<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>KISI-KISI PTS IPA_SMPN 172 by Yulia Isti</title>
      <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu</link>
      <description>Persiapan menghadapi PTS IPA semester 1 tahun 2020/2021</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-08-28 00:42:37 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-09 05:48:39 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f469-1f4bb.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>KISI-KISI IPA</title>
         <author>yuliaramlan</author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757421376</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/653640452/982ccd12fca6f7859af0534c4fda15ab/KISI2_PTS_IPA.png" />
         <pubDate>2020-09-18 00:54:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757421376</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 5_94</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757751089</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>9.perkembangbiakan vegetatif dan generatif.</em></strong><br><strong><mark>-generatif:</mark></strong><br>Perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau pembuahan.proses perkembangbiakan ini membutuhkan kalamin jantan dan betina.<br>Alat perkembangbiakan generatif adalah bunga.<br>Perkembangbiakan generatif diawali penyerbukan [polinasi] yaitu proses menempelnya serbuk sari ke kepala putik. <br><strong><mark>-Vegetatif<br></mark></strong>cara perkembangbiakan tumbuhan dengan menggunakan bagian tumbuhan tersebut.<br><mark>Jenis-Jenis Vegetatif<br></mark>Vegeatif alami:<br> reproduksi aseksual yang terjadi tanpa campur tangan pihak lain seperti manusia.<br><br>Vegetatif buatan: sekumpulan teknik untuk menghasilkan individu baru tanpa melalui perkawinan. Perbanyakan <strong>vegetatif</strong> menghasilkan keturunan yang disebut klon. <br><br><strong><em>10.macam macam perkembangbiakan vegetatif alami dan buatan.</em></strong></div><div><mark>Contoh Vegetatif Alami</mark><br> <br>1.Rizhoma</div><div><br>2.Stolon</div><div><br>3.Umbi batang </div><div><br>4.Umbi lapis</div><div><br>5.Umbi akar </div><div><br>6.Tunas</div><div><br>7.Tunas Adventif daun dan akar. <br><br><mark>Contoh Vegetaif Buatan<br></mark>Cangkok : Mengelupas kulit suatu batang tanaman berkayu</div><div>                </div><div>Merunduk : Membenamkan tangkai tanaman ke tanah. <br>              </div><div>Setek : Memotong bagian tanaman. <br><br>nama kelompok 5 kelas 94<br>jennifer e.h [17]<br>maria r.l.s[18]<br>m.adam[19]<br>m.rafli[20]</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 03:35:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757751089</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 9_94</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757803575</link>
         <description><![CDATA[<div>No.17<br>*Perkembangbiakan hewan secara aseksual* <br>yaitu perkembangbiakan hewan tanpa pembuahan gamet jantan dan gamet betina. Aseksual pada hewan tidak memerlukan pasangan untuk bereproduksi. Perkembangbiakan aseksual dapat dilakukan hewan ketika kondisi lingkungan ekstrem. Aseksual biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu yang bersifat soliter (sendiri).<br><br>*Beberapa contoh cara perkembangbiakan yang dilakukan hewan secara aseksual antara lain:*<br><br>*1. Tunas (Budding)*<br><br>Munculnya individu baru dari tubuh induknya. Individu tersebut terbentuk dari tonjolan pada bagian tubuh induk. Seperti karakteristik dari pertunasan individu akan tumbuh disekitar posisi induk, sehingga akan terbentuk koloni dari hewan tersebut. Pertunasan biasanya terjadi pada hewan yang sesil atau menempel di dasar perairan. <br>Contohnya adalah porifera, Hydra, dan spons.<br><br>*2. Fragmentasi*<br><br>Terbentuknya individu baru yang berasal dari potongan-potongan tubuh induknya. Hewan yang mampu melakukan fragmentasi memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi, sehingga tiap potongan dapat tumbuh menjadi individu baru. Contohnya adalah cacing Planaria.<br><br>*3. Partenogenesis*<br><br>Merupakan pertumbuhan dan perkembangan embrio atau biji tanpa didahului dengan fertilisasi atau pembuahan oleh induk jantan. Partenogenesis terjadi secara alami pada beberapa spesies termasuk tumbuhan tingkat rendah<br>invertebrata (contohnya adalah kutu air, kutu daun, lebah, semut) dan vertebrata (contohnya adalah beberapa reptil, ikan, burung, dan hiu).<br><br>No.18<br>Cara Perkembangbiakan Generatif<br>Perkembangbiakan secara seksual atau generatif juga sering dinamai sebagai perkembangbiakan secara kawin, dimana sel kelamin jantan (spermatozoid) bertemu dengan sel kelamin betina (sel telur). Perkembangbiakan generatif dibagi menjadi tiga jenis: ovipar, vivipar, dan ovovivipar.<br><br>Ovipar<br>Cara perkembangbiakan ovipar atau bertelur dilakukan oleh hewan seperti unggas, reptil, dan ikan. Setelah terjadi pembuahan, embrio akan mulai tumbuh dan berkembang di dalam cangkang telur. Di dalam cangkang telur tersedia nutrisi atau cadangan makanan yang siap dikonsumsi oleh embrio.<br><br>Beberapa ciri-ciri hewan ovipar antara lain :<br><br>Tidak memiliki kelenjar susu<br>Tidak memiliki daun telinga.<br>Vivipar<br>Cara perkembangbiakan vivipar biasa juga disebut dengan melahirkan, karena makhluk hidup yang mengalami cara perkembangbiakan ini akan melahirkan hasil pembuahan mereka. Embrio tumbuh dan berkembang di dalam rahim hewan betina. Selama di dalam kandungan, embrio tersebut akan mendapatkan nutrisi melalui plasenta. Contoh hewan vivipar yaitu kera, kucing, anjing, paus, dan hewan mamalia lainnya.<br><br>Beberapa ciri-ciri hewan vivipar antara lain:<br><br>Memiliki kelenjar susu<br>Memiliki daun telinga<br>Tubuh dilindungi rambut<br>Ovovivipar<br>Ovovivipar merupakan kombinasi dari dua jenis perkembangbiakan sebelumnya. Setelah terjadi pembuahan, embrio yang terbentuk akan tumbuh dan berkembang di dalam telur. Sedikit mirip dengan ovipar, namun telur tersebut tidak akan dikeluarkan dari tubuh induknya, melainkan tetap berada di dalam tubuh induknya sampai menetas. Setelah menetas, anakan akan dilahirkan oleh hewan betina. Beberapa hewan yang berkembang biak dengan ovovivipar di antaranya adalah Platypus, kuda laut, dan ikan hiu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:13:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757803575</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3. 9-4 No. absen(9,10,11,12)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757806531</link>
         <description><![CDATA[<div>5. -Ciri pubertas pada laki-laki adalah:<br>    1.Tumbuh Jakun pada laki-laki<br>    2.Pundak dan dada bidang<br>    3.Tubuh bertambah berat dan tinggi<br>    4.Kulit dan rambut mulai berminyak<br>    5.Suaranya berubah menjadi berat<br>    6.Tumbuhnya rambut di sekitar ketiak dan kemaluan.<br>    7.Tumbuh jerawat<br>    8.Tumbuh Kumis<br>-Ciri pubertas pada perempuan adalah:<br>   1. Payudara pada wanita mulai tumbuh.<br>   2. Rongga pinggul membesar.<br>   3. Perubahan pada suara.<br>   4. Pertumbuhan rambut pada ketiak.<br>   5. Pertumbuhan rambut sekitar organ kelamin.<br>   6. Mengalami menstruasi.<br>   7. Mengalami perubahan emosi.<br>   8. Mulai tertarik pada lawan jenis.<br>   9. Terkadang diikuti dengan munculnya jerawat.<br><br>6. Hormon Yang Berperan Dalam Menstruasi<br>Hormon estrogen, diproduksi di dalam ovarium yang berperan untuk menjaga keteraturan siklus reproduksi pada wanita juga berfungsi untuk membantu mempertahankan kehamilan.<br>Hormon Progesteron, bekerjasama dengan hormon estrogen dalam menjaga siklus reproduksi dan menjaga kehamilan.<br><br>Siklus menstruasi adalah siklus hormonal bulanan yang dilalui oleh tubuh wanita untuk mempersiapkan kehamilan. <br>Siklus menstruasi anda dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama periode menstruasi berikutnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:15:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757806531</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757807026</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 5_96<br><br>9.Perkembangbiakan vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual. Reproduksi vegetatif bisa terjadi secara alami maupun buatan.<br><br>Pembiakan generatif adalah perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau pembuahan. Proses perkembangbiakan generatif ini membutuhkan alat kelamin jantan dan alat kelamin betina. Baik tumbuhan ataupun hewan dapat mengalami pembiakan secara generatif ini. Pembiakan secara generatif ditandai dengan adanya pembuahan<br><br>10.Macam2 perkembang biakan<br><br>vegetatif alami, seperti akar tinggal (Rhizoma), spora, umbi lapis, umbi akar, umbi batang, geragih (stalon)<br><br>Dinamakan vegetatif alami apabila proses tersebut terjadi tanpa campur tangan manusia.<br>Sedangkan vegetatif buatan adalah ketika proses tersebut dibuat atau dibantu oleh manusia.<br>Kali ini, kita akan membahas 5 contoh perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan yang terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Vegetatif Alami dan Vegetatif Buatan.<br>Baca Juga: Nasibnya Sering Berakhir di Tempat Sampah, Mulai Sekarang Taburkan Ampas Teh di Dekat Tanaman Hias, Ini yang Terjadi<br>Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Alami<br>1. Akar Tinggal <br>Akar tinggal, akar rimpang, atau akar tongkat adalah bagian dari tumbuhan yang tumbuh menjalar dalam tanah.<br>Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara ini antara lain:<br>- lengkuas<br>- jahe<br>- kunyit<br>- temulawak<br>- kencur<br><br> <br><br>2. Umbi Lapis<br>Umbi lapis adalah daun yang berlapis-lapis dan tebal sehingga membentuk seperti batangnya. Sementara pada bagian dasar tumbuh akar serabut.<br>Di antara lapisan-lapisan umbi tersebut terdapat bakal tunas. Jika umbi lapis ditanam, bakal tunas akan tumbuh menjadi tunas, dan tumbuh jadi tanaman baru.