<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Apakah penelitian kuantitatif lebih unggul dibandingkan kualitatif untuk memecahkan masalah sosial? by Danoer</title>
      <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2</link>
      <description>Posting respons Anda ke topik diskusi dengan mengklik tombol plus di bawah ini.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-09-13 04:02:46 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-04 23:51:13 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/svg/1f60d.svg</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>danoer54</author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582793861</link>
         <description><![CDATA[Penelitian kuantitatif memiliki kekuatan dalam mengolah data dalam jumlah besar, sehingga memberikan hasil yang lebih representatif dan akurat untuk membuat generalisasi sosial.]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-13 04:06:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582793861</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>danoer54</author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582794226</link>
         <description><![CDATA[Penelitian kualitatif mendalami pengalaman individu secara mendalam, memberikan pemahaman konteks sosial yang tidak bisa diungkap oleh angka-angka semata.]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-13 04:07:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582794226</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>danoer54</author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582794344</link>
         <description><![CDATA[Pendekatan kuantitatif memungkinkan identifikasi pola dengan cepat pada masalah sosial melalui analisis statistik, membuatnya lebih unggul dalam pemecahan masalah berbasis data.]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-13 04:07:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582794344</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>danoer54</author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582794431</link>
         <description><![CDATA[Dengan pendekatan kualitatif, peneliti dapat mengeksplorasi emosi, motivasi, dan nilai-nilai masyarakat, menjadikannya lebih relevan untuk menjawab masalah sosial yang kompleks.]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-13 04:07:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3582794431</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3591521898</link>
         <description><![CDATA[<p>menurut saya tidak ada penelitian yang unggul semua pasti memiliki kelebihan dan kekurangan ya masing2. fungsi dan tujuan ya berbeda pla sesuai dengan tujuan penelitian. penelitian kuantitatif unggul dalam mengukur apa atau berapa bayak, memberi data yang dapatdi uji aecara statistik, sedangkan penelitian kualitatif cock untuk memahami memgapa penomena terjadi. jawaban dari mahasiswa kelas b semetr 5.atas nama Nildawati</p><p>nim. 2386208140</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-18 07:13:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3591521898</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3595751674</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Efriria Vega </p><p>Kelas : 5c khusus Pai</p><p><br/></p><p>Untuk memecahkan masalah sosial sebenarnya dua dua nya punya keunggulan tergantung dengan tujuannya.</p><p>Jika dari kedua nya disuruh pilih salah satu maka menurut saya kuantitatif lebih unggul dari kualitatif. </p><p>Karna dari kuantitatif hasilnya bisa berupa data statistik yang kuat untuk membuat kebijakan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-21 12:38:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3595751674</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3595763215</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Reni purnama sari</p><p>Nim.    : 2386208154</p><p>Kelas. : 5A khusus (PAI)</p><p><br/></p><p>Menurut saya,sebenarnya tidak bisa dijawab dengan <em>ya</em> atau <em>tidak</em> secara mutlak, karena keduanya punya kelebihan dan keterbatasan mmasing-masing.</p><p>Jadi, tidak ada yang benar-benar lebih unggul secara mutlak. Kalau masalah sosial yang ingin diteliti membutuhkan data yang luas dan bisa dibandingkan antar kelompok, maka kuantitatif lebih tepat. Tapi kalau masalah sosial itu butuh pemahaman mendalam tentang perilaku, motivasi, atau makna yang dirasakan masyarakat, maka kualitatif lebih sesuai.