<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Anugrah Dwi Riski - Penyakit Klinis 1 (Interna, Kardiologi, Respirasi) by Anugrah Dwi Riski</title>
      <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-07 07:12:08 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-12 01:11:15 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/2708.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Pendahuluan</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156484140</link>
         <description><![CDATA[<p>Penyakit pada gastrointenstinal sudah umum terjadi, dan tentunya pada penerbang sangat mempengaruhi pekerjaannya, dan biasanya penyakit ini sifatnya akut dan bisa dikelola dalam jangka pendek. untuk penyakit GI yang kronis memerlukan pemeriksaan lanjutan yang lebih kompleks dan perawatan jangka panjang dan memiliki dampak pada karier penerbang, tetapi dengan adanya kemajuan medis memungkinkan pengelolaan kondisi yang lebih baik agar kru tetap layak terbang. <strong>sebelum melangkah lebih jauh mari kita pelajari video berikut ini mengenai fisiologi system digestive.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/zSXgoYdHotw?si=rEj36pQeRO9hdnNY" />
         <pubDate>2024-10-07 07:22:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156484140</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fisiologi gastrointenstinal dan penerbangan</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156484914</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut buku ernsting, percepatan ekstrim (G-Force) dan getaran, dilaporkan mempengaruhi fisiologi dari saluran pencernaan. </p><p>setelah seseorang terpapar G-Force maka waktu pengosongan lambung menjadi lebih lambat dan sekresi lambung juga berkurang.</p><p><strong>(Perlambatan pengosongan lambung dan penurunan sekresi lambung akibat G-Force tinggi terjadi karena tekanan mekanis pada organ-organ dalam, termasuk lambung, yang dapat bergeser posisinya. G-Force memengaruhi sistem saraf otonom, terutama saraf vagus, yang mengontrol fungsi pencernaan. Penurunan stimulasi saraf vagus mengakibatkan berkurangnya sekresi asam lambung dan melambatnya pengosongan lambung.)</strong></p><p><br></p><p>dalam simulasi paparan ketinggian 35.000 kaki, sekitar 28% peserta melaporkan merasa tidak nyaman di perut dan dari jumlah tersebut 5,5% melaporkan ketidaknyamanan yang berat. peningkatan buang gas (kentut) dilaporkan juga positif pada usia 28-47 tahun dengan kondisi perut yang penuh.</p><p><strong>(Pada ketinggian 35.000 kaki, tekanan udara menurun signifikan. Organ-organ dalam sistem pencernaan, seperti lambung, usus kecil, dan usus besar, mengandung gas. Ketika tekanan eksternal menurun, gas dalam saluran pencernaan akan mengembang (prinsip hukum Boyle), yang meningkatkan tekanan dalam lambung dan usus. Peningkatan volume gas di dalam saluran pencernaan menekan dinding lambung dan usus, memicu rasa tidak nyaman atau kembung. Otot-otot perut dan otot polos di sepanjang saluran pencernaan mencoba berkontraksi untuk mengeluarkan gas ini melalui buang angin (flatulensi). Orang yang memiliki perut penuh atau baru makan lebih berisiko mengalami ini karena lambung yang sudah terisi makanan akan terdesak oleh gas yang mengembang.)</strong></p><p><br></p><p>hipoksia telah membuktikan terbukti mengurangi pengosongan lambung, menurunkan sekresi asam klorida oleh lambung, dan mengubah pola penyerapan. Penyerapan natrium klorida dan glukosa menurun, sementara penyerapan air meningkat dalam lingkungan hipoksik. Selain itu, ada hubungan antara hipoksia yang berkepanjangan dengan ulserasi gastroduodenal (luka pada lambung dan usus dua belas jari). Namun, karena kru pesawat bekerja dalam lingkungan dengan tekanan yang terkontrol, dampak fisiologis ini tidak seharusnya relevan secara klinis.</p><p><strong>(Hipoksia memiliki dampak pada lambung dan usus karena organ-organ ini sangat bergantung pada oksigen untuk fungsi metabolisme, sekresi, dan penyerapan nutrisi. Hipoksia mengurangi aliran darah ke saluran pencernaan, memperlambat pengosongan lambung dan mengurangi sekresi asam lambung)</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 07:23:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156484914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION GASTROENTEROLOGY/ Gastro-oesophageal reflux disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156543792</link>
         <description><![CDATA[<p>GORD/GERD memiliki gejala termasuk rasa panas di dada (heartburn) dan regurgitasi, yang sering memburuk setelah makan besar atau perubahan posisi tubuh, tetapi dapat diatasi dengan antasida. Tetapi biasanya dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan. Terapi medis aman untuk kru pesawat, dan pembatasan penerbangan jarang diperlukan. </p><p><br/></p><p>faktor seperti G-Force ekstrim tidak terbukti memperburuk gejala refluks saat terbang. </p><p><br/></p><p>Pengobatan GORD/GERD mencakup perubahan gaya hidup, terapi medis, dan diperlukan pembedahan jika memang berat. </p><p><br/></p><p>Pemantauan pH selama 24 jam berguna bagi pasien yang gejalanya tidak hilang untuk menentukan apakah gejala tersebut disebabkan oleh refluks asam atau bersifat fungsional.</p><p><br/></p><p><strong>Baca lebih lanjut mengenai Esophageal 24-Hour pH Metry:</strong></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://refluxcentar.com/en/diagnostics/esophageal-24-hour-ph-impedance/esophageal-24-hour-ph-metry/#:~:text=What%20is%20an%20esophageal%20pH,or%20surgical%20treatment%20for%20GERD">https://refluxcentar.com/en/diagnostics/esophageal-24-hour-ph-impedance/esophageal-24-hour-ph-metry/#:~:text=What%20is%20an%20esophageal%20pH,or%20surgical%20treatment%20for%20GERD</a>.</p><p><br/></p><p>Perubahan gaya hidup meliputi penurunan berat badan, posisi kepala tinggi saat tidur, dan menghindari makan minimal dua jam sebelum tidur. Terapi medis mencakup antasida (senyawa alginat) dan obat penekan asam seperti antagonis reseptor H2 dan inhibitor pompa proton (PPI). Pada pasien tanpa kerusakan mukosa esofagus yang terdeteksi oleh endoskopi, PPI cenderung tidak efektif, sehingga alginat menjadi pilihan utama. </p><p><br/></p><p>Terapi medis ini aman digunakan oleh kru pesawat tanpa pembatasan. Jika perubahan gaya hidup dan terapi medis tidak berhasil, pembedahan anti-refluks dapat menjadi opsi.</p><p><br/></p><p>Endoskopi hanya diperlukan jika ada gejala tambahan yang serius.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/XIk9kymNmMA?si=TJcHwpvnrUbRZ0Ad" />
         <pubDate>2024-10-07 07:57:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156543792</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION GASTROENTEROLOGY/Oesophageal dysmotility</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156585752</link>
         <description><![CDATA[<p>Gangguan motilitas esofagus :</p><ol><li><p>akalasia</p></li><li><p>spasme esofagus difus, dan</p></li><li><p>skleroderma </p><p>gangguan2 tersebut dapat didiagnosis menggunakan manometri. </p><p><br/></p><p><strong>Baca lebih lanjut mengenai manometri:</strong></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/esophageal-manometry#:~:text=Esophageal%20manometry%20helps%20determine%20what,randomly%20and%20interfere%20with%20swallowing">https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/esophageal-manometry#:~:text=Esophageal%20manometry%20helps%20determine%20what,randomly%20and%20interfere%20with%20swallowing</a>)</p><p><br/></p><p><strong>Akalasia</strong> adalah kondisi di mana sfingter esofagus bagian bawah memiliki tonus tinggi dan gagal relaksasi atau mengalami peningkatan tekanan sebagai respons terhadap bolus makanan. Pasien merasakan disfagia (kesulitan menelan) yang terjadi secara intermiten dan memburuk seiring waktu. <strong>Pengobatan melibatkan perubahan integritas sfingter, baik melalui injeksi toksin botulinum, dilatasi balon, atau pemotongan serat otot secara bedah. </strong></p><p><br/></p><p><strong>Spasme esofagus difus</strong> dapat menyebabkan nyeri dada tengah yang parah dan sering kali disalahartikan sebagai nyeri dada jantung. Diagnosis harus dipertimbangkan pada setiap pasien dengan nyeri dada saat menelan atau pada mereka yang mengalami nyeri dada yang tidak dapat dijelaskan meskipun telah menjalani pemeriksaan jantung. Kru pesawat dengan kondisi ini harus dibatasi dari terbang sampai gejalanya terkendali dengan baik. Karena pengobatan mungkin melibatkan penggunaan nitrat atau penghambat saluran kalsium, pembatasan yang sesuai untuk penggunaan obat-obatan ini pada kru pesawat mungkin diperlukan. </p><p><br/></p><p>Dismotilitas esofagus yang terlihat pada <strong>skleroderma</strong> adalah bagian dari gejala yang lebih luas pada kondisi autoimun ini. Pasien juga mengalami fenomena Raynaud, dan komponen ini dapat menyebabkan pembatasan penerbangan.</p></li></ol><p><br/></p><p>Satu kondisi esofagus yang semakin sering muncul dan relevan bagi kru pesawat karena demografi mereka adalah <strong>eosinofilik esofagitis</strong>. </p><p><br/></p><p><strong>eosinofilik esofagitis</strong> ditandai oleh gejala disfagia yang terjadi secara intermiten dan biasanya sembuh sendiri. Pasien umumnya berusia muda, antara 25 dan 50 tahun, dan sering kali lebih banyak dialami oleh pria. Pasien mengeluhkan sensasi makanan yang terasa tersangkut di bagian belakang tulang dada. Mereka sering kali tidak dapat menelan makanan padat atau cair sampai bolus makanan melewati esofagus. Kondisi ini adalah gangguan motilitas esofagus yang terkait dengan adanya eosinofil di dalam mukosa esofagus. Temuan endoskopi dapat bervariasi dari normal hingga adanya denudasi mukosa esofagus yang signifikan.</p><p><br/></p><p>Pengobatan ini melibatkan pengubahan integritas sfingter baik dengan suntikan toksin botulinum, dilatasi balon, atau pembedahan serat otot.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/esophageal-manometry#:~:text=Esophageal%20manometry%20helps%20determine%20what,randomly%20and%20interfere%20with%20swallowing)" />
         <pubDate>2024-10-07 08:24:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156585752</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION GASTROENTEROLOGY/Peptic ulcer disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156606982</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><em>Helicobacter pylori</em> </strong>dan penggunaan proton pump inhibitor (PPI) telah mengubah pengelolaan penyakit tukak lambung, yang menyebabkan penurunan prevalensi. </p><p><br/></p><p>akan tetapi, tukak lambung tetap menjadi risiko bagi awak kabin karena komplikasi seperti perdarahan akut dan perforasi. Semua awak kabin yang menunjukkan gejala ulkus harus segera menjalani endoskopi. </p><p><br/></p><p>Faktor risiko meliputi infeksi H. pylori, penggunaan obat seperti aspirin, NSAID, serta stres. Diagnosis ulkus dikonfirmasi dengan endoskopi dan pengobatannya mencakup <strong>injeksi adrenalin dan kauterisasi.</strong> </p><p><br/></p><p>Awak kabin dengan ulkus harus dibebastugaskan hingga sembuh, yang dikonfirmasi melalui endoskopi.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/927830669a7b0661572e2a2d830c800e/image.png" />
         <pubDate>2024-10-07 08:38:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3156606982</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION GASTROENTEROLOGY/Coeliac disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157203154</link>
         <description><![CDATA[<p>Penyakit celiac adalah penyakit autoimun gangguan usus yang terjadi akibat paparan gluten, yang menyebabkan kerusakan pada vili usus. </p><p><br/></p><p>Gejala : </p><ol><li><p>diare</p></li><li><p>penurunan berat badan</p></li><li><p>anemia, dan </p></li><li><p>gejala perut yang tidak spesifik. </p><p><br/></p><p>Diagnosis dilakukan dengan dua tahap: </p><ol><li><p>Tes antibodi TTG, kemudian biopsi duodenum untuk konfirmasi. Meskipun tes TTG memiliki sensitivitas 85-90%, biopsi tetap diperlukan jika kecurigaan klinis tinggi. <strong>(A tissue transglutaminase IgA test or tTg-IgA test is an effective method used in the diagnosis of celiac disease. It is a blood test that checks for antibodies or immunoglobulins, which are proteins produced by the immune system. A high number of antibodies in blood indicate celiac disease).</strong></p><p><br/></p></li><li><p>Pasien harus mengikuti diet bebas gluten yang ketat. Diet ini penting karena risiko komplikasi jangka panjang seperti limfoma usus kecil dan gagal ginjal. </p><p><br/></p><p>Untuk awak pesawat, mereka yang memiliki gejala malabsorpsi seperti anemia atau defisiensi folat harus dibatasi dari penerbangan sampai kondisinya membaik. </p><p><br/></p><p>Awak militer mungkin memerlukan penyesuaian khusus terkait ketersediaan makanan bebas gluten selama penugasan.</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://www.webmd.com/digestive-disorders/celiac-disease/what-is-tissue-transglutaminase-iga-test" />
         <pubDate>2024-10-07 14:38:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157203154</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION GASTROENTEROLOGY/Cholelithiasis</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157210729</link>
         <description><![CDATA[<p>Batu empedu pada awak jika dibiarkan dapat menyebabkan kolik bilier, yaitu nyeri hebat di perut. </p><p><br></p><p><strong>Jika didiagnosis dengan banyak batu kecil (multiple small gallstones) awak pesawat harus menjalani operasi pengangkatan kantong empedu dan pembersihan saluran empedu sebelum diizinkan terbang lagi. </strong></p><p><br></p><p>Setelah operasi dan konfirmasi bahwa saluran empedu bersih, mereka dapat kembali terbang tanpa pembatasan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/d13d62febdc2e274dfc442e08c7ab74c/The_Treatment_of_Gallstone_Disease.pdf" />
         <pubDate>2024-10-07 14:42:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157210729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION GASTROENTEROLOGY/Pancreatitis</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157224535</link>
         <description><![CDATA[<p>Pankreatitis akut memiliki gejala: </p><ol><li><p>nyeri perut hebat</p></li><li><p>muntah, dan </p></li><li><p>respons inflamasi sistemik .</p><p><br/></p><p>Penyebab paling umum pankreatitis adalah batu empedu dan alkohol.</p><p><br/></p><p>Awak pesawat dengan pankreatitis akibat batu empedu harus dibatasi dari terbang hingga saluran empedu bersih dan kolesistektomi dilakukan, setelah itu mereka dapat kembali terbang tanpa pembatasan. <strong>Pankreatitis yang berulang atau berkembang menjadi kronis dapat menyebabkan grounding permanen.</strong></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/c98d872c634c29e20203d65a0651c576/Acute_Pancreatitis_Diagnosis_and_Treatment.pdf" />
         <pubDate>2024-10-07 14:48:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157224535</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION GASTROENTEROLOGY/Inflammatory bowel disease (IBD)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157257653</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Inflammatory Bowel Disease (IBD)</strong> adalah istilah yang mencakup dua kondisi utama, yaitu <strong>penyakit Crohn</strong> dan <strong>kolitis ulseratif</strong>, yang ditandai oleh peradangan kronis pada saluran pencernaan. </p><p><br/></p><p>Patofisiologi IBD melibatkan <strong>faktor genetik, imunologi, dan lingkungan </strong>yang menyebabkan respons imun berlebihan di usus. dan paling sering di diagnosis pada usia antara 10 dan 40 tahun. </p><p><br/></p><p>Gejalanya yaitu:</p><ol><li><p>sakit perut</p></li><li><p>diare</p></li><li><p>pendarahan dubur dan </p></li><li><p>kelelahan.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p>Penegakan diagnosis IBD : </p><p>a. <strong>Anamnesis dan PF</strong></p><ul><li><p><strong>Gejala</strong>: Pasien biasanya mengeluh diare kronis (sering kali berdarah pada kolitis ulseratif), nyeri perut, penurunan BB, lemas, dan gejala sistemik lainnya seperti demam atau nyeri sendi.</p></li><li><p><strong>PF</strong>: Distensi perut, nyeri tekan, atau tanda-tanda dehidrasi.</p></li></ul><p>b. <strong>Tes Laboratorium</strong></p><ul><li><p><strong>Darah</strong>: Digunakan untuk mendeteksi anemia, peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP), dan laju endap darah (ESR) sebagai tanda peradangan sistemik.</p></li><li><p><strong>Feses</strong>: Peningkatan kadar <strong>calprotectin</strong> atau <strong>lactoferrin</strong> pada feses mengindikasikan adanya peradangan usus.</p></li><li><p><strong>Tes serologi</strong>: Mencari antibodi yang dapat membantu diagnosis, seperti <strong>anti-Saccharomyces cerevisiae antibodies (ASCA)</strong> untuk penyakit Crohn dan <strong>p-ANCA (perinuclear antineutrophil cytoplasmic antibodies)</strong> untuk kolitis ulseratif.</p></li></ul><p>c. <strong>Endoskopi</strong></p><ul><li><p><strong>Kolonoskopi dan ileoskopi</strong>: Adalah standar emas untuk diagnosis IBD. Melalui endoskopi, dapat terlihat tanda-tanda khas IBD, seperti <strong><em>cobblestoning pada Crohn</em></strong> atau kelainan kontinyu pada kolitis ulseratif.</p></li><li><p><strong>Biopsi</strong>: Sampel jaringan diambil selama prosedur endoskopi untuk mengkonfirmasi diagnosis dan menilai kedalaman peradangan, distribusi, serta keterlibatan mukosa.</p></li></ul><p>d. <strong>Pencitraan</strong></p><ul><li><p><strong>CT scan</strong> atau <strong>MRI:</strong> untuk lihat komplikasi, terutama pada penyakit Crohn, seperti striktur, abses, atau fistula.</p></li><li><p><strong>USG usus</strong>: Untuk lihat peradangan pada dinding usus.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/YpqHl0F96mA?si=Ix3NtWe-Sxw8md67" />
