<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI CARA MERENCANAKAN PEMBELAJARAN by Sih Yuliawati TBM FATIRA</title>
      <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-08 04:14:17 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-08 05:46:02 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>REFLEKSI AWAL</title>
         <author>yuliawatisih</author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538315269</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:16:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538315269</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anizarita</title>
         <author>anizarita51</author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538321004</link>
         <description><![CDATA[<p>Merancang pembelajaran dengan <strong>backward design </strong>yang dimulai dari Tujuan Pembelajaran, Asesmen dan<strong> </strong>Langkah Pembelajaran, namun umumnya banyak menggunakan <strong>forward design </strong>yang memulai dari tujuan pembelajaran, lalu menentukan materi, metode, dan media, baik melalui RPP/modul ajar yang detail maupun rancangan fleksibel sesuai kondisi kelas. Prinsip yang digunakan meliputi berpusat pada murid, berkeadilan, relevansi, kontekstual, serta bermakna dan berkelanjutan. Namun, strategi yang ada belum selalu mendorong murid berpikir kritis, kreatif, dan mendalam, sehingga perlu lebih banyak pertanyaan terbuka, proyek, kolaborasi, dan refleksi. Guru memposisikan diri sebagai fasilitator, sedangkan murid sebagai subjek aktif yang menjelajah, mencoba, menghubungkan, dan mencipta. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan murid, kebiasaan belajar pasif, keterbatasan sumber daya, beban administratif, dan penilaian yang masih berfokus pada hasil.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:26:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538321004</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nurulchoeriyah80</author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538321817</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Saya merencanakan pembelajaran di TK dimulai dari menganalisis CP dan merumuskan tujuan pembelajaran, selanjutnya merencanakan asesmen yang akan digunakan, menyusun modul ajar, menyesuaikan pembelajaran serta setelah selesai akan dilakukan evaluasi dan refleksi.</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran meliputi:</p><ul><li><p>Berkesadaran</p></li><li><p>Bermakna</p></li><li><p>Menggembirakan</p></li></ul></li><li><p>Strategi untuk mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif dan mendalam yaitu keterampilan guru dalam menentukan metode pembelajaran, penggunaan media yang beragam, penyediaan kegiatan pembelajaran yang menarik minat anak, penentuan tujuan pembelajaran serta melakukan evaluasi hasil belajar.</p></li><li><p>Memposisikan murid dalam proses belajar dengan cara menempatkan murid sebagai pusat kegiatan belajar, kegiatan harus berpusat pada murid, memahami gaya belajar, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.</p></li><li><p>Tantangan yang dihadapi dalam merancang pembelajaran seperti menyesuaikan materi dan metode pembelajaran dengan karakteristik anak usia dini yang unik.</p></li></ol><p><br/></p><var>-Nurul Choeriyah, S.Pd-</var>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:27:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538321817</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538322340</link>
         <description><![CDATA[<p>Maisarah</p><ol><li><p>Untuk merencanakan pembelajaran di lakukan dengan dua cara yaitu Perencanaan Berbasis Tujuan (Backward Design) dan Perencanaan Berbasis Aktivitas (Forward Design) </p></li><li><p>Prinsip yang dilakukan berpusat pada murid, berkeadilan, kontektual, serta bermakna</p></li><li><p>Strategi yang digunakan belum mendorong untuk murid kritis, kreatif dan mendalam sehingga kita sebagai seorang guru perlu mengajukan pertanyaan terbuka, kolaborasi dan refleksi</p></li><li><p>Guru sebagai pasilitator bagi muridnya dalam kegiatan pembelajaran sedangkan murid adalah subjek </p></li><li><p>tantangan yang dihadapi antara lain perbedaan kebutuhan murid, keterbatasan waktu, fasilitas yang tidak memadai</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:28:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538322340</guid>
      </item>
      <item>
