<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REMEDIAL UH KD 3.4 by Elly Zamilatul Mila</title>
      <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL</link>
      <description>INFLASI</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-11-01 03:43:53 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-01-25 21:24:17 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f96d.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>OPINI</title>
         <author>ellyzamilatulmila</author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1863099040</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasakan informasi dari artikel tersebut,<br>Give your opinion terhadap isi dari artikel tersebut !<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/kepala-bkf-inflasi-berpotensi-menguat-karena-peningkatan-mobilitas/" />
         <pubDate>2021-11-03 00:30:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1863099040</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Remedial UH </title>
         <author>billaanjani0217</author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1863847193</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Nabila Anjani&nbsp;<br>Kelas : XI IPS 1<br>Opini saya : "Adanya Natal, tahun baru dan liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi, sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi,” ujarnya dalam keterangan resmi seperti dikutip Selasa (2/11)".<br><br>“Pemerintah tetap konsisten untuk mendukung terjaganya harga energi domestik untuk menjaga momentum pemulihan konsumsi dan menjaga daya beli masyarakat"</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-03 06:50:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1863847193</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Remedial UH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864074399</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Rustu Dyra Fahreza<br>Kelas&nbsp; : Xl IPS 1<br>Opini Saya : Seiring dengan peningkatan mobilitas, pemerintah mengantisipasi terjadinya ledakan mobilitas yang dapat berisiko penularan wabah Covid-19 dengan menghapus cuti bersama akhir tahun dan perketat syarat perjalanan antardaerah, Kepala BKF menyampaikan perayaan Natal dan Tahun Baru, serta liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi. Beberapa kelompok pengeluaran  juga mengalami tren kenaikan inflasi, seperti pada kebutuhan sandang, jasa perumahan, perlengkapan rumah tangga, dan transportasi. Di sisi lain, juga terdapat perlambatan terbatas pada kesehatan, pendidikan, dan penyediaan makanan dan minuman atau restoran. Dalam masa pemulihan ekonomi ini, pemerintah tetap konsisten untuk mendukung terjaganya harga energi domestik untuk menjaga momentum pemulihan konsumsi dan menjaga daya beli masyarakat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-03 09:05:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864074399</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864143984</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Afifah nur andini&nbsp;<br>Kelas: XI IPS 1<br>Opini saya: "Kebijakan pelonggaran PPKM secara bertahap mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, baik di dalam daerah maupun antardaerah. Hal ini berdampak pada peningkatan permintaan masyarakat secara umum,"<br>"Beberapa kelompok pengeluaran mengalami tren kenaikan inflasi, seperti pada kebutuhan sandang, jasa perumahan, perlengkapan rumah tangga, dan transportasi,"<br><br><br>“Pemerintah berkomitmen untuk menjaga akses pangan masyarakat miskin dan rentan dengan melakukan penyaluran bantuan sosial pangan, serta melakukan stabilisasi harga pangan pokok, terutama beras,"</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-03 09:44:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864143984</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Nindi Safitri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864184604</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas : XI IPS1<br>Opini Saya : Kepala BKF menyampaikan perayaan Natal dan Tahun Baru, serta liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi.<br>Kepala BKF menyampaikan perayaan Natal dan Tahun Baru, serta liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi.<br>Laju inflasi Oktober sebesar 1,66 persen (yoy), meningkat dari angka September 1,60 persen (yoy) dipengaruhi oleh naiknya inflasi administered price seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan melambatnya inflasi volatile food.