<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refleksi Awal Modul 5 by Fuad Setiadi_Kalimantan Barat</title>
      <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-04 12:53:15 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-07-24 07:43:33 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>fuadsetiadi</author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3510708781</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;&nbsp;</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?&nbsp;</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-04 12:55:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3510708781</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762222</link>
         <description><![CDATA[<p>Filli</p><ol><li><p>Dengan melihat materi pembelajaran yang akan diajarkan dan membuat rancangan pembelajarannya.</p></li><li><p>Prinsip belajar yang mudah dipahami dan menyenangkan.</p></li><li><p>Belum maksimal.</p></li><li><p>Sebagai subjek dan objek belajar</p></li><li><p>Keterbatasan waktu pembelajaran, tipe belajar dan kemampuan murid yang variatif, </p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:43:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762222</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762318</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran dikelas direncanakan dengan menyusun tujuan tujuan pembelajaran, materi dan bahan ajar.</p></li><li><p>Berpusat pada peserta didik, kontektual dan relevan, aktif dan partisipatif, kolaboratif dan sosial, differensiasi dan inklusif, berorientasi pada tujuan dan kompetensi. </p></li><li><p>Ajukan pertanyaan pemantik / pembuka, gunakan teknik-teknik yang yang merangsang cara berpikir kritis dan mendalam, beri masalah nyata dan relevan, diskusi dan debat.</p></li><li><p>Murid sebagai subjek aktif bukan pasif. Murid sebagai orang yang memiliki tujuan belajar, murid juga dapat dijadikan sebagai orang yang ikut berpikir memecahkan masalah, dan sebagai kolaborator.</p></li><li><p>Tantangan: Merumuskan tujuan yang tidak hanya fokus pada&nbsp;<strong>pengetahuan faktual</strong>, tetapi juga mencakup&nbsp;<strong>pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, reflektif, dan aplikatif</strong>. Menciptakan pengalaman yang relevan dengan kehidupan nyata peserta didik. Gaya belajar siswa yang berbeda-beda </p></li></ol><p>By. Benus Syamsiar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:43:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762318</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762492</link>
         <description><![CDATA[<p>Yuliana Aprila Seran</p><ol><li><p>Disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, menyusun materi dan mencari sumber belajar yang sesuai, asesmen, refleksi dan tindak lanjut</p></li><li><p>bermakna, kontekstual, reflektif</p></li><li><p>menurut saya berdasarkan yang sudah saya lakukan selama ini sudah</p></li><li><p>sebagai subjek aktif, penanya, penyampai ide</p></li><li><p>tantangannya Sistem pendidikan sering berfokus pada capaian akademik, Tidak semua siswa terbiasa berpikir kritis</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:43:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762492</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>Sanatuwc</author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762502</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Perencanaan biasa dilakukan dengan melihat materi terlebih dahulu baru menentukan perencanaan pembelajaran yang seperti apa yang ada dilaksanakan</p><p>2.Prinsip pembelajaran yang meyenangkan dan mudah dipahami oleh peserta didik.</p><p>3.Sudah tetapi mungkin belum terlalu mendalam</p><p>4.Memposisikan murid sebagai subjek aktif selama proses pembelajaran, maka dalam praktiknya ada aktifitas umpanbalik antara guru dan murid.</p><p>5.Tantangan yang sering dihadapi ialah dalam perencanaan yang telah dipersiapkan ditakutkan tidak sesuai dengan pelaksanaan dilapangan. </p><p>Maria</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:43:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762502</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762621</link>
         <description><![CDATA[<p>Christian Hendri</p><ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?<br>Biasanya saya merencanakan pembelajaran dengan terlebih dahulu menganalisis CP, merumuskan tujuan pembelajaran, materi, metode/pendekatan, media pembelajaran, LKPD, dan asesmen yang disesuaikan dengan kebutuhan murid serta konteks nyata.</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?<br>Saya menggunakan prinsip diferensiasi (produk, proses, konten), pembelajaran aktif, dan pembelajaran bermakna yang berpusat pada murid.</p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?<br>Sebagian strategi sudah, terutama lewat diskusi, proyek, dan refleksi. Hanya saja masih perlu ditingkatkan dengan memberi ruang lebih untuk eksplorasi dan pertanyaan terbuka.</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?<br>Murid sebagai subjek belajar yang aktif, kolaboratif, dan bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p>Tantangannya adalah keterbatasan waktu, keberagaman karakter murid, dan tuntutan administrasi yang kadang mengganggu fokus pada kualitas proses belajar.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:43:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762621</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762625</link>
         <description><![CDATA[<p>Anggena</p><p>Jawaban :</p><ol><li><p>Sesuai  CP/ATP dari pemerintah, kemudian melihat contoh RPP di internet dan menyesuaikan dengan keadaan murid di sekolah.</p></li><li><p>Berkesadaran, Bermakna, dan Mengembirakan (walaupun dulu namanya belum begitu, yang pasti anak sudah di minta untuk aktif belajar, mengaitkan dengan contoh relevan, dan menciptakan suasana yang nyaman ketika belajar)</p></li><li><p>Menggunakan Metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif</p></li><li><p>Murid sebagai pusat pembelajaran (murid harus aktif dalam pembelajran, bukan di dominasi oleh guru)</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya alami dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan adalah mencari ide/ metode belajar baru agar murid tidak semangat belajar, mencari tau tanpa harus di suruh, menghubungkannya dengan keadaan mereka dan metode yang menyenangkan agar murid bisa nyaman dan senang selama pembelajaran tanpa menyimpang dari pokok pembelajaran.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:43:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762625</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762893</link>
         <description><![CDATA[<p>Elisabeth Gunu Lyany, M.Pd.</p><p><br/></p><ol><li><p>Biasanya saya merencanakan pembelajaran di kelas dengan terlebih dahulu mengenal siswa-siswi terlebih dahulu baik kondisi kelas maupun kemampuan akademis siswa-siswi. Dari hal tersebut, saya merencanakan suatu pembelajaran menyesuaikan dengan kemampuan siswa. Misalnya apabila siswa di kelas tersebut aktif dan selalu semangat untuk belajar, saya juga terpacu untuk memodifikasi proses pembelajaran yang lebih seru sehingga berkesan bagi siswa. Namun sebaliknya, apabila kemampuan siswa masih belum baik maka saya merancang pembelajaran dengan dinamika kelas yang sedang.</p></li><li><p>Prinsip yang sering saya gunakan dalam merancang pembelajaran yakni berkesadaran, bermakna dan menggembirakan. Hal tersebut dapat tercipta saat saya memimpin kegiatan pembelajaran dengan lebih seru namun tetap memperhatikan tujuan pembelajaran.</p></li><li><p>Kalau saya pribadi sudah cukup untuk mendorong murid berpikir kritis, kreatif dan mendalam dikarenakan mata pelajaran yang saya anut merupakan mata pelajaran yang tidak disukai oleh sebagian besar siswa sehingga saya harus lebih pandai dalam memanfaatkan lingkungan dan alat serta media yang ada untuk memantik siswa agar memahami dan mau menerima pembelajaran yang saya terapkan.</p></li><li><p>Cara saya memposisikan murid dalam belajar adalah dengan cara melakukan ice breaking sebelum pembelajaran berlangsung. Setelah konsentrasi dan semangat siswa hidup kembali, saya coba mendekatkan diri dengan siswa tanpa langsung terjun pada inti pembelajaran melainkan melakukannya dengan metode perlahan-lahan sehingga siswa tidak syok. Dari ketidah-syokkan tersebut, siswa mungkin akan lebih bisa menerima pembelajaran yang saya bawakan.</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi yakni latar belakang kemampuan siswa yang berbeda-beda sehingga ritme pembelajaran dari setiap siswa mungkin akan berbeda. Misalnya bisa saja ada yang cepat tanggap maupun ada yang membutuhkan bimbingan lebih lanjut dalam memahami materi.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:44:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526762893</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526763669</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Rumiris Hutabalian</p><p><br/></p><ol><li><p>Menentukan tujuan pembelajaran yang akan kita sampaikan, menyusun materi pembelajaran, memilih strategi dan metode pembelajaran, menyiapkan media dan sumber belajar,merancang penilaian, menyusun modul</p></li><li><p>Memahami, mengaplikasikan, merefleksi</p></li><li><p>Interpretasi dan konteks, refleksi pribadi, diskusi dan debat</p></li><li><p>berpikir, berkreasi, mengambil peran dan pengalaman belajar sendiri, mengeksplorasi</p></li><li><p>keterbatasan waktu, kurikulum</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:45:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526763669</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526763670</link>
