai merusak pengelihatannya secara Permanen.Dari sini saya mengetahui bahwa komitmen memiliki pengaruh yang besar dalam rencana kita kedepannya.Mungkin terdengar simple,namun Sangat sulit untuk diterapkan karena diperlukan konsisten untuk mencapainya,komitmen yang dijalankan setengah setengah dan tanpa konsisten hanya akan menghilang tanpa sendirinya.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Sharing - Lia</p><p><br></p><p>Judul buku : Sebuah seni untuk bersikap bodo amat - Mark Manson halaman 1-2 </p><p><br></p><p>refleksi </p><p><br></p><p>Bukowski adalah seorang pecandu alkohol dan bermalas malasan suatu ketika ada seorang teman yang memberinya peluang untuk bekerja sebagai editor. Bukowski menerima tawaran itu dan dalam waktu 3 Minggu dia dapat menyelesaikan 1 novel</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Galuh Anindya Maharani (100 more great leadership ideas/1-10) </p><p><br></p><p>Refleksi :</p><p><br></p><p>Pemimpin merupakan peran yang sangat krusial dalam suatu organisasi, komunitas, perusahaan, dsb. Maka skill kepemimpin harus diasah, agar bisa membawa hal yang dipimpin menuju kemajuan. Buku yang saya baca berisi beberapa ide dalam menjadi seorang pemimpin, yaitu :</p><p><br></p><p>. Tinggalkan proyek gagal : </p><p><br></p><p>- proyek gagal akan menguras sumber daya &amp; menghambat tim berpindah ke proyek selanjutnya. </p><p><br></p><p>- Kalau sudah jelas kalah saing, tinggalkan proyek</p><p><br></p><p>- abaikan rasa malu sementara yang menerpa. </p><p><br></p><p>2. Minta usaha lebih :</p><p><br></p><p>- ciptakan budaya kerja di mana kolega diharapkan mengeluarkan usaha lebih (dalam batasan wajar &amp; demi kebaikan bersama) </p><p><br></p><p> Usaha ekstra mungkin tidak terlalu sulit jika dipecah menjadi kontribusi individu. </p><p><br></p><p>- ungkapkan dengan jelas hal yang perlu dilakukan. </p><p><br></p><p>- Pastikan semua orang tau hasil dari usaha mereka. </p><p><br></p><p>3. Buat orang mudah menghubungi mu :</p><p><br></p><p>- kebijakan pintu terbuka harus bisa diperbaiki &amp; dimaksimalkan</p><p><br></p><p>- kebijakan ini akan mendorong lebih banyak aliran ide. </p><p><br></p><p>- menyatukan para pengambil keputusan akan meningkatkan kolaborasi informal &amp; pertukaran ide. </p><p><br></p><p>Menurutku, menjadi pemimpin bukan berarti kita bisa seenaknya sendiri, tapi harus bisa memahami hal hal yabg kita pimpin, menjadi pemimpin tidak mudah namun jika berusaha aku yakin bukan hal yang mustahil kita bisa jadi pemimpin yang hebat.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Abe (Kisah-Kisah Paling Mengharukan di Dunia / Akhmad Sirodz / X-3)</p><p><br></p><p>Refleksi :</p><p><br></p><p>Empat kisah yang telah saya baca menceritakan tentang tulusnya cinta sejati yang ditunjukkan melalui kesetiaan, pengorbanan, dan keteguhan hati. Dari seorang ayah yang rela menanggung beban hidup tanpa mengeluh, seorang ibu yang penuh air mata karena cinta dan kelembutannya, seorang suami yang setia merawat istrinya selama puluhan tahun, hingga seorang pria yang membangun ribuan anak tangga demi wanita yang dicintainya, semuanya mengajarkan bahwa cinta sejati tidak butuh banyak janji, tapi dibuktikan lewat tindakan yang tulus dan konsisten. Kisah-kisah ini mengingatkan saya bahwa cinta sejati itu tentang memberi dan bertahan dalam segala keadaan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 22:53:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530340422</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 9 day 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530341474</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Nathaniel William Atyaananda(21 ciri pokok seorang pemimpin/John C.Maxwell)</p></li></ol><p>refleksi:</p><p>Pada halaman 25-32 menceritakan tentang Ronald Reagan.Beliau merupakan komunikator yang sangat hebat bahkan bisa menang debat melawan Jimmy Carter pada perebutan kampanye.</p><p>Saya belajar bahwa komunikasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan,banyak permasalahan yang terjadi hanya karena adanya miskomunikasi.Komunikasi tidak perlu dilakukan dengan adanya basa basi atau penjelasan yang sangat panjang.Cukup dilakukan dengan perkataan yang sederhana dan dan sejelas mungkin agar dapat dipahami semua orang</p><ol start="2"><li><p>Benjamie (Filosofi Teras / Henry Manampiring / X-4) </p></li></ol><p>Pada halaman 61–80, buku ini membahas tentang pentingnya menjalani hidup sesuai dengan nilai-nilai kebajikan, seperti keberanian, keadilan, dan pengendalian diri. Saya mulai merenungkan bahwa selama ini saya sering membuat keputusan berdasarkan emosi sesaat, bukan prinsip. Filosofi Teras mengajarkan bahwa hidup yang baik bukan berarti bebas dari masalah, tapi hidup yang dijalani dengan integritas meski dalam kesulitan. Bagian ini memberi saya semacam arah moral bahwa menjadi pribadi yang baik dan kuat secara batin jauh lebih penting daripada sekadar sukses secara lahiriah. Saya merasa didorong untuk mulai hidup lebih sadar dan bertanggung jawab atas setiap tindakan saya.</p><ol start="3"><li><p>heaven (how to win friends and influence people / dale carnegie) halaman 31–41</p></li></ol><p>refleksi:</p><p>dari halaman ini aku belajar bahwa orang-orang akan lebih tertarik pada kita kalau kita duluan yang tertarik pada mereka. kedengarannya simpel, tapi praktiknya ga selalu gampang. kadang kita lebih fokus buat kelihatan menarik, padahal yang lebih penting adalah bikin orang lain merasa dihargai.</p><p>buku ini juga ngingetin aku tentang kekuatan senyuman dan perhatian tulus. hal kecil kayak senyum, nanya kabar, atau sekadar dengerin cerita orang tanpa nyela, ternyata bisa </p><p>ninggalin kesan yang kuat. apalagi </p><p>sekarang, orang lebih butuh didengar daripada dinasehati.</p><p>yang paling aku suka adalah bagian tentang nama. ternyata, nama itu punya kekuatan spesial karena itu identitas orang. nyebut nama seseorang dengan benar dan tulus bisa bikin mereka merasa penting. jadi mulai sekarang aku pingin lebih memperhatikan hal-hal kecil kayak gini.</p><p>intinya, kalau mau disukai orang, kita nggak perlu jadi hebat banget. cukup jadi orang yang tulus, ramah, dan mau peduli sama orang lain</p><ol start="4"><li><p>Abe (Kisah-Kisah Paling Mengharukan di Dunia / Akhmad Sirodz / X-3)</p><p>Refleksi :</p><p>Kisah-kisah yang telah saya baca mengajarkan bahwa cinta sejati tidak selalu muncul dalam bentuk besar atau mewah, melainkan dalam tindakan kecil yang dilakukan dengan ketulusan. Sering kali kita lupa bahwa perhatian dan kesetiaan diam-diam justru adalah bentuk cinta yang paling dalam. Dari seorang anak kecil bernama Sindu yang mau peduli dengan temannya, seorang ibu yang memberi telinganya, hingga Eric yang tetap setia menunggu ibunya. Semua kisah tersebut menunjukkan bahwa kasih yang sejati tidak meminta balasan, tidak mengumbar kata-kata, dan tidak selalu terlihat oleh mata.</p></li></ol><p>Kita diingatkan untuk lebih peka terhadap kasih yang sering tersembunyi dalam keseharian. Jangan sampai kita menyesal karena baru menyadari cinta seseorang ketika mereka sudah tiada. Cinta sejati adalah memberi dengan hati, tanpa pamrih, dan hadir saat dibutuhkan.</p><ol start="5"><li><p>Galuh Anindya Maharani (Motivation For Student #2: Wujudkan Mimpimu!/1-17/Penulis: Rifyal Qurban) </p></li></ol><p>Tidak ada seorang pun yang dapat menjadi dirinya sendiri bila tak mempunyai mimpi, karena hidup ini berawal dari mimpi. </p><p>Salah satu arti mimpi dalam KBBI adalah angan angan dan berkhayal. Maka kita harus tau apa mimpi kita untuk bisa merancang masa depan kita. Lalu beda kah mimpi dan cita cita? jawabannya sama, karena sama sama merupakan harapan, keinginan, khayalan, asa dan harapan yang ingin dicapai. Kenapa harus bermimpi? agar kita tak cepat puas dengan apa yang kita miliki sekarang dan agar kita punya hasrat untuk terus berkembang. Dalam menentukan mimpi, jangan sembarangan dan harus realistis (maksudnya di sini, saat kamu punya mimpi besar, usahamu juga harus besar. Jangan berharap mimpi datang dengan sendirinya). </p><p>Adakah perilaku khusus dari orang yang sukses mengejar mimpinya? tentu saja ada, yaitu : latihan dan pengulangan yabg biasa disebut habits. </p><p>biasakan dirimu untuk :</p><p>1. Latihan berulang ulang tanpa jenuh dan bosan</p><p>2. Cari idola mu, karena itu bisa jadi salah satu penyemangat mu dalam meraih mimpi. </p><p>Selain mimpi, kenali juga hobi kamu, karena hobi adalah bekal untuk hidupmu ke depan nanti. Nah setelah 2 hal tadi jangan lupakan hal ke 3 yaitu Tujuan. Jangan biarkan hidup mu mengalir begitu saja. Pikirkan dan rencanakan hidupmu agar masa depanmu tertata dengan baik. Menurut Dale Carnegie Misi dan Visi yang bagus diringkas menjadi 3P yaitu :</p><p>1. Present time</p><p>2. Positive</p><p>3. Powerfull. </p><p>Buku ini sangat memotivasi saya untuk meraih impian. Saya sadar hidup ini adalah sesuatu yang harus diperjuangkan dengan berbagai hal di atas. Satu yang saya yakini bahwa untuk mencapai keinginan saya saya harus menyerahkannya pada Tuhan sembari berusaha. Ora et labora, maka kelak apa yang datang pada kita adalah yang terbaik dari Tuhan.</p><ol start="6"><li><p>Nathaniel William Atyaananda(21 ciri pokok seorang pemimpin)hal 33-40</p></li></ol><p>refleksi:</p><p>Pada momen ini aku belajar jangan cepat berpuas diri sama apa yang sudah kamu capai,masih banyak potensi-potensi yang belum tergali.Seperti pada cerita Benjamin Franklin,beliau sempat mendapatkan reputasi percetakan paling laris di kotanya,namun Franklin tidak berpuas diri dengan prestasi itu saja.Sampai pada akhirnya menjadi bapak kemerdekaan Amerika.</p><p>Jangan berhenti untuk terus mengembangkan diri,karena waktumu sangat terbatas.</p><ol start="7"><li><p>Lia (Sebuah senin untuk bersikap bodo amat - Mark Manson halaman 3-5)</p></li></ol><p>refleksi </p><p>hari ini membaca buku ini halaman 3-5 dan mendapati sebenernya ada beberapa hal yang kurang tepat di buku tersebut tapi justru mendapati banyak hal yang bisa dipelajari yaitu kita ga boleh bermegah/terlalu percaya diri sama apa yang kita mahir/jago dibidang tersebut selain itu kita juga tidak boleh mengikuti standar kebahagiaan dunia ini tentang menjadi lebih dalam berbagi hal karena hakekatnya bahagia itu sederhana</p><ol start="8"><li><p>Galuh Anindya Maharani (Motivation For Student #2: Wujudkan Mimpimu!/19-29/Penulis: Rifyal Qurban) </p></li></ol><p> Ada beberapa unsur yang juga berkaitan dengan Tujuan, yaitu :</p><p>- spesific : tujuan harus jelas, rinci, dan terencana. </p><p>- measurable : tujuan harus mempunyai kondisi yang jelas untuk dinyatakan telah dicapai. </p><p>- achievable : tujuan harus menantang agar kita punya semangat untuk meraih nya. </p><p>- realistic : tujuan cukup nyata untuk dicapai. </p><p>- timely : tujuan punya batas waktu yang diinginkan. </p><p>kenapa kita harus bermimpi yang realistic? salah satu jawabannya adalah untuk menjaga perasaan kita, agar enak menjalaninya. Tidak terlalu dijadikan beban, dan tidak kecewa berlebihan apabila belum sesuai rencana Tuhan nantinya. </p><p>Contoh mimpi yang dibarengi usaha sehingga mendatangkan kesuksesan : Kisah Andik Vermansyah. </p><p>Yang paling penting, jika kita sudah punya mimpi, kita harus berusaha keras mewujudkannya, karena jika kita ingin memiliki yang lebih dari orang lain, maka usaha kita juga harus lebih dari usaha orang lain. </p><p>quote saya hari ini :</p><p>- Just free your mind and keep it real. Just express yourself. </p><p>- Tujuan tidak tercapai bukan tragedi kehidupan. Yang jadi tragedi adalah tidak mempunyai tujuan untuk dicapai. </p><p>- If you can dream it, you can do it! </p><p>Pendapat saya tentang apa yang saya baca : ya lagi lagi Tujuan dan impian adalah 2 hal penting dalam hidup setiap kita. Maka terus kejarlah impian mu dengan doa dan usaha. Jangan menyerah, setiap jatuh bangkitlah lagi, karena sesungguhnya kesuksesan datang pada orang yang tidak menyerah pada tantangan yang datang kepadanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 22:57:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530341474</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530347930</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan dan Sahabat 2/ 63-73) </p><p>Refleksi: Maleakhi 3:17-18 menunjukkan pentingnya kita sebagai orang percaya untuk menjadi berbeda dengan dunia (orang fasik). Karena kita berasal dari Allah, punya tujuan dan cara yang berbeda dengan dunia. Bukan untuk hidup eksklusif dan jauh dari orang dunia, melainkan menggarami orang di sekeliling kita.