<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>9D-Peta Sebaran Kilang Minyak di Indonesia by Lasmaria Samosir</title>
      <link>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d</link>
      <description>IPS Kelas IX Semester Genap KD 3.3</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-02-07 23:08:31 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-02-09 16:01:37 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1563101563/da4f8c8481f66ad54b6839b0fad93cc0/avatar.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV, Jalan MT. Haryono, Rawakeong, Lomanis, Cilacap Regency, Central Java</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2034396033</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>KELOMPOK 2 (Bintang, Erin, Davina, Feby, Glenn, Grace, Hilda, Lea, dan Lutgardis)</em></strong><br><br>- Kilang Minyak Cilacap merupakan satu dari enam kilang minyak milik Pertamina yang masih beroperasi hingga saat ini. Kilang dengan kapasitas produksi terbesar ini telah beberapa kali mencatat kejadian kebakaran.<br>- Insiden kebakaran Kilang Minyak Cilacap terbaru terjadi pada Sabtu, (13/11/2021). Api melahap satu tangki berisi produk Pertalite sekitar pukul 19.20 WIB. Hingga kini, belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut.<br><br><strong><em>- Sejarah Kilang Minyak Cilacap<br></em></strong><em><br></em>Pertamina merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor energi. Pertamina membawahi lima subholding dengan satu di antaranya menjalankan pengilangan dan petrokimia.<br><br>Pada awalnya, Pertamina memiliki tujuh kilang minyak yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Namun, pada tahun 2007 Kilang Pangkalan Brandan sebagai Unit I ditutup operasionalnya.<br><br>Salah satu kilang yang masih aktif beroperasi dan menyumbang produksi terbesar adalah Kilang Minyak Cilacap atau Unit IV. Melansir situs Pertamina, Kilang Minyak Cilacap terdiri atas dua kilang minyak dan satu kilang paraxylene, yang memproduksi NBM dan Petrokimia.<br><br>Kilang Minyak I dibangun pada tahun 1974 dan diresmikan oleh Presiden pada 24 Agustus 1976. Kapasitas semula kilang ini sebesar 100 ribu barel per hari. Kilang ini dirancang untuk memproses bahan baku minyak mentah dari Timur Tengah untuk mendapatkan BBM sekaligus produk NBM, yaitu bahan dasar minyak pelumas (lube oil base) dan aspal.<br><br>Pertamina kemudian membangun Kilang Minyak II pada tahun 1981. Kilang ini mulai beroperasi pada 4 Agustus 1983 dengan kapasitas awal mencapai 200 ribu barel per hari. Kilang ini mengolah minyak "cocktail" yaitu minyak campuran, tidak saja dari dalam negeri juga di impor dari luar negeri.<br><br>Lima tahun kemudian, dibangunlah Kilang Paraxylene yang menghasilkan produk NBM dan Petrokimia. Kilang ini dibangun tahun 1988 dan mulai beroperasi pada 20 Desember 1990 setelah diresmikan oleh Presiden.<br><br><strong><em>- Kapasitas Produksi<br></em></strong><br>Kilang Minyak Cilacap memiliki kapasitas produksi terbesar mencapai 348 ribu barel per hari. Kilang ini juga disebut memiliki fasilitas terlengkap dan bernilai strategis. Kilang Cilacap mampu memasok 34 persen kebutuhan BBM nasional atau 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa.<br><br>Kilang ini memiliki 228 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.<br><br>Selain memproduksi BBM, Kilang Minyak Cilacap menjadi satu-satunya kilang di Tanah Air yang saat ini memproduksi aspal dan base oil untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1503132806/822cfbde197dbe784a3639dd36549069/987fe2cf_a485_4437_8213_f1c539df3f38_169.jpg" />
         <pubDate>2022-02-08 01:22:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2034396033</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kilang minyak Balikpapan (kelompok 3)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2035005615</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Kilang Balikpapan terletak</strong> di tepi teluk <strong>Balikpapan</strong>, meliputi areal seluas 2,5 km persegi dengan kapasitas 260.000 barel per hari. Tugas <strong>kilang minyak Balikpapan adalah</strong> mengolah <strong>minyak</strong> mentah menjadi produk produk yang siap dipasarkan yaitu BBM dan non BBM.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1572407737/19b151d7e47e1400868c10670871b695/image.png" />
         <pubDate>2022-02-08 09:06:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2035005615</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Comrel &amp; CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU 2 Dumai, Teluk Binjai, Dumai City, Riau</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2037888901</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Kelompok 1 (Arva, Beatrix, Hebber, Holy, Michael Tarigan, Michael Yerikho, dan Sepanya Digeria)</strong> <br><br>Kapasitas kilang Dumai mencapai 127.000 barel per hari. Berbagai produk bahan bakar Minyak (BBM) dan Non Bahan Bakar Minyak (NBBM) telah dihasilkan dari kilang Putri Tujuh Damai-Sungai Pakning dan telah didistribusikan ke berbagai pelosok di tanah air maupun di manca negara.<br><br>Kilang ini dimiliki oleh Pertamina dengan nama Pertamina Unit Pengelolahan II Dumai. Kilang minyak milik Pertamina ini memiliki kapasitas produksi mencapai 133.000 barel per hari. Kilang ini terintegrasi dengan kilang Petrokimia, dan memproduksi produk-produk Petrokimia, yaitu<em> Purified Terapthalic Acid</em> (PTA) dan <em>Paraxylene</em>. Minyak hasil olahan PT KPI Refinery Unit Dumai difokuskan untuk memenuhi kebutuhan energi terutama di Pulau Sumatera.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1551592056/def9f977bda495dc2aa8454eb3da5ac7/download__53_.jfif" />
         <pubDate>2022-02-09 13:39:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2037888901</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PT PERTAMINA (PERSERO) RU VII Kasim, Kasimle, Sorong Regency, West Papua</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2038245840</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 4 : Azalea, Cristian, Gabriella, Henok, Joy, Josephine, Miracle, Raimon<br><br>-&nbsp; Kilang minyak Kasim dibangun di desa Malabam, kecamatan Seget, kabupaten Sorong, Papua. Lokasinya sangat strategis karena bersebelahan dengan Kasim Marine Terminal (KMT) Petrochina. Kilang tersebut mulai beroperasi sejak Juli 1997 dan dikelola oleh Pertamina Refinery Unit (RU) VII.</div><div>-&nbsp; Lokasi Kilang BBM ini dipilih disekitar area Petro China dengan dasar pertimbangan untuk menghemat biaya transportasi karena dekat dengan sumber bahan baku dan pasar, untuk mengurangi biaya investasi dengan memanfaatkan beberapa fasilitas yang tersedia, tersedianya area dengan luas yang cukup untuk pengembangan Kilang BBM Kasim diwaktu yang akan datang dan karena lokasi kilang berada jauh dari pemukiman penduduk.</div><div>- Kilang BBM Kasim ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan BBM untuk daerah Papua dan sekitarnya, yang sebelumnya didatangkan dari Kilang BBM Balikpapan Kalimantan Timur.</div><div>- Kilang minyak Kasim mempunyai kapasitas 10.000 barrel per hari, dirancang untuk mengolah Crude (minyak mentah) dari Walio(60 %) dan Salawati (40 %). Kilang minyak Kasim memberi kontribusi sekitar 15 % dari total kebutuhan Maluku dan Papua.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1502999575/0855d4d683dcc685afb2fc707a00ad62/kilang_minyak_kasim.jpg" />
         <pubDate>2022-02-09 16:01:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/lasmariasmr2/klsips9d/wish/2038245840</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
