<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>martinpunyarasa by MARTINUS GIMAN PARON MITEN</title>
      <link>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg</link>
      <description>mudahkan &amp; lancarkanlah, ya Allah</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-06-20 00:52:55 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-30 08:50:38 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543839610/8da959c4f57b11d3cf446686ebd6e73c/file.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Sakramen Baptis</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3033489898</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Pengertian Sakramen Baptis</strong></p><p><br></p><p>Sakramen Baptis merupakan tanda dan sarana yang mengungkapkan iman akan Yesus Kristus dan dengan menerimanya orang akan menjadi anggota Gereja.</p><p>&nbsp;</p><p>Menurut Injil, Yesus membaptis para murid-Nya begitupun para murid-Nya membaptis orang-orang. Pembaptisan yang diperintahkan Yesus dikaitkan dengan Allah Tri Tunggal Kudus yang Maha Esa “…pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Mat 28:19).</p><p>&nbsp;</p><p>Sakramen Baptis menjadi pintu gerbang bagi sakramen lain artinya Sakramen Baptis menjadi syarat mutlak untuk menyambut sakramen lain secara sah. Dalam Kitab Hukum Kanonik kanon 842 ps 1 disebutkan “Orang yang belum dibaptis tidak dapat diijinkan menerima sakramen-sakramen lain dengan sah”.</p><p>&nbsp;</p><p>Baptisan dikenal sebagai inisiasi Kristen yang melambangkan pembersihan dosa dan memasuki hidup baru yang berarti membangun sikap dan semangat pertobatan, meninggalkan cara hidup lama dan mengenakan hidup baru. Baptisan juga melambangkan kematian bersama Yesus. Dengan masuk ke dalam air, orang yang dibaptiskan itu dilambangkan telah mati. Saat ia keluar lagi dari air mengambarkan kebangkitannya kembali.&nbsp;&nbsp;Dengan menerima pembaptisan kita dimasukkan ke dalam misteri Kristus : kita mati, dikuburkan dan dibangkitkan bersama Dia, kita menerima roh pengangkatan menjadi putera Allah. Orang yang dibaptis mempunyai kewajiban untuk mengambil bagian dalam imamat, kenabian dan rajawi Kristus. Artinya ia ikut ambil bagian dalam korban Kristus, tugas pewartaan dan penggembalaan Kristus.</p><p>&nbsp;</p><p>Baptis memberi tanda bahwa kita menjadi milik Kristus selamanya karena memperoleh meterai kekal, tanda yang selamanya tak terhapus. Umat yang telah meninggalkan iman katoliknya dan kemudian kembali ke pangkuan Gereja Katolik tidak perlu dibaptis lagi tetapi secara pastoral perlu menyatakan tobatnya di hadapan umat beriman.</p><p>&nbsp;</p><p>Pelayan Baptis adalah Uskup, Pastor Paroki atau Vikaris Parokial dan Diakon yang ditunjuk Pastor Paroki dan sedang bertugas di Paroki tersebut.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Setiap calon baptis dapat memilih seorang bapak atau seorang ibu atau seorang laki dan perempuan sekaligus sebagai bapa/ibu baptis dengan syarat memiliki kualifikasi dan kehendak untuk berperan dan melakukan fungsi&nbsp;&nbsp;sebagai bapa/ibu baptis, telah berumur 16 tahun, telah menerima sakramen inisiasi dan berperi-hidup sebagai orang Katolik yang baik dan tidak sedang menjalani hukuman gerejawi. Bapa /ibu baptis mempunyai kewajiban agar yang dibaptis menghayati hidup kristiani dan memenuhi dengan setia kewajiban-kewajiban yang melekat pada baptis itu secara berkelanjutan sesudah pembaptisan.</p><p>&nbsp;</p><p>Orang yang dibaptis memiliki nama baptis yang diambil dari nama orang kudus yang dapat ditemukan pada Ensiklopedi Orang Kudus, Puji Syukur, Kalender Liturgi dan Kitab Suci. Tradisi ini melambangkan pembaruan hidup setelah dipersatukan dengan Yesus Kristus sebagaimana orang kudus tersebut telah membarui hidupnya dengan meneladani hidup Yesus.