<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Social constructions and interpretive by Wuri Handayani</title>
      <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb</link>
      <description>Metopen 1</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-27 23:42:08 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-05-11 15:41:26 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Interpretive sociology and management accounting research—a critical review (Chua, Wai Fong, 1988)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772712664</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Tujuan artikel:</strong>&nbsp;</div><ul><li>Menentukan pengaruh interpretive sociology pada penelitian akuntansi manajemen, baik teoritis dan empiris</li><li>Untuk mengevaluasi secara kritis pengaruh tersebut</li></ul><div><br><strong>Research Question:</strong></div><ol><li>sejauh mana dan dengan cara apa penelitian akuntansi manajemen mengadopsi <em>interpretive sociology?</em></li><li>apa saja kesulitan dengan pinjaman tersebut?</li><li>wawasan baru apa untuk fenomena akuntansi yang terletak secara organisasi diberikan dari adopsi <em>interpretive sociology?</em></li><li>Berdasarkan identifikasi kesulitan (2) dan wawasan baru (3),&nbsp; pertanyaan penelitian apa yang mungkin berhasil diselidiki oleh peneliti akuntansi di masa depan?</li></ol><div><br>Beberapa ilmu turunan dari sociology:</div><ol><li>existential phenomenology,&nbsp;</li><li>cognitive sociology,&nbsp;</li><li>interactionism,</li><li>ethnomethodology</li></ol><div><br><strong>RQ1: <br></strong><strong><em>Interpretive Sociology in Management Accounting Research: Theoretical Advocacy<br></em></strong><em>Colville [1981] berpendapat bahwa penelitian akuntansi keperilakuan lebih bermanfaat jika dilakukan di dalam perspektif interaksionis.<br><br></em><strong>RQ2:</strong><strong><em><br></em></strong>Penggunaan eklektik dapat menjadi jebakan, karena:</div><div>1.Mengarah kepada inkonsistensi teoritis.&nbsp;</div><div>&nbsp; Boland dan Pondy (1986) à <em>genuine union</em></div><div>&nbsp; Preston (1986) à tatanan resmi dan tatanan sosial</div><div>2. Terdapat kelemahan yang ditemukan baik dalam interaksionisme maupun etnometodologi.&nbsp;<br>3. Tidak membantu eksplorasi secara detail yang melampaui polaritas antara fungsionalis dan interpretif serta antara analisis tingkat makro dan mikro.&nbsp;</div><div>4. Terdapat risiko bahwa perspektif teoretis yang didasarkan pada asumsi filosofis dipandang tidak lebih dari metode penelitian berbeda yang tersedia bagi peneliti akuntansi. <br><br><strong>RQ3:</strong><br>- Memungkinkan kebebasan bagi peneliti untuk mengembangkan atau mengabaikan asumsi kunci tetapi tetap dalam perspektif interpretif.&nbsp;</div><div>- Peneliti dapat secara eklektik memodifikasi perspektif teoritis agar dapat memahami dan mengeksplorasi lebih baik fenomena yang sedang dipelajari. <br><br><strong>RQ4:</strong><br>1.Penelitian mendatang akan lebih bermanfaat dan komprehenshif apabila mengacu pada&nbsp; berbagai cabang sosiologi interpretatif dengan mencermati kelemahan dan kekuatan interaksionisme dan etnometodologi.</div><div><br></div><div>2.Penelitian mendatang berkonsentrasi pada pengembangan kategori teoretis,identifikasi hubungan universal secara empiris, penyelesaian masalah validasi teori, dan penyelidikan kerangka integratif yang menganalisis kekuasaan dan ideologi</div><div><br><br></div><div><em><br></em><strong><em><br><br></em></strong><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1372576606/48fae3acf7650da4c032f49da61a4e56/Metopen_Sesi_7__Interpretive_Sociology_Final.pptx" />
         <pubDate>2021-09-28 00:11:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772712664</guid>
      </item>
      <item>
