<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Diskusi Suspensi Part 2 by adhitia</title>
      <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-02-22 00:31:58 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-02-22 02:23:51 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Ryan ;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059609698</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent yaitu&nbsp; salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi.<br>Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis. Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).<br>Sedangkan suspending agent sintetis contohnya carbophol934, CMC</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:30:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059609698</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Delian Sabilah Ambarwati XI-FKK 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059610123</link>
         <description><![CDATA[<div>•Suspending agent merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi.<br>•Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis. Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:31:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059610123</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marsha Nabila</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059611689</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi.<br>Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:32:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059611689</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rifa rizkia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059611996</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi. Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis.Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).Sedangkan suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa) serta golongan organik polimer (contoh: karbopol).<br>GOM adalah obat untuk mengatasi luka di dalam rongga mulut atau tenggorokan, seperti sariawan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:32:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059611996</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chairilda Janiya M</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612437</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent<br>1. Bahan pensuspensi alami<br>&nbsp;a. Golongan GOM<br>Contoh: Gumni acaciae (PGA), Condrus, Tragacant, algin.<br>&nbsp;b. Golongan bukan GOM<br>&nbsp;contoh: bentonite dan veegum<br><br>2. Bahan pensuspensi sintesis<br>a. Derivat selulosa: metil selulosa, CMC, hidroksi metil selulosa.<br>b. Organik polimer: Carbophol 934 atau karbomer</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:32:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612437</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lita Nur Latifah - Suspending Agent</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612651</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi.<br><br>Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis. Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum). Sedangkan suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa) serta golongan organik polimer (contoh: karbopol).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:33:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612651</guid>
      </item>
      <item>
         <title>virlie aliffira // xi fkk 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612682</link>
         <description><![CDATA[<div>suspending agent merupakan formula untuk meningkatkan kekentalan.<br><br>suspending agent alami dapat digolongkan dalam gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) dan golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:33:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612682</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kenzi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612877</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Suspending agent</strong> merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi <strong>suspensi</strong> yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam <strong>suspensi</strong>.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:33:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612877</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ane Cahyani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612906</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent<br>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br></div><div><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:33:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059612906</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Annisa Fitria Anggraeni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059613811</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent atau zat pensuspensi merupakan bahan tambahan atau eksipien yang berfungsi untuk mendispersikan partikel tidak larut dalam pembawa dan meningkatkan viskositas, sehingga kecepatan sedimentasi diperlambat.<br><br></div><div>Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis. Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum). Sedangkan suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa) serta golongan organik polimer (contoh: karbopol).<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:34:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059613811</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Rohmah K</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059613913</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi.<br>&nbsp;Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan. Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:34:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059613913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>amelia haura salsabila</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059613944</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent<br>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br></div><div><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:34:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059613944</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aulia Nadilla</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059614444</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent atau zat pensuspensi merupakan bahan tambahan atau eksipien yang berfungsi untuk mendispersikan partikel tidak larut dalam pembawa dan meningkatkan viskositas, sehingga kecepatan sedimentasi diperlambat.<br>Suspending agent dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari buatan.&nbsp;<br>-Suspending agent alam dapat dibagi menjadi&nbsp;<br>•golongan gom, contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin.<br>•golongan tanah liat, contoh: bentonit, hectorite, dan veegum.&nbsp;<br>-Sedangkan suspending agent buatan dapat dibagi menjadi&nbsp;<br>•golongan derivat selulosa, contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa.&nbsp;<br>•golongan organik polimer contohnya karbopol.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:34:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059614444</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ramadhan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059614689</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Suspending agent</strong> dibagi menjadi beberapa <strong>golongan</strong>. <strong>Golongan</strong> pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:34:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059614689</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mufti Atul Akbar Fadilah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615050</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent atau zat pensuspensi merupakan bahan tambahan atau eksipien yang berfungsi untuk mendispersikan partikel tidak larut dalam pembawa dan meningkatkan viskositas, sehingga kecepatan sedimentasi diperlambat.<br><br>suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis (buatan). Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum). Sedangkan suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa) serta golongan organik polimer (contoh: karbopol).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:35:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615050</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Fatimah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615196</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending Agent terbagi menjadi 2:<br>1. Pensuspensi dari alam, yaitu dari jenis Gom.Golongan gom meliputi:<br>&nbsp; &nbsp;a. Akasia (pulvis Gummi Arabic)<br>&nbsp; &nbsp;b. Chondrus<br>&nbsp; &nbsp;c. Terangkan<br>&nbsp; &nbsp;d. Algin<br>Sedangkan pensuspensi alam yang bukan gom adalah tanah liat.<br>2. Pensuspensi sintetis<br>&nbsp; &nbsp;a. Derival selulosa, yang termasuk kedalam gol.ini yaitu metil selulosa, karboksimetilselulosa, hidroksimetil selulosa<br>&nbsp; &nbsp;b. Golongan organik polimer, yang terkenal dalam gol.ini adalah Carbophol 934.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:35:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Viola Octavia Rahmawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615494</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending Agent<br><strong>Suspending agent</strong> merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi.<br>Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis.&nbsp;<br><br>• Suspending agent alam dapat dibagi menjadi&nbsp;<br>- golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin)&nbsp;<br>-golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).&nbsp;<br><br>• suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi&nbsp;<br>-&nbsp; golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa)&nbsp;<br>- golongan organik polimer (contoh: karbopol).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:35:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615494</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sifa Sonia Fadila R XI Fkk 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615691</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><br>Suspending Agent<br></strong><br></div><div>Dalam formulasi sediaan farmasi, tidak semua zat aktif dapat larut dengan baik dalam fase pendispersinya, oleh karena itu perlu ditambahkan suspending agent agar zat tidak terlarut terebut dapat terdispersi dalam fase pendispersinya. Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br></div><div>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br></div><div>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br></div><ol><li>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).</li><li>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:35:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615691</guid>
      </item>
      <item>
         <title>anggi anggraeni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615896</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspendingagent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawadan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisadiperkecil. Mekanisme kerja suspending agent adalah untuk memperbesar kekentalan (viskositas).&nbsp;<br><br>Suspending agent dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya, yaitu alam dan sintetik dan terbagi dalam 5 kelompok besar :<br>1. Golongan Polisakarida : Gum, alginat, keragian<br>2. Golongan semi sintetik : Derivat selulosa antara lain : metilselulosa, Ca-CMCdan Na-CMC, hidroksimetil selulosa, dll<br>3. Golongan tanah liat (clays) : bentonit, alumunium magnesium, silikat,veegum<br>4. Golongan sintetik : karbomer (karboksivinil polimer), karboksipolimetilen,koloidal silikon dioksida<br>5. Golongan protein : gelatin<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:35:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059615896</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sofi Aurelia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616375</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent atau zat pensuspensi merupakan bahan tambahan atau eksipien yang berfungsi untuk mendispersikan partikel tidak larut dalam pembawa dan meningkatkan viskositas, sehingga kecepatan sedimentasi diperlambat.