<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Microsoft Word by Auliah Rizka</title>
      <link>https://padlet.com/jembatanmerah77/412ickaj0th1</link>
      <description>Dibuat dengan kesabaran</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2018-08-27 12:30:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-11 02:54:41 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/307060209/499f8e01ee7e2f8a9ea75e3d64cc6161/IMG_20180827_WA0044.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Microsoft Word</title>
         <author>jembatanmerah77</author>
         <link>https://padlet.com/jembatanmerah77/412ickaj0th1/wish/275506909</link>
         <description><![CDATA[<div>Mengenal Microsoft Word</div><div><br></div><div><strong>Mengenal Microsoft Word</strong> <br><br>Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya. Selain menulis dokumen, MS Word juga dapat digunakan untuk bekerja dengan tabel, menulis teks dengan kreasi, menyisipkan gambar, maupun yang lainnya.<a href="http://1.bp.blogspot.com/-nYj5zcdDBso/TxKz2_O5meI/AAAAAAAAAAU/szHe-SmvvUo/s1600/gb21.jpg"><br></a>Secara default<em> </em>tampilan area kerja program MS Word 2007 terdiri atas <em>Title Bar, Office Button, Quick Access Toolbar, Menu Bar, Ribbon, Ruler</em>, <em>Status Bar, </em>dan <em>View Toolbar</em>. Tampilan area kerja dapat dilihat pada Gambar 2.1.<a href="http://3.bp.blogspot.com/-IJvxtv9mIx8/TxK0P6Dw8GI/AAAAAAAAAAc/rVf3eeOtL9M/s1600/gb21.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://3.bp.blogspot.com/-IJvxtv9mIx8/TxK0P6Dw8GI/AAAAAAAAAAc/rVf3eeOtL9M/s280/gb21.jpg" width="280" height="188"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><strong><em>Title Bar</em></strong> berisi nama file yang sedang dikerjakan, serta tombol menampilkan, atau menyembunyikan jendela program, dan menutup program, yaitu tombol Minimize, Maximize/Restore, dan Close.<br><strong><em>Office Button</em></strong> berisi perintah-perintah yang berkaitan dengan dokumen seperti membuat   dokumen   baru   (New),   membuka   dokumen   (Open),   menyimpan dokumen (Save), mencetak dokumen (Print), dan sebagainya (Gambar 2.2).<a href="http://4.bp.blogspot.com/-2dHDQVg_gTE/TxK0mlcwQMI/AAAAAAAAAAk/xFURcvz9OpY/s1600/gb22.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://4.bp.blogspot.com/-2dHDQVg_gTE/TxK0mlcwQMI/AAAAAAAAAAk/xFURcvz9OpY/s1600/gb22.jpg" width="273" height="309"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><em>Gambar 2.2. Menu-menu dalam Office Button </em><strong><em>Quick Access Toolbar</em></strong><em> </em>berisi tombol-tombol yang berfungsi sebagai alternatif penggunaan perintah yang sering digunakan. Sebagai contoh, tool Open merupakan  <em>shortcut </em>dari  Office  Button &gt; Open,  atau  tool  Save  merupakan shortcut dari Office Button &gt; Save.<br><strong><em>Menu Bar</em></strong><em> </em>berisi serangkaian perintah yang didalamnya terdapat sub-sub perintah sesuai kategorinya. Sebagai contoh, pada menu Home terdapat submenu Clipboard, Font, Paragraph, Styles, dan Editing yang didalamnya berisi perintah-perintah sesuai kategorinya.<br><strong><em>Ribbon</em></strong><em> </em>berisi perintah-perintah khusus merupakan submenu Menu Bar.<br><strong><em>Ruler</em></strong><em> </em>merupakan kotak pengukuran yang diletakkan secara horizontal, yaitu di atas dokumen, dan secara vertikal, yaitu di sebelah kiri dokumen. Ruler berfungsi untuk mempermudah melakukan pengaturan letak halaman.