<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Fakta Pangan by Ell Admaja</title>
      <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-03-28 06:27:18 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-03-14 10:02:05 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Sumber Pangan di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360820376</link>
         <description><![CDATA[<div>Indonesia merupakan salah satu negara yang menggantungkan kondisi pangannya pada pertanian atau aglikultur. Serealia adalah salah satu jenis tanaman yang paling sering di konsumsi oleh masyarakat di Indonesia,&nbsp;tanaman seralia yang paling sering dikonsumsi adalah padi, di sini, saya akan menjelaskan beberapa serealia lain sebagai sumber pangan di Indonesia</div>]]></description>
         <pubDate>2021-03-28 06:34:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360820376</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jagung</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360837769</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1085373503/133b226b538ef77aae12975eec192650/corn.jpg" />
         <pubDate>2021-03-28 06:51:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360837769</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360843116</link>
         <description><![CDATA[<div>Jagung (<em>Zea mays) </em>adalah bahan pangan yang paling banyak didistribusikan di dunia. Jagung banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahan baku industri, dan juga bahan pengolahan makanan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 06:56:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360843116</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gandum</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360853083</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1085373503/a171da7f7f8f35edaa2c0f0f2b17cf83/wheat.jpg" />
         <pubDate>2021-03-28 07:05:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360853083</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360858675</link>
         <description><![CDATA[<div>Gandum (<em>Tricium aestivum)&nbsp;</em>merupakan penyedia makanan pokok bagi lebih dari sepertiga populasi di bumi. Hal ini dikarenakan gandum memiliki tingkat nutrisi yang tinggi. Dari seluruh kandungan gizinya terdaoat 70% karbohidrat serta 13% protein.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 07:10:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360858675</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TIngkat kebutuhan Gandum di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360867204</link>
         <description><![CDATA[<div>Gandum merupakan bahan baku produksi tepung terigu. Pada tahun 2018, tercatat bahwa masyarakat Indonesia mengkonsumsi&nbsp; 11,3 Juta ton tepung terigu. Salah satu penyebab tingginya konsumsi tepung terigu adalah tepung terigu merupakan salah satu bahan baku produksi mie Instan. Di mana, Indonesia merupakan negara dengan konsumsi mie Instan terbanyak kedua setelah Cina.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 07:18:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360867204</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kondisi Budidaya Gandum di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360876434</link>
         <description><![CDATA[<div>Tingginya tingkat konsumsi gandum di Indonesia tidak dibarengi dengan tingkat budidaya gandum di Indonesia. Tingkat budidaya gandum di Indonesia masih sangat rendah. Hal ini dikarenakan masih banyaknya anggapan bahwa gandum tidak bisa ditanam dengan baik di Indonesia karena gandum merupakan tanaman sub-tropis. Padahal, pada tahun 2003, tercatat bahwa di daerah Lembang, Jawa Barat yang memiliki ketinggian 1100 mdpl menghasilkan gandum hingga mencapai 3,34 ton/ha. kemudian di daerah Cangar, Jawa Timur pada musim kemarau di tahun 2000 yang memiliki ketinggian 1700 mdpl mampu menghasilkan gandum hingga mencapai 3,5 - 4 ton/ha.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 07:26:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360876434</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lalu, kenapa tingkat budidaya gandum di Indonesia rendah??</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360885465</link>
