<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Tugas Individu: Personal Space &amp; Privacy by Rizka Nuur Septiara</title>
      <link>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-11-07 09:07:41 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-11-07 13:02:49 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4d3.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Contoh Pelanggaran Privasi di Dunia Maya dan Efek Psikologisnya - Kasus Porn Revenge</title>
         <author>rizkanuurseptiara</author>
         <link>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206165763</link>
         <description><![CDATA[<p>Gambar pada tangkapan layar menampilkan salah satu akun X dengan <em>username</em> @Cakuegurl menulis, bahwa salah satu saudaranya sedang diancam dan video tidak senonoh mengenai saudaranya tersebut disebar oleh mantan pacarnya, sebut saja Panji.</p><p><br></p><p>Diketahui, korban dan pelaku menempuh pendidikan di kampus yang sama. Korban (berinisial MPA) dipaksa oleh pelaku untuk berhubungan badan dengannya, lalu secara diam-diam didokumentasikan dalam bentuk video.</p><p><br></p><p>Kemudian, video tersebut disebarkan ke orang tua korban dan rekan-rekan di tempat korban bekerja paruh waktu di sebuah <em>coffeeshop</em>. Pelaku pun menyebut bahwa korban di video tersebut tengah berhubungan badan dengan pria lain. Padahal, pria di video tersebut merupakan dirinya.</p><p><br></p><p>Akibatnya, korban pun mengalami trauma dan harus didampingi secara psikologis oleh tenaga profesional.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2839200735/62e29992a6cca090951611c0a1faa0fb/psiling_5.jpg" />
         <pubDate>2024-11-07 09:51:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206165763</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pentingnya Privasi di Dunia Maya &amp; Implikasi Psikologis Mengenai Berbagi Informasi Secara Publik dan Menjaga Privasi</title>
         <author>rizkanuurseptiara</author>
         <link>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206179358</link>
         <description><![CDATA[<p>Di era perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang pesat seperti saat ini, penting untuk tidak sembarangan menyebarkan informasi pribadi selain nama diri. Sebab, meskipun sudah menjaga privasi dengan sebaik mungkin, kebocoran data digital yang diakibatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab tetap saja mudah terjadi, terutama bila lembaga-lembaga berwenang di pemerintahan seperti Kominfo (kini Komdigi) tidak dapat menjamin keamanan data masyarakat.</p><p><br></p><p>Saya termasuk orang yang cukup jarang mengumbar kehidupan pribadi dan tidak pernah menyebarkan informasi pribadi di media sosial. Akan tetapi, identitas diri saya pernah tercantum sebagai pendukung salah satu paslon independen pada pemilihan gubernur Jakarta 2024 tanpa persetujuan dari saya.</p><p><br></p><p>Ketika mengetahui bahwa data diri saya disalahgunakan, kini saya merasa cemas dan merasa tidak aman untuk membagikan hal apapun di media sosial, kecuali dengan diatur privasinya dan hanya beberapa teman dekat yang mengetahui hal yang saya <em>update</em> tersebut.</p><p><br></p><p>Hal mengenai penyalahgunaan data pribadi tersebut saya ketahui saat salah satu akun X mengutip cuitan akun lainnya mengenai salah satu paslon independen di pemilihan gubernur.</p><p><br></p><p>Akun tersebut (@ayamdreampop) menyerukan kepada para pengguna X yang memiliki KTP Jakarta untuk mengecek identitas diri masing-masing di<em> website </em>KPU.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2839200735/05531483356d0feed67d94207b8a8544/psiling_9.jpg" />
         <pubDate>2024-11-07 10:01:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206179358</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengalaman Mengenai Personal Space - Jarak Publik (4-8,3 m)</title>
         <author>rizkanuurseptiara</author>
         <link>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206208482</link>
