<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Penilaian Sumatif by Keluarga Qu</title>
      <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri</link>
      <description>P5 tema Bangunlah Jiwa dan Raganya</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-03-21 03:21:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-06-01 12:40:11 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/2764.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Jawablah pertanyaan berikut sesuai pendapat masing-masing dengan jujur! Tidak ada jawaban yang benar atau salah. Kalian bisa menjawabnya dengan cara diketik/di record/video (pilih salah satu). Jangan lupa tulis nama lengkap dan beri nomor jawaban sesuai soal! </title>
         <author>ivansaid156</author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/2927895173</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Apa yang dimaksud dengan kesehatan mental?</p></li><li><p>Bagaimana cara mengukur kesehatan mental seseorang?</p></li><li><p>Apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental?</p></li><li><p>Sebutkan beberapa jenis gangguan kesehatan mental yang umum terjadi!</p></li><li><p>Sebutkan beberapa cara untuk menjaga kesehatan mental!</p></li><li><p>Apa yang dimaksud dengan perundungan?</p></li><li><p>Sebutkan dan jelaskan 3 jenis perundungan yang umum terjadi !</p></li><li><p>Berikan contoh situasi yang termasuk perundungan verbal, fisik, dan sosial di lingkunganmu!</p></li><li><p>Menurut kalian, apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya perundungan di sekolah?</p></li><li><p>Jelaskan dampak negatif perundungan bagi korban dan pelaku!</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Kasus:</strong></p><p>Dina, seorang siswi SMA, sering diejek dan dihina oleh sekelompok siswi lain karena penampilannya. Dia juga dikucilkan dan tidak diizinkan bergabung dengan mereka. Dina merasa sedih, tertekan, dan tidak ingin sekolah lagi.</p><p><strong>Pertanyaan:</strong></p><ol start="12"><li><p>Bagaimana Anda mengidentifikasi situasi Dina sebagai perundungan?</p></li><li><p>Apa saja tindakan yang dapat dilakukan Dina untuk mengatasi perundungan yang dialaminya?</p></li><li><p>Siapa saja pihak yang dapat membantu Dina dalam mengatasi perundungan?</p></li><li><p>Minggu lalu, kalian sudah melakukan survey di lingkungan smp. Tuliskan satu kasus yang kalian temukan dilapangan tersebut.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-21 03:22:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/2927895173</guid>
      </item>
      <item>
         <title>farah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3012726914</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Kesehatan mental adalah kondisi dimana seseorang memiliki kesejahteraan yang terlihat dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup dan normal di setiap situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi </p><p><br/></p><p>2. cara mengukur kesehatan mental yaitu dengan mengetahui pola pikir dan mengetahui kebiasaan kebiasaan sehari-hari.</p><p><br/></p><p>3. faktor genetik, lingkungan sekitar, maupun gabungan dari kedua faktor tersebut, seperti: Memiliki keluarga dengan riwayat gangguan jiwa. Persoalan hidup pribadi.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>4. 1. Depresi.</p><p>     2. Skizofrenia.</p><p>     3. Gangguan kecemasan.</p><p>     4. Gangguan bipolar.</p><p>     5.Gangguan tidur. </p><p><br/></p><p>5. Berpikir dan memberikan afirmasi positif untuk diri sendiri.</p><p>Mengelola stres dengan baik.</p><p>Rutin berolahraga.</p><p>Menjaga hubungan baik dengan orang lain.</p><p>Tidur dan istirahat cukup.</p><p>Saling membantu dan memahami kondisi orang lain.</p><p>Mencari bantuan tenaga medis profesional jika dibutuhkan.</p><p><br/></p><p>6. penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. </p><p><br/></p><p>7. Perundungan fisik.</p><p>    Perundungan verbal.</p><p>    Cyberbullying.</p><p>    Pelecehan seksual.</p><p>    Perundungan emosional.</p><p><br/></p><p>8. mengejek, memukul dan mengucilkan.</p><p><br/></p><p>9. kurangnya empati dan  pengetahuan.</p><p><br/></p><p>10. memicu masalah kesehatan mental, seperti gangguan cemas, depresi, hingga post-traumatic stress disorder (PTSD)</p><p><br/></p><p>12.  dina mendapatkan perundungan karena penampilan sehingga Dina merasa tertekan dan tidak ingin sekolah lagi.</p><p><br/></p><p>13. membangun rasa peduli terhadap sesama, dan memiliki konsep diri yang baik.</p><p><br/></p><p>14.  orang yang dipercaya seperti teman, guru, dan orangtua.</p><p><br/></p><p>15. berdasarkan wawancara yang dilakukan didapat dari narasumber (Bu dias guru bk smp) bahwa ada kasus pembullyan verbal di kalangan siswa putri hingga fisik di kalangan siswa putra.