<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Unggah Infografis Penyuluhan Kls A by Avivah Rahmaningtyas</title>
      <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A</link>
      <description>Silahkan unggah infografis anda di sini, jangan lupa diberi NAMA dan NIM</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-05-05 05:29:02 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-06-23 15:17:33 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>rosycahya12</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445495104</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.bing.com/ck/a?!&amp;&amp;p=2d7a3829c10edade34e70cdb840c91591136eedff6dab712291131b2aaebad0eJmltdHM9MTc0NzY5OTIwMA&amp;ptn=3&amp;ver=2&amp;hsh=4&amp;fclid=0d99117d-55a3-6a6b-1e70-029e54f96b24&amp;psq=serangan+wereng+di+kalisidi&amp;u=a1aHR0cHM6Ly93d3cudHZvbmVuZXdzLmNvbS9kYWVyYWgvamF0ZW5nLzY5MDM0LWRpc2VyYW5nLWhhbWEtd2VyZW5nLTE1LWhla3RhcmUtdGFuYW1hbi1wYWRpLWFsYW1pLWdhZ2FsLXBhbmVu&amp;ntb=1">Alasan memilih Desa Kalisidi sebagai desa sasaran karena pada tahun 2022, lahan persawahan Desa Kalisidi terserang hama wereng hingga mencapai puluhan hektar.</a> Dalam kondisi serangan terparah tanaman padi tidak produktif atau mengalami puso. Dari puluhan hektar lahan yang diserang, ± 15 hektar di antara puso. </p></li><li><p>Pemilihan program penyuluhan <mark>Demonstrasi Farming dengan topik penggunaan pestisida sesuai dosis</mark> karena di Desa Kalisidi pernah terjadi serangan wereng yang menyebabkan puso (gagal panen). Salah satu pemicu ledakan populasi wereng bisa karena penggunaan pestisida yang tidak tepat, sehingga menyebabkan resistensi dan resurgensi hama. Melalui program penyuluhan ini, petani dapat melihat langsung cara aplikasi pestisida yang tepat serta hasilnya pada lahan demonstrasi.</p></li><li><p>Pemilihan metode evaluasi dengan <mark>"Evaluasi Dampak"</mark> dirasa cocok untuk program penyuluhan ini karena menunjukkan hasil nyata dan jangka panjang dari program penyuluhan. Evaluasi dampak diperlukan untuk menilai seberapa besar perubahan nyata yang telah terjadi setelah program penyuluhan berlangsung, tidak hanya petani paham materi yang disampaikan tetapi untuk benar - benar mengubah cara bertani mereka. Dampak yang diamat antara lain  yaitu apakah petani menggunakan dosis pestisida sesuai anjuran, penurunan penggunaan pestisida berlebih, dan penurunan kasus serangan hama. </p></li><li><p>Penyuluh menjalani keempat perannya dalam program ini, yaitu sebagai <mark>Fasilitator, Edukator, Motivator, dan Katalisator. </mark></p><p><mark>a. Fasilitator </mark>: Penyuluh sebagai penghubung antar kelompok  tani yang terdampak serangan hama wereng untuk bersama sama menjalankan program penyuluhan.</p><p><mark>b. Edukator </mark>: Penyuluh merancang dan melaksanakan pelatihan, demonstrasi, diskusi kelompok, dan praktik di lapang tentang teknis penggunaan pestisida sesuai dosis anjuran.</p><p><mark>c. Motivator</mark> : Penyuluh dapat menginspirasi para petani untuk menghadapi tantangan dengan solusi yang inovatif serta memberikan contoh keberhasilan dari wilayah lain agar para petani tergerak untuk menjalankan program penyuluhan tersebut.</p><p><mark>d. Katalisator</mark> : Penyuluh mendorong perubahan di masyarakat terkait penggunaan pestisida yang tepat dan membangkitkan kembali potensi lokal seperti lahan persawahan agar tetap berproduksi dengan baik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2935970179/1acabac487fe6eb73fa932529fb9a4dd/IMG_7786.png" />
         <pubDate>2025-05-12 01:21:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445495104</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445496690</link>
         <description><![CDATA[<p>Harienda Asa Salsabilla - 23020223130048</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3821278728/0f7739e7d271b2bac184c195c216af54/bdfa1f00_2bcd_4bcc_a0ce_7dfe0e81945c.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-12 01:22:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445496690</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>amaniasyahidahalhuwairo</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445591835</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama&nbsp;&nbsp; : Amania Syahidah Al Huwairo</p><p>NIM&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : 23020223120005</p><p>Kelas &nbsp;&nbsp; : Agroekoteknologi A</p><p><strong>Alasan memilih lokasi</strong></p><p>Desa Megawon adalah desa tempat tinggal saya sedari kecil, sehingga saya sangat merasakan perubahan luas lahan sawah yang ada di desa ini. Desa Megawon memiliki lahan sawah yang terbatas akibat dari pengalihan fungsi lahan menjadi kompleks perumahan ataupun kafe. Petani harus mencari cara agar hasil produksi tetap memenuhi kebutuhan dan menguntungkan salah satu caranya dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo.</p><p><strong>Alasan membuat program</strong></p><p>Program penyuluhan yang saya gunakan yaitu metode demonstrasi plot. Metode demonstrasi plot memungkinkan petani melakukan praktek langsung pada lahan sawah petani dengan perlakuan berbeda, menggunakan sistem tanam jajar legowo dan konvensional. Hal ini dilakukan agar petani mengetahui langsung perbedaan hasil antara kedua sistem tanam.</p><p><strong>Cara mengevaluasi efektivitas program penyuluhan</strong></p><p>Evaluasi dilakukan dalam 3 tahap</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Evaluasi formatif : dilakukan saat penyuluhan masih bergantung untuk memastikan petani benar benar paham penjelasan yang diberikan penyuluh, contohnya seperti tanya jawab saat melakukan kegiatan praktik.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Evaluasi sumatif : memberikan pertanyaan pada petani untuk menilai pemahaman dan sikap petani setelah kegiatan.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Evaluasi dampak : dilakukan setelah beberapa waktu setelah penyuluhan selesai untuk memastikan program penyuluhan benar benar diterapkan dengan baik oleh petani.</p><p><strong>Peran penyuluh</strong></p><p>Penyuluh memiliki beberapa peran, seperti :</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Fasilitator</p><p>Sebagai penghubung antara petani dengan pihak akademi atau pemerintah saat penyampaian informasi.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Edukator</p><p>Sebagai perancang dan pelaksana pelatihan, demonstrasi dan diskusi dengan bahasa yang mudah dipahami petani.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Motivator</p><p>Membangun kepercayaan diri, menumbuhkan semangat petani untuk mencoba hal baru dan memberikan contoh untuk panutan.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Katalisator</p><p>Sebagai pendorong adanya perubahan dan membangkitkan potensi lokal di desa tersebut.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2937948497/526cf6a04dfb0b8c33eee4af179e6ae1/JAJAR_LEGOWO.png" />
         <pubDate>2025-05-12 02:14:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445591835</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>tsabitahdiyana18</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445597084</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Tsabitah Diyanatush Shalihah </p><p>Nim : 23020220140109</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi = Desa Mekar Sari dipilih karena memiliki permasalahan produktivitas padi dan jagung yang rendah akibat penggunaan benih kurang bermutu dan serangan hama tikus, yang tercatat sebagai masalah kronis di Lampung Timur.</p></li><li><p>Alasan membuat program = Progam ini selain dibuat untuk memberi solusi atas permasalahan yang terjadi, progam pameran hasil tani dibuat untuk menarik perhatian dan kepercayaan petani di Desa Mekar Sari, sedangkan progam kursus tani ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani di Desa Mekar Sari</p></li><li><p>Bagaimana cara anda mengevaluasi efektivitas program penyuluhan, serta alasan mengapa memilih cara tersebut = Untuk progam pameran hasil tani menggunakan evaluasi formatif, penyuluh mengamati langsung keterlibatan peserta saat progam, apakah peserta antusias, memahami progam yang berlangsung, apakah peserta tertarik mengikuti metode yang dipaparkan setelah pameran hasil tani. &nbsp;Untuk progam kursus tani menggunakan evaluasi dampak untuk mengukur sejauh mana progam penyuluhan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani, untuk melihat dampak nyata pada peserta meski program berakhir, apakah peserta/petani masih menggunakan benih bermutu dan menggunakan burung hantu untuk hama tikus, apakah hasil tani peserta mengalami kenaikan.</p></li><li><p>Dalam melaksanakan program penyuluhan tersebut, peran apa yang sedang dijalani penyuluh = a) sebagai fasilitator, penyuluh bertindak sebagai penghubung dan mendorong kolaborasi antara petani dengan kelompok tani dari desa atau kecamatan lain untuk progam pameran hasil tani dan stakeholder seperti perusahaaan benih dan penyedia burung hantu untuk progam kursus tani. Menyediakan akses informasi mengenai inovasi teknologi, program pemerintah, dan peluang pasar. b) sebagai educator, merancang dan melaksanakan pelatihan, demonstrasi, diskusi kelompok, dan kegiatan belajar lapang. Menerjemahkan informasi teknis dari peneliti atau lembaga ke dalam bahasa yang mudah dipahami petani. Memberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya dilakukan program tersebut. c) sebagai motivator, menumbuhkan semangat, rasa percaya diri, dan optimisme petani. Menginspirasi petani untuk mencoba hal baru, dan menghadapi tantangan dengan progam pameran hasil tani dengan memberikan contoh atau role model keberhasilan dari petani lain atau wilayah lain dan progam kursus tani.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3820490743/689692b14f94be9a6ee0dfccf0921048/1000111925.png" />
         <pubDate>2025-05-12 02:17:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445597084</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fakhiranaylaa</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445629299</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Alasan memilih lokasi Desa Gawanan, yaitu karena <strong>di desa tersebut mengalami alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman sebesar 47,87%</strong> yang menunjukkan potensi krisis lahan produktif dan ketahanan pangan lokal. Menyempitnya lahan pertanian di Desa Gawanan menjadikan program penyuluhan dengan urban farming penting sebagai tindakan preventif.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Alasan membuat program penyuluhan, karena program penyuluhan dengan praktik langsung menggunakan pertanian vertikultur <strong>memungkinkan pertanian dilakukan di lahan sempit</strong>, sehingga cocok untuk kawasan permukiman padat. Selain itu,<em> urban farming </em>dengan vertikultur penting dilakukan karena untuk <strong>menjaga dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan.</strong> Hasil panen dari vertikultur bisa untuk dikonsumsi atau bahkan dijual untuk peluang ekonomi baru</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cara mengevaluasi efektifitas program penyuluhan tersebut, serta alasan mengapa memilih cara tersebut, yaitu dengan <strong><mark>Evaluasi dampak</mark></strong><mark>. </mark>Evaluasi dampak ini digunakan untuk melihat perubahan jangka panjang meskipun program penyuluhan <em>urban farming</em> dengan pertanian vertikultur sudah selesai, sehingga penting untuk menilai dampak dan keberlanjutan dari program penyuluhan tersebut di masyarakat. Selain itu, evaluasi ini untuk melihat seberapa jauh masyarakat dapat dapat memahami dan menerapkan pertanian vertikultur di lahan yang sempit</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam melaksanakan program penyuluhan tersebut, peran apa yang sedang dijalani penyuluh? Beri penjelasan &nbsp;&nbsp;<br><strong>a. Fasilitator</strong>: penyuluh bertindak sebagai penghubung antara petani, masyarakat, dan pengalih fungsi lahan untuk membuka ruang diskusi menemukan solusi permasalahan alih fungsi lahan pertanian di Desa Gawanan</p><p><strong>b. Edukator</strong>: penyuluh melaksanakan demonstrasi, praktik, dan diskusi mengenai urban farming menggunakan pertanian vertikultur dan memberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya program penyuluhan tersebut</p><p><strong>c. Motivator</strong>: penyuluh menginspirasi petani dan masyarakat untuk tetap bertani walaupun di lahan yang sempit serta menghadapi tantangan dengan solusi yang inovatif dan bermanfaat dalam jangka panjang</p><p><strong>d. Katalisator</strong>: &nbsp;penyuluh mendorong percepatan perubahan perilaku petani, masyarakat, dan pengalih fungsi lahan menuju pemanfaatan lahan yang sempit lebih produktif dan berkelanjutan</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2935970372/afdacffe38558d3dcede38fcb0995ab1/1000283189.png" />
         <pubDate>2025-05-12 02:34:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445629299</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>mnrisma</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445684294</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Maulida Nur Risma</p><p>NIM : 23020223130051</p><p>Kelas : AET - A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi di Desa Gondang karena petani di desa tersebut banyak yang belum menerapkan optimalisasi irigasi, sehingga pada saat musim kemarau petani akan mengeluhkan tanaman yang cenderung berubah menjadi layu dan jika dibiarkan akan mati mengering. Selain itu, kekeringan yang tidak teratasi akan menurunkan hasil panen atau produksi. Selain penurunan produksi, kekeringan juga mengakibatkan tanaman para petani menurun kualitasnya, contohnya ukurannya lebih kecil.</p></li><li><p>Program penyuluhan ini dibuat agar para petani mampu untuk mengatasi kekeringan, minimal dilahannya masing - masing. Para petani juga diharapkan mendapat pengetahuan baru tentang pemanfaatan air hujan secara optimal yang digunakan untuk lahan pertaniannya sendiri. Optimalisasi irgiasi dengan air hujan memiliki banyak manfaat bagi pertanian, antara lain dapat mengurangi biaya operasional, menyediakan sumber air bersih, meningkatkan kualitas tanah, mengurangi risiko erosi, membantu menghemat sumber air yang terbatas, dan meningkatkan produktivitas tanaman karena pasokan air yang cukup untuk tanaman.</p></li><li><p>Evaluasi dari program penyuluhan tersebut dilakukan secara sumatif dengan tanya jawab saat keberlangsungan penyuluhan untuk mengetahui bagaimana pemahaman para petani terkait dengan teknologi baru yang dikenalkan, diajarkan, dan dipraktikkan/dicontohkan. Selain itu, evaluasi juga dilakukan dengan evaluasi dampak, dimana tim penyuluh melihat pada jangka waktu tertentu apakah para petani berhasil menerapkan teknologinya dan apakah para petani masih menerapkan teknologinya atau tidak.</p></li><li><p>Penyuluh berperan sebagai fasilitator yang merancang dan kemudian akan melaksanakan pelatihan, demonstrasi, dan diskusi kelompok kepada para petani. Sehingga para petani dapat memahami inofrmasi terkait dengan teknologi baru yang disampaikan. Lalu, penyuluh juga berperan sebagai motivator dimana penyuluh akan memberikan semangat dan dapat menginspirasi petani karena keberhasilan teknologi yang akan menguntungkan/membatu mempermudah petani dalam menghadapi masalah/tantangan. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938189584/a600ba5a1dd21b12096512341fa36b05/Infografis_Penyuluhan_RISMA.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 03:04:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445684294</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445707287</link>
         <description><![CDATA[<p>Azzahra Gaida Nursifa </p><p>23020223140098 - AET A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3821847149/5b6756863c99a8fbeb9ac86ffe1e1fb2/Blue_and_Green_Illustrative_Planting_for_Future_Generations_Poster.png" />
         <pubDate>2025-05-12 03:16:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445707287</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>chikavanessa78</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445708509</link>
         <description><![CDATA[<p>Vanessa Chika Amalia Balqis - 23020223140106</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936397945/90888c2d66eebc83d986a2ec894c8bfb/1000213833.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 03:17:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445708509</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445744075</link>