<br>Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara ini antara lain:<br>- Bawang Putih<br>- Bawang Merah<br>- Bawang Bombay<br>- Bunga Tulip<br>- Bunga Bakung<br>Baca Juga: Tak Hanya Ampuh untuk Cegah Berbagai Penyakit, Rutin Minum Air Jahe Ternyata Jadi Kunci Nafsu Makan Berkurang dan Berat Badan Turun dengan Mudah<br>3. Umbi Batang<br>Umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah dan digunakan untuk menyimpan cadangan makanan.<br>Di dalam tanah batang akan mengembang membentuk umbi yang nantinya bisa tumbuh tunas kemudian membentuk tumbuhan baru.<br>Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara ini antara lain:<br>- Bengkuang<br>- Kentang<br>- Ubi Jalar<br> <br>- Gembili<br>- Talas<br>4. Umbi Akar<br>Akar pada tanaman yang berkembangbiak dengan umbi akar beralih fungsi menyimpan cadangan makanan.<br>Akar jenis tanaman ini di dalam tanah akan memunculkan tunas dan menjadi tanaman baru.<br>Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara ini antara lain:<br>- Wortel<br>- Lobak<br>- Singkong<br>Baca Juga: Mengenal Vegetatif Alami dan Buatan pada Tumbuhan Beserta Contohnya<br>5. Geragih atau Stolon<br>Geragih adalah banyak yang tumbuh dan menjalar di permukaan tanah. Tumbuhan baru akan tumbuh pada buku-bukunya dan tidak tergantung pada induknya.<br>Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara ini antara lain:<br>- Stroberi<br>- Pegagan<br>- Rumput teki<br>- Arbei<br>- Antanan<br>6. Tunas<br>Tunas adalah bagian tumbuhan yang baru muncul dari kecambah atau kuncup yang berada di atas permukaan tanah.<br><br>3. Okulasi<br>Menempel atau dikenal juga dengan sebutan okulasi adalah cara menghasilkan tanaman baru dengan menempelkan tunas muda pada ranting atau batang tanaman induk.<br>Tujuan dari okulasi adalah menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda dari dua jenis tanaman. <br>Contoh tumbuhan yang bisa dikembangbiakan dengan cara ini antara lain:<br>- Jeruk nipis<br>- Kakao<br>- Belimbing<br>- Alpukat<br>- Jambu<br>4. Kopulasi<br>Kopulasi dikenal juga dengan nama sambung pucuk atau mengenten.<br>Cara mengenten adalah menyambung batang dari dua jenis tanaman berbeda, tapi masih dalam satu keluarga.<br>Contoh tumbuhan yang bisa dikembangbiakan dengan cara ini antara lain:<br>- Terong dengan tomat<br>- Durian dengan lai<br>- Mangga dengan durian, dan lain-lain.<br><br>5. Merunduk<br>Cara merunduk dilakukan dengan menumbuhkan akar dari batang yang ditanam (dirundukan) ke dalam tanah.<br>Bagian cabang atau ranting yang tertimbun tanah tersebut akan tumbuh akar.<br>Setelah akar cukup kuat maka batang yang menghubungkan dengan tanaman induk dapat dipotong.<br>Contoh tumbuhan yang bisa dikembangbiakan dengan cara ini antara lain:<br>- Kangkung<br>- Sirih<br>- Stroberi<br>- Apel<br>- Sirih Gading<br><br>Perkembang biakan genereratif<br><br>Penyerbukan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:15:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757807026</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 6_96</title>
         <author>praysa2412</author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757807246</link>
         <description><![CDATA[<div>11. 1)perkembangbiakan vegetatif alami </div><div>a. rhizoma</div><div>b. stolon</div><div>c. umbi lapis</div><div>d. umbi batang</div><div>e. kuncup adventif daun</div><div>2)perkembangbiakan vegetatif buatan</div><div>a. cangkok</div><div>b. merunduk</div><div>c. setek<br><br></div><div>12. macam-macam penyerbukan (polinasi)</div><div>a. anemogami</div><div>b. entomogami</div><div>c. ornitogami</div><div>d. kiropterogami</div><div>e. antropogami<br><br>Kelompok 6 =<br>1. Muhammad Ravalsya <br>2. Nazwa Ramadhani<br>3. Raysa Putri Rosalia Ali<br>4. Rendra Ramadhan</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:16:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757807246</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757809162</link>
         <description><![CDATA[<div>*kelompok 8_96*<br>•Siti sarkia(29)<br>•Sofia Margono(30)<br>•Thariq Arrasyid(31)<br>•Tia Rahmawati(32)<br>15.Metamorfosi:perkembangan hewan muda melalui tahap tertentu sehingga memiliki struktur dan fungsi organ tubuh yang sama dengan hewan dewasa<br><br>Metamorfosis sempurna: dimana dalam bentuk pengembangan fase per fase sangat berbeda dan memiliki 4 tahap fase(telur-&gt; larva-&gt; pupa-&gt; hewan dewasa) contoh:katak, kupu kupu<br><br>Metamorfosis tidak sempurna: perkembangan organisme yang tidak banyak mengalami perubahan dan hanya mengalami 3fase(telur-&gt; nimfa-&gt; hewan dewasa),contoh: belalang, kecoa<br><br>16.Teknologi reproduksi pada tumbuhan meliputi vertikultur, hidroponik, dan kultur jaringan tumbuhan. Sedangkan teknologi reproduksi pada hewan ialah melalui inseminasi buatan. Hidroponik merupakan cara penanaman tumbuhan dengan menggunakan larutan nutrisi dan mineral dalam air dan tanpa menggunakan tanah.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 04:17:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757809162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 7_9.6</title>
         <author>revapurba24</author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757811710</link>
         <description><![CDATA[<div><em>Reva Laura Purba (25)<br>Risti Amaturahmah (26)<br>Robi Septiawan (27)<br>Salma Nabilah (28)</em></div><div><br>13.Apa itu Perkecambahan? <br><mark>Perkecambahan</mark> adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. Intinya perkecambahan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio. Hasil perkecambahan ini adalah munculnya tumbuhan kecil dari dalam biji.<br><br>14.Perkembangbiakan tumbuhan paku dan<br> lumut:<br>- <mark>Perkembangbiakan Tumbuhan Paku</mark> <br>Mengalami tahap gametofit dan sporofit. Perkembangbiakan seksual terjadi pada tahap gametofit yaitu dengan dihasilkannya sel kelamin. Sel kelamin jantan dan betina yang dihasilkan akan mengalami fertilasi. Tahapan selanjutnya ialah tahap sporofit, yaitu di mulai ketika zigot hasil fertilasi akan tumbuh menjadi tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spora. Perkembangbiakan aseksual pada tumbuhan paku dapat melalui Rhizoma.<br><br>- <mark>Perkembangbiakan Tumbuhan Lumut <br></mark>Mengalami perkembangbiakan seksual dan aksesual pada satu kali perkembangan hidupnya. Perkembangbiakan seksual dengan menghasilkan gamet jantan dan gamet betina,yaitu pada tahap gametofil. pada tahap sporofit tumbuhan lumut menghasilkan spora. perkembangbiakan lumut secara seksual dapat melalui gemmae dan fragmentasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:19:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757811710</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757811900</link>
         <description><![CDATA[<div>KELOMPOK 3_9.6<br>Anggota kelompok : <br>Erika Nurul Husna (09)<br>Evan Galang Ramadhan (10)<br>Fauzan Destara (11)<br>Hafidhah Rahma (12)<br>5. Ciri ciri pubertas pada laki laki dan perempuan <br>Jawab : <br>A. Pada laki laki : 1. Mengalami perubahan berat dan tinggi badan. Kedua hal ini adalah tanda pertumbuhan dan perkembangan yang jelas.<br>2. Tumbuh rambut pada area kemaluan. ...<br>3. Perubahan suara.<br>4. Mimpi basah.<br>B. Pada perempuan : Ciri pubertas awal pada anak perempuan yang mungkin terjadi ialah keputihan, dan munculnya rambut tubuh di daerah kemaluan, di bawah lengan, serta di kaki serta menstruasi.<br><br>6. Siklus menstruasi dan hormon yang bekerja <br>Jawab : <br>A. Siklus menstruasi : 1. Fase menstruasi<br>2. Fase folikular<br>3. Fase ovulasi<br>4. Fase luteal<br>B. Hormon yang bekerja : 1. Hormon FH<br>2. Hormon estrogen<br>3. Hormon LH<br>4. Hormon progesteron</div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 04:19:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757811900</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757812776</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Kelompok 8 __ 9-5 </strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/689483838/1753c5abafa180465935b007e0edb583" />
         <pubDate>2020-09-18 04:20:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757812776</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 9_94 no absen (33-36)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757813979</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama anggota :<br>1.Sania Salsa Nabila<br>2.Siti Nur Kholifah<br>3.Sulthan Ravi Pratama<br>4.Wisnu Hadi Prabowo<br><br><br>No.17<br>*Perkembangbiakan hewan secara aseksual* <br>yaitu perkembangbiakan hewan tanpa pembuahan gamet jantan dan gamet betina. Aseksual pada hewan tidak memerlukan pasangan untuk bereproduksi. Perkembangbiakan aseksual dapat dilakukan hewan ketika kondisi lingkungan ekstrem. Aseksual biasanya dilakukan oleh organisme bersel satu yang bersifat soliter (sendiri).<br><br>*Beberapa contoh cara perkembangbiakan yang dilakukan hewan secara aseksual antara lain:*<br><br>*1. Tunas (Budding)*<br><br>Munculnya individu baru dari tubuh induknya. Individu tersebut terbentuk dari tonjolan pada bagian tubuh induk. Seperti karakteristik dari pertunasan individu akan tumbuh disekitar posisi induk, sehingga akan terbentuk koloni dari hewan tersebut. Pertunasan biasanya terjadi pada hewan yang sesil atau menempel di dasar perairan. <br>Contohnya adalah porifera, Hydra, dan spons.<br><br>*2. Fragmentasi*<br><br>Terbentuknya individu baru yang berasal dari potongan-potongan tubuh induknya. Hewan yang mampu melakukan fragmentasi memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi, sehingga tiap potongan dapat tumbuh menjadi individu baru. Contohnya adalah cacing Planaria.<br><br>*3. Partenogenesis*<br><br>Merupakan pertumbuhan dan perkembangan embrio atau biji tanpa didahului dengan fertilisasi atau pembuahan oleh induk jantan. Partenogenesis terjadi secara alami pada beberapa spesies termasuk tumbuhan tingkat rendah<br>invertebrata (contohnya adalah kutu air, kutu daun, lebah, semut) dan vertebrata (contohnya adalah beberapa reptil, ikan, burung, dan hiu).<br><br>No.18<br>Cara Perkembangbiakan Generatif<br>Perkembangbiakan secara seksual atau generatif juga sering dinamai sebagai perkembangbiakan secara kawin, dimana sel kelamin jantan (spermatozoid) bertemu dengan sel kelamin betina (sel telur). Perkembangbiakan generatif dibagi menjadi tiga jenis: ovipar, vivipar, dan ovovivipar.