         <description><![CDATA[<p>Aprindah </p><ol><li><p>Biasanya kita merencanakan Merancang Pembelajaran dengan menyusun:</p><ul><li><p>Tujuan pembelajaran</p></li><li><p>Pemilihan materi dan sumber belajar</p></li><li><p>Strategi/metode pembelajaran</p></li><li><p>Langkah-langkah kegiatan (pendahuluan, inti, penutup)</p></li><li><p>Penilaian dan refleksi pembelajaran<br> </p><ol start="2"><li><p>Prinsip yang digunakan dalam pembelajaran :</p><p><strong>Berpusat pada murid</strong>: Menyesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar murid.</p><p><strong>Pembelajaran kontekstual dan bermakna</strong>: Materi dikaitkan dengan kehidupan nyata.</p><p><strong>Kolaboratif dan partisipatif</strong>: Melibatkan interaksi dan kerja sama.</p><p><strong>Fleksibel dan adaptif</strong>: Mengakomodasi perbedaan kemampuan dan ritme belajar.</p><p><strong>Berorientasi pada proses dan hasil belajar</strong>: Tidak hanya menilai produk akhir, tapi juga proses berpikir.</p></li><li><p>Strategi yang digunakan untuk mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif dan mendalam dengan menggunakan metode Pembelajaran berbasis proyek (PjBL), eksplorasi, diskusi terbuka<strong>.</strong></p></li><li><p>Memposisi murid dalam proses pembelajaran dengan cara Guru berperan sebagai fasilitator, pembimbing,dan pemantik berpikir murid.</p></li><li><p>Tantangan yang sering akan dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembiran adalah keterbatasan waktu, variasi kemampuan murid, budaya belajar yang berubah. </p></li></ol></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:45:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526763670</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526764493</link>
         <description><![CDATA[<p>Romanus Romi</p><p><br/></p><ol><li><p>Kita biasanya merencanakan pembelajaran dengan mengacu pada silabus, tujuan pembelajaran, dan alokasi waktu yang tersedia. Umumnya, kita menentukan materi, metode pengajaran, media yang digunakan, serta jenis penilaian di akhir pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, perencanaan masih cenderung terfokus pada penyampaian materi daripada merancang pengalaman belajar murid yang aktif dan mendalam.</p></li></ol><ol start="2"><li><p>Prinsip yang sering digunakan adalah <em>berorientasi pada capaian kurikulum</em>, <em>berpusat pada guru</em>, dan <em>berbasis materi ajar</em>. Namun, dengan pendekatan Kurikulum Merdeka dan pembelajaran mendalam, prinsip yang seharusnya ditekankan adalah:</p></li></ol><ul><li><p><strong>Berpusat pada murid</strong>,</p></li><li><p><strong>Memberi ruang untuk eksplorasi, kolaborasi, dan refleksi</strong>,</p></li><li><p><strong>Mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata</strong>,</p></li><li><p><strong>Mendorong pembelajaran yang diferensiatif dan inklusif</strong>.</p></li></ul><ol start="3"><li><p>Belum sepenuhnya. Beberapa strategi seperti ceramah, latihan soal, dan tanya jawab masih dominan digunakan. Strategi tersebut seringkali hanya mendorong murid pada kemampuan mengingat dan memahami dasar. Untuk mencapai pembelajaran mendalam, kita perlu lebih sering menggunakan strategi seperti <strong>project-based learning</strong>, <strong>problem-based learning</strong>, <strong>diskusi reflektif</strong>, dan <strong>asesmen autentik</strong>, yang menstimulasi murid berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.</p></li><li><p>Secara ideal, murid seharusnya diposisikan sebagai <strong>subjek pembelajaran</strong>, yaitu aktor utama yang aktif membangun pemahamannya melalui pengalaman belajar yang relevan. Namun dalam praktiknya, murid masih sering diposisikan sebagai <strong>penerima materi pasif</strong>, terutama saat waktu pembelajaran terbatas atau saat guru merasa dikejar target capaian.</p></li><li><p>Beberapa tantangan yang sering dihadapi antara lain:</p></li></ol><ul><li><p><strong>Keterbatasan waktu dan beban administratif</strong> yang tinggi.</p></li><li><p><strong>Kurangnya sumber belajar yang kontekstual dan menarik</strong>.</p></li><li><p><strong>Perbedaan kebutuhan belajar murid</strong> yang beragam, sehingga sulit memenuhi semua secara bersamaan.</p></li><li><p><strong>Kurangnya pelatihan dalam perancangan pembelajaran diferensiatif</strong>.</p></li><li><p><strong>Kebiasaan lama</strong> yang sulit diubah, baik dari guru maupun murid.<br>Namun demikian, melalui refleksi dan kolaborasi antar guru, tantangan ini dapat diatasi secara bertahap.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:45:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526764493</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526764539</link>
         <description><![CDATA[<p>Serenia Chelsy Situmorang</p><p>Refleksi Awal:</p><ol><li><p>Dengan melihat terlebih dahulu kondisi kelas, kesiapan siswa dan keadaan siswa.</p><p><br/></p></li><li><p>Prinsip yang digunakan;apabila dikaitkan dengan pembelajaran mendalam maka harus berkaitan dengan prinsip berkesadaran, bermakna dan menggembirakan.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Strategi yang digunakan adalah strategi kontekstual (mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari). Pengambilan contoh di dalam materi juga disampaikan dengan kejadian-kejadian relevan yang ada dikehidupan saat ini.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Saya pribadi memposisikan murid di dalam proses pembelajaran adalah sebagai manusia yang seluruhnya berharga dan memiliki potensi/talenta yang berbeda-beda. Saya percaya semua anak didik saya untuk dan memiliki hal-hal baik dalam dirinya masing-masing yang bisa dikembangkan melalui bantuan guru, teman, keluarga dan lingkungan sekitar.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="5"><li><p>Tantangan yang sering di hadapi dalam merancang pembelajaran adalah keterbatasan waktu dalam mengajarkan materi yang membutuhkan penjelasan-penjelasan yang mendetail.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:45:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526764539</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526764918</link>
         <description><![CDATA[<p>Juliana Elvi Kantung</p><ol><li><p>memerlukan pendekatan khusus dan terstruktur yang melibatkan identifikasi tujuan, pemilihan kegiatan, penyusunan jadwal, dan evaluasi berkelanjutan.</p></li><li><p>prinsipnya sesuai dengan tujuan pembelajaran, variasi, dan partisispasi aktif dari siswa.</p></li><li><p><s>S</s>trategi yang di gunakan adalah memberikan pertanyaan terbuka, diskusi dan debat, menggunakan studi kasus dan cara memecahkan masalah.</p></li><li><p>kita memposisikan murid sebagai pelaku utama dalam pembelajaran, sekaligus menjadi sasaran pengembangan diri oleh guru. Murid bukan lagi penerima informasi pasif, melainkan pembelajar aktif yang berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan belajar.&nbsp;</p></li><li><p>tantangannya lebih kepada capaian akademik tidak berfokus pada nalar kritis.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:46:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526764918</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526765235</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><ol><li><p>Beberapa bagian dalam perencanaan pembelajaran saya biasanya adopsi dari sebelum-sebelumnya, untuk kemudian dimodifikasi sesuai dengan pengalaman sebelumnya.</p></li><li><p>saya biasanya menggunakan prinsip-prinsip korelasi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari (pendekatan kontekstual) agar peserta didik lebih mudah untuk memahami dan sadar akan pentingnya.</p></li><li><p>Beberapa aktivitas mungkin bagi saya sudah mendorong siswa/i untuk berpikir kritis, kreatif namun apakah hal ini menjadi mendalam (membekas).</p></li><li><p>Selama ini saya berusaha memposisikan siswa/i saya sebagai pembelajar yang tidak menjadikan guru sebagai objek utama pemberi informasi.</p></li><li><p>Sebenarnya selama ini hal-hal tersebut sudah ada dalam pembelajaran yang dilakukan, hanya saja perubahan-perubahan istilah terkadang membuat saya sebagai guru kebingungan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:47:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526765235</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>niadaniati50</author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766152</link>
