<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>MAIBETIARNI TUGAS KELOMPOK  PAI  KELAS 9A by Maibetiarni Sukri</title>
      <link>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa</link>
      <description>TULISKAN SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI NUSANTARA</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-03 04:39:32 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-06-15 16:06:17 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4da.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Uji Coba Tugas PAI KEL.3  (Naura, Fakhri, Rafa,Asty, Balqis)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1716441499</link>
         <description><![CDATA[<div>Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama yang terdapat di pulau Jawa. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah di tahun 1478. Kerajaan Demak berkembang sebagai pusat perdagangan sekaligus pusat penyebaran agama Islam kala itu. Penyebaran Islam saat itu sangat dipengaruh oleh jasa para wali baik di pulau Jawa maupun yang berada di luar pulau Jawa seperti Maluku hingga ke wilayah Kalimantan Timur. Di masa pemerintahan Raden Patah, kerajaan Demak mendirikan masjid yang kala itu juga dibantu oleh para wali ataupun sunan. Kemudian, kebudayaan yang berkembang di kerajaan Demak juga mendapat dukungan dari para wali terutama dari Sunan Kalijaga. Kehidupan masyarakat di sekitaran Kerajaan Demak juga telah diatur oleh aturan-aturan Islam tapi tetap tak meninggalkan tradisi lama mereka.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1326002746/b5eb5ca355ebee3d4cfc7d3c4eed400a/kerajaan_demak.jfif" />
         <pubDate>2021-09-04 07:44:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1716441499</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tugas PAI KEL.3  (Naura, Fakhri, Rafa, Asty, Balqis)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1717259250</link>
         <description><![CDATA[<div>1. <strong>Kerajaan Islam Samudera Pasai<br></strong><sub>Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia yang terletak di Kabupaten Lokseumawe, dan berdiri pada abad ke-13. Sultan Malik al Saleh, pendiri kerajaan ini sekaligus menjadi raja pertama.<br><br>Pada masa pemerintahan Sultan Ahmad, kerajaan Samudera Pasai mendapat kunjungan Ibnu Batuta, utusan Sultan Delhi. Ibnu Batuta menceritakan bahwa Samudra Pasai merupakan bandar utama pelabuhan yang sangat penting. Karena pelabuhan ini menjadi tempat bongkar muat barang dagangan yang dibawa oleh pedagang dari dalam dan luar negeri.</sub><strong><br></strong><br></div><div><strong>2. Kerajaan Islam Demak<br></strong><sup>Kesultanan Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang didirikan pada akhir abad ke-15. Pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah, putra Prabu Brawijaya, raja terakhir Kerajaan Majapahit. Demak adalah kadipaten di bawah Kerajaan Majapahit yang tercatat menjadi pelopor penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Dengan bantuan dari wali songo, Raden Patah membangun Kerajaan Demak yang menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam.<br><br>Kesultanan Demak berhasil mencapai puncak kejayaan pada periode pemerintahan Sultan Trenggono (1521-1546 M). Pada periode ini, Demak menjadi kerajaan terkuat di Jawa dengan wilayah kekuasaan yang sangat luas.</sup><strong><sup><br><br></sup></strong><strong>3. Kerajaan Islam Pajang</strong><br><sup>berdiri pada tahun 1568, dan pendirinya adalah Sultan Adiwijoyo atau Joko Tingkir. Ia berhasil mengalahkan Arya penangsang raja Demak, kemudian memindahkan pusat kerajaan dari Demak ke Pajang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa berdirinya kerajaan Islam Pajang erat kaitannya dengan Kerajaan Demak.