         <description><![CDATA[<div>Ada beberapa faktor yang memengaruhi selain anggapan masyarakat tentang gandum yang tidak dapat ditanam di Indonesia. Faktor faktor tersebut antara lain,&nbsp;</div><ul><li><strong>kurangnya lahan di dataran tinggi yang bisa digunakan untuk menanam gandum.</strong></li></ul><div>Hal ini dikarenakan, lahan lahan di dataran tinggi kebanyakan sudah ditanami oleh tanaman holtikultura (tanaman perkebunan) yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. Budidaya di dataran rendah masih sulit untuk dilakukan dikarenakan suhu yang tinggi dapat memengaruhi hasil panen.&nbsp;</div><ul><li><strong>Tarif bea impor gandum yang sangat rendah</strong></li></ul><div>Di tahun 2020 pemerintah menetapkan tarif pajak impor gandum yang sangat rendah yaitu hanya 5% saja. Tarif pajak ini merupakan salah satu yang paling rendah di dunia. Bahkan, pada tahun 2008, pemerintah sempat membebaskan pajak pada impor gandum. Hal ini menyebabkan para produsen yang membutuhkan bahan baku gandum akan lebih memilih mengimpor gandum ketimbang membelinya dari petani lokal karena haganya yang lebih terjangkau. Dengan begini, hal tersebut menyebabkan Indonesia terlalu menggantungkan kebutuhan gandumnya pada negara lain, bahkan pada tahun 2010 Indonesia melakukan impor gandum hingga mencapai angka 4,5 juta ton.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 07:35:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360885465</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesimpulan &amp; refleksi pribadi</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360911233</link>
         <description><![CDATA[<div>Gandum merupakan salah satu bahan pangan dengan tingkat konsumsi yang besar di Indonesia. Tingkat konsumsi yang tinggi ini tidak dibarengi dengan tingkat budidaya yang tinggi pula. Hal tersebut dikarenakan kurangnya lahan&nbsp;untuk penanaman gandum dan juga rendahnya tarif pajak impor gandum sehingga tingkat impor gandum Indonesia sangatlah besar. Pendapat yang bisa saya berikan adalah, pemerintah seharusnya meningkatkan tarif pajak impor gandum agar para pengusaha yang membutuhkan gandum tidak terlalu banyak mengimpor gandum dan beralih ke gandum lokal. Selain itu, mungkin kita bisa mulai mencoba menanam gandum di dataran rendah karena tercatat pada tahun 2009, Balitsereal pernah melakukan percobaan penanaman gandum di Merauke dengan ketinggian hanya 15 mdpl dan menghasilkan 2,37 ton/ha. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa beberapa varietas gandum bisa ditanam di dataran rendah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 07:59:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360911233</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konsumsi jagung di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360938540</link>
         <description><![CDATA[<div>Di indonesia, jagung sangat sering dikonsumsi baik untuk pakan ternak maupun pangan manusia. Jagung jagung yang sering di konsumsi di Indonesia antara lain :&nbsp;</div><ul><li><strong>Jagung Putih</strong></li></ul><div>Jagung putih ini merupakan jagung yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Jagung putih ini bisa diolah menjadi beras jagung serta tepung maizena sebagai pengganti dari beras dan tepung terigu. Selain itu, dalam komoditas jagung putih terdapat jagung pulut yang biasa dikonsumsi dengan cara direbus serta diolah menjadi jagung bakar<br><br></div><ul><li><strong>Jagung Kuning</strong></li></ul><div>Di Jawa Timur Jagung Kuning diolah menjadi keripik jagung dengan harga yang dapat bersaing dengan kripik singkong maupun kripik ketela</div>]]></description>
         <pubDate>2021-03-28 08:24:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360938540</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kandungan nutrisi pada jagung yang kita makan</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360958562</link>
         <description><![CDATA[<div>Jagung yang kita makan mengandung beberapa zat gizi seperti Vitamin A, Kadar Amilosa dan Amilopektin yang tinggi. Amilosa dan Amilopektin di sini merupakan zat utama penyusun pati. Selain itu, jagung juga memiliki protein dengan jumlah yang tinggi. Tetapi, protein yang dimiliki jagung tidak mengandung naisin atau vitamin B yang larut dalam air dengan jumlah yang cukup. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 08:40:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1360958562</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Budidaya jagung di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361005806</link>