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-03 10:09:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864184604</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Remedial UH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864310453</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Rafialfie Argyanda Purwandharu<br>Kelas : XI IPS 1<br>Opini saya :&nbsp;<br>Dengan telah adanya 1 tahun lewat sejak wabah Covid-19 menyebar sampai Indonesia, dan seberapa besar pengaruhnya terhadap masyarakatnya, terutama kondisi stabilitas ekonomi Indonesia, pemerintah telah berupaya untuk memulihkannya seperti awal mula, sebelum masa pandemi.<br><br>Namun dikarenakan adanya kenaikan persentase inflasi belakangan ini, yang disebabkan oleh pelonggaran program PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang akhirnya menyebabkan peningkatan mobilitas &amp; peningkatan permintaan masyarakat secara umum.<br>Sehingga harga berbagai kebutuhan pangan, sandang mengalami perubahan drastis, baik meningkat maupun menurun.<br>Akhirnya terjadi kenaikannya inflasi.<br>Hal ini menyebabkan perlambatan dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan penyediaan makanan &amp; minuman dalam restoran, maupun pedagang kaki lima.<br><br>Pemerintah namun telah menjalani program seperti menyalurkan bantuan sosial pangan (bansos), kepada masyarakat yang tidak mampu.<br><br>Saya sendiri setuju atas keputusan dihapusnya cuti bersama akhir tahun dan memperketat peraturan perjalanan antardaerah, agar tidak terjadinya cluster Covid-19 (masyarakat berpergian dalam waktu panjang/travelling).<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-03 11:24:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864310453</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Olvy muhammad rizki</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864342985</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas:XI IPS 1<br>Opini saya :Seiring dengan peningkatan mobilitas, pemerintah mengantisipasi terjadinya ledakan mobilitas yang dapat berisiko penularan wabah Covid-19 dengan menghapus cuti bersama akhir tahun dan memperketat syarat perjalanan antardaerah,” ujar Kepala BKF dalam rilisnya, Senin (01/11).</div><div>Kepala BKF menyampaikan perayaan Natal dan Tahun Baru, serta liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi.</div><div>Tercatat, laju inflasi Oktober sebesar 1,66% (yoy), meningkat dari angka September 1,60% (yoy). Kenaikan ini dipengaruhi naiknya inflasi administered price seiring mobilitas masyarakat yang meningkat di tengah masih tumbuh terbatasnya inflasi inti dan melambatnya inflasi volatile food.</div><div>Secara bulan ke bulan, terjadi inflasi sebesar 0,12% (mtm) sehingga kumulatif mencapai 0,93% (ytd). Secara spasial, 68 kota mengalami inflasi dan 22 kota mengalami deflasi. Inflasi inti mulai meningkat meski masih terbatas, yaitu mencapai kisaran 1,33% (yoy) (September: 1,30%).</div><div>Lebih lanjut, Kepala BKF mengatakan kebijakan pelonggaran PPKM secara bertahap mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, baik di dalam daerah maupun antardaerah. Hal ini berdampak pada peningkatan permintaan masyarakat secara umum.</div><div>Beberapa kelompok pengeluaran mengalami tren kenaikan inflasi, seperti pada kebutuhan sandang, jasa perumahan, perlengkapan rumah tangga, dan transportasi. Di sisi lain, juga terdapat perlambatan terbatas pada kesehatan, pendidikan, dan penyediaan makanan dan minuman atau restoran.</div><div>Inflasi volatile food mengalami penurunan, mencapai 3,16% (yoy), turun dari angka September 3,51% (yoy) dipengaruhi penurunan harga pangan, seperti telur ayam ras dan sayur-sayuran. Turunnya harga telur disebabkan oleh pasokan telur secara nasional masih surplus karena penyerapan yang belum maksimal akibat berbagai pembatasan kegiatan. Harga sayuran pun menurun karena melimpahnya stok akibat faktor panen.</div><div>Di sisi lain, peningkatan harga terjadi juga pada komoditas cabai merah, daging ayam ras, serta minyak goreng. Harga minyak goreng meningkat tajam akibat harga Crude Palm Oil (CPO) global yang masih dalam tren meningkat.</div><div>“Pemerintah berkomitmen untuk menjaga akses pangan masyarakat miskin dan rentan dengan melakukan penyaluran bantuan sosial pangan, serta melakukan stabilisasi harga pangan pokok, terutama beras. Pemerintah Pusat dan Daerah juga terus memantau potensi kenaikan harga pangan di akhir tahun mengingat faktor masuknya musim penghujan dan momen perayaan Natal dan liburan akhir tahun,” kata Kepala BKF.