<br><br>Namun riwayat Kerajaan Pajang berakhir pada tahun 1618. Kerajaan Pajang pada waktu itu memberontak terhadap Mataram yang ketika itu dibawa Sultan Agung. Namun Pajang dihancurkan oleh Mataram dan rajanya melarikan diri ke Giri dan Surabaya.<br></sup><br><strong>4. Kerajaan Islam Mataram</strong></div><div><sup>Kerajaan ini berdiri pada tahun 1582. Pendirinya adalah Sutowijoyo yang bergelar Panembahan Senopalti Ing Alaga Sayidin Pantagama. Letak kerajaan ini ada di Kotagede, Yogyakarta. Kerajaan ini diberikan oleh Raja Pajang Jaka Tingkir kepada Ki Ageng Pemanahan sebagai hadiah atas jasanya mengalahkan Arya Panangsang dari Jipang. Hingga akhirnya pada 13 Februari 1755 terjadi perjanjian Giyanti yang memecah Mataram menjadi dua bagian, antara Pakubuwana dan Mangkubumi. Sejak peristiwa Giyanti tersebut, kerajaan Mataram Islam dapat dikatakan sudah tidak independent. Dan perpecahan internal itu makin parah manakala Mataram Surakarta muncul penguasa saingan Pakubuwana, yakni Mangkunegaran sedangkan di Yogyakarta muncul Pakualaman sebagai pesaing dari Hamengkubuwana.<br><br></sup><strong>5. Kerajaan Islam Cirebon</strong><br><sup>Kerajaan Islam Cirebon berdiri pada tahun 1522, pendiri sekaligus rajanya bernama Fatahillah. Di bawah pemerintahannya Kerajaan Islam Cirebon mencapai kejayaan, daerah kekuasaannya bertambah luas. <br><br>Pada tahun 1570 Fatahillah wafat dan digantikan oleh putranya bernama pangeran Pasarean. Dalam perkembangannya kemudian pada tahun 1679 Kerajaan Islam Cirebon dibagi menjadi dua Kerajaan yaitu Kasepuhan dan Kanoman. Kerajaan Islam Cirebon oleh Belanda VOC dipecah lagi menjadi tiga masing-masing Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan. Hal ini menyebabkan Kerajaan Islam Cirebon semakin lemah kedudukannya. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Belanda dan VOC untuk mengadu domba. Akhirnya pada abad ke-17 Cirebon berhasil dikuasai VOC.<br><br></sup><strong>6. Kerajaan Islam Banten</strong><br><sup>Kerajaan Islam Banten berdiri pada tahun 1552, pendirinya bernama Hasanuddin. Hasanuddin giat menyiarkan agama Islam seperti ayahnya, Fatahillah. Setelah Hasanuddin wafat, digantikan oleh putranya bernama Pangeran Yusuf.&nbsp; Kemudian pada tahun 1580 Pangeran Yusuf wafat, Kerajaan Islam Banten dipimpin oleh Maulana Muhammad. Setelah Maulana Muhammad wafat,&nbsp; yang seharusnya menggantikannya adalah putranya, Abdul Mufakkir. Tetapi Abdul Mufakkir masih berumur 5 bulan. Maka pemerintahan sementara dipegang oleh seorang mangkubumi. Dalam perkembangannya, Pangeran Ranamenggala mengendalikan Banten dan mendampingi Abdul Mufakkir yang belum dewasa. <br>Kemunduran Kerajaan Islam Banten terjadi sejak masa pemerintahan Sultan Abdul Mufakkir di mana Belanda terus melakukan blokade-blokade yang mengakibatkan sempitnya ruang gerak Kerajaan Islam Banten. Walaupun demikian, semangat rakyat Banten yang anti penjajahan tetap menyala.<br><br></sup><strong>7. Kerajaan Islam Ternate-Tidore<br></strong><sup>Kesultanan Ternate atau juga dikenal dengan Kerajaan Gapi adalah salah satu dari 4 kerajaan Islam di Kepulauan Maluku dan merupakan salah satu kerajaan Islam tertua di Nusantara. Didirikan oleh Baab Mashur Malamo pada tahun 1257. Kesultanan Ternate memiliki peran penting di kawasan timur Nusantara antara abad ke-13 hingga abad ke-17. Kesultanan Ternate menikmati kegemilangan di paruh abad ke -16 berkat perdagangan rempah-rempah dan kekuatan militernya. Di masa jaya kekuasaannya membentang mencakup wilayah Maluku, Sulawesi bagian utara, timur dan tengah, bagian selatan kepulauan Filipina hingga sejauh Kepulauan Marshall di Pasifik.<br><br></sup><strong>8. Kerajaan Islam Makassar<br></strong><sup>Kerajaan Makassar berdiri pada abad ke-16 Masehi yang awalnya terdiri atas dua kerajaan yaitu&nbsp; kerajaan Gowa dan Tallo, Kemudian&nbsp; keduanya&nbsp; bersatu dibawah pimpinan raja Gowa yaitu Daeng Manrabba. Setelah menganut agama Islam ia bergelar Sultan Alauddin.