<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Discussion on Data Mining and Predictive Analytics by Devi Fitrianah</title>
      <link>https://padlet.com/devifitrianah/bia</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-15 12:05:53 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-07-16 03:06:35 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Model Evaluation Challenge</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520120761</link>
         <description><![CDATA[<p>Group 1 </p><p>Fadilla Indi Chairani - 2602567704</p><p>Sunardo Panjaitan - 2602567673</p><p>Viana Salsabila Tauda - 2602568972</p><p>Andre Maniti hasibuan - 2602568991</p><p>Moody Asyer - 2602567710</p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.canva.com/design/DAGtO3trkYA/3QogaQ-uibz8IIu5W2Qt_g/edit" />
         <pubDate>2025-07-15 12:33:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520120761</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Group 5 - Azka Dewi Niko Shafira</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520121542</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://docs.google.com/document/d/1X_yPoYEc9uRX6AoF4-lra-SWpT_bHNK9uXpZj0qhbTw/edit?usp=sharing" />
         <pubDate>2025-07-15 12:34:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520121542</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Group 2 - Etika dari predictive analytics</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520123114</link>
         <description><![CDATA[<p>Group 2:</p><p>Handy Pratama - 2602568285</p><p>Lina Gozali - 2602567755</p><p>Rayhandhia Afiary - 2602567774</p><p>Stefanus Hermawan - 2602567692</p>]]></description>
         <enclosure url="https://docs.google.com/document/d/1cOqLcrZ9S1eqQRiRQK-ZvyTqfxCD6H6zQed3I6Wdqws/edit?usp=sharing" />
         <pubDate>2025-07-15 12:36:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520123114</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Group 4 - Data is the new oil </title>
         <author>sitinurkhasanah187</author>
         <link>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520123269</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Apakah Anda setuju dengan pernyataan “Data is the new oil”?</strong></p><p><strong>Ya, saya sangat setuju</strong>, dan justifikasinya bisa dilihat dari berbagai aspek yang disoroti dalam sumber artikel:</p><ul><li><p><strong>Karakteristik Kesamaan antara Data dan Minyak</strong>:  (Halaman 30 dari <em>Multidisciplinary Research in Arts, Science &amp; Commerce</em>), data dijelaskan memiliki sifat-sifat seperti minyak mentah: harus diekstraksi, dimurnikan, didistribusikan, dan baru memiliki nilai jika telah diolah. Sama seperti minyak, data mentah tidak berguna jika tidak diproses (cleaning, integration, analytics). Ini menegaskan bahwa nilai data bukan berasal dari bentuk mentahnya, melainkan dari bagaimana ia digunakan secara strategis dan efisien</p></li><li><p><strong>Peran Ekonomi dan Strategis Data</strong>: Dalam dokumen <em>Data is the New Oil</em> oleh Andrzej Bugowski, dinyatakan bahwa pasar global untuk big data &amp; analytics bernilai ratusan miliar dolar dan terus tumbuh. Data dianggap sebagai sumber daya yang membentuk keunggulan kompetitif perusahaan—mirip seperti minyak di abad ke-20. IDC bahkan memproyeksikan pasar ini akan mencapai USD 260 miliar pada 2022</p></li><li><p><strong>Infrastruktur dan Ekosistem</strong>: Sama seperti industri minyak memerlukan infrastruktur kilang dan jaringan distribusi, pengolahan data membutuhkan <em>cloud platform</em>, <em>data lakes</em>, <em>ETL tools</em>, dan <em>analytics dashboards</em> yang terintegrasi, seperti ditampilkan dalam Tech Data IoT &amp; Analytics Ecosystem</p></li></ul><p>Dengan kata lain, pernyataan ini tidak hanya metaforis, tetapi juga merepresentasikan struktur ekonomi digital modern, di mana keunggulan bisnis tidak lagi ditentukan oleh akses terhadap minyak bumi, melainkan oleh akses terhadap dan kemampuan mengelola data.</p><p><br/></p><p><strong>2. Contoh industri atau bisnis yang membuktikan pernyataan tersebut</strong></p><p><strong>a. E-commerce dan Retail (misalnya Amazon, Tokopedia, Shopee)<br></strong> E-commerce sangat bergantung pada data pelanggan untuk menganalisis perilaku pembelian, membuat rekomendasi produk, dan mengoptimalkan harga. Sebagai contoh, sistem rekomendasi Amazon yang sangat canggih memungkinkan mereka untuk <em>predict future sales</em>, mengurangi inventory loss, dan meningkatkan customer retention—semuanya berbasis <em>predictive analytics</em>.