</div><div>Sementara, inflasi administered price (AP) melanjutkan tren peningkatan mencapai 1,47% (yoy), naik dari September 0,99% (yoy). Naiknya inflasi komponen ini didorong oleh dampak peningkatan tarif angkutan udara seiring mobilitas masyarakat antardaerah yang mulai meningkat. Selain itu, komponen AP dipengaruhi oleh dampak kenaikan harga rokok kretek filter dan bensin nonsubsidi (Pertamax Turbo dan Dex) meskipun relatif kecil.</div><div>“Dalam masa pemulihan ekonomi, pemerintah tetap konsisten untuk mendukung terjaganya harga energi domestik untuk menjaga momentum pemulihan konsumsi dan menjaga daya beli masyarakat,” ujar Kepala BKF.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-03 11:42:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864342985</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA :  ANNISA RAMADHANI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864422017</link>
         <description><![CDATA[<div>KELAS : XI IPS 1&nbsp;<br><br>Opini saya = berdasarkan artikel tersebut menurut opini saya terdapat kelebihan dan kelemahan.&nbsp;<br><br>Kelemahan terjadi inflasi kenaikan harga dimana harga barang yang dijual akan meningkat seiring dengan menguatkan mobilitas masyarakat.&nbsp;<br>Dengan begitu juga akan berdampak pada risiko penularan covid-19 yang kemungkinan dapat terjadi peningkatan penyebaran covid -19. Namun disisi lain masyarakat dapat beraktivitas normal kembali seperti kembali bekerja dikantor, pelajar kembali pergi kesekolah dsb. Selain itu juga para pengusaha, penjual, dan karyawan akan mendapat penghasilan ny kembali seperti pada kondisi normal. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-03 12:19:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1864422017</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Moh.Ilham Keliandan XI IPS 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866134137</link>
         <description><![CDATA[<div>Dengan adanya pelonggaran kebijakan PPKM membuat infalsi menguat.Dan bisa dipastikan akan adanya peningkatan mobilitas.Tentukan hal itu akan memicu meningkatnya penularan wabah Covid-19.Untuk itu,pemerintah akan&nbsp; menghapus cuti bersama akhir tahun 2021,karena hal itu akan mendorong kenaikan inflasi.<br>Dengan adanya pelonggaran PPKM akan berdampak pada peningkatan permintaan masyarakat secara umum.Seperti kebutuhan sandang,jasa perumahan,perlengkapan rumah tangga,dan transportasi yang merupakan kelompok pengeluaran akan mengalami tren kenaikan inflasi.Sedangkan kesehatan,pendidikan,dan penyediaan makanan dan minuman akan mengalami perlambatan inflasi.Beberapa harga kebutuhan seperti telur dan sayur-sayuran mengalami penurunan&nbsp; yang disebabkan karena pasokan telur secara nasional masih surplus dan stok sayuran yang melimpah akibat faktor panen.<br>Usaha yang akan dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk memantau potensi kenaikan harga pangan diakhir tahun dilakukan untuk agar harga pangan tetap stabil.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-04 00:52:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866134137</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Remedial UH</title>
         <author>azlanaputrafebrian</author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866194870</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama&nbsp; &nbsp; : Febrian Azlana Putra</div><div>Kelas &nbsp; &nbsp; : XI IPS 1</div><div>Opini saya tentang artikel Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF): Inflasi berpotensi menguat karena peningkatan mobilitas:</div><div>&nbsp;</div><div>Sejak pandemi covid 19 masuk ke Indonesia tahun 2020, Indonesia mengalami penurunan inflasi secara terus menerus bahkan sempat pada level terendah. Bahkan semua kelompok pengeluaran mengalami kemunduran inflasi.</div><div>&nbsp;</div><div>Akhir-akhir ini pandemi covid 19 mulai mengalami penurunan kasus penyebaran, sehingga inflasi mengalami kenaikan karena mobilitas di Indonesia mulai berjalan seperti sebelum covid 19.</div><div>Sehingga Indonesia bisa diartikan sedang mengalami pemulihan ekonomi dari semua sektor kelompok pengeluaran seperti transportasi yang sudah bermobilitas antardaerah, pendidikan yang sudah mulai belajar di sekolah walaupun hanya 1 kali dalam satu minggu, penyedia makanan &amp; minuman/restoran yang sudah mulai beroperasi sehingga bisa meningkatkan harga pangan seperti telur dan beras.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-04 01:20:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866194870</guid>
      </item>
      <item>