         <title>REFLEKSI AWAL</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323551</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Biasanya, kita merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada capaian pembelajaran, lalu menyusun alur kegiatan, memilih pendekatan atau metode, menyiapkan media, dan menentukan jenis asesmen. Namun, perlu kita refleksikan Kembali</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip pembelajaran yang digunakan Adalah: berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, yang berpusat pada murid, relevan dan kontekstual, mendorong berpikir kritis dan kreatif, bersifat inklusif, serta menghargai proses belajar. Namun, penting untuk terus merefleksikan apakah prinsip-prinsip ini benar-benar tercermin dalam praktik sehari-hari di kelas.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sudah</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam pembelajaran—yang berpikir, berkreasi, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Dengan posisi ini, murid bukan hanya “mengikuti” pembelajaran, tapi menjadi bagian dari penciptaannya</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangannya: keterbatasan waktu dalam membuat media pembelajaran, merubah pola piker orang tua, kemampuan peserta didik yang beragam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:31:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323551</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Awal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323645</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cara merencanakan pembelajaran adalah dengan merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada capaian pembelajaran, lalu menyusun alur kegiatan, memilih pendekatan atau metode, menyiapkan media, dan menentukan jenis asesmen, kemudian  kita refleksikan kembali</p><p><br></p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip pembelajaran yang digunakan Adalah: berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, yang berpusat pada murid, relevan dan kontekstual, mendorong berpikir kritis dan kreatif, bersifat inklusif, serta menghargai proses belajar. Namun, penting untuk terus merefleksikan apakah prinsip-prinsip ini benar-benar tercermin dalam praktik sehari-hari di kelas.</p><p><br></p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam? <strong>Sudah</strong></p><p><br></p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Cara memposisikan murid dalam proses belajar adalah dengan kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam pembelajaran yang berpikir, berkreasi, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Dengan posisi ini, murid bukan hanya “mengikuti” pembelajaran, tapi menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran itu sendiri.</p><p><br></p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangannya: keterbatasan waktu dalam membuat media pembelajaran, merubah pola pikir orang tua, kemampuan peserta didik yang beragam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:31:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323645</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Meri Yanti Tampubolon</title>
         <author>meritampubolon41</author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323879</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?</p><p>a. Menetapkan capaian pembelajaran</p><p>b. Menetapkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai</p><p>c. Menyesuaikan strategi pembelajaran dengan gaya belajar peserta didik&nbsp;&nbsp;</p><p>d. Membuat asesmen yang akan digunakan pada proses dan akhir pembelajaran</p><p><br></p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan seyoiganya diperhatikan dalam merancang pembelajaran di kelas.</p><p><br></p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;&nbsp;</p><p>Sebagian besar strategi yang dirancang sudah mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam. Namun hal ini terkadang belum menyeluruh bagi semua siswa.</p><p><br></p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p><p>Dalam proses kegiatan pembelajaran kita memposisikan siswa sebagai objek yang aktif dan siap untuk menerima materi ajar.</p><p><br></p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?