&nbsp; Sedangkan Raja Tallo sendiri yaitu Karaeng Mattoaya yang bergelar Sultan Abdullah, Bersatunya kedua kerajaan ini bersamaan dengan tersebarnya agama Islam di Sulawesi Selatan.<br>Raja Raja Kerajaan Makassar<br>1. Sultan Alauddin (1591-1639 M)<br>2. Sultan Muhammad Said (1639-1653 M)<br>3. Sultan Hasanuddin (1653-1669 M)<br>4. Raia Mapasomba</sup></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1326002746/4bd1e8f793f405ad25d4bb2a1dd888b2/FotoJet.jpg" />
         <pubDate>2021-09-05 08:47:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1717259250</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tugas kelompok PAI kel. 4 (Salwa, Azzahra, Anindya, Nadia)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1718866282</link>
         <description><![CDATA[<div>1. <strong>Kerajaan Samudera Pasai</strong></div><div>Kerajaan Samudera Pasai terletak di Aceh, dan merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan ini didirikan oleh Meurah Silu pada tahun 1267 M. Bukti-bukti arkeologis keberadaan kerajaan ini adalah ditemukannya makam raja-raja Pasai di kampung Geudong, Aceh Utara. Makam ini terletak di dekat reruntuhan bangunan pusat kerajaan Samudera di desa Beuringen, kecamatan Samudera, sekitar 17 km sebelah timur Lhokseumawe. Di antara makam raja-raja tersebut, terdapat nama Sultan Malik al-Saleh, Raja Pasai pertama. Berkuasa lebih kurang 29 tahun (1297-1326 M). Kerajaan Samudera Pasai merupakan gabungan dari Kerajaan Pase dan Peurlak, dengan raja pertama Malik al-Saleh.</div><div><br></div><div>Pada masa jayanya, Samudera Pasai merupakan pusat perniagaan penting di kawasan itu, dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negeri, seperti Cina, India, Siam, Arab dan Persia. Komoditas utama adalah lada.<br><br>2. <strong>Kerajaan Demak</strong></div><div>Kesultanan Demak atau Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama di Jawa. Kerajaan Demak menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa di bawah kepemimpinan raja pertamanya. Kerajaan Demak berdiri pada awal abad ke-16 Masehi seiring kemunduran Majapahit.&nbsp;</div><div><br></div><div>Pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah. Raden Patah adalah putra Raja Majapahit dan istrinya yang berasal dari China dan menjadi mualaf. Kerajaan Demak menjadi pusat penyebaran agama Islam di bawah kepemimpinan Raden Patah dengan adanya peran sentral Wali Songo. Periode kepemimpinan Raden Patah adalah fase awal semakin berkembangnya ajaran Islam di Jawa.<br><br><strong>3. Kerajaan islam Cirebon</strong></div><div>Kesultanan Cirebon adalah kerajaan Islam pertama di Jawa Barat yang berdiri pada abad ke-15 hingga abad ke-16 masehi. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Walangsungsang alias Pangeran Cakrabuana, putra Raja Pajajaran. Cirebon tumbuh menjadi cikal bakal usat penyebaran agama Islam di Jawa Barat. Kerajaan Cirebon menempuh masa kejayaan di bawah kepemimpinan Sunan Gunung Jati pada 1479-1956. Cirebon sangat maju dalam agama, politik, dan perdagangan. Sementara di bidang perekonomian, Sunan Gunung Jati menitikberatkan pada perdagangan dengan berbagai bangsa, seperti Campa, Malaka, India, Cina, dan Arab.</div><div><br></div><div>Pada 1479, kedudukan Pangeran Cakrabuana digantikan oleh putra adiknya yang bernama Syarif Hidayatullah. Setelah wafat, Syarif Hidayatullah dikenal sebagai Sunan Gunung Jati, dengan gelar Tumenggung Syarif Hidayatullah. Pada masa kolonial yakni sekitar 1906-1926 Kerajaan Cirebon resmi dihapuskan dan diganti menjadi Kota Cirebon.<br><br><strong>4. Kerajaan Pajang</strong></div><div>Kerajaan Pajang adalah salah satu kerajaan Islam di Pulau Jawa yang terletak di daerah perbatasan Desa Pajang, Kota Surakarta, dan Desa Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.