<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Pancasila: Wawasan Nusantara by LETIZIA CELINE ISJWARA</title>
      <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-01-25 05:28:35 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-02-10 10:32:22 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Keberagaman</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861164537</link>
         <description><![CDATA[<p>Definisi: adanya perbedaan di tengah-tengah masyarakat</p><p>Contoh: Di Indonesia, banyaknya pulau mengakibatkan adanya banyak suku, adat, dan agama dan ini merupakan perbedaan. Di kehidupan sehari-hari, misalnya di sekolah, tidak semua siswa memiliki agama atau asal yang sama. Meski begitu, bukan berarti tidak saling menghargai.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-25 05:31:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861164537</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prinsip-prinsip dalam Keberagaman &quot;Pancasila, Wawasan Nusantara&quot;</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165079</link>
         <description><![CDATA[<p>Di Indonesia, dalam mewujudkan persatuan dalam keberagaman maka, dibutuhkan prinsip-prinsip yaitu Bhineka Tunggal Ika dan Wawasan Nusantara.</p><ul><li><p>Diketahui bahwa semboyan Bhineka Tunggal Ika memiliki makna bahwa walaupun masyarakat Indonesia berbeda namun, tetap bersatu. Setiap perbedaan yang ada merupakan suatu potensi dalam memajukan Indonesia. Contoh: saling membantu, menghormati sesama yang berbeda dari kita dari segi apapun, dan tidak menganggap remeh adat atau latar belakang orang lain.</p></li><li><p>Wawasan Nusantara merupakan wawasan nasional bangsa Indonesia yang dipercayai kebenarannya oleh seluruh rakyat Indonesia yang digunakan dalam mencapai tujuan dan cita-cita Indonesia yang menjunjung tinggi sikap kebhinekaan. Terdapat 4 konsep kesatuan:</p><ul><li><p>politik: hanya ada 1 hukum nasional (Pancasila) yang menjadi landasan rakyat</p></li><li><p>ekonomi: kekayaan nusantara untuk kepentingan bersama</p></li><li><p>sosial budaya: setiap rakyat memiliki derajat yang sama</p></li><li><p>keamanan: setiap rakyat memiliki hak &amp; kewajiban untuk membela negara</p></li></ul></li><li><p>Contoh: mementingkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi/golongan dengan cara tidak memandang perbedaan sebagai batasan untuk berteman dan menerapkan Pancasila</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1588693495389-a583650f923b?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8Mjh8fGluZG9uZXNpYSUyMHBlb3BsZXxlbnwxfHx8fDE3MDYxNzE0OTB8MA&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2024-01-25 05:31:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bentuk-bentuk Keberagaman Indonesia</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165460</link>
         <description><![CDATA[<p>Keberagaman di Indonesia tidak hanya dalam satu atau dua bidang. Banyaknya masyarakat dan tradisi yang ada serta, geografi yang mendukung telah menciptakan banyak bidang keberagaman, sebagai berikut:</p><p><br></p><ul><li><p>Suku Bangsa: Di Indonesia, diperkirakan bahwa ada lebih dari 300 suku bangsa. Di setiap provinsinya, pasti ada 2 atau lebih suku bangsa yang menghuni di tempat tersebut. Banyaknya jumlah suku bangsa ini menyumbangkan beragam budaya, adat istiadat, dan cara hidup. Jika dilihat, setiap suku bangsa pun memiliki karakteristik khasnya mereka masing-masing, entah itu dari cara berbicaranya, logat yang dimiliki, adat istiadat, budaya, dan sebagainya. Walau begitu, masing-masing suku indah dan unik. Di kehidupan sehari-hari, kita seringkali melihat orang-orang yang berbeda suku dengan kita namun, kita tetap menghargai dan menghormati mereka. Jika diambil dari kehidupan sehari-hari di sekolah, tentu tidak hanya ada 1 jenis suku bangsa yang belajar di sekolah tersebut. Melainkan ada banyak jenis. Namun, kita masih berteman dengan satu sama lain dan juga seharusnya seperti itu pula. Terkadang, ada suku bangsa yang memiliki stereotipe yang buruk namun, hal tersebut seharusnya tidak menghalangi kita untuk berteman dan menghargai dengan orang-orang dari suku bangsa tersebut.</p></li><li><p>Agama: Hingga saat ini, Indonesia mengakui menganut 6 agama yaitu agama Muslim di mana penganutnya paling banyak, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Kong Hu Cu. Namun, di luar agama tersebut, masih ada aliran kepercayaan lainnya terutama yang masih hidup di daerah yang terpelosok. Banyaknya agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia tidak muncul secara tiba-tiba. Sejak ratusan tahun yang lalu, banyak pedagang yang melewati Indonesia karena letaknya yang startegis. Indonesia dikelelingi 2 benua dan 2 samudra. Oleh karena itu, banyak pedagang yang awalnya ingin berdagang akhirannya, mereka juga sekalian membagi agama dan kepercayaan mereka. Banyaknya agama dan kepercayaan, mengingatkan kita untuk selalu bersikap toleran. Misalnya, jika agama tetangga kita memiliki acara hari raya, kita turut menghargai hari raya tersebut apabila ingin dihargai juga. Contohnya ada rakyat Muslim dan Kristen di desa Balun yang saling membantu mempersiapkan hari raya agama masing-masing dan menumbuhkan semangat toleransi mereka.