<br><br>Ovipar<br>Cara perkembangbiakan ovipar atau bertelur dilakukan oleh hewan seperti unggas, reptil, dan ikan. Setelah terjadi pembuahan, embrio akan mulai tumbuh dan berkembang di dalam cangkang telur. Di dalam cangkang telur tersedia nutrisi atau cadangan makanan yang siap dikonsumsi oleh embrio.<br><br>Beberapa ciri-ciri hewan ovipar antara lain :<br><br>Tidak memiliki kelenjar susu<br>Tidak memiliki daun telinga.<br>Vivipar<br>Cara perkembangbiakan vivipar biasa juga disebut dengan melahirkan, karena makhluk hidup yang mengalami cara perkembangbiakan ini akan melahirkan hasil pembuahan mereka. Embrio tumbuh dan berkembang di dalam rahim hewan betina. Selama di dalam kandungan, embrio tersebut akan mendapatkan nutrisi melalui plasenta. Contoh hewan vivipar yaitu kera, kucing, anjing, paus, dan hewan mamalia lainnya.<br><br>Beberapa ciri-ciri hewan vivipar antara lain:<br><br>Memiliki kelenjar susu<br>Memiliki daun telinga<br>Tubuh dilindungi rambut<br>Ovovivipar<br>Ovovivipar merupakan kombinasi dari dua jenis perkembangbiakan sebelumnya. Setelah terjadi pembuahan, embrio yang terbentuk akan tumbuh dan berkembang di dalam telur. Sedikit mirip dengan ovipar, namun telur tersebut tidak akan dikeluarkan dari tubuh induknya, melainkan tetap berada di dalam tubuh induknya sampai menetas. Setelah menetas, anakan akan dilahirkan oleh hewan betina. Beberapa hewan yang berkembang biak dengan ovovivipar di antaranya adalah Platypus, kuda laut, dan ikan hiu.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 04:21:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757813979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 9 [95]</title>
         <author>sopicuplis</author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757814698</link>
         <description><![CDATA[<div>HASIL DISKUSI KELOMPOK 9<br><br>Kelas : 95<br><br>ANGGOTA<br>1. SULTAN<br>2. SINTHYA<br>3. SOFIE<br>4. TATYA<br><br><br>NO 17<br>●Tunas adalah bagian tumbuhan yang baru tumbuh dari kecambah atau kuncup yang berada di atas permukaan tanah/media. Tunas dapat terdiri dari batang, ditambah dengan daun muda, calon bunga, atau calon buah. Dalam peristilahan fisiologi tumbuhan, tunas juga berarti semua bagian tumbuhan yang bukan akar, yaitu bagian tumbuhan yang berkecenderungan memiliki geotropisme negatif (atau heliotropisme positif)<br><br>●Fragmentasi atau fragmentasi klonal pada organisme multi seluler atau kolonial adalah bentuk reproduksi aseksual atau kloning dimana organisme memecah diri menjadi fragmen-fragmen. Masing-masing fragmen ini berkembang menjadi dewasa, tumbuh menjadi individu dewasa yang merupakan klon dari organisme asli.<br><br>Pemisahan dapat terjadi baik disengaja maupun tidak disengaja – dapat terjadi akibat ulah manusia maupun kerusakan alami oleh lingkungan atau pemangsa. Organisme semacam ini dapat mengembangkan organ atau bagian tertentu yang dapat dengan mudah dilepaskan atau diputus. Jika pemecahan terjadi tanpa persiapan awal organisme, kedua fragmen harus mampu meregenerasi organisme lengkap agar dapat berfungsi sebagai reproduksi.<br><br>Fragmentasi sebagai metode reproduksi, dikenal juga sebagai pemecahan, terlihat pada banyak organisme seperti filamen cyanobacteria, jamur, lumut, berbagai tumbuhan, dan hewan seperti spons, cacing pipih, beberapa cacing annelida dan bintang laut<br><br>●Partenogenesis berasal dari Bahasa Yunani yaitu Parthenos, “virgin” dan genesis “pembuatan”. Maka dapat disimpulkan partenogenesis adalah bentuk reproduksi aseksual pada hewan di mana betina memproduksi sel telur yang berkembang tanpa melalui proses fertilisasi. Partenogenesis terjadi secara alami pada beberapa spesies, termasuk tumbuhan tingkat rendah, invertebrata (contoh kutu air, kutu daun, dan beberapa lebah), dan vertebrata (contoh beberapa reptil, ikan, dan, sangat langka, burung, dan hiu) <br><br><br>NO 18<br><br>●Ovipar, yaitu perkembanganbiakan dengan cara bertelur. embrio hewan ini berkembang didalam telur dengan memanfaatkan cadangan makanan yang ada di dalam telur, sedangkan telur berada di luar tubuh induknya. agar menetas, telur biasanya dierami. <br>Contoh hewan ovipar adalah ikan, amfibi, dan burung.<br><br>B. Vivipar, yaitu perkembanganbiakan dengan cara melahirkan. embrio ini berkembang di dalam tubuh iduknya dan mendapatkan makanan dari tubuh induknya melalui plasenta. setelah embrio atau anak hewan ini cukup umur akan dikeluarkan dari tubuh induknya atau dilahirkan. <br>Contoh hewan vivipar adalah mamalia, misalnya kambing, kucing, kuda , kelinci, paus, dan lumba-lumba.<br><br>C. Ovovivipar, yaitu perkembanganbiakan hewan dengan cara bertelur beranak. embrio hewan ini berkembang di dalam telur yang masih berada di dalam tubuh induknya. setelah cukup umur, anak hewan menetas dan keluar dari tubuh induknya sehingga tampak seperti melahirkan. <br>Contoh hewan ovovivipar adalah, hiu, ular boa, dan kadal.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:22:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757814698</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelomlok5_95</title>
         <author>ocamozaes28</author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757815228</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: <br>Jihaan arna H. (17) <br>Lintangmoza kirana anatta (18)<br>Mahavira vassanty s.f(19)<br>Mai shandy novalia(20)<br><br>9.Cara perkembangbiakan pada tumbuhan ada dua macam, yaitu generatif dan vegetatif. <br>Generatif artinya perkembangbiakan yang memalui proses perkawinan. perkembangbiakan generatif ini membutuhkan alat kelamin jantan dan alat kelamin betina. <br>Sedangkan Vegetatif tidak melalui proses perkawinan. Perkembangbiakan vegetatif kemudian terbagi lagi menjadi dua, yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan.<br>10.Macam-macam perkembangbiakan vegetatif alami yaitu umbi, tunas, stolon, rhizoma, dan tunas adventif. Perkembangbikan vegetatif buatan seperti cangkok, stek, okulasi, dan enten. <br>Contoh cara perkembangbiakan pada tumbuhan secara generatif adalah konjugasi, isogami, anisogami dan penyerbukan.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 04:22:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757815228</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757815586</link>
         <description><![CDATA[<div>KELOMPOK 8_94<br><br>15. •Metamorfosis sempurna adalah tahapan pertumbuhan hewan, hewan yg mengalami metamorfosis sempurna akan melewati sejumlah tahapan mulai dari telur,larva, pupa, dewasa (contoh : kupu²,katak,nyamuk)<br>       •Metamorfosis tidak sempurna adalah metamorfosis yang melalui tahap telur yang menetas menjadi nimfa, kemudian tumbuh dan berkembang menjadi imago (dewasa)Metamorfosis tidak sempurna terjadi pada Capung, rayap, belalang sembah, Jangkrik dan kecoak.<br><br>16.Teknologi Perkembangbiakan Pada tumbuhan<br>-HIDROPONIK <br>yaitu penanaman tumbuhan dengan menggunakan larutan nutrisi dan mineral dalam air dan tanpa menggunakan tanah.Contohnya seperti paprika, tomat,timun,terong,dan selada yang dapat ditanam langsung dalam wadah yang berisi nutrisi.<br>-VERTIKULTUR<br>yaitu metode budidaya tanaman dengan cara membuat instalasi secara bertingkat (vertikal) dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah tanaman.Teknik ini memuat konsep penghijauan yang cocok untuk daerah kota dengan lahan terbatas.<br><br>1)Nur Fajrianti Nabilah (29)<br>2)Raysa Anggraini Puspita (30)<br>3)Revana Tasya (31)<br>4)Saharia (32)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:23:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757815586</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757830724</link>
         <description><![CDATA[<div>*KELOMPOK 3*  95  ( 9 10 11 12 )<br>(Dea tdk ikut berdiskusi)<br> 5.Ciri-ciri pubertas pada perempuan</div><div>Payudara akan mulai tumbuh dan terkadang terasa lebih lembut. Perubahan ini bisa terjadi pada salah satu payudara terlebih dahulu, kemudian disusul bagian lainnya.</div><div>Rambut kemaluan mulai tumbuh dan kadang tumbuh rambut juga di sekitar tangan dan kaki</div><div>Perubahan pada tubuh mulai terlihat dengan panggul yang mulai melebar</div><div>Pinggang yang mulai terlihat lebih kecil</div><div>Muncul lemak yang akan mulai menumpuk pada bagian perut dan pantat</div><div>Perubahan yang terjadi karena pubertas pada perempuan</div><div>Selama masa pubertas, organ seksual mulai berfungsi dan proses menstruasi berjalan. Jika periode menstruasi telah dimulai, maka kehamilan juga dapat terjadi. Alat kelamin perempuan akan mengeluarkan cairan yang mengindikasikan organ seksual mereka sudah aktif. Itulah salah satu ciri-ciri pubertas pada perempuan.Kulit menjadi lebih berminyak dan tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat sehingga dibutuhkan deodorant untuk menghilangkan bau badan akibat keringat. Hal ini disebabkan karena kelenjar minyak dan kelenjar keringat mulai berkembang. Jerawat juga merupakan ciri-ciri pubertas yang bisa muncul.Selain perubahan fisik, ciri-ciri pubertas juga bisa terlihat dari perubahan emosional. Salah satu bentuknya adalah rasa ketidaknyamanan terutama saat menstruasi. Hal ini wajar karena kadar hormon yang fluktuatif selama siklus menstruasi. Jika perubahan emosi ini terasa mengganggu, dokter biasanya menyarankan mengonsumsi obat-obatan tertentu dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, seperti rutin berolahraga.</div><div>Ciri-ciri pubertas pada laki-laki</div><div>Testikel yang bertambah besar dan bagian skrotum terlihat menipis dan berwarna kemerahan.</div><div>Rambut kemaluan muncul pada area sekitar 🤬 dan rambut-rambut halus muncul pada ketiak dan kaki.</div><div>Mulai berkeringat dalam jumlah banyak</div><div>Perubahan warna suara yang awalnya serak menjadi lebih berat</div><div>Mengalami “mimpi basah”, yaitu ejakulasi pertama yang biasanya dialami ketika sedang tidur.