</p><p> </p><p>Bahkan, sekarang banyak penelitian sosial menggunakan metode campuran (mixed methods) agar bisa mendapatkan kekuatan dari kedua pendekatan.</p><p> Terimakasih🙏</p><p> </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-21 12:54:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3595763215</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3595785761</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Ela purnama sari</p><p>Nim.   : 2386208056</p><p>Kelas  : 5a khusus</p><p><br></p><p>Tidak, penelitian kuantitatif tidak lebih unggul dari penelitian kualitatif untuk memecahkan masalah sosial. Kedua metode ini memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, dan pilihan metode yang tepat bergantung pada jenis pertanyaan penelitian dan tujuan yang ingin dicapai.</p><p>​Perbedaan Utama dan Kekuatan Masing-Masing</p><p><br></p><p>​Penelitian Kuantitatif </p><p>Pendekatan ini menggunakan data numerik, statistik, dan pengukuran untuk menguji hipotesis dan mencari hubungan sebab-akibat.</p><p><br></p><p>​Penelitian Kualitatif </p><p>Pendekatan ini berfokus pada pemahaman mendalam tentang fenomena sosial melalui wawancara, observasi, dan analisis teks.</p><p><br></p><p>​Peran Keduanya dalam Pemecahan Masalah Sosial</p><p>​Untuk memecahkan masalah sosial, seringkali metode campuran<strong> </strong>menjadi pendekatan yang paling efektif.</p><ul><li><p>​Kuantitatif dapat digunakan untuk menentukan skala masalah (seberapa besar, seberapa sering terjadi), misalnya, mengukur tingkat kemiskinan atau tingkat pengangguran di suatu wilayah.</p></li><li><p>​Kualitatif kemudian dapat digunakan untuk memahami akar penyebabnya (mengapa orang-orang di wilayah tersebut menganggur), misalnya, melalui wawancara mendalam dengan individu untuk mengetahui hambatan spesifik yang mereka hadapi.</p></li></ul><p>​Misalnya, jika ingin mengatasi masalah rendahnya partisipasi pemilih di kalangan kaum muda:</p><ul><li><p>​Penelitian kuantitatif dapat mengukur persentase pemilih muda yang tidak datang ke TPS.</p></li><li><p>​Penelitian kualitatif dapat melakukan wawancara kelompok terfokus untuk memahami persepsi mereka terhadap politik, alasan mereka apatis, atau hambatan yang mereka hadapi untuk memilih.</p></li></ul><p>​Jadi, bukan soal mana yang lebih baik, melainkan bagaimana kedua metode ini dapat saling melengkapi untuk memberikan gambaran yang lengkap dan holistik. Tanpa data kuantitatif, kita tidak tahu seberapa luas masalahnya; tanpa data kualitatif, kita tidak akan tahu mengapa masalah itu terjadi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-21 13:24:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3595785761</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3596580452</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Alifah Nurhasanah</p><p>Kelas: 5 A khusus</p><p>NIM: 2386208048</p><p><br/></p><p>Jadi menurut pendapat saya dari metode kuantitatif dan kualitatif sama-sama mempunyai keunggulan dan kelemahan, tidak ada yang lebih unggul dari keduanya, dan untuk kemudahan semua yang meneliti bisa memilih mana yang lebih mudah jika senang dengan angka", grafik, data, hitung" ngan statistik pilihlah metode kuantitatif, jika tidak senang dengan hitung" ngan lebih tertarik dengan observasi, wawancara, menulis deskripsi panjang pilihlah metode kualitatif. Dan jika menurut survei dari sekian banyak nya mahasiswa lebih memilih metode kualitatif. Jadi kesimpulan dari pendapat saya dari metode kuantitatif dan metode kualitatif memiliki keunggulan dan kelemahan masing" Tergantung dari apa yang di butuhkan oleh yang meneliti. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-22 02:48:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3596580452</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3596934752</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Ira Arsita</p><p>Nim   : 2386208078</p><p>Kelas : 5 b (khusus) pai</p><p><br/></p><p>Menurut pendapat saya:</p><p>Tidak, penelitian kuantitatif tidak secara intrinsik lebih unggul dari kualitatif untuk memecahkan masalah sosial; keduanya memiliki kegunaan dan kelebihan yang berbeda tergantung pada tujuan penelitian. Penelitian kuantitatif cocok untuk menguji hipotesis dan mengukur fenomena secara luas dengan data numerik dan analisis statistik, sedangkan penelitian kualitatif lebih unggul untuk memahami makna, pengalaman, dan konteks mendalam dari masalah sosial melalui data non-numerik seperti wawancara dan observasi. Pemilihan metode yang tepat bergantung pada pertanyaan penelitian dan apa yang ingin dipahami. </p><p>Berikut perbandingannya:</p><p>1. <strong>Kuantitatif</strong></p><ul><li><p><strong>Kekuatan:</strong></p><ul><li><p>Dapat mengukur fenomena sosial dalam skala besar (representatif).