         <title>“Adanya Natal, tahun baru dan liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi, sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi,” ujarnya dalam keterangan resmi seperti dikutip Selasa (2/11).Pemerintah Pusat dan Daerah juga terus memantau potensi kenaikan harga pangan di akhir tahun mengingat faktor masuknya musim penghujan dan momen perayaan Natal dan liburan akhir tahun,” kata Kepala BKF.“Pemerintah tetap konsisten untuk mendukung terjaganya harga energi domestik untuk menjaga momentum pemulihan konsumsi dan menjaga daya beli masyarakat,”</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866367524</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-04 02:38:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866367524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Muhammad Nouval “Adanya Natal, tahunbaru dan liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi, sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi,” ujarnya dalam keterangan resmi seperti dikutip Selasa (2/11).Pemerintah Pusat dan Daerah juga terus memantau potensi kenaikan harga pangan di akhir tahun mengingat faktor masuknya musim penghujan dan momen perayaan Natal dan liburan akhir tahun,” kata Kepala BKF.“Pemerintah tetap konsisten untuk mendukung terjaganya harga energi domestik untuk menjaga momentum pemulihan konsumsi dan menjaga daya beli masyarakat,”</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866371708</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-04 02:39:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1866371708</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : M. F. Robby</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1868784778</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas : XI IPS 1<br>Opini saya :&nbsp;<br>Sejalan dengan pemulihan mobilitas diberbagai bidang karena faktor Covid-19, seperti pada bidang ekonomi. Melihat sudah membaiknya mobilitas masyarakat itu sangat berpengaruh pada kegiatan ekonominya.&nbsp;<br>"Kepala BKF menyampaikan perayaan Natal dan Tahun Baru, serta liburan akhir tahun menjadi momen peningkatan konsumsi sehingga dapat mendorong kenaikan inflasi.<br>Tercatat, laju inflasi Oktober sebesar 1,66% (yoy), meningkat dari angka September 1,60% (yoy). Kenaikan ini dipengaruhi naiknya inflasi administered price seiring mobilitas masyarakat yang meningkat di tengah masih tumbuh terbatasnya inflasi inti dan melambatnya inflasi volatile food."<br><br>Peningkatan laju inflasi bisa disebabkan karena tingginya tingkat permintaan ataupun kenaikan harga produksinya. Masyarakat mengalami peningkatan permintaan terutama pada sandang pangan, jasa perumahan, peralatan rumah tangga, transportasi. Disisi lain terjadinya penurunan produktivitas produsen ataupun penyedia segala yang dibutuhkan oleh masyarakat.<br><br>Tetapi, dengan adanya itu semua pemerintah tetap berusaha dalam pemulihan kegiatan ekonomi, pemerintah terus berusaha untuk menjaga harga energi domestik demi menjaga kestabilan perekonomian di Indonesia.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-05 01:06:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1868784778</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888077892</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Ananda Rizky Ramadhan<br>Kelas:XI IPS 3<br>Seperti sebuah kelaziman, kehadiran Ramadan dan kemeriahan Idulfitri ditandai kenaikan harga-harga, terutama pangan. Tak mudah keluar dari soal ini. Alasannya, saat Ramadan ada kenaikan permintaan sekitar 20%.<br><br>Sesuai hukum supply-demand, saat ada tekanan di sisi permintaan dengan pasokan tetap, harga akan terpantik tinggi. Akhirnya, inflasi pangan yang tinggi saat Ramadan dan Lebaran dianggap sebuah kelaziman.<br><br>Tidak ingin terjebak rutinitas dan kelaziman, sejak Maret 2018 Presiden Jokowi memerintahkan bawahannya untuk memastikan harga-harga kebutuhan pokok tidak naik. Langkah semacam ini sudah ditempuh Presiden sejak 2016. Apakah ada hasilnya?<br><br>Untuk menjawab pertanyaan ini, menarik untuk menelusuri jejak kenaikan harga yang tercermin dalam inflasi selama Ramadan, terutama sejak Presiden Jokowi memerintah negeri ini.Pada tahun 2005 Ramadan jatuh pada Oktober, kemudian 2008 (September), 2011 (Agustus), 2012-2015 (Juli). Pada 2005, inflasi saat Ramadan mencapai rekor tinggi: 8,7%. Ini terjadi karena saat itu pemerintah menaikan harga BBM hanya empat hari menjelang Ramadan. Setelah itu, pada 2008 inflasi Ramadan 0,97%; 2011 (0,93%); 2012 (0,7%); 2013 (3,29%); serta pada 2014 dan 2015 (0,93%).<br><br>Terlihat bahwa dalam rentang 10 tahun (2005-2015) inflasi Ramadan selalu tinggi, bahkan tidak pernah di bawah 0,7%.