         <description><![CDATA[<p>Widya Sa'adilla_23020223140097_AET-A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3821931488/ef6745e01468b5ad9b289c6e9c7dbf74/92c04834_f010_4f2f_bec5_73e1967a27fc.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-12 03:39:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445744075</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dyahprmsnto</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445794711</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Nama : Dyah Hayuningbumi Prabaningrum Pramusinto</p></li><li><p>NIM : 23020223120003</p></li><li><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p></li></ul><p><br/></p><ol><li><p>Alasan Pemilihan Lokasi : Adanya hambatan pemasaran dan distribusi produk komoditas lokal akibat sarana infrastruktur yang tidak merata. Hambatan tersebut berpengaruh cukup signifikan terhadap ekonomi atau pendapatan masyarakat.</p></li><li><p>Alasan Program Tersebut : Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya berdiskusi dalam menyelesaikan suatu permasalahan, dimana tanpa adanya suara dari masyarakat maka pemerintah pun akan tutup mata dan permasalahan tidak akan terselesaikan. Selain itu, melalui program tersebut, dapat membuat pemerintah maupun pihak luar mengenal potensi sektor pertanian di Desa tersebut sehingga semakin luas jangkauan promosi dan pemasaran yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.</p></li><li><p>Evaluasi Efektivitas : Peninjauan ulang apakah terdapat tindak lanjut dari pemerintah terhadap permasalahan tersebut. Contohnya yaitu adanya langkah yang diambil untuk perbaikan infrastruktur.</p></li><li><p>Peran : Sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat serta tokoh desa setempat. Sehingga tidak terjadi kesalahan komunikasi ataupun kesalahan persepsi. Selain itu, juga menjadi penengah antara perbedaan sudut pandang antara pemerintah dan masyarakat serta tokoh desa setempat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2918758454/2df9a505c617e61f40aaf761403f7e8b/Dyah_Hayuningbumi_Prabaningrum_Pramusinto_23020223120003_AET_A.png" />
         <pubDate>2025-05-12 04:24:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445794711</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445832967</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3822221510/3394e2cc638a36601ac3a2e96593ef9b/20c6b595_83b2_4352_b24c_f5dbbb153fe8.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-12 04:51:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445832967</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445897151</link>
         <description><![CDATA[<p>Susi Puspita_23020219120027</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3822381958/2e4fe23064a8af907a2239b269df359a/SUSI_PUSPITA_23020219120027.pdf" />
         <pubDate>2025-05-12 05:28:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3445897151</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>genevinejessica</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446008246</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Genevine Alfirenee J H </p><p>NIM   : 23020223140091 </p><p>Kelas  : AET - A</p><p><br></p><ol><li><p>Alasan saya memilih Desa Candirejo, karena desa tersebut sebenarnya merupakan penghasil komoditas pangan dan jamur tiram yang memiliki potensi tetapi, hasil panennya tidak optimal karena terjadi serangan masif dari hama tikus karena predator alami nya menghilang. Sehingga menurut saya, permasalahan ini harus diberikan solusi agar produksi hasil panen nya bisa optimal dan ekosistem disekitar lahan pertanian bisa seimbang. &nbsp;</p></li><li><p>Alasan saya membuat program tersebut muncul dari akar permasalahan dimana terjadi serangan hama dari tikus, akan tetapi mayoritas petani belum memiliki pengetahuan/ ilmu yang cukup mengenai pengendalian hama terpadu, yang dimana jika PHT bisa dipahami dan diterapkan oleh petani, itu akan membantu mengurangi serangan dari hama tikus bahkan dapat meningkatkan produksi hasil panen.</p><p>Selanjutnya mengenai program penyuluhan peningkatan kapasitas petani, alasan saya membuat program ini karena tingkat pendidikan masyarakat Desa Candirejo yang mayoritasnya hanya lulusan SD. Peningkatan kapasitas petani dibuat dengan harapan walaupun para petani tidak menempuh Pendidikan yang ideal, tetapi petani tetap bisa memiiki kapasitas yang mumpuni sebagai petani dan memiliki serta dapat mengikuti perkembangan ilmu dalam lingkup pertanian. &nbsp;</p></li><li><p>Pertama yang harus saya miliki adalah database petani. Database ini berisi tentang tingkat pendidikan, berapa lama mereka menjadi petani, dan seberapa jauh pengetahuan mereka tentang permasalahan dan solusi pertanian di desa mereka. Database ini akan saya buat diawal sebelum saya melaksanakan program penyuluhan saya. Dan setelah program saya selesai, saya akan memberikan survey tentang evektifitas program saya melalui pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif, seperti perubahan perilaku petani, peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan hasil produksi setelah pelaksanaan penyuluhan sertqa memantau apakah program saya berkelanjutan atau tidak.</p><p>Saya memilih cara tersebut karena cara ini membantu mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki dalam program penyuluhan berikutnya.</p></li><li><p>Dalam pelaksanaan program penyuluhan, penyuluh berperan sebagai fasilitator, motivator, dan sumber informasi yang menghubungkan petani dengan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian terbaru. Penyuluh bertugas membuka jalan bagi petani untuk mendapatkan pengetahuan baru, menjembatani antara praktik pertanian yang ada dengan teknologi yang berkembang, serta membantu petani dalam menyesuaikan program nasional dan regional agar dapat diterapkan secara efektif di tingkat desa</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3168717518/50e1ac8d7e58afa119b62f14802aca9d/INFOGRAFIS_PENYULUHAN_CANDIREJO.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 06:44:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446008246</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>achmadjawwadussulthon</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446085219</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Achmad Jawwadussulthon</p><p>Nim : 23020223120008</p><p>Kelas : AET-A</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pemilihan Desa Kedungleper sebagai lokasi program penyuluhan didasarkan pada data lapangan bahwa desa tersebut memiliki luas lahan pertanian yang signifikan serta komoditas utama seperti padi, jagung, dan kacang tanah. Selain itu, wilayah ini tercatat pernah mengalami serangan hama wereng, yang menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas petani dalam pengendalian hama terpadu dan kurangnya penggunaan teknologi pertanian yang modern.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Program penyuluhan dirancang untuk mengatasi rendahnya produktivitas pertanian akibat kurangnya pengetahuan petani terhadap praktik budidaya yang efisien dan keterbatasan akses terhadap penggunaan teknologi pertanian yang modern. Selain itu, tingginya serangan hama seperti wereng yang pernah terjadi di wilayah ini juga menjadi faktor yang memperburuk hasil pertanian. Dengan adanya program penyuluhan ini, diberharapkan petani dapat mengetahui dan memahami penggunaan alat-alat pertanian modern, menerapkan metode budidaya yang efisien, serta menguasai teknik pengendalian hama terpadu (PHT) sehingga potensi kerugian hasil berkurang dan pendapatan mereka dapat meningkat.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Evaluasi yang bisa dilakukan untuk mengecek keefektifitan program penyuluhan tersebut, yaitu pertama bisa dengan memberikan kuesioner pre-test dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan petani sebelum dan sesudah penyuluhan. Kedua, dilakukan monitoring lapangan terhadap perubahan praktik budidaya dan hasil panen petani dalam satu musim tanam. Monitoring lapangan ini bertujuan untuk melihat dampak nyata program terhadap perilaku dan hasil pertanian peserta, meskipun kegiatan penyuluhan telah berakhir.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam program tersebut, penyuluh menjalankan peran sebagai fasilitator, edukator, dan motivator. Sebagai fasilitator, penyuluh membantu petani memahami dan mempraktikkan teknologi pertanian terbaru, dan menjadi penghubung antara petani dan pemerintah yang terkait. Sebagai edukator, penyuluh menyampaikan informasi teknis dari peneliti ke petani dengan bahasa yang mudah dipahami. Sebagai motivator, penyuluh mendorong petani untuk berubah dan berani mencoba inovasi, demi meningkatkan kesejahteraan mereka melalui pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938135710/9a8444819b9c0a7ddbc59b80e0506ec6/Blue_and_Grey_Simple_Modern_Informational_Data_Infographic__Poster_.png" />
         <pubDate>2025-05-12 07:35:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446085219</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>chintyasy18</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446126230</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Chintya Aisyah Agustin</p><p>NIM : 23020223140109</p><p>Kelas : AET-A</p><p><br/></p><p><strong>1.	Alasan Memilih Lokasi</strong></p><p>Alasan saya memiliki Desa Krikilan sebagai tujuan penyuluhan yaitu karena desa ini menghasilkan berbagai komoditas pertanian seperti singkong, jagung, kacang tanah, kacang panjang, dan padi. Namun, terdapat masalah keterbatasan air yang mengharuskan petani mengandalkan tanaman yang tahan kering. Kondisi ini membatasi jenis tanaman yang bisa ditanam dan frekuensi panen, terutama panen padi yang hanya dua kali setahun dengan hasil panen kedua yang kurang optimal. </p><p><strong>2.	Alasan membuat program</strong></p><p>Program penyuluhan dibuat karena petani belum memiliki keterampilan dan pengetahuan tentang teknik irigasi yang efisien dan berkelanjutan, sehingga berdampak pada produktivitas pertanian yang rendah. Dengan adanya program penyuluhan irigasi, diharapkan terjadi  peningkatan hasil panen, mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Krikilan.</p><p><strong>3.	Evaluasi efektivitas program penyuluhan</strong></p><p>Efektivitas program akan dievaluasi melalui metode evaluasi sumatif dan evaluasi dampak. Penyuluh akan bertanya secara langsung dan memberikan kuisioner mengenai materi yang baru saja disampaikan setelah penyuluhan berlangsung. Kemudian akan dilakukan evaluasi dampak untuk mengukur keberhasilan dari sistem irigasi pertanian yang telah dicontohkan. Evaluasi dampak ini akan dilakukan dengan pengecekan secara berkala setiap 1 bulan sekali untuk pemantauan oleh penyuluh dan untuk memastikan bahwa sistem irigasi pertanian akan berkelanjutan.</p><p><strong>4.	Peran penyuluh</strong></p><p>Dalam program ini, penyuluh berperan sebagai edukator dan motivator. Sebagai edukator penyuluh akan memberikan informasi tentang teknik irigasi yang efisien, cara pengelolaan air yang tepat, dan inovasi teknologi irigasi, juga melakukan pelatihan praktis dan demonstrasi langsung di lapangan, seperti cara pembuatan dan pengoperasian sistem irigasi sederhana, teknik pengairan hemat air, dan pemeliharaan saluran irigasi. Sebagai motivator penyuluh akan menggerakkan semangat dan partisipasi petani untuk mengadopsi sistem irigasi yang lebih baik sehingga akan terdapat peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938202477/778f0597180b437cdd282574374d264f/Orange_and_Green_Retro_Illustrative_Environmental_Sustainability_Infographics.png" />
         <pubDate>2025-05-12 08:07:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446126230</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446157867</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Ahmad Rifky Ardiansyah </p><p>Nim: 23020223140110</p><p>Kelas:AET-A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3823218959/623946adcd739b03fe56426f5ab87bad/file_00000000a76861f58e078d6092c04c1c.png" />
         <pubDate>2025-05-12 08:34:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446157867</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>syafirasekar05</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446198674</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Syafira Sekar Hadiyanti</p><p>NIM : 23020223130055</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan saya memilih Desa Papringan, karena pupuk menjadi kebutuhan pokok untuk tanaman hidup, jika tidak ada nutrisi yang dapat diserap tanaman dari pupuk, maka pertumbuhan tanaman akan terhambat, atau bahkan mati dan berhenti memproduksi hasil, namun di Desa Papringan para petani kesulitan untuk membeli pupuk tersebut karena harga yang tidak menentu membuat biaya produksi juga tidak menentu, padahal harga jualnya juga seringkali lebih rendah daripada harga jual setelah dari tengkulak, sehingga membuat rugi petani. Oleh karena itu saya ingin memberikan alternatif lain yaitu pupuk kompos pada para petani di Desa Papringan, supaya petani tidak perlu selalu bergantung pada pupuk kimia yang harganya sering tidak stabil dan membuat rugi.</p></li><li><p>Alasan saya membuat pelatihan atau kursus tani untuk membuat kompos di program penyuluhan saya, karena  menurut saya kursus tani dimana para petani bisa langsung ikut andil dalam mempraktekkan membuat kompos, sangat efektif, karena petani dapat merasakan langsung bagaimana cara membuat, bagaimana cara pengaplikasian pada tanamannya, dan juga efek bagi tanamannya. Hal tersebut saya harapkan dapat membuat petani di Desa Papringan langsung tertarik untuk membuat pupuk kompos secara mandiri dan tidak terlalu bergantung lagi dengan pupuk kimia, sehingga bila harga pupuk kimia sedang tidak stabil, para petani di Desa Papringan memiliki alternatif untuk memakai pupuk kompos.</p></li><li><p>Caranya dengan membuat kuisioner hasil dari print untuk memudahkan para petani mengerjakan, yang dikerjakan pada sebelum penyuluhan (evaluasi formatif) untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan petani mengenai kompos, setelah selesai kursus tani 9evaluasi sumatif) untuk mengetahui apakah para petani sudah paham bagaimana langkah membuat dan pengaplikasian kompos, lalu seminggu setelah kursus tani tersebut (evaluasi dampak), untuk melihat apakah pupuk kompos tersebut ada efeknya untuk tanaman para petani, dan dari situ dapat dilihat bagaimana ketertarikan petani untuk mencoba membuat dan mengaplikasikan pupuk kompos secara mandiri.</p></li><li><p>Peran saya di program penyuluhan ini yaitu sebagai edukator, motivator, dan katalisator, karena saya sendiri yang merencanakan dan melaksanakan program, serta mengajak dan memotivasi para petani untuk membuat perubahan baru di di Desa Papringan. Sedangkan terdapat orang lain lai yang menjadi narahubung untuk menghubungi pihak terkait di Desa Papringan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936027951/f424092d6e0683ff98a530d77cadb4e1/Inovasi_pupuk_kompos_dari_limbah_dapur_untuk_desa_Papringan.png" />