&nbsp;&nbsp;</p><p>Tantangan dalam menentukan strategi pembelajaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Selain itu memilih media pembelajaran juga menjadi tantangan karena merupakan alat yang penting sehingga semua siswa mendapatkan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh sesuai dengan prinsip pembelajaran yang diinginkan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:32:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323879</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Awal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323956</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p><p> Jawab: Biasanya, kita merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada capaian pembelajaran, lalu menyusun alur kegiatan, identifikasi terlebih dahulu peserta didik,memilih pendekatan atau metode, menyiapkan media, dan menentukan jenis asesmen. Namun, perlu kita refleksikan Kembali</p><p><br></p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;</p><p>Jawab: Prinsip pembelajaran yang digunakan Adalah: berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, yang berpusat pada murid, relevan dan kontekstual, mendorong berpikir kritis dan kreatif, bersifat inklusif, serta menghargai proses belajar. Namun, penting untuk terus merefleksikan apakah prinsip-prinsip ini benar-benar tercermin dalam praktik sehari-hari di kelas.</p><p><br></p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;&nbsp;</p><p> jawab: Sudah</p><p><br></p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;&nbsp;</p><p> Jawab : Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam pembelajaran—yang berpikir, berkreasi, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Dengan posisi ini, murid bukan hanya “mengikuti” pembelajaran, tapi menjadi bagian dari penciptaannya</p><p><br></p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?&nbsp;&nbsp;</p><p>Jawab: Tantangannya: keterbatasan waktu dalam membuat media pembelajaran, merubah pola piker orang tua, kemampuan peserta didik yang beragam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:32:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538323956</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lidia M Pakpahan</title>
         <author>lidiapd22</author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538324246</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?</p><p>Saya biasanya menentukan CP dari mata pelajaran yang saya ampu, kemudian akan saya masukkan kedalam modul. dimana modul ini saya harus memastikan setiap metode, teknik, pendekatan dan dimensi/ profil dan 4C sudah tertera di modul. Saya juga harus menyiapkan media ajar yang cocok supaya materi yang saya sampaikan dapat dipahami, sehingga prinsip pembelajaran ( berkesadaran, bermakna dan menggembirakan) dapat dirasakan oleh setiap peserta didik.</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Prinsip yang saya gunakan adalah prinsip berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, ini harus ada dalam pembelajaran yang saya buat, supaya kelas saya tetap aktif dan hidup ( dalam artian tidak membosankan) </p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;</p><p>Strategi saya adalah menentukan metode dan media yang sesuai untuk materi, tetapi tetap membuat anak tetap kritis, kreatif</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p><p>Saya memposisikan anak sebagai pusat. dan Saya memposisikan diri sebagai teman ( tetap ada aturan menghormati) sehingga siswa tetap dapat berbicara dengan bebas dan sopan, tanpa ada rasa keraguan untuk merasa salah. ini membuat komunikasi saya sebagai guru dengan siswa teap berjalan dan kelas saya tetap membuat anak aktif dan bebas menyampaikan pendapat</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p>Sebagai guru, saya memiliki banyak pekerjaan mengajar di beberapa kelas dan dengan mapel yang berbeda, tantangan saya adalah membagi waktu saya untuk menyiapkan metode dan media yang sesuai sesuai dengan materi dan tetap menyenangkan, selain tantangan waktu, saya juga ditantang untuk mampu bersaing dalam penggunaan teknologi yang sudah semakin maju, untuk mengakses media yang bisa mempermudah saya dalam mengajar.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:32:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538324246</guid>
      </item>
      <item>
         <title>REFLEKSI AWAL</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538324471</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Biasanya, kita merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada capaian pembelajaran, lalu menyusun alur kegiatan, memilih pendekatan atau metode, menyiapkan media, dan menentukan jenis asesmen. Namun, perlu kita refleksikan Kembali</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip pembelajaran yang digunakan Adalah: berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, yang berpusat pada murid, relevan dan kontekstual, mendorong berpikir kritis dan kreatif, bersifat inklusif, serta menghargai proses belajar. Namun, penting untuk terus merefleksikan apakah prinsip-prinsip ini benar-benar tercermin dalam praktik sehari-hari di kelas.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sudah</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam pembelajaran—yang berpikir, berkreasi, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Dengan posisi ini, murid bukan hanya “mengikuti” pembelajaran, tapi menjadi bagian dari penciptaannya</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangannya: keterbatasan waktu dalam membuat media pembelajaran, merubah pola piker orang tua, kemampuan peserta didik yang beragam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:33:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538324471</guid>