</p><p><br/></p><p>2. Nasya ( Hidup bersama firman/ 17-19 )</p><p>Refleksi : dari buku yang saya baca hari ini adalah firman TUHAN adalah satu satunya otoritas dalam hidup org percaya, seklipun situasi tampak menentangnya, jadikan Yesus TUHAN atas hidupmu maka dia akan mengatasi ketakutanmu.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 23:16:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530347930</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530348080</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan dan Sahabat 2/ 75-88) </p><p>Refleksi: Matius 13:36-43 menjelaskan perumpamaan tentang lalang di antara gandum. Injil Matius sendiri menyebut Yesus sebagai Raja, lewat silsilah, kisah kelahiran, sampai caraNya mengajar. Maka, perlu diingat bahwa kita sebagai orang percaya menyandang status sebagai anak Raja, perlu hidup rendah hati, hidup berhikmat, hidup konsisten, serta hidup menurut visi Tuhan untuk mencapai destiny.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 23:17:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530348080</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 9 - Day 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530357736</link>
         <description><![CDATA[<p>•  Jacqlien (Memperbesar Kapasitas)</p><p>Refleksi: Perbesar terlebih dahulu kapasitas Anda dalam Tuhan, maka Ia-pun akan mencurahkan berkat-Nya atas Anda.</p><p>•Jevon(Harta Karun) </p><p>Refleksi: Tinggalkan harta duniawi mu karena surga memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada apapun yang jauh lebih besar.</p><p>• Jose (Jembatan Untuk Kitab Kejadian 1)</p><p>Refleksi: Kitab Kejadian bukan sekadar kisah awal dunia, tetapi dasar iman yang menunjukkan identitas manusia, asal mula dosa, dan janji keselamatan Allah yang terus berlaku hingga kini.</p><p>- augiene (our daily bread, vol 21)</p><p>    Refleksi: 28 august, akhir yang kita kerjakan bukan berdasarkan kekuatan manusia semata, melainkan pada karya Tuhan yang setia menyertai. meski hari penuh tantangan, tetaplah percaya Allah menyempurnakan kisah hidup ciptaan-Nya dengan indah.</p><p>- tata (Yakin Dalam Kristus, Ibrani)</p><p>     Refleksi : Keyakinan dalam Kristus sebagai dasar iman yang teguh pada Tuhan Yesus sebagai jalan keselamatan, dan menolak godaan untuk kembali pada ritual-ritual Yudaisme</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-28 23:43:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530357736</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530442738</link>
         <description><![CDATA[<p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: Cerita ini nunjukin kalau vibe positif dan ekspektasi tinggi bisa ngeboost orang lain. gurunya mikir muridnya kelas top jadi dia ngetreat mereka kayak anak anak hebat akhirnya mereka jadi percaya diri termotivasi dan naik level.intinya cara kita ngejudge orang bisa nentuin gimana mereka ngejudge diri sendiri.</p><p><br></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: cerita ini nunjukin kalo label itu ngga penting, yang penting gimana kita ngelihat orang lain. semua anak sebenernya punya potensi, cuma butuh pendekatan yang pas dan orang yang percaya sama mereka. perlakuan guru yang positif bikin murid² tumbuh dan berkembang, bahkan sampai ikut lomba dan bangga sama pelajaran yang dulunya mereka benci.</p><p><br></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: </p><p>simpulan cerita: ada seorang <strong>guru baru</strong> yang belum punya pengalaman ngajar. dia <strong>ngira kelas yang dia ajar itu kelas unggulan</strong>, padahal aslinya itu kelas remedial. karena dia <strong>percaya murid-muridnya pintar</strong>, dia ngajar mereka dengan <strong>cara yang asik, beda, dan penuh tantangan</strong>. eh, ternyata <strong>murid-muridnya jadi semangat dan berkembang banget</strong>. jadi, dari <strong>kesalahan kecil soal label kelas</strong>, muncul pelajaran besar: <strong>kalau kita percaya sama potensi orang, mereka bisa jadi luar biasa.</strong></p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>refleksi buat kita: <strong>kalau kita memperlakukan orang seolah-olah mereka hebat</strong>, kadang mereka jadi mulai <strong>percaya diri dan jadi hebat beneran</strong>—karena kadang yang dibutuhin orang tuh <strong>cuma satu orang aja yang percaya sama kemampuannya.</strong></p><p><br></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: Pentingnya nge treat orang dengan hal yang baik dan positif, seperti di cerita ini. Si guru nge treat murid2 nya sebagai anak yang hebat &amp; pintar, mendorong murid2 nya menjadi lebih percaya diri dan menjadi lebih berkembang dgn mengikuti kegiatan lomba dll nya.</p><p><br></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: Pada saat kita memandang sesuatu atau memperlakukan seseorang akan berakhir pada, akan jadi apa seseorang atau sesuatu tersebut, kita bisa saja menganggap sesuatu gagal atau tidak berguna, namun jika kita memandang  dan memperlakukannya debgan baik, bahkan sesuatu yang terlihat gagal, dapat diubah menjadi suatu keberhasilan.</p><p><br></p><p>Stiven (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: jadi yang aku ambil adalah kita harus memperlakukan seseorang dengan sebaik dan sepositif mungkin supaya untuk mendorong untuk menjadi yang lebih baik.</p><p><br></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: dari bacaan itu aku mengerti kalau penilaian dan harapan positif dari seseorang dapat memberikan inspirasi yang benar-benar merubah orang lain. cara kira memperlakukan orang lain dapat memengaruhi cara mereka melihat dan memperlakukan diri mereka sendiri.</p><p><br></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 242-245)</p><p>Refleksi: Kisah ini mengisahkan transformasi mendalam seorang ibu yang awalnya sibuk dan abai, menjadi pribadi yang penuh rasa syukur setelah dua kali menghadapi penyakit ginjal stadium akhir dan menerima transplantasi organ; dari guru musik yang tak dikenal hingga pengorbanan heroik anak laki-lakinya yang berusia 23 tahun, pengalaman pahit-manis ini mengajarkan nilai sejati kehidupan, mengubahnya menjadi seseorang yang menghargai setiap detail kecil, dan merangkum kekuatan cinta tanpa syarat serta kebaikan hati yang mampu menghidupkan kembali harapan dan mengubah pandangan terhadap dunia.</p><p><br></p><p>Tania (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 34-38)</p><p>Refleksi: Perlakukan setiap orang bahwa mereka bisa menjadi luar biasa, dan mereka akan membuktikan bahwa apa yang kita katakan benar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 01:45:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530442738</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530948942</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dresta [Alkitab untuk Anak-anak: Allah Memberkati Yusuf si Budak. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Allah selalu beserta kita, meskipun keadaan kita terasa sulit. Bagaimana Yusuf mengatakan, bahwa "Hanya Allah Yang Bisa", memberkatiku bahwa apapun yang kita lakukan, kita harus berserah kepada Allah.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Uli [Alkitab untuk Anak-anak: Pangeran dari Sungai. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Tuhan akan selalu memberii jalan yang terbaik bagi anak anak nya, serta selalu memberi penyertaannya kepada anak anak nya.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Lenata [Alkitab untuk Anak-anak: Pangeran yang Menjadi Gembala. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Reva [Alkitab untuk Anak-anak: Selamat Tinggal Firaun!. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Tuhan akan berperang untukmu, jika kamu taat kepada-Nya dan menuruti perintah Tuhan. firaun sering merintah"i pengawasan nya lalu Tuhan memberikan sakit yang menular.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Davin [Alkitab untuk Anak-anak: Empat Puluh Tahun. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Cerita 40 tahun dalam Kristen mengajarkan tentang kesabaran, ketaatan, kepercayaan, pembelajaran spiritual, dan kesetiaan Tuhan. Ini membantu kita memahami pentingnya iman kuat dan menaati Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.</p><p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Frodo [Alkitab untuk Anak-anak: Yosua Mengambil Tanggung Jawab. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>7.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Jemi [Alkitab untuk Anak-anak: Kelahiran Tuhan Yesus. Penulis: Edward Hughes, Alastair Paterson. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>jika kita memiliki masalah, percayalah bahwa Tuhan akan menolongmu &amp; kita tidak boleh berencana jahat pada orang lain, karena kita akan menerima akibatnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 07:43:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530948942</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530961371</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Benaya [Alkitab untuk Anak-anak: Ketika Tuhan Menciptakan Segala Sesuatu. Penulis: Edward Hughes, Alastair Paterson. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>ketika Tuhan menciptakan sesuatu, pada awal mulanya Tuhan menciptakan langit dan bumi, dan Tuhan membawa air samudra, laut dan danau dibawah langit, dan biarkan tahan kering muncul, Tuhan menciptakan segalanya Tuhan Yesus maha kuasa Tuhan Yesus baik amin. Tuhan menciptakan semuanya.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bhima [Alkitab untuk Anak-anak: Awal Kesedihan Manusia. Penulis: Edward Hughes, Alastair Paterson. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Allah kita yang hebat yang telah menciptakan kita dan ingin kita mengenal Dia. Allah tahu kita telah berbuat hal yang buruk, yang Ia sebut dosa. Hukum dosa ialah maut, tapi Allah sangat mengasihi kita. Ia mengutus putraNya, Yesus, untuk mati di kayu salib dan dihukum karena dosa-dosa kita. Tuhan Yesus Baik aamiin.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cia [Alkitab untuk Anak-anak: Nuh dan Air Bah. Penulis: Edward Hughes, Alastair Paterson. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Kita harus&nbsp; percaya kepada Tuhan Yesus yg menciptakan kita seperti nuh dan keluarga nya yg taat akan perintah Tuhan Yesus tidak seperti orang orang yg tidak percaya Tuhan Yesus.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Gendhis [Alkitab untuk Anak-anak: Janji Tuhan untuk Abraham. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Tuhan juga berkata kepada Abram Dia akan menghancurkan dua kota yang jahat yaitu Sodom dan Gomora.&nbsp; Keponakan Abraham yaitu Lot tinggal&nbsp; di Sodom bersama dengan keluarganya. Tuhan akan menepati janji nya juga, Tuhan selalu menepati janji nya.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Winner [Alkitab untuk Anak-anak: Allah Menguji Kasih Abraham. Penulis: Edward Hughes, Alastair Paterson. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Brigita [Alkitab untuk Anak-anak: Pangeran dari Sungai. