<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Knowledge Discovery and Data Mining (KDD) by Tasya Selvia Ulfa</title>
      <link>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-09-30 12:08:34 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-07 13:29:43 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>tasyaselvia18</author>
         <link>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3146189933</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Tasya Selvia Ulfa</p><p>Nim    : 2431005</p><p>Role   : Data Scientist</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2817910185/d1ce27124b0efcab3bcdf7134389b7c7/WhatsApp_Image_2024_09_30_at_19_20_29.jpeg" />
         <pubDate>2024-09-30 13:11:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3146189933</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Langkah-langkah dalam proses Knowledge Discovery and Data Mining (KDD) - Tasya Selvia Ulfa</title>
         <author>tasyaselvia18</author>
         <link>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3146191513</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Langkah-langkah dalam process KDD:</strong></p><p><br></p><ol><li><p><strong>Selection (Pemilihan Data)</strong></p><p>Langkah pertama adalah memilih data yang relevan dari data set yang besar. Data dapat berasal dari berbagai sumber, seperti database, sensor, atau media sosial.</p></li><li><p><strong>Preprocessing (Prapemrosesan)</strong></p><p>Data sering kali tidak lengkap, mengandung noise, atau tidak relevan. Oleh karena itu, tahap ini melibatkan pembersihan dan transformasi data agar dapat digunakan dalam proses analisis lebih lanjut.</p></li><li><p><strong>Transformation (Transformasi Data)</strong></p><p>Pada tahap ini, data diubah menjadi bentuk yang lebih sesuai untuk proses data mining, misalnya dengan normalisasi, agregasi, atau pembuatan fitur baru.</p></li><li><p><strong>Data Mining</strong></p><p>Tahap ini adalah<strong> inti dari KDD</strong>, Semua data akan diidentifikasikan pola atau informasi yang ada di dalamnya. Pola-pola potensial dalam data kemudian diekstrak untuk mendapatkan data yang berguna. Teknik yang digunakan seperti <em>clustering, klasifikasi, regresi, and asosiasi</em> digunakan untuk menganalisis data.</p><p><br></p><p><strong>Teknik Data Mining dalam KDD</strong></p><ul><li><p><strong>Clustering:</strong> Mengelompokkan data berdasarkan kesamaan antara data point. Contohnya, mengelompokkan pelanggan berdasarkan kebiasaan belanja mereka.</p></li><li><p><strong>Classification:</strong> Membagi data ke dalam kelas yang telah ditentukan. Misalnya, algoritma klasifikasi dapat digunakan untuk menentukan apakah email adalah spam atau bukan.</p></li><li><p><strong>Association Rule Learning:</strong> Menemukan hubungan antara variabel dalam data. Salah satu contoh terkenal adalah analisis keranjang belanja, yang mencari pola produk apa yang sering dibeli bersama.</p></li><li><p><strong>Regression:</strong> Memprediksi nilai dari variabel kontinu berdasarkan hubungan yang telah ditemukan dalam data.</p></li></ul></li><li><p><strong>Interpretation/Evaluation (Interpretasi dan Evaluasi)</strong></p><p>Setelah pola ditemukan, langkah selanjutnya adalah mengevaluasi model dan menafsirkannya untuk melihat apakah hasil tersebut dapat dijelaskan dan bermanfaat. Hasil ini kemudian digunakan untuk pengambilan keputusan.</p></li></ol><p><br></p><p>sumber : chatgpt and <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.ad-ins.com/id/our-story/kisah-adins/tahapan-data-mining/">blog ad-ins </a></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2817910185/dc049f514e2824e4b1715b08e39ca816/Screenshot_2024_10_01_213210.png" />
         <pubDate>2024-09-30 13:12:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3146191513</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3147469263</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Setiawan Joddy</p><p>Nim    : 2431119</p><p>Role   : Backend</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2821671335/c0e459b08282decacbaea30741182670/IMG20241001100202.jpg" />
         <pubDate>2024-10-01 03:02:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3147469263</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gambaran umum tentang Knowledge Discovery and Data Mining (KDD) - Setiawan Joddy</title>
         <author>setiawanjoddy1998</author>