</p><p>&nbsp;</p><p>Pastor Paroki berhak melakukan penyelidikan kanonik kepada calon baptis untuk menentukan apakah calon baptis dapat diterima dalam proses pembelajaran.</p><p>&nbsp;</p><p>Akibat dosa asal, kita lahir di dunia dengan kehilangan kemuliaan Allah (Rm 3:23), sehingga kita tidak mungkin bersekutu dengan Allah. Yesus telah turun ke dunia untuk membawa manusia kembali ke pangkuan Allah. Yesus mengatakan bahwa seseorang harus “dilahirkan kembali dalam air dan Roh” (Yoh 3:5), yaitu di dalam Pembaptisan, di mana seseorang dilahirkan kembali secara spiritual. Oleh kelahiran baru di dalam Pembaptisan ini kita diselamatkan (lih. 1Pet 3:21), karena di dalam Pembaptisan kita dipersatukan dengan kematian Kristus untuk dibangkitkan bersama-sama dengan Dia (Rom 6:5).</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi Sakramen Pembaptisan mendatangkan dua macam berkat, yaitu penghapusan dosa dan pencurahan Roh Kudus beserta karuniaNya ke dalam jiwa kita, yang memampukan kita untuk hidup baru (Acts 2:38). Oleh Pembaptisan, kita diangkat menjadi anak-anak Allah dan digabungkan ke dalam Gereja yang menjadikan kita anggota Tubuh Kristus.</p><p><br></p><p><br></p><p><strong>Baptis Bayi/Anak, Baptis Dewasa &amp; Penerimaan Resmi</strong></p><p><br></p><p>Penerimaan baptis dapat dikategorikan dalam Baptis Dewasa, Baptis Bayi/Anak dan Penerimaan Resmi.</p><p>&nbsp;</p><ol><li><p>Baptis dewasa adalah baptisan yang diberikan kepada yang sudah berusia genap 7 (tujuh) tahun dan yang sudah dapat menggunakan akal budi secara cukup. Umumnya baptis dewasa dilaksanakan bagi calon baptis (katekumen) yang telah menjalani hidup menggereja (Prakatekumenat) selama 6 (enam) bulan dan menjalani pembelajaran katekese (Katekumenat) selama 6 (enam) bulan. Diharapkan juga dilakukan masa pendalaman iman lanjutan bagi baptisan baru (Mistagogi).</p></li></ol><p>&nbsp;</p><ol start="2"><li><p>Baptis bayi/anak adalah baptisan yang diberikan kepada yang belum berusia genap 7 (tujuh) tahun atau yang belum dapat menggunakan akal budi secara cukup meskipun sudah melebihi&nbsp;&nbsp;7 (tujuh) tahun. Dalam hal ini yang diberi pelajaran adalah orang tua dan wali baptis mengenai makna sakramen baptis dan hak serta kewajiban yang melekat pada baptis. Orang tua juga dianjurkan untuk mengaku dosa sebelum perayaan pembaptisan anaknya.</p></li></ol><p>&nbsp;</p><ol start="3"><li><p>Penerimaan resmi dilaksanakan bagi mereka yang baptisannya dilakukan di Gereja Kristen (anggota PGI)&nbsp;&nbsp;yang dinyatakan sah oleh Gereja Katolik. Secara kriteria sah tidaknya baptis Kristen non-katolik berlaku material baptis (pencurahan dengan air) dan forma (rumus trinitas) yang dapat diteliti antara lain dalam surat baptisnya. Masa pembelajaran mengikuti masa pembelajaran baptis dewasa.</p></li></ol><p>&nbsp;</p><p>Persyaratan administrasi calon baptis antara lain :</p><p>&nbsp;</p><ol><li><p>Baptis dewasa : akta kelahiran, surat pernyataan bermeterai ingin menjadi penganut Katolik tanpa paksaan, surat baptis calon bapa/ibu baptis</p></li><li><p>Baptis bayi/anak : akta kelahiran, surat baptis orang tua (jika Katolik), surat baptis calon bapa/ibu baptis</p></li><li><p>Penerimaan resmi : akta kelahiran, surat baptis gereja asal</p></li></ol><p>&nbsp;</p><p><br></p><p><strong>Dasar kitab suci:</strong></p><p><br></p><ol><li><p>Telah Diramalkan Dalam Kitab Perjanjian Lama Yeh36:25 ; 1Pet3:20-21</p></li><li><p>Yohanes Pembabtis mempersiapkan ‘jalan’ Mrk1:4 ; 8 ; Kis1:5 ; Kis11:16 ; Kis19:4</p></li><li><p>Dilanjutkan oleh Para Rasul Yoh4:2</p></li><li><p>Di Dalam Nama Kristus Kis2:38 ; Kis8:16 ; Kis10:48 ; Kis19:5 ; Why14:1 ; Why22:4</p></li><li><p>Di Dalam Nama Trinitas Mat28:19</p></li><li><p>Untuk Semua Manusia