</div><div>Jerawat pada wajah dan kulit mulai berminyak</div><div>Mengalami pertambahan tinggi</div><div>Perubahan yang terjadi karena pubertas pada laki-laki</div><div>Secara keseluruhan, ciri-ciri pubertas akan terlihat saat tubuh laki-laki menjadi lebih berotot dan tumbuh lebih banyak rambut pada wajah, sekitar paha bagian dalam, dan di sekitar 🤬. Perubahan pada 🤬 semakin terlihat dan berbentuk layaknya 🤬 laki-laki dewasa.Perubahan emosional juga menjadi ciri-ciri pubertas. Perubahan ini bisa menjadi hal yang menyenangkan karena terjadi perkembangan pada perasaan-perasaaan baru. Namun, perkembangan emosi yang naik turun ini dapat memberikan dampak berupa perubahan suasana hati yang sulit dijelaskan, perasaan rendah diri, agresivitas, dan depresi.</div><div><br></div><div>6.Hormon Yang Berperan Dalam Menstruasi</div><div><br></div><div>- Gonadotropin-releasing Hormone (GnRH), hormon ini diproduksi oleh otak besar atau hipotalamus yang berfungsi untuk merangsang tubuh guna memproduksi dan melepaskan hormon FSH dan hormon LH.</div><div><br></div><div>- Follicle stimulating Hormone (FSH), diproduksi pada kelenjar hipofisis dalam otak, fungsi adalah untuk membuat telur yang berada dalam ovarium menjadi matang sehingga siap disalurkan ke rahim.</div><div><br></div><div>- Luteinising hormone (LH), berfungsi untuk merangsang ovarium agar melepaskan telur, seperti halnya hormon FSH, hormon LH ini juga diproduksi pada kelenjar hipofisis.</div><div><br></div><div>- Hormon estrogen, diproduksi di dalam ovarium yang berperan untuk menjaga keteraturan siklus reproduksi pada wanita juga berfungsi untuk membantu mempertahankan kehamilan.</div><div><br></div><div>- Hormon Progesteron, bekerjasama dengan hormon estrogen dalam menjaga siklus reproduksi dan menjaga kehamilan. Hormon progesteron juga diproduksi di ovarium berperan penting dalam proses dalam penebalan dinding rahim.</div><div><br></div><div>Proses Terjadinya Menstruasi</div><div><br></div><div>Terdapat 3 fase dalam proses terjadi menstruasi, yaitu fase pra ovulasi dan ovulasi, fase pra menstruasi, serta fase menstruasi</div><div><br></div><div>1) Pra ovulasi dan ovulasi, fase ini terjadi penebalan pada lapisan dinding rahim yang luruh pada saat menstruasi. Menebalnya dinding rahim ini merupakan peran dari hormon estrogen yang sudah kembali meningkat setelah menstruasi. Masa pra ovulasi dan masa ovulasi merupakan masa subur bagi wanita. Pada masa ini 🤬 yang masuk pada dinding rahim akan dapat bertahan hingga beberapa hari. Namun demikian panjangnya masa ovulasi pada setiap wanita tidaklah sama.</div><div><br></div><div>2) Pra Menstruasi, fase ini lapisan dinding rahim akan mengalami penebalan. Penebalan terjadi karena folikel yang pecah akan memproduksi hormon progesteron yang memang berperan dalam proses penebalan dinding rahim. Jika tidak ada pembuahan yang terjadi, maka tubuh akan memasuki fase pre menstruasi. Pada masa ini hormon progesteron akan mengalam penurunan drastis. Hal ini akan kembali membuat lapisan dinding rahim menjadi luruh dan menjadi darah menstruasi.</div><div><br></div><div>5) Menstruasi, terjadi antara 3 hingga 7 hari. Dalam fase menstruasi wanita mengeluarkan darah dengan jumlah antara 30 sampai 40 ml. Pada saat fase menstruasi umumnya banyak wanita yang mengalami sakit pada bagian perutnya. Hal ini normal keadaannya jika sakit yang terasa masih dalam tahap wajar. Sakit yang timbul terjadi karena adanya kontraksi otot rahim yang bertujuan untuk mendorong serta mengeluarkan lapisan dinding rahim yang luruh agar keluar menjadi darah menstruasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:34:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757830724</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757831614</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangbiakan vegetatif alami dan buatan,macam-macam penyerbukan<br><br>*kelas 95*<br><br>_kelompok 6_<br>Nama anggota;<br>1.Mifta fauziah<br>2.Muhammad alfandi<br>3.Muhammad Kafi<br>4.Muhammad Nabil H.f<br><br>11.jenis tanaman yang termasuk perkembangbiakan vegetatif alami dan buatan <br>-vegetatif alami:Rhizoma,stolon,umbi lapis,umbi batang,kuncup adventif daun<br>-vegetatif buatan:cangkok,merunduk,stek<br><br>12.Macam macam penyerbukan (polinasi)<br>Jawab:anemogami,entomogami,ornitogami,kiropterogami,antropogami</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:35:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757831614</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757832180</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 2_94 <br>1. Chaila ajeng <br>2. Andry brian<br>3. Arya ageng<br>4. Cristian<br><br>3.) Hormon pada pria adalah testosteron untuk membentuk 🤬 dan ciri fisik pria. Hormon pada wanita adalah estrogen untuk memantangkan ovum dan ciri fisik wanita. Hormon progesteron untuk mempertebal endometrium. Hormon FSH (Folicel Stimulating Hormon) untuk membentuk folikel. Hormon LH (Lituizing Hormon) untuk memicu terjadinya ovulasi.<br><br>Pembahasan<br>Alat reproduksi pada manusia berfungsi untuk meneruskan keturunan. Alat reproduksi pada manusia dibagi menjadi dua yaitu alat reproduksi pada pria dan pada wanita.<br><br>Berikut ini penjelasan berkaitan dengan alat reproduksi wanita:<br><br>1. Ovarium<br><br>Merupakan kelenjar yang berfungsi sebagai tempat pembentukan ovum dan hormon. Hormon tersebut meliputi:<br><br>a. Estrogen yang berfungsi untuk mematangkan sel telur.<br><br>b. Progesteron berfungsi mempertebal endometrium untuk persiapan penempelan zigot.<br><br>2. Infundibulum<br><br>Struktur infundibulum tersebut akan memudahkan masuknya telur dari ovarium ke dalam saluran oviduk.<br><br>3. Tuba Falopi atau Oviduct<br><br>Merupakan saluran sel telur dari ovarium. Terdapat silia (rambut halus) untuk menggerakkan ovum.<br><br>4. Uterus atau Rahim<br><br>Merupakan bagian alat reproduksi yang berfungsi sebagai tempat pertumbuhan dan perkembangan janin.<br><br>5. Servik<br><br>Servik disebut juga dengan leher rahim. Servik merupakan celah yang terbentuk  antara uterus dengan lubang 🤬.<br><br>6. Lubang 🤬<br><br>Merupakan bagian alat reproduksi yang berfungsi sebagai tempat kopulasi yaitu masuknya alat kelamin pria.<br><br>Pada organ reproduksi pria terdiri dari kelenjar yaitu testis, vesikulasi seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper, sedangkan yang berupa saluran pengeluaran yaitu epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, dan uretra. Organ reproduksi eksternal pria terdiri dari 🤬 dan skrotum.  <br><br>Berikut ini bagian organ pada alat reproduksi pria dan fungsinya adalah:<br><br>A. Bagian organ reproduksi berupa saluran  <br><br>1. Epdidimis<br><br>Fungsi Epididimis adalah sebagai saluran, penyimpanan, dan pematangan 🤬. Setelah epididimis, 🤬 akan masuk ke vas deferens, lalu disalurkan menuju ke vesikula seminalis.  <br><br>2. Vas Deferens  <br><br>Vas Deferens merupakan saluran yang berfungi menyalurkan 🤬 ke vesikula seminalis.<br><br>3. Ductus ejakulatori<br><br>Merupakan saluran 🤬 yang menghubungkan vas deferens dengan saluran uretra.<br><br>4. Uretra<br><br>Uretra adalah saluran yang terletak dalam 🤬. Fungsi uretra adalah sebagai tempat keluarnya 🤬 dan urin.<br><br>B. Organ reproduksi berupa kelenjar<br><br>1. Testis<br><br>Fungsi testis adalah menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormon seks yaitu testosteron. Tempat pembentukan 🤬 dalam testis adalah tubulus seminiferus.<br><br>2. Vesikula seminalis<br><br>Fungsi vesikula seminalis untuk mensekresikan cairan yang bersifat basa, mukus, vitamin, fruktosa (sebagai nutrisi bagi 🤬), protein, enzim dan prostaglandin.<br><br>3. Kelenjar prostat<br><br>Merupakan organ yang berada dibawah kandung kemih. Fungsi kelenjar prostat adalah mensekresikan cairan yang bersifat basa.<br><br>4. Kelenjar Bulbouretra (Cowper)<br><br>Yaitu kelenjar yang berjumlah dari sepasang. Fungsi kelenjar bulbouretra (cowper) adalah menghasilkan cairan lendir yang sifatnya basa dalam saluran ejakulasi.<br><br>C. Bagian Organ Reproduksi Eksternal<br><br>1. 🤬 (Zakar)  <br><br>🤬 merupakan alat kelamin luar pada pria. Fungsi 🤬 adalah untuk memasukkan 🤬 ke dalam alat reproduksi betina (kopulasi).<br><br>2. Skrotum (Kantung Pelir)  <br><br>Skrotum merupakan kantung pembungkus testis.ungsi skrotum adalah mengatur suhu testis agar selalu tetap untuk menjaga proses pembentukan 🤬.<br><br>4.) Spermatogenesis terbentuk dari kata spermato yang memiliki arti benih dan genesis yang berarti proses pembentukan sesuatu. Jadi, spermatogenesis memiliki makna proses pembentukan benih.<br><br>Alat kelamin pada pria terdiri dari testis, sistem saluran epididimis dan vas deferens, vesikula seminalis, kelenjar prostat, serta 🤬.<br><br>Normalnya, 🤬 terdiri dari kepala yang berbentuk lonjong dan ekor yang panjang.<br><br>Sebelum membuahi sel telur, 🤬 harus melalui proses yang dikenal dengan spermatogenesis. Proses ini terjadi di dalam testis, sedangkan tempat penyimpanan 🤬 sementara terletak di bagian vas deferens. Proses spermatogenesis ini dimulai sejak Anda mengalami pubertas.<br><br>Setidaknya 100 juta 🤬 diproduksi di testis setiap harinya, dengan ukuran panjang sekitar 0,05 milimeter. Proses perkembangan 🤬 hingga dapat membuahi sel telur membutuhkan waktu sekitar 70 hari. Semua tahapan spermatogenesis terjadi di dalam testis dan proses ini terjadi secara terus-menerus selama seorang pria hidup. Spermatogenesis menghasilkan satu spermatosit, yaitu sel 🤬 tahap awal yang nantinya akan membelah kembali dan menghasilkan 4 🤬 yang lebih kecil ukurannya.<br><br>Oogenesis, yaitu proses pembentukan Ovum atau sel telur pada wanita, yang berlangsung pada bagian ovarium, hormon yang memicu oogenesis adalah FSH (Folicle Stimulating Hormone), LH (Luteinizing Hormone).<br><br>Oogenesis Diawali dari pembelahan sel induk telur yang terdapat dalam ovarium semenjak bayi. Oogonium pada masa bayi membelah secara mitosis membentuk oosit primer.saat  usia 6 bulan oosit primer mengalami meiosis 1, namun berhenti hingga masa pubertas.