<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>MANAJEMEN GUDANG by Siti Rojabiyatun Ni&#39;mah</title>
      <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-11-29 01:41:08 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-12-11 21:59:42 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f3ea.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Assalamualaikum, Selamat Pagi, Salam sejahtera untuk kita semua</title>
         <author>sitinimah17</author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2401163529</link>
         <description><![CDATA[<div>Kita sudah mempelajari tentang Manajemen Gudang, tentunya banyak hal yang sudah kamu ketahui,&nbsp;<br>Tuliskan singkat disini, apasaja yang kamu ketahui tentang :<br>1. Pengertian Gudang<br>2. Fungsi gudang<br>3. Macam-macam Gudang<br>4. Manajemen gudang<br>5. Dokumen Gudang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-29 01:51:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2401163529</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cara yang dilakukan sebelum menjawab pertanyaan : 1. Tuliskan Nama 2. No Absen</title>
         <author>sitinimah17</author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2401166516</link>
         <description><![CDATA[<div>Kalian juga bisa mengupload ppt kalian disini<br>Kalian bisa juga memilih warna yang kalian sukai</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-29 01:54:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2401166516</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Contoh cara menjawab :</title>
         <author>sitinimah17</author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2401171263</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Desi Ratnasari<br>No. Absen : 5<br><br>1. Gudang adalah.....<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.canva.com/design/DAFQzBGWoDQ/HMR3lU-GeouwnhBNX-yTDw/view?utm_content=DAFQzBGWoDQ&amp;utm_campaign=designshare&amp;utm_medium=link2&amp;utm_source=sharebutton" />
         <pubDate>2022-11-29 01:58:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2401171263</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen Gudang </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404704147</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Yesika Keltrin Angellina<br>Absen: 30<br><br>1. gudang adalah Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Barang yang disimpan pada gudang meliputi barang yang belum diproses, barang yang sudah diproses dan barang jadi. Sementara itu, kegiatan atau aktivitasnya seperti halnya mengolah, menyortir, dan pengepakan yang terjadi pada suatu gudang disebut pergudangan.<br><br>2. Fungsi Gudang&nbsp;<br>Gudang dibuat memiliki fungsi utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.</div><div>&nbsp;FUNGSI POKOK GUDANG :</div><div>&nbsp; &nbsp; 1. Assembling the order&nbsp; (perakitan pesanan)</div><div>&nbsp; &nbsp; 2. Dispatching ke penyimpanan</div><div>&nbsp; &nbsp; 3. Dispatching the shipment</div><div>&nbsp; &nbsp; 4. Identifying and sorting (pengidentifikasian&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;dan penyaringan)</div><div>&nbsp; &nbsp; 5. Maintaining record (perawatan produk)</div><div>&nbsp; &nbsp; 6. Packaging (pengepakan)</div><div>&nbsp; &nbsp; 7. Picking The order (pemilihan pesanan speaking )</div><div>&nbsp; &nbsp; 8. Receiving (penerimaan) dan Shipping (pengiriman)</div><div>&nbsp; &nbsp; 9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. (1)Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.</div><div>&nbsp;(2) Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.</div><div>&nbsp;(3)&nbsp; Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.</div><div>&nbsp;(4) Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.</div><div>&nbsp; &nbsp; Macam macam gudang menurut karakteristik, sebagai berikut:</div><div>&nbsp;a. penyimpanan bahan baku</div><div>&nbsp;b. penyimpanan barang setengah jadi</div><div>&nbsp;c. penyimpanan produk jadi</div><div>&nbsp;Selaim ketiga macam gudang di atasa, ada pula beberapa macam gudang lainnya, yaitu:</div><div>&nbsp;a. penyimpanan bagi pemasok&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;b. penyimpanan komponen jadi</div><div>&nbsp;c. salvage</div><div>&nbsp;d. buangan dan limbah<br><br>4.Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br>&nbsp;<br>5. &nbsp; A. Dokumen Pendukung&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) PO (Purchase Order)</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Surat Jalan</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Faktur&nbsp;</div><div>&nbsp; B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Kartu Gudang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Laporan penerimaan barang (receiving report)</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Kartu Persediaan&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Kartu barang&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Surat permintaan pembelian&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp;C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:31:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404704147</guid>
      </item>
      <item>
         <title> MANAJEMEN GUDANG </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404704260</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Yennisa Aulia Carolina<br>Absen : 29<br><br>1. Gudang adalah menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Barang yang disimpan pada gudang meliputi barang yang belum diproses, barang yang sudah diproses dan barang jadi. Sementara itu, kegiatan atau aktivitasnya seperti halnya mengolah, menyortir, dan pengepakan yang terjadi pada suatu gudang disebut pergudangan.<br>2. Fungsi gudang :&nbsp;<br>&nbsp;- Gudang dibuat memiliki fungsi utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; - FUNGSI POKOK GUDANG :<br>&nbsp; &nbsp; 1. Assembling the order&nbsp; (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; 2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; 3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; 4. Identifying and sorting (pengidentifikasian&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; 5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; 6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; 7. Picking The order (pemilihan pesanan speaking )<br>&nbsp; &nbsp; 8. Receiving (penerimaan) dan Shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; 9. Storing (penyimpanan)<br>3. Macam - macam gudang :&nbsp;<br>Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :&nbsp;<br>&nbsp;1.) Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>&nbsp;2.) Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.<br>&nbsp;3.) Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>&nbsp;4.)Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br>4. Manajemen gudang :&nbsp;<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br>5. Dokumen gudang :&nbsp;<br>A. Dokumen Pendukung&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) PO (Purchase Order)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Surat Jalan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Faktur&nbsp;<br>&nbsp; B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Kartu Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Laporan penerimaan barang (receiving report)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Kartu Persediaan&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Kartu barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Surat permintaan pembelian&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:31:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404704260</guid>
      </item>
      <item>
         <title>VALENSIA LARASATI (25)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404709149</link>
         <description><![CDATA[<div><br><em>1. PENGERTIAN GUDANG</em><br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br><em>2. FUNGSI GUDANG</em><br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br><em>3. MACAM-MACAM GUDANG</em><br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br><em>4. MANAJEMEN GUDANG</em><br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br><em>5. DOKUMEN GUDANG</em><br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan:<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:37:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404709149</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Sisilia Dwi anggraini /XII BDP 4 (22)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404710738</link>
         <description><![CDATA[<div>1. pengertian gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut. aktivitas yang terjadi adalah penerimaan barang, penyimpanan sampai proses pengeluaran barang dari gudang.<br>2. Fungsi gudang yang utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu, menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>3. a) macam- macam gudang berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:&nbsp;<br>&nbsp;- gudang pabrik (manufacturing warehouse)<br>&nbsp;- gudang pokok (central warehouse)<br>&nbsp;- gudang distribusi (distributor warehouse)<br>&nbsp;- gudang retail (retailer warehouse)<br>b) macam macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan<br>&nbsp;- Penyimpanan bahan baku<br>&nbsp;- penyimpanan barang setengah jadi<br>&nbsp;- penyimpanan produk jadi.<br>c) macam gudang lainnya&nbsp;<br>&nbsp;- penyimpanan bagi pemasok<br>&nbsp;- penyimpanan komponen jadi<br>&nbsp;- salvage<br>&nbsp;- buangan dari limbah<br>4. manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengatur sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja,material,peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi.<br>5. Dokumen gudang bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut :<br>&nbsp;- mengadministrasi proses penerimaan barang<br>&nbsp;- mengadministrasi penyimpanan barang<br>&nbsp;- menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang.<br>&nbsp;- mencatat mutasi barang<br>&nbsp;- membuat laporan persediaan barang gudang<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:39:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404710738</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Riska Wahyu aprilda kelas: XII BDP 4 absen: 14</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711405</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Pengertian gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>2. •Penerimaan(receiving)<br>&nbsp; &nbsp; •Persediaan<br>&nbsp; &nbsp; •Penyisihan( put away)<br>&nbsp; &nbsp; •Penyimpanan (storage)<br>&nbsp; &nbsp; •Pengambilan pesanan ( order picking)<br>&nbsp; &nbsp; •Pengepakan (packaging)<br>&nbsp; &nbsp; •Penyortiran<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;•Pengepakan dan pengiriman<br>3. •Gudang pabrik (manufacturing warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; • Gudang pokok (central warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; •Gudang distribusi&nbsp; ( distribution warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;•Gudang retailer (retailer warehouse)<br>4. •Tata letak gudang<br>&nbsp; &nbsp; •Prinsip tata letak penyimpanan gudang<br>&nbsp; &nbsp; •Bentuk Arus pada layout gudang<br>&nbsp; &nbsp; • Mengamankan barang digudang<br>&nbsp; &nbsp; •Pencatatan adminitrasi barang<br>&nbsp; &nbsp; •Proses penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp; •Penyimpanan barang kegudang tetap<br>&nbsp; &nbsp; •Pengeluaran barang dari gudang<br>5. •Dokumen pendukung<br>&nbsp;   •Dokumen pencatatan penerimaan barang<br>    •Dokumen pengeluaran barang dari gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:40:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711405</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Wiji Utami Absn: 27</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711420</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:40:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711420</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama       : Yuliana IstiqomahNo.absen : 31</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711619</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:40:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711619</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Putri Himmatul Khabibah </title>
         <author>putrihimmatul33</author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711762</link>
         <description><![CDATA[<div>No.absen : 11<br><br>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711762</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Sera Widayanti/XII BDP 4/18</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711837</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Pengertian gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut. Aktivitas yang terjadi adalah penerimaan barang, penyimpanan sampai proses pengeluaran barang dari gudang.<br>2.Fungsi gudang yang utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu ,menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>3. a).Macam - macam gudang berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>* Gudang pabrik ( Manufacturing Warehouse)<br>* Gudang pokok ( Central Warehouse)<br>* Gudang Distribusi ( Distribusi warehouse)<br>* Gudang retailer ( Retailer Warehouse)<br>b). Macam - macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan:<br>*Menyimpan barang baku<br>*Menyimpan barang setengah jadi *Menyimpan produk jadi<br>c). Macam - macam gudang lainnya:<br>*menyimpan bagi pemasok<br>*penyimpan komponen jadi<br>*Salvage<br>*Buangan dari limbah<br>4. Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan ,perorganisasian,pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja ,material ,peralatan kerja ,waktu kerja ,metode yang digunakan dan modal ) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi.<br>5. Dokumen gudang bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut:<br>*Mengadminitrasikan proses penerimaan barang<br>*Mengadministrasi mutasikan penyimpanan barang<br>*menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang<br>*mencatat mutasi barang<br>*membuat laporan sediaan barang gudang.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711837</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Zizis Laili C. S Kelas : XII BDP 4 No. : 34</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711839</link>
