<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Temukan Berbagai Hal Menarik di Bumi dan Tata Surya! by Sekolah Murid Merdeka</title>
      <link>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e</link>
      <description>Yuk, kumpulkan informasi fun fact seputar bumi dan tata surya yang berhubungan dengan energi, peran bumi dan tata surya terhadap energi di bumi, dan pengaruh bumi dan tata surya terhadap ancaman krisis energi - perubahan iklim dan pemanasan global!</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-02-14 23:40:28 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-19 01:08:53 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/662514443/f8b1df50458f5a1c62b045ebfbc1f57b/Logo_SMM_Kotak.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Kenzie Baz Ismail 6A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2485130716</link>
         <description><![CDATA[<div>https://feb.ugm.ac.id/id/berita/3039-krisis-iklim-dan-peran-energi-terbarukan</div>]]></description>
         <enclosure url="https://feb.ugm.ac.id/id/berita/3039-krisis-iklim-dan-peran-energi-terbarukan" />
         <pubDate>2023-02-16 15:20:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2485130716</guid>
      </item>
      <item>
         <title>JOSHUA - 6A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2485877947</link>
         <description><![CDATA[<div>Fakta Menarik Tentang Tata Surya<br><br>1.&nbsp;<strong>Planet terpanas tidak berada paling dekat matahari<br></strong><br>Merkurius adalah planet terdekat dengan matahari, kurang dari setengah jarak Bumi. Bukanlah misteri mengapa orang berasumsi bahwa Merkurius adalah planet terpanas. Namun, bukan itu faktanya.<br><br></div><div>Venus, planet kedua yang jauh dari matahari, berada pada jarak rata-rata 48 juta km lebih jauh dari matahari daripada Merkurius. Asumsi alaminya adalah, semakin jauh, Venus pasti lebih dingin. Namun, tidak demikian.<br><br>Merkurius tidak memiliki atmosfer, tidak ada selimut penghangat untuk membantunya menjaga panas matahari. Sementara, Venus diselimuti oleh atmosfer tebal yang tak terduga, sekitar 100 kali lebih tebal dari atmosfer Bumi. Atmosfer ini berfungsi untuk mencegah sebagian energi matahari keluar kembali ke luar angkasa dan dengan demikian meningkatkan suhu planet secara keseluruhan.<br><br><br>2. <strong>Tepi tata surya seribu kali lebih jauh dari Pluto.<br></strong><br>Pluto adalah sebuah planet kerdil yang jauh. Namun, peneliti telah menemukan banyak objek yang mengorbit matahari yang jaraknya lebih jauh dari Pluto. Ini adalah Trans-Neptunian Objects (TNOs) atau Kuiper Belt Objects (KBOs). &nbsp;<br><br></div><div>Sabuk Kuiper, yang pertama dari dua reservoir materi komet Matahari, diperkirakan meluas hingga 50 atau 60 unit astronomi (AU, atau jarak rata-rata Bumi dari Matahari). Bagian yang lebih jauh dari tata surya, awan komet Oort yang sangat besar tapi tipis, bisa mencapai 50.000 AU dari matahari, atau sekitar setengah tahun cahaya, lebih dari 1.000 kali lebih jauh dari Pluto.<br><br></div><div><strong><br>3. Hampir semua yang ada di Bumi adalah unsur langka<br></strong><br></div><div>Komposisi unsur planet bumi sebagian besar adalah besi, oksigen, silikon, magnesium, belerang, nikel, kalsium, natrium, dan aluminium. Meskipun unsur-unsur seperti itu telah terdeteksi di lokasi-lokasi di seluruh alam semesta, mereka hanyalah unsur-unsur jejak, yang dibayangi oleh kelimpahan hidrogen dan helium yang jauh lebih besar. Jadi Bumi, sebagian besar, terdiri dari unsur-unsur langka.