         <pubDate>2025-05-12 09:05:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446198674</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>seviyosianawati25</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446250442</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Sevi Yosianawati </p><p>NIM : 230202231400994</p><p>Kelas : AET A</p><p><br/></p><p>Alasan saya memilih Desa Padang Pangrapat karena pernah terjadi permasalahan pertanian berupa hama babi yang terjadi pada tanaman kelapa sawit serta kepemilihan lahan yang belum jelas mengakibatkan konflik sosial dan perebutan kepemilikan. Serta terjadinya permasalahan pada tanaman padi sawah yaitu saluran pembuangan air yang harusnya dapat diselesaikan.</p><p><br/></p><p>Alasan saya membuat program tersebut karena pada permasalahan menurut saya dengan keterbatasan alat dan tenaga kerja dalam mengatasi permasalah tersebut hal itu dapat memudahkan para masyarakat dalam melakukannya. Serta dengan diberikan pemahaman atau praktik langsung akan memudahkan masyarakat dalam mempraktikannya sendiri apabila penyuluhan telah  dilaksanakan.</p><p><br/></p><p>Cara mengevaluasi efektivitas program penyuluhan dengan cara evaluasi sumatif untuk mengetahui seberapa jauh tujuan dari program yang telah ditetapkan dapat dicapai seperti yang diharapkan, seperti contoh program pemburuan massal babi pada perkebunan kelapa, dapat di evaluasi keefektifannya dengan melihat apakah masih terdapat hama babi yang berkeliaran di lahan kelapa sawit serta saluran aliran pada padi sawah dengan mengujinya apakah masih mengenangi lahan sawah atau tidak.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3540222977/f29730bd2a0497469aee2ed73f78da09/1000143592.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 09:46:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446250442</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>angelinasaa97</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446282709</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Angelina Sholekhatul A.M</p><p>NIM : 23020223120001</p><p>Kelas : Agro - A</p><p><br/></p><p>1. <strong>Alasan memilih lokasi</strong> (Desa Godong)</p><p>Desa Godong dipilih karena daerah ini mengalami kekeringan musiman yang signifikan, terutama di sawah tadah hujan yang mencapai 100 hektar dari total 170 hektar sawah, sehingga sangat berdampak pada penurunan produktivitas padi dan kerugian ekonomi petani. Selain itu, serangan hama wereng dan tikus juga pernah terjadi di wilayah ini, yang membuat intervensi penyuluhan menjadi sangat relevan dan dibutuhkan.</p><p>2. <strong>Alasan membuat program penyuluhan</strong></p><p>Program penyuluhan tersebut dibuat sebagai upaya adaptasi terhadap kekeringan musiman, terutama dengan pengelolaan air dan penggunaan varietas padi tahan kering. Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan produktivitas hasil pertanian dengan mengurangi kerugian akibat hama dan kegagalan panen.</p><p>3. <strong>Cara mengevaluasi efektivitas program penyuluhan</strong></p><p>Efektivitas dievaluasi melalui monitoring hasil panen sebelum dan sesudah program penyuluhan diterapkan, serta jumlah petani yang mengadopsi metode baru seperti varietas tahan kering atau irigasi pompanisasi. Survei langsung kepada petani juga digunakan untuk mengukur pemahaman, penerimaan, dan kepuasan terhadap program yang telah diberikan.</p><p><strong>Alasan </strong>= Karena pendekatan ini memungkinkan saya untuk melihat dampak nyata di lapangan, baik dari segi kuantitatif (hasil panen) maupun kualitatif (respon dan perubahan perilaku petani). Evaluasi ini juga relevan dengan kondisi Desa Godong yang rawan kekeringan dan hama, sehingga perubahan kecil pada hasil panen atau teknik budidaya bisa menjadi indikator keberhasilan program.</p><p>4. <strong>Peran dalam pelaksanaan program sebagai penyuluh</strong></p><p>Peran saya dalam program ini adalah sebagai penyuluh lapangan yang memberikan edukasi dan pendampingan langsung kepada petani, khususnya terkait pengelolaan air dan pengendalian hama terpadu (PHT). Saya juga membantu dalam pelatihan teknis serta pendataan hasil dan feedback dari petani untuk keperluan evaluasi.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2941460196/4b4916631c307745f2e4aedbcd330519/Angelina_Sholekhatul_A_M23020223120001.png" />
         <pubDate>2025-05-12 10:16:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446282709</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>hndrlly</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446308631</link>
         <description><![CDATA[<p>🌾 [INFOGRAFIS PENYULUHAN DESA NGIPIK] 🌾</p><p>Desa kecil dengan lahan ±225 hektare ini punya potensi pertanian yang luar biasa, lho! Dari tembakau sampai kopi, semua tumbuh subur di sini ☕🌶️🌾</p><p><br/></p><p>Tapi… ternyata ada juga tantangan yang dihadapi 😟</p><p>➡️ Lahan pertanian mulai beralih fungsi ke industri</p><p>➡️ Pertanian masih konvensional, hasilnya nggak selalu stabil</p><p><br/></p><p>Tenang! 💡 Ada program penyuluhan buat bantu warga:</p><p>👥 Diskusi kelompok soal pentingnya lindungi lahan</p><p>🌱 Demonstrasi cara tanam modern yang lebih efisien</p><p><br/></p><p>Bareng-bareng, kita bisa bantu Desa Ngipik makin maju! 💪✨</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi karena Desa Ngipik dipilih memiliki riwayat alih fungsi lahan pertanian akibat tekanan pembangunan industri di Kecamatan Pringsurat. Desa ini juga menunjukkan pola pertanian konvensional yang rentan terhadap perubahan iklim dan minimnya adopsi teknologi modern.</p></li><li><p>Alasan membuat program penyuluhan diskusi serta demonstrasi karena program diskusi melibatkan partisipasi aktif petani dalam pengambilan keputusan dan membangun kesadaran kolektif terkait pentingnya menjaga lahan pertanian. Metode demonstrasi dipilih agar petani dapat melihat langsung manfaat teknologi budidaya modern, sehingga mempercepat proses adopsi inovasi.</p></li><li><p>Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, wawancara petani, serta kuesioner pre-post penyuluhan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan praktik. Metode ini dipilih karena bersifat kuantitatif dan kualitatif yang memberikan gambaran menyeluruh terkait tingkat pemahaman, sikap, dan penerapan teknologi oleh petani secara nyata.</p></li><li><p>Peran penyuluh pada program diskusi sebagai fasilitator, yang memiliki tupoksi untuk menggiring petani agar mengenali dan memahami masalah, mencari solusi bersama dan menyusun rencana aksi. Dalam penyuluhan demonstrasi, penyuluh juga bertindak sebagai inovator dan pelatih teknis, menunjukkan cara penggunaan teknologi dan mendampingi petani selama proses adaptasi inovasi pertanian.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938119884/25c2aa3762e76f5d0204da84728b83fb/Green_Brown_Monstera_Plant_Fun_Facts_Infographic.png" />
         <pubDate>2025-05-12 10:39:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446308631</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>masitaasti24</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446395790</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Alasan memilih Desa Rejosari sebagai tujuan penyuluhan:</strong></p><p>Alasan saya memilih desa Rejosari sebagai tujuan penyuluhan  karena komoditas Utama pertanian di desa Rejosari yakni tanaman padi. Namun, berdasarkan informasi yang saya peroleh, para petani di Rejosari sering mengalami gagal panen, terutama saat musim serangan hama tikus. Masalah ini tentu berdampak terhadap hasil produksi padi dan kesejahteraan petani setempat. Oleh karena itu melalui penyuluhan ini, para petani dapat memperoleh pengetahuan dan strategi yang efektif dalam menanggulangi serangan tikus. Dengan demikian, risiko gagal panen dapat ditekan, produktivitas padi meningkat, dan pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Desa Rejosari secara keseluruhan.</p></li><li><p><strong>Alasan memilih Program tersebut:</strong></p><p>Program penyuluhan ini dibuat sebagai respons terhadap permasalahan serius yang dialami petani padi di Desa Rejosari, yaitu sering terjadinya gagal panen akibat serangan hama tikus. Program 3T: Temukan, Tindak, Tuntaskan" dilaksanakan  sebagai upaya pemberdayaan petani dalam mengatasi masalah hama tikus secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui pendekatan Temukan (mengidentifikasi keberadaan dan pola serangan hama), Tindak (melakukan tindakan pengendalian yang tepat), dan Tuntaskan (mengupayakan solusi hingga masalah teratasi tuntas), program ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menekan serangan hama tikus di lahan pertanian mereka. Dengan adanya penyuluhan ini, saya juga berharap dapat mendorong petani untuk lebih proaktif dalam menerapkan teknologi dan strategi pengendalian hama yang tepat, serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya pengelolaan hama terpadu di&nbsp;tingkat&nbsp;desa.</p></li><li><p><strong>Evaluasi yang bisa dilakukan untuk mengecek evektifitas program penyuluhan tersebut</strong></p><ol><li><p>Pre test dan post test untuk mengetahui tingkat pemahaman petani di desa Rejosari. Contohnya mengenai tanda" keberadaan tikus, berbagai metode pengendalian tikus, dan waktu paling efektif dalam melakukan pengendalian.</p></li><li><p>Membuat tindakan evaluasi dengan checklist kegiatan </p><p>Contohnya seperti apakah petani sudah memantau secara rutin keberadaan tikus di lahannya, apakah sudah membuat perangkap, dan melakukan pengendalian dll.</p></li><li><p>Evaluasi dampak seperti membandingkan jumlah tanaman yang rusak akibat tikus, hasil panen sebelum dan sesudah penyuluhan dll</p></li></ol><p>Jadi tidak cuma di awal evaluasinya tapi dilakukan tiap tiap tahapan acara dengan cara evaluasi yang berbeda beda</p></li><li><p><strong>Peran yang sedang dijalani penyuluh</strong></p><ol><li><p>Fasilitator </p><p>Para penyuluh memfasilitasi dalam pendemostrasian berbagai metode pengendalian tikus yang efektif </p></li><li><p>Edukator</p><p>Menyusun materi dan menyampaikan informasi dan pengetahuan baru mengenai tahapan 3T</p></li><li><p>Motivator </p><p>Memberikan dorongan pada petani untuk tetap semangat dalam melaksanakan pengendalian tikus dan menjelaskan dampak ekonomi apabila pengendalian dilakukan secara aktif dan bersama Sama</p></li><li><p>Katalisator </p><p>Menghubungkan antara pihak petani dengan pemerintahan yang mungkin akan memberikan sumbangsihnya dalam tindakan pengendalian hama tikus </p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936242156/db6e0d3d1886837c96d26f3f77569cee/IMG_20250512_WA0040.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 11:54:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446395790</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ikaaisma</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446405611</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Ika Ismatul Hidazah</p><p>NIM: 23020223130052</p><p>Kelas: Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p>1. Kelurahan Plalangan dipilih karena merupakan wilayah dengan mata pencaharian utama di sektor pertanian dan peternakan sapi yang cukup tinggi, sehingga menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar. Hal ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola, tetapi juga menjadi peluang besar untuk diolah menjadi biogas dan pupuk kompos yang bermanfaat bagi sektor pertanian lokal.</p><p>2. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah ternak menjadi biogas dan kompos, sebagai solusi atas masalah lingkungan sekaligus peningkatan ekonomi. Selain itu, program ini bertujuan membangun kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal.</p><p>3. Evaluasi yang digunakan adalah Evaluasi Dampak, yaitu evaluasi yang dilakukan beberapa waktu setelah program berakhir. Tujuannya adalah untuk mengetahui perubahan jangka panjang, misalnya apakah masyarakat masih rutin memproduksi biogas dan kompos serta memanfaatkannya dalam kegiatan pertanian. Evaluasi ini dipilih karena dapat menunjukkan sejauh mana penyuluhan berdampak nyata terhadap perilaku dan praktik peserta di lapangan.</p><p>4. Penyuluh berperan sebagai Edukator, yaitu sebagai pihak yang merancang dan melaksanakan kegiatan belajar seperti pelatihan, demonstrasi, dan diskusi kelompok. Penyuluh menyampaikan informasi teknis dengan cara yang mudah dipahami masyarakat, serta membangun pemahaman mendalam mengenai pentingnya inovasi pengelolaan limbah untuk mendukung pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936221387/459f9bee62193a7432e433b29f2948e4/1000537113.png" />
         <pubDate>2025-05-12 12:01:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446405611</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>pithersalvano</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446425299</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : David Pither Salvano</p><p>Nim	: 230202231401012</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3073161891/602549fb9de3bf579fde2d62484c8c1e/Desa_canggal__Kec__Temanggung.png" />
         <pubDate>2025-05-12 12:18:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446425299</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446461317</link>
         <description><![CDATA[<p>Muhammad Shodiqur Rizky_23020223140105</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3824350610/a838a7e5f61f1bdb799929c4ee4147b2/908093c0_e41b_40a8_97f2_0949d418d469.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-12 12:44:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446461317</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>auliyarumi17</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446470627</link>
         <description><![CDATA[<p>Qomariyah Auliya Rumi</p><p>23020223140114</p><p>Agroekoteknologi-A</p><ol><li><p>Desa Karangtawang dipilih karena merupakan wilayah dengan mata pencaharian utama di sektor pertanian yang cukup tinggi terutama pada komoditas padi. Namun belakangan Desa Karangtawang mengalami kendala yaitu tidak tumbuhnya benih padi yang di sebar oleh para petani. Hal ini mengakibatkan para petani mengalami kerugian dan telat panen</p><p><br/></p></li><li><p>Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam dalam memilih kualitas benih yang bagus, sebagai solusi atas masalah lingkungan sekaligus peningkatan ekonomi. Selain itu, program ini bertujuan membangun kesadaran akan pentingnya mengetahui pelabelan benih supaya tidak terjadi lagi permasalahan yang sama.</p><p><br/></p></li><li><p> Evaluasi yang dapat dilakukan adalah evaluasi sumatif seperti tanya jawab untuk mengetahui seberapa jauh pepemahaman para petani terhadap materi maupun teknik-teknik yang dilakukan. Selain itu juga dilakukan pendampingan berkala untuk memastikan peserta dapat melakukan  dan memahami apa yang sudah di terapkan.</p><p><br/></p></li><li><p> Penyuluh berperan sebagai edukator yang bertugas merancang dan melaksanakan berbagai kegiatan belajar, seperti pelatihan, demonstrasi, dan diskusi kelompok. Mereka bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi teknis dengan cara yang mudah dipahami masyarakat, sekaligus membangun pemahaman mendalam tentang pentingnya inovasi dalam pengelolaan limbah demi mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936030866/395d9ef5b19dfca42c9d543125ea77d2/IMG_20250512_WA0103.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 12:51:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446470627</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>habibiafifarifabillah</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446481804</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Afif Arifabillah Habibi</p><p>NIM : 23020223140086</p><p>Kelas Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p>1. Alasan memilih lokasi: </p><p>Desa Kunir memiliki potensi pertanian yang besar karena mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. memiliki lahan yang sangat luas dan beberapa komoditas yang unggul. Tetapi, masalah struktur pasar dan posisi tawar petani yang rendah menjadikan desa ini relevan untuk dijadikan lokasi penyuluhan pertanian dengan harapan dapat meningkatkan daya tawar petani.</p><p><br/></p><p>2. Alasan Membuat Program</p><p>Potensi pertanian di Desa Kunir tidak diimbangi dengan pengelolaan sumber daya manusia yang memadahi. akibatnya hasil panen yang bagus hanya dapat dijual murah kepada para tengkulak karena  ketidakmampuan petani dalam menentukan harga hasil panen akibat lemahnya akses informasi dan pasar. Karena itu, program penyuluhan dilakukan dengan metode temu usaha agar petani mendapatkan akses informasi dan daya tawar tinggi. Dengan penyuluhan ini, petani dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang membantu mereka meningkatkan nilai jual dan tidak bergantung pada rantai distribusi yang merugikan petani.</p><p><br/></p><p>3. Evaluasi Efektivitas Program penyuluhan:</p><p>evaluasi dilakukan saat temu usaha berlangsung dengan membagikan kuesioner pre-test dan post-test kepada peserta penyuluhan untuk mengukur peningkatan pengetahuan petani sebelum dan sesudah program. Setelah terlaksananya program penyuluhan temu usaha dilakukan evaluasi dampak dengan melakukan pemantauan terhadap perubahan hasil panen, harga jual, dan pendapatan petani dalam satu hingga dua musim tanam setelah program berjalan. Evaluasi ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengetahuan tersebut diimplementasikan dalam praktik nyata di lapangan.</p><p><br/></p><p>4. Peran yang dijalani penyuluh:</p><p>Penyuluh dalam konteks ini berperan sebagai fasilitator dan komunikator. Sebagai fasilitator, penyuluh menjembatani antara ilmu pengetahuan dan praktik lapangan, membantu petani memahami dan mengaplikasikan teknologi pertanian serta strategi usaha tani yang relevan dengan kondisi lokal. Sebagai komunikator, penyuluh menjadi penghubung antara pemerintah, lembaga riset, dan masyarakat tani untuk mengadakan program temu usaha.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2935971912/19aa2cd8088ce668576de88d6925328e/Infografik_Destinasi_Wisata_Di_Indonesia_Ilustrasi_Modern.png" />