         <description><![CDATA[<p>By: Nia </p><ol><li><p>Menentukan Tujuan pembelajara, Mengidentifikasi karakter peserta didik, Mentukan materi, alat, Media dan sumber belajar, Merencang Kegiatan pembelajaran, Menyiapkan Asesmen</p></li><li><p>Berkesadaran, Bermakna, dan Mengembirakan</p></li><li><p>Memberikan Pertanyaan tingkat tinggi cth: Mengapa keluarga memiliki peranan penting dalam pembentukan pribadi.</p></li><li><p>Sebagai subjek yang aktif </p></li><li><p>kebutuhan belajar siswa yang Variasi, latarbelakang kemampuan peserta didik yang berbeda</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:48:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766152</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766306</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Biasanya dengan membuat RPP atau modul ajar yang mencakup tujuan, materi, metode, media, serta evaluasi. Perencanaan dilakukan berdasarkan capaian pembelajaran yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan siswa, dan sesuai sumber daya yang tersedia di sekolah.</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan antara lain: Berpusat pada siswa, kontekstual, memperhatikan keberagaman kebutuhan siswa, dan Pembelajaran aktif dan kolaboratif, yang mendorong interaksi dan keterlibatan siswa.</p></li><li><p>Sebagian strategi yang digunakan sudah mendukung, misalnya dengan diskusi kelompok, problem-based learning, proyek kreatif, dan studi kasus. Namun, perlu evaluasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa semua aktivitas benar-benar menuntun siswa berpikir kritis, mengeksplorasi ide, dan memahami konsep secara mendalam, bukan hanya menghafal.</p></li><li><p>sebagai subjek belajar yang aktif, bukan sekadar penerima informasi.</p></li><li><p>Keterbatasan waktu dalam merancang kegiatan pembelajaran inovatif, keterbatasan sarana dan media untuk mendukung pengalaman belajar yang menarik, keragaman karakter dan kemampuan siswa, sehingga sulit menyesuaikan pembelajaran agar relevan untuk semua dan kurangnya budaya refleksi, baik dari guru maupun siswa.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:48:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766306</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766369</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Lorentina Pipin, S.Pd</p><ol><li><p>Merencanakan pembelajaran biasanya dengan:</p><p>a.Menentukan tujuan pembelajaran terkait apa yang akan dicapai oleh siswa baik untuk jangka pendek maupun panjang.</p><p>b.Mengidentifikasi kebutuhan siswa, minat dan kemampuan siswa.</p><p>c. Memilih metode pembelajaran (diskusi, proyek, atau praktek.</p><p>d. Mengembangkan materi pembelajaran</p><p>e. Mengatur waktu.</p><p>f. Mengembangkan rencana pembelajaran</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran yaitu prinsip keterpusatan pada siswa dan keterlibatan siswa</p></li><li><p>Iya sudah.</p></li><li><p>Murid sebagai pusat pembelajaran</p></li><li><p>Tantangan yang saya hadapi adalah keterbatasan waktu.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:48:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766369</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766668</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA: ANDREAS</p><p><br/></p><p>Jawaban:</p><ol><li><p>1. Tentukan Tujuan Pembelajaran: Identifikasi apa yang ingin siswa ketahui dan mampu lakukan setelah pembelajaran.</p><p><br/></p><p>2. Analisis Siswa: Kenali karakteristik, kebutuhan, dan kemampuan siswa.</p><p><br/></p><p>3. Pilih Metode Pembelajaran: Tentukan metode yang sesuai, seperti ceramah, diskusi, atau proyek.</p><p><br/></p><p>4. Siapkan Materi dan Sumber: Kumpulkan materi dan sumber yang relevan untuk pembelajaran.</p><p><br/></p><p>5. Rancang Kegiatan Pembelajaran: Buat kegiatan yang mendukung siswa mencapai tujuan pembelajaran.</p><p><br/></p><p>6. Tentukan Asesmen: Rancang asesmen untuk mengukur pemahaman siswa.</p><p><br/></p><p>7. Evaluasi dan Refleksi: Evaluasi efektivitas pembelajaran dan refleksikan untuk perbaikan.</p><p><br/></p><p>Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, kita dapat merencanakan pembelajaran yang efektif dan mendukung siswa mencapai tujuan pembelajaran.</p></li><li><p>1. Prinsip Konstruktivisme: Siswa membangun pengetahuan dan pemahaman mereka sendiri melalui pengalaman dan interaksi.</p><p><br/></p><p>2. Prinsip Berbasis Masalah: Pembelajaran dimulai dengan masalah yang relevan dan siswa mencari solusi melalui proses pembelajaran.</p><p><br/></p><p>3. Prinsip Inkuiri: Siswa didorong untuk mencari jawaban dan memecahkan masalah melalui proses inkuiri dan investigasi.</p><p><br/></p><p>4. Prinsip Kolaborasi: Siswa bekerja sama dengan teman-teman untuk mencapai tujuan pembelajaran dan memecahkan masalah.</p><p><br/></p><p>5. Prinsip Refleksi: Siswa didorong untuk merefleksikan proses pembelajaran dan pengalaman mereka untuk meningkatkan pemahaman.</p><p><br/></p><p>Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, pembelajaran mendalam dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih dalam dan kemampuan berpikir kritis.</p></li><li><p>1. Pertanyaan Terbuka: Menggunakan pertanyaan yang tidak memiliki jawaban tunggal untuk mendorong murid berpikir kritis dan kreatif.</p><p><br/></p><p>2. Diskusi Kelompok: Membentuk kelompok diskusi untuk memfasilitasi pertukaran ide dan sudut pandang.</p><p><br/></p><p>3. Proyek Berbasis: Memberikan proyek yang memerlukan murid untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam konteks nyata.</p><p><br/></p><p>4. Studi Kasus: Menggunakan studi kasus untuk memfasilitasi analisis dan pemecahan masalah.</p><p><br/></p><p>5. Debat: Mengadakan debat untuk mendorong murid berpikir kritis dan mengembangkan argumen.</p><p><br/></p><p>6. Refleksi: Mendorong murid untuk merefleksikan proses pembelajaran dan pengalaman mereka.</p><p><br/></p><p>7. Pembelajaran Berbasis Masalah: Menggunakan masalah sebagai titik awal untuk pembelajaran dan memfasilitasi murid untuk mencari solusi.</p><p><br/></p><p>8. Penggunaan Teknologi: Menggunakan teknologi untuk memfasilitasi pembelajaran dan mendorong murid untuk berpikir kreatif.</p><p><br/></p><p>Dengan menggunakan strategi-strategi tersebut, Sebagai guru BK dapat mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam dalam pembelajaran mendalam.</p></li><li><p>Dalam Pembelajaran Mendalam, murid diposisikan sebagai:</p><p>1. Penjelajah: Murid aktif mencari pengetahuan dan memahami konsep secara mendalam.</p><p>2. Pemikir Kritis: Murid didorong untuk menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi.</p><p>3. Pemecah Masalah: Murid mencari solusi untuk masalah yang kompleks dan nyata.</p><p>4. Pembuat Koneksi: Murid membuat koneksi antara konsep yang dipelajari dengan pengalaman nyata.</p><p>5. Reflektor: Murid merefleksikan proses belajar dan pengalaman mereka untuk meningkatkan pemahaman.</p><p>Dengan memposisikan murid sebagai penjelajah, pemikir kritis, dan pemecah masalah, Pembelajaran Mendalam dapat membantu murid mengembangkan pemahaman yang lebih dalam dan kemampuan berpikir kritis.</p></li><li><p>Beberapa tantangan yang dihadapi saat merancang pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan mengembirakan adalah:</p><p>1. Menghubungkan Materi dengan Kehidupan Nyata: Membuat materi pembelajaran relevan dengan kehidupan siswa.</p><p>2. Mengatasi Perbedaan Individu: Menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dan kemampuan siswa yang berbeda-beda.</p><p>3. Meningkatkan Motivasi Siswa: Membuat pembelajaran menarik dan memotivasi siswa untuk belajar.</p><p>4. Mengelola Waktu dan Sumber Daya: Mengatur waktu dan sumber daya yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.</p><p>5. Mengukur Kesadaran dan Pemahaman: Menilai kesadaran dan pemahaman siswa secara efektif.</p><p>6. Menghadapi Keterbatasan Teknologi: Menggunakan teknologi secara efektif untuk mendukung pembelajaran.</p><p>7. Mengatasi Kesulitan Siswa: Menangani kesulitan siswa dan memberikan dukungan yang tepat.</p><p>Dengan memahami tantangan-tantangan tersebut, guru dapat merancang pembelajaran yang lebih efektif dan mendukung siswa mencapai tujuan pembelajaran.