<br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br>1. Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>2. Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3. Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, 2015).<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:36:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616375</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Resta Siti Fadilah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616452</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending Agent&nbsp;dapat dibagi menjadi 2 yaitu suspending agent yang berasal dari alam dan dan berasal dari hasil sintesis. Suspending Agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom contohnya Akasia, Tragakan, Chondrus, dan Algin, serta golongan tanah liat contohnya Bentonit, Hectorite, dan Veegum. Sedangkan suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa contohnya metil selulosa, karboksimetil selulosa dan hidroksimetil selulosa, serta golongan organik polimer contohnya Karbopol.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:36:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616452</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rieva</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616526</link>
         <description><![CDATA[<div>•Suspending agent yaitu bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawadan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.&nbsp;<br>•Suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis.<br>•Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).<br>•Suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa) serta golongan organik polimer (contoh: karbopol).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:36:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616526</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Sheila aa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616653</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent itu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang digunakan untuk meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel suatu suspensi.<br>Suspending agent itu ada 2<br>1. bahan alam contonya; Bentonit ,tragakan,karagen PGA<br>2.bahan sintesis contonya itu; CMC ,carbhapol 934<br>&nbsp;Suspending digolongkan menjadi 4;<br>1.golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri atas gom akasia( Arab) ,tragakan,na-alginat.<br>2.golongan kedua adalah turunan selulosa contohnya metilselulosa,CMC na<br>3..golongan ketiga adalah clay misal Bentonit, alumunium<br>4.golongan keempat adalah polimer sintetik contoh golongan carbomer.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:36:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616653</guid>
      </item>
      <item>
         <title>niken salsabila</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616672</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br>1. Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari&nbsp; gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>2. Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3. Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>4. Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:36:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059616672</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hilda Lefaralia Kusumah </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059617067</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya, yaitu alam dansintetik dan terbagi dalam 5 kelompok besar :1. Golongan Polisakarida : Gum, alginat, keragian<br>2. Golongan semi sintetik : Derivat selulosa antara lain : metilselulosa, Ca-CMCdan Na-CMC, hidroksimetil selulosa, dll<br>3. Golongan tanah liat (clays) : bentonit, alumunium magnesium, silikat,veegum<br>4. Golongan sintetik : karbomer (karboksivinil polimer), karboksipolimetilen,koloidal silikon dioksida<br>5. Golongan protein : gelatin</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:36:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059617067</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rahmalia Aqillah XI FKK 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059617862</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspensi<br><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas<br><br>Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis (buatan). Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:37:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059617862</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Denia~ Bahan pensuspensi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059618411</link>
         <description><![CDATA[<div>* Bahan pensuspensi dari alam&nbsp;<br>1. golongan gom&nbsp;<br>~Akasia ( pulvis Gummi Arabic)<br>~ Chondrus&nbsp;<br>~ Tragakan&nbsp;<br>~ Algin&nbsp;<br>2. golongan bukan gom&nbsp;<br>Suspending agent alam yang bukan gom adalah tanah liat. Tanah liat yang sering dipergunakan untuk tujuan menambah stabilitas suspensi ada 3 macam yaitu bentonit,hectorite, dan veegum.<br>* Bahan pensuspensi sintesis&nbsp;<br>1. Derivat selulosa : metil selulosa (methosol, tylose), karboksimetilselulosa (CMC), hidroksimetil selulosa.<br>2. Golongan organik polimer: carbophol 934</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:37:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059618411</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Annisa Aulia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059618661</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent&nbsp;alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).<br>Sedangkan suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa) serta golongan organik polimer (contoh: karbopol).