<br><br>Saat masa puber, oosit primer melanjutkan meiosis I. Tahapan ini oosit primer membelah  2 sel dengan ukuran berbeda, Bagian Sel yang besar disebut oosit sekunder (n) dan bagian sel yang kecil disebut badan kutub primer (n) Selanjutnya oosit sekunder meneruskan meiosis II. Tetapi meiosis II tidak berlanjut dan berhenti sampai pada waktu ovulasi, bila tidak terjadi Fertilisasi oosit sekunder akan mengalami degenerasi. Dan Jika terjadi Fertilisasi oosit sekunder dan badan kutub primer akan melanjutkan meiosis II , pembelahan pada meiosis sekunder menghasilkan satu ootid dan satu badan kutub sekunder. Pembelahan badan kutub primer menghasilkan dua badan kutub sekunder.  <br><br>Sehingga dari meiosis II dihasilkan 1 ootid dan 3 badan kutub sekunder. Selanjutnya ootid akan berkembang menjadi ovum atau sel telur.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:35:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757832180</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757835185</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 1_95 <br> Nama kelompok:1.Aprizal Hadi Gunawan Malau<br>2. Ade Azka<br>3. Anastasya Danina Shogen <br>4. Andrian Saputra<br>Jawaban:<br><br><br>1.pembelahan mitosis pembelahan sel yang menghasilkan sel anakan yang mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk.<br><br> pembelahan meiosis pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anakan yang masing ² sel anakan hanya memiliki separuh dati kromosom induk</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:38:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757835185</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757838047</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 1_95 <br>Nama kelompok :1.Aprizal Hadi Gunawan Malau<br>2. Ade Azka<br>3. Anastasya Danina Shogen <br>4. Andrian Saputra<br>Jawaban<br><br>2.Bagian bagian kelamin perempuan dan fungsinya <br>1. 🤬 adalah saluran yang menghubungkan lingkungan luar dengan rahim sekaligus tempat mengalirnya darah menstruasi dan saluran keluarnya bayi.<br><br>2. Servis merupakan struktur rahim bagian bawah yang menyempit dan membuka ke arah 🤬.<br><br>3. Bagian bagian kelamin perempuan dan fungsinya :<br>Saluran telur atau tuba fallopi atau oviduk terdapat sepasang di tiap tubuh perempuan, yaitu di kanan dan kiri. Oviduk memanjang ke arah samping dari uterus. Fungsinya adalah membawa sel telur dari infundibulum ke rahim. Pada saluran inilah terjadi fertilisasi atau pembuahan.<br><br>4. Indung telur merupakan tempat kumpulan sel yang disebut folikel. Di dalam folikel, sel telur atau ovum dikembangkan. Folikel juga menghasilkan hormon perempuan, yaitu estrogen dan progesteron.<br><br>5. Rahim berfungsi sebagai tempat berkembangnya janin setelah sel telur dibuahi oleh sel 🤬. Dinding rahim (endometrium) berperan dalam pembentukan plasenta.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/735890441/c7fb04ed27ce1312dd8aac4fcc854349/Screenshot_2020_09_18_10_53_07_14.png" />
         <pubDate>2020-09-18 04:40:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757838047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1_95</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757840132</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama kelompok :<br>1.Aprizal Hadi Gunawan Malau<br>2. Ade Azka<br>3. Anastasya Danina Shogen <br>4. Andrian Saputra <br>Jawaban<br>2.Bagian bagian alat kelamin laki laki beserta  fungsinya <br><br><br>1. 🤬 berfungsi sebagai saluran kencing atau urine sekaligus tempat keluarnya 🤬.<br><br>2. Skrotum berperan untuk menjaga suhu testis agar sesuai untuk memproduksi 🤬. Pada skrotum terdapat dua buah testis.<br><br>3. Testis adalah alat kelamin bagian dalam. Fungsinya adalah untuk memproduksi 🤬 dan hormon testosteron.<br><br>4. Epididimis merupakan saluran yang keluar dari testis. Fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan 🤬 sementara.<br><br>5. Saluran uretra adalah saluran yang terdapat dalam 🤬 dan merupakan akhir dari saluran reproduksi. Perannya adalah sebagai saluran keluarnya 🤬 dan urine.<br><br>6. Vesikula seminalis merupakan kelenjar yang menghasilkan zat yang berisi basa (alkali), fruktosa (gula monosakarida), hormon prostaglandin, dan protein pembekuan.<br><br>7. Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih. Fungsinya adalah menghasilkan cairan yang bersifat asam.<br><br>8. Kelenjar Cowper menghasilkan lendir dan cairan bersifat basa.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/735890441/af3b4a36ce99ca1440472cfef2df9e8b/Screenshot_2020_09_18_10_51_54_93.png" />
         <pubDate>2020-09-18 04:42:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757840132</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4_96</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757845606</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama kelompok : </strong></div><ol><li><strong>Hana Evelyna S Z (13)</strong></li><li><strong>Hasan Al Muna(14)</strong></li><li><strong>Hasna Mahfuzhah(15)</strong></li><li><strong>Khoiril hidayat(16)</strong></li></ol><div>7. Proses fertilisasi<br><em>jawab : </em><br><strong>a) Manusia</strong> : proses pembuahan atau fertilisasi adalah bertemunya sel telur dengan sel 🤬 untuk bersatu sehingga membentuk zigot, lalu menjadi embrio sebagai cikal bakal janin. Fertilisasi disebut juga sebagai konsepsi, dan inilah awal mula terjadinya kehamilan.<br><br><strong>b) Tumbuhan</strong> : proses penyerbukan/fertilisasi pada tumbuhan adalah peristiwa menempelnya serbuk sari di atas kepala putik. Serbuk sari yang melekat diatas kepala putik tersebut akan tumbuh membentuk buluh serbuk sari yang dipengaruhi oleh adanya larutan gula dan protein yang terdapat diatas kepala putik, dibutuhkan juga faktor luar untuk mendukung terjadinya penyerbukan antara lain dengan angin, air, hewan, atau manusia.<br><br>8. Penyakit sistem reproduksi manusia (pms), penyebab dan pencegahannya<br><em>jawab : </em></div><ul><li><strong>Penyebab</strong></li></ul><div>Penyakit menular seksual disebabkan oleh beberapa virus dan bakteri yang menyebar melalui cairan tubuh seperti treponema pallidum (sifilis), neisseria gonorrhoeae (gonore), clamidia trachomatis (klamidia), human papilomavirus (kutil kelamin), human immunodeficiency virus (HIV).<br><br></div><ul><li><strong>Pencegahan</strong></li></ul><div>1. Jangan minum-minuman keras/alkohol<br>2. Melakukan vaksinasi<br>3. Menggunakan pengaman<br>4. Selalu menjaga kebersihan alat kelamin<br>5. Selalu mengganti cd seharu 2-3 kali</div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 04:46:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757845606</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757852308</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok : 9 <br>Kelas : 9.6 <br>Nomor absen : 33-36<br>• Tiara Kartika Putri<br>• Vidia Rizki Fauzi<br>• Yesha Putri Mukhsin<br>• Yudhistira Jovian Iqbal<br><br>17. Perkembangbiakan makhluk hidup tanpa  didahului dengan pembuahan antara sel gamet jantan dengan sel gamet betina disebut sebagai reproduksi aseksual. Pada umumnya proses perkembangbiakan ini dilakukan oleh hewan tingkat rendah yang tidak mempunyai struktur tubuh yang sempurna. Beberapa hewan melakukan reproduksi aseksual karena bagian dari siklus hidupnya. Beberapa hewan lain melakukannya karena pengaruh lingkungan yang ekstrim. Sifat individu yang terbentuk dari reproduksi aseksual adalah 100% mirip dengan induk. Kondisi ini membuat sedikit variasi genetik yang ditemukan pada individu yang melakukan reproduksi dengan cara ini.<br>Terdapat beberapa contoh reproduksi aseksual yang dilakukan makhluk hidup. Beberapa contoh cara perkembangbiakan yang dilakukan hewan secara tidak kawin (aseksual) diberikan seperti berikut.<br><br>• Tunas (Budding)<br>Cara berkembang biak hewan dengan tunas adalah melalui pemisahan individu baru dari tubuh induk. Individu ini terbentuk dari tonjolan pada bagian tubuh induk. Biasanya, individu baru tersebut akan tumbuh disekitar posisi induk, sehingga akan terbentuk koloni dari hewan tersebut. Pertunasan biasanya terjadi pada hewan yang sesil (menempel di dasar perairan).<br><br> <br>Anemon Laut adalah Contoh Hewan yang Melakukan Reproduksi Secara Tunas<br>Contoh hewan yang berkembangbiak dengan tunas:<br>Porifera<br>Hydra<br>Terumbu karang<br>Obelia<br>Ubur – ubur<br>Anemon laut<br><br>• Fragmentasi<br>Fragmentasi adalah proses terbentuknya individu baru yang berasal dari potongan – potongan tubuh induk. Jenis hewan yang mampu melakukan fragmentasi memiliki daya regenerasi yang tinggi. Kondisi inilah yang memngkinkan tiap potongan hewan tersebut dapat tumbuh menjadi individu baru.<br><br>Contoh hewan yang berkembang biak dengan fragmentasi:<br>Spons<br>Planaria<br><br>• Partenogenesis<br>Reproduksi aseksual pada hewan melalui partenogenesis merupakan pertumbuhan dan perkembangan embrio atau biji tanpa fertilisasi oleh pejantan. Kata lainnya, cara reproduksi secara partenogenesis terjadi dimana gamet atau sel telur betina berkembang menjadi individu tanpa pembuahan. Partenogenesis terjadi secara alami pada beberapa spesies, termasuk tumbuhan tingkat rendah, invertebrata, dan vertebrata.<br><br>Contoh hewan yang melakukan partenogenesis :<br>Semut<br>Kutu air<br>Kutu daun<br>Reptil<br>Ikan<br><br>18. Ovipar : Cara perkembangbiakan hewan dengan bertelur dan embrio tidak mengalami pertumbuhan dalam tubuh induk betina.<br>→ _Misalnya_ adalah pada ayam dan katak.<br><br>Vivipar : Cara perkembangbiakan hewan dengan melahirkan anakan yang sudah mengalami pertumbuhan  an embrio tidak mengalami pertumbuhan dlaam tubuh induk betina.<br>→ _Misalnya_ adalah pada kebanyakan hewan mamalia seperti sapi dan kuda.<br><br>Ovovivipar : Cara perkembangbiakan hewan  di mana embrionya berkembang di dalam telur, tetapi telur tetap berada di dalam tubuh induknya sampai telur menetas.<br>→ _Misalnya_ adalah pada ikan hiu.<br><br>•• Pembahasan lebih rinci :<br><br>Ovipar, vivipar dan ovovivipar adalah tiga cara berkembang biak pada hewan, dengan cara perkembangan embrio setelah dibuahi yang berbeda.<br><br>• Ovipar adalah cara reproduksi dengan embrio yang berkembang di dalam telur. Telur ini dibuahi kemudian berkembang dengan cangkang pelindung dan tumbuh hingga menetas di luar tubuh induk.<br>→Hewan ovipar adalah ikan (Pisces), amfibi dan reptil, burung (Aves) dan mamalia dari jenis Monotremata (seperti platypus).<br><br>• Vivipar adalah cara reproduksi dengan embrio yang berkembang di dalam tubuh induk, hingga siap lahir dalam keadaan hidup. Embrio mendapat makanan atau nutrisi dari induk melalui plasenta.  <br>→Hewan vivipar adalah sebagian besar mamalia (hewan menyusui) seperti sapi, kuda, singa, trenggiling, kelelawar, termasuk mamalia yang hidup di air seperti dugong, paus dan singa laut.<br><br>• Ovovivipar adalah cara reproduksi pada hewan di mana embrio yang berkembang di dalam telur, dan telur ini tetap berada dalam tubuh induk sampai siap untuk menetas. Metode ini mirip dengan vivipar, tetapi embrio menerima makanan mereka dari kantung kuning telur dan tidak memiliki hubungan plasenta dengan induk.<br>→Hewan ovovivipar termasuk kadal, buaya dan ular serta beberapa jenis ikan seperti kuda laut dan ikan hiu.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 04:51:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757852308</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757855722</link>