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-30 05:39:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3012726914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadhl</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014761800</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Kesehatan mental&nbsp;adalah keadaan sejahtera&nbsp;mental&nbsp;yang memungkinkan seseorang mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dengan baik dan bekerja dengan baik, berkomunikasi dengan baik, mampu mengetahui potensi yang di miliki. Dan bisa berkontribusi di komunitasnya</p><p><br/></p><p>2. Yaitu dengan cara gerak gerik dari oranh tersebut, pola mikir yang di miliki dan kebiasaan atau habit yang ia lakukan</p><p><br/></p><p>3. Faktor lingkungan dan faktor pertemanan, karena pengaruh dari pertemenan juga berpengaruh kepada mental kita. Faktor genetik juga memengaruhi kesehatan mental </p><p><br/></p><p>4. Depresi, skizofrenia, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, dan gangguan tidur</p><p><br/></p><p>5. Rutin nya berolahraga dan juga pentingnya memiliki pemikan yang positif, hindari pemikiran negatif yang memengaruhi pikiran. Pola tidur yang teratur, tidur dan istirahat yang cukup tentu nya. Pentingnya kesadaran bersama (kesadaran melakukan hal positif)</p><p><br/></p><p>6. Memojokan seseorang, membuat korban tidak nyaman dan merasa tidak aman baik di sebabkn oleh kekerasan fisik atau verbal, mengintimidasi seseorang dan memberikan ancaman bagi korban</p><p><br/></p><p>7. Cyber bullying, kekerasan fisik, kekerasan verbal, bullying terhadap teman, pelecehan sexual baik di media sosial atau secara langsung</p><p><br/></p><p>8. Mengejek seseorang dengan alasan bercanda dan melakukan kontak fisik. Perundungan</p><p><br/></p><p>9. Kurangnya edukasi diri dan kesadaran diri, pentingny mengetahui arti kemanusiaan, serta empati</p><p><br/></p><p>10. Korban jadi tidak pd dengan dirinya, tidak yakin dengan pilihan yang ia miliki. Takut untuk berpendapat, susah untuk mengetahui potensi diri, merasa yang ia lakukan semuanya salah. Dan kecemasan berlebihan, memengaruhi kesehatan mental.</p><p><br/></p><p>12. Dina merasa dirinya di kucilkan, ia tidak merasa nyaman ada di lingkungan tersebut, ia merasa terancam karena mendapatkan perundungan</p><p><br/></p><p>13. Empati dan simpati, mengajak dina untuk bercerita dan mengajaknya untuk terus berpikir positif.</p><p><br/></p><p>14. Guru, teman baik, orang tua. Siapapun yang bisa amanah dan dapat di percaya, cerdik dalam berpikir kritis dan mampu mengetahui perasaan orang.</p><p><br/></p><p>15. Saat saya survey di smp, saya bertugas menanyakan kepada anak kelas 7 putra. Ternyata rata rata kasus yang mereka sering dapatkan adalah saat sd, banyak sekali kasusnya yang pertama bully secara fisik dan verbal, saling ejek dan sering menjadikan temannya sebagai lelucon. Menghakimi temannya dan memperbudak temannya</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-01 00:22:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014761800</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KIA naufal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014769058</link>
         <description><![CDATA[<p>    1. Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p> cara mengukur kesehatan mental yaitu dengan mengetahui pola pikir dan mengetahui kebiasaan kebiasaan sehari-hari.</p></li><li><p> Faktor biologis , misalnya kesehatan fisik, genetika, pola makan, tidur, usia. Faktor psikologis , misalnya keyakinan, diagnosis kesehatan mental, persepsi, kecanduan. Faktor sosial , misalnya hubungan, keluarga, budaya, pekerjaan, uang, perumahan.</p></li><li><p>Gangguan Cemas, Ketidakmampuan Mengontrol Keinginan, Gangguan Makan, Gangguan Psikotik, Gangguan Mood atau Afektif, Gangguan Disosiatif, PTSD (Gangguan Stres Pasca Trauma).</p></li><li><p>Berdoa dan Lebih Mendekatkan Kepada Tuhan, Berhubungan Dengan Orang Tersayang, Menjauh Daring Lingkungan Sosial Yang Toxic, Istirahat Yang Cukup, Mencari dan Mencoba Hal Baru, Kurangi Kafein, Melakukan Meditasi atan Yoga, Berolahraga.</p></li><li><p>Perundungan, atau pembulian (bahasa Inggris: bullying) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku ini dapat menjadi suatu kebiasaan dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan sosial atau fisik.</p></li><li><p>1. **Perundungan Fisik**:</p></li></ol><p>   - **Penjelasan**: Perundungan fisik melibatkan tindakan fisik yang menyakiti atau merugikan korban secara langsung. Contoh dari perundungan fisik termasuk memukul, menendang, mencubit, mendorong, atau merusak barang milik korban.</p><p>   - **Dampak**: Tindakan ini bisa menyebabkan cedera fisik serta rasa takut dan tidak aman bagi korban. Perundungan fisik juga dapat meninggalkan bekas luka psikologis yang mendalam.</p><p><br/></p><p>2. **Perundungan Verbal**:</p><p>   - **Penjelasan**: Perundungan verbal menggunakan kata-kata untuk menyakiti atau merendahkan korban. Ini bisa berupa ejekan, hinaan, ancaman, pelecehan verbal, atau penghinaan berdasarkan ras, agama, penampilan fisik, atau orientasi seksual.</p><p>   - **Dampak**: Meskipun tidak menyebabkan luka fisik, perundungan verbal bisa sangat merusak harga diri dan kesehatan mental korban. Korban mungkin mengalami stres, depresi, atau kecemasan akibat perundungan verbal.</p><p><br/></p><p>3. **Perundungan Sosial**:</p><p>   - **Penjelasan**: Perundungan sosial, juga dikenal sebagai perundungan relasional, melibatkan tindakan yang merusak reputasi atau hubungan sosial korban. Contohnya termasuk menyebarkan rumor, mengucilkan seseorang dari kelompok sosial, atau mempermalukan korban di depan umum.