<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Otobiografi by Riska Damayanti</title>
      <link>https://padlet.com/riskadamayanti_/851xyswazyba4jey</link>
      <description>Riska Damayanti</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-11-02 03:35:06 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-11-05 13:06:57 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2197215023/deeec59503ec41a6d9a765ffe3e00e03/IMG_20220316_204303_425.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Otobiografi</title>
         <author>riskadamayanti_</author>
         <link>https://padlet.com/riskadamayanti_/851xyswazyba4jey/wish/2773240052</link>
         <description><![CDATA[<p>Riska Damayanti. Putri kedua dari pasangan suami istri Kurnadi dan Sunengsih yang lahir pada 21 Desember 2002. Mungkin nama yang sedikit pasaran, dulu orangtuaku pernah bertemu dengan anak kecil yang bernama Riska ia cantik, aktif, dan sangat ceria. Jika suatu saat punya anak perempuan ingin dinamai Riska karena ingin anaknya seperti anak kecil yang pernah ditemuinya dulu, begitu penjelasan orangtuaku. Damayanti sendiri itu nama panjang yang disarankan oleh bidan tempat dulu aku dilahirkan, hehe lucu yaa.</p><p>Waktu kecil aku tidak tamat sekolah TK, bukan karena aku malas tapi aku cepat merasa bosan ketika di sekolah. Tempat dan ruang lingkup bermain yang tidak terlalu luas dan teman-teman yang sedikit. Dulu aku juga masih sedikit manja yang ketika sekolah tidak mau ditinggalkan oleh mamaku, jadi memutuskan untuk tidak dilanjutkan.</p><p>Meski tidak tamat sekolah TK, alhamdulillah aku tidak terlalu kesulitan untuk mengikuti pembelajaran ketika di SD. Karena aku merasa senang dapat teman yang lebih banyak lagi, bisa bermain dengan kakak kelas dan juga bermain permainan yang lebih seru. Aku sekolah di SDN Ciniru, iyaa di desa tempat tinggalku. Bisa dibilang SD adalah masa kegemilanganku, setiap tahun aku dipercaya untuk mengikuti berbagai jenis perlombaan mewakili sekolah. Lomba CALISTUNG, Lomba Baca Tulis Puisi, Lomba Pidato, Lomba Baca Tulis Aksara Sunda, Lomba MIPA, bahkan sampai Lomba Atletik.</p><p>Setelah lulus SD aku melanjutkan sekolah ke SMPN 1 Jalaksana, di sini aku bertemu dengan teman-teman yang lebih asyik lagi bahkan kami masih berteman hingga sekarang dan tentunya kami saling menyayangi. Masa yang terasa sangat cepat dilalui. Tak terasa masa itu telah berlalu, aku melanjutkan sekolah ke SMAN 1 Jalaksana. Aku tidak terlalu merasakan masa-masa SMA karena wabah pandemi yang mengharuskan kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring.</p><p>Untuk mengisi waktu luang ketika wabah pandemi, aku mengajar ngaji di masjid daerah tempat tinggalku. Di sana aku bertemu dengan ketua yayasan DTQ dan ditanyai akan dilanjutkan kemana setelah lulus SMA nanti. Saat itu aku masih bingung dan disarankan untuk melanjutkan kuliah di UNISA dan mengambil jurusan PAI karena ketenagakerjaan dari jurusan ini masih sangat dibutuhkan dan masih banyak peluang bukan hanya di sekolah saja.</p><p>Alhamdulillah segala urusanku diperlancar hingga akhirnya aku bisa menjadi salah seorang mahasiswa. Di sini aku tidak hanya bertemu dengan teman-teman baru, tapi aku juga bertemu dengan teman hidupku. Asyrof Habib Akhyar namanya, dan yaa kami sudah menikah 4 Oktober kemarin.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2197215023/7b4dc008eb9d9392c8a989055cdb9c75/WhatsApp_Image_2023_11_02_at_15_49_51_b5464d91.jpg" />
         <pubDate>2023-11-02 04:29:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riskadamayanti_/851xyswazyba4jey/wish/2773240052</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
