<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Pemetaan Kerajaan Hindu, Budha, dan Islam di Indonesia by Marsya Razanah</title>
      <link>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-11-03 02:05:30 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-11-14 14:28:36 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kerajaan Kutai Kadu Maha Raja, Kadumekar, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat</title>
         <author>marsyarazanah10_</author>
         <link>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2774709352</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerajaan kutai diperkirakan berdiri pada 400-500 Masehi. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di tepi sungai Mahakam dan berpusat di Muarakaman. Raja pertama Kutai bernama <strong>Kudungga </strong>yang memiliki anak bernama <strong>Aswawarman. </strong>Setelah itu memiliki anak, salah satunya bernama <strong>Mulawarman</strong>. pada masa pemerintahan Mulawarman Kerajaan Kutai mecapai puncak kejayaan. Salah satu mata pencaharian masyarakat Kutai adalah beternak. Hal ini dapat dibuktikan prasasti Yupa yang menyatakan bahwa Raja Mulawarman pernah mengadakan upacara persembahan 20.000 ekor lembu untuk kaum Brahmana. Kerajaan Kutai juga terkenal dengan hasil hutannya seperti <strong>getah kayu meranti</strong>, <strong>dammar</strong>, <strong>gaharu</strong>, <strong>rotan</strong>, <strong>batu permata</strong>, dan <strong>bulu burung-burung yang indah</strong>. Komoditas tersebut kemudian diperdagangkan keluar melalui pelayaran di sepanjang Sungai Mahakam. Dengan demikian, kehidupan ekonomi Kerajaan Kutai terbilang makmur &amp; sejahtera berkat bisnis perdagangan, peternakan, dan pertanian yang mereka lakukan. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2204185270/2bfeaab39048402ac8ce96eca9340b5a/kerajaan_kutai.jpeg" />
         <pubDate>2023-11-03 02:48:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2774709352</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya, Jalan Syakyakirti, Karang Anyar, Kota Palembang, Sumatera Selatan</title>
         <author>marsyarazanah10_</author>
         <link>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2774747896</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerajaan Sriwijaya terletak di tepi Sungai Musi atau sekitar Bukit Siguntang dan Kota palembang, Sumatera Selatan. Pada masa pemerintahan <strong>Balaputradewa</strong>, kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan. Kerajaan Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan maritim yang besar dan menguasai perdagangan di perairan Asia Tenggara. Kerajaan Sriwijaya menguasai lalu lintas pelayaran dan perdagangan dari Selat Malaka, Selat Sunda, hingga Laut Jawa. Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai pusat pengajaran agama Buddha. Agama  Buddha yang berkembang di Kerajaan Sriwijaya adalah aliran Mahayana. Kerajaan Sriwijaya meninggalkan beberapa prasasti, seperti prasasti Kedukan Bukit, Kota Kapur, dan Telaga Batu. Jenis barang-barang komoditi yang diperdagangkan atau hasil yang diperoleh dari Kerajaan Sriwijaya sendiri adalah <strong>beras, gading, rempah-rempah, kemenyan, barus, kayu cendana, kayu gaharu, dan kayu berharga lainnya</strong>.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2204185270/a4b5cf5b8bce4952bf5d13fdf267390d/Kerajaan_Sriwijaya.jpg" />
         <pubDate>2023-11-03 03:21:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2774747896</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan Kalingga, Pantai Utara, Panjang Wetan, Pekalongan City, Jawa Tengah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2789078360</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerajaan kalingga bisa disebut  juga kerajaan holing adalah kerajaan yang sangat kuat di pulau jawa.  Kerajaan Kalingga merupakan kerjaan bercorak Buddha di Pulau Jawa berkembang pada abad VII-IX Masehi. pada masa itu yang memimpin adalah wanita pertama yang memerintah yaitu Ratu Sima. Ratu sima muncul pada <strong>crita parahyangan</strong>. Kerajaan Kalingga bisa dibilang hukum di Kalingga ditegakkan dengan baik. Sedangakan, perekonomian kerajaan kalingga bertumpu pada sektor perdagangan dan pertanian. Wilayah Pesisir, sektor perdagangan maritim menjadi tumpuan roda perekonomian. Wilayah yang subur dimanfaatkan penduduk untuk mengembangkan kegiatan pertanian. Letak kerajaan kalingga berada di Pantai utara Jawa Tengah, antara kabupaten Perkalongan dan Jepara</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1971225385/dd098eed9e3b741a92bbd258eb0c7bf5/Gambar_WhatsApp_2023_11_14_pukul_19_06_28_9f6d2b46.jpg" />
         <pubDate>2023-11-14 12:38:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2789078360</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan Tarumanegara, Sungai Citarum, Jawa Barat </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2789085425</link>
         <description><![CDATA[<p>Para ahli memperkirakan pusat kerajaan Tarumanegara berada di Bogor saat ini. Menurut naskah <em>Wangsakerta</em> di Cirebon, Tarumanegara didirikan oleh <strong>Rajadirajaguru Jayasingawarman </strong>pada 358 Masehi. Kerajaan Tarumanegara mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan <strong>Purnawarman.</strong></p><p><br/></p><p>Masyarakat Tarumanegara sangat bergantung pada kegiatan pertanian. informasi ini terdapat dalam prasasti Tugu yang menyebutkan pada tahun ke-22 pemerintahannya. Raja Purnawarman telah menggali sungai Gomati dan Candrabagha untuk irigasi dan mencegah banjir. Selain pertanian, masyarakat Tarumanegara mengembangkan kegiatan perdagangan. Berdasarkan berita yang ditulis Fa Hsien, barang yang diperdagangkan masyarakat Tarumanegara antara lain cula badak, kulit penyu, dan perak.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://tse1.mm.bing.net/th?q=kerajaan%20tarumanegara" />
         <pubDate>2023-11-14 12:44:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2789085425</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Museum Majapahit, Jl. Pendopo Agung, Ngelinguk, Trowulan, Mojokerto Regency, East Java</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2789249551</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Buddha terakhir di nusantara. Kerajaan Majapahit berawal dari peninggalan kerajaan Singasari sebelumnya yang runtuh akibat pemberontakan Pangeran Jayakatwang pada 1292 masehi. Di dirikan oleh <strong>Raden Wiyaja</strong> dan mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan <strong>Hayam Wuruk</strong>. Pada pemerintahannya, Hayam Wuruk didampingi Gajah Mada sebagai mahapatih. Pada upacara pelantikannya, Gajah Mada bersumpah palapa yaitu<em> Gajah Mada berjanji tidak akan menikmati kesenangan (amukti palapa) sebelum mampu menyatukan kepulauan indonesia di bawah kekuasaan Majapahit. </em></p><p><br/></p><p>Kegiatan ekonomi Majapahit yang kompleks mendorong Raja Majapahit mengeluarkan mata uang sebagai alat tukar. Mata uang yang digunakan Majapahit saat itu adalah uang Gobog. Selain dari sektor pertanian dan perdagangan, pemerintah Majapahit memperoleh pendapatan dari sektor atau upeti.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2204227986/2b1b9d2a121c282a835fc4580298a3dd/download.jpg" />
         <pubDate>2023-11-14 14:28:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marsyarazanah10_/84i9j4yddo07yylv/wish/2789249551</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