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:49:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766668</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766713</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Anggela Ega Rarasadri</p><ol><li><p>Perencanaan pembelajaran adalah hal yang penting sebelum memulai pembelajaran untuk memastikan efektifnya suatu pembelajaran. Ada beberapa tahap yang dilakukan dalam merencanakan pembelajaran, yaitu :</p><p>a. Mengetahui tujuan pembelajaran</p><p>b. Merancang kegiatan pembelajaran</p><p>c. Memahami materi yang akan disampaikan</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran, yaitu :</p><p>a. Berpusat pada murid, memahami karakteristik murid, melibatkan murid secara aktif.</p><p>b. Kejelasan tujuan dan sasaran, pembelajaran terarah, materi relevan.</p></li><li><p>Strategi yang saya gunakan selama mengajar sudah cukup mendorong murid untuk berpikir kritis, dan mendalam tetapi mungkin kurang maksimal. Dalam pembelajaran yang saya lakukan, saya senantiasa mengajak murid untuk berdiskusi mengenai materi yang dibahas. </p></li><li><p>Cara saya memposisikan murid dalam proses belajar yaitu dengan memastikan murid merasa nyaman dengan suasana kelas.</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi yaitu adanya keterbatasan waktu yang terkadang membuat pembelajaran yang sudah dirancang menjadi kurang maksimal, kemampuan murid yang berbeda-beda.</p></li><li><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:49:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766713</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766730</link>
         <description><![CDATA[<p>MISTA</p><ol><li><p>Menentukan tujuan pembelajaran, menganalisis karakter siswa, menyusun materi, pembelajran, merancang kegiatan pembelajaran, merancang asesmen, menyiapkan media ajar, menyusun llangkah-langkah pembelajaran , dan evaluasi.</p></li><li><p>Berpusat pada Peserta Didik (Student-Centered Learning), kontekstual, aktif.</p></li><li><p>Dengan mengajukan pertanyaan pemantik.</p></li><li><p>murid sebagai subjek.</p></li><li><p>tantangannya adalah karakter dan kemampuan siswa yang berbeda.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:49:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526766730</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526767160</link>
         <description><![CDATA[<p>ANDRIANA DIANA FEBRI</p><ol><li><p>Merencakan pembelajaran dengan cara membuat tujuan pembelajaran, dan membuat Satuan Layanan</p></li><li><p>Menciptakan ruang belajar yang menyenangkan dan lingkungan belajar yang efektif</p></li><li><p>Membuat pertanyaan pemantik dan diskusi kelompok</p></li><li><p>Memperlakukan mereka sebagai subjek aktif dan pusat perhatian</p></li><li><p>Tantangannya adalah bila apa yang kita sampaikan kurang menarik sehingga menimbulkan kejenuhan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:49:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526767160</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526767472</link>
         <description><![CDATA[<p>Agustinus Palin, S.Pd</p><ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas;</p><p>a. Tentukan tujuan pembelajaran.</p><p>b. Rancang kegiatan pembelajaran</p><p>c. Siapkan bahan ajar.</p><p>d. Alat dan bahan.</p><p>e. Rencanakan penilaian.</p><p>f. Evaluasi dan refleksi</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalaam merancang pembelajaran ?</p><p>a. Kejelasan tujuan dan sasaran.</p><p>b. Kesealarasan dengan  standar.</p><p>c. Perhatian dan motivasi.</p><p>d. Keaktifan.</p><p>e. Keterlibatan langsung.</p><p>f. Pengulangan.</p><p>g. Tantangan.</p><p>h. Perbedaan individu.</p></li><li><p>Strategi yang digunakan sudah digunakan belum terlalu mendalam.</p></li><li><p>Kita memperlakukan murid sebagai subjek di dalam kelas dan perhatian kita kepada kebutuhan masing-masing murid.</p></li><li><p>Tantangan yang dihadapi adalah tidak semua murid yang mau berpikir kritis.</p><p><br/></p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:50:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526767472</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526767904</link>
         <description><![CDATA[<p>Venansius</p><ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;</p><p>Disesuaikan dengan materi, intake, dan hasil diagnostik awal peserta didik.</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Prinsip Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan</p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;</p><p>sudah, namun perlu peningkatan lagi agar memperoleh hasil yang maksimal&nbsp;</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p><p>Murid adalah subyek. Murid adalah anak sekaligus sahabat</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?&nbsp;</p><p>keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan guru, dan karakteristik peserta didik</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:50:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526767904</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526768161</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Wiwin Dwi Suryani</p><p><br/></p><p>JAWABAN:</p><ol><li><p>Mengidentifikasi kesiapan siswa dan  kesiapan materi, merancang pembelajaran yang diperlukan sesuai dengan tujuan pembelajaran</p></li><li><p>akan melaksanakan pembelajaran mendalam dengan prinsip Berkesadaran, bermakna dan menggembirakan.  </p></li><li><p>Sudah hanya belum maksimal</p></li><li><p>murid diposisikan sebagai subjek aktif, bukan hanya sebagai penerima saja.</p></li><li><p>Tantangan yang sering dihadapi: kemampuan siswa yang beraneka ragam atau berbeda-beda sehingga sulit menentukan metode belajar yang tepat, keterbatasan waktu, </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:51:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526768161</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526768479</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Maya Ulandari</p><p>1.-Menentukan tujuan pembelajaran yang ingin di capai</p><p>-Memilih metode Pembelajaran yang sesuai dengan tujuan Pembelajaran dan kebutuhan siswa seperti ceramah,diskusi</p><p>2.Prinsip yang digunakan adalah prinsip yang berpusat kepada peserta didik sesuai kemampuan dan kebutuhan</p><p>3.Strategi yang digunakan yaitu memberikan pertanyaan pemantik untuk melihat respon dari siswa tentang materi yg di sampaikan.</p><p>4.Murid menjadi pusat pembelajaran dimana mereka aktif dalam proses pembelajaran dan guru menjadi pembimbing</p><p>5.Siswa yang memiliki kebutuhab belajar yg berbeda</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:51:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526768479</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526768623</link>
         <description><![CDATA[<p>Elisabet Betinina</p><ol><li><p>Merencanakan pembelajaran :</p><p>mengetahui kebutuhan belajar peserta didik. Mengaitkan pembelajaran kontekstual</p></li><li><p>Prinsip yang melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran dan bersifat kontekstual.</p></li><li><p>Strategi digunakan untuk mendorong murid aktif dalam pembelajaran, menggunakan alat peraga, contoh konkret atau sumber belajar lainnya yang relevan, kuis (game), dan pemanfaatan digital.</p></li><li><p>saya memposisikan murid sebagai subjek aktif, dalam pembelajaran guru sebagai pendamping</p></li><li><p>Tantangan  yang sering saya hadapi dalam merancang pembelajaran yaitu menentukan model atau metode yang tepat digunakan dalam proses pembelajaran karena setiap kelas memiliki karakteristik yang berbedaan </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:51:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526768623</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526769446</link>
         <description><![CDATA[<p>Kerubinus </p><p><br/></p><ol><li><p>Yang biasanya saya lakukan dalam merencanakan pembelajaran yaitu : </p><ol><li><p>menentukan tujuan pembelajaran,</p></li><li><p>menganalisis karakter siswa,</p></li><li><p>menentukan alur dan strategi  pembelajaran</p></li><li><p>menentukan media, sumber, dan alat pembelajaran,</p></li><li><p>merancang penilaian, dan </p></li><li><p>menyusun RPP atau modul ajar</p></li></ol></li><li><p>prinsip yang saya gunakan dalam merancang pembelajaran seperti :</p><ol><li><p>berpusat pada peserta didik</p></li><li><p>pembelajaran aktif dan kolaboratif</p></li><li><p>pembelajaran berorientasi pada proses dan produk.</p></li></ol></li><li><p>Beberapa strategi yang saya gunakan untuk mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam adalah :</p><ol><li><p>analisis studi kasus atau penyelesaian masalah nyata</p></li><li><p>pertanyaan terbuka</p></li><li><p>proyek berbasis kreasi</p></li></ol></li><li><p>Cara memposisikan murid dalam pembelajaran, seperti : murid sebagai objek bukan subjek, murid sebagai pemilik proses belajar, dan murid sebagai pemecah masalah.</p></li><li><p>Tantangannya, antara lain :</p><ol><li><p>belum terbiasa dengan pendekatan reflektif</p></li><li><p>terbatas waktu</p></li><li><p>keterbatasan sumber daya</p></li><li><p>beragamnya gaya belajar dan minat siswa</p></li><li><p>beban administrasi guru</p></li><li><p>keterbatasan konteks nyata yang relevan</p><p><br/></p></li><li><p><br/></p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:52:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526769446</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>landeromanus</author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526771021</link>