</p><p>   - **Dampak**: Perundungan sosial dapat menyebabkan korban merasa terisolasi dan terpinggirkan, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan emosional mereka. Korban mungkin mengalami perasaan rendah diri, kesepian, dan kesulitan membangun hubungan sosial yang sehat.</p><p><br/></p><p>Ketiga jenis perundungan ini bisa terjadi di berbagai lingkungan, seperti sekolah, tempat kerja, atau komunitas, dan penting untuk diatasi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua individu.</p><ol start="8"><li><p>1. **Perundungan Fisik**:</p></li></ol><p>   - **Situasi**: Di sekolah, seorang siswa bernama Rusdi sering menjadi korban perundungan fisik oleh sekelompok siswa yang lebih besar. Mereka sering memukul, menendang, atau mendorong Rusdi saat berada di lorong sekolah atau saat istirahat. Selain itu, mereka juga merusak buku-buku dan peralatan sekolah Rusdi, membuatnya takut untuk datang ke sekolah.</p><p><br/></p><p>2. **Perundungan Verbal**:</p><p>   - **Situasi**: Di tempat kerja, seorang karyawan bernama Ironi selalu mendapatkan ejekan dan hinaan dari rekan kerjanya setiap kali ada kesempatan. Mereka sering mengomentari penampilan fisiknya dengan kata-kata yang menyakitkan dan merendahkan. Misalnya, mereka mengejek gaya berpakaiannya atau cara bicaranya, membuat Ironi merasa malu dan minder.</p><p><br/></p><p>3. **Perundungan Sosial**:</p><p>   - **Situasi**: Di komunitas, seorang remaja bernama Mas Faiz mengalami perundungan sosial oleh teman-temannya. Mereka sengaja tidak mengundang Mas Faiz ke acara-acara sosial seperti pesta ulang tahun atau pertemuan kelompok. Selain itu, mereka menyebarkan rumor palsu tentang Mas Faiz, membuat orang lain di komunitas menjauh dan mengucilkannya. Akibatnya, Sinta merasa terisolasi dan kesepian.</p><p><br/></p><ol start="9"><li><p>Faktor lingkungan keluarga, faktor teman sebaya, faktor individu, lingkungan sekolah, media sosial, perbedaan dan diskriminasi.</p></li><li><p>### Dampak Negatif bagi Korban</p></li></ol><p><br/></p><p> **Kesehatan Mental dan Emosional**:</p><p>   - **Depresi dan Kecemasan**: Korban perundungan sering kali mengalami perasaan depresi, kecemasan, dan rasa tidak aman. Ini dapat mempengaruhi kesejahteraan mental mereka secara keseluruhan.</p><p>   - **Harga Diri Rendah**: Terus-menerus dihina dan direndahkan dapat mengikis rasa percaya diri dan harga diri korban, membuat mereka merasa tidak berharga.</p><p><br/></p><p> **Prestasi Akademik**:</p><p>   - **Penurunan Prestasi**: Korban mungkin merasa sulit untuk berkonsentrasi pada pelajaran atau tugas sekolah karena stres dan rasa takut, yang dapat menyebabkan penurunan prestasi akademik.</p><p>   - **Ketidakhadiran Sekolah**: Rasa takut menghadapi perundungan dapat membuat korban sering bolos sekolah, yang berdampak negatif pada pendidikan mereka.</p><p><br/></p><p> **Kesehatan Fisik**:</p><p>   - **Masalah Kesehatan**: Stres akibat perundungan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik seperti sakit kepala, gangguan tidur, dan masalah pencernaan.</p><p>   - **Cedera Fisik**: Dalam kasus perundungan fisik, korban mungkin mengalami luka atau cedera yang memerlukan perawatan medis.</p><p><br/></p><p> **Sosial**:</p><p>   - **Isolasi Sosial**: Korban perundungan sering merasa terisolasi dan kesulitan membangun atau mempertahankan hubungan sosial yang sehat.</p><p>   - **Kepercayaan terhadap Orang Lain**: Pengalaman buruk dengan pelaku perundungan dapat membuat korban sulit mempercayai orang lain.</p><p><br/></p><p>### Dampak Negatif bagi Pelaku</p><p><br/></p><p> **Perkembangan Sosial dan Emosional**:</p><p>   - **Kurangnya Empati**: Terlibat dalam perundungan dapat menghambat perkembangan empati dan keterampilan sosial yang sehat, karena pelaku terbiasa memanipulasi dan menyakiti orang lain.</p><p>   - **Masalah Kepribadian**: Pelaku bisa mengembangkan sifat-sifat negatif seperti agresivitas, narsisme, dan kecenderungan untuk mendominasi orang lain.</p><p><br/></p><p> **Prestasi Akademik**:</p><p>   - **Gangguan Belajar**: Pelaku perundungan mungkin juga mengalami gangguan dalam belajar dan penurunan prestasi akademik karena lebih fokus pada perilaku negatif daripada pendidikan.</p><p><br/></p><p>  **Masalah Hukum dan Disiplin**:</p><p>   - **Konsekuensi Hukum**: Jika tindakan perundungan melibatkan kekerasan fisik atau ancaman serius, pelaku bisa menghadapi konsekuensi hukum.</p><p>   - **Tindakan Disiplin**: Di lingkungan sekolah, pelaku mungkin menghadapi sanksi disiplin seperti skorsing atau bahkan pengusiran.</p><p><br/></p><p> **Masa Depan**:</p><p>   - **Peluang Terbatas**: Rekam jejak sebagai pelaku perundungan dapat mempengaruhi reputasi pelaku di masa depan, baik dalam pendidikan maupun karier.</p><p>   - **Pola Perilaku Negatif**: Kebiasaan melakukan perundungan yang tidak diatasi bisa berlanjut hingga dewasa, mengakibatkan masalah dalam hubungan pribadi dan profesional.</p><p>Sumber:Google</p><p><br/></p><ol start="12"><li><p>Dina merasa dirinya di kucilkan, ia tidak merasa nyaman ada di lingkungan tersebut, ia merasa terancam karena mendapatkan perundungan</p></li><li><p>Empati dan simpati, mengajak dina untuk bercerita dan mengajaknya untuk terus berpikir positif.