</div><div>Kerajaan Pajang berdiri pada tahun 1568 dan runtuh pada 1587.</div><div>Pendiri Kerajaan Pajang adalah Sultan Hadiwijaya atau dikenal juga sebagai Jaka Tingkir. Sultan Hadiwijaya pula yang berhasil mengantarkan Pajang ke puncak kejayaan. Pajang merupakan kerajaan bercorak Islam pertama di Jawa yang letaknya berada di pedalaman.<br><br><strong>5. Kerajaan Islam Maluku (ternate tidore)</strong></div><div>Majunya perdagangan rempah di bumi Maluku tak lepas dari strategi perdagangan yang diterapkan kerajaan atau kesultanan Islam di Maluku. Dua kerajaan besar yang pernah memerintah wilayah Maluku dan Maluku Utara adalah Ternate dan Tidore. Kesultanan Ternate sendiri sudah berdiri pada abad ke-13 dengan raja yang pertama adalah Sultan Marhum (1465-1495 M). Setelah Sultan Marhum meninggal, putranya Sultan Zainal Abidin meneruskan menjadi raja berikutnya hingga tahun 1500 M.<br><br><strong>6. Kerajaan Banjar</strong></div><div>Kerajaan Banjar adalah sebuah kesultanan wilayahnya saat ini termasuk ke dalam provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Wilayah Banjar yang lebih luas terbentang dari Tanjung Sambar sampai Tanjung Aru. Kesultanan ini semula beribu kota di Banjarmasin kemudian dipindahkan ke beberapa tempat dan terkahir diMartapura. Ketika beribu kota di Martapura disebut juga Kerajaan Kayu Tangi.</div><div><br></div><div>Wilayah terluas kerajaan ini pada masa kejayaannya disebut empire/kekaisaran Banjar membawahi beberapa negeri yang berbentuk kesultanan, kerajaan, kerajamudaan, kepengeranan, keadipatian dan daerah-daerah kecil yang dipimpin kepala-kepala suku Dayak.<br><br><strong>7. Kerajaan Buton</strong></div><div>mpu prapanca&nbsp; juga menyebut nama Pulau Buton di dalam bukunya, Kakawin Nagarakretagama. Sejarah yang umum diketahui orang, bahwa Kerajaan Bone di Sulawesi lebih dulu menerima agama Islam yang dibawa oleh Datuk ri Bandang yang berasal dari Minangkabau sekitar tahun 1605 M.&nbsp;</div><div><br></div><div>Sebenarnya Sayid Jamaluddin al-Kubra lebih dulu sampai di Pulau Buton, yaitu pada tahun 815 H/1412 M. Lebih kurang seratus tahun kemudian, dilanjutkan oleh Syeikh Abdul Wahid bin Syarif Sulaiman al-Fathani yang dikatakan datang dari Johor. Ia berhasil mengislamkan Raja Buton yang ke-6 sekitar tahun 948 H/ 1538 M.</div><div><br><strong>8. Kerajaan Gowa</strong></div><div>Kesultanan Gowa-Tallo atau Kerajaan Makassar adalah kerajaan Islam di Sulawesi Selatan. Kerajaan ini didirikan Tumanurung Bainea pada awal abad ke-14. Pada abad ke-15, kerajaan ini dibagi menjadi dua, yaitu Kerajaan Gowa dan Kerajaan Tallo. Pada masa pemerintahan Raja Daeng Matanre Karaeng Tumapa’risi Kallonna, Gowa dan Tallo bersatu dan sejak saat itu disebut sebagai Kerajaan Gowa-Tallo atau Kerajaan Makassar. Pada akhir abad ke-16, Kerajaan Gowa-Tallo memasuki masa Islam dan berubah menjadi kesultanan<br><br><strong>9. Kerajaan Mataram Islam</strong><br>Kerajaan Mataram Islam mencapai puncak kebesarannya pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo yang berkuasa dari tahun 1613 sampai 1645. Ia merupakan raja ketiga setelah Panembahan Sedo Krapyak. Letak geografis kerajaan yang berada di pedalaman membuat Mataram menjadi kerajaan agraris.</div><div><br><br></div><div><br><br></div><div><br><br></div><div><br><br></div><div><br><br></div><div><br><br></div><div><br><br></div><div><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1327207041/cebea8f576aee70a3320c5b15a1b5793/ya_2.jfif" />