         <pubDate>2025-05-12 12:58:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446481804</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>lauraaldora6</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446488548</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Laurensia Aldora Bachtiar</p><p>NIM: 23020223140093</p><p>Kelas: AET-A</p><p><br/></p><p>1.Alasan memilih lokasi:</p><p>Desa Branjang adalah desa wisata dengan potensi lahan pertanian yang unggul, tetapi untuk pemanfaatannya dan pengelolaannya belum optimal, kurang ada partisipasi warga dan diversifikasi komoditas pertanian. Komoditas pertanian unggul: pohon aren, jumlahnya menurun karena tidak disertai pembibitan dan pengelolaan yang baik, dan produktivitas padi di Desa Branjang tergolong rendah 5,3 ton/ha karena  petani yang belum seluruhnya menerapkan sistem tanam jajar legowo. </p><p><br/></p><p>2.Alasan membuat program: </p><p>Kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani di Branjang, dibutuhkan pelatihan dan penyuluhan berupa kursus pertanian untuk mendukung  produktivitas pertanian yang lebih baik. Demonstrasi plot untuk penanaman sistem jajar legowo agar memudahkan perawatan dan menekan serangan hama dan penyakit. Temu wicara sebagai forum diskusi dan tukar pengalaman mengenai pengelolaan pohon aren seperti pemberian pupuk N,P,K dan nutrisi bagi agar produktivitas meningkat, pendirian koperasi untuk membantu  akses modal dan pemasaran produk petani agar dapat dipergunakan sebaik mungkin demi pengembangan usaha pertanian, selain itu dengan adanya<em> </em> <em>integrated farming</em> mampu meningkatkan hasil panen yang berkelanjutan</p><p><br/></p><p>3.Mengevaluasi efektivitas program penyuluhan: </p><p>Dilakukan evaluasi di Desa Brajang, meliputi evaluasi sumatif dan evaluasi dampak. Sesudah penyuluhan demostrai plot dan juga temu wicara dilakukan, akan dibagikan kuisioner dan tanya jawab yang berisi seberapa paham petani untuk bisa menerapkannya kembali, contohnya pertanyaan seperti pemberian nutrisi apa yang cocok bagi poho aren? sistem tanam jajar legowo bagaimana? dll. Setelahnha akan dilakukan evaluasi dampak untuk mengukur keberhasilan dari sistem pertanian yang telah dipercontohkan. Ini dilakukan pengecekan/ observasi secara berkala setiap 3 minggu untuk pemantauan, agar dapat melihat apakah pendirian koperasi untuk modal pertanian sudah terlaksana dengan baik, dan sistem pertanian yang efisien dan penggunaan teknologi sudah dilakukan. </p><p><br/></p><p>4.Peran yang dijalani penyuluh:</p><p>Penyuluh di Desa Branjang berperan sebagai fasilitator karena penghubung petani kepada koperasi untuk memudahkan pemodalan petani, penyuluh juga berperan aktif sebagai edukator atau pemberi pelatihan, pemahaman tentang inovasi sistem pertanian yang lebih baik,  melakukan demonstrasi secara langsung agar petani lebih memahami dan memudahkan untuk melakukan secara langsung di lapangan, dan pemberi informasi akurat untuk segala kendala yang dialami oleh petani. Penyuluh menjadi motivator serta katalisator, karena petani yang awalnya enggan menjadi termotivasi supaya produktivitas pertaniannya menjadi tinggi dan unggul, sehingga mampu membangkitkan lagi potensi komoditas pertanian unggul seperti pohon aren untuk dikembangkan menjadi produk UMKM.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/2938098409/997f656c92af3ba8abf7e65ba3f41565/IMG_5698.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 13:03:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446488548</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rafidwiaryanto</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446498819</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>1. Alasan memilih lokasi tersebut karena petani di desa candi cenderung melakukan sistem monokultur yaitu menanam satu jenis tanaman secara terus menerus. Dampak sistem ini dapat mengganggu kesuburan tanah dan tingkat serangan hama dan penyakit yang tinggi pada lokasi tersebut.</p><p>2. Alasannya untuk memberikan informasi terbaru dengan mengubah sistem pertanian lokasi tersebut sehingga lahan pertanian tetap terjaga kesuburannya. Selain itu memberikan bekal ilmu kepada petani tentang berbagai macam budidaya tanaman seperti metode tanaman organik.</p><p>3. Cara mengevaluasinya dengan melakukan inspeksi pada lahan langsung serta mengecek secara berkala tentang efektivitas  program melalui sistem monitoring. Alasannya dengan monitoring maka petani akan dapat bertukar pikiran dengan penyuluh sehingga program kerja yang ada dapat berjalan dengan lancar karena petani merasa memiliki tanggung jawab yang harus mereka capai.</p><p>4. Peran penyuluh yang di jalani yaitu sebagai Edukator dan Katalisator, Peran Penyuluh sebagai Edukator karena penyuluh membantu memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pertanian organin yang ramah lingkungan dan ketergantungan dengan pupuk kimia. Sedangkan peran penyuluh sebagai Katalisator karena, dalam menjalankan penyuluhan memberikan dorongan untuk petani untuk melakukan gerakan perubahan yang sebelumnya menanam dengan sistem monokultur diganti dengan tumpang sari dan menggunakan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936242400/44e5e8f88d4eb7dee0aef0471389596e/Inovasi_Pertanian_di_desa_candi_20250512_200309_0000.png" />
         <pubDate>2025-05-12 13:09:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446498819</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>arvita020504</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446540686</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Alasan memilih Desa Sidorejo sebagai sasaran penyuluhan karena desa tersebut merupakan salah satu desa penghasil pisang di wilayah Magelang, namun dalam penjualannya masih kurang inovatif. Pada tahun 2020 penjualannya sempat menurun drastis dan menimbulkan kerugian bagi petani pisang di desa tersebut.</p><p><br/></p><p>2. Alasan membuat program penyuluhan demonstrasi yaitu untuk mengajarkan secara langsung kepada penduduk sekitar terutama ibu rumah tangga mengenai inovasi olahan dan pemanfaatan limbah pisang.</p><p><br/></p><p>3. Dengan hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi penduduk di desa tersebut, tidak hanya petani pisang.</p><p><br/></p><p>4. Cara mengevaluasi efektivitas program penyuluhan melalui metode Evaluasi Sumatif dengan menilai tingkat pemahaman peserta setelah dilakukannya demonstrasi dan melihat seberapa banyak peserta yang tertarik untuk melakukan program ini.</p><p>Dalam menjalankan program penyuluhan, penyuluh memiliki peran sebagai :</p><p>- sebagai fasilitator yang menyediakan akses informasi mengenai inovasi olahan pisang</p><p>- sebagai educator yang memberikan pelatihan mengolah pisang melalui demonstrasi secara langsung</p><p>- sebagai motivator yang menginspirasi peserta penyuluhan untuk berani mencoba hal baru</p><p>- sebagai katalisator yang nantinya akan mendorong didirikannya rumah produksi olahan pisang</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2937268312/63ad23c00d560b98a9aab38a34ef7f85/infografis_penyuluhan2.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 13:34:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446540686</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446550811</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3824666690/98cde6132222ba50341c435855a5a0c7/4a81e7a2_49b0_45df_9429_4e0e6dcea9d7.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-12 13:40:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446550811</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rafaelbonar</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446568661</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : RAFAEL BONAR WICAKSONO</p><p>NIM : 23020223140101</p><p>KELAS : AGROEKOTEKNOLOGI A</p><p><br></p><p><strong>1). Alasan memilih lokasi :</strong></p><ul><li><p>Desa Ngraji dipilih karena merupakan wilayah pertanian yang masih bergantung pada metode tradisional dan sangat terdampak saat musim kemarau akibat keterbatasan sistem irigasi. Selain itu, tingkat serangan hama seperti wereng dan ulat grayak cukup tinggi, sehingga diperlukan pendekatan pengendalian hama terpadu.</p></li></ul><p><strong>2). Alasan membuat program tersebut :</strong></p><ul><li><p>Program ini dirancang untuk meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan dengan cara yang terjangkau oleh petani lokal. Penggunaan irigasi sederhana dan pupuk organik cair dapat mengatasi kekeringan dan meningkatkan kesuburan tanah tanpa ketergantungan pada bahan kimia.</p></li></ul><p><strong>3). Cara mengevaluasi efektivitas program dan alasannya:</strong></p><ul><li><p>Efektivitas program akan dievaluasi melalui survei hasil panen, wawancara petani, dan observasi langsung perubahan praktik bertani sebelum dan sesudah penyuluhan. Metode ini dipilih karena memberikan data kuantitatif dan kualitatif yang dapat menggambarkan dampak nyata di lapangan.</p></li></ul><p><strong>4). Peran penyuluh dalam program tersebut:</strong></p><ul><li><p>Penyuluh berperan sebagai fasilitator dan pendamping petani dalam menerapkan teknologi sederhana, seperti pembuatan pupuk organik cair dan penerapan PHT. Selain itu, penyuluh juga bertugas memberikan pelatihan, memantau kemajuan petani, dan mengevaluasi efektivitas program secara berkala.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/2938119588/9f13f29a2ab60614fcf0f8efdca2c012/Green_Illustrative_How_to_Create_Sustainable_Forests_Infographic.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 13:52:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446568661</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nouwpalez</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446637743</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Naufal Radhiyya Fahmi</p><p>NIM : 23020223140107</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2937281881/6445fed76a8165a2aae45c61ed2b19bb/Biru_Ilustrasi_Infografis_Pulau_Indah_Di_Indonesia.png" />
         <pubDate>2025-05-12 14:34:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446637743</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446649780</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Anika Lusiana Sari</p><p>NIM : 23020223120010</p><p>KELAS : Agroekoteknologi - A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3824988612/8696a62452faf8a17c1ae80d7fa2f463/Green_Modern_Informational_Data_Infographic__1_.png" />
         <pubDate>2025-05-12 14:41:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446649780</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dwisofia19</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446662814</link>
         <description><![CDATA[<p>Shopia Dwi Anggraeni </p><p>23020223120012</p><p>Agroekoteknologi-A</p><p><br></p><p>1. Alasan Memilih Desa Pundenrejo sebagai Lokasi Penyuluhan:</p><p>Desa Pundenrejo dipilih menjadi sasaran lokasi penyuluhan karena desa tersebut sedang menghadapi konflik agraria yang dapat mengancam hak masyarakat lokal atas pengelolaan lahan pertanian. Mengingat sebagian besar warga bekerja sebagai petani, penyuluhan di desa ini menjadi peran penting untuk membantu mereka mempertahankan akses terhadap lahan yang menjadi sumber penghidupan utama.</p><p><br></p><p>2. Alasan Membuat Program Penyuluhan:</p><p><strong><mark>“Tegak Lahan: Penguatan Masyarakat dalam Konflik Agraria"</mark></strong></p><p>Program ini dibuat untuk memberikan pemahaman hukum dan penguatan sosial kepada masyarakat agar mereka bisa menghadapi konflik agraria secara bijak dan legal, serta menekankan keteguhan masyarakat dalam mempertahankan hak atas tanah. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mulai mendokumentasikan sejarah penguasaan lahan sebagai bagian dari upaya perlindungan dan advokasi hak mereka.</p><p><br></p><p>3. Evaluasi Efektivitas Program dan Alasannya:</p><p>Efektivitas program akan dievaluasi dengan dua cara, yaitu melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman warga tentang hukum agraria, serta melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung. Evaluasi ini dipilih karena dapat memberikan gambaran menyeluruh, baik dari segi pengetahuan maupun perubahan sikap atau perilaku masyarakat setelah mengikuti penyuluhan.</p><p><br></p><p>4. Peran Penyuluh dalam Program:</p><p>Penyuluh berperan sebagai fasilitator dan edukator. Sebagai fasilitator, penyuluh membantu menghubungkan masyarakat dengan informasi yang mereka butuhkan serta menciptakan ruang diskusi yang terbuka dan partisipatif. Sementara sebagai edukator, penyuluh menyampaikan materi hukum agraria dengan bahasa yang mudah dipahami dan mendampingi warga dalam proses dokumentasi serta advokasi lahan secara aktif dan edukatif.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936353112/8047ba5478832090af7b425618b5b061/71096b13_26a6_46e7_92f7_a4a293073831.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 14:50:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446662814</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>NabilaShintaDewi</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446680605</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Nabila Shinta Dewi </p><p>NIM : 23020223140100 </p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p>1. Alasan memilih lokasi tersebut:</p><p>Kelurahan Tambangan dipilih karena mengalami permasalahan alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan permukiman akibat perkembangan wilayah. Hal ini mengancam ketahanan pangan lokal karena menurunkan luas lahan produktif yang dapat dimanfaatkan untuk produksi komoditas unggulan seperti padi dan hortikultura.</p><p><br/></p><p>2. Program penyuluhan yang cocok dan alasannya:</p><p>Program yang cocok adalah penyuluhan berbasis pertanian urban dengan sistem hidroponik dan pendekatan partisipatif. Program ini dipilih karena lahan di wilayah tersebut terbatas dan berbukit (kemiringan 10–15%), sehingga sistem pertanian hidroponik yang hemat lahan dan air sangat relevan, dan pendekatan partisipatif melibatkan masyarakat langsung untuk meningkatkan keberhasilan program.</p><p><br/></p><p>3. Cara mengevaluasi efektivitas program penyuluhan dan alasannya:</p><p>Evaluasi dapat dilakukan dengan menggunakan survei pre-test dan post-test, serta observasi langsung pada demplot dan hasil panen. Survei pre dan post digunakan untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan sikap petani, sedangkan observasi lapangan mengukur keberhasilan teknis dan adopsi praktik yang diajarkan. Metode ini dipilih karena dapat memberikan data kuantitatif dan kualitatif yang lengkap.</p><p><br/></p><p>4. Peran penyuluh dalam pelaksanaan program:</p><p>Penyuluh berperan sebagai fasilitator dan motivator. Sebagai fasilitator, penyuluh menjembatani antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat dengan memberikan informasi teknis secara aplikatif. Sebagai motivator, penyuluh membangun kesadaran dan semangat petani serta pemuda desa untuk terlibat aktif dan berinovasi dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2941997436/8d5a1b647a42ed8c93605221ea82f76c/Hijau_Dan_Putih_Ilustratif_Infografis_Hidroponik_Solusi_Pertanian_Masa_Depa_20250512_215808_0000.png" />
         <pubDate>2025-05-12 15:01:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446680605</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446710761</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Fayyaz Nur Albar</p><p>NIM : 23020223140099</p><p>Kelas : AET-A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825240321/7ef79cab464026b3977359b8b72ded94/IMG_7383.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-12 15:21:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446710761</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>haryopamung56</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446734745</link>
         <description><![CDATA[<p>Haryo Pamungkas</p><p>23020223140103</p><p>AET - A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/672863247/a93150752ecd5fb5f93b860506e9a092/Green_Lined_Climate_Change_Environment_Infographic_.png" />
