<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TUGAS INDIVIDU XI-B by evita mutmainah</title>
      <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna</link>
      <description>Post your response to the discussion topic by clicking the plus button below.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-01 06:24:46 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-08 12:33:23 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533584747</link>
         <description><![CDATA[<ol start="21"><li><p>Moch. Aldo Yulianto</p><p><br></p><p><strong>Pengertian</strong></p><p><br></p><p><strong><em>Membership group</em></strong> merupakan kelompok yang secara fisik setiap orang adalah bagian dari kelompoknya, sedangkan <strong><em>reference group</em></strong> merupakan kelompok acuan bagi orang yang bukan kelompoknya.</p><p><br></p><p><strong>Hal yang Mengikat</strong></p><p><br></p><p><strong><em>Membership Group</em></strong>:</p><ul><li><p>Aturan formal</p></li><li><p>Tugas/tanggung jawab struktural.</p></li><li><p>Interaksi rutin seperti rapat, aktivitas bersama</p></li><li><p>Sanksi sosial jika melanggar norma kelompok.</p></li></ul><p><br></p><p><strong><em>Reference Group</em></strong>:</p><ul><li><p><strong>Nilai/norma</strong> yang diidolakan </p></li><li><p><strong>Aspirasi pribadi</strong> (keinginan untuk bergabung atau meniru).</p></li><li><p><strong>Perbandingan sosial</strong> (mengukur kesuksesan diri berdasarkan kelompok ini).</p></li></ul><p><br></p><p><strong>Ciri - Ciri</strong></p><p><strong><em>Membership Group</em></strong></p><p>1. <strong>Keanggotaan formal</strong> (terdaftar resmi, ada identitas anggota).</p><p>2. <strong>Interaksi langsung</strong> (aktivitas tatap muka/rutin).</p><p>3. <strong>Aturan terstruktur</strong> (AD/ART, sanksi, tugas jelas).</p><p>4. <strong>Diakui sosial</strong> (status keanggotaan diketahui publik).</p><p>5. <strong>Fungsi praktis</strong> (penghasilan, perlindungan, aktualisasi).</p><p><br></p><p><strong><em>Reference Group</em></strong></p><p>1. <strong>Tanpa keanggotaan formal</strong> (pengaruh bersifat psikologis).</p><p>2. <strong>Tidak perlu interaksi langsung</strong> (cukup lewat observasi/media).</p><p>3. <strong>Sumber norma/nilai</strong> (patokan menilai diri &amp; perilaku).</p><p>4. <strong>Bersifat aspiratif</strong> (dipilih berdasarkan keinginan/pencapaian yang diidamkan).</p><p>5. <strong>Dinamis</strong> (bisa berubah sesuai kebutuhan identitas).</p><p><br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181593464/f8cea153a52196cdf0bbb5a868b04ead/IMG_5466.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:28:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533584747</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533585336</link>
         <description><![CDATA[<ol start="25"><li><p>Naohiko Hanifa Putri</p><p><br/></p></li></ol><p>• In group berasal dari kata bahasa Inggris in dan group. In memiliki arti di dalam sedangkan group memiliki arti kelompok. Sedangkan menurut W.G. Summer, in group adalah suatu kelompok sosial yang masing-masing anggotanya mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari kelompok tersebut.</p><p>• Out group kebalikan dari in group. Out berasal dari bahasa Inggris yang arti di luar. Sedangkan group adalah kelompok. Sehingga ketika digabung menjadi perkumpulan orang yang berada di luar kelompok. Menurut Andreas yang dikutip oleh Elly M. Setiadi, out group dapat didefinisikan sebagai kelompok lain yang dianggap menjadi lawan dari in groupnya.</p><p><br/></p><p>• Ciri-ciri In Group:</p><ol><li><p>Ada rasa kebersamaan dan keterikatan emosional. hubungan antar anggota bersifat lebih dekat, akrab, dan penuh empati.</p></li><li><p>Adanya tujuan bersama, biasanya memiliki visi, misi, atau kepentingan yang ingin dicapai bersama.</p></li><li><p>Cenderung mendukung sesama anggota, anggota ingroup lebih mudah saling membantu dan membela satu sama lain.</p></li><li><p>Norma dan nilai yang sama, terdapat aturan tidak tertulis yang disepakati dan dihargai bersama oleh anggota.</p></li></ol><p>• Ciri-ciri Out Group:</p><ol><li><p>Dipandang sebagai “mereka”, berbeda dari ingroup, outgroup dianggap bukan bagian dari “kami”.</p></li><li><p>Kurangnya rasa solidaritas, tidak ada keterikatan emosional atau rasa saling memiliki.</p></li><li><p>Sering muncul prasangka atau stereotip, outgroup kadang dipandang secara negatif, dianggap aneh, bahkan jadi lawan atau saingan.</p></li></ol><ol start="5"><li><p>Kurangnya interaksi atau hubungan emosional, anggota ingroup cenderung menjaga jarak atau tidak terlalu akrab dengan outgroup.</p></li></ol><p><br/></p><p>• Ikatan Sosial dalam Ingroup:</p><ul><li><p>Erat dan emosional</p></li><li><p>Solidaritas tinggi</p></li><li><p>Kepatuhan terhadap norma kelompok</p></li><li><p>Identitas bersama</p></li><li><p>Komunikasi intensif</p></li></ul><p>• Ikatan Sosial dalam Ingroup:</p><ul><li><p>Erat dan emosional</p></li><li><p>Solidaritas tinggi</p></li><li><p>Kepatuhan terhadap norma kelompok</p></li><li><p>Identitas bersama</p></li><li><p>Komunikasi intensif</p></li></ul><p><br/></p><p>• Contoh In Group: Di dalam SMAN 3 terdapat komunitas SKI, salah satu persyaratan untuk bisa masuk di komunitas tersebut salah satunya haruslah beragama Islam dan merupakan murid di SMAN 3.</p><p>• Contoh Out Group: Misalnya di Malang terdapat organisasi wibu. Yang mana organisasi tersebut digunakan sebagai wadah atau perkumpulan orang-orang yang wibu. Maka siapapun yang suka anime dan ingin bergabung di kelompok tersebut diperbolehkan. Walaupun dia berasal dari luar Malang.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181579873/9598c719d9023f991c0b5139fc4b7db5/Screenshot_2025_08_01_13_26_48_409_com_instagram_android_edit.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:29:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533585336</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533586888</link>
         <description><![CDATA[<ol start="2"><li><p>Ananda Ravina Restikasari</p><ul><li><p><br/></p></li><li><p>Definisi: kelompok okupasional adalah sekelompok orang yang memiliki jenis pekerjaan yang sama atau serupa</p></li><li><p>Fungsi: Mereka membentuk sebuah wadah untuk berbagi pengalaman, mengembangkan keahlian, dan menjaga standar serta etika profesi. Kelompok ini berperan penting dalam membentuk identitas dan nilai-nilai anggota, serta mempengaruhi cara mereka berinteraksi dalam masyarakat. </p></li><li><p>Ciri-ciri: </p><ul><li><p>Tidak didasari kuantitas untuk saling berinteraksi.</p></li><li><p>Komunikasi dan juga interaksi adalah elemen yang sangat fundamental dalam kelompok ini karena mengharuskan adanya hubungan timbal balik.</p></li><li><p>Termasuk jenis kelompok masyarakat yang sangat mungkin bertahan dalam jangka panjang hingga seumur hidup.</p></li><li><p>Mempunyai struktur yang secara tidak langsung menjadi penggerak dalam kelompok tersebut.</p></li><li><p>Anggotanya mempunyai profesi atau pekerjaan yang sama.</p></li></ul></li><li><p>Dasar ikatan: kesamaan profesi atau pekerjaan. </p></li><li><p>Contoh: Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Serikat Pekerja, Asosiasi Sarjana Farmasi, Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI)</p></li></ul><p><br/></p></li></ol><p><br/></p><ul><li><p>KELOMPOK VOLUNTEER</p><ul><li><p>Definisi: kumpulan orang yang secara sukarela menyumbangkan waktu, tenaga, dan keterampilan mereka untuk tujuan tertentu, biasanya untuk membantu orang lain atau organisasi, tanpa mengharapkan imbalan finansial</p></li><li><p>Dasar ikatan: kesamaan visi, misi, dan tujuan dalam membantu orang lain atau memecahkan masalah sosial tertentu</p></li><li><p>Ciri-ciri: </p><ul><li><p>Selalu mencari kesempatan untuk membantu. Dalam membantu ini pertolongan yang diberikan membutuhkan waktu yang relatif lama serta tingkat keterlibatan yang cukup tinggi.</p></li><li><p>Komitmen yang diberikan relatif lama</p></li><li><p>Memerlukan personal cost yang tinggi (waktu, tenaga, uang, dan sebagainya)</p></li><li><p>Mereka tidak mengenal orang yang mereka bantu</p></li><li><p>Tingkah laku yang dilakukan relawan adalah bukan keharusan</p></li></ul></li><li><p>Contoh: Greenpeace, Teach for America, WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia),  ACT (Aksi Cepat Tanggap)</p></li></ul><p><br/></p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4203617176/d3d574b7d12c248d99ad7510c5dc6539/IMG_20250808_182054.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:32:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533586888</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533586942</link>
         <description><![CDATA[<p>Adriel Evan R. - 01</p><p><br/></p><p><strong>MEMBERSHIP GROUP &amp; REFRENS GROUP </strong></p><p><br/></p><p><strong>MEMBERSHIP GROUP </strong></p><p><mark>Definisi :</mark></p><p>Membership group adalah kelompok sosial di mana seseorang secara nyata menjadi anggota. Keanggotaan ini dapat bersifat formal (resmi) maupun informal (tidak resmi).</p><p><br/></p><p><mark>Ciri-ciri :</mark></p><ol><li><p>Individu <strong><em>diakui sebagai anggota</em></strong><em> </em>kelompok tersebut.</p></li><li><p>Memiliki <strong><em>hak dan kewajiban</em></strong> sebagai bagian dari kelompok.</p></li><li><p>Sering terdapat <strong><em>interaksi langsung</em></strong> antaranggota.</p></li></ol><p><mark>Contoh :</mark></p><ol><li><p>Siswa di dalam kelas sekolah.</p></li><li><p>Karyawan dalam perusahaan.</p></li><li><p>Anggota organisasi seperti OSIS, BSL</p></li></ol><p><br/></p><p><mark>Yang membentuk ikatan :</mark></p><ol><li><p><strong><em>Tujuan bersama</em></strong>, misalnya mencapai nilai akademik, mencapai target kerja.</p></li><li><p><strong><em>Kegiatan bersama</em></strong> secara rutin.</p></li></ol><p><br/></p><p><mark>Dasar Ikatan :</mark></p><ol><li><p><strong><em>Kelembagaan/Struktural</em></strong> → seperti sekolah, organisasi, atau perusahaan.</p></li><li><p><strong><em>Fungsi sosial</em></strong><em> </em>→ misalnya tempat belajar, bekerja, atau berorganisasi.</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>REFRENS GROUP</strong></p><p><mark>Definisi :</mark></p><p>Kelompok sosial yang menjadi acuan atau panutan bagi seseorang dalam bersikap, berpikir, atau bertindak, tanpa harus menjadi anggota kelompok tersebut.</p><p><br/></p><p><mark>Ciri-ciri :</mark></p><ol><li><p>Tidak perlu ada keanggotaan formal.</p></li><li><p>Mempengaruhi sikap, nilai, atau gaya hidup individu.</p></li></ol><p><br/></p><p><mark>Contoh :</mark></p><ol><li><p>Seseorang meniru gaya hidup tokoh publik seperti dokter sukses atau artis.</p></li><li><p>Mahasiswa meniru gaya belajar kelompok mahasiswa cumlaude.</p></li></ol><p><br/></p><p><mark>Yang membentuk ikatannya : </mark></p><ol><li><p><strong><em>Kekaguman atau aspirasi pribadi</em>.</strong></p></li><li><p><strong><em>Kebutuhan untuk menyesuaikan diri</em></strong> dengan nilai-nilai atau citra ide.</p></li></ol><p><br/></p><p><mark>Dasar ikatannya :</mark></p><ol><li><p><strong><em>Psikologis dan nilai</em></strong><em> </em>→ keinginan untuk menjadi seperti kelompok tersebut.</p></li><li><p><strong><em>Sosial-budaya</em></strong> → seperti pengaruh media, status, gaya hidup.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181562139/ac6904974678bafe6ff2644d87d7079c/IMG_1708.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:32:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533586942</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587099</link>