         <description><![CDATA[<p>By. Romanus Lande</p><p>1. Perencanaan Pembelajaran dikelas diawali dengan :</p><p>a. menetapkan tujuan pembelajaran</p><p>b. menganalisis karakteristik dan kebutuhan siswa</p><p>c. menyusun materi dan sumber belajar</p><p>d. merancang strategi dan metode pembelajaran</p><p>e. merancang langkah-langkah kegiatan pembelajaran</p><p>f. menyiapkan asesmen (formatif dan sumatif)</p><p>g. menyiapkan rencana perbaikan dan pengayaan</p><p><br/></p><p>2. Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran adalah:</p><p>a. berpusat pada peserta didik</p><p>b. berorientasi pada tujuan pembelajaran</p><p>c. mendorong pembelajaran mendalam</p><p>d. pembelajaran yang fleksibel</p><p><br/></p><p>3.   strategi pembelajaran yang digunakan sudah mendorong berfikir kritis yakni diskusi kelompok dan studi kasus, proyek dan tugas kelompok, pertanyaan pemantik.</p><p><br/></p><p>4. Sebagai subjek dalam penyampaian ide dalam pembelajaran mendalam</p><p><br/></p><p>5. tantangan yang sering alami dalam perencanaan yang telah disiapkan diragukan jika tidak sesuai dengan kondisi atau keadaan dilapangan, kemudian sistem pendidikan juga sering berfokus pada pencapaian akademik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:54:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526771021</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526773235</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama        : Fransiska Ria Erlina Sugin, S. Pd</p><p>Jawaban   :</p><ol><li><p>Merencanakan pembelajaran di kelas biasanya saya menentukan materi atau topik yang akan dipelajari, memilih model atau metode pembelajaran yang sesuai serta menyiapkan alat bantu berupa PPT.</p></li><li><p>Ada beberapa prinsip yang saya gunakan dalam merancang pembelajaran, yaitu dengan cara berpusat pada siswa dimana prinsip ini menekankan bahwa pembelajaran harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan, minat, dan tahapan perkembangan siswa dan guru bertindak sebagai fasilitator yang membantu siswa membangun pengetahuan nya sendiri, bukan hanya sebagai penyampai informasi</p></li><li><p>prinsip yang saya gunakan sudah cukup mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif dan mendalam</p></li><li><p>saya memposisikan siswa pada saat belajar sebagai siswa yang aktif, memposisikan mereka senyaman mungkin pada saat pembelajaran.</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya alami lebih kepada kesiapan diri saya sendiri, alokasi waktu serta karakteristik peserta didik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:57:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526773235</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526773304</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Fransiska Yeni Kabang, S.Pd</p><p>Jawaban:</p><ol><li><p>Dengan cara mempertimbangkan beberapa hal, seperti: tujuan pembelajaran, karakteristik siswa, metode pembelajaran yang tepat,media pembelajaran yang akan digunakan dan evaluasi pembelajaran.</p></li><li><p>prinsip-prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran anatara lain: pembelajaran aktif dan menyenangkan, diferensiasi pembelajaran untuk mengakomodasi kebutuhan siswa yang beragam, pemanfaatan teknologi dan keterkaitan dengan hihidupan nyata siswa. semua bertuuan untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna dan pembelajaran berkesan bagi siswa.</p></li><li><p>strategi yang digunakan adalah pembelajaran mendorong berfikir kritis, kreatif, dan mendalam, kita perlu mengevaluasi beberapa hal.menganalisis informasi, mengembangkan ide-ide baru dan mengekspresikan pemikiran.</p></li><li><p>kita memposisikan murid sebagai subjek belajar yang aktif, bukan objek pasif. mereka diberi kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran .peran guru adalah sebagai fasilitator yang membimbing dan mendukung proses belajar siswa, bukan satu-satunya sumber pengetahuan</p></li><li><p>tantangan yang sering dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran,bermakna,dan meggembirakan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:57:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526773304</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526773411</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Meilinatia,S.Pd</p><p>Sekolah: SMP santo Aloysius gonzaga</p><p><br/></p><p>1.Perencanaan pembelajaran di kelas biasanya dilakukan secara sistematis agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan pendidikan. Langkah-langkah umum dalam merencanakan pembelajaran meliputi:</p><p>·<strong>Menganalisis Tujuan Pembelajaran</strong><br>Guru mengacu pada kurikulum untuk memahami capaian pembelajaran yang harus dicapai peserta didik dalam satuan waktu tertentu.</p><p>·<strong>Memetakan&nbsp; Materi</strong><br>Materi pelajaran disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik, dan dirancang agar relevan dengan konteks kehidupan nyata.</p><p>·<strong>Menentukan Metode dan Strategi Pembelajaran</strong><br>Guru memilih pendekatan dan metode yang sesuai, seperti diskusi, demonstrasi, proyek, atau pembelajaran berbasis masalah, agar pembelajaran aktif dan bermakna.</p><p>· &nbsp;<strong>Merancang Kegiatan Pembelajaran</strong><br>Kegiatan pembelajaran dirancang mulai dari pembukaan (apersepsi), inti (eksplorasi, elaborasi, konfirmasi), hingga penutup (refleksi dan evaluasi).</p><p>· &nbsp;<strong>Menyiapkan Media dan Sumber Belajar</strong><br>Media pembelajaran seperti buku, video, atau alat peraga disiapkan untuk mendukung pemahaman siswa.</p><p>· &nbsp;<strong>Merancang Asesmen</strong><br>Asesmen dirancang untuk menilai proses dan hasil belajar, baik melalui asesmen formatif (proses) maupun sumatif (hasil akhir).</p><p>2. Dalam merancang pembelajaran, guru menggunakan sejumlah prinsip dasar agar proses belajar menjadi efektif, bermakna, dan berpihak pada peserta didik. Prinsip-prinsip tersebut antara lain:</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Berpusat pada Peserta Didik</strong><br>Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan, minat, kemampuan, dan gaya belajar peserta didik.</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Aktif, Kreatif, Inovatif, dan Menyenangkan (PAIKEM)</strong><br>Proses pembelajaran harus melibatkan keaktifan siswa, merangsang kreativitas, serta mendorong inovasi dan suasana yang menyenangkan.</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Kontekstual</strong>Materi dan kegiatan belajar dikaitkan dengan kehidupan nyata agar mudah dipahami dan relevan bagi siswa.</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Kolaboratif dan Partisipatif</strong><br>Pembelajaran dirancang agar mendorong kerja sama, diskusi, dan saling menghargai pendapat antar peserta didik.</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Berorientasi pada Kompetensi</strong><br>Rancangan pembelajaran harus mengarah pada pencapaian kompetensi dasar yang telah ditetapkan dalam kurikulum.</p><p>3. Dalam pelaksanaan pembelajaran, penting bagi kita untuk mengevaluasi apakah strategi yang digunakan benar-benar mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam. Strategi yang hanya berfokus pada pemberian materi dan hafalan belum tentu mampu menggugah cara berpikir yang reflektif dan inovatif.Jika strategi pembelajaran kita melibatkan pertanyaan terbuka, diskusi kelompok, pemecahan masalah nyata, serta proyek berbasis inkuiri, maka besar kemungkinan murid terdorong untuk berpikir kritis dan kreatif. Namun, bila kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh ceramah, latihan soal rutin, dan penilaian berorientasi hasil akhir, maka proses berpikir mendalam kurang terfasilitasi.Mendorong siswa berpikir mendalam membutuhkan strategi yang menantang cara berpikir mereka, memberikan ruang untuk mengeksplorasi ide, dan mendorong mereka untuk menemukan makna dari apa yang mereka pelajari. Oleh karena itu, strategi yang kita gunakan perlu terus dievaluasi dan disesuaikan agar benar-benar memberi ruang bagi siswa untuk tumbuh sebagai pembelajar aktif, reflektif, dan mandiri.