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>rangkuman: anak perempuan Firaun menemukan bayi di pinggir sungai ,lalu ia mengambil dan menamakan bayi itu Musa.</p><p>Pelajaran yang di ambil: Tuhan tidak akan membiarkan kita sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 07:46:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530961371</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530983833</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Alexa [Alkitab untuk Anak-anak: Bibit dan Petani. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari, Alastair Paterson. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Chilla [Alkitab untuk Anak-anak: Orang Kaya, Orang Miskin. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>ringkasan : Cerita yang mengisahkan tentang seseorang kaya yang hidup mewah dan seorang pengemis miskin bernama Lazarus yang penuh luka dan kelaparan. Saat keduanya meninggal, Lazarus dibawa malaikat ke sisi Abraham dan dihibur, sementara orang kaya masuk neraka dan menderita. Ia memohon agar Lazarus diperingatkan kepada saudaranya, tetapi ditolak karena mereka sudah memiliki Firman Allah. Kisah ini mengajarkan bahwa kekayaan tanpa Allah tidak berguna, dan keselamatan hanya datang melalui iman kepada-Nya.</p><p>yang bisa kita dapatkan : pengampunan dosa, keselamatan dan&nbsp; hidup yang kekal, pengharapan dan damai sejahtera</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Nadien [Alkitab untuk Anak-anak: Anak yang Hilang. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Ringkasan: Allah kita yang hebat yang telah menciptakan kita dan kita ingin mengenal dia dan Allah tau kita telah berbuat hal buruk yang disebut dosa.</p><p>Yang aku pelajari: Tidak melakukan dosa lagi dan bertaubat🙏🏻</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dea [Alkitab untuk Anak-anak: Orang Samaria yang Baik Hati. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Diah Ayu Kusuma Dewi. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Ringkasan Orang Samaria Yang Baik Hati: Ada seorang Yahudi yg sedang dalam perjalanan, tapi orang itu diserang oleh sekelompok pencuri. Pencuri itu mengambil semua yg dimiliki orang itu bahkan bajunya juga. Pencuri itu juga meninggalkan orang itu di jalan dengan keadaan sekarat. Beberapa saat kemudian datanglah seorang imam yg hanya melihati orang itu dan meninggalkannya lalu datanglah seorang lewi yang responnya sama dengan imam itu. Sampai muncul orang Samaria yg sangat dibenci oleh orang Yahudi. Orang Samaria itu langsung membantu orang Yahudi itu, dia juga menyewa penginapan untuk orang Yahudi itu.</p><p>Yang didapat: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri, bantulah semua orang tanpa pamrih.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Avel [Alkitab untuk Anak-anak: Perempuan di Sebuah Sumur. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Yesus dan perempuan Samaria di sumur. Yesus meminta air dari perempuan itu, lalu mengungkapkan bahwa Dia dapat memberinya "air hidup" yang kekal. Dia juga menunjukkan pengetahuan-Nya tentang kehidupan pribadi perempuan itu, yang membuatnya menyadari bahwa Yesus adalah seorang nabi, bahkan Mesias. Akibat kesaksian perempuan itu dan perkataan Yesus sendiri, banyak orang Samaria percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat dunia. Pesan utamanya adalah tentang kasih Allah, penebusan melalui Yesus, dan pentingnya iman.</p><p>Yesus, sebagai Mesias, menawarkan keselamatan universal dan "air hidup" kepada semua orang, tanpa memandang latar belakang, mengubah hati, dan menggunakan kesaksian pribadi untuk membawa banyak orang kepada iman.</p><p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dicky [Alkitab untuk Anak-anak: Yesus Menenangkan Badai. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Yesus membersihkan Bait Allah dari para pedagang, menyatakan bahwa rumah Bapa-Nya adalah rumah doa, bukan pasar. Ia memberitahu para pemimpin bahwa Dia bisa membangun kembali Bait Allah (tubuh-Nya) dalam tiga hari setelah dihancurkan. Kemudian, Yesus bertemu dengan Nikodemus di malam hari dan menjelaskan bahwa seseorang harus "lahir baru" untuk masuk Kerajaan Allah. Yesus membandingkan kebutuhan untuk lahir baru dengan kisah ular tembaga di padang gurun, di mana orang yang melihatnya disembuhkan, dan menjelaskan bahwa Dia, sebagai Anak Manusia, harus diangkat (disalibkan) agar setiap orang yang percaya kepada-Nya dapat memiliki hidup kekal. Nikodemus kemudian membantu memakamkan Yesus. Kisah ini diambil dari Yohanes 2-3 dan Bilangan 21.</p><p>kita belajar bahwa: Yesus membersihkan Bait Allah dari orang-orang yang berjual beli karena mereka tidak menghormati rumah Allah. Dia menyatakan bahwa Dia akan merobohkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari, merujuk pada tubuh-Nya sendiri. Seorang pemimpin Bait Allah bernama Nikodemus mengunjungi Yesus di malam hari untuk belajar tentang Allah, karena ia tahu mukjizat Yesus berasal dari Allah Bapa. Yesus menjelaskan kepada Nikodemus bahwa seseorang harus "lahir baru" untuk masuk ke kerajaan Allah, dan bahwa yang lahir dari roh adalah Roh. Yesus juga menggunakan kisah ular tembaga di padang gurun (dari Perjanjian Lama) untuk menjelaskan bahwa Anak Manusia (diri-Nya sendiri) harus diangkat (disalibkan) agar setiap orang yang percaya kepada-Nya dapat memiliki hidup kekal. Kasih Allah begitu besar sehingga Dia mengaruniakan Anak tunggal-Nya agar siapa pun yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan memperoleh hidup kekal. Percaya kepada Yesus berarti lahir ke dalam keluarga Allah. Nikodemus kemudian menunjukkan kepercayaannya kepada Yesus dengan membantu memakamkan-Nya. Kisah ini bersumber dari Yohanes 2-3 dan Bilangan 21 dalam Alkitab. Alkitab mengajarkan bahwa Allah menciptakan kita dan ingin kita mengenal-Nya. Kita telah berdosa, dan upah dosa adalah maut, tetapi Allah mengutus Yesus untuk mati dan dihukum karena dosa-dosa kita. Yesus hidup kembali dan pergi ke Surga. Jika kita percaya kepada Yesus dan meminta Dia mengampuni dosa-dosa kita, Dia akan melakukannya, datang dan tinggal di dalam kita, dan kita akan hidup bersama-Nya selamanya. Ada juga doa yang bisa diucapkan untuk berbalik dari dosa dan menerima Yesus.</p><p>7.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hans [Alkitab untuk Anak-anak: Anak Perempuan yang Hidup Dua Kali. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Allah kita yang hebat yang telah menciptakan kita dan ingin kita mengenal Dia. Allah tahu kita telah berbuat hal yang buruk, yang Ia sebut dosa. Hukum dosa ialah maut, tapi Allah sangat mengasihi kita. Ia mengutus putraNya, Yesus, untuk mati di kayu salib dan dihukum karena dosa-dosa kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 07:51:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530983833</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530985642</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Lucce [Alkitab untuk Anak-anak: Anak Laki-laki Kesayangan Menjadi Budak. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Yusuf dibenci oleh kakak kakaknya karena ia menjadi anak kesayangan ayahnya, suatu hari yusuf di lempar ke sebuah lubang dan kakak kakaknya menjualnya, setelah itu yusuf diangkat menjadi budak di tanah mesir, potifar melihat bahwa yusuf adalah orang yang pekerja keras dan mengangkat nya menjadi kepala pelayan, ia dihasut oleh istri potifar untuk menggantikan kedudukan potifar tetapi yusuf menolak, hingga akhirnya istri potifar marah dan memfitnah yusuf. fitnah lebih kejam daripada pembunuhan.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sisi [Alkitab untuk Anak-anak: Seorang Utusan Tuhan. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>kita belajar bahwa seorang utusan Tuhan adalah pribadi yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan pesan-Nya, memimpin umat, dan menjalankan kehendak-Nya dengan ketaatan dan integritas. Seorang utusan tidak berjalan dengan kekuatannya sendiri, melainkan bergantung penuh pada Tuhan, dan hidupnya menjadi saluran berkat serta kebenaran bagi orang lain. bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi juga menjadi teladan dalam iman, kasih, dan kesetiaan.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Monique [Alkitab untuk Anak-anak: Saat yang Menyedihkan bagi Yesus. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Tuhan akan selalu menyertai mu,tetapi kita tidak boleh mencobai-Nya.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Klarista [Alkitab untuk Anak-anak: Yesus Memilih Kedua Belas Murid-Nya. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Widi Astuti, Alastair Paterson. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Yesus memilih murid-muridnya ini untuk menjadi saksi mata dari kehidupan, kematian, dan kebangkitan Tuhan Yesus. mereka juga akan menjadi pemimpin gereja setelah Yesus naik ke surga, pemilihan murid ini juga&nbsp; menunjukkan bahwa Yesus memiliki rencana besar untuk mereka dan untuk gereja yang akan datang. (matius 10:2-4)</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Toni [Alkitab untuk Anak-anak: Mujizat Yesus. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari, Alastair Paterson. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Tuhan membuat banyak mukjizat. Mukjizat pertama terjadi pada pesta pernikahan. Yesus mengubah air menjadi minuman anggur. Mukjizat Yesus yang kedua adalah menyembuhkan orang sakit. Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus. Dengan cara memegang tanganya lalu ibu mertua Yesus dalam sekejap langsung sembuh. Lalu banyak orang datang kerumah ibu mertua Petrus untuk diminta disembuhkan oleh Yesus. Mulai dari orang tuli, bisu, buta.</p><p>Yesus itu maha kuasa jadi percayalah jika kamu percaya kepada Yesus kamu akan disembuhkan.</p><p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Nathan [Alkitab untuk Anak-anak: Pemuka Rumah Tuhan Mengunjungi Yesus. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p><p>Yang bisa saya pelajari dalam cerita no 48 adalah "Kita harus selalu percaya kepada Tuhan maupun kita berada"</p><p>7.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Jona [Alkitab untuk Anak-anak: Yesus Sang Guru Besar. Penulis: Edward Hughes. Diterjemahkan oleh: Johannes de Rozari, Alastair Paterson. Diproduksi oleh: Bible for Children <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://www.M1914.org">www.M1914.org</a>]</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 07:53:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3530985642</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 9</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531217755</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan dan Sahabat 2/ 89-99)</p><p>Refleksi: Markus 10:42-45 menyatakan bagaimana Yesus menjadi hamba yang melayani. Yesus ialah Raja, namun juga hamba yang melayani orang percaya, karena kasihNya kepada umatNya, anak-anak Raja. Yesus perlu melayani kita, anak-anakNya, karena kita tidak mampu sendiri, kita punya banyak keinginan tapi tidak punya kekuatan, kita punya musuh yang selalu mengacau, dan rancangan Tuhan itu dahsyat, sehingga kita perlu diproses dengan tanpa berhenti Ia melayani kita.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Bernice (Manage Your Mind)</p></li></ol><p>Kunci Kedua untuk Hubungan yang Baik : Mengenali suara dari masa lalu </p><p>Refleksi: Masa lalu memberikan dasar dari mana kita mulai dan melalui kerangka mana kita melihat dunia , Kita punya 3 Suara yaitu Suara kanak kanak , Suara orang tua  dan suara orang dewasa , Suara orang tua bukan suara kita sebagai orang tua anak kita tetapi suara orang tua kita . Untuk kepentingan dalam hubungan kita harus mendengarkan Suara dari diri kita sendiri , Kapan kita harus mendengarkan suara kanak kanak kita , kapan kita harus mendengarkan suara orang tua kita atau kapan kita harus mendengarkan suara orang dewasa. Yang terpenting ketika kita ada masalah dalam hubungan kita , kita harus mendengarkan suara orang dewasa kita , karena suara Orang dewasa kita jauh lebih berguna dan dapat terkendali .