<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title> Silakan menuliskan hasil analisis perbandingan antara tulisan Ki Hajar Dewantara dengan misi sekolah &quot;Mendidik ala Rasulullah&quot;.  by Professional Development</title>
      <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr</link>
      <description>Mohon menuliskan nama anggota tim.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-09-05 03:46:47 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-09-06 05:08:46 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/2754.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>nabilamayisa008</author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105414438</link>
         <description><![CDATA[<p>Ide pemikiran Ki Hajar Dewantara khususnya berkaitan dengan bagaimana setiap anak memiliki potensi (atau kodrat dalam bahasa Ki Hajar Dewantara) adalah sebuah fitrah yang memang tidah bisa diubah, namun kita mengembangkan sesuai dengan karakterisitik masing-masing. Begitu juga dengan cara Rasulullah mendidik (yang setidaknya tergambar dari bagaimana Rasulullah berinteraksi dengan sahabat) dimana beliau SAW, misalnya memberikan sebuah nasehat, maka menyesuaikan dengan level keimanan/keilmuan seseorang sehingga 'tepat sasaran'. Begitu juga yang diharapkan dan cita-cita pendidikan di MILBoS.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 02:59:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105414438</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>IBMYPMILBoS</author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105416668</link>
         <description><![CDATA[<p>MILBoS's main focus is "mendidik ala Rasulullah." How did Rasulullah teach? To cut things short, Rasulullah taught by deriving the answer out of the Sahabiyys or student- centered teaching. Rasulullah also taught through examples, problem- based methods, and real- world; real- life contexts. If Ki Hajar Dewantara was still among us, I strongly believe he would be proud of MILBoS. As our principles aligns from student agency to inclusion, culture, acculturation, and equity. Based on the video, it was clearly stated that this is exactly what he was fighting for.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:00:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105416668</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ailarahalim</author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105416768</link>
         <description><![CDATA[<p>Mendidik ala rasulullah yakni mendidik dengan hati dan fokus pada potensi untuk mendorong siswa menjadi pemimpin khairu ummah sebagaimana yang dicontohkan rasulullah dengan berinteraks dan memberikan tanggungjawab kepada para sahabat sesua dengan skill yang mereka miliki dan itu relate dengan filosofi pendidikan yang digagas pak ki hajar dewantara </p><p>mendidik dengan hati: menghormati setiap anak didik, tidak fokus dengan tuntutan hak seorang guru melainkan menghambakan diri kepada murid dengan maksud menyajikan pengajaran sesuai dengan perhatian dan minatnya</p><p>fokus pada potensi: pendidikan harus selalu berprogres dan melakukan perubahan sesuai dengan potensi yang dimilki setiap individu sebagaimana halnya orbit yang berputar sesuai kecepatan dan kemampuannya. </p><p>bapak ki hajar dewantara menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan dan kebudayaan indonesia yang dimana keduanya menjadi pedoman dalam membentuk karakter dan budi pekerti sesorang. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:00:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105416768</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105421414</link>
         <description><![CDATA[<p>Mendidik ala rasulullah: Mendidik dengan hati fokus pada potensi. Rasul mendidik sahabat2nya dengan lemah lembut dan selalu fokus pada kelebihan mereka bukan kelemahan atau kekurangannya. Boosting people's potentials </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:02:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105421414</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105424795</link>