</p><p>4. Dalam proses belajar, murid diposisikan sebagai <strong>subjek aktif</strong>, bukan sekadar penerima informasi. Artinya, murid menjadi pusat dari kegiatan pembelajaran—mereka didorong untuk terlibat secara aktif, berpikir mandiri, bertanya, berdiskusi bereksplorasi, dan merefleksikan apa yang mereka pelajari.Peran guru bergeser dari “pemberi ilmu” menjadi <strong>fasilitator dan pendamping belajar</strong>, yang membantu murid menemukan makna belajar melalui pengalaman, pemecahan masalah, dan interaksi sosial. Murid diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, mencoba berbagai cara dalam menyelesaikan tugas, dan belajar dari kesalahan.Dengan memosisikan murid sebagai pelaku utama pembelajaran, kita menghargai keunikan, kebutuhan, dan potensi masing-masing murid. Ini sejalan dengan prinsip pembelajaran diferensiasi dan pendekatan yang berpihak pada murid.Pada akhirnya, tujuan dari posisi ini adalah agar murid menjadi <strong>pembelajar sepanjang hayat</strong>, yang tidak hanya tahu "apa yang harus dipelajari", tetapi juga "bagaimana belajar" dan "mengapa itu penting bagi kehidupan mereka."</p><p>5. Merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan tentu menjadi harapan setiap pendidik. Namun, dalam praktiknya, ada sejumlah tantangan yang sering kita hadapi, antara lain:</p><p><strong>Keterbatasan Waktu dan Beban Administratif</strong><br>Guru sering kali dibebani banyak tugas administratif sehingga waktu untuk merancang pembelajaran yang mendalam dan kreatif menjadi terbatas.</p><p><strong>Keragaman Karakter Murid</strong><br>Murid memiliki latar belakang, minat, dan kemampuan yang berbeda-beda. Merancang pembelajaran yang bisa menyentuh semua kebutuhan murid secara adil dan bermakna bukanlah hal yang mudah.</p><p><strong>Kendala Sarana dan Prasarana</strong><br>Tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung pembelajaran interaktif dan menyenangkan, seperti ruang terbuka, alat peraga, atau akses teknologi.</p><p><strong>Kurangnya Budaya Reflektif</strong><br>Pembelajaran yang berkesadaran menuntut guru dan murid untuk merefleksikan proses dan makna belajar. Namun, refleksi sering terabaikan karena tekanan pencapaian target atau ujian.</p><p><strong>Tekanan Kurikulum dan Penilaian</strong><br>Ketika fokus terlalu berat pada capaian akademik dan angka-angka, pembelajaran cenderung menjadi kaku dan mengabaikan unsur kegembiraan serta relevansi hidup nyata.</p><p><strong>Kebiasaan Belajar yang Pasif</strong><br>Murid yang terbiasa dengan pembelajaran satu arah atau pola hafalan mungkin membutuhkan waktu dan pendekatan khusus agar bisa terlibat aktif dan menemukan makna dalam proses belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:57:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526773411</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526775814</link>
         <description><![CDATA[<p>Natalia Toye</p><ol><li><p>Mengidentifikasi kemampuan peserta didik</p></li><li><p>menyusun tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik dan kurikulum</p></li><li><p>mengkondisikan peserta didik pada tujuan yang dicapai.</p></li><li><p>mempertimbangkan sarana dan strategi yang sesuai untuk tujuan pembelajaran yang ingin dicapai</p></li><li><p>memberi umpan balik terhadap masalah yang dihadapi peserta didik dalam mencapai tujuan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:00:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526775814</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526776026</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Maria Yuniarty Rini, S.Pd</p><p><br/></p><p>Jawaban :</p><ol><li><p>Untuk merencanakan pembelajaran di kelas biasanya saya menentukan tujuan pembelajaran terlebih dahulu dengan berdasarkan capaian pembelajaran dan kompetensi dasar. Lalu menganalisis karakteristik peserta didik, menentukan materi pembelajaran, menyusun metode dan strategi pembelajaran, menyusun aktivitas pembelajaran,menentukan media dan sumber belajar,merancang penilaian pembelajaran,menyusun Modul Ajar, dan menyisipkan nilai-nilai karakter dan Profil Pelajar Pancasila.</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan adalah prinsip aktif, inovatif,kreatif,efektif dan menyenangkan.</p></li><li><p>Strategi yang digunakan adalah strategi Problem Based Learning (Pbl),  karya seni, dan mendorong siswa untuk refleksi dan metakognisi.</p></li><li><p>Posisikan murid sebagai subjek aktif dan murid sebagai pemilik proses belajar.</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya alami adalah keterbatasan waktu, variasi kemampuan dan minat murid, kurangnya dukungan fasilitas dan media, serta beban administratif.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:00:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526776026</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526776200</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Yuliana Sri Rahayu</p><ol><li><p>Dengan menyusun tujuan pembelajaran, merancang langkah-langkah kegiatan yang sesuai, memilih metode dan media, serta menyiapkan asesmen untuk memantau pemahaman murid.</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran biasanya menggunakan prinsip  kontekstual, kolaboratif, berpusat pada murid, dan memfasilitasi pembelajaran mendalam.</p></li><li><p>sudah. Melalui tugas proyek, diskusi kelompok, pemecahan masalah nyata, dan refleksi mandiri yang memacu berpikir tingkat tinggi.</p></li><li><p>Sebagai subjek aktif, murid dilibatkan untuk mengeksplorasi, bertanya, menemukan, dan membangun pemahaman sendiri, bukan hanya sebagai penerima informasi.</p></li><li><p>Keterbatasan waktu, beragamnya kebutuhan dan kemampuan murid, ketersediaan sumber belajar, serta menjaga motivasi dan keterlibatan murid secara konsisten</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:01:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526776200</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526776355</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Menentukan TP nya dulu dan kontennya yang telah dianalisis dari CP nasional (bisa CP 2025 ya). Kemudian buat IKTP dari TP yang sudah kita pilih. bisa beberapa IKTP dari satu TP. Setelah itu, buat kisi kisi asesmen dan rubrik asesmen. buat lampiran-lampiran LKPD, Latihan latihan dan lampiran penilaian sikap juga. jangn lupa siapkan PH nya sesuai indikator asesmen yang TP nya kita ambil. begitu yang saya lakukan.</p></li><li><p>prinsip asesmennya berkeadilan, edukatif dan objectif</p></li><li><p>strategi yang saya gunakan, ya pembelajaran yang kontekstual dan berbasis IT</p></li><li><p>berpusat pada peserta didik/murid</p></li><li><p>tantangan intern adalah motivasi pribadi saya sebagai guru untuk maksimal menyajikan materi ajar,  jadi saat ini belum maksimal </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:01:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526776355</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526781028</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Sunarti</p><ol><li><p>Mulai dengan  merancang  komponen komponen pembelajaran, kemudian memasukkan unsur unsur yang terkait komponen, terdiri dari :                         a. Tujuan pembelajaran </p><p>b. Topik dan materi</p><p>b. Kegiatan pembelajaran</p><p>C. Asesmen</p></li><li><p> Prinsip yang digunakan dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan</p></li><li><p>Strategi yang saya gunakan untuk mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif dan mendalam adalah  melalui  kegitan diskusi, proyek, pemecahan masalah, kuis interakif</p></li><li><p>memposisikan siswa dalam proses belajar sebagai subjek sekaligus teman atau sahabat.</p></li><li><p>Tantangan yang sering dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan adalah  kemampuan siswa yang beragam, kesiapan guru dan siswa, dukungan lingkungan belajar belum maksimal.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:05:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526781028</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526784523</link>