</p></li><li><p>Menghasilkan data yang objektif dan dapat diuji secara statistik.</p></li><li><p>Cocok untuk menemukan pola, tren, dan hubungan antar variabel (misalnya hubungan antara pendidikan dan tingkat kriminalitas).</p></li></ul></li><li><p><strong>Keterbatasan:</strong></p><ul><li><p>Kurang mendalami makna, motivasi, atau pengalaman individu di balik data.</p></li><li><p>Bisa menyederhanakan masalah sosial yang kompleks hanya menjadi angka.</p></li></ul></li></ul><p>2. <strong>Kualitatif</strong></p><ul><li><p><strong>Kekuatan:</strong></p><ul><li><p>Menggali makna, nilai, dan pengalaman sosial secara mendalam.</p></li><li><p>Memahami konteks, budaya, dan faktor non-kuantitatif yang memengaruhi masalah sosial.</p></li><li><p>Fleksibel terhadap perubahan lapangan.</p></li></ul></li><li><p><strong>Keterbatasan:</strong></p><ul><li><p>Biasanya menggunakan sampel kecil sehingga sulit digeneralisasikan.</p></li><li><p>Lebih sulit diuji secara objektif karena dipengaruhi interpretasi peneliti.</p></li></ul></li></ul><p>3. <strong>Kesimpulan</strong></p><ul><li><p>Jika ingin <strong>mengukur skala, pola, dan hubungan variabel</strong>, kuantitatif lebih tepat.</p></li><li><p>Jika ingin <strong>memahami makna, alasan, dan konteks sosial secara mendalam</strong>, kualitatif lebih unggul.</p></li><li><p>Untuk <strong>pemecahan masalah sosial yang kompleks</strong>, seringkali pendekatan <strong>mixed methods (kuantitatif + kualitatif)</strong> lebih efektif, karena bisa mendapatkan gambaran luas sekaligus pemahaman mendalam.</p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-22 06:16:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3596934752</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3597455189</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:Emelia</p><p>Nim: 2386208093</p><p>Kelas :5B (khusus) </p><p><br/></p><p><strong><mark>Menurut saya Tidak karena penelitian kuantitatif tidak secara inheren lebih unggul dari kualitatif untuk memecahkan masalah sosial,</mark></strong> keduanya memiliki kegunaan dan kekuatan yang berbeda tergantung pada tujuan penelitian. Penelitian kuantitatif cocok untuk mengukur pola, menguji hipotesis, dan menggeneralisasi temuan pada populasi besar menggunakan data numerik, sedangkan penelitian kualitatif unggul dalam memberikan pemahaman mendalam tentang makna, pengalaman subjektif, dan karakteristik unik dari suatu fenomena sosial yang tidak bisa diukur dengan angka.&nbsp;</p><p><strong>Kapan Menggunakan Penelitian Kuantitatif</strong></p><ul><li><p><strong>Mengukur dan Menguji Hipotesis</strong>: Ketika Anda ingin menguji hubungan sebab-akibat antar variabel atau menguji teori yang sudah ada.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Generalisasi Temuan</strong>: Jika tujuan penelitian adalah untuk menggeneralisasi temuan ke populasi yang lebih luas.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Data Numerik</strong>: Ketika Anda memerlukan data yang bisa diukur dan dianalisis secara statistik, seperti persentase, angka, atau tren.&nbsp;</p></li></ul><p><strong>Kapan Menggunakan Penelitian Kualitatif</strong></p><ul><li><p><strong>Memahami Makna dan Pengalaman</strong>: Ketika Anda ingin menggali makna, pengalaman, dan aspek emosional dari suatu masalah sosial.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Eksplorasi dan Definisi Masalah</strong>: Untuk mendefinisikan masalah secara mendalam atau mengembangkan pendekatan awal terhadap masalah yang kompleks.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Informasi yang Kaya dan Mendalam</strong>: Ketika Anda memerlukan pemahaman yang lebih informatif dan kaya tentang suatu fenomena sosial, seperti studi kasus kejahatan atau pemrosesan sistem peradilan.&nbsp;</p></li></ul><p><strong>Perbandingan Keduanya</strong></p><ul><li><p><strong>Objektivitas</strong>: Kuantitatif dianggap lebih objektif karena berdasarkan data numerik, sementara kualitatif berfokus pada pemahaman subjektif.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Fleksibilitas</strong>: Kualitatif lebih fleksibel dalam mengumpulkan dan menganalisis data, cocok untuk situasi yang tidak diketahui.