<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Resume Materi XI-1 by PUTRI NUR AINI</title>
      <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-11-01 04:21:48 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-11-01 07:23:44 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Arfaja Risnofan N I/03</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197226356</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Rangkuman P5 01/11/2024</em></p><p>Pada Jum'at 01/11/2024, SMAN 1 Giri Taruna Bangsa kedatangan tamu yang hebat dari YLC (Young Lawyers Banyuwangi) yang tergabung dalam Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia). Advokat adalah orang yang memberikan jasa hukum. Profesi memberikan jasa hukum ini bisa di dalam pengadilan atau di luar pengadilan.</p><p>• Kenakalan Remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja. </p><p>• Faktor Penyebab Kenakalan Remaja :</p><p>  - Reaksi frustasi diri</p><p>  - Kurangnya kasih sayang</p><p>  - Kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>  - Masalah yang dipendam</p><p>• Contoh Kenakalan Remaja :</p><p>  - Membolos sekolah</p><p>  - Kebut-kebutan di jalanan</p><p>  - Penyalahgunaan narkoba</p><p>  - Tawuran</p><p>  - Mencuri</p><p>• Narkoba adalah istilah untuk narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. </p><p>• Seperti dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 1 ayat 1 : "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran serta mengurangi rasa nyeri yang dapat menyebabkan ketergantungan. </p><p>• Narkotika Gol 1 = Ganja, Sabu, Kokain, Opium, dan Heroin. </p><p>  Narkotika Gol 2 = Morfin, Alfaprodina. </p><p>   Narkotika Gol 3 = Kodein, Etilmorfina, Propiram. </p><p>• Efek Bahaya Mengonsumsi Narkoba = </p><p>  - Penurunan fungsi otak</p><p>  - Kerusakan pada fisik</p><p>  - Kecanduan dan gangguan perilaku</p><p>  - Resiko overdosis dan kematian</p><p>  - Resiko memicu keinginan untuk bunuh diri</p><p>• Sanksi Pidana Bagi Penyalahguna Narkotika =</p><p>  - Pasal 127 Ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009</p><p>  - Pasal 112 Ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009</p><p>  - Pasal 114 Ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>• Mengidentifikasi &amp; Melaporkan Pelecehan Seksual</p><p>______________________________</p><p>Pelecehan seksual bisa terjadi pada perempuan maupun laki-laki. </p><p>° Sebanyak 21.772 kasus pelecehan seksual terjadi pada perempuan, sedangkan untuk kasus pelecehan pada laki-laki hanya ada ada 5.124 kasus. </p><p>° Jenis Pelecehan seksual</p><p>   - Perilaku menggoda</p><p>   - Pelecehan gender</p><p>   - Pelanggaran seksual</p><p>   - Pemaksaan seksual</p><p>° Cara Pencegahan Pelecehan Seksual = </p><p>   - Hindari situasi yang berbahaya</p><p>   - Komunikasikan batasan yang jelas </p><p>   - Bersikap tegas</p><p>   - Hindari obrolan yang berbau porno</p><p>   - Mempersiapkan alat pelindung diri</p><p>° Sanksi Hukum Pada Pelaku Pelecehan Seksual</p><p>   - Pelecehan seksual non-fisik sanksi 9 bulan penjara</p><p>   - Pelecehan seksual fisik dengan sanksi 4-12 tahun penjara</p><p>°Apa Yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Kekerasan Seksual? </p><p>  - Terbuka dengan orang sekitar</p><p>  - Segera laporkan</p><p>° Pusat Pengaduan</p><p>  - KPAI</p><p>  - P2TP2A</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 04:25:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197226356</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Darmawan / XI-1 / 11</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197227967</link>
         <description><![CDATA[<p>• advokat adalah seorang yang membantu masyarakat tentang hukum dari dalam ataupun luar</p><p>• cara menjadi advokat</p><p>- kuliah (ambil jurusan hukum)</p><p>- mengikuti&nbsp; pendidikan khusus advokat</p><p>- ikut UPAH (ujian profesi advokat)</p><p>- ikut makan di kantor pengacara selama 2 tahun</p><p>- sumpah profesi</p><p><br></p><p>• kenakalan remaja adalah perbuatan yang melanggar norma, aturan/hukum yang disebabkan oleh banyak faktor.</p><p>• salah satu contoh kenakalan remaja adalah balap liar atau kebut-kebutan di jalan.</p><p>- UU LLAZ PASAL 106 (batas kecepatan)</p><p>- pasal 115</p><p>- pasal 287 (sangsi dari pasal 115)</p><p>- UU LLAZ pasal ??? (KEBUT KEBUTAN)</p><p>- kali balap sampe bikin laka (ada denda dan sanksi)</p><p>- kalo balap liar sampe laka dan korban meninggal (penjara 12 tahun dan denda 20juta)</p><p><br></p><p>• UU tentang narkotika</p><p>- UU no 35 tahun 2009 ayat 1 (pengertian narkoba)</p><p>• Penggolongan narkoba</p><p>- golongan 1 (masih menta)</p><p>- golongan 2(Narkotika berkhasiat pengobatan yang bisa digunakan sebagai pilihan terakhir )</p><p>- golongan 3 ( narkotika berkhasiat pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.)</p><p><br></p><p>• Efek narkoba(ada di UU 35 tahun 2009 ayat 1)</p><p>- pasal 127 Sanksi (mengatur tentang pengaturan pengenaan sanksi bagi pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika, setiap penyalaguna narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) Tahun.)</p><p>- pasal 112 ( pengedar penyimpan narkoba golongan 1 )</p><p>- pasal 114 (pengedar juga tapi GJ)</p><p>-&nbsp;</p><p>• mengidentifikasi dan melaporkan pelecehan seksual</p><p>• Jenis pelecehan seksual; perilaku seksual yang menyinggungnya, tidak pantas, dan tidak diinginkan, pemaksaan seksual,dll</p><p>• cara mencegah pelecehan seksual:</p><p>- hindari situasi yang berbahaya</p><p>- komunikasikan batasan yang jelas&nbsp;</p><p>- bersikap tegas (jangan lembek, katakan tidak!)</p><p>- hindari obrolan yang berbau pornografi&nbsp;</p><p>- mempersiapkan alat pelindung diri&nbsp;</p><p>• Sanksi pada pelaku pelecehan seksual&nbsp;</p><p>- menyentuh korban di bawah umur dapat dipenjara minima 5 tahun.</p><p>• Proses pengaduan pelecehan seksual&nbsp;</p><p>- terbuka dengan orang sekitar&nbsp;</p><p>- segera laporkan</p><p>- menyiapkan bukti</p><p>• Pusat pengaduan&nbsp;</p><p>- KPAI ( Komisi Perlindungan Anak Indonesia)</p><p>- P2TP2A( Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak)</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 04:27:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197227967</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elysa Perta Amelia/XI-1/14</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197228960</link>
         <description><![CDATA[<p>*MENYIKAPI PENYALAHGUNAAN NAPZA &amp; PELECEHAN SEKSUAL*</p><p><br/></p><p>~Advokat adalah orang yang memberikan bantuan hukum baik di dalam persidangan ataupun di luar.</p><p><br/></p><p>~kenakalan remaja=&gt;suatu perilaku yang melanggar norma yang dilakukan oleh remaja (pergantian masa anak-anak menuju dewasa)</p><p><br/></p><p>•contoh faktor penyebab kenakalan remaja </p><p>1) reaksi frustasi diri</p><p>3) gangguan berpikir</p><p>3) kurang kasih sayang</p><p><br/></p><p>•contoh kenakalan remaja </p><p>1) membolos sekolah</p><p>2) kebut-kebutan di jalan </p><p>3) penyalahgunaan narkoba </p><p>4) perilaku seksual pranikah</p><p>5) perkelahian antar sekolah</p><p>6) merusak fasilitas sekolah </p><p>7) mencuri</p><p>8) mencoret-coret dinding sekolah</p><p><br/></p><p>~narkoba merupakan singkatan dari (narkotika, psitropika, dan bahan adiktif)</p><p><br/></p><p>•narkotika =&gt; obat dari tanaman ataupun bukan tanaman yang dapat menurunkan tingkat kesadaran hingga menghilangkan kesadaran yang dapat menimbulkan ketergantungan dan biasanya disalah gunakan.</p><p><br/></p><p>•Narkotika dibagi menjadi 3 golongan, yaitu</p><p>golongan 1 : ganja, sabu-sabu, kokain</p><p>golongan 2 : ekgonina, morfin metobromida, dan morfina</p><p>golongan 3 : etilmorfina, kodeina, polkodina, dan propiram.</p><p><br/></p><p>•Efek bahaya dari narkotika </p><p>1) kecanduan</p><p>2) penurunan fungsi otak</p><p>3) kerusakan fisik dan kesehatan </p><p>4) resiko overdosis dan kematian</p><p><br/></p><p>Sanksi pidana  </p><p>•pasal 127 ayat 1  “Setiap Penyalahguna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun”.</p><p>•pasal 112 ayat 1 Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas)</p><p>•pasal 114 ayat 1 "Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana Page 3 3 dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun biasanya bandar narkotika "</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 04:28:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197228960</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marco Andrian Imanuel/25</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197229474</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Sosialisasi hukum penyalahgunaan Napza dan pelecehan seksual.</em></p><p><br/></p><p>Efek mengonsumsi narkotika ada banyak dan itu sangat sangat merugikan dan menyebabkan atau menjadi dasar tindak kriminal, ada pasal 127 ayat (1) juga pasal 112 ayat (1) yang mengatur peredaran narkoba atau landasan hukum penyalahgunaan narkotika, biasanya dihukum minimal 5 tahun penjara dalam lingkup bandar narkoba itu paling ringan, sedangkan hukuman yang paling berat yaitu hukuman mati dan seumur hidup. </p><p>Mengidentifikasi &amp; melaporkan pelecehan seksual, ada 5 topik yang akan di bahas kali ini, dari mulai data, contoh dll. Pelecehan seksual sangat sangat merugikan bagi korban maupun pelaku karena efek yang didampakkan dari pelecehan seksual ini dari gangguan fisik maupun psikologis, menurut data 21.772 wanita dan 5.124 laki laki yang menjadi korban pelecehan seksual. Pelecehan sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis, verbal maupun non-verbal. Ada juga pelecehan gender, ada 5 bentuk kekerasan seksual kekerasan fisik, psikis, diskriminasi dll. Adapun 5 cara pencegahan,..hindari situasi berbahaya, komunikasikan dengan batasan yang jelas, bersikap tegas, hindari topik pembicaraan yang berbau porno, mempersiapkan alat pelindung buat jaga jaga. Sanksi hukum pelaku bagi pelaku pelecehan seksual, ketika saat memegang alat vital itu dapat dilaporkan dan ancamannya sangat besar dan hukuman 5-12 tahun penjara.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973797417/5c51767fa9e79433b16f72dc689fda09/IMG_20241101_104044.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 04:28:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197229474</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Raka Tri Rizky Hansyah XI-1 (31) </title>
         <author>tryraka28</author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197231498</link>
         <description><![CDATA[<p>Young lawyers commite banyuwangi</p><p>Tata cara masuk afukad (seseorang yang membantu didalam maupun diluar tentang hukum) </p><p>1. Kuliah jurusan hukum </p><p>2. Mengikuti pendidikan khusus afokad</p><p>3. Ujian profesi </p><p>4. Mengikuti makan atau lerja di hukum </p><p>5. Pelantikan sumpah profesi</p><p>Pemateri 1 : mimin zubaidah </p><p>Akibat kenakalan remaja </p><p>Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma dan aturan hukum. </p><p>Faktor penyebab kenakalan remaja </p><p>1. Reaksi frustasi diri </p><p>2. Gangguan berpikir dan Intelegensi pada diri remaja </p><p>3. Kurang nya kasi sayang orang tua/keluarga</p><p>4. Kurangnya pengawasan dari orang tua </p><p>5. Dampak negatif dadi perkembangan modern </p><p>6. Dasar dasar agama yang kurang</p><p>7. Tidak ada media penyaluran bakat </p><p>Contoh kenakalan remaja</p><p>1. Membolos sekolah</p><p>2. Kebut-kebutan remaja (2 bulan denda 500k) apabila terjadi kecelakaan saat kebut kebutan atau balap liar di jalan dan mengakibatkan korban meninggal di hukum dengan 12 tahun penjara dan denda jutaan. </p><p>3. Penyalahgunaan narkotika</p><p>4. Perlakuan seksual pranikah</p><p>5. Perkelahian antar sekolah</p><p>6. Merusak fasilitas sekolah</p><p>7. Mencuri </p><p>8. Mencoret-coret dinding sekolah </p><p>Pemateri 2 : iken duwi rahmawati</p><p>Mengidentifikasi narkoba </p><p>Apa itu narkoba? </p><p>Narkotika, psikotropika, dan zat akdiktif lalninya </p><p>Sedangkan Narkotika adalah ? </p><p>Seperti tersebut dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1: "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.</p><p>- Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Nakotika, jenisnya terbagi menjadi 3 golongan, berdasarkan pada risiko ketergantungan.</p><p> Golongan I: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan imu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan</p><p>Golongan : Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain.</p><p>Narkotika golongan I| berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan Golongan Ill: Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.</p><p>SANKSI PIDANA BAGI PENYALAHGUNA NARKOTIKA </p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. "Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun" </p><p>2. Pasal 112 ayat (1) uU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas).</p><p>SANKSI PIDANA BAGI PENYALAHGUNA NARKOTIKA </p><p>1. Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. </p><p>Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengatur tentang tindak pidana menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I tanpa hak atau melawan hukum. Pidana yang dikenakan bagi pelaku tindak pidana ini adalah penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun.</p><p>"NARKOBA TIDAK HANYA MEMBUANG-BUANG UANG, TETAPI JUGA MENGHANCURKAN HIDUPMU"</p><p>Pemateri 3 : </p><p>Mengidentifikasi dan melaporkan pelecehan seksual</p><p>Jenis pelecehan seksual </p><p>1. Perilaku Menggoda</p><p> Perilaku seksual yang kernudian menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan. Seperti:</p><p> - Penyampaian ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau siulan yang bernuansa seksual pada Korban</p><p> - Perbuatan menatap Korban dengan nuansa seksual dan/atau mermbuat Korban merasa tidak nyaman </p><p>- Perbuatan membujuk, menjanjikan, atau menawarkan sesuatu Korban untuk melakukan transaksi atau kegiatan seksual</p><p>2. Pelecehan Gender </p><p>Pernyataan serta perilaku seks yang menghina ataupun merendahkan perempuan/laki-laki. Seperti: </p><p>- Komentar yang menghina </p><p>- Gambar atau tuiisan yang Merendahkan perempuanilawan jenis dengan lelucon cabul </p><p>- Berperilaku atau mengutarakan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan penampilan fisik, tubuh ataupun identitas gender orang lain</p><p>Cara mencegah pelecehan seksual </p><p>1. Hindari situasi yang bahaya </p><p>2. Komunikasikan batasan dengan jelas </p><p>3. Bersikap tegas</p><p>4. Hindari obrolan berbau porno</p><p>5. Mepersiapkan alat pelindung diri</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2931204050/2a6a76f2b9e3cdeba3fd94ed41047311/IMG_20241101_101249_075.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 04:30:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197231498</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fara Franciska XI-1/17</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197237573</link>
