<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>PERANG TELUK I dan III by 29. NISFULLAILATUL FITRIYA</title>
      <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks</link>
      <description>Nisfullailatul Fitriya (29) XII-IPS 4 </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-02-12 04:47:59 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-12-11 21:59:19 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/7dd8b9f891e124d964989069f988ef8a/smanip_transparant.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>perang teluk   III</title>
         <author>nisfulfitri5</author>
         <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195318858</link>
         <description><![CDATA[<div>Perang Irak (tahun 2003–2011), yang dikenal juga dengan istilah Pendudukan Irak,[20][21] Perang Teluk III,[22] atau, oleh Amerika Serikat, Operasi Pembebasan Irak,[23] dimulai dengan invasi Irak pada tahun 2003. Okupasi yang kemudian dilakukan oleh pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat dan Britania Raya mengakibatkan berlanjutnya peperangan antara para pemberontak dengan pasukan koalisi. Tentara Baru Irak lalu dibentuk untuk menggantikan tentara lama Irak setelah dibubarkan oleh koalisi, dan diharapkan tentara baru ini akan mengambil alih tugas-tugas koalisi setelah mereka pergi dari Irak.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/33fef8c5e23ba4df96ae91b34415def8/Iraq_War_montage.png" />
         <pubDate>2021-02-12 04:51:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195318858</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perang Teluk I dan III </title>
         <author>nisfulfitri5</author>
         <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195328551</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/8a1472306408dcf2dc395b31bbcc436d/NISFULLAILATUL_FITRIYA__29__XII_IPS_4_PERANG_TELUK_I_DAN_III.pptx" />
         <pubDate>2021-02-12 05:05:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195328551</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PERANG TELUK 1 </title>
         <author>nisfulfitri5</author>
         <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195430072</link>
         <description><![CDATA[<div><br>VInvasi Irak ke Kuwait disebabkan oleh kemerosotan ekonomi Irak setelah Perang Delapan Tahun dengan Iran dalam Perang Iran-Irak. Irak sangat membutuhkan petro dolar sebagai pemasukan ekonominya sementara rendahnya harga petro dolar akibat kelebihan produksi minyak oleh Kuwait serta Uni Emirat Arab yang dianggap Saddam Hussein sebagai perang ekonomi serta perselisihan atas Ladang Minyak Rumeyla sekalipun pada pasca-perang melawan Iran, Kuwait membantu Irak dengan mengirimkan suplai minyak secara gratis. Irak juga terjerat utang luar negeri dengan beberapa negara, termasuk Kuwait dan Arab Saudi. Irak berusaha meyakinkan kedua negara tersebut untuk menghapuskan utangnya, tetapi ditolak. Selain itu, Irak mengangkat masalah perselisihan perbatasan akibat warisan Inggris dalam pembagian kekuasaan setelah jatuhnya pemerintahan Usmaniyah Turki.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/f7e719c4fba7e853e1f9f72e30f81fb6/perang_teluk_1.jpg" />
         <pubDate>2021-02-12 07:09:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195430072</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DAMPAK PERANG TELUK 1 </title>
         <author>nisfulfitri5</author>
         <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195441560</link>
         <description><![CDATA[<div>Perang teluk 1 memawa eragai dampak atau akiat antara lain <br>1. perang teluk 1 mengakiatkan hancurnya perekonomian dikedua negara <br>2. irak memiliki anyak sejata dari arat yang mendukungnya <br>3. timulnya perpecahan antar negara negara ara karena ada yang pro dan anti irak </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/7f567efacccd5cb3fbba62de2cac7e7b/halabja_m_1.jpg" />
         <pubDate>2021-02-12 07:17:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195441560</guid>
      </item>
      <item>
         <title>perang teluk III SELESAI </title>
         <author>nisfulfitri5</author>
         <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195452746</link>
         <description><![CDATA[Di antara peperangan yang terjadi antara para pasukan Irak, koalisi, dan tentara baru Irak, perang saudara antar kelompok mayoritas Syi'ah dan minoritas Sunni masih berlanjut sampai sekarang.[24] Sebab dan akibat terjadinya perang ini sampai kini masih kontroversial.[15][18][25]

Pada tanggal 15 Desember 2011, Perang Irak dinyatakan berakhir, ditandai dengan pernyataan penutupan misi militer pasukan Amerika Serikat di Irak oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta[26].