      </item>
      <item>
         <title>REFLEKSI AWAL</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325061</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Biasanya, kita merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada capaian pembelajaran, lalu menyusun alur kegiatan, memilih pendekatan atau metode, menyiapkan media, dan menentukan jenis asesmen. Namun, perlu kita refleksikan Kembali</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip pembelajaran yang digunakan Adalah: berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, yang berpusat pada murid, relevan dan kontekstual, mendorong berpikir kritis dan kreatif, bersifat inklusif, serta menghargai proses belajar. Namun, penting untuk terus merefleksikan apakah prinsip-prinsip ini benar-benar tercermin dalam praktik sehari-hari di kelas.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sudah</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam pembelajaran—yang berpikir, berkreasi, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Dengan posisi ini, murid bukan hanya “mengikuti” pembelajaran, tapi menjadi bagian dari penciptaannya</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangannya: keterbatasan waktu dalam membuat media pembelajaran, merubah pola piker orang tua, kemampuan peserta didik yang beragam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:34:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325061</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RIDHA TRI WAHDINI (Refleksi)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325129</link>
         <description><![CDATA[<p>Ridha Tri Wahdini : 1. Merencanakan pembelajaran dikelas dengan cara menentukan capaian pembelajaran, menentukan tujuan pembelajaran,dan memahami karakter (membuat RPP), 2. menggunakan prinsip yang bermakna dan melibatkan siswa dalam pembelajaran , 3. dengan menggunakan model PBL dimana siswa lebih aktif untuk memcahkan masalahnya sendiri, dan bisa menggunakan model pembelajaran TGT (Team Games Tournament), 4. menjadikan murid sebagai aktor utama dalam pembelajaran dimana guru memberikan ruang untuk siswa memberikan pendapatnya, 5. tantangannya yaitu keterbatasa waktu dan sumber daya atau sarana dan prasarana, gaya belajar siswa yang berbeda beda, serta tanggapan orang tua bahwa semua tidak dilihat dari nilai saja akan tetapi dalam prosesnya juga .</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:35:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325129</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi awal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325610</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Biasanya, kita merencanakan pembelajaran dengan merujuk pada capaian pembelajaran, lalu menyusun alur kegiatan, memilih pendekatan atau metode, menyiapkan media, dan menentukan jenis asesmen. Namun, perlu kita refleksikan Kembali</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip pembelajaran yang digunakan Adalah: berkesadaran, bermakna dan menggembirakan, yang berpusat pada murid, relevan dan kontekstual, mendorong berpikir kritis dan kreatif, bersifat inklusif, serta menghargai proses belajar. Namun, penting untuk terus merefleksikan apakah prinsip-prinsip ini benar-benar tercermin dalam praktik sehari-hari di kelas.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sudah</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam pembelajaran—yang berpikir, berkreasi, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Dengan posisi ini, murid bukan hanya “mengikuti” pembelajaran, tapi menjadi bagian dari penciptaannya</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangannya: keterbatasan waktu dalam membuat media pembelajaran, merubah pola piker orang tua, kemampuan peserta didik yang beragam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:36:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325610</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhamelin islamedinah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325870</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>merancang pembelajaran di kelas dengan backward design dan forward design.