<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Berikan Penjelasan anda tentang Perspektif reflektif kritis pemikiran (filosofi pendidikan) Ki Hadjar Dewantara by Mohamad Natar Mohune</title>
      <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-08-26 14:10:03 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-21 16:11:24 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Hanswaty Noho</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277463861</link>
         <description><![CDATA[<div>Pendidikan adalah suatu proses yang tidak diam. Ia terus tumbuh dan berkembang sesuai kondisi zaman&nbsp; dan kondisi peserta didik.Pendidikan dan pengajaran adalah satu kesatuan yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Menurut Ki Hadjar Dewantara, pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari pendidikan. Pengajaran merupakan proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedang pendidikan(opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak. Agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagian setinggi-tingginya. Baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Ki Hajar Dewantara mengingatkan para pendidik harus tetap terbuka dan mengikuti perkembangan zaman yang ada. Namun tidak semua yang baru itu baik jadi perlu diselaraskan. Dasar pendidikan anak berhubungan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Kodrat alam berkaitan dengan “sifat” dan “bentuk” lingkungan di mana anak berada, sedangkan kodrat zaman berkaitan dengan “isi” dan “irama” KHD mengelaborasi Pendidikan terkait kodrat alam dan kodrat zaman sebagai berikut:</div><div><em>“Dalam melakukan pembaharuan yang terpadu, hendaknya selalu diingat bahwa segala kepentingan anak-anak didik, baik mengenai hidup diri pribadinya maupun hidup kemasyarakatannya, jangan sampai meninggalkan segala kepentingan yang berhubungan dengan kodrat keadaan, baik pada alam maupun zaman. Sementara itu, segala bentuk, isi dan wirama (yakni cara mewujudkannya) hidup dan penghidupannya seperti demikian, hendaknya selalu disesuaikan dengan dasar-dasar dan asas-asas hidup kebangsaan yang bernilai dan tidak bertentangan dengan sifat-sifat kemanusiaan” (Ki Hadjar Dewantara, 2009, hal. 21).</em>Berdasarkan kutipan buku KHD diatas dijelaskan bahwa setiap anak sudah membawa sifat atau karakter masing-masing. Jadi guru tidak bisa menghapus sifat dasar tersebut. Yang bisa dilakukan adalah menunjukan dan membimbing mereka agar muncul sifat-sifat baiknya. Sehingga mengaburkan sifat-sifat jeleknya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:03:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277463861</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ilma ahmad</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277464357</link>
         <description><![CDATA[<div>pengajaran merupakan bagian dari pendidikan, karena jika diartikan pendidikan memiliki makna memberikan tuntunan sedangkan pengajaran merupakan proses pendidikan itu sendiri. Pendidikan dan pengajaran merupakan suatu usaha dalam mempersiapkan manusia kearah yang lebih baik, baik sebagai manusia individu maupun sebagai&nbsp; manusia social yang siap bersosialisasi dalam hidup kebermasyarakatan maupun dalam berbudaya. Bapak Ki Hajar Dewantara berharap dalam dunia pendidikan dan pengajaran hendaklah memperhatikan keutamaan dalam pengembangan nilai-nilai kemanusiaan dan juga mengharapkan dapat menjadikan manusia&nbsp; yang merdeka lahir maupun batin, agar mereka mampu memuliakan diri sendiri maupun orang lain yang memiliki kecakapan hidup tanpa bergantung pada orang lain.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:03:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277464357</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Iswan S. Keku</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277464799</link>
         <description><![CDATA[<div>Perspektif reflektif kritis pemikiran Filososofi KHD adalah bahwa saya harus memberikan tuntunan kepada anak didik dengan lebih sabar dan ikhlas, karena mereka masing-masing unik dan berbeda. Tidak perlu memberikan hukuman yang sifatnya tidak mendidik, memberikan teladan agar mereka bisa melihat dan menirunya. Memberikan pembelajaran yang menyenangkan bagi mereka dengan mencoba berbagai macam model pembelajaran. Yang segera bisa saya terapkan dari pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara adalah tidak memberikan hukuman-hukuman kepada siswa, lebih sabar dalam membimbing, mengenali lebih dalam karakter dan latar belakang siswa (keluarga/lingkungan) dengan menjalin komunikasi dengan orang tuanya, hal ini bisa dilakukan dengan kunjungan rumah atau <em>home visit. </em>Memberikan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa melalui pemilihan media pembelajaran yang bervariasi baik berupa gambar, <em>video </em>maupun<em> audio, </em>atau pembelajaran yang berbasis permainan <em>(game based learning).<br></em><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:04:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277464799</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rike</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277466556</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut KHD pendidikan merupakan suatu tuntunan di dalam hidup tumbuhkembang anak, yang berarti bahwa hidup dan berkembangnya anak terletak di luar kecakapan atau kehendak kita sebagai pendidik. Anak-anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan kodratnya sebagai makhluk dan manusia, sehingga sebagai pendidik tugas kita hanya menuntun tumbuh atau hidup anak berdasarkan kekuatan-kekuatan yang menjadi kodrat anak. Sebagai pendidik kita harus mampu menerapkan sistem among yakni guru sebagai teladan, guru sebagai pemberi semangat dan guru sebagai pemberi dorongan kepada murid untuk dapat belajar secara mandiri.    </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:06:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277466556</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fatrisie Pembengo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277468291</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam keseharian pengajaran di sekolah dan pembahasan metode pengajaran yang mampu menuntun anak mencapai dan menguatkan kodrat anak. Pendidik tetap terbuka mengikuti perkembangan zaman, namun tetap menselaraskan dengan kebudayaan yang bisa dijadikan sumber belajar. Dalam salah satu asas pendidikan menurut KHD yaitu merdeka. Siswa bebas menentukan proses belajarnya sendiri, agar siswa lebih kreatif dan mandiri.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:08:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277468291</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Melisandra Abd. Gafur jawaban dari Perspektif reflektif kritis pemikiran  (filosofi pendidikan0 Ki Hadjar Dewantara dimana Pengajaran merupakan sebuah proses pendidikan  dalam kegiatannya memberikan ilmu pengetahuan untuk kecakapan hidup anak dan menjadi wadah tumbuhnya kodrt diri para peserta didik secara optimal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277468711</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:08:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277468711</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277469472</link>
         <description><![CDATA[<div>Pengajaran merupakan proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berafaedah untuk kecakapannhidup anak secara lahir dan batin,Sedangkan Pendidikan&nbsp; (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat.&nbsp;<br><br></div><div>KHD berkeyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pemikiran Ki Hajar Dewantara tersebut menegas bahwa pendidikan dan pengajaran tidak dapat dipisahkan.<br><br></div><div>Ki Hajar Dewantara juga mencetuskan semboyan yang sangat menginspirasi dalam dunia pendidikan: Ing ngarso sung tulodho (di depan memberi teladan), ing madya mangun karso (di tengah membangun semangat, kemauan), dan tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan). Trilogi semboyan pendidikan tersebut hingga kini terus berusaha diejawantahkan dalam pengajaran dan pendidikan di Indonesia.<br><br></div><div>Secara teoretik pemikiran KHD telah relevan dengan konteks pendidikan Indonesia. Menilik Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, pemikiran KHD telah terserap dalam kerangka pemikiran titik keberhasilan pendidikan secara nasional. Permasalahannya, secara praktik pemikiran-pemikiran KHD tentang pendidikan dan pengajran belum mampu secara utuh dan konsisten hidup dalam masyarakat pendidikan nasional.<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:09:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277469472</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sahrudin Raba</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277469763</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut saya, Ki hajar Dewantara adalah tokoh Pendidikan sekaligus&nbsp; Bapak Pendidikan di Indonesia. Dia banyak memberikan pemikirannya tentang pendidikan. Semboyan Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani mengajarkan banyak hal terkait Pendidikan.<br>Sebagai seorang pendidik tentunya kita harus bisa memberikan yang terbaik untuk peserta didik. Ketika ada peserta didik yang mengalami kesulitan sebaiknya kita membatu mereka dan memotivasi mereka untuk menjadi lebih baik lagi. Kita membimbing mereka untuk kreatif, mampu berkomunikasi yang baik, dan berkolaborasi dengan baik.<br>Pada intinya kita harus menuntun mereka untuk terus menjadi yang terbaik.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:10:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277469763</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Delfi Suharty Kadir pengajaran adalah bagian dari pendidikan. pengajaran merupakan proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin.sedangkan pendidikan memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277471852</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:12:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277471852</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fifiati_Penjelasan saya tentang perspektif refleksi kritis pemikiran (filosofi pendidikan) KHD adalah pendidikan yang merupakan wadah utama untuk membentuk karakter anak dan dapat mengekplotasi potensi yang dimiliki anak dengan memberikan kebebasan dalam belajar . Anak dituntun untuk dapat mengekspresikan pengetahuan yang dimiliki anak, baik dalam bidang akademik maupun non akademik</title>
         <author>fifiatimd</author>
         <link>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277482278</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-31 09:25:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mohamadmohune90/6mkyw1ztu14ahelj/wish/2277482278</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