</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 14:18:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531217755</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 9</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531234925</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 51-59)</p><p>Refleksi :</p><p>Menjalani perubahan juga bisa dibantu dengan membangun kondisi dan atmosfer yang kondusif. Jauhkan diri dari hal-hal yang terkait dengan pandangan dan kebiasaan lama yang akan ditinggalkan. Walau kedengaran sulit, namun perubahan yg di dasari oleh kesadaran sendiri akan membawa hasil yg lebih baik, karna perubahan itu akan mempunyai daya dorong yg lbh kuat, lebih terencana, dan lbh jelas tujuannya.</p><p><br/></p><p>Finnes (Inspirasi harian dari gua singa / 57-59)</p><p>Refleksi :</p><p>*Pusatkan Pandangan Saudara kepada Yesus*</p><p>Bagaimana cara kita melangkah dengan iman? kita dapat melangkah dengan iman, dengan memusatkan pandangan kita kepada Yesus. Tidak terpusat pada persoalan lain kita atau keadaan kita. Yesus merupakan perintis dan penyempurnaan iman. Dia bersabar menghadapi lawannya sampai pada akhir Ia disalibkan. Jadi kita harus mengikuti teladan-Nya.</p><p><br/></p><p>Tian (Percayalah pada Tuhan / 42-43) </p><p>Refleksi:</p><p>Ayat 1 Petrus 4:19 bilang kalo sebagai orang percaya, kita harus nyerahin hidup kita ke Tuhan. Maksudnya bukan pasrah aja, tapi lebih ke percaya penuh kayak nitipin barang penting ke orang yang bener-bener bisa dipercaya.</p><p>Jadi, waktu hidup lagi kacau dan rasanya semua berantakan, kita bisa tetap berdiri teguh kalau kita yakin Tuhan sayang sama kita dan tahu apa yang kita butuhin. Dia nggak tinggal diam, Dia kerja di balik layar, dan kita tinggal percaya aja.</p><p><br/></p><p>Daniel (Hidup Sederhana / 48–55)</p><p>Refleksi:</p><p>Pada bagian ini penulis membahas tentang waktu, kesadaran, dan melepaskan. Kita diajak untuk tidak terus-menerus terjebak dalam masa lalu atau cemas dengan masa depan, tapi fokus pada momen sekarang — karena di situlah hidup benar-benar terjadi. Penulis juga mengingatkan bahwa tidak semua hal bisa kita kontrol, dan kadang yang terbaik adalah belajar melepaskan. Refleksi ini menyentuh aku secara pribadi. Aku jadi sadar bahwa terlalu sering aku memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi, sampai lupa menikmati hari ini. Mulai sekarang, aku ingin belajar lebih hadir, lebih sadar, dan lebih ikhlas.</p><p><br/></p><p>Ela ( Keluarga Kristen Menghadapi Masa Depan Bersama sama / 103-115) </p><p>Refleksi:</p><p>Kita sebagai anak harus dapat *menghormati kedua orang tua kita* dan *meningkatkan relasi antara diri kita dengan allah* .Sehingga kita bisa menjadi keluarga yang harmonis dan hidup di dalam Tuhan Yesus Kristus.</p><p>Keluarga memang menghadapi segala perkara,namun dapat diselesaikan dengan baik baik jika anggota keluarga tersebut memiliki *hati saling mengasihi dan mengampuni* .</p><p>Keluarga bukan hanya untuk bersatu tetapi sama sama untuk bertumbuh di dalam Yesus Kristus.</p><p><br/></p><p>Evan ( Anda punya pertanyaan , Allah punya jawaban / 83-85 ) </p><p>Relfeksi : </p><p>*Jika Allah Mencintaiku , mengapa hal hal buruk menimpaku?* Kita mengalami penderitaan yang Tuhan berikan sama seperti kita menjadi bagian dari karya Allah ,penderitaan sama halnya seperti keterlibatan kita terlibat dalam memikul salib kristus yang menjadi misteri agung dan mengagumkan , selain itu salbi kristus membuat penderitaan bermakna dan penuh harapan.</p><p><br/></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 55-58) </p><p>Refleksi : </p><p>membahas tentang kemarahan. Ketika kita marah semua hal akan terlihat menjengkelkan, contohnya ada mobil mewah lewat dan akan berkata pasti itu hasil korupsi, padahal belum tentu itu hasil dari korupsi, bisa saja itu hasil dari kerja keras yg ia lakukan selama ini. Kemarahan ini membuat hati kita kosong, kita bisa mendengar org berbicara namun tidak akan pernah sampai untuk di cerna. Ketika didalamnya kosong, cintamu tidak ada, dan apimu tak ada serta kuasanya tak ada, maka iblis akan tertawa melihat itu. Ini kembali membahas ttg pelayanan kembali, kita bisa saja pelayanan rutin namun terkadang hati kita tidak sepenuhnya memberikan pelayanan itu kepada Tuhan. Kembali lagi belajar mengenai bagaimana cara mengontrol diri serta kita perlu memberikan seluruh hati kita ketika pelayanan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 14:49:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531234925</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 9</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531250037</link>
         <description><![CDATA[<p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 40-45)</p><p>Refleksi: Pesan yang disampaikan di bacaan itu dalem banget yaitu kadang hidup ngelempar kita ke titik terendah biar kita sadar, dari jatuh itu selalu ada peluang buat bangkit, evolve jadi versi terbaik diri, dan mulai chapter baru yang lebih kuat dan badass.</p><p><br/></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 40-45)</p><p>Refleksi: </p><p>simpulan cerita:</p><p>seorang <strong>pengacara terkenal</strong> harus masuk penjara karena <strong>kesalahan kecil soal pajak</strong>. awalnya dia <strong>merasa hidupnya hancur</strong>, malu, dan nggak yakin bisa bangkit. tapi setelah beberapa waktu, dia mulai <strong>berbaur, bercanda, dan bikin koneksi</strong> sama para narapidana lain. <strong>humor dan sikap terbuka bikin dia bisa survive</strong>, dan <strong>bahkan bantu orang lain semangat juga</strong>. akhirnya, dia sadar bahwa <strong>pengalaman buruk itu bukan akhir dari segalanya—malah bisa jadi titik balik</strong>.</p><p><br/></p><p>---</p><p><br/></p><p>refleksi buat kita:</p><p>kadang hidup <strong>jatuhin kita ke titik paling rendah</strong>, tapi bukan berarti selesai. <strong>kalau kita bisa nerima, belajar, dan tetap jadi diri sendiri</strong>, bahkan di tempat seberat penjara pun kita bisa <strong>nemuin makna baru dan kasih harapan ke orang lain</strong>.</p><p><strong>yang kelihatannya akhir, bisa jadi awal baru—asal kita berani ngejalaninnya.</strong></p><p><br/></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 40-45)</p><p>Refleksi: wlaupun masuk penjara itu berat, tapi justru dari situ penulis banyak belajar hal penting kayak arti temen, rasa syukur, dan semangat buat mulai hidup dari awal lagi. ternyata tempat sekelam itu juga bisa jadi titik balik buat bangkit dan kasih harapan ke orang lain.</p><p><br/></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 40-45)</p><p>Refleksi: Hal-Hal yang bisa aku dapet dari cerita ini:</p><p>Kesalahan Bukan Akhir dari Segalanya</p><p>Mickey melakukan kesalahan dalam pelaporan pajak dan harus masuk penjara, tapi ia membuktikan bahwa hidup masih bisa berjalan dan bahkan membaik setelahnya.</p><p>Pentingnya Sikap Positif di Tengah Kesulitan</p><p>Ia menggunakan humor dan sikap ramah untuk bertahan dan menjalin hubungan baik dengan sesama narapidana.</p><p>Setiap Orang Bisa Berubah dan Tumbuh</p><p>Pengalaman di penjara membuat Mickey lebih reflektif, rendah hati, dan menghargai hubungan antarmanusia.</p><p><br/></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 40-45)</p><p>Refleksi: Dari cerita Mickey Sherman menunjukan jika kita terjerumus dalam situasi sulit atau apapun situasinya, jika kita hadapi dengan sikap positif dan lawakan sebagai motivasi diri untuk belajar menjadi seseorang yang lebih baik, kita pasti bisa menemukan harapan dan kebahagiaan disana. Jangan menghadapi hal sulit dengan hal sulit lainnya, hadapi dengan hati terbuka dan pemikiran positif yang membangun.</p><p><br/></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 321-324)</p><p>Refleksi: Makna cerita ini adalah tentang pentingnya melihat sisi indah dan bersyukur atas hal-hal kecil di tengah kesulitan hidup. Anak kecil bisa menemukan keindahan, bahkan dari genangan oli yang terlihat bermasalah, sementara orang dewasa seringkali hanya fokus pada masalah. Dengan belajar memandang hidup dari sudut pandang positif dan polos seperti anak-anak, kita jadi lebih mudah bersyukur, bahagia, dan tidak larut dalam kecemasan.</p><p><br/></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 40-45)</p><p>Refleksi: Semua yang kita alami mungkin dapat berakhir menjadi kacau dan kita rasa kita tidak bisa keluar dari hal buruk tersebut, namun dengan terjadinya hal itu kita dapat mengenal apa itu jatuh, berbagi pengalaman dengan sesama yang mengalami hal yang sama, dan mencoba kembali apa yang kita telah bangun hingga kita mencapai apa yang kita inginkan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-29 15:19:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531250037</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3 DAY 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531869730</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Alfa</strong> (The Psychology of Money) </p><p>Refleksi: Kekayaan adalah apa yang tidak Anda lihat. Kekayaan adalah mobil mewah yang tidak dibeli. Jam tangan berlian yang tidak dibeli. Rumah besar yang tidak dibeli. Kekayaan adalah aset finansial yang terkumpul yang belum diubah menjadi barang yang Anda lihat.</p><p><br></p><p><strong>Joshua</strong> (Sudahkah Anda Benar-Benar Dilahirkan Kembali Dari Air Dan Roh?)</p><p>Refleksi: Pengembangan Diri: Introspeksi untuk Perubahan. Untuk tumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik, mulailah dengan jujur mengidentifikasi pikiran dan niat negatif yang muncul dari dalam diri, serta kebiasaan yang menyimpang dari prinsip-prinsip benar. Mengenali "cacat" atau area yang perlu diperbaiki ini adalah langkah esensial pertama menuju perubahan dan peningkatan diri.</p><p><br></p><p><strong>Obed</strong> (Ecounters with Jesus / 15-20</p><p>Refleksi: Sebagai orang Kristen, Kita jangan menilai perbuatan, tindakan, perkataan, pandangan,dan penampilan orang lain itu benar atau salah sebelum kita tahu apa rancangan dan tujuan bagi mereka. Rancangan atau tujuan kekristenan di sebut oleh Yohanes yaitu telos, telos kekristenan di jelaskan di Yohanes 1:1-3, 14</p><p><br></p><p><strong>Nino</strong> (Atomic Habits)</p><p>Refleksi: Ketika Anda ingin mengubah perilaku Anda, Anda dapat bertanya pada diri sendiri: Bagaimana saya bisa membuatnya jelas? Bagaimana saya bisa membuatnya menarik? Bagaimana saya bisa membuatnya mudah? Bagaimana saya bisa membuatnya memuaskan?</p><p><br></p><p><strong>Philip</strong> (Berani Untuk Tidak Disukai)</p><p>Refleksi: Terkadang manusia terlalu berpikir bahwa hidup itu sulit dijalani, padahal hidup bisa menjadi sederhana, siapapun bisa bahagia dan siapapun layak bahagia dalam kesederhanaan hidup.