<br><br>Pergeseran mulai terjadi pada 2016, yang Ramadannya jatuh pada Juni. Saat itu inflasinya hanya 0,66% alias rendah. Pada 2017, Ramadan mulai 27 Mei yang inflasinya hanya 0,39% alias rendah. Inflasi awal Ramadan yang rendah jadi modal penting inflasi Idul Fitri tahun 2017 yang rendah: 0,69%.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-13 10:26:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888077892</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888090644</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Muhammad Fauzan (18)<br>Kelas X IPS 3<br>opini saya:<br>Setahun setelah wabah Covid-19 merebak ke Indonesia dan seberapa besar dampaknya bagi masyarakatnya, apalagi dengan kondisi perekonomian Indonesia yang stabil, pemerintah berupaya untuk mengembalikannya ke kondisi sebelum pandemi. .<br>Namun, karena belakangan ini terjadi peningkatan persentase inflasi akibat pelonggaran program PPKM, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan mobilitas dan peningkatan permintaan masyarakat secara umum.<br>Akibatnya, harga berbagai kebutuhan pangan dan sandang berubah secara signifikan, naik atau turun.<br>Terakhir, terjadi peningkatan inflasi.<br>Hal ini mengakibatkan perlambatan dalam layanan kesehatan, pendidikan, dan pasokan makanan dan minuman di restoran dan pedagang kaki lima.<br>Namun, pemerintah telah melalui program-program seperti membagikan manfaat kesejahteraan pangan kepada masyarakat miskin.<br>Saya pribadi setuju dengan keputusan untuk menghapus cuti bersama akhir tahun dan memperketat pengaturan perjalanan antar daerah guna menghindari klaster Covid-19.<br>.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-13 10:45:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888090644</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Puspa Nur Widyastuti Kelas : XI IPS 3                        Opini saya : Pada saat ini, dunia sedang menghadapi masalah besar. Berawal dari munculnya suatu wabah penyakit yang disebabkan oleh virus, yaitu virus corona yang akrab disebut Covid 19, hampir semua aspek kehidupan mengalami perubahan-perubahan yang semakin hari semakin mengkhawatirkan, mendebarkan seluruh isi dunia.Dunia perekonomian semakin lemah, hubungan sosial semakin menurun yang menyebabkan kurangnya interaksi dan kepedulian terhadap sesama,Semuanya telah merasakan dampak dari virus covid 19 ini, terutama pada dunia pendidikan. Kita harus siap menghadapi perubahan ini, karena cepat atau lambat pendidikan akan mengalami perubahan drastis akibat pandemi covid 19.Saat ini pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan, salah satunya meliburkan aktivitas (tatap muka) seluruh lembaga-lembaga pendidikan, hal ini dilakukan sebagai upaya-upaya pencegahan penularan virus corona atau covid 19 ini. Hal ini tentunya berdampak besar pada perkembangan pendidikan anak, yang saat ini dituntut untuk belajar mandiri, belajar secara daring (dalam jaringan).Pembelajaran daring atau online merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi pembelajaran dilakukan melalui jaringan internet. Hal ini merupakan tantangan besar bagi seorang guru, karena dalam kondisi seperti ini guru pun dituntut untuk bisa mengelolah, mendesain media pembelajaran (media online) sedemikian rupa guna untuk mencapai tujuan pembelajaran dan untuk mencegah atau mengantisipasi kebosanan siswa dalam pembelajaran model daring tersebut.Bukan hanya itu saja, dalam penerapan belajar online ini, tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan belajar, yang dipicu oleh beberapa faktor : Pertama, siswa yang belum memiliki gadget, siswa yang belum mengetahui banyak tentang penggunaan teknologi, kasus ini banyak terjadi pada siswa tingkat TK dan SD (Sekolah Dasar). Selain itu, masalah utama yang dialami siswa adalah jaringan yang tidak memadai. Hal ini merupakan tantangan besar bagi siswa dan tak terkecuali bagi orang tua karena orang tualah yang dituntut untuk mendampingi siswa dalam proses belajar online tersebut, realita yang ada juga tidak sedikit orang tua yang tidak paham mengenai penggunaan teknologi, jelas hal ini akan menghambat keaktifan siswa atau anak dalam proses belajar daring ini.Kedua, kurangnya interaksi fisik antara guru dan siswa karena dalam pembelajaran online siswa hanya diberikan tugas melaui via whatsapp. Kebanyakan siswa kesulitan dalam mengerjakan tugas dikarenakan tidak ada penjelasan-penjelasan awal dari guru tentang tugas yang dibebankan tersebut.Peserta didik hanya dituntut untuk mengerjakan tanpa mendapatkan penjelasan terlebih dahulu, akibatnya banyak siswa yang mengeluh dan tidak bersemangat lagi dalam mengerjakan tugas.Ketiga, tugas yang diberikan