<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Apa itu Etika? Dan seberapa penting Etika dalam dunia akademik?
 by Airin Miranda S.S. 197809152010122001</title>
      <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y</link>
      <description>Post your response to the discussion topic by clicking the plus button below.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-04 09:02:58 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-11 05:28:50 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>airinmiranda</author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153373055</link>
         <description><![CDATA[Etika adalah norma yang memandu tindakan dan keputusan. Dalam konteks pendidikan, etika penting untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan akademik dan tanggung jawab sosial. Tanpa etika, dunia akademis bisa kehilangan arah, merusak fondasi pendidikan yang betujuan mulia, dan menurunkan kualitas keluaran institusi.]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 09:06:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153373055</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153437401</link>
         <description><![CDATA[<p>Navira Chairunnisa Muharman (2206827251)</p><p><br/></p><p><strong>Etika</strong> adalah prinsip moral yang mengatur perilaku individu atau kelompok, terutama dalam konteks profesional seperti akademik dan penelitian. Dalam dunia akademik, etika sangat penting karena memastikan integritas ilmiah, kejujuran, dan keadilan dalam proses penelitian serta penyebaran pengetahuan. Seorang peneliti wajib bertanggung jawab terhadap proses dan hasil penelitiannya, memajukan ilmu pengetahuan, serta menjaga kehormatan lembaga yang mendukungnya.</p><p><br/></p><p><strong>Dalam artikel yang membahas skandal Dwi Hartanto,</strong> pentingnya etika sangat ditekankan, terutama dalam menjaga kredibilitas peneliti. Pelanggaran etika, seperti kebohongan atau pemalsuan prestasi, tidak hanya merusak reputasi peneliti, tetapi juga bisa berdampak negatif terhadap masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan. Penegakan kode etik, seperti yang disampaikan oleh LIPI, adalah acuan moral bagi peneliti untuk menjalankan tanggung jawab mereka secara benar dan transparan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:04:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153437401</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153438220</link>
         <description><![CDATA[<p>Husna Nafisa (2206071930)</p><p>Etika adalah norma atau pedoman yang mengarahkan tindakan dan keputusan seseorang dalam berbagai situasi. Dalam pendidikan, etika berperan sebagai penjaga keseimbangan antara kebebasan yakni kebebasan untuk mengeksplorasi ide dan pengetahuan akademik dengan tanggung jawab sosial, seperti kejujuran, integritas, dan keadilan. Pentingnya etika dalam dunia akademik adalah tanpa adanya etika, nilai-nilai dasar pendidikan seperti kejujuran dan tanggung jawab akan terancam. Ketidakpatuhan terhadap etika, seperti plagiarisme atau manipulasi data, dapat merusak kualitas lulusan suatu institusi. Oleh karena itu, etika menjadi fondasi yang menjaga kualitas dan moralitas dalam setiap proses akademis.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:05:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153438220</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153438768</link>
         <description><![CDATA[<p>Radhia Arashya Kirana Puteri (2206823751)</p><p><br/></p><p>Etika adalah seperangkat nilai-nilai moral yang menjadi panduan dalam berperilaku, termasuk dalam dunia akademik. Dalam konteks akademik, etika berfungsi untuk memastikan bahwa semua proses penelitian dan penyampaian informasi dilakukan dengan jujur, transparan, dan bertanggung jawab. Etika menjadi landasan dalam menjaga integritas ilmiah dan kepercayaan masyarakat terhadap hasil penelitian.</p><p><br/></p><p>Pentingnya etika di dunia akademik terlihat jelas dalam kasus Dwi Hartanto, di mana kebohongan yang dilakukan terkait prestasi dan penelitian merusak reputasi dirinya dan institusi yang terlibat. Etika membantu mencegah tindakan tidak jujur, seperti pemalsuan data atau prestasi, yang dapat menurunkan kredibilitas ilmuwan dan melemahkan perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, etika sangat penting untuk menjaga kualitas dan integritas akademik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:06:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153438768</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153451922</link>