</p><p><br></p><p><strong>Veda</strong> (Atomic Habits - James Clear)</p><p>Refleksi: buku ini ngajarin aku untuk tidak meremehkan perubahan kecil. Kebiasaan buruk yang terus berulang, nggak karena aku tidak pengen berubah, tapi gara gara aku belum memiliki sistem yang tepat untuk berubah. Aku memahami empat hukum (jelas, menarik, mudah, dan memuaskan), aku bisa membangun sistem kebiasaan yang kuat dan efektif untuk mencapai tujuaku</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-30 08:48:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531869730</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 4 DAY 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531870137</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Nevan</strong> (Hatiku Rumah Kristus - Robert Body Munger / 4-5)</p><p>Refleksi: di halaman 4 di ceritakan bahwa aku di tokoh utama hatinya di kunjungi oleh Yesus dan ia merasa malu karena ruang belajar nya tidak mencerminkan kepribadian sebagai pengikut Yesus dan ia meminta tolong kepada Yesus agar Yesus menata ruang belajar nya sesuai dengan apa yang Yesus inginkan dan dengan perlahan Yesus memberi tahu akuu hal hal apa saja yang tidak baik dan aku pun mendengar kan menuruti apa yang di kehendaki Yesus </p><p><br></p><p>di halaman 5</p><p>Aku bercerita kepada Yesus tentang makanan kesukaanku: uang, kesuksesan, pakaian, komputer, dan gadget-gadget lain. Yesus tidak menyentuh makanan itu sama sekali. Aku pun bertanya, "Yesus, apakah Engkau tidak suka makanan ini?" Ia menjawab, "Makanan yang Aku sukai adalah melakukan kehendak Bapa di surga." Ketika aku mencicipi makanan-Nya, aku terkejut karena makanan-Nya sungguh memberiku kepuasan lebih dari semua makananku sebelumnya.</p><p><br></p><p><strong>Laskar</strong> (Ini Aku - Wantja / 2-3)</p><p>Refleksi: di halaman 2 di ceritakan cara memahami kesehatan koneksi jiwa dan raga. Menyadari kondisi kesehatan diri, baik fisik maupun mental sangat diperlukan saat beraktivitas. Cara menjaga kesehatan mental bisa dengan cara melakukan konsultasi kepada ahli agar bisa mendapatkan tips akurat tindakan yang harus dilakukan.</p><p><br></p><p>di halaman 3</p><p>Terdapat quote yang bertulis "Men sana in corpore sano" yang berarti benar di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat</p><p><br></p><p><strong>Marcell</strong> (Teguh dalam Kristus / 5-6)</p><p>Refleksi: Di halaman 5 berisi tentang pemazmur yang menyimpan Firman Tuhan di dalam hatinya, sehingga hidupnya terpelihara dari berbuat dosa.</p><p><br></p><p>Di halaman 6 mengajarkan kita untuk juga menyimpan dan selalu berpedoman dengan firman Tuhan, supaya bisa melawan godaan iblis yang ingin menjatuhkan kita ke dalam dosa.</p><p><br></p><p><strong>Samuel</strong> (Hatiku Rumah Kristus)</p><p>Refleksi: dibuku tersebut diceritakan seorang anak yang mempunyai rumah kecil di hatinya ia mengajak Yesus untuk bertamu ia selalu mengajak Yesus ke setiap sudut rumahnya mulai dari kamar, tempat bermain, ruang tamu, dll</p><p><br></p><p>ada suatu tempat yaitu gudang yang selalu tercium aroma busuk ia tidak berani mengakui itu kepada Yesus kemudian Yesus berkata " bagaimana aku bs tinggal disini jika bau busuk itu selalu tercium" kemudian Yesus membersihkan isi gudang tersebut kemudian anak tersebut memohon kepada Yesus untuk mengambil alih rumah kecilnya </p><p><br></p><p>artinya kita harus bersedia hidup kita dipakai oleh Yesus</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-30 08:49:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3531870137</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 11 - Day 10</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3532216170</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Chika (Yesus Tuhan dan Sahabat 2/ 101-114)</p><p>Refleksi: Lukas 4:40-41 menceritakan Yesus yang berkuasa membuat mujizat, dan dalam Injil Lukas tertulis mujizat-mujizat Yesus, di antaranya ialah kelahiranNya, pelayananNya di Bumi, kematianNya, serta impartasi Yesus pada orang percaya untuk mengadakan tanda dan mujizat. Untuk hidup bersama mujizat itu, kita perlu memiliki pemahaman yang benar tentang mujizat, kedekatan dengan Tuhan, percaya janjiNya, rendah hati &amp; taat, sabar menanti waktu Tuhan, mengerti pesan Tuhan, juga hidup dalam doa dan syukur.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-30 14:25:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3532216170</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 10</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3532228508</link>
         <description><![CDATA[<p>Cia (Generasi Mikhael / 64-66)</p><p>Refleksi : </p><p>diawali dg perumpamaan seorang ibu yg diserang dg sifat roh kemarahan, suaminya yg tidak pernah marah tb tb membanting barang', anaknya yg sangat manis tb tb bisa saja menodongkan pisau. Ia kecewa, ia berteriak kpd Tuhan, dan Tuhan menjawab "mengapa engkau tidak bertanya?" akhirnya wanita itu berseru dan Tuhan menyuruh dia menuliskan kata kasih pada sebuah kain dan mengelilingi rumah itu sambil mendoakan, ketika ia melakukan itu wanita itu bisa melihat iblis' ditarik keluar dari rumah itu. Seketika rumah itu hening dan anaknya meminta maaf dan suaminya pun menyadari yg ia lakukan itu salah. Disinilah puncak kemenangan peperangan roh. Kita menang. Setelah menang apakah hanya itu sja? tidak, kita masih harus membangun tembok pertahanan. Biasanya org membangun tembok terlebih dahulu untuk tempat berlindung. Namun, kita membangun tembok ketika kita sudah menancapkan panji kemenangan. Setelah membangun tembok ngapain? harus membuka dan tutup, apanya? di wahyu dituliskan apa yg kita tutup bersama Tuhan akan tertutup dg rapat. Namun, yg kita buka tidak ada yg bisa menutupnya. Mulailah tutup pintu negatif dan bukalah pintu positif, contohnya pintu berkat. Cara pintu itu terbuka pun berbeda', ada yg harus menangis dahulu, jadi jangan sampai membandingkan diri kita dg yg lain, ko dia bisa si kayak begitu, ko aku masih gini. *Porsi orang itu beda beda... jadi mungkin yg kita alami saat ini memang sudah sesuai porsi dan kemampuan kita,* memang sering kali iri, tapi klo direnungkan lagi itu hal yg salah.</p><p><br/></p><p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 59-61)</p><p>Refleksi :</p><p>Ketika kita memutuskan utk mengubah kebiasan negatif dan menggantinya dgn kebiasaan yg baik ternyata lebih merasa sulit melakukannya, karena kita tdk memahami rangka kerja kebiasaan. Nah kebiasaan memiliki 3 pola yg sama yaitu : (1) Reminder yg merupakan pemicu utk memulai perilaku. (2) Rountine yg merupakan perilaku itu sendiri atau tindakan yg kita ambil. (3) Reward adalah manfaat yg kita dapatkan dr melakukan perilaku atau kebiasaan tersebut.</p><p><br/></p><p>Ela ( Mengenal Musuh Kita Iblis / 119-129) </p><p>Refleksi:</p><p>Iblis itu selalu ada di lingkungan yang kita tempati,bukan dalam bentuk wujud namun sepeeti hasutan maupun bisikan bisikan yang membawa kita terjerumus ke dalam hal hal yang salah bahkan tersesat sekalipun. *Jadi penting nya kita untuk membangun fondasi dalam kehidupan* kita yaitu dekat kepada Tuhan Yesus dengan *membaca Alkitab dan selalu berdoa* kepada-Nya.Sehingga iman yang kita miliki tak akan pernah tergoyahkan sekalipun walaupun badai selalu menggoncang kehidupan kita</p><p><br/></p><p>Evan ( Anda punya pertanyaan , Allah punya jawaban / 22-23 ) </p><p>Refleksi : </p><p>*Bagaimana Kita Suci Membantu Saya Untuk Mengenal Diri Sendiri?* Kita suci merupakan Kitab Allah , dan karena di dalam Allah terdapat rahasia Indentitas kita , maka anda pasti akan membaca kitab suci untuk mendapatkan rahasia indetitas itu . Semua bagian di kita suci bersifat manusia karena ditulis oleh manusia , dan semua bagian kitab suci bersifat ilahi karena semua penulisnya ( Manusia ) diinspirasikan oleh Allah.</p><p><br/></p><p>Tian (Berdiri teguh di tengah badai / 194) </p><p>Refleksi:</p><p>Aku jadi mikir, kalau hidup sebagai orang Kristen itu ga cuma soal bisa pelayanan atau punya talenta khusus, tapi lebih penting lagi soal karakter. Buah Roh kayak kasih, sabar, damai, dan lain-lain itu kayak bukti kalau Roh Kudus bener-bener hidup di dalam kita.</p><p>Ternyata buah-buah Roh itu bisa dibagi ya, ada yang nunjukin hubungan kita sama Tuhan, sesama, dan diri sendiri. Dan semuanya balik lagi ke satu dasar: kasih. Jadi kalau kita hidup dalam Roh, harusnya karakter kita makin berubah bukan karena kita hebat, tapi karena Tuhan yang kerja dalam kita.</p><p>Yang paling menyentil adalah bagian yang bilang mustahil daging (manusia tanpa Roh Kudus) bisa hasilin buah Roh. Artinya, kalau kita ngga deket sama Tuhan, ya jangan harap bisa sabar, murah hati, atau punya penguasaan diri yang bener-bener tulus. Intinya, hidup bareng Roh Kudus itu penting banget, karena cuma Dia yang bisa ubah hati dan hidup kita pelan-pelan jadi makin serupa sama Yesus.</p><p><br/></p><p>Finnes (inspirasi harian dari gua singa / 48-50)</p><p>Refleksi: </p><p>*kuasa hidup dan mati*</p><p>Belajar untuk bersyukur kepada Allah, karena telah menyelamatkan kita dari kematian yang kekal, ini adalah mukjizat. Tuhan menyelamatkan kita dengan cara-Nya yang spesial.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-30 14:47:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3532228508</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 1 DAY 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3532398377</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Grace</strong> (The Purpose Driven of Life - Rick Warren / 17-22)</p><p><br></p><p>Refleksi: Kita dilahirkan oleh tujuanNya dan untuk tujuanNya. Kita tidak akan menemukan makna hidup dengan mencarinya sendiri, kita tidak bisa sampai pada tujuan hidup kita bila memulainya dengan berpusat dan berpegang pada diri sendiri. </p><p><br></p><p><strong>Kita harus mengawalinya dengan Allah.</strong></p><p><br></p><p>Alkitab mengatakan,<strong><em> "Menolong diri sendiri sama sekali tidak menolong, mengorbankan dirilah caranya, untuk menemukan diri sendiri, diri sejati kita."</em></strong></p><p><br></p><p>Selalu tanyakan pada Allah pada setiap tujuan dan perjalanan hidup kita, karena Allah tidak akan meninggalkan kita di dalam kegelapan untuk bertanya - tanya dan menebak, Ia mempersiapkan rancangan yang luar biasa bagi kita &amp;&amp; <strong>tanpa Allah hidup tidak bisa dipahami</strong></p><p><br></p><p><strong>Gloria</strong> (The Purpose Driven of Life - Rick Warren / 17-22)</p><p>refleksi : terkadang kita bingung, hilang arah ataupun tersesat dalam memikirkan bagaimana hidup yang kita yang akan terjadi ke depannya. bingung terhadap bagaimana alur kehidupan itu wajar, namun kita perlu percaya bahwa Tuhan senantiasa menuntun kita dan mempunyai rancangan indah yang tidak kita ketahui untuk sekarang. </p><p><br></p><p>fokus kepada Allah memberi arah dan pengharapan, bahkan di masa sulit. </p><p><br></p><p>cukup percaya dan maju berjalan ke depan, <strong>Allah akan selalu membimbingmu</strong></p><p><br></p><p><strong>Ester</strong> (The Purpose Driven of Life - Rick Warren / 17-22)</p><p>refleksi : Alkitab mengajarkan bahwa menyerahkan diri kepada Allah adalah jalan untuk menemukan jati diri yang sejati bukan dengan mengandalkan kekuatan sendiri.</p><p><br></p><p>Allah tidak membiarkan kita merasa sendiri dalam hidup, melainkan <strong>Tuhan menyiapkan rancangan yang luar biasa bagi hidup kita. </strong>Maka dalam setiap langkah hidup, kita perlu bertanya dan bergantung kepada-Nya.</p><p><br></p><p><strong>Rissa</strong> (The Purpose Driven of Life - Rick Warren / 17-22)</p><p>Refleksi: hidup bukan tentang diri kita, tapi tentang Allah. Kita diciptakan oleh dan untuk-Nya. Fokus pada diri sendiri tidak akan pernah mengungkap tujuan hidup yang sejati, karena kita bukan pencipta diri kita. Hanya Allah yang tahu tujuan kita karena Dia yang menciptakan kita</p><p><br></p><p>menemukan tujuan hidup bukan lewat asumsi atau ambisi pribadi, tapi lewat penyataan Allah dalam Firman-Nya. Alkitab memberi tahu siapa kita, mengapa kita ada, dan ke mana arah hidup kita</p><p><br></p><p><strong><em>"Segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia" </em></strong>(Kolose 1:16b)</p><p>tanpa Allah, hidup tidak bisa dipahami</p><p><br></p><p>makna hidup sejati ditemukan saat kita hidup untuk-Nya, bukan untuk diri sendiri</p><p><br></p><p><strong>Irma</strong> (The Purpose Driven of Life - Rick Warren / 17-22)</p><p>refleksi: kita tidak dapat menemukan tujuan hidup sendiri, kita membutuhkan Allah untuk menuntun dan menunjukkan jalannya. Ini membuat kita sadar akan keterbatasan diri kita. Serta kita harus mengingat bahwa kehidupan yang sesungguhnya mengenai hidup dengan Allah, bukan bagi kita sendiri. Ini membuat kita fokus pada Allah dan tujuan-Nya</p><p><br></p><p>Kita harus membangun kehidupan kita di atas kebenaran yang kekal, bukan atas motivasi sukses</p><p><br></p><p><strong>Kita harus selalu mengandalkan Allah </strong>dan menemukan tujuan kita dalam penyertaan Allah</p><p><br></p><p><strong>Hevin</strong> (The Purpose Driven of Life - Rick Warren / 17-22)</p><p>Refleksi: Hidup layaknya barang baru yang sangat asing bagi kita sehingga kita tidak tahu harus diapakan barang ini, tetapi kebingungan itu akan terjawabkan jika kita berusaha mencari tahu apa kegunaan dan penjelasan dari barang tersebut, melalui pencipta barang itu sendiri ataupun buku panduan yang ada. Kita semua pasti memiliki beberapa tujuan dan target yang sudah ditentukan dihidup ini tapi kita harus membawa namaNya disetiap proses hidup kita.</p><p><br></p><p>"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan." </p><p><br></p><p>"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan"</p><p><br></p><p> Jadi, jangan lupa untuk selalu mengandalkan Tuhan, cari Tuhan dan percaya kepadaNya bahwa Ia sudah menyiapkan sesuatu </p><p>yang lebih indah dari apa yang kita minta. Amin</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-30 22:55:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3532398377</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 10</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533095795</link>