         <description><![CDATA[<p>Foto ini merupakan foto saya bersama dengan beberapa peserta <em>Tafakur Alam</em>. Saya saat itu baru saja selesai memberikan pengarahan sesaat sebelum sesi <em>games </em>kepada peserta. Acara tersebut diadakan oleh ROHIS SMA tempat saya bersekolah dulu, yang diselenggarakan di salah satu vila di Ciburial, Jawa Barat.</p><p><br></p><p>Sebagai mentor, agar pembicaraan saya dapat didengar oleh semua peserta, sudah tentu saya berbicara dengan suara agak keras dan berjarak dengan peserta, yang termasuk dalam <strong>jarak publik</strong> (sekitar 4 meter). Interaksi dalam momen ini hanya satu arah dan tidak ada diskusi, yakni fokus pada pembicaraan saya dalam mengarahkan peserta.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2839200735/15612d598cb674a1d96b9c4b9425f404/psiling_10.jpg" />
         <pubDate>2024-11-07 10:24:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206208482</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengalaman Mengenai Personal Space - Jarak Sosial (1,3-4 m)</title>
         <author>rizkanuurseptiara</author>
         <link>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206225657</link>
         <description><![CDATA[<p>Gambar ini merupakan interaksi di kelas antara dosen dengan mahasiswa, tepatnya di kelas mata kuliah Psikologi Lintas Budaya. Interaksi pada gambar ini terjadi dalam jarak 1,5 m hingga 3,6 m, yang termasuk dalam <strong>jarak sosial.</strong></p><p><br></p><p>Situasi jarak dalam gambar tersebut bersifat formal dan profesional, di mana ada jarak yang cukup untuk menjaga profesionalitas namun masih memungkinkan adanya komunikasi yang efektif antara dosen dengan mahasiswa</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2839200735/daaee2c9486cb1ebce02d6d8c6f5ab77/psiling_11.jpg" />
         <pubDate>2024-11-07 10:38:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206225657</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengalaman Mengenai Personal Space - Jarak Personal (0,5-1,3 m)</title>
         <author>rizkanuurseptiara</author>
         <link>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206235763</link>
         <description><![CDATA[<p>Gambar ini menunjukkan interaksi dalam <strong>jarak personal </strong>antara saya dengan salah satu teman saya. Pada gambar tersebut, saya bersama teman saya berada dalam jarak sekitar 1 meter.</p><p><br></p><p>Saya memang akrab dengan teman saya tersebut, namun tentu saja saya tidak merasa nyaman bila terlalu dekat, sebab saya memang tidak terbiasa untuk terlalu dekat dengan teman laki-laki.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2839200735/0b03a3ed48b1a999338101b21a6079c8/WhatsApp_Image_2023_12_17_at_20_36_09_79bde6ad.jpg" />
         <pubDate>2024-11-07 10:47:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206235763</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengalaman Mengenai Personal Space - Jarak Intim (0-0,5 m)</title>
         <author>rizkanuurseptiara</author>
         <link>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206239968</link>
         <description><![CDATA[<p>Gambar ini menunjukkan interaksi dalam <strong>jarak intim </strong>antara saya dengan salah satu sahabat saya, sebut saja Hani (nama samaran). Pada gambar tersebut, saya dengan sahabat saya mengambil <em>mirror wefie </em>dalam jarak yang sangat dekat (kurang dari 45 cm), bahkan memang bahu saya dengan sahabat saya tersebut menempel.</p><p><br></p><p>Saya merasa nyaman mengambil foto dengannya dalam jarak sedekat itu karena saya sudah menjalin pertemanan dengannya selama sekitar satu dekade. Tentu saja, saya merasa aman untuk di dekatnya. Foto tersebut diambil di salah satu <em>spot </em>studio foto di Blok M Plaza, Jakarta Selatan.</p><p><br></p><p>Saat sebelum mengambil foto bersama, sebetulnya saya dengan sahabat saya tersebut baru saja selesai mengelilingi area <em>mall</em> dan tentu saja menjadi agak berkeringat. Namun, baik saya dan sahabat saya tersebut, tidak merasa risih untuk berdekatan saat berfoto&nbsp;bersama.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2839200735/57d09167fe1f03edf0c4f7053d3de09d/psiling_1.jpg" />
         <pubDate>2024-11-07 10:50:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rizkanuurseptiara/3wq4lyfq9zshzrqj/wish/3206239968</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
