<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>seventeen pointers; by shooastar</title>
      <link>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse</link>
      <description>random tidbits about svt dernverse i made on twitter</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-08-02 05:45:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-05-18 07:22:15 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f575-2642.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>So, Alpha?</title>
         <author>tellthetale</author>
         <link>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2253248147</link>
         <description><![CDATA[<div>seungcheol sebenarnya tidak yakin siapa yang mulai memanggilnya dengan sebutan itu. yang ia ingat hanyalah pada satu simulasi namanya masih 'agen choi', dan di simulasi selanjutnya ia sudah mendapat tag baru sebagai 'alpha'.<br><em><br>it is cliche as hell, if he's being honest.</em><br><br>"tapi lu emang cocok sih bang," celetuk mingyu. alis seungcheol naik, kebiasaan anak itu kalau ngomong gak langsung diselesaikan. "lu cocok pake code name itu. lu natural aja ngelead anak-anak. ga peduli kombinasi timnya gimana. kan katanya kalo di kelompok serigala alpha will lead."<br><br>seungcheol pura-pura tidak merasakan egonya yang makin besar mendengar itu.<br><br>"<em>as much as alphas lead the team</em>, <em>mind you</em>, dalam satu kelompok emang biasanya ada dua alpha, mereka juga sering jalan paling belakang buat mastiin ga ada yang ketinggalan."<br><br>bayangan yang jatuh di meja mereka mengambil wujud seorang yoon jeonghan dengan cengiran terlalu lebar. seungcheol melihat mingyu menelan ludah waktu sepasang mata itu mengarah kepadanya.<br><br>"habis ini <em>sparing</em> yuk?"<br><br>kalau seungcheol gak tau seberapa <em>seram&nbsp;</em>jeonghan, dia pasti akan terbahak melihat mingyu yang jauh lebih besar dari temannya itu merengek pasrah.<br><br>jeonghan meninggalkan keduanya tidak lama kemudian. dengan satu usakan di puncak kepala mingyu yang masih cemberut, dan salut pada seungcheol.&nbsp;<br><br>"<em>cant wait to see you in action, alpha!"<br><br>oke, maybe codename alpha isn't as bad as it sounds.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-02 05:50:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2253248147</guid>
      </item>
      <item>
         <title>The Ace</title>
         <author>tellthetale</author>
         <link>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2253261319</link>
         <description><![CDATA[<div>jangankan ditunjuk jadi kapten, soonyoung tidak sekalipun pernah berpikir untuk ikut akademi semacam ini.<br><br>anak bungsu keluarga kwon itu, hidupnya simpel. berputar di rumah, di sekolah, gangguin kakak perempuannya, dan bantuin orang tuanya di kebun yang diwariskan kakek neneknya.<br><br>"terus gimana ceritanya lu bisa berakhir di sini?" <br><br>soonyoung garuk-garuk kepala. dia sebenarnya gak masalah menceritakan asal muasalnya bisa sampai dern. cuma, malu. sedikit.<br><br>"dia ditawarin es krim sama salah satu senior. katanya kalo ngikutin dia bisa lihat orang ngerakit kembang api buat tahun baruan."<br><br>"<em>holy shit?!"<br><br></em>"yang bener kak?!"<br><br>"...gak habis pikir gua."<br><br>nah, nah, itu. kenapa soonyoung agak malu kalau mau cerita kronologinya masuk dern. lenyap sudah wibawa yang dia coba bangun karena ucapan jeon wonwoo yang terlalu jujur dengan muka tanpa dosanya itu.<br><br>"ga usah sok malu lu," ibarat jaelangkung yang gak diundang, wonwoo datang dan duduk di sebelahnya. "pas jeonghan yang nanya lu heboh banget ceritanya sambil haha hehe."<br><br>"beda anjir."<br><br>jeonghan itu senior yang soonyoung kagumi. dan mengingat pertemuan pertama mereka waktu gak sengaja ngeledakin sebuntalan petasan banting di salah satu koridor jadi ya, otak mereka nyambung lah.<br><br>"lu masih tetep idola mereka, tenang aja. cuma the ace jadi lebih manusiawi aja setelah ini."<br><br>soonyoung mau gak mau ketawa kecil. "syukur dah kalo gitu. berat itu sebutan." <em>the ace. captain</em>. berat tanggung jawabnya. "biarin receh-receh aja."</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-02 06:17:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2253261319</guid>
      </item>
      <item>
         <title>here goes the Tiny Tyrant</title>
         <author>tellthetale</author>