         <description><![CDATA[<p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 46-50)</p><p>Refleksi: Jadi yang aku dapet dari bacaan hari ini yaitu kekuatan sejati bukan terletak pada fisik, tapi pada sikap positif, kesabaran, dan rasa syukur saat menghadapi cobaan meski hidup bisa berubah dalam sekejap kita tetap bisa memilih untuk bangkit dan melanjutkan hidup dengan semangat cara kita merespons penderitaanlah yang menentukan siapa kita sebenarnyaaaa</p><p><br/></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 46-50)</p><p>Refleksi: Yang bisa saya dapatkan dari cerita ini, kekuatan mental dan sikap positif sangat berpengaruh karena mempengaruhi kesembuhan meskipun mengalami kecelaakaan yg tragis, menghargai hal hal kecil dalam hidup, dan trauma bisa mengubah hidup tapi kita bisa memilih respon kita bagaimana. Jika menjadikan trauma sebagai respon positif dan membangun maka ttp menjalani hidup dgn semangat walau dalam proses penyembuhan trauma.</p><p><br/></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 46-50)</p><p>Refleksi: dari cerita ini, kita bisa ngerti soal gimana pentingnya semangat buat bangkit dari musibah. walaupun tokoh nya ngalamin kecelakaan parah dan banyak kehilangan, dia tetap kuat dan terus berjuang. dia juga ngerasa bersyukur punya keluarga dan teman-teman yang peduli. intinya, sikap positif dan rasa syukur bisa bantu kita sembuh, baik secara fisik maupun mental.</p><p><br/></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 136-139)</p><p>Refleksi: Pesan cerita ini adalah jangan cepat menilai orang lain hanya dari luar atau dari apa yang kita rasakan, karena setiap orang punya perjuangan dan kebahagiaan yang mungkin tidak kita ketahui. Dengan sedikit empati dan mengubah cara pandang, kita bisa lebih bersyukur, memahami sesama, dan menciptakan kebaikan di sekitar kita. Terkadang, hal yang kelihatannya menyebalkan justru adalah sumber kebahagiaan bagi orang lain.</p><p><br/></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 46-50)</p><p>Refleksi: Cerita ini mengajarkan kita bahwa dalam menghadapi musibah atau penderitaan besar sekalipun, sikap dan cara pandang kita bisa membuat perbedaan besar. Ketabahan, rasa syukur, dan dukungan dari orang-orang terdekat bisa mengubah penderitaan menjadi kekuatan untuk bangkit.</p><p><br/></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 46-50)</p><p>Refleksi: </p><p>simpulan cerita:</p><p>seorang perempuan mengalami kecelakaan parah karena ditabrak bus saat mencoba menyelamatkan anjingnya. meski luka fisiknya sangat berat—mulai dari wajah hancur, tulang pergelangan tangan remuk, sampai kehilangan gigi—ia berhasil bangkit karena tekad, dukungan orang-orang terdekat, dan rasa syukur. dokter menganggap proses pemulihannya luar biasa karena semangat dan sikap positifnya.</p><p><br/></p><p>---</p><p><br/></p><p>refleksi untuk diri kita:</p><p>kadang, yang bikin kita kuat bukan sekadar kondisi fisik, tapi cara kita melihat hidup.</p><p><strong>bersyukur, tetap berusaha, dan merasa didukung bisa membuat orang biasa bertahan menghadapi hal luar biasa</strong>. dan ketika kita memilih jadi pejuang, bukan korban, kita bisa jadi versi terkuat dari diri sendiri—bahkan di titik terlemah.</p><p><br/></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 46-50)</p><p>Refleksi: Kita sering kali melihat hidup kita mengalami kondisi yang tidaklah sepenuhnya baik, dan kita juga dpaat memilih untuk mengubahnya ataupun membiarkanya, jika kita ingin membiarkanya kita hanya perlu diam dan pasrah dengan keadaan, namun jika kita ingin memilih untuk membangunya kembali, kita harus memiliki semangat juang dan usaha yang tinggi, tidak lupa untuk bersyukur dalam setiap keadaan yang dimiliki.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-31 13:04:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533095795</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 11</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533344921</link>
         <description><![CDATA[<p>Evan ( Anda punya pertanyaan , Allah punya jawaban / 80-81 ) </p><p>Refleksi : </p><p>*Bagaimana Saya Yakin Bahwa Allah Mencintai saya?* Dalam permasalahn ini akan dibawakan beberapa hal yang bisa mendasari , diantaranya ;</p><p>1. Kita Suci Memberitahukan hal tentang Allah Mencintai kita </p><p>2. Yesus menunjukkan cinta-Nya , dengan mati bagi kita </p><p>3. Kita dapat merasakn cinta Allah di dalam kehidupan kita</p><p>4. Allah sudah sepantasnya mencintai engkau</p><p>5. Jika Allah adalah kebaikan , maka dia mesti mencintai , karena cinta adalah bagian utama dari kebaikan </p><p>6. Kita dapat mengetahui cinta Allah bagi kita ketika kita berdoa , ketika kita membuka hati bagi-Nya</p><p><br></p><p>Ela ( Strategi Musuh / 131-134) </p><p>Refleksi:</p><p>Musuh di sekeliling kita itu sebenarnya ada,bukan hanya teman dekat kita,namun juga termasuk *bisikan bisikan Iblis jugak.* </p><p>Nah jika di dalam hati kita beriman kepada Tuhan Yesus.Makaa kita tak gampang trpengaruh dengan hasutan iblis itu.Karena musuh/iblis pasti memiliki segala cara untuk membuat kita terjebak.Nah,kita sebagai *anak Kristus nih juga harus memiliki segala caraa untuk dapat mencegah hal itu terjadi*</p><p><br></p><p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 64-66)</p><p>Refleksi :</p><p>Ada 3 hal yg bisa dilakukan untuk tau hidup dan kebiasaan kita, yg pertama kesadaran, kita perlu menyadari bawa kebiasaan yg kita lakukan itu baik atau buruk. Yg kedua keinginan, kita harus mempunyai keinginan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan sudah menerima kebiasaan buruk yg dilakukan dan memiliki keinginan untuk berubah. Yg ketiga dedikasi, setelah menemukan motivasibyg benar, penting bagi kita untuk mau berkomitmen penuh demi perubahan dan mau berjanji untuk merubah gaya hidup yg tidak diinginkan.</p><p><br></p><p>Tian (berdiri teguh ditengah badai / 169) </p><p>Refleksi:</p><p>Jangan remehkan musuh yang tak kelihatan. Tetap fokus ke Tuhan, jangan hanya sibuk dengan hal-hal duniawi. Kemenangan kita bukan karena kuat, tapi karena Roh Kudus yang lebih besar dari apapun yang ada di dunia.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-01 00:07:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533344921</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 12</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533763121</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 69-72)</p><p>Refleksi :</p><p>mengajak kita merenungkan bahwa kebiasaan bukan sekadar soal baik atau buruk, tapi soal kesadaran, konsistensi, dan tujuan. Banyak orang merasa telah melakukan "kebiasaan baik", seperti bekerja keras dan hidup tertib, namun tetap merasa jauh dari kesuksesan. Mengapa? Karena kebiasaan baik tanpa arah dan disiplin bukan jaminan keberhasilan. Kebiasaan itu seperti tabungan bukan hanya soal menabung, tapi juga bagaimana, seberapa banyak, dan untuk apa tabungan itu digunakan. Tanpa pemahaman yang cukup dan komitmen untuk terus berkembang, kebiasaan malah bisa jadi perangkap yang membuat kita stagnan.</p><p><br/></p><p>Tian (berdiri teguh ditengah badai / 170-171) </p><p>Refleksi : </p><p>kita harus sadar bahwa hidup ini ada peperangan rohani. Bukan hanya tahu secara teori, tapi bener bener harus peka dan siap secara iman.</p><p><br/></p><p>Ela ( Strategi Musuh/ 134-136) </p><p>Refleksi:</p><p>Walaupun di sekeliling kita terdapat musuh tapi hal itu tidak akan menyurutkan kita untuk tetapp selalu berdoa dan meminta perlindungan kepada Tuhan supaya kita dapat terhindar dan terlindungi dari hal hal yang negatif/jalan kesesatan.</p><p> *Selalu berdoa dan berserah lah kepada-Nya setiap kondisi apapun yang kita jalani.*</p><p><br/></p><p>Evan ( Anda punya pertanyaan , Allah punya jawaban / 135-136 ) </p><p>Refleksi : </p><p>*Apa yang Dimaksudkan Dengan Orang Baik?* Orang Baik adalah orang yang memiliki ketujuh kualitas "Keutamaan" atau kekuatan watak moral . Orang baik memiliki 7 keutamaan,diantaranya;</p><p>- 4 Keutamaan Kardinal:</p><p>- Keadilan (memperlakukan orang lain dengan adil)</p><p>- Kebijaksanaan (memahami situasi dan orang lain)</p><p>- Keteguhan hati (mempertahankan yang benar)</p><p>- Sikap ugahari (mengontrol hasrat dan nafsu)</p><p>- 3 Keutamaan Teologis:</p><p>- Iman (percaya kepada Allah)</p><p>- Harapan (percaya akan janji-janji Allah)</p><p>- Kasih (cinta yang memberikan diri)</p><p>Dengan mengamalkan keutamaan-keutamaan ini, kita dapat menjadi orang baik yang memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri, sesama, dan Allah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-01 13:32:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533763121</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 11</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533839933</link>