         <pubDate>2021-09-06 08:03:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1718866282</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tugas PAI KEL.2 (Fakih, Evryl, Lando, Nabil, Pramez)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1732371368</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Kerajaan Samudera Pasai <br></strong>Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Samudera Pasai. Kerajaan ini berada di Kabupaten Lhokseumawe, Aceh Utara dan berdiri sejak tahun 1267- 1521.</div><div>Sultan Malik Al-Saleh menjadi pendiri sekaligus raja pertama Samudera Pasai yang kerajaan Islam tertua di Indonesia.<br><br><strong>2. Kerajaan </strong><a href="https://www.suara.com/tag/demak"><strong>Demak</strong></a><strong><br></strong>Selain di Aceh, kerajaan Islam muncul di Demak, Jawa Tengah. Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Fatah pada 1478. <br>Kerajaan Demak memberikan peran besar dalam peradaban Islam di Jawa. Selama berdiri, Kerajaan Demak dipimpin oleh 5 raja yakni: Raden Fatah, Pati Unus, Sultan Trenggono, Sunan Prawata dan Arya Penangsang.<br><br><strong>3. Kerajaan Aceh Darussalam<br></strong>Kerajaan ini didirikan di Banda Aceh pada 1496. Pemimpin pertama Kerajaan Aceh Darussalam yakni Sultan Ali Mughayat Syah. Kerajaan Aceh Darusalam vokal menunjukkan perlawanan terhadap imperialisme Eropa. Sementara ketika berjaya, kerajaan Islam ini juga dikenal menjadi pengasil lada terbesar.<br><br><strong>4. Kerajaan Islam Banjar<br></strong>Raden Samudra mendirikan kerajaan Islam bertama di Kalimantan bernama Kerajaan Banjar pada 1520. Setelah wafat, tahta Raden Samudra digantikan oleh Sultan Rahmatullah.<br><br></div><div><strong>5. Kerajaan Mataram Islam<br></strong>Jejak peradaban Islam juga ditemukan di Kota Yogyakarta dengan kemunculan Kerajaan Mataram. Kerajaan tersebut berdiri sejak 1582 di Kotagede.</div><div>Tercatat, ada 6 raja yang pernah memimpin Kerajaan Mataram. Salah satunya Raden Mas Rangsang (Sultan Agung) yang berhasil membawa Kerajaan Mataram di puncak kejayaan.<br><br><strong>6. Kerajaan Pajang<br></strong>Kerajaan Pajang merupakan penerus dari Kerajaan Demak. Kerajaan ini didirikan oleh Jaka Tingkir pada tahun 1568 di Kelurahan Pajang, Kota Surakarta.</div><div>Kerajaan Pajang berkuasa dalam waktu cukup singkat dari 1548-1586.<br><br></div><div><strong>7. Kerajaan Cirebon<br></strong>Raden Fatahillah mendirikan Kerajaan Cirebon pada 1522. Kerajaan itu mencapai puncak kejayaan semasa kepemimpinannya.</div><div>Kemudian setelah wafat, tahta Raden Fatahillah berganti kepada putranya, Pangeran Pasarean.<br><br><strong>8. Kerajaan Maluku<br></strong>Kerajaan Maluku atau yang dibiasa disebut Kesultana Ternate pertama kali berdiri pada 1257.</div><div>Kerajaan tersebut didirikan oleh Baab Mashur Malamo yang memiliki peran besar di kawasan timur Indonesia.<br><br></div><div><strong>9. Kerajaan Gowa</strong></div><div>Kerajaan Gowa berdiri sejak tahun 1300-1946. Raja pertama kerajaan Islam ini adalah Sultan Hasanuddin.</div><div>Sementara raja terakhir Kerajaan Giwa adalah Sultan Muhamamd Abdul Kadir Aiduddin.<br><br><strong>10. Kerajaan Buton</strong></div><div>Kerajaan Buton berada di Sulawesi Tenggara. Kerajaan ini resmi menjadi kerajaan Islam pada masa pemerintahan Sultan Murhum Kaimudin Khalifatul Khamis atau Raja Buton ke-6.</div><div><br><br></div><div><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1339508170/34509b94efcd99d90c7df5909a79be26/230213A4_83BB_4B2E_AB48_F58FB51AFCF4.jpeg" />