         <description><![CDATA[<p>Resume Materi</p><p><strong>Hukum Pelecehan Seksual dan Penyalahgunaan NAPZA</strong></p><p><em>Advokat</em>: seseorang yang dapat memberi batuan hukum baik didalam maupun diluar persidangan.</p><p>•&gt; tata cara menjadi ADVOKAT</p><p>1. Kuliah jurusan hukum</p><p>2. Pendidikan profesi advokat</p><p>3. Ujian profesi advokat</p><p>4. Magang di kantor advokat selama 2 tahun</p><p>5. Sumpah profesi di pengadilan tinggi</p><p>•&gt; Membantu masyarakat umum maupun orang yang sedang terjerat masalah hukum. </p><p>•&gt; Kenakalan remaja: suatu perbuatan yang melanggar norma dan aturan yang dilakukan oleh remaja.</p><p>•&gt; Faktor penyebab: frustasi, kurangnya kasih sayang, memendam masalah, lingkungan teman yang negatif serta dampak negatif perkembangan teknologi</p><p>•&gt; Contoh kenakalan remaja: Tawuran, kebut-kebutan dijalan, bolos sekolah, menggunakan narkoba, mencuri, vandalisme dll.</p><p>•&gt; UU LLAJ (UU lalu lintas dan angkutan jalan)</p><p>- Pasal 106 [tentang batas maksimal dan minimal kecepatan di jalan]</p><p>- Pasal 15 </p><p>- Pasal 287 ayat 5 [sanksi orang yang melanggar pasal 15, denda 500k dan kurun waktu urunan 2 bulan]</p><p><strong><em>PENYALAHGUNAAN NARKOBA</em></strong></p><p>•&gt; Dalam UU No.35 tahun 2009, pasal 1 ayat 1: Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis"</p><p>•&gt; Narkotika terbagi menjadi 3 golongan</p><p>- Golongan 1: untuk kepentingan kesehatan</p><p>- ⁠Golongan 2: untuk pengobatan dengan resep dokter/medis sesuai dengan aturan dan takaran.</p><p>- ⁠Golongan 3: untuk pengembangan ilmu pengetahuan/penelitian.</p><p>•&gt; Sanksi pidana penyalahgunaan narkotika</p><p>- Pasal 127 ayat (1): untuk orang2 yang menggunakan narkoba</p><p>- ⁠Pasal 112 ayat (1): untuk pemilik narkoba</p><p>- ⁠Pasal 114 ayat (2): pidana seumur hidup atau paling minimal 5 tahun, orang yang menjadi bandar narkotika</p><p><strong><em>Mengidentifikasi dan Melaporkan Pelecehan Seksual</em></strong></p><p>•&gt; Bentuk: kekerasan fisik, psikis, verbal non verbal serta eksploitasi</p><p>•&gt; Cara mencegah:</p><p>- menghindari situasi yg berbahaya</p><p>- ⁠komunikasi batasan dgn jelas</p><p>- ⁠bersikap tegas</p><p>- ⁠menghindari obrolan berbau porno</p><p>- ⁠mempersiapkan alat pelindung seperti chili spray</p><p>•&gt; Proses Pengaduan: sampaikan pada guru konseling di sekolah (untuk siswa), menyiapkan bukti dan mengadu ke KPAI dan P2TP2A</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 04:35:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197237573</guid>
      </item>
      <item>
         <title>irza Hafizh ega afandi /xi1/24</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197244705</link>
         <description><![CDATA[<p>MENGIDENTIFIKASI DAN MELAPORKAN PELECEHAN SEKSUAL </p><p>Advokat adalah orang yang memberikan bantuan hukum baik di dalam persidangan ataupun di luar</p><p>kenakalan remaja merupakan perbuatan yang melanggar norma dan aturan dalam masyarakat yang di lakukan di masa remaja</p><p>faktor faktor dari kenakalan remaja </p><p>-frustasi diri</p><p>-gangguan berpikir </p><p>-kurangnya kasih sayang orang tua</p><p>-kurangnya pengawasan orang tua</p><p>-dampak negatif dri gejed</p><p>-dasar dasar agama yang kurang</p><p>-tidak ada media penyaluran hobi</p><p>-masalah yang di pendam</p><p>-lingkungan tidak sehat</p><p>contoh kenakalan remaja </p><p>•mbolos skolah </p><p>•kebut kebutan di jalan</p><p>tidak boleh kebut kebut, sudah ada di dalam pasal 106 yang berbunyi&nbsp; “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi” </p><p>untuk pasal 311 mengatur mereka yang melakukan balap liar dan melakukan kecelakaan akan di kenai sangsi pidana dan dikenakan sangsi apabila korban mati maka akan di kenakan penjara 12 tahun</p><p>•menggunakaan narkoba </p><p>•prilaku seksual sebelum menikah </p><p>•tawuran antar sekolah </p><p>•merusak fasilitas </p><p>•mencuri</p><p>=&gt;narkotika obat yang berasal dari tanaman yang menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan berdampak menimbulkan ketergantungan </p><p>narkotika ada 3 golongan</p><p>golongan 1: ganja,sabu sabu, kokain dan heroin</p><p>golongan 2: morfin, alfaprodina</p><p>golongan 3: kodein, etilmorfina, polkodina</p><p>=&gt;efek bahaya narkotika </p><p>&gt;penurunan fungsi otak</p><p>&gt;kecanduan dan gangguan prilaku </p><p>&gt;kerusakan fisik </p><p>&gt;dampak sosial dan ekonomi </p><p>&gt;resiko overdosis dan kematian </p><p>&gt;kerusakan ginjal</p><p>risiko gagal jantung </p><p>=&gt; hukuman dari pengguna narkoba </p><p>•pasal 127 ayat 1&nbsp; “Setiap Penyalahguna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun”.</p><p>•pasal 112 ayat 1 Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas)</p><p>•pasal 114 ayat 1 "Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana Page 3 3 dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun biasanya bandar narkotika "</p><p>pelecehan seksual =&gt; suatu perilaku yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban yang kurang menyenangkan bahkan hingga merugikan, seperti memegang hal sensitif yang dapat memengaruhi kehidupan korban.</p><p>korban perempuan 21.772</p><p>korban laki laki 5.124</p><p>data di input pada tanggal 1 Januari 2023</p><p>=&gt;perilaku menggoda </p><p>perilaku menggoda merupakan pelecehan seksual jika si korban tidak menyukai atau membuat tidak nyaman kepada si korban, seperti: penyampaian ucapan rayuan, menatap korban dengan nuansa seksual</p><p>=&gt;pelecehan gender</p><p>pernyataan serta perilaku seks yang menghina atau merendahkan perempuan dan laki laki, seperti komentar menghina </p><p>=&gt;pemakaaan seksual </p><p>pemaksaan aktifitas seksual ataupun perilaku terkait seks dengan ajakan atau seseorang melakukan seksual </p><p>cara pencegahan pelecehan seksual </p><p>hindari situasi berbahaya, komunikasikan batasan dengan jelas, bersikap tegas, hindari obrolan yang berbau porno, mempersiapkan alat pelindung diri</p><p>hukuman pelaku pelecehan seksual </p><p>=&gt;pelecehan seksual nonfisik dengan sangsi 9 bulan penjara </p><p>=&gt;pelecehan seksual fisik dengan sangsi 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara </p><p>=&gt;sumber hukum yang dapat melindungi korban pelecehan seksual </p><p>UU NO 39 1999</p><p>UU NO 23 TAHUN 2004</p><p>UU NO 12 TAHUN 2022</p><p>UU NO 44 TAHUN 2008</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 04:42:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197244705</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hanum Wienda/22/XI-1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197249643</link>
         <description><![CDATA[<p>✏️ Advokat: Adalah orang yang memberikan bantukan hukum baik di dalam persidangan maupun di luar persidangan. <br> ✏️ BAS: Berika Acara Sumpah<br> ✏️Akibat Kenakalan Remaja:<br> - suatu perbuatan yg melanggar norma dan aturan hukum yg dilakukan pada usia remaja<br> - faktor penyebab:<br> a. gangguan berpikir<br> b. keluarga broken home<br> c. pergaulan negatif<br> d. dll<br> - contoh kenakalan remaja:<br> a. bolos sekolah<br> b. balap liar<br> c. penyalahgunaan narkotika<br> d. pelecehan seksual<br> e. tawuran<br> f. vandalisme<br> ✏️NARKOBA: adalah singkatan dari Narkoba, Psikotropisa, dan Bahan adiktif. <br> ✏️NARKOTIKA: zat atau obat yg berasal dari tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran.<br> ❗️dibagi menjadi 3 golongan yg dibedakan berdasarkan jenis"nyq<br> Gol. I = narkotika yg dilarang digunakan, contoh: ganja, shabu, kokain <br> Gol. II = narkotika yg digunakan untuk pengibatan sesuai resep dokter, contoh: morfin, alfopridina<br> Gol III = <br> ✏️Efek dari mengonsumsi Narkoba: <br> a. penurunan fungsi otak<br> b. kecanduan<br> c. kerusakan pada organ-organ tuhuh<br> d. dll<br> ✏️Sanki: <br> Pasal 127 ayat (1) No. 35 th 2009<br> Pasal 112 ayat (1) </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 04:46:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197249643</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chane Zaskia Zein &gt; XI-1/08</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197259075</link>
         <description><![CDATA[<p>Pencegahan Kekerasan Pada Perempuan dan Anak &amp; Bahaya Penyalahgunaan Narkotika. </p><p>Tata cara menjadi Advokat:</p><p>1. Kuliah jurusan hukum</p><p>2. PKPA</p><p>3. Mengikuti ujian profesi advokat</p><p>4. Magang di Advokat selama 2 tahun</p><p>5. Menyebutkan sumpah profesi</p><p><br></p><p>&gt; Kenakalan Remaja adalah suatu perbuatan yg melanggar norma dan aturan, atau hukum dlm masyakarat yg dilakukan pada usia transisi masa anak-anak dan dewasa. </p><p>&gt; Faktor penyebab kenakalan remaja:</p><p>1. Frustasi diri</p><p>2. Gangguan berpikir</p><p>3. Kurang kasih sayang dan pengawasan orangtua/keluarga</p><p>4. Dampak negatif perkembangan teknologi modern</p><p>5. Dasar agama kurang</p><p>6. Tidak ada media penyalur bakat/hobi</p><p>7. Masalah yg dipendam</p><p>8. Keluarga broken home</p><p>9. Pengaruh kawan sepermainan yg tidak positif</p><p>&gt; Contoh kenakalan remaja:</p><p>1. Membolos sekolah</p><p>2. Kebut-kebutan di jalan (pasal 22 thn 2009, pasal 106, pasal 27 ayat 5)</p><p><br></p><p>&gt; Dlm UUD No. 35 tahun 2009 pasal 1 ayat 1, Narkotika adalah zat/obat yg berasal dari tanaman atau bukan tanaman.</p><p>&gt; Narkotika dibagi menjadi 3 golongan:</p><p>-Golongan 1: Narkotika yg dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, contohnya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, heroin. </p><p>-Golongan 2: Dimanfaatkan untuk pengobatan resep dokter, contohnya morfin</p><p>-Golongan 3: Kodein, etilmorfina</p><p><br></p><p>&gt; Efek bahaya dari mengonsumsi narkotika:</p><p>1. Penurunan fungsi otak dan gangguan mental</p><p>2. Kerusakan pada fisik</p><p>3. Kecanduan dan gangguan perilaku</p><p><br></p><p>&gt; Sanksi pidana bagi penyalahgunaan narkotika:</p><p>1. Pasal 127 ayat 1 Huruf A UU Narkotikan No. 35 tahun 2009. </p><p>2. Pasal 112 ayat 1 UU Narkotikan No. 35 tahun 2009.</p><p>3. Pasal 114 ayat 1 UU Narkotikan No. 35 tahun 2009.</p><p><br></p><p>"Narkoba tidak hanya membuang-buang uang, tetapi juga menghancurkan hidupmu"</p><p><br></p><p>Pelecehan seksual bisa terjadi pada perempuan maupun laki-laki. Sebanyak 21.772 kasus pelecehan seksual terjadi pada perempuan, sedangkan untuk kasus pelecehan pada laki-laki hanya ada ada 5.124 kasus.</p><p><br></p><p>&gt; Jenis pelecehan seksual:</p><p>1. Perilaku menggoda</p><p>2. Pelecehan gender</p><p>3. Pelanggaran seksual</p><p>4. Pemaksaan seksual</p><p><br></p><p>&gt; Cara pencegahan pelecehan seksual:</p><p>1. Hindari situasi yg berbahaya</p><p>2. Bersikap tegas</p><p>3. Mempersiapkan alat pelindung diri</p><p><br></p><p>&gt; Sanksi hukum pelaku pelecehan seksual:</p><p>1. Pelecehan seksual non fisik sanksi 9 bulan penjara</p><p>2. Pelecehan seksual fisik sanksi 4-12 tahun penjara</p><p><br></p><p>&gt; Yg harus dilakukan jika mengalami kekerasan seksual:</p><p>1. Terbuka dengan masyarakat sekitar</p><p>2. Sampaikan pada guru konseling di sekolah.</p><p>3. Menyiapkan bukti dan mengadukan ke KPAI dan P2TP2A</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973884497/684a7da28b4ded78987059be2076cb86/20241101_082153.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 04:55:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197259075</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Raissa Putri Tabina/29/XI-1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197265695</link>
         <description><![CDATA[<p>Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa.</p><p><br></p><p>Faktor penyebab kenakalan remaja :</p><ul><li><p>​Frustasi</p></li><li><p>​Gangguan berpikir pada remaja</p></li><li><p>​Kurangnya kasih sayang dan pengawasan orang tua/keluarga</p></li><li><p>​Dampak negatif perkembangan teknologi</p></li><li><p>​Dasar-dasar agama yang kurang</p></li><li><p>​Masalah yang dipendam</p></li><li><p>​Keluarga broken home</p></li><li><p>​Pengaruh pergaulan yang tidak positif</p><p><br></p></li></ul><p>Contoh kenakalan remaja :</p><ul><li><p>​Membolos sekolah</p></li><li><p>​Kebut-kebutan di jalanan</p></li><li><p>​Penyalahgunaan narkotika</p></li><li><p>​Perilaku seksual pranikah</p></li><li><p>​Perkelahian antar sekolah</p></li><li><p>​Merusak fasilitas sekolah</p></li><li><p>​Mencuri</p><p><br></p></li></ul><p>Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan adiktif.</p><p><br></p><p>Dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1: "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan."</p><p><br></p><p>Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jenisnya terbagi menjadi 3 golongan, berdasarkan pada risiko ketergantungan :</p><ol><li><p>​Gol. I (Ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin.)</p></li><li><p>​Gol. II (Morfin, alfaprodina, dll.)</p></li><li><p>​Gol. III (Kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.)</p><p><br></p></li></ol><p>Sanksi bagi pengguna penyalahguna narkotika :</p><ol><li><p>Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. "Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun"</p></li><li><p>Pasal 112 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. "Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas)."</p></li><li><p>Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. "Tentang Narkotika mengatur tentang tindak pidana menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I tanpa hak atau melawan hukum. Pidana yang dikenakan bagi pelaku tindak pidana ini adalah penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun."</p></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973869707/fd73125110b5e21eb0aec5dcebdb77cc/IMG_20241101_093418.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:00:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197265695</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Danisha Tirtania Arum XI-1/10</title>