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Kedalaman vs. Luas</strong>: Kualitatif memberikan pemahaman mendalam pada kasus tertentu, sedangkan kuantitatif memberikan gambaran luas pada banyak kasus.&nbsp;</p></li></ul><p><strong>Kesimpulan</strong><br>Tidak ada satu metode yang lebih unggul secara universal. Pilihan metode sangat bergantung pada tujuan spesifik penelitian dan jenis pertanyaan yang ingin dijawab mengenai masalah sosial. Untuk pemecahan masalah sosial, penelitian kuantitatif dan kualitatif sering kali digunakan secara bersamaan atau bergantian, atau dengan metode yang saling melengkapi, untuk mendapatkan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-22 12:10:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3597455189</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3597820464</link>
         <description><![CDATA[<p>NECY PUJA KUSUMA</p><p>5B PAI KHUSUS</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4420265565/acd11d5b48b92baa3f261c0739fb6d37/METODOLOGI_PENELITIAN.pdf" />
         <pubDate>2025-09-22 15:15:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3597820464</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3599496807</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya,  tidak dapat dikatakan bahwa penelitian kualitatif lebih unggul dibandingkan kuantitatif atau sebaliknya. Kedua jenis metode penelitian memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda, dan pilihan metode tergantung pada tujuan penelitian, sifat masalah yang diteliti, dan konteks penelitian.</p><p>Penelitian kualitatif sangat berguna untuk memecahkan masalah sosial karena dapat:</p><p>1. Memberikan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman dan perspektif individu atau kelompok yang terkena dampak masalah sosial.</p><p>2. Mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dari data yang dikumpulkan.</p><p>3. Membantu memahami kompleksitas masalah sosial dan konteksnya.</p><p>Di sisi lain, penelitian kuantitatif juga sangat berguna untuk memecahkan masalah sosial karena dapat:</p><p>1. Mengukur besarnya masalah sosial dan dampaknya pada populasi yang lebih luas.</p><p>2. Mengidentifikasi hubungan antara variabel dan memprediksi hasil.</p><p>3. Membantu mengevaluasi efektivitas intervensi atau program yang dirancang untuk memecahkan masalah sosial.</p><p>Dalam banyak kasus, penelitian yang menggunakan metode campuran (mixed methods) dapat memberikan hasil yang lebih komprehensif dan akurat. Dengan menggabungkan kelebihan kualitatif dan kuantitatif, peneliti dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang masalah sosial dan mengembangkan solusi yang lebih efektif.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-23 11:29:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3599496807</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3601792869</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Wulida Damai Yanti</p><p>Kelas : 5A</p><p>Nim : <a rel="noopener noreferrer nofollow">2386298170</a></p><p><br/></p><p>Menurut saya, tidak ada metode penelitian yang lebih unggul secara absolut. Pilihan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif tergantung pada tujuan penelitian, sifat masalah yang diteliti, dan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab.</p><p><br/></p><p><strong>Kelebihan Penelitian Kuantitatif</strong></p><p>1. <em>Objektivitas</em>: Penelitian kuantitatif menggunakan metode yang sistematis dan terstruktur, sehingga mengurangi subjektivitas peneliti.</p><p>2. <em>Generalisasi</em>: Hasil penelitian kuantitatif dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih besar.</p><p>3. <em>Pengujian Hipotesis</em>: Penelitian kuantitatif memungkinkan pengujian hipotesis secara empiris.</p><p><br/></p><p><strong> Kelebihan Penelitian Kualitatif</strong></p><p>1. <em>Kedalaman</em>: Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena secara mendalam dan rinci.</p><p>2. <em>Fleksibilitas</em>: Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk menyesuaikan diri dengan situasi dan konteks yang unik.</p><p>3. <em>Pengembangan Teori</em>: Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk mengembangkan teori yang lebih komprehensif.</p><p><br/></p><p> <strong>Kesimpulan</strong></p><p>Pilihan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif tergantung pada tujuan penelitian dan sifat masalah yang diteliti. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan dapat digunakan secara bersamaan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap dan komprehensif tentang suatu masalah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-24 12:54:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3601792869</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3602862425</link>