         <pubDate>2021-09-11 08:29:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1732371368</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tugas PAI kel.1 (afsaal,irvin,reza,davies,nahl)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1776763003</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Kerajaan Demak<br>Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama yang terdapat di pulau Jawa. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah di tahun 1478. Kerajaan Demak berkembang sebagai pusat perdagangan sekaligus pusat penyebaran agama Islam kala itu.<br><br>2.Kerajaan Banten<br>Kerajaan Islam Banten berada di ujung pulau Jawa yaitu daerah Banten. Tanda penyebaran Islam di wilayah ini bermula ketika Fatahillah merebut Banten dan mulai melakukan penyebaran Islam. Islam tersebar dengan baik saat itu karena dipengaruhi oleh banyaknya pedagang-pedagang asing seperti dari Gujarat, Persia, Turki, dan lain sebagainya. Masjid Agung Banten menjadi salah satu hasil peninggalan Islam yang dibangun sekitar abad ke 16 Masehi.<br><br>3.Kesultanan Cirebon<br>Kesultanan Cirebon masuk sebagai kesultanan Islam ternama di wilayah Jawa Barat sekitar abad ke 15 dan 16 masehi. Wilayah Cirebon juga masuk dalam area strategis jalur perdagangan antar pulau.<br><br>Kerajaan ini didirikan oleh Sunan Gunung Jati. Sebelum mendirikan kerajaan Cirebon, Sunan Gunung Jati menyebarkan Islam terlebih dahulu di Tanah Pasundan. Beliau juga berkelana ke Mekkah dan Pasai. Sunan Gunung Jati juga berhasil menghapus kekuasaan kerajaan Padjajaran yang saat itu masih bercorak Hindu.<br><br>4.Kerajaan Jailolo<br>Kerajaan Jailolo terletak di bagian pesisir utara pulau Seram dan sebagian Halmahera. Kerajaan ini termasuk ke dalam kerajaan tertua di wilayah Maluku. Menurut sejarah kerajaan Jailolo berdiri sejak tahun 1321 dan mulai masuk Islam setelah kedatangan mubaligh dari Malaka.<br><br>5.Kerajaan Ternate<br>Menurut sejarah kerajaan Ternate telah berdiri sekitar abad ke 13 Masehi. Kerajaan ini berada di Maluku Utara dan beribukotakan di Simpalu. Penyebaran Islam di kerajaan Ternate dipengaruhi oleh ulama-ulama dari Jawa, Arab dan Melayu.<br><br>Kemudian, kerajaan ini pun resmi memeluk Islam setelah raja Zainal Abidin belajar tentang Islam dari Sunan Giri pada tahun 1486 Masehi. Sebagai pusat perdagangan rempah-rempah, maka banyak pedagang dari berbagai penjuru dunia yang singgah di wilayah Ternate.<br><br>6.Kerajaan Tidore<br>Kerajaan ini terletak di sebagian pulau Halmahera dan sebagian lagi di pulau Seram. Kerajaan Tidore memeluk Islam sekitar abad ke 15 Masehi. Cirali Lijitu merupakan sultan Tidore yang pertama kali memeluk agama Islam dan memiliki gelar Sultan Jamaludin.<br><br>Sultan Jamaludin memeluk Islam berkat seorang mubaligh bernama Syekh Mansyur. Kerajaan ini sendiri terkenal karena ekonomi perdagangan di sektor rempah-rempah. Menurut sumber sejarah, kerajaan Tidore kala itu memiliki persekutuan yang disebut dengan Ulisiwa yang terdiri atas wilayah Halmahera, Makyan, Kai, Jailolo serta pulau-pulau lainnya di wilayah sebelah timur Maluku.<br><br>7.Kerajaan Bacan<br>Kekuasaan kerajaan Bacan telah meliputi seluruh kepulauan Bacan, Obi, Waigeo, Solawati hingga di wilayah Irian Barat. Penyebaran agama Islam di kerajaan Bacan ini sendiri bermula ketika seorang Mubalig dari kerajaan Islam Maluku lainnya datang dan mulai menyebarkan Islam.<br><br>Adapun raja pertama dari kerajaan Bacan ini bernama Zainal Abidin. Ketika memimpin Kerajaan Bacan, Zainal Abidin pun mulai menerapkan ajaran dan aturan-aturan Islam di wilayah Kerajaan Bacan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1375241187/6c5396cb768757cf9d4afec0f88774cc/kerajaan_demak.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 03:41:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1776763003</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SEJARAH KERAJAAN ISLAM INDONESIA (Nazila , puspa , selly , rachelda ) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1798848227</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1390915348/5c91a8653eb5c4fbda676ec9698c1a18/Presentasi__1___1_.pdf" />
         <pubDate>2021-10-07 06:14:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maibetsukri/7y3mv0g6rp6e7paa/wish/1798848227</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