         <description><![CDATA[<p>28.Nayaka Vallerian Joab Rajendra</p><p><br/></p><p><strong>Solidaritas organic dan solidaritas mekanik </strong></p><p><br/></p><p>1. Solidaritas Organic </p><p>Solidaritas organik adalah solidaritas yang didasarkan pada pembagian kerja dan tanggung jawab yang jelas antaranggota organisasi</p><p>•Kelompok solidaritas organik sendiri memiliki beberapa ciri, di antaranya:</p><p>-Pembagian kerja yang jelas</p><p>-Adanya kesepakatan</p><p>-Tingginya ketergantungan</p><p>-Lingkungan pekerjaan bersifat       heterogen</p><p>•Contoh: </p><p>Sekolah adalah contoh nyata <strong>solidaritas organik</strong>, di mana setiap komponen (siswa, guru, staf administrasi, petugas kebersihan, dll.) saling bergantung. Jika satu kelompok tidak menjalankan tugasnya dengan baik, seperti guru yang tidak hadir atau siswa yang tidak ada, fungsi sekolah secara keseluruhan akan terganggu. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan sekolah bergantung pada kerja sama semua pihak.</p><p>•Dasar ikatan</p><p>1. Saling ketergantungan </p><p>Setiap pihak punya peran spesialisasi.</p><p>2. Spesialisasi kerja</p><p>Pembagian tugas kompleks menciptakan ketergantungan.  </p><p>3. Tujuan bersama</p><p>Kesadaran bahwa kontribusi masing-masing penting untuk sistem.  </p><p>4. Aturan formal</p><p>Norma/aturan mengatur hubungan antarperan berbeda.  </p><p><br/></p><p>2.Solidaritas Mekanik </p><p>Menurut Heri Kurnia dalam buku Sosiologi Pendidikan (2021), solidaritas mekanik adalah konsep solidaritas yang didasarkan pada kesadaran kolektif (bersama).</p><p>•Ciri-ciri : </p><p>1. Kesamaan</p><p>Ikatan dibangun dari nilai/keyakinan yang sama (contoh: suku tradisional). </p><p>2. Minim spesialisasi</p><p>Pembagian kerja sederhana, peran hampir serupa.  </p><p>3. Hukum represif</p><p>Pelanggaran dihukum keras untuk jaga keseragaman.  </p><p>4. Kolektivitas kuat</p><p>Kepentingan kelompok lebih penting dari individu.  </p><p>5. Ikatan tradisional</p><p>Relasi bersifat personal dan kekerabatan.</p><p>•Contoh:  </p><p>1.Suku Baduy</p><p>Semua patuh aturan adat (seragam pakaian, larangan teknologi).  </p><p>2. Desa tradisional</p><p>Warga homogen (sebagian besar petani) dengan hukum adat ketat.  </p><p>3. Komunitas Amish</p><p>Menolak modernisasi, hidup dengan cara sama sejak ratusan tahun.  </p><p>4. Keluarga besar tradisional Keputusan berdasarkan kesepakatan kolektif, bukan individu.  </p><p>•Dasar Ikatan : </p><p>1. Kesamaan</p><p>Semua anggota punya keyakinan &amp; nilai yang sama</p><p>2. Kolektivitas kuat</p><p>Kepentingan kelompok di atas individu</p><p>3. Pola hidup seragam</p><p>Minim perbedaan/peran</p><p>4. Hukum keras</p><p>Sanksi berat untuk jaga keseragaman</p><p>5. Tradisional</p><p>Ikatan berdasarkan adat/kekerabatan</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181551432/0d4c97e1e50734e63a91290efa8d69bf/IMG_20250801_WA0070.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:32:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587099</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587155</link>
         <description><![CDATA[<p>32.Rahma sadjida</p><p>occupuational</p><p>P<strong>engertian:</strong></p><p>Occupational merujuk pada <strong>pekerjaan atau profesi utama</strong> seseorang yang dilakukan secara rutin dan <strong>memberikan penghasilan</strong>.</p><p><strong>Ciri-ciri:</strong></p><ul><li><p>Memberikan <strong>gaji atau imbalan finansial</strong></p></li><li><p>Dilakukan secara profesional dan terstruktur</p></li><li><p>Ada <strong>tanggung jawab dan peran resmi</strong></p></li><li><p>Biasanya butuh pelatihan atau pendidikan khusus</p></li><li><p>Contoh tempat: kantor, sekolah, rumah sakit, perusahaan</p></li></ul><p><strong>Contoh Pekerjaan (Occupational):</strong></p><ul><li><p>Dokter</p></li><li><p>Guru</p></li><li><p>Polisi</p></li><li><p>Montir</p></li><li><p>Kasir</p></li><li><p>Pengacara</p></li><li><p>Programmer</p></li></ul><p> <strong>Manfaat:</strong></p><ul><li><p>Sumber penghasilan untuk kehidupan sehari-hari</p></li><li><p>Meningkatkan keterampilan dan karier</p></li><li><p>Menambah pengalaman profesional</p></li><li><p>Membangun jejaring kerja</p></li></ul><p><strong>Volunteer</strong> (Sukarelawan)</p><p><strong>Pengertian:</strong></p><p>Volunteer adalah seseorang yang <strong>memberikan waktu, tenaga, atau keahlian secara sukarela</strong> tanpa mengharapkan bayaran, biasanya untuk tujuan sosial, kemanusiaan, atau lingkungan.</p><p><strong>Ciri-ciri:</strong></p><ul><li><p>Membantu secara suka relawan suka sukarela</p></li><li><p>Berdasarkan kesadaran dan niat membantu</p></li><li><p>Bisa dilakukan secara formal (lembaga) atau informal (perorangan)</p></li><li><p>Biasanya berkaitan dengan kegiatan sosial atau kemanusiaan</p></li></ul><p><strong>Contoh Kegiatan Volunteer:</strong></p><ul><li><p>Mengajar anak-anak kurang mampu</p></li><li><p>Membantu korban bencana alam</p></li><li><p>Menjadi panitia acara sosial</p></li><li><p>Membersihkan lingkungan</p></li><li><p>Membantu di rumah sakit atau panti jompo</p></li></ul><p> <strong>Manfaat:</strong></p><ul><li><p>Memberi kontribusi nyata ke masyarakat</p></li><li><p>Meningkatkan empati dan rasa sosial</p></li><li><p>Menambah pengalaman dan keterampilan</p></li><li><p>Dapat menambah nilai dalam CV atau lamaran kerja</p></li></ul><p><strong>jadi kesimpulan Perbedaan Occupational dan Volunteer:</strong></p><p>occupuational merujuk kepada pekerjaam profesi seperti guru, dokter, polisi, pilot dan dll yang bertujuan dengan profesi. </p><p>sedangkan volunter adalah Volunteer adalah seseorang yang memberikan waktu, tenaga, atau keahlian secara sukarela </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181589644/45f0852a961fa82c903fd50a574aad29/191d7cbf12a2a9a9ed23c224df511b3c_0.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:32:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587155</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587197</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Kelompok Sosial Paguyuban dan Palembayan</strong></p><p><br/></p><p><strong>Ciri-ciri Paguyuban</strong>: </p><ol><li><p>Hubungan Intim dan Akrab: Anggota paguyuban memiliki hubungan yang sangat akrab. </p></li><li><p>Eksklusif: Hubungannya cenderung terbatas pada anggota kelompok itu sendiri. </p></li><li><p> Solidaritas Tinggi: Paguyuban didasarkan pada rasa kekeluargaan. Mereka saling mendukung untuk kepentingan bersama. </p></li><li><p>Tujuan Bersama: Memiliki tujuan yang sama, seperti melestarikan nilai-nilai tradisional. </p></li><li><p>Langgeng: Bersifat langgeng karena didasarkan pada hubungan yang kuat dan saling pengertian antar anggota. </p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Ciri-ciri Patembayan:</strong></p><ol><li><p>Hubungan bersifat rasional dan formal: Hubungan antar anggota didasarkan hubungan timbal balik. </p></li><li><p>Keanggotaan terbuka: Kelompok patembayan lebih mudah dimasuki dan ditinggalkan oleh anggotanya. </p></li><li><p>Orientasi pada kepentingan individu atau kelompok: Anggota patembayan lebih mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok mereka dalam berinteraksi. </p></li><li><p>Hubungan impersonal: Hubungan antar anggota cenderung lebih bersifat profesional atau fungsional. </p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Ikatan Paguyuban :</strong></p><ul><li><p>Bersifat Alami<strong>: </strong>Pembentukan paguyuban terjadi secara alami, bukan karena tujuan atau perjanjian tertentu.&nbsp;</p></li><li><p>Kekal<strong>: </strong>Ikatan dalam paguyuban cenderung langgeng dan tidak mudah terputus.&nbsp;</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>Ikatan Patembayan: </strong></p><ul><li><p>Bersifat sementara: Hubungan antar anggota tidak bersifat abadi dan bisa berakhir jika tujuan sudah tercapai. </p></li><li><p>Orientasi Rasional: Anggota bergabung karena kepentingan pribadi atau tujuan bersama yang rasional. </p></li><li><p>Formalitas: Hubungan antar anggota cenderung lebih formal dan terstruktur.</p></li><li><p>Perhitungan Untung Rugi</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>Bentuk Paguyuban:</strong></p><ol><li><p>Paguyuban karena Ikatan Darah: Keluarga</p></li><li><p>Paguyuban karena Tempat: RT </p></li><li><p>Paguyuban karena Jiwa atau Pikiran: Komunitas Hobi</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Bentuk Patembayan:</strong></p><ol><li><p>Organisasi perusahaan: Karyawan terikat kontrak kerja. </p></li><li><p>Ikatan antar pedagang: untuk diskusi harga. </p></li><li><p>Organisasi profesi: untuk meningkatkan kualitas profesi mereka. </p></li><li><p>Partai politik: Anggota partai berkumpul untuk memenangkan pemilu. </p></li><li><p>Serikat buruh: Pekerja membentuk serikat untuk memperjuangkan hak-hak mereka. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181587442/04d98ea6203008d2539cc23401b1e3d9/IMG_20240625_125019_231.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:32:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587197</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587225</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Paguyuban dan Patembayan</strong></p><p><br></p><p><strong>Pengertian: </strong></p><ul><li><p>Paguyuban: kelompok sosial yang didasarkan pada ikatan batin yang kuat, alami, dan bersifat kekal, seperti keluarga atau kelompok kekerabatan.</p></li><li><p>Patembayan: kelompok sosial yang bersifat sementara, terbentuk karena kepentingan tertentu, dan hubungan antar anggotanya lebih bersifat formal dan impersonal, seperti dalam hubungan kerja atau organisasi.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>Ciri Ciri Paguyuban dan Patembayan:</strong></p><p><mark>Ciri-ciri Paguyuban= </mark></p><p>1. Hubungan bersifat emosional dan pribadi </p><p>2. ⁠Kehidupan bersama bersifat tetap dan langgeng</p><p>3. ⁠Norma dan nilai tradisional sangat kuat (Adat istiadat, kebiasaan, dan nilai-nilai lama dijunjung tinggi.)</p><p>4. ⁠Ikatan sosial bersifat informal (Tidak ada aturan tertulis, tetapi ada kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama.)</p><p>5. ⁠Rasa solidaritas tinggi (Anggota merasa saling membutuhkan dan saling membantu.)</p><p>6. ⁠Kehidupan komunitas kecil dan homogen</p><p><br></p><p><mark>Ciri-ciri Patembayan= </mark></p><p>1. Hubungan bersifat formal dan rasional (Berdasarkan kepentingan pribadi, bukan emosi atau ikatan kekeluargaan.)</p><p>2. ⁠Bersifat sementara dan tidak langgeng (Hubungan berlangsung selama ada kepentingan atau tujuan bersama.)</p><p>3. ⁠Aturan bersifat tertulis dan resmi (Diatur oleh hukum, kontrak kerja, atau peraturan organisasi.)</p><p>4. ⁠Solidaritas rendah (Hubungan antaranggota cenderung kaku dan tidak emosional.)</p><p>5. ⁠Anggota bersifat individualis</p><p>6. ⁠Komunitas besar dan heterogen</p><p><br></p><p><strong>Hal yang mengikat: </strong></p><ul><li><p>Paguyuban= Paguyuban terbentuk karena ikatan batin dan emosional, yang biasanya alami dan bersifat kekeluargaan.</p></li><li><p>Patembayan= Patembayan terbentuk karena hubungan rasional dan fungsional, yang biasanya bersifat sementara dan formal.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>Contoh: </strong></p><ul><li><p>Paguyuban= Keluarga, rukun tetangga, kelompok arisan ibu-ibu kampung.</p></li><li><p>Patembayan= Perusahaan, organisasi bisnis, asosiasi profesi, komunitas daring, partai politik</p></li></ul><p><br></p><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Paguyuban dan patembayan merupakan dua bentuk kelompok sosial yang berbeda dalam hal dasar hubungan, tujuan, dan ikatan antar anggotanya. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada sifat hubungan (emosional vs. rasional), kekuatan solidaritas, aturan yang berlaku, dan durasi keterikatan antar anggota. Meski berbeda, keduanya tetap penting dalam struktur sosial karena masing-masing memiliki peran dalam membentuk kehidupan masyarakat yang seimbang antara nilai-nilai kekeluargaan dan profesionalisme.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181551753/4ed56b5024a3d1a1da431ab29dcbc092/IMG_1979.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:32:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587225</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587267</link>