Mat28:19 ; Mrk16:15-16 ; Luk24:47 ; Kis2:38</p></li><li><p>Dibaptis ke Dalam Kristus 1Kor12:13 ; Gal3:27</p></li><li><p>Dibaptis Dalam Kematian-Nya Rom6:3</p></li><li><p>Dibaptis Untuk Memperoleh Hidup Yang Baru Rom6:4 ; Tit3:5</p></li><li><p>Dibaptis Dengan Air dan Roh Kudus Yoh3:5 ; Ef5:26 ; Tit3:5</p></li><li><p>Hanya Ada Satu Baptisan Ef4:5</p></li><li><p>Mengapa Pembaptisan Sangat Perlu Mrk16:16 ; Yoh3:5</p></li><li><p>Untuk Penebusan / Pengampunan Kita 1Yoh5:6</p></li><li><p>Yang Menyucikan 1Kor6:11 ; Ef5:26</p></li><li><p>Yang Membenarkan 1Kor6:11</p></li><li><p>Kepastian Akan Kebangkitan Kita Rom6:3-5 ; 1Kor15:29</p></li><li><p>Pemberian Cuma-Cuma Dari Tuhan Tit3:5</p></li><li><p>Menghapuskan Dosa 1Pet3:21 ; Kis2:38 ; Kis22:16</p></li></ol><p>&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543839610/f994ec898ce308d8aaad5c7aa6051d9d/photo1718887075.jpeg" />
         <pubDate>2024-06-20 12:42:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3033489898</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sakramen Komuni Pertama</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3046181068</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-05 08:43:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3046181068</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sakramen-Sakramen Dalam Gereja Katolik</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3046181838</link>
         <description><![CDATA[<p>Kata sakramen berasal dari bahasa Latin Sacramentum, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan yang kudus atau yang ilahi. Sakramen juga berarti tanda keselamatan Allah yang diberikan kepada Manusia“Untuk mengkuduskan manusia, membangun Tubuh Kristus dan akhirnya mempersembahkan ibadat kepada Allah”(SC 59).Karena Sakramen sebagai tanda dan sarana keselamatan, maka menerima dan memahami sakramen hendaknya ditempatkan dalam kerangka iman dan didasarkan kepada iman. Sakramen biasanya diungkapkan dengan kata-kata dan tindakan. Maka sakramen dalam Gereja Katolik mengandung 2 (dua) unsur hakiki yaitu :Forma artinya kata-kata yang menjelaskan peristiwa ilahiMateria artinya barang atau tindakan tertentu yang kelihatan. Ketujuh sakramen (Pembaptisan, Tobat, Penguatan, Komuni Pertama, Perkawinan, Imamat, dan Pengurapan Orang Sakit) merupakan tanda yang menyampaikan rahmat dan kasih Tuhan secara nyata. Hal ini merupakan pemenuhan janji Kristus yang tidak akan pernah meninggalkan kita sebagai yatim piatu (Yoh 14:18). Melalui sakramen tersebut, Allah mengirimkan Roh Kudus-Nya untuk menyembuhkan, memberi makan dan menguatkan kita.Keberadaan sakramen sebenarnya telah diperkenalkan sejak zaman Perjanjian Lama, tetapi pada saat itu hanya merupakan simbol saja -seperti sunat dan perjamuan Paskah (pembebasan Israel dari Mesir)- dan bukan sebagai tanda yang menyampaikan rahmat Tuhan. Kemudian Kristus datang, bukan untuk menghapuskan Perjanjian Lama melainkan untuk menggenapinya. Maka Kristus tidak menghapuskan simbol-simbol itu tetapi menyempurnakannya, dengan menjadikan simbol sebagai tanda ilahi. Sunat disempurnakan menjadi Pembaptisan, dan perjamuan Paskah menjadi Ekaristi. Dengan demikian, sakramen bukan hanya sekedar simbol semata, tapi menjadi tanda yang sungguh menyampaikan rahmat Tuhan.Di sini kita melihat bagaimana Allah tidak menganggap benda- benda lahiriah sebagai sesuatu yang buruk, sebab di akhir penciptaan Allah melihat semuanya itu baik (Gen 1:31). Bukti lain adalah Kristus sendiri mengambil rupa tubuh manusia (yang termasuk ‘benda’ hidup) sewaktu dilahirkan ke dunia (lih. Ibr 10:5) Kita dapat melihat pula bahwa di dalam hidupNya, Yesus menyembuhkan, memberi makan dan menguatkan orang-orang dengan menggunakan perantaraan benda-benda, seperti tanah sewaktu