<br><strong><em>Status Bar</em></strong><em> </em>adalah baris horizontal yang menampilkan informasi jendela dokumen yang sedang ditampilkan, antara lain (Gambar 2.3):<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb23.jpg"><em><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb23.jpg?w=640" width="317" height="38"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></em></a><em> Gambar 2.3. Status Bar</em><strong>2.2. Membuat Dokumen Baru</strong><br>Untuk membuat dokumen baru, dapat dilakukan dengan cara berikut:<br>2.2.1.      Klik <strong>Office Button&gt;New </strong>sehingga muncul jendela baru yang menampilkan bagian <strong>New Document</strong>.<br>2.2.2.      Setelah itu pilihlah <strong>Blank Document </strong>untuk membuat dokumen. (Dapat juga memilih salah satu dokumen template untuk membuat dokumen baru berdasarkan template yang telah disediakan.)<br>2.2.3.      Di dalam <strong>Quick Access Toolbar </strong>juga terdapat tombol <strong>New </strong>(Gambar 2.4) yang berfungsi untuk membuat dokumen baru tanpa melalui jendela baru.<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb24.jpg"><em><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb24.jpg?w=640" width="328" height="118"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></em></a><em> Gambar 2.4. Tombol </em><strong><em>New </em></strong><em>di </em><strong><em>Quick Access Toolbar</em></strong>Sebelum memulai dokumen, sebaiknya atur properti terlebih dahulu. Pengaturan properti  mempengaruhi  hasil  cetakan.  Pengaturan  properti  dapat  dilakukan dengan mengklik menu <strong>Page Layout. </strong>Kemudian pada <em>ribbon </em><strong>Page Setup, </strong>klik ikon kecil pada pojok kanan bawah (Gambar 2.5.1.) sehingga muncul kotak dialog <strong>Page  Setup </strong>(Gambar  2.5.2).  Kotak  dialog  ini  terdiri  dari  tiga  bagian,  yaitu <strong>Margins, Paper, </strong>dan <strong>Layout.</strong><a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb25.jpg"><em><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb25.jpg?w=640" width="552" height="390"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></em></a><em> Gambar 2.5. Ribbon </em><strong><em>Page Setup</em></strong><strong>Margins: </strong>untuk menentukan batas atas (<strong>Top</strong>), kiri (<strong>Left</strong>), kanan (<strong>Right</strong>), dan bawah (<strong>Bottom</strong>) dokumen, dan ada juga orientasi.<br><strong>Paper  Size: </strong>untuk  menentukan  ukuran  kertas  yang  akan  digunakan dengan  memilih  opsinya  pada  menu  <em>drop-down</em>.  Jika  menginginkan ukuran kertas sendiri, dapat diisi nilainya secara langsung pada kotak <strong>Width </strong>dan <strong>Height.</strong><br><strong>2.3. Menyimpan Dokumen</strong><br>Untuk menyimpan dokumen baru, secara default nama dokumen yang dibuat akan berurutan, yaitu <em>Document 1, Document 2, Document 3, </em>dan seterusnya. Cara untuk menyimpan dokumen adalah sebagai berikut:<br>2.3.1.      Klik  <strong>Office  Button&gt;Save </strong>atau  <strong>Office  Button&gt;Save  As </strong>sehingga  muncul kotak dialog <strong>Save As </strong>(Gambar 2.6).<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb26.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb26.jpg?w=640" width="403" height="323"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><em>Gambar 2.6. Kotak dialog </em><strong><em>Save As</em></strong>2.3.2.      Di dalam kotak dialog tersebut, lakukan pengaturan sebagai berikut:</div><ul><li><strong>Save in: </strong>tentukan lokasi folder tempat dokumen akan disimpan.</li><li><strong>File name: </strong>ketikkan nama untuk identifikasi dokumen.</li><li><strong>Save as type: </strong>type dokumen, gunakan default yang diberikan, yaitu <strong>Word Document.</strong></li><li>Klik tab <strong>Save </strong>untuk menyimpan dokumen tersebut.2.3.3.      