         <description><![CDATA[<div>1.<strong> Pengertian Gudang </strong><br>&nbsp; &nbsp; Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. <br>2. <strong>Fungsi Gudang</strong><br>&nbsp; &nbsp; gudang memiliki beberapa fungsi berikut:</div><ol><li>Penerimaan&nbsp;</li><li>Persediaan</li><li>Penyelisihan&nbsp;</li><li>Penyimpanan</li><li>Pengambilan</li><li>Pengepakan</li><li>Penyortiran</li><li>Pengepakan dan pengiriman</li><li>Pemeliharaan</li><li>Pengamanan<br>3. <strong>Macam macam gudang&nbsp;</strong></li></ol><ul><li>Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya<br>&nbsp;1. Gudang pabrik<br>&nbsp;2. Gudang pokok</li></ul><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 3. Gudang distribusi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 4. Gudang retail</div><ul><li>Gudang menurut karakteristik<br>&nbsp;1. Penyimpanan bahan baku<br>&nbsp;2. Penyimpanan barang setengah jadi</li></ul><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 3. Penyimpanan produk jadi</div><ul><li>Berdasarkan kepemilikan</li></ul><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Gudang milik pribadi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Gudang milik pemerintah<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Gudang milik perusahaan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Gudang milik pihak lain<br><strong>4. Manajemen Gudang</strong></div><ol><li>Tata letak gudang</li><li>Prinsip tata letak penyimpanan barang</li><li>Bentuk arus pada layout gudang</li><li>Mengamankan barang di gudang</li><li>Pencatatan administrasi barang</li><li>Proses penerimaan barang</li><li>Penyimpanan barang ke gudang tetap</li><li>Pengeluaran barang dari gudang</li></ol><div><strong>5. Dokumen Gudang</strong></div><ul><li>Dokumen pendukung</li><li>Dokumen pencatatan penerimaan barang</li><li>Dokumen pengeluaran barang dari gudang</li></ul><div><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711839</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Putri dewi margareta/XII BDP4(10)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711866</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711866</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen Gudang </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711936</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama &nbsp; : Rizal Fernando Evendi<br>No.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;:17<br><br>1. PENGERTIAN GUDANG&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Barang yang disimpan pada gudang meliputi barang yang belum diproses, barang yang sudah diproses dan barang jadi. Sementara itu, kegiatan atau aktivitasnya seperti halnya mengolah, menyortir, dan pengepakan yang terjadi pada suatu gudang disebut pergudangan<br>2. FUNGSI GUDANG&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; - Gudang dibuat memiliki fungsi utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.</div><div>&nbsp; &nbsp; - FUNGSI POKOK GUDANG :</div><div>&nbsp; &nbsp; 1. Assembling the order&nbsp; (perakitan pesanan)</div><div>&nbsp; &nbsp; 2. Dispatching ke penyimpanan</div><div>&nbsp; &nbsp; 3. Dispatching the shipment</div><div>&nbsp; &nbsp; 4. Identifying and sorting (pengidentifikasian&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;dan penyaringan)</div><div>&nbsp; &nbsp; 5. Maintaining record (perawatan produk)</div><div>&nbsp; &nbsp; 6. Packaging (pengepakan)</div><div>&nbsp; &nbsp; 7. Picking The order (pemilihan pesanan speaking )</div><div>&nbsp; &nbsp; 8. Receiving (penerimaan) dan Shipping (pengiriman)</div><div>&nbsp; &nbsp; 9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM - MACAM GUDANG&nbsp;</div><div>&nbsp;Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :&nbsp;</div><div>&nbsp;1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.</div><div>&nbsp;2.&nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.</div><div>&nbsp;3.&nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.</div><div>&nbsp;4.&nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.</div><div>&nbsp; &nbsp; Macam macam gudang menurut karakteristik, sebagai berikut:</div><div>&nbsp;a. penyimpanan bahan baku</div><div>&nbsp;b. penyimpanan barang setengah jadi</div><div>&nbsp;c. penyimpanan produk jadi</div><div>&nbsp;Selaim ketiga macam gudang di atasa, ada pula beberapa macam gudang lainnya, yaitu:</div><div>&nbsp;a. penyimpanan bagi pemasok&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;b. penyimpanan komponen jadi</div><div>&nbsp;c. salvage</div><div>&nbsp;d. buangan dan limbah<br><br><br>4. MANAJEMEN GUDANG</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.</div><div><br><br>5. DOKUMEN GUDANG&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;1) Mengadministrasi proses penerimaan barang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;2) Mengadministrasi penyimpanan barang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;3) Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;4) Mencatat mutasi barang&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;5) Membuat laporan sediaan barang gudang&nbsp;</div><div><br></div><div>&nbsp; A. Dokumen Pendukung&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) PO (Purchase Order)</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Surat Jalan</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Faktur&nbsp;</div><div>&nbsp; B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Kartu Gudang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Laporan penerimaan barang (receiving report)</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Kartu Persediaan&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Kartu barang&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Surat permintaan pembelian&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp;C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404711936</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Putri Angga Alilbha pratiwi/12 BDP 4/9</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712012</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712012</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rizki Woro Ramadani (16)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712098</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Gudang adalah sebuah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang dagangan.&nbsp;<br><br>2. Fungsi pertama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah (raw material), barang setengah jadi (intermediate goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods) selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang.<br>Menurut sukodarto gudang memiliki fungsi :<br>a. penerimaan<br>b. penyimpanan&nbsp;<br>c. pemeliharaan&nbsp;<br>d. pengamanan<br><br>3. MACAM - MACAM GUDANG&nbsp;<br>&nbsp;Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :&nbsp;<br>&nbsp;1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.<br>3. Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br>Macam macam gudang menurut karakteristik, sebagai berikut:<br>&nbsp;a. penyimpanan bahan baku<br>&nbsp;b. penyimpanan barang setengah jadi<br>&nbsp;c. penyimpanan produk jadi<br>&nbsp;Selaim ketiga macam gudang di atasa, ada pula beberapa macam gudang lainnya, yaitu:<br>a. penyimpanan bagi pemasok&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; b. penyimpanan komponen jadi<br>c. salvage<br>d. buangan dan limbah<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;1) Mengadministrasi proses penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;2) Mengadministrasi penyimpanan barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;3) Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;4) Mencatat mutasi barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;5) Membuat laporan sediaan barang gudang&nbsp;<br><br>&nbsp; A. Dokumen Pendukung&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) PO (Purchase Order)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Surat Jalan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Faktur&nbsp;<br>&nbsp; B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Kartu Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Laporan penerimaan barang (receiving report)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Kartu Persediaan&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Kartu barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Surat permintaan pembelian&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712098</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen Gudang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712173</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Vellycia allodya paramitha<br>No&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: 26<br><br>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712173</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MANAJEMEN GUDANG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712184</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama.&nbsp; &nbsp; &nbsp;: Zhunita Nur Azizah<br>No. Abs &nbsp; : 32<br><br>1. Gudang menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Barang yang disimpan pada gudang meliputi barang yang belum diproses, barang yang sudah diproses dan barang jadi. Sementara itu, kegiatan atau aktivitasnya seperti halnya mengolah, menyortir, dan pengepakan yang terjadi pada suatu gudang disebut pergudangan.<br><br>2. Fungsi gudang :&nbsp;<br>&nbsp; • Gudang dibuat memiliki fungsi&nbsp; &nbsp; utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; •FUNGSI POKOK GUDANG :<br>&nbsp; &nbsp; 1. Assembling the order&nbsp; (perakitan&nbsp; pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; 2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; 3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; 4. Identifying and sorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; 5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; 6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; 7. Picking The order (pemilihan pesanan speaking )<br>&nbsp; &nbsp; 8. Receiving (penerimaan) dan Shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; 9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. Macam - macam gudang :&nbsp;<br>Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :&nbsp;<br>&nbsp;1.) Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>&nbsp;2.) Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.<br>&nbsp;3.) Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse)<br>Transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>&nbsp;4.)Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. Manajemen Gudang :&nbsp;<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br>Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br><br>5. Dokumen gudang :&nbsp;<br>A. Dokumen Pendukung&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) PO (Purchase Order)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Surat Jalan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Faktur&nbsp;<br>B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Kartu Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Laporan penerimaan barang (receiving report)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Kartu Persediaan&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Kartu barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Surat permintaan pembelian&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712184</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Navisha Aulia Saharani Absen: 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712204</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order     (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712204</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MANAJEMEN GUDANG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712262</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama&nbsp;: Salsa Billa Kartika<br>No absen : 17<br><br>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712262</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MANAJEMEN GUDANG </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712479</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama : Pinkan Lovita J.D<br>Absen : 08<br>1. Pengertian Gudang :<br>Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No.90/M-Dag/Per/12/2014 gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum, tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br>2. Fungsi Gudang :<br>Fungsi utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu, menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>3. Macam - Macam Gudang :<br>Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005) gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen.Menurut<br>&nbsp;Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya, ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut:<br>- Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>- Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>- Gudang Distribusi (Distibution Warehouse)<br>- Gudang Retailer (Retailer warehouse)<br>4. Manajemen Gudang :<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, perorganisasian, pelaksanaan dan peraturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br>Tujuan dan manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br>5. Dokumen Gudang :<br>Dokumen administrasi gudang bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>- Mengadministrasi proses penerimaan barang<br>- Mengadministrasi penyimpanan barang<br>- Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang<br>- Mencatat mutasi barang<br>- Membuat laporan persediaan barang gudang<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:41:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712479</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: REALITA AYU SAPUTRI Absen: 13</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712762</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:42:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712762</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Novita Lahira D/ XII BDP 4(6)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712815</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:42:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404712815</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama       : Novia Ramadani Kelas        : XII BDP4No absen : 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404713355</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1.Pengertian Gudang</strong><br>Menurut John Warman gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan<br><strong>2.Fungsi Gudang </strong><br>Gudang memiliki beberapa fungsi berikut.<br>&nbsp; &nbsp;1.Penerimaan<br>&nbsp; &nbsp;2.Persediaan<br>&nbsp; &nbsp;3.penyisihan<br>&nbsp; &nbsp;4.penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp;5.pengambilan<br>&nbsp; &nbsp;6.pengepakan<br>&nbsp; &nbsp;7.penyortiran<br>&nbsp; &nbsp;8.pengepakan dan pengiriman<br>&nbsp; &nbsp;9.pemeliharaan<br>&nbsp; 10.pengamanan<br><strong>3.Macam-Macam Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; • Berdasarkan aktivitas kegiatan&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;bisnisnya<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; </strong>1.Gudang pabrik<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2.Gudang pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3.Gudang distribusi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4.Gudang Retail<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; •<strong>Gudang Menurut Karakteristik</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1.Penyimpanan Bahan baku<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2.Penyimpanan barang&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;   setengah jadi <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 3.Penyimpanan Produk Jadi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;• <strong>Berdasarkan Kepemilikan</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1.Gudang milik pribadi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2.Gudang Milik pemerintah<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3.Gudang milik perusahaan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4.Gudang milik pihak lain<br><strong>4.Manajemen Gudang<br></strong>&nbsp; &nbsp; 1.Tata letak gudang<br>&nbsp; &nbsp; 2. Prinsip tata letak penyimpanan&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;barang<br>&nbsp; &nbsp; 3. Bentuk arus pada layout gudang<br>&nbsp; &nbsp; 4. Mengamankan barang di gudang<br>&nbsp; &nbsp; 5. Pencatatan administrasi barang<br>&nbsp; &nbsp; 6. Proses penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp; 7. Penyimpanan barang ke gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; tetap<br>&nbsp; &nbsp; 8. Pengeluaran barang dari gudang<br><strong>5.Dokumen Gudang<br>&nbsp; &nbsp;  •</strong>dokumen pendukung<br>&nbsp; &nbsp; • dokumen pencatatan penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp; •dokumen pengeluaran barang dari gudang<strong><br></strong>&nbsp; &nbsp; <strong><br><br></strong><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:42:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404713355</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Nilta sofianaKelas  : XIIBDP04No.Absen : 03</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404713498</link>