         <pubDate>2025-05-12 15:37:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446734745</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446756501</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Izzata Adi Kurnia </p><p>NIM:23020223140104</p><p>Kelas: Agroekoteknologi-A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825401339/6b9b87896f3ec01ed904e4f0bd0a0860/SAVE_20250512_224342.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 15:50:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446756501</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>najwaauliaazzahra945</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446771382</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Najwa Aulia Azzahra </p><p>NIM : 23020223130037</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p><strong>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Alasan memilih lokasi</strong></p><p>= Alasan saya memilih Desa Girisuko karena mayoritas penduduk desa ini berprofesi sebagai petani, dimana sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi desa Girisuko. Disamping itu, masalah utama pertanian di Desa Girisuko adalah keterbatasan akses terhadap air irigasi, penerapan metode pertanian tradisional, dan harga jual komoditas pertanian yang cenderung rendah. Permasalahan yang ada di Desa Girisuko harus segera diatasi, mengingat desa inu memiliki komoditas unggulan seperti padi, jagung, kacang tanah, dan ubi kayu. Penanganan masalah-masalah tersebut berpotensi besar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen komoditas-komoditas tersebut secara signifikan, sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian secara keseluruhan.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Alasan membuat program penyuluhan</strong></p><p>= Alasan saya memilih program penyuluhan ini adalah untuk mengatasi permasalahan pertanian utama yang ada di Desa Girisuko, yaitu keterbatasan air, dengan program ini, penyuluh dapat mengedukasi mengenai teknik irigasi tetes atau irigasi sprinkler yang memungkinkan penggunaan air yang jauh lebih efisien dan memastikan tanaman mendapatkan pasokan air secara optimal. Selain itu, dalam program ini juga penyuluh dapat memberikan pelatihan penggunaan alat pertanian modern dan teknologi tepat guna untuk mengatasi penggunaan metode pertanian tradisional yang kurang efisien. Dengan alat dan teknologi yang lebih baik, petani dapat menghemat waktu dan tenaga serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Evaluasi efektivitas program</strong></p><p>= evaluasi efektivitas program dapat dilakukan dengan melakukan survei dan wawancara dengan petani sebelum dan sesudah program untuk mengukur perubahan pengetahuan (tentang teknik irigasi, alat modern), adopsi praktik baru, serta persepsi mereka terhadap manfaat program. Selain itu, melakukan kunjungan lapangan secara berkala juga guna melihat secara langsung implementasi teknik dan alat baru oleh petani. Metode ini dipilih karena untuk melihat perubahan perilaku dan pemahaman petani, maupun dari implementasi nyata di lapangan.</p><p><strong>&nbsp;</strong></p><p><strong>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam melaksanakan program penyuluhan terseut, peran apa yang sedang dijalani penyuluh? Beri penjelasan</strong></p><p>= penyuluh pertanian memiliki peran sebagai <strong>fasilitator dan edukator</strong>, yaitu menjembatani pengetahuan modern tentang teknik irigasi efisien, penggunaan alat pertanian, dan diversifikasi tanaman kepada petani melalui pelatihan dan bimbingan langsung. Selain itu, mereka berfungsi sebagai <strong>motivator</strong> untuk mendorong petani mengadopsi praktik baru dan mengatasi keengganan terhadap perubahan, yang esensial untuk transisi dari pertanian tradisional menuju metode yang lebih efisien. Terakhir, penyuluh berperan sebagai <strong>problem solver</strong>, membantu petani mengidentifikasi dan menemukan solusi atas berbagai kendala yang muncul selama implementasi praktik baru, termasuk tantangan operasional alat, penyesuaian tanaman, hingga masalah umum seperti keterbatasan air dan harga jual yang rendah.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936051699/9cdb34ec2597ac8e0b35248fe7f964c0/Green_Modern_Informational_Data_Infographic.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-12 16:01:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446771382</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nadrashahirah</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446786536</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Nadrah Shahirah Agytha</p><p>NIM : 23020223140089</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih Lokasi</p></li></ol><p>= Pada kecamatan kalibukbuk merupakan wilayah yang memiliki sektor pertanian pada komoditas padi dan kopi mencapai 21.087 ton dan 7.485,5 ton. Kecamatan kalibukbuk juga menghadapi masalah pertanian berupa konversi lahan pertanian ke non-pertanian yang dapat mengganggu ketahanan pangan</p><ol start="2"><li><p>Alasan membuat program </p></li></ol><p>= Program penyuluhan dibuat sebagai respon terhadap permasalahan konversi lahan yang mengancam keberlanjutan produksi pangan lokal. Melalui peningkatan kapasitas petani dalam pengelolaan lahan dan penerapan pertanian berkelanjutan</p><ol start="3"><li><p>Bagaimana cara anda mengevaluasi </p></li></ol><p>= Efektivitas program penyuluhan, serta alasan mengapa memilih cara tersebut</p><p>Efektivitas program penyuluhan dievaluasi melalui survei pra dan pasca pelatihan, serta pemantauan langsung terhadap perubahan praktik pertanian di lapangan selama beberapa bulan. Metode ini dipilih karena dapat mengukur dampak langsung pengetahuan yang disampaikan serta melihat implementasi nyata dari materi penyuluhan.</p><ol start="4"><li><p>Dalam melaksanakan program penyuluhan tersebut, peran apa yang sedang dijalani penyuluh?</p></li></ol><p>= Penyuluh berperan sebagai fasilitator dan edukator, yaitu menjadi penghubung antara ilmu pengetahuan dan praktik di lapangan. Penyuluh memberikan pelatihan, membimbing petani menerapkan teknik ramah lingkungan, serta membantu petani dalam mengambil keputusan berbasis data dan informasi pertanian yang relevan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936223207/5e2c637d8f16634463351202e71f70f6/IMG_1130.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 16:13:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446786536</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>BicerSaradiTeger0090</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446791613</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Bicer Saradi Teger</p><p>Nim : 23020223140090</p><p>Kelas :AET-A</p><ol><li><p>Alasan Memilih Lokasi (Desa Pematang pudu,Mandau ,Bengkalis ) karena:</p><p>Pematang Pudu dipilih sebagai lokasi penyuluhan karena masyarakat sekitar belum paham betul menegnai pertanian secara utuh dan teknologi terbarukan pertanian, Selain itu desa ini juga pernah mengalami keterbatasan akses pupuk dan sehingga memerlukan intervensi edukatif dan pendampingan dari penyuluh untuk meningkatkan hasil dan kapasitas para petani</p></li><li><p>Alasan Membuat Program Penyuluhan Tersebut: </p><p>Program penyuluhan dirancang berdasarkan kebutuhan petani di yang memiliki keterbatasan pengetahuan terkait pertanian dan lemahnya organisasi petani. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang pola tanam, potensi tanam, perawatan tanah, penggunaan internet di pertanian hingga pemberdayaan kelembagaan petani agar mereka dapat lebih mandiri dan produktif.</p></li><li><p>Evaluasi Efektivitas Program Penyuluhan dan Alasannya:</p><p>Efektivitas program penyuluhan akan dievaluasi melalui survei pre-test dan post-test, observasi lapangan, dan wawancara langsung dengan peserta.</p></li><li><p>Peran Penyuluh dalam Pelaksanaan Program Penyuluhan:</p><p>Dalam program ini, penyuluh berperan sebagai fasilitator, edukator, dan motivator. Yang dapat membantu petani dalam penyaluran ilmu, membantu dalam memfasilitas petani, dan memotivasi petani dalam segala aspek pertanian</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936044977/74b8b5924a37949801b44690fe5d6a81/Infografik_Lingkungan_Perubahan_Iklim_Bergaris_Biru_pdf.pdf" />
         <pubDate>2025-05-12 16:16:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446791613</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446792866</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Maftukhatul Ismah</p><p>NIM : 23020223140113</p><p>Kelas : AET-A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825497133/6c7441de03ab84deee30080c07a9dde5/Blue_and_Grey_Simple_Modern_Informational_Data_Infographic_20250512_230242_0000.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 16:17:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446792866</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>mahattmahatt01</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446796015</link>
         <description><![CDATA[<p><mark>1. Alasan pemilihan lokasi Kelurahan Wonolopo:</mark></p><ul><li><p>Kelurahan Wonolopo merupakan kawasan kampung tematik yang <strong>memiliki</strong> <strong>potensi</strong> <strong>signifikan</strong> dalam pengembangan <strong>eduwisata</strong> yang dilengkapi oleh <strong>kearifan kebudayaan</strong> <strong>lokal</strong> dengan suasana pedesaan asri yang masih kental sebagai daya tarik utama wisatawan. Namun beberapa tahun terakhir hingga sekarang mengalami <strong>penurunan jumlah wisatawan yang musiman</strong> dan cenderung meningkat kembali di waktu tertentu, misalnya saat musim Festival Panen Raya Durian.</p></li><li><p>Sehingga penyuluhan dilakukan <strong>untuk membantu memperbaiki kelembagaan pertanian, menaikkan jumlah pendapatan masyarakat, dan perbaikan usaha dan lingkungan hidup masyarakat</strong> dalam menjaga kestabilan wisatawan sebagai bentuk optimalisasi potensi untuk memberdayakan masyarakat desa bidang kewirausahaan dan eduwisata.</p></li></ul><p><mark>2. Alasan Membuat Progam Kerja Penyuluhan! </mark></p><ul><li><p>Progam penyuluhan ini dilakukan bertujuan <strong>untuk pelatihan dan pemberdayaan masyarakat desa</strong>&nbsp; tentang pentingnya <strong>penguatan</strong> <strong>kelembagaan</strong> dan <strong>perluasan jangkauan  bisnis </strong>wisata oleh kelompok tani dan petani milenial agar bisa memaksimalkan potensi desa menjadi lebih efektif, efisien, dan membantu <strong>menaikkan jumlah pendapatan usaha tani</strong> (ibu-ibu penjual wisata edukasi jamu gendhong, UMKM durian, dan petani jamur tiram). Minimnya upaya branding, promosi, dan inovasi pengelolaan dalam pengembangan eduwisata di Kelurahan Wonolopo dengan cara <strong>mengenalkan teknologi pertanian terbarukan</strong> akan membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendapatan terhadap penjualan produk pertanian berkelanjutan/ wisata edukasi menjadi lebih stabil dan konsisten. </p></li><li><p>Selain itu, pelatihan juga digunakan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya <strong>diversifikasi pada pengolahan limbah hasil produk</strong> menjadi lebih bermanfaat dan menaikkan harga jual produk sampingan. Inovasi produk dan kemandirian masyarakat desa diperlukan sebagai indikator keberhasilan majunya ediwisata/ agrowisata sebagai bentuk mencegah ketergantungan wisatawan musiman.</p></li></ul><p><mark>3. Alasan Mengevaluasi Efektivitas Program Penyuluhan!</mark></p><ol><li><p><strong><em>Door to door </em></strong>atau <strong>sowan</strong> dalam bahasa jawa merupakan salah satu metode klasik yang bisa dilakukan dengan mudah dan strategis untuk pendekatan individu oleh masyarakat desa dengan tim penyuluh, hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mendengarkan aspirasi/ keluhan yang sesuai dengan keinginan terhadap permasalahan yang ingin diangkat. </p></li><li><p>Pembagian <strong>kuisioner</strong> dilakukan untuk mempercepat dan menampung seluruh data observasi warga desa dengan lebih tertata dan merata (contohnya data UMKM dan informasi masyarakat desa yang sifatnya pribadi). </p></li><li><p><strong><em>Forum Group Discussion</em></strong> (FGD) dilakukan dengan pembahasan bersama mengenai isu atau permasalahan untuk dipikirkan atau dirancang dengan tepat solusi dan kinerja progam nya (melibatkan perangkat kelurahan, Kelompok Tani, UMKM, PKK, dan lembaga kemitraan lainnya). </p></li><li><p><strong>Monitoring</strong> progam kerja dilakukan di awal dan akhir kegiatan dengan cara pembagian pre-test dan post-tes yang mencakup pertanyaan dan pernyataan yang serupa untuk alat bantu seberapa persen tingkat keberhasilan penyuluhan.</p></li></ol><p><mark>4. Peran apa yang sedang dijalani penyuluh?</mark></p><ol><li><p>Penyuluh sebagai <strong>fasilitator</strong> pemberdayaan masyarakat yang membantu menangani isu permasalahan lokal untuk mendampingi kapasitas progam kerja penyuluhan terhadap kemandirian masyarakat Kelurahan Wonolopo untuk <strong>memberikan fasilitas berupa pengetahuan non-formal </strong>dengan cara mengenalkan inovasi dan teknologi pertanian untuk membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi produk.</p></li><li><p>Penyuluh sebagai <strong>penggerak/ motivator</strong> bidang eduwisata berbasis kearifan lokal <strong>untuk membantu mengelola eduwisata</strong> menjadi meningkatkan daya tarik wisatawan terhadap kegiatan urban farming, wisata edukasi pengolahan jamu modern dan jamur tiram, atau festival panen raya yang lebih efisien dan maju.</p></li><li><p>Penyuluh sebagai <strong>penghubung</strong> antara masyarakat dengan pemerintah untuk membantu <strong>menjembatani informasi serta kerjasama dengan dinas kemitraan</strong> agar&nbsp; aspirasi warga disampaikan kepada pihak terkait untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938100507/cdfba87f32727e60a66976df02dd8a5c/Hijau_Biru_Ilustrasi_Liburan_Infografis.png" />
         <pubDate>2025-05-12 16:20:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446796015</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>hanungpralambang</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446809727</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Hanung Pralambang</p><p>NIM : 23020223130039</p><p>Kelas : AET-A</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973318321/83da1b2187483cac8e435ac1d873da84/Infografis_Hanung.pdf" />
         <pubDate>2025-05-12 16:29:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446809727</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>muhammadardisasulistyo</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446809836</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Alasan Memilih Lokasi : </p><p>Lokasi Desa Telajung dipilih karena memiliki potensi pertanian yang masih cukup luas yaitu sawah 24 ha dan tegalan 50 ha, namun menghadapi keterbatasan lahan untuk ekspansi pertanian di masa depan. Selain itu, letaknya yang dekat dengan kawasan industri MM2100 memunculkan tantangan dan peluang terkait keseimbangan antara pembangunan industri dan pertanian berkelanjutan, sehingga menjadi lokasi ideal untuk program inovasi pertanian terpadu.</p></li></ol><p><br></p><ol start="2"><li><p>Alasan Membuat Program Tersebut :</p><p>Program penyuluhan ini dibuat untuk memberdayakan warga dalam memanfaatkan lahan sempit secara produktif, sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal melalui inovasi pertanian urban seperti hidroponik dan aquaponik. Selain itu, program ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik dan produksi kompos, yang penting dalam mendukung ekosistem pertanian ramah lingkungan.</p></li></ol><p><br></p><ol start="3"><li><p>Cara mengevaluasi efektivitas program penyuluhan dan alasannya :</p><p>Evaluasi efektivitas program dilakukan melalui survei pre-test dan post-test yang mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta penyuluhan. Selain itu, evaluasi juga mencakup observasi lapangan terkait praktik pertanian urban dan pemanfaatan lahan sempit oleh warga. Cara ini dipilih karena dapat memberikan data kuantitatif yaitu berupa angka-angka perubahan pengetahuan dan keterampilan sekaligus data kualitatif yang berupa observasi perilaku dan praktik nyata, sehingga hasil evaluasi lebih komprehensif dan akurat.</p></li></ol><p><br></p><ol start="4"><li><p>Peran penyuluh dalam program penyuluhan dan penjelasannya :</p><p>Dalam melaksanakan program penyuluhan ini, penyuluh berperan sebagai fasilitator, edukator, dan motivator. Sebagai fasilitator, penyuluh membantu menyediakan materi dan sumber daya pendukung bagi warga, kemudian sebagai edukator, penyuluh memberikan pelatihan praktis dan teori mengenai hidroponik dan pengelolaan sampah, dan sebagai motivator, penyuluh memberikan dorongan serta memotivasi warga agar aktif berpartisipasi dan berinovasi dalam pertanian urban, sehingga program dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2937307004/c1b18040d50ecc0cff0ea00f7e246f66/1000502683.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 16:30:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446809836</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ratnamaharani774</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446810415</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Ratna Maharani</p><p>NIM    : 23020223130053</p><p>Kelas  : AET-A</p><p><br/></p><ol><li><p><strong>Alasan memilih Desa Jeruklegi Wetan</strong></p><p>Desa Jeruklegi Wetan dipilih karena kesuburan tanah di sekitar desa mengalami penurunan yang signifikan akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dan minimnya ppemupukan organik. Selain itu, mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani yang masih menggunakan metode tradisional, sehingga sangat relevan untuk dilakukan penyuluhan pertanian.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Alasan membuat program penyuluhan tentang pemupukan organik dan teknologi pertanian tepat guna</strong></p><p>Program ini dibuat untuk meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan melalui pengurangan ketergantungan pupuk kimia. Selain itu, penggunaan teknologi pertanian tepat guna diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil pertanian petani lokal yang selama ini masing menggunakan metode tradisional.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Cara saya mengevaluasi efektifitas program penyuluhan</strong></p><p>Efektivitas program penyuluhan akan dievaluasi selalui survey sebelum dan sesudah penyuluhan, serta pengamatan langsung terhadap perubahan praktik pertanian dan produktivitas lahan. Metode ini dipilih karena dapat memberikan data kuantitatif dan kualitatif terkait pemahaman, sikap, dan penerapan materi oleh petani.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Peran yang sedang dijalani penyuluh</strong></p><p>Penyuluh berperan sebagai fasilitator dan edukator yang menyampaikan informasi serta membimbing petani dalam penerapan teknik pemupukan organik dan penggunaan teknologi pertanian. Penyuluh juga bertindak sebagai motivator dan pendamping lapangan yang membantu petani dlam menghadapi tantangan pertanian secara langsung.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2937263485/8439d695d5ee562988ae787a61ce96a9/Penyuluhan_infografis_ratna.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 16:30:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446810415</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>abdunnaafi31husain</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446812185</link>