         <description><![CDATA[<div>KELOMPOK 2 (96)<br>Alfiar wimar anggraeny (05)<br>Ananda novita sari (06)<br>Aviza akbar ramadhan (07)<br>Dynho adha (08)<br>3.)<br>Follicle stimulating hormone (FSH)<br>Hormon reproduksi FSH diproduksi di kelenjar pituitari, yaitu kelenjar di otak yang berukuran sebesar kacang polong. Hormon ini memiliki peranan penting terhadap perkembangan seksual seseorang.<br><br>Selain memengaruhi perubahan fisik saat memasuki masa pubertas, hormon FSH pada wanita juga memiliki peran terhadap proses pembentukan sel telur di ovarium serta turut mengendalikan siklus menstruasi. Sementara pada pria, hormon FSH berfungsi untuk mengendalikan produksi 🤬 dan perkembangan organ kelamin.<br><br>2. Luteinizing hormone (LH)<br>Hormon LH juga diproduksi di kelenjar pituitari dan kerjanya saling melengkapo dengan hormon FSH. Pada wanita, hormon reproduksi ini memengaruhi kerja ovarium, pelepasan sel telur (ovulasi), siklus menstruasi, dan kesuburan. Sementara pada pria, LH merangsang produksi testosteron, yang memengaruhi tingkat produksi 🤬 pria.<br><br>3. Hormon testosteron<br>Kadar hormon testosteron pada pria lebih tinggi dibandingkan wanita. Hormon ini akan mengalami peningkatan selama masa pubertas, kemudian mulai menurun sejak memasuki usia 30 tahun.<br><br>Fungsi hormon testosteron pada pria antara lain mengendalikan gairah seksual, produksi 🤬, kepadatan tulang, dan juga massa otot, sehingga hormon ini mampu memengaruhi perubahan fisik dan emosional pria secara signifikan.<br><br>Sementara itu, fungsi hormon testosteron pada wanita adalah mengontrol suasana hati dan gairah seksual, menjaga tulang tetap kuat, meringankan nyeri, dan menjaga kemampuan berpikir.<br><br>4. Hormon estrogen<br>Kadar hormon estrogen pada wanita lebih tinggi dibandingkan pria.  Hormon estrogen pada wanita memiliki peran penting dalam perkembangan seksual saat masa pubertas. Selain itu, hormon ini juga berperan mengendalikan pertumbuhan dinding rahim selama siklus menstruasi dan masa awal kehamilan, serta mengatur berbagai proses metabolisme, termasuk pertumbuhan tulang dan kadar kolesterol.<br><br>Sementara pada pria, salah satu fungsi estrogen adalah mengontrol kesehatan 🤬. Namun, jika kadar estrogen pada pria terlalu tinggi, dapat terjadi penurunan kualitas 🤬 dan disfungsi ereksi.<br><br>Kesehatan hormon reproduksi dapat dijaga dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi, melakukan olahraga dengan rutin, mengelola stres dengan baik, dan memenuhi waktu tidur yang cukup.<br><br>Selain itu, bila Anda masih memiliki kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, dianjurkan untuk mulai meninggalkannya.<br><br>Ketidakseimbangan kadar hormon reproduksi dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan, mulai dari obesitas hingga osteoporosis. Pada wanita, hal ini bisa ditandai dengan tidak teraturnya siklus menstruasi, sedangkan pada pria bisa ditandai dengan penurunan gairah seksual.<br><br>4.)<br>•Pembentukan 🤬 berlangsung di dalam testis. Prosespembentukan atau pemasakan 🤬 ini disebutspermatogenesis.Spermatogenesis berawal dari sel spermatogonia yang terdapat pada dinding tubulus seminiferus. Setiap spermatogonia yang mengandung 23 pasang kromosom, mengalami pembelahan mitosis menghasilkan spermatosit primer yang juga mengandung 23 pasang kromosom. Spermatosit primer ini kemudian mengalami pembelahan meiosis pertama menghasilkan 2spermatosit sekunder yang haploid. Kemudian tiap spermatosit sekunder membelah lagi secara meiosis (meiosis kedua) menghasilkan 2spermatid yang juga haploid. Spermatid kemudian berdiferensiasi menjadi 🤬 yang telah masak. 🤬 ini bersifat haploid.<br>•Proses pembentukan ovum disebutoogenesis. Proses ini terjadi di dalam ovarium. Sejak masa embrio hingga dewasa, oogonia (sel induk telur) di dalam ovarium mengalami perkembangan. Oogonium pada masa embrio ini memperbanyak diri secara mitosis membentuk oosit primer. Saat embrio berusia 6 bulan, oosit primer mengalami meiosis I dan berhenti pada fase profase. Kemudian oosit primer ini berhenti membelah hingga masa pubertas.<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 04:54:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757855722</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757856043</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 2<br>(No 3 dan 4) </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/735923318/b89a5aabd10994ce09fa03d7c0368c7a/Kelompok_2.pptx" />
         <pubDate>2020-09-18 04:54:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757856043</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757860472</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 7_95<br><br>Nama anggota :<br>1. Nadhira Resha A<br>2. Nava Fauziah<br>3. Olivia Sulistiana<br>4. Putri Nur Nazhifah<br><br>_13. Perkecambahan_<br><br>PENGERTIAN DASAR<br><br>Perkecambahan merupakan tahap awal perkembangan suatu tumbuhan, khususnya tumbuhan berbiji. Dalam tahap ini, embrio di dalam biji yang semula berada pada kondisi dorman mengalami sejumlah perubahan fisiologis yang menyebabkan ia berkembang menjadi tumbuhan muda. Tumbuhan muda ini dikenal sebagai kecambah.<br><br>MACAM-MACAM TIPE PERKECAMBAHAN<br><br>Perkecambahan biji dapat dibekan menjadi 2, yaitu :<br><br>• Epigeal<br>Perkecambahan epigeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehingga mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah, misalnya pada kacang hijau.<br>• Hipogeal<br>Perkecambahan hipogeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang teratas, sehingga daun lembaga ikut tertarik ke atas tanah, tetapi kotiledon tetap di bawah tanah. Misalnya pada biji kacang kapri.<br><br>METABOLISME PERKECAMBAHAN<br><br>• Tahap Pertama : dimulai dengan proses penyerapan air oleh benih, melunaknya kkulit benih dan hidrasi protoplasma.<br>• Tahap kedua: dimulai dengan kegiatan enzim dan sel serta naiknya tingkat respirasi benih.<br>• Tahap ketiga: terjadi penguraian bahan-bahan seperti karbohidrat, lemak, dan protein menjadi bentuk-bentuk yang terlarut dan di translokasikan ke titik tumbuh.<br>• Tahap keempat : asimilasi dari bahan-bahan yang telah diuraikan tadi di daerah meristematik untuk menghasilkan energy bagi kegiatan pembentukan komponen dan pertumbuhan sel-sel baru.<br>• Tahap kelima : pertumbuhan dari kecambah melalui proses pembelahan, pembesaran, dan pembagian sel-sel pada titik-titik tumbuh.<br><br>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKECAMBAHAN<br><br>Faktor dalam :<br>• Gen<br>• Persediaan makanan dalam biji<br>• Hormon<br>• Ukuran dan kekerasan biji<br>• Dormansi<br><br>Faktor luar :<br>• Air<br>• Temperature<br>• Oksigen<br>• Medium<br><br>_14. Perkembangbiakan tumbuhan lumut dan paku_<br><br>Lumut.<br><br>Adalah tumbuhan tidak berpembuluh : tumbuhan yg tidak mempunyai berkas pengangkut pada <br>organ2 tubuhnya. <br>Tumbuhan ini mempunyai ciri tidak mempunyai akar, batang dan daun sejati yg disebut dengan <br>tumbuhan talus ( thallophyta) <br><br>• Hidup di tempat lembab, terdiri atas banyak sel <br>• Belum memiliki akar, batang dan daun sejati. <br>• Memiliki rizoid atau akar semu yg berfungsi sebagai akar untuk melekat <br>• Mempunyai klorofil, bersifat autotrof <br>• Mengalami pergiliran keturunan/metagenesis yaitu gametofit dan sporofit <br>• Termasuk tumbuhan peralihan <br>• Berkembang biak dengan spora yg dihasilkan oleh sporangium. <br><br>Paku : <br><br>Adalah tumbuhan berpembuluh: memiliki struktur tubuh yg lebih sempurna. <br>Disebut tumbuhan berpembuluh karena sudah memiliki berkas pembuluh yg mengangkut zat2 yg diperlukan/dibuang.<br><br>Ciri2nya: <br><br>• Merupakan jenis tumbuhan berkomus. Yaitu antara bagian akar, batang dan daunnya sudah dapat <br>dibedakan dengan jelas. <br><br>• Hidup didaratan, terutama ditempat lembab. Tetapi ada pula yg hidup ditempat kering , menempel di dinding atau tubuh tumbuhan lain, ada pula yg hidup diair. <br><br>• Daun tumbuhan paku dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu: <br>Tropofil untuk fotosintesis <br>Sporofil : tempat pembentukan spora</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 04:57:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757860472</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757882297</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 1 [94] :<br>- Abdul Madjid<br>- Adinda Sekar Langit <br>- Ahmad Rifaldi<br>- Andika Fadilah<br><br><strong>1. Pembelahan mitosis dan meiosis<br></strong><br> a. Pembelahan mitosis merupakan tipe pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anakan yang mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk<br> b. Pembelahan meiosisadalah pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel anakan yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh dari jumlah kromosom sel induk<br><br><br><strong>2. Bagian dan fungsi alat kelamin laki-laki dan perempuan</strong><br><br>A. Sistem reproduksi laki-laki<br>1. Vesikula seminalis = Menghasilkan air mani yang bersifat lengket<br>2. Rektum = berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara feses<br>3. Kelenjar cowper = untuk melindungi 🤬 dengan cara menetralkan urine yang memiliki pH asam yang tersisa dalam uretra.