<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI LOGIKA_BACAAN 1 by Yuventia Prisca</title>
      <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-02-07 04:17:12 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-02-07 04:57:33 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>P</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876080584</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:35:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876080584</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pak Samsudin </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089056</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang paling berkesan dari artikel tersebut yaitu pentingnya kontribusi untuk berinteraksi pada pengguna media sosial yang lain agar tidak hanya menjadi konsumen konten. Dengan menjadi seorang kreator kita akan lebih kreatif dibanding hanya sebagai konsumen.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089056</guid>
      </item>
      <item>
         <title>cak tehyungggggg🫶🏻😻</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089057</link>
         <description><![CDATA[<p>Cerdas bermedia sosial adalah jalan terbaik untuk menggunakan media sosial dengan bijak. Jika kesehatan mental sudah merasa terganggu sebaiknya segera melakukan detoksifikasi melalui pembatasan, dan mengontrol media sosial. Tapi di jaman serba teknologi ini jika tidak dapat memanfaatkan kesempatan yang ada di media sosial dengan cerdas dan bijak, maka seseorang dapat tertinggal dan tidak dapat mengikuti arus perkembangan teknologi. Sehingga alangkah baiknya untuk dapat mengontrol media sosial dan kesehatan mental dengan tetap mengikuti perkembangan teknologi media sosial yang terus berkembang.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089057</guid>
      </item>
      <item>
         <title>aku vs masa lalumu</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089062</link>
         <description><![CDATA[<p>Gunakanlah media sosial sebaik mungkin dan sepintar mungkin sebab di media sosial, Kita bisa melakukan banyak hal seperti melakukan bisnis, meningkatkan value diri kita , mempunyai personal branding. Di media sosial kita bisa menggapai cita cita kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089062</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Friska Dwi Lestari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089068</link>
         <description><![CDATA[<p>hal yang bisa dipelajari dari artikel tersebut bahwa media sosial akan terus mengalami perkembangan, bukan hilang. Media sosial dibuat sedemikian rupa sehingga akan terus menjadi bagian dari dilema Sosia. Media sosial akan selalu membuat penggunanya kecanduan meskipun telah mengalami pergeseran fungsi, karena itu adalah bagian dari perubahan perilaku manusia saat ini. Mereka akan terus berevolusi, yang baru akan muncul yang lebih tua akan punah. Namun perilaku pengguna dan keinginan untuk terhubung serta berkomunikasi secara online melalui jaringan akan tetap ada selamanya. Banyak yang bisa di pelajari dari media sosial, tetapi tentu saja apabila media tersebut digunakan dengan baik dan benar oleh setiap penggunanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089068</guid>
      </item>
      <item>
         <title>H..</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089070</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari Artikel "Media Sosial Riwayatmu kini" kita belajar bahwa, Dengan seiring berkembangnya zaman dan seiring berkembangnya Teknologi, berkembang pula kebutuhan Manusia yang memanfaatkan Media Sosial sebagai alat. Saya pun mengalami perubahan perilaku saya dalam ber-Media sosial karena perubahan fungsi Media Soisal itu sendiri, di era digital ini kita harus ber hati-hati dalam mengunggah apapun, karena jejak digital bisa menjadi Boomerang bagi kita sendiri jika kita tidak bijak dalam menggunakan Media Sosial. dan kesan saya yang terakhir dari pengaalaman membaca Artikel ini adalah, Kita harus selalalu siap dalam perkembangan Teknologi terutama perkembangan Media Sosial ini dan harus bijak dalam penggunaanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089070</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cucu Bu Joko</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089075</link>
         <description><![CDATA[<p>Pergeseran fungsi dari sosial media yang dulu digunakan untuk saling terkoneksi antar pribadi yang kini berubah menjadi sebuah ladang bisnis bagi kebanyakan orang menyebabkan mayoritas orang untuk merubah perilaku mereka dalam menggunakan sosial media. Orang yang dulunya aktif dalam mengunggah kehidupan pribadinya kini berubah menjadi penikmat konten saja. Salah satu alasan yang menjadi pemicunya adalah seiring bertambahnya usia seseorang, membuat mereka malas untuk membagikan momen-moment pribadinya. Selain itu, konten yang diunggah secara masif mengakibatkan konten-konten yang bersifat pribadi semakin tertutup. Menurut saya perubahan ini bukanlah suatu hal yang buruk dikarenakan hal ini pula yang dapat memudahkan kebanyakan orang untuk berbelanja termasuk saya sendiri. Bagi orang yang masih ingin membagikan konten tentang kehidupan pribadinya, mereka cenderung untuk membuat akun kedua sehingga konten pribadi dari orang-orang terdekat tidak tercampur oleh konten dari <em>influencer </em>dan <em>content creator. </em></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089075</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Carmen Tavie</title>
