<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Reading Reflection by Dyan W Praharwati</title>
      <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-06-09 04:11:35 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-07-11 09:16:11 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kita Susah Tidur sejak Dilahirkan</title>
         <author>dyanwpraharwati</author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483003536</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3959099902/a9a90ea84e08e10643034f9b10b2cc86/photo_2025_06_09_11_14_10.jpg" />
         <pubDate>2025-06-09 04:17:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483003536</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marbella Elpantja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483060105</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Red String Theory</strong> adalah novel bergenre dewasa muda (<em>young adult</em>) karya <strong>Evangelina Tessia Pricilla</strong>, yang dikenal juga sebagai <strong>@evtessia</strong> di Instagram. Saya pertama kali mengenal novel ini karena mengikuti akun penulisnya yang aktif membagikan konten seputar <strong>feminisme</strong> dan <strong>persiapan karier</strong> untuk anak muda.</p><p><br/></p><p>Meskipun saya bukan tipe pembaca yang gemar membeli buku populer, entah mengapa novel ini langsung menarik perhatian saya. Salah satu alasannya adalah karena banyak kutipan puitis dan penuh kiasan dari novel ini yang sering berseliweran di media sosial. Saya pribadi memang sangat menyukai gaya penulisan yang penuh kiasan—semacam puisi-puisi yang bisa dijadikan pengingat pribadi. Ditambah lagi, desain sampulnya yang estetik benar-benar menambah daya tarik tersendiri.</p><p><br/></p><p>Seperti banyak novel remaja lainnya yang mengangkat tema cinta dan pencarian jati diri, <em>Red String Theory</em> juga menyentuh dua hal itu. Namun, yang membuatnya berbeda adalah keberanian penulis untuk mengangkat <strong>konsep mitologis</strong> yang lebih dalam—yaitu <strong>mitos benang merah takdir</strong> dari budaya Tiongkok dan Jepang. Inti dari mitos ini adalah bahwa hubungan yang bermakna dan mendalam tidak terjadi secara kebetulan, melainkan karena sudah ditentukan oleh&nbsp;takdir.</p><p><br/></p><p>Cerita berpusat pada tokoh <strong>Caitlyn</strong>, seorang remaja perempuan yang bertemu dengan <strong>Elijah</strong>, siswa baru di sekolahnya. Mereka berdua sama-sama menyimpan luka masa lalu, dan dari titik itulah hubungan mereka mulai tumbuh. Yang saya sukai dari cerita ini adalah bagaimana hubungan mereka tidak digambarkan secara manis berlebihan layaknya cerita khas cinta remaja, tetapi justru memperlihatkan <strong>dua orang yang sama-sama terluka dan perlahan saling membantu untuk pulih</strong>.</p><p><br/></p><p>Saya sangat menyukai cerita yang mengangkat isu <strong>individualitas</strong>, bahwa <strong>ketidaksempurnaan bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan</strong>. Novel ini mengajarkan pembacanya memiliki luka bukan berarti seseorang tidak layak diterima atau dicintai. Justru, <strong>tidak adanya standar kesempurnaan</strong> itulah yang membuat hubungan antar manusia menjadi lebih realistis—dan di sanalah letak keindahannya.</p><p><br/></p><p>Meskipun mungkin tema utamanya lebih menyoroti soal takdir dan perjuangan, menurut saya <em>Red String Theory</em> juga berhasil menyampaikan pesan bahwa <strong>setiap orang punya keunikan </strong>yang menjadikan mereka sempurna<strong>—dengan cara mereka sendiri</strong>.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3959728772/4cfae1219fba5ee33e039fcd6044580a/IMG_4493.jpeg" />
         <pubDate>2025-06-09 05:00:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483060105</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dilan 1990</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483694716</link>