         <description><![CDATA[<p>Annissa Tsalsa Billa </p><p>2386208084</p><p>5 B (khusus)</p><p>Menurut saya, penelitian kuantitatif nggak bisa langsung dibilang lebih unggul daripada kualitatif untuk ngatasin masalah sosial. Dua-duanya punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Kuantitatif cocok kalau mau nyari data luas, angka-angka, atau pola yang bisa digeneralisasi, sedangkan kualitatif lebih pas buat memahami pengalaman, makna, dan sudut pandang orang secara mendalam. Jadi, semuanya tergantung pada masalah yang mau diteliti. Bahkan, kalau digabung (mixed methods), hasilnya bisa lebih lengkap karena dapet gambaran umum sekaligus pemahaman detail.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-25 01:36:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3602862425</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3603032281</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Nikmatul maksuda</p><p>Nim : 2386208092</p><p>5B khusus</p><p>menurut saya tidak, dikarenakan penelitian kuantitatif tidak bisa langsung disebut lebih unggul dibandingkan kualitatif dalam memecahkan masalah sosial, karena keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Yakni kuantitatif unggul jika masalah sosial butuh data yang luas,terukur,dan bisa digeneralisasi. Sedangakan Kualitatif unggul jika masalah sosial butuh pemahaman mendalam,makna,dan konteks. Jadi, kuantitatif lebih baik untuk memecahkan masalah secara luas sedangkan kualitatif lebih baik untuk memahami akar dan makna dari masalah tersebutlah. Dalam praktiknya, keduanya sering dipakai bersama (mixed methods) agar hasil lebih lengkap.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-25 03:00:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3603032281</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605254244</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Astria Ayu Ningsih</p><p>Kelas: 5A Khusus</p><p>Nim: 2386208022</p><p><br></p><p>Menurut pendapat saya, penelitian kuantitatif itu tidak bisa dibilang lebih unggul dibanding kualitatif untuk menyelesaikan masalah sosial. krn dua-duanya punya kelebihan masing-masing.</p><p><br></p><p><strong>Kalau kuantitatif</strong>, enaknya kita bisa dapat data yang jelas angkanya, bisa diukur, terus hasilnya bisa digeneralisasi ke banyak orang. Jadi cocok kalau mau tahu gambaran besar, misalnya berapa persen masyarakat yang setuju sama suatu kebijakan. <strong>Tapi kalau kualitatif</strong>, kita bisa gali lebih dalam alasan di balik sikap atau perilaku orang. Jadi lebih ngerti konteks dan cerita personalnya. Nah, masalah sosial itu kan sering kompleks, jadi butuh pemahaman yang mendalam juga.</p><p><br></p><p>Jadi menurut saya, bukan soal mana yang lebih unggul, tapi lebih ke cocok-cocokan sama tujuan penelitiannya. Kalau bisa malah digabung, biar dapat gambaran yang luas sekaligus pemahaman yang dalam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-26 05:10:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605254244</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605885898</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama :yulisa puspita</p><p><br/></p><p>Kelas : 5A</p><p><br/></p><p>Nim : 2386208063</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Menurut saya, tidak ada metode penelitian yang lebih unggul secara absolut. Pilihan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif tergantung pada tujuan penelitian, sifat masalah yang diteliti, dan pertanyaan penelitian yang ingin dijawab.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Kelebihan Penelitian Kuantitatif</p><p><br/></p><p>1. Objektivitas: Penelitian kuantitatif menggunakan metode yang sistematis dan terstruktur, sehingga mengurangi subjektivitas peneliti.</p><p><br/></p><p>2. Generalisasi: Hasil penelitian kuantitatif dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih besar.</p><p><br/></p><p>3. Pengujian Hipotesis: Penelitian kuantitatif memungkinkan pengujian hipotesis secara empiris.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p> Kelebihan Penelitian Kualitatif</p><p><br/></p><p>1. Kedalaman: Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena secara mendalam dan rinci.