         <description><![CDATA[<div>1. <strong>Pengertian gudang</strong><br> Menurut john warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>2. <strong>Fungsi gudang</strong><br>Menurut Sukadarto, gudang memiliki beberapa fungsi berikut.<br>1. Penerimaan<br>2. Persediaan<br>3. Penyisihan<br>4.Penyimpanan<br>5. Pengambilan pesanan<br>6. Pengepakan <br>7. Penyortiran<br>8. Pengepakan dan pengiriman<br>3. <strong>Macam-macam gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; • Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; </strong>1. Gudang pabrik<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Gudang pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Gudang distribusi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Gudang retail<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;• <strong>Gudang menurut karakteristik</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 1. Penyimpanan bahan baku<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 2. Penyimpanan barang &nbsp; setengah jadi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 3. Penyimpanan produk jadi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; • <strong>Berdasarkan kepemilikan</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Gudang milik pribadi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Gudang milik pemerintah<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Gudang milik perusahaan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Gudang milik pihak lain<br>4. <strong>Manajemen gudang<br>&nbsp; &nbsp; </strong>1. Tata letak gudang<br>&nbsp; &nbsp;2. Prinsip tata letak penyimpanan barang<br>&nbsp; &nbsp;3. Bentuk arus pada layout gudang<br>&nbsp; &nbsp;4.mengamankan barang digudang<br>&nbsp; &nbsp;5. Pencatatan administrasi barang<br>&nbsp; &nbsp;6. Proses penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp;7. Penyimpanan barang ke gudang tetap<br>&nbsp; &nbsp;8. Pengeluaran barang dari gudang<br>5. <strong>Dokumen gudang<br>&nbsp; &nbsp; • </strong>dokumen pendukung<br>&nbsp; &nbsp;• dokumen pencatatan penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp; • dokumen pengeluaran barang dari gudang<strong><br><br></strong><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:43:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404713498</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Ziana Puspita Kelas : XII BDP4 No. Absen : 33</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404713742</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Pengertian Gudang<br></strong>•Menurut John Warman gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br><strong>2. Fungsi Gudang</strong><br>• Menurut Sukadarto, gudang memiliki beberapa fungsi berikut:<br>a. Penerimaan<br>b. Penyimpanan<br>c. Pemeliharaan<br>d. Pengamanan <br>• fungsi utama gudang menurut Hadiguna dan Setiawan adalah sebagai berikut:<br>a. Penerimaan (receiving)<br>b. Persediaan<br>c. Penyisihan (put away)<br>d. Penyimpanan (storage)<br>e. Pengambilan pesanan (order picking)<br>f. Pengepakan (packaging)<br>g. Penyortiran<br>h. Pengepakan dan pengiriman <br><strong>3. Macam macam Gudang&nbsp;<br></strong>• Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya, ada beberapa tipe gudang, antara lain:<br>1. Gudang pabrik (Manufacturing warehouse)<br>2. Gudang pokok (Central warehouse)<br>3. Gudang distribusi (distribution warehouse)<br>4. Gudang retail (retailer warehouse)<br>• Gudang berdasarkan karakteristik<br>1. Penyimpanan bahan baku<br>2. Penyimpanan barang setengah jadi<br>3. Penyimpanan produk jadi<br>• Gudang berdasarkan kepemilikannya<br>1. Gudang milik pribadi<br>2. Gudang milik pemerintah<br>3. Gudang milik perusahaan<br>4. Gudang milik pihak lain&nbsp;<br><strong>4. Manajemen Gudang<br></strong>a. Tata letak gudang<br>b. Prinsip tata letak penyimpanan barang<br>c. Bentuk arus pada layout gudang<br>d. Mengamankan barang di gudang<br>e. Pencatatan administrasi barang<br>f. Proses penerimaan barang<br>g. Penyimpanan barang ke gudang tetap<br>h. Pengeluaran barang dari Gudang<br><strong>5. Dokumen Gudang<br></strong>a. Dokumen pendukung<br>&nbsp;1) PO (purchase order)<br>&nbsp;2) surat jalan<br>&nbsp;3) faktur<br>b. Dokumen pencatatan penerimaan barang<br>&nbsp;1) kartu Gudang<br>&nbsp;2) laporan penerimaan barang (receiving report)<br>&nbsp;3) kartu persediaan<br>&nbsp;4) kartu barang<br>&nbsp;5) surat permintaan pembelian<br>C. Dokumen Pengeluaran barang dari Gudang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:43:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404713742</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Ratna Eka F/ 12</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404714252</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:44:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404714252</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Lestari (23) XII BDP 4 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404714913</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br><br>2. Fungsi pertama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah (raw material),barang setengah jadi (intermediate goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods), selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang.<br>Menurut sukadarto, gudang memiliki fungsi :<br>a. Penerimaan&nbsp;<br>b. Penyimpanan<br>c. Pemeliharaan<br>d. Pengamanan&nbsp;<br><br>3. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya :<br>a. Gudang pabrik (manufacturing warehouse)<br>b. Gudang pokok (central werehouse)<br>c. Gudang distribusi (distribution werehouse)<br>d. Gudang retail (retail warehouse)<br>Macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya :<br>a. Gudang milik pribadi<br>b. Gudang milik pemerintah<br>c. Gudang milik perusahaan<br>d. Gudang milik pihak lain<br>Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis yaitu :<br>a. Gudang tertutup<br>b. Gudang terbuka<br>c. Gudang berbentuk silo atau tangki<br><br>4. Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan pengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja material peralatan kerja waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br><br>5. A. Dokumen gudang<br>1) PO (purchase order) asli yaitu dokumen bukti pemesanan sejumlah yang telah dilakukan pembeli kepada pemasok<br>2) surat jalan yaitu surat yang digunakan untuk mengiringi pengiriman barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kendaraan pengangkut sebagai alat transportasi logistik.<br>3. Faktur adalah perhitungan penjualan kredit yang diberikan oleh penjual kepada pembeli<br><br>B. Dokumen pencatatan penerimaan barang<br>1. Kartu gudang<br>2. Laporan penerimaan barang&nbsp;<br>3. Kartu persediaan<br>4. Kartu barang<br>5. Surat permintaan pembelian<br><br>C. Dokumen pengeluaran barang dari gudang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:44:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404714913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen Gudang </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404715283</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama&nbsp; : Shafa Nur Selina<br>Absen : 19<br><br>1. Gudang adalah menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Barang yang disimpan pada gudang meliputi barang yang belum diproses, barang yang sudah diproses dan barang jadi. Sementara itu, kegiatan atau aktivitasnya seperti halnya mengolah, menyortir, dan pengepakan yang terjadi pada suatu gudang disebut pergudangan.<br><br>2. Fungsi gudang :&nbsp;<br>Gudang dibuat memiliki fungsi utama yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; - FUNGSI POKOK GUDANG :<br>&nbsp; &nbsp; 1. Assembling the order&nbsp; (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; 2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; 3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; 4. Identifying and sorting (pengidentifikasian&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; 5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; 6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; 7. Picking The order (pemilihan pesanan speaking )<br>&nbsp; &nbsp; 8. Receiving (penerimaan) dan Shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; 9. Storing (penyimpanan)<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<br>3. Macam - macam gudang :&nbsp;<br>Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :&nbsp;<br>&nbsp;1.) Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>&nbsp;2.) Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.<br>&nbsp;3.) Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>&nbsp;4.) Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br>&nbsp;<br>4. Manajemen gudang :&nbsp;<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br>Solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan yang disimpan di gudang.<br>a). Tata letak gudang<br>b). Prinsip tata letak penyimpanan barang<br>c). Bentuk arus pada layout gudang<br>d). Mengamankan barang di gudang<br>e). Pencatatan administrasi barang<br>f). Proses penerimaan barang<br>g). Penyimpanan barang ke gudang tetap<br>h). Pengeluaran barang dari gudang<br><br>5. Dokumen gudang :&nbsp;<br>A. Dokumen Pendukung&nbsp;<br>1). PO (Purchase Order)<br>2). Surat Jalan<br>3). Faktur&nbsp;<br>B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>1). Kartu Gudang<br>2). Laporan penerimaan barang (receiving report)<br>3). Kartu Persediaan&nbsp;<br>4). Kartu barang&nbsp;<br>5). Surat permintaan pembelian&nbsp;<br>C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor<br>2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.<br>3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;<br>4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;<br>5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 06:45:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404715283</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen Gudang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404736703</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Sintia Rahayu<br>Kelas : XII BDP 4<br>No: 21<br>&nbsp;<br>1.Pengertian Gudang<br>Menurut Tomkins,dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut. Aktivitas yang terjadi adalah penerimaan barang penyimpanan sampai proses pengeluaran barang dari gudang.<br>Alasan perusahaan perku memiliki gudang:<br>Transportation production cost reduction,Coordination of supply and demand,Production consideration,Marketing consideration<br><br>2.Fungsi Gudang, fungsi utama gudang yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja<br><br>3. Macam-Macam Gudang<br>Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut.<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barangjadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br><br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br><br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)<br><br>Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br><br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse) Gudang retail adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki toko yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>Macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut&nbsp;<br>a.Penyimpanan bahan baku gudang akan menyimpan setiap material yang dibutuhkan atau digunakan untuk proses produksi<br>b.Penyimpanan barang setengah jadi gudang menyimpan barang yang sudah diolah namun masih dapat diolah kembali menjadi barang akhir atau siap pakai.<br>c.Penyimpanan produk jadi puding juga berfungsi untuk menyimpan produk yang telah selesai dikerjakan atau barang akhir barang yang disimpan ini sering juga disebut dengan barang dagangan komoditi.<br><br>Selain ketika macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.<br>a. Penyimpanan bagi pemasok<br>b. Penyimpanan komponen jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan limbah<br><br>Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan antara lain sebagai berikut.<br>a. Gudang barang dagangan umum untuk barang hasil pabrik (general marchandise warehouse for manufacture good)<br>b. Gudang untuk penyimpanan yang bersifat dingin refrigerator storage warehouse)<br>c. Gudang dengan bea atau pajak (bonded warehouses)<br>d. Gudang barang-barang rumah tangga (house good warehouse)<br>e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)<br>f. Pergudangan penyimpanan barang penting (bulk storage warehouse)<br><br>Dan juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya<br>a. Gudang milik pribadi adalah gudang miliki perseorangan atau pribadi yang termasuk gudang untuk menyimpan barang usaha sendiri.<br>b. Gudang milik pemerintah adalah gudang yang dipergunakan untuk menyimpan barang milik negara atau pemerintah misalnya gudang arsip, gudang Bulog,gudang mesin dan senjata gudang milik BUMN<br>c. Gudang milik perusahaan adalah gudang yang dimiliki perusahaan pada umumnya misalnya perusahaan roti memiliki gudang roti perusahaan kertas memiliki gudang kertas dan lain-lain.<br>d. Gudang milik pihak lain yang dapat digunakan dengan cara menyewa atau bisa disebut gudang publik adalah ruang yang dapat disewakan untuk mengatasi kebutuhan distribusi jangka pendek.<br><br>Bedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.<br>1. Gudang tertutup<br>2. Gudang terbuka<br>3. Gudang berbentuk silo atau tangki<br><br>4. Manajemen gudang<br>Manajemen gudang merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan pengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja,material,peralatan kerja,waktu kerja,metode yang digunakan dan modal)untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisie.<br>Pencatatan administrasi barang<br>a. Tata Letak Gudang,memiliki tujuan untuk menemukan titik optimal antara biaya penanganan bahan dan biaya-biaya yang berkaitan dengan luas ruang dalam gudang sehingga dalam perusahaan membutuhkan peran dari manajemen gudang.<br><br>b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barang,ada prinsip popularitas,similarity,size,characteristic<br><br>c. Bentuk Arus Pada Layout Gudang,ada arus garis lurus sederhana,arus garis U dan arus L<br>Dalam penataan produk pada gudang menurut Heregu (2008),menjelaskan ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk penyimpanan.<br>1. Metode dedicated storage<br>2. Metode randomized storage<br>3. Metode class based storage<br>4. Metode shared storage location<br><br>d. Mengamankan barang di gudang<br>e. Pencatatan Administrasi Barang<br>f.&nbsp; Proses&nbsp; Penerimaan Barang<br>g. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetap<br>h. Pengeluaran Barang dari Gudang<br><br><br>5. Dokuman Gudang<br>&nbsp;Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1.Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2.Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3.Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4.Mencatat mutasi barang;<br>5.Membuat laporan sediaan barang gudang.<br><br>a.Dokumen Pendukung:Purchase Order, Surat jalan,Faktur.<br><br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang: Kartu Gudang,Laporan Penerimaan Barang,Kartu Persediaan,Kartu Barang,Surat permintaan pembelian<br><br>c.Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 07:12:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404736703</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA : WIWID SRI WIDYANINGSIH             NO.ABSEN : 28</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404748164</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. PENGERTIAN GUDANG :&nbsp;<br>Pengertian Gudang Menurut Para Ahli:<br><br>a. Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.&nbsp;<br><br>b. Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No.90 gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum, tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br><br>c. Menurut Tompkins,dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum di proses lebih lanjut.<br><br>2. FUNGSI GUDANG :&nbsp;<br>&nbsp;FUNGSI GUDANG MENURUT PARA AHLI<br>John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah (raw materia), barang setengah jadi (intermediare goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods), selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang.<br><br>Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya (bahan baku, good-in-process, barang jadi, spareparts, supplies dan dead stock) dan menyediakan informasi status kondisi material/produk yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date<br><br>Fungsi Utama Gudang Menurut Hadiguna dan Setiawan :&nbsp;<br>a. Penerimaan (receiving), yaitu menerima material pesanan perusahaan, menjamin kualitas material yang dikirim supplier, serta mendistribusikan material ke lantai produksi.