         <description><![CDATA[<p>Denisa Raffiandana Sarodja (2206812621)</p><p><br/></p><ul><li><p>Etika adalah sebuah norma, aturan, dan prinsip yang digunakan untuk menentukan perilaku yang benar dan baik dalam berbagai situasi, termasuk di dunia akademik. Etika akademik khususnya berfokus pada perilaku yang tepat dan profesional dalam kegiatan belajar, mengajar, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan kampus.</p></li></ul><p><br/></p><ul><li><p>Dalam kasus Dwi Hartanto, etika dilanggar ketika ia membuat klaim palsu mengenai prestasi dan kompetensinya, yang berdampak negatif terhadap kredibilitas dirinya dan dunia akademik. Etika akademik menekankan integritas, kejujuran, dan keadilan, serta mengharuskan peneliti untuk bertanggung jawab terhadap hasil penelitiannya. Pelanggaran etika, seperti pemalsuan data, dapat merusak reputasi dan mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:18:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153451922</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153453329</link>
         <description><![CDATA[<p>Arridha Amari Marsetio (2106741082)</p><p><br/></p><p>Etika penelitian merupakan nilai-nilai moral yang harus ditaati oleh peneliti dalam melakukan penelitian. Seorang peneliti memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dalam proses penelitiannya. Sebuah penelitian seharusnya disertai dengan tanggung jawab.</p><p><br/></p><p>Pada kasus Dwi Hartanto, terdapat pelanggaran terhadap etika penelitian berupa pemalsuan. Pelanggaran terhadap etika penelitian dapat berdampak kepada kredibilitas seorang peneliti serta lembaga pendukungnya. Selain itu, pelanggaran tersebut juga dapat menyebabkan seorang peneliti kehilangan kewenangannya.</p><p><br/></p><p>Dalam dunia akademik, terdapat etika serupa yang harus ditaati. Seorang peserta akademik harus memiliki nilai-nilai berupa integritas dan tanggung jawab. Pelanggaran etika dalam dunia akademik dapat meliputi plagiarism, fabrikasi, dan lain-lain. Hal tersebut dapat berakibat kepada hilangnya kehormatan instansi terkait, juga kepada peserta akademik itu sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:20:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153453329</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153456154</link>
         <description><![CDATA[<p>Sophia Kuntaji</p><p>(2306249571) </p><p><br/></p><p>Menurut saya etika adalah cabang filsafat yang mempelajari konsep tentang baik dan buruk, serta nilai-nilai moral yang mengatur perilaku manusia. Etika membahas prinsip-prinsip yang mendasari tindakan manusia, termasuk tanggung jawab, keadilan, dan hak asasi. Dalam konteks praktis, etika sering diterapkan dalam berbagai bidang, seperti bisnis, kedokteran, dan hubungan sosial, untuk membantu individu dan kelompok membuat keputusan yang dianggap benar dan adil. </p><p><br/></p><p>Dan untuk seberapa pentingnya Etika dalam dunia akademik? Itu sangatlah penting, karena tanpa adanya Etika, manusia-manusia tidak akan memiliki norma atau pedoman untuk belajar</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:23:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153456154</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153456413</link>
         <description><![CDATA[<p>Fatahillah Mojave Husni De Arthur (2306270221)</p><p><br/></p><p>Etika adalah ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk serta tentang hak dan kewajiban. Secara etimologis, istilah etika berasal dari bahasa Yunani "ethos" yang berarti kebiasaan dan peraturan perilaku yang berlaku dalam masyarakat. Etika sering disamakan dengan moral, yang juga berarti adat kebiasaan. Dalam konteks yang lebih spesifik, etika dapat didefinisikan sebagai kesesuaian dengan standar perilaku profesi atau kelompok tertentu, yang menentukan apa yang merupakan perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima dalam ruang lingkup ilmu pengetahuan.</p><p>Dalam dunia akademik, etika memiliki peran yang sangat penting. Etika dalam penelitian ilmiah menunjuk pada prinsip-prinsip etis yang diterapkan dalam kegiatan penelitian. Peneliti harus memegang teguh prinsip-prinsip etika penelitian untuk memastikan bahwa penelitian dilakukan dengan cara yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelanggaran etika dalam penelitian, seperti fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme, dikategorikan sebagai pelanggaran serius yang dapat merusak integritas akademik. Etika dalam penelitian juga mencakup kejujuran, objektivitas, integritas, ketepatan, tanggung jawab sosial, publikasi terpercaya, kompetisi, dan legalitas. Peneliti diharapkan untuk memperhatikan etika dalam interaksi dengan responden, asisten, dan klien, serta dalam pengumpulan dan analisis data. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, hasil penelitian dapat memberikan manfaat yang signifikan kepada masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap dunia akademik. </p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:23:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153456413</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>df74n826qw</author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153467924</link>