</p><p><br/></p><p>2. Fleksibilitas: Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk menyesuaikan diri dengan situasi dan konteks yang unik.</p><p><br/></p><p>3. Pengembangan Teori: Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk mengembangkan teori yang lebih komprehensif.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p> Kesimpulan</p><p><br/></p><p>Pilihan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif tergantung pada tujuan penelitian dan sifat masalah yang diteliti. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan dapat digunakan secara bersamaan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap dan komprehensif tentang suatu masalah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-26 13:30:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605885898</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>popyzahara1804</author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605914032</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Popi zahara</p><p>Kelas  : 5B khusus </p><p>Nim.    : 2386208077</p><p><br/></p><p>Menurut saya tidak bisa langsung dikatakan bahwa penelitian kuantitatif lebih unggul daripada kualitatif atau sebaliknya. Keduanya punya kelebihan dan kelemahan masing-masing, tergantung jenis masalah yang ingin dipecahkan.</p><p><br/></p><p>Kuantitatif lebih unggul bila:</p><p>Masalah membutuhkan data yang terukur (angka, persentase, skor).</p><p>Tujuannya untuk menguji hipotesis atau membuktikan hubungan antar variabel.</p><p><br/></p><p> Kualitatif lebih unggul bila:</p><p>Masalah membutuhkan pemahaman mendalam tentang makna, pengalaman, atau fenomena sosial.</p><p><br/></p><p>Tujuannya untuk menggali alasan, persepsi, atau proses di balik suatu kejadian.Data bersifat naratif, bukan angka.</p><p>Kesimpulan:</p><p>Kuantitatif unggul dalam ketepatan angka, uji hubungan, dan generalisasi.</p><p>Kualitatif unggul dalam kedalaman, konteks, dan pemahaman makna.</p><p>Dalam praktiknya, banyak peneliti menggabungkan keduanya (mixed methods) agar hasil lebih komprehensif</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-26 13:48:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605914032</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605924838</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:SINDI</p><p>Nim:2386208079</p><p>Kls:5B (khusus) </p><p>Menurut saya, penelitian kuantitatif tidak selalu lebih unggul dibandingkan kualitatif dalam memecahkan masalah sosial. Kuantitatif memang kuat dalam memberikan data yang luas dan terukur, tapi kualitatif memberikan pemahaman yang mendalam tentang konteks sosial. Jadi, menurut saya sebaiknya keduanya dilihat sebagai metode yang saling melengkapi, bukan dipertentangkan.”</p><p><br/></p><p>Kuantitatif unggul kalau tujuannya mengukur seberapa besar, seberapa sering, atau bagaimana hubungan antar-variabel dalam masalah sosial. Misalnya: seberapa banyak remaja yang terpapar bullying di sekolah.</p><p><br/></p><p>Kualitatif unggul kalau tujuannya memahami alasan, pengalaman, dan makna di balik perilaku sosial. Misalnya: bagaimana perasaan korban bullying, atau kenapa pelaku melakukan itu.</p><p><br/></p><p>Jadi, tidak bisa dikatakan kuantitatif lebih unggul secara mutlak. Semua tergantung jenis masalah sosial yang ingin dipahami dan tujuan penelitiannya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-26 13:55:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3605924838</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3606427939</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : indah mutiara sari </p><p>Kelas : 5A khusus </p><p>Nim : 2386208025</p><p><br/></p><p>Setelah membaca beberapa sumber tentang keunggulan penelitian kuantitatif atau kualitatif dalam memecahkan masalah sosial,maka saya menarik kesimpulan bahwa tidak ada penelitian yang secara inheren lebih unggul.penelitian kuantitatif dan kualitatif memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing, dan pilihan metode bergantung pada tujuan dan sifat masalah sosial yang ingin di pecahkan. Jika penelitian kuantitatif cocok untuk masalah sosial yang berkaitan dengan mengukur angka,menguji hipotesis,dan menggeneralisasikan hasil secara luas, sedangkan penelitian kualitatif lebih cocok untuk memahami masalah sosial yang berkaitan dengan memahami kedalaman makna, karakteristik,dan konteks fenomena.jadi pilihan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif harus didasarkan pada tujuan spesifik penelitian dan sifat masalah sosial yang dihadapi.Tidak ada satu metode yang secara mutlak lebih baik,melainkan keduanya memiliki kegunaan yang berbeda dan dapat saling melengkapi untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif tentang masalah sosial.