         <description><![CDATA[<div>TIngkat budidaya jagung di Indonesia bisa dikatakan sangat baik. Pada tahun 2018, hasil panen jagung mencapai 30 juta ton Pipilan Kering (PK). Hasil panen ini melebihi kebutuhan jagung nasional yaitu 15,5 juta ton PK yang terdiri dari pakan ternak (7,76 juta ton), peternak mandiri(2,52 juta ton), benih (120 ribu ton), dan industri pangan (4,76 juta ton). Hasil panen jagung yang tersisa bahkan bisa diekspor ke negara Malaysia dan Filipina. Kemudian, pada Oktober 2019 - September 2020, luas tanah yang ditanami jagung sebesar 5,5 juta ha. Kemudian dari 5,5 juta ha tadi, 5,16 juta ha jagung berhasil dipanen.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 09:19:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361005806</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Beberapa provinsi dengan produksi jagung terbesar</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361029014</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><strong>Jawa Timur</strong></li></ul><div>Di tahun 2020 provinsi jawa timur, menghasilkan jagung hingga mencapai 5,37 juta ton</div><ul><li><strong>Jawa Tengah&nbsp;</strong></li></ul><div>Di tahun 2020 Provinsi Jawa Tengah menghasilkan 3,18 juta ton jagung</div><ul><li><strong>Lampung</strong></li></ul><div>Pada tahun yang sama Lampung menghasilkan 2,83 juta ton jagung</div><ul><li><strong>Sumatra Utara</strong></li></ul><div>Di tahun yang sama pula, Provinsi Sumatra utara menghasilkan 1,83 juta ton jagung</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 09:38:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361029014</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesimpulan</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361054067</link>
         <description><![CDATA[<div>Jagung merupakan salah satu tanaman serealia dengan hasil panen yang sangat besar. Hasil panen jagung di Indonesia tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan jagung nasional tetapi juga bisa menjadi salah satu komoditi ekspor Indonesia. Masyarakat di Indonesia pun banyak yang memanfaatkan jagung sebagai pakan ternak dan juga bahan pengolahan pangan seperti tepung maizena, keripik jagung, jagung rebus, dan lain lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 09:58:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361054067</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kedelai</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361061174</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1085373503/c27317dd9fe2c873b372d0c577b2582a/soy.jpg" />
         <pubDate>2021-03-28 10:03:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361061174</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361129836</link>
         <description><![CDATA[<div>Kedelai (<em>Glycine max)</em> adalah salah satu tanaman kacang kacangan yang merupakan salah satu sumber protein terkaya dan termurah. Banyak ahli botani yang percaya bahwa kedelai mulai dibudidayakan pertama kali sejak 7000 BC di CIna bagian tengah&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 11:04:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361129836</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konsumsi kedelai di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361148174</link>
         <description><![CDATA[<div>Karena kedelai merupakan salah satu sumber dari protein nabati, kedelai cukup banyak dikonsumsi termasuk di Indonesia. Konsumsi kedelai di Indonesia terus meningkat, dari tahun 2005 - 2020, pada rentang tahun tersebut konsumsi kedelai di Indonesia mengalami peningkatan dari&nbsp; 1,84 juta ton menjadi 2,64 juta ton (rata rata peningkatan yaitu 2,44% per tahun). Peningkatan konsumsi ini juga dipengaruhi oleh peningkatan penduduk yang ada di Indonesia di mana&nbsp; mengalami pertumbuhan kira kira&nbsp; 1,4% per tahun. Konsumsi kedelai ini paling banyak diolah dalam bentuk tahu, tempe, kecap, tauco, dan susu kedelai.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 11:21:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361148174</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Produksi Kedelai di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361167772</link>
         <description><![CDATA[<div>Tingkat produksi kedelai di Indonesia mengalami peningkatan dari 0,72 juta ton/ha pada tahun 1970 menjadi 1,11 juta ton/ha pada 1990 kemudian menjadi 1,23 juta ton/ha pada tahun 2000, dan menjadi 1,28 juta ton/ha pada tahun 2004. Tetapi pada tahun 2005, terjadi penurunan hasil produksi yang tajam yaitu hasil produksi menjadi&nbsp; hanya 0,81 juta ton/ha tren penurunan ini terus terjadi hingga saat ini.&nbsp; Turunnya hasil produksi ini diakibatkan karena penurunan lahan yang dapat dijadikan sebagai tempat budidaya kedelai</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 11:40:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361167772</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dampak dari penurunan produksi kedelai</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361186297</link>