         <author>carmenatania</author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089076</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya merasa relate dengan artikel yang telah saya baca. Saya juga merasakan hal yang sama dimana saya sempat kewalahan dalam bermain media sosial, dengan melihat pencapaian orang di media sosial membuat saya merasa kecil. Akan tetapi, pada akhirnya saya bisa menangani itu dengan memperkecil lingkup pertemanan di sosial media dan memblokir akun-akun yang terasa mengganggu. Dengan membaca artikel itu, saya dapat paham jika media sosial memang telah berubah, namun semakin banyak juga dampak baik yang bisa saya dapat di media sosial seperti berita terkini, pembelajaran, dan informasi lainnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089076</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Allysa Maharani J</title>
         <author>allysamaharanijasmine</author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089080</link>
         <description><![CDATA[<p>Based on Artikel "Media Sosial, Riwayatmu Kini." menurut saya banyak memberikan pemahaman baru. Saya baru mengetahui bahwasannya rasa jemu akan media sosial itu memang ada. Rasa jemu itu membuat seseorang mengambil keputusan untuk rehat sejenak dari media sosial. Saya sebagai pribadi yang menggunakan media sosial juga kerap kali berpikir dua kali untuk memposting sesuatu di akun media sosial. Banyak pertanyaan muncul dalam otak saya, "Gimana ya respon pengikut ku kalau aku posting ini?" dan itu selalu berakhir kepada keputusan untuk tidak jadi posting karena saya terlalu banyak memikirkan pendapat orang lain. Kemudian, selepas membaca artikel saya pun merasa relate akan pengalaman yang tertulis didalamnya. </p><p>Membuat 2 akun media sosial juga bukanlah suatu hal yang salah, malahan itu dapat membantu kaum-kaum seperti saya untuk lebih bebas berekspresi di akun kedua yang notabene pengikutnya orang terdekat. Selain itu, saya merasa lebih nyaman karena tidak akan ada yang menghakimi saya jikalau posting sesuatu. Tentunya akun pertama masih berfungsi, namun hanya sebatas ke profesionalan saja</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089080</guid>
      </item>
      <item>
         <title>aphro</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089081</link>
         <description><![CDATA[<p>suatu hal yang dapat aku pelajari dari artikel ini adalah perkembangan jaman yang sudah sangat berbeda dari yang dulu sehingga saya dapat memahami banyak orang tua yang suka kesal bila anaknya terlalu sering bermain hp. karena, hal itu dapat merusak pola pikir anak nya. serta hal yang bisa aku pelajari adalah tentang manusia yang saat ini mementingan personal branding secara professional untuk bisnis di sosial media, sehingga membuat akun kedua untuk dijadikan tempat menjadi dirinya sendiri. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089081</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089083</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang berkesan dari artikel ini adalah dapat melihat perubahan media sosial dalam 1 bacaan dan mendapat sudut pandang dari beberapa orang yang terlibat dalam perubahan tersebut. Bagaimana perilakunya, apa akibatnya, respon platformnya. Semua hal itu sungguh menarik untuk diamati, lalu mulai mempelajari awal mula adanya iklan pada media sosial, bagaimana perpindahan iklan dari website menjadi iklan di media sosial.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089083</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Clarisa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089084</link>
         <description><![CDATA[<p>Melalui artikel ini sangat menambah wawasan saya tentang bermedia sosial. Dimana banyak sekali hal-hal yang dapat diakibatkan oleh media sosial, seperti perubahan kepada diri sendiri dan juga perubahan lingkaran sosial. Namun media sosial ini juga sangat membantu kita dalam banyak hal mulai dari menambah pengetauan, menambah relasi, dan lain sebagainya. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089084</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Rafii </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089085</link>
         <description><![CDATA[<p>Media sosial merupakan sebuah sarana yang dinaungi oleh platform digital. Media sosial menjadi sarana komunikasi yang sangat membantu setiap individu untuk dapat saling berinteraksi tanpa mengkhawatirkan ruang lingkup, jarak, dan waktu. Dengan media sosial kita dapat menemukan berbagai macam informasi secara mudah. Penggunaan media sosial dapat membawa perubahan perilaku hal tersebut bergantung kepada setiap individu dari bagaimana cara menggunakannya dengan bijak. Kemudian, perihal perubahan media sosial akan terus berevolusi seiring dengan berkembangnya manusia dan teknologi. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089085</guid>