         <description><![CDATA[<p>Achmad Raehan</p><p>(2206827112)</p><p><br/></p><p>Etika adalah prinsip moral yang memandu perilaku manusia dalam membedakan yang benar dan salah. Dalam dunia akademik, etika berperan penting dalam menjaga integritas akademik, mendorong kejujuran, serta memastikan bahwa setiap karya dan hasil belajar adalah orisinal dan diperoleh dengan usaha yang sah. Keadilan dalam pengajaran, penilaian, dan penelitian juga bergantung pada penerapan etika, yang memungkinkan semua pihak diperlakukan secara adil dan objektif.</p><p><br/></p><p>Etika sangat krusial dalam membangun kepercayaan di lingkungan akademik dan memastikan tanggung jawab sosial terhadap penggunaan pengetahuan. Meski godaan untuk melanggar etika kerap muncul, terutama di tengah persaingan yang ketat, pendidikan etika dan pengawasan yang baik dapat membantu mendorong terciptanya generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:33:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153467924</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153469374</link>
         <description><![CDATA[<p>Retnata (2306227620)</p><p><br></p><p>Etika, secara umum, berkaitan dengan nilai moral (baik/buruk) dan bagaimana seseorang sebaiknya/seharusnya bertindak. Dalam dunia akademik, etika dipahami sebagai norma-norma dalam dunia keilmuan yang mengatur berjalannya kegiatan akademik. Tanpa acuan moral seperti itu, dampak yang tidak diinginkan dalam dunia akademis terhadap berbagai pihak dapat terjadi secara berkelanjutan. Sebaliknya, dengan asas-asas dan nilai-nilai yang telah ditentukan dan disepakati, kekacauan dalam dunia akademik dapat diantisipasi.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:35:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153469374</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153485522</link>
         <description><![CDATA[<p>Shofie Lestari (2206818524)</p><p><br/></p><p>Etika adalah sebuah prinsip dasar yang seharusnya dimiliki dan diterapkan oleh setiap individu dalam kehidupan sehari-hari, karena dalam sebuah kehidupan etika berperan penting dalam pembentukan karakter individu. Dari etika, kita dapat menunjukkan kejujuran, keadilan, dan sebuah bukti nyata bahwa kita memiliki sebuah integritas.</p><p><br/></p><p>Dalam dunia akademik, etika sangat penting karena mengacu kepada prinsip dan nilai yang mengatur perilaku akademisi dalam menjalankan tugasnya. Dalam artikel tersebut, seperti yang terjadi pada Dwi Hartanto, dapat merusak reputasi seseorang atau organisasi, serta menghambat kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 10:50:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153485522</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153511805</link>
         <description><![CDATA[<p>Carissa Najla Tiarandita (2206068601)</p><p><br/></p><p>Etika adalah kumpulan prinsip yang mengatur apa yang dianggap benar atau salah dalam kehidupan manusia. Ini berkaitan dengan bagaimana seseorang seharusnya bertindak, baik dalam situasi umum maupun dalam situasi khusus. Etika membantu kita menentukan tindakan yang baik dan buruk, serta memberikan panduan untuk berperilaku dengan cara yang dapat diterima oleh masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, etika penting agar kita bisa hidup berdampingan dengan harmonis, saling menghormati, dan membuat keputusan yang adil.</p><p><br/></p><p>Etika memegang peranan yang sangat penting karena menjadi pedoman bagi perilaku akademisi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. Etika ini mencakup prinsip-prinsip dasar yang menjaga integritas dan kredibilitas dalam penelitian dan pengajaran. Sebagaimana yang tercermin dalam kasus Dwi Hartanto, pelanggaran terhadap etika akademik dapat merusak reputasi individu atau lembaga, serta menghalangi kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini tidak hanya berdampak negatif pada perkembangan riset, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap kredibilitas dunia akademik secara keseluruhan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 11:16:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153511805</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>kanabibelajar</author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153532471</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya sendiri memahami <strong>Etika</strong> adalah sebagai seperangkat <strong>prinsip moral</strong> yang mengatur perilaku individu atau kelompok dalam masyarakat. Etika digunakan sebagai alat bantu untuk membedakan mana yang <strong>benar dan salah</strong>, <strong>baik atau buruk</strong>. Dan juga memastikan tindakan manusia berjalan sesuai dengan<strong> norma-norma moral</strong> yang diterima secara umum.