<br>4. Kelenjar prostat = Fungsi utama kelenjar prostat adalah mengeluarkan cairan yang melindungi dan menutrisi 🤬.<br>5. Epididimis = Fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan 🤬 sementara<br>6.  Testis = Fungsinya adalah untuk memproduksi 🤬 dan hormon testosteron.<br>7. 🤬 / uretra = berfungsi sebagai saluran kencing atau urine sekaligus tempat keluarnya 🤬.<br>8. Vas = berfungsi sebagai tempat penyimpanan 🤬 sebelum dikeluarkan melalui 🤬. <br>9. Simfisis pubis = Berfungsi dalam mendukung suspensori ligament 🤬.<br>10. Kantung kemih = Fungsi kandung kemih yang sehat adalah menyimpan urine hingga waktunya dikeluarkan oleh tubuh.<br><br>B. Sistem reproduksi perempuan<br>1. Rahim = Fungsi utama rahim menerima pembuahan ovum yang tertanam ke dalam endometrium, dan berasal makanan dari pembuluh darah yang berkembang secara khusus <br>2. Serviks = fungsi serviks adalah memproduksi lendir atau mukus.<br>3. 🤬 = Fungsi dari 🤬 adalah sebagai saluran persalinan, tempat masuknya 🤬 ke rahim hingga saluran keluarnya darah.<br>4. Endometrium = Fungsi endometrium pada tubuh wanita berhubungan dengan proses reproduksi. Bagian ini memiliki peran penting dalam siklus menstruasi serta selama masa kehamilan<br>5.  Uterus = Fungsi uterus pada wanita adalah untuk menerima sel telur yang dibuahi yang akan berubah menjadi janin dan akan menahannya selama perkembangan. <br>6. Sel telur = fungsi sel telur adalah pada proses reproduksi<br>7.  Tuba Fallopi = Saluran ini berfungsi sebagai tempat berjalannya sel telur dari ovarium menuju rahim saat ovulasi dan sebagai tempat pertemuan sel telur dengan 🤬 saat proses pembuahan. <br>8. Saluran telur = fungsinya untuk menyalurkn ovum dari ovarium menuju uterus<br>9.  Ovarium = Ovarium berfungsi mengeluarkan hormon steroid dan peptida seperti estrogen dan progesteron. <br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 05:14:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757882297</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 7 kelas 9-4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757885997</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama anggota: <br>1.Nabila Salsabila(25) <br>2.Nadya Fauziyah(26) <br>3.Nadzifa Putri Laydina(27) <br>4.Nisa Nuraila Putri Hartono(28) <br><br>13. Proses perkecambahan biji secara berturut adalah:<br><br>1.) Air masuk ke dalam biji atau disebut dengan proses imbibisi  <br>2.) Air akan melunakkan kulit biji sehingga saat terdorong dari dalam, kulit biji akan pecah dan memungkinkan oksigen masuk ke dalam biji  <br>3.) Air akan mengaktifkan embrio yang sebelumnya mengalami dormansi.  <br>4.) Air serta oksigen akan memicu embrio melaksanakan metabolisme awal. Terbentuk hormon giberelin yang akan memicu aleuron untuk memproduksi enzim amylase  <br>5.) Enzim amylase yang terbentuk akan memecah cadangan makanan dalam endosperma berupa amilum yang kemudian dipecah menjadi glukosa.  <br>6.) Glukosa akan dikirim ke titik tumbuh berupa plumula dan radikula.  <br>7.) Plumula akan tumbuh menjadi batang dan daun, sedangkan radikula akan tumbuh menjadi akar.  <br><br>Tipe perkecambah dibagi menjadi 2 berdasarkan posisi kotiledon saat perkecambahan terjadi yaitu:<br><br>● Epigeal, yaitu tipe perkecambahan dimana kotiledon terangkat ke atas tanah misalnya pada tanman kacang tanah.<br>● Hypogeal, yaitu tipe perkecambahan dimana kotiledon terangkat ke atas tanah misalnya pada tanaman jagung.<br><br>Faktor yang mempengaruhi perkecambahan antara lain:<br><br>• Air<br>• Oksigen<br>• Kelembaban<br>• Suhu <br><br>Jika kekurangan air, biji menjadi kering sehingga tidak dapat berkecambah. Jika terendam air, maka biji akan membusuk sehingga tidak dapat berkecambah. Jika air cukup, tidak kurang dan tidak terendam, maka biji akan berkecambah dengan baik.<br><br>Setelah mengalami perkecambahan, barulah tumbuhan mengalami pertumbuhan yang dilanjutkan dengan perkembangan.<br><br>14. Lumut merupakan tumbuhan yang hidup di daerah yang lembap. Lumut berkembangbiak dengan cara generatif dengan menghasilkan sel kelamin dan secara vegetatif dengan menggunakan spora.<br><br>Pada satu individu lumut memiliki anteridium yang dapat menghasilkan sel 🤬 dan arkegonium yang dapat menghasilkan ovum.<br><br>Fertilisasi terjadi jika sel 🤬 sampai pada ovum yang terdapat pada arkegonium dengan batuan air. Zigot akan tumbuh dan menjadi tumbuhan lumut yang dapat menghasilkan spora. Apabila spora berada di tempat yang sesuai untuk tumbuh dan berkembang, maka akan tumbuh menjadi protonema. Selanjutnya protonema tumbuh menjadi tumbuhan lumut yang dapat menghasilkan sel kelamin.<br><br>Fragmentasi terjadi ketika tumbuhan lumut melepaskan sebagian tubuhnya untuk menjadi individu baru.<br><br>Lumut merupakan kelompok tumbuhan yang masih sederhana,lumut belum memiliki akar,batang,dan daun yang sejati. Secara umum lumut dikelompokkan menjadi tiga,yaitu lumut hati,tanduk,daun.<br><br>Mereka dapat tumbuh pada tang yang tipis dan pada tanah dimana tumbuhan lain tidak dapat tumbuh. Spora dari lumut akan dibawa oleh angin. Spora akan tumbuh menjadi tumbuhan baru jika ada air dan beberapa komponen pendukung lain. Sering kali lumut merupakan tumbuhan yang pertama kali tumbuh pada lingkungan yang sudah rusak misalnya akibat aliran lava atau akibat kebakaran hutan. Oleh karena itu,lumut juga disebut organisme pionir atau tumbuhan perintis.<br><br>Sebagai tumbuhan pionir,lumut akan tumbuh dan mati membentuk nutrisi tanah. Proses ini bersamaan dengan pelapukan bebatuan ini bersamaan bantuan akibat panas angin (pelapukan fisika),serta zat kimia lain seperti zat asam atu oksigen (pelapukan kimia)yang akhirnya membentuk tanah,sehingga pada akhirnya tumbuhan lain dalam tumbuh pada daerah tersebut.<br><br>Beberapa juga dapat digunakan sebagai obat hepatitis l,seperti kelompok lumut hati marchantia polymorpha. Beberapa kelompok dari lumut daun seperti sphagnum yang sudah lapuk dapat di gunakan sebagai bahan bakar saperti batu bara.<br><br>Tumbuhan paku berkembangbiak menggunakan spora, namun tumbuhan paku juga tetap dapat menghasilkan sel kelamin dalam perkembangbiakkannya.<br><br>Tumbuhan paku mengalami perkembangbiakan secara vegetatif dan generatif.<br><br>Jika kadar air pada kotak spora berkurang, kotak spora akan pecah dan mengeluarkan spora yang ada di dalamnya. Spora akan tersebar dan tumbuh menjadi protalium jika lingkungannya sesuai untuk tumbuh. Protalium akan berkembang dan menghasilkan anteridium dan arkegonium. Anteridium akan menghasilkan 🤬 berflagel (berekor) dan arkegonium akan menghasilkan sel telur.<br><br>Fertilisasi terjadi jika 🤬 yang dihasilkan oleh anteridium sampai pada sel telur yang dihasilkan oleh arkegonium sehingga akan dihasilkan zigot. Meskipun memilik flagela, 🤬 tumbuhan paku tetap memerlukan air untuk pergerakannya. Zigot yang tumbuh akan berkembang menjadi tumbuhan paku yang baru.<br><br>Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan paku dilakukan dengan rhizoma. Rhizoma dapat tumbuh ke segala arah dan membentuk koloni tumbuhan paku yang baru.<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 05:17:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757885997</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757904482</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok 6_94 (No absen 21-24)<br>Nama:  •Muhamad Zaky<br>             •Muhammad Tamir F.<br>             •Muhammad Rizky S.<br>             •Nabila Putri S.<br><br>11. Jenis tumbuhan yang termasuk dalam perkembangan vegetatif alami dan buatan <br><br>•Vegetatif alami<br>*Rizhoma ,contoh nya kunyit,lengkuas,dan temu lawak.<br>*Stolon ,Contohnya Stroberi<br>*Umbi Lapis ,Contohnya Bawang putih &amp;merah ,bawang Bombay.<br>*Umbi batang ,Contohnya Ubi jalar,kentang,talas.<br>*Kuncup Adventif Daun ,Contohnya Cocor bebek.<br><br>•Vegetatif Buatan <br>* Cangkok ,Contohnya Mangga,rambutan,dan jeruk<br>*Merunduk,Contohnya Bungan Alamanda<br>*Setek ,Contohnya singkong,tebu, dan pohon seruni<br><br>12. Macam-macam penyerbukan(polinasi)<br><br>1.Anemogami<br>Adalah penyerbukan dibantu oleh angin.<br> <br>2. Entomogami <br>Adalah penyerbukan dibantu oleh serangga.<br><br>3.Ornitogami <br>Adalah penyerbukan dibantu oleh burung.<br><br>4.Kiropterogami<br>Adalah penyerbukan dibantu oleh kelelawar.<br><br>5.Antropogami<br>Adalah penyerbukan dibantu oleh manusia.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-09-18 05:31:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/757904482</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/758025465</link>
         <description><![CDATA[<div>KELOMPOK 4(95)(no 7dan 8)<br>-Fauzi Saputra Mansur(13)<br>-Ferdiansyah Ramadhan(14)<br>-Ibnu Darmawan(15)<br>-Jessica Evania Hutasoit (16)<br>7).PROSES FERTILISASI<br>:Fertilisasi adalah proses bertemunya sel telur dan sel 🤬 untuk bersatu sehingga membentuk zigot,lalu menjadi embrio sebagai cikal bakal janin. Fertilisasi disebut jg sebagai konsepsi,dan inilah awal terjadinya kehamilan.<br>Proses fertilisasi :<br>1.ovulasi→keluarnya sel telur dr ovarium (indung telur) yg normalnya terjadi setiap bulan (menstruasi) Proses ovulasi umumnya terjadi 2 minggu sebelum haid berikutnya. <br>2.Sel telur berpindah ke saluran tubafalopi→setelah keluar dr indung telur ,sel telur berada di tubafalopi dan perlahan menuju janin. Umur sel telur di tubafalopi hanya 24 jam ,jika tidak dibuahi maka tidak akan terjadi kehamilan. <br>3.meningkatnya hormon→setelah sel telur meninggalkan folikel dalam ovarium kemudian berkembang menjadi korpus luteum yg menghasilkan hormon progesteron. <br>4.jika sel telur tidak dibuahi→bila tidak ada 🤬 yg membuahi sel telur,maka sel telur akan berpindah ke rahim dan hancur. <br>5.jika ada proses fertilisasi (konsepsi) →kalau ada saja satu 🤬 yg berhasil masuk sampai saluran tubafalopi dan menerobos masuk kedalam sel telur ,terjadilah proses pembuahan. <br>6.implantasi(perpindahan sel telur yg sudah dibuahi ke rahim) →implantasi umumnya menimbulkan gejala, tetapi tdj semua wanita mengalaminya.beberaap mendapati munculnya bercak darah dalam 1-2 hari. <br>7.munculnya hormon kehamilan →setelah implantasi tubuh mulai menghasilkan hormon kehamilan(hcg)<br><br>8).penyakit sistem reproduksi manusia(pms),penyebab dan pencegahannya<br>●penyebab:penyakit pada sistem reproduksi manusia disebabkan oleh banyak hal.Salah satunya adalah akibat adanya gangguan hormon pada indung telur,testis,atau kelenjar endokrin yang lain seperti kelenjar dibawah otak, tiroid, atau adrenal.<br>●pencegahan:<br>~menggunakan celana dalam yg berbahan katun dan bertekstur lembut. <br>~biasakan membilas dengan bersih organ reproduksi setiap selesai buang air. <br>~mengganti celana dalam 2-3 kali sehari. <br>~memotong rambut yg ada di daerah organ reproduksi apabila sudah panjang <br>~bagi yg perempuan,apabila sedang menstruasi gantilah pembalut sesering mungkin. <br>~bagi yg perempuan,hindari menggunakan sabun pembersih daerah kewanitaan dan pantyliner secara terus menerus. <br>~rajin berolahraga dan banyak mengonsumsi buah dan sayur. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 07:06:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/758025465</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2_94</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/758101840</link>