</p></li><li><p>Guru, teman baik, orang tua. Siapapun yang bisa amanah dan dapat di percaya, cerdik dalam berpikir kritis dan mampu mengetahui perasaan orang.</p></li><li><p>Saat saya survey</p></li></ol><p>di smp, saya bertugas menanyakan kepada anak kelas 7 putra. Ternyata rata rata kasus yang mereka sering dapatkan adalah saat sd, banyak sekali kasusnya yang pertama bully secara fisik dan verbal, saling ejek dan sering menjadikan temannya sebagai lelucon. Menghakimi temannya dan memperbudak temannya</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-01 00:47:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014769058</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fawwaz</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014804751</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan di mana seseorang mampu mengelola tekanan hidup sehari-hari, bekerja secara produktif, dan berkontribusi kepada komunitasnya.</p><p>2. Mengamati kesehatan mental orang lain memerlukan sensitivitas dan perhatian terhadap perubahan dalam perilaku, emosi, dan fisik mereka. </p><p>3.Kesehatan mental dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat bersifat biologis, psikologis, dan sosial. Berikut adalah beberapa faktor utama yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang:</p><p>3. -Faktor Biologis</p><p>-Faktor Psikologis</p><p>-Faktor Sosial</p><p>-Faktor Lingkungan</p><p>-Gaya Hidup dan Kebiasaan</p><p>-Peristiwa Traumatis</p><p>-Akses ke Dukungan dan Layanan</p><p>Beberapa gangguan mental yang umum terjadi meliputi:</p><p>4. -Depresi</p><p>-Gangguan Kecemasan</p><p>-Bipolar</p><p>-Skizofrenia</p><p>-Gangguan Makan</p><p>-Gangguan Stres Pascatrauma (PTSD)</p><p>-Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD)</p><p>-Gangguan Kepribadian</p><p>5. -Menjaga Batasan</p><p>-Olahraga Teratur</p><p>-Tidur Teratur</p><p>-Makan Seimbang</p><p>-Berkomunikasi</p><p>-Mengelola Stress</p><p>-Hindar Narkoba</p><p>-Istirahat Yang Cukup</p><p>-Lakukan Aktivitas Yang Menyenangkan</p><p>6. Perundungan (bullying) adalah perilaku agresif yang dilakukan secara berulang-ulang oleh seseorang atau sekelompok orang dengan tujuan menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi orang lain yang lebih lemah secara fisik, emosional, atau sosial. </p><p>7. -Verbal bully atau perundungan verbal adalah bentuk perundungan yang melibatkan penggunaan kata-kata atau bahasa untuk menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi seseorang. Ini bisa berupa penghinaan, ejekan, ancaman, atau pengucapan kata-kata kasar yang ditujukan kepada korban. Perundungan verbal dapat terjadi di berbagai lingkungan, termasuk di sekolah, tempat kerja, dan dalam hubungan pribadi. Meskipun tidak meninggalkan bekas fisik, perundungan verbal dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mental dan emosional korban, dan perlu ditangani dengan serius.</p><p>-Perundungan Fisik adalah bentuk perundungan yang melibatkan penggunaan kekerasan fisik atau ancaman kekerasan fisik untuk menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi seseorang. Ini bisa mencakup pukulan, tendangan, dorongan, atau tindakan agresif lainnya yang menyebabkan cedera atau ketakutan pada korban. Perundungan fisik sering kali terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga bisa terjadi di tempat kerja, di lingkungan sosial, atau di tempat umum lainnya. Dampaknya bisa sangat serius dan dapat meninggalkan bekas fisik dan emosional pada korban. Upaya pencegahan dan perlindungan penting untuk mengatasi masalah ini.</p><p>-Cyberbullying adalah bentuk perundungan yang terjadi melalui media digital dan online. Ini bisa termasuk pengiriman pesan teks atau email yang mengancam, penyebaran rumor atau gosip yang merendahkan, pencemaran nama baik di platform media sosial, atau membuat konten yang menyerang atau mengejek korban melalui internet atau perangkat seluler. Cyberbullying dapat terjadi secara anonim atau terkadang oleh orang yang dikenal korban. Dampaknya pada korban bisa sangat merusak, karena dapat mencakup stres, depresi, isolasi, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri. Penting untuk mengambil tindakan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari cyberbullying, termasuk dengan melaporkan perilaku yang merugikan kepada pihak berwenang atau penyedia platform media sosial.</p><p>8. Perundungan bisa terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk verbal (menghina, memaki), fisik (memukul, menendang), sosial (menyebarkan gosip, mengisolasi), dan cyber (mengirim pesan atau postingan yang menghina atau menakut-nakuti secara online). Ini sering terjadi di lingkungan sekolah, tempat kerja, dan bahkan di lingkungan online. Perundungan dapat memiliki dampak serius pada kesehatan mental dan emosional korban, dan upaya perlindungan dan pencegahan biasanya diperlukan untuk mengatasi masalah ini.</p><p>9. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan pembulian di sekolah, termasuk:</p><p>-Dinamika Kekuatan: Terkadang pembulian terjadi karena perebutan kekuasaan di antara siswa. Seseorang yang merasa lemah atau tidak berdaya mungkin mencoba mendominasi orang lain untuk merasa lebih kuat.