</p></li></ol><ol start="2"><li><p>prinsip yang telah dilakukan gunakan dalam pembelajaran adalah berkesadaran, kebermaknaan dan mengimbirakan melalui kegiatan bermain sambil belajar.</p></li><li><p>Strategi pembelajaran untuk méndorong murid kreatív, berfikir kritis dan mendalam adalah dengan menggunakan metode saintifik dan pemberian scafolding oleh pendidik kepada anak saat melakukan pembelajaran.</p></li><li><p>dalam proses pembealajaran saya memposisikan ancak sebagai pusat utama.</p></li><li><p>Tantangan yang saya hadapi adalah keterbatan waktu dan kemitraan dengan orangtua.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:36:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538325870</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538326852</link>
         <description><![CDATA[<p>Desi Suwanti</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Terlebih dahulu kita harus memahami CP terlebih dahulu, setetah itu kita harus membuat RPPH terlebih dahulu,membuat kegiatan anak yang beragam, serta menciptakan lingkungan yang menyenangkan.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip biasanya kita sudah melaksanakan ketiga prinsip tersebut tapi kalau d Tk biasanya saya lebih cenderung memakai prinsip mengembirakan,salah satu contoh dari prinsip mengembirakan adalah kita sebagai guru harus membuat siswa senang dengan memberikan pembelajaran yang menarik.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menurut saya strategi yang saya gunakan&nbsp; sudah mulai mendorong sebagian anak untuk berfikir kritis, kreatif dan mendalam dilihat disini pada saat siswa berkegiatan contohnya mewarnai anak anak sudah mulai mengkreasikan gambar yang diwarnainya sesuai keinginannya, namun mulai terlihat kekreatifannya dalam mewarnai gambar tersebut.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sebagai guru saya memposisikan murid dalam proses belajar mengajar dengan cara pembelajaran yang aktif di kelas, dan sebagai guru saya menempatkan murid sebagai pemain utama atau subjek dalam proses pembelajaran agar murid lebih aktif dalam proses pembelajaran.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangan yang saya hadapi dalam merencang prinsip pembelajaran adalah pada saat pembelajaran berlangsung, terkadang ada anak yang belum&nbsp; fokus mendengarkan guru di depan, dan masih banyak anak yang pada saat guru menjelaskan anak tersebut masih bercerita dengan temannya tanpa mendengarkan guru di depan disini saya ambil prinsip berkesadaran pada siswa.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:38:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538326852</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538327653</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>saya biasanya merencanakan pembelajaran di kelas terlebih dahulu saya harus menentukan atau nenetapkan tujuan pembelajaran, menganalisis karakter peserta didi,, menyusun materi, memilih metode apa yang saya gunakan, menentukan media apa yang akan saya gunakan,melakukan refeleksi dan penyesuaian dan kalaborasi dengan peserta didik.</p></li><li><p>prinsip yang akan saya gunakan adalah berkesadaran, bermakna dan menggembirakan. sebisa mungkin saya akan menerapan ketiga prinsip tersebut.</p></li><li><p>sudah</p></li><li><p>Kita memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam pembelajaran—yang berpikir, berkreasi, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Dengan posisi ini, murid bukan hanya “mengikuti” pembelajaran, tapi menjadi bagian dari penciptaannya</p><p>5.Tantangannya: keterbatasan waktu dalam membuat media pembelajaran, merubah pola piker orang tua, kemampuan peserta didik yang beragam</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:39:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538327653</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sukartini</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538328822</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas ?</p><ul><li><p>biasanya pertama kali masuk kita harus kenali siswa di dalam kelas</p></li><li><p>tentukan tujuan pembelajaran</p></li><li><p>Susun materi pembelajaran yang akan diajarkan</p></li><li><p>pilih metode dan media pembelajaran yang akan kita pakai</p></li><li><p>merancang kegiatan pembelajaran</p></li><li><p>kemudian mengadakan penilaiian</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Bermakna, berkesadaran dan mengembirakan</p></li><li><p>memberikan keseppatan eksplorasi bebas, mendorong pemecahan masalah yang terbuka, menghargai proses buka hasil.