         <description><![CDATA[<p>Novel yang saya pilih berjudul Dilan: dia adalah Dilanku Tahun 1990 karya Pidi Baiq. Cerita dibuka dengan narasi Milea, tokoh utama perempuan, yang baru pindah ke Bandung dan masuk sekolah baru di SMA Negeri. Di sinilah ia pertama kali bertemu dengan Dilan, seorang lelaki yang unik dan penuh kejutan. Perkenalan mereka tidak biasa, dilan langsung berbicara dengan gaya yang aneh tapi mengesankan. Dari awal pertemuan ini, pembaca mulai memahami bahwa hubungan Milea dan Dilan tidak akan menjadi kisah cinta remaja biasa. Dilan terlihat memiliki cara tersendiri dalam mendekati seseorang, sementara Milea masih mencoba memahami dunia barunya di Bandung. </p><p><br/></p><p>Bab pertama novel <em>Dilan 1990</em> mengajarkan bahwa setiap orang memiliki cara tersendiri dalam mengenal dan mendekati orang lain. Kita tidak bisa langsung menilai orang dari penampilan atau kesan pertama, karena terkadang hal-hal yang aneh atau berbeda justru menyimpan keunikan dan ketulusan. Selain itu, cerita ini juga mengingatkan kita bahwa pertemuan pertama bisa menjadi momen penting yang memengaruhi hubungan ke depannya. Nilai seperti keterbukaan, rasa ingin tahu, dan menghargai keunikan orang lain sangat terasa dalam bab ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3962301858/bba46b76e431887e54893e13cc4b7e8e/novel_dilan.jpg" />
         <pubDate>2025-06-09 16:38:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483694716</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Holy Mother</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483981979</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><em>Holy Mother</em></strong> adalah novel Jepang karya Akiyoshi Rikako yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Novel ini sangat mengandalkan sudut pandang orang pertama yang akan berganti tiap babnya, dan menurut saya, hal ini disengaja Si penulis agar para pembaca dapat mencoba untuk menangkap setiap detail yang berbeda-beda dari tiap karakter, bahkan semakin saya mendalami bacaan, semakin saya sadar bahwa salah satu dari karakter yang saya baca merupakan pengisah lancung. Saya sudah pernah menyelesaikan buku ini saat saya masih SMP, tetapi saya mencoba membaca beberapa bab lagi untuk mencari bagian yang saya rasa sangat menarik.</p><p><br></p><p>Secara menyeluruh, novel ini merupakan novel bergenre misteri dan <em>thriller </em>yang penuh dengan narasi eksplisit. Cerita yang dinarasikan dalam novel ini mengisahkan tentang misteri terjadinya sebuah pembunuhan di sebuah kota yang memakan seorang anak laki-laki sebagai korbannya. Pembunuhan tersebut sangatlah sadis dengan korban yang diduga telah dianaya secara seksual setelah dibunuh. Dengan adanya berita ini, Honami (salah satu karakter di novel ini) khawatir akan keselamatan putri satu-satunya yang dia miliki, bahkan sampai meragukan dan tidak memercayai pihak kepolisian. Novel ini mengisahkan apa saja yang dilakukan Honami agar putrinya dapat dia lindungi, penyelidikan dari sudut pandang kepolisian, dan sudut pandang Sang pembunuh.</p><p><br></p><p>Bagian yang saya paling sukai dan sangat di luar pikiran adalah bagian dimana seluruh misteri dan kejanggalan dalam cerita semuanya ditunjukkan satu demi satu. Saya tidak akan menjelaskan semuanya dengan rinci dikarenakan cerita ini sangatlah kompleks, tetapi pada akhirnya hal yang ditunjukkan dari cerita ini ialah begitu besarnya dedikasi dan rasa kasih sayang seorang Ibu kepada anaknya, sampai rela melakukan hal-hal yang dapat dianggap sangat gila dan di luar akal demi keselamatan mereka. Hal-hal tersebut membuat saya merasakan emosi yang intens sekaligus terharu, dan saya merasa akhir dari cerita ini dapat dikatakan sebagai akhir yang pahit tetapi juga manis. Si pembunuh 'berhasil' diungkap dan dibunuh oleh seorang 'Ibu'. Inilah mengapa novel tersebut dinamakan <em>Holy Mother</em>, yang dapat diartikan sebagai seluruh ketulusan dari seorang Ibu.</p><p><br></p><p>Dari seluruh karya Si penulis yang sudah saya pernah baca, <em>Holy Mother</em> adalah karya Akiyoshi Rikako yang paling saya sukai karena kekompleksan alur cerita yang terbuhung dengan amat halus dengan semua misteri cerita yang dipaparkan. Novel-novel si Penulis yang lain juga memiliki alur yang mirip, dengan narasi yang mengandalkan sudut pandang pertama masing-masing karakter yang meragukan para pembaca akan siapa yang 'benar' di cerita ini, dan diakhiri oleh akhir yang membuat para pembaca merasa bersalah telah menuduh hal yang tidak benar pada karakter yang lain. Semakin saya sadar bagaimana Si penulis merakit alur cerita-cerita novel yang Ia tulis, semakin saya tertarik untuk mencari detail dari setiap narasi yand diberikan agar dapat 'menebak' Si pelaku sambil mencoba untuk mengikuti cara Akiyoshi Rikako berpikir.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/imgres?q=Holy%20Mother%20akiyoshi%20rikako&amp;imgurl=https%3A%2F%2Fimages-na.ssl-images-amazon.com%2Fimages%2FS%2Fcompressed.photo.goodreads.com%2Fbooks%2F1475575260i%2F32450412.jpg&amp;imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.goodreads.com%2Fbook%2Fshow%2F32450412-holy-mother&amp;docid=bxM2mnUd0WP89M&amp;tbnid=gBoFYezyiBzglM&amp;vet=12ahUKEwjO3uSRveWNAxVFxTgGHX67LhQQM3oECBgQAA..i&amp;w=277&amp;h=411&amp;hcb=2&amp;ved=2ahUKEwjO3uSRveWNAxVFxTgGHX67LhQQM3oECBgQAA" />