Untuk menyimpan dokumen lama yang telah diedit, klik</li></ul><div> <strong>Office Button&gt;Save. </strong>Apabila dokumen tersebut hendak disimpan dengan nama yang berbeda, klik <strong>Office Button&gt;Save As </strong>sehingga caranya sama seperti menyimpan dokumen baru. Apabila dalam menyimpan dokumen, nama yang digunakan sama dengan nama  yang  sudah  ada  di  dalam  folder,  maka  kotak  konfirmasi  seperti  pada Gambar 2.7. akan muncul.<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb27.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb27.jpg?w=640" width="245" height="209"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><em>Gambar 2.7. Kotak konfirmasi penyimpanan.</em>•     Replace exiting file: menimpa file yang sudah ada dengan dokuman baru.<br>•     Save changes with a different name: menyimpan dokumen baru dengan nama lain.<br>•     Merge changes into exiting file: menggabungkan perubahan yang dilakukan kedalam file yang sudah ada.<br><strong>2.4. Menutup Dokumen</strong><br>Setelah selesai mengedit dokumen dan memastikan sudah menyimpannya, ada beberapa cara untuk menutup dokumen, yaitu:<br>2.4.1.      Klik Office Button&gt;Close.<br>2.4.2.      Klik tombol Close Window     yang terdapat dalam Title Bar.<br><strong>2.5. Membuka Dokumen</strong><br>Dokumen yang telah disimpan dapat dibuka dengan salah satu cara berikut:<br>2.5.1.      Klik Office Button&gt;Open.<br>2.5.2.      Klik tombol <strong>Open </strong>yang terdapat di dalam <strong>Quick Access Toolbar. </strong>Sehingga  muncul  kotak  dialog  <strong>Open </strong>(Gambar  2.8.),  kemudian  pilih  file dokumen yang hendak dibuka.<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb28.jpg"><em><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb28.jpg?w=640" width="426" height="337"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></em></a><em>Gambar 2.8. Kotak dialog Open</em><br><strong>2.6. Menuliskan dan memformat teks dan paragraf</strong><br>Pengetikan teks dimulai dari titik sisip (titik iterasi). Titik sisip dapat dilihat dari garis hitam yang berkedip di dalam halaman dokumen. Dalam mengetikkan teks, penekanan tombol Enter pada keyboard akan membuat paragraf baru. Untuk membuat hasil yang maksimal, maka diperlukan pemformatan karakter, seperti menentukan jenis huruf, tipe huruf, ukuran huruf, dan lainnya. Pemformatan karakter  dapat  diterapkan  sebelum  ataupun  sesudah  pengetikan.  Klik  menu Home, kemudian pada ribbon Font klik ikon di pojok kanan bawah (Gambar 2.9.1) untuk melakukan pemformatan sehingga muncul kotak dialog Font seperti pada Gambar 2.9.2.<br><a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb29.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb29.jpg?w=640" width="499" height="299"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><br>•       <strong>Font: </strong>untuk menentukan jenis huruf yang digunakan.<br>•       <strong>Font Style: </strong>menentukan tipe huruf, yaitu <em>Regular </em>(biasa)<em>, Italic </em>(miring)<em>,</em><br>•       <strong>Bold</strong><em> </em>(tebal)<em>, </em>dan <em>Bold Italic </em>(tebal dan miring)<em>.</em><br>•       <strong>Size: </strong>menentukan ukuran huruf.<br>•       <strong>Font Color: </strong>menentukan warna huruf.<br>•       <strong>Effects: </strong>untuk membuat efek-efek yang akan diterapkan pada teks.<br>•       <strong>Preview: </strong>menampilkan contoh hasil pengaturan format teks.<br>Tabel di bawah ini memperlihatkan contoh-contoh hasil pemformatan teks dan penggunaan efek di dalam teks.<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/tbl21.jpg"><em><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/tbl21.jpg?w=640" width="517" height="391"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></em></a><em> Tabel 2.1.  