         <description><![CDATA[<p>Gregorius Kurniawan</p><p><br/></p><p><strong>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?</strong></p><ul><li><p>Membuat rencana pembelajaran yang menarik, menginspirasi dan memotivasi</p></li><li><p>Melakukan asessmen untuk memetakan kompetensi peserta didik</p></li><li><p>Menciptakan pengalaman belajar yang melibatkan emosi, refleksi, kolaborasi, dan keterlibatan otentik.</p></li></ul><p><strong>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</strong></p><p><strong>&nbsp;</strong></p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip utama yang digunakan adalah prinsip <strong>berkesadaran</strong>, <strong>bermakna</strong> dan <strong>menggembirakan. </strong>Prinsip ini dikembangkan dalam beberapa aspek berikut ini.</p><p>&nbsp;</p><p>ü&nbsp; <strong>Berpusat pada murid</strong> – Memberi ruang bagi murid untuk bertanya, bereksplorasi, dan membangun pemahaman sendiri.</p><p>ü&nbsp; <strong>Kontekstual dan relevan</strong> – Materi dihubungkan dengan kehidupan nyata dan lingkungan sekitar murid<strong>.</strong></p><p>ü&nbsp; <strong>Konstruktivistik</strong> – Murid membangun pengetahuan dari pengalaman belajar, bukan sekadar menerima informasi.</p><p>ü&nbsp; <strong>Berbasis kompetensi dan nilai</strong> – Tidak hanya mengasah pengetahuan dan keterampilan, tapi juga karakter dan kemerdekaan belajar.</p><p>ü&nbsp; <strong>Berorientasi pada proses berpikir tingkat tinggi (HOTs)</strong> – Mendorong analisis, sintesis, evaluasi, dan kreasi.</p><p><strong>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</strong></p><ul><li><p>Strategi seperti <strong>Problem Based Learning (PBL)</strong>, <strong>Project Based Learning (PjBL)</strong>, diskusi terbuka, pembelajaran berbasis inkuiri, dan refleksi rutin digunakan untuk <strong>mendorong berpikir kritis, kreatif, dan reflektif</strong>.</p></li><li><p>Penekanan bukan hanya pada <em>jawaban benar</em>, tapi juga pada <em>proses berpikir</em> dan <em>alasan di baliknya</em>.</p></li></ul><p><strong>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</strong></p><p><strong>&nbsp;</strong></p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Murid adalah subjek pembelajaran</strong>, bukan objek.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Murid <strong>diberi agensi</strong> (kendali atas cara mereka belajar), <strong>pilihan</strong>, dan <strong>kesempatan untuk terlibat dalam proses merancang, menilai, dan merefleksikan pembelajarannya sendiri</strong>.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Guru berperan sebagai <strong>fasilitator, pendamping proses, dan pemantik berpikir</strong>, bukan pusat pengetahuan tunggal.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>5. Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</strong></p><ul><li><p><strong>Kurangnya waktu</strong> untuk merancang pembelajaran diferensiatif dan reflektif.</p></li><li><p><strong>Kebiasaan belajar pasif dan minat belajar siswa yang menurun</strong> <strong>Keterbatasan sumber daya</strong> (media belajar, lingkungan, pelatihan guru).</p></li><li><p><strong>Persepsi salah</strong> bahwa pembelajaran menyenangkan berarti kurang serius atau kurang akademis.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:09:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526784523</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526785111</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama :Yolenta Afra,<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://S.Si">S.Si</a></p><p>&nbsp;</p><p>1.&nbsp;Merencanakan pembelajaran dengan mengacu pada capaian pembelajaran yang ada dalam kurikulum. Langkah-langkah pembelajaran disusun berdasarkan alur tujuan pembelajaran dan disesuaikan dengan karakteristik murid. Rencana disusun secara berurutan: mulai dari tujuan, aktivitas inti, pemilihan metode, media, dan asesmen.</p><p>2.&nbsp;Dalam merancang pembelajaran, kita mengacu pada prinsip diferensiasi, pembelajaran aktif, dan pembelajaran yang kontekstual. Selain itu, kita mulai mengintegrasikan prinsip Merdeka Belajar, di mana murid diberi ruang untuk bereksplorasi, memilih cara belajar, serta terlibat secara emosional dan intelektual dalam proses belajar. Pembelajaran juga dirancang agar berorientasi pada penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.</p><p>3.&nbsp;Sebagian strategi yang digunakan sudah mengarah pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan mendalam, seperti penggunaan diskusi kelompok, studi kasus, proyek berbasis masalah, dan presentasi. Strategi ini membantu murid menganalisis informasi, menyampaikan pendapat, dan menghasilkan solusi dari sudut pandang mereka sendiri.</p><p>4.&nbsp;Kita mulai memposisikan murid sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Murid didorong untuk mencari informasi sendiri, berdiskusi, berefleksi, dan mempresentasikan hasil belajarnya. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing dan menciptakan ruang aman untuk eksplorasi ide. Namun, dalam praktiknya, peran guru kadang masih dominan dalam penyampaian materi.</p><p>5.&nbsp;Beberapa tantangan yang sering dihadapi antara lain:</p><p>·&nbsp;Keterbatasan waktu<strong>, </strong>terutama jika ingin menerapkan pembelajaran berbasis projek atau refleksi mendalam.</p><p>·&nbsp;Jumlah murid yang banyak, sehingga sulit memfasilitasi secara personal.</p><p>·&nbsp;Keterbatasan sumber belajar dan alat peraga, terutama untuk pembelajaran kontekstual.</p><p>&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:10:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526785111</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526786666</link>
         <description><![CDATA[<p>Lusia,S.Pd</p><p>1.Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?</p><p>Kita biasanya merencanakan pembelajaran dengan menentukan tujuan, memilih materi, serta &nbsp;merancang aktivitas dan penilaian yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa.</p><p>2.Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Prinsip yang sering digunakan adalah pembelajaran berpusat pada siswa, relevansi materi dengan kehidupan nyata, dan mendorong keterlibatan aktif siswa.</p><p>3.Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</p><p>Tidak semua strategi pembelajaran mendorong hal tersebut; masih banyak yang berfokus pada hafalan. Namun, ada pergeseran menuju strategi yang lebih modern, seperti pembelajaran berbasis proyek, untuk mencapai tujuan ini.</p><p>4.Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p><p>Murid diposisikan sebagai subjek aktif, bukan hanya penerima pasif, yang berpartisipasi, berkolaborasi, dan membangun pengetahuannya sendiri.</p><p>5. Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p>Tantangan yang sering dihadapi adalah keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, tuntutan kurikulum yang padat, dan perbedaan persepsi tentang metode pembelajaran</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:12:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526786666</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526788557</link>
         <description><![CDATA[<p>Fransiska Erna Danyati</p><p>1. Analisis CP-&gt; TP -&gt; Kegiatan relevan &amp; interaktif -&gt; Sumber -&gt; Asesmen -&gt; Refleksi.</p><p>2. Berpusat pada murid, relevan, holistik, inkuiri, diferensiasi, umpan balik.</p><p>3. Berpotensi, melalui PBL, pemecahan masalah, penemuan, diferensiasi, HOTS, refleksi.</p><p>4. Subjek aktif, mandiri, kolaborator, pemikir kritis &amp; kreatif, pemilik pembelajaran.</p><p>5. Waktu, sumber daya, perbedaan murid, perubahan paradigma, pengelolaan kelas, asesmen &nbsp;&nbsp;autentik, pengembangan guru.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:14:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526788557</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526804383</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Susiana Yuliana Bayoh, S.Pd</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A. Berdasarkan <strong>kompetensi dasar (KD)</strong> atau <strong>CP (Capaian Pembelajaran)</strong> sesuai kurikulum (misalnya Kurikulum Merdeka atau K13).</p><p>B. Tujuan dirumuskan agar jelas <strong>apa yang harus dicapai siswa</strong>, baik secara pengetahuan, keterampilan, maupun sikap</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip-prinsip proses belajar mengajar:</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berpusat pada siswa</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membangun kompetensi</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Relevan dengan konteks kehidupan</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mendorong keterlibatan aktif dan reflektif</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>strategi pembelajaran yang kita gunakan sudah mendorong murid berpikir kritis, kreatif, dan mendalam</strong>, kita bisa melihat dari <strong>indikator</strong> serta <strong>karakteristik pembelajaran</strong> yang terjadi di kelas.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam pembelajaran modern, terutama yang selaras dengan <strong>Kurikulum Merdeka</strong>, murid tidak lagi diposisikan sebagai objek pasif yang hanya menerima informasi, melainkan sebagai <strong>subjek aktif</strong> dalam proses pembelajaran.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Merancang pembelajaran yang <strong>berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan</strong> memang menjadi cita-cita guru abad 21 — tetapi dalam praktiknya, sering kali kita dihadapkan pada berbagai <strong>tantangan</strong> yang cukup kompleks.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:33:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526804383</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526804865</link>
