<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Assignment GSCM - LA24 - Kelompok 1 by Aurel Virginia</title>
      <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-01-04 11:49:17 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-01-07 15:06:43 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Amelia Christalia Marselia Loing - 2201787000</title>
         <author>ameliachristalia</author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051589896</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Zara Tradeoff</strong><br>Zara memiliki model bisnis yang sangat unik, dan pada saat diperkenalkan, relatif revolusioner.  Mereka menciptakan istilah dalam industri "Fast Fashion".  Dimana dalam kegiatan trade off mereka, mereka menawarkan produk yang bersifat "seasonal" atau hanya sementara (hanya di pajang selama dua minggu dan nanti langsung diganti dengan series/model yang baru), yan membuat Pelanggan lebih cenderung membeli barang secara mendadak, karena tidak seperti pengecer tradisional, jika pelanggan menunda-nunda untuk membeli, produk/ desain yang disukai dapat cepat habis.  Ini juga mendorong keterlibatan lebih lanjut dengan perusahaan karena pembeli Zara mengunjungi toko rata-rata 17 kali setahun dibandingkan hanya 3,5 kali untuk kompetisi mereka.<br><br>coordination needed to reduce trade-off<br>Dalam hal logistik dan biaya transportasi, Zara memerlukan biaya yang besar untuk menyebarkan produk-produknya di seluruh dunia. Jadi mereka mengatur dan memperkuat elemen supply chain mereka, membangun pabrik-pabrik lain yang berada di titik-titik yang dapat menjangkau negara-negara di seluruh dunia, membangun saluran komunikasi terbuka antara karyawan toko ritel dan tim desain untuk memastikan bahwa Zara tetap konsisten dalam mengikuti tren.<br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2021-01-04 11:53:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051589896</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sherenia Calestin - 2201751220 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051590375</link>
         <description><![CDATA[<div>Mc Donald's Trade Off<br>McD mengatakan bahwa dengan realisasi tradeoff yang dijalankannya telah menjadikan mereka sebagai pemimpin industri fastfood untuk waktu yang lama diiringi dengan makanan berkualitas tinggi. Tradeoffs yang dilakukan Mc Donald's adalah ketika industri makanan lainnya mengalami tingkat perputaran yang tinggi, Mc Donald's lebih memilih untuk bekerja dengan sistem yang disederhanakan yaitu pelatihan karyawan, jalur perakitan yang menjamin kualitas dan konsistensi, dan mempersempit ruang lingkup karyawan guna memastikan biaya bahan dan karyawan selalu terkontrol. Disini Mc Donald's lebih memilih melakukan pengorbanan internal yang nantinya terbayarkan melalui produk berkualitas dari Mc Donald's sendiri.<br><br>Coordination to reduce trade offs<br>Trade off biasanya juga sering terjadi antara pembeli dan supplier. Biasanya manajemen sumber dan supplier akan saling memaksimalkan nilai ekonomi melalui kolaborasi dan kerja sama misalkan pembeli bisa mengurangi biaya pemasok melalui jual beli, keuangan supply chaiin, reduce cost, dan perencanaan supply chain yang baik. Agar semua itu bisa terkoordinasi dengan baik maka manaejemen rantai pasokan juga harus baik termasuk sistem perencanaan yang digunakan dengan tujuan agar tidak perlu banyak pengorbanan yang dilakuan. Contoh koordinasi yang dapat dilakukan adalah bukan hanya mencetak faktor harga namun non harga juga perlu di perhatikan, mencoba melakukan prediksi pasar pasokan.</div>]]></description>
         <pubDate>2021-01-04 11:53:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051590375</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jasmine Andhini Rivai - 2201748523</title>
