<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>NUR KHOLIFAH SEPTIANI by kholifah septiani</title>
      <link>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs</link>
      <description>KELAS XII IPS 4 NO.25</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-01-28 10:49:57 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-11-20 16:22:06 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/26e9.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>nkholifahs29</author>
         <link>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198847262</link>
         <description><![CDATA[<pre><strong>SINOPSIS BUKU</strong></pre><div>Tak mengenal sang ayah sudah menjadi beban berat bagi Sofia, terlebih harus kehilangan mamanya. Sepeninggal mama, Sofia melanjutkan kuliah di Jepang bersama paman yang sudah terlebih dahulu tinggal di sana. Dia harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan yang berbeda dari negara asalnya.<br><br>Selain kuliah, Sofia juga membantu paman mengurus toko bunga. Isao salah satu pemasok barang di toko paman yang dia sangka bisu dan tuli karena tak pernah mendengarnya berbicara, sampai suatu ketika Sofia mendapatinya menyanyikan lagu Fukai Mori.<br><br>Sofia merasa ganjil ketika Isao menghilang dan tiba-tiba undangan pemakamannya tiba. Muncul banyak pertanyaan dalam kepalanya saat tahu Isao bunuh diri. Mengapa Isao melakukannya? Apakah dia tak tahu ke mana harus kembali selain kepada kematian? Atau dia kehilangan poros kehidupan sehingga memutuskan mengakhiri semuanya? Pertanyaan-pertanyaan itu terus berkeliaran dalam isi kepala Sofia, hingga gelang cemara, matsuri dan sebuah bintang polaris menjawab kebingungannya.</div>]]></description>
         <pubDate>2021-02-13 06:00:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198847262</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nkholifahs29</author>
         <link>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198848821</link>
         <description><![CDATA[<pre><strong>PESAN YANG DIDAPAT</strong></pre><div>1. Budaya timur, termasuk Indonesia dan Jepang, sangat menghormati orangtua terutama ayah ibu. Namun, bila komunikasi nggak berjalan lancar, anak bisa tertekan. Sebagaimana Yamagata Isao dan adiknya Yamagata Nozomi. Isao berakhir bunuh diri setelah berkali-kali membuat puisi <em>jisei</em>, puisi bertema kematian. Orangtua yang sukses tidak selalu mewariskan ketenangan hidup bagi anak-anaknya. Kadang, orangtua justru ingin anak-anaknya melanjutkan kesuksesan finansial yang telah dibangun puluhan tahun. Pilihan bakat minat, pilihan sekolah, pilihan akademis pada akhirnya ditentukan orangtua demi keberlangsungan kemapanan finansial. Keluarga Yamagata memaksa Isao dan Nozomi menekuni bidang ilmu tertentu – sesuatu yang sangat jauh dari minat bakat Isao dan Nozomi. Jadi, <strong>meskipun kewajiban patuh pada orangtua harus tetap berlaku, orangtua harus mencoba memahami keinginan anak-anaknya. Begitupun, anak-anak harus mencoba untuk menyampaikan apa harapan mereka</strong>, meskipun pada akhirnya entah orangtua atau anak harus mengalah salah satu.</div><div><br></div><div>2. Diam itu anggun dan kuat. Budaya timur meyakini ini, bahwa masalah harus dipendam rapat-rapat. Jangan sampai orang tahu! Padahal , ada orang-orang yang memang memiliki tipe kepribadian pencemas, disagreeableness, introver yang lebih senang memendam masalah sendiri. Memendam masalah lo ya – bukan memendam solusi. Sehingga, suatu saat ketika nggak kuat akan meledak. Entah itu bentuknya melukai orang lain atau melukai diri sendiri. <strong>Mencoba berteman dan bercerita pada orang lain merupakan salah satu solusi </strong>seperti persahabatan Sofia dan Nozomi, juga Sofia dan Tatsuo.</div><div><br></div><div>3. Komunikasi itu nggak gampang. Kadang harus ada ledakan dan api. Tapi nggak papa, sebab nanti ledakan itu perlahan akan mereda menjadi abu dan debu. <strong>Jangan takut ledakan, sebab sedang membangun jembatan pemahaman.</strong> Sofia yang tinggal bersama om Hanif, pamannya; seringsekali berantem demi mencoba mencocokkan apa yang ada di isi kepala mereka berdua.<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2021-02-13 06:03:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198848821</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nkholifahs29</author>
         <link>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198849413</link>
         <description><![CDATA[<pre><strong>FOTO KEGIATAN</strong></pre>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/767419021/3eeecd36c3ca89814488cf935e862fc3/PicsArt_02_13_12_40_59.jpg" />
         <pubDate>2021-02-13 06:04:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198849413</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nkholifahs29</author>
         <link>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198852732</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/767419021/43c5d0ec4f3846887617314770729973/giphy.gif" />
         <pubDate>2021-02-13 06:10:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198852732</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nkholifahs29</author>
         <link>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198853080</link>
         <description><![CDATA[<pre><strong>IDENTITAS BUKU</strong></pre><div>Judul : Polaris Fukuoka<br>Penulis : Sinta Yudisia<br>Penerbit : Pastel Books, 2017<br>Halaman : 343</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-13 06:11:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nkholifahs29/5vp5qi7t34122sbs/wish/1198853080</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