         <link>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2253304000</link>
         <description><![CDATA[<div>pernah ada yang bertanya, <em>jihoon itu bisanya apa?</em><br><br>pertanyaan itu diajukan salah satu murid senior di akademi yang lagaknya bak penguasa. dada membusung, kanan kiri dikelilingi <em>bodyguard</em> yang merasa jadi raja dunia hanya karena namanya bertengger di lima besar beberapa kelas yang melibatkan kemampuan fisik.<br><br>jihoon sadar betul kemampuannya yang biasa-biasa saja. postur tubuhnya yang juga tidak setinggi lainnya (ia sudah berdamai dengan kurangnya keinginan tulangnya bertambah tinggi sejak lama), maupun wajahnya yang sering kali dianggap terlalu imut untuk murid akademi.<br><br>"ya berarti mereka bodoh ga sih? muka lu padahal berharga banget buat ngibulin orang. <em>no one will suspect a ki-- </em>AUGH! -- njir ditendang." seungcheol merengut sambil memijat kakinya yang tadi ditendang oleh jihoon.<br><br>tapi tidak lama. karena wajah salah satu orang yang pertama dikenalnya di akademi berubah serius.<br><br>"jangan tendang gua dulu, ok. dengerin gua." seungcheol memperingatkan sambil mengangkat garpunya. "gua prediksi beberapa bulan dari sekarang, mereka bakalan terlibat masalah. entah karena ulah mereka sendiri, campur tangan eksternal."<br><br>jihoon menaikkan alisnya, <em>eksternal</em>?<br><br>"dan nama lu bakalan ada di daftar atas banyak kelas lainnya <em>to the point </em>lu sendiri bosen ngeliatnya. percaya dah sama gua."<br><br>ada sesuatu yang menakutkan sekaligus menantang, mendengar seseorang mempunyai <em>blind faith </em>sebesar itu padanya.<br><br>"kenapa lu bisa seyakin itu?"<br><br>"feeling aja." seungcheol mengedikkan bahu. "<em>they don't know a tiny tyrant when they see it."</em><br><br>singkat cerita, detik selanjutnya seungcheol tidak berhenti menyumpah serapah karena dijejalkan potongan daging berlumur sambal yang dipesan jihoon.<br><br><em>maybe not to be the tiny tyrant. but to make sure seungcheol prediction comes true.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-02 07:43:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2253304000</guid>
      </item>
      <item>
         <title>lotus, helion and arthur</title>
         <author>tellthetale</author>
         <link>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2254964700</link>
         <description><![CDATA[<div>membayangkan myungho menjadi penengah antara mingyu dan seokmin sebenarnya pemandangan yang lucu.<br><br>karena begini: ada mingyu dengan badannya yang tinggi menjulang dan otot bisep yang terus bertambah besar dari waktu ke waktu. dengan kemampuannya yang cuma mengenal kata naik, naik dan naik. lalu, ada seokmin, yang meski tidak jauh lebih tinggi dari myungho, namun definisi ototnya lebih menyerupai mingyu.<br><br>myungho? nah, dia sudah nyaman dengan badannya sendiri. tidak terlalu berotot tapi jauh dari kata lemah.<br><br>dan semua yang melihat ketiganya secara terpisah jelas sulit membayangkan bagaimana myungho bisa dengan mudah membuat keduanya <em>behave</em>.<br><br>mingyu dan seokmin itu ibaratnya dua anjing besar yang kadang lupa diri. pikirnya, masih <em>puppies </em>yang bisa tubruk sana tubruk sini. dan myungho adalah kucing hitam yang memperhatikan dari jarak aman.<br><br>"oke sekarang mereka berantem kenapa lagi?" jeonghan duduk di sebelah juniornya itu. tak lupa sambil menyodorkan sekotak susu dingin yang myungho tidak mau cari tahu dari mana asalnya.&nbsp;<br><br>myungho mengedikkan bahu sambil menusukkan sedotan ke lubangnya. "kyeom pake punching bag yang biasa dipakai mingyu. padahal katanya hari ini giliran gyu yang pake."<br><br>"buset..."<br><br>"yes, buset..."<br><br>"kirain gua gyu ngga sengaja ngebuang barangnya kyeom gitu. atau sebaliknya." keduanya mengabaikan suara-suara tidak terima dari dua makhluk yang masih sibuk memelototi satu sama lain.<br><br>"doain gua ya bang," kata myungho ke jeonghan serius. "habis ini ada simulasi water safety skill. semoga aman semua sampai sesinya selesai."&nbsp;<br><br>keajaiban itu nyata adanya. dan keajaiban yang baru dilihat jeonghan adalah bagaimana mingyu dan seokmin langsung memamerkan senyum lebar setelah ucapan myungho barusan.<br><br>"<em>good boys</em>."</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-04 17:04:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tellthetale/svtdernverse/wish/2254964700</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