         <author>putrinur62306</author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197269292</link>
         <description><![CDATA[<p>Advokat adalah orang yang memberikan bantuan hukum baik di dalam atau luar persidangan.</p><p>Tata cara menjadi advokat:</p><p>1. Kuliah jurusan hukum.</p><p>2. mengikuti pendidikan profesi advokat.</p><p>3. mengikuti ujian profesi advokat.</p><p>4. magang di kantor advokat 2 tahun.</p><p>5. sumpah profesi di pengadilan tinggi.</p><p><br/></p><p>• <strong>Akibat Kenakalan Remaja</strong></p><p>Kenakalan remaja adalah perbuatan yang melanggar norma dan aturan yang dilakukan oleh remaja. </p><p>Faktor penyebab:</p><p>1. Frustasi diri.</p><p>2. Gangguan berpikir.</p><p>3. Kurang kasih sayang orang tua.</p><p>4. Kurang pengawasan orang tua.</p><p>5. Dampak dari teknologi modern.</p><p>6. Dasar agama yang kurang.</p><p>7. Tidak ada media penyalur bakat atau hobi.</p><p>8. Pengaruh kawan yang tidak positif.</p><p>9. Masalah yang dipendam.</p><p><br/></p><p>Contoh kenakalan remaja</p><p>1. Membolos.</p><p>2. kebut-kebutan di jalan.</p><p>UU LLAJ (UU lalu lintas dan angkutan jalan) </p><p>pasal 106, berisi tentang batas maksimal dan minimal terkait kecepatan.</p><p>pasal 285 ayat 5, mengatur tentang sanksi seorang yang melanggar pasal 115.</p><p>untuk sanksi pidana bagi yang kebut-kebutan yaitu penjara 2 bulan dan denda sebesar 500rb. </p><p>3. penyalahgunaan narkoba.</p><p>4. perilaku pelecehan pranikah.</p><p><br/></p><p>• <strong>Penyalahgunaan Narkoba</strong></p><p>UU No. 35 Tahun 2009 "Narkotika adalah zat atau obat yang nerasalndari tanaman atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis".</p><p><br/></p><p>Gol 1: ganja, sabu-sabu, opium, kokain, opium, dan heroin.</p><p>Gol 2: digunakan untuk pengobatan dengan resep dokter seperti, morfin.</p><p>Gol 3: kodein.</p><p><br/></p><p>Efek:</p><p>1. Penurunan fungsi otak. </p><p>2. Kecanduan dan gangguan perilaku.</p><p>3. Kerusakan pada fisik.</p><p>4. Dampak sosial dan ekonomi.</p><p>5. Kerusakan ginjal.</p><p><br/></p><p>Sanksi Pidana</p><p>1. UU NARKOTIKA NO 35 Tahun 2009, Pasal 127 ayat 1 digunakan untuk orang yang menggunakan narkoba pidana paling lama 4 tahun penjara.</p><p>2. UU NARKOTIKA NO 35 Tahun 2009, Pasal 114 ayat 1, pidana paling lama seumur hidup, pidana mati dan paling singkat 5 tahun, biasa digunakan untuk orang-orang yang menjadi </p><p>bandar narkotika.</p><p><br/></p><p>• <strong>Mengidentifikasi dan melaporkan pelecehan seksual</strong></p><p>Jenis:</p><p>1. Verbal</p><p>2. Non verbal</p><p><br/></p><p>Contohnya: </p><p>1. Menggoda. </p><p>2. Pelecehan gender.</p><p>3. Pelanggaran seksual.</p><p>4. Pemaksaan seksual.</p><p><br/></p><p>Bentuk kekerasan seksual</p><p>1. kekerasan fisik.</p><p>2. kekerasan psikis.</p><p>3. secara verbal dan nonverbal.</p><p>4. eksploitasi.</p><p><br/></p><p>Cara pencegahan:</p><p>1. Menghindari situasi yang berbahaya.</p><p>2. Komunikasikan batasan dengan jelas.</p><p>3. Bersikap tegas.</p><p>4. Hindari obrolan yang berbau porno.</p><p>5. Mempersiapkan alat pelindung diri seperti pepper spray/stun gun.</p><p><br/></p><p>Sanksi jika korbannya anak-anak yaitu ancaman hukuman 5 tahun penjara jika menyentuh bagian yg sensitif</p><p><br/></p><p>Apa yang harus dilakukan jika mengalami kekerasan seksual</p><p>1. Terbuka dengan orang sekitar.</p><p>2. Segera melaporkan kelembaga yang memberikan bantuan perlindungan anak.</p><p>3. Memahami dan menenangkan korban.</p><p>4. Menyiapkan bukti-bukti.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973800749/03bad8f45a7865fd493b65dbb8436443/1000098321.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:03:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197269292</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maulida Bunga Ukhrowi (26)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197269635</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>KENAKALAN REMAJA</strong></p><p><br></p><p>Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yg melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yg dilakukan pada usia remaja atau trnasasi masa anak-anak dan dewasa.</p><p><br></p><p>Faktor Penyebab :</p><p>• Reaksi frustasi diri</p><p>• Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja</p><p>• Kurangnya kasih sayang orangtua /keluarga</p><p>• Kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>• Dampak negatif dari perkembangan teknologi moder</p><p>• Dasar - dasar agama yang kurang</p><p>• Tidak adanya media penyalur bakat/hobi</p><p>• Masalah yang dipendam</p><p>• Keluarga broken home</p><p>• Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif</p><p><br></p><p>Contoh Kenakalan Remaja :</p><p>• Membolos sekolah</p><p>• Kebut - kebutan di jalanan</p><p>• Penyalahgunaan narkotika</p><p>• Perilaku seksual pranikah</p><p>• Perkelahian antar sekolah</p><p>• Merusak fasilitas sekolah</p><p>• Mencuri</p><p>• Mencoret - coret dinding sekolah</p><p><br></p><p><strong>NARKOBA</strong></p><p><br></p><p>dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1 : "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan."</p><p><br></p><p>Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jenisnya terbagi menjadi 3 golongan, berdasarkan pada risiko ketergantungan, yaitu:</p><ul><li><p>Golongan I: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan</p></li><li><p>Golongan I: Narkotika yang bisa dimantaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan II berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan</p></li><li><p>Golongan III Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.</p></li></ul><p><br></p><p>Efek Bahaya dari Mengonsumsi Narkoba</p><ul><li><p>Penurunan fungsi otak dan gangguan mental</p></li><li><p>&nbsp; Kerusakan pada fisik</p></li><li><p>Kecanduan dan gangguan perilaku</p></li><li><p>&nbsp; Dampak sosial dan ekonomi</p></li><li><p>Resiko overdosis dan kematian</p></li><li><p>&nbsp; Kerusakan pada ginjal</p></li><li><p>Resiko gagal jantung</p></li><li><p>Meningkatkan infeksi penyakit menular</p></li><li><p>&nbsp; Gangguan gastrointestinal (pencemaan)</p></li><li><p>&nbsp; Mericu psikosis (suatu keadaan yang mengakibatkan sulit membedakan imajinasi dan kenyataan</p></li><li><p>&nbsp; Beresiko memicu keinginan untuk melakukan bunuh diri</p></li></ul><p><br></p><p>Sanksi Pidana bagi Penyalahguna Narkotika</p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>"Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun*</p><p>2. Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika No, 15 Tahun 2003</p><p>"Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasal, atau menyediakan Narkotika Golongan 1 bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas)".</p><p><br></p><p>"Narkoba tidak hanya membuang uang, tetapi juga menghancurkan hidupmu"</p><p><br></p><p><strong>PELECEHAN SEKSUAL</strong></p><p><br></p><p>Jenis Pelecehan Seksual meliputi,</p><ul><li><p>Perilaku menggoda</p></li><li><p>Pelecehan seksual</p></li><li><p>Pelanggaran seksual</p></li><li><p>Pemaksaan seksual</p></li></ul><p><br></p><p>5 Bentuk Kekerasan Seksual</p><ul><li><p>Kekerasan fisik</p></li><li><p>Kekerasan psikis</p></li><li><p>Seksual verbal dan nonverbal</p></li><li><p>Eksploitasi</p></li><li><p>Diskriminasi dan intoleransi</p></li></ul><p><br></p><p>5 Cara Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual</p><ul><li><p>Hindari situasi yang berbahaya</p></li><li><p>Komunikasikan batasan dengan jelas</p></li><li><p>Bersikap tegas</p></li><li><p>Hindari obrolan yang berbau porno</p></li><li><p>Mempersiapkan alat pelindung diri seperti pepper spray/stun gun</p><p><br></p><p>Pusat Pengaduan :</p></li></ul><ul><li><p>KPAI</p></li><li><p>P2TP2A</p></li></ul><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973848180/bb7693ea7e78f1754df15f5bb4c4e599/IMG_8640.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:03:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197269635</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Erintan Putri Febianti / 15</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197272836</link>
         <description><![CDATA[<p>MENGIDENTIFIKASI &amp; MELAPORKAN PELECEHAN SEKSUAL<br> 》Materi pertama oleh mimin jubaidah:<br> "TENTANG AKIBAT KENAKALAN REMAJA"<br> &nbsp; <br> Kenakalan remaja rata rata diusia 16 - 18<br> #FAKTOR PENYEBAB KENAKALAN REMAJA<br> •Reaksi frustrasi diri<br> •Gangguan berpikir dan intelgensia pada diri remaja<br> •Kurangnya kasih sayang orangtua/keluarga<br> •Kurangnya pengawasan dari orang tua<br> •Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern<br> •Dasar-dasar agama yang kurang<br> •Tidak adanya media penyalur bakat/hobi<br> •Masalah yang dipendam<br> •Keluarga broken home<br> •Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif <br><br>#CONTOH KENAKALAN REMAJA <br><br>Membolos sekolah, Kebut-kebutan di jalanan, Penyalahgunaan narkotika, Perilaku seksual pranikah, Perkelahian antar sekolah, Merusak fasilitas sekolah, Mencuri, Mencoret-coret dinding sekolah<br> 》MATERI KEDUA<br>  menjelaskan tentang narkoba yang dijabarkan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya<br> &gt;Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, narkotika dibagi menjadi 3 golongan berdasarkan risiko ketergantungan: <br><br>1. Golongan I: Narkotika yang dilarang kecuali untuk penelitian, seperti ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin.<br> 2. Golongan II: Narkotika yang bisa digunakan untuk pengobatan dengan resep dokter, misalnya morfin dan alfaprodina, dengan risiko ketergantungan tinggi.<br> 3. Golongan III: Narkotika yang memiliki risiko ketergantungan rendah, seperti kodein dan etilmorfina.<br> &gt;EFEK BAHAYA DARI MENGONSUMSI<br> NARKOTIKA<br> Penurunan fungsi otak dan gangguan mental, Kerusakan pada fisik, Kecanduan dan gangguan perilaku, Dampak social dan ekonomi, Resiko overdosis dan kematian, Kerusakan pada ginjal, Resiko gagal jantung, Meningkatkan infeksi penyakit menular, Gangguan gastrointestinal (pencernaan) Memicu psíkosis (suatu keadaan yang mengakibatkan sulit membedakan imajinasi dan kenyataan<br> Beresiko memicu keinginan untuk melakukan bunuh diri.<br> &gt;SANKSI PIDANA BAGI PENYALAHGUNA NARKOTIKA<br> 1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.<br> "Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun"<br> 2. Pasal 112 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.<br> Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas).<br> 》MATERI KETIGA <br> PELECEHAN SEKSUAL<br> 21.772 kasus pelecehan pada perempuan<br> 5.124 kasus pelecehan pada laki laki <br><br>#Jenis Pelecehan Seksual<br> 1. Perilaku Menggoda<br> Perilaku seksual yang kemudian menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan <br> 2. Pelecehan Gender<br> Pernyataan serta perilaku sesk yang menghina ataupun merendahkan perempuan/laki - laki<br> 3. Pemaksaan Seksual<br> Pemaksaan aktivitas seksual ataupun perilaku terkait seks dengan ajakan atau memaksa seseorang melakukan seksual.<br> # Cara pencegahan Pelecehan seksual<br> 1. Hindari situasi yang berbahaya<br> 2. Komunikasikan batasan dengan jelas<br> 3. Bersikap tegas<br> 4. Hindari obrolan porno<br> 5. Mempersiapkan alat pelindung diri seperti pepper spary/stun gun<br> #PUSAT PENGADUAN<br> KPAI DAN P2TP2</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973913635/74b2b76690da5804360064ba7f41b0e6/1730437524446999377011761408426.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:06:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197272836</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aulia wati (05)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197273719</link>
         <description><![CDATA[<p>materi pertama dijabarkan oleh pembicara (bu mimin jubaidah) dengan topik kenakalan remaja. jadi faktor dari kenakalan sendiri ada mulai dari Reaksi frustasi diri, Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja, Kurangnya kasih sayang orangtua /keluarga, Kurangnya pengawasan dari orang tua, Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern, Dasar - dasar agama yang kurang, Tidak adanya media penyalur bakat/hobi, Masalah yang dipendam, Keluarga broken home, dan Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif.</p><p>Contohnya dari kenakalan remaja sendiri seperti Membolos sekolah, Kebut - kebutan di jalanan, Penyalahgunaan narkotika, Perilaku seksual pranikah, Perkelahian antar sekolah, Merusak fasilitas sekolah, Mencuri, Dan mencoret - coret dinding sekolah.</p><p>materi kedua menjelaskan tentang narkoba yang jika dijabarkan adalah narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. narkotika sendiri dibagi menjadi 3 golongan yaitu Golongan I: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan, Golongan Il: Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan Il berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan, Golongan III: Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina. efek dari narkoba sendiri juga berbahaya seperti Penurunan fungsi otak dan gangguan mental, Kerusakan pada fisik, Kecanduan dan gangguan perilaku, Dampak social dan ekonomi, Resiko overdosis dan kematian, dan Kerusakan pada ginjal.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973915658/3bec6d08addab4d569750d4c1b66214b/IMG_9019.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:07:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197273719</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Farrel Zaidan Rifqy Ramadhan/18/XI-1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197275982</link>