         <description><![CDATA[<p>Husain Abdunnaafi'</p><p>23020223130047</p><p><br/></p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Lokasi ini dipilih karena pernah mengalami permasalahan dalam sektor pertanian, seperti harga jual komoditi hasil panen yang tidak sebanding dengan biaya produksi dan adanya gangguan hama yang menurunkan hasil produksi. Selain itu, Desa Wonoplumbon memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan populasi petani yang signifikan, sehingga sangat relevan untuk dijadikan lokasi intervensi program penyuluhan.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Program ini dibuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan masyarakat melalui pengenalan varietas unggul serta teknologi pertanian yang tepat guna. Selain itu, program ini bertujuan mengurangi kerugian petani akibat serangan hama atau ketidaksesuaian penggunaan input pertanian, seperti pupuk dan pestisida.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Efektivitas program akan dievaluasi melalui survei pre-test dan post-test kepada petani peserta, serta monitoring hasil panen sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Metode ini dipilih karena dapat mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik petani secara kuantitatif serta menunjukkan dampak langsung dari penyuluhan terhadap hasil pertanian.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Penyuluh berperan sebagai fasilitator dan edukator yang menjembatani transfer ilmu pengetahuan dari lembaga riset atau pemerintah ke masyarakat tani. Selain memberikan materi penyuluhan, penyuluh juga berperan aktif dalam mendampingi petani saat implementasi teknologi baru, melakukan evaluasi lapangan, serta menjadi penghubung antara petani dan pihak terkait (misalnya dinas pertanian atau perguruan tinggi).</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938082537/6c25e55a86a89638bcdfc6960c288bb0/kelurahan.png" />
         <pubDate>2025-05-12 16:31:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446812185</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rahmanisarm1</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446816455</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Rahmanisa Marfioktamiasih</p><p>NIM : 23020223130044</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p>1. Alasan memilih lokasi tersebut karena Desa Jatilor merupakan salah satu sentra padi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dan memiliki komoditas pertanian yang unggul lainnya, namun dalam hal pemasaran hasil produksi pertanian masih kurang optimal. Hal ini disebabkan karena jangkauan pasar yang kurang luas dan optimal serta flaktuasi harga yang terkadang dapat menyebabkan petani rugi.</p><p>2. Alasan membuat program penyuluhan </p><p>Program temu usaha antara para pengusaha dan petani yaitu untuk berbincang antara dua arah mengenai informasi ekonomi dan pertanian. Dalam perbincangan petani dapat menceritakan dan berkonsultasi mengenai permasalahan didalam pemasaran hasil produksi pertanian, dan diharapkan para pelaku usaha dapat memberikan informasi mengenai kemajuan teknologi pertanian, inovasi pertanian hingga beberapa inovasi dalam pemasaran hasil produksi pertanian.</p><p>3. Efektivitas program dapat dilihat pada perubahan sikap dan perilaku petani seperti munculnya ide - ide yang baru dan kreatif dalam menjual hasil pertaniannya dan dapat dilihat pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para petani di desa Jatilor.</p><p>4. Penyuluh berperan sebagai fasilitator dan motivator bagi petani. Penyuluh sebagai media transfer ilmu pengetahuan dari lembaga pemerintahan/riset ke petani dan media antara petani dan pelaku usaha. Selain itu juga sebagai pemberi motivasi kepada petani dalam usaha pemasaran hasil pertanian.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3206583123/cd167aa07a9b9f03cc2ea959f801fa8c/IMG_20250512_WA0197.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 16:34:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446816455</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>kuliahagronismara</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446818445</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Nur Auni Nismara Ardani</p><p>NIM : 23020223120006</p><p>Kleas : Agroekoteknologi - A</p><p><br/></p><p><strong>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Alasan Memilih Lokasi</strong></p><p>Di Kelurahan Jaten, khususnya di Desa Jaten, para petani masih kesulitan dalam mendapatkan pupuk subsidi yang disediakan oleh Pemerintah dikarenakan syarat untuk mendapatkan pupuk subsidi harus tergabung ke dalam kelompok tani dan memiliki kartu tani. Kuota untuk mendapatkan pupuk subsidi bagi petani yang sudah memenuhi syarat juga dibatasi oleh Pemerintah, sehingga para petani harus membeli pupuk non subsidi yang harganya tidak terjangkau.</p><p><br/></p><p><strong>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Alasan Membuat Program Penyuluhan</strong></p><p>Program penyuluhan ini dibuat dengan tujuan untuk membina petani yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pupuk subsidi. Program penyuluhan ini mengggunakan metode dengan memberikan pemaparan materi dan praktik langsung membuat pupuk organik cair sebagai alternatif dalam menunjang pertumbuhan tanaman.</p><p><br/></p><p><strong>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cara Mengevaluasi Efektivitas Program Penyuluhan beserta Alasannya</strong></p><p>Cara mengevaluasi program penyuluhan dengan tema ‘Pembuatan Pupuk Organik Cair’ bisa dengan memberikan kuisioner sebelum dan sesudah pelaksanaan program ini kepada petani yang berkaitan seputar POC. Mengadakan kuisioner sebelum dan sesudah dilaksanakannya program penyuluhan dapat mengetahui atau menilai pemahamandari petani tersebut.</p><p><br/></p><p><strong>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Peran yang sedang Dijalani Penyuluh</strong></p><p>Peran penyuluh dalam program penyuluhan dengan metode demonstrasi ini yang utama adalah sebagai fasilitator, yaitu untuk memfasilitasi kebutuhan petani selama berjalannya program penyuluhan ini. Peran penyuluh sebagai motivator yaitu penyuluh mendorong petani untuk menggunakan POC pada tanaman sehingga dapat mengurangi biaya produksi. Peran penyuluh sebagai pendamping yaitu membantu petani dalam proses pembuatan POC, memberikan bimbingan, dan memantau hasil pengaplikasiannya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936382532/68b79e978e23aa712cca7be487db8f6d/Infografis_Letak_Geografis_Indonesia_Ilustratif_Hijau_dan_Krem.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 16:36:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446818445</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446832384</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Nu’aim Fadlu Ramadhani</p><p>NIM : 23020223140092</p><p>Kelas : AET - A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825624615/706ee6658fd0701b8fba507be9ff2f94/IMG_4698.png" />
         <pubDate>2025-05-12 16:46:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446832384</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>bagassaputra693</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446834466</link>
         <description><![CDATA[<p>Bagas Wijaya Saputra</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow">23020223140111</a></p><p>AET-A</p><p><br/></p><p>1. Lokasi Desa Tampingwinarno dipilih karena memiliki potensi pertanian yang tinggi berkat letaknya yang strategis dan lahan seluas 2,90 km² yang cocok untuk budidaya berbagai komoditas pertanian. Secara agroekologis, desa ini berada di daerah dengan iklim tropis dan ketinggian yang mendukung pertumbuhan tanaman seperti singkong, padi, jagung, dan kopi.</p><p>2. Program penyuluhan dibuat karena masyarakat desa masih menjual hasil singkong dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah ekonominya rendah. Dengan adanya penyuluhan, masyarakat dapat memahami pentingnya diversifikasi produk olahan dan teknik pemasaran yang efektif untuk meningkatkan pendapatan.</p><p>3. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan metode survei pre-test dan post-test kepada peserta penyuluhan untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta melalui monitoring terhadap peningkatan volume dan nilai jual hasil olahan. Metode ini dipilih karena dapat memberikan data kuantitatif dan kualitatif yang konkret mengenai dampak langsung program terhadap perubahan perilaku dan hasil usaha tani masyarakat.</p><p>4. Dalam program ini, penyuluh berperan sebagai fasilitator dan edukator yang menjembatani pengetahuan ilmiah dengan praktik di lapangan. Penyuluh menyampaikan materi, mendemonstrasikan teknik pengolahan hasil, serta mendampingi warga dalam proses pemasaran agar mereka mampu memproduksi dan menjual olahan secara mandiri dan berdaya saing.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825128272/92111380ffa4e323aa17f9289e8cf8f0/Infografis_Letak_Geografis_Indonesia_Ilustratif_Hijau_dan_Krem.png" />
         <pubDate>2025-05-12 16:47:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446834466</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>hamamhimawan04</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446844179</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Hamam Himawan</p><p>NIM : 23020223130042</p><p>Kelas : Agroekoteknologi - A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi yaitu karena pada desa margoyoso memiliki potensi komoditas unggul seperti kelapa dan rempah - rempah. Tetapi mengalami kendala yaitu kesulitan akses air karena letak geografi yang kurang mendukung.</p></li><li><p>Alasan membuat program penyuluhan SLP atau sekolah lapang tani karena menurut saya program ini lebih efektif di terapkan di desa Margoyoso. Program SLP ini efektif dikarenakan dari data yang ada tingkat pendidikan di Margoyoso masih relatif rendah. Oleh karena itu, dengan adanya program SLP ini masyarakat atau petani bisa langsung praktik dan mendapatkan materi yang cocok untuk diterapkan. Masyarakat atau petani juga bisa bertanya langsung dengan tenaga ahli atau penyuluh.</p><p><br/></p></li><li><p>Menggunakan kuesioner atau tes untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta sebelum dan setelah mengikuti program alasannya yaitu dapat mengukur perubahan yang terjadi karena penyuluhan, objektif dan mudah dianalisis secara kuantitatif, menunjukkan dampak langsung dari materi yang diberikan.</p></li><li><p>Penyuluh dalam melaksanakan program ini memiliki peran utama sebagai pendidik dan evaluator. Karena penyuluh lebih berperan sebagai guru dalam program Sekolah Lapang Tani ( SLP). Penyuluh memiliki peran utama untuk memberi materi seperti pengendalian hama terpadu, pemupukan berimbang, atau adaptasi iklim disampaikan dengan bahasa petani. Penyuluh juga memiliki peran wajib untuk memantau apakah petani menerapkan ilmu yang diberikan dan apa hasilnya.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938162447/782342f032fd0b16cdfa9c47e613fffa/Biru_Ilustrasi_Infografis_Pulau_Indah_Di_Indonesia__1_.png" />
         <pubDate>2025-05-12 16:54:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446844179</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446848437</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3824885174/70a5dc5f6887cb7b163f25d7ab1a0e09/Diana_Rachma_23020223120011_Agroekoteknologi_A.png" />
         <pubDate>2025-05-12 16:57:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446848437</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>gentawangi346</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446850103</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Qomar Al Fath</p><p>NIM : 23020223130045</p><p>Kelas : Agroekoteknologi-A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi tersebut karena terjadinya kerebahan pada tanaman padi, komoditas unggulan di desa Karanganyar, tepatnya ketika musim penghujan. Selain itu, mayoritas masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan buruh tani hanya memiliki pendidikan tingkat SD sehingga diperlukan pengajaran baik secara praktik maupun teoritik mengenai budidaya tanaman. </p></li><li><p>Alasan memilih program tersebut karena terjadinya rebah tanaman padi maka diperlukan tanaman padi tahan rebah dengan batang tegak dan kuat. Padi rebah akan berpengaruh dalam menurunkan jumlah produksi beras. Oleh sebab itu, menggunakan tanaman yang tahan terhadap cuaca hujan ekstrem diharapkan produksi beras menjadi stabil atau bahkan meningkat. Program dapat dilaksanakan dengan metode Demonstrasi Plot (Demplot) karena dapat memperlihatkan dan mempraktekkan secara langsung sehingga mampu mengajak petani agar aktif secara langsung di lapangan. </p></li><li><p>Evaluasi efektivitas program penyuluhan dapat dilakukan melalui perbandingan antara produksi beras tanaman padi tahan rebah dengan tanaman yang umumnya telah ditanam di desa Karanganyar. Metode evaluasi ini dipilih karena dapat menunjukkan pengaruh nyata penerapan padi tahan rebah dalam meningkatkan produksi beras secara sederhana dan mudah dipahami sehingga diharapkan petani mengalami perubahan perilaku secara positif. </p></li><li><p>Selama program tersebut penyuluh berperan sebagai pengajar dan fasilitator. Penyuluh dapat mengajarkan pentingnya pemilihan jenis tanaman padi untuk meningkatkan produksi beras dan memandu penerapan inovasi jenis tanaman padi tahan rebah sehingga petani menerapkannya secara mandiri. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938106671/e34620024f83f9049ebee1d030ae4691/Infografis_Pendidikan_Faktor_Abiotik_dan_Kehidupan_di_Antartika_Gaya_Kolase_20250512_235716_0000.png" />
         <pubDate>2025-05-12 16:59:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446850103</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446851392</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Timotius jovank valentino</p><p>Nim : 23020223140096</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825752171/85d85194c75be90c1e4e6fbab3c1f1ab/Cara_Membuat_Hidroponik_Sistem_Bare_Root_Infografis_Gaya_Ilustratif.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 17:00:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446851392</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>hanungpralambang</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446859186</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Hanung Pralambang</p><p>NIM : 23020223130039</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p><strong>Alasan Memilih Lokasi</strong></p><p>Saya memilih lokasi ini karena merupakan desa tempat saya tinggal sejak lahir, sehingga saya memahami kondisi sosial, ekonomi, dan potensi yang dimiliki oleh desa ini. Selain itu, berdasarkan pengamatan dan informasi dari masyarakat, desa ini memiliki potensi wisata yang belum dikembangkan secara optimal, sehingga membutuhkan inovasi dan intervensi program penyuluhan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p><p><br/></p><p><strong>Alasan Membuat Program</strong></p><p>Program ini saya rancang karena di lokasi tersebut sebelumnya sudah terdapat objek wisata yang pernah dikembangkan, namun pengelolaannya belum berjalan secara maksimal. Dengan adanya program ini, saya berharap dapat memberikan dampak positif secara sosial maupun ekonomi, serta memberdayakan masyarakat setempat agar dapat mengelola potensi wisata secara mandiri dan berkelanjutan.</p><p><br/></p><p><strong>Evaluasi efektivitas program</strong></p><p>Evaluasi efektivitas program dilakukan dengan memantau data pendapatan dan pengeluaran dari aktivitas wisata sebagai indikator keberhasilan secara kuantitatif. Selain itu, evaluasi juga dilakukan secara kualitatif melalui wawancara atau survei terhadap masyarakat untuk mengetahui tingkat kepuasan, partisipasi, dan dampak program secara langsung. Metode ini dipilih karena mampu memberikan gambaran menyeluruh baik dari aspek ekonomi maupun sosial.</p><p><br/></p><p><strong>Peran Penyuluh dalam Pelaksanaan Program</strong></p><p>Dalam pelaksanaan program, penyuluh berperan aktif sebagai:</p><ol><li><p><strong>Fasilitator</strong> – Penyuluh bertindak sebagai penghubung antara masyarakat desa dengan pihak eksternal seperti pemerintah, akademisi, dan stakeholder lainnya yang dapat mendukung program.</p></li><li><p><strong>Edukator</strong> – Penyuluh memberikan edukasi kepada masyarakat dan pemerintah desa terkait strategi pengembangan wisata serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal.</p></li><li><p><strong>Motivator</strong> – Penyuluh mendorong semangat, kesadaran, dan optimisme masyarakat untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan potensi desa.</p></li><li><p><strong>Katalisator</strong> – Penyuluh mempercepat proses perubahan dan pembangunan dengan cara menginisiasi kegiatan, memperkuat kolaborasi, dan mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam program.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973318321/d551cb586317ea348ac890a58cb7e98f/Infografis_hanung.png" />