      </item>
      <item>
         <title>A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089088</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari artikel tersebut, terlihat bahwa media sosial telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pergeseran fungsi media sosial dari wadah untuk saling terhubung menjadi ladang bisnis dan tumbuhnya ekonomi kreator telah terjadi. Banyak pengguna beralih menjadi konsumen pasif dan menggeser interaksi ke ruang-ruang privat. Seiring dengan pergeseran ini, beberapa perusahaan platform seperti Instagram dan Tiktok mulai merespons tren ini dengan mengembangkan fitur-fitur yang lebih menitikberatkan pada interaksi di ruang-ruang privat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089088</guid>
      </item>
      <item>
         <title>unbi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089089</link>
         <description><![CDATA[<p>dari artikel ini saya belajar bahwa media sosial mempunyai manfaat yang banyak yaitu bisa untuk berinteraksi berkomunikasi dengan orang terdekat bahkan bisa digunakan untuk promosi suatu bisnis.tetapi selain dampak positif medsos juga memiliki dampak negatif yang tidak baik bagi kesehatan contohnya adalah apabila terlalu sering menggunakan media sosial kita kadang lupa apa yang terjadi di realita,dampak lain bisa menyebabkan gangguan mental.maka dari itu kita harus bijak dalam menggunakan media sosial agak tidak menjadi pedang bermata dua yang memberika dampak buruk.juga kita harus lebih hati-hati dalam memposting sesuatu di media sosial agak tidak menyinggung pihak lain</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089089</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Istri Asahi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089092</link>
         <description><![CDATA[<p>artikel ini sangat menarik karena relate dengan diri saya sendiri bahwa kebanyakan pengguna sosmed adalah pengguna yang pasif dan hanya penikmat konten dari para influencer ataupun konten kreator. Terlebih lagi dengan pernyataan gen-z memiliki 2 akun yang berbeda dan fungsi berbeda pula membuat saya lebih setuju dengan artikel ini. Saya harap lebih banyak artikel yang membahas topik topik terkini yang bisa relate dengan hampir semua kalangan karena saya yakin akan bisa memikat minat para pembaca di Indonesia.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089092</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kurnia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089093</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesan untuk artikel kali ini saya fikir cukup bermanfaat untuk saya dan juga orang orang terdekat saya,karena menurut saya artikel yang saya pelajari menunjukan bahwa kita memiliki sifat dan pendapat yang berbeda beda contohnya seperti medsos sekarang banyak yang menggunakan untuk peluang bisnis,medsos juga bisa untuk meng-upload feed yang unik,bisa untuk menghubungi sodara teman sampai kerabat dekat.</p><p>Tetapi medsos juga memiliki sifat negatif apabila penggunanya tidak bijak dalam menggunakan medsos.</p><p>Medsos sekarang juga banyak menguntungkan para konten creator sehingga pebisnis lain bisa kerjasama dengan konten creator </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>punya pincen</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089095</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari artikel " Media Sosial, Riwayatmu Kini "</p><p>memberi manfaat dan pesan bagi saya yaitu mengajak kita untuk lebih menjaga privasi kehidupan kita di media sosial, karena jika tidak akan menimbulkan dampak yang buruk bagi kehidupan kita.</p><p>Dan dari artikel tersebut saya mendapatkan beberapa info tentang perkembangan beberapa platform media sosial seperti instagram yang mempunyai fitur baru seperti closefriend dan tiktok yang akan mengembangkan fitur networking.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089095</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Temennya vero</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089099</link>
         <description><![CDATA[<p>media sosial adalah riwayatmu masa kini dapat di garis bawahi sebagai  nilai pentingnya dalam memahami dan merekam perjalanan hidup serta membangun kesadaran diri. Dengan menyadari bahwa apa yang kita bagikan secara daring mencerminkan siapa kita, kita dapat lebih berhati-hati dalam interaksi online, memperkuat hubungan sosial, dan mengembangkan diri secara pribadi dan profesional."</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089099</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NICHO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089102</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang saya tangkap dan saya pelajari adalah bagaimana perkembangan media sosial itu bisa sangat berarti bagi kehidupan seseorang, media sosial dapat menjadi pedang bermata dua yang dimana kita bisa menemukan banyak hal positif yang dapat membantu mengembangkan diri kita sendiri, namun disatu sisi media sosial juga dapat berdampak buruk melalui konten konten atau komentar orang lain terhadap kita, seperti contoh tiktok, banyak wanita yang jadi mengikuti standar tiktok untuk menemukan pasangan nya padahal belum tentu standar itu baik bagi kehidupanya. Pengguna media sosial juga dapat merasakan jenuh </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089102</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ahmad Syamil Fikri </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089111</link>