         <pubDate>2024-10-07 15:05:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157257653</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ulcerative Colitis</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157258723</link>
         <description><![CDATA[<p>Kolitis ulserativa adalah penyakit radang usus yang menyerang usus besar, dimulai dari rektum dan meluas ke proksimal. </p><p><br/></p><p>etiologi melibatkan faktor genetik, bakteri, dan lingkungan. </p><p><br/></p><p>Gejala utama termasuk diare berdarah, peningkatan frekuensi buang air besar, dan nyeri perut. Diagnosis dikonfirmasi dengan biopsi usus, dan pengobatan tergantung pada tingkat keparahan, dengan menggunakan 5-ASA, steroid, imunosupresan, atau terapi anti-TNF. </p><p><br/></p><p>Pada kasus berat, pembedahan mungkin diperlukan. Bagi awak pesawat, kondisi ini memerlukan evaluasi klinis untuk menentukan apakah pasien dapat kembali terbang,  dan mempertimbangkan gejala.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/cf77346f8004fcc09ca473f6b4764e1e/Ulcerative_Colitis_Diagnostic__and_Therapeutic_Algorithms.pdf" />
         <pubDate>2024-10-07 15:05:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157258723</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Digestive System</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157288185</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/5db764725019f8eb9b3aec6ca5d5e912/image.png" />
         <pubDate>2024-10-07 15:20:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157288185</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Crohn&#39;s disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157358079</link>
         <description><![CDATA[<p>Crohn's disease adalah gangguan inflamasi yang dapat mempengaruhi bagian mana pun dari saluran pencernaan, paling sering di ileum distal, dengan ciri khas lesi lompatan <strong>(abnormal segments of intestine separated by normal areas, known as skip lesions)</strong> dan peradangan transmural. </p><p><br></p><p>Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi seperti fistula, abses, penyempitan usus, dan malnutrisi.</p><p><br></p><p>Pendekatan pengobatan "top down" dengan imunosupresan dan obat anti-TNF telah mengurangi komplikasi jangka panjang. Penggunaan jangka panjang tiopurin dapat menunda kekambuhan, namun ada risiko sedikit peningkatan limfoma. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/83575bd3494c7916526fbbbf7519fc3d/Crohn_s_Disease_Diagnosis_and_Management.pdf" />
         <pubDate>2024-10-07 15:57:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157358079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Esophageal Manometry</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157438989</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/83b1b080a4d1799f14cade2ce58438b1/image.png" />
         <pubDate>2024-10-07 16:44:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3157438989</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Functional Gastrointestinal Disorders</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158122471</link>
         <description><![CDATA[<p>Kriteria diagnostik Roma III digunakan untuk mendefinisikan gangguan ini yang menurut definisi tanpa patologi organik yang dapat dideteksi.</p><p><br></p><p>Manipulasi diet dan obat-obatan yang mengubah motilitas tetap menjadi pengobatan lini pertama untuk sindrom ini.</p><p><br></p><p><strong>aircrew yang mengalami gejala yang berat perlu dievaluasi untuk melihat apakah gejala tersebut memengaruhi tugas mereka, dan memungkinkan untuk ada pembatasan terbang.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/cbe476ef8f1da3fbd42f35bee024615d/Management_of_functional_gastrointestinal_disorders.pdf" />
         <pubDate>2024-10-08 01:50:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158122471</guid>
      </item>
      <item>
         <title>INFECTIOUS GASTROINTESTINAL DISORDERS</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158350874</link>
         <description><![CDATA[<p>Gastroenteritis infeksi akut diakui sebagai penyebab umum ketidakmampuan di antara awak penerbangan.</p><p><br/></p><p>Traveller’s diarrhoea is defined as three or more loose stools during or after travel, which may be associated with abdominal pains, vomiting or fever. The most likely causative organism is dependent upon the geographical area.</p><p><br/></p><p>Escherichia coli (ETEC), Shigella spp, Campylobacter spp and Giardia lamblia. Common causes of viral gastroenteritis include adenovirus, rotavirus and&nbsp;norovirus.</p><p><br/></p><p>antibiotik seperti Ciprofloxacin dapat mengurangi durasi gejala.</p><p><br/></p><p><strong>high standards of personal hygiene, avoiding at risk foods whilst travelling and drinking water only from trusted sources are recommended.</strong></p><p><br/></p><p>Awak pesawat yang bergejala harus diisolasi sampai diare sembuh.</p><p><br/></p><p>Loperamide dapat digunakan untuk mengurangi gejala diare</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 04:10:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158350874</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION HEPATOLOGY/Biochemical screening and liver disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158416028</link>
         <description><![CDATA[<p>Pemeriksaan Biokimia pada Populasi Penerbangan, Menurut Buku Ernsting Hal 445:</p><p><br></p><ol><li><p><strong>Deteksi kelainan fungsi hati</strong>:</p><ul><li><p>Umum: Sindrom Gilbert (peningkatan bilirubin serum tanpa signifikansi klinis).</p></li><li><p>Bilirubin tak terkonjugasi meningkat akibat berkurangnya aktivitas glukuroniltransferase.</p></li></ul></li><li><p><strong>Peningkatan enzim hati</strong>:</p><ul><li><p><strong>Alkali fosfatase (ALP) &amp; gamma-glukuroniltransferase (GGT)</strong>:</p><ul><li><p>Mengindikasikan kolestasis.</p></li><li><p>Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.</p></li></ul></li><li><p><strong>Peningkatan GGT terisolasi</strong>:</p><ul><li><p>Indikator konsumsi alkohol.</p></li><li><p>Bisa juga disebabkan oleh obat-obatan.</p></li></ul></li></ul></li><li><p><strong>Peningkatan ALT atau AST</strong>:</p><ul><li><p>Terkait dengan hepatitis.</p></li><li><p>Jika kadar mencapai ribuan: Hepatitis virus akut, hepatitis obat, atau hepatitis iskemik.</p></li><li><p>Peningkatan kecil hingga 3x lipat: Steatohepatitis, hepatitis virus kronis, penyakit hati autoimun, penyakit hati metabolik.</p></li></ul></li><li><p><strong>Langkah pemeriksaan untuk awak kabin dengan tes fungsi hati abnormal:</strong></p><ul><li><p><strong>Ultrasonografi abdomen (sistem empedu, lesi, perubahan parenkim).</strong></p></li><li><p><strong>Tes darah (virus hepatitis, penyakit autoimun, penyakit hati turunan).</strong></p></li><li><p><strong>Kuesioner skrining alkohol.</strong></p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/13d220c9fccac995cc570396a9205524/Alcohol_Symptom_Checklist.pdf" />
         <pubDate>2024-10-08 04:52:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158416028</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION HEPATOLOGY/Alcoholic liver disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158504895</link>
         <description><![CDATA[<p>Alkohol adalah penyebab paling umum penyakit hati di negara maju. </p><p><br/></p><p>Sirosis akan berkembang pada sekitar 10-20 persen dari mereka yang minum alkohol secara berlebihan selama satu dekade atau lebih. </p><p><br/></p><p><strong>Faktor gaya hidup dalam komunitas penerbangan membuat mereka menjadi kelompok yang berisiko</strong>. </p><p> </p><p>Masalah terbesar bagi awak pesawat adalah terkait dengan kecanduan alkohol, yang harus diperiksa jika dicurigai dan akan mengakibatkan larangan terbang.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/13430d43a038325b5a27ae0d8973f202/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 05:49:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158504895</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION HEPATOLOGY/Non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158518138</link>
         <description><![CDATA[<p>Fatty liver disease is becoming an increasingly common cause of cirrhosis.</p><p><br/></p><p>NAFLD ditandai dengan peningkatan enzim hati, USG menunjukkan steatosis, dan tidak adanya penyebab penyakit hati kronis lainnya. </p><p><br/></p><p>NASH dianggap sebagai bentuk NAFLD yang paling lanjut di mana peradangan dan fibrosis terlihat pada biopsi.</p><p><br/></p><p>Sebagian besar kondisi adalah asimptomatik tetapi terkait dengan DM tipe 2, peningkatan serum lipid.</p><p><br/></p><p>Awak pesawat dengan NAFLD harus disarankan menurunkan BB.</p><p><br/></p><p>Untuk pembatasan penerbangan mungkin lebih sebagai akibat dari peningkatan BB-nya daripada permasalahan liver diseasenya.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/e7d3ee25ad8881fdc0b552b30a992a92/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 05:58:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158518138</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION HEPATOLOGY/Viral hepatitis</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158539408</link>
         <description><![CDATA[<p>Hepatitis virus akut, [enyebab paling umum adalah virus Hepatitis A, B, dan E, virus Epstein–Barr, serta sitomegalovirus. </p><p><br></p><p><strong>Hepatitis A dan E akut memiliki jalur penularan fekal-oral dan tidak memiliki status pembawa kronis. </strong></p><p><br></p><p><strong>Hepatitis E lebih berbahaya bagi wanita hamil trimester ketiga, dengan angka kematian mendekati 20 persen.</strong></p><p><br></p><p><strong>Hepatitis B:</strong></p><p>Penularan: Melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi.</p><p><br></p><p>Risiko: Sirosis, Karsinoma hepatoseluler, Flare-up hepatitis akut</p><p><br></p><p>Pemeriksaan:</p><p>Uji antigen dan antibodi (menentukan status pembawa dan infektivitas)</p><p>PCR DNA Hepatitis B (menentukan viral load)</p><p><br></p><p>Pengobatan: Obat antivirus (menghentikan replikasi virus dan mengurangi kerusakan hati).</p><p><br></p><p>Pertimbangan Terbang: Efek samping obat antiviral dapat mempengaruhi status terbang; harus dievaluasi dengan cermat selama pengobatan.</p><p><br></p><p><strong>Hepatitis C:</strong></p><p>Penularan: Sama seperti Hepatitis B (melalui darah dan cairan tubuh).</p><p><br></p><p>Gejala: Asimptomatik hingga 30 tahun.</p><p><br></p><p>Pengobatan: Terapi antiviral modern dengan tingkat remisi virologi yang tinggi.</p><p><br></p><p>Pertimbangan Terbang:</p><p>Terbang dilarang selama bulan pertama pengobatan (karena efek samping interferon).</p><p><br></p><p>Setelah 1 bulan tanpa efek samping, status terbang ganda <em>(dual fly) </em>bisa diberikan.</p><p><br></p><p>dan kembali ke status terbang tanpa batasan setelah pengobatan&nbsp;selesai.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/y6XfSQ_zQgQ?si=n_gS0zxkQ5UB-zKa" />
         <pubDate>2024-10-08 06:12:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158539408</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION HEPATOLOGY/Autoimmune liver disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158562485</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Sirosis Bilier Primer (PBC):</strong></p><p>Gambaran:</p><p>Kerusakan progresif saluran empedu kecil.</p><p>Lebih sering terjadi pada wanita.</p><p><br/></p><p>Diagnosis:</p><p>Peningkatan ALP.</p><p>Antibodi anti-mitokondria.</p><p><br/></p><p>Penanganan:</p><p>Pemantauan tanda-tanda sirosis.</p><p>Pemberian asam ursodeoksikolat untuk mengurangi kolestasis.</p><p>Transplantasi hati mungkin diperlukan.</p><p><br/></p><p>Status Terbang:</p><p>Awak pesawat tanpa gejala dapat dinyatakan <em>fit to fly</em></p></li></ol><p><br/></p><ol start="2"><li><p><strong>Hepatitis Autoimun (AIH):</strong></p><p>Gambaran:</p><p>Dapat muncul secara akut, tetapi lebih sering kronis.</p><p><br/></p><p>Diagnosis:</p><p>Antibodi yang dapat dideteksi:</p><p>Anti-nuklear (ANA).</p><p>Anti-otot polos (SMA).</p><p>Anti-liver-kidney-microsomal (anti-LKM).</p><p>Anti-antigen hati yang larut/antibodi pankreas hati (SLA/LP).</p><p>Kriteria International AIH Group (serologi, histologi, serum imunoglobulin, tidak adanya hepatitis virus).</p><p><br/></p><p>Penanganan:</p><p>Kombinasi steroid dan azathioprine.</p><p><br/></p><p>Status terbang:</p><p>Grounding (dilarang terbang) pada terapi steroid dosis tinggi.</p><p>Status terbang terbatas dapat diberikan pada pasien yang stabil dengan dosis rendah.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Kolangitis Sklerosis Primer (PSC):</strong></p><p>Gambaran: </p><p>Berhubungan dengan penyakit radang usus (IBD).</p><p>50-80% pasien PSC memiliki IBD.</p><p>Peradangan pada sistem empedu dapat menyebabkan penyempitan saluran empedu dan berkembang menjadi sirosis.</p><p><br/></p><p>Risiko Tambahan:</p><p>Peningkatan risiko kolangiokarsinoma (kanker saluran empedu) dan kanker usus besar.</p><p><br/></p><p>Penanganan:</p><p>Pemeriksaan kolonoskopi rutin untuk mendeteksi kanker usus besar pada pasien dengan PSC dan IBD.</p><p><br/></p><p>Status Terbang:</p><p>Tergantung pada keberadaan dan aktivitas IBD serta keparahan penyakit hatinya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 06:26:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158562485</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AVIATION HEPATOLOGY/Inherited liver diseases</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158564053</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Hemokromatosis Genetik:</p></li></ol><p>Ciri-ciri:</p><p>Kelebihan zat besi → sirosis, diabetes, kardiomiopati, artritis, infertilitas, kulit kecokelatan.</p><p>Kelainan autosomal resesif, prevalensi 1:200 di populasi Kaukasia.</p><p><br/></p><p>Diagnosis:</p><p>Peningkatan serum feritin dan saturasi transferin.</p><p>Mutasi gen HFE (C282Y homozigositas).</p><p><br/></p><p>Pengobatan:</p><p>Veneseksi teratur (pengobatan dini meningkatkan hasil jangka panjang).</p><p><br/></p><p>Status Terbang:</p><p>Terbang tanpa pembatasan selama <em>maintenance venesection</em></p><p>Tidak disarankan terbang 48 jam setelah pengobatan.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Penyakit Wilson:</p></li></ol><p>Ciri-ciri:</p><p>Kelainan metabolisme tembaga yg diturunkan</p><p><br/></p><p>Gejala bervariasi: penyakit hati, neurologis, psikiatri.</p><p><br/></p><p>Diagnosis:</p><p>Pengukuran serum caeruloplasmin dan ekskresi tembaga urin.</p><p>Konfirmasi dengan biopsi hati.</p><p><br/></p><p>Pengobatan:</p><p>Seumur hidup dengan agen pengikat (chelating agents).</p><p><br/></p><p>Status Terbang:</p><p>Grounding permanen karena gejala neuropsikiatri dan efek samping pengobatan.</p><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Defisiensi Alpha-1-Antitripsin:</p></li></ol><p>Ciri-ciri:</p><p>Penyebab genetik paling umum dari penyakit hati pada anak-anak, kadang pada orang dewasa.</p><p>Manifestasi lebih umum sebagai emfisema pada orang dewasa.</p><p><br/></p><p>Diagnosis:</p><p>Kelainan enzim hati yang tidak dapat dijelaskan atau sirosis kriptogenik.</p><p><br/></p><p>Pengobatan:</p><p>Tidak ada pengobatan efektif selain transplantasi hati.</p><p><br/></p><p>Status Terbang:</p><p>Rekrutan dengan kondisi ini tidak memungkinkan masuk pelatihan penerbangan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 06:27:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3158564053</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diabetes Mellitus (Patofisiologi)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159159949</link>