</p></li><li><p>Posisikan murid sebagai subjek pembelajaran,berikan tanggung jawab, libatkan murid dalam proses evaluasi,dan jadikan murid sebagai mitra belajar.</p></li><li><p>perbedaan memampuan dan gaya belajar murid, kurangnya keterlibatan murid keterbatasan waktu dan sumber daya dan penggunakan teknologi yang kurang optimal </p></li></ol></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:41:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538328822</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DINA ARIANTI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538329437</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Cara merencanakan pembelajarn dikelas</p><p> cara yang saya lakukan dalam merancang pembelajaran dikelas 1 mentutukan tujuan  pembelajaran 2,mengidentifikasi kebutuhan murid 3. memilih metode pembelajaran 4 mengembangkan materi pembelajaran,5 mengatur waktu dan suber daya 6.mengembangkan srategi 7 mengiplementasikan pembelajaran 8.mengevaluasi pembelajaran.</p></li><li><p> Prinsip yang digunakan . berkesadaran, mengembirakan,bermakana</p></li><li><p>Apakah srategi yang digunakan sudah mendorong murid untuk berfikir kreatif SUDAH, Alasan nya karena saya guru paud pada prinsip nya kami disudah memberikan stimul maupun  pertanyaan terbuka yang dapat mereka takap sesuai tahapan usia mereka (contoh dalam bermain balok)</p></li><li><p>Bangai mana memposisikan murid dalam proses belajar  </p><p>dalam proses pembelajaran dipaud itu terdiri pembukaan biasanya murid melingkar pada kegiatan inti murid akan memasuki infitasasi nya sesuai dengan yang mereka suka kegiatan penutup mereka membentuk hurup U</p></li><li><p>Tantangan yang dihadapi yaitu selain media pembelajaran yang menarik juga harus banyak dan sesuai dengan  minat anak dalam memili permainan</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:41:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538329437</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Syafriani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538330207</link>
         <description><![CDATA[<p>Syafriani</p><ol><li><p>Biasanya yang saya lakukan sebelum melakukan pembelajaran di TK adalah : mengetahui Capaian pembelajaran, menentukan Tujuan pembelajaran, membuat kegiatan sesuai minat dan berpusat pada anak, merencanakan teknik penilaian, menyiapkan modul ajar serta media pembelajaran. (Syafriani)</p></li></ol><ol start="2"><li><p>Prinsip yang saya gunakan dalam merancang pembelajaran adalah berpusat kepada peserta didik, kontektual, dan bermakna.</p></li><li><p>Strategi yang saya gunakan dalam pembelajaran di TK adalah berpusat pada aktivitas yang menyenangkan dan pendekatan holistik agar tujuan pembelajaran tercapai.</p></li><li><p>saya memposisikan murid dalam proses belajar sebagai pelajar sepanjang hayat yang harus dikembangkan kemampuan dan potensinya</p></li><li><p>Tantangan yang dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan : keterbatasan waktu dalam menyiapkan modul ajar ataupun media pembelajaran.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:42:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538330207</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RITA EFRIDAWANTI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538330607</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Cara merencanakan pembelajaran di kelas adalah </p><p>a. Kita harus menentukan tujuan pembelajaran</p><p>b. Kita menganalisis tentang kebutuhan belajar siswa</p><p>c. Membuat rancangan pembelajaran dengan memilih materi dan metode yang sesuai, menyaipkan bahan ( media) dan sumber belajar,membuat langkah-langkah pembelajaran.</p><p>d. Menentukan Asesmen</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran prinsip berkesadaran, prinsip bermakna dan prinsip mengembirakan</p></li><li><p>Apakah strategi yang digunakan sudah mendorong murid untuk berfikir kritis, kreatif, dan mendalam ? Sudah </p></li><li><p>Memposisikan  murid dalam belajar saya   memposisikan murid sebagai pusat belajar dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusir.</p></li><li><p>Tantangan yang sering kita hadapi dalam merancangan pembelajaran mendalam adalah kurangnya waktu dalam menyiapkan media pembelajaran, saya merasa sulit dalam merancang pembelajaran karena kebutuhan siswa berbeda - beda. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:43:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538330607</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ELIZA SRI REZEKHI </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538331636</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas ?</p><p>jawab: dengan cara merencanakan pembelajaran awal dengan menentukan Tujuan Pembelajaran kemudian merancang pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan gaya belajar siswa. kemudian menyusun alur kegiatan dan memilih pendekatan dan metode dan menyiapkan media dan menentukan jenis asesmen.</p></li><li><p>Prinsip pembelajaran yang digunakan adalah  berkesadaran, bermakna dan menggembirakan karena 3 prinsip ini harus ada dalam pembelajaran agar susana kelas bisa menjadi aktif dan kreatif.</p></li><li><p>strategi yang kita gunakan mendorong murid yaitu membuat media atau mencari media media yang menarik sesuai dengan materi yang akan diajar.memberikan ice beraking yang menyenangkan dan memberikan stimulus.</p></li><li><p>bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar ?</p><p>saya memposisikan diri saya sebagai pusat pembelajaran.</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan ?</p><p>sebagai guru saya terkendala di waktu dan tekhnologi yang semakin canggih saya dituntut untuk lebih faham dan belajar supaya tekhnologi tersebut bisa saya gunakan untuk menyediakan medi ajar.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:44:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538331636</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prida Pretti Manurung</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538331720</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Biasanya yang pertama sekali dilakukan adalah menentukan tujuan pembelajaran, kemudian menganalisis kebutuhan belajar siswa seperti bagaimana karakteristik atau cara belajar siswa, setelah itu menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa, kemudian menyiapkan media ajar yang sesuai dan menarik untuk siswa dan terakhir untuk menentukan jenis asesmen yang kita gunakan untuk membantu proses belajar siswa samapi mencapai tujuan pembelajaran.</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan adalah: berkesadaran, bermakna dan menggembirakan yang berpusat pada murid, relevan dan kontekstual untuk mendorong anak berpikir kritis dan kreatif.</p></li><li><p>strategi yang digunakan adalah metode dengan pendekatan dengan PBL lebih efektif karena anak lebih aktif dan dapat mengeluarkan ide-ide yang ada didalam fikirannya dan anak menjadi lebih kreatif.</p></li><li><p>sebagai pusat pembelajar.</p></li><li><p>tantangannya adalah waktu dan tehnologi yang semakin canggih. saya dituntut untuk lebih paham dan belajar supaya teknologi tersebut bisa saya gunakan untuk menyediakan media ajar.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:44:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538331720</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538337886</link>
         <description><![CDATA[<p>NURYENTI AYUTA ROZA</p><ol><li><p>Dalam merancang pembelajaran terlebih dahulu mengetahui capaian pembelajaran supaya dapat melakukan perencanaan pembelajaran di kelas, biasanya melibatkan beberapa langkah penting, mulai dari  menetapkan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode, media,  hingga mengevaluasi hasil belajar siswa melalui modul pembelajaran/RPP. Pembelajaran yang kita lakukan mengacu kepada prinsip pembelajaran mendalam yaitu berkesadaran, bermakna dan mengembirakan.</p></li><li><p>Prinsip yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran adalah</p><p> -Berkesadaran seperti dalam menerapkan pembelajaran di kelas 1 terlebih dahulu kita harus mengetahui kebutuhan siswa, tidak semua siswa kemampuannya sesuai yang kita harapkan</p><p>-Bermakna seperti dalam menyampaikan pembelajaran siswa dapat memahami apa yang telah kita sampaikan dan dapat dimengerti oleh siswa, sehingga tujuan pembelajaran siswa tercapai</p><p>-Mengembirakan, dalam kegiatan pembelajaran perlu menciptakan suasana yang mengembirakan, sehingga suasana belajar mengajar menjadi lebih bersemangat.</p></li><li><p>Strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam, mengajukan pertanyaan terbuka,mendorong diskusi dan memecahkan masalah selain itu, memberikan tantangan berpikir kreatif, dan memberi kesempatan mengemukakan ide yang menarik</p></li><li><p>Kita memposisikan murid dalam proses belajar sesuai dengan apa yang mereka butuhkan, dengan melakukan diferensiasi, sehingga mereka dapat mengikuti sesuai dengan apa yang mereka inginkan.</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan yaitu kadang apa yang sudah kita rancang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan seperti dengan karaktersiswa yang berbeda-beda.