         <description><![CDATA[<p>Jawaban: </p><ol><li><p>Bagaimana kita merencanakan Pembelajran di kelas?</p><p>1. Identifikasi Tujuan Pembelajaran (TP) dan Capaian Pembelajaran (CP)</p><ul><li><p>Turunkan menjadi Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih spesifik.</p></li></ul><ol start="2"><li><p>Pahami Karakteristik dan Kebutuhan Murid</p></li></ol><ul><li><p>Kenali gaya belajar murid: visual, auditori, kinestetik.</p></li><li><p>Perhatikan keberagaman: minat, kesiapan, latar belakang.</p></li></ul><p>3. Tentukan Materi Esensial</p><ul><li><p>Pilih materi inti yang mendukung capaian pembelajaran dan kontekstual dengan kehidupan murid.</p></li><li><p>Materi harus ringkas, bermakna, dan menantang.</p></li></ul></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>1. Berorientasi pada Murid (Student-Centered Learning)</p><p>Pembelajaran dirancang berdasarkan kebutuhan, minat, dan potensi peserta didik.</p><p>Guru mengenali:</p><ul><li><p>Gaya belajar murid (visual, auditori, kinestetik)</p></li><li><p>Kesiapan belajar</p></li><li><p>Latar belakang dan keberagaman budaya</p></li></ul><p>2. Berbasis Capaian Pembelajaran (CP)</p><p>Tujuan pembelajaran diturunkan dari CP yang ditetapkan untuk setiap fase.</p><p>Fokus pada kompetensi esensial:</p><ul><li><p>Pengetahuan</p></li><li><p>Keterampilan</p></li><li><p>Sikap</p></li></ul></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif dan mendalam?</p><ul><li><p>Murid mengevaluasi teknik gerak: misalnya, “Apa yang membuat teknik lay-up kamu kurang tepat?”</p></li><li><p>Murid diajak menganalisis situasi permainan dan mengambil keputusan: “Saat kamu dijaga lawan, lebih baik menggiring atau mengumpan?”</p></li><li><p>Murid membuat refleksi atas hasil aktivitas fisik.</p></li></ul><ol start="4"><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar? </p><p>Memperlakukan mereka sebagai obyek dan pusat perhatian </p></li><li><p>Tantangan adalah keterbatasan waktu, kesiapan guru dan kesiapan peserta didik. </p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:33:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526804865</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526811964</link>
         <description><![CDATA[<p>Paulinus Jawe</p><ol><li><p>menentukan / Membuat Tujuan pembelajaran selaras dengan kurikulum dan kebutuhan peserta didik.</p></li><li><p>menganalisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik, dengan cara assesmen diagnostik untuk mengetahui kesenjangan penetahuan dan keterampilan peserta didik</p></li><li><p>Pemilihan Materi dan metode pembelajaran.</p></li><li><p>Merencanakan Aktivitas dan strategi pembelajaran.</p><ul><li><p>merangcang kegiatan pembelajaran yang interaktif, dengan melibatkan peserta didik secara aktif, dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.</p></li><li><p>mengunakan berbagai model pembelajaran yang sesuai dengan materi dan karakteristik siswa.</p></li></ul></li><li><p>Merencanakan penilaian formatif (untuk memantau kemajuan) dan sumatif (untuk mengukur pencapaian)</p></li><li><p>Evaluasi dan Revisi</p><p>melalukan evaluasi terhadap efektivitas rencana pembelajaran dan hasil belajar siswa.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 07:38:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526811964</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526844307</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><ol><li><p>Merencankan pembelajaran sesuai dengan capaian dan tujuan pembelajaran sesuai dengan materi pembelajaran.</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan berkesadaran bermakna,  dan menggembirakan.</p></li><li><p>Dengan memberikan pertanyaan pemantik siswa dapat memahami materi,  dan menayangkan sebuah audio/video dan memberikan kuis untuk pembelajaran yang menggembirakan.</p></li><li><p>Menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, guru hanya sebgai fasilitator.</p></li><li><p>Banyaknya dokumen yang perlu disiapkan menyita waktu jadi, fokus guru ke pemenuhan administrasi darp pada merancang pengalam belajar.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 08:17:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3526844307</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3527106036</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : War, S.Pd</p><p>JAWAB</p><ol><li><p>a. Menentukan tujuan pembelajaran</p><p>b. Memilih materi pembelajaran</p><p>c. menentukan metode dan strategi pembelajaran</p><p>d. Menyiapkan media pembelajaran</p><p>e. Merancang kegiatan pembelajaran</p><p>f. Merancang assesmen</p></li><li><p>a. Berpusat pada peserta didik</p><p>b. Kontektual</p><p>c. Aktif dan Partisipatif</p><p>d. Berorientasi pada tujuan pembelajaran</p><p>e. Fleksibel dan Differensiatif</p><p>f. Kolaboratif</p><p>g. Berbasis penilaian autentik</p><p>h. Berorientasi pada pengembangan karakter</p><p>i. Integratif dan holistik</p></li><li><p>Strategi yang saya gunakan selama mengajar adalah mendorong murid agar mereka memahami materi pelajaran secara mendalam sehingga mereka dapat memahami materi pelajaran dengan baik.</p></li><li><p>cara saya memposisikan murid dalam proses belajar adalah memastika murid aman, nyaman, memahami pelajaran dengan baik</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi adalah ketika Murid susah disuruh tertib sehingga pembelajaran tidak mencapai target.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 15:56:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3527106036</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3527687392</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama Ana </p><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas? </p><p>analisis capaian pembelajaran, penyusunan tujuan pembelajaran, pemilihan metode dan media pembelajaran yang sesuai, serta perencanaan penilaian yang relevan dan juga membuat rpl serta program semesteran</p><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran? </p><p>Kejelasan Tujuan dan Sasaran: Perencanaan pembelajaran harus dimulai dengan pemahaman yang jelas tentang tujuan dan sasaran pendidikan dalam mengikuti pembelajaran</p><p>Keselarasan dengan Standar: Perencanaan pembelajaran harus selaras dengan standar pendidikan nasional dan negara. </p><p>Berdasarkan aturan sekolah dan sesuai dengan pedoman  yang telah ditetapkan di sekolah </p><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikkr, kritis, kreatif dan mendalam? </p><p>kemampuan murid dalam mengajukan pertanyaan, menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, memecahkan masalah, menghasilkan ide baru, dan merefleksikan proses berpikir anak-anak, membuat ppt yang bervariasi dan menampilkan video dari beberapa materi yang telah kita sajikan di kelas agar anak-anak di bosan dalam belajar</p><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar? </p><p>murid seharusnya diposisikan sebagai pusat perhatian dan subjek aktif dalam pembelajaran, bukan hanya sebagai penerima informasi pasif. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing, membantu murid untuk mengembangkan potensi mereka secara optimal, bisa menciptakan pembelajaran yang menarik dan memberikan anak-anak berkesempatan untuk berpendapat. </p><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan mengembirakan? </p><p>Tantangan utamanya adalah kurangnya pemahaman dan pelatihan guru mengenai konsep ini, terbatasnya waktu dan sumber daya, stigma terhadap pembelajaran non-akademik, kurangnya dukungan kebijakan, kesulitan dalam pengukuran dan evaluasi, dan hambatan kultural dan sosial dan Keterbatasan waktu.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:10:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3527687392</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3527725008</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita merencanakan pembelajaran di kelas ?</p><p>Jawaban :</p><ol><li><p>pahami tujuan pembelajaran (TP), CP,indikator pencapaian.</p></li><li><p>analisis karakteristik siswa berdasarkan  kemampuan siswa, minat, motivasi.</p></li><li><p>siapkan strategi dan dan metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.</p></li><li><p>merancanag pembelajaran yang mencakup berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.</p></li><li><p>rancang waktu dan langkah pembelajaran.</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 07:43:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fuadsetiadi/6bh9k2q9ioskhfum/wish/3527725008</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