         <description><![CDATA[<div>Jumlah produksi kedelai yang terus menurun mengakibatkan kebutuhan konsumsi kedelai di Indonesia yang terus meningkat tidak bisa dipenuhi. Sehingga hal itu mengharuskan Indonesia untuk melakukan impor kedelai. Pada tahun 2002 jumlah impor kedelai di Indonesia mencapai 1,37 juta ton. Bahkan pada tahun 2002 - 2004 tingkat impor mencapai 63,94% dari total kebutuhan kedelai di Indonesia. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 11:59:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361186297</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesimpulan dan refleksi pribadi </title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361241175</link>
         <description><![CDATA[<div>Produksi kedelai di Indonesia sempat mengalami kenaikan bahkan hingga mencapai surplus. tetapi, kemudian mulai dari 2005 hingga sekarang mengalami penurunan hasil produksi yang tajam. Hal ini mengharuskan pemerintah melakukan impor untuk bisa memenuhi kebutuhan kedelai. Mengingat kedelai merupakan salah satu penghasil protein nabati terbesar dan banyak dikonsumsi di Indonesia, kita harus membuat hasil produksi kedelai surplus kembali. Salah satu caranya adalah dengan menambah lahan tanam serta mengembangkan penelitian untuk menyilangkan genotipe dari beberapa jenis kedelai untuk menghasilkan kedelai yang memiliki sifat yang jauh lebih baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 12:38:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361241175</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sumber Pangan Alternatif di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361300150</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 13:21:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361300150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sorgum</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361321636</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1085373503/4bb6db4b671fad9b2538b3461684b964/sorgum.jpg" />
         <pubDate>2021-03-28 13:35:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361321636</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361325366</link>
         <description><![CDATA[<div>Sorgum merupakan tanaman rumput rumptan yang berasal dari Afrika dan sekarang sudah tersebar luas ke seluruh penjuru dunia</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 13:37:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361325366</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelebihan Sorgum </title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361332184</link>
         <description><![CDATA[<div>Sorgum dapat bertahan hidup pada kondisi kering. Hal ini disebabkan karena pada endodermis akar sorgum terdapat silica yang dapat mencegah kerusakan akar dan akar sorgum juga bisa menyerap air dengan jumlah yang banyak karena akarnya terletak cukup dalam di bawah tanah. Sorgum juga menghasilkan biomassa dengan jumlah yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan organik serta pakan untuk hewan ternak. Selain itu, sorgum juga memiliki kandungan lemak dan protein yang lebih tinggi ketimbang jagung. Sorgum juga mengandung niasin, thiamin, vitamin B6, juga zat besi, dan mangan. Selain itu, biji sorgum juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuat etanol.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 13:42:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361332184</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konsumsi Sorgum di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361343336</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebenarnya sejak dahulu, beberapa daerah di Indonesia sudah mengkonsumsi sorgum sebagai bahan pokok. Daerah daerah tersebut adalah Nusa Tenggara Timur, Demak, dan Selayar.&nbsp;Bahkan, petani petani di Jawa, NTT, dan NTB sudah tak asing lagi dengan tanaman Sorgum. Para petani di Jawa mengenal sorgum dengan sebutan Cantel</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 13:49:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361343336</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Budidaya Sorgum</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361362344</link>
         <description><![CDATA[<div>Budidaya sorgum cukup mudah dilakukan karena ia bisa bertaha pada kondisi kekeringan serta tempat yang minim zat hara. Bahkan sorgum bisa hidup di daerah pantai yang memiliki kandungangaram yang tinggi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 14:02:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361362344</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesimpulan dan refleksi pribadi</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361366590</link>