         <link>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3147501269</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Knowledge Discovery and Data Mining (KDD)</strong> adalah proses untuk menemukan pengetahuan yang berguna dari data besar atau kompleks melalui pendekatan sistematis untuk mengubah data mentah menjadi informasi yang bermakna, yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dan analisis.</p><p><br></p><p>KDD terdiri dari beberapa tahap yang terorganisir untuk mendapatkan pola atau pengetahuan baru dari data. Pada intinya, <strong>Data Mining</strong> adalah salah satu langkah dalam proses KDD, yang digunakan untuk mengekstraksi pola atau informasi penting.</p><p>KDD banyak digunakan di berbagai bidang seperti pemasaran, keuangan, riset ilmiah, dan masih banyak lagi, dengan tujuan akhir untuk mengambil keputusan berdasarkan data yang diolah.</p><p>Sumber: Chat GPT </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2714128278/d6214bbabc0fa244d5bbc96dd79eee9f/images__2_.jpeg" />
         <pubDate>2024-10-01 03:36:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3147501269</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3148546131</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Aisyah Nurkayla </p><p>Nim    : 2231122</p><p>Role   : UI/UX</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2825263926/c75e06470cd24dce4477c890efdd7e2e/63aec71c_9566_4c96_b295_9ed7b4dcefb3.jpeg" />
         <pubDate>2024-10-01 15:37:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3148546131</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Contoh Penerapan Knowledge Discovery and Data Mining (KDD) di Berbagai Bidang - Aisyah Nurkayla</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3148617525</link>
         <description><![CDATA[<p>Proses <strong>Knowledge Discovery and Data Mining (KDD)</strong> diterapkan di berbagai industri untuk mengekstraksi informasi dan pola yang berharga dari data yang besar dan kompleks. Berikut adalah beberapa contoh penerapan KDD di berbagai sektor industri:</p><p><br></p><p><strong>1. Penerapan KDD di Sektor E-Commerce</strong></p><p><strong>Masalah:</strong><br>Sebuah perusahaan e-commerce ingin meningkatkan penjualan dengan memahami produk apa yang sering dibeli bersama oleh pelanggan untuk membuat promosi yang tepat.</p><p><strong>Solusi KDD:</strong></p><ul><li><p><strong>Selection:</strong> Data transaksi pelanggan dikumpulkan, termasuk produk yang dibeli, waktu pembelian, dan total pengeluaran.</p></li><li><p><strong>Preprocessing:</strong> Membersihkan data untuk menghilangkan transaksi duplikat dan memperbaiki data yang hilang, seperti harga produk yang tidak tercatat.</p></li><li><p><strong>Transformation:</strong> Data diubah menjadi format yang lebih sesuai, misalnya, mengelompokkan produk berdasarkan kategori seperti elektronik, pakaian, dan makanan.</p></li><li><p><strong>Data Mining:</strong> Algoritma <strong>association rule mining</strong> seperti <em>Apriori</em> digunakan untuk menemukan pola pembelian. Misalnya, ditemukan bahwa pelanggan yang membeli laptop cenderung membeli aksesoris seperti mouse atau keyboard.</p></li><li><p><strong>Evaluation:</strong> Pola yang ditemukan dievaluasi untuk memastikan keakuratannya dalam berbagai skenario pembelian.</p></li><li><p><strong>Knowledge Representation:</strong> Hasil diekstrak dan digunakan untuk membuat rekomendasi produk dalam sistem e-commerce, serta untuk mengembangkan strategi promosi seperti "beli satu dapat diskon untuk yang lain."</p></li></ul><p><strong>Hasil:</strong><br>Perusahaan e-commerce dapat meningkatkan penjualan dengan menawarkan promosi paket produk yang disesuaikan berdasarkan pola belanja yang ditemukan.</p><p><br></p><p><strong>2. Penerapan KDD di Bidang Kesehatan</strong></p><p><strong>Masalah:</strong><br>Sebuah rumah sakit ingin memprediksi pasien yang memiliki risiko tinggi terkena diabetes berdasarkan data medis dan riwayat kesehatan mereka.</p><p><strong>Solusi KDD:</strong></p><ul><li><p><strong>Selection:</strong> Data rekam medis pasien yang mencakup hasil tes laboratorium, riwayat kesehatan keluarga, gaya hidup, dan pola diet.</p></li><li><p><strong>Preprocessing:</strong> Data dibersihkan untuk menghilangkan missing values (nilai yang hilang) seperti tes medis yang tidak tercatat atau data duplikat. Praproses ini juga termasuk normalisasi data untuk memastikan konsistensi skala.</p></li><li><p><strong>Transformation:</strong> Data diubah menjadi fitur-fitur yang lebih bermakna, seperti pengelompokan usia, kadar gula darah, dan BMI (Body Mass Index) untuk memudahkan analisis lebih lanjut.</p></li><li><p><strong>Data Mining:</strong> Algoritma <strong>classification</strong> seperti <em>Decision Trees</em> atau <em>Support Vector Machines (SVM)</em> digunakan untuk memprediksi kemungkinan pasien terkena diabetes berdasarkan atribut-atribut tersebut. Pola yang ditemukan mengidentifikasi pasien yang memiliki risiko tinggi.</p></li><li><p><strong>Evaluation:</strong> Model dievaluasi menggunakan metrik seperti akurasi, precision, dan recall untuk menilai seberapa baik model memprediksi pasien berisiko.