         <description><![CDATA[<p>analisis: antara pemikiran ki hajar dewantara dengan misi mendidik ala rasulullah</p><p><br></p><p>keduanya sama-sama berfokus pada nilai-nilai karakter yang harus dijunjung tinggi selama proses pendidikan. seorang pendidik diharapkan dapat mengajak siswa-siswa didikannya untuk dapat mengintegrasikan ilmu-ilmu yang didapatkannya dengan nilai-nilai karakter yang dibutuhkan oleh masyarakat. mendidik dengan moral, akhlak dan etika yang rasulullah contohkan membutikan bahwa pendidik dituntut untuk dapat membimbing dan terus memberikan qudwah hasanah kepada muridnya tanpa membatasi mereka untuk berekssplorasi. </p><p><br></p><p>intinya keduanya berfokus pada </p><p>"الأدب قبل العلم"</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:04:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105424795</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>zahrans30</author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105424880</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Holistik ✨</strong></p><p><br/></p><p>Pendidikan komprehensif yang berfokus bukan hanya pada kemampuan intelektual saja, namun emosional, dan spiritual. <strong>Olah Cipta, Rasa, Karsa, dan Raga</strong> menjadi tombak utama keseimbangan yang menyeluruh pada saat kita sebagai guru sudah memposisikan diri sebagai pendidik peradaban. Pendidikan dan Kebudayaan linier dengan <strong>Adab dan Ilmu</strong>.</p><p><br/></p><p>Ibnu Sirin berkata,</p><p>كانوا يتعلمون الهديَ كما يتعلمون العلم</p><p>“Mereka -para ulama- dahulu mempelajari petunjuk (adab) sebagaimana mereka menguasai suatu ilmu.”</p><p><br/></p><p>Jika ingin memutar balik ruang dan waktu, Saat Rasul memandang para sahabah dengan <strong><em>"potential hunter sight"</em></strong> setiap shahabah dididik dengan cara yang berbeda sesuai dengan potensi yang mereka miliki. Bilal bin Rabah dengan suaranya yang merdu, Abu Hurairah dengan kemampuan yang mumpuni menyimpan memori dalam jumlah yang masif, Shofiyyah binti Huyay dengan ekspertisinya dalam tata boga, hingga banyaknya Panglima Perang berusia belia yang kemampuan tempur nya bukan kaleng-kaleng.</p><p><br/></p><p>أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجْنَا بِهِۦ ثَمَرَٰتٍ مُّخْتَلِفًا أَلْوَٰنُهَا ۚ وَمِنَ ٱلْجِبَالِ جُدَدٌۢ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ</p><p>"Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang <strong>beraneka macam jenisnya</strong>. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang <strong>beraneka macam warnanya</strong> dan ada (pula) yang hitam pekat."</p><p><br/></p><p>(Q. S. Fathir ; 27)</p><p><br/></p><p>Keywords Persamaan=</p><p>Holistik, Potensi, Fitrah, Student-Oriented, Kebebasan berpendidikan, global.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:04:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105424880</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105425589</link>
         <description><![CDATA[<p>hubungan 8 inti pemikiran ki hadjar dewantara dengan konsep mengajar Rasulullah SAW:</p><p>1. sistem among (kasih sayang): pola asuh 1:6 </p><p>2. kodrat alam kodrat zaman: fokus pada minat dan bakat siswa. menerapkan kurikulum IB, english, arab, dan penggunaan teknologi modern dalam pembelajaran</p><p>3. tri kon: melestarikan sunnah2 Rasulullah SAW, memadukan ilmu islam dan eksak</p><p>4. tri pusat pendidikan: murobbi, sekolah, pondok (masyarakat)</p><p>5. berhamba pada anak: student center</p><p>6. budi pekerti: mengajarkan adab-adab dan akhlak islam</p><p>7. bermain adalah kodrat anak: mengajar dan mendidik dengan seru dan tanpa kekerasan</p><p>8. trilogi kepemimpinan: peran murobbi: orangtua, teman, guru, motivator, coach, teladan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:04:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105425589</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105426712</link>