         <description><![CDATA[<p>DM Merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya (Perkeni, 2021)</p><p><br/></p><p>Secara garis besar patogenesis hiperglikemia disebabkan oleh sebelas hal <em>(egregious eleven)</em>, yaitu:</p><ol><li><p>Kegagalan sel beta pankreas, dimana saat DM ditegakkan maka fungsi sel beta sudah sangat menurun.</p></li><li><p>Disfungsi sel alfa pankreas, sel alfa berfungsi pada sintesis glukagon yang dalam keadaan puasa kadar di dalam plasma akan meningkat. peningkatan ini menyebabkan produksi glukosa hati <em>(hepatic glucose production) </em>dalam keadaan basal meningkat secara bermakna dibanding individu yang normal.</p></li><li><p>sel lemak yang resisten terhadap efek antilipolisis dari insulin, menyebabkan peningkatan proses lipolisis dan kadar asam lemak bebas <em>(free fatty acid/FFA)</em> dalam plasma. peningkatan FFA akan merangsang proses glukoneogenesis, dan mencetuskan resistensi insulin di hepar dan otot, sehingga mengganggu sekresi insulin.</p></li><li><p>otot, pada pasien dm tipe 2 didapatkan gangguan kerja insulin yang multipel di intramioseluler, yang diakibatkan oleh gangguan fosforilasi tirosin, sehingga terjadi gangguan transport glukosa dalam sel otot, penurunan sintesis glikogen, dan penurunan oksidasi glukosa. </p></li><li><p>Hepar, pada pasien dm tipe 2 terjadi resistensi insulin yang berat dan memicu glukoneogenesis sehingga produksi glukosa dalam keadaan basal oleh hepar <em>(hepatic glucose production) </em>meningkat.</p></li><li><p>otak, insulin merupakan penekan nafsu makan yang kuat. pada individu yang obsese baik yang DM dan Non-DM, didapatkan hiperinsulinemia yang merupakan mekanisme kompensasi dari resistensi insulin. pada golongan ini asupan meakanan justru meningkat akibat adanya resistensi insulin yang juga terjadi di otak</p></li><li><p>kolon/mikrobiota, perubahan komposisi mikrobiota pada kolon berkontribusi dalam keadaan hiperglikemia. mikrobiota usus terbukti berhubungan dengan dm tipe 1, dm tipe 2, dan obseitas sehingga menjelaskan bahwa hanya sebagian individu berat badan berlebih akan berkembang menjadi DM. probiotik dan prebiotik diperkirakan sebagai mediator untuk menangani keadaan hiperglikemia</p></li><li><p>usus halus, glukosa yang ditelan memicu respon insulin jauh lebih besar dibanding bila diberikan secara intravena. efek ini disebut efek inkretin. saluran pencernaan juga mempunyai peran dalam penyerapan karbohidrat melalui kinerja enzim alfa glukosidase yang akan memecah polisakarida menjadi monosakarida, dan kemudia diserap oleh usus sehingga berakibat meningkatkan glukosa darah setelah makan.</p></li><li><p>ginjal, merupakan organ yang diketahui berperan dalam patogenesis DM tipe 2. ginjal memfiltrasi sekitar 163 gr glukosa sehari. Pada tingkat molekuler, terdapat peningkatan reabsorpsi glukosa di ginjal pada DM tipe 2, yang diperantarai oleh transporter glukosa natrium-kotansport (SGLT2). Hal ini menyebabkan hiperglikemia berkelanjutan, yang memperparah kondisi metabolik.</p></li><li><p>Lambung, penurunan produksi amilin pada diabetes merupakan konsekuensi kerusakan sel beta pankreas. penurunan kadar amilin menyebabkan percepatan pengosongan lambung dan peningkatan absorpsi glukosa di usus halus, yang berhubungan dengan peningkatan kadar glukosa <em>postprandial.</em></p></li><li><p>sistem imun, terdapat bukti bahwa sitokin menginduksi respon fase akut (disebut sebagai inflamasi derajat rendah, merupakan bagian dari aktivasi sistem imun bawaan/innate yang berhubungan erat dengan patogenesis dm tipe 2 dan berkaitan dengan komplikasi seperti dislipidemia dan ateroskelerosis. inflamasi sistemik derajat rendah berperan dalam induksi stres pada endoplasma akibat peningkatan kebutuhan metabolisme untuk insulin.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/11dc3108e4eb45a78f4fc33a6702095c/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 13:03:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159159949</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Klasifikasi Diabetes Mellitus</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159165895</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/77a9791f233a11213b12ab67e708b56e/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 13:07:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159165895</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kriteria Diagnosis Diabetes Mellitus</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159167397</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/761e9cbeb97b002af651f231f064fad2/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 13:07:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159167397</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kadar Tes Laboratorium dan Alur Pelaksanaan TTGO</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159171464</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/33c6cb864e45b6f7b31de7aeae607be4/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 13:10:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159171464</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Algoritma Pengobatan DM Tipe 2</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159175690</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/0bfc91375f6375956b82a7f4fb1f7141/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 13:12:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159175690</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perkeni 2021</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159179981</link>
         <description><![CDATA[<p>alur penegakan diagnosis dan terapi Diabetes Mellitus tipe 2 menurut pedoman PERKENI 2021:</p><p><br/></p><p>1. Anamnesis</p><p>Kecurigaan diabetes mellitus (DM) tipe 2 muncul jika terdapat keluhan klasik seperti:</p><p><br/></p><p>Poliuria (sering buang air kecil)</p><p>Polidipsia (sering merasa haus)</p><p>Polifagia (sering merasa lapar)</p><p>Penurunan berat badan. </p><p><br/></p><p>Selain itu, gejala lain yang sering muncul adalah:</p><p>Kelelahan</p><p>Kesemutan</p><p>Gatal</p><p>Penglihatan kabur</p><p>Disfungsi ereksi pada pria</p><p>Pruritus vulva pada Wanita.</p><p><br/></p><p>2. Pemeriksaan Fisik</p><p>Pemeriksaan fisik bertujuan untuk menilai tanda-tanda komplikasi diabetes, seperti neuropati, kaki diabetik, dan penyakit vaskular perifer. Beberapa pemeriksaan fisik yang dilakukan antara lain:</p><p>Pemeriksaan kaki: inspeksi kulit, kalus, ulkus, deformitas.</p><p>Pemeriksaan palpasi nadi pedis dan tibialis posterior.</p><p><br/></p><p>3. Pemeriksaan Penunjang</p><p>Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis diabetes melibatkan pengukuran kadar glukosa darah dan HbA1c:</p><p><br/></p><p>Glukosa plasma puasa: ≥ 126 mg/dL setelah puasa minimal 8 jam.</p><p>Glukosa plasma 2 jam setelah Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO): ≥ 200 mg/dL dengan beban glukosa 75 gram.</p><p>Glukosa plasma sewaktu: ≥ 200 mg/dL dengan keluhan klasik atau krisis hiperglikemia.</p><p>HbA1c: ≥ 6,5%</p><p><br/></p><p>4. Pemeriksaan Laboratorium Lanjutan</p><p>Selain pemeriksaan kadar glukosa, dilakukan juga pemeriksaan tambahan untuk memantau kondisi pasien, termasuk:</p><p>Profil lipid (kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida)</p><p>Fungsi ginjal (serum kreatinin, laju filtrasi glomerulus)</p><p>Fungsi hati.</p><p><br/></p><p>5. Pengobatan Berdasarkan Patofisiologi</p><p>Patofisiologi DM tipe 2 berpusat pada resistensi insulin dan kegagalan sel beta pankreas. Terapi ditargetkan untuk memperbaiki jalur patofisiologi ini, dengan menggunakan kombinasi obat:</p><p>Sulfonilurea dan meglitinid: untuk meningkatkan sekresi insulin.</p><p>Agonis GLP-1 dan inhibitor DPP-4: untuk memperbaiki defisiensi inkretin.</p><p>Metformin: mengurangi produksi glukosa di hati dan meningkatkan sensitivitas insulin.</p><p>Inhibitor SGLT2: mengurangi reabsorpsi glukosa&nbsp;di&nbsp;ginjal&nbsp;.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/c35201b0e9ad0ec82f16c3654575b052/Perkeni_2021_Website_Pedoman_Pengelolaan_dan_Pencegahan_DMT2_Ebook.pdf" />
         <pubDate>2024-10-08 13:14:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159179981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DM menurut ICAO doc. 8984</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159221074</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdasarkan ICAO doc. 8984 (2012).</p><p><br/></p><p>ringkasan utk menilai kelayakan terbang untuk awak pesawat dengan DM tipe 2:</p><p><br/></p><p><strong>Diagnosis Awal: Ketika diabetes didiagnosis, awak pesawat akan segera diistirahatkan dari tugas penerbangan. </strong></p><p><br/></p><p>Tujuannya adalah untuk menstabilkan kondisi mereka melalui perawatan yang tepat, seperti pengendalian diet, obat hipoglikemik oral, atau insulin (jika diperlukan). </p><p><br/></p><p>Pengobatan dengan insulin sering dianggap tidak layak terbang.</p><p><br/></p><p>Kriteria Penilaian untuk Kelayakan Terbang:</p><p><br/></p><p><strong>Diabetes yang Tidak Diobati dengan Insulin: Awak pesawat dengan diabetes yang tidak diobati dengan insulin dapat dinyatakan layak terbang dengan syarat tertentu. Diabetes mereka harus terkontrol dengan baik melalui diet atau obat-obatan oral yang tidak mengganggu keselamatan penerbangan.</strong></p><p><br/></p><p><strong>Diabetes yang Diobati dengan Insulin: Pilot atau awak pesawat yang menggunakan insulin akan mendapatkan penilaian lebih ketat. Penggunaan insulin meningkatkan risiko hipoglikemia, yang dapat mengganggu kinerja. Pengguna insulin biasanya dinyatakan tidak layak, kecuali jika mereka memenuhi kriteria tertentu (seperti yang dijelaskan dalam standar fleksibilitas).</strong></p><p><br/></p><p>Protokol Kelayakan Terbang untuk Diabetes Tipe 2:</p><p><br/></p><p>Tidak Ada Riwayat Hipoglikemia: Pelamar tidak boleh memiliki riwayat episode hipoglikemia yang memerlukan intervensi orang lain dan harus menunjukkan kontrol gula darah yang stabil dengan kadar HbA1C sekitar 7-8%.</p><p><br/></p><p>Pemantauan Mandiri: Awak pesawat harus menunjukkan kemampuan memantau kadar glukosa secara mandiri dengan alat pengukur glukosa dan tidak memiliki tanda-tanda hipoglikemia.</p><p><br/></p><p>Peninjauan Tahunan: Penilaian tahunan diperlukan, termasuk pemeriksaan kardiovaskular serta laporan dokter yang mengonfirmasi tidak adanya komplikasi terkait diabetes (misalnya, nefropati atau retinopati).</p><p><br/></p><p>Tidak Layak Terbang: Awak pesawat akan dinyatakan tidak layak terbang jika mereka mengalami episode hipoglikemia yang signifikan, memerlukan insulin dengan kontrol glukosa yang buruk, atau terjadi komplikasi seperti masalah penglihatan, penyakit kardiovaskular, atau penyakit ginjal yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.</p><p><br/></p><p><strong>Secara keseluruhan, awak pesawat dengan diabetes mellitus tipe 2 dapat kembali bertugas jika kondisi mereka terkontrol dengan baik, terutama jika mereka tidak bergantung pada insulin.</strong></p><p><br/></p><p>Awak pesawat yang menggunakan insulin menghadapi regulasi yang lebih ketat karena risiko hipoglikemia yang lebih tinggi, yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/7e6b1be07baecc468079e085ded7cf48/ICAO_doc_8984_2012.pdf" />
         <pubDate>2024-10-08 13:33:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159221074</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aeromedical disposal of civil pilots with DM</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159249330</link>
         <description><![CDATA[<p>Ringkasan dari buku ernsting hal. 454</p><p><br/></p><p>Penolakan sertifikasi untuk pilot diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang menggunakan insulin terutama disebabkan oleh risiko hipoglikemia, serta peningkatan risiko penyakit jantung koroner, retinopati, dan nefropati. </p><p><br/></p><p>Pilot diabetes tipe 2 yang diobati dengan diet atau metformin masih bisa terbang, asalkan memiliki kontrol diabetes yang baik dan menjalani pemeriksaan rutin, termasuk tes EKG saat latihan. </p><p><br/></p><p>Metformin dapat diterima sebagai pengobatan, meskipun ada risiko kecil asidosis laktat. Kebijakan ini sejalan dengan pedoman SIGN dan beberapa otoritas nasional, yang mengizinkan pilot diabetes untuk operasi dengan kru multipel.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:47:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159249330</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aeromedical disposal of military pilots with DM</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159257992</link>
         <description><![CDATA[<p>Ringkasan dari buku ernsting hal. 454</p><p><br/></p><p>Kandidat dengan DM atau toleransi glukosa terganggu dinyatakan tidak layak untuk dinas militer. </p><p><br/></p><p>Personel dengan gangguan metabolisme glukosa dikenakan pembatasan sertifikasi yang lebih ketat dibandingkan pilot sipil. </p><p><br/></p><p>Toleransi glukosa terganggu tidak melarang tugas awak pesawat, tetapi membutuhkan pemeriksaan medis rutin. </p><p><br/></p><p>Diabetes yang dapat diatur dengan diet atau biguanida masih memungkinkan tugas awak pesawat dengan kategori medis lebih rendah. </p><p><br/></p><p>Namun, <strong>diabetes yang memerlukan insulin atau sulfonilurea menyebabkan ketidaklayakan permanen untuk tugas awak pesawat.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:51:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159257992</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Anterior pituitary hypofunction</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159271741</link>
         <description><![CDATA[<p>Ernsting hal. 455</p><p><br/></p><p><strong>Hipopituitarisme</strong> bisa parsial atau total, disebabkan oleh gangguan pada kelenjar pituitari atau hipotalamus, yang menyebabkan kekurangan hormon. Gejalanya bervariasi, mulai dari insufisiensi adrenal akut atau hipotiroidisme berat, hingga gejala tidak spesifik seperti kelelahan yang bisa disalahartikan sebagai 'jet lag' atau 'kelelahan awak pesawat.'</p><p><br/></p><p><strong>Penanganan Aeromedis</strong>:</p><ul><li><p>Hipopituitarisme dapat diobati dengan terapi hormon yang tepat.</p></li><li><p>Jika terapi hormon dijalankan dengan benar, pasien dapat beraktivitas normal.</p></li><li><p>Dosis glukokortikoid mungkin perlu ditingkatkan selama penyakit sementara.</p></li><li><p>Pemantauan seumur hidup oleh spesialis endokrinologi diperlukan.</p></li></ul><p><strong>Implikasi untuk Penerbangan</strong>:</p><ul><li><p>Dalam militer, hipopituitarisme mengecualikan individu dari tugas aktif karena kebutuhan untuk respons cepat dalam keadaan darurat.</p></li><li><p>Di penerbangan komersial, risiko terapi yang tidak konsisten dan penyakit yang terjadi jauh dari fasilitas medis khusus biasanya membuat pasien tidak memenuhi syarat untuk sertifikasi medis profesional.</p></li><li><p>Namun, penilaian risiko individu perlu dilakukan. Pilot pribadi mungkin bisa mendapatkan sertifikasi dengan pembatasan, asalkan ada laporan spesialis yang memadai dan pemantauan tahunan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:58:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159271741</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Anterior pituitary hyperfunction</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159272140</link>
         <description><![CDATA[<p>Ernsting hal. 455</p><p><br/></p><p>Sebagian besar sindrom hiperfungsi disebabkan oleh tumor pituitari. Sindrom yang muncul akan bergantung pada jenis sel di pituitari yang terlibat.</p><p><br/></p><ol><li><p> akromegali</p></li><li><p>hiperprolaktinaemia</p></li><li><p>hiperkortisolaemia</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:58:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159272140</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Hypothyroidism</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159272672</link>