         <title>The Common Denominator: The Reception and Impact of Berger and Luckmann’s The Social Construction of Reality                                Kelompok 2: Ajeng Septiana Wulansari, Arief Setiawan,Grisna Anggadwita, Iendi Zelviean Adhari,Rizka Nugraha Pratikna, Shindy Dwita Nuansari          </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772715462</link>
         <description><![CDATA[<div>•Studi ini bertujuan untuk membahas penerimaan dan dampak dari <em>Social Construction of Reality </em>(SCR) karya Berger dan Luckmann sebagai sebuah buku dan konsep dasar.&nbsp;<br>•SCR menekankan ide-ide tentang sosialitas realitas dan proses sosial konstruksinya.&nbsp;<br>•Beberapa ketidaksepakatan mengenai dampak dan status sebagai acuan dasar dan asal usul konsep konstruksi sosial.&nbsp;<br>1.Hubungan yang tidak dapat dijelaskan antara penulis dengan buku mereka dan konsep dasarnya. Berger maupun Luckmannmemberikan ruang diskusi terhadap buku dan konsepnya, konstruksi sosial dari realitas.&nbsp;</div><div>2.Menjadi subyek berbagai interpretasi, beberapa di antaranya telah berubah menjadi gerakan akademis.&nbsp;</div><div>3.Konsep tersebut menyebar ke berbagai disiplin ilmu dan teori lain dalam ilmu-ilmu sosial dan humaniora, yang menimbulkan pertanyaan tentang status paradigmatiknya.<br><br>•“Konstruksi sosial" mengacu pada "cara khusus untuk melihat dan mempertanyakan dunia.”<br>•Penyebaran luas SCR dan formula "konstruksi sosial" di berbagai disiplin ilmu sosial ilmu pengetahuan dan humaniora serta kebangkitan gerakan akademis (misalnya, konstruksionisme sosial).<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1372577315/37922e4506d97c150d1c2905be345105/image.png" />
         <pubDate>2021-09-28 00:13:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772715462</guid>
      </item>
      <item>
         <title>How to Justify Knowledge Produced within Interpretive Approaches? (kelompok 4 - Ahmad Fauzan, Andreas Vernando, Dewi Fitriani, Khairul Umam, Saiqa Akbar, Sigit Kusmaryanto)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772720882</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Latar Belakang</strong><br>Meningkatnya adaptasi pendekatan interpretif dalam penelitian tidak diimbangi dengan pengembangan kriteria dalam menjustifikasi hasil penelitian. <br><strong>Permasalahan</strong><br>Permasalahan dalam penelitian interpretif adalah dalam menjustifikasi hasil pendekatan interpretif cenderung menggunakan kriteria positivistik seperti validitas dan reliabilitas. <br><strong>Tujuan</strong><br>Penelitian ini menguji potensi kriteria umum yang ada untuk menjustifikasi pengetahuan yang dihasilkan dari penelitian interpretif.<br><strong>Asumsi Dasar Penelitian Interpretif</strong>&nbsp;</div><ul><li>Pengalaman hidup individu dan kelompok sebagai objek penelitian. Pengalaman tersebut menjadi dasar dari perilaku dan aktivitas manusia.</li><li>Kesadaran (consciousness) individu sebagai suatu kesengajaan (intentionality)</li></ul><div><strong>Theories of Truth dalam Pendekatan Interpretif</strong><br>Untuk dapat mengklaim bahwa pengetahuan yang dihasilkan adalah benar, perlu ada kesepakatan antara interpretasi awal peneli atas objek yang diteliti dengan makna yang diberikan dari pengalaman hidup (intentional fulfillment).<br><strong>Kriteria Justifikasi Pengetahuan dalam Pendekatan Interpretif</strong></div><ul><li>Communicative Validity</li><li>Pragmatic Validity</li><li>Trangressive Validity</li><li>Realiability as Interpretive Awareness</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1372576496/f0eb798e008fb75b745e6556b4488e90/Screen_Shot_2021_09_28_at_07_16_10.png" />
         <pubDate>2021-09-28 00:15:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772720882</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Orientations to Social Constructionism: Relationally Responsive Social Constructionism and its Implications for Knowledge and Learning</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772744507</link>