</p></li><li><p>Ras: Indonesia memiliki banyak ras. Ras itu sendiri merupakan kelompok yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan yang sama entah itu dari warna kulit, jenis rambut, fitur muka, postur, dan sebagainya namun, bukan ciri-ciri dari budayanya. Banyaknya ras yang ada di Indonesia juga diakbitkan dari masa perdagangan yang sempat terjadi di Indonesia. Banyak pedagang yang datang memilih untuk tinggal dan menikahi orang-orang pribumi lainnya. Hal tersebut memainkan peran dalam memperluas keragaman dari bidang ras. Selain dari pedagang tersebut, aktivitas pelayaran dan eksplorasi berbagai kelompok Indonesia masa lalu juga memainkan peran dalam membuat banyak keberagaman ras sekarang. Contoh dari ras yang ada di Indonesia salah satunya adalah asiatic mongoloid yang memiliki warna kuning, mata sipit, dan rambut lurus, Ada juga malayan mongoloid yang memiliki warna kulit sawo matang, mata yang besar, dan rambut  yang cenderung berombak. Selain ras-ras tersebut, ada juga papua melasonoid, veddoid, deutro melayu, dan sebagainya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2022/04/17140333/640f4b7e3c7f6b8480a5fa25d3136ddb-810x434.jpeg" />
         <pubDate>2024-01-25 05:32:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165460</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengaruh Keberagaman Bagi Kehidupan Indonesia</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165664</link>
         <description><![CDATA[<p>Pengaruh keberagaman ada 2 sisi yaitu positif dan negatifnya:</p><p><br></p><p><strong>POSITIF</strong></p><ul><li><p>adanya integrasi sosial yaitu proses penyesuaian unsur keberagaman yang berbeda dan dengan ini, masyarakat dapat hidup rukun dan daling menghormati</p></li><li><p>menumbuhkan rasa persatuan dan toleransi masyarakat</p></li><li><p>memperoleh keuntungan di bidang pariwisata karena ragamnya budaya yang ada dan setiap budaya memiliki keunikannya sendiri</p></li><li><p>meningkatkan ekonomi masyarakat: dari bidang pariwisata tersebut, karena lebih banyak objek pariwisata dari beragam wilayah maka, otomatis ekonomi Indonesia juga dapat meningkat. Perlu diingat bahwa penghasilan dari suatu tempat wisata tidak hanya digunakan untuk tempat tersebut namun juga untuk membantu Indonesia secara keseluruhan</p></li></ul><p><br></p><p><strong>NEGATIF</strong></p><p>Tidak semua masyarakat Indonesia mengerti mengenai toleransi dan menghargai satu sama lain yang berbeda dengan mereka. Mereka belum paham bahwa keberagaman tersebut sebenarnya yang membuat keindahan di Indonesia itu sendiri. Banyak sikap negatif yang muncul karena belum paham apa baiknya keberagaman seperti etnosentrisme, primordialisme, fanatisme, dan sebagainya. Sikap-sikap ini memainkan peran dalam menimbulkan konflik dalam masyarakat sehingga, dapat terjadi perang interal ataupun perpecahan yang harus dicegah.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media.gettyimages.com/id/1066901324/photo/together-anything-is-possible.jpg?s=612x612&amp;w=0&amp;k=20&amp;c=T75McSo6eVt3B0e9r4UzlM1DXV3TR9c-S2rIJGQaQyg=" />
         <pubDate>2024-01-25 05:32:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165664</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Penyebab-penyebab Konflik</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165838</link>
         <description><![CDATA[<p>Seringkali, perbedaan menyebabkan konflik, berikut adalah beberapa faktor dari berbagai perbedaan:</p><ul><li><p>antarindividu: setiap individu memiliki pendirian dan perasaan masing-masing dan jika tidak diikuti dapat menyinggung pihak</p></li><li><p>kebudayaan: sikap seseorang dipupuk oleh orang-orang di  sekitarnya dan hal ini membentuk suatu nilai dalam mereka dan jika ada orang lain yang tidak berperilaku yang sama maka, dapat memulai konflik</p></li><li><p>kepentingan: kepentingan dapat merupakan kepentingan dari segi ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Setiap orang aatupun kelompok memiliki kepentingan mereka sendiri. Bedanya kepentingan dapat memulai konflik. Misalnya, untuk satu barang dapat digunakan untuk 2 hal oleh 2 pihak dan jika tidak diikuti dua-duanya, dapat memulai konflik sendiri.</p></li><li><p>perubahan sosial: adanya perubahan sosial berarti bergesernya nilai, norma, kebutuhan, dan pengetahuan untuk generasi berikutnya seiring waktu berjalan. Dengan ini, dapat terjadi penyimpangan antara generasi tua dan yang muda sehingga, terbentuk konflik.