         <description><![CDATA[<p>Ernsting hal. 456</p><p><br/></p><p>Hipotiroidisme terisolasi yang dimulai pada masa dewasa hampir selalu disebabkan oleh penyakit tiroid autoimun atau hipertiroidisme yang sebelumnya telah diobati. </p><p><br/></p><p>Kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan, dengan prevalensi 10–15 kali lebih rendah pada laki-laki. </p><p><br/></p><p><strong>Hipotiroidisme yang nyata memerlukan penilaian aeromedis sementara tidak layak terbang.</strong> Sertifikasi ulang seharusnya bisa dilakukan setelah individu mencapai kondisi eutiroid dengan tiroksin.</p><p><br/></p><p>Kebijakan ini juga dapat diterima untuk awak pesawat militer.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:58:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159272672</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Hyperthyroidism: thyrotoxicosis</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159273111</link>
         <description><![CDATA[<p>Ernsting hal. 456</p><p><br/></p><p>Tirotoksikosis</p><p>Prevalensi:</p><p>1-2% pada wanita</p><p>0,1% pada pria</p><p><br/></p><p>Penyebab utama:</p><p>Penyakit tiroid autoimun (Grave’s disease) (70-80%)</p><p>Gondok multinodular (jarang)</p><p>Adenoma toksik (jarang)</p><p><br/></p><p>Pengobatan:</p><p>Medis (Obat anti-tiroid): Hanya Grave’s disease yang bisa disembuhkan, Remisi permanen pada sekitar 50% pasien, Efek: Menghambat tiroid peroksidase, dan imunomodulasi.</p><p><br/></p><p>Yodium radioaktif (I-131): Direkomendasikan untuk pasien &gt;40 tahun.</p><p><br/></p><p>Operasi (Tiroidektomi subtotal): Pilihan jika kondisi kambuh.</p><p><br/></p><p>Kondisi Pasien:</p><p><strong>Pilot tirotoksik: Tidak layak terbang sampai stabil eutiroid dan mendapat laporan endokrinologi dengan hasil yang baik.</strong></p><p>Evaluasi mata: Penting jika ada tanda mata, untuk memastikan rentang gerakan mata yang baik tanpa diplopia.</p><p><br/></p><p>Kriteria Kembali Terbang:</p><p>Anti-tiroid: <strong>Tidak mendiskualifikasi jika tanpa efek samping.</strong></p><p><br/></p><p><strong>Eutiroid:</strong></p><p><strong>Awak militer: Bisa kembali tugas terbang terbatas</strong></p><p><strong>Tugas terbang tanpa batasan: Diperbolehkan setelah pengawasan yang sesuai oleh spesialis.</strong></p><p><br/></p><p>Pasca terapi yodium radioaktif: Terbang tanpa batasan diperbolehkan jika eutiroid</p><p>Terapi pengganti tiroksin: Kompatibel dengan tugas penerbangan tanpa batasan.</p><p><br/></p><p><strong>Pengawasan:</strong></p><p><strong>Semua pasien harus tetap dalam pengawasan seumur hidup.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:59:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159273111</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Addison’s disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159273462</link>
         <description><![CDATA[<p>Ernsting hal. 456</p><p><br/></p><p>Setelah dilakukan investigasi dan pengobatan pemeliharaan stabil dengan hidrokortison pada dosis tidak lebih dari 20 mg per hari, <strong>seseorang dengan penyakit Addison dapat dipertimbangkan untuk sertifikasi ulang dalam situasi kru ganda</strong>. </p><p><br/></p><p>Tidak dimungkinkan bahwa individu ini akan diterima untuk operasi militer dalam keadaan normal, dan saran dari spesialis medis penerbangan militer harus diminta.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:59:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159273462</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cushing’s syndrome</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159273785</link>
         <description><![CDATA[<p>Cushing syndrome mungkin disebabkan oleh adenoma atau karsinoma korteks adrenal. Penggunaan alkohol yang berlebihan juga telah dikaitkan dengan sindrom Cushing. </p><p><br/></p><p>Penanganan aeromedis harus sangat dipersonalisasi berdasarkan lesi yang mendasari dan hasil pasca-operasi.</p><p><br/></p><p>berdasarkan icao doc. 8984 seseorang dengan cushing yang active dinyatakan unfit</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/0e1d876268e2e4d1edef1448064ded6a/image.png" />
         <pubDate>2024-10-08 13:59:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159273785</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Conn’s syndrome (mineralocorticoid)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159274273</link>
         <description><![CDATA[<p>Ditemukan pada 0,5–3 persen populasi hipertensi dan ditandai dengan hipertensi ringan serta hipokalemia. Kondisi ini terkait dengan adenoma (pada sekitar 80 persen kasus) atau hiperplasia zona glomerulosa kelenjar adrenal akibat peningkatan sensitivitas terhadap angiotensin II (Stewart 1999). </p><p><br/></p><p>Jika adenoma terdeteksi, pengobatannya adalah operasi. Jika terdapat hiperplasia bilateral, diobati dengan antagonis aldosteron seperti spironolakton. Jika adenoma didiagnosis dan diangkat, ini bersifat kuratif, sehingga sertifikasi ulang aeromedis seharusnya tidak menjadi masalah, dengan tindak lanjut rutin. J</p><p><br/></p><p>ika pasien menggunakan spironolakton, amiloride, atau pengobatan lain jangka panjang, penilaian individu diperlukan dengan laporan endokrinologis lengkap. <strong>Kemungkinan besar sertifikasi ulang akan diterima dalam situasi kru ganda.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:59:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159274273</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Phaeochromocytoma</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159274783</link>
         <description><![CDATA[<p>salah satu jenis tumor langka pada medula adrenal. </p><p><br/></p><p>Insidensi yang sering disebutkan adalah 0,1 persen dari kasus hipertensi. </p><p><br/></p><p>Diagnosis dilakukan dengan mengukur adrenalin/noradrenalin plasma atau banyak prekursor atau metabolitnya, asam vanililmandelik (VMA), metanephrine, dan normetanephrine. </p><p><br/></p><p>Ekskresinya bisa bersifat paroksismal, sehingga pengambilan sampel berulang sangat penting. Tumor dapat dilokalisasi dengan computed tomography (CT) atau magnetic resonance imaging (MRI) pada area perut, atau dengan skintigrafi. </p><p><br/></p><p><strong>Jika tumor diangkat sepenuhnya, kontrol tekanan darah memadai, dan tidak ada kerusakan organ akhir yang signifikan, maka sertifikasi aeromedis dapat diberikan berdasarkan penilaian individu. </strong>Ini mungkin dimulai dengan tugas multi-crew.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 13:59:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159274783</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CALCIUM METABOLISM (HYPERCALCAEMIA)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159276034</link>
         <description><![CDATA[<p>Hiperkalsemia dapat disebabkan oleh berbagai penyebab, termasuk keracunan vitamin D, sarkoidosis, dan keganasan. </p><p><br/></p><p><strong>Gangguan endokrin yang terkait dengan hiperkalsemia jarang terjadi dalam praktik medis penerbangan</strong>.</p><p><br/></p><p>Hiperparatiroidisme adalah gangguan paratiroid yang paling umum, dengan prevalensi sekitar satu dari 1000 orang di AS. Sekitar 80 persen kasus terkait dengan adenoma tunggal.</p><p>Kasus yang tersisa memiliki lebih dari satu adenoma atau hiperplasia pada keempat kelenjar. Mungkin juga terdapat neoplasia endokrin ganda yang terkait. </p><p><br/></p><p>Hiperparatiroidisme sekunder terjadi pada insufisiensi ginjal kronis dan defisiensi vitamin D, ketika kadar hormon paratiroid (PTH) meningkat sebagai respons terhadap hipokalsemia. Ini dapat menyebabkan perubahan dalam mineralisasi tulang.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 14:00:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159276034</guid>
      </item>
      <item>
         <title> CALCIUM METABOLISM(HYPOCALCAEMIA)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159276710</link>
         <description><![CDATA[<p>Kondisi Utama dengan Hipokalsemia dan Fosfat Tinggi:</p><p>Hipoparatiroidisme Idiopatik</p><p>Disebabkan oleh gangguan autoimun, sering berkaitan dengan penyakit lain seperti Addison atau tiroiditis autoimun.</p><p><br/></p><p>Hipoparatiroidisme Pasca-Bedah</p><p>Penyebab hipokalsemia yang paling umum, biasanya terjadi setelah operasi tiroid atau paratiroid.</p><p><br/></p><p>Pseudo-Hipoparatiroidisme</p><p>Kondisi langka yang disebabkan oleh cacat pada reseptor hormon paratiroid (PTH), sering ditandai oleh kelainan tulang dan keterbelakangan mental.</p><p><br/></p><p><strong>Sertifikasi Aeromedis:</strong></p><p><strong>Jika kadar kalsium normal dan pasien dalam pemantauan ahli endokrinologi, sertifikasi dapat diberikan di semua kelas.</strong></p><p><strong>Jika hiperkalsemia disebabkan oleh karsinoma, pasien dianggap tidak layak terbang.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-08 14:01:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159276710</guid>
      </item>
      <item>
         <title>THE EFFECTS OF THE AVIATION ENVIRONMENT ON THE KIDNEYS</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159643758</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Renal colic: Perkembangan kolik ginjal mungkin tidak dapat diprediksi, onset cepat dan berat</p></li><li><p>Declining kidney function (fungsi ginjal menurun): Onset berbahaya dengan gejala yang jarang terjadi sampai GFR turun menjadi sekitar 20-30 mL / menit / 1,73 m2. </p><p>Gejala: kelesuan, pruritus, anoreksia dan sesak napas berkembang. Uremia berat, terutama jika akut, <strong>dapat menyebabkan hilangnya kesadaran dan kejang</strong>. Gangguan keseimbangan asam-basa, kalsium-fosfat dan kalium menjadi semakin bermasalah seiring dengan perkembangan gagal ginjal. <strong>Hiperkalemia menjadi perhatian khusus karena dapat mengakibatkan aritmia yang mengancam jiwa termasuk fibrilasi ventrikel.</strong></p></li><li><p>Increased cardiovascular disease (peningkatan penyakit jantung): Gangguan ginjal ringan pun dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Lingkungan uremik, bersama dengan hipertensi, dislipidemia, dan resistensi insulin yang sering ditemukan pada gagal ginjal, secara signifikan memperbesar risiko aterosklerosis.</p><p>Contoh:</p><ul><li><p><strong>Rasio bahaya kematian kardiovaskular meningkat menjadi 1,52 ketika eGFR turun menjadi 45-59 mL/menit/1,73m².</strong></p></li><li><p><strong>Meningkat menjadi 1,63 saat rasio albumin urine terhadap kreatinin (ACR) mencapai 1,1-3,3 mg/mmol.</strong></p></li><li><p><strong>Jika eGFR dan ACR berubah secara bersamaan, risikonya naik menjadi 2,38 (Matsushita et al. 2010).</strong></p></li></ul><p>Jadi, kombinasi gangguan eGFR dan ACR secara drastis meningkatkan risiko penyakit jantung.</p></li><li><p>The nephrotic syndrome: proteinuria berat, hipoalbuminemia, dan edema perifer, kondisi ini dapat terjadi pada banyak penyakit ginjal.</p></li><li><p>Associated conditions: Penyakit ginjal dapat menjadi sekunder akibat penyakit sistemik seperti diabetes melitus, vaskulitis, dan multiple myeloma. Kondisi-kondisi tersebut dapat secara independen mengganggu kemampuan awak pesawat, astronot, dan penumpang untuk terbang dengan aman.</p></li><li><p>Penggunaan obat-obatan perlu dipertimbangkan saat menentukan kelayakan untuk terbang. Diuretik loop, penghambat enzim pengubah angiotensin, penghambat reseptor angiotensin, steroid, dan imunosupresan baru hanyalah beberapa contoh obat yang umum digunakan dalam pengobatan penyakit ginjal</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/iKusxCtH62c?si=SQh2yk4c_BxonNYH" />
         <pubDate>2024-10-08 17:23:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159643758</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anugrah Dwi Riski_2306284561_Latihan Kasus 1</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159731875</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/4cbb2d7757b25852c334ff9c2805abb7/Anugrah_Dwi_Riski_2306284561_Latihan_Kasus_1.docx" />
         <pubDate>2024-10-08 18:06:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3159731875</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RINGKASAN KULIAH IBD</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160338573</link>
         <description><![CDATA[<p>IBD terdiri dari kolitis ulserativ dan crohn disease.</p><p><br/></p><p>IBD merupakan kondisi kronis dan memiliki gejala utama meliputi diare, nyeri perut, dan kehilangan BB</p><p><br/></p><p>Apa beda Crohn Disease (CD) dan Ulcerative Colitis (UC)?</p><p>UC mempengaruhi lapisan terluar usus besar, dimulai dari rektum dan menyebar secara progresif</p><p>CD dapat mempengaruhi bagian manapun, dikenal dengan <strong>skip lession</strong></p><p><br/></p><p>gejala umum: diare kronis dan berdarah, nyeri perut, kelelahan, kehilangan BB</p><p><br/></p><p>bagaimana UC dan CD selama penerbangan?</p><ol><li><p>Akses ke toilet yg terbatas</p></li><li><p>stress dan kecemasan</p></li><li><p>pengaturan diet ketat</p></li></ol><p><br/></p><p>pertolongan pertama untuk AC dan CD hidrasi cukup, komunikasi dengan awak kabin, buat nyaman.</p><p><br/></p><p>peran latihan dan prosedur darurat bagi awak pesawat</p><ol><li><p>pelatihan medis</p></li><li><p>prosedur darurat</p></li><li><p>koordinasi dengan tim medis</p></li></ol><p><br/></p><p>komunikasi efektif dengan pasien UC dan CD</p><ol><li><p>tunjukan empati</p></li><li><p>ajukan pertanyaan</p></li><li><p>beri informasi</p></li><li><p>pahami kondisi pasien</p></li><li><p>empati dan kepedulian</p></li><li><p>ciptakan lingkungan yang ramah</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/6a12aeae228f61483cf6677e96423a73/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 04:07:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160338573</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RINGKASAN KULIAH PEPTIC ULCER DISEASE (PUD)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160345495</link>
         <description><![CDATA[<p>PUD adalah kondisi dimana terdapat luka pada lapisan lambung atau usus duabelas jari. penemuan H. Pylori dan penggunaan PPI dapat merubah gejala PUD secara signifikan</p><p><br/></p><p>prevalensi masih menjadi risiko komplikasi seperti perdarahan dan akut perforasi</p><p>faktor risiko <strong>infeksi h.pylori, penggunaan aspirin, nsaid, antidepresa, ssri, bisfosfonat, dan stress dapat meningkatkan risiko ulkus pada awak pesawat.</strong></p><p><br/></p><p>definisi PUD: PUD adalah kondisi dimana terdapat luka pada lapisan lambung (ulkus lambung) atau usus 12 jari (ulkus duodenum.</p><p><br/></p><p>penyebab infeksi h pylori dan penggunaan obat2an aspirin dan nsaid</p><p><br/></p><p>peran stress dapat memperburuk gejala PUD dan meningkatkan risiko komplikasi  pada awak pesawat</p><p><br/></p><p>gejala dan tanda tanda penyakit ulkus peptik</p><ol><li><p>nyeri perut</p></li><li><p>mual dan muntah</p></li><li><p>rada penuh</p></li><li><p>perdarahan</p></li></ol><p><br/></p><p>faktor risiko penyakit ulkus peptik pada awak pesawat</p><ol><li><p>infeksi h. pylori</p></li><li><p>penggunaan obat </p></li><li><p>stress kerja</p></li></ol><p><br/></p><p>dampak penyakit ulkus peptik terhadap kinerja awak pesawat</p><ol><li><p>nyeri perut</p></li><li><p>perdarahan</p></li><li><p>penurunan kinerja</p></li></ol><p><br/></p><p>pencegahan penyakit ulkus peptik pada awak pesawat</p><ol><li><p>screening rutin</p></li><li><p>gaya hidup sehat</p></li><li><p>manajemen stress</p></li></ol><p><br/></p><p>diagnosis dan pemeriksaan penyakit ulkus peptik</p><ol><li><p>endoskopi</p></li><li><p>tes darah</p></li><li><p>pencitraan</p></li></ol><p><br/></p><p>terapi dan tatalaksana penyakit ulkus peptik</p><ol><li><p>obat-obatan</p></li><li><p>perubahan gaya hidup</p></li><li><p>pemantauan klinis</p></li></ol><p><br/></p><p>pentingnya pemantauan kesehatan awak pesawat</p><ol><li><p>deteksi dini</p></li><li><p>pencegahan komplikasi</p></li><li><p>keselamatan penerbangan</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/e5b066dcff087fd878c040d01d64cfcd/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 04:15:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160345495</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RINGKASAN KULIAH GANGGUAN MOTILITAS ESOFAGUS PADA AWAK PESAWAT</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160349149</link>
