<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Catatan Pendidikan Pancasila by Kathleen Novella Halim</title>
      <link>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw</link>
      <description>Track task progress</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-11-05 13:46:43 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-11-27 06:06:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f1ee-1f1e9.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Wilayah Negara Indoneia</title>
         <author>kathleennh</author>
         <link>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2781725646</link>
         <description><![CDATA[<p>Wilayah adalah <strong>tempat dimana daerah-daerah berada dan semua negara dalam dunia ini memiliki wilayah mereka masing- masing</strong> (tidak ada di dunia ini yang tidak memilki wilayah). Pada masa Kerajaan Majapahit, wilayah yang dikuasainya adalah di seluruh Nusantara. Hal tersebut menjadikan <mark>Nusantara sebagai satu kesatuan wilayah.</mark> Soal wilayah Nusantara tersebut didiskusikan dalam sidang 1 BPUPKI karena mereka harus mengetahui daerah-daerah yang akan masuk dalam wilayah Nusantara/negara Indonesia. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1558005530-a7958896ec60?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8MTZ8fGluZG9uZXNpYXxlbnwxfHx8fDE2OTk1MzU0OTF8MA&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2023-11-08 15:02:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2781725646</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pembatasan dan Penetapan Wilayah</title>
         <author>kathleennh</author>
         <link>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2783323922</link>
         <description><![CDATA[<p>      <strong>Dalam membangun sebuah negara, hal yang penting yang harus diketahui adalah tempat negara tersebut akan dibangun.</strong> Hal tersebut dapat menentukan daerah-daerah apa saja yang akan menjadi bagian dari negara Indonesia. Oleh karena itu, <strong>anggota BPUPKI harus mendiskusikan daerah-daerah yang dijadikan negara Indonesia pada sidang 1 BPUPKI. </strong>Beberapa tokoh yang terlibat dalam sidang 1 tersebut mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Dalam setiap pendapat, akan ada seorang yang tidak setuju dengan pendapat tersebut, dalam rangka ini adalah Moh. Yamin dengan Hatta. <mark>Hatta tidak setuju dengan pendapat Moh. Yamin karena Hatta berpikir bahwa Papua dapat diserahkan menjadi negaranya sendiri. </mark> Selain itu, Soekarno juga memberi pendapat yang mirip dengan <mark>pendapat Moh. Yamin, yaitu untuk menyebut wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit.</mark>   </p><p>      Setelah menentukan daerah-daerah dalam wilayah Indonesia, <strong>ketua BPUPKI memutuskan untuk melakukan pemungutan suara. </strong>Ternyata, sebagian besar peserta sidang memilih <mark>pilihan kedua (seluruh Hindia Belanda, Malaya, Borneo Utara, Timor, dan Papua) yang telah mendapat 39 suara. </mark>Oleh karena itu, BPUPKI memutuskan untuk <strong>pilihan kedua menjadi wilayah Indonesia. </strong>Walaupun demikian, <mark>beberapa daerah di Indonesia telah memutuskan untuk menjadi negara sendiri</mark>, seperti Malaya, Brunei Utara, dan Timor. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1252756461/9ca5caaf17265d0176485d0f2426139b/image.png" />
         <pubDate>2023-11-09 13:10:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2783323922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Batas Wilayah</title>
         <author>kathleennh</author>
         <link>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2783352137</link>
         <description><![CDATA[<p>     <strong>Wilayah Indonesia memiliki batasan wilayah yang cukup rumit, baik di selatan, utara, barat, dan timur. </strong>Wilayah selatan Indonesia <mark>dikelilingi dengan Laut Indonesia dan Arafuru, di laut tersebut negara Australia juga berbatasan dengan wilayah Indonesia.</mark> Wilayah timur Indonesia berbatasan dengan <mark>Papua Nugini dan wilayah utara Indonesia berbatasan dengan Filipina, Malaysia, dan Singapura. </mark></p><p>     Terakhir, <mark>wilayah barat Indonesia berbatasan dengan India.</mark> Dalam letak geografis, <strong>Indonesia dapat ditemukan di garis khatulistiwa dunia</strong>, sehingga Indonesia berada di 6 derajat Lintang Utara sampai 11 derajat Lintang Selatan. <strong>Indonesia merupakan salah satu wilayah kepulauan terbesar di dunia. </strong>Hal tersebut dapat <strong>membuat beberapa daerah di Indonesia jauh dari perkotaan, sehingga mereka tidak dapat dikembangkan dengan maksimal. </strong> </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1252756461/a7f986ac8985b8b56e036d07164dd781/image.png" />