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:37:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059618661</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angga wijaya </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059618875</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan salah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel,suspending agent dapat dibagi menjadi 2,yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis.<br>-Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom.<br>-contoh: akasia,tragakan,chondrus, dan algin.serta golongan tanah liat -contoh: bentonit,hectorite,dan veegum.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:38:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059618875</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kenzi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059619394</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br>1. Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari&nbsp; gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>2. Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3. Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>4. Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:38:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059619394</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Neneng Reva </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059620201</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, Dalam formulasi sediaan farmasi, tidak semua zat aktif dapat larut dengan baik dalam fase pendispersinya, oleh karena itu perlu ditambahkan suspending agent agar zat tidak terlarut terebut dapat terdispersi dalam fase pendispersinya. Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, 2015).2015).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:39:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059620201</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sifa Sonia Fadila R XI FKK 2 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059620884</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending Agent<br>Dalam formulasi sediaan farmasi, tidak semua zat aktif dapat larut dengan baik dalam fase pendispersinya, oleh karena itu perlu ditambahkan suspending agent agar zat tidak terlarut terebut dapat terdispersi dalam fase pendispersinya. Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3. Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>4. Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, 2015).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:39:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059620884</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rahma Mekar M </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621005</link>
         <description><![CDATA[<div>"SUSPENDING AGENT"<br>Suspending agent adalah bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat.<br><br>Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat dibagi menjadi 2, yaitu:<br>1. Suspending agent yang berasal dari alam.<br>Suspending agent alam dapat dibagi menjadi:&nbsp;<br>a. Golongan Gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin).<br>b. Golongan Tanah Liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum).<br><br>2. Suspending agent yang berasal dari hasil sintesis.&nbsp;<br>Suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi:<br>a. Golongan Derivat Selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa)<br>b. Golongan Organik Polimer (contoh: karbopol).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:39:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621005</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Firyaldin Al Fikri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621087</link>
         <description><![CDATA[<div>-Bahan pensuspensi alami-<br><br>1. Golongan Gom sering disebut gom/hidrokoloid. Gom dapat larut atau mengembang atau mengikat air sehingga campura tersebut membentuk mucilago/lendir. Dengan terbentuknya mucilago, viskositas cairan tersebut bertambah dan akan meningkatkan stabilitas suspensi. Kekentalan mucilago sangat dipengaruhi oleh panas, pH, dan proses fermentasi bakteri.<br>- Golongan GOM : Akasia, Chondrus, Tragakan, Algin<br><br>2. golongan bukan Gom adalah tanah liat yang sering digunakan untuk menambah stabilitas suspensi ada 3 jenis yaitu bentonit, hectorite, dan veegum<br><br>-Bahan suspensi sintesis-<br>1. Derivat selulosa<br>Bahan yang termasuk ke dalam golongan ini adalah metil selulosa (methosol, tylose), karboksimetil selulosa (CMC), dan hidroksimetil selulosa. Biasanya, nama-nama tersebut diikuti dengan angka/ nomor di belakangnya, misalnya Methosol 1500.<br>&nbsp; &nbsp;Golongan ini tidak diabsorpsi oleh usus halus dan tidak beracun sehingga banyak digunakan dalam produksi makanan. Selain untuk bahan pensuspensi, golongan ini juga digunakan sebagai laksansia (pencahar) dan bahan penghancur/desintegrator dalam pembuatan tablet.<br><br><br>2. Golongan organik polimer<br>Golongan organik polimer yang paling terkenal adalah Carbopol 934 (nama dagang suatu pabrik). Carbopol 934 merupakan serbuk putih bereaksi asam, sedikit larut dalam air, tidak beracun, tidak mengiritasi kulit, dan penggunaanya sedikit sehingga bahan tersebut banyak digunakan sebagai bahan pensuspensi. Untuk memperoleh viskositas yang baik, diperlukan kadar kurang lebih 1%. Carbopol sangat peka terhadap panas dan elektrolit. Hal tersebut dapat mengakibatkan penurunan viskositas dari larutannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:40:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621087</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sovi Aulia Ardhana XI FKK 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621378</link>