         <description><![CDATA[<p>gangguan ini termasuk akalasia, spasme esofagus difus, dan skleroderma, yang dapat menyebabkan gejala seperti disfagia dan nyeri dada.</p><p><br/></p><p>akalasia: gangguan relaksasi sfingter esofagus</p><ol><li><p>definisi: akalasia adalah kondisi dimana sfingter esofagus bagian bawa memiliki tonus tinggi dan gagal relaksasi saat bolus makanan</p></li><li><p>gejala: pasien mengalami disfagia yang ebrsifat intermitten dan semakin parah seiring waktu</p></li><li><p>pengobatan: injeksi botulinum toksin, dilatasi balon, atau operasi pemisahan serat otot dapat membantu mengatasi kondisi ini</p></li></ol><p><br/></p><p>spasme esofagus difus: <strong>nyeri dada yang menyesatkan.</strong></p><p>gejala spasme ini dapat menyebabkan nyeri dada pusat yang berat dan sering kali disalah artikan sebagai nyeri jantung.</p><p><br/></p><p>diagnosis: perlu dipertimbangkan pada pasien dengan nyeri dada saat menelan atau nyeri dada yang tidak dapat dijelaskan</p><p><br/></p><p>pembatasan terbang: awak pesawat harus dibatasi dari terbang sampai gejala dapat dikendalikan dengan obat-obatan.</p><p><br/></p><p>skleroderma: gangguan motilitas esofagus dalam penyakit autoimun</p><ol><li><p>Kondisi autoimun, skleroderman adalah penyakit autoimun yang dapat menyebabkan gangguan motilitas esofagus</p></li><li><p>gejala tambahan, pasien juga dapat mengalami fenomena raynoud, yang dapat membatasi kelayakan terbang</p></li><li><p>pentingnya manajemen, kondisi ini memerlukan manajemen medis yang tepat untuk memastikan keamanan awak pesawat. </p></li></ol><p><br/></p><p>esofagitis esosinnofilik: disfagia intermiten pada dewasa muda</p><p>definisi kondisi ini ditandai dengan adanya eosinofil dalam mukosa esofagus, seringkali akibat intoleransi makanan</p><p>gejala pasien mengeluh makanan terasa tersangkut di belakang tulang dada dan sering tidak dapat menelan</p><p>pengobatan dengan menggunakan seprotan kortikosteroid yang ditelan dapat berhasil mengurangi episode disfagia</p><p>tren meningkat di kalangan awak pesawat muda</p><p><br/></p><p>pembatasan terbang: menjaga keamanan awak pesawat</p><p>dengan riwayat medis: dipantau kondisi kesehatan awak pesawat</p><p><br/></p><p>pembatasan terbang: diperlukan untuk memastikan keamanan dan penerbangan</p><p><br/></p><p>manajemen medis: pengobatan dapat membantu mengendalikan gejala</p><p><br/></p><p>kesimpulan: pengelolaan risiko medis:</p><ol><li><p>identifikasi: kenali gangguan motilitas esofagus yang berdampak pada kemampuan terbang</p></li><li><p>evaluasi: lakukan pemeriksaan medis yang komprehensif untuk menilai kelayakan terbang</p></li><li><p>manajemen: terapkan langkah-langkah pengendalian, termasuk pembatasan terbang jika perlu.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/fc836f8bf39f4abe7e026168f32036fc/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 04:20:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160349149</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RINGKASAN KULIAH Coeliac Disease, Cholethiasis (Batu Empedu), dan Pancreatitis (Pankreatitis)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160385359</link>
         <description><![CDATA[<p>Gejala dan diagnosis penyakit coeliac: </p><p>gejala utama: diare kronis, kembung, dan penurunan BB yang tidak bisa dijelaskan</p><p>diagnosis: tes darah untuk antibodi dan biopsi untuk memeriksa kerusakan pada vili usus</p><p>komplikasi: anemia, osteoporosis, dan peningkatan risiko kanker usus kecil</p><p><br/></p><p>penanganan: diet bebas gluten (senyawa protein), gandum, oat</p><p>suplemen nutrisi seperti  vitamin, mineral dan zat besi</p><p>pemantauan kesehatan: pemeriksaan rutin untuk memastikan penyembuhan usus dan pencegahan kommplikasi</p><p><br/></p><p>choleithiasis adalah adanya endapan padat yang terbentuk di dalam kantung empedu. penyebab faktor risiko termasuk kelebihan BB, hamil, dan diabetes</p><p><br/></p><p>gejala: nyeri tiba2 di bagian atas perut kanan, mual dan muntah</p><p><strong>diagnosis menggunakan usg</strong></p><p><br/></p><p>penyebab kelebihan kolesterol, gangguan metabolisme, dan peningkatan produksi bilirubin</p><p>gejala nyeri tiba2 di perut kanan atas, mual, muntah dan kadang-kadang demam</p><p>diagnosis USG, ct scan, mri</p><p><br/></p><p>penanganan: perubahan gaya hidup: menurunkan BB, menghindari makanan berlemak, meningkatkan aktivitas fisik</p><p>obat2an untuk melarutkan batu empedu</p><p>pembedahan.</p><p><br/></p><p>pankreatitis: peradangan pada pankreas, organ yang berperan dalam pencernaan dan produksi hormin, ada jenis akut dan kronis</p><p>penyebab batu empedu, konsumsi alkohol, trauma, dan penyakit bawaan</p><p>gejala: nyeri hebat di bagian perut kanan atas yang menjalar ke punggung, mual, dan muntah.</p><p>penyebab batu empedu, konsumsi alkohol dalam jumlah besar, dan penyakit bawaan seperti hipertrigliseridemia</p><p>gejala nyeri hebat di bagian atas perut yang menjalar ke punggung, mual, muntah dan demam</p><p>diagnosis mengukur enzim pankreas, ct scan, dan MRI.</p><p>enzim pankreas<strong> amilase, lipase, tripsin</strong></p><p><br/></p><p>penanganan:  istirahat pankreas, pemberian cairan dan nutrisi melalui IV untuk memberi istirahat pada pankreas</p><p>pengelolaan nyeri dengan obat anti nyeri</p><p>obati sebabnya seperti menghilangkan batu empedu atau menghentikan konsumsi alkohol</p><p><br/></p><p><strong>IMPLIKASI BAGI AWAK PESAWAT</strong></p><ol><li><p>penyakit coeliac: perlu memmastikan makanan bebas gluten</p></li><li><p>batu empedu: perlu waspada terhadap serangan tiba-tiba, mungkin memerlukan pembedahan pengangkatan empedu</p></li><li><p>risiko komplikasi yang serius, perlu pemantauan ketat dan penanganan segera</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 04:55:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160385359</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RINGKASAN KULIAH METABOLIK DAN ENDOKRIN DISEASE</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160460461</link>
         <description><![CDATA[<p>DM adalah gangguan metabolisme dimana tubuh tidak dapat memproduksi atau  menggunakan insulin secara efektif disebabkan karena autoimun (dm tipe 1) dan resistensi insulin (dm tipe 2)</p><p><br></p><p>gangguan pada pankreas atau resistensi insulin menyebabkan kadar glukosa darah yang tidak terkontrol</p><p><br></p><p>tanda dan gejala: poliuria, polidipsia, dan polifagia. penurunan BB kelelahan, dan penglihatan kabur</p><p>komplikasi akut hipoglikemia, KAD, ketosis dm yang dapat mengakibatkan penkes</p><p><br></p><p>komplikasi kronis: nefropati, retinopati, neuropati, dan penyakit kardiovaskular yang dapat menimbulkan cacat permanen.</p><p><br></p><p>tatalaksana:</p><p>pemantauan rutin kadar glukosa darah</p><p>penyesuaian dosis insulin</p><p>dan pelaporan kondisi ke otoritas medis</p><p><br></p><p>manajemen gula darah: pengaturan asupan karbohidrat, aktivitas fisik, dan penggunaan insulin sesuai protokol penerbangan.</p><p><br></p><p>Hipotiroidsm: kondisi dimana kelenjar tiroid tidak memproduksi cukup hormon tiroid</p><p>penyebab autoimun, defisiensi yodium, infeksi, radiasi, dan penyakit genetik</p><p><br></p><p>tanda dan gejala: kelelahan, intoleransi dingin, konstipasi, bb naik, dan depresi</p><p><br></p><p>tatalaksana hipotiroid dalam penerbangan:</p><ol><li><p>pemantauan fungsi tiroid dan obat2an</p></li><li><p>pengobatan agar kadar hormon normal</p></li><li><p>penilaian berkala untuk memastikan pilot tetap sehat dan kompeten</p></li></ol><p><br></p><p>hipertiroidsm: jantung berdebar, penurunan BB, keringat berlebih, kecemasan.</p><p><br></p><p>tatalaksana hipertiroid dalam penerbangan:</p><p>pemantauan kadar hormon tiroid dan gejala klinis</p><p>pengobatan pemberian obat antitiroid, radioterapi, dan pembedahan jika diperlukan</p><p>rekomendasi terbang: evaluasi kemampuan penerbangan berdasarkan response terhadap pengobatan</p><p><br></p><p>disfungsi hipofisis: yaitu gangguan pada kelenjar pituitari yang menyebabkan produksi hormon yang tidak seimbang. jenisnya hipopituitarisme dan hiperpituiatrisme.</p><p><br></p><p>tatalaksana: pengobatan medis, evaluasi kebugaran terbang, dan penyesuain tugas penerbangan jika diperlukan.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 06:05:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160460461</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ASSESSMENT OF KIDNEY DISEASE</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160462217</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Tekanan Darah:</strong> Pengukuran tekanan darah harus dilakukan beberapa kali. Jika hasilnya tinggi, pengukuran di rumah atau menggunakan alat monitor yang dipakai seharian mungkin diperlukan. Tekanan darah normal dianggap di bawah 140/90 mmHg. Hipertensi yang tidak diobati dapat merusak ginjal lebih lanjut.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Analisis Urin:</strong> Tes urin dilakukan dengan strip khusus untuk mendeteksi darah atau protein dalam urin. Agar hasil akurat, pasien harus tahu cara mengambil sampel urin dengan benar. Faktor seperti menstruasi, olahraga berat, atau paparan gravitasi tinggi dapat mempengaruhi hasil tes.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Mikroskopi dan Kultur Urin:</strong> Tes lanjutan dilakukan untuk mencari sel-sel atau bakteri dalam urin yang dapat mengindikasikan infeksi atau masalah lainnya.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Proteinuria (Kadar Protein dalam Urin):</strong> Kadar protein dalam urin dapat diukur menggunakan sampel urin pagi pertama. Jumlah protein yang tinggi bisa menjadi tanda adanya masalah ginjal yang serius.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Fungsi Ginjal:</strong> Fungsi ginjal dinilai dengan menghitung eGFR, yang mengukur seberapa baik ginjal menyaring darah. Ini adalah indikator penting untuk memantau kesehatan ginjal.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Pencitraan Ginjal:</strong> Pencitraan seperti ultrasonografi atau CT scan digunakan untuk melihat kondisi ginjal, termasuk adanya batu ginjal atau hambatan lain dalam sistem aliran urin.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 06:07:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160462217</guid>
      </item>
      <item>
         <title> HAEMATURIA AND PROTEINURIA</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160462599</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Hematuria dan Proteinuria Bisa Bersifat Sementara:</strong> Dalam beberapa kasus, darah atau protein dalam urin bisa bersifat sementara dan tidak berbahaya, terutama pada orang muda. Jika hasil uji pertama positif, sering kali uji ulang diperlukan untuk memastikan apakah masalahnya masih ada.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Hematuria Visual/Terlihat (VH):</strong> Jika awak pesawat mengalami hematuria yang jelas terlihat (darah dalam urin yang terlihat), <strong>mereka harus berhenti terbang sementara dan menjalani pemeriksaan urologi untuk mencari penyebabnya, seperti kanker atau batu ginjal, yang bisa berbahaya dan menyebabkan nyeri atau bahkan pingsan.</strong></p><p><br/></p></li><li><p><strong>Hematuria Non-Visual (NVH) pada Usia &gt;40:</strong> Untuk mereka yang berusia lebih dari 40 tahun dengan hematuria non-visual (darah yang hanya terlihat di uji laboratorium), pemeriksaan urologi juga diperlukan. Jika mereka tidak memiliki gejala, tekanan darah normal, fungsi ginjal baik, mereka bisa kembali terbang dengan pembatasan tertentu (tidak terbang solo) sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Hematuria atau Proteinuria yang Tidak Ditemukan Penyebabnya:</strong> <strong>Jika hematuria terus berlanjut tetapi penyebab urologis tidak ditemukan, atau jika ada proteinuria, mereka harus dirujuk untuk pemeriksaan ginjal. Jika semua hasil lainnya normal</strong> (tidak ada gejala, tekanan darah normal, proteinuria &lt;1g/hari, dan fungsi ginjal baik), <strong>mereka dapat kembali terbang tanpa pembatasan setelah pemeriksaan nefrologi.</strong></p><p><br/></p></li><li><p><strong>Keputusan Akhir:</strong> Keputusan akhir apakah awak pesawat bisa kembali terbang atau tidak akan tergantung pada kondisi ginjal, seberapa baik fungsi ginjal mereka, adanya protein dalam urin, penyakit yang menyertainya, dan pengobatan yang mereka terima.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 06:07:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160462599</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SPECIFIC KIDNEY CONDITIONS / (Renal stone disease)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160462921</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Batu Ginjal Umum Terjadi:</strong> Batu ginjal sering terjadi, dengan risiko lebih tinggi di wilayah panas seperti Timur Tengah karena dehidrasi. Batu ginjal lebih sering terjadi pada pria, dan biasanya kambuh dalam waktu 10-20 tahun.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Risiko Kambuh:</strong> Batu ginjal cenderung kambuh, terutama pada mereka yang lebih muda, memiliki riwayat keluarga, atau mengalami infeksi saluran kemih.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Awak Pesawat Lebih Rentan:</strong> <strong>Awak pesawat lebih rentan terkena batu ginjal karena dehidrasi akibat kurang minum atau kondisi kerja yang panas.</strong></p><p><br/></p></li><li><p><strong>Gejala Batu Ginjal:</strong> Batu di ginjal biasanya tidak menimbulkan gejala, <strong>tetapi batu di ureter dapat menyebabkan nyeri hebat dan batu di kandung kemih bisa menyebabkan kesulitan buang air kecil.</strong></p><p><br/></p></li><li><p><strong>Penanganan Batu Ginjal:</strong> J<strong>ika batu ginjal dicurigai, awak pesawat harus berhenti terbang sementara. Setelah bebas batu, mereka bisa kembali terbang</strong>. Batu kecil mungkin tidak memerlukan tindakan lebih lanjut, tetapi jika ada gejala, litotripsi atau operasi mungkin diperlukan.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Pemeriksaan dan Pencegahan:</strong> Tes biokimia dan pencitraan rutin diperlukan untuk memantau batu ginjal, terutama untuk mereka yang sering kambuh.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/szrqihux0wc?si=o7KiAkis5YKIzeei" />
         <pubDate>2024-10-09 06:07:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160462921</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SPECIFIC KIDNEY CONDITIONS / (Dialysis and transplantation)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160463518</link>
         <description><![CDATA[<p>Hemodialisis dan dialisis peritoneal tidak cocok untuk penerbangan karena risiko tinggi kematian akibat masalah jantung.</p><p><br/></p><p>(<strong>Hemodialisis</strong>, Pembersihan darah dilakukan oleh mesin di luar tubuh, biasanya di rumah sakit atau dialisis center)</p><p>(<strong>Dialisis peritoneal</strong>, Pembersihan darah menggunakan membran peritoneum di dalam tubuh, biasanya dilakukan di rumah oleh pasien. prosedur: Menggunakan membran peritoneum di dalam perut sebagai filter alami. Cairan dialisis dimasukkan ke dalam rongga perut melalui kateter, di mana limbah dan kelebihan cairan disaring melalui peritoneum. Setelah beberapa waktu, cairan yang mengandung limbah dikeluarkan dari perut.)</p><p><br/></p><p>Transplantasi ginjal lebih aman dan memiliki risiko kardiovaskular yang lebih rendah.</p><p><br/></p><p>Pilot dengan transplantasi ginjal mungkin diizinkan terbang jika mereka sepenuhnya pulih, memiliki fungsi ginjal stabil, tekanan darah terkontrol, dan risiko kardiovaskular yang rendah.</p><p><br/></p><p>Penilaian evaluasi jantung berkala/tahunan diperlukan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/SgBMoCArNak?si=WmpA5CApt0ue3yhl" />
         <pubDate>2024-10-09 06:08:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160463518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SPECIFIC KIDNEY CONDITIONS / (Single kidney)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160464058</link>
         <description><![CDATA[<p>menurut icao doc.8984</p><p>Meskipun beberapa Negara mensyaratkan dua ginjal yang berfungsi untuk sertifikasi medis, <strong>seseorang mungkin tidak memiliki risiko komplikasi dalam lingkungan penerbangan dengan satu ginjal.</strong></p><p><br/></p><p>Pemeriksaan fungsi ginjal yang normal, tidak adanya gejala, dan tidak ada bukti penyakit menular, obstruktif, atau bawaan merupakan tanda prognosis yang baik. </p><p><br/></p><p>Dalam kasus tersebut, <strong>agenesis unilateral dan hipoplasia tidak memiliki signifikansi klinis dan tidak berisiko tinggi mengganggu tugas penerbangan. </strong></p><p><br/></p><p>menurut ernsting hal. 464</p><p><br/></p><p>Bagi awak pesawat yang hanya memiliki satu ginjal yang berfungsi (baik karena URA, nefrektomi, atau lainnya), <strong>mereka tetap bisa diizinkan terbang tanpa pembatasan jika fungsi ginjal mereka baik, tekanan darah terkontrol, dan tidak ada protein dalam urin.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/c7580679592b73eb3d9d07b70e920e79/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 06:09:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160464058</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SPECIFIC KIDNEY CONDITIONS / (autosomal dominant polycystic kidney disease)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160464623</link>