         <description><![CDATA[<div>Artikel ini ingin menjelaskan bahwa sebenarnya peneliti menyadari bahwa pengetahuan yang selama ini kita bentuk dalam penelitian dipengaruhi oleh penelitian mainstream. <br>Asal-usul <em>Social Constructionism</em> dari tiga keilmuan: sosiologi, filsafat sosial, dan sosiologi pengetahuan. Berdasarkan ketiga keilmuan tersebut, muncul suatu premis bahwa:&nbsp;</div><ul><li>Realitas dan identitas sosial diciptakan dan dipertahankan dalam suatu interaksi.</li><li>Peneliti mengembangkan suatu gagasan bahwa realitas sosial, identitas dan pengetahuan dipengaruhi oleh b<em>udaya, sosial, sejarah dan bahasa.</em></li><li>Penulis mengembangkan berbagai metode penelitian berbasis <em>Social Constructionism</em> seperti: <em>analisis naratif, semiotika, wacana, analisis, analisis percakapan, puisi sosial, etnografi dan autoetnografi</em></li></ul><div>Terdapat tiga pilihan dalam penelitian berbasis&nbsp;<em>Social Constructionism</em></div><ul><li>Sifat realitas sosial&nbsp;</li><li>Proses realitas yang dikonstruksi secara sosial</li><li>Epistemological interest</li></ul><div><br></div><div>Penulis menyarankan bahwa pengetahuan dari perspektif responsif relasional adalah pengetahuan yang diwujudkan (embodied) dan intersubjektif.</div><div>Ringkasnya, konstruksionisme sosial yang responsif secara relasional menekankan pada sifat pengalaman yang intersubjektif dan dialogis<br>•<em>Relationally responsive social constructionism </em>(satu dari beberapa orientasi dalam <em>social constructionism</em>)<em> </em>membahas sifat intersubjektif, dialogis dan dialektis dari pengalaman, sehingga berimplikasi pada jenis pengetahuan.</div><div>•Melalui proses refleksi, pengetahuan yang <em>embedded</em> dan intuitif dapat dieksplorasi.&nbsp;</div><div>•Pada level dasar, orientasi ini memberikan pemahaman mengenai pengaruh asumsi-asumsi dan penggunaan kata terhadap praktik organisasi serta realitas dan identitas sosial.</div><div>•Lebih dalam lagi, orientasi ini mendorong untuk dilakukan dialog etis, menghormati opini, serta menghindari penyangkalan terhadap konsep dan kemungkinan alternatif &nbsp;</div><div><br><br></div><div><em>&nbsp;</em></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1372582076/63f950d09ff7055a0eb4e5f096c26b72/image.png" />
         <pubDate>2021-09-28 00:26:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1772744507</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PPT The Common Denominator: The Reception and Impact of Berger and Luckmann’s The Social Construction of Reality - Kelompok 2: Ajeng Septiana Wulansari, Arief Setiawan,Grisna Anggadwita, Iendi Zelviean Adhari,Rizka Nugraha Pratikna, Shindy Dwita Nuansari </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1773099384</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1372577315/52eb1882ae836c89d529a4edfde41c14/Presentasi___The_Common_Denominator_for_share.pptx" />
         <pubDate>2021-09-28 02:44:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1773099384</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>handayani_wuri</author>
         <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1777517147</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/158275870/82244f03a543328c08bd4f441badbcb3/Ontology__epistemology__methodology.jpg" />
         <pubDate>2021-09-29 09:59:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1777517147</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>handayani_wuri</author>
         <link>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1777518378</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/158275870/fb2a0869cae4fc99535fd1469f12bca3/Session_1___philosophical_issue.pptx" />
         <pubDate>2021-09-29 09:59:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/handayani_wuri/7xcjc9ykf8cfbujb/wish/1777518378</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