menyembuhkan orang buta (Yoh 9:1-7); air sewaktu mengubahnya menjadi anggur di Kana (Yoh 2:1-11), roti dan ikan dalam mukjizat pergandaan untuk memberi makan 5000 orang (Yoh 6:5-13), dan roti dan anggur yang diubah menjadi Tubuh dan DarahNya di dalam Ekaristi (Mat 26:26-28). Jika Yesus mau, tentu Ia dapat melakukan mujizat secara langsung, tetapi Ia memilih untuk menggunakan benda- benda tersebut sebagai perantara. Janganlah kita lupa bahwa Ia adalah Tuhan dari segala sesuatu, dan karenanya Ia bebas menentukan seturut kehendak dan kebijaksanaan-Nya untuk menyampaikan rahmatNya kepada kita.   </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543839610/44c78e59a80d2110003e19f67867c8d6/photo1720169202.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-05 08:44:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3046181838</guid>
      </item>
      <item>
         <title>&quot;Awali setiap aktivitas dengan berPIKIR BENAR, ben ora na na nu nu.&quot;

</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3180819522</link>
         <description><![CDATA[<p>#kamupastibisasukses #kaj #dekenat #paroki #gereja #gerejakatolik #sekretariat #kerja #cepattepattuntas #wiraswasta #markusmobil #markusmusik #aransemen #syairdanlagu #ciptalagu #musik #liturgi #penyuluhagamakatolik #katekese #pendidikanagamakatolik #pendidikan #gojek #CeritakuBersamaGoTo #RacunShoppee #martinpunyarasa #ristiwedhokdhewe #sakticakrawalamelintas #abassultanmuda</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543839610/63cdaeefdd032deeed9ec8956f26aaea/_martinpunyarasa.mp4" />
         <pubDate>2024-10-22 04:03:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3180819522</guid>
      </item>
      <item>
         <title>&quot;BAIK belum tentu BENAR, BENAR sudah pasti BAIK.&quot;</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3183080975</link>
         <description><![CDATA[<p>#kamupastibisasukses #kaj #dekenat #paroki #gereja #gerejakatolik #sekretariat #kerja #cepattepattuntas #wiraswasta #markusmobil #markusmusik #aransemen #syairdanlagu #ciptalagu #musik #liturgi #penyuluhagamakatolik #katekese #pendidikanagamakatolik #pendidikan #gojek #CeritakuBersamaGoTo #RacunShoppee #martinpunyarasa #ristiwedhokdhewe #sakticakrawalamelintas #abassultanmuda</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543839610/dd6be7f8b2d5cc3022c086e798caa5bc/BAIK_belum_tentu_BENAR__BENAR_sudah_pasti_BAIK.mp4" />
         <pubDate>2024-10-23 05:51:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3183080975</guid>
      </item>
      <item>
         <title>&quot;PELAYANAN hanya akan menghadirkan BERKAT, bukan POPULARITAS.&quot;</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3194108953</link>
         <description><![CDATA[<p>#kamupastibisasukses #ketrampilan #motivasi #kehidupan #pengobatan #kesehatan #kuliner #yukbelajar #teknik #fotografi #las #listrik #komputer #multimedia #gambar #3d #bahasainggris #excel #word #ppt #kaj #dekenat #paroki #gereja #gerejakatolik #sekretariat #stmikael #kerja #cepattepattuntas #wiraswasta #markusmobil #markusmusik #aransemen #syairdanlagu #ciptalagu #musik #liturgi #penyuluhagamakatolik #depag #kotabekasi #stbartolomeus #katekese #pendidikanagamakatolik #stradabw #sd #smp #smkhatawana #smk #tenagapendidik #pendidikan #gojek #CeritakuBersamaGoTo #RacunShoppee #martinpunyarasa #ristiwedhokdhewe #sakticakrawalamelintas #abassultanmuda</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543839610/0bc821e34beaeb2e17212823c91d48f9/PELAYANAN_hanya_akan_menghadirkan_BERKAT__bukan_POPULARITAS.mp4" />
         <pubDate>2024-10-30 08:50:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mgoen84/8brnxtu24084a6xg/wish/3194108953</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
