<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kebijakan Fiskal &amp; Moneter by Rizky Adi Putra</title>
      <link>https://padlet.com/rizkyadiputra283/6pt5o5bq0xe9te9p</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-11-08 12:13:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-13 02:35:27 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/1f4b8.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Soal Diskusi</title>
         <author>rizkyadiputra283</author>
         <link>https://padlet.com/rizkyadiputra283/6pt5o5bq0xe9te9p/wish/3304040008</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Inflasi di Indonesia pada awal 2025 dipengaruhi oleh naiknya harga beras dan bahan pangan. Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) untuk menjaga stabilitas.<br>Menurut kalian, apakah kebijakan moneter seperti ini cukup efektif untuk mengendalikan inflasi yang disebabkan oleh sektor pangan? Mengapa?</p></li><li><p>Tahun 2025 masih diwarnai ketidakpastian ekonomi global, termasuk gejolak geopolitik dan perubahan iklim.<br>Diskusikan: apakah fiskal Indonesia saat ini cukup kuat (resilien) untuk menghadapi tekanan eksternal? Apa peran kebijakan fiskal dalam menjaga daya beli dan pertumbuhan?</p></li><li><p>Di satu sisi, pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi; di sisi lain, BI harus menjaga agar inflasi tetap terkendali.<br>Menurut kalian, bagaimana sebaiknya kebijakan fiskal dan moneter di Indonesia dikombinasikan agar kedua tujuan ini tercapai secara seimbang?</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-01-25 10:55:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rizkyadiputra283/6pt5o5bq0xe9te9p/wish/3304040008</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