         <description><![CDATA[<p>ADPKD adalah penyakit ginjal bawaan yang menyebabkan terbentuknya kista di ginjal. Kondisi ini memperburuk fungsi ginjal dan menimbulkan komplikasi seperti tekanan darah tinggi, infeksi, dan batu ginjal. </p><p><br/></p><p>Selain masalah ginjal, pasien juga bisa mengalami masalah di organ lain, seperti kista di hati, kelainan katup jantung, aneurisma aorta, dan aneurisma otak, yang bisa berisiko pecah. </p><p><br/></p><p>Awak pesawat dengan ADPKD harus menjalani beberapa pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan layak terbang tanpa pembatasan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 06:09:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160464623</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SPECIFIC KIDNEY CONDITIONS / (Benign Prostat Hipertrophy/bph)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160465117</link>
         <description><![CDATA[<p>BPH dapat menyebabkan gejala yang mengganggu seperti sering buang air kecil, nokturia (buang air kecil di malam hari), aliran urin yang lemah, tetesan setelah buang air kecil, dan retensi urin. </p><p><br/></p><p><strong>Obat penghambat alfa (antagonis alfa-1 adrenergik) memberikan bantuan cepat terhadap gejala BPH dengan cara merelaksasi otot polos di leher kandung kemih, kapsul prostat, dan uretra prostat.</strong> </p><p><br/></p><p>tetapi, obat ini juga mempengaruhi otot polos pembuluh darah, <strong>yang berpotensi menyebabkan hipotensi postural (tekanan darah rendah saat berdiri) dan pingsan</strong>. </p><p><br/></p><p>Beberapa penghambat alfa, <strong>seperti tamsulosin dan alfuzosin, lebih selektif terhadap prostat dan mungkin memiliki efek yang lebih ringan pada tekanan darah.</strong> </p><p><br/></p><p><strong>Inhibitor 5-alfa reduktase (Finasteride)</strong> bekerja dengan menghambat konversi testosteron menjadi dihidrotestosteron. Berbeda dengan penghambat alfa, obat ini mengurangi ukuran prostat, meskipun membutuhkan beberapa bulan untuk bekerja. <strong>Efek sampingnya termasuk penurunan libido dan disfungsi ereksi.</strong> </p><p><br/></p><p><strong>Umumnya obat ini (Finasteride) dianggap cocok untuk terbang tanpa pembatasan, tetapi jika dikombinasikan dengan penghambat alfa, pedoman mengenai hipotensi postural harus tetap diikuti.</strong></p><p><br/></p><p>Menurut icao doc.8984</p><p><strong>Diskualifikasi aeromedis sementara mungkin diperlukan bagi pasien dengan obstruksi simptomatik yang disebabkan oleh hiperplasia prostat jinak (BPH). </strong></p><p><br/></p><p>Pertimbangan harus digunakan dalam menentukan signifikansi aeromedis dari gejala yang minimal atau ringan. Sebagai aturan umum, jika pemegang lisensi cukup khawatir hingga menyebutkan gejalanya, kemungkinan besar gejala tersebut signifikan secara operasional.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/f99992507444b7220f40b68056e0469e/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 06:10:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160465117</guid>
      </item>
      <item>
         <title>  SPECIFIC KIDNEY CONDITIONS / (Malignancy of the urinary tract)</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160465988</link>
         <description><![CDATA[<p>Tumor ganas pada saluran kemih memerlukan penilaian menyeluruh terkait risiko kekambuhan dan penyebaran (metastasis), serta efek pengobatan seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Stres psikologis akibat diagnosis kanker juga harus diperhatikan.</p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Karsinoma sel ginjal</strong> bisa menyebabkan hematuria (darah dalam urin) dan kolik ginjal. Metastasis ke otak dapat terjadi pada 10% kasus, dan gejala seperti demam, keringat malam, serta hiperkalsemia sering terjadi.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Kanker kandung kemih</strong> biasanya muncul dengan hematuria tanpa rasa sakit. Penyakit ringan dapat dikelola dengan reseksi transuretral, tetapi kasus yang lebih parah mungkin membutuhkan operasi atau radioterapi.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Kanker prostat</strong> sering dideteksi melalui skrining PSA, meskipun ada risiko positif palsu. Pengobatan untuk penyakit lokal meliputi terapi hormon, radioterapi, atau operasi. Pada kasus lanjut, kanker sering menyebar ke tulang dan menyebabkan nyeri serta patah tulang.</p></li></ul><p><br/></p><p>menurut icao doc.8984</p><p>Rekomendasi bagi seorang pilot untuk kembali ke tugas terbang harus dilakukan hanya setelah individu tersebut bebas penyakit selama dua tahun.</p><p><br/></p><p>Ginjal yang tersisa perlu meningkatkan kewaspadaan untuk memastikan fungsinya tetapi jika berfungsi dengan baik, pilot dapat kembali ke tugas terbang setelah dua tahun asalkan dia bebas penyakit dan tidak menggunakan semua obat.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/00a0cb874a104a3c9a883a19f184bd98/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 06:10:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160465988</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RINGKASAN KULIAH PENYAKIT GINJAL</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160503255</link>
         <description><![CDATA[<p>definisi dan prevalensi penyakit ginjal: penyakit  ginjal adalah gangguan pada struktur atau fungsi normal ginjal yang dapat menyebabkan kerusakan atau penurunan kemampuan ginjal untuk memfiltrasi darah dan mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.</p><p><br/></p><p>prevalensi semakin meningkat dengan faktor risiko diabetes, hipertensi, dan penuaan populasi</p><p><br/></p><p>penyebab batu ginjal, batu ginjal terbentuk dari kristalisasi mineral dan zat dalam urin, faktor risiko termasuk dehidrasi, diet tinggi garam, dan riwayat keluarga</p><p><br/></p><p>gejala batu ginjal: gejala umum meliputi nyeri punggung atau perut yang tiba-tiba, mual, muntah, dan ada darah dalam urin</p><p><br/></p><p>penanganan berupa pemberian obat, terapi gelombang kejut (ESWL), atau operasi tergantung pada ukuran dan lokasi batu ginjal</p><p><br/></p><p><strong>dialisis: terdiri dari 2 hal mecakup hemodialisis dan peritoneal dialisis.</strong></p><p><br/></p><p>Persiapan dialisis meliputi pembuatan akses vaskular, edukasi pasien, dan pengaturan gaya hidup.</p><p><br/></p><p>transplantasi ginjal: indikasi transplantasi: untuk penyakit ginjal tahap akhir yang tidak dapat dikelola dengan dialisis.</p><p><br/></p><p>prosedur transplantasi: prosedur meliputi evaluasi calon penerima, pencarian donor, operasi transplantasi, dan perawatan pasca-operasi.</p><p><br/></p><p>komplikasi transplantasi:</p><p>infeksi, dan masalah ginjal baru pada pendonor</p><p><br/></p><p>polycystic kidney disease (PKD):</p><ol><li><p>definisi: PKD adalah penyakit genetik yang ditandai denngan pembentukan kista pada ginjal, yang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal</p></li><li><p>manifestasi klinis: nyeri perut, darah dalam urin, dan hipertensi. komplikasi dapat mencakup gagal ginjal dan aneurisma otak</p></li><li><p>pengelolaan PKD: Bertujuan untuk memperlambat progresivitas penyakit, mengelola komplikasi, dan mempersiapkan transplantasi ginjal jika diperlukan.</p></li></ol><p><br/></p><p>faktor risiko penyakit ginjal dalam penerbangan:</p><ol><li><p>perubahan tekanan udara: perbedaan tekanan udara yang cepat dapat menyebabkan komplikasi pada pasien dengan penyakit ginjal</p></li><li><p>dehidrasi akibat paparan lingkungan penerbangan dapat memperburuk kondisi pasien dengan batu ginjal.</p></li><li><p>stress dapat mempengaruhi kontrol hipertensi, yang merupakan faktor risiko penyakit ginjal.</p></li></ol><p><br/></p><p>skrining dan evaluasi kesehatan pilot dengan penyakit ginjal</p><ol><li><p>skrining awal: cek lab</p></li><li><p>evaluasi lanjutan cek lab sepsifik fungsi ginjal, komplikasi, dan respon terhadap perubahan tekanan udara</p></li><li><p>pertimbangan individualisasi: pembatasan penerbangan harus disesuaikan dengan kondisi individual pilot, mempertimbangkan jenis penyakit ginjal dan keparahannya.</p></li></ol><p><br/></p><p>pertimbanagn medis:</p><ol><li><p>batu ginjal: pilot dengan batu ginjal yang stabil dan asimptomatik dapat dinyatakan fit to fly, tetapi harus dihindari selama episode akut</p></li><li><p>dialisis: pilot yang menjalani dialisis dapat terbang dengan pembatasan, seperti jadwal terbang yang disesuaikan dengan jadwal dialisis</p></li><li><p>transplantasi: pilot dengan transplantasi ginjal yang berfungsi baik dan stabil dapat diizinkan terbang dengan pemantauan berkala.</p></li><li><p>PKD: pilot dengan PKD harus di evaluasi secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan komplikasi, sebelum diizinkann terbang.</p></li></ol><p><br/></p><p>simpulan dan rekomendasi</p><p>skrining rutin, pemantauan komprehensif, dan pemmbatasan penerbangan yang sesuai dapat memastikan keselamatan pilot dengan penyakit ginjal.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/1b8ac48243f5322e4c72244b4ba21147/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 06:41:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160503255</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anemia</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160997619</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Defisiensi Haematinics</strong>: Kekurangan zat besi, folat, atau vitamin B12 merupakan penyebab umum anemia. Defisiensi zat besi menghasilkan sel darah merah yang kecil dan pucat (mikrositik, hipokromik). Defisiensi folat dan vitamin B12 menyebabkan makrositosis (sel darah merah yang lebih besar).</p><p><strong>Anemia dapat mempengaruhi kemampuan kardiovaskular, yang penting bagi pilot yang bekerja di lingkungan dengan tekanan kabin rendah (altitude kabin hingga 8000 kaki). Hemoglobin rendah di bawah 11 g/dL memerlukan pemeriksaan klinis lebih lanjut untuk menentukan apakah pilot layak bekerja.</strong></p><p><br></p></li><li><p><strong>Eosinofilia</strong>: Peningkatan eosinofil diatas 0.5&nbsp;×&nbsp;10*9/L sering terlihat pada penyakit kulit seperti eksim, reaksi alergi, atau infeksi parasit. Eosinofilia dapat menjadi tanda adanya infeksi parasit yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.</p><p><br></p></li><li><p><strong>Anemia Hemolitik</strong>: Ditandai oleh peningkatan penghancuran eritrosit. Dapat bersifat herediter, seperti sferositosis herediter, atau disebabkan oleh autoimun (dapat diobati dengan steroid atau splenektomi)​.</p><p><br></p></li><li><p><strong>Sickle Cell Disease</strong>: Penyakit ini ditandai oleh bentuk abnormal hemoglobin yang menyebabkan sel darah merah berbentuk sabit. Hal ini dapat menyebabkan anemia hemolitik dan berbagai komplikasi vaskular​.</p><p>Orang dengan sickle cell trait umumnya tidak mengalami masalah saat terbang, dan tidak menjadi penghalang untuk sertifikasi medis penerbangan. Namun, <strong>mereka yang memiliki sickle cell disease homozygote (Hb SS) memiliki risiko tinggi mengalami krisis sickling selama penerbangan, terutama di pesawat tanpa tekanan. </strong></p><p><br></p><p><strong>Oleh karena itu, orang dengan kondisi ini dinyatakan tidak layak terbang.</strong></p><p><strong>Penerbangan dengan pesawat komersial bertekanan tentu saja tidak menimbulkan masalah dan sifat sel sabit bukanlah penghalang untuk berkarir di penerbangan komersial dan sipil.</strong></p><p><br></p><p><strong>Menurut icao doc.8984 sickle cell trait or other haemoglobinopathic traits are usually compatible with a fit assessment</strong></p><p><br></p></li><li><p><strong>Thalassemia</strong>: Kelainan genetik yang mempengaruhi sintesis rantai globin, menyebabkan penghancuran sel darah merah sebelum waktunya. Thalassemia minor tidak menyebabkan masalah serius, tetapi thalassemia mayor dapat menyebabkan anemia berat yang memerlukan transfusi darah rutin.</p><p>Thalassemia biasanya tidak menjadi masalah besar bagi pilot, tetapi <strong>thalassemia mayor atau penyakit yang lebih parah mungkin mempengaruhi kebugaran untuk terbang​.</strong></p><p><strong>Diagnosis talasemia homozigot jelas tidak sesuai </strong>dengan sertifikasi medis sebagai awak penerbangan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/4989349fa484fc7d0e4804edf12b33cd/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 12:30:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3160997619</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Myloproliferative disorders</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161016860</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Polisitemia: Didefinisikan sebagai peningkatan massa sel darah merah, umumnya disebabkan oleh mutasi gen JAK2. Gejala termasuk sakit kepala, dispnea, dan peningkatan risiko trombosis. Pengobatan termasuk venesection dan agen alkilasi​.</p><p>Polisitemia dapat meningkatkan risiko trombosis, yang berbahaya dalam kondisi penerbangan yang berkaitan dengan immobilisasi dan risiko tromboemboli. <strong>Kondisi ini dapat menyebabkan dinyatakan tidak layak terbang bagi pilot.</strong></p><p><br></p></li><li><p>Essential Trombositopenia: Ditandai oleh peningkatan jumlah trombosit yang sangat tinggi (&gt;600 x 10^9/L). Hal ini dapat menyebabkan komplikasi trombotik atau perdarahan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/1b9e21f983bf56b565786b347101b5cd/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 12:42:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161016860</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Haematological Malignancies</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161019360</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Leukemia Limfositik Kronis (CLL): Penyakit proliferasi B-limfosit yang terjadi terutama pada usia lanjut, biasanya berjalan lambat dan sering kali tidak memerlukan pengobatan segera​.</p><p><strong>menurut icao doc.8984 Pelamar dengan CLL dapat dinilai sebagai bugar asalkan mereka tetap sehat dan tidak memerlukan obat apa pun meskipun tinjauan berkala oleh ahli hematologi akan diindikasikan.</strong></p><p><strong>Leukemia limfositik kronis (CLL) adalah kondisi yang relatif jinak yang seringkali tidak memerlukan pengobatan.</strong></p><p><br></p></li><li><p>Leukemia Myeloid Kronis (CML): Terjadi pada usia 40-60 tahun, ditandai oleh fase kronis yang berlangsung 3-4 tahun. Pengobatan dengan imatinib telah meningkatkan prognosis pasien​.</p><p><strong>Leukemia myeloid kronis (CML) juga mempengaruhi kemampuan terbang karena splenomegali dan komplikasi metabolik lainnya</strong> yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk bertugas.</p><p><strong>Pelamar dengan diagnosis CML yang dikonfirmasi biasanya tidak boleh dipertimbangkan untuk sertifikasi.</strong></p><p><br></p><p><br></p></li><li><p>Multiple Myeloma: Malignansi yang mempengaruhi sel plasma, menyebabkan lesi osteolitik dan pancitopenia. Pengobatan melibatkan kemoterapi dosis tinggi dan transplantasi sel punca​.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/da5168b506bed8a2858a7215e287cb8d/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 12:44:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161019360</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Disorders of Haemostasis</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161025781</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Trombositopenia: Penurunan jumlah trombosit di bawah 150 x 10^9/L dapat meningkatkan risiko perdarahan. Pasien dengan trombositopenia tidak boleh menggunakan aspirin​.</p><p>menurut icao doc.8984: <strong>Pelamar dengan trombositopenia di bawah 75.000/mm3 (75×109/L) tidak layak untuk sertifikasi.</strong> </p><p><br/></p></li><li><p>Haemofilia: Kelainan bawaan yang disebabkan oleh defisiensi faktor koagulasi VIII (Haemofilia A) atau IX (Haemofilia B).</p><p><strong>Haemofilia berat, terutama dengan perdarahan spontan ke sendi, membuat pilot tidak layak untuk bertugas. Namun, kasus ringan mungkin tidak menimbulkan risiko besar​.</strong></p><p>menurut icao doc.8984:<strong> Pelamar dengan gangguan koagulasi yang diwariskan atau riwayat penggantian faktor biasanya dianggap tidak memenuhi syarat untuk sertifikasi</strong>. Namun demikian, gangguan perdarahan diklasifikasikan sebagai berat, sedang, dan ringan sesuai dengan tingkat kekurangan faktor. <strong>Kasus defisiensi faktor VIII yang parah dan sedang (hemofilia klasik) menyebabkan ketidaklayakan untuk terbang secara profesional.</strong></p><p><br/></p></li><li><p>Von Willebrand Disease: Penyakit bawaan yang mempengaruhi fungsi trombosit, menyebabkan memar mudah dan perdarahan berkepanjangan​.</p><p><br/></p></li><li><p>Deep Vein Thrombosis &amp; Antikoagulasi: Penanganan DVT melibatkan antikoagulan seperti heparin dan warfarin. Risiko emboli paru menjadi perhatian.</p><p><strong>Risiko trombosis vena dalam meningkat selama penerbangan jarak jauh, terutama pada individu yang mengalami trombofilia. Trombofilia dapat didiagnosis pada beberapa awak pesawat, tetapi tidak selalu menghalangi sertifikasi medis selama mereka tidak memiliki riwayat trombosis​.</strong></p><p><br/></p></li><li><p>Thrombophilia dan Air Travel: Beberapa penumpang memiliki risiko tromboemboli saat penerbangan. Penggunaan stocking kompresi dapat membantu mencegah trombosis​.</p><p><strong>Penggunaan stocking kompresi disarankan untuk mengurangi risiko trombosis selama penerbangan.</strong></p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/13a9a14fdfe7cda32d419cff15bef156/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 12:47:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161025781</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Blood Transfusion</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161026836</link>