         <pubDate>2023-11-09 13:30:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2783352137</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Indonesia sebagi Negara Kesatuan </title>
         <author>kathleennh</author>
         <link>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2796540446</link>
         <description><![CDATA[<p>     Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki <strong>sistem pemerintahan kesatuan</strong>, tetapi daerah-daerahnya terpisah dengan satu sama lain. Sepertinya lebih baik jika Indonesia dipimpin sendiri-sendiri, seperti negara Serikat. Walaupun demikian, Indonesia tetap ingin menjadi negara kesatuan, mengapa hal tersebut terjadi? </p><p>     Apakah lebih baik jika Indonesia dipimpin secara terpisah atau secara bersama? Dalam sidang pertama BPUPKI, <strong>anggota BPUPKI telah mendiskusikan tentang sistem pemerintahan di Indonesia</strong> dan itulah yang dijadikan sebagai bukti bahwa Indonesia merupakan negara kesatuan.</p><ol><li><p>Ciri-ciri Negara Kesatuan</p><p>Indonesia merupakan negara kesatuan karena Indonesia memiliki ciri-ciri sebagai berikut:</p><p>a) <mark>Satu pusat pemerintah yang berlaku satu wilayah</mark></p><p><strong>Jakarta merupakan pusat pemerintah di Indonesia</strong>, sehingga di daerah lain di Indonesia tidak dapat menjadi pusat pemerintah.</p><p>b)<mark> Satu UUD yang berlaku satu wilayah negara</mark></p><p>Seluruh <strong>undang-undang yang berlaku di seluruh Indonesia</strong> (berlaku satu) telah dirancang sebagai UUD RI 1945.</p><p>c)<mark> Satu kepala negara dan kepala pemerintah</mark> </p><p><strong>Kepala negara dan kepala pemerintah juga berlaku satu di seluruh wilayah Indonesia</strong>, yaitu presiden RI.</p><p>d) <mark>Satu Badan Perwakilan untuk seluruh rakyat</mark></p><p><strong>Badan Perwakilan di Indonesia juga mewakili seluruh rakyat yang berlaku satu </strong>juga, yaitu MPR, DPR, dan DPD.</p></li></ol><p><br/></p><ol><li><p>Pembahasaan Negara Kesatuan</p><p>    Dalam menentukkan bentuk negara di Indonesia, anggota BPUPKI telah mangadakan diskusi panjang. Pada saat itu, <strong>Soepomo mengatakan bahwa Indonesia memiliki tatanegara, yaitu “pemimpin bersatu jiwa dengan rakyat”.</strong> Oleh karena itu, <mark>Soepomo memiliki ide untuk dijadikan Indonesia sebagai negara kesatuan. </mark>Hampir seluruh anggota di BPUPKI telah setuju dengan ide tersebut, kecuali <mark>Muhammad Hatta, ia memikir sebaliknnya. </mark></p><p>    Ia memikir bahwa <strong>Indonesia seharusnya menjadi negara serikat karena negara serikat lebih cocok dengan Indonesia yang memiliki daerah-daerah yang terpisah-pisah</strong>, sehingga setiap daerah akan lebih merdeka dalam mengatur daerahnya sendiri. Walaupun demikian, <strong>Soekarno dan Moh. Hatta lebih setuju dengan ide Soepomo karena negara serikat mungkin akan melemahkan Indonesia.</strong></p><p><br/></p></li><li><p>Kelahiran Negara Kesatuan</p><p>    Pada tanggal 17 Agustus 1945 dalam Proklamasi Kemerdekaan yang dibaca oleh Soekarno dan Moh. Hatta, <strong>wilayah Indonesia telah dinyatakan sebagai negara Republik Indonesia. </strong>Setelah kemerdekaan Indonesia, anggota PPKI telah mengadakan sidang yang membantu untuk menentukan UUD Negara Republik Indonesia. <mark>Di dalam Pasal 1 ayat (1), UUD telah menyatakan bahwa Indonesia adalah sebuah "negara kesatuan". </mark></p><p>    Walaupun demikian, bentuk <strong>negara Indonesia pernah diganti menjadi negara serikat saat Indonesia sedang berunding dengan Belanda dalam Konferensi Meja Bundar. </strong>Pada saat itu, daerah-daerah d Indonesia telah terpisah. Pada 17 Agustus 1950, pemerintah menyatakan bahwa Indonesia kembali menjadi negara kesatuan. Derah-daerah yang terpisah di Indonesia telah dijadikan provinsi-provinsi wilayah Indonesia. Setelah itu, <mark>UUD 1945 telah menyatakan bahwa bentuk negara Indonesia tidak dapat diperubah</mark>. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://cerdika.com/wp-content/uploads/2019/11/nilai-pancasila-sebagai-ideologi-negara-compressed.jpg" />