<br><br></div><div><strong><br>4. Jupiter memiliki lautan terbesar di planet Tata Surya<br></strong><br></div><div>Mengorbit di ruang dingin lima kali lebih jauh dari matahari daripada Bumi, Jupiter mempertahankan tingkat hidrogen dan helium yang jauh lebih tinggi saat terbentuk daripada planet kita.&nbsp; Jupiter sebagian besar adalah hidrogen dan helium. Mengingat massa planet dan komposisi kimianya, tuntutan fisika turun di bawah puncak awan dingin, tekanan naik ke titik di mana hidrogen harus berubah menjadi cair.<br><br></div><div>Sebenarnya seharusnya ada samudra planet yang dalam berisi hidrogen cair.&nbsp; Model komputer menunjukkan bahwa ini bukan hanya lautan terbesar yang diketahui di tata surya, tetapi juga dalamnya sekitar 40.000 km, kira-kira sedalam Bumi<br><br><br></div><div>5. <strong>Benda yang sangat kecil pun bisa memiliki bulan<br></strong><br></div><div>Dulu ada anggapan bahwa hanya benda sebesar planet yang dapat memiliki satelit atau bulan alami. Faktanya, keberadaan bulan, atau kemampuan sebuah planet untuk mengontrol secara gravitasi bulan di orbit, terkadang digunakan sebagai bagian dari definisi tentang apa sebenarnya planet itu.<br><br></div><div>Merkurius dan Venus tidak memiliki satelit alamk sama sekali. Mars hanya memiliki bulan-bulan kecil. Tetapi pada tahun 1993, wahana Galileo melewati asteroid selebar 20 mil Ida dan menemukan bulan selebar satu mil, Dactyl. Sejak saat itu, bulan telah ditemukan mengorbit banyak planet kecil lainnya di tata surya kita.<br><br>Sumber: TEKNO REPUBLIKA </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-02-17 03:48:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2485877947</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Luisa 6B</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2492047248</link>
         <description><![CDATA[<div><a href="https://idntimes.com/tag/Tata-surya">Tata surya</a> adalah kumpulan langit yang terdiri atas matahari dan semua objek yang mengitarinya. Objek-objek tersebut termasuk planet, satelit, dan jutaan benda langit lainnya, seperti meteor, asteroid, komet, bahkan sampah luar angkasa.</div><div>Tata surya kita menyimpan banyak fakta menarik dan misteri. Beberapa di antaranya masih belum bisa dijelaskan dengan sains. Melansir laman <em>Mental Floss</em>, berikut 12 fakta menarik tentang tata surya.&nbsp;</div><div>1. Tata surya kita hanya sebagian kecil benda langit di galaksi Bima Sakti</div><div>ilustrasi tata surya (unsplash.com/Jeremy Thomas)</div><div>Bintang tata surya kita, <a href="https://www.idntimes.com/tag/Matahari">Matahari</a>, dikelilingi oleh delapan planet dengan berbagai ukuran. Ada lebih dari 150 bulan dan jutaan meteoroid, komet, dan asteroid, serta beberapa planet kerdil.</div><div>Walaupun terdengar mengesankan, ini hanya satu dari puluhan miliar tata surya yang diperkirakan para ilmuwan dapat ditemukan di Bima Sakti.</div><div><br></div><div>2. Matahari memiliki ukuran yang sangat besar</div><div>ilustrasi matahari (unsplash.com/Braňo)</div><div>Matahari memiliki ukuran 696.340 Kilometer. Jika kamu menggabungkan massa semua benda yang ada di tata surya kita, Matahari akan mencapai lebih dari 99 persen dari massa itu. &nbsp;</div><div>3. Planet Merkurius semakin mengecil</div><div>ilustrasi Merkurius (unsplash.com/Planet Volumes)</div><div>Sama seperti <a href="https://www.idntimes.com/tag/Bumi">Bumi</a>, Merkurius mengalami aktivitas tektonik. Gambar yang diambil dari planet ini menunjukkan bahwa perubahannya berubah. Menurut informasi di laman <em>NASA</em>, planet Merkurius memiliki inti dalam padat yang dikelilingi oleh inti luar logam cair yang sedang dalam proses pendinginan.