         <pubDate>2025-06-10 00:17:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3483981979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>My Stupid Boss</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484517652</link>
         <description><![CDATA[<p>Novel yang saya pilih berjudul <strong>"My Stupid Boss: Impossible We Do! Miracle We Try! Bersakit-Sakit di Gue Bersenang-Senang di Lo"</strong> karya Chaos@Work. Kisah dibuka dengan narasi Diana, tokoh utama perempuan, yang baru saja pindah ke Kuala Lumpur dan memulai pekerjaan barunya di sebuah perusahaan. Di sinilah ia pertama kali berhadapan dengan Boss, seorang individu yang absurd dan penuh keanehan. Hari pertamanya di kantor tidak berjalan mulus; Diana langsung dihadapkan pada tingkah laku Boss yang tidak masuk akal, dari cara berpakaian hingga instruksi kerja yang nyeleneh. Sejak awal pertemuan ini, pembaca mulai memahami bahwa pengalaman kerja Diana di perusahaan ini tidak akan menjadi pengalaman kantor biasa. Boss terlihat memiliki caranya sendiri dalam memimpin (atau lebih tepatnya, mengacaukan), sementara Diana masih mencoba beradaptasi dengan lingkungan kerja dan atasannya yang super aneh.</p><p><br/></p><p>Bab pertama novel <em>My Stupid Boss</em> mengajarkan bahwa setiap lingkungan kerja memiliki dinamika uniknya sendiri, dan terkadang, kita harus menghadapi situasi yang jauh dari ekspektasi. Kita tidak bisa langsung menyerah hanya karena atasan atau rekan kerja memiliki karakter yang sulit, karena terkadang dalam kekonyolan atau ketidaklogisan justru ada pelajaran berharga tentang kesabaran, adaptasi, dan bahkan humor. Selain itu, cerita ini juga mengingatkan kita bahwa sikap mental yang positif dan kemampuan untuk melihat sisi lucu dalam kesulitan sangat penting untuk bertahan di dunia kerja. Nilai seperti <strong>profesionalisme</strong>, <strong>kesabaran</strong>, dan <strong>kemampuan beradaptasi</strong> dengan berbagai tipe kepribadian di tempat kerja sangat terasa dalam bab ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3965656527/db9965c8bd0299737c16fe5b7ff9473e/My_Stupid_Boss.jpeg" />
         <pubDate>2025-06-10 04:41:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484517652</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gerhana Mata </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484806131</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya membaca cerpen Gerhana Mata karya Jenar Mahesa Ayu yang bercerita tentang seorang perempuan yang jatuh cinta pada seorang pria beristri. Ia menyebut cintanya sebagai "gerhana mata", karena cinta yang ia rasakan membuatnya buta akan kenyataan.</p><p><br/></p><p>Tokoh utama hanya bisa bertemu dengan pria itu pada siang hari, karena malam dan pagi hari adalah waktu untuk keluarga pria itu. Meskipun ia menyadari bahwa hubungan mereka tidak seharusnya terjadi, ia tetap bertahan karena cintanya adalah obsesi. Dalam benaknya, cinta memberikan "kegelapan" yang terasa nyaman. Ia tidak lagi peduli apakah yang ia rasakan itu benar atau salah, yang penting ia bisa mencintai dan dicintai.</p><p><br/></p><p>Menurut saya, hubungan seperti ini sebaiknya tidak dimulai karena hanya akan berakhir dengan rasa sakit karena cerita berakhir dengan tokoh utama menikah dengan pria lain tetapi perasaannya tetap kosong karena ia tidak bersama kekasih sejatinya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://cdn-images-3.listennotes.com/podcasts/podcastnya-saga/pembacaan-cerpen-gerhana-lDgPV7faxSp--oIzVTBhduX.1400x1400.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 06:47:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484806131</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yellow Face</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484834519</link>