         <description><![CDATA[<p>•&gt; AKIBAT KENAKALAN REMAJA</p><p>Adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transasi masa anak anak dan dewasa.</p><p><br/></p><p>FAKTOR PENYEBAB KENAKALAN REMAJA</p><ul><li><p>Reaksi frustasi diri</p></li><li><p>Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja</p></li><li><p>Kurangnya kasih sayang orangtua/keluarga</p></li><li><p>Kurangnya pengawasan dari orang tua</p></li><li><p>Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern</p></li><li><p>Dasar-dasar agama yang kurang</p></li><li><p>Tidak adanya media penyalur bakat/hobi</p></li><li><p>Masalah yang dipendam</p></li><li><p>Keluarga broken home</p></li><li><p>Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif</p></li></ul><p><br/></p><p>CONTOH KENAKALAN REMAJA</p><ul><li><p>Membolos sekolah</p></li><li><p>Kebut - kebutan di jalanan</p></li><li><p>Penyalahgunaan narkotika</p></li><li><p>Perilaku seksual pranikah</p></li><li><p>Perkelahian antar sekolah</p></li><li><p>Merusak fasilitas sekolah</p></li><li><p>Mencuri</p></li><li><p>Mencoret - coret dinding sekolah</p></li></ul><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>•&gt; NARKOBA</p><p>Narkoba adalah istilah untuk narkotika, psikotropika dan berbahaya lainnya. Istilah yang sering dipakai adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan zat adiktif lainnyal</p><p><br/></p><p>Narkotika adalah Seperti tersebut dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1: "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan."</p><p><br/></p><p>Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jenisnya terbagi menjadi 3 golongan, berdasarkan pada risiko ketergantungan:</p><ul><li><p>Golongan 1: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan</p></li><li><p>Golongan II: Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan II berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan</p></li><li><p>Golongan III: Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.</p></li></ul><p><br/></p><p>EFEK BAHAYA DARI MENGONSUMSI NARKOTIKA</p><ul><li><p>Penurunan fungsi otak dan</p></li><li><p>gangguan mental</p></li><li><p>Kerusakan pada fisik</p></li><li><p>Kecanduan dan gangguan perilaku</p></li><li><p>Dampak social dan ekonomi</p></li><li><p>Resiko overdosis dan kematian</p></li><li><p>Kerusakan pada ginjal</p></li><li><p>Resiko gagal jantung</p></li><li><p>Meningkatkan infeksi penyakit menular</p></li><li><p>Gangguan gastrointestinal (pencernaan)</p></li><li><p>Memicu psikosis (suatu keadaan yang mengakibatkan sulit membedakan imajinasi dan kenyataan</p></li><li><p>Beresiko memicu keinginan untuk melakukan bunuh diri</p></li></ul><p><br/></p><p>SANKSI PIDANA BAGI PENYALAHGUNA NARKOΤΙΚΑ</p><ol><li><p>Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. "Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun"</p></li><li><p>Pasal 112 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009. Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas).</p></li><li><p>Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009 Pasal 11 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengatur tentang tindak pidana menawarkan, menjual membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan 1 tanpa hak atau melawan hukum. Pidana yang dikenakan bagi pelaku undak pidana ini adalah perjata semur hidun atau penjara</p></li><li><p>Pasal 114 ayat(2) UU Narkotikan No. 35Tahun 2009. mengatur tentang hukuman bagi pelaku yang mengedarkan narkoba malabihi jumiah tertentu: Jika jumlahnya melebihi 1 kilogram atau 5 batang ganja, pelaku dihukum mati Jika jumlahnya melebihi 5 gram jenis ineks, ekstasi, sabu, putau, heroin, kokain, pelaku dihukum mati</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>•&gt; MENGIDENTIFIKASI &amp; MELAPORKAN PELECEHAN SEKSUAL</p><p>Korban pelecehan seksual</p><ul><li><p>21.772&nbsp; Pelecehan seksual terjadi pada PEREMPUAN Jumlah kasus pelecehan pada perempuan Ima kali lebih banyak dibandingkan laki-laki</p></li><li><p>5.124 Pelecehan seksual terjadi pada LAKI-LAKI</p></li></ul><p>Data yang danput pada tanggal 1 januan 2023</p><p><br/></p><p>CONTOH PRILAKU SEKSUAL</p><ul><li><p>perilaku menggoda</p></li></ul><p>Perilaku seksual yang kemudian menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan Seperti:</p><ul><li><p>Penyampaian ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau siulan yang bernuansa seksual pada Korban</p></li><li><p>Perbuatan menatap Korban dengan nuansa seksual dan/atau membuat Korban merasa tidak nyaman</p></li><li><p>Perbuatan membujuk, menjanjikan, atau menawarkan sesuatu Korban untuk melakukan transaksi atau kegiatan seksual.</p></li></ul><ul><li><p>pelecehan gender</p></li></ul><p>Pernyataan serta peritaku seks yarig menghina ataupun merendahkan perempuan/laki-lak Seperti:</p><ul><li><p>Komentar yang menghina</p></li><li><p>Gambar atau tulisan yang Merendahkan perempuan/lawan jenis dengan lelucon cabul</p></li><li><p>Berperilaku atau mengutarakan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan penampilan fisik, tubuh ataupun identitas gender orang lain</p></li></ul><ul><li><p>pemaksaan seksual</p></li></ul><p>Pensasaan aktivitas seksual ataupun perilaku terkait seks dengan ajakan atau memiksa seseorang melakukan seksua lSepert:</p><ul><li><p>Memaksa menyentuh meraba bagian tubuh,</p></li><li><p>Pemaksaan aktivitus seksual hingga ancaman pembunuhan</p></li><li><p>Memaksakan orang untuk melakukan aktivitas seksual atau melakukan permobaan pemerkosaan</p></li></ul><p><br/></p><p>CARA PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL</p><ul><li><p>Hindari situasi yang berbahaya</p></li><li><p>Komunikasikan batasan dengan jeles</p></li><li><p>Bersikap tegas</p></li><li><p>Hindari obrolan yang berbau porno</p></li><li><p>Mempersiapkan alal pelindung diri seperti pepper spray/stun gun</p></li></ul><p>SUMBER HUKUM YANG DAPAT MELINDUNGI KORBAN PELECEHAN SEKSUAL</p><ul><li><p>UU NO. 39 tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia juga mengatur perihal hak warga negara untuk bebas dari kekerasan seksual</p></li><li><p>UU NO. 23 TAHUN 2004 Tentang Ponghapusan kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KORT)</p></li><li><p>UU no. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS)</p></li><li><p>MUU NO. 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi</p></li></ul><p><br/></p><p>Apa Yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Kekerasan Seksual?</p><ul><li><p>Terbuka dengan orang sekitar</p></li><li><p>Segera laporkan</p></li></ul><p>Pusat Pengaduan</p><ul><li><p>ΚΡΑΙ</p></li><li><p>P2TP2A</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973916578/6c5ea63fee2e3ea900e3f1ca579449f1/6C44392B_693D_49A6_B2A1_81714964EB57.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:08:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197275982</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hanoonnisa Ramadhani Jazibiya/ XI-1/ 21</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197276520</link>
         <description><![CDATA[<p>=&gt; Advokat</p><p>advokat merupakan seseorang yang dapat memberi bantuan hukum baik di luar maupun di dalam pengadilan </p><p><br/></p><p>•&gt; Cara menjadi advokat</p><p>kuliah/mengikuti perguruan tinggi </p><p>mengikuti ujian profesi advokat</p><p>mengikuti makan di kantor dvokat selama 2 tahun</p><p><br/></p><p>=&gt; Kenakalan Remaja </p><p><br/></p><p>merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja. </p><p><br/></p><p>•&gt; faktor penyebab</p><p>-reaksi frustasi diri</p><p>-gangguan berpikir pada remaja</p><p>-kurangnya kasih sayang dari orang tua</p><p>-kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>-dampak negatif dari perkembangan teknologi modern </p><p>das-at agama yang kurang </p><p>-tidak adanya media penyalur bakat</p><p>-masalah yang dipendam </p><p>-keluarga broken home</p><p>-pengaruh teman</p><p><br/></p><p>•&gt; Contoh kenakalan remaja</p><p>-membolos sekolah </p><p>-kebut kebutan di jalan</p><p>-penyalahgunaan narkoba </p><p>-perilaku seksual pra nikah</p><p>-perkelahian antar sekolah </p><p>-merusak fasilitas sekolah </p><p>-mencuri </p><p>-mencoret coret dinding sekolah</p><p><br/></p><p>=&gt; Narkotika (Narkoba, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya)</p><p><br/></p><p>Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan, baik sintesis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.</p><p><br/></p><p>•&gt; 3 Golongan Narkotika </p><p>- Golongan 1 : Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan. Contoh : ganja, sabu, kokain, opium, dan heroin.</p><p>- Golongan 2 : Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter. Contoh : morfin, alfaprodina. Golongan ini berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan.</p><p>- Golongan 3 : seperti kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.</p><p><br/></p><p>•&gt; Efek Bahaya Narkotika </p><p>-Penurunan fungsi otak dan gangguan mental</p><p>-Kerusakan pada fisik</p><p>-Kecanduan dan gangguan perilaku </p><p>-Resiko overdosis dan kematian </p><p>-Resiko gagal jantung </p><p>-Meningkatkan infeksi penyakit yang menular </p><p>-Beresiko memicu keinginan untuk bunuh diri</p><p><br/></p><p>•&gt; Sanksi pidana penyalahgunaan narkotika </p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No.35 Tahun 2009</p><p>2. Pasal 112 ayat (1) UU Narkotikan No.35 Tahun 2009</p><p>3. Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No.35 Tahun 2009</p><p><br/></p><p><br/></p><p>=&gt; Pelecehan Seksual </p><p><br/></p><p>•&gt; Data jumlah korban per 1 Januari 2023</p><p>Sebanyak 21.772 korban perempuan </p><p>Sebanyak 5.124 korban laki laki</p><p><br/></p><p>•&gt; Penyebab terjadinya pelecehan </p><p>1. Perilaku menggoda</p><p>2. Pelecehan gender</p><p>3. Pelanggaran seksual </p><p>4. Pemaksaan seksual </p><p><br/></p><p>•&gt; Cara agar terhindar dari pelecehan seksual </p><p>-Hindari situasi yang berbahaya</p><p>-Komunisakikan batasan dengan jelas</p><p>-Bersikap tegas</p><p>-Hindari obrolan yang berbau porno</p><p>-Mempersiapkan alat pelindung diri</p><p><br/></p><p>•&gt; Yang harus dilakukan saat mengalami pelecehan</p><p>-Terbuka dengan orang sekitar </p><p>-Segera lapor</p><p>-Memahami dan menenangkan korban</p><p>-Menyiapkan bukti bukti</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973925450/e60492fb35a30ec5addda2131daf930a/IMG_20241101_071708_371.webp" />
         <pubDate>2024-11-01 05:09:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197276520</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Renaldi ma&#39;alahyati XI-1 32 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197277814</link>
         <description><![CDATA[<p>mengidentifikasi kenakalan remaja </p><p>kenakalan remaja  adalah suatu perbuatan yang melanggar norma aturan atau hukum dalam masyarakat yang di lakukan pada remaja </p><p>faktor-faktor penyebab kenakalan remaja </p><p>1. frustasi diri</p><p>2. kurangnya kasih sayang orang tua</p><p>3. masalah yang di pendam </p><p>4. broken home</p><p>5. perkembangan teknologi modern</p><p>6. dasar agama yang kurang</p><p>7. pengaruh teman</p><p>contoh kenakalan remaja </p><p>1. membolos sekolah </p><p>2. kebut di jalan</p><p>3. mencuri</p><p>4. perilaku seksual </p><p>5. merusak fasilitas sekolah </p><p>6. penyalahgunaan narkoba</p><p>7. tawuran antar sekolah </p><p>- mengidentifikasi dan melaporkan pelecehan seksual</p><p>narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis </p><p>narkotika terbagi menjadi 3 golongan </p><p>Golongan 1: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan</p><p>Golongan II: Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan II berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan</p><p>Golongan III: Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propirammengidentifikasi kenakalan remaja  kenakalan remaja  adalah suatu perbuatan yang melanggar norma aturan atau hukum dalam masyarakat yang di lakukan pada remaja  faktor-faktor penyebab kenakalan remaja  1. frustasi diri 2. kurangnya kasih sayang orang tua 3. masalah yang di pendam  4. broken home 5. perkembangan teknologi modern 6. dasar agama yang kurang 7. pengaruh teman  contoh kenakalan remaja  1. membolos sekolah  2. kebut di jalan 3. mencuri 4. perilaku seksual  5. merusak fasilitas sekolah  6. penyalahgunaan narkoba 7. tawuran antar sekolah   - mengidentifikasi dan melaporkan pelecehan seksual narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis  narkotika terbagi menjadi 3 golongan   Golongan 1: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan Golongan II: Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan II berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan Golongan III: Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973927982/7e1d4a3611fafe516fbcb124de5bb23c/IMG_20241101_WA0007.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:10:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197277814</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fakhry Rafiansyah XI-1/16</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278398</link>