         <pubDate>2025-05-12 17:05:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446859186</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446869426</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Muhammad Recky Pranjaya</p><p>NIM : 23020223130038</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825817897/a9790b9a4b399d30f70c99d48ddd3238/IMG_20250513_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 17:13:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446869426</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>mykeypranjaya</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446872132</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Muhammad Recky Pranjaya</p><p>NIM : 23020223130038</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p><br/></p><ol><li><p><strong>Alasan Memilih Lokasi</strong></p><p>Alasan saya memilih Desa Kalongan sebagai program penyuluhan dikarenakan desa ini memiliki potensi dibidang pertanian yang tinggi, seperti tanaman pangan dan perkebunannya. Namun, desa ini menghadapi beberapa tantangan seperti tanah longsor dan banjir yang dapat berdampak terhadap hasil panen tanaman pangan dan perkebunan.</p></li><li><p><strong>Alasan Membuat Program Penyuluhan</strong></p><p>Alasan saya membuat program penyuluhan ini, dikarenakan agar Desa Kalongan dapat mengatasi masalah kerusakan lahan yang menyebabkan penurunan produktivitas akibat banjir dan tanah longsor. Dengan beberapa program seperti penerapan terasering dan guludan, melakukan penanaman tanaman penahan, pemanfaatan agroforestry, dan pemetaan wilayah longsor. Dengan beberapa program ini, diharapkan mampu mengatasi masalah yang ada di Desa Kalongan.</p></li><li><p><strong>Evaluasi Efektivitas Program Penyuluhan</strong></p><p>Keefektifan program penyuluhan ini akan dievaluasi melalui survei lapangan secara langsung, wawancara para petani yang ada di Desa Kalongan, dan memonitoring hasil panen dan kerusakan lahan mulai dari sebelum program dan sesudah program. Metode ini yang dipilih karena kita dapat mengamati keefektifan program secara langsung, sehingga memudahkan kita untuk melakukan evaluasi.</p></li><li><p><strong>Peran yang Dijalani Penyuluh</strong></p><p>Dalam pelaksanaan program penyuluhan ini, penyuluh berperan sebagai <strong>fasilitator</strong>, seperti penyuluh menjadi penghubung antara petani dan lembaga pemerintah yang terkait sehingga program ini dapat terus berjalan, dan penyuluh juga memfasilitasi masyarakat didesa untuk mengatasi permasalahan di Desa Kalongan, penyuluh juga berperan sebagai <strong>edukator</strong>, seperti penyuluh memerikan penyuluhan secara teknis tentang pembuatan terasering dan guludan, agroforestry, penyuluh melakukan pelatihan, sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani disana, serta penyuluh juga dapat berperan sebagai <strong>motivator</strong>, seperti penyuluh berperan dalam membangun semangat dan kepercayaan diri pada petani dalam melakukan program baru.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2937128216/bc0c501f2dcc43c1cc450dbed344f4a6/IMG_20250513_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2025-05-12 17:15:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446872132</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446979953</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3825756554/8a64e337b659495d6404741f512f298d/JAMETT.png" />
         <pubDate>2025-05-12 18:39:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3446979953</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>anindytazahramahendr</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3448270927</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938675514/6e1d84e80cbca413f49b0583e341bc42/Blue_Illustrative_Environment_Conservation_Poster_20250513_164230_0000.png" />
         <pubDate>2025-05-13 09:43:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3448270927</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466066950</link>
         <description><![CDATA[<p>Harienda Asa Salsabilla</p><p>23020223130048</p><p>Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi di desa Beji Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten karena karena wilayah ini memiliki dominasi lahan pertanian yang tinggi dan sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Fragmentasi lahan terus terjadi di Klaten akibat sistem pewarisan turun-temurun, yang mengakibatkan kepemilikan lahan semakin sempit dan kurang produktif dari waktu ke waktu.</p></li><li><p>Demonstrasi farming digunakan di Klaten karena metode ini dapat memberikan contoh nyata kepada petani tentang cara mengelola lahan kecil secara lebih produktif dan efisien. Melalui pendekatan praktik langsung, petani di Klaten yang lahannya terfragmentasi akibat sistem pewarisan dapat belajar strategi pertanian inovatif yang sesuai dengan kondisi lahan mereka.</p></li><li><p>Evaluasi dampak digunakan untuk mengukur sejauh mana penyuluhan dan demonstrasi farming berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik petani dalam mengelola lahan terfragmentasi. Dengan evaluasi ini, efektivitas program dapat dinilai secara objektif dan dijadikan dasar perbaikan atau pengembangan program serupa di masa depan.</p></li><li><p>Penyuluh pertanian berperan sebagai fasilitator dan pendamping yang menjembatani antara inovasi teknologi pertanian dengan kebutuhan petani di lapangan. Dalam konteks ini, penyuluh membantu petani memahami dampak negatif fragmentasi lahan dan memberikan solusi praktis melalui pelatihan, demonstrasi farming, serta pendampingan berkelanjutan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3890437130/ef823291336ed097663cbed5ed17c63c/bdfa1f00_2bcd_4bcc_a0ce_7dfe0e81945c.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-25 10:32:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466066950</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>azzgdan14</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466113163</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Azzahra Gaida Nursifa</p><p>NIM : 23020223140098</p><p>Kelas : AET A </p><p><br></p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi di Desa Kopeng karena petani belum banyak mengakses pasar alternatif atau teknologi pemasaran digital. Petani hanya bergantung pada satu saluran pemasaran saja yaitu tengkulak lokal yang menjadikan harga jual beberapa komoditas masih rendah.</p></li><li><p>Alasan membuat program : Melalui kegiatan temu usaha, petani dapat menjalin kemitraan langsung dengan pedagang besar, koperasi, maupun pelaku usaha agribisnis, guna memperluas akses pasar dan memperpendek rantai distribusi. Sementara itu, temu wicara memungkinkan terjadinya dialog terbuka antara petani, penyuluh, dinas pertanian, serta stakeholder lain untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan mencari solusi kolektif, seperti perbaikan sistem penjadwalan tanam, adopsi teknologi pascapanen, atau diversifikasi saluran pemasaran. Kedua metode ini bersifat partisipatif dan solutif, sehingga tepat diterapkan dalam konteks pemberdayaan petani untuk menghadapi fluktuasi harga secara berkelanjutan.</p></li><li><p>Evaluasi = dilakukan melalui pendekatan evaluasi dengan cara : peningkatan jumlah kemitraan atau kesepakatan dagang yang terjalin antara petani dan pelaku usaha, perluasan saluran pemasaran, serta perubahan harga jual komoditas di tingkat petani sebelum dan sesudah program. Selain itu, dilakukan kuesioner dan wawancara terhadap peserta untuk menilai pemahaman, kepuasan, serta perubahan sikap dan praktik setelah mengikuti kegiatan.</p></li><li><p>Peran penyuluh dalam pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut : </p><ul><li><p>fasilitator : penyuluh mempersiapkan dan mengorganisasi pertemuan antara petani dengan pelaku usaha, koperasi, dan instansi terkait agar terjadi dialog terbuka dan saling menguntungkan.</p></li><li><p>mediator : penyuluh menjembatani kepentingan antara pihak petani dan pelaku pasar, termasuk membantu proses negosiasi harga, kualitas produk, serta mekanisme distribusi</p></li><li><p>katalisator : perubahan dengan mendorong petani untuk menerapkan strategi baru dalam pemasaran, manajemen usaha tani, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk akses pasar yang lebih luas.</p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3890683964/5189277ca1366eee3216292df1bb3379/IMG_2158.png" />
         <pubDate>2025-05-25 12:15:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466113163</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dianarachmakuliah</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466126603</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Diana Rachma</p><p>NIM : 23020223120011</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih lokasi tersebut karena daerah tersebut pernah terjadi pencemaran limbah kulit singkong yang dibuang sembarangan termasuk di lahan pertanian sehingga lahan pertanian yang akan digunakan menjadi kotor walaupun nantinya kulit singkong akan teruarai tetapi membutuhkan waktu yang tidak singkat. Selain itu, kulit singkong yang tidak diolah dengan benar dapat menimbulkan hambatan pertumbuhan mikroorganisme yang berperan dalam pertumbuhan tanaman yang ada dilahan pertanian dan proses degradasi limbah, karena kandungan sianida dalam kulit singkong masih tinggi ketika tanpa pengolahan.&nbsp; Tumpukan limbah kulit singkong juga mengganggu dalam melakukan proses budidaya pada lahan pertanian tersebut dan menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas Masyarakat sekitar serta banyak ditemukan lalat di tumpukan limbah tesebut, artinya tumpukan limbah itu menjadi tempat berkembang biaknya lalat.</p></li><li><p>Alasan memilih program tersebut karena untuk mengurangi dampak negatif dari limbah kulit singkong dan mengurangi masalah kesehatan maupun ketidaknyamanan masyarakat sekitar. Selain itu, program pembuatan pakan ternak fermentasi dan pembuatan pupuk organik cair bertujuan untuk memnfaatkan limbah kulit singkong sisa dari produksi keripik dan meningkatkan pendapatan produsen yang mana produsen memiliki pemasukan tidak hanya dari produk keripik saja tetapi juga dari produk pakan ternak fermentasi serta pupuk organik cair yang dapat dijual ke petani sekitar untuk digunakan pada lahan pertaniannya. Program tersebut juga membantu menjaga ketahanan pangan ternak dan kesuburan tanah secara ramah lingkungan serta mendukung dalam pertainian berkelanjutan.</p></li><li><p>Evaluasi yang dapat dilakukan pada program tersebut adalah dengan melakukan evaluasi sumatif seperti tanya jawab untuk mengetahui pemahaman, keterampilan, dan kendala peserta terhadap materi maupun penerapan Teknik yang diberikan. Selain itu juga dilakukan pendampingan berkala dan monitoring hasil produk untuk memastikan peserta dapat melakukan Teknik yang diajarkan secara mandiri, serta dapat dilakukan evaluasi dampak untuk mengetahui dampak nyata dari program peyuluhan tersebut.</p></li><li><p>Penyuluh sebagai fasilitator dan motivator karena penyuluh memberikan informasi mengenai inovasi teknologi dan pengetahuan teknis tentang pembuatan pakan ternak fermentasi serta pupuk cair sehingga penyuluh menginspirasi peserta untuk mencoba hal baru dalam mengahadapi tantangan dengan adanya solusi yang inovatif. Penyuluh juga merancang dan melaksanakan pelatihan maupun demonstrasi sehingga peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah disampaikan, dimana secara tidak langsung penyuluuh berperan sebagai edukator.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3890769840/d5ebf26ae5cd6e743d8d6b1020a1eb41/Diana_Rachma_23020223120011_Agroekoteknologi_A.png" />
         <pubDate>2025-05-25 12:41:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466126603</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fayyazalbar</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466229627</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Fayyaz Nur Albar</p><p>NIM   : 23020223140099</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p>1.Alasan memilih lokasi di desa bantul karena wilayah ini memiliki data menunjukkan adanya pola tanam yang monoton, didominasi oleh satu jenis tanaman seperti padi secara terus-menerus. Pola tanam seperti ini menyebabkan penurunan kesuburan tanah dan meningkatkan risiko serangan hama serta penyakit tanaman karena siklus hama tidak terganggu.</p><p><br/></p><p>2.Alasan memilih program tersebut karena program ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran petani tentang dampak negatif monokultur jangka panjang dan mengenalkan alternatif sistem pertanian seperti pola rotasi dan polikultur. Tujuannya adalah menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan meningkatkan ketahanan pertanian terhadap gangguan biotik maupun abiotik.</p><p><br/></p><p>3.Evaluasi yang dapat dilakukan melalui pendekatan kombinasi: survei pengetahuan petani (pre-test &amp; post-test), pemantauan perubahan praktik tanam, dan analisis hasil produksi serta kondisi tanah setelah beberapa musim tanam. Pendekatan ini dianggap efektif karena dapat mengukur perubahan dari aspek pengetahuan, sikap, dan praktik petani secara menyeluruh.</p><p><br/></p><p>4.Penyuluh berperan sebagai pendidik dan pembimbing teknis yang memberikan wawasan ilmiah terkait agroekosistem berkelanjutan. Selain itu, penyuluh juga bertindak sebagai katalisator yang mendorong inovasi lokal dengan melibatkan petani dalam proses perencanaan dan evaluasi kegiatan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2947771096/e53dc20ca19aba5e59b1d5ae1cd6e88e/IMG_7383.jpeg" />
         <pubDate>2025-05-25 15:37:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466229627</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>susi01puspita</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466263529</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Nama: Susi Puspita </p><p>NIM: 23020219120027</p><p>Kelas: Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><p>1. Alasan memilih lokasi:</p><p>Desa Jimus pernah menjadi salah satu desa dengan hasil panen padi terbaik di kabupaten klaten. Namun, akhir-akhir ini Desa Jimus sering mengalami gagal panen karena serangan hama tikus yang tak kunjung habis hingga sekarang yang mengakibatkan banyak lahan sawah yang mangkrak.</p><p><br/></p><p>2. Alasan membuat program:</p><p>Pengendalian hama tikus memang sudah beberapa cara dilakukan oleh petani jimus, namun jarang sekali petani menggunakan cara pengendalian seperti gropyokan sehingga diusulkan program penyuluhan sosialisasi mengenai pengendalian hama tikus dan pola tanam padi. Sosialisasi penyuluhan yang berisi penjelasan beberapa penyebab hama hingga solusi pengendalian hama tikus serta penjelasan tentang pola tanam padi seperti waktu tanam dan lain-lain. Harapannya dengan adanya sosialisasi penyuluhan tersebut petani jimus dapat memahami pengelolaan tanaman padi seperti mengenai waktu tanam yang tepat dan dapat kompak dalam melakukan pengendalian hama tikus seperti gropyokan.</p><p><br/></p><p>3. Cara mengevaluasi efektivitas program beserta alasan:</p><p>Evaluasi pada program ini dapat menggunakan cara evaluasi sumatif dan evaluasi dampak. Evaluasi sumatif dilakukan dengan cara melihat keaktifan dari para petani yang mengikuti penyuluhan, contohnya seperti pada saat sesi tanya jawab atau diskusi. Diskusi yang aktif dapat memperlihatkan bahwa materi penyuluhan dapat dipahami oleh peserta penyuluhan. Sedangkan evaluasi dampak dapat dilakukan dengan observasi langsung ke lapangan seperti melihat langsung keadaan sawah setelah melakukan pengendalian hama tikus gropyokan atau dapat juga dengan melihat dokumentasi dan data hasil panen Desa Jimus setelah melakukan program penyuluhan tersebut. Evaluasi-evaluasi tersebut dapat mengetahui efektivitas dari program penyuluhan tersebut.</p><p><br/></p><p>4. Peran yg sedang dijalani penyuluh:</p><p>Dalam program ini peran penyuluh ialah sebagai edukator dimana penyuluh membantu menyampaikan informasi teknis secara jelas dan mudah dipahami mengenai pengelolaan tanaman padi dan gropyokan dalam penanganan hama tikus.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3890970216/ea29b526a388e0f60254c7a6283701a2/Susi_Puspita_23020219120027.png" />