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-26 23:23:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3606427939</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3606457625</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Putri okta olanda</p><p>Kelas: 5A Khusus</p><p>Nim:2386208069</p><p><br/></p><p>Dari banyak nya sumber yang saya baca makas saya menyimpulkan bahwa tidak ada metode penelitian yang lebih baik secara mutlak, karena pilihan antara kualitatif dan kuantitatif bergantung pada tujuan penelitian Anda. Pilih kuantitatif jika Anda ingin menguji hipotesis, mengukur sesuatu, dan mendapatkan data yang dapat digeneralisasikan menggunakan angka dan statistik. Pilih kualitatif jika Anda ingin memahami makna, pengalaman, atau fenomena secara mendalam melalui data seperti wawancara atau observasi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-27 00:36:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3606457625</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3606457886</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Cinta Amelia Putri</p><p>Kelas : 5A khusus</p><p>Nim : 2386208009</p><p><br/></p><p>Menurut pendapat saya, menurut referensi sumber yg saya baca saya berpendapat Tidak ada metode penelitian yang lebih baik secara mutlak, karena pilihan antara kualitatif dan kuantitatif bergantung pada tujuan penelitian Anda. Pilih kuantitatif jika Anda ingin menguji hipotesis, mengukur sesuatu, dan mendapatkan data yang dapat digeneralisasikan menggunakan angka dan statistik. Pilih kualitatif jika Anda ingin memahami makna, pengalaman, atau fenomena secara mendalam melalui data seperti wawancara atau observasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-27 00:37:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3606457886</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3638207275</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:Novita sari </p><p>Nim : 2386208053</p><p>Kelas:5A khusus </p><p>Setelah membaca beberapa sumber tentang keunggulan penelitian kuantitatif atau kualitatif dalam memecahkan masalah sosial maka menurut saya kesimpulan bahwa tidak ada penelitian yang secara inheren lebih unggul.penelitian kuantitatif dan kualitatif memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing, dan pilihan metode bergantung pada tujuan dan sifat masalah sosial yang ingin di pecahkan. Jika penelitian kuantitatif cocok untuk masalah sosial yang berkaitan dengan mengukur angka,menguji hipotesis,dan menggeneralisasikan hasil secara luas, sedangkan penelitian kualitatif lebih cocok untuk memahami masalah sosial yang berkaitan dengan memahami kedalaman makna, karakteristik,dan konteks fenomena.jadi pilihan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif harus didasarkan pada tujuan spesifik penelitian dan sifat masalah sosial yang dihadapi.Tidak ada satu metode yang secara mutlak lebih baik,melainkan keduanya memiliki kegunaan yang berbeda dan dapat saling melengkapi untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif tentang masalah sosial.Nama:Novita sari  Nim : 2386208053 Kelas:5A khusus  Setelah membaca beberapa sumber tentang keunggulan penelitian kuantitatif atau kualitatif dalam memecahkan masalah sosial maka menurut saya kesimpulan bahwa tidak ada penelitian yang secara inheren lebih unggul.penelitian kuantitatif dan kualitatif memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing, dan pilihan metode bergantung pada tujuan dan sifat masalah sosial yang ingin di pecahkan. Jika penelitian kuantitatif cocok untuk masalah sosial yang berkaitan dengan mengukur angka,menguji hipotesis,dan menggeneralisasikan hasil secara luas, sedangkan penelitian kualitatif lebih cocok untuk memahami masalah sosial yang berkaitan dengan memahami kedalaman makna, karakteristik,dan konteks fenomena.jadi pilihan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif harus didasarkan pada tujuan spesifik penelitian dan sifat masalah sosial yang dihadapi.Tidak ada satu metode yang secara mutlak lebih baik,melainkan keduanya memiliki kegunaan yang berbeda dan dapat saling melengkapi untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif tentang masalah sosial.