         <description><![CDATA[<div>-Andry Briant Wiratama<br>- Arya Ageng<br>-chaila<br>-chirstian<br>3.) Hormon pada pria adalah testosteron untuk membentuk 🤬 dan ciri fisik pria. Hormon pada wanita adalah estrogen untuk memantangkan ovum dan ciri fisik wanita. Hormon progesteron untuk mempertebal endometrium. Hormon FSH (Folicel Stimulating Hormon) untuk membentuk folikel. Hormon LH (Lituizing Hormon) untuk memicu terjadinya ovulasi.<br><br>Pembahasan<br>Alat reproduksi pada manusia berfungsi untuk meneruskan keturunan. Alat reproduksi pada manusia dibagi menjadi dua yaitu alat reproduksi pada pria dan pada wanita.<br><br>Berikut ini penjelasan berkaitan dengan alat reproduksi wanita:<br><br>1. Ovarium<br><br>Merupakan kelenjar yang berfungsi sebagai tempat pembentukan ovum dan hormon. Hormon tersebut meliputi:<br><br>a. Estrogen yang berfungsi untuk mematangkan sel telur.<br><br>b. Progesteron berfungsi mempertebal endometrium untuk persiapan penempelan zigot.<br><br>2. Infundibulum<br><br>Struktur infundibulum tersebut akan memudahkan masuknya telur dari ovarium ke dalam saluran oviduk.<br><br>3. Tuba Falopi atau Oviduct<br><br>Merupakan saluran sel telur dari ovarium. Terdapat silia (rambut halus) untuk menggerakkan ovum.<br><br>4. Uterus atau Rahim<br><br>Merupakan bagian alat reproduksi yang berfungsi sebagai tempat pertumbuhan dan perkembangan janin.<br><br>5. Servik<br><br>Servik disebut juga dengan leher rahim. Servik merupakan celah yang terbentuk  antara uterus dengan lubang 🤬.<br><br>6. Lubang 🤬<br><br>Merupakan bagian alat reproduksi yang berfungsi sebagai tempat kopulasi yaitu masuknya alat kelamin pria.<br><br>Pada organ reproduksi pria terdiri dari kelenjar yaitu testis, vesikulasi seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper, sedangkan yang berupa saluran pengeluaran yaitu epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, dan uretra. Organ reproduksi eksternal pria terdiri dari 🤬 dan skrotum.  <br><br>Berikut ini bagian organ pada alat reproduksi pria dan fungsinya adalah:<br><br>A. Bagian organ reproduksi berupa saluran  <br><br>1. Epdidimis<br><br>Fungsi Epididimis adalah sebagai saluran, penyimpanan, dan pematangan 🤬. Setelah epididimis, 🤬 akan masuk ke vas deferens, lalu disalurkan menuju ke vesikula seminalis.  <br><br>2. Vas Deferens  <br><br>Vas Deferens merupakan saluran yang berfungi menyalurkan 🤬 ke vesikula seminalis.<br><br>3. Ductus ejakulatori<br><br>Merupakan saluran 🤬 yang menghubungkan vas deferens dengan saluran uretra.<br><br>4. Uretra<br><br>Uretra adalah saluran yang terletak dalam 🤬. Fungsi uretra adalah sebagai tempat keluarnya 🤬 dan urin.<br><br>B. Organ reproduksi berupa kelenjar<br><br>1. Testis<br><br>Fungsi testis adalah menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormon seks yaitu testosteron. Tempat pembentukan 🤬 dalam testis adalah tubulus seminiferus.<br><br>2. Vesikula seminalis<br><br>Fungsi vesikula seminalis untuk mensekresikan cairan yang bersifat basa, mukus, vitamin, fruktosa (sebagai nutrisi bagi 🤬), protein, enzim dan prostaglandin.<br><br>3. Kelenjar prostat<br><br>Merupakan organ yang berada dibawah kandung kemih. Fungsi kelenjar prostat adalah mensekresikan cairan yang bersifat basa.<br><br>4. Kelenjar Bulbouretra (Cowper)<br><br>Yaitu kelenjar yang berjumlah dari sepasang. Fungsi kelenjar bulbouretra (cowper) adalah menghasilkan cairan lendir yang sifatnya basa dalam saluran ejakulasi.<br><br>C. Bagian Organ Reproduksi Eksternal<br><br>1. 🤬 (Zakar)  <br><br>🤬 merupakan alat kelamin luar pada pria. Fungsi 🤬 adalah untuk memasukkan 🤬 ke dalam alat reproduksi betina (kopulasi).<br><br>2. Skrotum (Kantung Pelir)  <br><br>Skrotum merupakan kantung pembungkus testis.ungsi skrotum adalah mengatur suhu testis agar selalu tetap untuk menjaga proses pembentukan 🤬.<br><br>4.) Spermatogenesis terbentuk dari kata spermato yang memiliki arti benih dan genesis yang berarti proses pembentukan sesuatu. Jadi, spermatogenesis memiliki makna proses pembentukan benih.<br><br>Alat kelamin pada pria terdiri dari testis, sistem saluran epididimis dan vas deferens, vesikula seminalis, kelenjar prostat, serta 🤬.<br><br>Normalnya, 🤬 terdiri dari kepala yang berbentuk lonjong dan ekor yang panjang.<br><br>Sebelum membuahi sel telur, 🤬 harus melalui proses yang dikenal dengan spermatogenesis. Proses ini terjadi di dalam testis, sedangkan tempat penyimpanan 🤬 sementara terletak di bagian vas deferens. Proses spermatogenesis ini dimulai sejak Anda mengalami pubertas.<br><br>Setidaknya 100 juta 🤬 diproduksi di testis setiap harinya, dengan ukuran panjang sekitar 0,05 milimeter. Proses perkembangan 🤬 hingga dapat membuahi sel telur membutuhkan waktu sekitar 70 hari. Semua tahapan spermatogenesis terjadi di dalam testis dan proses ini terjadi secara terus-menerus selama seorang pria hidup. Spermatogenesis menghasilkan satu spermatosit, yaitu sel 🤬 tahap awal yang nantinya akan membelah kembali dan menghasilkan 4 🤬 yang lebih kecil ukurannya.<br><br>Oogenesis, yaitu proses pembentukan Ovum atau sel telur pada wanita, yang berlangsung pada bagian ovarium, hormon yang memicu oogenesis adalah FSH (Folicle Stimulating Hormone), LH (Luteinizing Hormone).<br><br>Oogenesis Diawali dari pembelahan sel induk telur yang terdapat dalam ovarium semenjak bayi. Oogonium pada masa bayi membelah secara mitosis membentuk oosit primer.saat  usia 6 bulan oosit primer mengalami meiosis 1, namun berhenti hingga masa pubertas.<br><br>Saat masa puber, oosit primer melanjutkan meiosis I. Tahapan ini oosit primer membelah  2 sel dengan ukuran berbeda, Bagian Sel yang besar disebut oosit sekunder (n) dan bagian sel yang kecil disebut badan kutub primer (n) Selanjutnya oosit sekunder meneruskan meiosis II. Tetapi meiosis II tidak berlanjut dan berhenti sampai pada waktu ovulasi, bila tidak terjadi Fertilisasi oosit sekunder akan mengalami degenerasi. Dan Jika terjadi Fertilisasi oosit sekunder dan badan kutub primer akan melanjutkan meiosis II , pembelahan pada meiosis sekunder menghasilkan satu ootid dan satu badan kutub sekunder. Pembelahan badan kutub primer menghasilkan dua badan kutub sekunder.  <br><br>Sehingga dari meiosis II dihasilkan 1 ootid dan 3 badan kutub sekunder. Selanjutnya ootid akan berkembang menjadi ovum atau sel telur.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 08:19:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/758101840</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 (94)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/758152941</link>
         <description><![CDATA[<div>~ Febryka Anastasya</div><div>~ Gilang Ramadhan</div><div>~ Grazellya Catherine K.</div><div>~ Irhandi Zulfan<br><br><br><strong>7.Proses fertilisasi pada makhluk hidup<br></strong><br></div><div> </div><ul><li> Pada manusia <strong>Proses</strong> pembuahan atau <strong>fertilisasi</strong> adalah bertemunya sel telur dengan sel 🤬 untuk bersatu sehingga membentuk zigot, lalu menjadi embrio sebagai cikal bakal janin. <strong>Fertilisasi</strong> disebut juga sebagai konsepsi, dan inilah awal mula terjadinya kehamilan.</li><li>Pada hewan <strong>Proses Fertilisasi</strong> salah satu tahap awal pada proses perkembangbiakan pada hewan,dan kerap disebut juga sebagai istilah konsepsi. <strong>Fertilisasi </strong>sendiri merupakan saat ketika dua gamet bertemu dan kemudian melebur menjadi sebuah kesatuan,yang selanjutnya disebut sebagai <strong>zigot</strong>.<br><strong> </strong></li><li>Pada tumbuhan <strong>Fertilisasi</strong> adalah <strong>proses</strong> pembuahan  §  atau peleburan gamet jantan dan gamet betina, dibagi 2 yaitu: ... Menjelang mencapai bakal buah, inti generatif membela menjadi 2. Setelah sampai di pintu bakal biji, inti vegetatif melebur, kemudian inti 🤬 masuk ke dalam bakal biji melalui mikrofil.<br><strong> </strong></li></ul><div><br></div><div>8. <strong> &gt;  Penyakit menular seksual </strong>adalah penyakit seksual<strong> </strong>yang<strong> </strong> disebabkan oleh beberapa virus dan bakteri yang menyebar melalui cairan tubuh seperti treponema pallidum (sifilis), neisseria gonorrhoeae (gonore), clamidia trachomatis (klamidia), human papilomavirus (kutil kelamin), human immunodeficiency virus (HIV).<br><br><strong>  &gt;  Cara mencegah penyakit menular seksual yaitu :<br></strong><br>-<strong> Berhubungan seks hanya dengan satu orang</strong><br><strong>-  Vaksinasi</strong><br><strong>-  Sunat pada laki-laki</strong><br><strong>- Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang.</strong><br>-<strong> Menggunakan pengaman</strong><br>- <strong>Menjaga kebersihan alat kelamin <br></strong><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-09-18 09:09:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/yuliaramlan/4d52h83iccakbxqu/wish/758152941</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