         <description><![CDATA[<p>Resume Jumaat 1/11/2024</p><p>Pemberi materi adalah YLC Peradi</p><p>-Dengan Tema Pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak</p><p>-Bahaya penyalahgunaan narkotika </p><p>Kenakalan remaja adalah Suatu perbuatan yang melanggar norma dan aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transmisi masa anak-anak dan dewasa</p><p>Faktor Penyebab Kenakalan Remaja</p><p>1. Reaksi frustrasi diri</p><p>2. Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja</p><p>3. Kurangnya kasih sayang orangtua/keluarga</p><p>4. Kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>5. Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern</p><p>6. Dasar-dasar agama yang kurang</p><p>7. Tidak adanya media penyalur bakat/hobi</p><p>6. Masalah yang dipendam</p><p>7. Keluarga broken home</p><p>8. Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif</p><p>CONTOH KENAKALAN REMAJA</p><p>Membolos sekolah</p><p>-Kebut - kebutan di jalanan</p><p>-Penyalahgunaan narkotika</p><p>-Perilaku seksual pranikah</p><p>-Perkelahian antar sekolah</p><p>-Merusak fasilitas sekolah</p><p>-Mencuri</p><p>-Mencoret - coret dinding sekolah</p><p>Hukum pidana</p><p>Balap liar di jalan raya masuk dalam kategori pelanggaran hukum di Indonesia karena membahayakan keselamatan pengemudi dan masyarakat. Menurut Pasal 297 KUHP, balap liar dianggap sebagai tindakan yang melanggar peraturan lalu lintas dan bisa dikenakan sanksi pidana. Pelaku dapat dijerat dengan hukuman pidana kurungan atau denda.</p><p>Selain KUHP, Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juga mengatur mengenai balap liar. Pasal 115 huruf b, misalnya, melarang penggunaan jalan untuk kegiatan yang mengganggu fungsi jalan, termasuk balapan tanpa izin. Sanksinya bisa berupa denda maksimal Rp3 juta atau pidana kurungan hingga satu tahun.</p><p>Apa Itu Narkoba?</p><p>Narkoba adalah istilah untuk narkotika, psikotropika, dan berbahaya lainnya. Istilah yang sering dipakai adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan zat adiktif lainnya).</p><p>Sedangkan Narkotika adalah ?</p><p>Seperti tersebut dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1: "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan."</p><p>Menurut UU Nomor 35. Tahun 2009 tentang Narkotika, jenisnya terbagi menjadi 3 golongan, berdasarkan pada risiko ketergantungan.</p><p>Golongan 1: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan</p><p>Golongan II: Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan II berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan</p><p>Golongan III: Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.</p><p>SANKSI PIDANA BAGI PENYALAHGUNA NARKOΤΙΚΑ</p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>"Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun"</p><p>2. Pasal 112 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>"Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan Ibukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun."</p><p>3. Pasal 114 ayat (1) UU Narkotika No. 35 Tahun 2009.</p><p>Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengatur tentang tindak pidana menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I tanpa hak atau melawan hukum. Pidana yang dikenakan bagi pelaku tindak pidana ini adalah penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun.</p><p>Pelecehan seksual adalah tindakan atau perilaku yang mengarah pada aktivitas seksual tanpa persetujuan atau yang membuat orang lain merasa tidak nyaman, terhina, atau terancam.</p><p>21.772 Pelecehan seksual terjadi pada PEREMPUAN.</p><p>5.124 Pelecehan seksual terjadi pada LAKI-LAKI</p><p>Data per 1 Januari 2023</p><p>Jumlah kasus pelecehan pada perempuan lima kali lebih banyak dibandingkan laki-laki</p><p>-5 Bentuk Kekerasan Seksual</p><p>1 Kekerasan Fisik</p><p>2 Kekerasan Psikis</p><p>3 Seksual verbal &amp; non-verbal (Perundungan)</p><p>4 Eksploitasi</p><p>5 Diskriminasi dan Intoleransi</p><p>1. Bentuk pelecehan seksual </p><p>Perilaku Menggoda</p><p>Perilaku seksual yang kemudian menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan. Seperti:</p><p>- Penyampaian ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau siulan yang bermuansa seksual pada Korban</p><p>-Perbuatan menatap Korban dengan nuansa seksual dan/atau membuat Korban merasa tidak nyaman Perbuatan membujuk, menjanjikan, atau menawarkan sesuatu Korban untuk melakukan transaksi atau kegiatan seksual.</p><p>2.Pelanggaran Seksual</p><p>Adanya keinginan dari pelaku dan adanya kesempatan untuk melakukan pelecehan serta adanya stimulus dari korban yang memancing terdorongnya perilaku melecehkan.Seperti:</p><p>- Perbuatan memperlihatkan alat kelamin dengan sengaja</p><p>- Perbuatan mengintip atau dengan sengaja melihat Korban yang sedang</p><p>-melakukan kegiatan secara pribadi dan/atau pada ruang yang bersifat pribadi</p><p>-Mengirimkan lelucon, foto, video, audio atau materi lainnya yang bernuansa seksual tanpa persetujuan penerimanya dan/atau meskipun penerima materi sudah menegur pelaku</p><p>3.Pemaksaan Seksual</p><p>Pemaksaan aktivitas seksual ataupun perilaku terkait seks dengan ajakan atau memaksa seseorang melakukan seksual. Seperti:</p><p>-Memaksa menyentuh/meraba bagian tubuh,</p><p>-Pemaksaan aktivitas seksual hingga ancaman pembunuhan.</p><p>-Memaksakan orang untuk melakukan aktivitas seksual atau</p><p>-melakukan percobaan pemerkosaan</p><p>5 Cara Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual</p><p>01.Komunikasikan batasan dengan jelas </p><p>02.Hindari situasi yang berbahaya </p><p>03.Bersikap tegas</p><p>04.Hindari obrolan yang berbau porno</p><p>05.Mempersiapkan alat pelindung diri seperti pepper spray/stun gun</p><p>Sanksi Hukum Pada Pelaku</p><p>Pelecehan Seksual</p><p>PELECEHAN SEKSUAL NONFISIK DENGAN SANKSI 9 BULAN PENJARA</p><p>Melakukan perbuatan seksuar secara non-fisik yang ditujukan terhadap tubuh, keinginan seksual, dar/atau organ reproduksi dengan maksud merendahkan harkat dan martabat seseorang berdasarkan seksusitas dariatau kesusitarnya, dipidana karena PELECEHAN SEKSUAL NONFISIK</p><p>PELECEHAN SEKSUAL FISIK DENGAN SANKSI 4 TAHUN PENJARA</p><p>Malakukan perbuatan seksual secara fisik yang ditujukan terhadap tubub, keinginan seksual, dan/atau organ reproduksi</p><p>PELECEHAN SEKSUAL FISIK DENGAN SANKSI 12 TAHUN PENJARA</p><p>Melakukan perbuatan seksual secara fisik yang ditujukan terhadap tubuh, keinginan seksual, dan/atau organ reproduksi dengan maksud menempatkan seseorang di bawah kekuasaannya secara melawan hukum, baik di dalam maupun di luar perkawinan.</p><p>Sumber Hukum yang dapat Melindungi Korban Pelecehan Seksual</p><p>1.UU NO. 39 tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia juga mengatur perihal hak warga negara untuk bebas dari kekerasan seksual</p><p>2.UU NO. 23 TAHUN 2004 Tentang Penghapusan kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KORT)</p><p>3.UU no. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS)</p><p>4.UU NO. 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973930916/fe4f149a49bd7c2d06a0dc92bec3975a/IMG20241101071809.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:10:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278398</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Putri Nur Aini XI-1/28</title>
         <author>putrinur62306</author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278468</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Cara Menjadi Advokat:</strong></p><p>1. Kuliah jurusan Hukum (Hukum Islam/Hukum Umum)</p><p>2. PKPA : Pendidikan Khusus Profesi Advokat</p><p>3. UPA : Ujian Profesi Advokat</p><p>4. Magang selama 2 tahun</p><p>5. Pengangkatan dan pengambilan sumpah Advokat</p><p><strong>Advokat adalah:</strong></p><p>seseorang yang bisa membantu bantuan hukum baik diluar maupun di dalam persidangan.</p><p><strong>Kenakalan Remaja adalah:</strong></p><p>suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan</p><p>atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada</p><p>usia remaja atau transasi masa anak - anak dan dewasa.</p><p><strong>Contoh: </strong></p><p>1. Tawuran</p><p>2. Pelecehan seksual </p><p>3. Balap liar</p><p>4. Membolos sekolah</p><p>5. Kebut-kebutan di jalanan (pasal 297 UU nomor 22, pasal 311 llaj, penjara 12 tahun atau denda Rp24jt) kecepatan maksimal 50 km/jam</p><p>6. Penyalahgunaan narkotika (pasal 115)</p><p>7. Perilaku seksual pranikah</p><p>8. Perkelahian antar sekolah</p><p>9. Merusak fasilitas sekolah</p><p>10. Mencuri</p><p>11. Mencoret- coret dinding sekolah</p><p><strong>Faktor Penyebab Kenakalan Remaja:</strong></p><p>• Reaksi frustasi diri</p><p>• Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja</p><p>• Kurangnya kasih sayang orangtua /keluarga</p><p>• Kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>• Dampak negatif dari perkembangan teknologi modem</p><p>• Dasar- dasar agama yang kurang</p><p>• Tidak adanya media penyalur bakat/hobi</p><p>• Masalah yang dipendam</p><p>• Keluarga broken home</p><p>• Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif</p><p><strong>NAPZA adalah:</strong></p><p>Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain, yaitu obat atau zat yang jika masuk ke dalam tubuh akan berpengaruh terhadap fungsi tubuh, terutama otak sehingga dapat mempengaruhi kerja otak dan mengubah perilaku pemakainya menjadi tidak normal. Seperti tersebut dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1: "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan."</p><p><strong>Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 </strong>tentang Narkotika, jenisnya terbagi menjadi 3 golongan, berdasarkan pada risiko ketergantungan:</p><p><strong>Golongan I: </strong>Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan.</p><p><strong>Golongan ll: </strong>Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan II berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan.</p><p><strong>Golongan lll: </strong>Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.</p><p><strong>Efek Berbahaya Mengonsumsi Narkotika:</strong></p><p>1. Penurunan fungsi otak dan gangguan mental</p><p>2. Kerusakan pada fisik</p><p>3. Kecanduan dan gangguan perilaku</p><p>4. Dampak social dan ekonomi</p><p>5. Resiko overdosis dan kematian</p><p>6. Kerusakan pada ginjal</p><p>7. Resiko gagal jantung</p><p>8. Meningkatkan infeksi penyakit menular</p><p>9. Gangguan gastrointestinal (pencernaan)</p><p>10. Memicu psikosis (suatu keadaan yang mengakibatkan sulit membedakan imajinasi dan kenyataan)</p><p>11. Beresiko memicu keinginan untuk melakukan bunuh diri</p><p><strong>Sanksi Pidana Bagi Penyalahgunaan Narkotika:</strong></p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun</p><p>2009</p><p>2. Pasal 112 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>3. Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009</p><p><strong>Pelecehan seksual adalah</strong> hal hal yang berbau seksual baik secara verbal maupun fisik yang dilakukan secara sepihak oleh pelaku tanpa adanya persetujuan ataupun keinginan korban tanpa entah itu laki laki ataupun perempuan dan dapat memberikan dampak dan kerugian yang buruk bagi korban pelecehan seksual.</p><p><strong>Perilaku Menggoda (verbal):</strong></p><p>Perilaku seksual yang kemudian menyinggung, tidak pantas, dan tidak diinginkan, seperti:</p><p>1. Penyampaian ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau</p><p>siulan yang beruansa seksual pada Korban.</p><p>2. Perbuatan menatap Korban dengan nuansa seksual dan/atau</p><p>membuat Korban merasa tidak nyaman.</p><p>3. Perbuatan membujuk, menjanjikan, atau menawarkan sesuatu</p><p>Korban untuk melakukan transaksi atau kegiatan seksual.</p><p><strong>Pelecehan Gender:</strong></p><p>Pernyataan serta perilaku seks yang menghina ataupun merendahkan perempuan/laki-laki, seperti:</p><p>1. Komentar yang menghina.</p><p>2. Gambar atau tulisan yang merendahkan perempuan/lawan jenis dengan lelucon cabul.</p><p>3. Berperilaku atau mengutarakan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan penampilan fisik, tubuh ataupun identitas gender orang lain.</p><p><strong>Pelanggaran Seksual: </strong></p><p>Adanya keinginan dari pelaku dan adanya kesempatan untuk melakukan pelecehan serta adanya stimulus dari korban yang memancing terdorongnya perilaku melecehkan, seperti:</p><p>1. Perbuatan memperihatkan alat kelamin dengan sengaja.</p><p>2. Perbuatan mengintip atau dengan sengaja melihat korban yang sedang melakukan kegiatan secara pribadi dan/atau pada ruang yang bersifat pribadi.</p><p>3. Mengirimkan lelucon, foto, video, audio atau mater lainnya yang bemuansa seksual tanpa persetujuan penerimanya dan/atau meskipun penerima materi sudah menegur pelaku.</p><p><strong>Pemaksaan Seksual:</strong></p><p>Pemaksaan aktivitas seksual ataupun penlaku terkait seks dengan</p><p>ajakan atau memaksa seseorang melakukan seksual, seperti:</p><p>1. Memaksa menyentuh/meraba bagian tubuh.</p><p>2. Pemaksaan aktivitas seksual hingga ancaman pembunuhan.</p><p>3. Memaksakan orang untuk melakukan aktivitas seksual atau</p><p>melakukan percobaan pemerkosaan.</p><p><strong>Cara Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual:</strong></p><p>1. Hindari situasi yang berbahaya.</p><p>2. Komunikasikan batasan dengan jelas.</p><p>3. Bersikap tegas.</p><p>4. Hindari obrolan yang berbau porno.</p><p>5. Mempersiapkan alat pelindung diri seperti pepper spray atau stun gun.</p><p><strong>Sanksi Hukum Pada Perilaku Pelecehan Seksual:</strong></p><p>1. Pelecehan seksual nonfisik dengan sanksi 5 bulan penjara.</p><p>2. Pelecehan seksual fisik dengan sanksi 4 tahun penjara </p><p>3. Pelecehan seksual dengan sanksi 12 tahun penjara </p><p><strong>Sumber Hukum yang Dapat Melindungi Korban Pelecehan Seksual:</strong></p><p>1. UU NO. 39 tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia juga mengatur perihal hak warga negara untuk bebas dari kekerasan seksual.</p><p>2. UU NO. 23 TAHUN 2004 Tentang Penghapusan kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT).</p><p>3. UU no. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).</p><p>4. UU NO. 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.</p><p><strong>Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Kekerasan Seksual?</strong></p><p>1. Terbuka dengan orang sekitar </p><p>2. Segera laporkan</p><p><strong>Pusat Pengaduan:</strong></p><p>1. KPAI, dapat diakses di: www.kpai.go.id atau (021) 31901556</p><p>2. Bisa melakukan pengaduan ke PZTP2A adalah suatu unit kesatuan yang menyelenggarakan pelayanan terpadu untuk perempuan dan anak korban kekerasan, sanksi dan/atau korban tindak pidana perdagangan orang. Cara pengaduan: kunjungi kantor atau cabang terdekat </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973800749/6e090ba75eccc5b49b7c6e6251836b1f/1000098319.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:10:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278468</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mohammad Rafi Akbar_XI1_27 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278534</link>