Sebelum invasi Irak yang memulainya perang Irak, Barack Obama mengkritik bahwa invasi Irak adalah: "perang bodoh; perang gegabah; perang yang tidak didasarkan pada alasan, tetapi pada nafsu; bukan pada prinsip, tapi pada politik."[
]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/008f9a391cbc682dc5dbc1fd7bf2a20e/037139700_1501581368_preview.jpg" />
         <pubDate>2021-02-12 07:24:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195452746</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PERANG TELUK TERJADINYA </title>
         <author>nisfulfitri5</author>
         <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195457800</link>
         <description><![CDATA[<div>Tengah malam tanggal 2 Agustus 1990 Irak secara resmi menginvasi Kuwait, dengan membombardir ibu kota Kuwait City dari udara. Meskipun Angkatan Bersenjata Kuwait, baik kekuatan darat maupun udara berusaha mempertahankan negara, mereka dengan cepat kewalahan. Namun, mereka berhasil memperlambat gerak Irak untuk memaksa keluarga kerajaan Kuwait untuk meloloskan diri ke Arab Saudi, beserta sebagian besar tentara yang masih tersisa. Akibat invasi ini, Kuwait meminta bantuan Amerika Serikat tanggal 7 Agustus 1990. Sebelumnya Dewan Keamanan PBB menjatuhkan embargo ekonomi pada 6 Agustus 1990.<br><br></div><div> <br><br></div><div>Amerika Serikat mengirimkan bantuan pasukannya ke Arab Saudi yang disusul negara-negara lain baik negara-negara Arab dan Afrika Utara kecuali Syria, Libya dan Yordania serta Palestina. Kemudian datang pula bantuan militer Eropa khususnya Eropa Barat (Inggris, Prancis dan Jerman Barat, ditambah negara-negara Eropa Utara dan Eropa Timur), serta 2 negara Asia - Bangladesh dan Korea Selatan. Sementara, dari Afrika, Niger turut bergabung dalam koalisi. Pasukan Amerika Serikat dan Eropa di bawah komando gabungan yang dipimpin Jenderal Norman Schwarzkopf serta Jenderal Collin Powell. Pasukan negara-negara Arab dipimpin oleh Letjen. Khalid bin Sultan.<br><br></div><div> <br><br></div><div>Misi diplomatik antara James Baker dengan menteri luar negeri Irak Tareq Aziz gagal (9 Januari 1991). Irak menolak permintaan PBB agar Irak menarik pasukannya dari Kuwait 15 Januari 1991. Akhirnya Presiden Amerika Serikat George H. Bush diizinkan menyatakan perang oleh Kongres Amerika Serikat tanggal 12 Januari 1991. Operasi Badai Gurun dimulai tanggal 17 Januari 1991 pukul 03:00 waktu Bagdad yang diawali serangan serangan udara masif atas Bagdad dan beberapa wilayah Irak lainnya.<br><br></div><div> <br><br></div><div>Target utama koalisi adalah untuk menghancurkan kekuatan Angkatan Udara Irak dan pertahanan udara, yang diluncurkan dari Arab Saudi dan kekuatan kapal induk koalisi di Laut Merah dan Teluk Persia. Target berikutnya adalah pusat komando dan komunikasi. Saddam Hussein merupakan titik sentral komando Irak, dan inisiatif di level bawah tidak diperbolehkan. Koalisi berharap jika pusat komando rusak, semangat dan koordinasi tempur Irak akan langsung kacau dan lenyap. Target ketiga dan yang paling utama adalah instalasi rudal jelajah, terutama rudal Scud. Operasi pencarian rudal ini juga didukung oleh pasukan komando Amerika dan Inggris yang mengadakan operasi rahasia di daratan untuk mencari, dan bila perlu, menghancurkan instalasi rudal tersebut. serta operasi di daratan yang mengakibatkan perang darat yang dimulai tanggal 30 Januari 1991.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/e55cb0b610679115362cb30a91a4af7b/ilustrasi_amerika_siap_perang_jika_iran_bersih_keras_lakukan_pembalasan.jpg" />
         <pubDate>2021-02-12 07:28:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195457800</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PERANG TELUK I SELESAI </title>
         <author>nisfulfitri5</author>
         <link>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195458130</link>
         <description><![CDATA[Irak melakukan serangan balasan dengan memprovokasi Israel dengan menghujani Israel terutama Tel Aviv dan Haifa, Arab Saudi di Dhahran dengan serangan rudal Scud B buatan Soviet rakitan Irak, yang bernama Al Hussein. Untuk menangkal ancaman Scud, koalisi memasang rudal penangkis, Patriot, serta memaksimalkan sorti udara untuk memburu rudal-rudal tersebut sebelum diluncurkan. Irak juga melakukan perang lingkungan dengan membakar sumur sumur minyak di Kuwait dan menumpahkan minyak ke Teluk Persia. Sempat terjadi tawar-menawar perdamaian antara Uni Soviet dengan Irak yang dilakukan atas diplomasi Yevgeny Primakov dan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev namun ditolak Presiden Bush pada tanggal 19 Februari 1991. Sementara Soviet akhirnya tidak melakukan tindakan apa pun di Dewan Keamanan PBB semisal mengambil hak veto, meskipun Uni Soviet pada saat itu dikenal sebagai sekutu Irak, terutama dalam hal suplai persenjataan. Israel diminta Amerika Serikat untuk tidak mengambil serangan balasan atas Irak untuk menghindari berbaliknya kekuatan militer Negara Negara Arab yang dikhawatirkan akan mengubah jalannya peperangan.]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1013494998/623629994242ee84c9886aac7322bf7a/USAF_F_16A_F_15C_F_15E_Desert_Storm_pic.jpg" />
         <pubDate>2021-02-12 07:28:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nisfulfitri5/Bookmarks/wish/1195458130</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