</div><div>Setiap planet yang berbatu masih dalam proses pendinginan. Saat bagian cair ini Merkurius menjadi padat, terjadi kontraksi yang menyebabkan pergeseran daratan dan membuatnya menjadi lebih kecil secara keseluruhan.</div><div>4. Balok timah di Venus akan meleleh seperti es</div><div>ilustrasi Venus (unsplash.com/Daniel Olah)</div><div>Suhu permukaan di planet Venus adalah sekitar 482 derajat Celsius. Bahkan pesawat ruang angkasa yang dikirim ke Venus tidak mampu bertahan lama di lingkungan tersebut. Pesawat Venera 13 Uni Soviet yang mendarat di Venus pada tahun 1982 hanya bertahan sekitar dua jam.</div><div>5. Batuan dari luar angkasa telah ditemukan di Bumi</div><div>ilustrasi batuan luar angkasa (unsplash.com/Raphael Wild)</div><div>Sudah banyak batuan luar angkasa yang ditemukan di Bumi. Contohnya pada tahun 1996, ahli geologi Aly Barakat menemukan batu luar angkasa di gurun Sahara. Batu itu dijuluki sebagai "batu Hypatia" dan komposisi kimianya yang unik telah dipelajari secara ekstensif.</div><div>Pada tahun 2018, para peneliti berhipotesis bahwa batu Hypatia lebih tua dari tata surya kita. Batu ini memiliki elemen kimia, seperti nikel, fosfor, karbon, besi, aluminium, dan silikon.&nbsp;</div><div>6. Bintik Merah Raksasa di Jupiter selalu berubah ukuran</div><div>ilustrasi Jupiter (unsplash.com/Planet Volumes)</div><div>Lanjutkan membaca artikel di bawah</div><div>Editor’s picks</div><ul><li><a href="https://www.idntimes.com/science/discovery/ana-widiawati-1/mengapa-ada-daerah-di-bumi-yang-terang">Mengapa Ada Daerah di Bumi yang Terang? Ini Penjelasannya</a></li><li><a href="https://www.idntimes.com/science/discovery/ana-widiawati-1/kenapa-kepiting-berjalan-menyamping">Kenapa Kepiting Berjalan Menyamping? Ini Penjelasannya</a></li><li><a href="https://www.idntimes.com/science/discovery/ana-widiawati-1/kenapa-capybara-tidak-dimakan-buaya">Kenapa Capybara Tidak Dimakan Buaya? Ternyata Ini Alasannya</a></li></ul><div>Bintik Merah Raksasa atau The Great Red Spot di Jupiter merupakan badai anti silikon yang telah ada setidaknya selama 176 tahun. Badai ini mengandung angin hingga 400 mph dan memancarkan panas pada atmosfer di atasnya hingga 1315 derajat Celcius. Bintik Merah Raksasa ini memiliki ukuran yang selalu berubah.&nbsp;</div><div><a href="https://www.idntimes.com/science/discovery/rifki-wuda-sudirman/5-misi-luar-angkasa-penting-dalam-sejarah-manusia"><strong><em>Baca Juga: 5 Misi Luar Angkasa Penting dalam Sejarah Manusia</em></strong></a></div><div>7. Sampah luar angkasa menjadi masalah besar</div><div>ilustrasi luar angkasa (unsplash.com/NASA)</div><div>Di antara meteoroid dan puing-puing yang diciptakan oleh manusia, NASA menemukan 20.000 keping sampah luar angkasa yang lebih besar dari bola yang mengelilingi Bumi. Itu merupakan sebagian dari total 500.000 potongan yang mereka lacak. Ada jutaan keping yang sangat kecil sehingga tidak mungkin dilacak.&nbsp;</div><div>8. Satu objek di tata surya kita mengorbit Matahari ke belakang</div><div>ilustrasi tata surya (unsplash.com/Guillermo Ferla)</div><div>Pada tahun 2008, para astronom menemukan sebuah objek yang mengorbit Matahari dengan kemiringan sekitar 104 derajat. Secara teknis, ini berarti objek tersebut mengorbit ke belakang. Tim yang menemukan objek tersebut memberinya nama Drac.</div><div>9. Neptunus memiliki bulan yang sangat mirip dengan Pluto</div><div>ilustrasi Neptunus (unsplash.com/NASA)</div><div>Triton merupakan salah satu objek di Sabuk Kupier yang terperangkap oleh gravitasi Neptunus dan telah mengorbit planet tersebut sejak saat itu. Ciri khas lain dari Objek angkasa ini adalah ia mengorbit Neptunus dalam arah yang berlawanan.