         <description><![CDATA[<ol start="22"><li><p>moechammad ridho wahyudi</p></li></ol><p><br/></p><p>occupation and volunteer</p><p><br/></p><p>• occupation atau kata lain nya adalah perkerjaan yang hasilkan untuk mendapatkan imbalan uang ataupun fasilita</p><p>contoh nya adalah:</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://1.guru">1.guru</a></p><p>2.dokter</p><p>3.insinyur</p><p>4.arsitek </p><p>5.koki</p><p><br/></p><ul><li><p>terbentuk karena adanya jabatan dalam perkerjaan tersebut , faktor ini mencangkup keterampilan , minat, nilai - nilai yang dimiliki individu . </p></li></ul><p><br/></p><p>- dasar ikatan dalam occupation yaitu:</p><p>dalam konteks pekerjaan merujuk pada perjanjian tertulis antara seorang karyawan dan perusahaan, di mana karyawan terikat untuk bekerja pada perusahaan tersebut untuk jangka waktu tertentu</p><p><br/></p><p>• volunteer atau kata lainya adalah suka relawan yang rela memberi waktu tenaga dan keterampilan tanpa mengharap imbalan sama sekali </p><p>contoh nya adalah:</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://1.open">1.open</a> recruitment event garka</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://2.open">2.open</a> recruitment membatu keluarga yang kurang mampu</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://3.open">3.open</a> recruitment bnight</p><p><br/></p><ul><li><p>terbentuk karena adanya minat untuk membatu sesama lain hingga mencapai tujuan yang sama</p></li></ul><p><br/></p><p>- dasar ikatan nya dalam volunteer yaitu :</p><p>kesukarelaan dan keinginan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat tanpa mengharapkan imbalan materi.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181686105/4a0816df471871a94753abaa08eb28fc/IMG_20250713_WA0053.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:33:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587267</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587281</link>
         <description><![CDATA[<p>13.Fakhri Danis Rafiansyah</p><p><br/></p><p>Definisi solidaritas mekanik</p><p>Solidaritas mekanik adalah bentuk solidaritas sosial yang muncul dalam masyarakat tradisional atau sederhana, di mana orang-orang memiliki kesamaan nilai, kepercayaan, norma, pekerjaan, dan gaya hidup. Karena kehidupan mereka seragam dan belum terbagi ke dalam peran-peran yang kompleks, ikatan sosial terbentuk secara alami dan kuat berdasarkan kesamaan tersebut.</p><p><br/></p><p> Ciri-ciri solidaritas mekanik:</p><p>-Masyarakat homogen (seragam)</p><p>-Pembagian kerja masih minim</p><p>-Ikatan sosial berdasarkan tradisi,adat</p><p>-Kontrol sosial sangat kuat</p><p>-Hukum yang berlaku bersifat represif (menghukum pelanggar secara keras) </p><p><br/></p><p>Contoh</p><p>1. Gotong royong di desa</p><p>Warga desa bekerja bersama-sama membangun rumah tetangga tanpa dibayar, karena merasa itu kewajiban sosial sebagai bagian dari komunitas.</p><p>2. Panen bersama di masyarakat agraris</p><p>Di komunitas petani tradisional, saat masa panen tiba, semua warga turun tangan membantu tanpa pamrih karena sudah menjadi kebiasaan dan norma bersama.</p><p>3. Warga ikut serta dalam acara kematian</p><p>Jika ada warga yang meninggal, semua tetangga datang membantu mempersiapkan pemakaman, memasak untuk pelayat, atau menjaga rumah duka, tanpa diminta.</p><p><br/></p><p>Yang membentuk ikatan dalam solidaritas mekanik adalah:</p><p>Kesamaan (homogenitas)</p><p><br/></p><p>Ikatan sosial terbentuk karena anggota masyarakat memiliki kesamaan dalam:</p><p>-Nilai dan norma</p><p>-Pekerjaan atau mata pencaharian</p><p>-Kepercayaan dan agama</p><p>-Gaya hidup dan adat istiadat</p><p>-Jadi, yang membentuk ikatannya adalah:</p><p>-Kesamaan keyakinan dan kesadaran kolektif (collective conscience)</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-01 06:33:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587281</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587465</link>
         <description><![CDATA[<p>6_Chrysnanda Kevin Pratama</p><p>Membership Group dan Referens Group</p><p>1. <strong>Membership Group (Kelompok Keanggotaan)</strong></p><p><strong>Definisi:</strong></p><p>Membership group adalah kelompok sosial di mana seseorang <strong>secara formal menjadi anggota</strong> dan <strong>berpartisipasi aktif</strong>. Artinya, individu tersebut diakui sebagai bagian dari kelompok tersebut dan biasanya mengikuti norma, nilai, serta kegiatan kelompok.</p><p><br></p><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><p>Anggota klub olahraga</p></li><li><p>Karyawan dalam suatu perusahaan</p></li><li><p>Siswa di sekolah tertentu</p></li><li><p>Anggota komunitas hobi (seperti komunitas fotografi)</p></li></ul><p><strong>Ciri-ciri:</strong></p><ul><li><p>Ada keanggotaan yang jelas</p></li></ul><ul><li><p>Interaksi rutin dengan anggota lain</p></li></ul><ul><li><p>Norma dan nilai bersama yang dianut</p></li></ul><p>2. <strong>Reference Group (Kelompok Acuan)</strong></p><p><strong>Definisi:</strong></p><p>Reference group adalah kelompok sosial yang menjadi <strong>acuan atau rujukan bagi seseorang dalam membentuk sikap, nilai, pendapat, dan perilaku</strong>, meskipun orang tersebut <strong>tidak harus menjadi anggota</strong> kelompok tersebut.</p><p><br></p><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><p>Seorang remaja yang meniru gaya berpakaian selebriti (meskipun bukan bagian dari kelompok selebriti)</p></li><li><p>Seorang mahasiswa yang mengikuti gaya hidup entrepreneur sukses</p></li><li><p>Seorang ibu rumah tangga yang mengadopsi pola asuh dari komunitas parenting terkenal</p></li></ul><p><strong>Ciri-ciri:</strong></p><ul><li><p>Tidak harus menjadi anggota resmi</p></li><li><p>Pengaruhnya bisa kuat terhadap sikap dan perilaku individu</p></li><li><p>Bisa bersifat positif (ingin meniru) atau negatif (menjauh/menolak nilai kelompok tersebut)</p><p><br></p><p><strong>MEMBERSHIP GROUP (Kelompok Keanggotaan)</strong></p><p><strong>Ciri-Ciri &amp; Hal-Hal yang Mengikat:</strong></p><p>1. <strong>Keanggotaan Formal / Resmi:</strong></p><ul><li><p> Individu diakui secara resmi sebagai anggota.</p></li></ul><ul><li><p> Contoh: mendaftar sebagai anggota klub, menjadi siswa/mahasiswa di sekolah/universitas.</p></li></ul><p>2. <strong>Norma dan Aturan Internal:</strong></p><ul><li><p> Setiap kelompok biasanya memiliki peraturan tertulis atau tidak tertulis.</p></li></ul><ul><li><p> Contoh: tata tertib, kode etik, jadwal kegiatan, aturan berpakaian.</p></li></ul><p>3. <strong>Hak dan Kewajiban:</strong></p><ul><li><p> Anggota memiliki hak untuk berpartisipasi (voting, menyampaikan pendapat), dan juga kewajiban (ikut kegiatan, bayar iuran).</p></li></ul><p>4. <strong>Struktur Organisasi:</strong></p><ul><li><p> Ada hirarki atau sistem kepemimpinan (ketua, sekretaris, anggota).</p></li></ul><ul><li><p> Posisi dalam struktur bisa memengaruhi pengaruh seseorang di kelompok tersebut.</p></li></ul><p>5. <strong>Identitas Sosial:</strong></p><ul><li><p> Keanggotaan menjadi bagian dari identitas pribadi.</p></li></ul><ul><li><p> Contoh: “Saya anggota komunitas X” → ini menjadi bagian dari cara seseorang melihat dirinya.</p></li></ul><p>6. <strong>Sanksi Sosial:</strong></p><ul><li><p> Pelanggaran aturan bisa dikenai sanksi: teguran, denda, bahkan dikeluarkan dari kelompok.</p></li></ul><p>7. <strong>Interaksi Langsung:</strong></p><ul><li><p> Pertemuan rutin, komunikasi antarpersonal, dan kegiatan bersama menguatkan solidaritas.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>Ciri-Ciri &amp; Hal-Hal yang Mengikat secara Reference Group:</strong></p><p>1. <strong>Bukan Keanggotaan Resmi:</strong></p><ul><li><p> Seseorang tidak harus menjadi anggota untuk terpengaruh oleh kelompok ini.</p></li></ul><p>2. <strong>Fungsi sebagai Rujukan Nilai atau Perilaku:</strong></p><ul><li><p> Referensi dalam mengambil keputusan, gaya hidup, pembelian produk, atau membentuk identitas.</p></li></ul><p>3. <strong>Jenis Pengaruh:</strong></p><ul><li><p><strong>Normatif:</strong> Individu mengikuti nilai-nilai kelompok untuk diterima sosial (misalnya tren fashion).</p></li><li><p><strong>Komparatif:</strong> Membandingkan diri dengan kelompok lain untuk menilai posisi sosial (misalnya orang yang merasa tidak cukup sukses karena membandingkan diri dengan orang kaya).</p></li><li><p> <strong>Informasional:</strong> Kelompok menjadi sumber informasi (misalnya mengikuti komunitas vegan karena percaya pada pengetahuan mereka).</p></li></ul><p>4. <strong>Aspirational Group:</strong></p><ul><li><p> Kelompok yang ingin dimasuki atau ditiru.</p></li><li><p> Contoh: artis, atlet, entrepreneur sukses.</p></li></ul><p>5. <strong>Dissociative Group:</strong></p><p>Kelompok yang ingin dihindari atau tidak ingin diasosiasikan dengannya.</p><ul><li><p>Contoh: remaja yang menolak bergaya seperti “anak jadul” karena ingin dianggap modern.</p></li></ul><p>6. <strong>Identifikasi Psikologis:</strong></p><p><em>Pengaruh muncul karena individu </em>mengidentifikasi diri secara mental atau emosional dengan kelompok tersebut.</p><ul><li><p> Bahkan bisa lebih kuat dari pengaruh membership group, meskipun tanpa interaksi langsung.</p></li></ul><p>7. <strong>Tidak Ada Aturan Formal, tapi Ada Standar Sosial:</strong></p><ul><li><p> Misalnya, selebriti tidak pernah menyuruh penggemarnya berdandan seperti mereka, tapi penggemar tetap mengikuti karena pengaruh citra dan status.</p></li></ul><p><br></p><p><br></p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181552487/a7f54538b11a39cecf35d46038b959b3/IMG_8859.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:33:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587465</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587497</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : I Gusti Ayu Puspita Mahadewi </p><p>No. Absen : 14</p><p>Kelas : XI-B</p><p><br></p><p><strong>—</strong> <strong>PAGUYUBAN DAN PATEMBAYAN</strong></p><p><br></p><blockquote><p>PENGERTIAN</p></blockquote><p><mark>Paguyuban</mark> : suatu perkumpulan yg anggotanya memiliki ikatan batin yg kuat, bersifat kekeluargaan, dan personal.</p><p><mark>Patembayan</mark> : perkumpulan yang anggotanya tidak memiliki ikatan batin yg kuat, tidak bersifat personal, dan formal.</p><p><br></p><blockquote><p>CIRI-CIRI </p></blockquote><p><mark>Paguyuban</mark> : </p><ol><li><p>Memiliki ikatan batin yang kuat</p></li><li><p>Bersifat kekal</p></li><li><p>Bersifat alamiah</p></li><li><p>Informal</p></li></ol><p>Patembayan :</p><ol><li><p>Bersifat formal</p></li><li><p>Berkumpul karena memiliki tujuan pribadi yang sama</p></li><li><p>Tidak memiliki ikatan batin yang kuat</p></li></ol><p><br></p><blockquote><p>IKATAN</p></blockquote><p><mark>Paguyuban</mark> :</p><p>Bersifat kekal karena didasari oleh ikatan batin yang kuat, anggota di dalamnya tidak dapat keluar-masuk seenak hatinya.</p><p><mark>Patembayan</mark> :</p><p>Bersifat sementara karena didasari oleh tujuan pribadi yang sama, anggota di dalamnya dapat keluar-masuk sesuka mereka.</p><p><br></p><blockquote><p>TIPE</p></blockquote><p><mark>Paguyuban</mark> :</p><ol><li><p>Berdasarkan Ikatan Darah : Keluarga dan Kerabat</p></li><li><p>Berdasarkan Ikatan Lingkungan : Tetangga atau RT/RW</p></li><li><p>Berdasarkan Ikatan Pikiran : Komunitas Hobi dan Komunitas Keagamaan</p></li></ol><p><mark>Patembayan</mark> : </p><ol><li><p>Lingkungan tempat kerja</p></li><li><p>Partai politik</p></li><li><p>Organisasi perusahaan</p></li><li><p>Asosiasi perdagangan</p></li></ol><p><br></p><p><strong>Apa perbedaan dari paguyuban dan patembayan?</strong></p><p>Perbedaannya yakni, paguyuban bersifat kekeluargaan, patembayan adalah bentuk kehidupan bersama yang lebih bersifat rasional, impersonal, dan berorientasi pada tujuan tertentu.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181558310/feab646c71cad779456aef2b53451acc/IMG_20250711_093339.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:33:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587497</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>Keyshella</author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587677</link>