         <description><![CDATA[<div>SUSPENDING AGENT<br><br>1. meningkatkan viskositas suspensi → pengendapan dapat diperlambat.&nbsp;<br>2. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil. 3. Mekanisme kerja:<br>mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan<br>masalah pada suspensi → penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br>PENGGOLONGAN SUSPENDING AGENT<br>1. polisakarida: gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>2. turunan selulosa: metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3. clay (Tanah Liat): bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat). 4. polimer sintetik: golongan carbomer<br><br>SUSPENDING AGENT DARI ALAM<br>Golongan gom<br>a. Akasia (Pulvis Gummi Arabica/PGA) Diperoleh dari tanaman Acasia sp.Dapat larut dalam air, tidak larut etanol.Mudah rusak oleh bakteri sehingga ke dalam suspensi perlu ditambahkan<br>Pengawet.<br>&nbsp;b. Chondrus<br>Diperoleh dari tanaman Chondrus crispus atau Gigartina mamilosa. Dapat larut dalam air, tidak larut etanol. Ekstrak dari chondrus disebut karagen.Mudah dirusak oleh bakteri sehingga perlu penambahan pengawet.<br>c. Tragakan<br>Diperoleh dari tanaman Astragalus gummifera. Mucilago tragakan lebih kental dibanding mucilago dari gom arab. Mucilago tragakan hanya baik sebagai suspending agent, tetapi bukan sebagai emulgator.<br>d. Alginat<br>Diperoleh dari beberapa spesies ganggang laut. Di perdagangan terdapat dalam bentuk garamnya, yaitu natrium alginat. Mudah dirusak oleh bakteri sehingga perlu ditambahkan pengawet Konsentrasi yang biasa digunakan 1-2%.<br><br>2. Golongan bukan gom (golongan tanah liat)<br>a. Bentonit<br>b. Hectorite<br>c. Veegum Jika tanah liat dimasukkan ke dalam air, mereka akan mengembang dan mudah bergerak/mengalir jika dilakukan pengocokan. Peristiwa ini disebut "tiksotropik".Ketiga tanah liat tersebut tidak larut dalam air sehingga penambahan bahan tersebut ke dalam suspensi adalah dengan menaburkannya pada campuran suspensi.Keuntungan gol. Tanah liat: tidak dipengaruhi oleh suhu/panas maupun fermentasi oleh bakteri karena tanah liat merupakan senyawa anorganik.bukan dari golongan karbohidrat.<br><br>SUSPENDING AGENT SINTETIS<br>1. Derivat selulosa<br>Metil selulosa (methosol, tylose) Karboksimetilselulosa (CMC)Hidroksi metil selulosa.<br>Di belakang nama tersebut biasanya terdapat angka atau nomor, misalnya methosol 1500. angka ini menunjukkan kemampuan suspending agent tersebut untuk meningkatkan viskositas cairan pelarut. Semakin besar angkanya, kemampuannya semakin tinggi, Golongan ini tidak diabsorpsi oleh usus halus dan tidak beracun sehingga banyak digunakan dalam produksi makanan.Dalam farmasi digunakan pula sebagai laksansia dan bahan<br>penghancur/disintegrator dalam pembuatan tablet..<br>2. Golongan organik polimer<br>Yang paling terkenal: Carbophol 934 (nama dagang suatu pabrik). Konsentrasi yang biasa digunakan: = 1%.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:40:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621378</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hasna Haifa </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621715</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan slah satu bahan tambahan dalam formulasi suspensi yang dapat meningkatkan kekentalan sehingga dapat memperlambat penurunan partikel dalam suspesi<br>Berdasarkan sumbernya, suspending agent dapat di di bagi menjadi 2, yaitu suspending agent yang berasal dari alam serta berasal dari hasil sintesis,&nbsp;<br>Suspending agent alam menjadi golongan gom( contoh nya akasia, tragakan, chondrus dan algin)&nbsp;<br>GOM adalah obat untuk mengatasi luka di dalam rongga mulut atau tenggorokan seperti sariawan&nbsp;<br>Sintesis dapat di bagi menjadi 2 metil selulosa, karbosimetil <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:40:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059621715</guid>
      </item>
      <item>
         <title>syamia aulia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059622086</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil<br><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br>1.Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>2.Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3.Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>4.Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, 2015).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:40:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059622086</guid>
      </item>
      <item>
         <title>akbr fauzi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059623063</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending merupakan bahan tambahan yang penting dalam pembuatan suspensi. Suspending agent digunakan untuk meningkatkan viskositas, mencegah penurunan partikel dan mencegah penggumpalan resin dan bahan berlemak. Pemilihan suspensing agent harus tepat, tunggal atau kombinasi dan pada konsentrasi yang tepat pula. Meskipun secara kimia sesuai, tidak menutup kemungkinan suspensing agent dan obat dapat berinteraksi.<br><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br></div><ol><li>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).</li><li>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.</li><li>Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).</li><li>Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:41:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059623063</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinda Nazwa Maharani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059623649</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent atau zat pensuspensi merupakan bahan tambahan atau eksipien yang berfungsi untuk mendispersikan partikel tidak larut dalam pembawa dan meningkatkan viskositas, sehingga kecepatan sedimentasi diperlambat. Suspending agent dibagi lagi menjadi 2 yaitu:<br>1. Suspending agent alam dapat dibagi menjadi&nbsp;<br>Suspending agent alam dapat dibagi menjadi golongan gom (contoh: akasia, tragakan, chondrus, dan algin) serta golongan tanah liat (contoh: bentonit, hectorite, dan veegum). <br>2. Suspending agent sintesis dapat dibagi menjadi golongan derivat selulosa (contoh: metil selulosa, karboksimetil selulosa, dan hidroksimetil selulosa) dan golongan organik polimer (contoh: karbopol).