</div><div>10. Ada jutaan asteroid di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter</div><div>ilustrasi asteroid (unsplash.com/Viktor Talashuk)</div><div>Ukuran asteroid ini bisa berkisar antara 10 meter hingga 530 kilometer. Hingga saat ini, NASA terus membuat daftar Asteroid yang berpotensi menabrak Bumi pada abad berikutnya.</div><div>11. Dua bulan Saturnus memiliki air</div><div>ilustrasi Saturnus (unsplash.com/NASA)</div><div>Bulan Saturnus, Enceladus, memiliki lautan yang terdiri dari air asin. Pada tahun 2018, para peneliti menemukan molekul yang berpotensi mengandung kehidupan. Bulan kedua Saturnus, Titan, juga terdiri memiliki air dengan bahan kimia yang mengandung karbon. Kandungan karbon ini juga menjadi indikasi potensi kehidupan.&nbsp;</div><div>12. Gunung berapi tertinggi yang kita tahu ada di Mars</div><div>ilustrasi Mars (unsplash.com/NASA)</div><div>Gunung berapi, Olympus Mons, diperkirakan setinggi 25,7 kilometer yang setara dengan tiga gunung Everest. Gunung ini terbentuk sekitar 350 juta tahun yang lalu, tapi baru meletus sekitar 2 juta tahun yang lalu.</div><div>&nbsp;</div><div>Tata surya kita menyimpan banyak fakta menarik dan misteri. Mulai dari jutaan objek yang berbagai macam hingga satelit natural yang berpotensi memiliki kehidupan. Para ahli tentunya masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta di tata surya kita.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-02-23 04:04:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2492047248</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Abigail 6B</title>
         <author>dann_yy</author>
         <link>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2499205394</link>
         <description><![CDATA[<div>Energi panas matahari membantu bumi untuk dapat melakukan banyak hal, contohnya untuk tumbuhan yang berfotosintesis. Namun energi panas yang di rasakan semakin lama mulai tak terkendali. <br><br>Di lansir dari tataruang.id, "<strong>Gas rumah kaca menghalangi sinar – sinar tersebut untuk keluar dari atmosfer</strong>. Akibatnya suhu bumi menjadi lebih hangat. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya pemanasan global atau global warming yang membuat suhu di bumi menjadi meningkat serta semakin panas."&nbsp;<br><br>Maka dari itu, bumi terancam akan semakin panas. Di harapkannya manusia dapat memperbaiki hal tersebut dan terbebas dari suhu yang terlalu panas.<br><br>Sumber: https://www.tataruang.id/2022/07/16/7-faktor-penyebab-bumi-menjadi-semakin-panas/#:~:text=Karena%20gas%20rumah%20kaca%20menghalangi,menjadi%20meningkat%20serta%20semakin%20panas.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.tataruang.id/2022/07/16/7-faktor-penyebab-bumi-menjadi-semakin-panas/#:~:text=Karena%20gas%20rumah%20kaca%20menghalangi,menjadi%20meningkat%20serta%20semakin%20panas." />
         <pubDate>2023-03-01 08:57:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2499205394</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sky 6B</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2528225828</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Tata surya kita hanya sebagian kecil benda langit di galaksi Bima Sakti<br>2. Bintang tata surya kita, <a href="https://www.idntimes.com/tag/Matahari">Matahari</a>, dikelilingi oleh delapan planet dengan berbagai ukuran. Ada lebih dari 150 bulan dan jutaan meteoroid, komet, dan asteroid, serta beberapa planet kerdil.<br>3. matahari memiliki ukuran yang sangat besar</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-03-23 04:15:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/8rqhz0ukfgw4ap1e/wish/2528225828</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