         <description><![CDATA[<div>Sorgum adalah salah satu serealia yang bisa digunakan sebagai alternatif bahan pangan. Sorgum juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan serta ia bisa bertahan di tempat kering. Dengan begitu, sebaiknya di Indonesia mulai membudidayakan sorgum sebagai bahan pangan mengingat banyaknya manfaat yang dikandung serta cara budidaya yang tidak terlalu sulit.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 14:05:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361366590</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Millet (jewawut)</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361373801</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1085373503/1f22e8b936c08e9bcf829c932c4ffbfa/millet.jpg" />
         <pubDate>2021-03-28 14:09:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361373801</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361413545</link>
         <description><![CDATA[<div>Millet merupakan tanaman serealia yang mampu bertahan di kondisi kering. Millet diperkirakan pertama kali ditanam di Asia 4000 tahun lalu. Millet juga merupakan tanaman biji bijian utama di Eropa pada masa pertengahan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 14:36:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361413545</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konsumsi Millet di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361419122</link>
         <description><![CDATA[<div>Masih banyak orang di Indonesia yang hanya mengenal Millet sebagai pakan burung, mereka belum mengetahui mengenai pemanfaatan Millet sebagai bahan pangan manusia. Padahal, berdasarkan penelitian dari Universitas Sumatra Utara, Millet memiliki kandungan asam glutamat yang dapat memberi tambahan rasa pada makanan. Namun, di Jawa TImur, Millet sudah digunakan sebagai bahan bubur, mie, dan kue kering</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 14:39:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361419122</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelebihan Millet</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361433859</link>
         <description><![CDATA[<div>Millet mengandung banyak senyawa yang penting bagi tubuh seperti vitamin B, serat (1,4 % dari seluruh zat yang dikandung), protein (10,7%), dan antioksidan. Millet juga memiliki kandungan karbohidrat yang sama dengan nasi, bahkan melebihi kandungan karbohidrat pada jagung. Selain itu, Millet juga bisa dimanfaatkan dalam pembuatan mie karena mengandung gluten yang memiliki sifat elastis dan kedap udara sehingga tidak mudah putus saat pencetakan mie.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 14:49:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361433859</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Produksi Millet di Indonesia</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361447010</link>
         <description><![CDATA[<div>Milet merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan di Sulawesi Barat, Pulau Buru, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Tengah. Karena Millet merupakan tanaman yang dapat tumbuh dalam kondisi kekeringan, masyarakat Indonesia banyak yang menanamnya di masa kemarau. Bahkan, diperkirakan di tanah marginal (terdiri dari batuan sedimen yang asam) Indonesia mampu menghasilkan hingga 4 ton/ha Millet, di mana tanah marginal ini jarang bisa ditumbuhi tanaman lain. Namun sayangnya, Millet hanya dibudidayakan saat ada krisis ekonomi, ketika keadaan mulai membalik, masyarakat akan meninggalkan Millet&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 14:58:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361447010</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesimpulan</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361474817</link>