</p><p>-Model Perilaku: Anak-anak sering meniru perilaku yang mereka lihat di lingkungan mereka. Jika mereka melihat pembulian di rumah, di media, atau di tempat lain, mereka mungkin menirunya.</p><p>-Ketidakpedulian atau Dukungan yang Kurang: Lingkungan di mana pembulian terjadi mungkin tidak memberikan perhatian atau dukungan yang cukup kepada korban atau bahkan mengabaikan masalah pembulian.</p><p>-Perasaan Rendah Diri atau Tidak Aman: Siswa yang merasa tidak aman atau memiliki rendah diri yang rendah mungkin cenderung melakukan pembulian sebagai cara untuk merasa lebih kuat atau untuk menghindari menjadi korban.</p><p>-Ketidaksetaraan atau Diskriminasi: Pembulian dapat muncul dari sikap diskriminatif terhadap perbedaan-perbedaan seperti suku, agama, orientasi seksual, atau kemampuan fisik atau mental.</p><p>-Tingkat Stres yang Tinggi: Lingkungan sekolah yang stres, termasuk tekanan akademik yang tinggi atau kurangnya dukungan dari guru dan staf sekolah, dapat menciptakan kondisi yang mendorong perilaku pembulian.</p><p>-Kurangnya Pemahaman tentang Konsekuensi: Beberapa siswa mungkin tidak sepenuhnya menyadari dampak negatif dari perilaku pembulian dan mungkin tidak menerima pendidikan atau pemahaman yang memadai tentang konsekuensinya.</p><p>-Ketidakmampuan untuk Menyampaikan Emosi: Beberapa siswa mungkin tidak memiliki keterampilan sosial yang baik untuk mengekspresikan emosi mereka secara sehat, sehingga mereka menggunakan pembulian sebagai cara untuk mengekspresikan ketidaknyamanan atau frustrasi mereka.</p><p>Penting untuk diingat bahwa setiap situasi pembulian unik dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berbeda. Upaya untuk mencegah pembulian harus melibatkan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor ini serta upaya kolaboratif dari guru, staf sekolah, orang tua, dan siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung bagi semua orang.</p><p>10. Bullying dapat memiliki dampak negatif yang signifikan bagi pelaku, termasuk:</p><p>-Resiko Hukuman dan Konsekuensi Hukum: Tindakan bullying bisa melanggar kebijakan sekolah dan bahkan undang-undang, mengakibatkan hukuman disiplin dari sekolah atau bahkan tindakan hukum dari pihak berwenang.</p><p>-Isolasi Sosial: Pelaku bullying mungkin kehilangan hubungan sosial dengan teman-teman dan masyarakat karena perilaku mereka yang negatif.</p><p>-Perasaan Bersalah dan Penyesalan: Pelaku bullying mungkin merasa bersalah dan menyesali tindakan mereka, terutama jika mereka menyadari dampaknya pada korban.</p><p>-Kurangnya Keterampilan Sosial: Terlibat dalam perilaku bullying dapat menunjukkan kurangnya keterampilan sosial yang sehat dan kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang positif.</p><p>-Perasaan Rendah Diri: Pelaku bullying mungkin mengalami perasaan rendah diri karena menyadari bahwa mereka melukai orang lain untuk merasa lebih kuat atau lebih baik.</p><p>-Dampak Jangka Panjang pada Hubungan: Perilaku bullying dapat menciptakan reputasi yang buruk bagi pelaku di antara teman-teman dan masyarakat, menyebabkan kesulitan dalam membangun dan mempertahankan hubungan yang sehat di masa depan.</p><p>-Keterlibatan dalam Siklus Kekerasan: Pelaku bullying mungkin menjadi terlibat dalam siklus kekerasan di mana perilaku mereka sebagai pelaku bullying kemudian memicu reaksi balasan yang kemudian memperburuk masalah.</p><p>-Kurangnya Pengembangan Empati: Terlibat dalam bullying dapat menghambat perkembangan empati dan pengertian terhadap orang lain, karena mereka mungkin kehilangan rasa sensitivitas terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain.</p><p>Penting untuk menyadari bahwa pelaku bullying juga merupakan individu yang mungkin membutuhkan bantuan dan dukungan untuk mengubah perilaku mereka dan mengatasi masalah yang mendasarinya. Mereka juga harus diberi kesempatan untuk belajar dan tumbuh dari kesalahan mereka.</p><p>12. Dina dirundung karena penampilannya, dia sering diejek, dihina bahkan dia juga merasa tertekan, sedih, dikucilkan dan tidak ingin sekolah lagi karena itu.</p><p>13. Empati, Memberi dukungan kepadanya, Tidak menormalisasikan bullying, Bercerita kepada orang dewasa yang dipercayainya, Melaporkannya kepada guru.</p><p>14. Orang tua, Guru, Teman yang dipercainya. Atau siapapun orang yang menerima Dina apa adanya dan tidak mempermasalahkan fisiknya dan paham dengan kondisi seseorang</p><p>15. Dalam survey tersebut ternyata masih banyak kasus pembullyian, mulai dari pembullyan fisik, verbal, bahkan ada juga yang membully di internet (cyberbullying) dan juga meledek orang tua sudah menjadi hal yang biasa.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-01 02:29:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014804751</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ratu Nila</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014839853</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kesehatan mental adalah kondisi dimana seseorang mempunyai kesesuaian antara seluruh aspek psikologis dan untuk dikembangkan secara optimal agar mampu melakukan segala sesuatu yang sesuai dengan tuntutan atau nilai yang berlaku secara individual, kelompok ataupun masyarakat luas.