         <description><![CDATA[<p>Dengan adanya artikel tersebut, Saya sadar bahwa dengan adanya fitur-fitur baru di sosial media yang mendukung kebutuhan dan kebiasaan Kita untuk tetap bisa memproduksi konten-konten menarik dan bisa melakukan aktivitas yang Kita sukai dan bersifat pribadi dengan fitur-fitur privasi yang ada. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089111</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yanuaris Chiquita </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089112</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesan pertama yang dapat saya rasakan setelah membaca dan mempelajari artikel media sosial ini adalah sangat relate. Saya setuju dengan beberapa poin yang tertera, seperti belakangan ini saya dalam bermedia sosial menjadi konsumen pasif. Juga merasa nyaman dan positif ketika saya memperkecil lingkup di media sosial. Artikel ini menambah pengetahuan saya ternyata memang ada pergeseran fungsi dari sosial media, lalu kita harus tetap mengendalikan apa saja yang harus ada di media sosial tersebut.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089112</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anas Octamaulana Furqon Hamza</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089118</link>
         <description><![CDATA[<p>Setelah mempelajari artikel “Media Sosial, Riwayatmu Kini” adalah saya mendapatkan beberapa pengetahuan atau pandangan baru tentang dampak berlebih dari media sosial yang ternyata bisa seberpengaruh itu untuk merubah sikap ataupun perilaku penggunanya namun di satu sisi saya juga setuju dengan perubahan atau revolusi media sosial yang awalnya hanya untuk platform personal to personal berubah menjadi platform bisnis, ini sangat membantu bagi pelaku bisnis atau umkm yang memang ingin bisnisnya bisa lebih jauh terjangkau dan dikenal oleh banyak orang.. karena saya sendiri sebagai pelaku usaha tour &amp; travel sangat terbantu dengan adanya perubahan ini sehingga bisa membranding usaha saya di platform sosial media entah itu Instagram, Tiktok, Dsb. dan tentunya media sosial saat ini juga sangat membantu pemerintahan dalam bidang ekonomi kreatif dimana sudah banyak pekerjaan yang tidak mungkin dulu di lakukan namun di era revolusi media sosial saat ini bisa terjadi seperti Influencer, Content Creator, Dll.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089118</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tidak dapat memuat info</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089119</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya artikel ini sangat ber manfaat. Saya dapat mempelajari ternyata selain menjadi alat berkomunikasi secara bebas oleh pengguna. Sekarang media sosial juga fokus mengembangkan dalam mendekatkan pengguna pada influencer, kreator konten, dan juga orang2 yang ingin berjualan. Dalam hal ini media sosial dapat menjadi jembatan dalam kelancaran ekonomi kreatif. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089119</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Afifah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089133</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebagai pemudi pengguna aktif sosial media, saya menyadari bahwa dampak sosial media begitu beragam. Hiruk-pikuknya dianggap menyenangkan oleh sebagian orang, juga mengesalkan bagi beberapa lainnya. Pergeseran fungsi seperti yang disampaikan tidak dapat dibendung, fungsi bisnis yang hadir sekarang merupakan salah satu bentuk nyata arus digitalisasi. Saya tetap menjaga fungsi sosial dengan memanfaatkan akun kedua, seperti yang dilakukan beberapa pengguna lain juga. Maka ini tidak terlalu jadi masalah bagi saya, karena kedua fungsi tersebut dapat berjalan beriringan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089133</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Intan Syifa Humaira </title>