         <description><![CDATA[<p>  Pernahkah kamu merasa iri terhadap temanmu? Dalam segi penampilan hingga karya yang dihasilkan, semuanya tampak nyaris sempurna, rasanya mustahil untuk mengalahkannya. Itulah yang dirasakan oleh June Hayward, tokoh utama dari <strong>Yellow Face</strong> karya <strong>R. F. Kuang</strong>. </p><p><br/></p><p>  Dalam novel ini, penulis menceritakan perasaan dengki June terhadap temannya, Athena Liu, seorang penulis sukses yang berada di puncak kariernya. Dikarenakan perbedaan yang sangat signifikan, June merasa dirinya tidak pernah mendapatkan pengakuan seperti yang Athena terima. Namun sebuah tragedi terjadi pada kediaman Athena, momen yang seharusnya menyenangkan malah merengut nyawa milik Athena. </p><p><br/></p><p>  Kejadian tersebut membuat June mengambil sebuah keputusan yakni, mencuri naskah baru milik Athena dan menerbitkannya sebagai hak milik sendiri.</p><p><br/></p><p>   Pesan yang saya dapatkan setelah membaca 2 bab dari <strong>Yellow Face</strong>, bahwa dari rasa iri, kegagalan, dan rasa tidak cukup dapat merubah  pembenaran terhadap tindakan yang tidak etis.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://th.bing.com/th/id/OIP.iGXQ0tbhKbiaWXEZwKsQuAHaLX?r=0&amp;rs=1&amp;pid=ImgDetMain" />
         <pubDate>2025-06-10 06:59:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484834519</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ABSOLUTE JUSTICE</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484888143</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya memilih buku Absolute Justice karya Akiyoshi Rikako yang bergenre psychological thriller / mystery drama. Pada novel ini, menceritakan tentang Noriko Enomoto, seorang wanita yang meyakini bahwa menegakkan keadilan adalah panggilan hidupnya. Sejak muda, Noriko selalu membela yang lemah dan berani melawan ketidakadilan. Namun, seiring waktu, cara Noriko menegakkan keadilan menjadi semakin ekstrem dan memaksakan kehendaknya atas nama "kebenaran." Cerita ini menunjukkan bagaimana idealisme yang berlebihan bisa berubah menjadi sesuatu yang merusak. </p><p><br></p><p>Pelajaran yang dapat saya ambil:</p><p>Keadilan itu subjektif, apa yang kita anggap benar belum tentu benar bagi orang lain.</p><p>Niat untuk menolong bisa berujung menyakiti apabila tidak dibarengi empati dan kebijaksanaan.</p><p>Menyelesaikan masalah bisa menggunakan lewat dialog dan toleransi, tidak harus selalu dengan memaksakan kehendak.</p><p>menurut saya, buku ini mengajak pembaca merenungkan arti keadilan yang sebenarnya dan bagaimana cara menyikapinya dengan bijak.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3965514559/947109877e7ede32facd527a559cfb25/Absolute_Justice.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 07:29:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484888143</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>salmaputinalurita</author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484923358</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya baru-baru ini membaca buku Timun Jelita oleh Raditya Dika. Novel komedi ini tidak hanya membawa tawa, tetapi pesan tentang makna-makna kehidupan yang diselipkan di dalamnya juga mengandung bawang. Novel ini bercerita tentang seorang pria dewasa umur 40an yang menjalani hari-harinya dengan membosankan dan repetitif, tiba-tiba mimpinya untuk bemusik terpanggil kembali ke kehidupannya. Dia berkolaborasi membentuk sebuah band bernama Timun Jelita bersama saudara sepupunya yang memiliki rentang usia yang lumayan. Perjalanan yang membuat saya penasaran apakah band yang dia buat akan sukses dan konflik-konflik apakah yang akan terjadi. Pesan yang saya dapatkan dari awal membaca buku ini adalah tidak pernah terlambat untuk mengejar mimpi-mimpi kecil yang selama ini belum sempat kita jelajahi lebih dalam.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/1775867304/f15eb9da1dc68232c65cc5625b40521e/COVER_TIMUN_JELITA__1_.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 07:51:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484923358</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aku - Chairil Anwar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484949581</link>