<br><br>b. Persediaan, yaitu menjamin agar permintaan dapat dipenuhi karena tujuan perusahaan adalah memenuhi kepuasan pelanggan.<br><br>c.&nbsp; Penyisihan (put away), yaitu menempatkan barang-barang dalam lokasi penyimpanan.<br><br>d. Penyimpanan (storage), yaitu bentuk fisik barang-barang yang disimpan sebelum ada permintaan.<br><br>e. Pengambilan pesanan (order picking).<br>yaitu proses pengambilan barang dari gudang sesuai permintaan.&nbsp;<br><br>f. Pengepakan (packaging) atau pricing.<br>yaitu langkah pilihan setelah proses<br>pengambilan picking).<br><br>g. Penyortiran, yaitu pengambilan batch menjadi pesanan individu dan akumulasi pengambilan yang terdistribusi<br>disebabkan variasi barang yang besar.<br><br>h. Pengepakan dan pengiriman, yaitu pemeriksaan barang dalam kontainer hingga pengiriman.<br><br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG&nbsp; :&nbsp;<br><br>A. FUNGSI GUDANG MENURUT PARA AHLI :&nbsp;<br>John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah (raw materia), barang setengah jadi (intermediare goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods), selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang.<br><br>Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya (bahan baku, good-in-process,barang jadi, spareparts, supplies dan dead stock) dan menyediakan informasi status kondisi material/produk yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date.<br><br>B. Berdasarkan Aktivitas Kegiatan Bisnisnya, Ada Beberapa Tipe Gudang:<br><br>a. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barangjadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br><br>b. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi<br><br>c. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim<br><br>d. Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retail adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki toko yang menjual barang langsung ke konsumen. Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut<br><br>C. Macam-macam Gudang Menurut Karakteristik Material Yang Akan Di Simpan:<br><br>&nbsp;a. Penyimpanan Bahan Baku, Gudang akan menyimpan setiap material yang dibutuhkan atau digunakan untuk proses produksi.&nbsp;<br><br>b. Penyimpanan Barang Setengah Jadi, Gudang menyimpan barang yang sudah diolah namun masih dapat diolah kembali menjadi barang akhir atau siap pakai. Ada dua macam barang setengah jadi (work in process), yaitu: barang berjumlah kecil dan barang berjumlah banyak<br><br>c. Penyimpanan Produk Jadi, Gudang juga berfungsi untuk menyimpan produk yang telah selesai dikerjab dikerjakan atau&nbsp; barang akhir.<br><br>D. Selain ketiga macam gudang di atas, adapula beberapa macam gudang yang lainnya yang perlu di ketahui:<br>a. Penyimpanan bagi Pemasok<br>b. Penyimpanan Komponen Jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan Limbah<br><br>E. Selain ketiga macam gudang di atas, adapula beberapa macam gudang yang lainnya yang perlu ketahui:<br>a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik<br>b. Gudang Untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin<br>c. Gudang Dengan Bea/Pajak<br>d. Gudang Barang-barang Rumah Tangga&nbsp;<br>e. Pergudangan Komonditas Khusus<br>f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting<br><br>F. Berdasarkan Bentuk Bangunannya Gudang Dibagi Tiga Jenis Di Bawah Ini :<br><br>a. Gudang tertutup, yaitu gudang yang merupakan bangunan terturup yang menggunakan pendingin atau tidak menggunakan pendingin.<br><br>b. Gudang terbuka, yaitu gudang yang merupakan lahan terbuka dengan batas-batas tertentu. Gudang terbuka ini memiliki kriteria luas paling sedikit 1000 m²<br><br>&nbsp;c. Gudang berbentuk silo atau tangki, yaitu suatu ruangan tempat khusus untuk menyimpan barang dalam bentuk cair, gas, curah atau biji-bijian yang konstruksinya terbuat dari besi, baja, aluminium, beton, atau dari kayu yang fungsi dan kekuatannya disesuaikan dengan karakteristik barang yang disimpan.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG :&nbsp;<br>PEMGERTIAN MANAJEMEN GUDANG :<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan,pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>TUJUAN MANAJEMEN GUDANG:<br>Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG&nbsp;<br>Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang.Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan<br>utama sebagai berikut:<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;&nbsp;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;&nbsp;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang<br><br>A. Dokumen Pendukung<br>1. PO (Purchase Order) asli, yaitu dokumen bukti pemesanan sejumlah yang telah dilakukan pembeli kepada pemasok.&nbsp;<br>2. Surat Jalan, yaitu surat yang digunakan untuk mengiringi pengiriman barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kendaraa pengangkut sebagai alat transportasi logistik.&nbsp;<br>3. Faktur adalah perhitungan penjualan kredit yang diberikan oleh penjual kepada pembeli.<br><br>B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>1) Kartu Gudang, yaitu kartu yang diselenggarakan bagian gudang untuk melakukan administrasi gudang.&nbsp;<br><br>2) Laporan penerimaan barang adalah sebuah dokumen yang berisi informasi<br>tentang rincian barang yang diterima, yang mencakup tanggal diterima nama pengirim, nama pemasok dan nomor order pembelian, catatan hasil penerimaan barang.<br><br>3) Kartu Persediaan, yaitu kartu yang diselenggarakan bagian akuntansi untuk melakukan administrasi keuangan/pembukuan. Kartu ini memberikan informasi persediaan barang dagangan tentang jumlah dan nilainya<br><br>4)&nbsp; Kartu barang, kartu ini digantungkan pada masing-masing jenis barang<br><br>5) Surat permintaan Pembelian, Apabila di dalam gudang stok barang sudah mencapai titik pesan maka petugas Gudang harus mengajukan surat mengajukan permintaan pembelia dalam formulir surat permintaan pembelian kepada bagian pembelian.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 07:26:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404748164</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen Gudang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404797126</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama &nbsp; : Siti Nor Solikah&nbsp;<br>no abs&nbsp; : 24<br><br>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.<br><br>&nbsp;a.Dokumen Pendukung:Purchase Order, Surat jalan,Faktur.<br><br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang: Kartu Gudang,Laporan Penerimaan Barang,Kartu Persediaan,Kartu Barang,Surat permintaan pembelian<br><br>c.Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 08:16:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2404797126</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406290120</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada umumnya sebagian perusahaan yang menjual produk atau barang tidak langsung terjual habis ke tangan konsumen, hal ini mengakibatkan perusahaan harus menyimpan barang, maka dari itu, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan barang yang disebut dengan gudang. Gudang selain dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang, juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah, menyortir, membungkus, dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br>• Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>• Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 90/M-Dag/Per/12/2014, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/ atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br>• Menurut Tompkins, dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut.<br>Sehingga dapat diketahui bahwa gudang begitu berperan penting bagi suatu perusahaan.<br>Berdasarkan penjelasan di atas gudang sangat penting bagi suatu usaha. Alasan perusahaan perlu memiliki gudang adalah sebagai berikut.<br>Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi. Apabila tidak ada gudang, pengiriman barang (produk jadi) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhatikan tingkat atau jumlah permintaan barang. Akibatnya, biaya pengiriman barang membengkak.<br>Gudang berfungsi salah satunya sebagai unsure koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relatif akurat sedangkan proses produksi harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan barang di saat jumlah permintaan meningkat dibutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Sehingga diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan pada saat volume produksi meningkat dan permintaan pasar menurun.<br>Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakteristik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi. Ada barang yang memiliki karakteristik diproduksi secara terus-menerus sedang pemakaiannya secara musiman dan ada pula produk yang diproduksi secara musiman, sedang pemakaiannya terus-menerus. Apabila produksi dilakukan secara terus-menerus sedangkan pemakaiannya secara musiman dan tidak memiliki gudang tidak ada tempat untuk menampung produk hasil produksi tersebut. Akibatnya, barang akan cepat rusak atau hilang. Begitu pula jika barang pemakaiannya secara terus-menerus tetapi produksinya secara musiman maka untuk menjaga tetap tersedianya produk perlu diadakan gudang sebagai tempat penyimpanan stok barang yang dibutuhkan secara terus-menerus.<br>Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia di pasar. Pada saat konsumen membutuhkan barang bisa segera terpenuhi karena terdapatnya stok barang di gudang sehingga mereka merasa memiliki kepuasan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Jika pada saat konsumen membutuhkan barang dan barang yang dibutuhkan tidak didapatkan, mereka akan kecewa. Hal ini berakibat pelanggan lari ke produk lain.<br>Keempat alasan utama perlunya gudang tersebut memperlihatkan bahwa terdapat dua manfaat penting yang diperoleh dari keberadaan gudang, yaitu.<br>Yang didapat adalah bahwa barang akan memberi keuntungan lebih apabila barang tersebut disimpan di gudang dan dikeluarkan ke pasar pada saat yang tepat.<br>Diperoleh apabila pada saat menunggu di gudang dilakukan proses perakitan sehingga dari sisi bentuk, barang tersebut akan memberikan manfaat lebih kepada konsumen.<br>1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan<br>2. Tertatanya logistik dan peralatan<br>3. Peningkatan pelayanan pendistribusian<br>4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat dan aktual&nbsp;<br>5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan<br>6. Tertib administrasi<br>Gudang bukan hanya sebuah tempat atau bangunan yang didirikan begitu saja oleh suatu perusahaan titik pengadaan gudang memiliki beberapa tujuan yang berdampak besar bagi perusahaan.<br>John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan, selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.<br>Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya dan menyediakan informasi status kondisi material / pokok yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date<br>Menurut Tompkins (2003), terdapat banyak proses dalam gudang yang sesuai alur, dari proses awal hingga akhir. Proses atau aktivitas yang terjadi berkaitan dengan fungsi gudang, antara lain sebagai berikut.<br>a. Penerimaan (Receiving)<br>b. Pemeriksaan Dan Pengendalian Kualitas (Inspection and Quality Control)<br>c. Pengemasan Ulang (Repacking)<br>d. Pemindahan (Putaway)<br>e. Penyimpanan (Storage)<br>f. Pemisahan Pesanan (Order Picking)<br>g. Penyortiran (Sortation)<br>h. Pengepakan dan Pengiriman (Packing and Shipping)<br>i. Pengisian Ulang (Rephenishing)<br>Fungsi fungsi pokok gudang, dapat meliputi hal berikut.<br>1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>2. Dispatching ke penyimpanan<br>3. Dispatching the shipment<br>4. Identifying and sorting (pengidentifikasi dan penyaringan)<br>5. Maintaining record (perawatan produk)<br>6. Packaging (pengepakan)<br>7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>9.Storing (penyimpanan)<br>Menurut Holy Icun Yunarto dan Gerry Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang, antara lain sebagai berikut.&nbsp;<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut.<br>a. Penyimpanan Bahan Baku<br>b. Penyimpanan Barang Setengah Jadi<br>c. Penyimpanan Produk Jadi<br>Selain ketiga macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.<br>a. Penyimpanan bagi Pemasok<br>b. Penyimpanan Kompone Jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan Limbah<br>Jenis-jenis pergudangan umum yang ada. Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.<br>a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik (General merchandise warehouse for manucfatured good)<br>b. Gudang untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin (Refrigerator or cold storage warehouse)<br>c. Gudang dengan Bea/Pajak (Bonded warehouse)<br>d. Gudang Barang Barang Rumah Tangga (House goods warehouse)<br>e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)<br>f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting (Bulk storage warehouse)<br>Gudang juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya. Berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya.&nbsp;<br>• Gudang milik pribadi<br>• Gudang milik pemerintah<br>• Gudang milik perusahaan<br>• Gudang milik pihak lain<br>Ada juga yang membedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya. Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.<br>Gudang tertutup<br>Gudang terbuka<br>Gudang berbentuk silo atau tangki<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br>Untuk itu, perlu dicari solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan barang yang disimpan digudang.<br>a. Tata Letak Gudang&nbsp;<br>b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barang<br>c. Bentuk Arus Pada Layout Gudang<br>d. Mengamankan Barang di Gudang&nbsp;<br>e. Pencatatan Administrasi Barang<br>f. Proses Penerimaan Barang<br>g. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetap<br>h. Pengeluaran Barang dari Gudang<br>5. Dokumen Gudang<br>Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dokumen tersebut harus dikelola sebaik mungkin, berikut pengelolaan administrasi gudang.<br>a. Dokumen Pendukung<br>PO, surat jalan, dan faktur atau nota, ketiga dokumen tersebut sebagai dokumen pendukung atau sebagai dokumen bukti kirim.<br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>Dokumen-dokumen administrasi gudang yang diperlukan dalam proses penerimaan barang antara lain sebagai berikut. Kartu gudang, laporan penerimaan barang (Receiving report), kartu persediaan, kartu barang, surat permintaan pembelian.<br>c. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; Bagian gudang bertanggung jawab untuk memenuhi order pelanggan dengan mengeluarkan barang dari gudang sesuai dengan instruksi yang tercantum dalam tiket pengambilan barang (picking ticket) .</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:34:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406290120</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pada umumnya sebagian perusahaan yang menjual produk atau barang tidak langsung terjual habis ke tangan konsumen, hal ini mengakibatkan perusahaan harus menyimpan barang, maka dari itu, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan barang yang disebut dengan gudang. Gudang selain dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang, juga dapat pula digunakansebagai tempat mengolah, menyortir, membungkus, dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.• Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.• Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 90/M-Dag/Per/12/2014, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/ atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.• Menurut Tompkins, dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut.Sehingga dapat diketahui bahwa gudang begitu berperan penting bagi suatu perusahaan.Berdasarkan penjelasan di atas gudang sangat penting bagi suatu usaha. Alasan perusahaan perlu memiliki gudang adalah sebagai berikut.Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi. Apabila tidak ada gudang, pengiriman barang (produk jadi) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhatikan tingkat atau jumlah permintaan barang. Akibatnya, biaya pengiriman barang membengkak.Gudang berfungsi salah satunya sebagai unsure koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relatif akurat sedangkan proses produksi harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan barang di saat jumlah permintaan meningkat dibutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Sehingga diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan pada saat volume produksi meningkat dan permintaan pasar menurun.Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakteristik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi. Ada barang yang memiliki karakteristik diproduksi secara terus-menerus sedang pemakaiannya secara musiman dan ada pula produk yang diproduksi secara musiman, sedang pemakaiannya terus-menerus. Apabila produksi dilakukan secara terus-menerus sedangkan pemakaiannya secara musiman dan tidak memiliki gudang tidak ada tempat untuk menampung produk hasil produksi tersebut. Akibatnya, barang akan cepat rusak atau hilang. Begitu pula jika barang pemakaiannya secara terus-menerus tetapi produksinya secara musiman maka untuk menjaga tetap tersedianya produk perlu diadakan gudang sebagai tempat penyimpanan stok barang yang dibutuhkan secara terus-menerus.Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia di pasar. Pada saat konsumen membutuhkan barang bisa segera terpenuhi karena terdapatnya stok barang di gudang sehingga mereka merasa memiliki kepuasan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Jika pada saat konsumen membutuhkan barang dan barang yang dibutuhkan tidak didapatkan, mereka akan kecewa. Hal ini berakibat pelanggan lari ke produk lain.Keempat alasan utama perlunya gudang tersebut memperlihatkan bahwa terdapat dua manfaat penting yang diperoleh dari keberadaan gudang, yaitu.Yang didapat adalah bahwa barang akan memberi keuntungan lebih apabila barang tersebut disimpan di gudang dan dikeluarkan ke pasar pada saat yang tepat.Diperoleh apabila pada saat menunggu di gudang dilakukan proses perakitan sehingga dari sisi bentuk, barang tersebut akan memberikan manfaat lebih kepada konsumen.1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan2. Tertatanya logistik dan peralatan3. Peningkatan pelayanan pendistribusian4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat dan aktual 5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan6. Tertib administrasiGudang bukan hanya sebuah tempat atau bangunan yang didirikan begitu saja oleh suatu perusahaan titik pengadaan gudang memiliki beberapa tujuan yang berdampak besar bagi perusahaan.John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan, selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya dan menyediakan informasi status kondisi material / pokok yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-dateMenurut Tompkins (2003), terdapat banyak proses dalam gudang yang sesuai alur, dari proses awal hingga akhir. Proses atau aktivitas yang terjadi berkaitan dengan fungsi gudang, antara lain sebagai berikut.a. Penerimaan (Receiving)b. Pemeriksaan Dan Pengendalian Kualitas (Inspection and Quality Control)c. Pengemasan Ulang (Repacking)d. Pemindahan (Putaway)e. Penyimpanan (Storage)f. Pemisahan Pesanan (Order Picking)g. Penyortiran (Sortation)h. Pengepakan dan Pengiriman (Packing and Shipping)i. Pengisian Ulang (Rephenishing)Fungsi fungsi pokok gudang, dapat meliputi hal berikut.1. Assembling the order (perakitan pesanan)2. Dispatching ke penyimpanan3. Dispatching the shipment4. Identifying and sorting (pengidentifikasi dan penyaringan)5. Maintaining record (perawatan produk)6. Packaging (pengepakan)7. Picking the order (pemilihan pesanan)8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)9.Storing (penyimpanan)Menurut Holy Icun Yunarto dan Gerry Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang, antara lain sebagai berikut. 1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)2. Gudang Pokok (Central Warehouse)3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut.a. Penyimpanan Bahan Bakub. Penyimpanan Barang Setengah Jadic. Penyimpanan Produk JadiSelain ketiga macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.a. Penyimpanan bagi Pemasokb. Penyimpanan Kompone Jadic. Salvaged. Buangan dan LimbahJenis-jenis pergudangan umum yang ada. Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik (General merchandise warehouse for manucfatured good)b. Gudang untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin (Refrigerator or cold storage warehouse)c. Gudang dengan Bea/Pajak (Bonded warehouse)d. Gudang Barang Barang Rumah Tangga (House goods warehouse)e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting (Bulk storage warehouse)Gudang juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya. Berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya. • Gudang milik pribadi• Gudang milik pemerintah• Gudang milik perusahaan• Gudang milik pihak lainAda juga yang membedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya. Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.Gudang tertutupGudang terbukaGudang berbentuk silo atau tangkiManajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.Untuk itu, perlu dicari solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan barang yang disimpan digudang.a. Tata Letak Gudang b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barangc. Bentuk Arus Pada Layout Gudangd. Mengamankan Barang di Gudang e. Pencatatan Administrasi Barangf. Proses Penerimaan Barangg. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetaph. Pengeluaran Barang dari Gudang5. Dokumen GudangDokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dokumen tersebut harus dikelola sebaik mungkin, berikut pengelolaan administrasi gudang.a. Dokumen PendukungPO, surat jalan, dan faktur atau nota, ketiga dokumen tersebut sebagai dokumen pendukung atau sebagai dokumen bukti kirim.b. Dokumen Pencatatan Penerimaan BarangDokumen-dokumen administrasi gudang yang diperlukan dalam proses penerimaan barang antara lain sebagai berikut. Kartu gudang, laporan penerimaan barang (Receiving report), kartu persediaan, kartu barang, surat permintaan pembelian.c. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang    Bagian gudang bertanggung jawab untuk memenuhi order pelanggan dengan mengeluarkan barang dari gudang sesuai dengan instruksi yang tercantum dalam tiket pengambilan barang (picking ticket) .</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406292562</link>
         <description><![CDATA[<div>NANDA AULIA<br>XII BDP 3<br>30</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:36:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406292562</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Levi Desta Diah Anggraini / XII BDP 3 / 21</title>
         <author>levidstdh</author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406295765</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Pengertian Gudang<br>Pada umumnya sebagian perusahaan yang menjual produk atau barang tidak langsung terjual habis ke tangan konsumen, hal ini mengakibatkan perusahaan harus menyimpan barang, maka dari itu, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan barang yang disebut dengan gudang. Gudang selain dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang, juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah, menyortir, membungkus, dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br>• Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>• Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 90/M-Dag/Per/12/2014, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/ atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br>• Menurut Tompkins, dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut.<br>Sehingga dapat diketahui bahwa gudang begitu berperan penting bagi suatu perusahaan.<br>Berdasarkan penjelasan di atas gudang sangat penting bagi suatu usaha. Alasan perusahaan perlu memiliki gudang adalah sebagai berikut.<br>a. Tranportation Production Cost Reduction<br>Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi. Apabila tidak ada gudang, pengiriman barang (produk jadi) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhatikan tingkat atau jumlah permintaan barang. Akibatnya, biaya pengiriman barang membengkak.<br>b. Coordination of Supply and&nbsp;<br>Gudang berfungsi salah satunya sebagai unsure koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relatif akurat sedangkan proses produksi harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan barang di saat jumlah permintaan meningkat dibutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Sehingga diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan pada saat volume produksi meningkat dan permintaan pasar menurun.<br>c. Production Cobsiderations<br>Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakteristik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi. Ada barang yang memiliki karakteristik diproduksi secara terus-menerus sedang pemakaiannya secara musiman dan ada pula produk yang diproduksi secara musiman, sedang pemakaiannya terus-menerus. Apabila produksi dilakukan secara terus-menerus sedangkan pemakaiannya secara musiman dan tidak memiliki gudang tidak ada tempat untuk menampung produk hasil produksi tersebut. Akibatnya, barang akan cepat rusak atau hilang. Begitu pula jika barang pemakaiannya secara terus-menerus tetapi produksinya secara musiman maka untuk menjaga tetap tersedianya produk perlu diadakan gudang sebagai tempat penyimpanan stok barang yang dibutuhkan secara terus-menerus.<br>d. Marketing Considerations<br>Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia di pasar. Pada saat konsumen membutuhkan barang bisa segera terpenuhi karena terdapatnya stok barang di gudang sehingga mereka merasa memiliki kepuasan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Jika pada saat konsumen membutuhkan barang dan barang yang dibutuhkan tidak didapatkan, mereka akan kecewa. Hal ini berakibat pelanggan lari ke produk lain.<br>Keempat alasan utama perlunya gudang tersebut memperlihatkan bahwa terdapat dua manfaat penting yang diperoleh dari keberadaan gudang, yaitu.<br>Yang didapat adalah bahwa barang akan memberi keuntungan lebih apabila barang tersebut disimpan di gudang dan dikeluarkan ke pasar pada saat yang tepat.<br>Diperoleh apabila pada saat menunggu di gudang dilakukan proses perakitan sehingga dari sisi bentuk, barang tersebut akan memberikan manfaat lebih kepada konsumen.<br>1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan<br>2. Tertatanya logistik dan peralatan<br>3. Peningkatan pelayanan pendistribusian<br>4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat dan aktual&nbsp;<br>5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan<br>6. Tertib administrasi<br>2. Fungsi Gudang<br>Gudang bukan hanya sebuah tempat atau bangunan yang didirikan begitu saja oleh suatu perusahaan titik pengadaan gudang memiliki beberapa tujuan yang berdampak besar bagi perusahaan.<br>- John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan, selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.<br>- Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya dan menyediakan informasi status kondisi material / pokok yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date<br>- Menurut Tompkins (2003), terdapat banyak proses dalam gudang yang sesuai alur, dari proses awal hingga akhir. Proses atau aktivitas yang terjadi berkaitan dengan fungsi gudang, antara lain sebagai berikut.<br>a. Penerimaan (Receiving)<br>b. Pemeriksaan Dan Pengendalian Kualitas (Inspection and Quality Control)<br>c. Pengemasan Ulang (Repacking)<br>d. Pemindahan (Putaway)<br>e. Penyimpanan (Storage)<br>f. Pemisahan Pesanan (Order Picking)<br>g. Penyortiran (Sortation)<br>h. Pengepakan dan Pengiriman (Packing and Shipping)<br>i. Pengisian Ulang (Rephenishing)<br>Fungsi fungsi pokok gudang, dapat meliputi hal berikut.<br>1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>2. Dispatching ke penyimpanan<br>3. Dispatching the shipment<br>4. Identifying and sorting (pengidentifikasi dan penyaringan)<br>5. Maintaining record (perawatan produk)<br>6. Packaging (pengepakan)<br>7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>9.Storing (penyimpanan)<br>3. Macam Macam Gudang&nbsp;<br>Menurut Holy Icun Yunarto dan Gerry Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang, antara lain sebagai berikut.&nbsp;<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut.<br>a. Penyimpanan Bahan Baku<br>b. Penyimpanan Barang Setengah Jadi<br>c. Penyimpanan Produk Jadi<br>Selain ketiga macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.<br>a. Penyimpanan bagi Pemasok<br>b. Penyimpanan Kompone Jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan Limbah<br>Jenis-jenis pergudangan umum yang ada. Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.<br>a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik (General merchandise warehouse for manucfatured good)<br>b. Gudang untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin (Refrigerator or cold storage warehouse)<br>c. Gudang dengan Bea/Pajak (Bonded warehouse)<br>d. Gudang Barang Barang Rumah Tangga (House goods warehouse)<br>e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)<br>f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting (Bulk storage warehouse)<br>Gudang juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya. Berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya.&nbsp;<br>• Gudang milik pribadi<br>• Gudang milik pemerintah<br>• Gudang milik perusahaan<br>• Gudang milik pihak lain<br>Ada juga yang membedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya. Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.<br>Gudang tertutup<br>Gudang terbuka<br>Gudang berbentuk silo atau tangki<br>4. Manajemen Gudang<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br>Untuk itu, perlu dicari solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan barang yang disimpan digudang.<br>a. Tata Letak Gudang&nbsp;<br>b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barang<br>c. Bentuk Arus Pada Layout Gudang<br>d. Mengamankan Barang di Gudang&nbsp;<br>e. Pencatatan Administrasi Barang<br>f. Proses Penerimaan Barang<br>g. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetap<br>h. Pengeluaran Barang dari Gudang<br>5. Dokumen Gudang<br>Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dokumen tersebut harus dikelola sebaik mungkin, berikut pengelolaan administrasi gudang.<br>a. Dokumen Pendukung<br>PO, surat jalan, dan faktur atau nota, ketiga dokumen tersebut sebagai dokumen pendukung atau sebagai dokumen bukti kirim.<br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>Dokumen-dokumen administrasi gudang yang diperlukan dalam proses penerimaan barang antara lain sebagai berikut. Kartu gudang, laporan penerimaan barang (Receiving report), kartu persediaan, kartu barang, surat permintaan pembelian.<br>c. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>Bagian gudang bertanggung jawab untuk memenuhi order pelanggan dengan mengeluarkan barang dari gudang sesuai dengan instruksi yang tercantum dalam tiket pengambilan barang (picking ticket) .<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:40:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406295765</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Erika Atthacarya/XII bdp 3/6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406299879</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. Gudang adalah sebuah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang dagangan.&nbsp;<br><br>2. Fungsi pertama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah (raw material), barang setengah jadi (intermediate goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods) selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang.<br>Menurut sukodarto gudang memiliki fungsi :<br>a. penerimaan<br>b. penyimpanan&nbsp;<br>c. pemeliharaan&nbsp;<br>d. pengamanan<br><br>3. MACAM - MACAM GUDANG&nbsp;<br>&nbsp;Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :&nbsp;<br>&nbsp;1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.