</p></li><li><p><strong>Knowledge Representation:</strong> Temuan tersebut disajikan dalam bentuk laporan yang mudah dimengerti oleh tenaga medis, membantu dokter untuk mengambil keputusan mengenai tindakan pencegahan atau pengobatan lebih lanjut.</p></li></ul><p><strong>Hasil:</strong><br>Rumah sakit dapat memberikan intervensi medis lebih awal kepada pasien berisiko, mengurangi kemungkinan komplikasi yang serius dan menurunkan biaya perawatan.</p><p><br></p><p><strong>3. Penerapan KDD di Bidang Pendidikan</strong></p><p><strong>Masalah:</strong><br>Universitas ingin meningkatkan tingkat kelulusan dengan menganalisis pola perilaku belajar mahasiswa yang berhubungan dengan performa akademis mereka.</p><p><strong>Solusi KDD:</strong></p><ul><li><p><strong>Selection:</strong> Data akademik seperti nilai ujian, kehadiran di kelas, dan aktivitas di sistem pembelajaran online.</p></li><li><p><strong>Preprocessing:</strong> Data yang hilang, seperti absensi yang tidak tercatat atau nilai yang tidak dimasukkan, dibersihkan dan diproses ulang agar konsisten.</p></li><li><p><strong>Transformation:</strong> Data diringkas menjadi indikator perilaku belajar, seperti durasi waktu yang dihabiskan di platform pembelajaran online, tingkat keaktifan di forum, dan jumlah tugas yang dikumpulkan tepat waktu.</p></li><li><p><strong>Data Mining:</strong> Algoritma <strong>clustering</strong> digunakan untuk mengelompokkan mahasiswa berdasarkan pola perilaku belajar mereka. Kelompok yang lebih aktif di platform cenderung memiliki tingkat kelulusan yang lebih tinggi.</p></li><li><p><strong>Evaluation:</strong> Pola-pola ini dievaluasi dengan memeriksa keterkaitan antara kelompok belajar dan hasil kelulusan. Metrik seperti <em>silhouette score</em> digunakan untuk mengukur kualitas klaster yang dihasilkan.</p></li><li><p><strong>Knowledge Representation:</strong> Hasilnya disajikan dalam dashboard visualisasi yang memungkinkan pihak universitas memantau kelompok berisiko dan memberikan dukungan lebih awal kepada mereka.</p></li></ul><p><strong>Hasil:</strong><br>Universitas dapat mengidentifikasi mahasiswa yang membutuhkan dukungan lebih awal dan memberikan bimbingan tambahan untuk meningkatkan peluang kelulusan.</p><p><br></p><p><strong>4. Penerapan KDD di Bidang Keuangan</strong></p><p><strong>Masalah:</strong><br>Bank ingin mengurangi risiko gagal bayar pada pinjaman dengan memprediksi nasabah mana yang kemungkinan besar tidak mampu membayar kembali pinjaman mereka.</p><p><strong>Solusi KDD:</strong></p><ul><li><p><strong>Selection:</strong> Data finansial nasabah, termasuk riwayat kredit, pendapatan bulanan, dan status pekerjaan.</p></li><li><p><strong>Preprocessing:</strong> Data finansial yang hilang atau salah, seperti pendapatan yang tidak tercatat atau data nasabah yang tidak lengkap, dibersihkan untuk memastikan kualitas analisis.</p></li><li><p><strong>Transformation:</strong> Data diubah menjadi fitur-fitur penting seperti rasio utang terhadap pendapatan dan riwayat pelunasan kredit.</p></li><li><p><strong>Data Mining:</strong> Algoritma <strong>regression</strong> dan <strong>classification</strong> digunakan untuk memprediksi kemungkinan gagal bayar. Model seperti <em>Logistic Regression</em> dan <em>Random Forest</em> membantu memprediksi risiko kredit berdasarkan atribut yang tersedia.</p></li><li><p><strong>Evaluation:</strong> Model ini dievaluasi menggunakan <em>ROC curve</em> dan <em>confusion matrix</em> untuk menentukan seberapa baik model dapat memprediksi nasabah berisiko.</p></li><li><p><strong>Knowledge Representation:</strong> Hasilnya digunakan untuk menyesuaikan kebijakan pemberian pinjaman, seperti meningkatkan bunga untuk nasabah dengan risiko tinggi atau menolak aplikasi pinjaman yang berisiko tinggi.</p></li></ul><p><strong>Hasil:</strong><br>Bank berhasil mengurangi jumlah nasabah yang gagal membayar pinjaman dan meminimalkan kerugian finansial.</p><p><br></p><p><strong>Kesimpulan</strong></p><p>Proses Knowledge Discovery and Data Mining (KDD) sangat efektif dalam membantu berbagai sektor untuk menemukan insight yang berharga dari data besar. Dari e-commerce hingga kesehatan, pendidikan, dan keuangan, penerapan KDD membantu organisasi dalam membuat keputusan yang lebih baik dan strategis, berdasarkan pola-pola tersembunyi dalam data mereka.</p><p><br></p><p>sumber : ChatGPT</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2825263926/d193bb19fad5d6f74852eca082bb5708/KDD_process.jpg" />
         <pubDate>2024-10-01 16:17:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tasyaselvia18/7rhpuzlsb6c1rk6t/wish/3148617525</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