         <description><![CDATA[<p>Kenakalan remaja merupakan perbuatan yang melanggar norma dan aturan dalam masyarakat yang dilakukan di masa remaja adapun faktor dan penyebabnya:&nbsp;</p><p>1. Reaksi frustasi dini&nbsp;</p><p>2. Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja&nbsp;</p><p>3. Kurangnya kasih sayang tua</p><p>4. Kurangnya pengawasan orang tua&nbsp;</p><p>5. Dampak negatif dari gadget&nbsp;</p><p>6. Dasar-dasar agama yang kurang&nbsp;</p><p>7. Tidak ada media penyaluran hobi&nbsp;</p><p>8. Masalah yang dipendam&nbsp;</p><p>9. Keluarga broken home</p><p>10. Pengaruh kawan sepermainan yang tidak sehat&nbsp;</p><p>Contoh kenakalan remaja :</p><p>1. Bolos sekolah.</p><p>2. Kebut-kebutan di jalanan (pasal 311) LLAJ di pidanakan selama 1 tahun/denda 3 juta.</p><p>3. Penyalahgunaan narkotika (pasal 113).</p><p>4. Perilaku seksual pranikah (pasal 411)</p><p>5. Perkelahian antar sekolah (pasal 358) KUHP.</p><p>6. Merusak fasilitas sekolah.</p><p>7. Mencuri.</p><p>8. Mencoret-coret dinding di sekolah.</p><p>Namun tidak narkotika adalah seperti tersebut dalam undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 1 ayat 1 narkoba adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun sentri sintetis yang dapat menyebabkan penurunan dan atau perubahan kesadaran hilangnya rasa mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.</p><p>Narkotika ada tiga golongan&nbsp;</p><p>Golongan I : ganja sabu-sabu kokain dan heroin&nbsp;</p><p>Golongan II : kodein dan alfaprodina&nbsp;</p><p>Golongan III : kodein etil marvina falcodina</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973919325/132d1819eb807b2c597eae369f0a6e3d/IMG_20241101_WA0014.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:10:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278534</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gio Vernando P. D. (20)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278702</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Advokat :</p></li></ol><ul><li><p>Pengertian : </p></li></ul><p>Seseorang yang bisa membantu bantuan hukum baik diluar maupun di dalam persidangan.</p><ul><li><p>Cara menjadi Advokat : </p></li></ul><p>Untuk menjadi seorang advokat, seseorang harus menempuh pendidikan hukum terlebih dahulu, mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), kemudian lulus ujian profesi advokat, dan menjalani magang di kantor advokat selama 2 tahun. Setelah itu, mereka bisa mengikuti sumpah jabatan advokat di Pengadilan Tinggi dan mendapatkan Kartu Tanda Pengenal Advokat (KTPA).</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Kenakalan Remaja :</p></li></ol><ul><li><p>Apa itu kenakalan remaja :</p></li></ul><p>Suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan</p><p>atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada</p><p>usia remaja atau transasi masa anak - anak dan</p><p>dewasa.</p><ul><li><p>Contoh kenakalan remaja : </p></li></ul><p>1) Membolos sekolah</p><p>2) Kebut - kebutan di jalanan</p><p>3) Penyalahgunaan narkotika</p><p>4) Perilaku seksual pranikah</p><p>5) Perkelahian antar sekolah</p><p>6) Merusak fasilitas sekolah</p><p>7) Mencuri</p><p>8) Mencoret - coret dinding sekolah</p><ul><li><p>Faktor penyebab kenakalan remaja :</p></li></ul><p>1) Reaksi frustasi diri</p><p>2) Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja</p><p>3) Kurangnya kasih sayang orangtua /keluarga</p><p>4) Kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>5) Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern</p><p>6) Dasar - dasar agama yang kurang</p><p>7) Tidak adanya media penyalur bakat/hobi</p><p>8) Masalah yang dipendam</p><p>9) Keluarga broken home</p><p>10) Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif</p><p>   3. NAPZA</p><ul><li><p>Pengertian : </p></li></ul><p>NAPZA merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya, yaitu obat atau zat yang jika masuk ke dalam tubuh akan berpengaruh terhadap fungsi tubuh, terutama otak sehingga dapat mempengaruhi kerja otak dan mengubah perilaku pemakainya menjadi tidak normal. </p><p>Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terutama Pasal 1 ayat 1 yang mendefinisikan narkotika sebagai zat yang bisa menyebabkan perubahan kesadaran dan ketergantungan. Zat-zat ini ada yang digunakan dalam dunia medis, namun dengan pengawasan ketat. </p><ul><li><p>Jenis Jenis : </p></li></ul><p>Narkotika dibagi menjadi tiga golongan. Golongan 1, yang meliputi ganja, sabu, dan kokain, sangat berbahaya dan dilarang. Golongan 2 digunakan untuk pengobatan terbatas dengan resep dokter, sedangkan Golongan 3 seperti kodein memiliki efek lebih ringan.</p><ul><li><p>Dampak negatif dan Sanksi </p></li></ul><p>Dampak negatif narkotika, termasuk kerusakan mental dan kecanduan yang mendorong tindakan ilegal. Pasal-pasal hukum terkait, seperti Pasal 127, 112, dan 114, mengatur sanksi bagi pengguna dan pengedar narkotika, mulai dari hukuman penjara hingga pidana mati bagi bandar narkotika.</p><p>   4. Pelecehan Seksual</p><ul><li><p>Pengertian : </p></li></ul><p>Pelecehan seksual adalah perilaku tidak pantas yang bersifat seksual dan dilakukan tanpa persetujuan korban. </p><ul><li><p>Contoh : </p></li></ul><p>Bentuk pelecehan seksual bervariasi, mulai dari pelecehan verbal hingga tindakan fisik, dan dapat terjadi di berbagai tempat, termasuk sekolah, tempat kerja, dan media sosial. </p><ul><li><p>Cara menghindari :</p></li></ul><p>1. Hindari situasi yang berbahaya.</p><p>2. Komunikasikan batasan dengan jelas.</p><p>3. Bersikap tegas.</p><p>4. Hindari obrolan yang berbau porno.</p><p>5. Mempersiapkan alat pelindung diri seperti pepper spray atau stun gun.</p><ul><li><p>Sanksi : </p></li></ul><p>1. Pelecehan seksual nonfisik dengan sanksi 5 bulan penjara.</p><p>2. Pelecehan seksual fisik dengan sanksi 4 tahun penjara </p><p>3. Pelecehan seksual dengan sanksi 12 tahun penjara </p><ul><li><p>Dasar Hukum : </p></li></ul><p>1. UU NO. 39 tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia juga mengatur perihal hak warga negara untuk bebas dari kekerasan seksual.</p><p>2. UU NO. 23 TAHUN 2004 Tentang Penghapusan kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT).</p><p>3. UU no. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksua</p><p>l (UU TPKS).</p><p>4. UU NO. 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 05:10:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197278702</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hanum Wienda/22/XI-1</title>
         <author>yourenana15</author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197286638</link>
         <description><![CDATA[<p>✏️ Advokat: Adalah orang yang memberikan bantukan hukum baik di dalam persidangan maupun di luar persidangan. </p><p>✏️ BAS: Berika Acara Sumpah</p><p>✏️Akibat Kenakalan Remaja:</p><p>- suatu perbuatan yg melanggar norma dan aturan hukum yg dilakukan pada usia remaja</p><p>- faktor penyebab:</p><p>a. gangguan berpikir</p><p>b. keluarga broken home</p><p>c. pergaulan negatif</p><p>d. dll</p><p>- contoh kenakalan remaja:</p><p>a. bolos sekolah</p><p>b. balap liar</p><p>c. penyalahgunaan narkotika</p><p>d. pelecehan seksual</p><p>e. tawuran</p><p>f. vandalisme</p><p>✏️NARKOBA: adalah singkatan dari Narkoba, Psikotropisa, dan Bahan adiktif. </p><p>✏️NARKOTIKA: zat atau obat yg berasal dari tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran.</p><p>❗️dibagi menjadi 3 golongan yg dibedakan berdasarkan jenis"nyq</p><p>Gol. I = narkotika yg dilarang digunakan, contoh: ganja, shabu, kokain </p><p>Gol. II = narkotika yg digunakan untuk pengibatan sesuai resep dokter, contoh: morfin, alfopridina</p><p>Gol III = </p><p>✏️Efek dari mengonsumsi Narkoba: </p><p>a. penurunan fungsi otak</p><p>b. kecanduan</p><p>c. kerusakan pada organ-organ tuhuh</p><p>d. dll</p><p>✏️Sanki: </p><p>Pasal 127 ayat (1) No. 35 th 2009</p><p>Pasal 112 ayat (1)</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2128349892/66f1122e210edcd5c323f583d6f1f5e5/IMG_20241101_WA0005.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:16:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197286638</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Syaifrizal Afdhal R.I / XI - 1 / 35</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197288459</link>
         <description><![CDATA[<p>Kenakalan Remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak - anak dan dewasa.&nbsp; <br>Faktor penyebab kenakalan remaja :<br>- Reaksi frustasi diri<br>- Kurangnya kasih sayang orang tua/keluarga<br>- Kurangnya pengawasan dari orang tua<br>- Masalahnya dipendam sendiri<br>- Keluarga broken home<br>Contoh Kenakalan Remaja :<br>- Membolos sekolah<br>- Kebut kebutan dijalanan (pasal 311, pasal 106)<br>- Penyalahgunaan narkotika (pasal 115)<br>- Mencuri<br>- Perkelahian antar sekolah <br><br>Narkoba adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman dan semacamnya, efeknya adalah penurunan fungsi otak dan gangguan mental, kerusakan pada fisik, kecanduan dan gangguan perilaku.<br>Sanksi pidana penyalahgunaan narkotika :golongan 1&nbsp; dipidana paling lama 4 tahun , golongan 2 : dipidana paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun.<br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973943409/e6345fd2d5e9b066c8b254f3fc14af56/20241101_104026.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:18:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197288459</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Damar Galis Patria 09 Xl 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197292430</link>
         <description><![CDATA[<p>Pemateri YLC atau Young Lawyers Committee PERADI </p><p>Tema ; pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak serta Bahaya Penyalahgunaan Narkotika</p><p><br/></p><p>Tata cara menjadi advocad</p><p>1. Mengikuti pendidikan tinggi jurusan Hukum</p><p>2. Pendidikan khusus profesi advocad atau PKPA</p><p>3. Ujian profesi advocad atau UPA</p><p>4.magang di kantor advocad</p><p>5. Sumpah profesi di pengadilan tinggi</p><p>Setelah itu mendapat KTPA</p><p>Kartu tanda pengenal Advocad kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma dan aturan atau hukum buang dilakukan oleh remaja. </p><p><br/></p><p>Faktor penyebab :</p><p>Frustasi, gangguan berpikir, kurangnya kasih sayang, kurang pengawasan dari ortu, dampak negatif perkembangan tekhnologi, dasar agama yang kurang, masalah yang dipendam, broken home, pengaruh pergaulan yang negatif.</p><p><br/></p><p>Contoh kenakalan remaja</p><p>Bolos sekolah, tawuran, penyalahgunaan narkoba, balap liar, mencuri, perilaku seksual pranikah, perkelahian antar sekolah, merusak fasilitas Sekolah. </p><p><br/></p><p>Hukum yg mengatur kecepatan berkendara :</p><p>Pasal 106 ayat 1untuk mengatur maksimal dan minimal kecepatan berkendara. </p><p>Pasal 105 mengatur untuk balap liar seperti sepeda motor. </p><p>287 ayat 5 seseorang yang melanggar pasal 15 tadi. </p><p>Pasal 115 tentang LLAJ Bila terjadinya kecelakaan dan korban meninggal dunia, sanksi berupa pidana penjara 12 tahun, atau 24 jt. </p><p>Napza : narkoba psikotropika dan bahan adiktif </p><p>UUD no 35 th 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1 zata atau obat yg berasal dari tanaman baik sintesis maupun Seminsintesis yang dalat menghilangkan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri, dapat menimbulkan ketergantungan.</p><p>Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika jenisnya terbagi menjadi tiga golongan</p><p>Golongan pertama yang di mana narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan</p><p>Golongan 2 narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter</p><p>Golongan 3 narkotika yang diantaranya kodein etimorfina. </p><p><br/></p><p>Efek bahaya dari mengkonsumsi narkotika penurunan fungsional kerusakan pada fisik kecanduan dampak sosial dan ekonomi kerusakan pada ginjal.</p><p><br/></p><p>Sanksi pidana bagi penyalah narkotika 1 pasal 127 ayat 1 huruf a uu narkotika Nomor 35 Tahun 2008 yang berbunyi setiap penyalahgunaan narkotika Golongan 1 bagi dari diri sendiri dana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun 2 pasal 112 ayat 1 UU narkotika nomor 35 2009 orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki menyimpan menguasai atau menyediakan narkotika Golongan 1 menunjukkan pidana  singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.</p><p>pasal 114 ayat 1 UU narkotika Nomor 35 tahun 2006 pasal 114 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika mengatur tentang tindak pidana menawarkan menjual membeli menerima menjadi perantara dalam jual beli narkoba. </p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973950883/d869dbcd34ba65ef4d4d433bb3e6549f/IMG_20241101_WA0024.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:21:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197292430</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Azdmal Dwi Rahmadani XI-1/06</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197292906</link>
         <description><![CDATA[<p>Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa dan adapun faktor penyebab kenakalan remaja antara lain.</p><p>Faktor penyebab kenakalan remaja </p><p>1. Reaksi frustasi diri</p><p>2. Gangguan berfikir dan intelegensia pada remaja</p><p>3. Kurang kasih sayang orang tua</p><p>4. Kurang pengawasan orang tua</p><p>5. Dasar-dasar agama yang kurang </p><p>6. Dampak negatif teknologi modern </p><p>7. Tidak adanya media penyalur bakat/hobi</p><p>8. Masalah yang dipendam</p><p>9. Keluarga broken home </p><p>10. Pengaruh teman yang negatif </p><p>Contoh kenakalan remaja</p><p>1. Membolos sekolah </p><p>2. Kebut-kebutan dijalan (pasal 311) LLAJ dipidanakan selama 1 tahun/denda 3 juta</p><p>3. Penyalahgunaan narkotika </p><p>4. Prilaku seksual pranikah </p><p>5. Perkelahian antar sekolah </p><p>6. Merusak fasilitas sekolah </p><p>7. Mencuri </p><p>8. Mencoret-coret dinding di sekolah</p><p>Narkotika</p><p>narkotika adalah seperti tersebut dalam undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 1 ayat 1 narkoba adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun sentri sintetis yang dapat menyebabkan penurunan dan atau perubahan kesadaran hilangnya rasa mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.</p><p>Narkotika terdapat tiga golongan:</p><p>Golongan I   : ganja, sabu-sabu, kokain, dan heroin</p><p>Golongan II  : kodein dan alfaprodina</p><p>Golongan III : kodein etil marvina falcodina</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973950011/a2fe3da5ba145e68c34dd105241aa30e/IMG_20241101_WA0018.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:22:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197292906</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Donita Fairuz Ghassani (13)</title>
