<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Course: Design Thinking  by </title>
      <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry</link>
      <description>Disscussion Group

 </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-26 01:17:41 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-21 12:46:01 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Putri Nanda Tarisa _ 2440052375</title>
         <author>putritarisa</author>
         <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884108953</link>
         <description><![CDATA[<var>   <strong>MASALAH UTAMA</strong>&nbsp;</var><div>Rendahnya pendidikan seks di kalangan orang tua kelahiran milenial usia.&nbsp;<br><br></div><var><strong>PENYEBAB</strong> </var><div>Perbincangan seks di kalangan orang tua dulu tabu. <strong><br></strong><br></div><var><strong>KONSEKUENSI </strong></var><div>Orang tua belum memiliki pengetahuan untuk memberikan edukasi tentang seks pada sang anak.&nbsp;<br><br></div><div><strong>Demografi target seperti berikut ini.&nbsp;</strong></div><ol><li>Orang tua milenial atau kelahiran tahun 1980 - 1995.</li><li>Rentang usia 40 tahun sampai 35 tahun.&nbsp;</li><li>Perempuan.</li><li>Masyarakat yang tinggal di desa berkembang.&nbsp;</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/17/130000069/jangan-tertukar-ini-pengertian-generasi-x-z-milenial-dan-baby-boomers" />
         <pubDate>2021-11-11 13:11:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884108953</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putritarisa</author>
         <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884164253</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><strong>Alasan memilih isu tersebut</strong></blockquote><div>1. Pengaruh modernisasi dan informasi<br>dari media terhadap pola pikir generasi bangsa&nbsp;<br>dan pergaulan di masa depan.&nbsp;<br>2. Tumbuhnya kesadaran diri tentang<br>pentingnya memberikan edukasi pada calon generasi bangsa nantinya.&nbsp;<br>3. Orang tua merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang pendidikan seks sehingga diharapkan itu dapat menjadi rantai yang baik untuk membuka pemikiran generasi bangsa berkaitan dengan pengetahuan tentang seks.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-11 13:33:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884164253</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Annisha N.R.K.B 2440046391</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884197848</link>
         <description><![CDATA[<div>Solusi <br>Melalui penyuluham yang di selenggarakan organisasi Ibu PKK. Dapat dilakukan penyuluhan dengan tema&nbsp; <strong><em>Save Your Children. </em></strong><strong>Mengapa di lakukan saat Ibu PKK&nbsp; ? </strong>Karena hal ini ditujukan kepada Ibu - ibu yang dimana ibu-ibu yang memiliki peran utama dalam pendidikan seks. Pembawa materi memegang peranan penting dalam keberhasilan suatu penyuluhan. Pembawa materi dituntut untuk mampu menguasai materi yang akan diberikan serta lebih komunikatif dalam menyampaikan pesan penyuluhan agar lebih mudah dipahami dan ditangkap oleh sasaran penyuluhan serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh target penyuluhan dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan penerima materi penyuluhan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-11 13:46:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884197848</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dini Annisa Sekarayu _ 2440065245</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884207287</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>SOLUSI</strong><br>Mengapa di posyandu? Karena posyandu (pos pelayanan terpadu) merupakan tempat untuk memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Target penyuluhan kami adalah para orang tua, sebab pendidikan dasar dari penyuluhan sex dimulai dari lingkungan keluarga terutama orang tua. Kami akan bekerja sama dengan beberapa posyandu dan pematerinya dari dokter spesialis atau bidan. Harapan kami melakukan penyuluhan ini adalah orang tua dapat membangun kepercayaan terhadap anak, agar anak merasa nyaman menceritakan apapun termasuk tentang sex. Sehingga resiko penyakit menular, kehamilan pada anak, pergaulan bebas (dampak dari sex bebas) akan berkurang.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-11 13:50:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884207287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Intan Putri Adhika Fenadi - 2440055111</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884767814</link>
         <description><![CDATA[<var><strong>Solusi</strong></var><div>Membuat video seperti Podcast, di channel YouTube yang bertema edukasi seks, seperti perbedaan antara pendidikan seks dengan pendidikan reproduksi dan cara menyampaikan pendidikan tentang seks pada anak. Dalam video tersebut juga akan membahas beragam aspek tentang seks yang diharapkan bisa menyadarkan orang tua bahwa perbincangan&nbsp; seks penting di era saat ini.&nbsp;<br>Selanjutnya, tautan video tersebut akan dibagikan melalui WhatsApp orang tua maupun media lain yang sering digunakan oleh target. Hal tersebut disesuaikan  masa pandemi, cukup banyak orang tua yang lebih memilih mendapatkan informasi dari internet atau aplikasi yang mereka miliki dibandingkan dengan berkumpul secara langsung. Dengan demikian, orang tua diharapkan bisa memahami tentang sex education dan akan menyebarkannya kepada orang tua lainnya melalui mulut ke mulut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-11 17:38:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1884767814</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1885432048</link>
         <description><![CDATA[<pre><strong>Referensi:</strong></pre><ol><li>https://www.economica.id/2020/09/11/keterbukaan-pendidikan-seks-di-indonesia-hambatan-dan-implementasi/</li><li>Menentukan target/user yang akan di wawancara.</li><li>Metode yang akan digunakan untuk wawancara.&nbsp; Komunikasi langsung, Contoh, F2F tetapi di mediasi oleh komputer (Zoom).&nbsp;</li><li>Fakta-fakta yang dibutuhkan:&nbsp;</li></ol><ul><li>Pemahaman tentang seks dan reproduksi.</li><li>Kasus kekerasan dan kejahatan seks di Indonesia sehingga edukasi tentang seks dibutuhkan.&nbsp;</li><li>Langkah - langkah yang tepat untuk mengajarkan tentang seks edukasi pada anak.&nbsp;</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://www.economica.id/2020/09/11/keterbukaan-pendidikan-seks-di-indonesia-hambatan-dan-implementasi/" />
         <pubDate>2021-11-12 01:05:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1885432048</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALTERNATIF SOLUSI YANG BISA DIGUNAKAN UNTUK MENGATASI MASALAH.</title>
         <author>putritarisa</author>
         <link>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1885550239</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. PODCAST</strong></div><var><strong>Kelebihan</strong></var><div>1. Menjangkau target dalam lingkup yang luas. Contoh, wilayah yang menjadi target untuk kampanye tentang masalah tersebut adalah di Jawa Timur. Namun, dengan media digital seluruh orang tua di Indonesia bisa mengakses konten tersebut.&nbsp;</div><var>
Kekurangan:</var><div><br><br></div><var>Hambatan: </var><div><br><br></div><div><strong>2. Seminar di Posyandu.</strong></div><var>Kelebihan:</var><div>- Momen yang bagus untuk mengadakan seminar tentang seks karena targetnya orang tua.&nbsp;<br>- Ada tenaga profesional, seperti Bidan, Dokter anak yang bisa menjadi narasumber ahli untuk memberikan edukasi tentang seks dari hal sederhana.&nbsp;<br><br></div><var>Kekurangan:</var><div>- Pengadaan biaya untuk pangan, seperti nasi kotak bagi tenaga kesehatan dan orang tua yang telah hadir.&nbsp;<br><br></div><var>Hambatan: </var><div>- Pendekatan yang digunakan untuk menawarkan seminar tentang masalah yang menjadi fokus kami pada pihak POSYANDU. <br>- Sumber dana yang dibutuhkan untuk menyediakan akomodasi.<br><br><strong>3. Kampanye sosial media.</strong><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-12 01:58:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putritarisa/7ph658ixrk1f7wry/wish/1885550239</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