         <description><![CDATA[<p>Transfusi darah masih berisiko di beberapa bagian dunia, terutama terkait infeksi virus seperti HIV dan hepatitis. </p><p><br/></p><p>Keputusan untuk mentransfusi tidak selalu berdasarkan kadar hemoglobin, tetapi kondisi klinis secara keseluruhan.</p><p><br/></p><p><strong>Pilot diizinkan untuk menyumbangkan darah, tetapi harus menunggu 24 jam sebelum melanjutkan tugas untuk mencegah reaksi yang tertunda seperti pingsan.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 12:48:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161026836</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Splenectomy</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161027550</link>
         <description><![CDATA[<p>Splenektomi adalah pengangkatan limpa, sering digunakan untuk mengobati beberapa kelainan hematologi seperti anemia hemolitik autoimun. </p><p><br></p><p>Namun, pasien tanpa limpa berisiko lebih tinggi terhadap infeksi, sehingga vaksinasi dan terapi antibiotik pencegahan diperlukan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 12:49:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161027550</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Introduction</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161260788</link>
         <description><![CDATA[<p>Prevalensi Malignant Disease pada Pemegang Lisensi Profesional: Penyakit kanker menjadi semakin umum di kalangan pilot dan pengendali lalu lintas udara/Air Traffic COntroller (ATCO), seiring dengan peningkatan usia harapan hidup dan deteksi dini. Meskipun tidak ada bukti konklusif bahwa kanker ini terkait dengan pekerjaan, kanker kulit seperti melanoma lebih sering terjadi pada mereka dibanding populasi umum karena dikaitkan dengan paparan radiasi.</p><p><br></p><p>Perawatan Utama untuk Malignant Disease:</p><ol><li><p>Surgery: Digunakan sebagai pengobatan primer untuk mengangkat tumor.</p></li><li><p>Radiotherapy: Diberikan untuk mengurangi risiko kekambuhan lokal setelah operasi.</p></li><li><p> Adjuvant Hormone Therapy: Pengobatan hormon adjuvan diberikan setelah pengobatan primer untuk mengurangi risiko kekambuhan. <strong>Pengobatan steroid adjuvan menghalangi tugas operasional karena steroid dapat menyebabkan euforia dan perubahan kognitif halus ketika diberikan dalam dosis besar </strong>dan biasanya diresepkan hanya untuk penyakit ganas untuk mengurangi peradangan di sekitar tumor aktif. </p></li><li><p>Chemotherapy: Sering digunakan sebagai pengobatan tambahan untuk meningkatkan hasil pasca operasi.</p><p><br></p></li></ol><p>Serum Tumour Markers: Pengukuran penanda tumor serum dapat menjadi faktor prognostik yang berguna pada beberapa kanker seperti tumor kolorektal, prostatic, ovarium, payudara dan sel germinal testis. Penanda tumor serum adalah alat surveilans yang berguna untuk deteksi dini kekambuhan tumor. Tergantung pada jenis kanker, <strong>tingkat penanda tumor harus diminta sebelum sertifikasi ulang dan pada setiap tinjauan tindak lanjut</strong></p><p><br></p><p>Efek Fisiologis dari Kanker: Fatigue, cemas, hilang percaya diri, penurunan berat badan, anemia, dan Depresi. Sebelum seorang pilot dapat dikembalikan ke tugas terbang atau ATCO ke lingkungan operasional, penting bagi mereka untuk memiliki kondisi mental yang normal.</p><p><br></p><p>Stem Cell Transplantation: Stem cell transplantation (Transplantasi sel punca) sebagian besar digunakan untuk pengobatan penyakit ganas yang melibatkan sumsum tulang, misalnya leukemia, limfoma dan myeloma. Transplantasi sel punca dapat menggunakan sel dari tubuh individu sendiri dalam transplantasi autologus, atau dari donor dalam transplantasi alogenik. Kemoterapi dosis tinggi diberikan sebelum transplantasi sel punca autologus untuk menghancurkan sel-sel di sumsum tulang. <strong>Setelah transplantasi autologus, sertifikasi ulang dapat dipertimbangkan setelah interval bebas kekambuhan satu tahun.</strong> </p><p><br></p><p>Central Nervous System Involvement: t<strong>umor otak primer maupun sekunder secara permanen tidak dikualifikasi untuk sertifikasi</strong>, karena risiko tinggi yang tidak dapat diterima dari efek samping yang berpotensi melumpuhkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/GhfrHjBX5eA?si=ylP5qEJd0tjjBHbN" />
         <pubDate>2024-10-09 14:51:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161260788</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Certification after treatment for malignant disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161261563</link>
         <description><![CDATA[<p>Sertifikasi Setelah Pengobatan untuk Malignant Disease</p><p>Metode Penilaian Sertifikasi:</p><p><br/></p><ol><li><p>Risiko Kekambuhan: Ditentukan dari jenis kanker dan tahapannya.</p></li><li><p>Lokasi Kekambuhan: Misalnya, kekambuhan di otak lebih berat daripada di organ lain.</p></li><li><p>Faktor Penimbang: Termasuk usia pasien, jenis perawatan, dan status kesehatan umum.</p><p><br/></p></li></ol><p>Penilaian Sertifikasi untuk Tumor Teoritis: Berdasarkan kurva survival 5 tahun untuk menilai risiko kekambuhan dan incapacitation.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/8445ea090092637e366116122122afd0/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 14:52:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161261563</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Colorectal Carcinoma</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161262253</link>
         <description><![CDATA[<p>menurut icao doc.8984</p><p><strong>Penilaian yang tidak layak berlaku baik untuk kemoterapi kuratif, misalnya, pengobatan limfoma diseminasi, dan kemoterapi adjuvan, misalnya ketika diberikan untuk mencegah kemungkinan kekambuhan kanker kolorektal setelah eksisi bedah.</strong> </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/6933c5a6bd22b8819dc12b5f71815122/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 14:52:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161262253</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lymphoid Malignancy</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161262658</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Hodgkin’s Lymphoma</strong>: Penyakit Hodgkin mencakup sekitar 10 persen dari semua limfoma, dan memuncak pada sekitar 20 dan 65 tahun. </p><p>Diagnosis tidak jarang terjadi pada awak pesawat, terutama pada pria muda yang mengajukan sertifikasi profesional. </p><p><strong>Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk penyakit Hodgkin tahap awal (Stadium I dan II) adalah 90 persen</strong> dan <strong>untuk penyakit yang lebih lanjut adalah 80 persen (Stadium III) dan 59 persen (Stadium IV)</strong>. awak pesawat dan pengendali udara profesional harus melakukan evaluasi kardiologis sebelum sertifikasi. </p><p>Tindak lanjut jangka panjang diperlukan karena risiko keganasan kedua, baik sebagai tumor padat atau leukemia, setelah kemoterapi meningkat. </p><p>Asalkan laporan onkologi dan kardiologi memuaskan, <strong>sertifikasi medis kelas 1 dengan pembatasan multikru dapat diperoleh kembali enam bulan setelah menyelesaikan perawatan. Pembatasan multikru dapat dihapus setelah dua tahun remisi klinis. </strong></p><p><strong>Limfoma Hodgkin yang refrakter terhadap terapi konvensional dapat diobati dengan transplantasi sel punca. Sertifikasi dimungkinkan jika remisi dipertahankan minimal satu tahun setelah transplantasi autolog dan dua tahun setelah transplantasi&nbsp;alogenik</strong>.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Tipe Limfoma Lainnya</strong>: <strong>Limfoma dapat dibagi secara luas menjadi</strong></p><p><strong>agresif tapi berpotensi dapat disembuhkan</strong>. Kemoterapi adalah sering digunakan untuk memperlambat perkembangan pada kelompok ini, dan <strong>sertifikasi dapat dipertimbangkan bahkan setelah satu atau lebih&nbsp;kekambuhan.</strong></p><p><br/></p></li><li><p><strong>Penilaian Sertifikasi</strong>: <strong>Diperlukan waktu tertentu setelah remisi untuk bisa mendapatkan sertifikasi penuh.</strong></p><p><br/></p></li><li><p><strong>Myeloid Leukemia</strong>: Terapi termasuk transplantasi sumsum tulang atau penggunaan inhibitor tirosin kinase, seperti imatinib dan dasanatib semakin banyak digunakan sebagai terapi lini pertama pada fase kronis penyakit. Tergantung pada respons penyakit individu yang dicapai, dengan tidak adanya efek samping dari obat dan dengan surveilans tindak lanjut yang sering direncanakan, <strong>dimungkinkan untuk mempertimbangkan sertifikasi terbatas saat menggunakan obat ini.</strong> Setelah periode remisi yang tepat, penilaian sertifikasi untuk kondisi myeloid dapat dilakukan dengan menggunakan prinsip yang sama seperti untuk keganasan limfoid.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/d06aefba9d1814f09dd27cfef82e7995/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 14:52:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161262658</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cutaneous Malignant Melanoma</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161263009</link>
         <description><![CDATA[<p>Peningkatan insiden melanoma ganas di banyak bagian dunia, dan awak pesawat tampaknya berisiko khusus, yang diduga disebabkan oleh faktor gaya hidup daripada radiasi kosmik di dek penerbangan. </p><p><br/></p><p>Prognosis melanoma ganas primer tergantung pada ketebalan vertikal lesi yang dipotong. </p><p><br/></p><p>Ulserasi sekarang diketahui dikaitkan dengan prognosis yang lebih buruk.</p><p><br/></p><p>Lesi di lengan lebih menguntungkan daripada lesi di batang atau kaki; <strong>Lesi di kepala atau leher memiliki prognosis terburuk</strong>. </p><p><br/></p><p>Laki-laki diatas 50 tahun juga dikaitkan dengan prognosis yang lebih buruk.</p><p><br/></p><p>Pengobatan dilakukan dengan eksisi bedah. </p><p><br/></p><p><strong>Manfaat jangka panjang dari imunoterapi dan kemoterapi belum terbukti,</strong> dan uji coba sedang berlangsung dengan vaksin yang mengandung antigen terkait melanoma untuk merangsang produksi antibodi terhadap tumor.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 14:52:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161263009</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Carcinoma of The Bladder</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161264153</link>
         <description><![CDATA[<p>Kanker kandung kemih umum terjadi di kalangan masyarakat umum tetapi relatif jarang terlihat pada pemegang lisensi. I</p><p><br/></p><p>hal ini sebagian karena s<strong>ebagian besar mempengaruhi pria di atas usia 60 tahun </strong>dan sebagian karena penggunaan tembakau merupakan faktor risiko utama dan proporsi pemegang lisensi yang lebih kecil adalah perokok daripada populasi umum. </p><p><br/></p><p>Pengobatan tumor dini adalah dengan r<strong>eseksi transurethral diikuti dengan pemeriksaan siskopik rutin</strong>. </p><p><br/></p><p><strong>Setelah pengangkatan karsinoma in-situ dari bladder, pemegang lisensi dapat diberikan sertifikat kelas 1 yang tidak terbatas.</strong> </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 14:53:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161264153</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Adenocarcinoma of The Prostate</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161264495</link>
         <description><![CDATA[<p>Kanker prostat sebagian besar merupakan penyakit pada pria lanjut usia dan biasanya terlihat setelah usia 50 tahun. </p><p><br/></p><p>Tinjauan klinis rutin dan pemantauan PSA sangat penting. Perawatan lainnya termasuk operasi pengangkatan jaringan yang terkena, umumnya reseksi prostat transurethral (TURP), radioterapi (sinar eksternal atau implan radioaktif yang dikenal sebagai terapi brachy) dan terapi hormon neoadjuvant; meskipun bahkan untuk tumor tingkat tinggi, metode pengobatan memiliki sedikit pengaruh pada kelangsungan hidup secara keseluruhan (So et al. 2003). </p><p><br/></p><p>Kelangsungan hidup lima tahun untuk kanker prostat adalah <strong>96 persen untuk gangguan yang terbatas pada organ</strong>, <strong>76 persen untuk penyakit yang telah menyebar ke kelenjar getah bening lokal </strong>dan <strong>35 persen untuk penyakit metastasis yang telah menyebar ke kelenjar getah bening jauh, tulang dan organ lainnya.</strong> </p><p><br/></p><p><strong>Dalam kedokteran penerbangan, kanker prostat memiliki kepentingan sertifikasi hanya jika melampaui kapsul prostat (stadium T3 atau lebih tinggi), tren PSA meningkat (terutama ketika &gt; 20 μg/L) dan/atau skor Gleason adalah 8-10.</strong> </p><p><br/></p><p>Faktor-faktor ini menunjukkan kemungkinan kekambuhan yang lebih tinggi dan prognosis yang lebih buruk. <strong>Sertifikasi dimungkinkan setelah perawatan, selama PSA tetap ditekan pada terapi hormonal, dan tidak ada bukti penyebaran nodal atau tulang pada pemindaian. </strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 14:53:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161264495</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Carcinoma of The Kidney</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161264754</link>
         <description><![CDATA[<p>Kanker sel ginjal terdiri dari 90 persen dari semua kanker yang mempengaruhi ginjal.</p><p><br/></p><p>Pengobatan biasanya nefrektomi radikal, seringkali dengan imunoterapi berbasis sitokin pasca operasi. </p><p><br/></p><p><strong>Sertifikasi tidak bisa dikeluarkan jika ada kemungkinan untuk metastasis.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 14:53:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161264754</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Carcinoma of The Breast</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161265028</link>
         <description><![CDATA[<p>Satu-satunya pengecualian untuk penilaian yang tidak layak selama pengobatan adjuvan untuk keganasan adalah terapi endokrin. </p><p><br/></p><p>Perawatan hormon adjuvan dan anti-hormon tertentu setelah (misalnya) pengobatan kanker payudara atau prostat dapat diterima jika tidak ada efek samping.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/dd4e7bc101e7b1e0aacca97d6d8138da/image.png" />
         <pubDate>2024-10-09 14:53:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3161265028</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pendahuluan</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163356074</link>
         <description><![CDATA[<p>Selama beberapa dekade sekarang, infeksi human immunodeficiency virus (HIV) telah menjadi sumber kontroversi dan stigma baik di masyarakat maupun di bidang kedokteran penerbangan. </p><p><br></p><p><strong>Banyak awak pesawat HIV-positif tidak menyatakan kondisi mereka kepada praktisi kedokteran penerbangan mereka sampai bertahun-tahun setelah infeksi awal.</strong> </p><p><br></p><p>Ini bisa jadi karena mereka tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi atau karena mereka<strong> takut akan dampaknya pada karir terbang mereka.</strong> </p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/5g1ijpBI6Dk?si=D-nKBUs5nD0BY25p" />
