<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Padlet funky saya by SATIMAN MALIKI</title>
      <link>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-02-09 06:46:52 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-02-13 11:00:36 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>satimanmpd</author>
         <link>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2878847945</link>
         <description><![CDATA[<div>Selalu kau kumantiksn</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2324380553/ca8c7d3b63b26728cb7ec20392de89a2/Screenshot_20240209_120500.jpg" />
         <pubDate>2024-02-09 07:37:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2878847945</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>satimanmpd</author>
         <link>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2878849516</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2324380553/2ee56a28c63cd4a36425c3bac570175f/Screenshot_20240209_120331.jpg" />
         <pubDate>2024-02-09 07:39:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2878849516</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>satimanmpd</author>
         <link>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2878849835</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2324380553/69fb02f0243e575524805e539a1df529/Screenshot_20240209_120131.jpg" />
         <pubDate>2024-02-09 07:40:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2878849835</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan orang tua</title>
         <author>satimanmpd</author>
         <link>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2882077107</link>
         <description><![CDATA[<p>adalah pendidik utama. Akan tetapi, dalam kenyataan, sebagian besar</p><p>orang tua merupakan pendidik paling tak tersiapkan. Data menunjukkan</p><p>bahwa lama pendidikan Warga Negara Indonesia baru 8,56 tahun (PDSP,</p><p>2015-2016) atau setara kelas 3 SMP, artinya secara umum orang tua atau</p><p>calon orang tua belum memiliki pendidikan yang cukup untuk menjadi</p><p>orang tua yang memadai dalam mendidik anak-anaknya.</p><p>Lepas dari permasalahan di atas, setiap orang tua siap atau tidak siap</p><p>berkewajiban mendidik anak-anaknya sejak dalam kandungan hingga</p><p>anak menyelesaikan pendidikannya. Peran orang tua sebagai pendidik</p><p>utama di keluarga menjadi sangat penting, walaupun orang tua tidak</p><p>mendapatkan pendidikan atau pelatihan khusus untuk menjadi orang</p><p>tua sebagaimana dalam mempersiapkan calon pendidik atau tenaga</p><p>kependidikan.</p><p>Keberhasilan pendidikan anak bergantung kepada keterlibatan keluarga.</p><p>Banyak penelitian menunjukan bahwa keterlibatan keluarga, terutama</p><p>orang tua di satuan pendidikan atau sekolah memberikan pengaruh</p><p>yang signifikan terhadap keberhasilan orang tua, anak, guru, dan sekolah</p><p>dalam hal: (1) mendukung prestasi akademik, meningkatkan kehadiran,</p><p>memberi kesadaran tentang kehidupan sehat, dan meningkatkan</p><p>perilaku positif; (2) memperbaiki pandangan orang tua terhadap sekolah,</p><p>meningkatkan kepuasan terhadap guru, dan mempererat hubungan</p><p>dengan anak; dan (3) memperbaiki iklim, meningkatkan kualitas, dan</p><p>disiplin sekolah. </p><p>          Keluarga yang Orangtuanya memiliki pendidikan cukup tinggi lalu memiliki kesibukan hingga untuk mengurus anakpun gharus melibatkan orang lain seperti pembantu. Hal ini memungkinkan perhatian dan kasih sayang anak juga menjadi kurang.</p><p><br></p><p><strong>KONSEP PELIBATAN KELUARGA PADA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN </strong></p><p><br></p><p>           A. Tujuan Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan Pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di SD ataupun ke sekolah menengah seyohyanya tetap ada walau porsi yang berbeda yang  bertujuan: </p><p>1. meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan; </p><p>2. mendorong penguatan pendidikan karakter anak; </p><p>3. meningkatkan kepedulian keluarga terhadap pendidikan anak; </p><p>4. membangun dan menciptakan sinergitas antara sekolah, keluarga, dan masyarakat; dan</p><p> 5. mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. </p><p>            B. Prinsip Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan Pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di SD dirancang agar terbentuk kemitraan dalam penguatan pendidikan karakter melalui ekosistem pendidikan dengan cara pelibatan dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental. Untuk mewujudkan harapan tersebut, Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip-prinsip berikut: 1. Persamaan Hak Pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan 2. semangat kebersamaan. 