</p><p><br></p></li><li><p>Individu dapat dikatakan sehat secara mental apabila ia bisa merasa sejahtera, baik secara hal psikologis, emosional, maupun sosial.</p></li></ol><p><br></p><ol start="3"><li><p>Faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental bisa saja dari trauma dimasa lalu, atau tekanan dari orang orang sekitar, bahkan bisa saja dari kecanduan obat obatan tertentu.</p></li></ol><p><br></p><ol start="4"><li><p>Gangguan bipolar yang akhirnya bisa mengganggu sensorik motorik, ganguan kecemasan atau depresi, PTSD atau gangguan stress pasca trauma yang akan mempengaruhi kesehatan mental. </p></li></ol><p><br></p><ol start="5"><li><p>Menjaga pola hidup sehat seperti berolahraga, menjalin hubungan baik dengan orang tersayang, pola tidur yang sehat dan teratur, berilah afirmasi positif untuk diri sendiri dan jadikan itu rutinitas sehari hari, self reward untuk diri sendiri, dapat mengelola stress dengan baik, hindari meminum obat obatan terlarang atau alkohol.</p></li></ol><p><br></p><ol start="6"><li><p>⁠Perundungan adalah aksi yang dilakukan oleh sekelompok orang yang melakukan kekerasan, ataupun melontarkan kata kata negatif kepada individu atau yang biasa kita sebut cyber bullying, yang akhirnya akan berunjung pada gangguan kesehatan mental seseorang.</p></li></ol><p><br></p><ol start="7"><li><p>Perundungan yang umum terjadi yaitu verbal bullying, cyber bullying dan physical bullying, verbal bullying adalah perundungan yang dilakukan secara langsung melalui perkataan seperti menghakimi seseorang atau mengejek, cyber bullying merupakan perundungan yang tidak dilakukan secara langsung yaitu lewat media sosial seperti makian terhadap fisik ataupun menyerang dengan kata kata tidak senonoh, physical bullying adalah tindakan yang menyerang secara fisik contohnya seperti memukul dengan keras sampai menyebabkan memar bahkan luka luka, mendorong seseorang hingga terjatuh, melempari dengan kertas atau sampah, hal itu bisa terjadi karena adanya kesenjangan sosial maupun teman yang dianggap lebih lemah.</p></li></ol><p><br></p><ol start="8"><li><p>Mengejek, mencubit, memukul</p></li></ol><p><br></p><ol start="9"><li><p>⁠Biasanya karena ada sekelompok siswa yang merasa mempunyai kekuasaan sehingga dia melakukan sesuatu sesuai kehendaknya ataupun menganggap siswa yang lain lebih lemah dan akhirnya terjadi perundungan.</p></li></ol><p><br></p><ol start="10"><li><p>Dampak negatif perundungan bagi korban yaitu memicu terganggunya kesehatan mental yang mengakibatkan kecemasan berlebih, trust issue, trauma bahkan bisa saja menjadi pemicu penyakit yang lebih serius, dampak negatif bagi pelaku perundungan yaitu akan sulit mendapatkan pekerjaan dimasa depan karena adanya rekam jejak yang buruk.</p></li></ol><p><br></p><ol start="12"><li><p>Merasa sedih, tidak nyaman dan tidak percaya diri untuk pergi kesekolah karena dirundung oleh teman temannya.</p><p><br></p></li><li><p>Tindakan yang dapat dilakukan dina adalah memperbaiki mentalnya terlebih dahulu dengan cara melakukan hal yang positif, mencari teman baru yang bisa menghargai keberadaannya dan stop berteman dengan teman teman yang toxic.</p></li></ol><p><br></p><ol start="14"><li><p>Pihak yang dapat membantu dina untuk menyelesaikan atau mengatasi persoalan tersebut adalah guru ataupun anak murid yang lainnya sebagai saksi korban, dan diselesaikan oleh pihak sekolah.</p></li></ol><p><br></p><ol start="15"><li><p>Kasus perundungan secara verbal, korban mengaku selalu dilontarkan kata kata yang tidak pantas dan pelaku mengajak teman temannya merundung korban tersebut, penyebab perundungan tersebut terjadi karena korban berprestasi sehingga pelaku merasa tidak suka dengan pencapaian korban.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-01 04:21:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014839853</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Edelweiss</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014871894</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Kesehatan mental</strong> adalah keadaan sejahtera <strong>mental</strong>yang memungkinkan seseorang mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dengan baik dan bekerja dengan baik.</p></li><li><p>Sehat secara emosi, sehat secara psikologis, sehat secara sosial</p><ol start="3"><li><p>• Faktor biologi: genetik, kimia pada otak, gangguan pada otak.</p></li></ol><p>       • Faktor kehidupan: trauma, pelecehan, racun, alkohol, obat-obatan.</p><p>• Faktor keluarga: riwayat keluarga, masalah keluarga.</p><ol start="4"><li><p>Depresi, gangguan cemas, bipolar, stress pasca trauma</p></li><li><p>Selalu berpikir positif, mengelola stres dengan baik, rutin berolahraga, tidur dan istirahat yg cukup serta berhubungan baik dengan orang lain</p></li><li><p><strong>Perundungan</strong> atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik, ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya.</p></li><li><p>• Perundungan verbal, adalah<strong> perundunhan yang melibatkan penggunaan kata-kata untuk menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi seseorang. </strong></p><p>• Perundungan fisik, tindakan perundungan  yang dilakukan secara fisik adalah memukul, menendang, menjegal, mencubit, atau mendorong seseorang.</p><p>• Cyber bullying, adalah perundungan di dunia maya, dengan cara melontarkan komentar jahat terhadap seseorang.</p></li><li><p>• Contoh perundungan verbal adalah mengolok olok seseorang dengan kata kata yg menyakitkan</p><p>• Contoh perundungan fisik adalah memukul, menendang, dan melukai seseorang dengan sengaja.</p><p>• Contoh perundungan sosial adalah menyebarkan gosip tentang seseorang dan mempermalukan orang lain didepan umum.</p></li><li><p>Cemburu dengan orang lain, terpanguruh oleh lingkungan sekitarnya, dan ketidakmampuan dalam mengontrol emosi.</p></li><li><p>• Dampak bagi korban adalah trauma yg mendalam, memicu masalah kesehatan mental, takut untuk bertemu orang baru</p><p>• Dampak bagi pelaku adalah meningkatnya perilaku agresif, gangguan emosi, kurangnya empati</p><ol start="12"><li><p>Dina merasa dirinya dikucilkan oleh teman temannya, dina sangat tertekan, dan sekolah bukan tempat yg aman baginya.</p></li><li><p>Menceritakan hal tersebut kepada seseorang/keluarga yg dina percayai dan melaporkannya ke wali kelas/ guru BK</p></li><li><p>Keluarga dan guru dina</p></li><li><p>Terdapat kasus verbal bullying yg saya temukan di smp kemarin. Ada beberapa siswi mengolok olok siswi lain karena satu hal dan itu membuat korban sakit hati.</p></li></ol><p><br/></p></li></ol></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-01 06:21:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014871894</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lana Raifah </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014883584</link>
         <description><![CDATA[<p>1. keseharan mental adalah kondisi sejahtera seseorang, ketika seseorang menyadari kemampuan dirinya, mampu untuk mengelola stres yang dimiliki serta beradaptasi dengan baik, dapat bekerja secara produktif, dan berkontribusi untuk lingkungannya. <br><br>2. dengan cara memperhatikan gerak gerik, pola pikir dan juga keseharian seseorang <br><br>3. Faktor Biologi:<strong>&nbsp;</strong>genetik, kimia pada otak, gangguan pada otak<br>Faktor Kehidupan:&nbsp;trauma, pelecehan, racun, alkohol, obat-obatan <br>Faktor Keluarga: riwayat keluarga, masalah keluarga <br><br>4. depresi, gangguan kecemasan, skizofrenia, gangguan makan, dan perilaku adiktif <br><br>5.<br>-Berpikir dan memberikan afirmasi positif untuk diri sendiri.<br>-Mengelola stres dengan baik.<br>-Rutin berolahraga.<br>-menjaga hubungan baik dengan orang lain.<br>-Tidur dan istirahat cukup.<br>-Saling membantu dan memahami kondisi orang lain.<br>-Mencari bantuan tenaga medis profesional jika dibutuhkan. <br><br>6. Perundungan atau Bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan, yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau kelompok yang lebih kuat. Tujuan dari bullying ini untuk menyakiti orang lain dan dilakukan terus menerus. <br><br>7.<br>-Bullying secara fisik adalah perundungan yang dilakukan secara fisik contohnya memukul, menendang, mendorong, dan lainnya. Biasanya meninggalkan bekas luka pada bagian tubuh. <br><br>-Bullying secara lisan (verbal) adalah perundungan yang dilakukan secara lisan seperti menghina fisik seseoran, memfitnah seseorang, atau mengeluarkan kata kata yang tidka pantas kepada seseorang. <br><br>-Cyberbullying adalah perundungan yang dilakukan melalui social media seseorang seperti member hate comment, meneror dan menjatuhkan seseorang melewati akun palsu. <br><br>8.<br>-Perundungan verbal yaitu mengejek, menghina, memfitnah seseorang<br>-Perundungan fisik yaitu memukul, menendang, mendorong, serta yang dapat melukai fisik seseorang<br>-Perundungan sosial yaitu memberitahu orang lain agar menjauhi seseorang, menyebarkan gosip, dan mempermalukannya di depan umum <br><br>9. Kecemburuan dengan orang lain, ingin di terima oleh semua orang, pengaruh dari orang lain, tidak dapat mengkontrol emosi <br><br>10. korban: merasa tidak percaya diri, memiliki trauma, sulit bergaul, menjadi introvert<br>pelaku: menjadi sombong, dapat mendapatkan sanksi, dijauhi banyak orang <br><br>12. Dina merasa ia dijauhi oleh teman temannya karena penampilannya sehingga ia tidak ingin pergi ke sekolah <br><br>13. mencoba untuk mengabaikan ejekan ejakan yang diberikan oleh temannya dan mencari teman lain yang dapat menerima dia dengan baik, atau bisa cerita kepada orang tua agar Dina mendapatkan solusi <br><br>14. orang tua, guru, orang orang yang dipercaya oleh Dina <br><br>15. survey kepada anak smp kebanyakan dari mereka mendapatkan perundungan ketika sd, perundungan yang mereka dapat adalah perundungan sosial seperti di jauhi oleh teman temannya tanpa alasan yang jelas, terkadang dibicarakan juga oleh mereka dan itu membuat sang korban merasa ia telah berbuat suatu kesalahan<br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-01 07:05:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014883584</guid>
      </item>
      <item>