         <pubDate>2024-10-10 15:40:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163356074</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Virus HIV</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163358395</link>
         <description><![CDATA[<p>HIV adalah Lentivirus, subkelompok retrovirus, dan dikenal karena latensi, viraemia persisten, infeksi sistem saraf dan respons imun inang yang lemah. Saat ini ada dua bentuk (HIV-1 dan HIV-2).</p><p><br/></p><p>HIV-1 adalah jenis yang dominan dan bertanggung jawab atas sebagian besar infeksi di seluruh dunia. </p><p><br/></p><p>HIV-2 ditemukan dan paling umum di Afrika Barat, meskipun ada beberapa kasus di Amerika dan Eropa Barat. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-10 15:41:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163358395</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Transmisi</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163360513</link>
         <description><![CDATA[<p>HIV menginfeksi pria dan wanita dan dapat ditularkan melalui <strong>kontak seksual dan melalui zat tubuh yang terinfeksi</strong> yang bersentuhan dengan selaput lendir, kulit yang tidak utuh atau aliran darah. </p><p><br/></p><p>Penularan langsung dari <strong>ibu ke anak juga dapat terjadi selama kehamilan.</strong></p><p><br/></p><p><strong>Rute utama penularan di seluruh dunia adalah melalui kontak seksual</strong>. </p><p><br/></p><p>Penularan parenteral sebagian besar terjadi di antara <strong>pengguna narkoba intravena; Penularan oleh produk darah yang terkontaminasi </strong>sekarang jarang terjadi di negara maju tetapi tetap menjadi masalah di negara berkembang</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-10 15:42:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163360513</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Course of Infection</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163373960</link>
         <description><![CDATA[<p>Perjalanan khas infeksi HIV dimulai dengan infeksi HIV akut, yang biasanya didefinisikan sebagai dimulai pada titik masuknya virus dan berlangsung hingga akhir serokonversi. </p><p><br/></p><p>Setelah infeksi, virus bereplikasi dengan cepat di sel limfosit CD4+ T dan jaringan limfoid dan menjadi tersebar luas. </p><p><br/></p><p>Gejala dan tanda tidak spesifik dan terjadi <strong>2-6 minggu setelah paparan.</strong> </p><p><br/></p><p>Gejala-gejala ini termasuk <strong>demam, kelelahan, ruam makulopapular, sakit kepala, limfadenopati, faringitis, mialgia, arthralgia, nyeri retro-orbital, penurunan berat badan, depresi, gangguan pencernaan, keringat malam dan bisul mulut atau genital. </strong></p><p><br/></p><p>Infeksi oportunistik juga dapat terjadi selama fase ini misalnya kandidiasis esofagus, toksoplasmosis serebral dan pneumonia pneumocystis. </p><p><br/></p><p><strong>Gejala serokonversi biasanya berlangsung selama sekitar 14 hari</strong> tetapi dapat bertahan pada beberapa selama berminggu-minggu. </p><p><br/></p><p>Diagnosis HIV menggunakan antigen p24 dan pengujian antibodi HIV untuk mencari keberadaan virus dan respons imun.</p><p><br/></p><p>Meskipun banyak yang tidak akan memiliki gejala, hampir semua ada penurunan sistem kekebalan tubuh secara bertahap dan khususnya penipisan sel T CD4+. Tahap infeksi HIV yang paling lanjut adalah sindrom imunodefisiensi didapat (AIDS) yang, tergantung pada individu, dapat memakan waktu 2 hingga 15 tahun untuk berkembang tanpa adanya terapi antiretroviral. </p><p><br/></p><p>Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menghasilkan sistem stadium klinis empat tingkat untuk penyakit HIV dengan daftar AIDS yang mendefinisikan infeksi atau kondisi yang juga dikenal sebagai penyakit clinical parah atau stadium 4.</p><p><br/></p><p><strong>Selain kondisi ini, jumlah sel CD4 sebesar &lt;200/μL juga dianggap oleh WHO dan CDC sebagai penentu AIDS bahkan tanpa adanya tanda dan gejala penyakit HIV.</strong> </p><p><br/></p><p><strong>Jika individu tidak menerima pengobatan maka viral load mereka secara bertahap meningkat dan sel T CD4+ secara bertahap menurun dan akhirnya infeksi oportunistik yang parah berkembang.</strong> </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-10 15:51:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3163373960</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Journal Reading PDF File</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3164119198</link>
         <description><![CDATA[<p>DIET AND THE RISK OF INFLAMMATORY BOWEL DISEASE: A RETROSPECTIVE COHORT STUDY IN TAIWAN</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/a8de61dc263ff8e8f5b91b002b0932fb/Diet_and_the_risk_of_inflammatory_bowel_disease_A_retrospective_cohort_study_in_Taiwan.pdf" />
         <pubDate>2024-10-11 02:29:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3164119198</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anugrah Dwi Riski_2306284561_Latihan Kasus 6</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3164571571</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/31899b8e9f514d2c577c4659bec920bf/Anugrah_Dwi_Riski_2306284561_Latihan_Kasus_6.docx" />
         <pubDate>2024-10-11 08:29:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3164571571</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anugrah Dwi Riski_2306284561_Journal Reading</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3165065868</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/ca03db3577a56e6ba441976223fb1fbb/Anugrah_Dwi_Riski_2306284561_Journal_Reading.docx" />
         <pubDate>2024-10-11 15:05:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3165065868</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bukti Submission Tugas di Emas2</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3165079568</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/64cd4742ce7f139a7222f40e0c275241/image.png" />
         <pubDate>2024-10-11 15:13:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3165079568</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Status imunologis HIV</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3165870165</link>
         <description><![CDATA[<p>Jumlah sel<strong> CD4 dan viral load HIV plasma secara rutin digunakan untuk memantau perkembangan penyakit,</strong> untuk menentukan waktu optimum untuk memulai pengobatan antiretroviral dan untuk memantau efektivitasnya. </p><p><br/></p><p>Kedua parameter ini juga digunakan untuk menentukan risiko perkembangan penyakit. </p><p><br/></p><p>Viral load plasma meningkat tajam selama infeksi akut dan cenderung tidak menjadi indikator perkembangan penyakit yang dapat diandalkan sampai titik setel telah dicapai sekitar 6-9 bulan setelah infeksi awal.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 10:18:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3165870165</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Co - Infection</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166030330</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Termasuk hepatitis B dan C.</strong></p><p><br/></p><p>Penyakit menular seksual lainnya seperti <strong>sifilis</strong> juga harus dipertimbangkan. </p><p><br/></p><p><strong>Cytomegalovirus</strong> adalah penyebab retinitis yang sering terjadi pada infeksi HIV stadium lanjut. </p><p><br/></p><p><strong>Infeksi bersama terkait lainnya termasuk skistosoma, virus Epstein-Barr, Toxoplasma gondii, dan meningitis kriptokokus</strong>.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 14:39:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166030330</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Neurological Disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166054644</link>
         <description><![CDATA[<p>HIV memasuki sistem saraf pusat (SSP) di awal perjalanan infeksi. sebagian besar tanda dan gejala SSP membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk muncul. </p><p><br/></p><p><strong>Gangguan SSP yang signifikan tampaknya tidak terjadi pada mereka yang memiliki jumlah sel CD4 di atas 350 sel / mm3.</strong></p><p>Dalam sebagian besar kasus, kejang pada individu HIV-positif disebabkan oleh gangguan yang umumnya terjadi pada tahap akhir infeksi HIV dan dikaitkan dengan kondisi yang menentukan AIDS, seperti ensefalopati, neoplasma atau infeksi oportunistik.</p><p><br/></p><p><strong>Kemungkinan pada tahap ini awak pesawat akan di-grounded karena penurunan jumlah sel CD4 dan meningkatnya risiko perkembangan penyakit.</strong> </p><p><br/></p><p>Gejala neurokognitif telah menjadi ciri infeksi HIV.</p><p><br/></p><p><strong>Berbagai hal berkisar dari gejala kognitif ringan hingga kehilangan memori yang lebih parah, kesulitan fungsi eksekutif dan gangguan kognitif. Mereka biasanya muncul sebagai komplikasi akhir penyakit HIV</strong> <strong>pada mereka yang memiliki jumlah sel CD4 yang sangat rendah</strong>. </p><p><br/></p><p><strong>Istilah gangguan kognitif saraf terkait HIV (HAND) sekarang sering digunakan untuk menutupi gangguan ini.</strong> </p><p><br/></p><p><strong>Tiga sindrom dijelaskan dalam spektrum ini: </strong></p><ol><li><p><strong>gangguan neurokognitif asimtomatik (ANI); </strong></p></li><li><p><strong>gangguan neurokognitif ringan (MND); dan </strong></p></li><li><p><strong>HIV associated dementia (HAD). </strong></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 15:13:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166054644</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Psychiatric disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166056191</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Depresi sering terjadi pada individu dengan berbagai penyakit medis. Studi pada orang yang hidup dengan HIV/AIDS di era pra-HAART telah menunjukkan bahwa hingga 50 persen orang yang hidup memiliki gejala depresi yang signifikan.</strong> </p><p><br/></p><p>Beberapa di antaranya secara khusus melihat personel militer. <strong>Namun, sejak munculnya HAART ada bukti prevalensi gangguan mood yang lebih rendah yang dilaporkan dalam penelitian yang mengamati mereka yang menghadiri klinik rawat jalan HIV</strong>. </p><p><br/></p><p><strong>Penilaian aeromedis harus mencakup penilaian kesehatan mental, terutama pada penilaian pertama setelah serokonversi, dengan tinjauan selanjutnya setelah pengenalan HAART yang mencakup obat-obatan dengan efek samping psikiatri yang diketahui.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 15:15:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166056191</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Cardiovascular disease</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166062050</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas non AIDS di antara individual HIV-positif</strong>. </p><p><br/></p><p>Faktor risiko diabetes pada populasi umum, seperti usia yang lebih tua, jenis kelamin pria, <strong>obesitas, penurunan lipoprotein kepadatan tinggi dan peningkatan kolesterol total juga telah ditemukan berkontribusi pada risiko diabetes pada populasi HIV-positif.</strong> </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 15:23:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166062050</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Other associated diseases</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166063937</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Penyakit ginjal kronis dikaitkan dengan infeksi HIV stadium lanjut, usia yang lebih tua, diabetes mellitus dan hipertensi. </strong></p><p><br/></p><p><strong>Beberapa inhibitor reverse transcriptase nukleosida (NRTI) dan inhibitor protease juga dapat berdampak buruk pada kepadatan tulang. </strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 15:26:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166063937</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Antiretroviral theraphy</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166073368</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Terapi antiretroviral yang sangat aktif (HAART) tidak menyembuhkan infeksi HIV sehingga, setelah dimulai, terapi seumur hidup selalu diperlukan. </strong></p><p><br/></p><p>Pedoman untuk penggunaan agen antiretroviral di AS dan Inggris secara luas serupa, <strong>dengan rekomendasi bahwa semua pasien dengan jumlah sel CD4 &lt;350 sel / mm3 atau diagnosis AIDS harus memulai pengobatan</strong>. </p><p><br/></p><p>Untuk HIV-1, <strong>terapi awal pada mereka yang belum pernah menjalani ART sebelumnya, biasanya terdiri dari dua NRTI ditambah satu obat lain: protease inhibitor (PI), non-nukleosida reverse transcriptase inhibitor (NNRTI) atau integrase inhibitor (INI).</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 15:39:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166073368</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Disease Progresion</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166074670</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Jika seropositivitas HIV terdeteksi relatif segera setelah infeksi, mereka yang terlibat dalam tugas penerbangan mungkin dapat melanjutkan karir mereka selama beberapa tahun sampai terapi dimulai dan selama bertahun-tahun jika HAART berhasil ditegakkan.</strong></p><p><br/></p><p><strong>Penyakit terkait HIV simtomatik termasuk gangguan kognitif, kondisi yang menentukan AIDS, dan beberapa efek samping HAART tidak sesuai dengan tugas penerbangan. Oleh karena itu, prediksi dan/atau deteksi dini kondisi atau efek ini sangat penting untuk penilaian aeromedis pelamar HIV-seropositif.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 15:41:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166074670</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TRAVEL VACCINATION</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166076699</link>
         <description><![CDATA[<p>Bagi pilot yang dapat terus terbang dan bepergian secara global, ada masalah vaksinasi perjalanan. </p><p><br/></p><p>yaitu <strong>karena terinfeksi HIV tanpa gejala per anak laki-laki dengan jumlah sel CD4 saat ini &gt;400 sel / μL (yang merupakan kelompok pilot yang paling mungkin cocok untuk terbang) secara umum dianggap cukup imunokompeten. </strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-12 15:43:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166076699</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Introduction</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166128034</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/8TveCTps_Xw?si=osH5CbQN9u7O4ME9" />
         <pubDate>2024-10-12 16:52:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166128034</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Introduction</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166133911</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/yj7bfZKlIp8?si=kmqCp92W3gF-wq4y" />
         <pubDate>2024-10-12 17:01:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166133911</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ICAO doc.8984</title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166141379</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2851220995/22cb9968e0f91a6c0a748ac939ff1c70/image.png" />
         <pubDate>2024-10-12 17:12:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3166141379</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3178553138</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet.com/Anugrahdwiriski/penyakit-klinis-1-respirasi-20mabglovfyzv4ez" />
         <pubDate>2024-10-21 02:37:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3178553138</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>Anugrahdwiriski</author>
         <link>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3178565336</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet.com/Anugrahdwiriski/penyakit-klinis-1-kardiologi-ut5qfyzb1g1rl8kt" />
         <pubDate>2024-10-21 02:44:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Anugrahdwiriski/6i0wou2m88moblz3/wish/3178565336</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