         <description><![CDATA[<p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 51-55)</p><p>Refleksi: Kebahagiaan tidak selalu datang dari hal baru atau mewah. Kadang, kita hanya perlu melihat sisi positif dari apa yang sudah kita miliki, karena bisa jadi di situlah tempat terbaik untuk tumbuh dan merasa cukup.</p><p><br/></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 51-55)</p><p>Refleksi: dari ini, kita bisa belajar tentang penting nya komunikasi dan kesabaran dalam proses jual beli. kita juga harus siap menghadapi rintangan dan tetap optimis meski ada masalah. kerja sama antara pasangan sangat penting dalam menghadapi situasi sulit. perjalanan menuju tujuan kadang engga mulus, tapi tetap ada harapan di akhir.</p><p><br/></p><p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 51-55)</p><p>Refleksi: Yang bisa aku dapat dari cerita ini, bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari perubahan besar atau hal yang tampak lebih baik di luar sana, tetapi dari kemampuan kita untuk menghargai, merawat, dan mencintai apa yang sudah kita miliki.</p><p><br/></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 51-55)</p><p>Refleksi: Cerita "Mekar di Persemaian" mengajarkan aku bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari hal-hal yang tampak mewah atau baru, tetapi dari kemampuan kita untuk menerima, menghargai, dan memanfaatkan apa yang sudah kita miliki. Meskipun Annmarie B. Tait dan suaminya awalnya terpesona dengan rumah impian yang mewah, berbagai hambatan membuat mereka gagal pindah dan akhirnya menyadari bahwa rumah kecil mereka sebenarnya sudah memberikan kenyamanan dan kebahagiaan yang cukup. Dari pengalaman tersebut, mereka belajar bahwa kekecewaan bisa menjadi berkat tersembunyi, kita bisa "mekar" dan menemukan sisi positif di tempat kita berada saat ini.</p><p><br/></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 51-55)</p><p>Refleksi: </p><p>simpulan cerita:</p><p>sepasang suami istri nyaris pindah ke rumah impian mereka, tapi semuanya gagal gara-gara pembelinya tiba-tiba hilang kabar. meskipun sempat kecewa dan stres karena impian mereka batal, mereka akhirnya memilih untuk tetap tinggal di rumah lama mereka. <strong>walau rumahnya sederhana, mereka rawat, benahi, dan akhirnya lunas lebih cepat dari rencana.</strong> ternyata, <strong>kebahagiaan itu gak selalu datang dari hal yang baru, tapi bisa tumbuh dari apa yang udah kita punya.</strong></p><p><br/></p><p>---</p><p><br/></p><p>refleksi untuk diri kita:</p><p><strong>kadang kita terlalu sibuk ngejar hal yang lebih besar sampai lupa mensyukuri yang udah ada.</strong> padahal, <strong>kalau kita rawat dan maksimalkan apa yang ada di tangan, bisa jadi itu justru yang paling bikin tenang dan membahagiakan.</strong> rumah impian gak selalu tentang tempatnya, tapi tentang bagaimana kita mengisinya dan bertumbuh di dalamnya.</p><p><br/></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 9-13)</p><p>Refleksi: Makna dari cerita "Rumah Sempurna" ini adalah tentang pentingnya bersyukur atas apa yang sudah kita miliki saat ini, meskipun kadang kita merasa tidak puas atau kurang sempurna. Seringkali kita terlalu fokus pada kekurangan, membandingkan dengan gambaran ideal, atau sibuk ingin memperbaiki sesuatu, padahal sebenarnya rumah atau kehidupan yang kita miliki saat ini sudah cukup dan memenuhi kebutuhan kita. Menghargai hal sederhana dan kenyamanan yang ada bisa membawa rasa damai dan kebahagiaan.</p><p><br/></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 51-55)</p><p>Refleksi: Sebuah keindahan tidak selalu datang di suatu tempat atau kondisi yang indah, namun tergantung bagaimana cara kita menghargai, menerima, dan cara kita dalam memperlakukanya, bisa saja dari hal yang kita pikir sederhana, memiliki nilai keindahan yang begitu tinggi untuk kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-01 16:11:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533839933</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 12</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533841433</link>
         <description><![CDATA[<p>Lydia (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 56-61)</p><p>Refleksi: Cerita ini menggambarkan perjalanan emosional dan fisik seorang wanita muda yang didiagnosis mengidap Hepatitis C. Awalnya, ia diliputi ketakutan, kecemasan, dan kebingungan. Melalui interaksi dengan berbagai dokter dari yang sangat teknis hingga yang penuh empati dan mendukung pendekatan holistik  ia akhirnya menemukan kekuatan dalam pikiran positif. Cerita ini memberi pesan kuat bahwa dengan pengetahuan, dukungan emosional, dan pola pikir positif, seseorang bisa menghadapi diagnosis serius dengan keberanian dan harapan.</p><p><br/></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 56-61)</p><p>Refleksi: Cerita ini memberikan pelajaran penting tentang kekuatan sikap positif dalam menghadapi suatu masalah, yaitu penyakit serius. Dorri Olds awalnya merasa sangat takut, cemas, dan putus asa setelah didiagnosis mengidap Hepatitis C, terutama karena informasi yang ia terima terdengar menakutkan. Namun, seiring waktu ia bertemu dengan berbagai dokter dengan pendekatan berbeda, termasuk seorang dokter yang menyarankannya untuk menggunakan visualisasi penyembuhan dan berpikir positif sebagai bagian dari proses penyembuhan. Dengan semangat dan disiplin, ia mengikuti semua saran, menjaga pola makan sehat, menjauhi zat berbahaya, dan membayangkan hatinya dalam keadaan sehat setiap hari. Hasilnya, setelah bertahun-tahun, kondisi kesehatannya tetap stabil dan hatinya tetap sehat. Cerita ini mengajarkan bahwa pikiran yang positif dan sikap yang penuh harapan dapat membantu seseorang bertahan, bahkan membaik, dalam kondisi sulit sekalipun.</p><p><br/></p><p>Damai (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 56-61)</p><p>Refleksi: </p><p>simpulan cerita:</p><p>seorang perempuan muda didiagnosis kena Hepatitis C. awalnya dia panik, bolak-balik ke banyak dokter, dan kebanyakan solusi medis yang ditawarin justru makin bikin dia stres. tapi akhirnya dia ketemu dokter yang ngajarin dia untuk <strong>ngelatih pikiran positif lewat visualisasi dan gaya hidup sehat</strong>. dia disuruh <strong>gambar hati yang sehat dan bayangin itu adalah liver-nya sendiri.</strong> sejak itu, dia rutin hidup sehat, jaga pikiran, dan 25 tahun kemudian dia masih sehat-sehat aja meskipun virusnya gak hilang total.</p><p><br/></p><p>---</p><p><br/></p><p>refleksi buat kita:</p><p><strong>pikiran itu punya kekuatan gede banget buat ngejaga atau malah ngerusak tubuh kita.</strong> kadang bukan soal obatnya doang, tapi <strong>bagaimana kita nanggapi penyakit itu sendiri.</strong> bukannya pasrah atau denial, tapi belajar berdamai dan <strong>ngasih tubuh kita dukungan lewat mindset yang sehat.</strong> hidup sehat itu bukan cuma soal makan dan olahraga, tapi juga <strong>gimana kita ngerawat kepala dan hati kita.</strong></p><p><br/></p><p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 83-87)</p><p>Refleksi: Pesan dari cerita ini adalah tentang pentingnya melihat diri sendiri dengan sudut pandang yang lebih positif. Kadang kita terlalu keras menilai diri, padahal orang lain bisa melihat keindahan dan potensi dalam diri kita yang belum kita sadari. Dengan dukungan teman, kita bisa memperoleh sudut pandang baru yang lebih baik tentang diri sendiri, hubungan, dan masa depan.</p><p><br/></p><p>Axel (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 56-61)</p><p>Refleksi: Saat kondisi tidak mendukung, dan saat dimana kamu merasa di bagian terendah, kita lebih baik berpikir secara positif dalam menghadapinya, mungkin saat melihat kondisi yang buruk, kita sering kali berpikir tentang masalah masalah yang akan datang sehingga kita lupa tentang hal hal baik yang mungkin juga akan datang, serta memiliki harapan merupakan kunci bagaimana seseorang akan selalu bertahan dalam keadaanya hingga orang itu menjadi bebas dari kondisi yang terpuruknya itu</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-01 16:16:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533841433</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3 DAY 12</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533859169</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><em>Gosyen</em></strong> </p><p>Perubahan pasti ada ketika kita memutuskan untuk mengikut Kristus tetapi perubahan itu hanya dilakukan melalui diri kita sendiri dan Tuhan Yesus. Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk bisa berubah atau mengikut Kristus, bagian kita hanya perlu mendoakan, mengajak, menegur lalu ketika dia mau untuk berubah kita yang membantu menuntun dia untuk berubah sisanya biarkan Tuhan yang bekerja</p><p><br></p><p><strong><em>Misya</em></strong></p><p>Yesus adalah Allah yang menyatakan diriNya lebih kuat dariapda iblis. Kalau saja ada orang yang yang menghujat, menolak Roh Kudus, orang itu bersalah dan dosanya tidak bisa diampuni karena itu dosa kekal. Ia tidak dapat diselamatkan, karena ia tidak mau bertobat dna berbalik kepada Kristus.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-01 17:01:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3533859169</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 1 DAY 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534039548</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Grace</strong> (The Purpose Driven of Life - Rick Warren / 23-27)</p><p>Refleksi: Bukan karena nasib, bukan karena kebetulan, bukan karena kesempatan, bukan karena keberuntungan. Kita hidup karena Allah ingin menciptakan kita. Dan Dia merencanakan semuanya untuk tujuanNya.</p><p><br></p><p>Allah memiliki rencana ketika menciptakan kita tidak peduli latar belakang kita. </p><p><br></p><p>Motivasi Allah dalam menciptakan kita adalah <strong>kasihNya</strong>. Alkitab mengatakan <strong>"Jauh sebelum dunia dijadikan Allah telah merancang kita dalam pikiranNya, menetapkan kita sebagai pusat kasihNya"</strong></p><p><br></p><p>Ia ingin menciptakan kita untuk menyatakan kasihNya kepada kita dan *<strong>supaya kita bertumbuh serupa denganNya</strong>*</p><p><br></p><p>The Purpose Driven of Live / 23-27. <strong>Gloria</strong></p><p>refleksi : setiap orang diciptakan Allah karena tujuan tertentu, entah apa yang akan terjadi kedepannya, Allah memiliki rencana dari tiap masing masing kita jadi jangan menganggap bahwa hidup adalah hasil kebetulan tanpa makna. </p><p><br></p><p><strong>Allah menciptakan manusia bukan karena butuh, namun untuk menyatakan kasih-Nya</strong></p><p><br></p><p>kita diharapkan bisa menghargai hidup masing masing dari kita, dan mencari tahu apa tujuan yang Allah berikan bagi kita semua</p><p><br></p><p><strong>Irma</strong> (The Purpose Driven of Live/ 23-27)</p><p>refleksi: Kita bagian dari rencana Allah yang besar dan memiliki peran dalam rencana Allah. Kita diciptakan Allah bukan hanya semerta-merta diciptakan, tapi Allah memiliki tujuan yang jelas bagi kita semua.</p><p><br></p><p> <strong>Kita selalu mengandalkan Allah</strong>  di segala situasinya, karna Allah yang selalu ada bagi kita semua.</p><p><br></p><p> <strong>Allah mengasihi kita</strong> dan ingin <strong>menyatakan kasih-Nya</strong> kepada kita melalui rencanannya yang luar biasa bagi setiap orang. Serta <strong>mengucap syukur atas segala rencana-Nya</strong>.</p><p><br></p><p><strong>Hevin</strong> (The Purpose Driven of Live / 23-27) </p><p>Refleksi: Pastinya kita pernah merasa tidak pantas hidup didunia ini karena kita suka berpikirr bahwa sudah terlalu banyak kekurangan dan dosa yang kita miliki. Munculnya rasa kurang bersyukur dan suka mengeluh. Selain itu, munculnya rasa iri dengan kehidupan orang lain yang terlihat lebih nyaman dan seru atau melihat oranglain lebih berkembang seperti mendapatkan kejuaraan dan kasih sayang mapun dukungan yang lebih besar daripada kita. Semua orang pernah mengalaminya tapi pernah kah kalian berpikir jika.. "kita ini ada, bukan karena kebetulan" tapii kita ada dan hadir didunia ini karena Tuhan sudah memiliki rencana atas hidup kita. Secara tidak langsung, kita dibentuk secara perlahan melalui setiap cobaan hidup yang menghadang.</p><p><br></p><p>"Jauh sebelum dunia dijadikan, Allah telah merancang kita didalam pikiran-Nya dan menetapkan kita sebagai pusat kasihnya."</p><p><br></p><p>Tuhan mempunyai rencana yang besar untuk hidupmu. Tuhan lebih tahu akan hidupmu dan Ia lebih paham setiap langkah hidupmu karna Ia yang memberikan sebuah sumber kehidupan untuk kita. Tanyakanlah setiap keraguan dan ketakutanmu kepadaNya! Amin</p><p><br></p><p><strong>Ester</strong> ( The Purpose Driven of Live/23-27 )</p><p>refleksi: kita diciptakan bukan tanpa ada maksut, ataupun hanya kebetulan. Tetapi...</p><p><br></p><p>Yang aku tangkap hari ini Tuhan telah merencanakan setiap detail dari hidup kita. kita diciptakan Tuhan, karena Kasih Dia pada kita dan Ia ingin melakukan rencana yang besar di dalam setiap hidup kita.</p><p><br></p><p><strong>rissa</strong> (the purpose driven of live 23-27)</p><p>Refleksi:</p><p>aku ada di dunia ini bukan karena kebetulan. Allah sengaja menciptakanku, dengan segala keunikanku dari kepribadian, rupa, sampai latar belakang hidupku.</p><p><br></p><p>mungkin ada hal-hal dari diriku yang kadang sulit aku terima, tapi aku diingatkan kalau Allah tidak pernah asal dalam menciptakan. Dia punya maksud dan rencana yang indah atas hidupku, bahkan sebelum aku lahir.</p><p><br></p><p> "Akulah TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan." (Yesaya 44:2) &amp; aku seperti ini karena Allah punya alasan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-02 05:12:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534039548</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 5 DAY 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534143237</link>