<br>3. Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br>Macam macam gudang menurut karakteristik, sebagai berikut:<br>&nbsp;a. penyimpanan bahan baku<br>&nbsp;b. penyimpanan barang setengah jadi<br>&nbsp;c. penyimpanan produk jadi<br>&nbsp;Selaim ketiga macam gudang di atasa, ada pula beberapa macam gudang lainnya, yaitu:<br>a. penyimpanan bagi pemasok&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; b. penyimpanan komponen jadi<br>c. salvage<br>d. buangan dan limbah<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;1) Mengadministrasi proses penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;2) Mengadministrasi penyimpanan barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;3) Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;4) Mencatat mutasi barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;5) Membuat laporan sediaan barang gudang&nbsp;<br><br>&nbsp; A. Dokumen Pendukung&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) PO (Purchase Order)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Surat Jalan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Faktur&nbsp;<br>&nbsp; B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Kartu Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Laporan penerimaan barang (receiving report)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Kartu Persediaan&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Kartu barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Surat permintaan pembelian&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:45:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406299879</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Halla Karina Octa/10/XII BDP 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406300997</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. Gudang adalah sebuah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang dagangan.&nbsp;<br><br>2. Fungsi pertama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah (raw material), barang setengah jadi (intermediate goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods) selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang.<br>Menurut sukodarto gudang memiliki fungsi :<br>a. penerimaan<br>b. penyimpanan&nbsp;<br>c. pemeliharaan&nbsp;<br>d. pengamanan<br><br>3. MACAM - MACAM GUDANG&nbsp;<br>&nbsp;Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :&nbsp;<br>&nbsp;1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam&nbsp; gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.<br>3. Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br>Macam macam gudang menurut karakteristik, sebagai berikut:<br>&nbsp;a. penyimpanan bahan baku<br>&nbsp;b. penyimpanan barang setengah jadi<br>&nbsp;c. penyimpanan produk jadi<br>&nbsp;Selaim ketiga macam gudang di atasa, ada pula beberapa macam gudang lainnya, yaitu:<br>a. penyimpanan bagi pemasok&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; b. penyimpanan komponen jadi<br>c. salvage<br>d. buangan dan limbah<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;1) Mengadministrasi proses penerimaan barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;2) Mengadministrasi penyimpanan barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;3) Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;4) Mencatat mutasi barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;5) Membuat laporan sediaan barang gudang&nbsp;<br><br>&nbsp; A. Dokumen Pendukung&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) PO (Purchase Order)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Surat Jalan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Faktur&nbsp;<br>&nbsp; B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Kartu Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Laporan penerimaan barang (receiving report)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Kartu Persediaan&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Kartu barang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Surat permintaan pembelian&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; 5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:46:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406300997</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elsa Efendi/4/XII BDP 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406301729</link>
         <description><![CDATA[<div><br></div><div>1. Pengertian Gudang<br>Pada umumnya sebagian perusahaan yang menjual produk atau barang tidak langsung terjual habis ke tangan konsumen, hal ini mengakibatkan perusahaan harus menyimpan barang, maka dari itu, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan barang yang disebut dengan gudang. Gudang selain dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang, juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah, menyortir, membungkus, dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br>• Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>• Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 90/M-Dag/Per/12/2014, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/ atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br>• Menurut Tompkins, dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut.<br>Sehingga dapat diketahui bahwa gudang begitu berperan penting bagi suatu perusahaan.<br>Berdasarkan penjelasan di atas gudang sangat penting bagi suatu usaha. Alasan perusahaan perlu memiliki gudang adalah sebagai berikut.<br>a. Tranportation Production Cost Reduction<br>Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi. Apabila tidak ada gudang, pengiriman barang (produk jadi) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhatikan tingkat atau jumlah permintaan barang. Akibatnya, biaya pengiriman barang membengkak.<br>b. Coordination of Supply and&nbsp;<br>Gudang berfungsi salah satunya sebagai unsure koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relatif akurat sedangkan proses produksi harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan barang di saat jumlah permintaan meningkat dibutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Sehingga diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan pada saat volume produksi meningkat dan permintaan pasar menurun.<br>c. Production Cobsiderations<br>Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakteristik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi. Ada barang yang memiliki karakteristik diproduksi secara terus-menerus sedang pemakaiannya secara musiman dan ada pula produk yang diproduksi secara musiman, sedang pemakaiannya terus-menerus. Apabila produksi dilakukan secara terus-menerus sedangkan pemakaiannya secara musiman dan tidak memiliki gudang tidak ada tempat untuk menampung produk hasil produksi tersebut. Akibatnya, barang akan cepat rusak atau hilang. Begitu pula jika barang pemakaiannya secara terus-menerus tetapi produksinya secara musiman maka untuk menjaga tetap tersedianya produk perlu diadakan gudang sebagai tempat penyimpanan stok barang yang dibutuhkan secara terus-menerus.<br>d. Marketing Considerations<br>Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia di pasar. Pada saat konsumen membutuhkan barang bisa segera terpenuhi karena terdapatnya stok barang di gudang sehingga mereka merasa memiliki kepuasan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Jika pada saat konsumen membutuhkan barang dan barang yang dibutuhkan tidak didapatkan, mereka akan kecewa. Hal ini berakibat pelanggan lari ke produk lain.<br>Keempat alasan utama perlunya gudang tersebut memperlihatkan bahwa terdapat dua manfaat penting yang diperoleh dari keberadaan gudang, yaitu.<br>Yang didapat adalah bahwa barang akan memberi keuntungan lebih apabila barang tersebut disimpan di gudang dan dikeluarkan ke pasar pada saat yang tepat.<br>Diperoleh apabila pada saat menunggu di gudang dilakukan proses perakitan sehingga dari sisi bentuk, barang tersebut akan memberikan manfaat lebih kepada konsumen.<br>1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan<br>2. Tertatanya logistik dan peralatan<br>3. Peningkatan pelayanan pendistribusian<br>4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat dan aktual&nbsp;<br>5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan<br>6. Tertib administrasi<br>2. Fungsi Gudang<br>Gudang bukan hanya sebuah tempat atau bangunan yang didirikan begitu saja oleh suatu perusahaan titik pengadaan gudang memiliki beberapa tujuan yang berdampak besar bagi perusahaan.<br>- John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan, selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.<br>- Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya dan menyediakan informasi status kondisi material / pokok yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date<br>- Menurut Tompkins (2003), terdapat banyak proses dalam gudang yang sesuai alur, dari proses awal hingga akhir. Proses atau aktivitas yang terjadi berkaitan dengan fungsi gudang, antara lain sebagai berikut.<br>a. Penerimaan (Receiving)<br>b. Pemeriksaan Dan Pengendalian Kualitas (Inspection and Quality Control)<br>c. Pengemasan Ulang (Repacking)<br>d. Pemindahan (Putaway)<br>e. Penyimpanan (Storage)<br>f. Pemisahan Pesanan (Order Picking)<br>g. Penyortiran (Sortation)<br>h. Pengepakan dan Pengiriman (Packing and Shipping)<br>i. Pengisian Ulang (Rephenishing)<br>Fungsi fungsi pokok gudang, dapat meliputi hal berikut.<br>1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>2. Dispatching ke penyimpanan<br>3. Dispatching the shipment<br>4. Identifying and sorting (pengidentifikasi dan penyaringan)<br>5. Maintaining record (perawatan produk)<br>6. Packaging (pengepakan)<br>7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>9.Storing (penyimpanan)<br>3. Macam Macam Gudang&nbsp;<br>Menurut Holy Icun Yunarto dan Gerry Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang, antara lain sebagai berikut.&nbsp;<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut.<br>a. Penyimpanan Bahan Baku<br>b. Penyimpanan Barang Setengah Jadi<br>c. Penyimpanan Produk Jadi<br>Selain ketiga macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.<br>a. Penyimpanan bagi Pemasok<br>b. Penyimpanan Kompone Jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan Limbah<br>Jenis-jenis pergudangan umum yang ada. Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.<br>a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik (General merchandise warehouse for manucfatured good)<br>b. Gudang untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin (Refrigerator or cold storage warehouse)<br>c. Gudang dengan Bea/Pajak (Bonded warehouse)<br>d. Gudang Barang Barang Rumah Tangga (House goods warehouse)<br>e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)<br>f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting (Bulk storage warehouse)<br>Gudang juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya. Berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya.&nbsp;<br>• Gudang milik pribadi<br>• Gudang milik pemerintah<br>• Gudang milik perusahaan<br>• Gudang milik pihak lain<br>Ada juga yang membedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya. Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.<br>Gudang tertutup<br>Gudang terbuka<br>Gudang berbentuk silo atau tangki<br>4. Manajemen Gudang<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br>Untuk itu, perlu dicari solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan barang yang disimpan digudang.<br>a. Tata Letak Gudang&nbsp;<br>b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barang<br>c. Bentuk Arus Pada Layout Gudang<br>d. Mengamankan Barang di Gudang&nbsp;<br>e. Pencatatan Administrasi Barang<br>f. Proses Penerimaan Barang<br>g. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetap<br>h. Pengeluaran Barang dari Gudang<br>5. Dokumen Gudang<br>Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dokumen tersebut harus dikelola sebaik mungkin, berikut pengelolaan administrasi gudang.<br>a. Dokumen Pendukung<br>PO, surat jalan, dan faktur atau nota, ketiga dokumen tersebut sebagai dokumen pendukung atau sebagai dokumen bukti kirim.<br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>Dokumen-dokumen administrasi gudang yang diperlukan dalam proses penerimaan barang antara lain sebagai berikut. Kartu gudang, laporan penerimaan barang (Receiving report), kartu persediaan, kartu barang, surat permintaan pembelian.<br>c. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>Bagian gudang bertanggung jawab untuk memenuhi order pelanggan dengan mengeluarkan barang dari gudang sesuai dengan instruksi yang tercantum dalam tiket pengambilan barang (picking ticket) .</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:47:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406301729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lu&#39;lu&#39;Lailatul Qodriyah XII BDP 3 (24)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406302203</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG&nbsp;<br>Pada umumnya sebagian perusahaan yang menjual produk atau barang tidak langsung terjual habis ke tangan konsumen, hal ini mengakibatkan perusahaan harus menyimpan barang, maka dari itu, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan barang yang disebut dengan gudang. Gudang selain dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang, juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah, menyortir, membungkus, dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br>• Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>• Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 90/M-Dag/Per/12/2014, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/ atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br>• Menurut Tompkins, dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut.<br>Sehingga dapat diketahui bahwa gudang begitu berperan penting bagi suatu perusahaan.<br>Berdasarkan penjelasan di atas gudang sangat penting bagi suatu usaha. Alasan perusahaan perlu memiliki gudang adalah sebagai berikut.<br>a. Transportasion-Production Cost Reduction<br>Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi. Apabila tidak ada gudang, pengiriman barang (produk jadi) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhatikan tingkat atau jumlah permintaan barang. Akibatnya, biaya pengiriman barang membengkak.<br>b. Coordination Of Supply and Demand&nbsp;<br>Gudang berfungsi salah satunya sebagai unsure koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relatif akurat sedangkan proses produksi harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan barang di saat jumlah permintaan meningkat dibutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Sehingga diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan pada saat volume produksi meningkat dan permintaan pasar menurun.<br>c. Production Considerations&nbsp;<br>Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakteristik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi. Ada barang yang memiliki karakteristik diproduksi secara terus-menerus sedang pemakaiannya secara musiman dan ada pula produk yang diproduksi secara musiman, sedang pemakaiannya terus-menerus. Apabila produksi dilakukan secara terus-menerus sedangkan pemakaiannya secara musiman dan tidak memiliki gudang tidak ada tempat untuk menampung produk hasil produksi tersebut. Akibatnya, barang akan cepat rusak atau hilang. Begitu pula jika barang pemakaiannya secara terus-menerus tetapi produksinya secara musiman maka untuk menjaga tetap tersedianya produk perlu diadakan gudang sebagai tempat penyimpanan stok barang yang dibutuhkan secara terus-menerus.<br>d. Marketing Considerations&nbsp;<br>Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia di pasar. Pada saat konsumen membutuhkan barang bisa segera terpenuhi karena terdapatnya stok barang di gudang sehingga mereka merasa memiliki kepuasan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Jika pada saat konsumen membutuhkan barang dan barang yang dibutuhkan tidak didapatkan, mereka akan kecewa. Hal ini berakibat pelanggan lari ke produk lain.