         <description><![CDATA[<p>Tri Kon:</p><ol><li><p>Melestarikan</p></li><li><p>Menerima</p></li><li><p>Memadukan</p></li></ol><p><br/></p><p>MILBoS:</p><ol><li><p>Melestarikan sunnah Rasulullah dalam kegiatan sehari-hari</p></li><li><p>Menerima pembelajaran baru yang ada di luar untuk meningkatkan kualitas diri</p></li><li><p>Memadukan ilmu eksak dan ilmu islamiyah</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:05:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105426712</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>embunsentosa12</author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105428465</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang sama antara pendidikan menurut KHD dengan Misi dan Visi MILBoS mendidik ala rosulullah yaitu rosulullah memperlakukan setiap muridnya berbeda-beda sesuai dengan potensi yang mereka miliki, karena every human is good masterpiece, semua manusia mempunyai keunikan juga potensi tersendiri. Setiap mereka akan menjadi hero di bidangnya masing-masing untuk memberikan kontribusi terbaik bagi ummat. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:06:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105428465</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105428916</link>
         <description><![CDATA[<p>Bemain adalah kodrat anak yang sudah berlangsung di MILBoS:</p><ol><li><p>Class Meeting</p></li><li><p>Latihan Dasar Kepemimpinan</p></li><li><p>Pembelajaran yang dilakukan di luar kelas</p></li><li><p>Ice Breaking</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:06:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105428916</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105430202</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Prinsip "Ing Ngarsa Sung Tuladha" (Di Depan Memberi Teladan) </p><p>Konsep yang diterapkan di MILBoS sangat mirip, di mana teladan adalah prinsip utama. Guru di MILBoS tidak hanya memberikan pelajaran, tetapi juga menjadi pembimbing yang menunjukkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. </p><p>Prinsip "Ing Madya Mangun Karsa" (Di Tengah Memberi Dorongan)</p><p>disini, guru/murabbi juga memberikan dorongan moral dan spiritual sesuai sunnah Rasulullah.</p><p>sedangkan prinsip "Tut Wuri Handayani" (Di Belakang Memberi Dukungan) </p><p>mendukung pengembangan mandiri, namun dalam kerangka ajaran Islam. Siswa diberikan ruang untuk tumbuh dan belajar secara mandiri,  tetapi selalu diarahkan dengan nilai-nilai agama yang menjadi pedoman utama. </p><p>Kebebasan yang diberikan tidak lepas dari kontrol untuk tetap menjaga akhlak dan disiplin Islam dalam kehidupan sehari-hari.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:07:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105430202</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105431753</link>
         <description><![CDATA[<p>Budi pekerti yang digagas oleh KHD sesuai dengan 7 karakter santri MILBoS </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:08:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105431753</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105432717</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><p>"<strong><mark>Berhamba pada anak</mark></strong>"</p></blockquote><p>konsep ini mendorong pendidikan yang berfokus pada penghormatan terhadap individu dan kebebasan mereka untuk berkembang, dan Rasulullah juga menggunakan pendekatan lembut, penuh kasih sayang, dan keteladanan dalam mendidik para sahabat serta mengembangkan karakter dengan memfasilitasi potensi mereka secara alami.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:08:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105432717</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>aniskhoirunnisa147</author>
         <link>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105442142</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Pada tulisannya, Ki Hajar Dewantara menyampaikan bahwa pada dasarnya fitrah seorang anak adalah baik. Pendidikan yang didapat dan lingkungan tempat mereka tinggal menjadi faktor yang berpotensi mengubah fitrah tersebut. Sebagaimana Hadits mengatakan bahwa:</p><p>كل مولود يولد على الفطرة فأبواه يهودانه أو ينصرانه أو يمجسانه</p></li><li><p>Mendidik sesuai dengan potensi dan kelebihan masing-masing anak, tidak bisa memaksakan semua anak harus pandai di semua bidang.</p></li><li><p>Pendidikan yang berfokus pada karakter peserta didik.</p></li><li><p>Proses pendidikan berlangsung secara berkesinambungan, guru harus bisa menjadi qudwah, karena seorang anak melihat dan meniru apa yang dilakukan pendidknya</p></li><li><p>Guru yang mampu mendidik, menyemangati, dan mengayomi peserta didik</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-06 03:13:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pd45/45fpxqjgtgw85ozr/wish/3105442142</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