         <description><![CDATA[<p>Chairil Anwar menulis puisi ini sebagai luapan ekspresi individualis, semangat perlawanan, dan pernyataan eksistensial yang kuat. Dalam konteks sejarah, puisi ini lahir di masa penjajahan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia, dan sangat mencerminkan semangat kebebasan dan keberanian.</p><p><br/></p><p><strong>Amanat Puisi:</strong></p><ol><li><p>Keberanian Menghadapi Kematian</p></li></ol><p>Chairil menyatakan bahwa ketika ajal tiba, ia ingin menghadapinya dengan berani dan tenang, tanpa diratapi. Ini menyiratkan keberanian luar biasa menghadapi akhir hidup tanpa takut atau penyesalan. Amanatnya: <strong>hadapilah kematian (dan kehidupan) dengan keberanian, bukan ketakutan.</strong></p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Penolakan terhadap Rasa Iba atau Belas Kasihan</p></li></ol><p>Ia tidak ingin dikasihani atau ditangisi. Chairil menunjukkan bahwa <strong>dalam hidup yang keras, kita harus tegar</strong>, tidak larut dalam kesedihan atau mengandalkan simpati orang lain. Amanatnya adalah: <strong>jangan bergantung pada belas kasihan, bangkitlah dengan harga diri.</strong></p><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Kemandirian dan Keberanian dalam Kesendirian</p></li></ol><p>Baris ini menggambarkan bahwa ia merasa berbeda, terasing, dan menolak untuk menjadi bagian dari kelompok yang tidak sejalan dengannya. Kata “binatang jalang” menunjukkan sikap liar dan bebas. Amanatnya: <strong>beranilah menjadi diri sendiri, meskipun harus menyimpang dari norma atau kelompok.</strong></p><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Semangat Perjuangan Tanpa Menyerah</p></li></ol><p>Baris ini sangat heroik — walau dilukai, dia tetap melawan. Ini menunjukkan keteguhan dan semangat juang yang luar biasa. Amanatnya adalah: <strong>jangan menyerah, walaupun rintangan sangat berat. Teruslah maju.</strong></p><p><br/></p><ol start="5"><li><p>Menerima Luka, Tapi Tidak Berhenti Berlari</p></li></ol><p>Luka bukan alasan untuk berhenti. Sebaliknya, luka justru dibawa berlari — ini metafora untuk <strong>mengubah penderitaan menjadi kekuatan untuk terus bergerak maju</strong>. Amanatnya: <strong>teruslah berjuang meski dalam kesakitan, karena hanya dengan terus bergerak penderitaan bisa hilang.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3966645804/07fd836305b92feeef12df2add2994a0/Aku___Chairil_Anwar.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 08:10:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484949581</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadhil</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484954917</link>
         <description><![CDATA[<p>Aku sangat suka menonton film-film dari Raditya dika seperti yang ini nih  aku benar-benar suka romansa komedi dan komedi yang ada dalam buku dan filmnya sangat absurd gitu.</p><p>Nah sebagai seseorang yang lebih dulu menonton film Cinta Brontosaurus (2013), pengalaman membaca bukunya memberikan perspektif yang cukup berbeda, dan bahkan mengejutkan. Bukunya  terasa seperti kisah cinta komedi ringan antara Dika dan Jessica, dikemas secara naratif dan sinematik dengan alur yang cukup rapi dan terstruktur. Tapi begitu membuka halaman pertama bukunya, saya langsung sadar bahwa ini bukan novel konvensional—melainkan kumpulan cerita pendek, pengalaman pribadi, dan curhatan absurd khas.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3966668284/0c32912b811c8d7c8aba5af5ba103798/5731e3605538936596e59b63248d631a.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 08:14:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484954917</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Totto-chan: Gadis Cilik di Jendela</title>
         <author>kahuripanembun45</author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484961009</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Totto-chan: Gadis Cilik di Jendela</em> adalah kisah nyata masa kecil Tetsuko Kuroyanagi, seorang gadis penuh rasa ingin tahu dan bersemangat yang mengalami perjalanan pendidikan unik. Totto-chan, yang dipanggil "Totski" oleh ayahnya, memiliki kebiasaan yang dianggap tidak biasa oleh sekolah pertamanya, seperti sering membuka tutup meja berulang kali, memandang keluar jendela berlama-lama, dan menunggu rombongan pemusik jalanan. Sikapnya yang dianggap mengganggu membuatnya dikeluarkan, dan ibunya pun mencarikan sekolah yang lebih sesuai untuknya.</p><p><br/></p><p>Di sekolah barunya, Tomoe Gakuen, Totto-chan menemukan lingkungan yang jauh berbeda dari sekolah sebelumnya. Di Tomoe, murid-murid belajar di dalam gerbong kereta tua yang dijadikan kelas, sehingga mereka bisa menikmati pemandangan dan membayangkan diri mereka sedang melakukan perjalanan. Tidak ada kurikulum yang kaku, setiap murid diperbolehkan memilih urutan pelajaran sesuai dengan minat mereka. Kepala Sekolah Sosaku Kobayashi memperlakukan setiap anak dengan penuh kasih dan menghargai keunikan mereka, memastikan bahwa mereka bisa berkembang tanpa tekanan berlebihan.