         <description><![CDATA[<p>17/Keyshella Dwi A</p><p><br/></p><p>Occupational:</p><p><br/></p><ul><li><p>definisi : Kelompok occupational adalah kelompok sosial yang terbentuk karena kesamaan profesi, dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan memperjuangkan kepentingan profesional.</p></li><li><p>ciri ciri : Kelompok occupational terdiri dari individu dengan profesi yang sama, memiliki struktur organisasi jelas, dan bertujuan mengembangkan karir, melindungi hak pekerja, serta meningkatkan kesejahteraan anggota. Interaksinya berlangsung secara formal melalui pertemuan, pelatihan, atau forum profesional.</p></li><li><p>contoh : </p><p>1. <strong>Ikatan Dokter Indonesia (IDI)</strong> = yang menjaga standar profesi kedokteran,</p><p><strong>2. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)</strong> = memperjuangkan hak-hak guru,</p><p>3. <strong>Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)</strong> = membangun jaringan bisnis antar pengusaha muda</p></li><li><p>ikatan :</p><p>1. <strong>Profesional</strong> – Meningkatkan kompetensi dan standar profesi (contoh: IDI)</p><p>2. <strong>Ekonomi</strong> – Memperjuangkan kesejahteraan anggota (contoh: serikat buruh)</p><p>3. <strong>Legalitas</strong> – Dibutuhkan untuk pengakuan resmi profesi (contoh: INI)</p><p>4. <strong>Jaringan</strong> – Membangun relasi dan kerja sama (contoh: HIPMI)</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Volunteer </p></li><li><p>definisi : Kelompok sosial yang dibentuk atas dasar kesukarelaan untuk mencapai tujuan sosial, kemanusiaan, atau lingkungan tanpa mengharapkan imbalan materi.</p></li><li><p>ciri - ciri : Keanggotaan kelompok ini bersifat sukarela, dengan fokus pada kegiatan sosial, kemanusiaan, atau lingkungan. Organisasinya bisa formal seperti LSM atau informal seperti komunitas, dan didorong oleh semangat altruisme.</p></li><li><p>contoh : </p><ol><li><p><strong>Palang Merah Indonesia (PMI)</strong>: Fokus pada bantuan kemanusiaan.</p></li><li><p><strong>Greenpeace Indonesia</strong>: Berjuang untuk pelestarian lingkungan.</p></li><li><p><strong>Rumah Zakat</strong>: Menyelenggarakan program sosial dan pendidikan.</p></li></ol><p><br/></p></li><li><p>ikatan : Kelompok ini terbentuk atas dasar altruisme, kepedulian terhadap isu sosial/lingkungan, kesamaan minat atau identitas, serta keinginan mengembangkan diri. Contohnya relawan PMI, aktivis Greenpeace, komunitas keagamaan, dan mahasiswa di kegiatan sosial kampus.</p><p><br/></p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/1302989171/09b0f720f386d5fc157e0c4fa90d7ebf/IMG_4192.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:33:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587677</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587791</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Solidaritas Mekanik:</p><p> </p><p>- Definisi: Solidaritas mekanik dicirikan oleh kesamaan di antara anggota masyarakat.  Individu memiliki peran dan fungsi sosial yang serupa, dan ikatan sosial didasarkan pada kepercayaan, nilai, dan praktik yang sama.  Integrasi sosial kuat karena sedikit spesialisasi dan perbedaan.  Bayangkan masyarakat pedesaan tradisional di mana semua orang terlibat dalam aktivitas pertanian dan berbagi nilai-nilai yang sama.</p><p>- Ciri-ciri:</p><p>- Kesamaan:  Tingkat kesamaan yang tinggi dalam kepercayaan, nilai, dan pengalaman hidup.</p><p>- Ikatan kuat: Ikatan sosial yang erat dan personal.</p><p>- Sedikit spesialisasi:  Divisi kerja yang rendah; semua orang melakukan pekerjaan yang serupa.</p><p>- Represi hukum:  Hukum bersifat represif, berfokus pada hukuman bagi pelanggar norma sosial.</p><p>- Kesepakatan kolektif:  Konsensus moral yang kuat dan norma-norma yang dipatuhi secara luas.</p><p>- Contoh: Suku-suku kecil, komunitas pertanian tradisional, dan kelompok agama tertentu dapat menunjukkan solidaritas mekanik.</p><p> </p><p>2. Solidaritas Organik:</p><p> </p><p>- Definisi: Solidaritas organik muncul dalam masyarakat yang lebih kompleks dan modern, dicirikan oleh interdependensi dan spesialisasi.  Individu memiliki peran dan fungsi yang berbeda, dan ikatan sosial didasarkan pada saling ketergantungan dan kerja sama.  Integrasi sosial tercapai melalui spesialisasi dan saling ketergantungan antar individu dan kelompok.  Bayangkan masyarakat perkotaan modern di mana orang-orang memiliki pekerjaan yang berbeda dan bergantung satu sama lain untuk mendapatkan barang dan jasa.</p><p>- Ciri-ciri:</p><p>- Spesialisasi:  Tingkat spesialisasi yang tinggi dalam pekerjaan dan peran sosial.</p><p>- Interdependensi:  Individu saling bergantung satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan mereka.</p><p>- Ikatan lemah personal, kuat fungsional:  Ikatan sosial lebih lemah secara personal tetapi kuat secara fungsional.</p><p>- Hukum restitutif:  Hukum bersifat restitutif, berfokus pada pemulihan keseimbangan sosial dan kompensasi kerugian.</p><p>- Konsensus fungsional:  Konsensus moral yang lebih lemah tetapi integrasi sosial dijaga melalui saling ketergantungan.</p><p>- Contoh:  Masyarakat perkotaan modern, negara-negara industri maju, dan organisasi besar seperti perusahaan multinasional.</p><p> </p><p>Perbedaan Utama:</p><p> </p><p>Fitur Solidaritas Mekanik Solidaritas Organik </p><p>Dasar Integrasi Kesamaan Interdependensi </p><p>Divisi Kerja Rendah Tinggi </p><p>Ikatan Sosial Erat dan personal Lemah personal, kuat fungsional </p><p>Hukum Represif (menghukum) Restitutif (memulihkan) </p><p>Konsensus Kolektif, kuat Fungsional, lemah (tetapi efektif) </p><p>Ukuran Masyarakat Kecil Besar </p><p> </p><p>Solidaritas di Indonesia Timur, Jawa:</p><p> </p><p>Konsep solidaritas mekanik dan organik dapat diterapkan untuk memahami perubahan sosial di Jawa Timur, Indonesia.  Masyarakat pedesaan di Jawa Timur mungkin masih menunjukkan unsur-unsur solidaritas mekanik, terutama di desa-desa yang lebih terpencil.  Namun, urbanisasi dan industrialisasi telah menyebabkan peningkatan solidaritas organik, terutama di kota-kota besar seperti Surabaya dan Malang.  Pergeseran ini kompleks dan tidak selalu linear; banyak masyarakat Jawa Timur menunjukkan campuran dari kedua jenis solidaritas.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181552681/6907cf45ac7d95501f579cf586c1a9c9/IMG_20250801_113857_606.webp" />
         <pubDate>2025-08-01 06:34:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533587791</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533588252</link>
         <description><![CDATA[<p>11.Evan Qabidh Maulana</p><p><br></p><p><strong>Membership Group dan Refrens Group</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Definisi : Membership group adalah kelompok sosial di mana seseorang secara fisik menjadi anggota, sedangkan reference group adalah kelompok yang menjadi acuan bagi seseorang, baik sebagai anggota maupun bukan anggota, dalam membentuk sikap dan perilaku. Jadi, perbedaan utama terletak pada status keanggotaan: membership group mensyaratkan keanggotaan fisik, sementara reference group bisa menjadi acuan tanpa keanggotaan formal</p></li><li><p><strong>Ciri Ciri :</strong></p><p>- Membership Group </p><p>1. Ada keanggotaan resmi atau jelas – Misalnya: klub, organisasi, komunitas.</p></li></ul><p>       2. Interaksi langsung antar anggota.</p><p>       3. Memiliki aturan atau norma yang berlaku di dalam kelompok.</p><p>       - Reference Group</p><p>      1. Menjadi sumber pengaruh nilai, sikap, atau        perilaku.</p><p>      2. Tidak harus menjadi anggota kelompok tersebut.</p><p>      3. Bisa bersifat positif (ingin ditiru) atau negatif (ingin dihindari).</p><ul><li><p><strong>Contoh :</strong></p></li></ul><p>        -  Membership Group</p><p>1. Anggota OSIS di sekolah</p><p>2. Anggota tim sepak bola sekolah</p><p>3. Komunitas pecinta reptil</p><p>        - Refrence Group</p><p>1. Idola K-pop atau artis Korea </p><p>2. Tokoh agama atau ulama terkenal</p><p>3. Influencer di media sosial </p><ul><li><p><strong>Dasar Ikatan Membership Group</strong></p></li><li><p>1. Keanggotaan formal atau informal</p></li><li><p> Seseorang secara resmi tergabung dalam kelompok.</p></li></ul><p>2. Interaksi langsung &amp; rutin</p><ul><li><p>Ada hubungan sosial yang nyata antar anggota.</p></li></ul><p>3. Kepentingan dan tujuan bersama</p><ul><li><p> Ada tujuan kolektif yang ingin dicapai bersama.</p><p><br></p></li><li><p><strong>Dasar Ikatan Refrence Group</strong></p><p>1. Identifikasi psikologis atau emosional</p><p> Individu mengagumi atau meniru kelompok tersebut.</p></li></ul><p>        2. Pengaruh nilai, sikap, dan perilaku</p><p>        Menjadi panutan atau standar sosial.</p><p>        3. Bisa tanpa interaksi langsung</p><p>        Tidak perlu bertemu langsung, cukup dengan      observasi atau media.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181561158/707f9fa3a1df20ab8033e01f14a13639/IMG_20250801_WA0095.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:35:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533588252</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533588813</link>
         <description><![CDATA[<p>occupational dan volunteer </p><p>Nama: Clara Natalie/07</p><p><br></p><p>1. Occupational Group (Kelompok Pekerjaan)</p><p><br></p><p># Definisi: Kelompok sosial yang terbentuk karena kesamaan pekerjaan atau profesi tertentu.</p><p># Ciri-ciri:</p><p>a) Dibentuk karena profesi atau mata pencaharian yang sama.</p><p>b) Biasanya bersifat formal dan terorganisir.</p><p>c) Memiliki tujuan profesional, seperti peningkatan kualitas kerja, advokasi hak-hak pekerja, atau pengembangan karier.</p><p>d) Anggotanya memperoleh penghasilan (gaji atau honor).</p><p>e) Ikatan antaranggota lebih bersifat fungsional dan profesional.</p><p># Contoh:</p><p>a) Serikat buruh (misalnya SPSI)</p><p>b) Ikatan Dokter Indonesia (IDI)</p><p>d) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)</p><p>e) Perkumpulan pengacara atau notaris</p><p># Yang membentuk ikatannya: Kesamaan profesi dan kebutuhan profesional.</p><p># Dasar ikatan: Tujuan ekonomi dan pekerjaan (fungsi pekerjaan).</p><p><br></p><p>2. Volunteer Group (Kelompok Relawan)</p><p><br></p><p># Definisi: Kelompok sosial yang dibentuk oleh individu-individu yang secara sukarela bergabung untuk tujuan sosial, kemanusiaan, atau lingkungan tanpa mengharapkan imbalan materi.</p><p># Ciri-ciri:</p><p>a) Anggota bergabung sukarela (tidak dibayar).</p><p>b) Tujuannya untuk membantu masyarakat atau lingkungan.</p><p>c) Ikatannya bersifat emosional dan ideologis.</p><p>d) Bisa terbentuk secara formal atau informal.</p><p>e) Aktivitasnya cenderung bersifat sosial dan kemanusiaan.</p><p># Contoh:</p><p>a) Palang Merah Remaja (PMR)</p><p>b) Aksi Cepat Tanggap (ACT)</p><p>c) Greenpeace</p><p>d)Relawan bencana alam</p><p>e) Komunitas peduli sampah/plastik</p><p># Yang membentuk ikatannya: Kesamaan tujuan sosial dan nilai kemanusiaan.</p><p>#Dasar ikatan: Rasa kepedulian, empati, dan kesadaran sosial.</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181569352/cd0462f15cab8a44b48c5b438e843c53/IMG_20250801_WA0046.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:36:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533588813</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533589846</link>