</p><p><br/></p><p>Jika kita melihat etika didalam <strong>dunia akademik</strong> maka,  etika sangat penting karena berfungsi sebagai dasar bagi integritas ilmiah dan profesionalisme. Etika akademik sendiri mencakup kewajiban untuk melakukan penelitian secara jujur, melaporkan hasil penelitian dengan akurat, dan juga memberikan penghargaan yang pantas kepada karya orang lain. Coba kita bayangkan jika tanpa adanya etika akademik, sudah pasti kegiatan akademik akan kehilangan kredibilitas dan kepercayaan dari masyarakat. Pelanggaran terhadap etika akademik, seperti plagiarisme, pemalsuan data, dan klaim palsu, dapat merusak reputasi individu dan institusi akademik secara keseluruhan.</p><p><br/></p><p>Kita bisa belajar dari kasus <strong>Dwi Hartanto</strong>, yang mana kasusnya terungkap dalam dokumen yang diunggah, hal tersebut merupakan contoh nyata pelanggaran etika akademik. Dwi Hartanto mengklaim prestasi-prestasi, yang ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya, termasuk klaim bahwa ia telah berperan dalam pengembangan teknologi roket, padahal sebenarnya ia hanya bagian dari proyek amatir mahasiswa. Kebohongan ini tidak hanya merusak reputasi Dwi secara pribadi, tetapi juga mencederai kredibilitas komunitas akademik yang lebih luas.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 11:35:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153532471</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153615442</link>
         <description><![CDATA[<p>Meida Ridhillah (2206812836) </p><p><br/></p><p>   Meida Ridhillah (2206812836) </p><p><br/></p><p>   Etika merupakan dasar atau pertimbangan untuk setiap perilaku manusia, termasuk bidang keilmuan. Ini sangat penting untuk mengatur bagaimana manusia bertindak dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Akademik etika mencakup standar dan prinsip yang membantu siswa berperilaku baik di dalam maupun di luar institusi pendidikan. Kemampuan untuk menjaga kredibilitas dan kejujuran intelektual sangat penting untuk mencegah plagiarisme dan kecurangan akademik. Selain itu, etika akademik membangun kepercayaan di antara anggota komunitas akademik dan menciptakan lingkungan di mana orang bekerja sama dengan baik dan menghormati satu sama lain. Pelanggaran etika dalam kasus seperti Dwi Hartanto dapat merusak reputasi organisasi dan menurunkan kualitas pendidikan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 12:42:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153615442</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153656641</link>
         <description><![CDATA[<p>Alya Putri Wardhani (2206072044)</p><p><br/></p><p>Etika merupakan prinsip moral yang mengatur perilaku individu atau kelompok, termasuk peneliti, yang mencakup kejujuran, integritas, dan tanggung jawab. </p><p>Pentingnya etika dalam dunia akademik untuk kredibilitas, dan pelanggarannya membawa risiko besar bagi individu dan komunitas ilmiah. Etika menjaga kepercayaan publik terhadap penelitian (Integritas Penelitian). Etika menjamin penelitian bermanfaat bagi masyarakat (Tanggung Jawab Sosial). Etika mendorong peneliti menghormati kontribusi ilmuwan lain dan menjaga reputasi komunitas ilmiah (Penghargaan terhadap Sesama Ilmuwan). Kode etik dari institusi, seperti LIPI, melindungi integritas penelitian, dengan sanksi berat bagi pelanggar (Kepatuhan pada Aturan Institusi). Seperti dalam kasus Dwi Hartanto yang memalsukan prestasinya merusak kredibilitasnya dan menimbulkan kerugian yang seharusnya dapat dihindari.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 13:11:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153656641</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153716176</link>