         <author>syifaaintan08</author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089167</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang bisa saya pelajari dari artikel media sosial, riwayatmu kini adalah saya menjadi lebih mengerti mengenai pengaruh media sosial terhadap psikis seseorang, menyadari bahwa saat ini media sosial lebih berkesan untuk bisnis salah satu pihak dikarenakan tampilan dibeberapa media sosial berkaitan dengan penjualan suatu produk, promosi produk, dan lain sebagainya. Saat membaca artikel tersebut saya sangat terkejut karena terdapat beberapa point yang sesuai dengan perilaku masyarakat saat ini saat bermedia sosial. Tepatnya pada point beberapa orang tidak hanya memiliki satu akun melainkan dua akun media sosial. Dengan adanya pembelajaran tentang hal ini menambah pemahaman saya mengenai perkembangan media sosial pada saat ini dan pengaruh bagi pengguna yang awalnya sangat aktif menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan kerabat, sekarang semakin berkurang minatnya untuk berkomunikasi karena telah tergiur dengan konten-konten lucu yang ditampilkan pada media sosial.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089167</guid>
      </item>
      <item>
         <title>cupapi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089171</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>• Dari artikel tersebut saya mengerti bahwa bertambahnya fungsi pada media sosial memengaruhi cara bermedia sosial para penggunanya yang ternyata terdapat perbedaan cara bermedsos antara generasi milenial dan generasi Z.</strong></p><p><strong>• Media sosial akan terus berkembang, terus bertambah fungsinya mengikuti zaman dan kebutuhan manusianya. Walaupun begitu, media sosial tetap ada kemungkinan untuk mati atau bahkan tergantikan apabila platform tersebut tidak menyesuaikan dengan kebiasaan para pengguna.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089171</guid>
      </item>
      <item>
         <title>C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089179</link>
         <description><![CDATA[<p>Kita sebagai generasi milenial, sudah sebaiknya dan seharusnya mengikuti perkembangan media sosial yang ada. Seperti yang dijelaskan dalam artikel bahwa sekarang media sosial tidak hanya digunakan sebagai media berinteraksi saja tetapi juga bisa untuk alat yang lain, dengan menggunakan media sosial dengan sebaik-baiknya maka peluang yang mucul juga akan semakin besar. Contohnya adalah: ketika kita memulai bisnis atau usaha, menurut saya lebih efektif untuk di mulai dari media sosial karena media sosial bisa menjangkau jaringan yang lebih luas, sehingga produk atau bisnis kita bisa lebih banyak dilihat orang.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089179</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nes </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089182</link>
         <description><![CDATA[<p>menurut saya dari artikel ini kita dapat belajar bahwa medsos sudah berubah fungsinya tidak seperti dulu dan juga di artikel ini menggambarkan kondisi masyarakat yg sama seperti saya yaitu membuat akun kedua untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089182</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Resa Emilia Indriyani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089194</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari membaca artikel ini, yang bisa saya peroleh adalah ternyata banyak sekali hal-hal yang relate dengan kehidupan saya, salah satunya yaitu menggunakan 2 akun. Dan dengan membaca artikel ini, menyadarkan saya akan adanya perubahan fungsi dari untuk bersosialisasi menjadi untuk berbisnis, karena selama ini saya tidak menyadari bahwa semua konten yang tonton di media sosial itu merupakan bisnis dari para influencer, para kreator konten. Secara tidak disadari media sosial sekarang lebih bernuansa bisnis daripada sosial. Dan artikel ini juga menyadarkan saya bahwa adanya perubahan penggunaan media sosial Instagram, sebelumnya saya tidak menyadari banyak teman saya yang awalnya aktif mengunggah konten di feed sekarang lebih sering memposting di story. Ternyata sekarang sebagian orang bermedia sosial juga bisa merasa jemu. Karena mereka sering menonton konten-konten para pemengaruh, akhirnya mereka merasa ingin menjadi seperti para pemengaruh tersebut dan mereka terus berpikir ingin membuat konten yang semenarik mungkin. Hingga akhirnya lama-lama sebagian dari mereka merasa jemu</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089194</guid>
      </item>
      <item>
         <title>as</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089200</link>
         <description><![CDATA[<p>menurut saya artikel “social media di masa kini” ini sangat relate di kehidupa saya, seperti perubahan fungsi instagram dan tiktok yang tadinya sbg media komunikasi sekarang lebih dimanfaat kan untuk media business, penggunaan instagram juga lebih nyaman di unggah dalam lingkup yang kecil, dan dibandingkan dengan postingan teman kita sekarang lebih sering muncul postingan dari influencer endorse.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089200</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kulillll</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089225</link>