         <title>agita</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014984565</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi</p><p><br/></p></li><li><p>beberapa cara untuk mengetahui kesehatan mental seseorang adalah dengan memperhatikan perubahan perilaku, berkomunikasi terbuka, memperhatikan respons emosional, mengamati tanda-tanda fisik, meninjau lingkungan sosial, melihat keseimbangan kehidupan, memperhatikan tanda-tanda khusus, dan jika perlu, berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental.</p><p><br/></p><p><br/></p></li><li><p>faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang meliputi genetika, peristiwa traumatis atau stresor, kondisi medis, lingkungan, kebiasaan hidup, hubungan sosial, tuntutan kehidupan, dan stigma terhadap masalah kesehatan mental serta akses terhadap perawatan yang sesuai</p><p><br/></p></li><li><p>beberapa jenis gangguan mental yang umum termasuk gangguan kecemasan, depresi, bipolar, psikotik (seperti skizofrenia), gangguan makan, gangguan pertumbuhan dan perkembangan, gangguan stres dan penyesuaian, gangguan kepribadian, gangguan ketergantungan dan penyalahgunaan zat, serta gangguan neurologis seperti autisme dan sindrom Tourette</p><p><br/></p></li><li><p>beberapa cara untuk memelihara kesehatan mental adalah dengan berolahraga secara teratur, makan makanan sehat, mendapatkan istirahat yang cukup, mengelola stres, menjaga hubungan sosial yang baik, merencanakan waktu untuk aktivitas yang menyenangkan, menetapkan harapan yang realistis, menjaga keseimbangan kehidupan, mencari bantuan jika diperlukan, dan merawat diri sendiri dengan praktik self-care</p><p><br/></p></li><li><p>Perundungan, atau bullying, adalah perilaku agresif yang melibatkan kekuasaan yang tidak seimbang antara pelaku dan korban. Ini biasanya terjadi secara berulang dan dapat mengambil berbagai bentuk, termasuk fisik, verbal, dan sosial. Tujuan dari perundungan adalah untuk menyakiti, mengintimidasi, atau mengendalikan korban. Perundungan dapat menyebabkan dampak negatif yang signifikan pada kesejahteraan psikologis, emosional, dan sosial korban, serta juga dapat mempengaruhi pelaku secara negatif</p><p><br/></p></li><li><p><strong>Perundungan Fisik</strong>:</p><ul><li><p><strong>Penjelasan</strong>: Ini melibatkan kontak fisik langsung antara pelaku dan korban. Bentuk perundungan fisik dapat mencakup memukul, menendang, mendorong, atau tindakan fisik lainnya yang menyebabkan rasa sakit atau cedera pada korban.</p></li></ul><p><strong>Perundungan Verbal</strong>:</p><ul><li><p><strong>Penjelasan</strong>: Perundungan verbal melibatkan penggunaan kata-kata untuk menyakiti atau mengendalikan orang lain. Ini bisa berupa ejekan, ancaman, hinaan, atau komentar negatif tentang penampilan, kecerdasan, atau aspek lain dari korban.</p></li></ul><p><strong>Perundungan Sosial atau Relasional</strong>:</p><ul><li><p><strong>Penjelasan</strong>: Ini mencakup tindakan yang bertujuan untuk merusak reputasi atau hubungan sosial korban. Perundungan ini sering kali dilakukan secara diam-diam dan bisa sangat merusak karena menyasar hubungan sosial dan rasa diterima oleh korban dalam komunitas atau kelompok sosialnya.</p></li></ul></li><li><p><strong>Perundungan Fisik</strong>:</p><ul><li><p><strong>Contoh</strong>: Siswa yang lebih besar menggunakan kekuatan fisiknya untuk mengintimidasi siswa yang lebih kecil.</p></li></ul><p><strong>Perundungan Verbal</strong>:</p><ul><li><p><strong>Contoh</strong>: Mengejek penampilan atau kecerdasan seseorang dengan kata-kata kasar.</p></li></ul><p><strong>Perundungan Sosial atau Relasional</strong>:</p><ul><li><p><strong>Contoh</strong>: Menyebarkan rumor atau mengucilkan seseorang dari kelompok pertemanan.</p><p><br/></p></li></ul></li><li><p>kurangnya kesadaran diri, empati, pengetahuan serta lingkungan yang kurang mengedukasi</p><p><br/></p></li><li><p>dampak negatif perundungan bagi korban adalah berkurangnya atau bahkan kehilangannya kepercayaan diri, perubahan kepribadian, ketakutan bersosialisasi </p><p>dilingkungannya, stres bahkan depresi</p><p><br/></p><p>sedangkan dampak negatif perundungan bagi pelaku adalah bisa mendapatkan sanksi sosial berupa dikucilkan, mengganggu pembelajaran, kesulitan mencari pekerjaan saat dewasa, juga bisa saja mengalami stres dan depresi</p><p><br/></p></li><li><p>-</p><p><br/></p></li><li><p>dina mengalami perundungan verbal disekolahnya , dikarenakan penampilannya yang menurut siswi lain tidak sesuai dengan mereka</p><p><br/></p></li><li><p>membangun dan membiasakan sikap tak terlalu peduli terhadap lingkungan sekitar, membangun sikap percaya diri, atau jika perundungan yang dilakukan oleh sekolompok siswi lain itu sudah parah laporkan ke pihak sekolah atau guru bk</p><p><br/></p></li><li><p>guru, guru bk, orang tua, dan orang dengan empati yang besar</p><p><br/></p></li><li><p>bedasarkan survey yang saya lakukan dilapangan,salah satu kasus yang terjadi di lingkungan smp adalah perundungan yang dikarenakan ejekan hingga senioritas</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-01 12:40:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ivansaid156/3zmetfhfw47wx2ri/wish/3014984565</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