         <description><![CDATA[<div>Millet merupakan tanaman serealia yang mampu tumbuh di wilayah yang kering dan di lahan marginal. Sehingga, Millet bisa sangat mudah untuk dibudidayakan di Indonesia. Millet juga memiliki kandungan gizi seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin B, serta antioksidan. Namun belum banyak masyarakat yang mengetahui manfaat Millet sebagai bahan pangan. Banyak masyarakat pula yang hanya membudidayakan Millet pada masa krisis ekonomi. Oleh karena itu, sebaiknya budidaya Millet ditingkatkan sehingga Millet bisa semakin dimanfaatkan sebagai bahan pangan, selain itu, masyarakat masyarakat yang belum mengetahui manfaat Millet sebagai bahan pangan juga harus diberi edukasi mengenai cara pengolehan Millet sebagai bahan pangan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 15:15:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361474817</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Referensi</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361482553</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 15:19:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361482553</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sumber Informasi :</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361483288</link>
         <description><![CDATA[<ul><li>Adaptabilitas Genotipe Gandum Introduksi di Dataran Rendah (<a href="https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/bulagron/article/view/6260/4815">jurnal.ipb.ac.id/index.php/bulagron/article/view/6260/4815</a>)</li><li><h1>Kebijakan Tarif Bea Masuk Impor Gandum untuk Mendukung Ketahanan Pangan Indonesia (<a href="http://seafast.ipb.ac.id/kebijakan-tarif-bea-masuk-impor-gandum-untuk-mendukung-ketahanan-pangan-indonesia/#:~:text=Konsumsi%20produk%20berbahan%20baku%20gandum,produk%20mi%20dan%20roti%2Drotian.">seafast.ipb.ac.id/kebijakan-tarif-bea-masuk-impor-gandum-untuk-mendukung-ketahanan-pangan-indonesia</a>)</h1></li><li><a href="https://www.britannica.com/plant/corn-plant">britannica.com/plant/corn-plant</a></li><li>Kementan Pastikan Produksi Jagung Nasional Surplus (<a href="https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&amp;act=view&amp;id=3395">pertanian.go.id/home/?show=news&amp;act=view&amp;id=3395</a>)</li><li>Inilah 10 Provinsi Produsen Jagung Terbesar Indonesia (<a href="https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&amp;act=view&amp;id=3395">pertanian.go.id/home/?show=news&amp;act=view&amp;id=3395</a>)</li><li>PENINGKATAN PERAN PENELITIAN TANAMAN SEREALIA MENUJU PANGAN MANDIRI (<a href="http://balitsereal.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/12/20pm13.pdf">balitsereal.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/12/20pm13.pdf</a>)&nbsp;</li><li><a href="https://www.britannica.com/plant/soybean">britannica.com/plant/soybean</a></li><li>&nbsp;Ekonomi Kedelai di Indonesia (<a href="http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/03/dele_1.tahlim-1.pdf">balitkabi.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/03/dele_1.tahlim-1.pdf</a>)</li><li>&nbsp;Areal Pertanaman dan Sistem Produksi Kedelai di Indonesia (<a href="http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/03/dele_5.subandi-1.pdf">balitkabi.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/03/dele_5.subandi-1.pdf</a>)</li><li><a href="https://www.britannica.com/plant/millet-plant">britannica.com/plant/millet-plant</a></li><li><h1>Jewawut Kaya Kandungan Nutrisi (<a href="https://www.litbang.pertanian.go.id/info-teknologi/2823/#:~:text=Jewawut%20merupakan%20tanaman%20pangan%20sejenis,Tenggara%20Timur%2C%20dan%20Jawa%20Tengah.">www.litbang.pertanian.go.id/info-teknologi/2823</a>)</h1></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 15:20:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361483288</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sumber gambar</title>
         <author>elladmaja</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361511011</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><a href="https://i.pinimg.com/564x/cb/1a/c2/cb1ac2fd1a0b2f0020dff02c08c0bc75.jpg">Millet</a></li><li><a href="https://i.pinimg.com/564x/75/78/85/7578851c60627c92499d343bf9e15a6c.jpg">Sorgum</a></li><li><a href="https://i.pinimg.com/564x/2c/ed/11/2ced118986bc16c1821ce005a1502d3a.jpg">Kedelai</a></li><li><a href="https://i.pinimg.com/564x/ca/ab/9c/caab9cc3e95f5ea2ec5faa7d6f56a2a9.jpg">Gandum</a></li><li><a href="https://i.pinimg.com/564x/96/e1/bf/96e1bff79bb2ca11fd88c0247d6457d1.jpg">Jagung</a></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-28 15:37:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1361511011</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cool!</title>
         <author>adidee</author>
         <link>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1367244251</link>
         <description><![CDATA[<div>Suka cara penyajian kliping kamu!</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-03-30 08:52:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/elladmaja/88ise724upk9714k/wish/1367244251</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