         <pubDate>2023-11-20 15:02:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2796540446</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Persatuan dan Kesatuan Indonesia</title>
         <author>kathleennh</author>
         <link>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2796541556</link>
         <description><![CDATA[<p>Apakah kalian tahu bahwa Indonesia merupakan negara kesatuan? Ya, <strong>Indonesia adalah negara kesatuan, sehingga semua daerah dan seluruh rakyat di Indonesia harus bersatu dalam membangun bangsa yang utuh serta menumbuhkan nilai Pancasila di Indonesia.</strong> Untuk mencapai hasil tersebut, Indonesia harus menjadi negara yang satu, tidak terpecah belah. Dengan bergabung satu sama lain, Indonesia dapat menumbuhkan persatuan yang kuat. </p><ol><li><p>Makna Persatuan dan Kesatuan</p><p>    Apakah kalian tahu beberapa organisasi di Indonesia? <strong>Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak organisasi agar seluruh masyarakat dalam bangsa Indonesia dapat saling berkontribusi dan membantu satu sama lain.</strong> Contoh organisasi di Indonesia adalah OSIS, PSSI, dan PGRI. Semua organisasi tersebut merupakan organisasi persatuan dalam masyarakat, tetapi dalam topik yang berbeda-beda (guru, sepak bola, siswa). Itulah yang disebut sebagai persatuan, keluarga juga merupakan persatuan.</p><p>    <mark>Dengan persatuan, tidak ada yang sendiri, semuanya akan bersatu dalam kebersamaan. </mark>Hal tersebut dapat membantu setiap orang yang telah <mark>bersatu lebih kuat</mark><strong> </strong>dalam kebersamaan ini. Persatuan tersebut akan lebih kuat jika ditambahkan aturan yang dapat membangun satu jiwa agar dapat membangun kesatuan yang utuh. Jika disimpulkan, <strong>persatuan merupakan proses penyataan tujuan, cita-cita, dan semangat dan menjadi satu kesatuan yang utuh. Kesatuan merupakan keadaan yang utuh. Persatuan dengan kesatuan melengkapi satu sama lain. </strong>Tanpa persatuan, kesatuan tidak dapat terjadi karena persatuan melahirkan kesatuan. </p></li><li><p>Memperjuangkan Persatuan dan Kesatuan Indonesia</p><p>    Apakah kalian pernah memikir perjuangan para pahlawan di Indonesia dalam melawan penjajahan? Mereka telah <mark>mengorbankan diri</mark><strong> </strong>untuk keselamatan wilayah ini. <strong>Tanpa bantuan mereka atau pengorbanan mereka, persatuan dan kesatuan Indonesia tidak dapat terjadi. </strong>Walaupun demikian, persatuan dan kesatuan tidak hanya terjadi pada perang, tetapi ada juga persatuan dan kesatuan non-fisik, seperti politik, pendidikan serta kebudayaan. </p><p>    a) Gerakan politik: <strong>Bentuk mewujudkan perjuangan persatuan dan kesatuan Indonesia. </strong>Contoh gerakan politik yang mencerminkan persatuan dan kesatuan pada zaman dahulu ada sebagai berikut: </p><ol><li><p>Organisasi Budi Utomo (Gerakan kebangsaan Indonesia)</p></li><li><p>Sumpah Pemuda (Membangun persatuan dan kesatuan di Indonesia)</p></li></ol><p>    b) Gerakan pendidikan: <strong>Melalui pendidikan, persatuan dan kesatuan dapat dibangun di Indonesia.</strong> Contoh upaya perjuangan pendidikan di Indonesia ada sebagai berikut: </p><ol><li><p>Ki Hajar Dewantara (membangun sekolah Taman Siswa)</p></li><li><p>Tengku Muhammad Syafei (membangun sekolah INS Kayutaman) </p></li><li><p>Terdapat organisasi NU dan Muhammadiyah</p></li></ol><p>    c) Sastra: <strong>Membantu untuk membangun persatuan dan kesatuan di Indonesia.</strong> Contoh perjuangannya ada sebagai berikut:</p><ol><li><p>Para sastrawan menuliskan tentang persatuan dan kesatuan serta tentang nasionalisme Indonesia melalui novel-novelnya dan puisinya. </p></li><li><p>Abdul Muis dan Marah Rusli: Nasionalisme Indonesia di novel-novelnya</p></li><li><p>Chairil Anwar: Menggunakan puisinya</p></li></ol><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2016/11/17/76ee32f7-cc38-4845-af5b-b6d64928efff_169.jpg?w=650&amp;q=90" />
         <pubDate>2023-11-20 15:03:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kathleennh/6pqkggdz00sk1dcw/wish/2796541556</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