</p><p><br/></p><p>Di Tomoe, pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Totto-chan belajar banyak tentang persahabatan, menghormati perbedaan, dan kebebasan mengekspresikan diri. Ia juga menunjukkan kepedulian besar terhadap teman-temannya, terutama mereka yang memiliki disabilitas. Sekolah ini memupuk rasa percaya diri dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh sesuai dengan potensi mereka. Cara belajar di Tomoe tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendorong pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai hal melalui pengalaman langsung, seperti jalan-jalan bersama kepala sekolah dan diskusi terbuka tentang kehidupan.</p><p><br/></p><p>Kisah ini memberikan refleksi penting terhadap sistem pendidikan yang kaku dan seragam, termasuk di Indonesia. Pendidikan seharusnya menyesuaikan diri dengan karakter dan minat anak, memberikan kebebasan dalam belajar tanpa meninggalkan pelajaran inti seperti Matematika, Bahasa, dan Ilmu Pengetahuan. Metode pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis minat dapat meningkatkan semangat belajar sejak dini, serta membentuk individu yang lebih kreatif dan percaya diri.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3966668731/6cc6d97d6d800b7417a4c2886b5adc21/image.png" />
         <pubDate>2025-06-10 08:18:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484961009</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Langgam Urbana</title>
         <author>rammas0501</author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484972437</link>
         <description><![CDATA[<p>Langgam Urbana adalah cerpen karya Beni Setya. Secara garis besar, <strong>Langgam Urbana</strong> bercerita tentang <strong>lik War</strong>, seorang penghuni Jakarta yang sehari-hari mengamati segala sesuatu di sekitarnya, mulai dari lampu lalu lintas, layar televisi, hingga bantal di ranjang, yang seakan dikendalikan oleh detak jam. Ia menceritakan kehidupan di Jakarta seperti bagaimana jadwal ganjil-genap di jalanan dan bahkan hal seperti kaos yang diberikan bosnya mempertegas dominasi waktu dan aturan kota. Ada adegan tokoh miskin yang terpaksa menjadi pengamen dan juga menjadi kriminal demi mengejar kebutuhan hidup, sementara sebagian orang kaya terus menang karena mereka punya akses lebih dalam memanfaatkan waktu. Saya memilih cerpen ini karena saya tertarik dengan penggunaan kiasan <strong>“jam”</strong> yang digunakan secara berulang di setiap paragraf. Hampir di setiap bait narasi, “jam” muncul sebagai metafora ritme hidup kota. Contoh pada paragraf pertama: "Di Jakarta—ungkap lik War—jam ada di mana-mana. Di pagar rumah, di pintu halaman, di dinding di samping kiri atau kanan pintu masuk dekat bel, di dinding dan kursi-kursi dan meja di ruang tamu, di ruang tengah yang merangkap ruang keluarga, di layar TV dan monitor komputer, di meja makan dan terutama pada piring dan gelas minum, di pintu, di dinding, di ranjang dan bantal kamar tidur, di dapur, di bak air dan di gayung kamar mandi. Di jalanan, di mobil, di motor, di bundaran lampu lalu lintas, dan di kemengangaan mulut, di juluran lidah dan di untang-unting tenggorokan ketika orang-orang bercakap-cakap dan berteriak".  Dari cerpen ini saya menangkap dua amanat utama. Pertama, jangan biarkan waktu menguasai hidup, Kita perlu mengendalikan ritme agar keseimbangan mental tetap terjaga. Kedua, urbanisasi dan tekanan ekonomi kota besar seringkali menciptakan jurang sosial. Meskipun peluang penghasilan lebih tinggi, biaya hidup yang juga melonjak dapat membuat orang tertinggal jika tidak pandai mengatur waktu dan prioritas, terutama di kota besar seperti Jakarta dimana kita selalu dikejar oleh waktu.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/1143583057/642e9ceec9e79ad78cfbfe659fda20d7/image.png" />
         <pubDate>2025-06-10 08:27:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484972437</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sihir Perempuan - Vampir (Cerpen)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484973104</link>