</p><p><strong>b. Perbankan dan Fintech (contoh: ZestFinance, GoPay, OVO)<br></strong> Layanan keuangan digital seperti GoPay menggunakan <em>data transaksi</em> pengguna untuk membangun skor kredit alternatif, menganalisis risiko pinjaman, dan menawarkan produk keuangan yang terpersonalisasi. Seperti yang disebut di artikel Bugowski, customer relationship analytics dan performance management applications menjadi pilar penting ekonomi data modern</p><p><strong>c. Industri Manufaktur &amp; IoT (misalnya Siemens, GE Digital)<br></strong> Di sektor manufaktur, data dari sensor IoT digunakan untuk <em>predictive maintenance</em>, mengurangi downtime mesin, serta mengoptimalkan supply chain. Ini ditegaskan dalam dokumen Tech Data bahwa pengelolaan data dari edge devices hingga ke cloud sangat krusial dalam menciptakan layanan inovatif</p><p><br/></p><p><strong>3. Risiko jika data tidak dikelola dengan baik</strong></p><p>Risiko besar jika data tidak dikelola dengan baik mencakup:</p><ul><li><p><strong>Kehilangan nilai strategis</strong>: Seperti minyak mentah yang tidak diolah, data mentah tanpa proses cleaning dan analitik akan menjadi beban bukan aset. Ini berarti perusahaan bisa kehilangan peluang untuk inovasi, penghematan biaya, dan pengambilan keputusan berbasis bukti</p></li><li><p><strong>Masalah Etika dan Privasi</strong>: Seperti ditulis dalam artikel pada gambar, data yang tidak dilindungi akan rentan terhadap penyalahgunaan, pelanggaran privasi, dan bias algoritmik. Isu seperti <em>data privacy, security, and bias</em> akan menyebabkan ketidakpercayaan publik dan kerugian reputasi</p></li><li><p><strong>Ketimpangan Digital dan Eksklusi</strong>: Jika hanya segelintir organisasi yang memiliki kapasitas mengelola dan memonetisasi data, maka terjadi ketimpangan digital yang memperlebar jurang ekonomi dan inovasi antar pelaku bisnis atau negara.<br><br></p></li></ul><p><strong>Kesimpulan</strong>:<br> "Data is the new oil" bukan sekadar slogan, tapi sebuah prinsip strategis dalam ekonomi digital. Namun, seperti minyak, data juga membawa tanggung jawab etis dan teknis. Organisasi harus memiliki kapasitas, infrastruktur, serta tata kelola yang tepat untuk benar-benar mengubah data menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.</p><p><br/></p><p><strong>Daftar Pustaka</strong></p><ul><li><p>Humby, C. (2006). Data is the new oil. <em>Proc. ANA Sr. Marketer’s Summit. Evanston, IL, USA</em>, <em>1</em>.</p></li><li><p>Stach, C. (2023). Data is the new oil–sort of: a view on why this comparison is misleading and its implications for modern data administration. <em>Future Internet</em>, <em>15</em>(2), 71.</p></li><li><p>Raskar, R. (2024). Data is the New Oil for Business: Fueling Growth in the. <em>Multidisciplinary Research in Arts, Science &amp; Commerce (Volume-16)</em>, 30.</p></li><li><p>Prompt ChatGPT: “anda sebagai model ahli dalam bidang interdisipliner tentang teknik informatika dan ekonomi terapan. berikut saya sematkan publikasi ilmiah yang terkait, dan saya minta untuk gunakan referensi tersebut untuk membahas topic dan pertanyaan berikut. “Data is the new oil” 1. Apakah anda setuju dengan pernyataan ini, kalau iya kenapa, kalau engga kenapa, berikan justifikasinya. 2. Berikan contoh industri atau contoh business yg membuktikan pernyataan tersebut. ⁠ 3. Kira2 kalau datanya tidak dikelola dengan baik, ada resiko apa? berikut topik pembahasannya di atas, tambahan saya sebagai pihak yang setuju mengenai pernyataan "Data is the new oil".”</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-15 12:36:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520123269</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Group 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520123347</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Anggota:</strong></p><ul><li><p>BAYU TIRTA SUKMANA (2602568966)</p></li><li><p>NATARIO THOMAS (2602568985)</p></li><li><p>RANDY ADHIPUTRA (2602567736)</p></li><li><p>MICHAEL SANJAYA (2602567686)</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://docs.google.com/document/d/1l00rvm1ZmaDaHlgsYQ_EdIcY3lKm2RjBx3vyazmgrGs/edit?usp=sharing" />
         <pubDate>2025-07-15 12:36:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/devifitrianah/bia/wish/3520123347</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