         <description><![CDATA[<p>*REFLEKSI*</p><p>- <strong>RHEMA</strong> </p><p>Judul babnya :tempat berkarya </p><p>Refleksi : kadang kita tidak sadar akan apa yg kita miliki, kita merasa itu semua tidak cukup, namun saat kita mencoba berserah kepadaNya semua yang kita anggap kurang/susah, pasti Tuhan cukupi dan mampukan. Semakin kita percaya semakin Ia bekerja juga dalam hidup kita.</p><p><br></p><p>• <strong>Gista</strong></p><p>Judul bab nya : tempat belajar </p><p>Refleksi : Yesus datang untuk merubah sesuatu yang buruk menjadi yang lebih baik,jadi kita juga harus mengusahakan nya.seperti rajin br setiap hari agar hidup kita mencerminkan seperti seorang pengikut Kristus</p><p><br></p><p>• <strong>Christy</strong> cihuy </p><p>Judul Bab: Tempat Duduk dan Merenung</p><p>Refleksi: Yesus adalah pribadi yang bisa kita cari dan temukan di mana saja. Kita dapat langsung berbicara kepadaNya. Ketika kita memulai berbicara kepada Tuhan, contohnya dengan membaca Alkitab, hati kita akan terasa damai. Namun karena kesibukan, kita semakin jarang berbicara atau ada waktu untuk Tuhan. Kita sadar bahwa kita sering mengabaikanNya.  Kabar baiknya, meskipun kita sering meninggalkan Tuhan, ia tetap setia menunggu. Maka dari itu ayo kita berubah dan berbalik untuk tetap setia pada Tuhan!</p><p><br></p><p>• <strong>Pinas</strong></p><p>Judul Bab: Tempat Bermain </p><p>Refleksi: Yesus ingin hadir dalam setiap aspek hidup kita, termasuk saat kita bermain dan bersenang-senang. Menolak-Nya demi kesenangan pribadi membuat kita kehilangan sukacita. Sukacita sejati hanya kita temukan saat kita melakukan segala sesuatu bersama Yesus.</p><p><br></p><p>- <strong>Sela</strong> imut bgt ga ketolong</p><p>Judul Bab : Tempat Makan</p><p>Refleksi : Perihal hal duniawi, dimana sebagai manusia yang labil, sering kali kita tergiur dengan hal-hal duniawi yang seringkali jauh dari keinginan Tuhan, kita sering terkecoh hingga akhirnya jauh dari Tuhan, tapi ada saat dimana kita sadar bahwa kita sudah terlalu jauh, dan Tuhan masih dengan senang hati menerima kita, Dia memberi kita hikmat sejahtera yang tiada tara, yang tidak sebanding dengan hal-hal duniawi, dia mengajari kita dari 0 lagi. Dunia memberi makan kita dengan harta kekayaan tapi Tuhan memberi makan kita dengan firman. Sering kali kita menyakiti Tuhan dengan banyak cara, tapi Tuhan tetap mau menerima kita.</p><p><br></p><p>• <strong>ALEX</strong></p><p>Judul bab : Tempat belajar</p><p>Refleksi : Terkadang kita merasa malu datang kepada Yesus karena sebagian hidup kita tidak berjalan seperti apa yang diinginkan Nya,  namun saat kita membranikan diri dan  meminta pertolonganya, Yesus pasti akan menunjukan jalan dan menolong kita untuk berjalan sesuai apa yang diinginkan Yesus kepada kita. Tetapi kita juga harus mengusahakan merubah hal hal buruk itu.</p><p><br></p><p>- <strong>Grace</strong></p><p>Judul bab: Tempat Gudang</p><p>Refleksi: Bersihkan seluruh hatimu (dari dendam, kepahitan, kebusukan, dsb). Serahkan semuanya pada Tuhan Yesus, biarkan Dia bantu bereskan tuntas. Ketika hati kita sudah benar-benar bersih, hati kita sudah layak di hadapan Tuhan kemudian kita juga telah menyerahkan dan percayakan secara utuh hati kita untuk Tuhan. Terus jaga hati kita tetap bersih sehingga Tuhan selalu tinggal di dalamnya.</p><p><br></p><p>.  <strong>Ara</strong></p><p>Judul bab: Tempat Bermain</p><p>Refleksi:Aku belajar bahwa Yesus ingin hadir dalam setiap bagian hidupku, termasuk saat bermain. Terkadang aku takut kehilangan waktu bebas jika mengikutsertakan-Nya, tapi sebenarnya Yesus adalah sahabat sejati yang ingin membuat hidupku lebih bermakna. Aku tidak mau lagi menolak-Nya, karena Dia selalu mengasihiku.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-02 12:46:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534143237</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 13</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534182048</link>
         <description><![CDATA[<p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 72-76)</p><p>Refleksi :</p><p>saya sadar bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tapi juga oleh kebiasaan berpikir yang baik. Kebiasaan seperti mengatur emosi, berpikir fleksibel, mendengarkan dengan empati, hingga terus mau belajar sangat penting untuk menghadapi tantangan dalam belajar maupun kehidupan. Saya jadi terdorong untuk lebih melatih pola pikir positif dan terbuka agar bisa berkembang lebih baik ke depannya.</p><p><br/></p><p>Ela ( Strategi Musuh / 137-144) </p><p>Refleksi :</p><p>Garis besar nya mengenai " *Konflik dan perpecahan* "</p><p>Kehidupan ini tak pernah luput dari suatu konflik,apalagi Iblis yang selalu ada di sekeliling kita,yang selalu memiliki segala cara untuk membawa kita agar menuju jalan yang tersesat.</p><p>Jika hidup ini tidak di iman ni dan tidak berpegang kepada Tuhan Yesus,maka mudahlah Iblis untuk menggoyahkan Iman kita.</p><p>Mari Kita sama sama untuk bertumbuh di dalam Kristus Yesus apapun segala kondisi yang kita hadapi selalu yakin dan percaya kepada Tuhan.</p><p> *Jangan pernah untuk meninggalkan Tuhan demi alasan yang lain nya*</p><p><br/></p><p>Cia (generasi Mikhael / 80-82)</p><p>Refleksi :</p><p>Pada bab ini menceritakan suatu pengharapan yg tidak imbangi dengan adanya suatu pekerjaan tidak akan  membuahkan. Seperti contoh , kenapa bangsa Israel harus mengelilingi tembok Yerikho, mengapa Yesus harus berdoa di getsemani, mengapa kita harus datang ke hadirat-Nya setiap hari? itu memang terlihat melelahkan, namun disitulah Tuhan akan memberkati dan melawat umat-Nya, jadi hal hal yg kita lakukan tidaklah sia sia.</p><p><br/></p><p>Tian (Percayalah pada Tuhan/42) </p><p>Refleksi:</p><p>Tuhan bisa dipercaya dalam situasi apa pun, dan saat kita yakin akan kasih dan kesetiaan-Nya, kita bisa kuat menghadapi krisis hidup.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-02 15:05:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534182048</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 14</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534434469</link>
         <description><![CDATA[<p>Ela ( Pertempuran Batin/ 145-155) </p><p>Refleksi:</p><p>Materi nya mengenai "Kesombongan"</p><p>Terdapat dalam kitab *Lukas 18:14*</p><p>Pada akhirnya orang yang sonbong akan berkata "aku bisa sendiri kok,ga perlu Tuhan".Sebagai pencipta dan penopang kita,Tuhan telah menyiapkan rancangan yang sempurna untuk kita.Mencoba "melakukan nya sendiri"kita akan terjerumus ke dalam kehancuran.</p><p>Karena *hidup yang kita jalani ini tak baik baik saja jika tak ada Tuhan Yesus yang selalu menjadi pengarah kita*</p><p><br></p><p>Cia (Generasi Mikhael / 90-95)</p><p>Refleksi : </p><p>membahas tentang tunduk otoritas rohani, pada intinya.</p><p>Tetaplah tunduk pada otoritas rohani, jangan melenceng dari jalanNya. Tunduk/taat bukanlah bentuk ketidak berdayakan namun bentuk kita mengasihi Tuhan. Jangan ingin jadi nomor satu dalam pelayanan, tetapi pahami posisi dan panggilanmu. Kepahitan, kekerasan, dan penipuan bisa menghalangi hubungan dan berkat kita kepada Tuhan. Siapkan diri dengan sungguh-sungguh agar layak menikmati kemuliaan-Nya.</p><p><br></p><p>Tian (Ada kemenangan dalam penderitaan / 26) </p><p>Refleksi:</p><p>Kunci untuk menang saat menderita adalah IMAN. </p><p>Petrus menasihati agar kita *percaya penuh kepada Allah* (1 Petrus 4:19), karena Allah punya rencana penuh kasih bagi hidup kita (Roma 8:28). Iman dan ketaatan akan membawa kita pada kemenangan rohani.</p><p>Yesus juga berjanji memberi *Roh Kudus sebagai Penghibur*, agar kita kuat menghadapi penderitaan. Maka, iman dibangun atas *firman Tuhan* dan janji-janji-Nya.</p><p><br></p><p>Talitha (The Incredible Habits: Aturlah Kebiasaan, Sebelum Ia Mengaturmu / 77-82)</p><p>Refleksi :</p><p>Jika kesuksesan itu penting bagi kita, maka biasakanlah. Apa pun tujuannya, apakah kita ingin sukses dalam bisnis, lebih sehat, lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga kita, buatlah perubahan kecil hari ini yang akan menggerakkan diri ke arah tujuan tersebut dengan penuh semangat.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-03 13:01:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534434469</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 13</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534439534</link>
         <description><![CDATA[<p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 116-120)</p><p>Refleksi: diceritakan tentang seorang ibu yang memiliki kebiasaan menulis catatan rasa syukur setiap hari dan memasukkannya ke dalam kotak berkat, sebuah tradisi sederhana yang awalnya tampak remeh namun ternyata sangat membantunya menghadapi kecemasan dan tekanan hidup, serta mengajarkannya untuk selalu bersyukur atas hal-hal kecil dalam keseharian; berkat kebiasaan ini, ia menjadi lebih sadar akan banyaknya kenangan indah dan janji kebaikan yang telah diterima, dan akhirnya ia merasa sangat diberkati ketika putrinya memahami kebutuhannya dan memberinya inspirasi berarti lewat tindakan sederhana yang penuh kasih.</p><p><br/></p><p>Kila (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 62-66)</p><p>Refleksi: Cerita itu mengajarkanku bahwa penderitaan adalah bagian dari hidup yang harus diterima dengan sikap positif. Meski mengalami gangguan penglihatan dan rasa putus asa, Garrett Bauman akhirnya menyadari bahwa hidup tetap layak dijalani jika kita mau bangkit dan menghadapi segala keadaan dengan kesabaran dan sikap positif.</p><p><br/></p><p>Pedro (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 62-66)</p><p>Refleksi: Kita tidak bisa memilih apa yang terjadi pada kita tapi tu kita bisa milih gimana kita merespon nya apapun keadaannya kita selalu bisa memilih untuk melekatkan pada hidup.</p><p><br/></p><p>Quin (Chicken Soup Kekuatan Berpikir Positif / 62-66)</p><p>Refleksi: kalo hidup itu ngga selalu berjalan sesuai rencana, tapi kita tetap bisa memilih gimana cara kita meresponnya. meskipun ada cobaan dan penderitaan, kita bisa belajar buat tetap semangat, beradaptasi, dan ngga nyerah sama keadaan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-03 13:21:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534439534</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 - Day 14</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534441070</link>
         <description><![CDATA[<p>Jeje (Chicken Soup Kekuatan Bersyukur / 165-169)</p><p>Refleksi: Selama 35 tahun aku berlari karena ingin menurunkan berat badan dan merasa sehat, tetapi kegiatan itu terhenti karena cedera empat tahun lalu hingga akhirnya aku benar-benar tidak bisa berlari lagi; setelah waktu berlalu, akhirnya kemarin aku bisa berlari lagi untuk pertama kalinya, dan kali ini aku tidak lagi memikirkan seberapa cepat aku berlari, melainkan hanya merasa sangat bersyukur bisa berkumpul bersama teman-teman, menikmati cuaca yang indah, dan merasakan kebahagiaan tanpa harus mengejar prestasi atau merasa sakit sama sekali.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-03 13:27:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/KATA2025/8ve8p6yyczrrwhz4/wish/3534441070</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