         <description><![CDATA[<p>       Salah satu cerpen saya pernah baca dan suka adalah sebuah cerpen dalam buku berjudul "Sihir Perempuan". Buku tersebut dipenuhi dengan berbagai macam cerpen dan salah satu yang saya suka adalah sebuah cerpen yang berjudul "Vampir"</p><p>      Cerpen berjudul "Vampir" ini menceritakan tentang seorang wanita pekerja kantor yang dipermainkan oleh seorang atasan. Cerpen ini diakhiri dengan tragis dan ada beberapa pesan yang dapat ditangkap dari cerpen ini.</p><p><br/></p><p>Beberapa dari pesan yang menarik tersebut sebagai berikut:</p><ol><li><p>Feminisme: Cerpen ini menggunakan bagian akhir yang tragis untuk menekan isu dimana perempuan dipandang seperti objek untuk kesenangan</p></li><li><p>Lingkungan Kerja: Cerpen ini menekan isu lingkungan kerja yang tidak bagus ("toxic") melalui karakter utama yang diperlakukan dengan tidak adil &amp; baik.</p></li></ol><p><br/></p><p>Ada beberapa hal yang menarik perhatian saya waktu membaca cerpen ini. Salah satu dari hal-hal tersebut sebagai berikut:</p><ol><li><p>Penggunaan elemen horor untuk menyampaikan ceritanya. Cerita yang saya rangkum tadi tidak diceritakan sepenuhnya dengan terang-terangan. Melainkan, cerita itu disampaikan kepada pembaca dengan elemen horor sehingga adanya atmosfir yang menegangkan ketika membaca cerpen ini.</p></li></ol><p><br/></p><p>Pesan yang saya dapat dari cerpen ini adalah tidak memperlakukan wanita dengan baik. Cerpen ini mengangkat isu dimana wanita dipandang dengan tidak wajar dan hal ini menekan pesan dimana wanita itu manusia (bukan objek) dan harus diperlakukan dengan wajar, seperti layaknya seorang manusia.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3966732414/72a349beb10b536c68e7fa4f9b79731b/Screenshot_20250610_152638_Chrome.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 08:28:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484973104</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Percy Jackson And The Olympians: The Lightning Thief</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484981463</link>
         <description><![CDATA[<p>The Lightning Thief adalah buku pertama dalam seri Percy Jackson &amp; the Olympians karya Rick Riordan. Diterbitkan pada tahun 2005, novel ini adalah novel petualangan fantasi yang terinspirasi oleh mitologi Yunani. Ceritanya mengikuti Percy Jackson, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang menemukan bahwa dirinya adalah seorang setengah dewa — putra Poseidon. Ketika petir utama Zeus dicuri, Percy dituduh mencurinya dan harus melakukan pencarian untuk mengambilnya kembali untuk mencegah perang di antara para dewa.&nbsp;&nbsp;</p><p><br>Novel ini mengeksplorasi tema identitas, persahabatan, keberanian, dan pengkhianatan. Percy ditemani oleh teman-temannya Grover, seorang satir, dan Annabeth, putri Athena, saat mereka menjelajahi Amerika Serikat untuk menghadapi monster mitologis dan memecahkan misteri kuno. Sepanjang perjalanan, Percy belajar lebih banyak tentang warisan ilahinya dan politik berbahaya di Gunung Olympus.</p><p><br>Salah satu bagian paling menarik dari buku ini adalah terungkapnya fakta bahwa Luke Castellan, seseorang yang dipercayai Percy, sebenarnya adalah pencurinya. Luke bersikap ramah dan menyambut Percy di Perkemahan Half-Blood, yang membuat pengkhianatan itu semakin mengejutkan. Momen ini penting bagi saya karena mengajarkan pelajaran berharga — tidak semua orang yang tampak baik memiliki niat baik. Momen ini menunjukkan bahwa kepercayaan harus diperoleh melalui tindakan, bukan hanya penampilan atau kesan pertama.</p><p><br><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3966648480/ccfd4849cbce9e5e7b372568e3820be1/c5958b33_df60_463e_bca3_449b9d8bc54c.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 08:34:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3484981463</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>hanbudm</author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3485386036</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Judul buku ini adalah The Tale of Shikanoko: Autumn Princess, Dragon Child (Putri Musim Gugur, Anak Naga), ditulis oleh Lian Hearn dan diterbitkan pada tanggal 7 Juni 2016. Buku ini adalah salah satu novel yang saya baca untuk mengisi waktu ketika saya masih di SMP</strong></p><p><br></p><p><strong>Autumn Princess, Dragon Child </strong>melanjutkan kisah epik tentang karakter bernama Shikanoko, seorang pemuda yang terjebak dalam pusaran intrik politik dan kekuatan magis di Jepang zaman kuno. Setelah mengalami kegagalan dan kehilangan arah, Shikanoko harus menghadapi kenyataan pahit: masa depannya yang dulu tampak jelas kini menjadi buram.