<br>Keempat alasan utama perlunya gudang tersebut memperlihatkan bahwa terdapat dua manfaat penting yang diperoleh dari keberadaan gudang, yaitu.<br>Yang didapat adalah bahwa barang akan memberi keuntungan lebih apabila barang tersebut disimpan di gudang dan dikeluarkan ke pasar pada saat yang tepat.<br>Diperoleh apabila pada saat menunggu di gudang dilakukan proses perakitan sehingga dari sisi bentuk, barang tersebut akan memberikan manfaat lebih kepada konsumen.<br>1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan<br>2. Tertatanya logistik dan peralatan<br>3. Peningkatan pelayanan pendistribusian<br>4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat dan aktual&nbsp;<br>5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan<br>6. Tertib administrasi<br>2. FUNGSI GUDANG&nbsp;<br>Gudang bukan hanya sebuah tempat atau bangunan yang didirikan begitu saja oleh suatu perusahaan titik pengadaan gudang memiliki beberapa tujuan yang berdampak besar bagi perusahaan.<br>John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan, selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.<br>Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya dan menyediakan informasi status kondisi material / pokok yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date<br>Menurut Tompkins (2003), terdapat banyak proses dalam gudang yang sesuai alur, dari proses awal hingga akhir. Proses atau aktivitas yang terjadi berkaitan dengan fungsi gudang, antara lain sebagai berikut.<br>a. Penerimaan (Receiving)<br>b. Pemeriksaan Dan Pengendalian Kualitas (Inspection and Quality Control)<br>c. Pengemasan Ulang (Repacking)<br>d. Pemindahan (Putaway)<br>e. Penyimpanan (Storage)<br>f. Pemisahan Pesanan (Order Picking)<br>g. Penyortiran (Sortation)<br>h. Pengepakan dan Pengiriman (Packing and Shipping)<br>i. Pengisian Ulang (Rephenishing)<br>Fungsi fungsi pokok gudang, dapat meliputi hal berikut.<br>1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>2. Dispatching ke penyimpanan<br>3. Dispatching the shipment<br>4. Identifying and sorting (pengidentifikasi dan penyaringan)<br>5. Maintaining record (perawatan produk)<br>6. Packaging (pengepakan)<br>7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>9.Storing (penyimpanan)<br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>Menurut Holy Icun Yunarto dan Gerry Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang, antara lain sebagai berikut.&nbsp;<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut.<br>a. Penyimpanan Bahan Baku<br>b. Penyimpanan Barang Setengah Jadi<br>c. Penyimpanan Produk Jadi<br>Selain ketiga macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.<br>a. Penyimpanan bagi Pemasok<br>b. Penyimpanan Kompone Jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan Limbah<br>Jenis-jenis pergudangan umum yang ada. Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.<br>a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik (General merchandise warehouse for manucfatured good)<br>b. Gudang untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin (Refrigerator or cold storage warehouse)<br>c. Gudang dengan Bea/Pajak (Bonded warehouse)<br>d. Gudang Barang Barang Rumah Tangga (House goods warehouse)<br>e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)<br>f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting (Bulk storage warehouse)<br>Gudang juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya. Berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya.&nbsp;<br>• Gudang milik pribadi<br>• Gudang milik pemerintah<br>• Gudang milik perusahaan<br>• Gudang milik pihak lain<br>Ada juga yang membedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya. Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.<br>Gudang tertutup<br>Gudang terbuka<br>Gudang berbentuk silo atau tangki.<br>4. MANAJEMEN GUDANG&nbsp;<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br>Untuk itu, perlu dicari solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan barang yang disimpan digudang.<br>a. Tata Letak Gudang&nbsp;<br>b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barang<br>c. Bentuk Arus Pada Layout Gudang<br>d. Mengamankan Barang di Gudang&nbsp;<br>e. Pencatatan Administrasi Barang<br>f. Proses Penerimaan Barang<br>g. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetap<br>h. Pengeluaran Barang dari Gudang<br>5. DOKUMEN GUDANG<br>Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dokumen tersebut harus dikelola sebaik mungkin, berikut pengelolaan administrasi gudang.<br>a. Dokumen Pendukung<br>PO, surat jalan, dan faktur atau nota, ketiga dokumen tersebut sebagai dokumen pendukung atau sebagai dokumen bukti kirim.<br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>Dokumen-dokumen administrasi gudang yang diperlukan dalam proses penerimaan barang antara lain sebagai berikut. Kartu gudang, laporan penerimaan barang (Receiving report), kartu persediaan, kartu barang, surat permintaan pembelian.<br>c. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; Bagian gudang bertanggung jawab untuk memenuhi order pelanggan dengan mengeluarkan barang dari gudang sesuai dengan instruksi yang tercantum dalam tiket pengambilan barang (picking ticket) .</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:48:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406302203</guid>
      </item>
      <item>
         <title>INTAN SITORESMI/16/XII BDP 31. Gudang adalah sebuah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang dagangan. 2. Fungsi pertama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah (raw material), barang setengah jadi (intermediate goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods) selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang.Menurut sukodarto gudang memiliki fungsi :a. penerimaanb. penyimpanan c. pemeliharaan d. pengamanan3. MACAM - MACAM GUDANG  Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang antara lain sebagai berikut :  1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok gudang distribusi atau langsung ke konsumen.2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam  gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik atau dari supplier.3. Gedung Ditribusi (Distribution Warehouse). transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan peringatan diterima gudang, pengambilan, dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.4. Gudang Retail (Retailer Warehouse). Gudang retailer adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.Macam macam gudang menurut karakteristik, sebagai berikut: a. penyimpanan bahan baku b. penyimpanan barang setengah jadi c. penyimpanan produk jadi Selaim ketiga macam gudang di atasa, ada pula beberapa macam gudang lainnya, yaitu:a. penyimpanan bagi pemasok                b. penyimpanan komponen jadic. salvaged. buangan dan limbah4. MANAJEMEN GUDANG     Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, mengorganisasian pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara efektif dan efisien.5. DOKUMEN GUDANG      Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.      1) Mengadministrasi proses penerimaan barang     2) Mengadministrasi penyimpanan barang     3) Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang     4) Mencatat mutasi barang      5) Membuat laporan sediaan barang gudang   A. Dokumen Pendukung       1) PO (Purchase Order)      2) Surat Jalan      3) Faktur   B. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang      1) Kartu Gudang      2) Laporan penerimaan barang (receiving report)      3) Kartu Persediaan       4) Kartu barang       5) Surat permintaan pembelian    C. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang      1) Bagian gudang menerima tembusan order penjualan, kemudian diarsipkan urut ke nomor       2) Selanjutnya bagian gudang menerima tiket pengambilan barang bersamaan dengan barangnya dari gudang.      3) Bagian gudang akan menghitung barang dan membandingkan hasil perhitungan fisik dengan kuantitas yang tertulis dalam tiket pengambilan barang dan kuantitas yang ditunjukkan pada slip pengepakan yang telah diterima sebelumnya.       4) Petugas pengiriman mengecek barang yang akan dikirim dengan cara menghitung barang yang diterima dari gudang, mengecek data tentang nomor order penjualan, kode barang, dan bila sudah benar kuantitas barang dimasukkan ke dalam komputer dengan menggunakan terminal online. Pada tahap ini juga dilakukan pengecekkan edit sebagaimana pada aktivitas input data sebelumnya, untuk menjamin bahwa data pengiriman valid, akurat dan lengkap.       5) Petugas pengirim mengirim barang dengan disertai dokumen pengiriman yaitu nota atau faktur , surat jalan , dan PO asli.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406307092</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 07:53:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406307092</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lia Kurnia Saputri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406313174</link>
         <description><![CDATA[<div>XII BDP 3<br>22<br>1. PENGERTIAN GUDANG&nbsp;<br>Pada umumnya sebagian perusahaan yang menjual produk atau barang tidak langsung terjual habis ke tangan konsumen, hal ini mengakibatkan perusahaan harus menyimpan barang, maka dari itu, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan barang yang disebut dengan gudang. Gudang selain dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang, juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah, menyortir, membungkus, dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br>• Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>• Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 90/M-Dag/Per/12/2014, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/ atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br>• Menurut Tompkins, dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut.<br>Sehingga dapat diketahui bahwa gudang begitu berperan penting bagi suatu perusahaan.<br>Berdasarkan penjelasan di atas gudang sangat penting bagi suatu usaha. Alasan perusahaan perlu memiliki gudang adalah sebagai berikut.<br>a. Transportasion-Production Cost Reduction<br>Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi. Apabila tidak ada gudang, pengiriman barang (produk jadi) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhatikan tingkat atau jumlah permintaan barang. Akibatnya, biaya pengiriman barang membengkak.<br>b. Coordination Of Supply and Demand&nbsp;<br>Gudang berfungsi salah satunya sebagai unsure koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relatif akurat sedangkan proses produksi harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan barang di saat jumlah permintaan meningkat dibutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Sehingga diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan pada saat volume produksi meningkat dan permintaan pasar menurun.<br>c. Production Considerations&nbsp;<br>Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakteristik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi. Ada barang yang memiliki karakteristik diproduksi secara terus-menerus sedang pemakaiannya secara musiman dan ada pula produk yang diproduksi secara musiman, sedang pemakaiannya terus-menerus. Apabila produksi dilakukan secara terus-menerus sedangkan pemakaiannya secara musiman dan tidak memiliki gudang tidak ada tempat untuk menampung produk hasil produksi tersebut. Akibatnya, barang akan cepat rusak atau hilang. Begitu pula jika barang pemakaiannya secara terus-menerus tetapi produksinya secara musiman maka untuk menjaga tetap tersedianya produk perlu diadakan gudang sebagai tempat penyimpanan stok barang yang dibutuhkan secara terus-menerus.<br>d. Marketing Considerations&nbsp;<br>Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia di pasar. Pada saat konsumen membutuhkan barang bisa segera terpenuhi karena terdapatnya stok barang di gudang sehingga mereka merasa memiliki kepuasan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Jika pada saat konsumen membutuhkan barang dan barang yang dibutuhkan tidak didapatkan, mereka akan kecewa. Hal ini berakibat pelanggan lari ke produk lain.<br>Keempat alasan utama perlunya gudang tersebut memperlihatkan bahwa terdapat dua manfaat penting yang diperoleh dari keberadaan gudang, yaitu.<br>Yang didapat adalah bahwa barang akan memberi keuntungan lebih apabila barang tersebut disimpan di gudang dan dikeluarkan ke pasar pada saat yang tepat.<br>Diperoleh apabila pada saat menunggu di gudang dilakukan proses perakitan sehingga dari sisi bentuk, barang tersebut akan memberikan manfaat lebih kepada konsumen.<br>1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan<br>2. Tertatanya logistik dan peralatan<br>3. Peningkatan pelayanan pendistribusian<br>4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat dan aktual&nbsp;<br>5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan<br>6. Tertib administrasi<br>2. FUNGSI GUDANG&nbsp;<br>Gudang bukan hanya sebuah tempat atau bangunan yang didirikan begitu saja oleh suatu perusahaan titik pengadaan gudang memiliki beberapa tujuan yang berdampak besar bagi perusahaan.<br>John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan, selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.<br>Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya dan menyediakan informasi status kondisi material / pokok yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date<br>Menurut Tompkins (2003), terdapat banyak proses dalam gudang yang sesuai alur, dari proses awal hingga akhir. Proses atau aktivitas yang terjadi berkaitan dengan fungsi gudang, antara lain sebagai berikut.<br>a. Penerimaan (Receiving)<br>b. Pemeriksaan Dan Pengendalian Kualitas (Inspection and Quality Control)<br>c. Pengemasan Ulang (Repacking)<br>d. Pemindahan (Putaway)<br>e. Penyimpanan (Storage)<br>f. Pemisahan Pesanan (Order Picking)<br>g. Penyortiran (Sortation)<br>h. Pengepakan dan Pengiriman (Packing and Shipping)<br>i. Pengisian Ulang (Rephenishing)<br>Fungsi fungsi pokok gudang, dapat meliputi hal berikut.<br>1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>2. Dispatching ke penyimpanan<br>3. Dispatching the shipment<br>4. Identifying and sorting (pengidentifikasi dan penyaringan)<br>5. Maintaining record (perawatan produk)<br>6. Packaging (pengepakan)<br>7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>9.Storing (penyimpanan)<br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>Menurut Holy Icun Yunarto dan Gerry Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang, antara lain sebagai berikut.&nbsp;<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut.<br>a. Penyimpanan Bahan Baku<br>b. Penyimpanan Barang Setengah Jadi<br>c. Penyimpanan Produk Jadi<br>Selain ketiga macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.<br>a. Penyimpanan bagi Pemasok<br>b. Penyimpanan Kompone Jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan Limbah<br>Jenis-jenis pergudangan umum yang ada. Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.<br>a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik (General merchandise warehouse for manucfatured good)<br>b. Gudang untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin (Refrigerator or cold storage warehouse)<br>c. Gudang dengan Bea/Pajak (Bonded warehouse)<br>d. Gudang Barang Barang Rumah Tangga (House goods warehouse)<br>e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)<br>f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting (Bulk storage warehouse)<br>Gudang juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya. Berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya.&nbsp;<br>• Gudang milik pribadi<br>• Gudang milik pemerintah<br>• Gudang milik perusahaan<br>• Gudang milik pihak lain<br>Ada juga yang membedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya. Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.<br>Gudang tertutup<br>Gudang terbuka<br>Gudang berbentuk silo atau tangki.<br>4. MANAJEMEN GUDANG&nbsp;<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br>Untuk itu, perlu dicari solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan barang yang disimpan digudang.