Format karakter dan hasilnya</em><br>Selain pemformatan huruf, juga ada pengaturan paragraf. Perataan paragraf ada empat macam, yaitu rata kiri (Align Left) , rata tengah (Center) , rata kanan (Align Right) , dan rata kiri kanan (Justified) .<br>Contoh penggunaan perataan paragraf:<br>•   <strong>Rata kiri:</strong><br>Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya.<br>•   <strong>Rata tengah:</strong><br>Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya.<br>•    <strong>Rata kanan:</strong><br>Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya.<br>•    <strong>Rata kiri kanan (</strong><strong><em>justified</em></strong><strong>):</strong><br>Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya.<br>Pengaturan  spasi  baris  adalah  pengaturan  jarak  antarbaris  di  dalam  paragraf.<br>Pengaturan  ini  dapat  dilakukan  dengan  tombol  <strong>Line  Spacing . </strong>Contoh penggunaan <strong>Line Spacing.</strong><br>•   <strong>Pengaturan spasi baris dengan nilai Single</strong><br>Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya.<br>•   <strong>Pengaturan spasi baris dengan nilai Double</strong><br>Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya.<br>Menyisipkan tabulasi juga sering digunakan dalam membuat dokumen. Contoh penggunaannya dapat dilihat pada Gambar 2.10.<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb210.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb210.jpg?w=640" width="260" height="156"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><em>Gambar 2.10. Penggunaan tabulasi di dalam dokumen</em>Cara paling mudah dalam menggunakan tabulasi adalah dengan memposisikan pointer  pada  <strong>Ruler </strong>kemudian  klik  pointer  sehingga  muncul  simbol  tabulasi. Untuk  menghapus  tabulasi,  seret  simbol  tabulasi  keluar  <strong>Ruler</strong>.  Ada  lima <em>alignment </em>yang dapat dipilih, yaitu <strong>Left , Center , Right , Decimal </strong>dan <strong>Bar .</strong><br><strong>2.7. Mengedit Text</strong><br>Mengedit text meliputi menghapus, memilih, menggandakan, dan lain sebagainya.<br>•         <strong>Memilih karakter, kata, baris, dan paragraf</strong><br>Karakter yang terpilih akan ditandai dengan kotak hitam yang menutupinya dan warna karakter akan berubah terang. Untuk memilih karakter yang berurutan, posisikan pointer di belakang karakter pertama, tekan mouse, kemudian seret ke arah karakter-karakter yang dipilih. Untuk kata-kata yang tidak berurutan, tekan tombol <strong>Control </strong>pada keyboard sebelum berpindah ke kata yang berikutnya. Untuk memilih satu baris, posisikan pointer di sebelah kiri baris sehingga pointer berubah menjadi tanda anak panah, kemudian klik hingga baris tersebut terplih. Untuk memilih satu paragraf, posisikan pointer di atas sembarang teks di dalam paragraf, kemudian klik tiga kali maka seluruh paragraf akan terpilih. Dan untuk memilih seluruh karakter, pilih tab <strong>home </strong>kemudian pada ribbon pilih <strong>select &gt; select all.</strong><br>•         <strong>Menghapus karakter</strong><br>Penghapusan karakter dapat menggunakan tombol <strong>Del </strong>dan <strong>Backspace </strong>pada keyboard. Perbedaan diantara keduanya adalah:<br>o    Apabila titik sisip berada di belakang karakter yang akan dihapus, gunakan tombol <strong>Del </strong>pada keyboard<strong>.</strong><br>o    Apabila titik sisip berada di depan karakter yang dihapus, tekan tombol <strong>Backspace </strong>pada keyboard<strong>.