         <pubDate>2025-05-25 16:44:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466263529</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466558409</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Alasan Memilih Lokasi (Desa Semarang):</p><p>Desa Semarang dipilih karena memiliki potensi pertanian yang besar, terutama pada komoditas padi dan bawang merah, namun masih mengalami permasalahan dalam manajemen hama seperti serangan wereng. Selain itu, akses terhadap teknologi pertanian modern masih rendah, sehingga dibutuhkan intervensi penyuluhan yang tepat.</p><p>2. Alasan Membuat Program Penyuluhan:</p><p>Program ini dibuat untuk membantu petani meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan dengan memanfaatkan metode pertanian ramah lingkungan. Program juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia dan meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya diversifikasi tanaman.</p><p>3. Evaluasi Efektivitas Program dan Alasan Metode:</p><p>Efektivitas program akan dievaluasi melalui survei pre dan post kegiatan, pengamatan langsung terhadap perubahan metode tanam, serta wawancara dengan petani. Metode ini dipilih karena mampu memberikan data kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif dalam waktu relatif singkat.</p><p>4. Penjelasan Tahapan Program:</p><p>Program akan dilaksanakan dalam tiga tahap:</p><p>Tahap 1: Penyuluhan dan pelatihan penggunaan pupuk organik.</p><p>Tahap 2: Pendampingan praktik langsung di lahan pertanian.</p><p>Tahap 3: Monitoring dan evaluasi hasil pertanian.</p><p>Saat ini program sedang dalam tahap pendampingan lapangan, di mana penyuluh aktif mengunjungi petani untuk membimbing penggunaan pupuk kompos dan pestisida nabati.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-05-26 01:08:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3466558409</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467581551</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3895713784/60dc0b35bc057892fd217c3de0a49c4b/Biru_Ilustratif_Infografik_Kesadaran_Kesehatan_Mental.jpg" />
         <pubDate>2025-05-26 13:07:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467581551</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>anindytazhra</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467694087</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Anindyta Zahra Mahendra</p><p>Nim : 23020223140113</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasa memilih lokasi tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan teknologi modern di dala pertanian sendiri </p></li><li><p>Alasan membuat program tersebut dikarenakan supaya petani dapat meningkatkan produktivitas hasilnya dan dapat efisiensi waktu dan tenaga dan yang terpenting mendorong pertanian berkelanjutan.</p></li><li><p>Evaluaasi evektifitas program penyuluhan dilakukan melalui survey sebelum dan sesudah. melakukan test kepada petani dan pengamatan langsung serta wawancara dengan petani dengan melakukan perubahan sikapp dan praktik tentang pertanian berkelanjutan yang modern.</p></li><li><p>peranpenyuluhan dalam pelaksanaan program ini adalah menjadi fasilitator dengan petani ataupun kelompok tani. menyiapkan sarana dan prasarana sebagai media penyuluhan, sebagai inspirasi dan edukator petani tentang bagaimana pertanian berkelanjutan yang modern. Penyuluh juga bisamelakuakn demonstrasi agar petani faham dan praktik secara langsung terhadap ilmu yang telah disampaikan. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3039103247/300bb4a8edba8d1917e6a3369a61520b/Blue_Illustrative_Environment_Conservation_Poster_20250513_164230_0000.png" />
         <pubDate>2025-05-26 14:54:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467694087</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>anikalusi531</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467702346</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Anika Lusiana Sari </p><p>NIM : 23020223120010</p><p>Kelas : Agroekoteknologi-A</p><p>1. Alasan Memilih Lokasi (Desa Sukosari, Bandongan, Magelang):</p><p>karena memiliki lahan pertanian yang tergolong asam (pH 4–5), yang menyebabkan <strong>rendahnya kesuburan tanah</strong> dan menurunnya produktivitas tanaman serta <strong>para petaninya yang kurang aktif dalam hal organisasinya</strong>. Selain itu, desa ini juga pernah mengalami <strong>keterbatasan terhadap pupuk</strong> dan informasi pertanian, sehingga memerlukan penyuluhan secara edukatif dan pendampingan dari penyuluh untuk meningkatkan hasil dan kapasitas petani secara ilmiah dan berkelanjutan.</p><p>2. Alasan Membuat Program Penyuluhan Tersebut:</p><p>Program penyuluhan dirancang berdasarkan kebutuhan nyata petani di Desa Sukosari yang menghadapi masalah pada kesuburan tanah, keterbatasan pupuk, dan lemahnya organisasi petani dan UMKM. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang penggunaan pupuk, perawatan tanah, serta pemberdayaan kelembagaan petani agar mereka dapat lebih mandiri dan produktif. Dengan mendapatkan informasi tentang pengolahan tanah dan tanaman yang cocok ditanam pada pH tersebut, harapannya petani dapat mendapatkan inovasi atau pencerahan baru yang hasil dari produksi pertaniannya tinggi sehingga dapat dijual atau bahkan diolah menjadi jamu-jamuan. </p><p>3. Evaluasi Efektivitas Program Penyuluhan dan Alasannya:</p><p>-evaluasi formatif : memastikan petani atau peserta penyuluhan apakah benar-benar memahami apa yang disampaikan oleh penyuluhan atau tidak, co : saat praktik dilakukan tanya jawab</p><p>-evaluasi sumatif : memberikan pertanyaan untuk menilai pemahaman dan sikap petani atau peserta after kegiatan.</p><p>-evaluasi dampak : evaluasi ini dilakukan saat beberapa hari setelah penyuluhan selesai, untuk memastikan kembali program ini diterapkan dan diterima baik oleh petani.</p><p><br/></p><p>4. Peran Penyuluh dalam Pelaksanaan Program Penyuluhan:</p><p>Dalam program ini, penyuluh berperan sebagai fasilitator, edukator, motivator, dan katalisator. </p><p>Dimana fasilitator : penyuluh menjembatani antara kebutuhan petani dan sumber informasi atau teknologi pertanian. </p><p>Sebagai edukator : penyuluh sebagai perancang,pelkasnaa pelatihan, demontrasi dengan menggunakan bahasa yang mudha dipahami oleh audience.</p><p> Sebagai motivator : penyuluh mendorong petani untuk aktif berpartisipasi, mencoba inovasi baru, dan memperkuat organisasi tani agar lebih adaptif dan mandiri.</p><p>sebagai katalisator : pendorong perubahan dan embangkitkan potensi lokal.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2938099768/c5eb5f5b19bd17f43e9ec4dafc7cc525/Green_Modern_Informational_Data_Infographic__1_.png" />
         <pubDate>2025-05-26 15:04:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467702346</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>mafisma1024</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467734517</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Maftukhatul Ismah</p><p>NIM : 23020223140112</p><p>Kelas : Agroekoteknologi A</p><p><br/></p><ol><li><p>Alasan memilih memilih kelurahan pongangan sebagai daerah penyuluhan</p><p><strong>Karena daerah tersebut masih terbilang sedikit berkembang dengan adanya wisata citra agronya itu sendiri, melihat kondisi dari citraagro itu sendiri menimbulkan keinginan saya untuk melakukan penyuluhan didarah tersebut.</strong></p></li><li><p>Alasan membuat program penyuluhan</p><p><strong>di Kelurahan Pongangan itu sendiri terdapat kebun atau bisa dikenal sebagai citraagro, yang dimana kebun tersebut menanam berbagai jenis buah dan tentunya dengan melihat kondisi tersebut ada beberapa tanaman buah yang terkena serangan lalat buah. KT yang ada dilokasi menginginkan penanganan atau pengendalian dengan menggunakan bahan organik bukan dengan menggunakan insektisida, oleh karena itu disini saya menerapkan program tersebut kepada KT citra agro. </strong></p></li><li><p>Evaluasi efektivitas program dan <strong>alasan metode</strong></p><p><strong>Dengan melaksanakan evaluasi sumatif itu kita bisa melihat seberapa banyak para warga paham terkait apa yang penyuluh jelaskan, terutama mengenai cara merancang trap tersebut. kemudian dilanjut dengan mengevaluasi dampaknya, yang mana penyuluh dapat melihat seberapa banyak para warga menerapkan pengendalian hama tersebut dengan mengunjungi lahan para warga untuk melihat ke-efektifan dari penerapan menggunakan trap dalam menangani hama tersebut.</strong></p></li><li><p>Peran Penyuluhan dalam program ini</p><p><strong>peran penyuluhan sebagai edukator</strong></p><p><strong>Dapat diliat dari solusi yang diberikan, yang mana penyuluhan tersebut memberikan pemahaman terkait bagaimana cara menggunakan trap untuk mengendalikan lalat buah atau hama yang ukurannya kecil. selain itu penyuluh juga merancang alat dari pengendalian hama tersebut, tentunya dengan menerapkan pelatihan kepada masyarakat dengan mengadakan sosialisasi bersama para warga</strong></p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2936261767/d91c8226b87ba4208c13b0cc97584844/Infografis.jpg" />
         <pubDate>2025-05-26 15:40:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3467734517</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>saadillawidya</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3480450677</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Alasan memilih Desa Kedungjati, dikarenakan desa tersebut mengalami lahan yang kurang cukup luas, dengan air yang kurang bersih yang mengakibatkan sulitnya untuk irigasi, dan rendahnya produktivitas yang dihasilkan dari padi/jagung yang mereka produksi.</p></li><li><p>Alasan membuat program ini karena mampu menjawab permasalhan utama yang dihadapi masyrakat desa kedungjati, yaitu keterbatasan lahan pertaniannya, sulitnya akses untuk irigasi yang layak, serta rendahnya produktivitas hasil panen. Melalui penerapan pola tanam tumpangsari, bisa untuk meningkatkan hasil produksi pertanian dengan memanfaatkan lahan secara optimal serta meminimalisir resiko dari gagal panen tersebut. Selain itu, penguatan pada peran kelompok tani dan kelompok wanita tani juga menjadi bagian penting, agar masyarakat desa tidak hanya terlibat dalam proses budidaya, tetapi juga dapat mengelola hasil panen hingga menjadi produk olahan padi dan jagung yang bernilai tambah.</p></li><li><p>Evaluasi dari program penyuluhan itu sendiri dengan survei terhadap kelompok tani atau kelompok wanita tani untuk mengetahui pemahaman, pengalaman, serta kendala yang mereka alami sselama mengikuti program penyuluhan.</p></li><li><p>Peran yang dijalani oleh penyuluh, berperan sebagai:</p><ul><li><p>Fasilitator: penyuluh menghubungkan petani dengan segala informasi, teknologi, serta dukungan yang dibutuhkan untuk permasalahan tersebut</p></li><li><p>Edukator: penyuluh menyampaikan materi dan memberikan pelatihan terkait pola tanam tumpangsari dan pengelolaan hasil pertanian</p></li><li><p>Motivator: penyuluh mendorong partisipasi aktif masyarakat dan membangun semangat untuk terus berinovasi dalam mengembangkan pertanian yang berkelanjutan.</p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/2937753230/8739847e909ef5be892ed0fdbbd2ef3c/Tips_Memulai_Bisnis_Pertanian_Infografik.png" />
         <pubDate>2025-06-05 13:33:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3480450677</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nouwpalez</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3482974441</link>
         <description><![CDATA[<p>1. <strong>Alasan memilih lokasi</strong></p><p>alasan memilih desa argosari karena di desa tersebut berada pada kawasan lereng bukit yang menjadi ciri khas yang unik serta cocok sebagai tempat program penyuluhan karena di desa tersebut banyak petani yang belum menggunakan benih yang berkualitas, selain itu di wilayah tersebut rentan terhadap penyakit tanaman akibat kurang nya penggunaan benih berkualitas.</p><p>2. <strong>Alasan membuat program penyuluhan</strong></p><p>program penyuluhan dibuat karena di desa argosari masih butuh pelatihan penggunaan benih berkualitas agar tanaman tidak rawan terkena penyakit dan meningkatkan pengetahuan para petani terkait benih yang berkualitas.</p><p>3. <strong>Evaluasi program penyuluhan </strong></p><p>cara melakukan evaluasi pada program penyuluhan ini yaitu melakukan survei terhadap petani untuk mengetahui pemahaman praktik di lapangan, lalu melihat peningkatan hasil panen serta melihat perubahan penurunan akibat serangan penyakit tanaman dalam satu musim.</p><p>4. <strong>Peran penyuluh</strong> </p><p>peran penyuluh dari program ini yaitu sebagai edukator yang memberikan edukasi pengetahuan, memandu para petani dan  sebagai fasilitator yang bertanggung jawab dalam mengatur kegitan dan memfasilitasi kegiatan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/2937281881/c4cb7d809da7780c946062bd89480294/Biru_Ilustrasi_Infografis_Pulau_Indah_Di_Indonesia__1_.png" />
         <pubDate>2025-06-09 03:48:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3482974441</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nuaimfadlu</author>
         <link>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3483672319</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama :Nu'aim Fadlu Ramadhani</p><p>NIM : 23020223140092</p><p>AET-A</p><p><strong>1. Alasan Memilih Lokasi</strong></p><p>Desa Tangkil dipilih sebagai lokasi program penyuluhan karena memiliki potensi pertanian yang cukup tinggi dengan komoditas unggulan berupa padi dan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani serta buruh tani. Namun, desa ini masih menghadapi tantangan infrastruktur irigasi dan keterbatasan akses terhadap teknologi pertanian modern. Kedua masalah tersebut berpotensi menghambat produktivitas pertanian jika tidak segera ditangani, sehingga lokasi ini dinilai sangat tepat untuk dilakukan intervensi melalui program penyuluhan pertanian.</p><p><br/></p><p><strong>2. Alasan Membuat Program Penyuluhan</strong></p><p>Program penyuluhan dibuat untuk memberikan solusi langsung terhadap permasalahan utama yang dihadapi petani di Desa Tangkil. Melalui pelatihan pengelolaan irigasi, diharapkan efisiensi penggunaan air meningkat dan sistem irigasi dapat dipelihara secara berkelanjutan. Selain itu, pengenalan teknologi pertanian modern bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengadopsi metode bercocok tanam yang lebih efisien dan produktif, menggantikan metode tradisional yang selama ini digunakan.</p><p><strong>3. Cara Mengevaluasi Efektivitas Program Penyuluhan</strong></p><p>Efektivitas program penyuluhan dapat dievaluasi melalui beberapa pendekatan, seperti melakukan survei pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan petani setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, observasi lapangan dan wawancara langsung digunakan untuk mengetahui perubahan perilaku dan praktik pertanian petani. Indikator keberhasilan lainnya bisa dilihat dari peningkatan hasil panen, efisiensi penggunaan air irigasi, serta tingkat adopsi teknologi modern oleh petani dalam kurun waktu tertentu setelah program dijalankan.</p><p><strong>4. Peran yang Sedang Dijalani Penyuluh</strong></p><p>Dalam kegiatan ini, penyuluh berperan sebagai fasilitator sekaligus edukator. Sebagai fasilitator, penyuluh menjembatani antara kebutuhan petani dan sumber informasi atau teknologi yang relevan. Sementara itu, sebagai edukator, penyuluh memberikan materi, pelatihan, dan pendampingan teknis mengenai pengelolaan irigasi dan teknologi pertanian modern. Peran ini sangat penting untuk memastikan bahwa pengetahuan yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan secara tepat oleh petani di lapangan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3168190085/666d391c9a0ebf7300143da413f25720/IMG_4698.png" />
         <pubDate>2025-06-09 16:10:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/avivahrahmaningtyas/Infografis_Penyuluhan_A/wish/3483672319</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