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-18 00:13:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3638207275</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>pabrindatarijkp</author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3660001157</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, Penelitian kuantitatif tidak dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan penelitian kualitatif dalam memecahkan masalah sosial, karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sesuai dengan tujuan penelitian. Pendekatan kuantitatif unggul dalam menghasilkan data yang terukur dan dapat digeneralisasi, sehingga cocok digunakan untuk meneliti hubungan sebab-akibat atau mengukur pengaruh antarvariabel sosial. Namun, pendekatan ini sering kali kurang mampu menggali makna mendalam di balik perilaku manusia. Sebaliknya, penelitian kualitatif lebih menekankan pada pemahaman yang mendalam terhadap fenomena sosial, nilai, dan pengalaman individu dalam konteks tertentu. Meskipun hasilnya tidak dapat digeneralisasi secara luas, penelitian kualitatif mampu memberikan gambaran yang kaya dan komprehensif tentang dinamika sosial. Oleh karena itu, kedua pendekatan ini sebaiknya dipandang saling melengkapi, bukan saling mengungguli, tergantung pada jenis dan tujuan masalah sosial yang ingin dipecahkan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-31 07:34:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3660001157</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3663466315</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Rizki Anifah Nur Susanti</p><p>Kelas: 5A Khusus</p><p><br/></p><p>Menurut saya penelitian berbasis kuantitatif dapat digunakan maksimal dalam meneliti masalah sosial, tergantung kebutuhan. Semakin ia bisa digunakan secara maksimal maka metode penelitian kuantitatif semakin bisa memberikan detail informasi yang akurat, dikarenakan menggunakan analisis pengolahan data dan informasi yang terukur. </p><p>Terkait apakah penelitian kuantitatif lebih unggul daripada penelitian yang lain, ini hanyalah masalah perspektif dan lagi lagi kebutuhan. Pendekatan masalah sosial memang sekilas lebih identik dengan analisa deskripsi permasalahan mendalam, namun tidak menutup kemungkinan membutuhkan pengelolaan data yang dapat diukur agar menghasilkan kesimpulan yang lebih objektif untuk membantu menarik kebijakan atau langkah yang akan dilakukan selanjutnya. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-11-03 12:43:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3663466315</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3710978651</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Aldila Nurita</p><p>Kelas : 5A Khusus</p><p>NIM : 2386208071</p><p><br/></p><p>Menurut saya, penelitian kuantitatif tidak bisa langsung dianggap lebih unggul dibandingkan kualitatif dalam memecahkan masalah sosial. Penelitian kuantitatif memang punya kelebihan karena datanya berbentuk angka dan bisa dihitung, sehingga hasilnya tampak objektif dan bisa dijadikan dasar mengambil keputusan. Misalnya, untuk mengetahui berapa banyak angka kemiskinan atau berapa persen remaja yang mengalami bullying, pendekatan kuantitatif tentu sangat membantu.</p><p>Namun, masalah sosial itu tidak hanya soal angka. Di balik angka-angka tersebut ada pengalaman, perasaan, cara pandang, dan kondisi hidup manusia yang tidak bisa dijelaskan lewat statistik saja. Penelitian kualitatif justru unggul dalam memahami sisi mendalam dari suatu masalah sosial, misalnya apa yang dirasakan korban bullying, bagaimana pola komunikasi dalam keluarga, atau alasan seseorang melakukan tindakan tertentu. Hal-hal seperti ini tidak bisa diukur dengan angka, tapi sangat penting untuk memahami akar masalah sosial.</p><p>Jadi menurut saya, bukan soal yang satu lebih unggul dari yang lain, tapi keduanya sama-sama dibutuhkan sesuai konteks penelitian. Kuantitatif bagus untuk mendapatkan gambaran luas, sedangkan kualitatif bagus untuk memahami makna dan persoalan secara lebih mendalam. Bahkan kalau digabungkan, keduanya bisa saling melengkapi dan menghasilkan solusi sosial yang lebih tepat dan realistis.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-12-04 23:51:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/danoer54/43fb15ua64k8ggg2/wish/3710978651</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