         <author>jasmineandhinir</author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051591103</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nike's Trade Off</strong><br>Nike merupakan produsen sepatu olahraga terbesar di dunia yang pada saat ini sudah memperluas pasarnya untuk memproduksi berbagai jenis produk termasuk sepatu untuk lari, tenis, golf, dan skateboard serta pakaian olahraga lari. Pada tahun 1997 terjadi krisis pada perusahaan Nike dimana adanya protes yang bermunculan dari negara berkembang dimana adanya penderitaan para pekerja di pabrik Nike dan menyebabkan transformasi dalam pabrik manufakturnya. Untuk mengatasi masalah ini, Nike mulai mengembangkan kemampuan internal untuk memahami detail rantai pasokan dan memastikan bahwa standar yang akan dibuat dapat diterapkan bahkan ke pabrik yang tidak berhubungan langsung dengan perusahaan. Standar tersebut menggunakan trade-off yang muncul dari model bisnis manufaktur yang dialihdayakan sebagai peluang untuk melihat bagaimana proses hulu desain, komersialisasi, dan sumber mungkin telah merusak upaya untuk meningkatkan praktik di hilir.<br><br><strong>Coordination to reduce trade-offs<br></strong>Trade-off terjadi antara pembeli dan pemasok. Trik dalam supplier management dan sourcing yaitu untuk memaksimalkan nilai ekonomi melalui kolaborasi dan pembagian manfaat yang sesuai. Misalnya, jika pembeli dapat mengurangi biaya pemasok melalui program jual-beli, pembiayaan rantai pasokan, proyek pengurangan biaya kolaboratif, kolaborasi perencanaan rantai pasokan dan area lainnya, trade-off dapat dikurangi untuk mengoptimalkan keseluruhan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-01-04 11:54:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051591103</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Willy Agung Putra - 2201751386</title>
         <author>willyputra001</author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051592347</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Trade off in Apple<br></strong>Secara strategis, Apple sudah melakukan trade-off. Apple terus membuat perhatian menarik kepada konsumen untuk membeli produk Apple. Pada tingkat analisis bahwa penurunan harga akan menjadi sesuatu yang tidak akan mudah untuk dibalikan dan untuk strategi trade-off ini secara langung melindungi posisi Apple yang unik saat ini. <br><br>Mempertahankan harga premium dengan mengorbankan unit volume, Apple telah menciptakan imitation barrier (penghalang imitasi) yang tidak dapat diikuti / dilintasi dengan mudah oleh pesaing. Kompetitor Apple tidak akan mudah untuk mengubah dan mengganti brand image mereka dalam semalam yang dimana tentu saja upaya tersebut akan memakan waktu yang sangat lama terutama dalam hal mengubah produk dan pemasarannya. <br><br>Hal tersebut tentu akan memakan banyak biaya puluhan dan mungkin saja jutaan lebih yang harus dikeluarkan untuk melakukan perubahan pada sebuah produk, apalagi pada saat sekarang biaya sebesar itu akan sulit di pasar saat ini.  Dalam persepktif trade-off, Apple secara sistematis menganalisis apa yang tidak boleh dilakukan lalu mencoba bersaing di titik harga yang lebih rendah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-01-04 11:55:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051592347</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aurelia Virginia Chandra - 2201763606</title>
         <author>aurelvirginiachandra</author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051597167</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>HighMed's Trade Off</strong><br><br>HighMed, salah satu perusahaan manufaktur peralatan medis untuk hati, di mana produknya kebanyakan dipakai oleh pakar kardiologi di Amerika Utara. Mereka membagi wilayah penjualannya sebanyak 24 wilayah. Trade off yang dilakukan yaitu penghematan biaya transportasi melalui frekuensi pengisian kembali inventory yang lebih sedikit, dengan penghematan biaya inventory melalui frekuensi pengisian kembali inventory yang lebih sering. <br><br>Coordination to reduce trade off<br>HighMed lebih baik mengelola inventory di setiap wilayah penjualan dengan memberikan total cost yang lebih kecil.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-01-04 11:58:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051597167</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Novita Sari - 2201741012</title>