</strong><br>•         <strong>Menggunakan perintah Copy, Cut, dan Paste</strong><br>Perintah <strong>Copy </strong>dan <strong>paste </strong>mempunyai kaitan. Perintah <strong>Copy </strong>digunakan untuk menggandakan karakter yang terpilih untuk kemudian menempatkannya pada posisi lain, perintah <strong>Paste </strong>adalah untuk menempatkan hasil pengoperasian perintah tersebut ke tempat yang baru. Perintah <strong>Cut </strong>digunakan untuk memotong karakter yang terpilih untuk kemudian dipindahkan. Perintah <strong>Cut </strong>juga memerlukan perintah <strong>Paste </strong>untuk menempatkan hasil ke tempat yang baru. Bedanya dengan perintah <strong>Copy </strong>adalah perintah <strong>Cut </strong>akan menghapus karakter yang berada pada posisi aslinya, sedangkan perintah <strong>Copy </strong>tidak menghapus karakter pada posisi asli. Perintah <strong>Copy, Cut, </strong>dan <strong>Paste </strong>juga berlaku antar dokumen.<br>•         <strong>Menggunakan perintah Undo dan Redo</strong><br>Perintah <strong>Undo </strong>digunakan untuk mengembalikan aksi yang telah dilakukan ke aksi sebelumnya. Sedangkan <strong>Redo </strong>adalah sebaliknya.<br><strong>2.8. Menggunakan penomoran dan penandaan</strong><br>Seringkali di dalam dokumen dijumpai penulisan teks dengan penomoran (<em>numbering</em>) dan penandaan (<em>bullet</em>). Program MS Word menyediakan fasilitas <strong>Bullet and Numbering </strong>untuk membuat variasi teks. Dalam program word 2007 ini Bullet and Numbering dapat dipilih pada Ribbon <strong>Home </strong>&gt; fasilitas <strong>Paragraph </strong>Perhatikan contoh penggunakan penomoran dan penandaan berikut ini :<br>Contoh penandaan  :<br>Produk dari MS office antara lain :<br>•     MS Word<br>•     MS Excel<br>•     MS Powerpoint<br><br>Contoh penomoran            :<br>Produk dari MS office antara lain :<br>1.    MS Word<br>2.    MS Excel<br>3.    MS Powerpoint<br><br>Contoh penggunaan             :<br>Produk dari MS office antara lain :<br>1)    MS Word<br>a)    MS Excel<br>i)     MS Powerpoint<br><strong>2.9. Menggunakan tabel</strong><br>Pada umumnya, penyisipan tabel ke dalam dokumen berfungsi untuk mendukung penjelasan/uraian dokumen. Untuk membuat tabel, pilih <strong>Insert, </strong>pada ribbon pilih <strong>Table, </strong>kemudian pilih ukurannya. Dapat juga dengan cara, pilih <strong>Insert &gt; Table &gt; Insert Table, </strong>kemudian akan muncul dialog box seperti berikut :<a href="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb2111.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="http://kkpismkgondang.files.wordpress.com/2010/11/gb2111.jpg?w=640" width="180" height="206"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><em>Gambar 2.11. Kotak dialog insert tabel</em>•         <strong>Number of columns : </strong>untuk menentukan jumlah kolom, sebagai contoh isikan 2.<br>•         <strong>Number of rows : </strong>Untuk menentukan jumlah baris, sebagai contoh isikan 3.<br>•         <strong>Autofit behavior : </strong>untuk pengaturan lebar kolom.<br>Text dapat langsung diketikkan pada sel dalam tabel, hasil dari contoh akan seperti berikut :<br><br> | <br><br><br> | <br><br><br> | <br>Untuk membuat tabel menjadi bervariasi, dapat dilakukan dengan : klik tabel yang sudah dibuat, kemudian pada menu akan muncul dua menu tab baru, yaitu <strong>design </strong>dan <strong>layout. </strong>Pilih <strong>design</strong>untuk membuat tabel bervariasi.<br><strong>DAFTAR MATA PELAJARAN</strong><br><strong>SENIN</strong> | PENGANTAR  BISNIS<br>PROGRAM  KEAHLIAN 1Atau dapat diatur  juga mengatur posisi text dalam kolom, mengurutkan data, dan sebagainya yang dapat kita lakukan dengan memilih menu tab <strong>layout.