         <description><![CDATA[<p>Artikel ini membuat saya belajar tentang algoritma media sosial yang sebelumnya saya hanya tau sedikit dan menanggapi dengan bodo amat. Ternyata teknologi membawa perubahan besar pada perilaku manusia zaman sekarang, entah itu dari berintaksi dalam sosial maupun ekonomi &amp; bisnis. Perubahan pada perilaku terutama beberapa generasi sangat mudah untuk dibedakan. Dari perkembangan media sosial, ekonomi dan bisnis pun semakin mudah untuk dilakukan menggunakan platform-platform yang sangat beragam dan memiliki fungsi yang berbeda-beda juga. Manusia tiada hentinya berinovasi dan juga berkreasi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Saya menilai bahwa pemikiran para pemikir terdahulu itu benar adanya, melalui teknologi-teknologi dan kehidupan sosial</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089225</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089274</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang saya dapat dari artikel 'Media Sosial Riwayatmu' adalah, kita dapat melihat sudut pandang seseorang melalui pengalamannya bermedia sosial sekarang. Dari cerita tersebut saya merasa sependapat dengan orang orang di dalam artikel. Banyak hal positif yang terdapat pada artikel tersebut. Dari sisi pengguna, kita diharap mampu menerima perubahan zaman serta menggunakan media sosial dengan bijak, diharapkan agar kita tidak melampaui batas seperti tetap bisa memilah mana yang harus di share dan mana yang tidak. Dari sisi pemilik media sosial, dapat menjadi acuan bagi mereka untuk tetap bisa mengikuti perkembangan yang ada dengan cara lebih mendengarkan keinginan dan kebutuhan pengguna.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089274</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Azh</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089317</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya artikel ini sangat menarik karna sesuai dengan kehidupan masyarakat di zaman sekarang terutama bagi kita para kaum gen Z yang mana banyak sekali  kaum gen Z yang menggunakan akun kedua atau second account sebagai akun untuk bebas mengekspresikan diri, selain itu kita juga dapat mengetahui bahwa ternyata terdapat  dampak buruk yang di timbulkan dari sosial media yang kita gunakan seperti timbulnya penyakit kecanduan gadget yang dapat membuat kita lupa akan waktu</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089317</guid>
      </item>
      <item>
         <title>P FAA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089332</link>
         <description><![CDATA[<p>di zaman sekarang media sosial sangat berpengaruh di kehidupan kita, apa yang ada di media sosial kita itu sesuai dengan apa yang kita liat. Lebih bijak dalam berkomunikasi di media sosial supaya lebih positif. Bisa kita manfaatkan sebaik mungkin, bisa kita gunakan untuk ber bisnis, bisa untuk memberikan informasi penting yang orang lain butuhkan, dan jika kita sebagai pengguna aktif supaya bisa memberikan konten konten yang bermanfaat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089332</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mengetik...... </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089421</link>
         <description><![CDATA[<p>Pembelajaran dan materi saat ini sangat berkorelasi dengan apa yang di alami oleh generasi saat ini, di mana kita di ajar kan untuk lebih bijak serta tidak terbawa arus di media sosial dan di harapkan kita juga berkontribusi untuk mengamalkan ilmu yang kita dapat kepada kehidupan sehari-hari.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089421</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BANG GIVE ALOK BANG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089549</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari artikel tersebut menjelaskan bahwa platform-platform yang ada di sosial media itu sangatlah banyak memberikan manfaat bagi kita. Contohnya Instagram yang ada flipside untuk diisi dengan konten konten pribadi kita sendiri, Jadi kita bisa lebih leluasa menggunakan sosial media meskipun diri kita adalah seorang introvert</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:46:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876089549</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aquaa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876090145</link>
         <description><![CDATA[<p>   Mediasosial yang dulu hanya tempat berbagi kehidupan pribadi,cerita dan berinteraksi.Kini dapat menjadi tempat untung menghasilkan uang bagi sebagian pengguna dengan melakukan promosi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:47:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876090145</guid>
      </item>
      <item>
         <title>chipi</title>
         <author>devitanurahma</author>
         <link>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876090223</link>
         <description><![CDATA[<p>seiring bertambahnya zaman kita harus berhati-hati untuk bermedia sosial karena seiring berjalannya waktu banyak sekali orang-orang yang suka berkomentar tidak senonoh, jadi orang-orang lebih suka menpostin foto secara private daripada diunggah dengan luas</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-07 04:47:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jayayuventia/73x0ind92x2z8qcs/wish/2876090223</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