         <author>nvitasari08</author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051599538</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Netflix Trade Off</strong><br>Netflix melalukan trade off dalam membangun perusahaannya. Mereka menggunakan agregasi persediaan, yang merupakan cara untuk mengurangi persediaan fasilitas dan biaya pengiriman. Ketika perkembangan teknologi belum seperti sekarang dan pada waktu terdahulu orang memilih membeli DVD ataupun CD. Netflix memilih untuk mengembangkan sistem dalam aplikasi yang dibuat, dengan biaya yang tinggi. Dengan banyaknya biaya yang dikeluarkan Netflix untuk pengeluarannya, menjadi cara dalam safety cost dimasa mendatang. Terbukti sekarang Netflix lebih diminati oleh banyak masyarakat, dengan hanya melalukan subscription fee. Dibanding harus menjual DVD atau CD yang memerlukan biaya pengiriman dan membutuhkan inventory (persediaan) yang besar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-01-04 12:00:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051599538</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fara Dzikriah Pamuji - 2201745350</title>
         <author>faradzikriah91</author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051654488</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Amazon Inc Trade Off</strong><br>Amazon Inc. adalah perusahaan teknologi multinasional Amerika yang berbasis di Seattle, Washington, yang berfokus pada e-commerce, komputasi awan, streaming digital, dan kecerdasan buatan. Perusahaan ini dianggap sebagai salah satu perusahaan teknologi Big Four bersama dengan Google, Apple, dan Facebook. Dalam kegiatan trade off Amazon fokus pada pengurangan fasilitas dan biaya persediaan dengan holding inventory dalam beberapa warehouses, mengingat booksellers seperti Borders and Barners &amp; Noble telah memegang persediaan di banyak toko-toko eceran. Biaya transportasi, biasanya meningkat ketika persediaan di agregatkan/ dikumpulkan. Jika persediaan dipisahkan, beberapa agregasi menghasilkan biaya transportasi yang rendah. Diluar point tersebut, bagaimanapun juga agregasi dari biaya transportasi persediaan meningkat. Coordination to reduce trade off, borders melakukan penutupan kepada toko2nya dan hanya melakukan penjualan secara online sehingga biaya transportasi inbound akan lebih rendah tetapi pada outbound akan lebih mudah juga untuk naik karena pengiriman kepada customer akan semakin kecil dan memerlukan mode yg mahal karna menggunakan package carrier</div>]]></description>
         <pubDate>2021-01-04 12:37:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1051654488</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Verrel - 2001555080</title>
         <author>vasonjerrel</author>
         <link>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1054368003</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Wal-Mart Trade-off<br></strong>Walmart Inc. adalah perusahaan ritel multinasional Amerika yang berkantor pusat di Bentonville, Arkansas, mengoperasikan jaringan supermarket dan toko grosir. Wal-Mart memiliki trade-off antara kualitas dan biaya. Tentu saja, Wal-Mart memilih untuk mengurangi biaya produksi dan biaya kualitas untuk meningkatkan keuntungan dan pendapatan. Walmart memang mengurangi biaya evaluasi karena mereka menolak prosedur pengujian dan inspeksi yang diperlukan untuk membeli produk dan komponen dari pemasok. Namun, ketika barang-barang berkualitas rendah ini dijual ke konsumen, Wal-Mart tidak mempertimbangkan biaya kegagalan eksternal.<br><br>Coordination needed to reduce trade-offs: Quality managing, departemen kualitas bertanggung jawab atas manajemen mutu produk, mengawasi mutu produk dan layanan, dan mengintervensi proses produksi bila mutu produk terlalu rendah. Wal-Mart bertanggung jawab untuk menekankan kembali pentingnya kualitas produk, hanya atas dasar inilah mereka dapat berusaha untuk memaksimalkan keuntungan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-01-05 04:00:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aurelvirginiachandra/43a9s52k521ec8l/wish/1054368003</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