3. saling asah asih dan asuh, kebutuhan dan aspirasi peserta didik</p><p><br></p><p><br></p><p>LANGKAH APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH ORANG TUA BAGI ANAK ANAKNYA</p><p><br></p><p>​Pentingnya <em>social support </em>dari orang tua dalam pendidikan anak tidak dapat diremehkan. Dukungan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari dukungan emosional hingga dukungan praktis dalam belajar. Berikut adalah beberapa alasan mengapa <em>social suppor</em>t dari orang tua penting bagi pendidikan anak, di antaranya; </p><p><strong><em>Pertama</em>, </strong>motivasi dan dukungan emosional. Orang tua yang memberikan dukungan kepada anak mereka dapat membantu meningkatkan motivasi anak dalam belajar. Dengan memberikan pujian, dorongan, dan perhatian positif, orang tua dapat membantu anak merasa percaya diri dan termotivasi untuk mencapai kesuksesan akademik.</p><p><strong><em>Kedua</em>,</strong> pembentukan karakter atau kebiasaan. Orang tua sangat berperan penting dalam membantu membentuk karakter positif anak. Melalui komunikasi terbuka serta memberikan pengawasan, orang tua dapat mengajarkan pentingnya pendidikan, kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab kepada anak-anak mereka. Kebiasaan belajar yang baik yang ditanamkan oleh orang tua dapat berlanjut sepanjang hidup anak.&nbsp;</p><p><em>​</em><strong><em>Ketiga</em></strong>, orang tua sebagai guru. Orang tua dapat berperan sebagai guru bagi anak-anak mereka. Mereka dapat meluangkan waktu untuk membantu anak dalam mengerjakan tugas/PR, mengajarkan keterampilan belajar, dan memberikan penjelasan tambahan saat anak menghadapi kesulitan dalam memahami materi. Dengan cara ini, orang tua dapat membantu anak mengatasi hambatan belajar dan meraih prestasi yang lebih baik.</p><p><br></p><p><strong>Bagaimana Menyelaraskan komunikasi antara orang tua dan anak</strong></p><p><br></p><p>hal ini sangat tergantung agaimana cara agar komunikasi orang tua dengan anak bisa berjalan efektif?</p><p><strong>Berikut beberapa ide untuk membantu komunikasi dengan anak lebih positif.</strong></p><ol><li><p>Mendengarkan <strong>anak</strong>. Membangun hubungan yang baik <strong>dengan anak</strong> tidak hanya lewat bicara, tetapi orangtua juga harus mendengarkan <strong>anak</strong>. ...</p></li><li><p>Membuat waktu untuk saling bicara. ...</p></li><li><p>3. Hindari memberi respons berlebihan. ...</p></li><li><p>4. Tetap tegas tanpa amarah.</p></li></ol><p><br></p><p><strong>Apa manfaat dari komunikasi dalam keluarga?</strong></p><p>Komunikasi keluarga dapat <strong>menciptakan hubungan yang baik antara orang tua dan anak-anak</strong>. Di samping itu komunikasi keluarga dapat memberikan pengertian pada anak-anak tentang pesan-pesan komunikasi yang mampu meningkatkan minat belajar anak-anak tersebut.</p><p><br></p><p><strong>Apa saja ciri komunikasi yang sehat diantara orang tua dan anak?</strong></p><p>Menurut Rahmat (2007), komunikasi orang tua dengan anak dikatakan efektif bila <strong>kedua belah pihak saling dekat, saling menyukai dan komunikasi diantara keduanya merupakan hal yang menyenangkan dan adanya keterbukaan sehingga tumbuh rasa percaya diri</strong>.</p><p><br></p><p><strong>Gaya komunikasi yang seperti apa yang efektif yang dilakukan oleh orangtua?</strong></p><p><br></p><p>Gaya komunikasi <strong>assertive</strong> dilakukan orangtua ketika orangtua mengajari sesuatu hal kepada anak. Hal ini dilakukan ketiga responden agar anak mau menerima informasi yang disampaikan orangtua tanpa adanya penolakan atas informasi yang disampaikan.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-13 10:58:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2882077107</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aksi Nyata.   PMM                                                                                  Efektivitas Pelibatan Keluarga di Satuan Pendidikan    dalam Mencapai Tujuan Pendidikan         </title>
         <author>satimanmpd</author>
         <link>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2882078039</link>
         <description><![CDATA[<p>Oleh  Satiman.                                   NIP. 196703241985131002                                    </p><p><br></p><p>SMA NEGERI I SRPUTIH MATARAM</p><p>TP. februari  2024.                                   </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2324380553/cbc54361d2438c94d83bf9815780ef7c/photo.jpeg" />
         <pubDate>2024-02-13 10:59:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/satimanmpd/6zom0jlsymvjhqh7/wish/2882078039</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