         <description><![CDATA[<p>Kenzie Maulana Ahadi XI-B/15</p><p><br/></p><p><strong>Ingroup</strong> adalah kelompok sosial di mana individu mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari kelompok tersebut. Ada perasaan "kami" atau "kita" yang kuat di antara anggotanya.</p><p><br/></p><blockquote><p>Ciri-ciri Ingroup:</p></blockquote><ul><li><p>Identifikasi Diri: Individu merasa menjadi bagian dari kelompok dan mengidentifikasi dirinya dengan identitas kelompok tersebut.</p></li><li><p>Simpati dan Kedekatan: Anggota ingroup cenderung memiliki perasaan simpati, kedekatan, dan saling mendukung satu sama lain.</p></li><li><p>Solidaritas: Ada rasa loyalitas dan solidaritas yang tinggi di antara anggotanya. Mereka merasa bangga menjadi bagian dari kelompok tersebut.</p></li><li><p>Kerja Sama: Ingroup seringkali menunjukkan kerja sama yang erat untuk mencapai tujuan bersama.</p></li><li><p>Perasaan Memiliki: Anggota merasa memiliki satu sama lain dan memiliki kepentingan yang sama.</p></li><li><p>Etnosentrisme: Cenderung menganggap bahwa kebiasaan, nilai, dan budaya kelompoknya sendiri adalah yang terbaik dan menilai kelompok lain berdasarkan standar kelompoknya.</p></li><li><p>In-group bias: Kecenderungan untuk memberikan perlakuan yang lebih baik atau menguntungkan anggota ingroup dibandingkan dengan outgroup.</p></li></ul><p><br/></p><blockquote><p>Contoh Ingroup:</p></blockquote><ul><li><p>Keluarga</p></li><li><p>Tim basket favorit</p></li><li><p>Organisasi</p></li><li><p>Pendukung partai politik yang sama</p></li><li><p>Suku atau marga tertentu (misalnya, orang-orang yang termasuk dalam marga Batak Toba)</p></li><li><p>Komunitas hobi yang sama</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>Outgroup</strong> adalah kelompok sosial yang dianggap oleh individu sebagai kelompok di luar ingroup-nya. Anggota ingroup tidak mengidentifikasi diri dengan outgroup dan seringkali memiliki persepsi yang berbeda, bahkan bisa bersifat antagonis atau antipati terhadap outgroup.</p><p><br/></p><blockquote><p>Ciri-ciri Outgroup:</p></blockquote><ul><li><p>Bukan Bagian dari Kelompok: Individu tidak merasa memiliki afiliasi atau menjadi bagian dari kelompok ini. Mereka melihatnya sebagai "mereka" atau "orang luar".</p></li><li><p>Perbedaan: Seringkali dianggap berbeda secara budaya, etnis, sosial, atau dalam hal pandangan dan tujuan.</p></li><li><p>Jarak Sosial: Hubungan antar-anggota ingroup dengan outgroup cenderung tidak erat dan bisa ada sekat yang jelas.</p></li><li><p>Stereotip dan Prasangka: Anggota ingroup mungkin memiliki stereotip atau prasangka negatif terhadap outgroup.</p></li><li><p>Potensi Konflik: Perbedaan pandangan atau kepentingan dapat menyebabkan perselisihan, antagonisme, atau bahkan konflik.</p></li><li><p>Rasa Tidak Peduli: Keterlibatan dan perhatian terhadap outgroup cenderung lebih rendah dibandingkan dengan ingroup.</p></li></ul><p><br/></p><blockquote><p>Contoh Outgroup:</p></blockquote><ul><li><p>Tim basket lawan</p></li><li><p>Mahasiswa dari universitas lain</p></li><li><p>Orang-orang dari suku atau ras yang berbeda</p></li><li><p>Pendukung partai politik lawan</p></li><li><p>Kelompok minoritas yang dipandang berbeda oleh kelompok mayoritas</p></li><li><p>Kelompok kerja yang dianggap kurang produktif di sebuah perusahaan</p></li><li><p>Kelompok yang tidak mengikuti aliran musik yang sama</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181573644/cd856f0b482f015d2431cb55c4622d84/20250801_132648.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:37:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533589846</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533591705</link>
         <description><![CDATA[<p>penjelasan mengenai membership group dan reference group dalam konteks sosiologi dan perilaku sosial:</p><p>1. Membership Group (Kelompok Keanggotaan)</p><p>Definisi:</p><p>Membership group adalah kelompok sosial yang secara langsung diikuti atau dianggotai oleh seseorang. Dalam kelompok ini, seseorang memiliki status keanggotaan resmi dan biasanya ikut dalam kegiatan atau aktivitas kelompok tersebut.</p><p>Contoh:</p><p>Organisasi sekolah (seperti OSIS, Pramuka)</p><p>komunitas hobi</p><p>Klub olahraga</p><p>Partai politik</p><p>Organisasi keagamaan</p><p>Ciri-ciri:</p><p>▪︎ Anggota memiliki keanggotaan formal atau informal</p><p>▪︎Terdapat keterlibatan aktif dalam kelompok</p><p>▪︎ Ada identitas dan rasa memiliki terhadap kelompok</p><p>Fungsi:</p><p>▪︎Memberikan identitas sosial</p><p>▪︎Membentuk nilai dan norma perilaku anggota</p><p>▪︎Menjadi tempat berinteraksi dan bersosialisasi</p><p>2. Reference Group (Kelompok Acuan)</p><p>Definisi:</p><p>Reference group adalah kelompok sosial yang menjadi acuan seseorang dalam bersikap, berperilaku, dan membentuk nilai, meskipun orang tersebut tidak selalu menjadi anggota dari kelompok itu.</p><p>Contoh:</p><p>▪︎ Seorang siswa yang mengidolakan komunitas akademik berprestasi, walaupun dia belum menjadi bagian dari komunitas itu</p><p>▪︎ Influencer atau tokoh publik yang menjadi panutan dalam gaya hidup</p><p>▪︎ Kelompok profesional yang dijadikan target karier (misalnya dokter, pengacara, arsitek)</p><p>Ciri-ciri:</p><p>- Bisa bersifat nyata (eksis secara langsung) atau imajiner (hanya sebagai cita-cita)</p><p>- Berpengaruh pada sikap, gaya berpakaian, cara berbicara, atau pilihan hidup seseorang</p><p>- Tidak harus diikuti secara langsung</p><p>Fungsi:</p><p>☆ Menjadi tolok ukur bagi seseorang dalam membuat keputusan</p><p>☆ Membantu membentuk identitas diri melalui perbandingan sosial</p><p>☆ Mendorong motivasi untuk mencapai status tertentu</p><p>Perbedaan Utama:</p><p>♡  Aspek	Membership Group	Reference Group</p><p>♡ Keanggotaan	Orang tersebut adalah anggota	Belum tentu menjadi anggota</p><p>♡ Hubungan	Ada keterlibatan langsung Tidak selalu terlibat langsung</p><p>♡ Fungsi	Identitas dan interaksi sosial	Panduan perilaku dan nilai</p><p>Contoh	Klub sekolah, organisasi resmi	Selebriti, kelompok profesional</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181604908/ef6b7124b7c835cfda4a6dd646b33b43/Screenshot_20250801_134742_Gallery.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:40:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533591705</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533592802</link>
         <description><![CDATA[<p>Pengertian In-Group dan Out-Group</p><p> In-Group (Inggrap)</p><p>In-group adalah kelompok sosial di mana seseorang merasa dirinya menjadi bagian, memiliki ikatan emosional, loyalitas, dan rasa kebersamaan.</p><p>Contoh: Keluarga, teman dekat, organisasi yang diikuti, kelompok suporter tim sepak bola favorit.</p><p>Out-Group (Outgrap)</p><p>Out-group adalah kelompok sosial yang dianggap berbeda atau bukan bagian dari diri seseorang, bahkan kadang dianggap lawan atau pesaing.</p><p>Contoh: Kelompok dari sekolah lain, komunitas dengan pandangan politik berbeda, atau suporter tim lawan.</p><p>Fungsi In-Group dan Out-Group</p><p>Fungsi In-Group:</p><p>	1.	Memberikan Identitas Sosial</p><p>	•	Individu merasa memiliki tempat dan peran dalam kelompok.</p><p>	2.	Membangun Solidaritas</p><p>	•	Meningkatkan rasa persatuan, kerja sama, dan kebersamaan.</p><p>	3.	Memberi Dukungan Emosional</p><p>	•	Tempat berbagi pengalaman, mendapat bantuan, dan rasa aman.</p><p>	4.	Mengembangkan Loyalitas</p><p>	•	Anggota jadi setia terhadap nilai dan norma kelompok.</p><p>	5.	Sebagai Sarana Sosialisasi</p><p>	•	Membentuk kepribadian dan norma sosial individu.</p><p> Fungsi Out-Group:</p><p>	1.	Membangun Batas Identitas</p><p>	•	Membantu individu membedakan “kita” dari “mereka”.</p><p>	2.	Menumbuhkan Kesadaran Kelompok</p><p>	•	Dengan adanya kelompok lain, kesatuan in-group jadi lebih kuat.</p><p>	3.	Menciptakan Kompetisi Sehat</p><p>	•	Persaingan dengan out-group bisa mendorong kemajuan (misalnya di bidang olahraga atau akademik).</p><p>	4.	Menguji Nilai dan Sikap</p><p>	•	Membantu individu menilai apakah nilai-nilai kelompoknya benar atau perlu dikaji ulang.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181581442/8c4e1b6b3abb348ac7a103d48ab51d39/72C5B9E9_9802_4540_8E4E_A61950C09AC6.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:42:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533592802</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533593911</link>
         <description><![CDATA[<ol start="33"><li><p>Ririn Naftalia</p><p><br></p></li></ol><p><strong>Pengertian Solidaritas Sosial</strong></p><p><br></p><p>Menurut Emile Durkheim, solidaritas adalah rasa saling percaya dan keterikatan antaranggota masyarakat. Ia menekankan bahwa solidaritas penting sebagai pengikat hubungan antara individu dengan masyarakat. Dalam bukunya The Division of Labour in Society, Durkheim membagi solidaritas menjadi dua jenis utama: solidaritas mekanik dan solidaritas organik.</p><p><br></p><p><strong>1. <mark>Solidaritas Mekanik</mark></strong></p><p><br></p><p>Pengertian:</p><p>Solidaritas mekanik terbentuk karena kesamaan identitas, nilai, norma, dan pekerjaan antaranggota masyarakat. Umumnya terjadi di masyarakat tradisional yang bersifat homogen.</p><p><br></p><p>Ciri-ciri:</p><ul><li><p>Populasi sedikit dan homogen</p></li><li><p>Hubungan bersifat alami, informal, dan berlangsung jangka panjang</p></li><li><p>Individu diikat oleh kesadaran kolektif yang kuat</p></li><li><p>Pembagian kerja masih sangat sederhana</p></li><li><p>Hukum bersifat represif (menghukum penyimpangan secara tegas)</p></li><li><p>Tekanan sosial pada kesamaan dan kepatuhan terhadap nilai bersama</p></li></ul><p><br></p><p>Ikatan terbentuk karena:</p><p>Kesamaan tempat tinggal, suku, agama, profesi, atau pengalaman hidup.</p><p><br></p><p>Contoh:</p><ul><li><p>Masyarakat suku Baduy yang hidup seragam dalam adat dan kepercayaan</p></li><li><p>Komunitas nelayan di desa yang bekerja dan hidup bersama secara kolektif</p></li><li><p>Mahasiswa perantau dari daerah yang sama yang merasa senasib</p></li><li><p>Fandom musik yang memiliki kesamaan minat dan identitas simbolik</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. <mark>Solidaritas Organik</mark></strong></p><p><br></p><p>Pengertian:</p><p>Solidaritas organik muncul dalam masyarakat modern yang kompleks. Keterikatan muncul karena perbedaan peran dan spesialisasi kerja, sehingga terjadi ketergantungan antarindividu.</p><p><br></p><p>Ciri-ciri:</p><ul><li><p>Hubungan sosial bersifat formal dan berdasarkan perjanjian (kontraktual)</p></li><li><p>Setiap individu memiliki peran atau keahlian spesifik</p></li><li><p>Pembagian kerja sangat kompleks</p></li><li><p>Ketergantungan tinggi antaranggota masyarakat</p></li><li><p>Hukum bersifat restitutif (memulihkan ketertiban, bukan menghukum secara keras)</p></li><li><p>Kesadaran kolektif rendah; lebih menekankan individualitas</p></li></ul><p><br></p><p>Ikatan terbentuk karena:</p><p>Kebutuhan dan fungsi yang saling melengkapi antara individu satu dengan lainnya.</p><p><br></p><p>Contoh:</p><ul><li><p>Perusahaan dengan berbagai divisi spesialis seperti pemasaran, keuangan, produksi</p></li><li><p>Sekolah atau universitas sebagai institusi dengan hubungan formal antar warganya</p></li><li><p>Rumah sakit yang melibatkan dokter, perawat, apoteker, dan tenaga pendukung lainnya</p></li><li><p>Kehidupan di kota besar yang saling bergantung antarprofesi</p></li></ul><p><br></p><p><strong>Perbandingan Solidaritas Mekanik dan Solidaritas Organik</strong></p><ul><li><p>Jenis masyarakat</p><ul><li><p>Mekanik: Tradisional</p></li><li><p>Organik: Modern</p></li></ul></li><li><p>Pembagian kerja</p><ul><li><p>Mekanik: Rendah (umum)</p></li><li><p>Organik: Tinggi (spesialis)</p></li></ul></li><li><p>Kesadaran kolektif</p><ul><li><p>Mekanik: Tinggi</p></li><li><p>Organik: Rendah</p></li></ul></li><li><p>Bentuk hukum</p><ul><li><p>Mekanik: Represif</p></li><li><p>Organik: Restitutif</p></li></ul></li><li><p>Hubungan sosial</p><ul><li><p>Mekanik: Informal, emosional</p></li><li><p>Organik: Formal, kontraktual</p></li></ul></li><li><p>Dasar keterikatan</p><ul><li><p>Mekanik: Kesamaan</p></li><li><p>Organik: Perbedaan fungsi</p></li></ul></li></ul><p><br></p><p><strong>Kesimpulan</strong></p><p><br></p><p>Durkheim menjelaskan bahwa bentuk solidaritas dalam masyarakat berkembang seiring perubahan struktur sosial.</p><ul><li><p>Solidaritas mekanik mendominasi masyarakat tradisional yang bersifat seragam.</p></li><li><p>Solidaritas organik muncul dalam masyarakat modern yang beragam dan saling membutuhkan.</p></li></ul><p>Keduanya menunjukkan bagaimana hubungan sosial terbentuk: apakah karena persamaan atau karena saling melengkapi dalam peran yang berbeda.</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181551551/f947b5cc22eb1e0c7e09800007ec6fd2/78395158_0939_4A02_8572_EEA28AF67610.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:44:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533593911</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533595112</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: marshalia cinta gadis melodiva alfandy </p><p>Kelas: XI-B</p><p>No absen: 19</p><p><br></p><p><br></p><p><strong>Apasih paguyuban dan patembayan itu?