         <description><![CDATA[<p>Ross Roudhotul J. [2206038284]</p><p><br></p><p>Etika adalah serangkaian nilai-nilai yang saling berhubungan dengan perilaku dan tindakan manusia berdasarkan kesepakatan norma tertulis/tidak tertulis akan yang baik dan buruk.</p><p>Kasus Dwi Hartanto menggambarkan betapa pentingnya etika dalam dunia akademik, karena etika yang diterapkan dengan seharusnya, dapat mengkontrol sikap dan tindakan seseorang agar tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Prinsip yang berdasarkan pada etika sangat penting diterapkan dalam dunia akademik. Dengan etika, kita dapat membangun kepercayaan antar akademisi seperti mahasiswa, dosen, dan institusi. Karena etika membantu kita mengembangkan karakter dan menghargai hasil pekerjaan orang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 13:46:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3153716176</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>shodiqnurrizki</author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3156920818</link>
         <description><![CDATA[<p>Shodiq Nurrizki (2306249275)</p><p><br/></p><p>Menurut saya etika itu merupakan cabang filsafat yang membahas tentang moral yang mengatur perilaku manusia. </p><p><br/></p><p>Dalam dunia akademik, etika sangat</p><p>penting karena membantu menjaga keadilan dan kredibilitas. Tanpa etika, dapat kehilangan kepercayaan dari masyarakat dan sesama pelajar, serta menciptakan lingkungan yang kurang adil.</p><p><br/></p><p>Sama seperti kasusnya Dwi Hartanto yang merusak dunia akademik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 12:18:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3156920818</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3160185425</link>
         <description><![CDATA[<p>Sheikha Sakeenah (2306249110) </p><p><br/></p><p>Etika menurut saya sendiri adalah ilmu yang mempelajari nila-nilai norma, berperilaku baik dan buruk, serta mencakup sikap dan tanggung jawab.</p><p>Etika juga bisa diartikan sebagai refleksi terhadap diri sendiri dan ungkapan perasaan terhadap tindakan atau perilaku dari orang lain ke diri sendiri. </p><p><br/></p><p>Etika di dalam akademik sangatlah penting perannya karena berfungsi sebagai pedoman kita untuk menjalani kehidupan sehari-hari kita. </p><p><br/></p><p>Contoh sederhananya seperti kita mahasiswa harus memiliki etika didalam kampus atau pada masa perkuliahan untuk dapat mencegah pelanggaran yang terjadi di kampus seperti plagiarisme, mencotek saat ujian, dan penipuan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 01:51:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3160185425</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3161333621</link>
         <description><![CDATA[<p>Raden Roro Kharissa Putri Ersya (2206069283)</p><p><br/></p><p>Etika adalah suatu filosofi yang berkaitan dengan perilaku dan tindakan yang didasari dengan nilai nilai norma yang berlaku dalam suatu masyarakat. Dalam dunia akademik, etika menjadi hal yang sangat vital dan dibutuhkan karena pengaplikasian etika menjadi prinsip dasar dan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan. Pembawaan kajian akademik tanpa etika dapat menyebabkan permasalahan yang dapat merugikan berbagai pihak. </p><p><br/></p><p>Dalam kasus Dwi Hartanto, pelaksanaan dan penyampaian informasi tanpa adanya penerapan etika menimbulkan pelanggaran kode etika berupa pernyataan palsu menyebabkan rasa malu dan pencabutan gelar serta penghargaan terhadap “pencapaian” sebelumnya. Hal ini menyebabkan berkurangnya integritas dan kepercayaan dalam dunia akademis.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 15:32:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3161333621</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3164357374</link>
         <description><![CDATA[<p>Alexandra Abial Hehanussa (2206071262)</p><p><br/></p><p>Menurut Pendapat saya Etika adalah seperangkat prinsip moral yang mengatur perilaku individu atau kelompok, sering kali berfokus pada apa yang dianggap benar atau salah. </p><p><br/></p><p>Dalam konteks akademik, etika mencakup integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam penelitian, penulisan, dan interaksi dengan orang lain.</p><p>Pentingnya etika dalam dunia akademik meliputi:</p><ul><li><p>Integritas Penelitian: Menjaga keandalan data dan hasil penelitian.</p></li><li><p> Akademik: Mencegah plagiarisme dan penipuan akademik.</p></li><li><p>Penghormatan Terhadap Orang Lain: Menghargai pendapat dan kontribusi orang lain.</p></li><li><p>Reputasi Institusi: Menjaga citra dan kredibilitas lembaga pendidikan.</p></li></ul><p>Secara keseluruhan, etika adalah fondasi untuk membangun kepercayaan dan menghormati nilai-nilai akademik</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-11 05:28:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/airinmiranda/577ujmcm2nu3ak3y/wish/3164357374</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