</p><p><br/></p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:55:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538337886</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Risdaawati </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538340097</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Merencanakan pembelajaran awal yang saya lakukan pertama adalah identifikasi kebutuhan warga belajar yang dapat dilakukan dengan meberikan angket atau wawancara untuk mengetahui latar belakang pendidikan, tujuan mengikuti pkbm dan keterampilan yang dibutuhkan. serta melihat sejauh mana pengetahuan dan keterampilan awal warga belajar. </p></li><li><p>Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran meliputi: </p><ul><li><p>berorientasi pada kebutuhan warga belajar (pembelajaran disesuiakan dengan kondisilatar belakang dan minat warga belajar)</p></li><li><p>berbasis pengalaman hidup seperti pengalaman pribadi warga belajar dijadikan bahan refleksi diskusiatau studi kasus yang memperkuat pemahaman</p></li><li><p>pembelajaran yang menyenangkan seperti suasana belajar harus ramah,menghargai perbedaan dan tidak enberi tekanan agar warga belajar nyaman dan percaya diri</p></li></ul></li><li><p>strategi untuk mendorong warga belajar dapat berpikir kritis kreatif dan mendalamdengan cara mengadakan diskusi dan mendorong warga belajar dapat aktif dalam kelompok dan dapat berpikir kritis serta mendalam. warga belajar diajak bertukar pendapat.</p></li><li><p>kita memposisikan warga belajar dalam proses belajar sesuai dengan apa yang mereka butuhkan dengan melakukan diferensiasi, sehingga mereka dapat mengikuti sesuai dengan apa yang mereka inginkan.</p></li><li><p>tantangannya yang dihadapi yaitu kadang apa yang sudah dirancang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. serta latar belakang warga belajar yang beragam.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 04:59:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538340097</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538351212</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Untuk merencanakan pembelajaran dikelas terlebih dahulu kita harus mengetahui cp atau tujuan dari pembelajran yang akan kita rancang.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran Adalah bermakna, berkesadaran dan mengembirakan.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kalau kita sudah melaksanakan strategi prmbrlajaran dengan baik maka seharusnya anak akan terdorong untuk berfikir kritis, kreatif dan mendalam.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam proses pembelajaran kita harus memposisikan murid sebagai center. Guru tidak lagi sebagai informasi utama. Dsalam proses belajar murid tidak lagi pasif.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangan yang sering dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan mengembirakan diantaranya dalam membuat media pembelajaran dan  kemampuan peserta didik yang beragam. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 05:21:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538351212</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jonter Wilson Sihombing</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538362741</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Saya merencanakan pembelajaran dikelas ,menganalisis CP dan merumuskan Tujuan pembelajaran selanjutnya merencanakan asesmen yang digunakan menyusunmodul ajar ,menyesuaikan pembelajaran serta setelah selesai akan dilakukan evaluasi dan refleksi</p><p>2.Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran meliputi :</p><p>.Berkesadaran</p><p>.Bermakna</p><p>.Menggembirakan</p><p>3.Strategi untuk mendorong murid untuk berpikir kritis ,kreatif dan mendalam yaitu keterampilan guru dalam menentukan metode pembelajaran,penggunaan media yang beragam penyediaan kegiatan pembelajaran yang menarik minat anak ,penentuan tujuan pembelajaran serta melakukan  evaluasi hasil belajar.</p><p>4.Memposisikan murid dalam proses belajar dengan cara menempatkan murid sebagai pusat kegiatan belajar,kegiatan harus berpusat pada murid memahami gaya belajar serta menciptakan lingkungan yang aman dan nayaman.</p><p>5.Tantangan yang dihadapi dalam merancang pembelajaran seperti menyesuaikan materi dan metode pembelajaran dengan karakteristik anak usia dini.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 05:46:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliawatisih/7tbdtzgcs9j40kuz/wish/3538362741</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