</strong></p><p><br></p><p>Paguyuban dan patembayan adalah dua konsep penting dalam sosiologi yang dikemukakan oleh Ferdinand Tonnies untuk mengklasifikasikan kelompok sosial berdasarkan kualitas hubungan antar anggotanya. Sederhananya, paguyuban menggambarkan hubungan yang intim dan kekeluargaan, sementara patembayan menggambarkan hubungan yang lebih formal dan berorientasi pada tujuan.</p><p><br></p><p><strong><em>🌷Paguyuban (Gemeinschaft)🌷</em></strong></p><p><br></p><p><strong>Paguyuban</strong> adalah bentuk kehidupan bersama yang anggotanya terikat oleh hubungan batin yang murni, alamiah, dan kekal. Ikatan ini didasari oleh rasa cinta, persatuan batin, dan kebersamaan, bukan oleh kepentingan pribadi.</p><p><br></p><p><strong>🌸Ciri-ciri Paguyuban:</strong></p><ul><li><p><strong>Hubungan Erat dan Personal:</strong> Anggota saling mengenal secara mendalam dan memiliki hubungan yang akrab (intim).</p></li><li><p><strong>Bersifat Pribadi (Private):</strong> Hubungan terbatas pada kelompoknya dan tidak terbuka untuk orang luar.</p></li><li><p><strong>Langgeng dan Kekal:</strong> Ikatan sosialnya bertahan lama, bahkan seumur hidup.</p></li><li><p><strong>Solidaritas Tinggi:</strong> Anggota saling membantu dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.</p></li><li><p><strong>Tradisional:</strong> Sering ditemukan pada masyarakat pedesaan atau kelompok-kelompok yang masih memegang teguh adat dan tradisi.</p></li></ul><p><strong>🦋Contoh Paguyuban:</strong></p><ul><li><p>Keluarga dan kerabat</p></li><li><p>Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW)</p></li><li><p>Kelompok arisan</p></li><li><p>Komunitas hobi atau seni yang anggotanya sangat dekat</p></li></ul><p><br></p><p><strong><em>🌹Patembayan (Gesellschaft)🌹</em></strong></p><p><br></p><p><strong>Patembayan</strong> adalah bentuk kehidupan bersama yang anggotanya terikat oleh hubungan yang bersifat sementara dan berorientasi pada tujuan tertentu. Ikatan ini terbentuk karena adanya kepentingan atau keuntungan yang ingin dicapai, bukan karena ikatan batin.</p><p><strong>🐰Ciri-ciri Patembayan:</strong></p><ul><li><p><strong>Hubungan Formal dan Tidak Personal:</strong> Interaksi lebih fokus pada tugas dan tujuan, bukan pada kedekatan emosional.</p></li><li><p><strong>Bersifat Sementara:</strong> Hubungan akan berakhir jika tujuan atau kepentingan sudah tercapai.</p></li><li><p><strong>Rasional dan Berorientasi Keuntungan:</strong> Anggota bergabung karena adanya perhitungan untung-rugi atau manfaat yang bisa didapat.</p></li><li><p><strong>Struktur Organisasi Jelas:</strong> Ada pembagian tugas dan wewenang yang terstruktur.</p></li><li><p><strong>Umumnya di Masyarakat Modern:</strong> Sering dijumpai di masyarakat perkotaan atau masyarakat industri.</p></li></ul><p><strong>🌻Contoh Patembayan:</strong></p><ul><li><p>Ikatan antara pedagang di pasar</p></li><li><p>Organisasi profesi, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI)</p></li><li><p>Serikat buruh atau serikat pekerja</p></li><li><p>Hubungan antara atasan dan bawahan di perusahaan (kontrak kerja)</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181552223/098b5daed186a727a212fde14f19c700/IMG_20250718_WA0038.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:46:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533595112</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533595169</link>
         <description><![CDATA[<ol start="26"><li><p>Nariswari Nabilah </p></li></ol><p><strong><em><mark>Membership Group </mark></em><mark>dan </mark><em><mark>Refrens Group</mark></em></strong></p><p><br></p><p><strong>• Pengertian <em>Membership Group</em></strong></p><p>Merupakan kelompok sosial dimana seseorang menjadi anggota resmi yang berpartisipasi didalamnya</p><p><br></p><p>•<strong> Ciri-Ciri</strong></p><ol><li><p>Terdaftar secara resmi dan diakui</p></li><li><p>Terjadi interaksi secara langsung antar anggota</p></li><li><p>Memiliki peraturan </p></li><li><p>Memiliki tujuan bersama</p></li><li><p>Hubungan antaranggota terikat secara langsung</p></li></ol><p><br></p><p>• <strong>Ikatan</strong></p><p>Biasanya dalam membership group terdapat ikatan secara formal dan informal tergantung dari jenis kelompoknya serta terdapat kewajiban, hak, dan peran untuk setiap anggota nya</p><p><br></p><p>• <strong>Contoh</strong></p><ol><li><p>Organisasi Intra Sekolah / OSIS</p></li><li><p>Kelompok belajar</p></li><li><p>Club Olahraga</p></li></ol><p><br></p><p>• <strong>Pengertian Refrens Group</strong></p><p>Merupakan kelompok sosial yang tidak memerlukan ikatan secara langsung. Namun, dijadikan panutan atau acuan seseorang dalam berperilaku</p><p><br></p><p>• <strong>Ciri-Ciri</strong></p><ol><li><p>Tidak memerlukan keterlibatan secara langsung</p></li><li><p>Lebih mengarah untuk menginspirasi seseorang</p></li><li><p>Menjadi sumber atau standar bagi seseorang</p></li><li><p>Tidak memerlukan interaksi antaranggota</p></li></ol><p><br></p><p><strong>• Ikatan</strong></p><p>Ikatan bersifat tidak langsung dan hubungan di dasari oleh identifikasi atau kekaguman</p><p><br></p><p>• <strong>Contoh</strong></p><ol><li><p>Artis/Influencer yang dijadikan panutan oleh penggemarnya </p></li><li><p>Penggemar Band tertentu seperti K-Pop</p></li><li><p>Sekelompok siswa berprestasi </p></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181561975/8551b75ad73f2e7047028d86d00e381e/IMG_3097.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:46:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533595169</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533598157</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Oscario Leon Arneto/ 30</p><p><br></p><p>Apa itu ingroup😋</p><p><br></p><p>🤡 Definisi:</p><p>Ingroup adalah kelompok sosial yang kamu anggap sebagai "kelompok sendiri", tempat kamu merasa nyaman, cocok, dan punya rasa memiliki.</p><p><br></p><p>🥴 Ciri-Ciri:</p><p>Ada rasa memiliki</p><p>Solidaritas dan saling bantu</p><p>Sering berinteraksi</p><p>Tujuan bersama</p><p>Gunakan kata “kami” atau “kita”</p><p><br></p><p>🤐 Contoh:</p><p>Teman dekat di kelas</p><p>Keluarga inti</p><p>Komunitas hobi</p><p>Sesama suku atau agama</p><p><br></p><p>🥶 Yang Membentuk Ikatan:</p><p>Kesamaan minat/tujuan</p><p>Interaksi rutin</p><p>Pengalaman bareng</p><p><br></p><p>♥️ Dasar Ikatan:</p><p>Emosional</p><p>Psikologis</p><p>Sosial/budaya</p><p>Tujuan bersama</p><p><br></p><p>😶‍🌫️ Apa Itu Outgroup?</p><p><br></p><p>Outgroup adalah kelompok sosial yang dianggap "bukan bagian dari kita". Biasanya ada jarak, rasa asing, bahkan kadang muncul prasangka.</p><p><br></p><p>😵‍💫 Definisi:</p><p><br></p><p>Kelompok lain yang tidak kamu anggap sebagai bagian dari dirimu atau kelompokmu.</p><p><br></p><p>🧊 Ciri-Ciri Outgroup:</p><p>Dianggap berbeda</p><p>Jarang berinteraksi</p><p>Tidak ada rasa memiliki</p><p>Bisa muncul prasangka atau stereotip</p><p>Gunakan kata “mereka” atau “dia”</p><p><br></p><p>🥱 Contoh Outgroup:</p><p>Murid dari sekolah lain</p><p>Komunitas yang beda minat</p><p>Orang dari suku atau agama lain</p><p>Tim lawan dalam pertandingan</p><p><br></p><p>🪪 Yang Membentuk Jarak Outgroup:</p><p><br></p><p>Perbedaan nilai atau budaya</p><p><br></p><p>Kurang komunikasi</p><p><br></p><p>Kompetisi atau konflik</p><p><br></p><p>Stereotip negatif</p><p><br></p><p>💔 Dasar Pemisah Outgroup:</p><p><br></p><p>Psikologis (merasa asing/tidak nyaman)</p><p><br></p><p>Sosial (norma dan kebiasaan berbeda)</p><p><br></p><p>Emosional (tidak ada ikatan)</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4192395888/0adbde0b062bfe383e331401946a809c/IMG_20241216_WA0012.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:52:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533598157</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533599597</link>
         <description><![CDATA[<p>Membership Group &amp; Reference Group</p><p><br></p><p>&nbsp;1. Membership Group (Kelompok Keanggotaan)<br></p><p>&nbsp;Pengertian:</p><p>Kelompok sosial yang secara nyata diikuti oleh individu. Anggotanya merasa menjadi bagian dari kelompok dan berinteraksi langsung dengan sesama anggota.</p><p><br></p><p>Ciri-Ciri:</p><p>• Individu adalah anggota resmi atau aktif</p><p>• Ada interaksi langsung antar anggota</p><p>• Memiliki norma, aturan, dan struktur kelompok</p><p>• Menimbulkan rasa memiliki dan keterikatan</p><p>• Ada tujuan bersama yang diusahakan bersama<br></p><p>&nbsp;Tujuan:</p><p>• Membangun identitas sosial</p><p>• Menyediakan dukungan sosial dan emosional</p><p>• Memberi wadah partisipasi dan kerja sama</p><p>• Membantu individu belajar nilai dan norma</p><p><br></p><p>Fungsi:</p><p>• Sosialisasi: Mengajarkan nilai sosial</p><p>• Identitas: Membentuk kepribadian dan jati diri</p><p>• Kontrol sosial: Mengarahkan perilaku</p><p>• Dukungan emosional: Memberikan rasa aman</p><p><br></p><p>&nbsp;Contoh:</p><p>• Keluarga</p><p>• OSIS</p><p>• Kelompok belajar</p><p>• Klub olahraga</p><p>• Remaja masjid/gereja</p><p><br></p><p>Reference Group (Kelompok Rujukan)</p><p><br></p><p>Pengertian:</p><p>Kelompok sosial yang menjadi panutan, acuan, atau pembanding, meskipun individu bukan anggota kelompok tersebut.</p><p><br></p><p>Ciri-Ciri:</p><p>• Tidak harus menjadi anggota langsung</p><p>• Digunakan sebagai standar nilai atau perilaku</p><p>• Bisa bersifat positif (ditiru) atau negatif (dihindari)</p><p>• Bersifat aspiratif (ingin dimasuki) atau komparatif (untuk dibandingkan)</p><p>• Bisa memengaruhi tanpa interaksi langsung<br></p><p>Tujuan:</p><p>• Menjadi standar atau tolok ukur perilaku</p><p>• Memberi motivasi, inspirasi, dan aspirasi</p><p>• Membentuk sikap, gaya hidup, dan •Keputusan pribadi</p><p><br></p><p>Fungsi:</p><p>• Normatif: Sumber nilai dan sikap</p><p>• Komparatif: Alat perbandingan sosial</p><p>• Aspiratif: Tujuan atau kelompok impian</p><p>• Informasional: Sumber wawasan dan pengetahuan</p><p><br></p><p>&nbsp;Contoh:</p><p>• Selebriti / influencer</p><p>• Tokoh agama</p><p>• Teman sukses</p><p>• Alumni universitas ternama</p><p>• Komunitas online</p><p><br></p><p>&nbsp;Perbedaan Singkat<br></p><p>Aspek	Membership Group	Reference Group</p><p><br></p><p>Keanggotaan	Anggota resmi	Tidak harus menjadi anggota</p><p>Interaksi	Ada interaksi langsung	Bisa tanpa interaksi langsung</p><p>Fungsi utama	Tempat berpartisipasi langsung	Sebagai panutan atau pembanding</p><p>Pengaruh	Melalui keterlibatan langsung	Melalui pengamatan atau aspirasi</p><p>Contoh	Keluarga, OSIS, Pramuka	Influencer, tokoh idola, alumni</p><p><br></p><p>&nbsp;Contoh Kehidupan:</p><p>&gt; Seorang siswa aktif di OSIS (membership group), tapi mengidolakan mahasiswa UI yang sukses (reference group aspiratif).</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181606519/b7c1b68355f699f91aab65a638850d43/IMG_20250801_134708.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:54:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533599597</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533600514</link>