<br>a. Tata Letak Gudang&nbsp;<br>b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barang<br>c. Bentuk Arus Pada Layout Gudang<br>d. Mengamankan Barang di Gudang&nbsp;<br>e. Pencatatan Administrasi Barang<br>f. Proses Penerimaan Barang<br>g. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetap<br>h. Pengeluaran Barang dari Gudang<br>5. DOKUMEN GUDANG<br>Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dokumen tersebut harus dikelola sebaik mungkin, berikut pengelolaan administrasi gudang.<br>a. Dokumen Pendukung<br>PO, surat jalan, dan faktur atau nota, ketiga dokumen tersebut sebagai dokumen pendukung atau sebagai dokumen bukti kirim.<br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>Dokumen-dokumen administrasi gudang yang diperlukan dalam proses penerimaan barang antara lain sebagai berikut. Kartu gudang, laporan penerimaan barang (Receiving report), kartu persediaan, kartu barang, surat permintaan pembelian.<br>c. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>&nbsp; &nbsp; Bagian gudang bertanggung jawab untuk memenuhi order pelanggan dengan mengeluarkan barang dari gudang sesuai dengan instruksi yang tercantum dalam tiket pengambilan barang (picking ticket) .</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 08:00:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406313174</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadia/29/XII BDP 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406315073</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Pengertian Gudang<br>Pada umumnya sebagian perusahaan yang menjual produk atau barang tidak langsung terjual habis ke tangan konsumen, hal ini mengakibatkan perusahaan harus menyimpan barang, maka dari itu, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan barang yang disebut dengan gudang. Gudang selain dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang, juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah, menyortir, membungkus, dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br>• Menurut John Warman, gudang adalah sebuah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan.<br>• Menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 90/M-Dag/Per/12/2014, gudang adalah suatu ruangan tidak bergerak yang tertutup dan/ atau terbuka dengan tujuan tidak untuk dikunjungi oleh umum tetapi dipakai khusus sebagai tempat penyimpanan barang yang dapat diperdagangkan dan tidak untuk kebutuhan sendiri.<br>• Menurut Tompkins, dkk (1996) gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara sebelum diproses lebih lanjut.<br>Sehingga dapat diketahui bahwa gudang begitu berperan penting bagi suatu perusahaan.<br>Berdasarkan penjelasan di atas gudang sangat penting bagi suatu usaha. Alasan perusahaan perlu memiliki gudang adalah sebagai berikut.<br>a. Tranportation Production Cost Reduction<br>Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi. Apabila tidak ada gudang, pengiriman barang (produk jadi) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhatikan tingkat atau jumlah permintaan barang. Akibatnya, biaya pengiriman barang membengkak.<br>b. Coordination of Supply and&nbsp;<br>Gudang berfungsi salah satunya sebagai unsure koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relatif akurat sedangkan proses produksi harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan barang di saat jumlah permintaan meningkat dibutuhkan gudang untuk menyimpan barang. Sehingga diperlukan gudang sebagai tempat penyimpanan pada saat volume produksi meningkat dan permintaan pasar menurun.<br>c. Production Cobsiderations<br>Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakteristik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi. Ada barang yang memiliki karakteristik diproduksi secara terus-menerus sedang pemakaiannya secara musiman dan ada pula produk yang diproduksi secara musiman, sedang pemakaiannya terus-menerus. Apabila produksi dilakukan secara terus-menerus sedangkan pemakaiannya secara musiman dan tidak memiliki gudang tidak ada tempat untuk menampung produk hasil produksi tersebut. Akibatnya, barang akan cepat rusak atau hilang. Begitu pula jika barang pemakaiannya secara terus-menerus tetapi produksinya secara musiman maka untuk menjaga tetap tersedianya produk perlu diadakan gudang sebagai tempat penyimpanan stok barang yang dibutuhkan secara terus-menerus.<br>d. Marketing Considerations<br>Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia di pasar. Pada saat konsumen membutuhkan barang bisa segera terpenuhi karena terdapatnya stok barang di gudang sehingga mereka merasa memiliki kepuasan mendapatkan barang yang dibutuhkannya. Jika pada saat konsumen membutuhkan barang dan barang yang dibutuhkan tidak didapatkan, mereka akan kecewa. Hal ini berakibat pelanggan lari ke produk lain.<br>Keempat alasan utama perlunya gudang tersebut memperlihatkan bahwa terdapat dua manfaat penting yang diperoleh dari keberadaan gudang, yaitu.<br>Yang didapat adalah bahwa barang akan memberi keuntungan lebih apabila barang tersebut disimpan di gudang dan dikeluarkan ke pasar pada saat yang tepat.<br>Diperoleh apabila pada saat menunggu di gudang dilakukan proses perakitan sehingga dari sisi bentuk, barang tersebut akan memberikan manfaat lebih kepada konsumen.<br>1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan<br>2. Tertatanya logistik dan peralatan<br>3. Peningkatan pelayanan pendistribusian<br>4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat dan aktual&nbsp;<br>5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan<br>6. Tertib administrasi<br>2. Fungsi Gudang<br>Gudang bukan hanya sebuah tempat atau bangunan yang didirikan begitu saja oleh suatu perusahaan titik pengadaan gudang memiliki beberapa tujuan yang berdampak besar bagi perusahaan.<br>- John Warman menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan, selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.<br>- Donal J. Bowersox mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya dan menyediakan informasi status kondisi material / pokok yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date<br>- Menurut Tompkins (2003), terdapat banyak proses dalam gudang yang sesuai alur, dari proses awal hingga akhir. Proses atau aktivitas yang terjadi berkaitan dengan fungsi gudang, antara lain sebagai berikut.<br>a. Penerimaan (Receiving)<br>b. Pemeriksaan Dan Pengendalian Kualitas (Inspection and Quality Control)<br>c. Pengemasan Ulang (Repacking)<br>d. Pemindahan (Putaway)<br>e. Penyimpanan (Storage)<br>f. Pemisahan Pesanan (Order Picking)<br>g. Penyortiran (Sortation)<br>h. Pengepakan dan Pengiriman (Packing and Shipping)<br>i. Pengisian Ulang (Rephenishing)<br>Fungsi fungsi pokok gudang, dapat meliputi hal berikut.<br>1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>2. Dispatching ke penyimpanan<br>3. Dispatching the shipment<br>4. Identifying and sorting (pengidentifikasi dan penyaringan)<br>5. Maintaining record (perawatan produk)<br>6. Packaging (pengepakan)<br>7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>9.Storing (penyimpanan)<br>3. Macam Macam Gudang&nbsp;<br>Menurut Holy Icun Yunarto dan Gerry Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Menurut Holy Icun, berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya ada beberapa tipe gudang, antara lain sebagai berikut.&nbsp;<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse)<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse)<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse)<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>Menurut Hadiguna &amp; Setiawan (2008), pada suatu perusahaan, kita dapat membedakan macam-macam gudang menurut karakteristik material yang akan disimpan sebagai berikut.<br>a. Penyimpanan Bahan Baku<br>b. Penyimpanan Barang Setengah Jadi<br>c. Penyimpanan Produk Jadi<br>Selain ketiga macam gudang di atas ada pula beberapa macam gudang lainnya yang perlu diketahui.<br>a. Penyimpanan bagi Pemasok<br>b. Penyimpanan Kompone Jadi<br>c. Salvage<br>d. Buangan dan Limbah<br>Jenis-jenis pergudangan umum yang ada. Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.<br>a. Gudang Barang Dagangan Umum untuk Barang Hasil Pabrik (General merchandise warehouse for manucfatured good)<br>b. Gudang untuk Penyimpanan yang Bersifat Dingin (Refrigerator or cold storage warehouse)<br>c. Gudang dengan Bea/Pajak (Bonded warehouse)<br>d. Gudang Barang Barang Rumah Tangga (House goods warehouse)<br>e. Pergudangan Komoditas Khusus (Special commodity warehouse)<br>f. Pergudangan Penyimpanan Barang Penting (Bulk storage warehouse)<br>Gudang juga bisa dibedakan berdasarkan kepemilikannya. Berikut ini macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya.&nbsp;<br>• Gudang milik pribadi<br>• Gudang milik pemerintah<br>• Gudang milik perusahaan<br>• Gudang milik pihak lain<br>Ada juga yang membedakan macam-macam gudang berdasarkan bentuk bangunannya. Berdasarkan bentuk bangunannya gudang dibagi tiga jenis di bawah ini.<br>Gudang tertutup<br>Gudang terbuka<br>Gudang berbentuk silo atau tangki<br>4. Manajemen Gudang<br>Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja, metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien. Tujuan dari manajemen pergudangan adalah untuk meminimalkan total biaya produksi dan memaksimalkan produksi. Kedua tujuan ini saling bertentangan satu dengan lainnya.<br>Untuk itu, perlu dicari solusi yang terbaik (optimal) berkaitan dengan persediaan barang yang disimpan digudang.<br>a. Tata Letak Gudang&nbsp;<br>b. Prinsip Tata Letak Penyimpanan Barang<br>c. Bentuk Arus Pada Layout Gudang<br>d. Mengamankan Barang di Gudang&nbsp;<br>e. Pencatatan Administrasi Barang<br>f. Proses Penerimaan Barang<br>g. Penyimpanan Barang ke Gudang Tetap<br>h. Pengeluaran Barang dari Gudang<br>5. Dokumen Gudang<br>Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dokumen tersebut harus dikelola sebaik mungkin, berikut pengelolaan administrasi gudang.<br>a. Dokumen Pendukung<br>PO, surat jalan, dan faktur atau nota, ketiga dokumen tersebut sebagai dokumen pendukung atau sebagai dokumen bukti kirim.<br>b. Dokumen Pencatatan Penerimaan Barang<br>Dokumen-dokumen administrasi gudang yang diperlukan dalam proses penerimaan barang antara lain sebagai berikut. Kartu gudang, laporan penerimaan barang (Receiving report), kartu persediaan, kartu barang, surat permintaan pembelian.<br>c. Dokumen Pengeluaran Barang dari Gudang<br>Bagian gudang bertanggung jawab untuk memenuhi order pelanggan dengan mengeluarkan barang dari gudang sesuai dengan instruksi yang tercantum dalam tiket pengambilan barang (picking ticket) .</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 08:02:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406315073</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KRISNA NOVITA SARI/20/XII BDP 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406358180</link>
         <description><![CDATA[<div>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebaga byi tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebaga byi tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 08:52:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406358180</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen Gudang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406379475</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Keisa Rahma Salsabela&nbsp;<br>Absen: 19<br><br>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebaga byi tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-02 09:17:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2406379475</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PPT BISNIS RITEL                              (MANAJEMEN GUDANG)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2407957301</link>
         <description><![CDATA[<div>NAMA          : FANY AULIA AGUSTIN <br>KELAS         : XII BDP 3<br>NO.ABSEN  : 8</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1904924907/2d99c61d17b7d6186864437058e9b38d/PPT_BISNIS_RITEL.pdf" />
         <pubDate>2022-12-04 11:56:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2407957301</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Manajemen gudang </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2417050467</link>
         <description><![CDATA[<div>Manajemen Gudang</div><div>Nama : Nuriana Ramadhani&nbsp;<br>Kelas  : XII BDP4 <br>No&nbsp; &nbsp; &nbsp; : 07<br><br>1. PENGERTIAN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; gudang sering dijadikan tempat penyimpanan dan memelihara barang juga dapat pula digunakan sebagai tempat mengolah menyortir membungkus dan mengepak barang-barang yang akan dijual ataupun dikirim.<br><br>2. FUNGSI GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; A. Fungsi Utama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;yaitu untuk menampung barang-barang untuk sementara waktu menunggu saat barang itu dipergunakan dan untuk menjamin kontinuitas pelaksanaan kerja.<br>&nbsp; &nbsp; B. Fungsi Pokok<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Assembling the order (perakitan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Dispatching ke penyimpanan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Dispatching the shipment<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;4. Identifying and shorting (pengidentifikasian dan penyaringan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;5. Maintaining record (perawatan produk)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;6. Packaging (pengepakan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;7. Picking the order (pemilihan pesanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;8. Receiving (penerimaan) dan shipping (pengiriman)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;9. Storing (penyimpanan)<br><br>3. MACAM-MACAM GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Menurut Holy Icun Yunarto dan Getty Santika (2005), gudang merupakan tempat penyimpanan material yang diperlukan untuk proses produksi, material tersebut akan terus disimpan hingga siap diproses sesuai dengan jadwal produksi atau order konsumen. Berdasarkan aktivitas kegiatan bisnisnya:<br>1. Gudang Pabrik (Manufacturing Warehouse). Transaksi di dalam gedung ini meliputi penerimaan dan penyimpanan material, pengambilan material, penyimpanan barang jadi dan pengiriman barang ke gudang pokok, gudang distribusi atau langsung ke konsumen.<br>2. Gudang Pokok (Central Warehouse). Transaksi di dalam gudang pokok meliputi penerimaan barang jadi langsung dari pabrik, atau dari supplier. Penyimpanan barang jadi ke gudang dan pengiriman barang jadi ke gudang distribusi.<br>3. Gudang Distribusi (Distribution Warehouse). Pada gudang distribusi, transaksi dalam gedung ini meliputi penerimaan barang jadi, penyimpanan barang yang diterima gudang, pengambilan dan persiapan barang jadi yang akan dikirim.<br>4. Gudang Retail (Retailer Warehouse)<br>&nbsp; &nbsp; Gudang retailer adalah gudang pengajar, jadi dengan kata lain dapat dikatakan gudang yang dimiliki tokoh yang menjual barang langsung ke konsumen.<br><br>4. MANAJEMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Manajemen pergudangan merupakan kombinasi antara ilmu dan seni untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengaturan sumber daya pergudangan yang meliputi (tenaga kerja, material, peralatan kerja, waktu kerja metode yang digunakan dan modal) untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan cara yang efektif dan efisien.<br><br>5. DOKUMEN GUDANG<br>&nbsp; &nbsp; Dokumen administrasi gudang dianggap sangatlah penting oleh perusahaan karena dokumen tersebut bertujuan untuk dibukukan pada setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh bagian gudang. Dalam hal ini kegiatan bagian gudang dapat diklasifikasikan pada beberapa kegiatan utama sebagai berikut.<br>1. Mengadministrasi proses penerimaan barang;<br>2. Mengadministrasi penyimpanan barang;<br>3. Menyiapkan dan mengirimkan dokumen pengiriman barang;<br>4. Mencatat mutasi barang;<br>5. Membuat laporan sediaan barang gudang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-11 21:59:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sitinimah17/6l2bxg13t5v05t4j/wish/2417050467</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