         <author>heirotakas</author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197293273</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Resume Materi P5 (01-11-24)</strong></p><p><br/></p><p>+ Advokat adalah orang yang berprofesi memberikan jasa hukum di dalam maupun di luar pengadilan. Advokat juga dikenal dengan istilah pengacara, penasihat hukum, pengacara praktik, atau konsultan hukum.</p><p>+ Tata cara menjadi Advokat :</p><p>1) Kuliah jurusan hukum, hukum apapun itu.</p><p>2) PKPA</p><p>3) Mengikuti ujian profesi advokat</p><p>4) Magang di advokat 2 tahun </p><p>5) Sumpah advokat</p><p><br/></p><p>+ Kenakalan remaja adalah perbuatan yang melanggar peraturan atau norma yang berlaku dan disebabkan oleh banyak faktor, baik internal mau eksternal </p><p><br/></p><p>+ Beberapa contoh kenakalan remaja adalah :</p><p>- Mengikuti balap liar</p><p>- Tawuran antar remaja</p><p>- Seks bebas</p><p>- Penyalahgunaan NAPZA</p><p><br/></p><p>+ Beberapa faktor penyebabnya adalah :</p><p>- Kurangnya kasih sayang dari orang tua</p><p>- Jauh dari agama</p><p>- Ikut-ikutan teman</p><p>- Broken home</p><p><br/></p><p>Penyalahgunaan NAPZA</p><p>+ NAPZA merupakan singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya.</p><p>Narkotika terbagi menjadi 3 golongan :</p><p>Gol 1 : Untuk kepentingan kesehatan</p><p>Gol 2 : Membutuhkan resep dokter</p><p>Gol 3 : Untuk penelitian</p><p><br/></p><p>+ Hukuman penyalahgunaan, baik bagi pengedar maupun pengguna adalah hukuman penjara minimal 5 Tahun dan maksimal adalah pidana seumur hidup atau hukuman mati.</p><p>Terdapat dalam pasal 127 ayat (1) dan 112 ayat (1).</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 05:22:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197293273</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dimas Raditya Gustin 12</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197293391</link>
         <description><![CDATA[<p>mengidentifikasi kenakalan remaja </p><p>kenakalan remaja  adalah suatu perbuatan yang melanggar norma aturan atau hukum dalam masyarakat yang di lakukan pada remaja </p><p>faktor-faktor penyebab kenakalan remaja </p><p>1. frustasi diri</p><p>2. kurangnya kasih sayang orang tua</p><p>3. masalah yang di pendam </p><p>4. broken home</p><p>5. perkembangan teknologi modern</p><p>6. dasar agama yang kurang</p><p>7. pengaruh teman</p><p>contoh kenakalan remaja </p><p>1. membolos sekolah </p><p>2. kebut di jalan</p><p>3. mencuri</p><p>4. perilaku seksual </p><p>5. merusak fasilitas sekolah </p><p>6. penyalahgunaan narkoba</p><p>7. tawuran antar sekolah </p><p>- mengidentifikasi dan melaporkan pelecehan seksual</p><p>narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis </p><p>narkotika terbagi menjadi 3 golongan </p><p>Golongan 1: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan</p><p>Golongan II: Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan II berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan</p><p>Golongan III: Narkotika yang di antaranya kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973956870/427ca7d80fbbe8d06f524a1c16ea611e/IMG20241101103726.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:22:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197293391</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Victor Kerthanegara/ XI-1/ 36</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197295009</link>
         <description><![CDATA[<p>=&gt; Advokat</p><p>advokat merupakan seseorang yang dapat memberi bantuan hukum baik di luar maupun di dalam pengadilan </p><p><br/></p><p>=&gt; Narkoba </p><p>merupakan kepanjangan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya</p><p>Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan, baik sintesis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.</p><p><br/></p><p>•&gt; 3 Golongan Narkotika </p><p>- Golongan 1 : Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan. Contoh : ganja, sabu, kokain, opium, dan heroin.</p><p>- Golongan 2 : Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan resep dokter. Contoh : morfin, alfaprodina. Golongan ini berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan.</p><p>- Golongan 3 : seperti kodein, etilmorfina, polkodina, dan propiram.</p><p><br/></p><p>•&gt; Efek Bahaya Narkotika </p><p><br/></p><p>-Penurunan fungsi otak dan gangguan mental</p><p>-Kerusakan pada fisik</p><p>-Kecanduan dan gangguan perilaku </p><p>-Resiko overdosis dan kematian </p><p>-Resiko gagal jantung </p><p>-Meningkatkan infeksi penyakit yang menular </p><p>-Beresiko memicu keinginan untuk bunuh diri</p><p><br/></p><p>•&gt; Sanksi pidana penyalahgunaan narkotika </p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No.35 Tahun 2009</p><p>2. Pasal 112 ayat (1) UU Narkotikan No.35 Tahun 2009</p><p>3. Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No.35 Tahun 2009</p><p><br/></p><p>•&gt; kenakalan remaja</p><p>merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja. </p><p><br/></p><p>•&gt; faktor penyebab</p><p>-reaksi frustasi diri</p><p>-gangguan berpikir pada remaja</p><p>-kurangnya kasih sayang dari orang tua</p><p>-kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>-dampak negatif dari perkembangan teknologi modern </p><p>das-at agama yang kurang </p><p>-tidak adanya media penyalur bakat</p><p>-masalah yang dipendam </p><p>-keluarga broken home</p><p>-pengaruh teman</p><p><br/></p><p>•&gt; Contoh kenakalan remaja</p><p>-membolos sekolah </p><p>-kebut kebutan di jalan</p><p>-penyalahgunaan narkoba </p><p>-perilaku seksual pra nikah</p><p>-perkelahian antar sekolah </p><p>-merusak fasilitas sekolah </p><p>-mencuri </p><p>-mencoret coret dinding sekolah</p><p><br/></p><p><br/></p><p>=&gt; Pelecehan Seksual </p><p><br/></p><p>•&gt; Penyebab terjadinya pelecehan </p><p>1. Perilaku menggoda</p><p>2. Pelecehan gender</p><p>3. Pelanggaran seksual </p><p>4. Pemaksaan seksual </p><p><br/></p><p>•&gt; Cara agar terhindar dari pelecehan seksual </p><p>-Hindari situasi yang berbahaya</p><p>-Komunisakikan batasan dengan jelas</p><p>-Bersikap tegas</p><p>-Hindari obrolan yang berbau porno</p><p>-Mempersiapkan alat pelindung diri</p><p><br/></p><p>•&gt; Yang harus dilakukan saat mengalami pelecehan</p><p>-Terbuka dengan orang sekitar </p><p>-Segera lapor</p><p>-Memahami dan menenangkan korban</p><p>-Menyiapkan bukti bukti</p><p><br/></p><p>•&gt; Pusat pengaduan </p><p>-KPAI</p><p>-P2TP2A</p><p>merupakan suatu unit kesatuan yang menyelenggarakan pelayanan terpadu untuk perempuan dan anak korban kekerasan, saksi dan atau korban tindak pidana perdagangan orang</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 05:23:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197295009</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rinda Anisa XI 1/34</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197301246</link>
         <description><![CDATA[<p>Resume MENYIKAPI PENYALAHGUNAAN NAPZA &amp; PELECEHAN SEKSUAL</p><p><br/></p><p>Advokat adalah orang yang memberikan bantuan hukum baik di dalam persidangan ataupun di luar</p><p><br/></p><p>- kenakalan remaja adalah  perilaku yang melanggar norma yang dilakukan oleh remaja, contoh faktor penyebab kenakalan</p><p>remaja ialah reaksi frustasi diri, gangguan berpikir, kurang kasih sayang. contoh kenakalan remaja membolos sekolah,  kebut-kebutan di jalan, penyalahgunaan</p><p>narkoba, perilaku seksual pranikah, perkelahian antar sekolah</p><p><br/></p><p>narkotika adalah obat dari tanaman ataupun bukan tanaman yang dapat menurunkan tingkat kesadaran hingga</p><p>menghilangkan kesadaran yang dapat menimbulkan ketergantungan dan biasanya disalah gunakan. Narkotika dibagi</p><p>menjadi 3 golongan, yaitu golongan 1 (ganja, sabu-sabu, kokain)</p><p>golongan 2 (ekgonina, morfin metobromida, dan morfina)</p><p>golongan 3 (etilmorfina, kodeina, polkodina, dan propiram) </p><p> </p><p>Efek bahaya dari narkotika kecanduan, </p><p>penurunan fungsi otak, kerusakan fisik dan</p><p>kesehatan, resiko overdosis</p><p>dan kematian. </p><p>Sanksi pidana</p><p> pasal 127 ayat 1 "Setiap Penyalahguna</p><p>Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling</p><p>lama 4 (empat) tahun".</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 05:29:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197301246</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rajendra Rafi Athaya (30)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197303488</link>
         <description><![CDATA[<p>AKIBAT KENAKALAN REMAJA</p><p>suatu perbuatan yg melanggar norma atau aturan atau hukum masyarakat yg dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak anak dan dewasa.</p><p>Faktor: </p><p>1. Reaksi dari frustasi diri</p><p>2. gangguan berfikir dan intelegensia pada remaja</p><p>3. kurangnya kasih sayang keluarga</p><p>4. kurangnya pengawasan dr ortu</p><p>5. dampak negatif perkembangan teknologi modern</p><p>6. dasar agama yg kurang</p><p>7. tidak ada media penyalur bakat atau hobi</p><p>8. masalah yg dipendam </p><p>9. keluarga broken home</p><p>10. pengaruh kawan sebaya yg tidak positif</p><p>Contoh kenakalan remaja:</p><p>1. bolos sekolah </p><p>2. kebut kebutan dijalan</p><p>3. penyalahgunaan narkotika </p><p>4. perilaku sex pranikah</p><p>5. perkelahian antar sekolah </p><p>6. merusak fasilitas sekolah </p><p>7. mencuri</p><p>8. mencoret coret dinding sekolah</p><p>Mengidentifikasi &amp; Melaporkan Pelecehan Seksual</p><p>Narkoba adalah istilah narkotika psikotropika zat adiktif lainnya </p><p>Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1 : ”Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan."</p><p>golongan 1 : ganja, sabu sabu, kokain</p><p>golongan 2 : morfin, alfaprodina</p><p>golongan 3 : kodein, polkodina</p><p>Efek Bahaya Mengonsumsi Narkotika</p><p>1. penurunan fungsi otak</p><p>2. kerusakan pada fisik</p><p>3. kecanduan dan gangguan perilaku </p><p>4. dampak sosial dan ekonomi </p><p>5. resiko overdosis dan kematian </p><p>6. kerusakan pada ginjal</p><p>7. resiko gagal jantung</p><p>Sanksi Pidana Bagi Penyalahgunaan Narkotika </p><p>Pasal 127 Ayat (1) huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009</p><p>Pasal 112 Ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009</p><p>Pasal 114 Ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009</p><p>"narkoba tidak hanya membuang-buang uang, tetapi juga menghancurkan hidupmu"</p><p>5 Cara Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual </p><p>1. hindari situasi yg berbahaya</p><p>2. komunikasikan batasan dengan jelas</p><p>3. bersikap tegas</p><p>4. hindari obrolan yang berbau porno</p><p>5. persiapan alat pelindung diri</p><p>Apa yang harus dilakukan jika mengalami kekerasan seksual?</p><p>1. terbuka dengan orang sekitar </p><p>2. segera laporkan</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973982466/6b028ad21cf5f6b703c91b47fe64ad4c/IMG20241101122723.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 05:31:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197303488</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ahmad Shofil Fuadi XI-1/01 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197348294</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Tema : Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak &amp; Bahaya Penyalahgunaan Narkotika&nbsp;</strong></p><p><br></p><p>- Pengertian&nbsp;</p><p>Advokat adalah seseorang berprofesi memberikan jasa hukum yang memiliki hak untuk membela satu orang ataupun kelompok yang membutuhkan pembelaan hukum secara sah.</p><p>- Tata Cara</p><p>Cara menjadi advokat :&nbsp;</p><p>1. Mengikuti pendidikan tinggi jurusan hukum</p><p>2. Pendidikan khusus profesi advokat&nbsp;</p><p><br></p><p><strong>• Kenakalan Remaja&nbsp;</strong></p><p>- Pengertian&nbsp;</p><p>Kenakalan remaja adalah beberapa perilaku yang melanggar norma dan peraturan di masyarakat yang dilakukan di masa peralihan dari anak-anak ke dewasa.</p><p>- Penyebab</p><p>Penyebab dari kenakalan remaja seperti:</p><p>1. Reaksi frustasi diri</p><p>2. Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja</p><p>3. Kurangnya kasih sayang orangtua/keluarga</p><p>4. Kurangnya pengawasan dari orang tua</p><p>5. Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern.</p><p>6. Dasar-dasar agama yang kurang</p><p>7. Tidak adanya media penyalur bakat/hobi</p><p>8. Masalah yang dipendam</p><p>9. Keluarga broken home</p><p>10. Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif</p><p>- Contoh</p><p>Contoh dari kenakalan remaja:</p><p>1. Membolos sekolah</p><p>2. Kebut-kebutan di jalanan</p><p>3. Penyalahgunaan narkotika</p><p>4. Perilaku seksual pranikah</p><p>5. Perkelahian antar sekolah</p><p>6. Merusak fasilitas sekolah</p><p>7. Mencuri</p><p>8. Mencoret-coret dinding sekolah</p><p>- Hukum</p><p>Beberapa hukum yang mengatur :</p><p>Pasal 106 = mengatur maksimum dan minimum kecepatan dalam berkendara.</p><p>Pasal 105 = mengatur untuk balap liar seperti sepeda motor.</p><p>Pasal 287 ayat 5 =&nbsp;</p><p>Pasal 115 = tentang LLAJ bila terjadi kecelakaan dan korban meninggal dunia, sanksi berupa pidana penjara 12 tahun dan/ denda 24 jt.</p><p><br></p><p><strong>• Narkotika</strong>&nbsp;</p><p>- Pengertian&nbsp;</p><p>Tersebut dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 1 ayat 1: "Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan."</p><p>- Jenis Golongan</p><p><br></p><p>- Efek Bahaya&nbsp;</p><p>Efek bahaya dari mengonsumsi narkotika:</p><p>1. Penurunan fungsi otak dan gangguan mental</p><p>2. Kerusakan pada fisik</p><p>3. Kecanduan dan gangguan perilaku</p><p>4. Dampak social dan ekonomi</p><p>5. Resiko overdosis dan kematian</p><p>6. Kerusakan pada ginjal</p><p>7. Resiko gagal jantung</p><p>8. Meningkatkan infeksi penyakit menular Gangguan gastrointestinal (pencernaan)</p><p>9. Memicu psikosis (suatu keadaan yang mengakibatkan sulit membedakan imajinasi dan kenyataan)</p><p>10. Beresiko memicu keinginan untuk melakukan bunuh diri</p><p>- Hukum Sanksi Pidana</p><p>Sanksi pidana bagi penyalahguna narkοtika:</p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009</p><p>"Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun"</p><p>2. Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika No. 15 Tahun 2009</p><p>Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas).</p><p>Sanksi pidana bagi pengedar narkotika:</p><p>1. Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>Mengatur tentang tindak pidana menawarkan, menjual, membeli, menerima, menjadi. perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I tanpa hak atau melawan hukum. Pidana yang dikenakan bagi pelaku tindak pidana ini adalah penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun.</p><p><br></p><p><strong>• Mengidentifikasi &amp; Melaporkan Pelecehan Seksual&nbsp;</strong></p><p>- Data Kasus Pelecehan Seksual</p><p>Data kasus pelecehan seksual yang diinput pada tanggal 1 Januari 2023, yaitu:</p><p>1) 21.772 kasus terjadi pada perempuan&nbsp;</p><p>2) 5.124 kasus terjadi pada laki-laki&nbsp;</p><p>- Contoh &amp; Jenis Pelecehan Seksual</p><p>1. Perilaku menggoda&nbsp;</p><p>Perilaku seksual yang kemudian menyinggung, tidak pantas, dan tidak dinginkan Seperti :</p><p>a. Penyampaian ucapan yang memuat rayuan, lelucon, dan/atau siulan yang bernuansa seksual pada Korban</p><p>b. Perbuatan menatap Korttan dengan nuansa seksual dan/atau membuat Kortan merasa tidak nyaman</p><p>c. Perbuatan membuat, menjanjikan, atau menawarkan sesuatu Korban untuk melakukan transaksi atau kegiatan seksual.</p><p>2. Pelecehan gender</p><p>Pernyataan serta perilaku seks yang menghina ataupun merendahkan perempuan/laki-laki. Seperti:</p><p>a. Komentar yang menghina</p><p>b. Gambar atau tulisan yang Merendahkan perempuan/lawan jenis dengan lelucon cabul</p><p>c. Berpenilaku atau mengutarakan ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan penampilan fisik tubuh ataupun identitas gender orang lain</p><p>3. Pemaksaan seksual&nbsp;</p><p>Pemaksaan aktivitas seksual ataupun perilaku terkait seks dengan ajakan atau memaksa seseorang melakukan seksual. Seperti:</p><p>a. Memaksa menyentuh/meraba bagian tubuh.</p><p>b. Pemaksaan aktivitas seksual hingga ancaman pembunuhan.</p><p>c. Memaksakan orang untuk melakukan aktivitas seksual atau melakukan percobaan pemerkosaan</p><p>- Cara Pencegahan Pelecehan Seksual</p><p>5 Cara Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual, yaitu:</p><p>a. Hindari situasi yang berbahaya</p><p>b. Komunikasikan batasan dangan jelas</p><p>c. Bersikap tegas</p><p>d. Hindari obrolan yang berbau porno</p><p>e. Mempersiapkan alat pelindung diri saperti pepper spray/stun gun.</p><p>- Proses Pengaduan Pada Korban Pelecahan Seksual</p><p>Sang korban dapat mengadu/melaporkan terjadinya kasus pelecehan seksual ke pusat pengaduan seperti KPAI atau P2TP2A.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973959724/8d460d2047ef8857b6e7a7df448f0750/IMG_20241101_WA0009.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 06:13:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197348294</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gafna Raisa Syakira (19) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197397582</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><p>advokat adalah orang yang memberi bantuan hukum dari luar maupun dalam</p></blockquote><p>Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jenisnya berbag menjadi 3 golongan, berdasarkan pada risiko ketergantungan</p><p>• Golongan 1: Narkotika yang dilarang digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, di antaranya ganja, sabu-sabu, kokain, opium, dan heroin. Narkotika golongan I hanya dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dengan pengawasan ketat dari Menteri Kesehatan</p><p>• Golongan II: Narkotika yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dengan rese dokter, di antaranya morfin, alfaprodina, dan lain-lain. Narkotika golongan berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan</p><p>• Golongan III: Narkotika yang di antaranya kodein, etlimorfina, polkodina, dan propiram</p><p><br/></p><p>EFEK BAHAYA DARI MENGONSUMSI NARKOTIKA</p><p>- Penurunan fungsi otak dan gangguan mental</p><p>- Kerusakan pada fisik</p><p>- Kecanduan dan gangguan perilaku</p><p>- Dampak social dan ekonomi</p><p>- Resiko overdosis dan kematian</p><p>- Kerusakan pada ginjal</p><p>- Resiko gagal jantung</p><p>- Meningkatkan infeksi penyakit menular </p><p>- Gangguan gastrointestinal (pencernaan) </p><p>- Memicu psikosis (suatu keadaan yang mengakibatkan sulit membedakan imajinasi dan kenyataan) </p><p>- Beresiko memicu keinginan untuk melakukan bunuh diri</p><p><br/></p><p>SANKSI PIDANA BAGI PENYALAHGUNA NARKOΟΤΙΚΑ</p><p>1. Pasal 127 ayat (1) Huruf A UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>"Setiap Penyalahguna Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun"</p><p>2. Patal 112 ayat (1) UU Harkerikan 35 Tahun 200k Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan Ibukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas).</p><p>1. Pasal 114 ayat (1) UU Narkotikan No. 35 Tahun 2009.</p><p>Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengatur bentang tindak pidana menawarkan, menjual membeli menerima menjadi perantara dalam jual beli, menkar, atau menyerahkan narkotika golongan i tanpa hak atau melawan hukum Pidana yang dikenakan bagi pelaku tindak pidana W adalah penjara seumur hidup atau penjara paling singur S tahun</p><p><br/></p><p>5 Cara Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual</p><p>01. Hindari situasi yang berbahaya</p><p>02. Komunikasikan tatesish dengan jeles</p><p>03. Bersikap tegas</p><p>04. Hindan obrolan yang berbau porno</p><p>05. Mempersiapkan atat perlindung diri seperti prom spraystum gun</p><p><br/></p><p>Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Kekerasan Seksual?</p><p>• Terbuka dengan orang sakitar</p><p>Berusaha terbuka dan bercerita ke orang yang dipercaya (Guru jika di sekolah/orang tua jika di ingkungan rumah)</p><p>• Segera laporkan</p><p>segera laporkan ke lembaga yang memberikan bantuan perlindungan anak</p><p>• Memahami dan menenangkan korban</p><p>Pahami bahwa kekerasan terjadi bukan salah korban (Mengingatkan korban bahwa tidak melakukan sesuatu ya mengundang pelecahan).</p><p>• Menyiapkan Bukti-Bukti</p><p>Simpan bukti-buku jika ada orang yang melakukan pelecehan (foto/video/bukti pembicaraan)</p><p><br/></p><p>Sumber Hukum yang dapat Melindungi Korban Pelecehan Seksual</p><p>UU NO. 39 tahun 1999 Tantang Hak Asasi Manusia juga mengatur perihal hak warga nagara untuk bebas dari kekerasan seksual</p><p>UU NO. 23 TAHUN 2004 Tentang Penghapusan kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KORT)</p><p>3 UU no. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidans Kekerasan Seksual (UU TPKS)</p><p>UU NO. 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 07:04:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197397582</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Akhmalia Pudya Nastiti 02</title>
         <author>yourenana15</author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197398287</link>
         <description><![CDATA[<p>RESUME<br>□ Akibat Kenakalan Remaja<br>kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, dan hukum dalam masyarakat yang dilakukan oleh remaja. Faktor penyebab kenakalan remaja adalah <br>1. masalah yang dipendam<br>2. kurangnya iman dan taqwa<br>3. pergaulan teman yang kurang sehat<br>4. kurang kasih sayang<br>5.&nbsp; kurangnya pengawasan dari orang tua<br>Contoh dari kenakalan remaja<br>1. membolos sekolah<br>2. kebut kebutan di jalan<br>3. penyalahgunaan narkotika<br>4. perilaku seksual sebelum menikah<br>5. merusak fasilitas sekolah<br>6. perkelahian antar sekolah <br>□ Narkotika<br>narkotika adalah zat adiktif yang dapat menyebabkan kecanduan dan efek berbahaya lainnya. dibagi menjadi 3 golongan. efek bahaya dari narkoba adalah<br>1. penurunan fungsi otak dan gangguaan mental<br>2. kerusakan pada fisik<br>3. kecanduan dan gangguan perilaku<br>4. resiko overdosis dan kematian<br>Sanksi pidana bagi penyalahguna narkoba<br>1. pasal 127, penyalah guna narkoba dipidana paling lama 4 tahun<br>2. pasal 114, bagi bandar narkotika tindak pidana paling lama dipenjara seumur hidup dan paling singkat 5 tahun</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2128349892/790cfb8691d1da1272267a936375c062/20241101_120325.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 07:05:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197398287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rere Dwi Ayuningrum XI-1/33</title>
         <author>putrinur62306</author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197405324</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Cara Menjadi Advokat</p><p>Seorang advokat bertugas memberikan bantuan hukum, baik di dalam maupun di luar persidangan. Untuk menjadi advokat, seseorang harus menempuh pendidikan khusus. Langkah pertama adalah kuliah di jurusan hukum, baik itu hukum umum maupun hukum Islam. Setelah lulus, calon advokat harus mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Profesi Advokat (UPA). Selain itu, calon advokat wajib menjalani magang di kantor hukum dan kemudian diambil sumpah sebagai advokat resmi.</p><p><br/></p><p>2. Kenakalan Remaja </p><p>Kenakalan remaja merupakan perilaku menyimpang yang melanggar norma atau aturan masyarakat, biasanya dilakukan oleh mereka yang berada di masa transisi antara anak-anak dan dewasa. Contoh kenakalan remaja meliputi tawuran, bolos sekolah, balap liar, penyalahgunaan narkotika, dan perilaku seksual pranikah. Faktor penyebab kenakalan remaja mencakup berbagai hal, seperti kurangnya kasih sayang dan pengawasan dari orang tua, pengaruh negatif teknologi, kondisi keluarga yang tidak harmonis, serta pergaulan dengan teman yang kurang positif.</p><p><br/></p><p>3. NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif)</p><p>NAPZA adalah zat yang, bila masuk ke dalam tubuh, memengaruhi fungsi otak dan mengubah perilaku pemakainya. Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009, narkotika terbagi menjadi tiga golongan. Golongan I seperti ganja dan sabu-sabu dilarang untuk kesehatan, kecuali untuk penelitian. Golongan II seperti morfin dapat digunakan dengan resep dokter tetapi berisiko ketergantungan tinggi. Golongan III seperti kodein memiliki risiko ketergantungan lebih rendah. Efek buruk narkotika meliputi gangguan mental, fisik, kecanduan, hingga risiko kematian. Pelaku penyalahgunaan narkotika dapat dihukum sesuai dengan pasal-pasal dalam undang-undang tersebut.</p><p><br/></p><p>4. Pelecehan Seksual</p><p>Pelecehan seksual adalah tindakan bernuansa seksual yang dilakukan tanpa persetujuan korban. Jenis pelecehan ini dapat berupa tindakan verbal seperti lelucon atau rayuan seksual, hingga tindakan fisik yang merendahkan martabat korban. Selain itu, ada pula pelecehan gender berupa ucapan atau perilaku yang menghina, serta pemaksaan seksual yang menimbulkan trauma. Sanksi hukum bagi pelaku bervariasi, tergantung pada bentuk pelecehannya. Beberapa undang-undang yang melindungi korban pelecehan seksual di antaranya UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU KDRT, UU TPKS, dan UU Pornografi. </p><p><br/></p><p>=&gt;Langkah Jika Mengalami Kekerasan Seksual </p><p><br/></p><p>Jika mengalami pelecehan atau kekerasan seksual, korban disarankan untuk berbicara terbuka dengan orang terpercaya dan segera melapor. Pengaduan dapat dilakukan melalui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) atau Pusat Pelayanan Terpadu untuk Perempuan dan Anak (PZTP2A) yang memberikan bantuan hukum dan psikologis. </p><p><br/></p><p>Semua langkah ini penting untuk mendukung kesejahteraan sosial, mengurangi risiko kenakalan remaja, dan mencegah pelanggaran hukum yang merugikan diri sendiri dan masyarakat.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2973800749/cfcdab428d6c9022f9cb59dda77f786c/1000098293.jpg" />
         <pubDate>2024-11-01 07:13:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197405324</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Arung Rafa Gamalyd (04)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197415817</link>
         <description><![CDATA[<p>Sosialisasi hukum penyalahgunaan Napza dan pelecehan seksual.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Efek mengonsumsi narkotika ada banyak dan itu sangat sangat merugikan dan menyebabkan atau menjadi dasar tindak kriminal, ada pasal 127 ayat (1) juga pasal 112 ayat (1) yang mengatur peredaran narkoba atau landasan hukum penyalahgunaan narkotika, biasanya dihukum minimal 5 tahun penjara dalam lingkup bandar narkoba itu paling ringan, sedangkan hukuman yang paling berat yaitu hukuman mati dan seumur hidup. </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Mengidentifikasi &amp; melaporkan pelecehan seksual, ada 5 topik yang akan di bahas kali ini, dari mulai data, contoh dll. Pelecehan seksual sangat sangat merugikan bagi korban maupun pelaku karena efek yang didampakkan dari pelecehan seksual ini dari gangguan fisik maupun psikologis, menurut data 21.772 wanita dan 5.124 laki laki yang menjadi korban pelecehan seksual. Pelecehan sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis, verbal maupun non-verbal. Ada juga pelecehan gender, ada 5 bentuk kekerasan seksual kekerasan fisik, psikis, diskriminasi dll. Adapun 5 cara pencegahan,..hindari situasi berbahaya, komunikasikan dengan batasan yang jelas, bersikap tegas, hindari topik pembicaraan yang berbau porno, mempersiapkan alat pelindung buat jaga jaga. Sanksi hukum pelaku bagi pelaku pelecehan seksual, ketika saat memegang alat vital itu dapat dilaporkan dan ancamannya sangat besar dan hukuman 5-12 tahun penjara.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-01 07:23:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putrinur62306/5j8t65b5zgdgyqmb/wish/3197415817</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