</strong><br><strong>2.10. Menyisipkan objek</strong><br>•     <strong>Menyisipkan gambar</strong><br>Gambar dapat disisipkan ke dalam dokumen. Gambar yang disisipkan dapat berupa file gambar atau kumpulan gambar (<em>clip art</em>) yang telah disediakan program MS Word. Untuk menyisipkannya, klik tab menu <strong>Insert </strong>&gt; <strong>Clip Art. </strong>Pada bagian <strong>Search for: </strong>dapat diisi dengan kata petunjuk yang berhubungan, misalnya <em>animals. </em>Maka akan di dapat hasil seperti berikut :<br>Untuk menyisipkan gambar yang diinginkan, tinggal klik gambar yang diinginkan. Berikut ini contoh hasilnya :<br>Untuk menyisipkan gambar dari file, pilih tab menu <strong>Insert &gt; Picture </strong>sehingga muncul dialog box seperti berikut :<br>•     <strong>Menyisipkan objek AutoShape </strong><br><em>AutoShape </em>adalah objek-objek dengan bentuk tertentu yang dapat disisipkan ke dalam dokumen. Objek-objek tersebut antara lain bentuk garis, lingkaran, persegiempat, dan lainnya. Untuk menyisipkannya, pilih tab menu <strong>Insert &gt; shapes </strong>kemudian pilih bentuk objek yang diinginkan. Objek – objek tersebut juga dapat disisipi text, seperti contoh :<br>Ini contoh text….<br>•     <strong>Menyisipkan symbol </strong><br>Di dalam dokumen sering kita jumpai beberapa simbol seperti © , ® , ™ , dan lain sebagainya. Cara untuk menyisipkan simol – simbol tersebut, pilih tab menu <strong>Insert &gt;</strong><br><strong>Simbol </strong>kemudian pilih <strong>more symbols </strong><br><br>•     <strong>Menyisipkan diagram </strong><br>Untuk membuat diagram struktur organisasi seperti contoh di bawah, pilih tab menu<br><strong>Insert &gt; smart art </strong>kemudian pilih <strong>organization chart </strong>.<br>Untuk membuat diagram seperti contoh dibawah, pilih tab menu <strong>Insert &gt; chart,</strong>kemudian ganti nilai sesuai dengan yang dikehendaki.<br>Untuk mengganti tipe diagram dapat dilakukan dengan klik kanan diagram, kemudian pilih <strong>edit</strong>, lalu pada menu pilih <strong>edit chart , </strong>kemudian pilih tipe yang dikehendaki.<br>•     <strong>MenyisipkanWordArt </strong><br>Teks yang dibuat dengan <strong>WordArt </strong>akan tampak lebih bervariasi. Salah satu contoh penggunaan <strong>WordArt </strong>adalah di bawah ini:<br>Cara menggunakannya, pilih tab menu <strong>Insert </strong>pilih <strong>wordArt, </strong>kemudian pilih tipe yang dikehendaki, setelah itu masukkan text yang ingin di tulis dengan wordart.<br>•     <strong>Menyisipkan nomor halaman </strong><br>Penomoran halaman dapat dilakukan secara praktis. Caranya dengan memilih tab menu <strong>Insert &gt; page number, </strong>kemudian pilih letak nomor halaman sesuai dengan keinginan, sebagai contoh pilih <strong>Bottom of page, </strong>maka akan muncul pilihan tipe.<br>•     <strong>Menyisipkan Header and Footer </strong><br>Fasilitas <em>Header and Footer </em>digunakan untuk membuat catatan kaki, penomoran halaman, dan yang lainnya. Untuk masuk ke bagian ini, pilih <strong>Insert </strong>kemudian tinggal pilih <strong>header </strong>atau<strong>footer. </strong>selanjutnya masukkan text untuk header dan footer. Pada saat mengisi text untuk header atau footer, bagian text utama akan disable, atau berwarna redup dan tidak dapat di edit. Untuk mengedit main text, pilih <strong>close header and footer </strong>pada ribbon.<br>•     <strong>Menyisipkan background atau watermark </strong><br>Jika di kehendaki dalam membuat suatu dokumen diperlukan background atau cap redup transparan pada hasil dokumen dapat dilakukan dengan cara, klik <strong>Page layouts &gt; watermarks &gt; custom watermarks . </strong>selanjutnya akan muncul dialog box, jika ingin background dengan tulisan maka pilih <strong>text watermarks </strong>kemudian atur sesuai keinginan. Jika ingin menggunakan background gambar pilih <strong>picture watermarks </strong>kemudian pilih gambar mana yang akan digunakan sebagai background. Cek juga pada checkbox <strong>washout </strong>untuk mendapatkan gambar background yang redup sehingga text pada dokumen mudah dibaca.