<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title> Praktek Kelas Kristiani by Diana Bachtiar</title>
      <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl</link>
      <description>Mari kita saling berbagi dan membantu.
Tuliskan kesulitan dan masalah yang teman-teman temui atau pernah alami saat mengajar di kelas di padlet link yang tertera berikut ini.
Selanjutnya, teman-teman boleh membantu memberikan ide atau saran atas masalah atau kesulitan yang teman-teman lain rasakan. 

Mari kita jadikan komunitas ini wadah saling membantu, sharing dan diskusi.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-06-24 14:15:13 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-10-18 21:18:52 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4cc.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Orang tua Murid</title>
         <author>anastasianinotshka571</author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2255452416</link>
         <description><![CDATA[<div>Tahan kelas adalah momok yang menakutkan. Bulan Juli kemarin kedua kalinya saya mendapatkan orang tua yang marah kepada saya karena anaknya tahan kelas.&nbsp;<br>Orang tua tidak mau anaknya berproses, ulang kelas X di sekolah kami, namun harus pindah naik, lalu menyalahkan wali kelas.<br><br>Orang tuanya selalu hadir saat kami memanggil, surat panggilan pertama, kedua dan ketiga, dan saat dipanggil, dengan yakin berkata, "Tidak apa-apa Bu guru, siap tahan kelas." Namun saat kenyataan, tidak terima.&nbsp;<br><br>Bantu doa agar saya selalu kuat dan sabar sebagai wali kelas</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-05 12:27:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2255452416</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Post Pandemic Problem</title>
         <author>msoliviasantoso</author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2262027368</link>
         <description><![CDATA[<div>Saat ini kami memiliki 1 siswi kelas 8 yang setelah pandemi kembali ke sekolah dengan banyak kemunduran. Saya pikir, hal ini banyak juga dialami oleh teman-teman guru. Perubahan kognitif dan perilaku anak post pandemi yang mengalami kemunduran.&nbsp;<br>Anak ini memang secara akademik lebih kurang dibanding anak seusianya, namun karena di sekolah kami adalah sekolah akselerasi dan kurikulum individu, anak ini bisa belajar sesuai kemampuannya.&nbsp;<br>Anak ini sangat ramah, namun akibatnya dia selalu gampang sekali ter distract oleh teman-temannya atau keadaan apapun. Konsentrasinya buyar, tidak fokus dan cepat lupa. Selain itu, dia pun sepertinya selama ini banyak dibantu di rumah untuk diberi jawaban, sehingga anak enggan untuk berusaha. Dia cenderung minta tolong guru untuk membantu memberikan clue jawaban. Jika tidak, tentunya pekerjaan akan menjadi PR, dan keesokan harinya sudah dikerjakan dengan benar.&nbsp;<br>Kami sudah setiap hari berkomunikasi dengan orang tuanya, namun setiap harinya masih tetap sama. &nbsp;<br>Doakan karena kami mau memberikan pelatihan dan kembali memanggil berdiskusi dengan orang tua, dan konseling untuk anak tersebut. Doakan juga supaya guru yang menanganinya bisa lebih sabar dan diberikan hikmat setiap harinya.&nbsp;<br>Mungkin kamu juga akan menyarankan ortu atau memfasilitasi ke psikolog anak dan remaja agar jika ada masalah kognitif lain, bisa ditangani. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-16 07:52:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2262027368</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perilaku Anak-anak</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2264872224</link>
         <description><![CDATA[<div>Tahun ini saya mengajar dikelas 8 dimana dengan usia puncak peralihan anak-anak. Kesulitan yang saya hadapi adalah siswa sering melakukan hal-hal yang terkadang menguji kesabaran kita sebagai guru.<br>Misalnya, suka mencari perhatian yg berlebihan dengan bertanya berulang kali materi yg sudah dijelaskan secara berulang juga, menjahili teman yang sedang belajar dan terkadang tidak mau ditegur dan ada juga 1 murid yang laki-laki yang berperilaku membelok.&nbsp;Doakan kami supaya kami bisa menuntun 1 anak untuk bisa menjadi laki-laki seutuhnya serta anak-anak yang lain agar sikap mereka bisa berubah secara perlahan-lahan dan juga untuk kami guru-guru bisa diberi kesabaran, hikmat dan ketenangan saat menghadapi anak-anak. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati kita semua.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-18 22:14:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2264872224</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ester, Smakap Nabire</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2273161863</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya&nbsp;mengalami kesulitan mengajar di salah satu kelas yang sangat aktif dan sikap individualisme nya tinggi. Saya  berusaha memenuhi kebutuhan belajar mereka sesuai gaya belajar masing masing namun belum menunjukkan hasil yang signifikan. Pada beberapa anak memang sudah menunjukkan perubahan namun belum menyeluruh..di kelas ini saya lebih banyak mengajarkan tentang karakter, etika dan cara bersosialisasi yang baik ketimbag banyak mengajarkan materi. Adakah saran dan masukan buat saya?Terimakasih, Tuhan memberkati.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-26 23:40:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2273161863</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Post Pandemic- Early Childhood</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2273208884</link>