         <description><![CDATA[<p>31.pebianty andini lestari</p><p>1. Membership Group </p><p>Membership group adalah kelompok atau komunitas yang terdiri dari anggota-anggota yang memiliki hubungan, kepentingan, atau tujuan yang sama. </p><p>Ciri-Ciri:</p><p>Anggota memiliki status keanggotaan yang diberikan oleh pengelola.</p><p>Anggota memiliki akses khusus ke layanan, informasi, atau kegiatan tertentu.</p><p>Anggota dapat berpartisipasi dalam diskusi, kegiatan, atau keputusan grup.</p><p>Anggota bisa memiliki hak atau kewajiban tertentu dalam grup.</p><p>Grup ini sering kali diatur oleh organisasi, perusahaan, atau komunitas tertentu.</p><p>Contoh:</p><p>Grup pelanggan suatu perusahaan yang memiliki akses khusus ke layanan pelanggan.</p><p>Grup anggota klub olahraga yang memiliki akses ke latihan khusus.</p><p>Grup anggota komunitas online yang memiliki akses ke forum diskusi khusus.</p><p>2. Refresh Group </p><p>Refresh group adalah Refresh group merujuk pada kelompok atau kumpulan data yang diperbarui secara berkala atau otomatis untuk memastikan konsistensi dan akurasi informasi.</p><p>Ciri-Ciri:</p><p>Kelompok ini terdiri dari data atau informasi yang diperbarui secara berkala.</p><p>Data dalam refresh group diupdate sesuai dengan kebutuhan atau jadwal tertentu.</p><p>Refresh group sering digunakan dalam sistem yang memerlukan data terkini.</p><p>Data dalam refresh group bisa berupa informasi, statistik, atau data transaksi.</p><p>Refresh group bisa dilakukan secara manual atau otomatis.</p><p>Contoh:</p><p>Grup data pelanggan yang diperbarui setiap hari dalam sistem CRM.</p><p>Grup informasi berita yang diperbarui setiap jam dalam aplikasi berita.</p><p>Grup data transaksi yang diperbarui setiap minggu dalam sistem akuntansi.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181589644/c83ae2484162b856798ea2a055a8d3b3/IMG_20250801_WA0054.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:56:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533600514</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533600541</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>Bayangkan solidaritas mekanik itu seperti tim sepak bola amatir di kampung.</p><p> • Semua pemain punya tugas yang mirip-mirip: mengejar bola, menendang, dan bertahan.</p><p> • Mereka semua kenal satu sama lain, mungkin satu RT atau satu desa.</p><p> • Nilai dan tujuannya sama: menang, dan kalau ada yang berbuat curang, semua marah dan menganggap itu serangan terhadap tim.</p><p> • Intinya, mereka bersatu karena mirip dan sama.</p><p>Sekarang, bayangkan solidaritas organik itu seperti sebuah orkestra simfoni modern.</p><p> • Setiap musisi punya tugas yang sangat spesifik dan berbeda: ada yang main biola, ada yang main drum, ada yang memimpin sebagai konduktor.</p><p> • Mereka mungkin tidak saling kenal secara pribadi di luar orkestra.</p><p> • Namun, mereka semua saling membutuhkan. Tanpa pemain biola, musik tidak akan lengkap. Tanpa konduktor, semua akan kacau.</p><p> • Mereka bersatu bukan karena sama, tapi karena saling bergantung untuk menciptakan harmoni.</p><p>Jadi, intinya:</p><p> • Mekanik: Bersatu karena kemiripan (masyarakat tradisional).</p><p> • Organik: Bersatu karena saling tergantungan (masyarakat modern).</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181557635/fbd3de4ef836591b04f4ba6260928406/VID_20220427_095701.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:56:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533600541</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533602076</link>
         <description><![CDATA[<ol start="4"><li><p>Aulia Hayu Putri Pangestu</p></li></ol><p><br></p><p>Paguyuban atau Gemeinschaft adalah bentuk kelompok sosial yang bersifat erat dan intim, biasanya terbentuk secara alami karena adanya ikatan darah, tempat tinggal, atau keyakinan bersama.</p><p><br></p><p>Ciri-Ciri Paguyuban</p><p>- Hubungan antaranggota bersifat pribadi dan emosional.</p><p>- Kolektif dan tradisional, tidak individualistik.</p><p>- Bersifat terbuka dan saling mengenal satu sama lain.</p><p>- Ikatan berdasarkan rasa cinta, kesetiaan, dan kebersamaan.</p><p>- Umumnya berlangsung dalam waktu lama dan stabil.</p><p><br></p><p>Contoh:</p><p>- Keluarga besar</p><p>- Masyarakat Perdesaan</p><p>- Kelompok gotong royong</p><p>- Perkumpulan Adat</p><p><br></p><p>Patembayan atau Gesellschaft adalah kelompok sosial yang dibentuk atas dasar kepentingan tertentu dan hubungan antaranggota bersifat formal, rasional, dan tidak emosional. Interaksi lebih bersifat transaksional atau fungsional</p><p><br></p><p>Ciri Ciri Patembayan</p><p>- Hubungan bersifat formal, rasional, dan tidak pribadi.</p><p>- Ikatan sosial berdasarkan tujuan atau kepentingan.</p><p>- Saling mengenal secara institusional (bukan pribadi).</p><p>- Perubahan cepat sesuai kebutuhan dan kondisi.</p><p>- Lebih banyak terjadi di masyarakat perkotaaan atau modern.</p><p><br></p><p>Jenis-jenis Patembayan</p><p>- Organisasi ekonomi</p><p>Contoh: koperasi, perusahaan, pasar.</p><p>- Organisasi politik</p><p>Contoh: partai politik, organisasi massa.</p><p>- Organisasi pendidikan</p><p>Contoh: universitas, sekolah.</p><p>- Organisasi profesi</p><p>Contoh: PGRI (guru), IDI (dokter), PERADI (pengacara).</p><p><br></p><p>Contoh:</p><p>- Perusahaan</p><p>- Organisasi Mahasiswa</p><p>- Partai Politik</p><p><br></p><p>Kesimpulan</p><p>Paguyuban menekankan ikatan emosional dan kedekatan pribadi, seperti dalam keluarga dan komunitas tradisional.</p><p><br></p><p>Patembayan menekankan ikatan rasional dan fungsional, seperti organisasi modern, tempat kerja, dan asosiasi profesional.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4192391663/87831e5293ed4fa3557a35b288fd116b/20241028_065044.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 06:59:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533602076</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533602468</link>
         <description><![CDATA[<p>kelompok sosial dapat  berdasarkan tingkat kedekatan hubungan antar anggotanya.  istilah  yang sering digunakan adalah kelompok sosial ingrap (in-group) dan anggrap (out-group).  </p><p>• Kelompok Ingrap (In-group)</p><p>Kelompok ingrap  kelompok sosial tempat seseorang merasa dirinya menjadi bagian dari kelompok tersebut. Dalam kelompok ini, individu memiliki loyalitas, rasa memiliki, dan identitas bersama.</p><p>Ciri-ciri:</p><p>Merasa "kami" (sense of we/us)</p><p>Ada loyalitas kuat antaranggota</p><p>Terdapat kerja sama, solidaritas, dan rasa saling </p><p>percaya</p><p>Biasanya membentuk identitas bersama (seragam, jargon, simbol, dll.)</p><p>Contoh:</p><p>1. Keluarga</p><p>2. Sahabat dekat</p><p>3. Komunitas agama sendiri</p><p>4. Organisasi tempat seseorang aktif</p><p>2. Kelompok Anggrap (Out-group)</p><p>Yang Membentuk Ikatan:</p><p>• Pemisahan identitas → "mereka bukan bagian dari kami"</p><p>• Stereotip dan prasangka</p><p>• Konflik sosial atau rivalitas</p><p>• Citra negatif terhadap kelompok lain</p><p>Simbol atau identitas bersama (contoh: seragam, jargon, ritual)</p><p>  • Kelompok anggrap  kelompok yang berada di luar kelompok individu, sehingga individu tersebut tidak merasa menjadi bagian dari kelompok itu, bahkan bisa jadi memiliki perasaan negatif .</p><p>Ciri-ciri:</p><p>Merasa "mereka" (sense of they/them)</p><p>Tidak ada rasa memiliki</p><p>Bisa memunculkan prasangka, stereotip, atau konflik</p><p>Dipandang sebagai "orang luar"</p><p>Contoh:</p><p>1. Kelompok rival atau pesaing</p><p>2. Komunitas lain yang berbeda pandangan atau nilai</p><p>3. Fans klub olahraga yang berbeda</p><p>4. Perbandingan Singkat</p><p>• Perasaan memiliki bersama → individu merasa bagian dari kelompok</p><p>• Tujuan, nilai, dan pengalaman yang sama</p><p>• Kedekatan emosional dan interaksi intensif</p><p>• Simbol atau identitas bersama (contoh: seragam, jargon, ritual)</p><p>Aspek	In-group (Ingrap)	Out-group (Anggrap)</p><p>Rasa identitas	Merasa bagian dari kelompok	Tidak merasa sebagai bagian</p><p>Sikap	Loyal, positif	Netral hingga negatif</p><p>Pandangan	"Kami"	"Mereka"</p><p>Contoh	Keluarga, sahabat, komunitas	Rival, kelompok berbeda</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181627340/78b90337444eb9589162ea28985a8a9c/Screenshot_20250716_065357.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 07:00:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533602468</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533602937</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Novalita Maulidya Putri Anjani</p><p>Kelas: XI-B</p><p>No.Abs: 29</p><p><br/></p><p>paguyuban adalah kelompok yang para anggotanya memiliki ikatan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Terjalinnya hubungan didasarkan atas rasa sayang atau cinta, dan kesatuan batin yang memang telah dikodratkan.</p><p><br/></p><p>☆ Ikatan:</p><p>Hubungan batin yang kuat, alami, dan kekal. Anggota memiliki rasa kebersamaan yang mendalam, saling mengenal, dan terikat oleh nilai-nilai bersama.</p><p><br/></p><p>☆ Ciri-ciri:</p><p>• Bersifat menyeluruh dan akrab (intimate).</p><p>• Hubungan bersifat pribadi dan eksklusif (hanya untuk anggota).</p><p>• Tipe masyarakat pedesaan dan tradisional.</p><p>• Anggota saling mengenal, memiliki budaya dan bahasa yang sama.</p><p><br/></p><p>☆ Contoh:</p><p>Keluarga, rukun tetangga, kelompok arisan, ikatan berdasarkan kesamaan hobi atau minat.</p><p><br/></p><p>Dalam kelompok patembayan yang diutamakan adalah berlangsungnya suatu hubungan perjanjian atau kontrak yang didasarkan pada ikatan timbal balik.</p><p><br/></p><p>☆ Ikatan:</p><p>Hubungan lahiriah, sementara, dan berdasarkan kepentingan bersama. Anggota mungkin tidak saling mengenal secara pribadi, dan ikatan didasarkan pada tujuan yang ingin dicapai. </p><p><br/></p><p>☆ Ciri-ciri:</p><p>• Hubungan bersifat impersonal. </p><p>• Tipe masyarakat perkotaan, modern, dan industri. </p><p>• Hubungan bersifat formal dan didasarkan pada prinsip efisiensi dan kompetisi. </p><p>• Orientasi pada ekonomi dan keuntungan. </p><p><br/></p><p>☆ Contoh: Perusahaan, organisasi profesi, ikatan pedagang, partai politik.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181604623/d74d7ad6659ebf8688f703532062ae06/ad576deed9ba072ab73b3038248b7b3d_0.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 07:01:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533602937</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533632002</link>
         <description><![CDATA[<p><strong> Ingroup vs Outgroup (Ringkasan)</strong></p><p><strong>Ingroup</strong></p><ul><li><p><strong>Definisi</strong>: Kelompok sosial tempat individu merasa menjadi bagian.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>:</p><ul><li><p>Rasa “kita”</p></li><li><p>Loyalitas tinggi</p></li><li><p>Solidaritas kuat</p></li><li><p>Komunikasi erat</p></li></ul></li><li><p><strong>Contoh</strong>:</p><ul><li><p>Teman sekelas</p></li><li><p>Tim olahraga sendiri</p></li><li><p>Komunitas seagama/suku</p></li></ul></li><li><p><strong>Dasar ikatan</strong>:</p><ul><li><p>Kesamaan identitas</p></li><li><p>Tujuan bersama</p></li><li><p>Pengalaman emosional</p></li><li><p>Kedekatan geografis</p></li><li><p>Interaksi intensif</p></li></ul></li></ul><p><strong>Outgroup</strong></p><ul><li><p><strong>Definisi</strong>: Kelompok sosial yang dianggap bukan bagian dari diri seseorang.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>:</p><ul><li><p>Rasa “mereka”</p></li><li><p>Kurang loyalitas</p></li><li><p>Bisa timbul prasangka</p></li><li><p>Komunikasi terbatas</p></li></ul></li><li><p><strong>Contoh</strong>:</p><ul><li><p>Kelas lain</p></li><li><p>Tim lawan</p></li><li><p>Orang luar komunitas</p></li></ul></li><li><p><strong>Dasar pembentuk</strong>:</p><ul><li><p>Perbedaan identitas</p></li><li><p>Minim interaksi</p></li><li><p>Persaingan/konflik</p></li><li><p>Persepsi negatif</p></li></ul></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181741686/446ca1d9337486be63b592416145a266/IMG_20250608_WA0132.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 07:55:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533632002</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533677381</link>
