<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>NURSYIFA OCTAVIANI by Nursyifa O</title>
      <link>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq</link>
      <description>XII IPS 1 / 26</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-10-03 12:09:28 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-24 08:11:53 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f52e.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>READING TIME</title>
         <author>nursyifaoctaviani26</author>
         <link>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799686777</link>
         <description><![CDATA[<div>Foto saat membaca e-book</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/767988405/39046becb87052f9052cfec717c7d6a8/20201003_191739.jpg" />
         <pubDate>2020-10-03 12:22:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799686777</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IDENTITAS BUKU</title>
         <author>nursyifaoctaviani26</author>
         <link>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799688149</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Judul Buku :</strong> Negeri 5 Menara<br><strong>Pengarang : </strong>Ahmad Fuadi<br><strong>Illustrator : </strong>Doddy R. Nasution<br><strong>Genre : </strong>Edukasi, religi, roman<br><strong>Penerbit : </strong>Gramedia (Jakarta)<br><strong>Tanggal rilis : </strong>Juli 2009<br><strong>Halaman : </strong>416</div>]]></description>
         <pubDate>2020-10-03 12:25:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799688149</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WHAT ABOUT</title>
         <author>nursyifaoctaviani26</author>
         <link>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799688754</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>Negeri 5 Menara</em></strong> adalah roman karya <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ahmad_Fuadi">Ahmad Fuadi</a> yang diterbitkan oleh <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gramedia_Pustaka_Utama">Gramedia</a> pada tahun <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/2009">2009</a>. Novel ini bercerita tentang kehidupan 6 santri dari 6 daerah yang berbeda menuntut ilmu di Pondok Madani (PM) <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ponorogo">Ponorogo</a> <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur">Jawa Timur</a> yang jauh dari rumah dan berhasil mewujudkan mimpi menggapai jendela dunia.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/767988405/768dad8f6ac7639cf84caa90cdd7d6d5/giphy.gif" />
         <pubDate>2020-10-03 12:26:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799688754</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PESAN YANG DIDAPAT</title>
         <author>nursyifaoctaviani26</author>
         <link>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799693010</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Dalam hal apapun kita tidak boleh menilai sesuatu sebelum kita mengetahui baik buruknya.</div><div>2. Selalu belajar dan tidak berputus asa dalam menggapai cita-cita.</div><div>3. Selalu hidup disiplin.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-10-03 12:33:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799693010</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SINOPSIS</title>
         <author>nursyifaoctaviani26</author>
         <link>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799694229</link>
         <description><![CDATA[<div>      Dikisahkan sebuah cerita dari tanah Minangkabau, yaitu Alif. Sejak kecil Alif memiliki cita-cita untuk menjadi seorang seperti B.J. Habibie, tetapi ibunya menginginkan Alif menjadi seorang seperti Buya Hamka. Hal itulah yang menjadi penghalang bagi tercapainya cita-cita Alif. Saat itu Alif diberikan dua pilihan untuk melanjutkan sekolahnya, yaitu sekolah di bidang keagamaan atau mondok di pesantren. Pilihan itu membuat Alif sangat marah, karena dia tidak bisa menggapai cita-citanya. Akhirnya, Alif memilih untuk mondok disebuah pesantren di Jawa Timur, yaitu Pondok Madani. Mendengar keputusan Alif, ibunya merasa berat hati karena Alif tidak memilih sekolah ataupun pondok yang berada di Minang. Kekhawatiran ibunya disebabkan oleh Alif yang tidak pernah keluar dari tanah Minang.<br> <br>      Di Pondok Madani, Alif merasa berat hati karena dalam hati kecilnya ia ingin melanjutkan kuliah di ITB. Namun, ada satu hal yang membuat Alif berubah pandangan bahwa mondok di pesantren sama halnya dengan sekolah umum. Sebuah kalimat yang diucapkan oleh pimpinan pondok, yakni Kiai Rais yang mengucapkan “Man Jadda Wa Jadda” barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Hal yang paling berat ketika di Pondok Madani adalah Alif dan kelima temannya harus belajar selama 24 jam dan hanya tidur beberapa menit saja, hal itu dilakukan untuk mempersiapkan metal mereka menghadapi ujian lisan dan tertulis. Disela sibuknya belajar, Alif dan kelima temannya menyempatkan diri berkumpul dibawah menara masjid untuk menceritakan seputar cerita-cerita mereka sambil melihat awan untuk berimajinasi.<br> <br>      Tahun berikutnya, Alif dan kelima temannya sudah mulai terbiasa dengan kondisi pondok dan bisa menyesuaikan diri. Namun, teman Alif yang paling cerdas dan rajin bernama Baso memutuskan untuk keluar dari Pondok Madani dengan alasan ekonomi dan permasalahan keluarga. Alif dan teman-temannya merasa sangat sedih karena harus berpisah dengan Baso. Hal itu membuat Alif, Dulmajid, Atang, Raja dan Said lebih bersemangat untuk segera lulus dari pendidikannya dan kelak bisa menjadi orang yang sukses serta mampu mewujudkan cita-citanya menjelajah Benua Eropa dan Benua Amerika. Atas usaha dan perjuangan mereka, kini cita-cita yang sebelumnya hanyalah sebuah mimpi menjadi kenyataan. Alif berada di Amerika, Baso di Asia, Atang di Afrika, Raja di Eropa, Said dan Dulmajids berada di Indonesia. Alif dan kelima temannya berada dibawah menara yang berbeda.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/767988405/7d8cd345a9e88b151a1590e46a1e81ff/IdleSmugIndigobunting_size_restricted.gif" />
         <pubDate>2020-10-03 12:35:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799694229</guid>
      </item>
      <item>
         <title>COVER BUKU</title>
         <author>nursyifaoctaviani26</author>
         <link>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799702241</link>
         <description><![CDATA[<div>Negeri 5 Menara</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/767988405/9d8f5a64316702c1489fad08247620fb/20201003_192017.jpg" />
         <pubDate>2020-10-03 12:50:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nursyifaoctaviani26/4rb85i3m32dhryfq/wish/799702241</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