         <description><![CDATA[<div>Masa-masa post pandemic ini serasa berat bagi kami sebagai pendidik anak usia dini. Jujur kami kaget melihat bagaimana anak-anak kecil yang kami temui, yang baru masuk kelas kembali di tahun ajaran baru ini, sangat getol dalam penggunaan gadget. Hal ini mempunyai implikasi positif dan negatif. Positif, karena anak-anak semakin menguasai teknologi. Negatif, karena banyak dari anak-anak kecil ini yang kehilangan inisiatif dalam berinteraksi dua arah dengan orang-orang di sekitarnya.&nbsp;<br><br>Kiranya Tuhan mengaruniakan hikmat kepada kita semua dalam mendidik generasi Indonesia selanjutnya ini, dan membawa mereka dalam terang kebenaran Tuhan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-27 01:55:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2273208884</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yuli, Little Ants Preschool</title>
         <author>kindergarten2lap</author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2273247361</link>
         <description><![CDATA[<div>Kalo buat saya, untuk saat ini, saya merasa sulit untuk membantu anak2 bisa mencapai kualifikasi untuk masuk ke SD karena banyak dari mereka yang masih tertinggal di karenakan minim nya latihan secara rutin di rumah selama masa pandemic. Di satu sisi, saya mengerti bahwa tidak semua ortu murid bisa membagi waktu untuk membantu anak2 nya. Saat ini saya berpacu dengan waktu untuk membantu anak2 ini semaksimal mungkin untuk bisa siap masuk SD. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-27 03:46:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2273247361</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jesus At The Center</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2277119884</link>
         <description><![CDATA[<div>Menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk mendidik karakter anak-anak didik. Banyak hal yang memengaruhi, di sekolah, rumah, tempat bermain, dan lainnya. Pandemi pun cukup memengaruhi sikap keseharian mereka yang masih banyak dalam proses meniru, namun cenderung ke arah negatif. Namun hal itu tidak menyurutkan panggilan dan tugas kami sebagai pendidik yang terus berupaya menerapkan visi misi peserta didik yang berkarakter Kristus. Tentu ini menjadi kerinduan kita semua yang berada di forum ini untuk terus berupaya menanamkan karakter Kristus kepada setiap generasi peserta didik kita. Hal ini dapat terwujud jika Kristus yang menjadi pusat dalam setiap aspek kehidupan kita. Kiranya tidak ada kata 'lelah' bagi kita semua untuk terus berupaya, sebab Kristus yang menopang kita. Tuhan Yesus menyertai.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 02:38:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2277119884</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dampak pandemic kepada kelangsungan belajar</title>
         <author>littleantspreschool</author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2277622379</link>
         <description><![CDATA[<div>Dampak pandemik baru terasa saat anak-anak melakukan aktivitas di dalam kelas. Ada anak yang masih belum terbiasa memakai masker dan beradaptasi dengan new normal sekolah saat ini. Fokus anak-anak pun berbeda, rentang waktu fokus mereka lebih pendek dan komunikasi dua arah pun harus dengan eye-contact level yang lebih lama. Semoga nantinya situasi semakin baik sehingga keadaan bisa beangsur kembali ke sedia kala untuk anak-anak.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 12:22:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2277622379</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menghadapi anak special</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2278754483</link>
         <description><![CDATA[<div>Tahun ajaran ini, khususnya kelas 1 kami memiliki beberapa siswa dengan special needs. Saya yang tidak memiliki keahlian khusus menghadapi anak-anak ini mengalami kesulitan yang sangat membuat saya terkuras secara fisik dan mental. Saya mengasihi anak-anak ini namun seringkali saya dapati diri saya lepas kendali dengan marah-marah kepada mereka namun mereka tetap tidak terpengaruh tapi justru saya yang terpengaruh karena setelah itu saya merasakan kelelahan yang luar biasa yang juga membuat saya tidak bisa maksimal dalam mengajar. Tidak jarang juga akibat hal ini saya merasa agak enggan untuk masuk mengajar dikelas 1 ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-01 04:37:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2278754483</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menghadapi Anak Yang Berkebutuhan Khusus </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2300143356</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam tahun ini, yang menjadi tantangan bagi saya untuk mendidik anak-anak yang ada di kelas X SMALB. Dimana dikelas tersebut memiliki beragam kebutuhan, kadang agak kewalahan, kesulitan dalam kelas. Karena anak yang ada di dalam kelas ada yang autis, tunagrahita, ganda. untuk itu menanganinya agak kewalahan. sedangkan saya sangat minim sekali pengetahuan tentang menghadapi anak ABK. Yang membuat saya percaya bahwa Tuhan memanggil saya di tempat ini memiliki tujuan. anak-anak ini milik Tuhan. perlu ditolong, didik dan di kasih. maka dari itu Tuhan akan memberikan hikmat dan pengetahuan. Tuhan Yesus Memberkati.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-16 15:02:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2300143356</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tantangan anak Remaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2486918409</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebagai pengajar kelas 12 SMA, tantangan yang saya hadapi adalah siswa pada umumnya sudah berusia 17 tahun. Mereka menganggap diri sudah dewasa, lebih tahu (mudah akses informasi) dan sulit menunjukkan respek kepada guru. Selain itu, pergaulan di antara rekan-rekannya juga sebatas teman-teman akrabnya saja yang telah bersama sejak SD-SMP. Ketika berada di dalam kelas terlihat motivasi belajar &amp; fokus  pada pelajaran agak rendah. Hanya siswa-siswa yang sudah punya rencana masa depan serius dalam pelajaran.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-02-18 03:14:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/diebachtiar/6p05vczyanqi6orl/wish/2486918409</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