         <description><![CDATA[<p>in group adalah kelompok sosial di mana seseorang merasa dirinya termasuk dalam kelompok tersebut dan memiliki identitas bersama dengan anggota lain contohnya seperti teman sekelas keluarga sekolah</p><p>sedangkan outgroup adalah kelompok sosial yang tidak kita identifikasi sebagai milik kita dalam kata lain kita merasa bukan bagian dari diri kita misalnya kelompok dari agama lain sekolah lain atau suku yang berbeda </p><p>menurut teori identitas sosial (Tajfel &amp; Turner 1970an) identifikasi dengan kelompok sosial in group membantu membentuk citra diri dan status sosial karena kita cenderung melakukan hal yang lebih positif kepada anggota in group dan sebaliknya kepada anggota outgroup</p><p>di dalam kelompok sosial ini bersifat dinamis dan kontekstual identifikasi kelompok dapat berubah tergantung situasinya dapat dicontohkan misalnya ketika dua kelompok berbeda bergabung ke dalam satu kelompok yang menjadi lebih besar dengan tujuan bersama misalnya untuk menyelesaikan proyek bersama hal ini dapat mengesampingkan batas in group dan output kapan saja </p><p>interaksi antar kelompok bisa juga dengan kita mengutamakan teman sepekerjaan kita dalam proyek bersama dalam lingkup in group sedangkan untuk out group sendiri kita cenderung menganggap anggota outgroup seragam padahal sebenarnya beragam pendapat memperkuat stereotip.</p><p><br/></p><p>konflik dan kompetisi bisa terjadi jika dua kelompok tersebut bersaing atas sesuatu misalnya penghargaan kekuasaan perhatian interaksi bisa memunculkan prasangka atau konflik dengan bisa saja dilandasi persaingan sebagai pemicunya </p><p>hal ini dapat dicegah dengan interaksi antar keanggotaan kelompok terutama dengan tujuan bersama status setara dapat mengurangi prasangka dan terkadang disebut mengikutsertakan outgroup dalam identitas diri</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4181968601/ec1c339d0cbc8caefae7f009f7980810/WhatsApp_Image_2025_08_01_at_16_36_41.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-01 09:39:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533677381</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533723925</link>
         <description><![CDATA[<p>dikulum kulum dikunyah kunyah </p><p>assalamualaikum semuanyah</p><p>saya Maharani Saskia Putri presensi 18 dari kelas XI-B akan membahas topik tentang Solidaritas Mekanik dan Organik</p><p><br/></p><p>Solidaritas sendiri merupakan konsep kesetiakawanan yang diperkenalkan oleh Emile Durkheim pada 1858. Menurut Durkheim, solidaritas adalah suatu hubungan antara individu atau kelompok yang terikat dengan perasaan moral dan kepercayaan yang dianut bersama dan diperkuat oleh pengalaman emosional bersama.</p><p>Solidaritas juga dapat digambarkan dengan keadaan saling percaya yang tercipta di antara individu atau anggota dalam suatu kelompok, seperti tertulis dalam artikel ilmiah berjudul Pola Pembentukan Solidaritas Sosial dalam Kelompok Sosial Antara Pelajar.</p><p>Secara bahasa, solidaritas dapat diartikan sebagai sebuah rasa kesetiakawanan atau kekompakan yang apabila dikaitkan dengan konteks kelompok sosial, maka solidaritas merupakan wujud dari rasa kebersamaan suatu kelompok untuk mencapai tujuan dan keinginan bersama. Sifat solidaritas juga menggambarkan wajah cinta sosial, juga kepedulian sesama manusia.</p><p><br/></p><p>Dalam buku Membangun Karakter Berwawasan Kebangsaan, ada beberapa prinsip solidaritas, di antaranya:</p><p>1. Terjaganya rasa persaudaraan dan pertemanan terhadap sesama</p><p>2. Timbulnya rasa kepedulian terhadap teman dan keluarga</p><p>3. Lebih peka terhadap lingkungan sekitar</p><p>4. Terjalinnya kekompakan terhadap teman</p><p><br/></p><p><strong><mark>Durkheim membagi konsep solidaritas menjadi dua bentuk:</mark></strong></p><p>1. Solidaritas Mekanik</p><p>Solidaritas mekanik merupakan rasa solider yang hadir di tengah-tengah masyarakat yang masih sederhana. Kesetiakawanan ini terikat oleh kesadaran setiap orang dan belum mengenal adanya pembagian kerja di antara anggota kelompok. Solidaritas Mekanik biasa muncul di lingkungan masyarakat pedesaan. Masyarakat dengan solidaritas mekanik ditandai dengan aktivitas, pekerjaan serta tanggung jawab yang sama.</p><p>2. Solidaritas Organik</p><p>Sedangkan solidaritas organik adalah rasa solider yang menyatukan masyarakat dengan kehidupan yang kompleks dan telah terbagi oleh pekerjaan yang berbeda. Masyarakat dengan solidaritas organik hidup bersama karena adanya perbedaan di antara mereka.</p><p>Memiliki aktivitas dan tanggung jawab yang berbeda-beda. Dengan begitu, kelompok masyarakat ini saling bergantung satu sama lain. Solidaritas organik biasanya hadir di tengah-tengah masyarakat perkotaan.</p><p><br/></p><p><strong><mark>Ciri-ciri</mark></strong></p><p>1. Struktur Sosial</p><p>Solidaritas Mekanik memiliki struktur sosial yang homogen, seragam, dan tertutup. Masyarakatnya bersifat sederhana, semua anggota cenderung memiliki latar belakang budaya, pekerjaan, dan nilai-nilai yang sama.</p><p><br/></p><p>Solidaritas Organik justru berkembang dalam struktur sosial yang heterogen, terbuka, dan kompleks. Masyarakatnya terdiri dari berbagai individu dan kelompok yang berbeda latar belakang, fungsi, dan peran sosialnya.</p><p><br/></p><p>2. Pembagian Kerja</p><p>Pada solidaritas mekanik, pembagian kerja sangat minimal atau bahkan tidak ada. Hampir semua orang melakukan pekerjaan yang sama atau sejenis, seperti bertani atau berburu.</p><p><br/></p><p>Sedangkan solidaritas organik ditandai dengan pembagian kerja yang sangat spesifik dan kompleks. Setiap individu memiliki peran dan profesi yang berbeda, sehingga satu sama lain saling bergantung.</p><p><br/></p><p>3. Kesadaran Kolektif</p><p>Dalam solidaritas mekanik, kesadaran kolektif sangat kuat hingga menenggelamkan identitas individu. Semua orang cenderung berpikir dan bertindak seragam sesuai nilai dan adat yang berlaku.</p><p><br/></p><p>Dalam solidaritas organik, kesadaran kolektif lebih lemah, memberi ruang lebih besar untuk ekspresi individual. Keanekaragaman pandangan menjadi hal yang wajar.</p><p><br/></p><p>4. Hubungan Sosial</p><p>Hubungan sosial pada solidaritas mekanik bersifat personal dan emosional, biasanya didasarkan pada kekerabatan, adat, atau tradisi lokal.</p><p><br/></p><p>Sementara pada solidaritas organik, hubungan sosial bersifat impersonal dan rasional, lebih didasarkan pada fungsi dan aturan hukum formal, seperti dalam dunia kerja atau institusi.</p><p><br/></p><p>5. Kontrol Sosial</p><p>Kontrol sosial dalam solidaritas mekanik bersifat repressif, artinya pelanggaran terhadap norma akan dihukum dengan keras untuk menjaga kesatuan masyarakat.</p><p><br/></p><p>Sebaliknya, dalam solidaritas organik, kontrol sosial bersifat restitutif, yakni fokus pada pemulihan hubungan atau kerugian sosial daripada sekadar menghukum.</p><p><br/></p><p>6. Nilai dan Norma</p><p>Nilai dan norma pada masyarakat dengan solidaritas mekanik cenderung seragam, dijaga bersama-sama, dan sulit berubah karena dianggap sebagai warisan leluhur yang suci.</p><p><br/></p><p>Dalam masyarakat dengan solidaritas organik, nilai dan norma lebih bervariasi, tergantung pada fungsi sosial atau kelompok tertentu, serta cenderung lebih fleksibel dalam mengakomodasi perubahan.</p><p><br/></p><p>7. Sanksi Sosial</p><p>Masyarakat solidaritas mekanik menerapkan sanksi sosial budaya, seperti rasa malu, pengucilan, atau kutukan adat bagi yang melanggar norma.</p><p><br/></p><p>Sedangkan masyarakat solidaritas organik lebih mengandalkan hukum formal dan aturan institusi, seperti denda, penjara, atau peradilan untuk menangani pelanggaran.</p><p><br/></p><p><strong><mark>Ikatan Sosial dan yang mendasarinya</mark></strong></p><p>1. Solidaritas Mekanik</p><p>Ikatan sosial: Terbentuk karena persamaan nilai, keyakinan, dan kegiatan.</p><p>Dasar: Kesamaan antarindividu → semua orang hidup dengan cara yang hampir sama (misalnya bertani, mengikuti adat yang sama).</p><p>Contoh nyata: Kehidupan masyarakat adat, desa terpencil, suku pedalaman.</p><p><br/></p><p>2. Solidaritas Organik</p><p>Ikatan sosial: Terbentuk karena saling ketergantungan antar fungsi dan pekerjaan.</p><p>Dasar: Perbedaan dan spesialisasi peran → masyarakat tidak bisa hidup sendiri-sendiri, tapi harus bekerja sama.</p><p>Contoh nyata: Kehidupan masyarakat kota, sistem perusahaan, dunia kerja modern, sistem pemerintahan.</p><p><br/></p><p><strong><mark>Kelompok Sosial yang Terbentuk</mark></strong></p><p>1. Dalam Solidaritas Mekanik: Umumnya berbentuk kelompok sosial primer.</p><p>Ciri kelompok:</p><p>- Ikatan emosional dan kekeluargaan kuat</p><p>- Anggota saling mengenal secara pribadi</p><p>- Terikat oleh nilai adat, agama, dan budaya</p><p>Contoh: Keluarga besar, komunitas desa, kelompok suku, masyarakat adat</p><p><br/></p><p>2. Dalam Solidaritas Organik: Umumnya berbentuk kelompok sosial sekunder.</p><p>Ciri kelompok:</p><p>- Hubungan bersifat formal dan fungsional</p><p>- Tidak selalu mengenal pribadi anggota lain</p><p>- Dihubungkan oleh kepentingan, tujuan, atau fungsi tertentu</p><p>Contoh: Perusahaan, organisasi profesi, institusi negara, komunitas digital</p><p><br/></p><p><strong><mark>Fun Fact</mark></strong></p><p>1. Solidaritas Mekanik</p><p>- Masyarakat cenderung resisten terhadap perubahan sosial karena adat dan norma dianggap suci.</p><p>- Konformitas (kecenderungan untuk menyamakan diri) sangat tinggi.</p><p>- Penolakan terhadap orang yang berbeda sangat kuat.</p><p>- Cocok untuk masyarakat kecil yang masih bergantung pada alam dan tradisi.</p><p><br/></p><p>2. Solidaritas Organik</p><p>- Munculnya individualisme meningkat, tapi tetap dalam kerangka kerja sama sosial.</p><p>- Sistem hukum dan lembaga formal menjadi penting untuk mengatur hubungan sosial.</p><p>- Dinamika sosial lebih fleksibel, karena tiap individu bisa berpindah fungsi/pekerjaan.</p><p>- Cocok untuk masyarakat besar dengan teknologi dan komunikasi maju.</p><p><br/></p><p><strong><mark>Kesimpulan</mark></strong></p><p>Durkheim tidak mengatakan bahwa satu solidaritas lebih baik dari yang lain, melainkan bahwa masyarakat berkembang dari solidaritas mekanik ke organik seiring dengan kemajuan pembagian kerja.</p><p>Keduanya masih bisa ditemukan bercampur dalam satu masyarakat, terutama di negara berkembang—misalnya, komunitas desa dengan solidaritas mekanik yang hidup berdampingan dengan kota besar berstruktur organik. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4182166139/0dddd00bf7225330a09ce708ff5bcf99/WhatsApp_Image_2025_08_01_at_18_55_48_2540f45b.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 11:58:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533723925</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533789893</link>
         <description><![CDATA[<p>Occupational dan Volunteer</p><p><br/></p><p>Occupational</p><p><br/></p><p>•Definisi: Kelompok Occupational adalah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang melakukan pekerjaan sejenis. </p><p><br/></p><p>•Ciri-ciri: </p><p>1.Anggotanya mempunyai profesi atau pekerjaan yang sama.</p><p>2.Pembagian kerja yang berdasarkan pada budaya dan tradisi tertentu.</p><p>3.Mempunyai pengaruh besar dalam pembentukan kepribadian individu.</p><p>4.Tidak didasari kuantitas untuk saling berinteraksi.</p><p>5.Komunikasi dan juga interaksi adalah elemen yang sangat fundamental dalam kelompok ini karena mengharuskan adanya hubungan timbal balik.</p><p>6.Termasuk jenis kelompok masyarakat yang sangat mungkin bertahan dalam jangka panjang hingga seumur hidup.</p><p>7.Mempunyai struktur yang secara tidak langsung menjadi penggerak dalam kelompok tersebut.</p><p><br/></p><p>•Contoh: </p><p>1.Kelompok profesi. Misalnya, Asosiasi Sarjana Farmasi, Ikatan Dokter Indonesia, dan lain  sebagainya.</p><p>2.Serikat pekerja yang sudah menjadi sebuah kelompok organisasi dalam dunia ketenagakerjaan di Indonesia. Adapun serikat pekerja umumnya meliputi kelompok yang menghimpun anggota dengan pekerjaan atau bidang sejenis.</p><p><br/></p><p>Volunteer </p><p><br/></p><p>•Definisi: Kelompok volunteer adalah kumpulan dari orang yang terlibat dalam kegiatan sukarela sebagai kelompok, baik dengan teman, keluarga, kolega atau kenalan.</p><p><br/></p><p>•Ciri-ciri: </p><p>1.Selalu mencari kesempatan untuk membantu. </p><p>2.Dalam membantu ini pertolongan yang diberikan membutuhkan waktu yang relatif lama serta tingkat keterlibatan yang cukup tinggi.</p><p>3.Komitmen yang diberikan relatif lama</p><p>Memerlukan personal cost yang tinggi (waktu, tenaga, uang, dan sebagainya).</p><p>4.Mereka tidak mengenal orang yang mereka bantu.</p><p>5.Tingkah laku yang dilakukan relawan adalah bukan keharusan.</p><p><br/></p><p>•Contoh: </p><p>1. Rumah Sakit Sukarela</p><p>2. Kelompok Lingkungan</p><p>3. Kelompok Bantuan Kemanusiaan</p><p>4. Mentor Pendidikan</p><p>5. Kelompok Seni dan Budaya</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4182458852/6ba3b3c8de991db44905d1b8d766fe38/IMG_20250722_WA0088.jpg" />
         <pubDate>2025-08-01 14:20:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/evitamutmainah/5vo60m1m075g9lna/wish/3533789893</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