</p><p>Di tengah kekacauan, Putri Musim Gugur dan seorang anak kecil yang merupakan kaisar sah harus bersembunyi di hutan, jauh dari perlindungan dan teman. Sementara itu, di sebuah pondok di pegunungan, lahir generasi baru dari Suku Laba-laba—makhluk yang bukan manusia ataupun setan—yang tumbuh dewasa dengan cepat dan membawa ancaman baru.</p><p>Ketegangan semakin meningkat ketika satu klan terusir dari ibu kota, klan lain mengambil alih kekuasaan, dan bencana alam terus-menerus melanda negeri. Semua pihak saling bersaing untuk memperebutkan Singgasana Teratai, takhta tertinggi yang menjadi simbol kekuasaan. Dalam situasi ini, insting balas dendam, loyalitas, dan perjuangan untuk bertahan hidup menjadi semakin kuat dan tajam.</p><p>Shikanoko dan para tokoh lain harus memilih antara ambisi, pengorbanan, dan harapan di tengah dunia yang penuh ketidakpastian. Pertempuran besar pun tak terhindarkan, dan nasib negeri bergantung pada pilihan-pilihan yang mereka buat.</p><p>Inti cerita ini menyoroti perjuangan, pengkhianatan, dan harapan di tengah konflik besar, serta bagaimana kekuatan magis dan politik dapat mengubah nasib seseorang dan seluruh negeri.</p><p><br></p><p>Novel ini mengajarkan bahwa dalam menghadapi hidup yang penuh tantangan, kita harus tetap teguh, setia, dan penuh harapan. Jangan biarkan dendam dan ambisi menguasai hati, dan selalu jaga keseimbangan antara manusia dan alam. Setiap keputusan dan tindakan memiliki konsekuensi yang akan mempengaruhi masa depan, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3968342962/cfb8acaceab56c40014cfc98b0357518/photo_6217590281021279356_y.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 15:21:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3485386036</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2578.0 KM</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3485414948</link>
         <description><![CDATA[<p>Halo semuanya! Kali ini saya membaca buku novel berjudul <strong>2578.0 KM</strong> karya <strong>Ayu Nugraheni</strong> pada tahun 2022. Buku bergenre fiksi romansa ini menceritakan tentang Juni, seorang wanita yang memutuskan untuk tetap pergi berlibur ke Paris setelah pacarnya membatalkan kepergiannya bersama Juni tepat seminggu sebelum jadwal keberangkatan. Baru sehari menginjakkan kaki di Paris, Juni kehilangan buku jurnalnya yang ternyata tertinggal di sebuah cafe yang ia kunjungi. Untungnya buku itu ditemukan oleh seorang pria bernama Elio, salah satu anggota tur yang membawa Juni ke Paris. Mulai dari sini, Juni dan Elio akan menghabiskan waktu liburan dua minggu mereka bersama dan muncullah rasa pertemanan yang makin lama berubah menjadi romansa yang manis di antara keduanya. </p><p>Beberapa pesan penting yang bisa diambil:</p><p>1. Patah hati bukan akhir, tapi awal dari perjalanan baru.</p><p>Saat Juni ditinggalkan pacarnya, ia bisa saja membatalkan perjalanan dan tenggelam dalam kesedihan. Tapi ia memilih untuk tetap pergi dan justru menemukan dirinya kembali di tempat yang tidak ia duga.</p><p>2. Proses <em>healing</em> itu penting dan personal.</p><p>Juni menjalani perjalanan bukan hanya untuk melihat dunia, tapi untuk memulihkan luka batinnya. Ia belajar melepaskan, memaafkan, dan mencintai dirinya sendiri kembali.</p><p>3. Pertemuan yang bermakna sering terjadi tanpa direncanakan.</p><p>Elio hadir secara tak terduga dalam hidup Juni, tapi kehadirannya menjadi kunci penting dalam perubahan hidup Juni. Ini menandakan bahwa terkadang, "semesta" memberi jalan saat kita cukup berani untuk melangkah.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3968443811/c01caa2aab4e6c285622408120cdc542/2578_0_KM_book_cover.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 15:53:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3485414948</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kidung dari negeri apung
</title>
         <author>evelynaaputrii</author>
         <link>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3485540449</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/3969006903/2f198e7be07fb6c879a85d22df755a7b/Kidung_dari_negeri_apung.jpg" />
         <pubDate>2025-06-10 18:39:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyanwpraharwati/4a51ei1u2zw4qhbd/wish/3485540449</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