<br>•     <strong>Borders, Shading, dan Drop Cap </strong><br>Beberapa tambahan dalam membuat dokumen tampak lebih menarik seperti contoh<br>dibawah ini:<br><strong>MICROSOFT OFFICE 2007</strong><br>icrosoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya. Selain<br>M<br>menulis dokumen, MS Word juga dapat digunakan untuk bekerja dengan table, menulis teks dengan kreasi, menyisipkan gambar, dll<br>untuk bagian <strong>MICROSOFT OFFICE 2007 </strong>yang berwarna orange serta memiliki garis bawah, dapat dilakukan dengan memblok text tersebut, pilih <strong>page layout &gt; page borders, </strong>kemudian pilih tab <strong>Border, </strong>pilih box namun hanya pada bagian bawah text saja, kemudian pilih warnanya. Selanjutnya pilih tab <strong>shading </strong>kemudian pilih warnanya.<br>Untuk huruf pertama (M) yang berukuran besar dibuat dengan cara , pilih <strong>Insert &gt; Drop Cap </strong>kemudian pilih jenis yang dikehendaki.<br>•     <strong>Membuat Kolom</strong><br>Untuk membuat kolom seperti contoh di bwah ini,pilih <strong>page layouts &gt; columns </strong>kemudian tentukan banyaknya kolom yang ingin dibuat.<br><br><strong>2.11. Membuat daftar isi</strong><br>MS Word 2007 menyediakan fasilitas yang praktis untuk membuat suatu daftar isi, seperti contoh dibawah ini. Caranya, pilih <strong>References &gt; table of content </strong>kemudian pilih tipe sesuai dengan yang diinginkan. Jika setelah daftar isi dibuat kemudian terjadi update data, dimana judul dan lokasi halaman tidak sesuai, dapat diatasi dengan klik <strong>References &gt; Update table &gt; Update page number only</strong>.<br>Vi. Mengedit Text ……………………………………………………………………………………….. 10<br>•       Memilih karakter, kata, baris, dan paragraf ……………………………………………….. 10<br>•       Menghapus karakter ……………………………………………………………………………… 10<br>•       Menggunakan perintah Copy, Cut, dan Paste …………………………………………….. 10<br>•       Menggunakan perintah Undo dan Redo ……………………………………………………. 10<br><br><strong>2.12. Mail Merge </strong><br>Fasilitas Mail Merge tentu sudah dikenal. Namun dengan berkembangnya Microsoft Word 2003 ke Microsoft Word 2007, pengguna akan sedikit mengalami kesulitan. Pada Tutorial kali ini, kita akan membahas langkah-langkah sederhana menggunakan mail merge pada Microsoft Word 2007:<br>1.       Tuliskan kata <strong>Kepada</strong> dan <strong>di</strong> pada lembar kerja Ms Word 2007 seperti di gambar:<br>2.       Pilih menu Mailings<br>3.       Pilih menut start Mail Merge<br>4.       Pilih menu Step by step Mail Merge Wizard<br>5.       Selanjutnya ada 6 (enam langkah) lagi yang akan dipandu oleh Wizard, yaitu (1) select document type (2) Select starting document (3) select recipients (4) Write your letter (5) Preview your letters (6) complete the merge.<br><br><br><br><strong>2.13. Mencetak</strong><br>Sebelum mencetak dokumen, ada baiknya jika tampilan cetak dilihat terlebih dahulu. Hal ini dapat dilakukan dengan cara klik <strong>office button &gt; Print &gt; print Preview. </strong>Jika sudah sesuai, cara untuk mencetak adalah dengan klik menu <strong>File &gt; Print </strong>sehingga muncul kotak dialog <strong>Print.</strong>. Atur properti atau lakukan pengaturan hasil cetakan yang dihendaki jika diperlukan. Klik <strong>OK.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-27 12:41:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jembatanmerah77/412ickaj0th1/wish/275506909</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