guru banyak, sementara waktu yang diberikan sangat singkat. Bagaimana anak bisa belajar dengan baik dalam kondisi yang seperti ini.Keempat, akibat kurangnya interaksi langsung antara guru dan siswa, otomatis berkuranglah internalisasi nilai-nilai karakter yang semestinya harus ditanamkan seorang guru ke dalam diri siswa. Ini akan mengakibatkan degradasi moral pada anak atau siswa, karena tugas seorang guru bukan hanya mengajar, mentrasferkan ilmu pengetahuan (pelajaran) saja, tetapi seorang guru juga dituntut untuk mendidik (pembentukan akhlak dan karakter) siswa. Namun, hal ini tidak boleh mematahkan semagat guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, tidak boleh mematahkan semagat siswa dalam belajar, pandemi covid ini tidak boleh mematahkan semangat dan harapan kita semua.Di balik kesedihan seluruh belahan dunia ini, kita harus mampu mengambil hikmah dari pandemi covid 19 ini. Pandemi covid 19 ini mungkin saja datang sebagai ujian untuk kita semua, apakah kita mampu mencerdaskan kehidupan bangsa walau dalam kondisi seperti ini. Semoga goresan sederhana ini bermanfaat. Aamiin.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888091431</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-13 10:46:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888091431</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Alfiya NurJanah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888098680</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas: Xl IPS 3<br>&nbsp;<br>Opini saya: karna inflasi sangat berpengaruh karena menentukan harga pasar dari semua yang di butuhkan dalam kehidupan sehari-hari.<br><br>Di tengah menaiknya harga harga komoditas cabai merah, daging ayam serta minyak goreng <br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-13 10:57:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1888098680</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Bima Erja Pratama</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1908408456</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas: XI IPS 1<br><br>Opini saya :10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Bermula dari peristiwa 10 November 1945. Pada saat itu terjadi sebuah pertempuran antara militer Indonesia dengan tentara Inggris dan Belanda di Surabaya, pertempuran itu menewaskan setidaknya 6000 sampai 16.000 pejuang Indonesia. Karena Banyaknya pejuang yang tewas hari itu, maka ditetapkanlah 10 November sebagai hari nasional yaitu Hari Pahlawan, melalui keppres No 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959(prfmnews.id 08/11/2020).<br><br>Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Pahlawan nasional diberikan kepada para pejuang yang berjasa kepada Negara Republik Indonesia, berjuang dalam negara indonesia dan merebut kemerdekaan Republik Indonesia (wikipedia). Saat ini Indonesia tidak dalam kondisi berperang melawan penjajah. Indonesia sudah medeka dan diproklamirkan di tanggal 17 Agustus 1945. Kalimat pertama dalam proklamasi tertulis kami bangsa Indonesia menyatakan dengan ini keerdekaan Indonesia. Itulah penggalan naskah proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Setelah memproklamirkan kemerdekaan, maka di tetapkan pula UUD 1948 sehari sesudahnya yang lebih memperjelas bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa. Dan kalimat Atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa merupakan kalimat yang terdapat di alinea ketiga menunjukkan dan lebih meyakinkan kepada kita bahwa kemerdekaan ini pun adalah rahmat dari Allah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-23 13:35:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1908408456</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1920119298</link>
         <description><![CDATA[<div>Samuel Brasen M<br>Menurut saya: Kebijakan pelonggaran PPKM<br>secara bertahap mendorong<br>peningkatan mobilitas masyarakat, baik di dalam daerah maupun antardaerah. Hal ini berdampak pada peningkatan<br>permintaan masyarakat secara umum<br>Beberapa kelompok pengeluaran mengalami tren kenaikan inflasi, seperti pada kebutuhan sandang, jasa perumahan,<br>perlengkapan rumah tangga, dan transportasi,"<br>Pemerintah<br>berkomitmen untuk menjaga akses pangan masyarakat miskin dan rentan dengan<br>melakukan penyaluran bantuan sosial pangan, serta melakukan stabilisasi harga pangan pokok, terutama beras</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-30 11:12:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ellyzamilatulmila/REMEDIAL/wish/1920119298</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