</p></li></ul><p><br/></p><p>Ada juga sikap-sikap yang memicu terjadinya konflik, antara lain:</p><ul><li><p>primordialisme yang berlebihan: </p><ul><li><p>primordialisme: berpegang teguh pada hal yang <strong>sudah melekat sejak awal</strong> pada diri individu (budaya, suku, ras, dsb)</p></li><li><p>berlebihan: menganggap bahwa pandangannya lebih unggul daripada yang lain</p></li></ul></li><li><p>etnosentrisme: menganggap bahwa <strong>kebudayaannya</strong> lebih baik dibandingkan kebudayaan suku bangsa lainnya</p></li><li><p>diskriminatif: <strong>perbedaan perlakuan</strong> terhadap sesama warga karena perbedaan kulit, golongan, suku, ekonomi, dan agama</p></li><li><p>stereotipe: menilai seseorang berdasarkan persepsi mereka sendiri dan bukan dari 2 sisi; <strong>prasangka</strong> yang cenderung tidak benar</p></li><li><p>fanatisme: keyakinan atau <strong>kebenaran yang tidak valid</strong> namun dianggap benar tanpa mempedulikan opini orang lain</p></li><li><p>ekslusivisme: menganggap bahwa <strong>ajaran</strong> kelompoknya paling benar</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-25 05:32:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861165838</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bentuk/Jenis Konflik yang Ada di Masyarakat</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861166060</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdasarkan pemaparan Soejono Soekanto:</p><ul><li><p>konflik pribadi: </p><ul><li><p>terjadi antara 2 orang atau lebih</p></li><li><p>karena perbedaan pandangan atau tidak senang dengan orang lain</p></li></ul></li><li><p>konflik rasial:</p><ul><li><p>karena perbedaan ras, ciri badan, kepentingan, dan kebudayaan</p></li><li><p>terjadi apabila ada mayoritas dan minoritas di mana kelompok mayoritas memiliki kekuasaan lebih</p></li></ul></li><li><p>konflik antara kelas-kelas sosial:</p><ul><li><p>karena perbedaan kepentingan (cth: perbedaan kepentingan antara buruh dan pemilik perusahaan)</p></li></ul></li><li><p>konflik politik:</p><ul><li><p>karena perbedaan kepentingan atau tujuan politis seseorang atau kelompok</p></li></ul></li><li><p>konflik internasional:</p><ul><li><p>karena perbedaan kepentingan yang berpengaruh kepada kedaulatan negara</p></li></ul></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://cdn-grid.fotosearch.com/DSN/DSN007/couple-having-a-conflict-stock-photography__1772725.jpg" />
         <pubDate>2024-01-25 05:33:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861166060</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Upaya Pencegahan Konflik</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861166197</link>
         <description><![CDATA[<p>Beberapa cara antara lain:</p><ul><li><p>mencari tahu lebih mengenai keberagaman lain sebelum memulai suatu konflik</p></li><li><p>bersikap ramah, empati, bersahabat, dan membantu sesama</p></li><li><p>apabila ada perbedaan pendapat maka, solusinya adalah bermusyawarah dengan mereka dan juga menerapkan sikap bijaksana, tanggungjawab dalma mengambil keputusan, dan mendengarkan pembicara</p></li><li><p>kerja sama dengan satu sama lain walaupun memiliki perbedaan </p></li><li><p>belajar berkomunikasi secara efektif sehingga, dapat berdiskusi mengenai masalah yang dimiliki untuk mencegah adanya miskomunikasi yang dapat menimbulkan konflik</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-25 05:33:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861166197</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Upaya Pemeliharaan Keberagaman di Indonesia</title>
         <author>letiziaci</author>
         <link>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861166380</link>
         <description><![CDATA[<p>Untuk memelihara keberagaman di Indonesia, maka dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:</p><ul><li><p>saling menghargai seperti jika ada hari raya agama lain</p></li><li><p>membantu satu sama lain tanpa memandang perbedaan</p></li><li><p>tidak saling menjatuhkan</p></li><li><p>menjalin kebersamaan</p></li><li><p>menumbuhkan rasa toleransi dan persatuan</p></li><li><p>memahami pentingnya rasa persatuan untuk kemajuan bangsa</p></li><li><p>mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan atau individu</p></li><li><p>tidak menganggap budayanya atau pemahamannya paling tinggi atau paling baik</p></li><li><p>tidak memandang rendah budaya atau perbedaan lain</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://media.istockphoto.com/id/1165931833/photo/group-of-friend-celebrating-indonesian-independence-day.jpg?s=612x612&amp;w=0&amp;k=20&amp;c=sEuXyWM4KQe5fxcIPg49551pxc6nR1C8qgCCDqkMtWo=" />
         <pubDate>2024-01-25 05:33:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/letiziaci/40z9r4z16j2esiyp/wish/2861166380</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