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:42:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059623649</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Astri Rahmawati (Suspending agent)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059625594</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br>Suspending agent di bagi menjadi 2, yaitu suspending agent dari alam dan suspending agent buatan(sintesis)<br>Yang termasuk suspending agent dari alam:<br>1). Golongan gom, contohnya: Akasia, Chondrus, Tragakan, Algin.<br>2). Golongan bukan gom, contohnya: Bentonit, Hectorite, veegum.<br><br>Yang termasuk suspending agent buatan (sintesis)<br>1). Derivat Selulosa, contoh: methil selulosa(methosol,tylose), karbolsimetilselulosa (CMC), Hodroksi Metil selulosa.<br>2).Golongan organik polimer, contohnya: Carbophol 934.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:43:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059625594</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fathira Raihan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059629701</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending agent dikelompokkan menjadi dua, yaitu :<br>1. Dari alam<br>&gt; Jenis gom atau disebut hidrokoloid, maksudnya jenis ini dapat larut dan mengembang atau mengikat air sehingga campurannya membentuk mucilago/lendir yang akan menambah viskositas cairan dan stabilitas suspensinya. Contoh jenis gom; Acasia (pulvis gummi arabici), Chondrus, Tragacanth, Algin.<br>&gt; Jenis bukan gom adalah tanah liat. yg sering digunakan untuk tujuan menambah stabilitas suspensi ada bentonite, hectorite, dan veegum.<br><br>2. Buatan/sintetis<br>&gt; Derivat selulosa<br>Termasuk dalam golongan ini adalah metil selulosa (methosol, tylose), karboksi metil selulosa (CMC), hidroksi metil selulosa.<br>&gt; Golongan organik polimer&nbsp;<br>Yang paling terkenal dalam kelompok ini adalah Carbophol 934 (nama dagang suatu pabrik) .Merupakan serbuk putih bereaksi asam, sedikit larut dalam air,tidak beracun dan tidak mengiritasi kulit, serta sedikit pemakaiannya.Sehingga bahan tersebut banyak digunakan sebagai bahan pensuspensi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:46:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059629701</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Reza Rahman A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059631471</link>
         <description><![CDATA[<div>XI FKK 2<br><br><br>Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br></div><div><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br></div><div><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br></div><ol><li>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).</li><li>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.</li><li>Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).</li><li>Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, 2015).</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 01:48:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059631471</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sifa Sonia Fadila R XI FKK 2 </title>
         <author>wnuraqila10</author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059671767</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending Agent<br>Dalam formulasi sediaan farmasi, tidak semua zat aktif dapat larut dengan baik dalam fase pendispersinya, oleh karena itu perlu ditambahkan suspending agent agar zat tidak terlarut terebut dapat terdispersi dalam fase pendispersinya. Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3. Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>4. Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, 2015).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 02:20:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059671767</guid>
      </item>
      <item>
         <title>windia nur aqila</title>
         <author>wnuraqila10</author>
         <link>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059676175</link>
         <description><![CDATA[<div>Suspending Agent<br>Dalam formulasi sediaan farmasi, tidak semua zat aktif dapat larut dengan baik dalam fase pendispersinya, oleh karena itu perlu ditambahkan suspending agent agar zat tidak terlarut terebut dapat terdispersi dalam fase pendispersinya. Suspending agent merupakan bahan yang dapat meningkatkan viskositas dari suspensi sehingga pengendapan dapat diperlambat. Suspending agent berfungsi mendispersikan partikel tidak larut kedalam pembawa dan meningkatkan viskositas sehingga kecepatan pengendapan bisa diperkecil.<br><br>Mekanisme kerja dari suspending agent adalah dengan meningkatkan viskositas dengan cara mengikat molekul air pada rantai intertwined macromolecular yang menyebabkan penghambatan pergerakan air. Akibat viskositas yang meningkat menyebabkan laju sedimentasi menjadi lambat pada sediaan suspensi dan meningkatkan stabilitas fisik sediaan. Karena mekanisme suspending agent yang meningkatkan viskositas, oleh karenanya perlu diperhatikan dengan seksama penambahan suspending agent yang sesuai, berlebihan dalam menambahkan suspending agent akan menyebabkan masalah pada suspensi yaitu penggumpalan dan sulit untuk terkonstitusi dengan pengocokan.<br><br>Suspending agent dibagi menjadi beberapa golongan.<br><br>Golongan pertama adalah polisakarida yang terdiri dari gom akasia (gom arab)/PGA, tragakan, na-alginat (sodium alginat), starch (amilum), karagen (chondrus extract), xanthan gum (polysaccharide b-1449/ corn sugar gum), serta guar gum (guar flour).<br>Golongan kedua adalah turunan selulosa, contohnya metilselulosa, CMCNa (karboksimetil selulosa), avicel, dan hidroksi etil selulosa.<br>3. Golongan ketiga adalah clay misalnya bentonit, aluminium-magnesium silikat (veegum), dan hectocrite (salah satu senyawa mineral berbentuk tanah liat).<br>4. Golongan keempat adalah polimer sintetik contohnya golongan carbomer (Suena, N.M.D.S, 2015).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 02:23:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adhitiadoank/3s4jsq3xp29e074v/wish/2059676175</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
